Your SlideShare is downloading. ×
Isman
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,203
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
20
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. BAB I PENDAHULUAN A. LATAR BELAKANG Musik menurut The New Encyclopedia of Music and Musicians adalah keindahan nada yang menimbulkan kepuasan estesis melalui indera pendengaran. Musik juga merupakan curahan hati melalui bunyi sebagai perantara atau media. Setiap karya seni tidak lepas dari unsur keindahan, masyarakat kadang kala menilai keindahan musik terlalu bersifat relatif dan kontemporer. Hal ini disebabkan oleh tingkat kepuasan seseorang dan perkembangan zaman yang selalu berubah dan berkembang. Dalam sejarah musik, bangsa Mesir kuno dan Yunani kuno dalam upacara pemujaan Dewa yang mereka yakini, mereka mempersembakan bunyi-bunyian atau nyanyian. Musik Daerah kita dalam perkembangannya termasuk kedalam jenis musik konvensional, karena adanya pengaruh budaya asing. B. TUJUAN Untuk mengetahui fungsi peranan musik non tradisional dalam masyakarat
  • 2. BAB II PEMBAHASAN A. Kekayaan Musik Nontradisional Nusantara Setiap jenis musik mempunyai makna dan peranan bagi pemiliknya, melalui proses komunikasi dan mobilisasi dari pemiliknya kepada etnis dan bangsa yang lain, makna dan peranan musik nontradisional itu berekembang pesat. 1. Makna Musik Nontradisional Nusantara a. Mampu Memasuki Wilayah Bawah Sadar Manusia Lagu Butet, merupakan lagu yang terkenal tahun 70-an yang berasal dari Sumatera Utara, namun dalam perkembangannya lagu tersebut tidak hanya terkenal di Sumatera Utara, namun terkenal di Seluruh Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa musik dapat memasuki wilayah bawah sadar manusia, apapun etnis dan sukunya. b. Meningkatkan Daya Intelektual Ilmuwan yang terkenal karena teorinya yang menganggap bahwa kera adalah nenek moyang manusia, Charles Darwin pernah mengatakan bila ia dapat hidup sekali lagi maka dia akan membuat jadwal seminggu sekali untuk mendengarkan musik, agar otaknya yang mengalami atropic dapat selalu diaktifkan. Hal ini membuktikan bahwa musik erat kaitannya dengan fungsi otak. c. Sebagai Sarana Pelepas Ketegangan dan Dahaga Dalam Jiwa Ketika lagu yang diciptakan oleh musisi tahun 60-an dn 70-an seperti Koes Plus, Bimbo, De Mercy’s, Panbers, dsb. dan diedarkan ke masyarakat, maka dengan sendirinya terbentuk kelompok fans, ratusan ribu anak muda Indonesia menanti karya dari tangan mereka. 2. Peranan Musik Nontradisional Nusantara a. Mengungkap Kembali Peristiwa Pada Masa Lalu Dalam sebuah penelitian, dibuktikan bahwa musik memberikan banyak manfaat bagi manusia seperti : merangsang pikiran, memperbaiki konsentrasi dan ingatan, meningkatkan aspek kognitif, dan membangun kecerdasan emosional. Seseorang yang mendapatkan pendidikan musik sejak usia dini, ia akan menjadi manusia yang berpikiran logis, cerdas, kreatif, dan mampu mengambil keputusan, serta mempunyai empati b. Sarana Komunikasi dan Sosial Komunikasi merupakan faktor penting dalam kehidupan masyarakat. Lagu-lagu ciptaan Ebiet G. Ade dan Ully siregar yang syairnya syarat akan kepedulian lingkungan, dapat mendorong masyarakat untuk menumbuhkan rasa peduli lingkungan. c. Sarana Hiburan Peran musik dalam hal ini adalah : memberikan rasa semangat, ketenangan, dan kepuasan bagi orang yang mendengarkan. d. Sarana Ekonomi Dalam hal ini, musik dapat digunakan sebagai sumber penghasil uang bagi seniman musik maupun orang-orang yang bergerak di lingkungan musik.
  • 3. e. Sarana Pengiring Seni Pertunjukan Seni Pertunjukkan terdiri dari seni tari, teater , dan film. Seni tari nontradisional yang merupakan ciptaan seniman tari dapoat berupa musik nontradisional maupun perpaduan antara musik tradisional dengan musik nontradisional. Dalam teater, musik digunakan untuk menambah imajinasi penonton dan untuk membatu para pemain mambawakan perannya. Dalam perfilman, musim dipakai pada bagian awal dan akhir, serta untuk pengisi adegan. f. Sarana Komunikasi Beragama Syair lagu yang digunakan untuk sarana komunikasi beragama berisi tentang ajakan berbuat baik dan meninggalkan perbuatan jahat, serta berisi pujian kepada Tuhan Yang Maha Esa. B. Ragam Musik Nusantara Dari sebagian besar musik yang ada, kita dapat mengelompokkan berdasarkan jenis lagunya seperti berikut ini : 1. Musik Anak-Anak Musik ini memiliki bentuk yang sederhana dan kalimat yang digunakan tidak terlalu panjang. Temanya disesuaikan dengan jiwa anak-anak yang masih polos. Bahasanya sederhana dan mudah ditangkap, serta jumlah melodi penyusun lagu tidak lebih dari 10 nada. Jarak nada dari yang paling tinggi ke yang paling rendah tidak terlalu tebar. Isi lagu anak-anak harus bersifat mendidik kearah yang pofitif. Misalnya mengagungkan nama Tuhan, cinta tanah air, sayang orang tua, dan lingkungan. 2. Musik Daerah Lagu-lagu daerah biasanya dinyanyikan saat Upacara adat dan perhelatan lainnya. Kebanyakan lagu daerah digunakan sebagai sarana hiburan masyarakat dan dekat dengan rakyat jelata. Bentuk dan pola melodi yang sederhana memungkinkan masyarakat setempat untuk menguasainya. 3. Musik Perjuangan Melalui lagu perjuangan, sebuah bangsa dapat menanamkan rasa nasionalisme dan patriotisme. Irama lagu perjuangan biasanya penuh semangat, bahkan tidak jarang ditutup dengan akhir yang semarak (masquilin ending). Lagu perjuangan mengagungkan kebesaran bangsa dalam upaya mencapai kemerdekaan dan kemakmuran. 4. Musik Keroncong Banyak ahli yang berpendapat bahwa musik keroncong merupakan peninggalan bangsa Portugis, namun pada kenyataannya instrumen musik keroncong tidak dapat ditemukan di negeri portugis. 5. Musik Stambul Merupakan variasi dari musik keroncong, berasal dari kata Istambul atau Konstatinopel,ibukota Negara Turki. Musik ini muncul sekitar abad ke-20. Saat itu muncul rombongan kesenian keliling kota, mereka mementaskan dengan cerita yang diambil dari kisah seribu satu malam. Labat laun nama sandiwara keliling ini populer dengan nama Sandiwara Stambul. Lagu yang mereka ciptakan untuk kepentingan pentas berjumlah 8 dan diberi nama Stambul I sampai Stambul VIII 6. Musik Campursari Campursari merupakan akulturasi dari keroncong dan gamelan jawa yang telah berkembang sejak tahun 1970-an. Bentuk pertama campursari pada masa itu masih berupa langgam dari bentuk keroncong yang digubah oleh S.Dharmanto dengan menambahkan unsur saron.
  • 4. Komponis Campursari antara lain adalah Manthous, Jujuk Eksa dan Didi Kempot. 7. Musik Populer Mengandung dua makna. Pertama, musik yang sedang disenangi oleh masyarakat pada masa tertentu. Yang kedua, jenis lagu yang disajikan dengan mengutamakan teknik penyajian dan kebebasan dalam menggunakan ritme dan jenis instrumen, bukan karena bentuk, pola, maupun komposisi lagu. 8. Musik Seriosa Musik ini merujuk pada teknik pengungkapan lagu secara sungguh-sungguh, bukan pada bentuk atau komposisi lagu. Dalam musik seriosa, penyanyi harus mampu mengungkapkan lagu secara serius. Penyanyi harus melakukan interpretasi secara tepat agar mampu mendekati kemauan sang komponis dan luluh kedalam lagu tersebut sehingga ia mampu menjadi subjek/pelaku lagu tersebut. A. Aliran Musik Modern Berdasarkan sifat tersebut, para ahli musik mengkategorikan musik modern,sebagai berikut: 1.Musik Jazz. Musik Jazz merupakan jenis musik yang dikembangkan pertama kali oleh orang-orang Afrika – Amerika. Musik ini berakar dari New Orleans, Amerika Serikat, pada akhir abad ke- 19.nstrumen utama yang sering digunakan pada musik jazz pada umumnya adalah piano, bass, drum, gitar, saksofon, trombon, dan trompet.Salah satu ciri Jazz adalah permainan improvisasi yang menonjol. Oleh karena itu, para pemain jazz harus memiliki kemampuan improvisasi yang yang baik. Musik Rhythm and Blues (Rn’B) Musik R&B terdiri atas berbagai jenis musik populer yang saling terkait.Musik R&B dibuat dan didukung oleh sebagian besar masyarakat Afrika-Amerika pada awal 1940-an. 2.Musik Pop Musik ini berkembang di Indonesia sekitar tahun 1960-an dan banyak digemari masyarakat khususnya kaum muda atau remaja.Salah satu ciri musik pop adalah penggunaan ritme yang terasa bebas dengan mengutamakan permainan drum dan gitar bass. Musik pop dibedakan atas musik pop anak-anak dan musik pop dewasa. Musik pop anak umumnya memiliki bentuk yang lebih sederhana dan memiliki syair yang lebih pendek. Sebaliknya, musik pop dewasa umumnya lebih kompleks dengan alunan melodinya lebih bebas dengan improvisasinya lebih banyak, namun ringan. 3.Musik Rock Jenis musik ini awalnya di Indonesia mendapat kritik dan cercaan masyarakat, termasuk di Amerika sendiri tempat tumbuhnya musik ini. Namun pada akhirnya dalam perkembangannya, musik rock dapat diterima sebagai musik zaman sekarang (musik modern).Dalam perkembangannya, musik rock memiliki beberapa aliran atau jenis genre yang diantaranya metal, punk, alternative, grunge. 4.Musik Country Musik ini sering disebut juga Country and Western, yang merupakan salah satu genre besar pada musik populer terutama di negeri Amerika serikat. Jenis musik modern ini bersumber dari musik rakyat (folk song) atau musik tradisional yang berasala dari Appalachia di kawasan pegunungan selatan Amerika Serikat.Ciri khas Country adalah penggunaan alternasi bass atau bass berganti diselasela strumming.
  • 5. 5.Musik Reggae Reggae merupakan irama musik yang berkembang di Jamaika. Wilayah nusantara terdiri dari berbagai daerah/suku budaya, sehingga kaya akan keragaman seni musik. Musik nusantara sering diidentikkan dengan musik tradisional, sedangkan musik modern berasal dari Barat. Apakah nusantara tidak memiliki musik modern? Seiring dengan perkembangan jaman yang telah mengglobal, seni musik nusantara pun berinteraksi dan dapat pengaruh dari unsurunsur musik Barat dan lahirlah musik-musik modern nusantara. 6.Musik Dangdut Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.Penyebutan nama “dangdut” merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.
  • 6. BAB III PENUTUP 1. KESIMPULAN 1. Makna Musik Nontradisional Nusantara a. Mampu Memasuki Wilayah Bawah Sadar Manusia Lagu Butet, merupakan lagu yang terkenal tahun 70-an yang berasal dari Sumatera Utara, namun dalam perkembangannya lagu tersebut tidak hanya terkenal di Sumatera Utara, namun terkenal di Seluruh Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa musik dapat memasuki wilayah bawah sadar manusia, apapun etnis dan sukunya. b. Meningkatkan Daya Intelektual Ilmuwan yang terkenal karena teorinya yang menganggap bahwa kera adalah nenek moyang manusia, Charles Darwin pernah mengatakan bila ia dapat hidup sekali lagi maka dia akan membuat jadwal seminggu sekali untuk mendengarkan musik, agar otaknya yang mengalami atropic dapat selalu diaktifkan. Hal ini membuktikan bahwa musik erat kaitannya dengan fungsi otak. c. Sebagai Sarana Pelepas Ketegangan dan Dahaga Dalam Jiwa Ketika lagu yang diciptakan oleh musisi tahun 60-an dn 70-an seperti Koes Plus, Bimbo, De Mercy’s, Panbers, dsb. dan diedarkan ke masyarakat, maka dengan sendirinya terbentuk kelompok fans, ratusan ribu anak muda Indonesia menanti karya dari tangan mereka. 2. SARAN Makalah ini masih memiliki berbagai jenis kekurangan olehnya itu kritik yang sifatnya membangun sangat kami harapkan.
  • 7. MAKALAH SENI BUDAYA DAN KETERAMPILAN FUNGSI PERANAN MUSIK NON TRADISIONAL DALAM MASYARAKAT DISUSUN OLEH : NAMA : ISMAN HARNAS ANGGOTA : SMA MUHAMMADIYAH RAHA 2013

×