HASIL ORIENTASI WILAYAH DAN TATA PEMERINTAHAN DESA

Pertama kali kami tiba di desa Simpangsari terlihat warga sekitar desa...
Perumusan
rencana kegiatan
dan
mengumpulkan
jadwal kegiatan
di desa

Mengetahui
jadwal
kegiatan di
desa

Peserta
KKNM

Sel...
Desa
Simpangsari

08.30 s.d.
selesai

Menghadiri
perlombaan
senam
sekecamatan

Berikut ini hasil dari orientasi wilayah ya...
geografis Desa
Simpangsari
terhadap Pusat
Pemerintahan:
- Ke ibukota
kecamatan: 7
Km

250C
pH: 5 - 6,5
Curah hujan:
normal...
Pengrajin industri kecil: 30 orang
Pekerja jasa dan pedagang: 150 orang
4. Potensi Lokasi (tingkat ekonomi dan
sumber daya...
8. Industri Kecil dan Kerajinan Rumah
Tangga

Di Desa Simpangsari terdapat beberapa
bentuk industri kecil dan kerjinan rum...
6

Kurangnya inovasi produk pada hasil pertanian.

7

Merajalelanya rentenir karena kurang berjalannya Koperasi bagi masya...
RENCANA KEGIATAN KKNM

Setelah dilakukan orientasi wilayah dan mengetahui keadaan serta masalah yang ada di
Desa Simpangsa...
Jumat bersih
(Pengelolaan
sampah)

Meningkatkan
kesadaran hidup
bersih dan
gotong royong
dalam
masyarakat

Masyarakat
seki...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

81904403 hasil-orientasi-wilayah-dan-tata-pemerintahan-desa-tabel-rencana-kegiatan

674 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
674
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
4
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

81904403 hasil-orientasi-wilayah-dan-tata-pemerintahan-desa-tabel-rencana-kegiatan

  1. 1. HASIL ORIENTASI WILAYAH DAN TATA PEMERINTAHAN DESA Pertama kali kami tiba di desa Simpangsari terlihat warga sekitar desa yang begitu ramah dan lingkungan yang cukup dingin dan nyaman. Pada hari kedua, tepatnya hari Minggu dimana di desa tersebut memiliki suatu persatuan berupa gerakan jalan santai yang terdiri dari para tokoh desa dan masyarakat desa, kami diundang untuk mengikuti gerakan jalan santai tersebut. Selama mengikuti gerak jalan tersebut, kami melakukan bincang-bincang santai kepada para tokoh masyarakat desa guna mengetahui kondisi, tempat strategis dan aktivitas masyarakat pada umumnya. Pada hari ketiga, diadakan acara penyambutan kedatangan peserta KKNM UNPAD periode Juni 2011 oleh kepala desa dan para tokoh desa juga masyarakat sekitar. Berdasarkan hasil orientasi wilayah dan pertemuan tersebut, kami mengetahui bahwa ada beberapa potensi desa, seperti banyaknya pesantren dan juga masalah yang dihadapi desa Simpangsari, seperti masalah dalam pengelolaan sampah dan kesehatan masyarakat. Setelah mengetahui hal tersebut, kami melakukan pemetaan sosial dengan berkunjung dan mewawancarai beberapa tokoh, seperti ketua RW, ketua RT, tokoh pemuka di desa dan masyarakat desa sekitar untuk mengetahui beberapa hal lainnya yang dialami oleh masyarakat tersebut. Berikut ini beberapa kegiatan yang sudah diikuti oleh kami, antara lain: Tabel 1. Kegiatan Selama Di Desa Simpangsari Nama Kegiatan Tiba Di Desa Simpangsari Jalan santai Pertemuan dan penyambutan peserta KKNM Unpad periode Juni 2011 Tujuan Khalayak Sasaran Mengikuti KKNM Unpad unntuk belajar bersama masyarakat Peserta KKNM Unpad periode JuniJuli 2011 Sabtu, 25 Juli 2011 Mengenal lingkungan Peserta KKNM dan masyarakat desa simpangsari Minggu, 26 Juni 2011 Para tokoh desa, kepala desa, ketua BPD, LPM, ibu PKK dan masyarakat desa juga peserta KKNM Senin, 27 Juni 2011 Menjabarkan keadaan di Desa Simpangsari dan maksud kedatangan peserta KKNM Waktu Tempat Pelaksana Pukul 14 Pukul 08.40 s.d. selesai Sepanjang jalan desa simpangsari Pihak kelurahan dan kelompok jalan santai Balai desa Pihak kelurahan Pukul 13.20 s.d. selesai 1
  2. 2. Perumusan rencana kegiatan dan mengumpulkan jadwal kegiatan di desa Mengetahui jadwal kegiatan di desa Peserta KKNM Selasa, 28 Juni 2011 Menghadiri perpisahan MTs Darul Huda Mengetahui potensi pendidikan yang ada di desa Siswa/siswi MTs, pengajar, pemilik yayasan dan orangtua siswa Rabu, 29 Juni 2011 Melakukan pemetaan sosial Mendapatkan informasi seputar desa Masyarakat desa Kamis, 30 Juni 2011 Pemondokan Peserta KKNM MTs Darul Huda Pihak sekolah MTs Rumah masyarakat Peserta KKNM Masjid Jami Nunggal Masyarakat sekitar Desa Simpangsari, Kantor Desa Peserta KKNM Pukul 09.00 s.d. selesai Pukul 09.00 s.d. selesai Pukul 10.30 s.d. selesai Menghadiri pengajian bulanan dua desa Silaturahim kepada masyarakat Masyarakat desa Jumat, 1 Juli 2011 Pukul 13.00 s.d. selesai Pengambilan data desa Mengetahui keadaan desa terbaru Pihak Kelurahan Sabtu, 2 Juli 2011 Pukul 08.00 s.d. selesai Sosialisasi pengelolaan sampah Menjabarkan maksud dan tujuan proker serta meminta saran tempat terbaik untuk lokasi pengelolaan sampah Masyarakat sekitar Desa Simpangsari, Rabu, 6 Juli Kediaman 2011 RW 01, RW 02 dan RW Pukul 06 08.30 s.d. selesai Masyarakat sekitar Desa Simpangsari dan peserta KKNM Mengikuti latihan senam di GOR Simpangsari Silaturahim dengan masyarakat dan menyehatkan raga Ibu-ibu sekitar Desa Simpangsari Kamis, 7 Juli 2011 GOR Simpangsari Ibu-ibu sekitar Desa Simpangsari dan peserta KKNM Mengetahui keadaan gizi anak di sekitar Petugas Puskesdes Puskesdes peserta KKNM Pengambilan data gizi ke Puskesdes Pukul 08.30 s.d. selesai Jum¶at, 8 Juli 2011 Pukul 2
  3. 3. Desa Simpangsari 08.30 s.d. selesai Menghadiri perlombaan senam sekecamatan Berikut ini hasil dari orientasi wilayah yang kami lakukan selama berada di Desa Simpangsari yang meliputi profil wilayah, permasalahan, dan prioritas pemilihan permasalahan desa. Tabel 2. Profil Wilayah Desa Simpangsari Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut 1. Geologi dan Geografi Lokasi Letak dan luas wilayah Letak secara administrartif: Desa Simpangsari termasuk kedalam Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Jawa Barat Luas Wilayah: Topografi dan keadaan tanahnya Dataran rendah dan berbukitbukit. Ketinggian: 800 s.d. 1200 dpl Jenis tanah: tanah regosol Pemanfaatan tanah untuk mata pencaharian Pemanfaatan tanah sebagai: Pertanian sawah, pertanian dan tanah kering, peternakan, pengrajin industri kecil, jasa dan perdagangan Perhubungan Angkutan Umum Ojek Truk umum Warna tanah: kuning 154, 309 Ha Tekstur tanah: pasiran Letak secara Suhu: 19 3
  4. 4. geografis Desa Simpangsari terhadap Pusat Pemerintahan: - Ke ibukota kecamatan: 7 Km 250C pH: 5 - 6,5 Curah hujan: normal - Ke ibukota Kabupaten: 13 Km - Ke ibukota Propinsi: 83 Km - Ke ibukota Jakarta: 180 Km Batas-batas wilayah : - Utara: Sukaresmi - Selatan: Desa Pakuwon - Timur: Desa Mulyasari - Barat: Desa Pangauban 2. Tata Pemerintahan Desa dipimpin oleh seorang kepala desa. Desa terbagi atas 8 Rukun Warga, dan 36 Rukun Tetangga. Tiap-tiap Rukun Warga dipimpin oleh seorang ketua Rukun Warga. Begitu pula tiap-tiap Rukun Tetangga dipimpin oleh seorang ketua Rukun Tetangga. 3. Demografi Lokasi (penduduk dan mata pencahariannya) Mayoritas penduduk merupakan penduduk asli (Suku Sunda). Mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani dan adapula sebagai: Peternak: 237 orang 4
  5. 5. Pengrajin industri kecil: 30 orang Pekerja jasa dan pedagang: 150 orang 4. Potensi Lokasi (tingkat ekonomi dan sumber daya manusia) Dengan luas areal tanah yang sangat besar dengan areal lahan persawahan di sekitarnya, maka potensi ekonomi yang sangat besar yaitu terletak pada sektor pertanian. Sebagian besar tingkat perekonomian masyarakat Desa Simpangsari berasal dari kelas menengah ke bawah. 5. Kesehatan Lingkungan Terdapat Puskesmas pembantu, Posyandu, dan rumah bersalin. Terdapat seorang Bidan pengobatan alternatif. dan Dukun Saat ini Desa Simpangsari telah aktif menjalankan Program Posyandu yang berjalan setiap bulan diberbagai kampung secara bergilir dan pada umumnya dimulai sejak minggu kedua. Terdapat masalah kesehatan berupa kurangnya fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK), sehingga untuk membuang kotoran masih menggunakan pembuangan langsung ke kolam atau kebun dan kurangnya tempat pembuangan sampah. 6. Keadaan Sosial Pendidikan dan Kebudayaan Masyarakat Desa Simpangsari sudah cukup memperhatikan pendidikan. Hal ini ditandai dengan anak-anak yang bersekolah pada usia sekolah dan terdapat gedung-gedung sekolah mulai dari TK sampai SMA. Selain itu adapula Lembaga Pendidikan Agama, yaitu 16 buah pesantren. Biasanya anak-anak mengenyam pendidikan hingga tingkat SMP atau Madrasah Tsanawiyah (MTs). Setelah itu adapula beberapa orang yang melanjutkan ke SMA atau Madrasah Aliyah (MA), atau bekerja, atau bahkan menikah. 7. Kehidupan Beragama Mayoritas penduduk beragama Islam. Terdapat pesantren di Desa Simpangsari. 5
  6. 6. 8. Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Tangga Di Desa Simpangsari terdapat beberapa bentuk industri kecil dan kerjinan rumah tangga, seperti montir, tukang batu, tukang kayu, tukang sumur, pemulung, tukang jahit, tukang kue, tukang rias, dan pengrajin industri rumah tangga lainnya seperti usaha pembuatan rengginang. Namun, karena adanya masalah dalam hal kekurangan modal untuk usaha maka industri rumah tangga tersebut belum bisa berkembang secara optimal, belum terkoordinir dengan baik secara organisasional dan masih berjalan secara perorangan. 9. Industri Menengah dan Besar Di Desa Simpangsari ada beberapa warga yang menjadi karyawan perusahaan swasta dan karyawan perusahaan pemerintah 10. Hal-hal lain yang berkaitan dengan masalah pembangunan di lokasi Pembangunan infrastruktur di Desa Simpangsari masih belum merata. Dana untuk pembiayaan pembangunan infrastruktur biasanya berasal dari pemerintah dan swadaya masyarakat desa dan kelurahan setempat. Tabel 3. Permasalahan Di Desa Simpangsari No. 1 Masalah Adanya permasalahan tanaman pangan, seperti: - Padi sawah - Pemupukan - Perikanan - Sayuran - Pengendalian hama 2 Tidak adanya sarana dan prasarana pembuangan sampah. 3 Adanya permasalahan kesehatan gigi dan gizi anak. 4 Kurangnya kesediaan air bersih 5 Kurang berjalannya kegiatan gotong royong. 6
  7. 7. 6 Kurangnya inovasi produk pada hasil pertanian. 7 Merajalelanya rentenir karena kurang berjalannya Koperasi bagi masyarakat. 8 Proses melahirkan dengan bantuan dukun beranak (paraji) lebih besar daripada bantuan bidan. 9 Kurang modal untuk usaha di bidang industri rumah tangga 10 Kurangnya keterampilan dan keterbatasan ilmu dalam membudidayakan jamur. 11. Kurang berjalannya kaderisasi pemuda-pemuda di dalam organisasi Karang Taruna Simpangsari. Tabel 4. Prioritas Pemilihan Permasalahan Di Desa Simpangsari No Permasalahan Alasan Pemilihan 1 Tidak adanya sarana dan prasarana pembuangan sampah. Meningkatkan kesadaran hidup bersih dan gotong royong dalam masyarakat, agar masyarakat menjadi mengerti tempat yang baik dan sesuai untuk membuang dan mengelola sampah guna menjaga kesehatan masyarakat sekitar. 2 Adanya permasalahan kesehatan gigi dan gizi anak. Membantu memperbaiki tingkat kesehatan gigi dan gizi anak sekitar Desa Simpangsari guna mempersiapkan generasi yang lebih baik untuk masa depan. 7
  8. 8. RENCANA KEGIATAN KKNM Setelah dilakukan orientasi wilayah dan mengetahui keadaan serta masalah yang ada di Desa Simpangsari, kami mulai menyusun beberapa rencana kegiatan yang akan dilakukan untuk membantu dalam menangani masalah mengenai kondisi kesehatan masyarakat sekitar desa. Berikut ini beberapa rencana kegiatan yang telah disusun. Tabel 5. Rencana Kegiatan KKNM Di Desa Simpangsari Nama Kegiatan Posyandu ³Dahlia Ungu I dan VI´ Kelompok Tani Khalayak Sasaran Waktu Ikut aktif dan melakukan penyuluhan gigi dan pijat bayi Masyarakat sekitar Desa Simpangsari. Tanggal 11 dan 14 Juli 2011 Ikut aktif menghadiri kegiatan kelompok tani di berbagai kampung di Desa Simpangsari Masyarakat sekitar Desa Simpangsari. Tujuan Tempat Puskesdes Masyarakat sekitar Desa Simpangsari dan peseta KKNM Diberbagai kampung Simpangsari Masyarakat sekitar Desa Simpangsari dan peserta KKNM Pukul 09.00 Tanggal 13, dan 22 Juli 2011 Pukul 13.00 Pelaksana 8
  9. 9. Jumat bersih (Pengelolaan sampah) Meningkatkan kesadaran hidup bersih dan gotong royong dalam masyarakat Masyarakat sekitar Desa Simpangsari Jumat, 15 Juli 2011 Penyuluhan cuci tangan dan gosok gigi yang baik dan benar Membantu memperbaiki tingkat kesehatan gigi dan tangan anak sekitar Masyarakat sekitar Desa Simpangsari, khususnya anak usia SD kelas 4 dan 5 Tanggal 18 Juli 2011 Kegiatan Penyuluhan Pemberdayaan Kader Posyandu dan Pendampingan Keluarga dalam Pencegahan Gangguan Gizi Agar Ibu-ibu Kader Posyandu dapat memberdayakan kesehatan masyarakat sekitar Desa Simpangsari untuk dapat diterapkan di kampung masing-masing. Balita dan Ibu masyarakat Desa Simpangsari Selasa, 19 Juli 2011 Pijat bayi Menyehatkan tubuh sejak dini Bayi sekitar Desa Simpangsari, Tanggal 20 Juli 2011 RW 01, RT 03 Masyarakat dan peserta KKNM Puskesdes Masyarakat dan peserta KKNM Aula Kantor Desa Pakuwon Peserta KKNM, petugas Puskesmas, masyarakat, dan DPL Puskesdes Masyarakat dan peserta KKNM Pukul 08.00 s.d. selesai Pukul 09.00 Pukul 08.00 s.d. selesai Pukul 09.00 9

×