Your SlideShare is downloading. ×
Lembar bimbingan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Lembar bimbingan

99

Published on

KABUPATEN MUNA

KABUPATEN MUNA

Published in: Economy & Finance
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
99
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
1
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. 71 PEMERINTAH KABUPATEN MUNA AKADEMI KEPERAWATAN Jln. Poros Raha-Tampo Km. 6 Motewe Tlp. 0403-2522954 LEMBAR BIMBINGAN KARYA TULIS ILMIAH UJIAN AKHIR PROGRAM (UAP) T.A 2013/2014 Nama : SADMA ILAWATI NIM : II. II. 881 Judul Karya Tulis Ilmiah : Asuhan keperawatan pada Klien Tn. A Dengan Gangguan Sistem Neurologi : Space Occupiying Letion (SOL) Di Ruang Azalea Lantai II Rumah Sakit Umum Pusat dr. Hasan Sadikin Bandung Pembimbing Karya Tulis Ilmiah : Ns. Musriani, S.Kep,. M.Kes NO. HARI/TANGGAL POKOK BAHASAN SARAN PEMBIMBING PARAF 1 2 3 4 Senin, 25-05-2014 Selasa, 26-05-2014 Sabtu, 31-05-2014 Jumat, 04-07-2014 Judul BAB I BAB I BAB II BAB II BAB III - Fokus pada SOL - Tambahkan teori tentang SOL - Sumber dari internet tulis nama dan tahun saja - Lanjut BAB II - ACC BAB I - Penjelasan tabel sistematika telaahan diperbaiki - Penulisan diperhatikan - Gambar berwarna - Perbesar, perhatikan penulisan keterangan - Jabarkan sistem indera - Perbaiki susunan karlis - Gambar berwarna - Penulisan - Catper, masalah teratasi semua kecuali nyeri - Renpra jangan pakai tupan tupen - Perbaiki kesimpulan - Manfaat sesuaikan dengan urutan BAB I
  • 2. 71 5 6 7 8 Sabtu, 05-07-2014 Selasa, 08-07-2014 Rabu, 09-07-2014 Kamis, 10-07-2014 Bab III Bab III Kelengkapan Karlis Kelengkapan Karlis - Perbaiki diagnosa keperawatan - ACC kelengkapan karlis - Perbaiki etiologi - Gangguan Perfusi serebral - Abstrak 4 spasi kemudian isi - Abstrak 4 spasi kemudian isi Raha, Juli 2014 Pembimbing Ns. MUSRIANI, S.Kep,. M.Kes NIP. 19871123 201101 2 091
  • 3. 71 ABSTRAK Latar Belakang. SOL (tumor otak) adalah lesi yang terletak pada intrakranial yang menempati ruang didalam tengkorak. Insiden tumor otak pada anak – anak terbanyak dekade 1, sedangkan pada dewasa pada usia 30 – 70 tahun dengan puncak usia 40 – 65 tahun. Penderita tumor otak lebih banyak pada laki – laki (60,74%) dibandingkan dengan perempuan (39,26%). Berdasarkan pada hasil rekam medik menunjukan persentase yang dirawat di Ruang Azalea Lantai II Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung berjumlah 86 kasus, penderita tumor otak (SOL) menempati urutan ke 3 yaitu sebanyak 9 kasus (10,23%). Metode Telaahan. Dalam penulisan karya tulis ilmiah ini, penulis menggunakan metode Deskriptif berbentuk studi kasus melalui pendekatan proses keperawatan. Hasil dan pembahasan. Dari hasil pengkajian didapatkan 5 diagnosa yaitu nyeri, gangguan perfusi jaringan selebral, gangguan persepsi sentori dan resiko cedera dan gangguan pemenuhan ADL: personal hygiene. Yang merupakan faktor pendukung berjalannya tahap pelaksanaan adalah kerjasama yang baik antara pesawat, klien dan keluarga sehingga memudahkan dalam setiap tindakan. Masalah yang ada dalam tinjauan kasus tidak ada dalam teori yaiu : gangguan pemenuhan ADL; personal hygiene. Kesimpulan dan Rekomendasi. Evaluasi merupakan tahap akhir dari proses keperawatan dimana untuk menilai suatu keberhasilan pelaksanaan keperawatan dengan mengacu pada tercapainya tujuan yang ditetapkan. Setelah diberikan asuhan keperawatan selama 4 hari, 1 diagnosa teratasi yaitu gangguan pemenuhan ADL, sedangkan 4 diagnosa belum teratasi tetapi sudah menunjukkan perubahan yang cukup besar pada klien yaitu nyeri, gangguan perfusi jaringan selebral, gangguan persepsi sensori dan resiko cedera. Perawat agar selalu menerapkan konsep asuhan keperawatan yang komperhentif dan meningkatkan frekwensi kontak dengan klien dalam melaksanakan asuhan kepearwatan serta adanya pendokumentasian yang lengkapdan akurat pada status kesehatan klien.
  • 4. 71 f) Aktivitas dibantu oleh keluarga g) Pemenuhan ADL klien dibantu oleh perawat dan keluarga h) Kulit kepala kotor i) Kuku panjang dan kotor j) Tanda – tanda Vital : TD : 120/80 mmHg N : 78 x/menit S : 370 C P : 24 x/menit c. Analisa Data Tabel. 4 Analisa data No. Symtom Etiologi Problem 1 DS : a. Klien mengeluh nyeri pada daerah kepala b. Klien mengatakan nyeri seperti ditusuk – tusuk oleh benda tajam yang dirasakan hilang timbul DO : a. Ekspresi wajah meringis saat nyeri b. Skala nyeri 6 (0-10) Tumor otak Cedera jaringan otak Merangsang baroreseptor di sinus carotis Merangsang pusat vasomotor di thalamus Merangsang pengeluaran zat kimia (bradikinin, histamine, serotinin) Peningkatan tekanan intrakranial Nyeri kepala Nyeri 2 DS : Klien mengatakan sering pusing DO : Tanda – tanda Vital : TD : 120/80 mmHg N : 78 x/menit S : 370 C P : 24 x/menit Adanya faktor penyebab Aliran darah keotak menurun Suplai 02 dan gluksa menurun Hipoksia selebral Gangguan perfusi jaringan seerebral
  • 5. 71

×