KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga
Praktikan dapat ...
B. Tujuan Pembuatan Laporan
Adapun tujuan pembelajaran PKM untuk meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan
melaksanaka...
akan lebih mudah memahami tentang bangun datar sehingga proses belajar juga mengalami
peningkatan.
2. Analisis Masalah
Dal...
Meskipun metode, media pembelajaran dan pengelolaan kelas yang saya gunakan kurang tepat
namun saya mencoba untuk mengemba...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kata pengantar

1,415 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
1,415
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
28
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kata pengantar

  1. 1. KATA PENGANTAR Puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga Praktikan dapat menyelesaikan laporan PKM. Laporan ini disusun sebagai salah satu tugas mata kuliah PKM (PDGK 4209) Program S1- PGSD Universitas Terbuka. Praktikan menyadari sepenuhnya bahwa laporan ini tersusun bukan atas hasil usaha sendiri saja akan tetapi berkat bimbingan, bantuan, motivasi dari semua pihak. Oleh karena itu Praktikan mengucapkan terima kasih kepada: 1. Bapak Drs. Aris Sutiman sebagai supervisor PKM Pokjar Sragen yang telah memberikan bimbingan kepada Praktikan dalam mengikuti dan mengerjakan tugas-tugas PKM. 2. Ibu Siyamti M.Pd.I sebagai kepala sekolah MIM Sidodadi Masaran Sragen yang telah memberikan ijin serta membimbing Praktikan dalam melaksanakan kegiatan PKM, dan juga sudah bersedia menjadi teman sejawat di MIM Sidodadi Masaran Sragen yang telah membimbing dan memberikan masukan selama menjalankan praktek mengajar. 3. Seluruh teman mahasiswa yang tidak dapat disebutkan satu persatu. Praktikan menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna dan masih banyak kekurangan mengingat keterbatasan kemampuan praktikan. Namun demikian praktikan berharap semoga bermanfaat bagi para pembaca. BAB 1 PENDAHULUAN A. Latar Belakang Pembuatan Laporan Mengajar pada hakekatnya ialah membelajarkan siswa, dalam arti mendorong dan membimbing siswa belajar. Membelajarkan siswa mengandung maksud agar guru berupaya mengaktifkan siswa belajar. Dengan demikian, di dalam proses pembelajaran guru menggunakan berbagai strategi dan media semata-mata supaya siswa belajar (Sri Anitah W, dkk, 2009:1.3). Peningkatan kualifikasi pendidikan guru diharapkan mampu meningkatkan professional mengajar guru. Hal ini sangat penting dilakukan mengingat profesi mengajar merupakan pekerjaan yang tidak mudah dilakukan. Dalam mengajar terkandung kemampuan menganalisis kebutuhan siswa, mengambil keputusan apa yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien, mengefektifkan siswa melalui motivasi ekstrinsik dan intrinsik, mengevaluasi hasil belajar, serta merevisi pembelajaran berikutnya agar lebih efektif dan dapat meningkatkan prestasi belajar siswa. Dengan demikian mengajar merupakan kegiatan managerial yang harus dapat dilakukan secara professional. Mengajar bukan sekedar kegiatan managerial yang berdampak untung dan rugi saja, seperti kegiatan dalam dunia bisnis. Mengajar menentukan masa depan peserta belajar sebab apa yang mereka terima dalam pembelajaran dapat mempengaruhi perkembangan dan perilaku mereka dalam kehidupan selanjutnya. Dengan kata lain apa yang dilakukan guru dalam pembelajaran berdampak dalam jangka waktu yang panjang. Oleh karena itu guru harus dapat mempertanggung jawabkan keputusannya secara moral, ilmiah, dan professional dalam memberikan pembelajaran. Program pengajaran adalah suatu rencana pelaksanan proses belajar mengajar yang didasarkan atas pertimbangan tujuan yang ingin dicapai, bahan, metode, alat, alokasi waktu dan evaluasi agar siswa menguasai proses belajar dan hasil belajar yang optimal. Peningkatan kualifikasi pendidikan guru diharapkan mampu meningkatkan kemampuan professional mengajar. Guru dalam hal ini sangat penting dilakukan mengingat profesi mengajar merupakan pekerjaan yang tidak mudah dilakukan. Dalam mengajar terkandung kemampuan menganalisis kebutuhan siswa, mengambil keputusan yang harus dilakukan, merancang pembelajaran yang efektif dan efisien mengaktifkan siswa melalui motivasi, mengevaluasi hasil belajar, merevisi pembelajaran agar lebih efektif. Mengajar merupakan kegiatan manajerial yang harus dilakukan secara professional. Sebab yang siswa terima dalm pembelajaran dapat mempengaruhi perkembangan dan perilaku mereka dalam kehidupan selanjutnya (TIM FKIP, 2009:1.3).
  2. 2. B. Tujuan Pembuatan Laporan Adapun tujuan pembelajaran PKM untuk meningkatkan kemampuan dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran secara efektif dan efisien. Dengan kata lain setelah mengikuti mata kuliah ini, diharapkan memiliki kemampuan dalam: 1. Mempersiapkan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Menyusun rencana pembelajaran dengan menerapkan prinsip-prinsip pembelajaran dan keilmuan bidang studi dengan tepat. 3. Melaksanakan pembelajaran secara efektif dengan mengacu pada rencana pembelajaran yang telah dibuat. 4. Mengidentifikasi kelebihan dan kelemahannya dalam mengajar melalui refleksi setelah melaksanakan pembelajaran. 5. Memperbaiki tindak pembelajaran berikutnya dengan memperhatikan hasil evaluasi pembelajaran yang telah dilakukan sebelumnya. 6. Mempertanggung jawabkan keputusan dan tindak pembelajaran yang dilakukan berdasarkan prinsip- prinsip keilmuan dan moral yang diacu. C. Manfaat PKM Dalam mengikuti pembelajaran PKM dengan sungguh-sungguh, diharapakan dapat memberikan manfaat sebagai berikut: 1. Memiliki pengalaman belajar dalam menerapkan berbagia pengetahuan dan pengalaman yang telah diperoleh melalui tindak mengajar yang dipraktekkannya. Manfaat tersebut akan menjadikan kegiatan pembelajaran sebagai sesuatu yang dinamis, menarik dan menantang, bukan hanya untuk mahasiswa sebagai guru, tetapi juga untuk peserta didik. 2. Mempunyai kemampuan untuk menilai kekuatan dan kelemahan diri sendiri dalam merancang dan melakukan pembelajaran serta melakukan berbagai upaya untuk memperbaiki kekurangannya dalam mengajar. 3. Terbiasa mengambil keputusan dan melakukan perbaikan pembelajaran berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan yang dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya oleh mahasiswa 4. Dapat memantapkan wawasan pengetahuan dan ketrampilan dalam melaksanakan proses pembelajaran. 5. Bagi siswa, proses pembelajaran yang dilaksanakan guru menjedi semakin berkualitas, paikem dan optimal keluaran yang dihasilkan. . Identifikasi Masalah Dari latar belakang permasalahan tersebut maka guru memiliki peran yang penting dalam penyampaian suatu materi atau pelajaran, karena pada usia SD akan merasa sulit untuk berpikir secara sistematis dan abstrak sebelum mengetahui yang konkrit dan nyata. Pada usia ini permasalahan yang dihadapi adalah permasalahan yang konkret, sehingga anak akan lebih mudah memahami suatu konsep bila dapat dilihat secara konkret dan nyata. Dengan metode yang melibatkan siswa secara aktif akan mampu dan lebih mudah merangsang minat keaktifan dan kreatifitas untuk mempelajari materi 3 pelajaran yang disampaikan guru akan meningkat. Dalam proses kegiatan belajar mengajar seorang guru akan selalu beruasaha agar hasil belajar siswanya dapat maksimal dan memuaskan sesuai dengan standar yang diharapkan. Untuk meraih harapan tersebut sebagai usaha perbaikan positif selalu dicoba salah satunya adalah penerapan metode belajar yang sesuai. Agar hasil proses belajar mengajar berhasil dengan baik diperlukan metode tepat. Dalam pelaksanaan proses belajar mengajar di sekolah guru memiliki peran yang penting dalam pencapaian suatu materi atau pelajaran di sekolah, guru juga berperan dalam memilih berbagai cara agar anak didik mudah memahami apa yang menjadi tujuan dalam pembelajaran, dalam hal ini guru harus mampu memilih metode mangajar yang sesuai dengan materi. Maka dalam perbaikan pembelajaran ini difokuskan pada perbaikan penggunaan metode demonstrasi yang melibatkan siswa untuk mendemontrasikan cara menentukan bangun datar, siswa
  3. 3. akan lebih mudah memahami tentang bangun datar sehingga proses belajar juga mengalami peningkatan. 2. Analisis Masalah Dalam melaksanakan perbaikan pembelajaran diperlukan tahapan – tahapan untuk mengetahui masalah yang ada di dalam kelas selama proses pembelajaran . Masalah yang terjadi di dalam proses pembelajaran pada mata pelajaran matematika di kelas V SD Negeri 14 Lembak Masalah yang timbul dalam kelas yang berkaitan dengan kurang aktifnya siswa dalam proses pembelajaran dan rendahnya nilai tes formatif dikarenakan beberapa hal : 1. Metode yang digunakan guru tidak melibatkan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran 2. Guru dalam mendemonstrasikan tidak memperhatikan keterlibatkan siswa. 3. Kurangnya contoh latihan yang diberikan guru. 4 3. Alternatif dan Prioritas Pemecahan Masalah Berdasarkan hal tersebut yang menjadi faktor perbaikan adalah : Meningkatkan keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dengan memperbaiki metode pembelajaran untuk meningkatkan penguasaan materi bangun datar. Dari beberapa analisis permasalahan yang perlu diperbaiki melalui perbaikan pembelajaran adalah dimana guru dalam mengajar matematika perlu menggunakan metode yang tepat dan mampu memotivasi siswa agar aktif dan kreatif dalam proses pembelajaran yang dilaksanakan sehingga pemahaman suatu konsep akan mudah diterima oleh siswa. Berdasarkan latar belakang di atas maka penulis memperbaiki pembaelajaran dengan metode demontrasi untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang bangun datar pada mata pelajaran matematika kelas V SD Negeri 14 lembak Desa Talang Balai tahun pelajaran 2011 / 2012. Dari uraian analisis dan kenyataan yang telah ditemui maka perumusan masalah adalah apakah dengan penggunaan metode demonstrasi dapat meningkatkan penguasaan materi matematika tentang bangun datar. Pelaporan Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) ini sebagai tugas akhir yang harus ditempuh mahasiswa S.1. PGSD pada mata kuliah Pemantapan Kemampuan Profesional (PKP) yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas proses belajar siswa melalui peningkatan kualitas profesional guru sehingga terdapat peningkatan kemampuan mengajarnya melalui berbagai kegiatan, menemukan dan mengatasi masalah pembelajaran yang dikelolahnya dan diharapkan adanya perubahan perilaku mengajar yang lebih efektif. BAB II TEMUAN-TEMUAN DALAM PEMBELAJARAN 2.1 Kelemahan-kelemahan Masih banyak kelemahan-kelemahan yang saya dapati saat melaksanakan pembelajaran, diantaranya : - Siswa kurang mampu menguasai kemampuan dengan baik. - Siswa kurang memahami penjelasan dari guru. - Siswa kurang mencapai tujuan pembelajaran. - Siswa kurang mampu melaksanakan tugas secara optimal. 2.2 Penyebab Kelemahan Metode yang saya gunakan kurang bervariasi, media pembelajaran kurang lengkap, pengelolaan kelas kurang optimal, dan kurang mampu memotivasi siswa untuk belajar secara efektif. Adanya siswa yang kurang atau lamban dalam belajar serta latar belakang yang berbeda. 2.3 Kelebihan-Kelebihan Sebagian besar siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran yang saya harapkan. 2.4 Penyebab Kelebihan
  4. 4. Meskipun metode, media pembelajaran dan pengelolaan kelas yang saya gunakan kurang tepat namun saya mencoba untuk mengembangkan kemampuan secara optimal dan menjelaskan pelajaran sejelas mungkin kepada siswa. Selain itu siswa didukung adanya sumberbelajar yang lebih lengkap di luar sekolah untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan pengalaman, seperti : majalah, program televise, internet, dan sebagainya. 2.5 Hal-Hal Unik Selama Pembelajaran - Siswa lebih suka menggambar. - Siswa lebih suka menyanyi - Siswa lebih suka mengobrol dengan temannya - Siswa lebih antusias dengan metode pembelajaran demonstrasi - Siswa selalu meminta ijin ke kamar kecil (toilet) 2.6 Rencana Perbaikan Memperhatikan siswa ketika pembelajaran berlangsung atau penguasaan kelas secara maksimal; - Menggunakan metode yang lebih tepat dan memotivasi siswa dalam belajar; - Melatih siswa dan mengarahkannya sehingga kekurangan-kekurangan dalam pembelajaran lebih efektif atau sesuai sasaran; - Pembaharuan pembelajaran yang diterapkan di SD yakni pembelajaran aktif, inovatif, kreatif, efektif, dan menyenangkan (PAIKEM) (Wardani, dkk, 2009 : 10.17) BAB III PENUTUp 3.1 Kesimpulan Pada saat melaksanakan pembelajaran, masih banyak kelemahan-kelemahan (penyebab kelemahan) dan kelebihan-kelebihan (penyebab kelebihan) diantaranya adalah : metode, media, pengelolaan kelas dan sebagainya yang akan mempengaruhi proses dan hasil pembelajaran bagi guru, siswa dan lembaga. 3.2 Saran Secara garis besar hasil perbaikan pembelajaran yang telah dilaksanakan sebaiknya : 1. Guru lebih memperhatikan kegiatan pembelajaran agar pencapaian penguasaan materi pelajaran lebih baik lagi. 2. Penerapan metode yang digunakan harus bervariasi, sehingga akan memotivasi siswa lebih aktif lagi dalam pembelajaran di kelas. 3. Siswa yang kurang atau lamban dalam belajar, harus banyak berlatih dan diberi bimbingan khusus sehingga dapat mengejar kekurangan-kekurangannya.

×