ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN NY “ S ”
DI WISMA KENANGA PANTI SOSIAL TRESNA WREDA GAUMABAJI
KABUPATEN GOWA
A. Pengkajian
a...
Pendengaran kedua telinga cukup jelas. Dengan suara frekwensi rendah
klien kurang mendengar.
d. Kebiasan lansia merawat di...
e. Perkemihan
Frekuensi BAB klien 1 x sehari dan BAK lancar
f. Persyarafan
Tangan tampak tremor bila memegang sesuatu agak...
Dalam menyelesaikan masalah, klien hanya berdoa menyerahkan pada yang
Kuasa.
Menjalani kehidupannya klien tampak optimis...
4. Riwayat Lingkungan Hidup
Tipe tempat tinggal : Rumah milik anaknya.
Jumlah kamar : 2 kamar
Jumlah Orang yang tinggal di...
9. Status Kesehatan yang lalu
Penyakit masa kanak –kanak : Sering batuk pilek
Penyakit serius kronik : Pernah mengalami sa...
: Garis perkawinan
: Laki - laki
: Garis Keturunan
: Perempuan
: Klien
11.Tinjauan system
a. Umum
Klien mengatakan selalu ...
Tidak ada keluhan
g. Leher
Tidak ada keluhan yang serius hanya klien mengatakan sedikit agak
terbatas gerakan lehernya/pel...
Klien mengatakan tangan bila memegang sesuatu agak lama terasa
bergetar / tremor.
n. Sistem Endokrin
Terjadi perubahan pig...
1. Analisa Data
NO DATA SUBJEKTI/OBJEKTIF ETIOLOGI MASALAH
1
2
Data subjektif :
Klien mengatakan terjadi
perubahan pada
pe...
3
jiika dirumah klien sering
dimarahi.
Data Objektif :
- Wajah tampak memelas
- Nyeri berdenyut pada
region suboksipital.
...
: frekwensi 3 kali sehari,
kadang telat makan,
ngunyah
Tidak ada nafsu makan
Intake kurang
Perubahan nutruisi
( kurang dar...
13
RENCANA KEPERAWATAN
DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONALISASI IMPLEMENTASI EVALUASI
Tanggal : 11-12-03
Risiko c...
memegang sesuatu
agak lama terasa
bergetar / tremor,
klien juga mengeluh
sakit kepala
Data objektif :
Klien berjalan agak
...
ruangan yang
cukup :
pencahayaannya.
6. Hindari lantai
kamar mandi dan
WC yang licin
serta beri
pegangan.
7. Dekatkan bara...
8. Ajarkan cara
menggunakan
alat bantu pindah
( turun dari
tempat tidur,
bangun pada
malam hari untuk
BAB/BAK.
9. Libatkan...
Tanggal: 11-12-03
Nyeri/ sakit kepala
berhubungan
denganPeningkatan
tekanan pembuluh
darah cerebral,
ditandai dengan :
Nye...
Data Subjektif :
- Klien mengatakan
kepala terasa
sakit, keluhan
dirasakan 3 tahun
yang lalu.
- Klien hobby
makan makanan
...
- Pe vena jugularis
- Capillary refilling
time 2 detik.
- Vital sign :
TD : 150/90 mmHg
N : 88 x/menit
P : 20 x/menit
S : ...
Tanggal : 12-12-03
Perubahan nutrisi
( kurang dari
kebutuhan tubuh )
berhubungan dengan
penurunan nafsu
makan, kehilangan
...
termasuk
cairan :Makan pagi
: bubur , siang :
nasi + sayur +
ikan, dan malam
sama dengan sore.
Data Objektif :
- Riwayat
p...
serat dan batasi
makanan yang
tinggi kalori.
6. Anjurkan klien
untuk makan
secara bersama –
sama keluarga
7. Kolaborasi un...
24
CATATAN PERKEMBANGAN
NO DX HARI/TGL IMPLEMENTASI EVALUASI
1 I Jumat,19-12-
03
Jam ; 12.00
1. Membina hubungan saling perca...
2 II Jumat, 19-12-
03
Hasil : Klien mengerti dan mampu
menyebutkan ulang yang dijelaskan
walaupun dengan bantuan.
Jam : 12...
capillari refilling time
Hasil : Warna kulit sawomatang, agak
dingin, capillary refilling time 2 detik.
Jam : 12.50 wita
3...
3 III Jumat, 19-12-
03
Jam :13.05 wita
1. Kajii kebutuhan nutrisi dan perubahan
nutrisi yang terjadi.
Kebutuhan nutrisi kl...
ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA KLIEN NY “ S “
DI WISMA 8 KENANGA PANTI SOSIAL TRESNA WREDA GAUMABAJI
KABUPATEN GOWA
29
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Askep gerontik ii AKPER PEMDA MUNA

382 views
226 views

Published on

Published in: Economy & Finance
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
382
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
5
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Askep gerontik ii AKPER PEMDA MUNA

  1. 1. ASUHAN KEPERAWATAN PADA KLIEN NY “ S ” DI WISMA KENANGA PANTI SOSIAL TRESNA WREDA GAUMABAJI KABUPATEN GOWA A. Pengkajian a. IIdentitas 1. Nama : Ny. S Dg K 2. Usia : 72 tahun 3. Tempat Asal : Gowa 4. Keluarga yang dapat dihubungi / penanggung jawab : TN. K I. Fisik/ Biologis a. Pandangan Lansia tentang kesehatannya: Ny. S merasa kalau dirinya sakit tetapi sakitnya tidak terlalu berat, keluhannya sakit kepala, penglihatan buta dan kurang nafsu makan. b. Kegiatan yang mampu dilakukan lansia : Ny. S hanya mampu melakukan pekerjaan yang rutin seperti mandi, BAB, BAK sendiri, cuci pakaian sendiri dan membantu cucu membersihkan rumah. c. Kekuatan fisik lansia  Kekuatan otot dan sendi: Kekuatan pada masing – masing anggota ektremitas berbeda – beda, - Tangan kanan/kiri kekuatannya cukup kuat untuk memegang tongkat sebagai penunjuk jjika berjalan. - Kaki kanan dan kiri kekuatannya berkurang untuk jalan terlalu lama, kadang terasa sakit pada kedua lutut.  Penglihatan Penglihatan tidak jelas, ptosis senilis, mata tampak cekung, refleks kornea (+).  Pendengaran 1
  2. 2. Pendengaran kedua telinga cukup jelas. Dengan suara frekwensi rendah klien kurang mendengar. d. Kebiasan lansia merawat diri pada Ny. S masih baik dalam arti klien mampu merawat diri dilakukan sendiri tanpa bantuan orang lain. e. Kebiasaan makan, minum,istirahat/tidur,buang air besar/kecil Kebiasaan makan : Selera makan klien kurang, makanan yang dihabiskan hanya 1/2 porsi yang dimakan. Kebiasaan minum : Minum hanya jiika haus 6 gelas sehari. Kebiasaan tidur : Cukup,dari jam 21.00 s/d 05.00. Kebiasaan BAB : Klien mengatakan BAB lancar, 1 x sehari sering pada pagi hari. f. Perubahan – perubahan fungsi tubuh yang sangat bermakna dirasakan : Klien mengatakan bahwa kemampuannya untuk berjalan sudah berkurang, kadang terasa sakit pada kedua lututnya, penglihatan buta, g. Kebiasaan lansia dalam memelihara kesehatan dan kebiasaan minum obat Ny.S jarang memeriksa kesehatannya, bila sakitnya parah baru pergi ke puskesmas untuk berobat. Pemeriksaan Fisik Pemeriksaan pandang, perabaan, ketok dan dengar pada system – system : a. Integumen Terjadi perubahan pada kulit yaitu tampak keriput, perubahan pigmentasi, turgor dan tekstur menurun. b. Muskuloskletal Terjadi kekakuan pada lutut kaki, berjalan pelan, kekuatan otot berkurang, kelemahan ada. c. Respirasi Tidak ada keluhan yang berarti. d. Kardiovaskuler Takikardia (+), peningkatan vena jugularis, capillary refill time 2 detik, udema (-). 2
  3. 3. e. Perkemihan Frekuensi BAB klien 1 x sehari dan BAK lancar f. Persyarafan Tangan tampak tremor bila memegang sesuatu agak lama. g. Fungsi sensoris  Penglihatan buta.  Pendengaran: agak berkurang dengan frekuensi yang rendah  Pengecapan: sensitivitas pengecapan berkurang,terjadi perubahan nafsu makan.  Penciuman: kesan normal. II. Psikologis h. Daya ingat, cukup baik pada masalah jangka pendek maupun jangka panjang. i. Proses fikir Cukup baik j. Alam perasaan Cukup baik k. Orientasi Cukup baik I. Sosial Ekonomi Kesibukan lansia mengisi waktu luang adalah membantu cucu menyelesaikan pekerjaan rumah. Sumber keuangan dari anaknya. Kegiatan organisasi yang diikuti klien tidak ada. Pandangan lansia terhadap lingkungan sekitarnya baik, klien merasa nyaman jika berada di panti. Klien jarang berkomunikasi dengan tetangga, apalagi setelah klien mengalami kebutaan. IV Spritual Klien adalah orang yang taat sekali beribadah, menjalankan sholat lima waktu. Klien jarang mengikuti kegiatan keagamaan oleh karena kelemahan yang terjadi. 3
  4. 4. Dalam menyelesaikan masalah, klien hanya berdoa menyerahkan pada yang Kuasa. Menjalani kehidupannya klien tampak optimis dan klien berharap diakhir hidupnya kilien tetap bahagia. RIWAYAT KESEHATAN A. Pengkajian 1. Riwayat Klien/ Data Biografis N a m a : Ny. S Dg K Tempat dan tanggal lahir : 72 tahun Jenis Kelamin : Perempuan Suku / Agama : Makassar / Islam Pendidikan : Tidak sekolah Status : Janda Alamat/ telepon : wisma 8 kenanga PSTW Gaumabajii Orang paling dekat : Suami. 2. Riwayat Keluarga Pasangan hidup : Meninggal Umur : - Pekerjaan : - Alamat : - 3. Riwayat pekerjaan Status pekerjaan saat ini : Saat ini klien tinggal tidak bekerja. Pekerjaan Sebelumnya : Pernah bekerja sebagai pelayan toko. Sumber-sumber pendapatan : Dari anak. 4
  5. 5. 4. Riwayat Lingkungan Hidup Tipe tempat tinggal : Rumah milik anaknya. Jumlah kamar : 2 kamar Jumlah Orang yang tinggal di rumah : 5 orang Derajat privasi : Baik 5. Riwayat Rekreasi Hobbi/minat : Tidak ada yang spesifik 6. Sumber/system perndukung yang digunakan Polklinik terdekat. 7. Deskripsi Hari khusus ( termasuk kebiasaan ritual waktu tidur) Tidur siang : Jarang dilakukan Tidur malam : Mulai jam 21.00 s/d jam 05.00 8. Status kesehatan saat ini Status kesehatan umum selama setahun yang lalu : sakit kepala, sakit persendian lengan dan lutut dan penglihatan buta. Status kesehatan selama 5 tahun yang lalu : Pusing Keluhan – keluhan kesehatan utama : Klien mengatakan sekarang sakit kepala dan sakit persendian, kadang-kadang kalau sakit sulit berjalan dan penglihatan buta membuat klien semakin sulit untuk beraktivitas, sebagai alat bantu klien menggunakan tongkat. Pengetahuan / pemahaman dan penatalaksanaan masalah kesehatan : kurang. Nutrisi Diet selama 24 jam termasuk cairan : Diet pagi : bubur, siang : nasi + sayur + ikan, dan malam sama dengan sore. Riwayat peningkatan/penurunan BB : tetap Pola konsumsi makanan : frekwensi 3 kali sehari, kadang-kadang klien telat makan. Makan dilakukan secara bersama- sama dengan lansia yang lain Masalah – masalah menelan/mengunyah : Klien mengatakan terasa susah mengunyah makanan oleh karena gigi sudah tanggal sebagian. 5
  6. 6. 9. Status Kesehatan yang lalu Penyakit masa kanak –kanak : Sering batuk pilek Penyakit serius kronik : Pernah mengalami sakit yang serius Trauma : Tidak pernah terjadi trauma Perwatan di RS : Pernah Operasi : Tidak pernah 10. Riwayat Keluarga Keterangan : 6 XX 7 2 XX X 3th 5bl
  7. 7. : Garis perkawinan : Laki - laki : Garis Keturunan : Perempuan : Klien 11.Tinjauan system a. Umum Klien mengatakan selalu saja mengalami kelelahan yang dapat mengganggu aktivitas kehidupan sehari – hari, tampak perubahan pada tekstur kulit, perubahan pigmentasi, penglihatan menjadi buta, terjadi perubahan berat badan dalam setahun yaitu BB menurun sebanyak 3 kg, perubahan nafsu makan, dan terjadi perubahan rambut yaitu menjadi putih dan mudah rontok, b. Kepala Klien mengeluh sakit kepala c. Mata Klien mengatakan terjadi perubahan pada penglihatannya menjadi buta. d. Telinga Klien mengatakan hanya bisa mendengar dengan jelas apabila dengan frekwensi suara yang agak tinggi. Kelainan yang lain tidak ada, keadaan telinga kurang bersih. e. Mulut dan Tenggorokan Klien mengatakan giginya sudah tanggal sebagian sehingga susah untuk mengunyah makanan , kesulitan menelan kadang terjadi bila makanan yang dikonsumsi agak keras. f. Hidung dan sinus 7
  8. 8. Tidak ada keluhan g. Leher Tidak ada keluhan yang serius hanya klien mengatakan sedikit agak terbatas gerakan lehernya/pelan. h. Kardiovaskuler Takikardia,Bj I dan II kesan normal, peningkatan vena jugularis. i. Pernafasan - Tidak ada keluhan yang berarti. j. Gastrointestinal Klien mengatakan tidak bisa mengunyah makanan karena gigi sudah tanggal sebagian, klien juga mengatakan nafsu makan berkurang, BAB & BAK lancar. k. Genitoreproduksi Tidak ada keluhan. l. Muskuloskletal Klien mengatakan kaku pada persendian terutama pada lengan dan lutut, kadang- kadang terasa sakit mengakibatkan sulit untuk beraktivitas. m.Sistem syaraf pusat 8
  9. 9. Klien mengatakan tangan bila memegang sesuatu agak lama terasa bergetar / tremor. n. Sistem Endokrin Terjadi perubahan pigmentasi kulit,perubahan rambut. o. Psikososial Klien mengatakan bahwa keadaannya sekarang biasa – biasa saja, bila ada sesuatu yang membuat klien sedih klien hanya bisa berdoa, Penglihatan yang buta membuat klien susah melakukan aktivitas sehingga membuat klien nampak sering menyendiri. bila berbicara tentang kematian dan masa depan klien menyatakan mau meninggal dalam keadaan bahagia dan tampak klien merasa optimis sehingga dalam kehidupan sehari – harinya biasa saja. 9
  10. 10. 1. Analisa Data NO DATA SUBJEKTI/OBJEKTIF ETIOLOGI MASALAH 1 2 Data subjektif : Klien mengatakan terjadi perubahan pada penglihatannya 3 tahun yang lalu yaitu pandangan menjadi buta, Klien mengatakan tangannya bila memegang sesuatu agak lama terasa bergetar / tremor, klien juga mengeluh sakit kepala Data objektif : Klien berjalan agak lambat dengan menggunakan tongkat. Data Subjektif : - Klien mengatakan kepala terasa sakit, keluhan dirasakan 3 tahun yang lalu. - Klien hobby makan makanan yang berlemak. - Klien mengatakan lebih senang tinggal dipanti Proses penuaan Penurunan fungsi tubuh Gg. Sist. Gg. sist Penglihatan Persyarafan Penurunan Kurang Sensitivitas koordinasi Pada cahaya. Respon me gerakan lambat. Tubuh Tremor Lap. Pandang Menyempit Risiko cedera Saraf simpatis Renin Risiko cedera fisik Nyeri / sakit kepala 10
  11. 11. 3 jiika dirumah klien sering dimarahi. Data Objektif : - Wajah tampak memelas - Nyeri berdenyut pada region suboksipital. - Takikardia - Pe vena jugularis - Capillary refilling time 2 detik. - Vital sign : TD : 150/90 mmHg N : 88 x/menit P : 20 x/menit S : 36 C Data Subjektif : - Klien mengatakan terasa susah mengunyah makanan karena gigi sudah tanggal sebagian. Nafsu makan berkurang. - Menu sehari termasuk cairan :Makan pagi : bubur , siang : nasi + sayur + ikan, dan malam sama dengan sore. Data Objektif : - Riwayat peningkatan/penurunan BB : ada - Pola konsumsi makanan Angiotensinogen ( hati) Angiotensin I (Paru) ACE Angiotensin II Vasokontriksi - Pe tekanan vaskuler cerebral - Iskemik vaskular cerebral Nyeri Proses penuaan Penurunan fungsi tubuh Gg. sist Gg. sist Pencernaan persyarafan Kehilangan Sensitivitas Gigi indra penge capan kesulitan Rasa lapar proses me menurun Perubahan nutrisi ( kurang dari kebutuhan tubuh) 11
  12. 12. : frekwensi 3 kali sehari, kadang telat makan, ngunyah Tidak ada nafsu makan Intake kurang Perubahan nutruisi ( kurang dari kebutuhan tubuh ) B. Masalah Keperawatan / Diagnosa Keperawatan a. Risiko cedera fisik berhubungan dengan gangguan fungsi penglihatan / persayarafan. b. Nyeri/ sakit kepala berhubungan dengan peningkatan pembuluh darah cerebral c. Perubahan nutrisi ( kurang dari kebutuhan tubuh ) berhubungan dengan penurunan nafsu makan, kehilangan organ pencernaan (gigi ) 12
  13. 13. 13
  14. 14. RENCANA KEPERAWATAN DIAGNOSA KEPERAWATAN TUJUAN INTERVENSI RASIONALISASI IMPLEMENTASI EVALUASI Tanggal : 11-12-03 Risiko cedera fisik berhubungan dengan gangguan fungsi penglihatan dan persyarafan ditandai dengan Data subjektif : Klien mengatakan terjadi perubahan pada penglihatannya 3 tahun yang lalu yaitu pandangan manjadi buta, Klien mengatakan tangannya bila Cedera fisik dapat diatasi dengan kriteria : Gangguan penglihatan berkurang sehingga Aktivitas sehari – hari tidak lagi. 1. Bina hubungan saling percaya 2. Kajii tingkat penurunan penglihatan mata klien dan penurunan fungsi persyarafan klien. 1. Hubungan saling percaya mempermudah dalam penggalian masalah lebih lanjut. 2. Dengan pengkajian diharapkan akan dapat dengan mudah menentukan intervensi yang akan diberikan. Jam : 10.00 wita 1. Membina hubungan saling percaya Memperkenalkan diri, tujuan interaksi,dll Hasil : Hubungan saling percaya terbina. Jam : 10.05 wita 2. Kajii tingkat penurunan penglihatan mata klien dan penurunan fungsi persyarafan klien. Hasil : masih terjadi Penurunan penglihatan.Dan masih tremor pada tangan bila memegang sesuatu agak lama.. Jam : S : Klien mengatakan masih terjadi perubahan pada penglihtannya yaitu pandangan masih kabur, Klien mengatakan tangannya masih gemetaran bila memegang sesuatau O : Penglihatan buta, klien memakai tongkat sambil 14
  15. 15. memegang sesuatu agak lama terasa bergetar / tremor, klien juga mengeluh sakit kepala Data objektif : Klien berjalan agak lambat 3. Jelaskan pada klein tentang proses penuaan dan dampaknya pada mata dan syaraf. 4. Jelaskan kebutuhan klien akan keamanan dan keselamatan akibat penurunan fungsi tersebut. 5. Ciptakan lingkungan 3. Dengan penjelasan klien dapat memahami dan kahirnya dapat kooperatif dalam segala tindakan. 4. Supaya klien mengetahui apa saja yang dilakukan untuk mengatasi masalah nya. 5. Dengan lingkungan Jam :10.10 wita 3. Jelaskan pada klein tentang proses penuaan dan dampaknya pada mata dan syaraf. Hasil : Klien mamahami penjelasan yang diberikan. Jam :10. 20 wita 4. Jelaskan kebutuhan klien akan keamanan dan keselamatan akibat penurunan fungsi tersebut. Hasil : Klien mengerti dan mampu menyebutkan ulang yang dijelaskan walaupun dengan bantuan. Jam : 10.30 wita berjalan dengan penuh hati-hati. tremor masih terjadi bila memegang sesuatu agak lama. Dampak terhadap aktivitas sehari – hari terjadi akibat keluhan tersebut diatas A: Risiko cedera masih persistem. P : Pertahannkan intervensi 15
  16. 16. ruangan yang cukup : pencahayaannya. 6. Hindari lantai kamar mandi dan WC yang licin serta beri pegangan. 7. Dekatkan barang – barang keperluan klien. ruangan yang cukup pencahayaan dan lantai yg tidak licin meminimalkan cedera. 6. Mencegah terjadinya injuri. 7. Memudahkan klien melihatn dan menjangkau tanpa memerlukan banyak bantuan. 5. Ciptakan lingkungan ruangan yang cukup : pencahayaannya. Hasil : lingkungan cukup pencahayaannya dengan lampu. Jam : 10 40 wita 6. Hindari lantai kamar mandi dan WC yang licin serta beri pegangan. Hasil: Daerah sekitar WC dan Kamar mandi tidak licin ( Kering ) Jam :10.50 wita 7. Dekatkan barang – barang keperluan klien. Hasil : Barang – barang yang diperlukan klien dekat 16
  17. 17. 8. Ajarkan cara menggunakan alat bantu pindah ( turun dari tempat tidur, bangun pada malam hari untuk BAB/BAK. 9. Libatkan sesama lansia untuk saling tolong – menolong. 10. Kolaborasi 8. Meminimalkan cedera. 9. Peran serta sesama lansia sangat membantu dalam mengurangi risiko kecelakaan. dengan klien yaitu disamping tempat tidur. Jam : 11.00 wita 8. Ajarkan cara menggunakan alat abntu pindah ( turun dari tempat tidur, bangun pada malam hari untuk BAB/BAK. Hasil : klien bisa mengerti dan melaksanakan hal – hal yang telah dianjurkan. Jam : 11.10 wita 9. Libatkan sesama lansia saling tolong – menolong. Hasil : sesama lansia dapat saling tolong menolong. 17
  18. 18. Tanggal: 11-12-03 Nyeri/ sakit kepala berhubungan denganPeningkatan tekanan pembuluh darah cerebral, ditandai dengan : Nyeri/ sakit kepala dapat diatasi Dengan dengan tiem kesehatan lain dalam hal pengobatan atau tindakan lainnya. 1. Kajii vital sign, frekuensi pulsasi, observasi warna kulit. 2. Observasi warna kulit, kelembaban, 10. Untuk meningkatkan fungsi yang terganggu dan memberikan therapy 1. Perbandingan tekanan memberi gambaran keterlibatan vaskular, serta komplikasi yg mungkin terjadi. 2. Adanya pucat, dingin, kulit lembab dan masa pengisian Jam :11.30 wita 10.Kolaborasi dengan tiem kesehatan lain dalam hal pengobatan atau tindakan lainnya. Jam : 11.40 wita 1. Kajii vital sign, frekuensi pulsasi, Hasil: TD : 150/90 mmHg N : 88 x/ menit Jam : 11. 45 wita Jam ; 14.00 wita S : - Klien mengatakan kepala terasa sakit, keluhan dirasakan 3 tahun yang lalu. 18
  19. 19. Data Subjektif : - Klien mengatakan kepala terasa sakit, keluhan dirasakan 3 tahun yang lalu. - Klien hobby makan makanan yang berlemak. - Klien mengatakan lebih senang tinggal dipanti jiika dirumah klien sering dimarahi. Data Objektif : - Wajah tampak memelas - Nyeri berdenyut pada region suboksipital. - Takikardia kriteria : - Klien tidak lagi mengeluhka n nyeri/ sakit kepala, - vital sign Normal, - DVJ (-), - capillary Refilling time <2 detik. capillari refilling time 3. Anjurkan pasien untuk diet rendah garam dan berlemak. 4. Bantu pasien dalam mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat diubah. kapiler lambat mungkin berkaitan dgn vasokontriksi. 3. Diet yang teratur mengurangi kemungkinan terjadinya komplikasi. 4. Faktor” risiko menunjukkan hubungan dalam menunjang hipertensi. 5. Faktor” risiko dpt meningkatkan proses penyakit 2. Observasi warna kulit, kelembaban, capillari refilling time Hasil : Warna kulit sawomatang, agak dingin, capillary rwfilling time 2 detik. Jam : 11.50 wita 3. Menganjurkan pasien untuk diet rendah garam dan berlemak. Hasil : Klien mengerti dan mau melakukannya. Jam : 11.55 wita 4. Membantu pasien dalam mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat diubah. Hasil: Klien kooperatif mau mengubah faktor” risiko. - Klien hobby makan makanan yang berlemak. - Klien mengatakan lebih senang tinggal dipanti jiika dirumah klien sering dimarahi. O : - Wajah tampak memelas - Nyeri berdenyut pada region suboksipital. - Takikardia - Pe vena jugularis - Capillary refilling time 2 detik. 19
  20. 20. - Pe vena jugularis - Capillary refilling time 2 detik. - Vital sign : TD : 150/90 mmHg N : 88 x/menit P : 20 x/menit S : 36 C 5. Atasi masalah dgn pasien untuk mengidentifikasi cara oerubahan gaya hidup yg dpt dibuat untuk mengurangi faktor” diatas. 6. Beri penguatan pentingnya kerja sama dalam regimen pengobatan dan pertahankan tindak lanjut. 1. Kajii kebutuhan nutrisi dan atau memperburuk gejala. 6. kurangnya kerja sama adalah alasan umum kegagalan terapi antihipertensif. 1.Dapat menentukasn intervensi yang akan diberikan. Jam : 12.00 wita 5. Mengatasi masalah dgn pasien untuk mengidentifikasi cara oerubahan gaya hidup yg dpt dibuat untuk mengurangi faktor” diatas. Hasil: Klien mengikuti apa yang diajarkan dan mau melakukannya. Jam : 12.10 wita 6. Memberi penguatan pentingnya kerja sama dalam regimen pengobatan dan pertahankan tindak lanjut. Hasil: Memahami anjuran. - Vital sign : TD : 150/90 mmHg N : 88 x/menit P : 20 x/menit S : 36 C A :Nyeri / sakit kepala agak berkurang setelah klien berstirahat. P : Pertahankan Intervensi. 20
  21. 21. Tanggal : 12-12-03 Perubahan nutrisi ( kurang dari kebutuhan tubuh ) berhubungan dengan penurunan nafsu makan, kehilangan organ pencernaan ( gigi ) ditandai dengan Data Subjektif : - Klien mengatakan terasa susah mengunyah makanan karena gigi sudah tanggal sebagian. Nafsu makan berkurang. - Menu sehari Perubahan nutrisi ( kurang dari kebutuhan tubuh ) dapat diatasi dengan kriteria : Klien tidak lagi mengeluhkan susah mengunyah makanan, nafsu makan perubahan nutrisi yang terjadi. 2. Jelaskan pada klien tentang proses penuan hubungan dengan proases sist pencernaan. 3. Anjurkan klien untuk makan – makanan dalam porsi kecil tapi sering dan 2.Agar klien mengetahui dan klien akan mengerti apa yang terjadi / dampak dari proses penuaan tersebut. 3.Dengan makan – makanan dengan porsi kecil tapisering akan melatih abdomen beradaptasi Jam :10.00 wita 1. Kajii kebutuhan nutrisi dan perubahan nutrisi yang terjadi. Hasil :Kebutuhan nutrisi klien perhari kira- kira 5500 kalori, dan perubahan terjadi dibuktikan terjadi penurunan BB. Jam : 10.05 wita 2. Jelaskan pada klien tentang proses penuan hubungan dengan proses sist pencernaan. Hasil : klien mengerti tentang proses penuaan dan dampaknya terhadap nutrisi klien. Jam :10. 10 wita 3. Anjurkan klien untuk makan – Jam : 14.00 wita S : Klien mengatakan masih susah mengunyah makanan oleh karena gigi sudah tanggal semua.. Nafsu makan masih kurang O : Riwayat peningkatan/penur unan BB : ada Pola konsumsi makanan : frekwensi 3 kali 21
  22. 22. termasuk cairan :Makan pagi : bubur , siang : nasi + sayur + ikan, dan malam sama dengan sore. Data Objektif : - Riwayat peningkatan/penur unan BB : ada - Pola konsumsi makanan : frekwensi 3 kali sehari, kadang telat makan, bertambah. BB meningkat. Pola konsumsi makanan jadi teratur dan makanan yang disajikan dihabiskan 1 porsi. makan-makanan ringan. 4. Anjurkan klien untuk tidak makan makanan yang keras dan sulit untuk ditelan/makan. 5. Anjurkan klien untuk makan makanan yang banyak mengandung dengan makanan dan tidak membuat klien merasa bosan/enek. 4.Makanan yang keras akan membuat trauma pada organ mulut oleh karena gigi sudah sebagian yang tanggal. 5.Serat berfungsi untuk mempermudah dalam proses BAB dan kalori yang tinggi akan makanan dalam porsi kecil tapi sering dan makan biscuit. Hasil ; Makanan yang tidak dihabiskan disimpan oleh klien kemudian dimakan lagi pada jam tertentu, dan klien suka makan makanan ringan + teh manis Jam : 10.15 wita 4. Anjurkan klien untuk tidak makan makanan yang keras dan sulit untuk ditelan/makan. Hasil : klien mematuhi anjuran dengan tidak memakan makanan yang keras. Jam : 10.20 wita 5. Makan makanan yang banyak mengandung serat dan sehari, kadang- kadang klien telat makan. Makan dilakukan secara bersama- sama dengan lansia yang lain. Makanan yang disajikan hanya di makan 1/2 porsi saja. A: Perubahan pola nutrisi masih terjadi P; Pertahankan intervensi 22
  23. 23. serat dan batasi makanan yang tinggi kalori. 6. Anjurkan klien untuk makan secara bersama – sama keluarga 7. Kolaborasi untuk penyajiian makanan yang hangat dan dengan menu yang bervariasi menyebabkan penambahan BB. 6.Menghilangkan stress dan meningkatkan selera makan. 7.Makanan yang hangat dfan bervariasi akan membuat selera makan bertambah. batasi makanan yang tinggi kalori. Hasil : klien suka makanan seperti sayuran kangkung, sawi dan buah ( pisang ) Jam :10. 25 wita 6. Anjurkan semua klien untuk makan secara bersama – sama Hasil : klien dan keluraga makan bersama – sama. Jam :11.00 wita 7. Kolaborasi untuk penyajiian makanan yang hangat dan dengan menu yang bervariasi 23
  24. 24. 24
  25. 25. CATATAN PERKEMBANGAN NO DX HARI/TGL IMPLEMENTASI EVALUASI 1 I Jumat,19-12- 03 Jam ; 12.00 1. Membina hubungan saling percaya, memperkenalkan diri, tujuan interaksi, dll, Hasil : Hubungan saling percaya terbina. Jam : 12.05 2. Kajii tingkat penurunan penglihatan mata klien dan penurunan fungsi persyarafan klien. Hasil : Penglihatan buta, namun klien tidak menganggap sebagai suatu penghalang untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Jam : 12.10 3. Menjelaskan pada klien tentang proses penuaan dan dampaknya pada mata dan syaraf. Hasil : Klien mamahami penjelasan yang diberikan. Jam : 12.15 4. Menjelaskan kebutuhan klien akan keamanan dan keselamatan akibat penurunan fungsi tersebut. Jam :13.00 S : Klien mengatakan masih terjadi perubahan pada penglihatannya yaitu tidak dapat melihat. Klien mengatakan tangannya masih gemetaran bila memegang sesuatau O : Penglihatan buta, klien memakai tongkat sambil berjalan dengan penuh hati- hati. tremor masih terjadi bila memegang sesuatu agak lama. Namun klien tidak menganggap sebagai suatu penghalang untuk beraktifitas seperti biasanya. A: Risiko cedera masih persistem. P : Pertahankan intervensi 25
  26. 26. 2 II Jumat, 19-12- 03 Hasil : Klien mengerti dan mampu menyebutkan ulang yang dijelaskan walaupun dengan bantuan. Jam : 12.20 5. Hindari lantai kamar mandi dan WC yang licin serta beri pegangan. Hasil: Daerah sekitar WC dan Kamar mandi tidak licin ( Kering ) Jam : 12.25 6. Ajarkan cara menggunakan alat bantu pindah ( turun dari tempat tidur, bangun pada malam hari untuk BAB/BAK. Hasil : klien bisa mengerti dan melaksanakan hal – hal yang telah dianjurkan. Jam : 12.30 7. Melibatkan keluarga/teman se wisma untuk saling tolong – menolong. Hasil : Semua klien yang ada di wisma 8 saling tolong menolong. Jam ; 12.35 1. Kajii vital sign, frekuensi pulsasi, Hasil: TD : 150/90 mmHg N : 88 x/ menit Jam : 12. 45 wita 2. Observasi warna kulit, kelembaban, Jam ; 13.30 wita S : - Klien mengatakan kepala yg sakit terasa berkurang, sudah 3 hari tidak mengkonsumsi yg 26
  27. 27. capillari refilling time Hasil : Warna kulit sawomatang, agak dingin, capillary refilling time 2 detik. Jam : 12.50 wita 3. Menganjurkan pasien untuk diet rendah garam dan berlemak. Hasil : Klien mengerti dan mau melakukannya. Jam : 12.55 wita 4. Membantu pasien dalam mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang dapat diubah. Hasil: Klien kooperatif mau mengubah faktor” risiko. Jam : 12.57 wita 5. Mengatasi masalah dgn pasien untuk mengidentifikasi cara oerubahan gaya hidup yg dpt dibuat untuk mengurangi faktor” diatas. Hasil: Klien mengikuti apa yang diajarkan dan mau melakukannya. Jam : 13.00 wita 6. Memberi penguatan pentingnya kerja sama dalam regimen pengobatan dan pertahankan tindak lanjut. Hasil: Memahami anjuran. berlemak. - Klien mengatakan lebih senang tinggal dipanti jiika dirumah klien sering dimarahi. O : - Wajah tampak tersenyum. - Takikardia - Pe vena jugularis - Capillary refilling time 2 detik. - Vital sign : TD : 130/90 mmHg N : 86 x/menit P : 20 x/menit S : 36 C A :Nyeri / sakit kepala agak berkurang setelah klien berstirahat. P : Pertahankan Intervensi. 27
  28. 28. 3 III Jumat, 19-12- 03 Jam :13.05 wita 1. Kajii kebutuhan nutrisi dan perubahan nutrisi yang terjadi. Kebutuhan nutrisi klien perhari kira- kira 5500 kalori, dan perubahan terjadi dibuktikan terjadi penurunan BB. Jam : 13.10 wita 2. Anjurkan klien untuk makan – makanan dalam porsi kecil tapi sering dan makan biscuit. Hasil ; Makanan yang tidak dihabiskan disimpan oleh klien kemudian dimakan lagi pada jam tertentu, dan klien suka makan biscuit yang dicelupkan di air putih Jam :13.15 wita 3. Makan makanan yang banyak mengandung serat dan batasi makanan yang tinggi kalori. Hasil : klien suka makanan seperti sayuran ( daun pepaya )dan buah ( pisang ) Jam : 13. 20 wita 4. Kolaborasi untuk penyajian makanan yang hangat dan dengan menu yang bervariasi Jam :13.30 wita S : Klien mengatakan masih susah mengunyah makanan oleh karena gigi sudah tanggal semua. Makanan yg dimakan agak lunak, klien tidak telat makan. O : Riwayat peningkatan/penurunan BB : ada Pola konsumsi makanan : frekwensi 3 kali sehari,. Makan dilakukan secara bersama- sama dengan lansia yang lain. Makanan yang disajikan dihabiskan. A: Perubahan pola nutrisi meningkat kearah yang lebih baik. P; Pertahankan intervensi 28
  29. 29. ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK PADA KLIEN NY “ S “ DI WISMA 8 KENANGA PANTI SOSIAL TRESNA WREDA GAUMABAJI KABUPATEN GOWA 29

×