7. bidan dlm sispelkeb AKBID PARAMATA

655 views
413 views

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total views
655
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
17
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

7. bidan dlm sispelkeb AKBID PARAMATA

  1. 1. BIDAN DALAM SISTEM PELAYANAN KESEHATAN Oleh: ROSMINAH MAN SYARIF
  2. 2. Larning objective Setelah mengikuti proses pembelajaran dengan metode ceramah & tanya jawab diharapkan mahasiswa dapat: 1. Memahami tentang bidan. 2. Mengetahui ruang lingkup praktik kebidanan. 3. Mengetahui pengorganisasian praktik asuhan kebidanan.
  3. 3. 1. Kebidanan 1. Bidan: Seseorang yang telah menjalani program pendidikan bidan yang diakui oleh negara tempat ia tinggal dan telah berhasil menyelenggarakan studi terkait kebidanan serta memenuhi persyaratan untuk terdaftar dan atau memiliki izin formal untuk praktik bidan. 2. Bidan: Seorang wanita yang telah mengikuti program pendidikan bidan dan lulus ujian sesuai dengan persyaratan yang berlaku. (Kepmenkes: No 900/Menkes/SK/VII/2002)
  4. 4. 3. Kebidanan • Merupakan bagian dari pelayanan kesehatan, yaitu pelayanan/asuhan yg essensial dlm memelihara & meningkatkan derajat kesehatan ibu, bayi, & anak yang langsung mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga & masyarakat. • Pelayanan kebidanan merupakan suatu proses yg dilaksanakan dgn tindakan yang terarah & berorientasi pd masalah kesehatan /ibu & anak serta menggunakan pendekatan manajemen kebidanan yg dilandasi etika profesi
  5. 5. PELAYANAN KEBIDANAN Pelayanan kebidanan adalah penerapan ilmu kebidanan melalui asuhan kebidanan pada klien yang menjadi tanggung jawab bidan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir, KB termasuk kesehatan reproduksi wanita & pelayanan kesehatan masyarakat. Pelayanan kebidanan merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan, yg difokuskan pada pelayanan kesehatan wanita dlm siklus reproduksi, bayi baru lahir, & balita untuk mewujudkan kesehatan keluarga sehingga tersedia SDM yg berkualitas di masa depan.
  6. 6. LINGKUP PRAKTIK KEBIDANAN a. 1. Ruang lingkup & Sasaran Ruang lingkup Praktik kebidanan meliputi:  Pelayanan kebidanan  Pelayanan keluarga berencana  Pelayanan kesehatan masyarakat
  7. 7. b. Sasaran Wanita Ibu Lansia Manusia Balita/Anak Bayi
  8. 8. Lahan Praktik Kebidanan 1. Rumah masyarakat & komuniti. 2. Puskesmas, Rumah bersalin. 3. Rumah sakit: Poliklinik KIA-KB, Poliklinik Anak, Poliklinik Ginekologi Kamar bersalin, dll.
  9. 9. Bidan Praktik Swasta Syarat utama: • Memiliki SIPB. • Dalam menjalankan praktiknya harus: 1. Memiliki tempat & ruangan praktik yang memenuhi persyaratan kesehatan. 2. Menyediakan tempat tidur untuk persalinan & perawatan pasca salin (1 – 5 buah) 3. Memiliki peralatan minimal sesuai dengan ketentuan & melaksanakan prosedur tetap yang berlaku. 4. Menyediakan obat2an sesuai dengan ketentuan yg berlaku. 5. Bidan yg berpraktik hrs mencantumkan SIPB atau fotokopi izin praktiknya di ruang praktik atau tempat yg mudah dilihat. 6. Bidan yg memiliki >5 tempat tidur harus mempekerjakan bidan lain yg memiliki SIPB untuk membatu tugas pelayanannya..
  10. 10. 3. Pengorganisasian Layanan Kebidanan 1 1. Layanan kebidanan primer: asuhan kebidanan yang diberikan kepada klien & sepenuhnya menjadi tanggung jawab bidan. 2. Layanan kolaborasi: asuhan kebidanan yg diberikan kpd klien dgn beban tanggung jawab bersama dari semua pemberi layanan yg terlibat mencakup dokter, & atau tenaga kesehatan lainnya. Bidan merupakan anggota TIM. 3. Layanan rujukan: asuhan kebidanan yg dilakukan dgn menyerahkan tanggung jawab kepada dokter ahli dan atau tenaga profesional lainnya untuk mengatasi masalah kesehatan klien di luar kewenangan bidan dlm rangka menjamin kesejahteraan ibu & anaknya.
  11. 11. 3. PENGORGANISASIAN PRAKTIK ASKEB a. 2 Pelayanan Mandiri Menerapkan manajemen kebidanan pd setiap pelayanan yg diberikan. Memberikan pelayanan pd anak & wanita pranikah dgn melibatkan klien. Memberikan ASKEB pd klien selama hamil normal. Memberikan ASKEB pd masa persalinan normal. Memberikan ASKEB pd BBL Memberikan ASKEB pd klien dlm masa nifas dgn melibatkan klien/keluarga. Memberikan ASKEB pd WUS yg membutuhkan pelayanan KB. Memberikan ASKEB pd dgn gangguan sistem reproduksi & dlm masa klimakterium & menopause. Memberikan ASKEB pd bayi, balita dgn melibatkan keluarga.
  12. 12. b. Pelayanan Kolaborasi Menerapkan manajemen kebidanan pd setiap pelayanan yg diberikan sesuai fungsi kolaborasi dgn melibatkan klien/keluarga. Memberikan ASKEB pd BUMIL dgn Risti & pertolongan pertama pd kegawatan yg memerlukan tindakan kolaborasi. Memberikan ASKEB pd ibu dlm masa persalinan Risti & keadaan kegawatan yg memerlukan pertolongan pertama dgn tindakan kolaborasi dgn klien/keluarga. Memberikan ASKEB pd ibu dlm masa nifas dgn Risti & pertolongan pertama dlm keadaan kegawatdaruratan yg memerlukan tindakan kolaborasi. Memberikan ASKEB pd BBL dgn Risti & yg mengalami komplikasi serta kegawatdaruratan yg memerlukan tindakan kolaborasi. Memberikan ASKEB pd balita dgn Risti & yg mengalami komplikasi atau kegawatan yg memerlukan tindakan kolaborasi dgn melibatkan klien/keluarga
  13. 13. c. Pelayanan Rujukan/Konsultasi Menerapkan manajemen kebidanan pd tiap ASKEB sesuai dgn fungsi ketergantungan klien & keluarga. Memberikan ASKEB melalui konsultasi & rujukan pd BUMIL dgn Risti & kegawatdaruratan. Memberikan ASKEB melalui konsul & rujukan pd masa persalinan dgn penyulit tertentu dgm melibatkan klien/keluarga. Memberikan ASKEB melalui konsul & rujukan pd BUFAS dgn penyulit tertentu dgn melibatkan klien/keluarga. Memberikan ASKEB pd BBL dgn kelainan tertentu & kegawatan yg memerlukan konsul & rujukan dgn melibatkan klien/keluarga. Memberikan ASKEB pd anak balita dgn kelainan tertentu & kegawatan yg memerlukan konsul & rujukan dgn melibatkan klien/keluarga.

×