Struktur sosial

  • 19,729 views
Uploaded on

Penjelasan mengenai struktur sosial

Penjelasan mengenai struktur sosial

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
19,729
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3

Actions

Shares
Downloads
353
Comments
3
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. BENTUK-BENTUK STRUKTUR SOSIAL Disusun oleh: Aprillia Dewi PXI RPL B03
  • 2. BENTUK-BENTUKSTRUKTUR SOSIAL
  • 3. B E N T U K -B E N T U K S T RUK T UR S OS I A L1. Pengetahuan dan Ciri-Ciri Struktur Sosial2. Fungsi dan Bentuk-Bentuk Struktur Sosial3. Struktur Sosial4. Stratifikasi Sosial
  • 4. Pe n g e t a h u a n d a n Ci r i - c i r i St r u k t u r So s i a l Kata “struktur” berasal dari bahasa Latin yang berarti menyususn atau membangun. Pada dasarnya istilah struktur diartikan sebagai susunan terhadap sesuatu yang memiliki bagian-bagian dan membentuk suatu susunan. Secara definitif, struktur sosial diartikan sebagai suatu skema penempatan nilai-nilai sosial budaya danorgan-organ masyarakat pada posisi yang dianggap sesuai agar organisme masyarakat sebagai suatukeseluruhan dapat berfungsi dan kepentingan setiap bagian dapat berjalan dalam jangka waktu yangrelatif lama
  • 5. Definisi struktur sosial menurut para ahli Menurut Radclife-Brown, struktur sosial adalah suatu rangkaian kompleks dari relasi-relasi sosial yang berwujud dalam suatu masyarakat. Dengan demikian, struktur sosial meliputi relasi sosial di antara paraindividu dan perbedaan individu dan kelas sosial menurut peranan sosial mereka Menurut Evans-Pritchard, struktur sosial ialah relasi-relasi yang tetap dan menyatukan kelompok-kelompok sosial pada satuan yang lebih luas Menurut Beattie, struktur sosial adalah bagian-bagian atau unsur-unsur dalam masyarakat itu yangtersusun secara teratur guna membentuk suatu kesatuan yang sistematik Menurut Raymond Firth, konsep struktur sosial merupakan analytical tool atau alat analisis yangdiwujudkan untuk membantu pemahaman tentang tingkah laku manusia dalam kehidupan sosial.
  • 6. C i r i -C i r i S t r u k t u r So s i a lStruktur sosial memiliki ciri-ciri sebagai berikut.1. Bersifat abstrak Mempunyai arti bahwa struktur sosial tidak dapat dilihat dan tidak dapat diraba2. Adanya dimensi vertikal dan horizontal Dimensi vertikal adalah hierarki status-status sosial dengan segala peranannya sehingga menjadi satu sistem yang tidak dapat dipisahkan. Sedangkan dimensi horizontal merupakan seluruh masyarakat berdasarkan karakteristiknya terbagi-bagi dalam kelompok yang memiliki karakteristik yang sama3. Sebagai landasan sebuah proses sosial suatu masyarakat Memiliki arti proses sosial yang terjadi dalam suatu struktur sosial termasuk cepat rambatnya proses itu sendiri. Cepat lambatnya proses tersebut dipengaruhi oleh bagaimana bentuk struktur sosialnya.4. Selalu berkembang dan dapat berubah Proses struktur sosial yang selalu berkembang dan berubah sering digunakan untuk menggambarkan keteraturan sosial atau keteraturan elemen-elemen dalam kehidupan masyarakat.5. Merupakan bagian dan sistem tata kelakuan dan pola hubungan masyarakat Artinya struktur sosial yang memiliki suatu masyarakat berfungsi untuk mengatur berbagai bentuk hubungan antar individu.
  • 7. E l e me n D a s a r St r u k t u r So s i a lStruktur sosial memiliki 4 elemen dasar, yaitu:1. Status sosial Merupakan kedudukan atau posisi seseorang dalam kelompok masyarakat. Status terbagi menjadi 3, yaitu - Ascribed Status - Achieved Status - Assigned Status2. Peran sosial Merupakan seperangkat harapan seseorang terhadap seseorang yang menempati suatu posisi atau status sosial tertentu.3. Kelompok Disebut kelompok dimana sejumlah orang yang memiliki norma- norma, nilai-nilai, dan harapan-harapan yang sama, serta secara sadar dan teratur saling berinteraksi.4. Lembaga Merupakan pola terorganisasi dan kepercayaan dan perilaku yang dipusatkan pada kebutuhan sosial yang mendasar
  • 8. Fu n g s i d a n Be n t u k -Be n t u k St r u k t u r So s i a lFungsi dari struktur sosial adalah sebagai berikut.1) Sebagai dasar untuk menanamkan suatu disiplin sosial2) Sebagai pengawas sosial3) Struktur sosial merupakan karakteristik yang khas dimiliki suatu masyarakat sehingga dapat memberikan warna berbeda dan masyarakat lain
  • 9. Bentuk-bentuk struktur sosial dilihat dari beberapa sudut, adalah sebagaiberikut.1) Dilihat dan Sifatnya a) Struktur Sosial Kaku Yang berarti tidak dapat diubah, biasanya dilihat pada masyarkat yang menganut sistem kasta b) Struktur Sosial Luwes Kebalikan dari struktur sosial kaku c) Struktur Sosial Formal Merupakan strktur sosial yang diakui oleh pihak berwenang d) Struktur Sosial Informal Merupakan kebalikan dari struktur sosial formal2) Dilihat dan Identitas Keanggotaan Masyarkat a) Struktur Sosial Homogen b) Struktur Sosial Heterogen3) Dilihat dan Ketidaksamaan Sosial Faktor-faktor pembentuk ketidaksamaan sosial terdiri atas keadaan geografis, etnis, kemampuan atau potensi diri, dan latar belakang sosial.
  • 10. St r u k t u r So s i a l Bentuk-bentuk struktur sosial berdasarkan ketidaksamaan sosial, sebagai berikut.a) Diferensasi Sosial Merupakan perbedaan individu atau kelompok dalam masyarakat yang tidak menunjukkan adanya suatu tingkatan Dalam masyarakat dikenal beberapa bentuk diferensasi sosial, antara lain berdasarkan perbedaan ras, suku bangsa (etnis), agama dan gender
  • 11. Dalam masyarakat dikenal beberapa bentuk diferensiasisosial, antara lain berdasarkan perbedaan ras, suku bangsa(etnis), agama, jenis kelamin, partai, asaldaerah, profesi, clan dan gender.
  • 12. Diferensiasi sosial berdasarkan rasRas merupakan penggolongan yang bersifat jasmaniah berdasarkan pada ciri-ciri fisik, seperti warna kulit, rambut, dsb.Diferensiasi sosial berdasarkan etnisPenggolongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan kesatuan kebudayaan, sedangkan kesadaran oleh identitas sering kali dikuatkan oleh kesatuan bahasa.Diferensiasi suku bangsa merupakan penggolongan manusia berdasarkan ciri-ciri biologis yang sama, seperti ras, namun suku bangsa memiliki kesamaan budaya sebagai berikut:• - Ciri fisik - Bahasa daerah - Kesenian - Adat-istiadat
  • 13. Diferensiasi Jenis Kelamin Jenis kelamin merupakan kategori dalam masyarakat yang didasarkan pada perbedaan seks atau jenis kelamin (perbedaan biologis). Perbedaan biologis ini dapat kita lihat dari struktur organ reproduksi, bentuk tubuh, suara, dan sebagainya. Atas dasar itu maka ada kelompok laki-laki/pria dan kelompok wanita/perempuan.Diferensiasi sosial berdasarkan agamaDiferensiasi agama adalah pengelompokan masyarakat berdasarkan agama/kepercayaannya. a. Komponen-komponen Agama · Emosi keagamaan · System keyakinan · Upacara keagamaan · Tempat ibadah · Umat b. Agama dan Masyarakat Dalam perkembangan agama mempengaruhi masyarakat begitu juga masyarakat mempengaruhi agama.
  • 14. Diferensiasi PartaiDiferensiasi partai adalah perbedaan masyarakat dalam kegiatannya mengatur kekuasaannegara, yang berupa kesatuan-kesatuan social, seazas, seideologi dan sealiran.Diferensiasi Asal DaerahDiferensiasi ini merupakan pengelompokan manusia berdasarkan asal daerah atau tempattinggalnya, desa atau kota. Terbagi menjadi: - masyarakat desa : kelompok orang yang tinggal di pedesaan atau berasal dari desa. - Masyarakat kota : kelompok orang yang tinggal di perkotaan atau berasal dari kota.Perbedaan orang desa dengan orang kota dapat ditemukan dalam hal-hal berikut: - perilaku - tutur kata - cara berpakaian - cara menghias rumah dan sebagainya.
  • 15. St r a t i f i k a s i So s i a l Stratifikasi sosial merupakan suatu konsepdalam sosiologi yang melihat bagaimana anggotamasyarakat dibedakan berdasarkan status yangdimilikinya.. Stratifikasi berasal dari kata stratumyang berarti strata atau lapisan dalam bentuk jamak.
  • 16. Me n u r u d P a r a A h l iPitirin A. Sorokin mendefinisikan stratifikasi sebagai pembedaan penduduk atau anggota masyarakat ke dalam kelas-kelas secara hierarkis.Bruce J. Cohen sistem stratifikasi akan menempatkan setiap individu pada kelas sosial yang sesuai berdasarkan kualitas yang dimiliki.Max Weber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang- orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarki menurut dimensi kekuasaan, previllege dan prestise.Cuber mendefinisikan stratifikasi sosial sebagai suatu pola yang ditempatkan di atas kategori dari hak-hak yang berbeda. Berarti, stratifikasi social merupakan pembedaan penduduk dalam kelas-kelas secara bertingkat.
  • 17. D i me n s i St r a t i f i k a s i So s i a lDimensi Stratifikasi SosialUntuk menjelaskan stratifikasi sosial ada tigadimensi yang dapat dipergunakan yaitu :privilege, prestise, dan power. Ketiga dimensi inidapat dipergunakan sendiri-sendiri,namun juga dapat didigunakan secara bersama.
  • 18. Karl Marx menggunakan satu dimensi, yaitu privilegeatau ekonomi untuk membagi masyarakat industri menjadidua kelas, yaitu kelas Borjuis dan Proletar. Sedangkan Max Weber, Peter Berger, Jeffries danRansford mempergunakan ketiga dimensi tersebut. Daripenggunaan ketiga dimensi tersebut Max Webermemperkenalkan konsep : kelas,kelompok status, dan partai.
  • 19. Bentuk stratifikasi dapat dibedakan menjadi bentuklapisan bersusun yang diantaranya dapat berbentukpiramida, piramida terbalik, dan intan. Selain lapisanbersusun bentuk stratifikasi dapat juga diperlihatkan dalambentuk melingkar. Bentuk stratifikasi melingkar ini terutamaberkaitan dengan dimensi kekuasaan. Pengelompokan secara vertikal berdasarkanposisi, status, kelebihan yang dimiliki, sesuatu yang dihargai.Distribusi hak dan wewenang, berdasarkan kriteriaekonomi, pendidikan, kekuasaan, dan kehormatan.
  • 20. Ukuran yang biasa digunakan untuk menggolongkanpenduduk dalam lapisan-lapisantertentu yaitu:a) Ukuran kekayaan (kaya miskin, tuan tanah penyewa, )b) Ukuran kekuasaan (penguasa/ dikuasai) penguasa punyawewenang lebih tinggic) Ukuran kehormatan (berpengarug / terpengaruh) ukuranini ada di masyarakattradisional(pemimpin informal)d) Ukuran ilmu pengetahuan (golongan cendekiawan/rakyat awam)
  • 21. Tiga sifat Stratifikasi Sosial Menurut Soerjono Soekanto, dilihat dari sifatnya pelapisan sosial dibedakan menjadi sistem pelapisan sosial tertutup, sistem pelapisan sosial terbuka, dan sistem pelapisan sosial campuran. a. Stratifikasi Sosial Tertutup (Closed Social Stratification) Stratifikasi ini adalah stratifikasi dimana anggota dari setiap strata sulit mengadakan mobilitas vertikal. Walaupun ada mobilitas tetapi sangat terbatas pada mobilitas horisontal saja. Contoh: - Sistem kasta. Kaum Sudra tidak bisa pindah posisi naik di lapisan Brahmana. - Rasialis. Kulit hitam (negro) yang dianggap di posisi rendah tidak bisa pindah kedudukan di posisi kulit putih. - Feodal. Kaum buruh tidak bisa pindah ke posisi juragan/majikan
  • 22. b. Stratifikasi Sosial Terbuka (Opened Social Stratification)Stratifikasi ini bersifat dinamis karena mobilitasnya sangat besar. Setiapanggota stratadapat bebas melakukan mobilitas sosial, baik vertikal maupunhorisontal. Contoh:- Seorang miskin karena usahanya bisa menjadi kaya, atau sebaliknya.- Seorang yang tidak/kurang pendidikan akan dapat memperolehpendidikan asal ada niat dan usaha.c. Stratifikasi Sosial CampuranStratifikasi sosial c a m p u r a n m e r u p a k a n kombinasi antarastratifikasi tertutupdan terbuka. Misalnya, seorang Bali b e r k a s t a Brahmana mempunyaikedudukanterhormat di Bali, namun apabila ia pindah ke Jakarta menjadi buruh, iamemperolehkedudukan rendah. Maka, ia harus menyesuaikan diri dengan aturankelompokmasyarakat di Jakarta.
  • 23. Si s t e m St r a t i f i k a s i y a n g Pe r n a h Ad a Di I n d o n e s i a1) Sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat pertanian.2) Sistem stratifikasi sosial dalam masyarakat feodal.3) Sistem stratifikasi sosial pada zaman Belanda.4) Sistem stratifikasi sosial pada zaman Jepang.5) Sistem stratifikasi sosial pada zaman Industri Modern.
  • 24. Ko n s e k u e n s i St r a t i f i k a s i So s i a l Adanya konsekuensi atau dampak dari adanya stratifikasisosial dalam masyarakat, yaitu:1) Timbulnya Kelas Sosial2) Kesenjangan Sosial3) Polarisasi power
  • 25. Sekian dan Terima Kasih