pena pendidikan 11

  • 7,146 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
7,146
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
1,261
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. PENDIDIKAN SURAM Nomor 11/Tahun I/Maret 2007/Rp 20.000 ANAK MIGRAN PEMBELAJARAN KELIRU TAMAN KANAK- KANAK Wawancara Sampoerna Foundation MENJARING INVESTASI VIA INSENTIF WASPADA! VIDEO MESUM PELAJAR 11_PENA all cover.indd 1 3/13/2007 1:53:36 PM
  • 2. Setelah PENA Pendidikan kini hadir BE ENTREPRENEUR PUBLISHING ADVERTISING PT. REKA GAGAS CIPTA PRODUCTION HOUSE Jl. Pengadegan Barat Raya 22 Jakarta 12710 T/F: +62 21 7973957 Email: rekacipta@rekacipta.com 11_PENA all cover.indd 2 3/13/2007 1:53:44 PM
  • 3. 30 th ke atas Di bawah 20 th 60 % 10 % Sarjana S1 ke atas Di bawah Sarjana S1 20 - 30 th 30 % Pria 30 % 70 % PROFIL PEMBACA 60 % 40 % Wanita Pena Pendidikan adalah majalah berita pendidikan pertama yang mengupas permasalahan hangat dunia pendidikan secara menyeluruh, jernih dan berimbang, disajikan den- gan standar jurnalistik yang teruji 11_PENA all cover.indd 3 3/13/2007 1:53:45 PM
  • 4. 11_PENA all cover.indd 4 3/13/2007 1:53:47 PM
  • 5. SALAM PENA B Artinya, nilai, moral, dan kognisi dan persepsi kurang elum lama rasanya kita terhenyak oleh kasus begitu mendapat perhatian dari sekolah. Tak heran bila menghebohkan di Cianjur, Jawa Barat, akhir 2005 pelajar seakan tak punya filter buat menyaring mana yang silam. Di Kota Santri ini beredar rekaman mesum baik buat pertumbuhan dirinya. Sungguh ironis. Generasi sepasang pelajar lawan jenis, yang belakangan diketahui penerus estafet kepemimpinan bangsa sudah tercemari sebagai siswa-siswi SMAN 2 Cianjur. Adegan perzinaan dunia esek-esek sejak masa sekolah. itu diambil di ruang kelas. MasyaAllah! Topik ini menjadi sangat penting kami angkat. Rekaman porno itu awalnya cuma beredar dari Mengingat selama ini sekolah, juga Departemen satu ponsel ke ponsel lain di lingkungan sekolah saja. Pendidikan Nasional, tak pernah serius menangani kasus Teknologi memungkinkan peredaran video yang direkam negatif yang menimpa siswa. Apakah itu kasus narkoba, dari ponsel itu tersebar ke mana-mana. Tak cuma Cianjur kehamilan tak diinginkan, kasus perilaku seksual, juga yang geger, dunia pendidikan Tanah Air juga heboh. kasus video mesum yang melibatkan pelajar. Sekolah Belum lama, muncul lagi kasus serupa. Laki- hanya bisa menghukum: dikeluarkan dari sekolah. Tak perempuan berseragam abu-abu SMA di Madiun berasyik ada empati, apalagi solusi bagi masa depan siswa. masyuk bak suami istri. Lalu di SMA di Temanggung, Persoalan lain yang perlu kami tulis panjang adalah heboh video porno bikinan pelajar kembali menyebar penyelenggaraan pendidikan Taman Kanak-kanak pada pertengahan Februari lalu. (TK). Meski pendidikan TK menekankan prinsip Seorang ibu berkirim surat di sebuah harian Ibu Kota, belajar sambil bermain, namun sebagian besar TK juga kaget bukan kepalang mendapati ponsel berkamera justru berlomba-lomba melakukan kekeliruan. Bentuk milik puterinya berisi adegan mesum dengan teman kekeliruan itu antara lain pemaksaan belajar baca-tulis- prianya. Ia sampai bingung mesti berbuat apa: mau hitung (calistung), memberikan pekerjaan rumah, bahasa memarahi langsung sang putri, takut reaksi putrinya Inggris, ujian akhir, hingga menggelar wisuda. Kondisi malah tidak keruan. Jika dibiarkan saja, tentu membuat ini berlangsung terus menerus hingga sekarang. sang ibu dicekam waswas setiap saat: jangan-jangan Khusus pembelajaran bahasa Inggris, kalangan putriku sedang bermesraan dengan teman prianya. konsultan pendidikan pun sebenarnya sudah mewanti- Itulah realita dunia remaja: khususnya pelajar sekolah wanti. Pendidikan bahasa Inggris, khususnya untuk menengah. Ponsel berkamera, bukan lagi sekadar alat TK dan SD, sebaiknya tidak menjejalkan anak pada komunikasi. Bukan sekadar gengsi. Namun kecanggihan pemahaman grammar dan vocabulary semata. Yang teknologi itu dimanfaatkan untuk memuaskan gejolak paling penting semestinya menekankan pada proses birahi mereka. Menurut ahli pendidikan Universitas pembelajaran yang menyenangkan. Negeri Jakarta, Drs Karnadi, MSc, perkembangan diri Sungguh PR yang tak sepele bagi dunia pendidikan remaja memerlukan sejumlah aspek: nilai, moral, kognisi, kita! Apakah pemerintah tak cukup waktu buat persepsi, sikap dan tingkah laku. “Sekolah biasanya hanya menangani persoalan ini? fokus pada sikap dan tingkah laku,” katanya. PEMIMPIN UMUM: Iwan Qodar Himawan PEMIMPIN REDAKSI/PEMIMPIN PERUSAHAAN: Saiful Anam REDAKTUR PELAKSANA: Dipo Handoko SIDANG REDAKSI: Iwan Qodar Himawan, Saiful Anam, Dipo Handoko, Ayu N. Andini, Eva Rohilah, Falikul Isbah, Fetty Shinta Lestari, Murnita Dian Kartini, Robi Sugara KORESPONDEN DALAM NEGERI: Suhartono (Balikpapan), Mukti Ali (Malang), M. Arief Fathoni (Jogjakarta), Jatmiko (Surabaya), R. L. Hakim (Bandung) KORESPONDEN LUAR NEGERI: Miranti Hirschmann (Jerman), Asmayani Kusrini (Belgia), Jenni Wang (Spanyol), Frieska Evita Ayurananda (Thailand), Alfian (Belanda) ARTISTIK & DESAIN KOM. VISUAL: Roy MC. Paat, Prambudi SEKRETARIAT REDAKSI: Yuli Lestari IKLAN: Sari Hidayat KEUANGAN: Ahadian Febrie PENERBIT: PT Reka Gagas Cipta DIREKTUR UTAMA: Iwan Qodar Himawan DIREKTUR: Saiful Anam GENERAL MANAJER OPERASIONAL: Dipo Handoko BANK PT REKA GAGAS CIPTA: Bank Niaga cab. BEJ Jakarta Rek. 064.01.63285.006 Surat untuk seluruh bagian dialamatkan: Pena Pendidikan Jl Pengadegan Barat Raya 22 Edisi 11/Tahun I/Maret 2007 JAKARTA 12770, Telp/Faks: +6221 797 3957, E-mail: redaksipena@rekacipta.com ISSN 1907 - 4239 Maret 2007  Pena Pendidikan  11_PENA gabungan.indd 3 3/13/2007 2:27:17 PM
  • 6. DAFTAR ISI PENA PENDIDIKAN MARET 2007 10 22 BAHASAN UTAMA DASAR Video Porno Made in Pelajar Bukan Sekadar Grammar Rekaman mesum sejumlah pelajar beredar luas di masyarakat. Pelajaran Bahasa Inggris di SD mengabaikan sisi proses Ada yang main di ruang warnet, kelas, ada juga yang syuting di pembelajaran yang menyenangkan. Murid-murid lebih banyak vila. Ponsel berkamera pun menjadi wahana remaja merekam dicekoki hafalan grammar, atawa vocabulary. Penyelenggaraan perilaku seksual. Remaja putri tak sedikit yang tidak risih lagi sekolah bilingual di SMP dan SMA juga masih sekadar karena merekam tubuhnya tanpa busana. Banyak kalangan menilai tren dan prestise belaka. Belum siap dalam materi, juga pemerintah tak bisa menutup pintu-pintu maksiat. Sekolah kemampuan guru berbahasa Inggris. juga dinilai tak adil dan bijaksana dalam menghukum remaja bermasalah kasus seksual. Siapa yang bertanggung jawab? 60 3 EDITORIAL 4 DAFTAR ISI 6 SUARA PEMBACA 8 TEKNOLOGI • Mesin Foto Kopi Buat Tuna Netra • Robot Pembuat Teh APASIAPA • Ponsel Antinyasar Wajah Avril Jadi Komik • Layar Penebak Jarak Avril Lavigne masih jadi ikon idola remaja seantero dunia. Namanya 10 BAHASAN UTAMA semakin ngetop saat paras uniknya diabadikan sebagai salah satu karakter dalam sebuah komik panjang, tak ubahnya novel • Marak, Video Porno Made in Pelajar bergambar. Judulnya Make 5 Wishes. Avril digambarkan persis sosok • Wawancara Drs Karnadi, MSc dirinya. Bedanya ia dinamai hit Complicated. • Wawancara Tika Bisono Komik ini semula berasal dari Jepang tapi kemudian diterbitkan • Gerbang Menuju Kemaksiatan dalam edisi bahasa Inggris oleh Del Rey Manga di Amerika. Tidak • Seks Bebas itu Budaya Primitif semua artis memiliki kesempatan emas menjadi tokoh dalam 22 DASAR komik. Karena keunikan karakter Avril yang tampak enerjik, centil dan cerdaslah sang pengarang memilih pelantun tembang tenar • Bukan Sekadar Grammar Sk8er Boi ini. • Ahmad Ataka: Ibarat Berperang dengan Pedang  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 4 3/13/2007 2:27:49 PM
  • 7. DAFTAR ISI PENA PENDIDIKAN MARET 2007 28 48 KEJURUAN INTERNASIONAL Mendongkrak Citra STM Pembangunan Sabah, Malaysia: Mengangkat Pendidikan Anak Migran SMKN 2 Depok Sleman leboh populer sebagai STM Pembangunan. Puluhan ribu anak-anak pekerja Indonesia di Malaysia tak bisa Sekolah yang berdiri di atas lahan 4,5 hektare ini punya kerjasama belajar di sekolah formal. Sekolah negeri di Malaysia memang peningkatan mutu dan penempatan tenaga kerja dengan hanya menerima murid warga Malaysia saja. Pendidikan anak- 66 perusahaan. Jurusannya komplet, dari Elektro Komunikasi anak pekerja itu ditampung Pusat Bimbingan, sekolah nonformal hingga Geologi Pertambangan. yang didirikan organisasi Humana. Ruang 12x12 meter persegi untuk 285 siswa. Rekrutmen guru asal Indonesia terkesan tak serius. Belum ada solusi buat pendidikan lanjutan mereka. 26 MENENGAH 48 INTERNASIONAL • Siap Tidak Siap Ujian • Malaysia: Mengangkat Pendidikan Anak Migran 28 KEJURUAN 52 PERISTIWA • SMKN 2 Depok Sleman: Mendongkrak Citra STM • Menarik Simpati Lewat Madrasah Pembangunan • Tancap Gas Sosialisasi • Menghindari Komersialisasi Pendidikan 30 NONFORMAL • Membumikan Pendidikan Lingkungan Hidup • Masih Belum Prioritas 57 BUKU 32 GURU • Mengupas Otonomi Pendidikan • Menyambung Lagi Komunikasi Guru 58 KRONIKA • Menanti (Lagi) Uji Sertifikasi 35 WAWANCARA 60 APASIAPA • Sampoerna Foundation: Menjaring Investasi Via Insentif 62 CATATAN PENA 38 TENDIK • Saiful Anam • APSI: Berjalan dengan Kemandirian 40 BASUS • Menjadikan Usia Emas sebagai Anak Emas • Tak Mempan Digertak Anjuran  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 5 3/13/2007 2:28:44 PM
  • 8. SUARA PEMBACA SOSIALISASI KTSP S juga minta dikirimi majalahnya agar tidak ay a s e o r a n g g u r u m a d r a s a h meminjam kepada teman lagi. tsanawiyah di Muna, Kendari. Saya Terimakasih, baru sekali mendapat Majalah PENA PENDIDIKAN dari pegawai Dinas Mardina Hall Pendidikan. Saya senang, karena akhirnya Jl. Sukowati no.43 Raha 93612 ada juga majalah yang betul-betul fokus Sulawesi Tenggara membahas seluk beluk pendidikan. Pada Edisi Nomor 10/Tahun I/ Februari *) Terima kasih atas tanggapannya. Kami 2007, saya membaca ulasan mengenai berusaha terus menyajikan berita- K TSP (Kurikulum Tingkat Satuan berita aktual seputar pendidikan. Pendidikan). Jujur saja, saya merasa Soal permintaan kiriman majalah, terbantu karena kami di Muna merasa kami tawarkan Ibu Mardina menjadi kurang paham dan tidak tahu banyak agen majalah kami di Kendari. Selain tentang KTSP. ibu bisa membaca, ada pemasukan Harapan saya semoga PENA PENDIDIKAN Nomor 11/Tahun I/Maret 2007 tambahan lho? Gimana Bu? Kami tunggu selalu memuat berita-berita aktual yang Artwork : Prambudi kesanggupannya. diperlukan oleh para guru di daerah. Saya Foto : Dok. Pena Penddikan * Ongkos kirim per edisi: Jabodetabek Rp 2.000, Pulau Jawa Rp .000, dan luar Pulau Jawa Rp 7.000  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 6 3/13/2007 2:29:14 PM
  • 9. INFORMASI BEASISWA keadaan. Sebagian besar dari mereka tidak langsung pemerintah Indonesia berharap, mereka bisa bangkit lagi untuk ingin lepas tangan dari tanggung jawab Singkat saja. Kapan PENA PENDIDIKAN meneruskan hidup. pendidikan, khususnya pada persoalan memuat tulisan khusus tentang beasiswa? Kini sembilan bulan berlalu. Sekolah dana. Akibatnya, timbullah pendidikan Terus terang saja, saya ingin sekali mendapat darurat di Jogjakarta yang dibangun LSM mahal dan komersialisasi pendidikan informasi lengkap tentang beasiswa baik maupun pemerintah sampai sekarang di negara ini. Siapa yang bertanggung dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, masih banyak yang tidak terurus dan tidak jawab? Alih-alih membicarakan persoalan tolong dibahas bagaimana caranya bisa memiliki arah yang jelas. Bagaimana PENA pendidikan mahal, maka siapapun akan mendapatkan beasiswa. PENDIDIKAN menanggapi hal ini? menyalahkan pemerintah di negeri ini. Winda Ariani Oleh sebab itu, untuk membebaskan Palupi Indah S Jl.Masjid Darussa`adah 02/10 masyarakat dari belenggu pendidikan SMAN I Pakem Cirendeu Ciputat mahal saat ini merupakan tanggung jawab Jl Kaliurang Km 17 Pakem, Tangerang pemerintah! Sleman 55582  Iwan Setiawan SPd  Tutor PKBM LPMD Cijalingan Jl. Cisande no.355 Kecamatan NASIB SEKOLAH DARURAT Cicantayan PENDIDIKAN MAHAL Kabupaten Sukabumi 43155 Jangan berharap bisa berlama-lama belajar di bawah terpal. “Kalau terlalu lama Pemerintah memang telah  panas, belum lagi tidak ada air, kamar mandi menganggarkan dana pendidikan sebanyak pun hancur.” Keluhan macam ini hampir 20 persen dari APBN. Tapi ketika dunia setiap saat ditemui saat mengunjungi pendidikan saat ini mulai memasuki era VIDEO PORNO MARAK beberapa sekolah darurat di daerah yang neoliberal pendidikan, dana sebanyak itu terkena bencana. Misalnya di Bantul. Sejak menurut sebagian kalangan masih terasa Perkembangan telekomunikasi dan gempa berkekuatan 5,9 Skala Richter kurang. globalisasi disatu sisi telah memudahkan melanda Yogyakarta dan Jawa Tengah, Kita sadar, masih banyak sektor-sektor siswa maupun mahasiswa di Indonesia sebagian besar anak sekolah di Bantul publik lain yang harus diperhatikan lebih cerdas. Tapi disisi lain menimbulkan terpaksa menuntut ilmu beratap terpal di oleh negara ketika membuat kebijakan- efek negatif yang sangat berbahaya dan sekolah darurat. kebijakan liberalisasi. Meskipun demikian, merusak moral bangsa, terutama generasi Tak sedikit pula, murid, guru dan kebijakan yang dapat mendorong majunya muda. keluarganya jadi korban amukan alam. dunia pendidikan harus diprioritaskan Saya sebagai Ibu rumah tangga, merasa Di tengah keprihatinan mendalam, bukan pemerintah. Bila tidak, dunia pendidikan waswas dan khawatir melihat kondisi saja kehilangan harta benda namun juga kita terus berada dalam krisis mutu dan seperti ini. Apalagi beberapa kejadian sanak saudara, guru-guru itu punya nyali krisis kalah saing dari negara-negara maraknya video porno yang dilakukan besar untuk tidak tenggelam pada nasib berkembang. siswa siswi sebuah sekolah menengah di menyakitkan yang menimpa mereka. J e r m a n , Pe r a n c i s , d a n B e l a n d a Cianjur dan Madiun yang terungkap oleh Setidaknya wajah-wajah tulus nan tegar adalah negara berkembang yang juga media benar-benar menghentakkan dunia itu, punya harapan, memberikan semangat menghadapi persoalan sama dengan pendidikan. untuk anak didik mereka, supaya tidak negara I ndonesia dalam menyik api Menurut saya itu yang ketahuan saja, menyerah karena bencana, dan tetap liberalisasi dalam sektor-sektor publik. nah pelajar yang yang tidak ketahuan belajar menuntut ilmu, hingga kelak Namun, di bidang pendidikan mereka pasti banyak lagi. Bagaimana hal ini bisa mereka bisa menjadi seseorang yang bisa tetap memberi subsidi memadai. Malaysia terjadi? diandalkan. misalnya. Dahulu negara jiran ini yang Halimah Sa’diyah Anak-anak itu mungkin tidak pernah belajar pendidikan kepada Indonesia. Kecapi RT.04/05 menyangka, kejadian selama hampir satu Para tenaga pendidik kita diminta Jepara Jawa Tengah menit itu sekejap saja meluluhlantahkan mengajar di sana. Kini, sungguh b a ny a k m i m p i m e re k a . B u k u - b u k u terbalik: kitalah yang menjadikan pelajaran,alat tulis, sepatu, seragam dan Malaysia sebagai referensi kemajuan *) Ibu Halimah yang baik. Terimakasih atas berbagai perlengkapan lain yang biasa pendidikan. Ini disebabkan karena pihak suratnya. Untuk menjawab kekhawatiran mereka gunakan ditelan gempa. Kini pemerintahan Malaysia memberikan Ibu. Pada edisi kali ini redaksi kami tak sedikit dari mereka menulis dengan perhatian yang cukup baik bagi kemajuan mengupas tuntas masalah maraknya sobekan ker tas seadanya, membaca pendidikannya. pornografi di kalangan pelajar. bergantian, dan menulis dengan alat Dengan memberikan hak otonomi  seadanya. Tapi mereka punya semangat, dan status BHMN kepada beberapa untuk tidak diam dan pasrah dengan PTN, menurut pandangan saya, secara 7 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 7 3/13/2007 2:29:15 PM
  • 10. TEKNOLOGI Industries dari Great Rochester, Inc. Sang Asisten Mesin Fotokopi Xerox dilego US$ 495, sekira Rp 4,5 jutaan. Mesin ini punya fitur-fitur yang diperluas menjadi on-screen user interface, mampu menyimpan program teks ke ucapan (text to speech) dan tombol-tombol navigasi keyboard termasuk tab, panah dan function keys. Perangkat lunak tersebut dipasangkan ke PC yang terhubungkan dengan Sistem Pusat Dokumen. Perangkat lunak teks ke ucapan (text to speech) berbicara kepada pengguna melalui langkah-langkah fotokopi termasuk fitur-fitur yang lebih luas seperti merapikan, menyusun dan mengopi dua sisi. Hal ini memungkinkan penggunaan cara yang sama untuk peralatan dokumentasi sebagai bagian dari upaya berkesinambungan dari Xerox untuk membantu orang menemukan cara yang lebih baik untuk melakukan pekerjaan besar. “Sejak permulaan disain, kami memasukkan fitur-fitur yang menjadikan Xerox produk mudah digunakan dan dioperasikan,”ujar Jack Azar, Wakil Presiden Xerox Environment, Health & Safety. Asisten Mesin Fotokopi Xerox didesain untuk memperlancar www.xerox.com MESIN FOTOKOPI BUAT TUNA NETRA dan mempermudah penggunaan sehubungan dengan Pasal P 508 (Seksion 508), Undang-Undang Rehabilitasi tahun 1998 abrik mesin fotokopi ternama, Xerox, telah mengembangkan (Rehabilitation Act of 1998), yang menyatakan bahwa peralatan perangkat lunak baru yang mempermudah orang buta atau elektronik dan teknologi informasi yang dikembangkan, yang penglihatannya terganggu untuk mengoperasikan diperoleh, dipelihara atau digunakan oleh pemerintah dapat mesin fotokopi digital. Namanya Xeroc Copier Assistant, dengan dipergunakan oleh orang - orang yang cacat jasmaniah. personal computer (PC) dan Xerox Document Centre 500 Series Selama ini, Xerox telah mengembangkan beberapa alat bantu dengan sistem multifungsi untuk mengunakan mesin fotokopi untuk membantu konsumen yang cacat jasmaniah menjadi lebih tanpa bantuan orang lain. produktif di kantor, termasuk tuts bersudut, tuts dengan label “Asisten Mesin Fotokopi Xerox menyediakan sebuah alternatif Braille dan tombol start print dengan kaki. Perangkat lunak Xerox kontrol sentuhan pada layar (touch screen) yang biasa ditemukan Copier Assistant akan dijual melalui tenaga penjualan langsung pada sistem perkantoran digital, yang merupakan penghalang Xerox. Sebagai tambahan, Xerox akan menyertakan perangkat bagi orang yang buta maupun penglihatan terganggu,” ujar A. lunak itu pada saat memperkenalkan produk-produk digital Gidget Hopf, Presiden dan Chief Executive Officer dari Asosiasi kantor mendatang. untuk orang buta dan penglihatan terganggu, Goodwill ROBOT PEMBUAT TEH B angsa Jepang nampaknya tak pernah puas dengan teknologi ciptaannya. Awal Maret ini, Jepang memperkenalkan robot yang bisa menyajikan hidangan teh dan mencuci gelas. Sebelumnya, robot humanoid, nama robot yang menyerupai manusia ini, didemonstrasikan bisa menari dan berjalan. Ke depan, Jepang akan terus mengembangkan keahlian robot jenis ini. Misalkan robot ini nantinya bisa belajar dari kesalahan. Dalam demonstrasinya, dua robot ditempatkan dalam sebuah ruangan yang dirancang layaknya seperti ruang tamu sungguhan. Dalam sebuah skenario, seorang profesor bernama Tomomasa Sato merebahkan diri pada sebuah sofa dan menyalakan lampu baca. Setelah itu Sato mengangkat tangannya untuk memanggil robot yang dinamakan HRP- 2W tersebut. Robot yang dilengkapi dengan celemek dan sarung tangan dapur tersebut kemudian merespons dan menghampiri Sato untuk bertanya, ”Apakah Anda memerlukan bantuan?” Sato pun menjawab, ”Saya ingin secangkir teh.” Robot yang memiliki roda tersebut kembali ke dapur dan mengerjakan perintah Sato. Di dapur sudah menunggu robot yang dirancang memiliki dua kaki. Robot ini kemudian mengambil botol plastik dan menuangkan teh ke dalam gelas. ”Sebelumnya kami berfokus membuat robot yang dapat berjalan dengan dua kaki. Namun saat ini kami bergerak satu langkah ke depan membuat gerakan praktis yang lebih beragam. Komponen sistem informasi robot tersebut bereaksi terhadap perintah saya dan membuat sebuah lingkungan untuk membantu saya,” ujar Sato.  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 8 3/13/2007 2:29:29 PM
  • 11. D dilalui. Kedepannya, teknologi kerjanya, akan ada sebuah sensor alam olahraga, akurasi LAYAR ini bisa diterapkan pada lempar yang bekerja ketika mengalami perhitungan adalah lembing atau olahraga lempar sentuhan. Saat bola dipegang hal penting. Untuk itu, PENEBAK lainnya. tangan, akan ada “otak” yang diperlukan alat yang akurat untuk JARAK B o l a A m e r i c a n Fo o t b a l l memindai posisi awal. melakuka perhitungan itu. Itulah teknologi tinggi ini sudah mulai Kemudian ketika bola dilempar yang sekarang ada pada bola dijual untuk umum. Harga yang dan menyentuh tanah, maka akan American Football, sebuah display dipatok untuk satu buahnya yaitu ada hentakan yang membuat LCD (Liquid Crystal Display). USD 19,95 atau setara dengan Rp otak kembali bekerja memindai Dari LCD tersebut, akan muncul 180 ribu. Enggak mahalkan? posisi terakhir. Secara cepat, akan angka dari jarak lemparan yang muncul jarak tempuh yang telah baru saja ditempuh bola. Cara roBi SUgara PONSEL ANTI NYASAR J teknologi pencari peta pada ponsel itu. Layanan tersebut saat ini ika Anda tersesat di Seattle, Amerika Serikat, jangan cemas. masih menjalani pengujian di laboratorium Microsoft. Asalkan Anda membawa ponsel. Caranya, potret saja bangunan Penyajian layanan itu menghadapi tantangan besar karena terdekat dengan ponsel dan kirimkan foto ke database. Anda Microsoft membutuhkan database foto bangunan yang ada di kemudian akan mendapatkan pesan balasan berisi peta lengkap setiap kota di dunia. Demonstrasi lain yang menarik di TechFest 2007 dengan informasi tentang keberadaan Anda. adalah aplikasi sekuriti Web baru yang sanggup mencegah komputer Teknologi layanan Web baru itu merupakan satu dari lebih 100 terotomatisasi mengeksploitasi situs-situs Internet. inovasi teknologi yang diperkenalkan produsen software terbesar Teknologi itu akan menggantikan teknologi verifikasi yang ada dunia Microsoft Corp dalam pameran tahunan Microsoft Research pada saat ini, yakni verifikasi teks. Ketika akan membuat e-mail TechFest 2007. Pameran ini mirip dengan pameran tahunan Macworld di Yahoo, misalnya, pengguna harus mengetikkan teks verifikasi yang diselenggarakan Apple Inc untuk memamerkan produk. berupa angka dan huruf. Sistem verifikasi ini dapat dimanfaatkan ”TechFest adaah one stop shopping untuk melihat dan menikmati seseorang, yang menggunakan komputer pengalaman berbagai jenis inovasi software yang kami kembangkan. terotomatisasi, untuk membuat alamat Inovasi-inovasi ini memungkinkan pelanggan lebih leluasa e-mail sebanyak mungkin. mengeksplorasi minat dan lebih mudah dalam berbagi,” ungkap Praktik tersebut adalah eksploitasi Senior Vice President Microsoft Research Rick Rashid. tidak bertanggung jawab. Microsoft Pada TechFest 2007, Microsoft menggelar talenta-talenta berupaya mencegah 750 peneliti globalnya. Para peneliti Microsoft itu berupaya eksploitasi tersebut menyelesaikan masalah-masalah yang berkisar dari penggunaan dengan menyajikan sensor dalam ilmu medis hingga penyajian gambar high-definition verifikasi gambar. Tidak pada Web browser. Teknologi dan produk-produk yang dipamerkan menggunakan teks, dalam TechFest 2007 berada dalam berbagai tahap pengembangan. pengguna sebalik nya Sebagian inovasi sudah siap ditanam dalam produk yang sudah harus memilih antara ada. Namun, sebagian inovasi yang lain masih mencari aplikasi gambar anjing dan pemanfaatan yang tepat. kucing. ”Manusia mudah Teknologi pencari peta pada ponsel yang diperkenalkan Microsoft sekali membedakan tersebut saat ini sudah mengakomodasi jutaan foto gedung dan kucing dari anjing. Tapi, tempat lain di Seattle. Foto--foto itu dipotret dari jalan. Mirip software pembaca dengan foto-foto yang akan dipotret pengguna yang tersesat. Foto- citra komputer sering foto tersebut disimpan dalam sebuah database dan diindekskan kesulitan,” ujar peneliti dengan membedakan fitur yang bisa diidentikkan dengan foto yang Microsoft John Doucher. dikirimkan pengguna tersesat. Wah boleh juga kalau Dalam hitungan waktu tak lama, pengguna yang tersesat Jakarta sudah terakses memperoleh informasi lokasi yang akurat. Ketika kecanggihan ponsel gedung-gedungnya oleh meningkat, Microsoft mengungkapkan, ponsel berpotensi menjadi www.trendigital.com program ini. Mereka yang alat populer untuk mencari peta, arah, dan informasi lokal lain. belum kenal Jak ar ta, ”Kita biasanya kesulitan memasukkan informasi berupa teks ke dijamin tak akan tersesat ponsel. Karena itu, kami memanfaatkan kamera pada ponsel sebagai saat putar-putar Ibu Kota. alat input informasi,” ungkap peneliti Microsoft Xing Xie kepada Reuters. Xing adalah ilmuwan Microsoft yang mendemonstrasikan  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 9 3/13/2007 2:30:00 PM
  • 12. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 10 3/13/2007 2:30:04 PM
  • 13. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 11 3/13/2007 2:30:06 PM
  • 14. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 12 3/13/2007 2:30:11 PM
  • 15. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 13 3/13/2007 2:30:13 PM
  • 16. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 14 3/13/2007 2:31:06 PM
  • 17. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 15 3/13/2007 2:31:32 PM
  • 18. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 16 3/13/2007 2:31:40 PM
  • 19. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 17 3/13/2007 2:31:42 PM
  • 20. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 18 3/13/2007 2:31:48 PM
  • 21. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 19 3/13/2007 2:31:52 PM
  • 22. BAHASAN UTAMA Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 20 3/13/2007 2:31:58 PM
  • 23. Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 21 3/13/2007 2:32:01 PM
  • 24. DASAR arien t w Demo dalam bazaar bersama guru2 asing sekolah pribadi BUKAN SEKADAR GRAMMAR Pelajaran Bahasa Inggris di SD mengabaikan sisi proses pembelajaran yang menyenangkan. Murid dicekoki hafalan vocabulary. Menyelenggarakan sekolah bilingual di SMP dan SMA juga tak gampang. P Pasiad (Pacific Countries Social and Economic Apa yang dialami teman Irma itu, ENA PENDIDIKAN edisi 10/Februari Solidarity Association) asal Turki ini sejak tentunya tidak terjadi di semua sekolah lalu, memuat surat kiriman Irma berdiri 1995 sudah menggunakan bahasa yang mengajarkan bahasa Inggris sebagai Susanti, karyawati perusahaan swasta pengantar Inggris dan bahasa Indonesia pelajaran unggulan. Sekolah berstandar di jalan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. sebagai pengantar, khususnya untuk jenjang i nter nasional, nasional plus, biasa Surat Irma sebenarnya mewakili temannya SMP dan SMA. Sedangkan untuk SD, jam menggunakan bahasa Inggris sebagai yang menyekolahkan anaknya di sekolah belajar bahasa Inggris setiap pekannya lebih pengantar, selain tetap menggunakan internasional. Si anak sangat fasih berbahasa panjang: 14 jam. (Lihat Boks: Bahasa Inggris bahasa Indonesia sebagai pengantar Inggris. Bahkan ia terbiasa mengekspresikan Keunggulan Kami) (bilingual). Di tingkat SD, biasanya belum perasaannya dalam bahasa Inggris. Pengalaman Sekolah Pribadi menjadik an bahasa Inggris sebagai Bukan kebanggaan yang dirasakan sang menyelengarakan pembelajaran dengan pengantar. Namun, pelajaran bahasa Inggris ibu. Justru cemas kala si anak mengucapkan bahasa Inggris bisa jadi acuan. “Kami selalu lebih banyak diberikan saban pekannya. segala hal dengan bahasa Inggris yang bertanya kepada siswa persoalan yang Satu di antara sekolah yang menjadikan menurut sang ibu sudah keluar dari tatanan dihadapi dalam menggunakan bahasa bahasa Inggris sebagai unggulan adalah kesopanan. Misalnya, kala si anak diminta Inggris. Kalau anak menjawab dengan Sekolah Pribadi, yang terletak di Jalan segera belajar pada waktunya. Eh, anak itu bahasa Indonesia, berarti anak itu minimal Margonda Raya Depok, Jawa Barat. Dalam dengan lugas menolak, seraya berteriak: sudah tahu apa maksud dari pertanyaannya,” satu kompleks Sekolah Pribadi itu terdiri Please, don’t talk to me like that, cause I’ve kata Ita, Wakil Kepala SD Pribadi. dari jenjang SD, SMP dan SMA. Sekolah never talk to you like that! Don’t disturbing Berbeda halnya di tingkat SMP dan SMA kerjasama Yayasan Yenbu Indonesia dengan me, mom. 22 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 22 3/13/2007 2:32:04 PM
  • 25. lokal dan asing, sekitar 60:40. Guru-guru Pribadi, bahasa Inggris menjadi bahasa bahasa Inggris untuk anak-anak Sekolah asing berasal dari Turki, Kazakhstan dan pengantar di pelajaran matematika dan Dasar banyak yang salah kaprah. “Mestinya Filipina. Guru lokal multak harus mampu ilmu pasti. Juga soal ujian mid semester pelajaran bahasa Inggris di SD bukan pada berbahasa Inggris fasih, selain kompeten di dan akhir semester, plus ujian sekolah. grammar dan kemampuan vocabulary. Tapi bidang yang diajar. Guru-guru asing hanya Format ujian berbahasa Inggris juga proses belajarnya yang lebih penting,” kata mengajar bahasa Inggris, pelajaran sains sebatas pelajaran sains, bahasa Inggris dan Itje, yang punya pengalaman konsultasi dan komputer. komputer. mengajar bahasa Inggris di SD sejak 1995. Kesulitan lain adalah tak sedikit siswa Indikator lain keberhasilan pembelajaran Menurut pengamatannya, beban yang kurang mampu berbahasa Inggris bahasa Inggris nampak pada sukses siswa pelajaran di SD terlalu banyak. Tak jarang ia dengan baik. Dalam dua tahun terakhir dalam lomba-lomba. Siswa Sekolah Pribadi menemui murid SD yang tidak bisa apa-apa , Sekolah Pribadi menyelenggarakan memang jagonya berbagai lomba: dari karena kebingungan. “Vocabulary banyak matrikulasi bahasa Inggris, sebelum tahun cerdas cermat, spelling, hingga lomba debat. sekali, tak ada contoh untuk melakukan ajaran baru dimulai. Dalam kompetisi Matematika Internasional apa-apa,” kata Itje. Konsep bilingual juga sulit diterapkan di Almaty Kazakhtan, Sekolah Pribadi Metode ujian tertulis yang seharusnya bila bahasa sehari-hari di sekolah tidak berhasil menyabet emas. Juga meraih perak hanya sebagai pendukung, malah jadi tolok sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris. pada kompetisi komputer Internasional. ukur utama untuk penilaian kemampuan Buntutnya, siswa tidak sepenuhnya “Dalam kompetisi internasional, peserta berbahasa Inggris. Intinya, “Pembelajaran mempratikkan bahasa Inggris di sekolah, harus presentasi menggunakan bahasa bahasa Inggris di SD tak cukup hanya hanya sebatas di ruang kelas. Inggris. Siswa kami sudah fasih berbahasa didukung materi, tetapi butuh guru-guru Inggris,” kata M. Ja’far Sag, Kepala SMP dan yang dekat dengan mereka,” kata Itje. SMA Pribadi. Artinya, bukan saatnya bahasa Inggris BUKAN GRAMMAR Menurut Ja’far, menjalankan sistem sebagai pengantar sekadar tren atawa biar sekolah bilingual tidak mudah. Sekolah nampak berkelas. Jangan sampai murid Menurut Itje Chodijah, konsultan pribadi juga didukung guru asing yang menjadi korban. pendidikan khusus pembelajaran Bahasa berbahasa Inggris. Perbandingan guru Inggris untuk anak-anak, pembelajaran aYU n andini dan FettY SHinta leStari INGGRIS KEUNGGULAN KAMI D grammar. Sejak Kelas V mulai diberikan English for Science. I antara deretan pertokoan di Jalan Margonda Raya Depok, Jam belajar bahasa Inggris di SMP dan SMA juga tergolong banyak, terselip kompleks Sekolah Pribadi. Nama sekolah umum yang terutama kelas awal. Siswa kelas satu mendapat pelajaran bahasa Inggris tak biasa. Begitulah nama sekolah yang merupakan hasil kerjasama 17 jam tiap pekan. Sedangkan di kelas dua dan tiga, cukup 8 jam. Yayasan Yenbu Indonesia dengan Pasiad (Pacific Countries Social and “Pembedaan ini untuk mengkondisikan siswa kelas satu lebih familiar Economic Solidarity Association) asal Turki. Pasiad juga mendirikan terhadap kata-kata dalam bahasa Inggris,” kata Ita. sekolah serupa di sejumlah kota. Ada Sekolah Semesta di Semarang, Konsep bilingual hanya diterapkan pada pelajaran, komputer, Sekolah Pribadi Bandung, Sekolah Fatih Aceh dan Sekolah Kharisma Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia. Sedangkan pelajaran sosial, Bangsa di Tangerang. masih menggunakan bahasa Indonesia. Jumlah jam pelajaran bahasa Sekolah pribadi yang berdiri sejak 1995 ini menyelenggarakan Inggris yang demikian banyak itu lantaran jam sekolah di sana pendidikan di tingkat SD, SMP dan SMA. Kurikulum pendidikan tergolong panjang. Jam pelajaran dimulai pukul 07.00, berakhir pukul di sana sejak awal adalah kurikulum nasional plus. Yang menarik, 15.20. Kecuali Sabtu, jam pelajaran berakhir pukul satu siang. sejak awal berdiri Sekolah Pribadi mempatenkan dirinya sebagai Di sana juga ada kelas khusus untuk siswa yang ingin melanjutkan sekolah bilingual untuk tingkat SMP dan SMA. Bilingual berarti sekolah ke luar negeri. Sekolah Pribadi bekerjasama dengan sekolah di penyampaian pelajarannya menggunakan dua bahasa. Dalam hal ini Australia. Kelas khusus ini menggunakan guru penutur asli berbahasa bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Di sebagian sekolah bilingual, Inggris. Siswa SMA Pribadi pun bisa pindah kelas ke Australia. ada yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris. Di mata Yurgen Alifia, 16 tahun, siswa kelas dua IPS SMA Pribadi, Bahasa Inggris di SD Pribadi belum digunakan dalam proses pelajaran bahasa Inggris susah dipelajari jika guru tidak fasih berbahasa pembelajaran. Tapi, mata pelajaran bahasa Inggris di sana lebih intensif. Inggris. “Pernah waktu itu ada guru dari Turki yang berbahasa Inggris Jam pelajaran bahasa Inggris di sana jauh lebih banyak dibanding kacau sekali, kami minta sekolah menggantinya,” kata Yurgen. kebanyakan sekolah. Jadual bahasa Inggris kelas satu SD dalam sepakan Kesiapan buku ajar pun rupanya belum memadai. Buktinya, sebanyak 14 jam pelajaran. Namun di kelas 2 hingga kelas 6, berkurang Kasim Uludagh, guru matematika asal turki bahkan menggunakan menjadi 10 jam pelajaran setiap pekannya. buku matematika bilingual terbitan Yrama Widya, Semarang. Dengan “Bahasa Inggris di SD lebih banyak bermain. Anak yang awalnya buku itu, ia mengetahui materi matematika di Indonesia. Ia tinggal males ngomong, menjadi tertarik berbicara dengan bahasa Inggris. Meski meramunya dengan materi pelajaran di luar negeri. sepatah, dua patah kata,” kata Ita, Wakil Kepala SD Pribadi. Pelajaran bahasa Inggris di SD mencakup empat hal: writing, drama, reading dan FettY SHinta leStari 2 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 23 3/13/2007 2:32:05 PM
  • 26. DASAR Ring karya J.R.Tolkin. Bangunan tokoh dan tempatnya sama-sama ber-setting dunia antah berantah. Siapa sangka larik-larik kalimat di atas ditulis seorang siswa kelas tiga SLTPN 5 Yogyakarta. Dia adalah Ahmad Ataka Awwalur Rizqi. Tokoh-tokoh imajinatif di benua Ethav Andurin yang bernuansa Eropa rekaan Ataka itu muncul dalam novel yang juga trilogi. Novel? Ya, bocah berusia 14 tahun itu meluncurkan novel keduanya Misteri Pedang Skinheald II: Awal Petualangan Besar, pertengahan Februari lalu. Novel seri pertamanya yang dijuduli Misteri Pedang Skinheald I: Sang Pembuka Segel, sudah beredar pada Juni 2005. Diskusi pada peluncuran Misteri Pedang Skinheald II, dihadiri Arswendo Atmowiloto, Muji Sutrisno, juga isteri mendiang novelis ternama Pramoedya Ananta Toer. Arswendo bahkan memuji habis karya Ataka itu. Anda pun dijamin terkagum-kagum kala menyimak novel setebal 660 halaman! Lebih panjang dari jilid pertama Misteri Pedang www.indexPreSS.net Skinheald yang “cuma” setebal 120 halaman. Betapa tidak. Ataka yang masa kanaknya dibesarkan di Banyuwangi, Jawa Timur ini sama sekali belum pernah mengunjungi satu kota pun di Eropa. Ia tinggal bersama orangtuanya, Taufiqurrahman di ahmad ataka awwalur rizqi perkampungan Wirobrajan, Yogyakarta. IBARAT BERPERANG Tepatnya di Jalan Turonggo Nomor 27, Pakuncen. Namun, Ataka mampu melukiskan negeri dongeng yang mirip-mirip dengan DENGAN PEDANG Eropa. Lengkap dengan makhluk-makhluk khayalan macam peri Elf dan Dwarf, si manusia kate. Sejak kelas 3 Sekolah Dasar melahap novel. Melahirkan karya trilogi SEJAK KELAS 3 SD setebal 660 halaman. Dalam dua tahun sudah 5 novel digarapnya. Kala bertemu muka dengan Ataka bisa Berawal dari bosan menunggu waktu ujian kelar. jadi orang tak percaya bila pemilik tubuh kecil dan ceking, tinggi/berat 130 cm/30 kg S dipimpin King dan bisa bicara dengan EBUAH dunia yang berisi berbagai itu siswa kelas III SMP. Ataka memang telah burung karena mempunyai sihir tingkat macam ras dan makhluk dengan membuktikan tubuh mungilnya memang tinggi; makhluk-makhluk buas di Padang karakter yang berbeda-beda seperti: sama sekali tak berhubungan dengan Rumput dekat Pegunungan Mentari; Thel, manusia-manusia penggosip yang hidup kemampuannya menulis. Kepiawaiannya manusia Kucing Laut yang jujur dan tidak di kota Hurton dengan walikotanya yang m e n u l i s, t a k b i s a d i l e p a s k a n d a r i bisa berbohong; Ava si manusia naga; bodoh; penduduk Mariatta yang beradab, kegemarannya membaca sejak kelas 3 SD. Utward, mahluk Gostmorgana yang tidak santun, ramah dan sangat mencintai tradisi Ketika itu ia sudah melahap kisah Detektif bisa mati; Falcon dan Filder, burung-burung masa lampau; penduduk desa Tron yang Conan. Naik kelas 4, Ataka sudah gemar raksasa seperti naga yang dimanfaatkan suka mencatat sejarah desa; Kaum Dwarf, membaca novel tebal Harry Potter. oleh golongan penyihir hitam dan makhluk- yang mencintai kesenian dan gandrung Saat menginjak bangku SMP, koleksi makhluk antah berantah lainnya. akan seni bangunan tata kota; Golongan bacaannya semakin bertambah. Dari novel Menyimak paragraf di atas sekilas teringat Elf yang terkenal dengan seni pembuatan karya Sherlock Holmes, Agatha Christie, dengan tokoh-tokoh novel trilogi Lord of The pedang; Dark Elf, mahluk kutukan yang Sidney Sheldon, dan Karl May, hingga karya 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 24 3/13/2007 2:32:08 PM
  • 27. yang dimiliki sekolah ini,” kata Drs. Arief Wicaksono, guru Ataka. Selain disibukkan merampungkan bagian ketiga trilogi Pedang Skinheald, Jangan pernah takut salah dan Ataka mengisi kesehariannya dengan belajar jangan pernah takut jelek! dan bermain. Ia mengisi waktu luangnya dengan main game komputer. Di antara Ahmad Ataka Awwalur Rizqi yang digemarinya adalah game strategi Lord Of The Rings. tiap kali mengalami kering ide. “Kalau pas Apakah ia ngebet juga dengan kehabisan ide atau mandeg, biasanya penghargaan semacam Nobel Sastra? saya berhenti nulis dulu. Saya santai tidur- Ataka hanya tersenyum dan menjawab tiduran dulu sambil mendengarkan musik dengan jawaban penuh keluguan, “Wah ya atau mendengarkan adik saya menyanyi. ga taulah wong saat ini saja baru saja mulai Pokoknya saya refreshing dulu biar idenya belajar nulis.” keluar lagi,” katanya. Saat tidur-tiduran, Menulis memang menjadi bagian Ataka. m. FatHoni arieF imajinasinya terbang ke mana-mana. Saat Juga kegemarannya membaca. “Menulis itulah gagasan baru muncul. adalah sebuah perang dan membaca Nama Ataka pun kian dikenal di kalangan adalah pedangnya,” kata Ataka berwasiat penulis, terutama di Yogyakarta. Toh, Ataka buat teman-teman sebayanya. Satu lagi ia Pramoedya Ananta Toer. Arus Balik dan Bumi tetaplah bocah yang hobi badminton berpesan: Jangan pernah takut salah dan Manusia karya Pramoedya adalah favoritnya. dan sepakbola. Saban sore ia biasa main jangan pernah takut jelek! Koleksi Ataka itu memenuhi dua rak buku dengan kedua adiknya: Atya Sarah Faudina cukup besar di kamarnya. “Buku dari luar m. FatHoni arieF (Yogyakarta) (kelas 3 SD) dan Nawa Bintang Jagadraya negeri selain Harry Potter dan Lord of The (3 tahun). Cita-cita Ataka pun bukanlah Ring, juga karya-karya Eva Robertson dan penulis. “Sejak dulu saya ingin jadi dokter. Musashi,” kata Ataka. Tapi saya agak mikir-mikir karena banyak Dari membaca, imajinasi Ataka dokter melakukan malpraktik. Kalau berkembang. Awal ia mulai demen menulis malpraktek, kan bisa trauma,” katanya berawal dari peristiwa sepele. Persisnya lugu. saat ia kelar mengerjakan soal-soal ujian. “Saya sudah menyelesaikan semua soal tapi pengawas belum mengijinkan saya keluar JAWARANYA FISIKA kelas. Karena bosan menunggu, saya corat- coret di kertas menuliskan sesuatu. Berawal Ataka bukan saja dibanggakan dari peristiwa itu akhirnya saya keterusan karena jago menulis. Di sekolah suka menulis,” katanya. ia jawaranya Fisika. Di ajang Kebanyakan novel kegemaran Ataka itu Olimpiade Sains Nasional 2006 ber-genre fiksi fantasi. Tak mengherankan lalu di Semarang, Ataka meraih jika novel pertamanya, Misteri Pedang medali perak. Dari ajang itu, Skinheald I penuh dengan fantasi. Novel Ataka mendapat hadiah uang yang diterbitkan penerbit Alenia, Yogyakarta Rp 4 juta. Ditambah duit ayahnya, itu dirampungkan Ataka dalam rentang satu Ataka sejak November lalu, sudah tahun. Hebatnya, Pedang Skinheald jilid dua punya laptop sendiri. cuma butuh satu bulan buat merampungkan Guru-guru Ataka novel enam ratusan halaman itu. mengakui muridnya Selain fiksi fantasi, Ataka juga sudah itu termasuk cerdas. melahir k an novel detektif ber latar Bahkan selalu antusias sekolahnya. Dikisahkan gang detektif di dalam segala hal. sekolah berinisial A3R membongkar kasus “Ataka anak yang pembunuhan. A3R tak lain singkatan nama baik. Sangat lengkap Ataka sendiri. Novel misteri itu antusias dan terbit dengan judul Misteri Pembunuhan a t ra k t i f. D i a Penggemar Harry Potter (Liliput, 2005). siswa Seperti penulis-penulis lain kering ide di berpotensi rieF tengah proses penulisan juga dialaminya. ni a Ada beberapa trik yang sering kali dia lakukan atHo m. F 2 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 25 3/13/2007 2:32:14 PM
  • 28. MENENGAH SIAP TIDAK SIAP UJIAN Para siswa setingkat SLTP dan SMA tengah mempersiapkan diri mengikuti Ujian Nasional April mendatang. Di tengah Foto-Foto: dok. Pena sosialisasi kurikulum yang belum padu. B Penaikan standar nilai kelulusan itu, ANJIR besar yang melanda Jakarta waktu yang cukup antara peristiwa banjir menurut Menteri Koordinasi Kesejahteraan dan sekitarnya, awal Februari lalu, dan penyelenggaraan Unas, sehingga para Rakyat Aburizal Bakrie, bertujuan unutk masih menyisakan duka bagi banyak pelajar masih bisa mempersiapkan diri meningkatkan standar kualitas siswa dalam warga Jakarta. Musibah itu tidak hanya dengan baik,” kata Kepala Seksi Kurikulum penguasaan tiga pelajaran tadi. Menurut merendam dan merusakkan rumah serta dan Pengujian Dinas Pendidikan Dasar DKI Aburizal, meski kriterianya lebih ketat, tapi harta penduduk, melainkan juga sarana Jakarta, Achmad Firdaus. Firdaus optimistis, tetap ada toleransi kelulusan, mengingat pendidikan. Ratusan gedung sekolah musibah banjir tak akan terlalu berpengaruh tidak semua siswa mengusai dengan baik terendam, merusakkan buku-buku dan pada hasil Unas. ketiga pelajaran itu. peralatan sekolah. Selama sekitar dua pekan, Optimisme yang sama diungkapkan Toleransi yang diterapkan adalah toleransi sejumlah sekolah terpaksa meliburkan Kepala Sub Bagian Umum Dinas Pendidikan berimbang. Siswa tidak harus meraih siswanya. Menengah dan Tinggi (Dikmenti), DKI nilai lima untuk tiap pelajaran dari ketiga Begitu air surut, para murid dan guru Jakarta, Yusen Hardiman. “Kita tidak boleh pelajaran itu. Bila seorang siswa meraih nilai bergegas membersihkan semua kelas dan cengeng. Banjir jangan dianggap sebagai 4 untuk salah satu dari tiga pelajaran itu, ruangan sekolah lain, dari lumpur dan halangan,” katanya. “Bagaimana pun, maka ia harus meraih masing-masing nilai sampah. Bukan cuma persiapan untuk siswa harus siap menghadapi ujian,” Yusen 6 untuk dua pelajaran lainnya. Sehingga, proses belajar emngajar biasa, melainkan menandaskan. rata-rata nilainya tetap lima. juga persiapan untuk menghadapi Ujian Soal jadual ujian yang dimajukan, Nasinal (Unas), bagi siswa kelas tiga. Unas KRITERIA BARU menurut Menteri Pendidikan Nasional tahun ini memang dimajukan jadualnya, (Mendiknas) Bambang Sudibyo, dengan menjadi April mendatang. Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi alasan bulan Mei biasanya sering terjadi Bah besar yang merendam banyak DKI Jakarta terus menerus menyosialisasikan unjuk rasa. “Pada bulan Mei ada Hari Buruh, sekolah, tak membuat pemer intah Unas yang tahun ini berbeda dengan Kebangkitan Nasional, dan hari Pendidikan memundurkan waktu pelaksanaan Unas. tahun-tahun sebelumnya, baik dari Nasional, sehingga rawan demonstrasi, yang Untuk tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat waktu penyelanggaraan sampai kriteria dikhawatirkan menganggu persiapannya Pertama atau SMP, dan yang sederajat, kelulusannya. Tahun ini, nilai rata-rata Unas,” kata Bambang. ujian akan dilaksanakan pada 24-26 April kelulusan Unas dinaikkan dari 4,25 tahun Kini, seluruh sekolah sedang giat 2007. Sedangkan untuk tingkat Sekolah lalu, menjadi 5,0 untuk Matematika, bahasa mempersiapkan pelaksanaan Unas. Namun, Menengah Umum atau SMA dan yang Inggris dan bahasa Indonesia. Tahun lalu, sebagian guru mengeluhkan keputusan sederajat, akan diselenggarakan pada 17-19 siswa yang mendapat nilai rata-rata 4,25 pemerintah memberlakukan Unas yang baru, April 2007. untuk tiga pelajaran itu dinyatakan lulus. di tengah ketidakmenentuan penerapan “Banjir di Jakarta tidak menjadi halangan Nah, tahun ini mereka harus meraih nilai kurikulum. pelaksanaan Unas, karena ada rentang rata-rata minimal 5. 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 26 3/13/2007 2:32:16 PM
  • 29. para guru bekerja keras menggembleng ini lebih baik dari tahun lalu. “Minimal sama Mendiknas Bambang Sudibyo sendiri siswanya menguasai materi ujian. dengan tahun lalu, yakni 99,84 persen lulus,” sempat mengeluhkan sosialisasi Kurikulum Puji juga mengembangk an pola kata Achmad Firdaus. Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang kemitraan dengan sekolah lain yang Di Yogyakarta, Dinas Pendidikan dinilai mandek. Sejak diberlakukan 11 bulan dianggap lebih baik. Bentuk kemitraan itu setempat juga telah melakukan berbagai lalu, penerapan KTSP ternyata menghadapi berupa gantian mengajar dengan guru dari persiapan dalam menghadapi Unas. banyak kendala (Bahasan Utama Pena sekolah mitra, misalnya dengan guru SMAN Drs Suyono, Kepala Bidang Pendidikan Pendidikan Februari 2007). 3 Lumajang. “Kami berharap para guru bisa Menengah Umum Dinas Pendidikan Kota KTSP yang merupakan acuan standar saling bertukar pengalaman,” kata Puji. Yogyakarta memaparkan, persiapan yang isi dan standar kompetensi kelulusan Hasilnya ternyata lumayan bagus. Kualitas dilakukannya antara lain membentuk tim- yang dikeluarkan Mei tahun lalu, hingga SMAN Candipuro mulai naik. Pada Unas tim penyukses. Tim itu bertugas selain kini masih belum tersosialisasikan dengan tahun lalu, nilai rata-ratanya untuk bidang sebagai panitia pelaksana, juga menjadi tim baik. Akibatnya, sekolah kebingungan studi IPA, SMAN Candipuro menduduki monitoring ke sekolah-sekolah. menerapkan kurikulum. Padahal, kurikulum peringkat nomor dua se-Lumajang setelah D i n a s P e n d i d i k a n Yo g y a k a r t a menjadi acuan sekolah mempersiapkan para SMAN 2. mengalokasikan anggaran melalui APBD siswanya menghadapi Unas. Akhirnya, pada Padahal, SMAN Candipuro termasuk untuk membantu berbagai upaya siswa 13 Februari lalu, Mendiknas menerbitkan paling miskin. Dari 26 gurunya, cuma lima mempersiapkan diri menghadapi Unas. surat edaran dan Permendiknas baru yang orang yang sudah jadi pegawai negeri sipil Untuk SMA/SMK bisnis disediakan dana mengatur pelaksanaan sosialisasi KTSP. (PNS). Sisanya hanya guru bantu dan calon sebesar Rp 40.000 rupiah per orang, sedang Toh, betapa pun terfokusnya perhatian PNS.“Dengan kerja keras, apa pun yang kita untuk SMK non bisnis sebesar Rp 43.000 para guru dan siswa terhadap Unas, hasil rupiah. “Kami menargetkan untuk SMA lulus Unas bukanlah satu-satunya penentu cita-citakan niscara tercapai,” kata Puji. Ia 97% dan SMK 95%,” kata Drs Suyono. kelulusan. Kelulusan siswa ditentukan oleh berdoa agar seluruh siswanya bisa lulus Persiapan sekolah-sekolah di Yogyakarta hasil seluruh ujian, yaitu hasil Unas dan hasil Unas. antara lain melakuk an pendalaman ujian sekolah bukan Unas. Siswa dinyatakan Doa yang sama juga dipanjatkan para materi bersama, dan menggelar TPHBS lulus sekolah jika lima kelompok mata guru di seluruh negeri. Siap tidak siap, Ujian (tes pendalaman hasil belajar sekolah). pelajarannya juga lulus. Kelima kelompok Nasional tetap harus diikuti. Kesibukan persiapan di antaranya terlihat itu adalah kelompok Pelajaran Agama e.S. caStra, m FatHoni arieF (Yogyakarta) di SMPN 5 Yogyakarta. “Kami punya target dan Akhlak Mulia, Kewarganegaraan dan dan mUkti ali (malang) 100% lulus,” ujar Drs Arief Kepribadian, Estetika (Kesenian), serta Wicaksono, Wakil Kepala SMP Olahraga. 5 Yogyakarta. Sekolah favorit di Yogyakarta UJI KOMPETENSI DAN TES itu punya program persiapan yang disebut program Gladi PENA PENDIDIKAN mengunjungi sejumlah dan Gala, yang wajib diikuti sekolah di Jakarta dan daerah untuk melihat siswa kelas 3 pada sore hari, persiapan yang mereka lakukan untuk Unas. seminggu minimal 3 kali. Gala Sekolah-sekolah di Jakarta, meski baru berupa pendalaman materi, disergap banjir, sedang giat mempersiapkan sedangkan Gladi adalah diri. Persiapan yang mereka lakukan antara pelaksanaan tesnya. lain dengan menggelar Uji Kompetensi Persiapan yang matang juga Siswa sebagai latihan Unas. dilakukan SMAN Candipuro Uji kompetensi itu di sejumlah siswa Lumajang, Jawa Timur. Pada dilaksanakan dua kali, yaitu pada 26-28 akhir Februari lalu, sekolah Februari 2007 dan 26-28 Maret 2007. Mata ini telah telah menuntaskan pelajaran yang diujikan sama dengan mata pelatihan materi Unas pada pelajaran Unas, yaitu bahasa Indonesia, siswa. “Kami menghabiskan matematika, dan bahasa Inggris. waktu dari pagi hingga sore Selain menggelar uji kompetensi, hari untuk mempersiapkan sekolah-sekolah juga menyelenggarakan Unas,” kata Pudji Setyowati kelas pendalaman materi. Istilah populernya M.Pd, Kepala SMAN Candipuro kelas pengayaan, terutama untuk pelajaran Lumajang. yang menjadi pokok mata ujian. Kegiatan itu Pudji sadar bahwa dilakukan usai jam pelajaran sekolah. Banyak sekolahnya tidak termasuk pelajar juga mengikuti kegiatan bimbingan SMA unggulan di Lumajang. belajar di luar sekolahnya. Tak heran bila DKI Karena itu, ia menekankan agar Jakarta tetap menargetkan hasil Unas tahun 27 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 27 3/13/2007 2:32:18 PM
  • 30. KEJURUAN Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 28 3/13/2007 2:32:21 PM
  • 31. DARI MEKATRONIKA HINGGA INFORMATIKA No. Bidang Lomba Prestasi Tingkat Ket 2005/2006 DIY Juara II Plambing 1 2005/2006 DIY Juara I Mekatronika 2 2005/2006 DIY Juara I Auto Cad Building 3 2005/2006 DIY Juara I Kerja Las Welding 4 2005/2006 DIY Juara I Listrik Instalasi 5 2005/2006 DIY Juara I Teknologi Informatika 6 2005/2006 DIY Juara I Debat Bahasa Inggris (Best Speaker) 7 2005/2006 DIY Juara I Karya Ilmiah Siswa 8 2005/2006 Nasional Juara II Debat Bahasa Inggris 9 2005/2006 Jawa Timur Juara III Karya Ilmiah Siswa 10 2005/2006 Kab. Sleman Juara III Pidato Bahasa Jawa 11 2005/2006 Kwarcab Kodya Juara II Asah Trampil PEDEST (pramuka) 12 2005/2006 Kwarcab Kodya Juara II Teknik Kepramukaan 13 2005/2006 Kwarcab Kodya Juara II Sayea Panembara 14 2005/2006 DIY Juara III PMR 15 2005/2006 DIY Juara III Khotbah Jum’at 16 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 29 3/13/2007 2:32:28 PM
  • 32. NONFORMAL Irwan Prayitno dan Erman Syamsudin Foto-Foto: arien t w Irwan Prayitno dan Erman Syamsudin MASIH BELUM PRIORITAS Rapat kerja maraton digelar Direktorat PTK PNF membahas beragam permasalahan pendidikan nonformal. Anggaran di sejumlah pos dinilai masih minim. Menggeber program peningkatan kompetensi hingga magang kerja ke Cina, Australia dan Singapura. M diperkirakan jumlahnya meningkat menjadi permasalahan yang dihadapi pendidik USTOFA hanyalah tutor pendidikan 53.781 orang. Sayangnya, anggaran yang pendidikan nonformal. Masalah lain yang keaksaraan di Kelurahan Pasir tersedia tidak bertambah dibanding tahun membelit dunia pendidikan nonformal Putih, Sawangan, Depok, Jawa lalu, yakni sebesar Rp 178 miliar. pun tak ringan. Berbagai masalah itu Barat. Gaji awalnya cuma Rp 75.000 per Data Direktorat Tenaga Teknis Ditjen terungkap dalam Rapat Koordinasi dan bulan. Sejak 2004 lalu, ia menerima Rp Pendidikan Luar Sekolah Depdiknas, 2004, Sinkronisasi Program Peningkatan Mutu 140.000 setiap bulannya. Tahun 2007 ini, ketersediaan ketenagaan pendidikan Pendidik dan Tenaga Kependidikan, di honornya bakalan naik menjadi Rp 350.000. nonformal masih kurang 521.168 orang. Jakarta, pertengahan Februari lalu. “Ada Syaratnya: satu kelompok belajar yang Padahal jumlah idealnya 744.790 orang. tiga permasalahan krusial pendidikan diasuhnya harus mnimal 40 orang. nonformal,” kata Drs Erman Syamsuddin, Mustofa cuma bisa geleng kepala. “Itu Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan lebih berat. Kenaikan honor belum tentu bisa MAGANG KE CINA Pe n d i d i k a n N o n f o r m a l ( P T K P N F ) menjamin hasil belajarnya jadi lebih efektif,” Depdiknas. katanya. Ia yang pensiun dari guru, mau Sejumlah rapat kerja nasional juga Masalah pertama menyangkut payung menjalani profesi sebagai tutor lebih karena digelar Direktorat PTK PNF sepanjang hukum PTK PNF. Kedua, masalah sinkronisasi panggilan nurani. “Adanya kepedulian yang Januari lalu. Hadir pada rapat-rapat itu wakil antara pusat dan daerah. Persoalan ketiga, besar akan membuat semuanya lebih lancar. dari sepuluh asosiasi dan forum pendidik minimnya anggaran untuk peningkatan Tanpa itu, tidak akan bisa berjalan,” kata pendidikan nonformal. Sejumlah program mutu PTK PNF. Pada 2006, jumlah pendidik Mustofa menambahkan. kemitraan yang telah digulirkan dibahas. yang mendapat bantuan peningkatan Pe r s o a l a n M u s t o f a m e ny a n g k u t Misalnya, bantuan beasiswa studi sarjana, mutu sebanyak 42.355 orang. Tahun ini kesejahteraan itu hanya satu di antara peningkatan kompetensi di provinsi dan 0 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 30 3/13/2007 2:32:31 PM
  • 33. ke Cina, Australia, dan Singapura. Tahun ini kebutuhan PAUD itu sendiri. rencananya diberangkatkan tiga gelombang Para sarjana dari berbagai jurusan itu ke luar negeri, masing-masing terdiri dari kebanyakan tak memiliki kompetensi, 20 pendidik. k hususnya mengenai pengetahuan pendidikan anak usia dini. “Mereka mengajar “Himpaudi harus segera KESEJAHTERAAN JADI HULU PAUD kebanyakan untuk batu loncatan. Jika memilih anggota tim tak ada perhatian serius dari pemerintah, MASALAH akademisi agar bisa nasib PAUD sungguh mengkhawatirkan,” kata seorang peserta pelatihan untuk Dana block grant yang dikucurkan sejak melakukan seleksi kurikulum magang di luar negeri. 2006 lalu dipastikan terus berlanjut pada dan sejumlah standar ,” Mengenai standarisasi, juga kompetensi 2007 ini. Mulai akhir Februari ini, seluruh bagi pendidik pendidikan nonformal, diakui asosiasi dan forum pendidikan nonformal Erman Syamsudin Direktorat PTK PNF masih sulit dibakukan. dapat mengajukan program-program Himpunan Seluruh Pendidik dan Penguji kongkrit. Pada pembahasan terungkap Indonesia (Hisppi) juga masih membahas keluhan dari peserta rakernas yang menilai standarisasi yang baku. Kesulitan itu tak sistem pencairan dana block grant tidak kabupaten/kota, pembentukan pusat lain karena pendidikan nonformal beragam jelas. magang, jambore PTK-PNF, pemilihan tim jenisnya. Pada lembaga semacam kursus Pe s e r t a l a i n a d a y a n g m e nyo a l akademisi di kabupaten/kota dan provinsi, saja, sedikitnya ada 100 jenis pendidikan penggunaan dana program life skill. Dana bantuan organisasi, dan program magang ketrampilan. itu, menurut seorang peserta rakernas, ke luar negeri. Sayangnya, gairah kalangan pendidikan banyak mengalir ke tangan para ahli dari Pelatihan program untuk peserta magang nonformal itu tak diimbangi dukungan perguruan tinggi. “Semestinya dana life kerja di luar negeri digelar Himpunan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), skill dapat dimaksimalkan penggunaannya Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak khususnya Komisi X yang menjadi partner untuk peningkatan mutu tenaga pendidik,” Usia Dini Indonesia (Himpaudi) di Depok, kerja Depdiknas. “Sekarang ini prioritas katanya. Jawa Barat, akhir Januari lalu. “Himpaudi peningkatan kesejahteraan kepada guru Kalangan pengelola Pendidikan Anak harus segera memilih anggota tim akademisi yang berjumlah 2,7 juta. Pendidikan Usia Dini (PAUD) juga mengeluhkan agar bisa melakukan seleksi kurikulum dan nonformal belum jadi prioritas,” kata Irwan tiadanya standarisasi pengelolaan PAUD. sejumlah standar ,” kata Erman Syamsudin Prayitno, Ketua Komisi X DPR. Sedangkan pendidik PAUD yang telah pada pidato pembukaan. Menurut Irwan, perlu payung hukum agar mengikuti pelatihan magang kerja di luar Terbentuknya tim akademisi itu juga pendidikan nonformal bisa mendapatkan negeri, juga merasa ada jurang kompetensi diimbangi pendanaan dari pemerintah. prioritas anggaran pemerintah. “Kami coba antarpendidik PAUD. Meski ada sejumlah Subdirektorat Penghargaan dan masukkan dalam peraturan,” katanya. pendidik PAUD bergelar sarjana, sebagian Perlindungan PTK-PNF akan memberikan besar sesungguhnya tak sesuai dengan penghargaan kepada sejumlah calon aYU n andini akademisi pendidikan nonformal yang berdedikasi. Bentuknya berupa uang tunai sebesar Rp 1,5 juta sampai dengan Rp 2 juta per bulan. Selama ini Subdirektorat Penghargaan dan Perlindungan PTK-PNF sebatas memberikan penghargaan kepada para tenaga pendidik berprestasi dan berdedikasi di seluruh Indonesia. Direktorat PTK PNF juga memberikan bantuan pengembangan organisasi. Plafon dana yang tersedia untuk membiayai program-program usulan, berkisar antara Rp 60 juta-Rp 200 juta. Selain itu, ada anggaran buat program magang kerja di luar negeri sebesar Rp 1,94 miliar. Dana bantuan magang buat tiap orang berkisar antara Rp 20 juta-Rp Rp 25 juta. Bantuan dari pemerintah daerah tentu saja membuka peluang semakin bertambah jumlah pendidik yang bisa magang ke luar negeri. Direktorat PTK PNF Suasana Rapat Koordinasi PTK-PNF memberi alternatif pilihan magang kerja 1 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 31 3/13/2007 2:32:34 PM
  • 34. GURU 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 32 3/13/2007 2:32:39 PM
  • 35. FatHoni arieF  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 33 3/13/2007 2:32:42 PM
  • 36. GURU Pelaksanaan sertifikasi guru yang gelombang pertama plus kenaikan gaji dan tunjangan. Karena tahun lalu urung seharusnya digelar akhir 2006 urung digelar uji sertifikasi, dana yang seharusnya dilakukan. Kambing hitamnya RPP Guru bisa digunakan tak terpakai dan menjadi masih nyangkut di Kementerian Hukum sia-sia. dan Hak Asasi Manusia. Tahun ini, 200.000 Menurut Irwan, dana uji sertifikasi guru bakal ikut uji sertifikasi. itu mestinya bisa dianggarkan untuk keperluan lain. Misalkan, untuk menambah pos Kementerian Pemuda dan Olahraga, pembinaan Sea Games, atau memberi tambahan anggaran buat Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata, yang cuma dapat jatah Rp 90 miliar. “Sekarang uang itu enggak kepakai, jadi sayang,” ungkap Irwan dalam acara Rapat Koordiansi dan Sinkronisasi Program Peningkatan Mutu PTK- PNF, Depdiknas, di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, 15-18 Februari lalu. Anggaran Tidak Hilang dok. gim Menurut Fasli, Depdiknas sebenarnya telah berupaya agar anggaran untuk MENANTI (LAGI) UJI uji sertifikasi bisa digunakan, meski PP Guru belum keluar. “Malah segala macam tahapan, sudah kita lakukan, misalkan SERTIFIKASI melatih para guru, aksesor, pembagian kuota, dan sosialisasi pedoman,” kata Fasli menerangkan. Sejumlah ahli untuk pelaksanaan uji T disahkan dan diteken Pak Presiden. Harapan sertifikasi sudah ditunjuk. Bisa dikatakan ahun 2006 lalu, seharusnya menjadi guru naik derajat kesejahteraannya di tahun segala perangkat pelaksana uji sertifikasi m o m e n p e nt i n g b a gi g u r u d i ini urung didapat. sudah siap. Tapi, PP sebagai landasan Indonesia. Direncanakan ada 20.000 Namun Departemen Pendidikan Nasional operasional belum juga keluar. “Jadi PP yang guru dari total sejumlah 2,7 juta, yang (Depdiknas) optimistis. “Uji sertifikasi profesi sudah diberikan kepada Menteri Hukum dan bakal mendapatkan kesempatan pertama guru akan digelar tahun ini,” kata Fasli HAM tidak keluar,” ungkap Fasli. mengantongi sertifikat pendidik. Sertifikat Djalal, Dirjen Peningkatan Mutu Tenaga Soal anggaran, kata Fasli, tidak menjadi guru ini menjadi syarat mutlak bila ingin Kependidikan (PMTK) Depdiknas. Tapi, soal. Toh, dana itu tak hilang dan mubazir. mendapatkan peningkatan kesejehteraan kapan pelaksanaan uji sertifikasi itu? Fasli Sebab, dana yang tidak terpakai kembali guru sesuai amanah Undang-undang (UU) belum bisa menjawab. ke kas negara. Fasli kembali berjanji 20.000 Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Irwan Prayitno, Ketua Komisi X yang di guru akan mengikuti uji sertifikasi pada Dosen. antaranya membidangi pendidikan sangat tahap awal. Lalu di tahap berikutnya, akan UU Guru dan Dosen memang menjanjikan kesal dan kecewa. Anggota Fraksi Partai ditambah lagi 170.000 guru. “Jadi hampir kenaikan tingkat kesejahteraan para guru, Keadilan Sejahtera (FPKS) ini memvonis 200.000 guru akan diuji sertifikasi pada juga dosen. Guru yang lulus sertifikasi, Depdiknas belum siap menyongsong porsi tahun 2007 ini,” ujar Fasli. berhak mendapatkan tunjangan profesi anggaran pendidikan mencapai 20% dari Mematok target sebanyak itu, tentu sebesar satu kali gaji pokok. Sedangkan bagi APBN. “Melihat kasus ini, Depdiknas masih bukan perkara gampang. Waktu yang guru yang ditugaskan di daerah terpencil, belum begitu siap,” katanya. tersisa tingal 9 bulan. Artinya, di sisa waktu setelah lulus uji sertifikasi, masih ditambah Jika porsi anggaran pendidikan sebesar tahun ini, tiap bulan harus meluluskan lagi tunjangan khusus, yang besarnya juga 20% dari APBN terpenuhi, Depdiknas rata-rata 25.000 guru. Mampukan lembaga sebesar satu kali gaji pokok. Wuih. Jumlah akan mendapat kucuran dana sekitar Rp pendidikan dan tenaga kependidikan (LPTK) yang layak. 50 triliun. Menurut Irwan, jumlah dana itu yang jumlahnya cuma segelintir itu mampu Sayang seribu sayang, PP Guru yang terbesar di antara departemen lain. DPR melaksanakannya? Agaknya guru-guru dinanti-nanti tak jua disahkan. Kabar sendiri telah menyetujui anggaran untuk uji masih harus terus sabar menanti lagi… terakhir, RPP Guru sudah diserahkan ke sertifikasi sebesar Rp 300 miliar pada 2006. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Dana itu untuk menguji sekitar 20.000 guru Tapi belum diserahkan ke presiden, apalagi roBi SUgara dan aYU n. andini  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 34 3/13/2007 2:32:45 PM
  • 37. WAWANCARA wawancara Sapto Handoyo Sakti marketing and communications director of Sampoerna Foundation menghadirkan insentif pajak pagi kegiatan filantropi. Apa saja pandangan, pemikiran dan upaya Sampoerna Foundation itu. Berikut petikan wawancara wartawan PENA PENDIDIKAN, Fetty Shinta Lestari dengan Sapto Handoyo Sakti, Marketing and Communications Director of Sampoerna Foundation: Mengapa Sampoerna Foundation gencar menggalakkan perlunya insentif pajak di Indonesia? Kami merasa perlu adanya insentif pajak untuk memajukan sektor pendidikan. Kalau tidak ada insentif pajak, tidak ada yang mau menginvestasikan uangnya di Indonesia. Dengan memberikan insentif pajak, insvestor masuk ke Indonesia. Roda MENJARING investasi berputar. Setelah berputar, walau insentif pajak dikurangi, tidak ada masalah. Oleh karena itu, untuk memotori investasi harus ada insentif, sebagai iming-iming. INVESTASI Perlu saya tekankan. Kalau ada pengusaha yang masuk sektor pendidikan, bukan berarti pendidikan akan bersifat komersial. Sektor pendidikan malahan bisa maju asalkan PENDIDIKAN VIA aturannya jelas. Minimal, perusahaan dapat menutupi pembiayaan sektor pendidikan. Kalau semua serba mahal, ya tidak mau dong orang menginvestasikan uang di bidang INSENTIF pendidikan. FettY SHinta leStari Contohnya begini. Ada seorang profesor besar dari universitas internasional terkenal, ingin kami bawa ke Indonesia. Wah, urusan tetek bengeknya panjang sekali. Bayangkan, sebenarnya guru besar itu bisa kita masukan A dengan sekian rupiah. Tapi karena aturan KTIVITAS kedermawanan (filantropi) Sampoerna Foundation di sini tidak jelas maka biayanya menjadi tampaknya belum banyak mendapat bersama Prakarsa Penguatan 30-40 kali lipat untuk mendatangkan dukungan dari pemerintah. Padahal FIlantropi Indonesia gencar dia. Sementara di negara lain, karena ada kegiatan filantropi, baik perorangan maupun kemudahan mendatangkan guru besar perusahaan, kian bermunculan. Kurangnya menggalakkan perlunya internasional, ia datang ke negara lain. perhatian pemerintah itu setidaknya dapat insentif pajak bagi filantropi. Bandingkan dengan orang yang berinvestasi dilihat dari masih dikenakannya pajak pada Sosialisasi insentif pajak masih di rumah sakit. Sifatnya jelas sosial, tapi bisa kegiatan filantropi. Juga belum adanya kurang. Asing tak sedikit yang mendapatkan return of investment (ROI) pengakuan, atawa semacam akreditasi bagi melirik negeri tetangga. Perlu yang lebih tinggi. Jadi, perjuangan kita institusi dan individu penggiat filantropi. dalam insentif pajak bidang pendidikan, Sampoerna Foundation, satu di antara lembaga independen untuk bertujuan agar arus modal dan investasi lain sekian banyak penggiat filantropi, tergolong mengatur insentif. bisa masuk ke Indonesia. gencar menggalang dukungan untuk  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 35 3/13/2007 2:32:48 PM
  • 38. WAWANCARA MENGEMBANGKAN & MENYEDIAKAN AKSES S Pengembangan Kualitas Sekolah (School Quality Improvement ampoerna Foundation adalah organisasi nirlaba yang berdedikasi Program/SQIP). Yakni dengan mengadopsi sekolah di Sumatera, Jawa, mengembangkan dan menyediakan akses pendidikan di Indonesia. Bali, dan Kalimantan. Organisasi ini didirikan di Jakarta pada 1 Maret 2001. Hingga kini, Sampoerna Foundation juga membentuk Institut Pendidikan Sampoerna Foundation telah memberikan lebih dari 18.400 beasiswa Guru yang bertujuan meningkatkan kualitas guru. Juga menggulirkan dari tingkat SD hingga Sarjana Strata 2 (S-2) kepada generasi muda Program Pengembangan Institusi yang fokus untuk menstranformasi berprestasi namun mengalami kesulitan finansial. sekolah bisnis dalam negeri menjadi salah satu sekolah bisnis terbaik Pada 2005, Sampoerna Foundation meningkatkan kualitas Asia. pendidikan melalui program-program inovatif. Salah satunya Program Sejak kapan perjuangan tersebut? Apakah insentif pajak untuk pendidikan antara Sampoerna Foundation dengan tidak ada di Indonesia? Kira-kira embrio dari asosiasi filantropi Prakarsa Penguatan Filantropi Indonesia, itu sudah ada lima tahun lalu. Tapi baru dua merupakan embrio untuk menjadi sebuah Sebenarnya ada insentif pajak yang bisa tahun terakhir ini, Sampoerna Foundation lembaga independen yang menentukan dan dimanfaatkan pada sektor pendidikan. bekerjasama secara intens dengan asosiasi menyeleksi siapa yang boleh mendapatkan Tapi sosialisasinya kurang. Sebaiknya ini. Kami merasa bahwa pendidikan di insentif pajak. Di Filipina, lembaga jangan dilihat dari ada atau tidaknya Indonesia tidak akan maju jika tidak independen ini sudah ada. Sehingga insentif pajak. Harus dibandingkan dengan ada filantropi ini. Padahal di negara- organisasi yang tidak memenuhi kualifikasi, negara lain. Besar atau kecil sesuatu negara lain, pemerintah mendukung sekali tidak bisa mendapatkan insentif pajak. harus ada pembandingnya. Misalnya, kegiatan filantropi. Sebenarnya pemerintah Australia membuka universitas di Vietnam. Apa saja yang dilakukan Sampoerna Indonesia mendukung tapi alangkah Pertanyaannya: kenapa tidak membuka di Foundation dan Prakarsa Penguatan baiknya kalau dukungannya bisa lebih Indonesia? Sebab insentif pajak di Vietnam FIlantropi Indonesia untuk mengenai besar dari sekarang. Sehingga kami juga lebih besar daripada di Indonesia. Padahal, insentif pajak? dapat mendukung pemerintah dengan kalau bicara tentang infrastruktur, Indonesia lebih besar lagi. Sampoerna Foundation dan asosiasi tidak kalah dari Vietnam. Prakarsa Penguatan Filantropi Indonesia Dibandingkan dengan negara lain, Mengapa insentif pajak di Indonesia nantinya akan membuat Perhimpunan insentif pajak di Indonesia lebih kecil dan kurang populer? Filantropi Indonesia. Anggotanya berasal sangat birokratis. Dari sisi investasi di Insentif pajak di Indonesia relatif baru. dari berbagai NGO, foundation, yayasan, dan bidang pendidikan, Indonesia pun kurang Menjadi kurang populer karena tidak ada corporate, seperti Yayasan Keanekaragaman menarik. Kampus besar internasional itu yang menghitung secara rinci berapa gain Hayati Indonesia (Kehati), Mitra Mandiri dan lebih memilih di luar Indonesia. dan lost. Di negara lain sudah berkembang Bogasari. Ada diskusi, juga perbincangan lewat Bisa dijelaskan detil, mengapa Indonesia signifikan. Permasalahan lainnya, banyak milis. Ada yang ditugaskan melobi DPR untuk kurang menarik? sisi berkepentingan dalam insentif pajak membuat undang-undang. Juga melobi ke di Indonesia. Pertama, Dinas Pajak selama Direktorat Pajak Departemen Keuangan. Faktor yang membuat Indonesia kurang ini ditargetkan mendapat Rp 1,5 triliun menarik adalah masalah kepastian. Di Sampai saat ini sudah sejauh mana dalam sehari. Dinas Pajak merasa dilematis. Indonesia semuanya bisa berubah. Faktor usaha itu? Bagaimana hitungannya: kalau ada insentif kedua, masalah hukum. Hukum di Indonesia pajak, akan mengurangi target Dinas Saat ini pemerintah baru melihat dari satu tidak pasti. Sehingga investor bingung Pajak. sisi. Kalau ada insentif, maka pemasukkan hukum atau aturan mana yang harus Padahal seharusnya Dinas Pajak melihat pemerintah akan berkurang. Oleh karena dipegang. Saya pernah baca di salah satu bahwa berapa pun yang ditargetkan, tetap itu, kami memberikan penjelasan bahwa majalah, bahwa negara pesaing Indonesia di saja pemerintah kewalahan menangani pemasukan pemerintah memang berkurang, Asia Tenggara justru berusaha memangkas pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu, tapi pengeluarannya juga berkurang. Sebab birokrasi. Tujuannya agar investor masuk, diperlukan lembaga independen untuk apa yang harus dilakukan pemerintah, termasuk investor pendidikan. mengatur insentif pajak dari sektor-sektor sudah kami lakukan. Misalnya, Sampoerna Selain tidak adanya kepastian hukum, swasta tanpa mengganggu target Dinas Foundation menyediakan beasiswa yang hal apalagi yang menyebabkan insentif Pajak. seharusnya tugas pemerintah. Makin pajak sulit diberlakukan di Indonesia? banyak yang melakukan seperti Sampoerna Sebenarnya insentif pajak sudah berlaku Foundation, pengeluaran pemerintah makin K ita belum mempunyai lembaga dalam zakat. Juga ada pengurangan berkurang juga. Sekarang kami sedang independen yang bisa menentukan siapa pajak bagi perusahaan minyak dan gas. menghitung berapa potencial lost dan boleh mendapatkan insentif pajak dan Permasalahannya, pengertian insentif pajak berapa potencial gain. siapa tidak. Oleh karena itu, kerjasama belum sama antara Prakarsa Penguatan  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 36 3/13/2007 2:32:49 PM
  • 39. pendidikan antara Rp 20 miliar-Rp 40 miliar sekolah yang kita adopsi. Jadi, Sampoerna Filantropi, Ditjen Pajak, pemerintah dan DPR. per tahun. Beasiswa bisa menghabiskan Rp Foundation hanya sebagai fasilitator. DPR mungkin mengamati lebih jauh. Namun 30 miliar per tahun. kabarnya, “bola” ada di pemerintah. Dengan Dalam CD terdapat dana sektor insentif pajak ini diharapkan defisit-defisit Apa kesulitan SF dalam bekerjasama pendidikan. Apa kegiatannya? yang masih kosong dapat kami isi. Sektor- dengan CD? Banyak sekali. Ada yang memberikan sektor yang tidak dapat dimaksimalkan Kami merasa lebih mudah bekerja sama beasiswa untuk anak-anak di seluruh pemerintah, dapat kami maksimalkan. dengan mereka. Sebab mereka sudah Indonesia. Ada yang memberikan program Apa kerugian bagi kita karena tidak melihat dan merasakan sendiri manfaatnya. peningkatan kualitas guru. Ada juga yang adanya insentif pajak buat filantropi Dari sisi nama baik mereka dikenal. mengadopsi sekolah. Tapi untuk mengadopsi pendidikan? Pemberian bantuan di sektor pendidikan sekolah, wilayahnya terbatas. Tergantung lebih bermanfaat di masyarakat. Memang, di mana kami bisa melakukan sendiri Sebagai contoh begini. Perusahaan dampak bantuan di sektor pendidikan tidak dan di mana donor-donor tertarik untuk Amerika ingin membantu Indonesia lewat langsung kelihatan. Tidak seperti sunatan mengadopsi. Saat ini kami mempunyai 6 Sampoerna Foundation. Perusahaan massal, begitu selesai, kelihatan sudah sekolah adopsi yang dikelola sendiri, tanpa itu tidak langsung member ik an ke disunat semua. Nah, investasi pendidikan bantuan donor lain. Yakni di Depok, Sekayu S a m p o e r n a Fo u n d a t i o n , k a re n a d i memang lama tapi manfaatnya luar di Sumatra Selatan, Denpasar, Bukittinggi, Indonesia tidak ada pengurangan pajak. biasa. Begitu taraf pendidikan naik, maka Bandung dan Balikpapan. Oleh karena itu, perusahaan Amerika itu sumber daya manusia pun naik. Sehingga Sebenarnya ada dua masalah di sektor memberikan bantuan lewat program Give pendidikan, yaitu akses dan kualitas. Akses to Asia, baru ke Sampoerna Foundation. tekanan-tekanan dalam perusahaan akan adalah kemungkinan orang Indonesia Kalau melalui Give to Asia, perusahaan berkurang. mencapai sekolah ke jenjang yang lebih tersebut mendapatkan pengurangan Apa harapan Anda dalam insentif pajak? tinggi. Sedangkan kualitas adalah mutu dari pajak, tentunya kita merugi. Karena Give pendidikan di Indonesia sendiri. Masing- to Asia minta persenan untuk mengelola Jangan membatasi hanya dengan insentif masing ada penanganannya sendiri. Kalau dana tadi. Akibatnya, kalau diberikan pajak. Insentif sendiri banyak. Harapannya, akses, bisa lewat beasiswa dan student loan. uang seratus perak, maka yang masuk ke pemerintah bekerja dengan semua stake Sedangkan kualitas, bisa lewat pelatihan guru Indonesia tinggal 100 minus x. Tapi kalau holder untuk memikirkan insentif apa yang dan kepala sekolah dan adopsi sekolah. di Indonesia, ada insentif pajak maka membuat orang tertarik ke Indonesia. Kami uang yang masuk bulat 100, tidak ada akan memikirkan dan mengerjakan apa Berapa banyak perusahaan di Indonesia pengurangan x. yang memang tugas kami. Pemerintah pun yang memiliki Corporate Social mengerjakan tugasnya. Harus ada sinergi Responsibility (CSR) atau CD? Seberapa signifikan peran Community antara pemerintah dan kami. NGO jangan Development di masyarakat? Wah, kalau bicara tentang CD jumlah hanya menuntut pemerintah. Tapi juga b anyak sek ali. S etiap B UMN wajib Te r g a n t u n g l o k a s i c o m m u n i t y harus melihat ke dalam, apa yang perlu mempunyai CD masing-masing. Bahkan, ada development (CD) di mana. Waktu kami diperbaiki. aturan BUMN harus menyisihkan 2,5% dari mendapat kunjungan dari Seram bagian laba untuk kegiatan sosial. timur. Ternyata masyarakat di sana sangat Belum lagi perusahaan- mengharapkan CD dari perusahaan minyak dok. Pena perusahaan asing yang dan gas yang beroperasi di sana. Tanpa memang sudah ada bantuan CD mereka hidup susah. Sementara garisnya dari head office arus dana dari pemerintahan pusat tidak harus melakukan CSR. sampai. Pemerintahan daerah sendiri relatif Jumlahnya mungkin baru. sekitar ratusan sampai Apa saja hasil kerjasama Sampoerna ribuan. Di Sampoerna Foundation dengan CD? Foundation sendiri, mempunyai sekitar 60 Mereka ada yang memberi beasiswa dan mitra CSR. expertise (keahlian). Misalnya, seorang ahli dalam bidang SDM. Dia memberikan nasihat Berapa anggaran kepada kita secara gratis. Seperti Fullbright untuk filantropi tidak memberi uang ke Sampoerna, pendidikan di tapi mereka mempunyai program ETA Sampoerna (English Teacher Assistant). Yakni program Foundation? mendatangkan anak-anak Amerika ke Besarnya dana Indonesia untuk membantu belajar bahasa operasional sektor Inggris. Mereka mengajar di sekolah- 7 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 37 3/13/2007 2:32:53 PM
  • 40. TENDIK BERJALAN DENGAN KEMANDIRIAN Foto-Foto: m arieF FatHoni Kehadiran pengawas sekolah seakan tidak diinginkan sebagian guru. Lalu apa sebenarnya fungsi, peranan, dan tugas pengawas sekolah? “P di beberapa SMP di Lumajang. Namun, Siti sekolah. Bahkan pengawas juga perlu ak, Bu, siap-siap, pengawas enggan mengomentari kompetensi Syamsul. melihat langsung bagaimana guru mengajar. sekolah akan datang,” kira-kira “Saya tidak mau komentar soal itu.” “Jadi tidak sekadar mengunjungi sekolah, begitu bisik-bisik di kalangan melihat-lihat, tanda tangan terus selesai,” guru ketika pengawas sekolah akan datang kata lelaki yang juga dosen Bahasa Indonesia mengunjungi sekolah. Bisa dibilang, jantung APSI LUMAJANG itu. para guru berdetak kencang, perasaan Bukan rahasia lagi bila sebagian guru takut, waswas, tidak acuh bercampur baur APSI secara nasional dibentuk pada enggan menerima kehadiran pengawas tak karuan. 2003. APSI Lumajang baru berdiri pada sekolah. Ada sinyalemen bahwa yang Kegundahan seper ti lantaran ada pada 2004. Keberadaan APSI sebagai mitra menjadi pengawas sekolah adalah orang- penolakan kehadiran pengawas sekolah. dinas pendidikan harus menjangkau hingga orang bermasalah. Singkatnya: pengawas Fenomena ini terjadi di era pemerintahan pelosok sekolah. Pos kemitraan APSI paling sekolah adalah pos buangan. Tak heran jika Presiden Soeharto beberapa dekade silam. bawah adalah dengan Unit Pelaksana Teknis sebagian guru bersikap apatis kala berjumpa Namun, menurut Dr. Abdus Syukur Ghazali, Daerah pendidikan di kecamatan. Di pos pengawas sekolah. pakar pendidikan dari Universitas Negeri paling bawah ini APSI bersentuhan langsung Syamsul Huda MPd, Ketua Asosiasi Malang, keadaan itu ternyata masih terjadi dengan sekolah di pelosok- pelosok. Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) hingga kini. Kerja APSI dibagi dalam 12 bidang. Kabupaten Lumajang, menepis anggapan Pria berusia 56 tahun itu, bahkan Antara lain, Bidang Pengembangan TK-SD, miring itu. Antara pengawas sekolah dan meragukan kompetensi orang-orang yang Pengembangan SMP/MTs, Pengembangan sekolah memiliki tanggung jawab sama. menjadi pengawas sekolah. “Saya tidak SMA/MA/SMK, Pemberdayaan Organisasi, Yakni memajukan dunia pendidikan. “Terus pernah melihat ada penataran khusus bagi Keuangan, Peningkatan SDM, Pendidikan terang, kompetensi keanggotaan APSI pengawas. Kalaupun ada pertemuan, paling- Luar Sekolah (PLS), Pendidikan Formal, Lumajang sangat diperhatikan. Para anggota paling sebatas koordinasi kelembagaan Pe n d i d i k a n N o n fo r m a l, H u b u n g a n pengawas adalah berangkat dari kepala belum pada pembekalan secara mendalam,” Kelembagaan, Peningkatan Kompetensi, sekolah,” kata Syamsul, 47 tahun. ungkapnya lugas. dan Humas. Siti Wigati M.Pd, guru Bahasa Indonesia Peran pengawas sekolah, lanjut Syukur, Syamsul terpilih menjadi ketua APSI SMPN 1 Lumajang tak menampik penjelasan panggilan akrab Abdus Syukur, dituntut Lumajang melalui pemilihan langsung Syamsul. Pengawas sekolah di Lumajang paham betul terhadap persoalan-persoalan dalam sidang anggota APSI se-Lumajang. memang berasal dari kepala sekolah. Syamsul pendidikan. Mulai dari kurikulum, model- Anggota APSI sebanyak 115 orang, yang Huda sendiri pernah menjadi kepala sekolah model pembelajaran, termasuk manajemen terpilih dari 850 kepala sekolah di Lumajang.  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 38 3/13/2007 2:32:55 PM
  • 41. iuran anggota. Yakni iuran wajib bulanan Drs. Suwidyodan Dra. Sri Indah Budiati, MSi, Tugas pengawas sekolah di antaranya sebesar Rp 1.000 per anggota dan iuran pengawas SMP/SMA. mengoptimalkan kerjasama sekolah sukarela, yang rata-rata Rp 100.000. Uang Anggota pengawas harus mampu dengan pengawas. Harapannya, mampu yang terkumpul itulah untuk gaji pengurus memahami perubahan. Di antaranya mendongkrak peran KKG, MGMP, MKKS serta dan ketua. Artinya, tidak ada insentif dari perubahan kurikulum dan kebijakan dinas Manajemen Sekolah/Manajemen Berbasis lembaga lain maupun pemerintah buat para pendidikan. Juga beragam kebijakan baru Sekolah. pengurus APSI. Depdiknas. Lucunya, informasi perubahan Program kerjasama pengawas dan Padahal, menurut Syamsul, banyak kebijakan justru diketahui lebih dahulu oleh sekolah yang telah berjalan adalah TV permasalahan pendidikan di Lumajang. Di kepala sekolah. Para pengawas belakangan Edukasi. Pemerintah Kabupaten Lumajang antaranya, tidak adanya sumber dana bagi menerima info kebijakan. membantu pengadaan T V ke seluruh kelancaran operasional APSI. Dukungan APSI Yogyakarta sebenarnya rutin sekolah di Lumajang. Stasiun siaran berpusat buat APSI dari instansi terkait masih belum melakukan pertemuan sepekan sekali. di SMK I Lumajang, yang memang telah maksimal. Masalah lain adalah faktor Toh, pengawas sekolah masih telat dalam mengembangkan TV edukasi tersebut administrasi. Masih ada anggota APSI membahas banyak hal baru. Misalnya, sejak 2002. berstatus kepala sekolah aktif. Imbasnya, mengenai KTSP. Kalangan guru telah Syamsul termasuk pejabat yang sangat mereka tak punya cukup waktu buat mengikuti pelatihan, eh..pengawas belum. antusias membenahi mutu sekolah di mengurusi APSI. Belum lagi faktor usia yang Tak heran bila keberadaan APSI Lumajang. Ia mengelompokkan keadaan rata-rata pengawas sudah berusia tua. Tentu Yogyakarta banyak diragukan. Sekolah perkembangan sekolah dalam tiga golongan: saja, faktor usia menjadi kendala serius menganggap mampu menjalankan proses sekolah kategori persiapan, potensial dan untuk menjangkau sekolah di pelosok. pendidikan tanpa keterlibatan pengawas nasional/internasional. APSI Lumajang sendiri cukup rutin sekolah. Padahal, masih banyak guru yang Sekolah persiapan merupakan sekolah menggelar pertemuan dan rapat anggota. belum bagus dalam hal metode pengajaran. kelas bawah. Karena kualitas sekolah Pertemuan rutin digelar sebulan sekali. Pada Tak sedikti guru-guru di Yogyakarta yang itu tidak berkembang. Bertahun-tahun pertemuan itu banyak digunakan untuk mengajar dengan metode lawas: pengajaran tetap saja buruk. Sekolah potensial mengevaluasi kerja anggota dan persoalan ceramah yang menganggap murid sebagai merupakan sekolah kelas tengah. Sekolah kelembagaan. objek. ini mampu berkembang, tapi terlihat Selain itu, kondisi sekolah negeri dan sangat lamban. Sedangkan sekolah standar swasta masih banyak kesenjangan. Bagi nasional/internasional sudah sangat bagus APSI YOGYAKARTA sekolah negeri, yang jelas mendapat kualitasnya. pembinaan dari pemerintah, tak banyak Saat ini, kebanyakan sekolah Lumajang APSI Yogyakarta berkantor di kantor Dinas bermasalah. Namun, sekolah swasta banyak tergolong sekolah persiapan. Sekolah Pendidikan Kota Yogyakarta di Jalan Hayam yang bermasalah. Memang, ada sejumlah standar nasional/internasional hanya satu- Wuruk. Di kota gudeg ini, APSI terbentuk sekolah swasta yang sangat bagus. Tapi yang dua. Tak ayal, peran APSI sangat berat. tahun 2003. Di sana ada 10 pengawas untuk kualitasnya masih di bawah pun tak sedikit Padahal untuk menggenjot kinerjanya, SMP/SMA dan 4 orang untuk SMK. “Satu jumlahnya. butuh dana operasional tak sedikit. Saat pengawas rata-rata membawahi 30 sekolah. Ada satu sekolah swasta yang satu orang ini APSI hidup dari dana swadaya alias Lima orang berasal dari kepala sekolah,” kata guru harus mengajar di dua kelas. Apalagi sang guru masih berstatus guru tidak tetap. Lantaran gaji kecil, guru itu nyambi mengajar di sekolah lain. Akibatnya, ia sering telat mengajar karena mesti lari ke sana kemari. Suatu ketika ada pengawas sekolah datang. Muncul pertanyaan: lho kok tidak ada gurunya? Guru-guru menjawab kompak: masih dalam perjalanan! Sudah saatnya APSI dan pihak sekolah saling menghormati. Toh, pengawas sekolah dulu-dulunya juga guru dan kepala sekolah. Artinya, pengawas sekolah yang mantan kepala sekolah setidaknya punya pengalaman dalam hal pengelolaan sekolah. Sedangkan pengawas yang bekas guru, mereka bisa menularkan pengalamannya dalam mengajar. roBi SUgara, m arieF FatHoni (Yogyakarta), Siswa salah satu SD di Yogyakarta dan mUkti ali (lumajang)  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 39 3/13/2007 2:32:59 PM
  • 42. BAHASAN KHUSUS 0 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 40 3/13/2007 2:33:01 PM
  • 43. 1 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 41 3/13/2007 2:33:02 PM
  • 44. BAHASAN KHUSUS 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 42 3/13/2007 2:33:07 PM
  • 45.  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 43 3/13/2007 2:33:11 PM
  • 46. BAHASAN KHUSUS  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 44 3/13/2007 2:33:13 PM
  • 47.  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 45 3/13/2007 2:33:15 PM
  • 48. BAHASAN KHUSUS  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 46 3/13/2007 2:33:24 PM
  • 49. 7 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 47 3/13/2007 2:34:18 PM
  • 50. INTERNASIONAL MENGANGKA T  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 48 3/13/2007 2:34:45 PM
  • 51. A T PENDIDIKAN ANAK MIGRAN  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 49 3/13/2007 2:34:49 PM
  • 52. INTERNASIONAL 0 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 50 3/13/2007 2:34:54 PM
  • 53. 1 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 51 3/13/2007 2:34:58 PM
  • 54. PERISTIWA 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 52 3/13/2007 2:35:03 PM
  • 55. T AK ada alasan lagi bagi Prof. Suyanto, Ph.D, untuk bersikap ewuh pakewuh dalam melakukan sosialisasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) setelah keluarnya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 6/2007 (Permen 6). Sebelumnya, ia selalu mengelak kalau diajak berbincang seputar sosialisasi kurikulum anyar itu dengan alasan bukan kewenangannya. Kini, Suyanto merasa plong. Bahkan, tak sampai sebulan sejak Permen 6 diteken 13 Februari silam, ia langsung tancap gas melakukan sosialisasi. Ia, misalnya, memberi arahan pada kegiatan review model KTSP yang digelar Direktorat Pembinaan TK dan SD, di Hotel Grafika Mas, Bogor, 5 Maret lalu. Sengkarut sosialisasi KTSP dipicu oleh Permendiknas No 24/2006 (Permen 24) yang dok. Pena Kegiatan belajar mengajar diteken 2 Juni 2006 silam. Beleid tersebut menegaskan bahwa tugas sosialisasi TANCAP GAS SOSIALISASI KTSP dibebankan kepada Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Setelah mendapat kewenangan ikut ambil bagian dalam sosialisasi Ditjen Pendidikan Tinggi juga diminta menyosialisasikan KTSP melalui jalur Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), Direktorat Jenderal Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah langsung tancap (LPTK). Sedangkan Direktorat Jenderal gas. Awal Maret lalu, Direktorat Pembinaan TK dan SD menggelar M a n a j e m e n Pe n d i d i k a n D a s a r d a n lokakarya review KTSP yang diikuti ratusan peserta dari 33 provinsi. Menengah (Ditjen Mandikdasmen) bertugas menggandakan dan mendistribusikan KTSP masyarakat kita selama ini cenderung Mandikdasmen yang sebelumnya hanya ke setiap satuan pendidikan dasar dan resisten terhadap kehadiran barang baru menggandakan dan mendistribusikan KTSP menengah secara nasional. yang menuntut perubahan. “Banyak yang ke setiap satuan pendidikan, kini ditambah Memang, baru kali ini peran Ditjen menanyakan, untungnya apa kalau mau lagi dengan melakukan bimbingan teknis, Mandikdasmen dipangkas habis dalam berubah,” katanya. supervisi, dan evaluasi pelaksanaan KTSP. sosialisasi kurikulum baru. Sebelumnya, Suyanto melontarkan anekdot segar Sedangkan SE 33 intinya berisi pengukuhan setiap ada sosialisasi kurikulum anyar Ditjen terkait adanya sebagian guru yang tidak Dr. Baedhowi selaku Staf Ahli Menteri Bidang Mandikdasmen selalu berada di barisan siap melaksanakan KTSP. Bagi mereka, KTSP Kurikulum dan Media Pendidikan sebagai terdepan. Peran Ditjen Mandikdasmen yang disebutnya sebagai Kalau Tidak Siap Pensiun Koordinator Tim Sosialisasi KTSP. Anggotanya kini sekadar ecek-ecek itu membuat beberapa saja. “Karena itu, kalau ada guru menyatakan terdiri dari unsur Ditjen PMPTK, Ditjen pihak melontarkan anekdot bernada sinis: tidak siap melaksanakan KTSP, sebaiknya Mandikdasmen, Ditjen Pendidikan Tinggi, apa bedanya Ditjen Mandikdasmen dengan di-KTSP saja,” ujar Suyanto yang disambut Badan Penelitian dan Pengembangan, dan perusahaan percetakan dan kantor pos. gelak tawa peserta. Sekretariat Jenderal. Bahkan ada yang menyebut Suyanto sebagai Senada dengan Suyanto, Direktur Selain melakuk an sosialisasi, tim Dirjen Penggandaan (Pena Pendidikan Pembinaan TK SD Drs. Mudjito AK, M.Si, Baedhowi ini juga bertugas melatih dan edisi Februari 2007: Jalan Terjal Sosialisasi juga menegaskan bahwa KTSP merupakan membina Tim Sosialisasi KTSP provinsi. Kurikulum Baru). instrumen yang mendorong para guru SE 33 juga mengatur peran dan tugas Tim Syukurlah, Permen 24 akhirnya direvisi untuk kreatif. “KTSP memberikan peluang Sosialisasi KTSP provinsi dan Tim Sosialisasi dengan Permen 6. Selain itu, Mendiknas dan tantangan bagi mereka yang inovatif. Ini KTSP kabupaten/kota. Mereka diminta juga mengeluarkan Surat Edaran Menteri kesempatan bagi guru untuk berimprovisasi melakukan sosialisasi KTSP di wilayahnya No 33/MPN/SE/2007 (selanjutnya disebut SE secara mengasyikkan. Tapi bagi mereka masing-masing, di bawah berkoordinasi Tim 33). Kedua beleid ini diteken pada tanggal yang berjiwa menerima apa adanya, KTSP Sosialisasi KTSP pusat. yang sama: 13 Februari 2007. Dalam paparannya, Suyanto menyatakan Permen 6 berisi tentang perubahan memang tidak cukup menguntungkan,” bahwa KTSP memang merupakan barang Permen 24. Item penting dalam Permen katanya. baru yang menuntut guru kreatif. Susahnya, baru ini adalah memberdayakan Ditjen SaiFUl anam  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 53 3/13/2007 2:35:36 PM
  • 56. PERISTIWA Foto-Foto: aYU n. andini RUU BHP lahir sebagai implementasi MENGHINDARI Pasal 53 UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Pasal 53 ayat 1 menyatakan “penyelenggara dan/atau KOMERSIALISASI satuan pendidikan formal yang didirikan oleh pemerintah atau masyarakat berbentuk badan hukum pendidikan.” Bentuk badan PENDIDIKAN hukum inilah yang memantik perdebatan. Istilah Badan Hukum Pendidik an sebenarnya sudah muncul kali pertama pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 61 Uji materi pasal tentang Badan Hukum Pendidikan UU Sisdiknas Tahun 1999 tentang Penetapan Perguruan Tinggi Negeri sebagai Badan Hukum. Ketika ditolak Mahkamah Konstitusi. RUU Badan Hukum Pendidikan itu pemerintah menetapkan sejumlah jalan terus. Peran yayasan pengelola sebatas sebagai pengawas. perguruan tinggi negeri menjadi badan Sebagian besar perguruan tinggi swasta bakal rontok. hukum milik negara. Di sini sudah muncul konsep Majelis Wali Amanat. Lembaga ini terdiri dari berbagai komponen masyarakat R sebagai pengambil keputusan. Lembaga ini penghujung Februari lalu. ANCANGAN Undang-undang Badan berhak mengawasi bahkan memberi sanksi Seminar bertajuk RUU BHP dan Hukum Pendidikan (RUU BHP) sudah kepada pengelola perguruan tinggi. Implik asinya Terhadap Masa Depan dibahas sejak awal 2004. Targetnya Perselisihan pendapat antara pemerintah Pendidikan, ini menghadirkan sejumlah selesai akhir 2006. Namun, hingga kini RUU dan sejumlah kalangan dipicu adanya nara sumber. Di antaranya, Prof Dr. Mansyur ini masih jadi perdebatan sengit berbagai kekhawatiran bahwa kehadiran RUU Ramli (Kepala Badan Litbang Depdiknas), kalangan. Diskusi hingga seminar pun itu setali tiga uang dengan melegalkan Dr. Andi M. Asrun, SH MH (dosen Fakultas banyak digelar. Satu di antaranya, seminar pelepasan tanggung jawab pemerintah Hukum Universitas Indonesia Jakarta), dan nasional yang digelar Poros Pendidikan dalam pendanaan pendidikan. Tak cuma Irwan Prayitno (Ketua Komisi X DPR). didukung PT. Per tamina, di Jakar ta,  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 54 3/13/2007 2:35:45 PM
  • 57. pendidikan, mengingat keuntungan yang untuk perguruan tinggi, namun juga tingkat pemasalahan lain, yaitu melalui Rancangan dinilai cukup besar,” kata Masyur Ramli. SD hingga SMA. Pada RUU BHP yang sudah Peraturan Pemerintah tentang pendanaan M e m a n g , d e n g a n b e n t u k B H P, mengalami perubahan sebanyak 26 kali itu, pendidikan,” kata Masyur Ramli. RPP diperkirakan banyak perguruan tinggi badan hukum memang wajib bagi perguruan Pendanaan Pendidikan ini dirancang juga swasta “kelas bawah,” akan tutup lantaran tinggi. Sedangkan satuan pendidikan di memuat mengenai bantuan beasiswa bagi tidak kuat bertahan dan bersaing dengan bawahnya tidak ada keharusan, sebatas mahasiswa yang cerdas namun berasal dari perguruan tinggi berkualitas. dibolehkan berbentuk badan hukum. golongan ekonomi tak mampu. Dr. Ir. H. Suharyadi, MS, Ketua Asosisasi Pasal itu pun dinilai merugikan. Sejumlah Sedangkan soal komersialisasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI) kalangan pun menggugat dan meminta pendidikan, menurut Mansyur Ramli, BHP tak menutupi kecemasannya kemungkinan Mahkamah Konstitusi menguji pasal tentang sendiri punya sepuluh prinsip yang bukan perguruan tinggi swasta pada rontok. Kini, BHP. Mereka yang menggugat di antaranya semata bisnis. Prinsip BHP adalah nirlaba, setidaknya ada 2.700 perguruan tinggi guru-guru Banyuwangi, Ikatan Sarjana otonom, akuntabel, transparan, penjaminan swasta. Pertumbuhan perguruan tinggi Pendidikan Indonesia, Persatuan Guru mutu, layanan prima, akses yang berkeadilan, negeri yang telah menjadi BHMN, yakni Republik Indonesia, dan Asosiasi Badan keberagaman, keberlanjutan, partisipasi Universitas Indonesia, Institut Teknologi Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta atas tanggung jawab negara. Toh, tak ada Bandung, Universitas Gadjah Mada, Institut Indonesia (ABPPTSI). ABPPTSI menilai Pasal kata tegas dari Masyur Ramli sebagai wakil Pertanian Bogor bisa dilihat sebagai contoh 53 ayat (1) bersifat diskriminatif lantaran pemerintah, yang menyatakan prinsip BHP kemajuan pengelolaan perguruan tinggi tidak memperkenankan lagi bentuk yayasan itu menjamin tidak adanya komersialisasi negeri. sebagai pengelola perguruan tinggi. Artinya pendidikan. “Perguruan tinggi negeri sudah tampak sama saja secara perlahan mematikan Peran yayasan sebagai penyelenggara mengeruk calon mahasiswa dari berbagai yayasan sebagai penyelenggara pendidikan satuan pendidikan, dalam RUU BHP dilebur penjuru daerah. Jumlah mahasiswa formal. menjadi Majelis Wali Amanat. Peran yayasan perguruan tinggi negeri diperbanyak. Kalangan kontra ini akhirnya harus terhadap pengambilan keputusan pun Cakupan lahan rejeki penyelenggara menerima “kekalahan” lantaran Mahkamah punya hak suara sebanyak 49%. Tak lain agar pendidikan swasta yang tersebar di Konstitusi, dalam putusannya, akhir Februari yayasan tidak punya hak veto. daerah-daerah, jadi berkurang banyak,” lalu menyatakan pasal tentang badan Prinsip nirlaba BHP sendiri dibagi dalam kata Suharyadi. hukum pendidikan tidak bisa dikatakan dua kategori: BHP yang didirikan badan Suharyadi juga menyoroti soal ketentuan merugikan lantaran belum ada undang- hukum nirlaba dan BHP yang didirikan badan aturan pembagian hak surplus sebesar 25 % undang yang mengatur hal itu. hukum laba. Jika BHP dikelola badan nirlaba, dan 50%. Menurutnya, aturan itu cenderung hak pendapatan sebanyak-banyaknya 25% memperlihatkan orientasi penyelengaraan yang dapat dibagikan kepada pendiri. SWASTA RONTOK pendidikan Indonesia menuju ke arah Sedangkan BHP yang didirikan badan komersialisasi pendidik an. Apalagi, hukum laba berhak mendapatkan sebanyak- Masalah pembiayaan pendidikan, Irwan ditambahkan semakin minimnya prioritas banyaknya pendapatan sebesar 50%. Prayitno tegas mengatakan bahwa secara pendanaan pendidikan dari pemerintah. “Aturan inilah akan menarik banyak minat konstitusi negara bertanggung jawab para pengusaha untuk menyelenggarakan terhadap pendidikan. Konsekuensinya, aYU n. andini pemerintah juga ingin mengatur hal ini, tanpa mengganggu penyelenggaraan otonomi pendidikan. Ketidakmampuan pemerintah membiayai seluruh anggaran pendidikan tinggi hanya bersifat sementara.“Karena setelah anggaran pendidikan menjadi 20% dari APBN, maka pendidikan tinggi juga akan mendapatkan haknya,” kata Irwan. Kini besarnya pos anggaran pendidikan tinggi sebesar Rp 12 triliun. Sedangkan pos dana pendidikan dasar dan menengah sebanyak Rp 18 triliun. Menurut Irwan, saat program Wajar Belajar 9 Tahun tuntas 2008 mendatang, dengan sendirinya dana akan banyak mengalir ke pendidikan tinggi. Soal pembiayaan pendidikan sendiri, menurut Prof Dr. Mansyur Ramli, memang tidak diatur dalam UU BHP. “Masalah pendanaan pendidikan diatur dalam  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 55 3/13/2007 2:35:58 PM
  • 58. PERISTIWA  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 56 3/13/2007 2:36:09 PM
  • 59. BUKU MENGUPAS OTONOMI difokuskan pada pemangkasan manajemen lapisan tengah birokrasi pendidikan dan menyerahkan urusan pendidikan pada level PENDIDIKAN sekolah. Komitmen pemerintah ditunjukkan dengan kebijakan mengurangi jumlah pegawai pusat departemen pendidikan, menghapus seluruh administrasi tingkat daerah, serta menyerahkan tanggung jawab Meski belum kelihatan kebijakan pendidikan di tingkat lokal, tapi alokasi anggaran, pengaturan pegawai, dan pengambilan keputusan di bidang secara konsep kebijakan ini banyak keuntungannya. Ditunjang pendidikan pada masing-masing sekolah. pengalaman dan wawasan sebagai pendidik dan birokrat. Pelaksanaan otonomi pendidikan di Selandia Baru menunjukan tingkat keberhasilan U cukup signifikan. persoalan dari daerah. Sederhananya, pusat U Nomor 22 Tahun 1999 Otonomi Keberhasilan Selandia Baru bisa dilihat hanya memfasilitasi saja. Daerah secara otomatis merubah dari implementasi desentralisasi pendidikan. Menyelaraskan kebijakan dengan kearifan semua tatanan kebijakan seantero Merek a memulai dengan reformasi lokal tentu tidak mudah. Jika dulu mungkin negeri ini. Termasuk kebijakan tentang administrasi. Lalu diikuti reformasi pedagogis agak lebih enteng karena bentuk kebijakan pendidikan. Semua kebijakan, kini tidak yang tercermin pada konsensus luas tentang itu dari pusat dan daerah mana pun harus lagi 100% ditangani pemerintah pusat. tujuan utama kurikulum nasional, sekaligus menerimanya. Untuk saat ini tentu tidak Tapi diselaraskan dengan kearifan lokal. memberi peluang sekolah setempat mudah, butuh tenaga yang ekstra dalam Memang, kebijakannya tetap dari pusat menambahkan muatan lokal. membahas persoalan-persoalan daerah tapi setelah mempertimbangkan segala Namun kebijakan seperti itu bukan berarti yang akan dibuat kebijakan. tak ada sisi negatifnya. Di Spanyol, kebijakan Berangkat dari sini, Dr Baedhowi, Judul : KEBIJAKAN OTONOMI ala Selandia Baru membuat banyak dewan melihat perlu ada semacam pemaparan DAERAH BIDANG sekolah lamban menyesuaikan diri dengan komprehensif untuk menjelaskan konsep PENDIDIKAN: Konsep Dasar pendekatan manajemen baru di tingkat dasar dan implementasi kebijakan otonomi dan Implementasi sekolah. daerah bidang pendidikan. Staf ahli Menteri Penulis : Dr. Baedhowi, M.Si. Buku yang tergolong tipis halamannya Pendidikan Nasional bidang Pengembangan Penerbit : UPT Unnes Press Semarang, 2007 ini sungguh tak tipis kandungannya. Kurikulum dan Media Pendidikan ini Teba : viii+141 halaman Potret otonomi pendidikan yang diuraikan memaparkannya dalam buku kecil ini. Di Baedhowi saja menjadi nilai plus buku antaranya mengenai konsep, pengalaman di ini. Wawasan dia yang doktor bidang beberapa negara, baik-buruk, implementasi administrasi dari Universitas Indonesia serta pengawasan otonomi pendidikan. Jakarta ini ditambah pengalamannya Mengenai konsep, tentang perlunya sebagai pendidik (1974-1979) dan bagian kebijakan otonomi pendidikan, dipandang dari Departemen Pendidikan Nasional Baedhowi perlu karena daerah lebih (1979-sekarang) layak jadi referensi pas. accountable dan efektif dalam mengelola Sepantasnya buku ini dibaca pejabat pendidikan. Berbeda jauh dibanding daerah, kepala sekolah, guru, dan sejumlah masa sentralisasi pendidikan, dengan kepala dinas. Prof. H. A. Malik Fadjar, mantan birokrasi berbelit dan panjang. Menurut Menteri Pendidikan Nasional, mengatakan Baedhowi ada keuntungan fundamental buku ini dikemas secara lugas, objektif, dan memakai sistem desentralisasi. Yakni dalam komprehensif. Selain itu, buku ini dipertajam mempertimbangkan kebijakan yang akan dengan fakta-fakta otentik di lapangan yang dipusatkan. “Jika keputusan berangkat merupakan sintesis dari kajian empiris. dari daerah, keuntungannya daerah Kalaulah ada kekurangan buku ini, lebih mengetahui persoalan pendidikan tampaknya dari sisi penyajian. Baik sistem di wilayahnya, ketimbang pusat,” kata penulisan dan bahasanya, tak ubahnya Baedhowi. tulisan di jurnal ilmiah yang diawali landasan Memang belum ada hasil signifikan teori plus pembahasan yang menggunakan terkait dengan kebijakan otonomi. Sebagai banyak catatan kaki. Bagi yang belum acuan, pengalaman otonomi pendidikan fasih berbahasa Inggris, kutipan teks asli di sejumlah negara seperti, Selandia Baru, berbahasa Inggris, tentu menjadi satu Spanyol, Brasil, Meksiko, dan Zimbabwe, kesulitan tersendiri. hasilnya cukup memuaskan. arien t w Di Selandia Baru misalnya, desentralisasi roBi SUgara 7 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 57 3/13/2007 2:36:19 PM
  • 60. KRONIKA SINERGI EMPAT LEMBAGA menjadi lebih besar dan hasilnya bisa optimal,” kata Dodi Nandika, Sekjen Depdiknas, saat jumpa pers di Gerai Informasi dan Media K Depdiknas, awal Maret lalu. esepakatan diteken tiga sekretaris jenderal kementerian -- masing-masing Departemen Pendidikan Nasional, Menteri Negara Pemuda dan Olahraga, dan Menteri Negara Kebudayaan dan Pariwisata, plus Sekretaris Perpustakaan Nasional. Mereka mengukuhkan kerjasama untuk menggarap sejumlah program yang dikerjakan secara bersama-sama. Kerjasama empat lembaga ini dirintis sejak 2006. Ada sejumlah program yang akan dikerjakan pada 2007, antara lain Festifal Budaya Daerah, Festival Tari Nusantara, Festival Internasional Pemuda dan Olahraga, serta penggalakan lomba olahraga di sekolah. Sinergi empat lembaga itu dimaksudkan agar program- program yang terkait dengan unsur pendidikan, olahraga, budaya dan pariwisata, serta kepustakaan, bisa berjalan lebih esifien. dok. Pena “Sebelumnya kami berjalan sendiri-sendiri, sehingga kurang efisien. Dengan bergabung bersama, diharapkan kekuatan kita BLOCK GRANT RP 1,738 TRILIUN untuk meningkatkan layanan pendidikan dasar. Dana tersebut masing-masing digunakan untuk membangun 590 SMP baru dan P pengadaan furniture yang menelan duit Rp 738 miliar, membangun rogram Wajib Belajar Pendidikan Dasar 9 tahun yang ditargetkan 1.221 SD-SMP Satu Atap Rp 400 miliar, dan membangun 10.000 ruang tuntas pada 2008 membuat Depdiknas harus bekerja keras. kelas baru yang menelan biaya Rp 600 miliar. Untuk bisa disebut tuntas, indikatornya adalah Angka Partisipasi Khusus pengadaan mebeler untuk 590 sekolah, 290 di antaranya Kasar (APK) tingkat SMP/MTs sebesar 95%. Hingga akhir 2006, APK ditanggung pemerintah. Sedangkan sisanya, 300 sekolah dibiayai SMP/MTs sudah mencapai 88,68%. AusAID (Australian Agency for International Development). “Block grant Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo optimistis target ini kita fokuskan di kabupaten/kota yang APK-nya masih di bawah tersebut bisa tercapai. Salah satu upaya yang dilakukan adalah rata-rata nasional,” kata Mendiknas, awal Maret ini. menggulirkan program block grant (subsidi) sebesar Rp 1,738 triliun BANTUAN BUKU BUAT baca yang ada di Derwati adalah salah satu dari 100 pondok baca yang didirikan Rotary di seluruh Indonesia. PRASEKOLAH Rencananya, Rotary akan mendirikan sembilan pondok baca di Bandung. Saat ini baru enam pondok baca dibangun. ”Pondok baca itu R kami tempatkan di lingkungan masyarakat kurang mampu. Tujuannya, otary Club Bandung memberikan bantuan buku sebanyak 400 judul untuk membantu mereka yang tidak mampu membeli buku. Mei ini untuk anak pra sekolah, di perpustakaan Kelurahan Derwati, Kec. kami akan meresmikan pondok baca di Taman Lalu Lintas. Pokoknya satu Rancasari, Kota Bandung. Wali Kota Bandung, H. Dada Rosada, hadir Rotary Club memiliki satu pondok baca,” kata Lies. Setelah lima tahun, dalam acara penyerahan buku itu. Menurut Ketua Yayasan Pondok pondok baca itu akan diserahkan pengelolaannya kepada masyarakat. Baca Rotary Indonesia, Lies Nursiwan, setiap tahun Rotary Club akan Tujuannya agar warga belajar mandiri. menambah buku baru untuk pondok baca yang telah didirikan. Pondok KURIKULUM NASIONAL STANDAR LOKAL Tingkat Pendidikan untuk SD, di Bogor, Jawa Barat, 5-6 Maret 2007. Acara Lokakarya itu dihadiri guru, kepala sekolah, dan pengawas D dari 33 provinsi. Terkait dengan penerapan Kurikulum 2006 atau irektur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), banyak yang harus Depdiknas Suyanto mengatakan bahwa otonomi daerah dipersiapkan daerah. “Sekolah harus menyusun kurikulum yang memberikan ruang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran terdiri atas tujuan pendidikan pada jenjang bersangkutan, struktur sesuai kondisi, potensi, dan kebutuhan peserta didik di lingkungannya. dan muatan kurikulum, kalender pendidikan dan silabus yang Jadi kurikulum nasional bisa disesuaikan dengan standar lokal. mengacu pada standar isi dan standar kompetensi lulusan,” kata “Sekolah yang bisa menerjemahkan kurikulum secara kreatif dan Drs Mudjito AK, MSi, Direktur Pembinaan TK dan SD Depdiknas, inovatif akan menghasilkan lulusan yang berstandar nasional,” kata menambahkan. Suyanto, seperti diungkapkan dalam Lokakarya Kurikulum satuan  Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 58 3/13/2007 2:36:22 PM
  • 61. NARKOBA NO, OLAHRAGA YES DICARI! GURU KREATIF N arkoba adalah momok menyeramkan. D Jumlah korban narkoba yang semakin alam rangka meningkatkan meningkat, kian bikin cemas akan hilangnya mutu tenaga pendidik, generasi muda potensial. Bagaimana tidak. Departemen Pendidikan Nasional Sekira 60-70% tersangka penyalah guna mengundang para guru yang bisa narkoba yang ditangkap jajaran Polda Metro berkreasi. Jaya berusia antara 16 sampai 21 tahun, Konkretnya, para guru setengahnya adalah pelajar. ditawarkan membuat program Depar temen Pendidik an Nasional pendalaman materi pelajaran, bekerjasama dengan Yayasan Puri Cikeas p e n g e m b a n g a n b a h a n a j a r, Falik menyelenggarakan Seminar dan Lokakarya penelitian tindakan kelas, Penanggulangan Narkoba di Jakarta, pada pengembangan model uji 9-12 Maret. Temannya Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba di Sekolah Dasar. Kegiatan komptensi dan prses sertyfikasi ini diikuti para utusan dari dinas pendidikan seluruh provinsi. bagi pendidik, serta penulisan Melalui kegiatan itu, Direktorat Pembinaan TK-SD Depdiknas berharap bisa menghasilkan karya ilmiah. pola pencegahan dan solusi komprehensif bagi siswa SD. “Orangtua, lingkungan, media N a h , b a gi g u r u k re at i f i n i , massa, aparat penegak hukum dan seluruh instansi pemerintahan harus bahu-membahu D i re k t o r a t Pe m b i n a a n D i k l a t mencegah penggunaan Narkoba,” Drs Mujito AK, MSi, Direktur Pembinaan TK dan SD Direktorat Jenderal Peningkatan Depdiknas. M u t u P e n d i d i k d a n Te n a g a Dampak buruk tak cuma menimpa si pelaku. Sebab, tak jarang pelajar pemakai narkoba, Kependidikan Depdiknas sekaligus mnejadi pengedar. Narkoba pun cepat menyebar di sekolah-sekolah. Oleh menjanjikan dana stimulan masing- karena itu perlu strategi efektif pencegahan narkoba, mulai dari tingkat SD. Salah satu cara masing Rp 70 juta. Caranya, para pencegahan paling efektif, kata Mujito, adalah dengan penyaluran minat di bidang seni guru mengajukan proposal sesuai dan olahraga. dengan program yang ditawarkan Depdiknas. Seperti dilansir dari informasi Direktorat Pembinaan Diklat, jadual pengajuan proposal ditutup pada 29 M aret 2007. BUKU SEJARAH DILARANG BEREDAR Tahun ini dibuk a kuota untuk 91 organisasi, kelompok, atau K instansi. ejaksaan Agung secara resmi melarang penerbitan dan peredaran buku Menurut Direktur Pembinaan pelajaran sejarah SMP dan SMA untuk kurikulum 2004. Buku-buku Diklat Sumarna Surapranata, sejarah itu dinilai tidak sepenuhnya mencatat kebenaran sejarah Indonesia. program kerjasama antarinstansi Perintah itu tertuang dalam surat keputusan (SK) Jaksa Agung tanggal 5 pemerintah/swasta/lembaga Maret 2007 yang disampaikan oleh Jamintel Muchtar Arifin di Kejaksaan terkait ini dirintis sejak tahun Agung, pada 9 Maret ini. lalu. Tahun lalu dibuk a kuota Jaksa Agung meminta masyarakat yang menyimpan, memiliki dan untuk 50 kelompok dengan nilai memperdagangkan barang cetakan itu segera menyerahkan pada kejaksaan bantuan masing-masing Rp 100 tinggi dan kejaksaan setempat. “Jika melanggar diancam dengan hukuman juta. Besaran bantuan tahun ini pidana sebagaimana diatur dalam pasal 1 ayat 3 Penetapan presiden No memang menurun dibandingkan 4/1963 tentang pengamanan barang-barang percetakan sebagaimana yang t a h u n l a l u . Ta p i k u o t a y a n g ditetapkan dalam UU no 5/1965,” kata Muchtar. diberikan lebih banyak. Setiap Buku yang dilarang beredar itu terbagi dalam tiga: Kronik Sejarah organisasi, institusi, dan kelompok kelas I SMP (karya Anwar Kurnia, penerbit Yudistira), Sejarah I untuk SMA beranggotakan 80-100 guru. (karya TB Purwanto dkk), dan Pelajaran Sejarah SMP dan SMA. “Kejaksaan Bagi yang berminat, pengajuan dan kepolisian diwajibkan untuk menyita barang cetakan itu,” ungkap proposal dialamatkan ke Direktorat Muchtar. Pembinaan Diklat Ditjen PMPTK Menurut Muchtar, buku-buku tersebut dianggap telah menimbulkan Depdiknas, Kompleks Depdiknas keresahan masyarakat. Dalam buku sejarah itu, kata PKI tidak tercantumkan Gedung F Lantai 2, Jalan RS dalam pemberontakan PKI Madiun 1948 dan pemberontakan PKI 1965. Yang Fatmawati, Jakarta Selatan. Silakan termuat hanya kata keterlibatan G30S. menghubungi (021) 7654947.  Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 59 3/13/2007 2:36:31 PM
  • 62. APA SIAPA AVRIL JADI KOMIK A vril Lavigne masih menjadi artis idola remaja seantero dunia. Namanya semakin ngetop saat paras cantiknya diabadikan sebagai salah satu karakter dalam sebuah komik panjang tak ubahnya novel bergambar. Judulnya Make 5 Wishes. Avril digambarkan persis sosoknya dalam hit Complicated. Komik ini semula berasal dari Jepang tapi kemudian diterbitkan dalam edisi bahasa Inggris oleh Del Rey Manga di Amerika. Tidak semua artis memiliki kesempatan emas menjadi tokoh dalam komik. Karena keunikan karakter Avril yang tampak enerjik, centil dan cerdaslah sang pengarang memilih pelantun tembang tenar Sk8er Boi ini. Pernikahannya dengan Deryck Whibley pertengahan tahun lalu, tak mengurangi popularitas cewek asal Kanada ini sebagai ikon remaja dunia. Sejauh ini, Avril dikenal sebagai artis remaja sangat berbakat. Terbukti dari segudang penghargaan yang disabetnya. Tak diragukan lagi kemampuannya sebagai seorang penyanyi, penulis lagu, model dan aktris. Saat dinyata kenapa dia terlibat dalam komik ini, dengan enteng dia menjawab, “Saya tahu bahwa banyak penggemar saya yang membaca komik. Berarti saya juga turut membuat mereka erarti merasa senang.” Komik Avril itu berkisah tentang seorang cewek pemalu bernama Hana yang mendapati website misterius. Setelah peristiwa itu, Hana merasa terus diikuti si setan ke mana pun dia pergi. Hingga akhirnya dia menemukan Avril Lavigne. Sang pahlawan yang mampu membebaskannya dari si hantu dan kembali sadar seperti sebelumnya. Rencananya, seri ini www.google.com akan diluncurkan dalam edisi berwarna Juli 2007 mendatang. Jangan lupa catat! 0 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 60 3/13/2007 2:36:35 PM
  • 63. Herry Zudianto, walikota Satu gagasan Herry agar anak lebih dan sarana prasarana. Yang sekarang maju memahami ilmu adalah dengan dibangunnya adalah sarana prasarana tapi untuk proses Yogyakarta Taman Pintar. Taman Pintar didirikan untuk belajar masih kurang,” kata Herry. Kurikulum memudahkan anak memahami sains lebih Yang dinilai Pak Walikota masih kurang, mudah. “Memahami bukan menghafal. di antaranya, metodologi pendidikan. Taman Pintar hanya satu cara pendekatan Berat & Taman “Kebanyakan siswa terbiasa dengan hafalan mempelajari ilmu pasti agar lebih mudah,” bukan pemahaman,” kata Herry yang berlatar kata ayah tiga anak hasil pernikahannya belakang pengusaha batik dan busana Pintar dengan Dyah Suminar, SE. muslim ini kepada M Arief Fathoni dari PENA PENDIDIKAN. Orang nomor satu Yogyakarta ini juga memandang beban kurikulum sekolah B terlalu berat. “Apa yang diterima siswa harus elum lama“bumi Mataram,”Yogyakarta, sebanyak itu? Orang hidup itu tidak perlu diguncang musibah: gempa bumi, banyak ilmu tapi punya ilmu yang cukup tapi yang juga memporakporandakan ahli betul dengan yang dikuasainya,” kata Klaten dan sekitarnya. Februari ini, Yogyakarta lulusan Magister Manajemen kembali dirundung musibah angin puting Universitas Gadjah Mada beliung. Namun, bukan karena itu Yogyakarta Yogyakarta ini. tetap jadi perhatian media massa. Tak lain Herry berpegang pada karena kemajuan pendidikannya. falsafah yang diwariskan Ki Yogyakarta menuntaskan program Wajib Hajar Dewantara: niteni, nirokke, Belajar 9 Tahun pada 2004. Kini Yogyakarta nambahi (memahami, menirukan telah menggulirkan Wajib Belajar 12 Tahun. dan menambahkan). Artinya, Meski dikenal sebagai kota dengan prestasi dengan memahami, siswa pendidikan bagus, toh masih membuat akan bisa meniru, dan akhirnya resah Herry Zudianto, Walikota Yogyakarta. mampu mengembangkan “Sekolah bermutu itu bergantung pada FatHoni arieF sendiri. empat. Yakni mutu, kelulusan, proses belajar, Prof. dr. dewa komang tantra, dip. app. ling, mSc. kesetaraan, hingga kursus. Masing-masing jelas berbeda kepala Badan akreditasi nasional Pendidikan perlakuannya.“Harus hati-hati, menyusunnya. Karena kompetensi nonformal pendidikan nonformal berbeda dengan pendidikan formal,” kata Prof. Dr. Dewa Komang Tantra, Dip. App. Ling, MSc, Kepala Cukup PP Kompetensi Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal kepada Robby Soegara dari PENA PENDIDIKAN. Belakangan ini pekerjaan Dewa, begitu guru besar Universitas K Pendidikan Ganesha Singaraja, Bali, ini disapa, memang tambah OMPETENSI, menjadi kata sakti bagi sibuk. Sepanjang Februari lalu, misalnya, Dewa seperti tak guru, setidaknya dalam dua tahun punya jeda waktu luang lantaran kesibukannya membahas belakangan. Pasalnya, guru dituntut standar kompetensi dan model pembelajaran PNF. Dewa dan mempunyai standar kompetensi sebagai sejumlah kalangan akademisi bergabung dalam Tim Akademisi pendidik. Begitu juga bagi para pendidik penyusunan standar kompetensi PNF. Mereka berkumpul pada di jalur pendidikan nonformal. Standar Rapat Koordinasi Direktorat Pendidik dan Tenaga Kependidikan kompetensi bagi pendidik pendidikan Pendidikan Nonformal di Hotel Grand Cempaka, Jakarta Pusat, nonformal (PNF) juga jadi syarat pertengahan Februari lalu. mutlak bagi profesi sebagai Pembahasan itu tambah tak ringan lantaran rakor berlangsung pendidik. singkat, kurang dari sepekan. Hasil pembahasan Tim Akademisi Standar kompetensi bagi nantinya direkomendasikan menjadi peraturan pemerintah (PP) pendidik PNF menjadi tambah tentang ketenagaan PNF. rumit. Asal tahu saja, model “Kalau dibuat UU butuh proses sangat lama. PP mungkin bisa pendidikan nonformal lebih cepat,” kata Dewa yang berlatar belakang doktor ilmu sosial lebih beragam. Dari dari State University of New York Amerika lewat Program Beasiswa pendidikan anak Fullbright. Semakin cepat. usia dini, keaksaraan, 1 Maret 2007  Pena Pendidikan 11_PENA gabungan.indd 61 3/13/2007 2:36:44 PM
  • 64. CATATAN PENA DISIPLIN Oleh : Saiful Anam U menyalip ugal-ugalan dari jalur kiri. ntuk kesekian kalinya kecelakaan transportasi terjadi lagi. Budaya kerja juga tak ketinggalan. Banyak kantor yang Awal Maret ini, giliran pesawat Garuda jenis Boeing 737 menetapkan jam kerja mulai pukul 09.00 sampai 17.00. Tapi, seri 400 jurusan Jakarta – Yogyakarta yang bernasib naas. banyak karyawan yang datang jam 10.00 dan pulang jam 16.00. Pesawat terbakar setelah mendarat tidak sempurna di bandara Itu pun, tak jarang selama di kantor lebih banyak thenguk- Adisucipto, Yogyakarta, yang menewaskan 22 penumpang. thenguk, atau nongkrong sambil menyeruput kopi di kantin. Salah satu korbannya adalah Prof. Dr. Koesnadi Hardjasoemantri, Lemahnya budaya disiplin kerja bukan monopoli para mantan Rektor Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. pegawai. Justru yang paling memprihatinkan adalah menyergap Sebelumnya, kecelakaan datang silih berganti seakan tiada kalangan pemimpin. Mereka tidak disiplin alias mudah ingkar henti. Kapal Motor (KM) Senopati tenggelam, pesawat Adam dalam merealisasikan janji-janji politik yang dengan gampang Air meledak, dan KM Levina terbakar. Belum lagi kecelakan diucapkan sebelumnya. kereta api yang terjadi di berbagai daerah. Selain kecelakaan Mengapa budaya disiplin masyarakat kita begitu lemah? tranportasi, kita juga menyaksikan berbagai bencana alam. Faktor utamanya, tentu saja karena kepastian hukum yang Sial memang, dalam dua setengah tahun usia duet juga sangat lembek. Sudah bukan rahasia lagi kalau hukum kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wakil bisa diatur-atur oleh mereka yang punya akses dan uang. Presiden Muhammad Jusuf Kalla terus-terusan diguncang Tidak adanya kepastian hukum membuat publik merasa tidak bencana. Rekor bencana datang bak air bah, mulai dari gempa nyaman. bumi dan tsunami, lumpur panas Sidoarjo, kapal laut tenggelam Dalam konteks pendidikan, sungguh tidak adil jika lemahnya dan terbakar, banjir parah di DKI Jakarta, tanah longsor, angin budaya disiplin masyarakat itu sepenuhnya disalahkan kepada puting beliung, hingga pesawat udara meledak dan terbakar. lembaga pendidikan. Memang, sekolah bertugas antara Sebagian masyarakat Jawa menghubung-hubungkan lain membentuk karakter anak didik, termasuk di dalamnya berbagai bencana dahsyat tersebut dengan hal-hal berbau membangun sikap disiplin. Tapi, bagaimana budaya disiplin klenik dan mistis. Ini memang sulit dibuktikan secara ilmiah- bisa terbentuk dengan baik jika lingkungan di luar sekolah akademik. Tapi bagi sebagian masyarakat Jawa, mereka punya justru anti disiplin? pola pikir dan logika tersendiri untuk mempercayai “dunia lain” Meski begitu, pertanyaan yang bersifat otokritik patut kita seperti itu. lontarkan pada masyarakat pendidikan: apakah para guru, Bencana gempa bumi memang sulit dideteksi. Hingga kepala sekolah, hingga birokrat pendidikan, sudah menjadi kini, belum ada teknologi yang mampu mengantisipasi kapan tauladan disiplin bagi para peserta didik? Atau malah ikut-ikutan dan dimana bakal terjadi gempa. Yang bisa dilakukan hanya larut dalam pesta pora untuk melunturkan budaya disiplin? mengukur kekuatannya setelah gempa terjadi, dan antisipasi Ada gagasan cemerlang yang dilontarkan almarhum Jenderal untuk mencegah jangan sampai korban melimpah, misalnya Benny Moerdani pada tahun 1980-an saat menjabat sebagai membangun rumah atau bangunan tahan gempa. Panglima ABRI, yaitu tentang Disiplin Nasional. Bagi sebagian Sedangkan banjir atau longsor, sebenarnya bisa disiasati jika umat Islam, nama Benny Moerdani memang menimbulkan manusia ramah terhadap alam. Apalagi kecelakaan transprotasi alergi. Tapi, tanpa melihat sosok tokoh yang kontroversial ini, darat, laut, dan udara, sebagian besar justru disebabkan oleh gagasannya tentang Disiplin Nasional agaknya perlu diangkat faktor kesalahan manusia. kembali. Salah satu penyebab maraknya kecelakaan transprotasi dan Disiplin Nasional sudah selayaknya kini diberlakukan bencana alam adalah lemahnya penegakan disiplin. Sejumlah dalam berbagai aspek kehidupan untuk menciptakan bangsa aturan dibikin begitu ketat untuk menjamin agar aktivitas yang unggul dan beradab. Kita berharap, yang menjadi motor transportasi berlangsung aman. Namun dalam pelaksanaannya, penggeraknya adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. berbagai peraturan tersebut begitu mudahnya diabaikan. Tak Tentu bukan sekedar berupa jargon yang kemudian diikuti peduli apakah mereka kelasnya cuma lulusan SD atau sarjana, bentangan spanduk, latihan baris berbaris ala tentara, atau iklan perilakunya sama saja. perlunya disiplin di media massa. Yang kita perlukan adalah Begitu pula dalam berlalu lintas di jalan raya. Banyak kita sebuah gerakan politik-sosial yang menjunjung tinggi nilai-nilai jumpai sepeda motor, angkot, bus, hingga kendaraan pribadi, kejujuran, kerjasama, keterbukaan, tanggungjawab, kerja keras, yang melaju seenaknya. Mau berhenti atau belok, sering tidak tepat janji, dan kesederhanaan. memberi tanda. Berjalan pelan di jalur kanan, dan sebaliknya 2 Pena Pendidikan  Maret 2007 11_PENA gabungan.indd 62 3/13/2007 2:36:46 PM