ARGUMENTASI TENTANG KABUPATEN MUNA
Mengunjungi Danau Napabale, para
wisatawan dapat menikmati dua pesona wisata alam sekal...
Sementara itu , jika menggunakan pesawat
perintis perjalanan dimulai dari Bandara Walter Monginsidi yang terletak di Kota
...
KATA-KATA YANG BERSINONIM
1. benar = betul
Contoh dalam kalimat:
- Jawaban Anda benar.
- Jawaban Anda betul.
Kadang ada ju...
meneliti memeriksa, mempelajari
memeriksa melihat
melihat melirik
menjenguk menengok
mengganggu mengacau
Perhatikan contoh...
Contoh:
Lima orang tewas dalam kecelakaan antara bus dan truk.
(1) Kucingnya [mati,*meninggal, *mangkat, *gugur, *tewas,*m...
; ?seimbang; ?setimpal] dengan warna kulitnya
(4) Hasil panenan tahun ini tidak [sesuai; ?selaras; ?seirama; ?serasi ; sei...
Kata bersinonim
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kata bersinonim

479 views
376 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
479
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
2
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kata bersinonim

  1. 1. ARGUMENTASI TENTANG KABUPATEN MUNA Mengunjungi Danau Napabale, para wisatawan dapat menikmati dua pesona wisata alam sekaligus, yaitu danau dan pantai. Keindahan danau bisa dinikmati sembari belayar di atas sampan atau dengan menyelam sembari menyaksikan pemandangan bawah air yang menakjubkan (snorkeling). Sekiranya tidak bisa mengayuh sampan sendirian, wisatawan dapat minta bantuan pada nelayan agar mengantar dengan samapan hingga ke tengah danau, di mana terdapat sebuah pulau karang yang menghijau ditumbuhi pepohonan. Jika sudah puas dengan suasana danau, para wisatawan dapat menyeberang melewati terowongan menuju tepi pantai. Di pantai tersebut para wisatawan dapat bersantai, bermain ombak, atau berjemur di tepi pantai. Akan tetapi, penyeberangan melalui terowongan akan sulit dilakukan jika air laut sedang pasang. Sebab, pada saat itu terowongan yang menjadi penghubung antara laut dan danau tertutup air. Sekiranya tertarik dengan wisata pendidikan, para wisatawan dapat meneliti aneka bebatuan pada terowongan yang telah berumur ratusan tahun. Pada beberapa bagian di dalam terowongan tersebut terdapat aneka jenis stalaktik. Selain itu, para wisatawan dapat pula menyaksikan aneka lukisan karang yang terbentuk indah karena proses bentukan alam. Danau Napabale terletak di Desa Lohia, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Indonesia. Ada dua alternatif perjalanan untuk mencapai Danau Napabale, yaitu menggunakan kapal laut atau pesawat perintis. Jika menggunakan kapal laut, perjalanan dimulai dari Pelabuhan Nusantara yang terdapat di Kota Kendari menuju Pelabuhan Raha di Kota Raha (Ibu Kota Kabupaten Muna) dengan waktu tempuh sekitar 4 jam. Dari Pelabuhan Raha, para wisatawan dapat melanjutkan perjalanan menggunakan katinting (perahu bermesin) menuju Teluk Muna yang kebetulan bersebelahan dengan Danau Napabale dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.
  2. 2. Sementara itu , jika menggunakan pesawat perintis perjalanan dimulai dari Bandara Walter Monginsidi yang terletak di Kota Kendari, menuju Bandara Sugimanuru yang terdapat di Kabupaten Muna, atau 25 km dari Kota Raha. Setelah sampai di Bandara Sugimanuru, pejalanan dilanjutkan ke Kota Raha menggunakan angkutan umum dengan waktu tempuh sekitar 30 menit. Selanjutnya dari Kota Raha perjalanan dilanjutkan ke objek wisata dengan menggunakan taksi atau ojek dengan waktu tempuh sekitar 20 menit. Bagi wisatawan yang ingin menjelajahi danau, terdapat penyewaan perahu yang disediakan oleh nelayan yang tinggal di sekitar danau. Selain itu, para wisatawan juga dapat memanfaatkan pengemudi perahu sebagai pemandu wisata. Jika ingin bermalam, para wisatawan disarankan membawa sendiri perlengkapan tidur, seperti tenda, tas tidur, jaket, serta pelengkapan masak. Di Danau Napabale belum ada fasilitas penginapan baik hotel, losmen, maupun homestay. Namun jika wisatawan membutuhkan penginapan yang nyaman dengan fasilitas lebih lengkap, bisa mendapatkannya di Kota Raha (Ibu Kota Kabupaten Muna). kta. untuk menverifikasi itu silkan baca kitab I Lagaligo, atau baca buku Anhar gonggong.
  3. 3. KATA-KATA YANG BERSINONIM 1. benar = betul Contoh dalam kalimat: - Jawaban Anda benar. - Jawaban Anda betul. Kadang ada juga kata-kata yang awalnya bermakna sama, tetapi kemudian menjadi berbeda makna karena pengaruh makna konotasi yang terkandung dalam kata itu. Contoh: kata buruh, pegawai, karyawan. Kata-kata jenis ini termasuk kata bersinonim yang bernuans 2. Cinta=sayang Kata yang bersinonim tidak selamanya dapat saling menggantikan. Maksud pernyataan ini adalah dua buah kata yang bersinonim dalam beberapa kalimat memang bisa saling menggantikan, namun pada beberapa kalimat lainnya tidak. Contoh: 1. Dita cinta pada orang tuanya. 2. Dita sayang pada orang tuanya. 3. Dita suka pada orang tuanya. 4. Dita senang pada orang tuanya. 5. Dita sayang kucing. 6. Dita suka kucing. 7. Dita senang kucing. 8. Dita cinta kucing Bermakna Umum Bermakna Khusus buku kitab pemberian sedekah bersekolah berkuliah guru dosen buku kitab Menghadapi kata-kata yang demikian, kita perlu mempertimbangkan prinsip-prinsip penggunaaan kata dengan memilih kata yang sesuai dengan kebutuhan komunikasi. Perhatikan contoh berikut : 1 Ayah saya bekerja sebagai seorang guru. 2 Ayah saya bekerja sebagai seorang dosen Dalam memilih kata guru pada kalimat (1) bermaksud bahwa kita ingin menunjukkan kata yang umum. Ada kemungkinan bahwa kata ayah dalam kalimat tersebut bisa seorang guru SD, Guru SMP, Guru SMA, dan lain-lain. Pada kalimat (2) pilihan kata dosen menunjukkan bahwa ayah yang disebutkan dalam kalimat adalah seorang yang mengajar di perguruan tinggi Kedua, jenis sinonim yang letak perbedaannya terletak pada intensitas makna. Salah satu anggota sinonim bermakna lebih intensif daripada makna yang lain. Perhatikan daftar sinonim berikut : Lebih Intensif Kurang Intensif
  4. 4. meneliti memeriksa, mempelajari memeriksa melihat melihat melirik menjenguk menengok mengganggu mengacau Perhatikan contoh kalimat berikut 3 Setiap pembeli berhak untuk menentukkan pilihan barang. Karena itu dia berhak pula untuk meneliti barang yang akan dibelinya. 4 Setiap pembeli berhak menentukan pilihan barang. Karena itu, dia berhak pula untuk memeriksa barang yang akan dibelinya. 5 Setiap pembeli berhak untuk menentukan pilihan barang. Karena itu, dia berhak pula untuk melihat barang yang akan dibelinya. Dapat dilihat bahwa kata meneliti pada kalimat (1) dipilih karena maknanya lebih intensif daripada kata memeriksa pada kalimat (2), dan kata melihat pada kalimat (3) tidak seintensif kata meneliti dan memeriksa. Kita tidak dihadapkan pada penggunaan kata yang salah atau benar, tetapi pada tingkat intensitas makna kata Ketiga, jenis sinonim yang perbedaannya terletak pada makna emotifnya. Dua kata atau lebih memiliki makna yang hampir sama, dan perbedaannya pada makna emotifnya. Perhatikan contoh sinonim berikut : LebihEmotif Kurang Emotif bengis kejam nyaman enak duka sedih, susah ikhlas lega Pilihan kata yang berbeda tingkat emotifnya berdampak pada makna kalimat, seperti contoh berikut : 6 Keluarga Agus sedang dalam suasana duka. Dua orang anaknya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. 7 Keluarga Agus sedang dalam suasana sedih. Dua orang anaknya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. 8 Keluarga Agus sedang dalam suasana susah. Dua orang anaknya meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. 1. Sinonim yang sama maknanya Contoh: Para turis tertarik melancing ke Yogyakarta karena masyarakat Yogya ramah. Para turis tertarik melancong ke Yogyakarta sebabmasyarakat Yogya ramah. 2. Sinonim yang hampir sama maknanya
  5. 5. Contoh: Lima orang tewas dalam kecelakaan antara bus dan truk. (1) Kucingnya [mati,*meninggal, *mangkat, *gugur, *tewas,*mampus] tertabrak. (2) Nenek [meningal,?mati, *mangkat, *gugur, *tewas,*mampus] karena sakit jantung. (3) Raja Goa [mangkat , ?mati, ?meningal, *gugur, *tewas, *mampus] pada tahun 1950-an. (4) Banyak tentara [gugur,?mati, ?meninggal, *mangkat, ?tewas, *mampus] sebelum Jajak Pendapat di Timor Leste. (5) Dalam tabrakan bus itu tercatat Ayahnya meninggal karena sakit keras. lima penumpang [tewas, mati, meninggal, *mangkat, * gugur, *mampus]. (6) Penjahat yang dikejar-kejar itu kedapatan sudah [mampus,?meningal, *mangkat, *gugur, *tewas] di bawah jembata (1) Saya belajar [hingga/sampai] jauh malam. (2) Dari Ruteng [hingga/sampai] Ende mereka bercakap-cakap terus. (3) Seminar berlangsung dari tanggal 14 [*hingga/sampai] dengan 19 Agustus 2008. (4) Surat yang Anda kirimkan itu tidak/belum/sudah[*hingga/sampai]padanya. (1) Acara perpisahan sudahselesai. Kemungkinan permutasinya menjadi: (1a) Acara perpisahan selesai sudah. (2) Acara perpishan telah selesai. Kemungkinan permutasinya menjadi: (2a) *Acara kita selesai telah (1) [Seperti/Sebagai/*Sebagaimana] telur diujung tanduk (perumpamaan). (2) Saya menganggap Hadi [seperti/sebagai/?sebagaimana] kakak saya sendiri. (3) [*Seperti/Sebagai/*Sebagaimana] generasi penerus, para pemuda wajib mengisi kemerdekaan ini dengan bekerja keras. (4) [Seperti/?Sebagai/Sebagaimana] saudara-saudaranya, dia termasuk murid yang pandai. [Jangan/Dilarang] masuk!/merokok! [Jangan/ *Dilarang] dibunuh, dihukum saja. Catatan: Pertandingan [baru/*masih] berlangsung 15 menit, gawang Arema kebobolan Yang hadir [baru/*masih] beberapa orang. Adiknya sudah rnenikah, sedangkan kakaknya [*baru/masih] membujang. (1) Budaya asing yang kita serap diharapkan [sesuai; selaras; seirama; ?serasi; *seimbang; *setimpal] dengan kepribadian kita sendiri. (2) Perkembangan bahasa anak [sesuai; selaras; seirama; ?serasi; ?seimbang; *setimpal] dengan perkembangan usia. (3) Jaket hujan yang dipakai Ahyok sungguh [sesuai; ?selaras; ?seirama; serasi;
  6. 6. ; ?seimbang; ?setimpal] dengan warna kulitnya (4) Hasil panenan tahun ini tidak [sesuai; ?selaras; ?seirama; ?serasi ; seimbang; ?setimpal ] dengan biaya yang dikeluarkannya. (5) Perampok itu hukuman [sesuai; ?selaras; ?seirama; ?serasi seimbang setimpal] dengan perbuatannya. (1) Perundingan antara Israel Palestina itu berjalan sangat [cepat; lancer; ?segera; ?lekas] (2) Kami mengharapkan Saudara [segera; lekas; ?cepat; ?lancar] datang ke kantor kami. (3) Minumlah jamu cap Jago ini agar sakitmu [lekas ; ?cepat; ?segera ; *lancar] sembuh. (4) Meskipun baru beberapa bulan Malang, Hirman sudah dapat berbahasa Jawa dengan [lancar;cepat; *lekas; *segera]. (5) Dengan [tangkas; cepat; ?terampil; * deras; *kencang] pesilat itu menangkis tendangan lawannya. (6) Dengan [ gisit; cepat; tangkas; terampil] Ronaldo menggiring bola ke gawang lawan. (7) Pembangunan memerlukan tenaga [terampil; * kencang; *cepat; *deras; *lancar]. (8) Karena hujan [deras ; * cepat; * kencang; *cepat; *lancar] kota Malang kebanjiran. (9) Mobil berjalan lebih [laju; cepat; *deras; ?kencang; *lancar] daripada delman. (10) Angin bertiup [kencang; *cepat; *deras; *lancar; *gesit] menumbangkan pepohonan. Besar,raya, agung, akbar, raksasa Kata-kata bersinonim seperti besar - raya - agung - akbar - raksasa dapat dilihat bedanya berdasarkan kelaziman pemakaiannya. Perhatikanlah contoh berikut ini! (1) Jalan [besar, raya, *agung, *akbar,*raksasa] di kota Malang sedang diperbaiki. (2) Kita bisa memebri barang murah di pasar [raya, *agung, *besar, *akbar,*raksasa] (3) Nama jaksa [agung, *besar, *raya, *akbar,*raksasa] Soeprapto dijadikan nama jalan. (4) Rapat [akbar, besar, *raya, *agung, raksasa] berjalan aman dan tertib. (5) Tank [raksasa, besar *raya *agung *akbar] digunakan pasukan tempur Amerika.

×