Your SlideShare is downloading. ×
0
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Komplikasi kehamilan
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Komplikasi kehamilan

603

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
603
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide
  • For each woman who dies during pregnancy, 30 women suffer complications.
    Initiatives should include:
    Family planning
    Management of complications of abortion
    Management of complications of pregnancy and childbirth
  • Maternal mortality is a global tragedy, but if affects the developing world. Almost all of the deaths from pregnancy-related complications occur in the developing world.
  • The most common cause of maternal mortality is hemorrhage (24.8%), followed by infection (14.9%), obstructed labor (6.9%) and unsafe abortion (12.9%). Indirect causes account for 19.8%.
  • Multiple factors affect WHY a woman dies during pregnancy.
    The “three delays” model”:
    Delay in decision to see care: lack of information about problems/warning signs, social factors
    Delay in reaching care: having transportation, road conditions
    Delay in receiving care: lack of equipment or personnel at facility, lack of funding, poor attitude of personnel
  • Transcript

    • 1. K P IK OM L ASI K H IL E AM AN dr. H.L. Tam sila, SpOG, M.Kes
    • 2. • 180–200 juta persalinan tiap • • • • • tahun 75 juta kehamilan tidak diharapkan 50 juta abortus 20 juta abortus tidak aman 600,000 kematian ibu (1 setiap menit) 1 kematian ibu = 30 kesakitan ibu • 3 juta kematian neonatal (minggu • pertama kehidupan) 3 juta kelahiran mati (stillbirths)
    • 3. M aternal M ortality: A Global T ragedy • Setiap tahun, 585,000 perempuan meninggal karena komplikasi dalam kehamilan – 99% di negara berkembang – ~ 1% di negara maju
    • 4. Setiap menit... Maternal Death Watch • 380 perempuan menjadi hamil • 190 perempuan berhadapan dengan kehamilan yang tidak direncanakan atau tidak diharapkan • 110 perempuan mengalami komplikasi karena kehamilan • 40 perempuan melakukan abortus tidak aman • 1 perempuan meninggal karena komplikasi
    • 5. P NYE AB UT A E B AM K M IAN IB DI DUNIA E AT U
    • 6. THREE DELAYS MODEL • • • Keterlambatan pengambilan keputusan untuk mencari pelayanan kesehatan Keterlambatan mencapai pelayanan kesehatan Keterlambatan mendapatkan pelayanan
    • 7. RECOGNITION REFERRAL RESPONSIVENE SS
    • 8. Petugas kesehatan yang terampil pada saat persalinan adalah intervensi yang paling efektif WHO 1999.
    • 9. Persiapan persalinan dan kewaspadaan akan komplikasi untuk ibu dan keluarganya Birth Preparedness and Complication Readiness for the Woman and Family • • • • • • • • Mengenali “danger signs” Perencanaan pengelolaan komplikasi Tabungan atau penyediaan dukungan dana Merencanakan transportasi Merencanakan jalan Merencanakan tempat persalinan Memilih penolong persalinan Mengikuti petunjuk perawatan diri (instructions for self-care)
    • 10. DANGE SIGNS R
    • 11. SECEPAT MUNGKIN KE RUMAH SAKIT BILA: PERDARAHAN PERVAGINAM • 2-3 PADS DALAM 20-30 MENIT SETELAH PERSALINAN ATAU • PERDARAHAN   KEJANG  PINGSAN ATAU KESULITAN BERNAFAS  DEMAM ATAU TERLALU LEMAH UNTUK BANGUN  NYERI PERUT BERAT
    • 12. SEGERA KE RUMAH SAKIT BILA:        DEMAM NYERI PERUT MERASA SAKIT PAYUDARA MEMBENGKAK KESULITAN / NYERI BERKEMIH NYERI PERINEUM / ADA NANAH LOKHIA BERBAU
    • 13. Contoh diagnosis pada tingkat kedaruratan Tingkat I : • Gawat janin dgn Bradikardi (DJJ < 100), • prolapsus tali pusat, • Plasenta previa dgn perdarahan byk & Hb rendah, • Solusio Plasenta dgn perdarahan byk & Hb rendah, • Eklampsia gravidarum,
    • 14. • PE Berat dgn TD yg cenderung meningkat, • Ruptur uteri, • Post SC ≥ 2 x dgn adanya his, • Post SC < 2 th stlh operasi terakhir dgn adanya his, • Panggul sempit dgn his yg kencang & ancaman ruptur uteri
    • 15. Tingkat II : • Gawat janin dgn takikardi (DJJ > 160), • Korioamnionitis, • Plasenta previa tanpa perdarahan byk & Hb masih normal, • Solusio Plasenta tanpa perdarahan byk & Hb masih normal, • PE Berat dgn TD yg cenderung tdk meningkat, • panggul sempit dgn his yg kencang tanpa ancaman ruptur uteri
    • 16. Tingkat III : • Partus macet, • Kelainan letak & Kelainan presentasi, • PE Berat dgn TD yg cenderung tdk meningkat & bayi belum aterm, • Post SC ≥ 2 x tanpa adanya his, • Post SC < 2 th stlh operasi terakhir tanpa adanya his, • panggul sempit, • anak besar
    • 17. = PERSALINAN LAMA 3P (Power, Passenger, Passage)
    • 18. His tidak efisien (tdk adekuat) Faktor Janin (malpresentasi, malposisi, janin besar) Faktor jalan lahir (panggul sempit, kelainan serviks, vagina, tumor)
    • 19. Source: WHO/UNFPA/UNICEF/WORLD BANK. IMPAC-Managing Complications in Pregnancy and Childbirth: A Guide for Midwives and Doctors. WHO 2000 (WHO/RHR/ 00.7)
    • 20.  Sering pada primigravid tua  Multigravida, gemelli, hidramnion & inersia uteri  Herediter  Kelainan letak, DSP  Kelainan embrional → uterus bikornis micollis  Tidak diketahui
    • 21. Manajemen Distosia •Persalinan tidak maju tanpa CPD - amniotomi - pertimbangkan augmentasi oksitosin jika kontrasi tdk adekuat • Persalinan tidak maju dgn CPD
    • 22. Lanj… • Diagnosis persalinan yg tepat • Pengawasan yg ketat thd kemajuan persalinan dgn partogram • Dukungan yg berkesinambungan selama persalinan
    • 23. DISTOSIA karena Kelainan panggul • Panggul Sempit • Kesempitan P.A.P • Kesempitan Panggul tengah
    • 24. Perubahan bentuk karena : Kelainan pertumbuhan intra uterin Penyakit pd tulang2 panggul/ sendi panggul Penyakit tulang belakang Penyakit kaki
    • 25. Komplikasi Partus Lama Maternal: • Ruptura uteri • Vesiko-Vaginal Fistula • Rekto-vaginal Fistula • Sepsis Puerpuralis Fetal: • Asfiksia/ cerebral palsy • Sepsis neonatal • Kematian
    • 26. FAKTOR JANIN : KELAINAN LETAK • Letak Kepala bukan LBK – Oksiput posterior (puncak kepala) – Presentasi dahi – Presentasi muka – Presentasi majemuk / Ganda • Letak Sungsang • Letak Lintang
    • 27. KOMPLIKASI PRESENTASI BOKONG/LINTANG • Kematian perinatal • Prolaps funikuli • Trauma pd bayi akibat : tangan menjungkit, kepala yg extended, pembukaan belum lengkap, CPD • Asfiksia krn prolaps funikuli, kompresi tali pusat, pelepasan plasenta, kepala macet • Perlukaan/trauma pd organ abdominal atau pd leher.
    • 28. Seksio Sesarea lebih aman dan direkomendasikan pd : • Double footling breech • Pelvis yg kecil atau malformasi • Janin yg sangat besar • Bekas seksio sesarea dgn CPD • Kepala yg hiperekstensi
    • 29. PRESENTASI GANDA • Pada panggul normal  bisa partus pervaginam • Bisa dilakukan reposisi lengan • Bila ditemukan prolaps funikuli penanganan tergantung besarnya pembukaan & kondisi janin
    • 30. JANIN BESAR • • • • • • BB bayi > 4000 gram (5,3%) Panggul Normal  bisa lahir spontan Faktor keturunan Ibu dg DM, post matur atau grande multipara bisa terjadi FPD  Seksio Sesarea. Komplikasi : distosia bahu, perlukaan n. brakialis & sternokleidomastoidens
    • 31. HIDROSEFALUS • Penimbunan cairan serebro spinalis di ventrikal otak (500 - 1500 ml/5000 ml) • b/ letak sungsang  DSP • D/ tdk sulit  sutura melebar, tulang kepala tipis & mudah ditekan. • USG, MRI • Komplikasi ruptura uteri • Bisa dilakukan pungsi dgn jarum spinal shg kepala mengecil  lahir pervaginam (ventrikulosentesis)
    • 32. JANIN KEMBAR MELEKAT (DOUBLE MONSTER) • Perlekatan 2 janin Tdk simetris Simetris (kraniopagus, figopagus, torakopagus, omfalopagus, disefalus, sinsefalus) • Dx. agak sukar • Persalinan bisa macet  seksio sesarea atau embriotomi
    • 33. P ROL SUS F AP UNIK I UL • Tali pusat disamping atau melewati bagian terendah janin setelah ketuban pecah (disebut tali pusat terdepan bila ketuban belum pecah) • Pd letak kepala, sgt berbahaya  janin bisa segera mati krn gangguan oksigenasi janin • T/ reposisi atau seksio sesarea
    • 34. T RIM K E A ASIH AT P RH IAN ANDA AS E AT

    ×