PENDIDIKAN KARAKTER

2,797 views
2,598 views

Published on

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,797
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
516
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Segera di cek, pada Slide ini terdapat perbedaan dengan modul pada hal 15
  • TM:TATAP MUKA, PS: , PL:praktek lapangan
  • PENDIDIKAN KARAKTER

    1. 1. OLEH :DRS.SUAIDIN DINAS DIKPORA DOMPU – NTB HP. 085239756500 http://suaidinmath.wordpress.com http://dikporadompu.net fb: Suaidin Dompu1
    2. 2. PENGERTIAN KARAKTERAdalah watak, tabiat, akhlak, ataukepribadian seseorang yang terbentuk darihasil internalisasi berbagai kebajikan (nilai,moral, norma) yang diyakni dan digunakansebagai landasan untuk cara pandang,berpikir, bersikap, dan betindak. (Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas)
    3. 3. PENGERTIAN PENDIDIKAN KARAKTERPendidikan nilai, pendidikan budi pekerti,pendidikan moral, pendidikan watak yangbertujuan mengembangkan kemampuan pesertadidik untuk memberikan keputusan baik-buruk,memelihara apa yang baik & mewujudkankebaikan itu dalam kehidupan sehari-hari dengansepenuh hati. (Rencana Aksi Nasional Pendidikan Karakter, 2010)
    4. 4. Saat ini paling tidak ada 2 hal yang saya ketahui tidakpernah lekang oleh jaman, apa itu?1.Perubahan2.Pendidikan KarakterJika bicara perubahan maka, kita yang ada hari ini, yangsedang mendengar materi ini sudah berbeda dari diri kitayang kemarin. Berbeda dimananya? Sel tubuh kita sudahberubah, informasi yang kita terima berubah,Sama halnya dalam pendidikan karakter, adalah prosesyang tidak pernah berhenti. Pemerintah boleh berganti,raja boleh turun tahta, presiden boleh berhenti masajabatannya, namun pendidika karakter tetap harusberjalan terus. Pendidikan karakter bukanlah proyek yangada awal dan ada akhirnya. Pendidikan karakterdiperlukan tiap peserta didik untuk menjadi orang yanglebih baik lagi, warga Negara yang lebih bernilaikemanusiaan yang tinggi. Mantab!
    5. 5. Seperti pepatah dari negeri China “Apabila anda membuat rencana satu tahun,tanamlah padi. Apabila anda membuat rencana untuksepuluh tahun tanamlah pohon. Apabila anda membuat rencana untukseumur hidup didiklah orang-orang”.Pertanyaan nya adalah pendidikan apa yang patut diberikan?
    6. 6. • Saat ini siswa kita susah payah mengerjakan dan belajar perkalian matematika sampai 2 atau 3 digit berserta akar pangkatnya,• sebenarnya tinggal buka laci dan ambil kalkulator.• Menurut saya jika otak bisa digunakan untuk hal yang jauh lebih bermanfaat kenapa harus mengerjakan hal yang bisa dikerjakan barang simple ini (kalkulator).
    7. 7. Pendidikan apa yang patut diberikan?• Mudah sekali, Pendidikan Karakter.• Lalu pendidikan yang lain?. Pendidikan mata pelajaran lain jelas berikan nuansa pendidikan karakter didalamnya.• Integrasikan /sisipkan nilai kehidupan, nilai positif dari setiap materi pelajaran, berikan sentuhan manfaat dalam kehidupan.• Misalnya pelajaran fisika dengan bercerita tentang penemu teori atau rumus yang sedang diajarkan guru. Tonjolkan sikap positifnya, dan ulang-ulang terus sehingga tidak hanya hafal rumusnya saja tetapi nilai positif dari penemu teori tersebut.Mari kita tengok ke belakang,
    8. 8. Mereka yang ‘berdaya juang’ Nabi Muhammad SAW: Kejujuran,Kecerdasan,Kemandirian/ketangguhan,KepedulianThomas Alfa Edison dalam proses menciptakan bola lampu gagal9999 kali. “Aku tidak gagal, aku berhasil membuktikan bahwa9.999 jenis bahan mentah itu tidak bisa dipakai. Aku akanmeneruskan percobaan ini sampai menemukan bahan yangcocok”. Sebelum menemukan elemen radium, penelitian Marie Curie gagal sebanyak 48 kali. “Ses ungguhnya per l u 100 t ahun l agi unt uk m enemukan el em i ni , en dan s el am s aya m i h hi dup s aya t i dak akan a as menghent i kan penyel i di kan i ni ”. Hambatan terbesar tidak mau mencoba Tidak berpikir positif
    9. 9. INTERVENSI Contxtual Teaching and Learning Permendiknas No.41/2007 Inti: PENDAHULU Eksplorasi AN PENUTUP Elaborasi Konformasi HABITUASIINTEGRASIKAN Jujur, bertanggung- NILAI-NILAI jawab,Cerdas, Sehat dan KARAKTER bersih,Peduli dan kreatif
    10. 10. December 9, 2012
    11. 11. Mengapa Pentingnya Pendidikan Karakter Dalam Dunia Pendidikan ?• Praktik pendidikan di Indonesia cenderung berbasis hard skill (keterampilan teknis) ... intelligence quotient (IQ),• Kurang mengemb. kemampuan soft skill yang tertuang dalam (EQ), dan spiritual intelligence (SQ).• Pendidikan yang hanya berbasiskan hard skill yaitu menghasilkan lulusan yang hanya memiliki prestasi dalam akademis, harus mulai dibenahi.• Sekarang pembelajaran juga harus berbasis pada pengembangan soft skill (interaksi sosial) sebab ini sangat penting dalam pembentukan karakter sehingga mampu bersaing, beretika, bermoral, sopan santun dan berinteraksi dengan masyarakat
    12. 12. Tema Pedidikan Karakter BangsaMembangun generasiyang JUJUR, CERDAS, TANGGUH, dan PEDULI
    13. 13. “Pendidikan karakter adalah pendidikan untuk 275 juta penduduk Indonesia”• Sebelum kita membahas topik ini lebih jauh lagi saya akan memberikan data dan fakta berikut:• 158 kepala daerah tersangkut korupsi sepanjang 2004-2011• 42 anggota DPR terseret korupsi pada kurun waktu 2008-2011• 30 anggota DPR periode 1999-2004 terlibat kasus suap pemilihan DGS BI• Kasus korupsi terjadi diberbagai lembaga seperti KPU,KY, KPPU, Ditjen Pajak, BI, dan BKPM • Sumber : Litbang Kompas Kini setelah membaca fakta diatas, apa yang ada dipikran anda?
    14. 14. Pendidikan karakter, sekarang ini mutlak diperlukan• bukan hanya di sekolah saja, tapi dirumah dan di lingkungan sosial. Bahkan sekarang ini peserta pendidikan karakter bukan lagi anak usia dini hingga remaja, tetapi usia dewasa. Mutlak perlu untuk kelangsungan hidup Bangsa ini.• Bayangkan persaingan yang muncul ditahun 2021? Yang jelas itu akan menjadi beban guru dan orangtua masa kini.• Saat itu, anak-anak masa kini akan menghadapi persaingan dengan rekan-rekannya dari berbagai belahan Negara di Dunia.• Tuntutan kualitas sumber daya manusia pada tahun 2021 tentunya membutuhkan good character.• (Filter yang tebal dan kuat)
    15. 15. 10 TANDA ZAMAN SEBUAH BANGSA SEDANG MENUJU JURANG KEHANCURAN1. Meningkatnya kekerasan di kalangan remaja2. Membudayanya ketidak jujuran3. Sikap fanatik terhadap kelompok4. Rendahnya rasa hormat kepada orang tua & guru5. Semakin kaburnya moral baik & buruk6. Penggunaan bahasa yang memburuk7. Meningkatnya perilaku merusak diri, seperti penggunaan narkoba, alkohol, & seks bebas8.Rendahnya rasa tanggung jawab sebagai individu & sebagai wni9.Menurunnya etos kerja & adanya rasa saling curiga10.Kurangnya kepedulian di antara sesama(Lickona. Educating for Character: How our school can teach respect & responsibility., New Yor BantamBooks, 1992:12-22) (Pendidikan untuk Karakter: Bagaimana sekolah kami dapat mengajarkan rasa hormat &tanggung jawab)
    16. 16. • Oleh karenanya pendidikan di setiap jenjang harus diselenggarakan secara terprogram dan sistematis mengarah kepada pencapaian tujuan pendidikan nasional, dengan mengintegrasikan muatan nilai- nilai budaya dan karakter bangsa, untuk menghasilkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif.
    17. 17. Potret Anak Bangsa Sebuah Renungan
    18. 18. FENOMENA dan FAKTA
    19. 19. HARAPAN SEORANG PENJUANGMereka telah berjuang demi tanahair. Kini sudah waktunya merekaistirahat.Mereka menaruh harapan besarkepada anak-anak bangsa ini untukmeneruskan perjuangannya yangbelum selesai, yaitu mengisikemerdekaan.Anak bangsa yang bagaimana yangdapat diandalkan untuk meneruskanperjuangan mereka. ?
    20. 20. Potret Anak Bangsa Mampukah mereka meneruskan perjuangan para pahlawan ?
    21. 21. Potret Anak Bangsa Siapa yang harus Siapa yang harus bertanggungjawab terhadap anak bertanggungjawab terhadap anak ini, ini, dimana orang tuanya ? dimana orang tuanya ? dimana pemerintah ? dimana pemerintah ? dimana orang-orang kaya ? dimana orang-orang kaya ? dimana zakat yang diwajibkan dimana zakat yang diwajibkan Allah ? Allah ? dimana kita semua ? dimana kita semua ? ?
    22. 22. Potret Anak Bangsa Bagaimana masa depan bagsa ini, kalau mereka tidak memiliki rasa kasih sayang kepada sesama
    23. 23. Potret Anak Bangsa Apakah kelak mereka mampu mengelola negeri yang amat kaya ini ?
    24. 24. Potret Anak Bangsa Bagaimana mereka menyongsong masa depan, bila mereka tidak menyiapkan diri
    25. 25. TOILET SEBUAH SEKOLAH Mengapa kita tidak dapat menjadikan sekolah yang bersih
    26. 26. HALAMAN SEBUAH SEKOLAH Mengapa masih ada sekolah yang kurang peduli terhadap • Kebersihan • Keidahan • Kerapihan • Kenyamanan
    27. 27. DISKUSIDengan melihat tayangan di atas, apa yang sesungguhnya yang terjadi pada bangsa ini, diskusikan :• Kepedulian pada lingkungan• Kepedulian generasi muda terhadap negara danbangsa• Kepedulian terhadap orang-orang miskin• Moralitas generasi muda
    28. 28. Anak Bangsa Peraih mendali emas pada olimpiade biologi Internasional 2010 di Korea
    29. 29. Anak Bangsa Juara 3 lomba tari tingkat dunia
    30. 30. Anak Bangsa Pemain biola peraih AMI Awards
    31. 31. Anak Bangsa Penemu anti virus Artav, telah mempresentasikan temuannya di depan para pakar IT dan guru besar ITB
    32. 32. Kebersihan sekolah mencerminkan karakter guru dan siswa
    33. 33. Kebersihan sekolah mencerminkan karakter gurudan siswa
    34. 34. Menjaga kebersihan sekolah cermin telah berkembangnyapendidikan karakter
    35. 35. Tayangan video Pend karakter
    36. 36. IIntegrasi ke dalam Pembiasaan dalam kehidupan pembelajaran setiap mapel keseharian di sekolah KEGIATANPEMBELAJARAN BUDAYA PENGEMBANGAN KESEHARIAN SEKOLAH: DIRI DI RUMAH IIntegrasi ke dalam layanan konseling dan kegiatan ektrakurikuler misalnya Penerapan pembiasaan Rohis, PMR, Olahraga, KIR, dsb. kehidupan keseharian di rumah yang sama dengan di sekolah
    37. 37. 1. Berkelanjutan2. Melalui semua mata pelajaran, pengembangan diri, dan budaya sekolah3. Nilai tidak diajarkan tapi dikembangkan4. Proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan
    38. 38. Hasil Rembuk Nasional1. Terintegrasi dalam pembelajaran ( INTRAKULRKULER)2. Melalui kegiatan pengembangan diri siswa (layanan konseling dan kegiatan ekstrakurikuler)3. Melalui pembiasaan (habituasi)
    39. 39. PENDIDIKAN KARAKTERTUJUAN • Mengembangkan karakter bangsa agar mampu mewujudkan nilai-nilai luhur PancasilaFUNGSI 1. Mengembangkan potensi dasar agar berhati baik, berpikiran baik, dan berperilaku baik 2. Memperkuat dan membangun perilaku bangsa yang multikultur (Memperkuat perilaku yang sudah baik) 3. Meningkatkan peradaban bangsa yang kompetitif dalam pergaulan dunia (penyaring budaya yang kurang sesuai dengan nilai-nilai luhur Pancasila)MEDIA • keluarga, satuan pendidikan, masyarakat sipil, masyarakat politik, pemerintah, dunia usaha, danmedia massa.
    40. 40. RUANG LINGKUP PENDIDIKAN KARAKTER beriman dan bertakwa,cerdas, kritis, kreatif, jujur, amanah, adil,inovatif, ingin tahu, bertanggung jawab,berpikir terbuka, berempati, beraniproduktif, berorientasi OLAH PIKIR: OLAH HATI: mengambil resiko,Ipteks, dan reflektif pantang menyerah, rela berkorban, dan berjiwa patriotik Perilaku Berkarakter ramah, saling menghargai, toleran, peduli, suka menolong, gotong royong, nasionalis, kosmopolit , OLAH RAGA: OLAH mengutamakan RASA DAN kepentingan umum,bersih dan sehat, disiplin, KARSA: bangga menggunakansportif, tangguh, andal, bahasa dan produkberdaya tahan, Indonesia, dinamis, kerjabersahabat, kooperatif, keras, dan beretos kerjadeterminatif, kompetitif,ceria, dan gigih
    41. 41. DASAR PENGAMBILAN NILAI PENDIDIKAN KARAKTER ESENSIAL Pertimbangan dimulai dari sedikit,OLAH PIKIR OLAH HATI yang esensial, yang sederhana, yang mudah dilaksanakan sesuai dengan kondisi masing masing sekolah BE ER PE KAR RIL AK R AK T U CERDAS, PEDULI, TANGGUH, OLAH RASAOLAH RAGA JUJUR (EMPAT NILAI KARAKTER ESENSIAL) LINGKUNGAN (BERSIH, RAPIH, NYAMAN), DISIPLIN, SOPAN SANTUN
    42. 42. 1. SUMBER NILAI-NILAI KARAKTER BANGSA (Agama, Pancasila, Budaya, Tujuan pendidikan Nasional)2. RUANG LINGKUP PENDIDIKAN KARAKTER (olah pikir, olah hati, olah raga, olah rasa & karsa) Hasil perumusan 18 NILAI KARAKTER BANGSA (Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas)
    43. 43. 4 NILAI KARAKTER 18 NILAI KARAKTER ESENSIAL1. Religius 10. Semangat kebangsaan 1. Tangguh2. Jujur 11. Cinta tanah air 2. Jujur3. Toleransi 12. Menghargai prestasi 3. Cedas4. Disiplin 13. Bersahabat / komunikatif 4. Peduli5. Kerja keras 14. Cinta damai6. Kreatif 15. Gemar membaca7. Mandiri 16. Peduli lingkungan8. Demokratis 17. Peduli sosial9. Rasa ingin tahu 18. Tanggung jawab (Pusat Kurikulum Balitbang Kemdiknas)
    44. 44. ADIL ADIL HEMAT HEMAT RENDAH RENDAHBERPIKI BERPIKI JUJUR JUJUR CERDAS CERDAS HATI HATI RR KREATIF KREATIF IKHLAS IKHLASPOSITIP POSITIP PENGEND PENGEND ALIAN ALIAN KARAKTER BANGSA EMOSI EMOSI TANGGU TANGGU KASIH KASIH NG NG MANDI MANDI KERJASA JAWAb SAYANG SAYANG KERJASA JAWAb RI RI MA MAKERJA KERJA TOLE TOLEKERAS KERAS TANGGUH TANGGUH PANTANG PANTANG MENYERA MENYERA RANSI RANSI PEDULI PEDULI CINTA CINTA HH DAMAI DAMAI KEWAR KEWAR DISIPLI DISIPLI SANTU SANTU PERCAY PERCAY GANEG GANEG NN NN AA DIRI DIRI ARAAN ARAAN
    45. 45. PRINSIP- PRINSIP PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER1. Pendidikan karakter sifanya berkelanjutan ( dari PAUD s/d SMA/SMK/ MA)2. Nilai-nilai karakter di kembangkan melalui :• Pengitegrasian kedalam semua mapel• Pengembangan diri• Budaya sekolah3. Nilai-nilai karakter tidak diajarkan tapi ditumbuh kembangkan (Tidak dijadikan mata pelajaran/ pokok bahasan)4. Proses pendidikan dilakukan peserta didik secara aktif dan menyenangkan
    46. 46. PENDIDIKAN KARAKTER (Untuk implementasi tahap awal)1. Sekolah tidak harus memulai dengan menerapkan seluruh nilai-nilai karakter (18 nilai)2. Sekolah dapat fokus kebeberapa nilai yang dipandang perlu didahulukan, disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan dan kemampuan sekolah masing-masing.3. Diharapkan nilai-nilai karakter esensial yaitu, tangguh, jujur, cerdas, peduli, disiplin, sopan-santun dan lingkungan sekolah (kebersihan, kerapihan, kenyamanan) mendapat perhatian utama4. Yang terpernting segera terapkan pendidikan karakter, yang manapun nilai-nilai yang dipilih
    47. 47. PROSES PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER Pilih nilai-nilai pendidikan 18 + 4 Nilai Karakter karakter yang akan didahulukan di kembangkan sekolah• Kebutuhan siswa• Kondisi sekolah Nilai-nilai karakter• Kondisi yang terpilihlingkungan Pengitegrasian ke Pengembangan Pengembangan dalam mapel diri budaya sekolah
    48. 48. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATORReligius: Mensyukuri keunggulan manusia sebagai makhluk penciptaSikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan dan penguasa dibandingkan makhluk lainajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap Bersyukur kepada Tuhan karena menjadi warga bangsapelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun Indonesia.dengan pemeluk agama lain. Merasakan kekuasaan Tuhan yang telah menciptakan berbagai keteraturan di alam semesta Merasakan kebesaran Tuhan dengan keberagaman agama yang ada di dunia. Mengagumi kebesaran Tuhan melalui berbagai pokok bahasan dalam berbagai mata pelajaran.Jujur: Melaksanakan tugas sesuai dengan aturan akademik yangPerilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya berlaku di sekolah.sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, Menyebutkan secara tegas keunggulan dan kelemahan suatutindakan, dan pekerjaan. pokok bahasan. Mau bercerita tentang permasalahan dirinya dalam menerima pendapat temannya. Mengemukakan pendapat tentang sesuatu sesuai dengan yang diyakininya. Membayar barang yang dibeli dengan jujur. Mengembalikan barang yang dipinjam atau ditemukan di
    49. 49. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATORToleransi: Bersahabat dengan teman lain tanpa membedakanSikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, dan etnisagama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan Mau mendengarkan pendapat yang dikemukakanorang lain yang berbeda dari dirinya. teman tentang budaynya. Mau menerima pendapat yang berbeda dari teman sekelasDisiplin: Selalu teliti dan tertib dalam mengerjakan tugas.Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuhpada berbagai ketentuan dan peraturan. Tertib dalam menerapkan kaidah-kaidah tata tulis dalam sebuah tulisan. Menaati peosedur kerja laboratorium dan prosedur pengamatan permasalahan sosial. Mematuhi jadwal belajar yang telah ditetapkan sendiri. Tertib dalam menerapkan aturan penulisan untuk karya tulis ilmiah.Kerja keras: Mengerjakaan tugas dengan teliti dan rapi.Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguhdalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas,dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya. Menggunakan waktu secara efektif untuk menyelesaikan tugas-tugas di kelas dan luar kelas. Selalu berusaha untuk mencari informasi tentang materi
    50. 50. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATORKreatif: Mengajukan suatu pikiran baru tentang suatu pokokBerpikir dan melakukan sesuatu yang menghasilkan bahasan.cara atau hasil baru dari yang telah dimiliki. Menerapkan hukum/teori/prinsip yang sedang dipelajari dalam aspek kehidupan masyarakat.Mandiri: Mencari sumber di perpustakaan untuk menyelesaikanSikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada tugas sekolah tanpa bantuan pustakawan.orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas. Menerjemahkan sendiri kalimat bahasa Indonesia ke bahasa asing atau sebaliknya.Demokratis: Membiasakan diri bermusyawarah dengan teman-Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai teman.sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain. Menerima kekalahan dalam pemilihan dengan ikhlas. Mengemukakan pendapat tentang teman yang menjadi pemimpinnya. Memberi kesempatan kepada teman yang menjadi pemimpinnya untuk bekerjaRasa ingin tahu: Bertanya atau membaca sumber di luar buku teksSikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk tentang materi yang terkait dengan pelajaran.mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu Membaca atau mendiskusikan gejala alam yang baruyang dipelajari, dilihat, dan didengar. terjadi. Membaca atau mendiskusikan beberapa peristiwa alam, sosial, budaya, ekonomi, politik, dan teknologi yang baru didengar.
    51. 51. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATORSemangat kebangsaan: Turut serta dalam panitia peringatan hari pahlawan danCara berpikir, bertindak, dan berwawasan proklamasi kemerdekaan.yang menempatkan kepentingan bangsa Mengemukakan pikiran dan sikap terhadap pertentangan antara bangsa Indonesia dengan negara lain.dan negara di atas kepentingan diri dan Mengemukakan sikap dan tindakan mengenai hubungankelompoknya. Indonesia dengan negara-negara lain dalam masalah politik, ekonomi, sosial, dan budaya.Cinta tanah air: Mengemukakan sikap mengenai kondisi geografisCara berpikir, bersikap, dan berbuat yang Indonesia.menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan Mengemukakan sikap dan kepedulian terhadap keberagaman budaya dan seni di Indonesia.penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, Mengemukakan sikap dan kepedulian terhadap kekayaan lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, budaya bangsa Indonesiadan politik bangsa. Rasa bangga dan peduli terhadap berbagai unggulan produk Indonesia dalam pertanian, perikanan, flora, dan fauna Rasa bangga atas berbagai produk unggulan bangsa Indonesia di bidang industri dan teknologiMenghargai prestasi: Rajin belajar untuk berprestasi tinggi.Sikap dan tindakan yang mendorong Berlatih keras untuk menjadi pemenang dalam berbagaidirinya untuk menghasilkan sesuatu yang kegiatan olah raga dan kesenian di sekolah.berguna bagi masyarakat, mengakui, dan
    52. 52. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATOR Menghargai kerja keras guru, kepala sekolah, dan personalia lainnya. Menghargai upaya orangtua untuk mengembangkan berbagai potensi dirinya melalui pendidikan dan kegiatan lain. Menghargai hasil kerja pemimpin dalam mensejahteraan kesejahteraan masyarakat dan bangsa. Menghargai temuan-temuan yang telah dihasilkan manusia dalam bidang ilmu, teknologi, sosial, budaya, dan seni.Bersahabat/ komunikatif: Memberikan pendapat dalam kerja kelompok di kelas.Tindakan yang memperlihatkan rasa Memberi dan mendengarkan pendapat dalam diskusisenang berbicara, bergaul, dan bekerja kelas.sama dengan orang lain Aktif dalam kegiatan sosial dan budaya kelas. kegiatan organisasi di sekolah Aktif dalam kegiatan sosial dan budaya sekolah Berbicara dengan guru, kepala sekolah, dan personalia sekolah lainnya. .Cinta damai:………………………
    53. 53. INDIKATOR UNTUK SMA/MA NILAI INDIKATORGemar membaca: Membaca buku atau tulisan keilmuan, sastra,Kebiasaan menyediakan waktu untuk seni, budaya, teknologi, dan humaniora.membaca berbagai bacaan yang Membaca buku atau tulisan tentang alam, sosial,memberikan kebajikan bagi dirinya. budaya, seni, dan teknologi. Membaca koran.Peduli sosial: Merancang dan melaksanakan berbagai kegiatanSikap dan tindakan yang selalu ingin sosial.memberi bantuan bagi orang lain dan Menghormati petugas-petugas sekolah.masyarakat yang membutuhkan. Mmbantu teman yang sedang memerlukan bantuan. Menyumbang darah.Peduli lingkungan Merencanakan dan melaksanakan berbagaiSikap dan tindakan yang selalu kegiatan pencegahan kerusakan lingkunganberupaya mencegah kerusakanlingkungan alam di sekitarnya danmengembangkan upaya-upaya untuk
    54. 54. KEGIATAN PENDIDIKAN KARAKTER PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BENTUK KEGIATAN KARAKTER1. Melalui seluruh mata • Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam silabus dan RPP pelajaran • Proses belajar mengajar di kelas2. Melalui pengembangan diri * 2.1. Terprogram • Bimbingan konseling • Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam program bimbingan konseling • Bimbingan konseling • Kegiatan ekstrakurikuler • Mengintegrasikan dan mengimplementasikan pendidikan karakter ke dalam kegiatan ekstrakurikuler (Pramuka, UMR, UKS, KIR, olah raga, kerohanian) 2.2. Tidak terprogram/ Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam terstruktur Kegiatan rutin sekolah, Kegiatan spontan, Keteladan, Pengkondisian3. Melalui pengembangan budaya Mengintegrasikan pendidikan karakter ke dalam sekolah kehidupan sekolah tempat warga sekolah berinteraksi dengan sesamanya * ) Jawal kegiatan pengembangan diri dimasukkan ke dalam kalendar akademik KTSP
    55. 55. DOKUMEN PENDIDIKAN KARAKTER PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BENTUK DOKUMEN KARAKTER 1. Melalui pengitegrasian ke dalam •Silabus mapel •RPP •Jurnal mengajar 2. Melalui pengembangan diri * 2.1. Terprogram • Bimbingan konseling Program bimbingan konseling • Kegiatan ekstrakurikuler Program Kegiatan ekstrakurikuler 2.2. Tidak terprogram/ terstruktur • Kebijakan sekolah • Tata tertib kelas/ sekolah • Aturan/ norma/ moral/ etika • Slogan-slogan 3. Melalui pengembangan budaya • Dll sekolah* ) Jawal kegiatan pengembangan diri dimasukkan ke dalam kalendar akademik KTSP
    56. 56. TEKNIS PENGINTEGRASIKAN NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN/ SILABUS1. Nilai-nilai karakter yang diprioritaskan untuk diterapkan melalui mata pelajaran, direncanakan bersama dalam rapat pengembangan silabus pada awal semester/ tahun2. Setiap pokok bahasan yang terdapat pada silabus dilakukan pengkajian standar kompetensi (SK) dan kompetensi dasar (KD) pada standar isi (SI) untuk mengetahui apakah nilai-nilai karakter sudah tercakup di dalamnya3. Nilai karakter yang akan diintegrasikan, dinyatakan secara tertulis dalam silabus pada kolom khusus di sebelah materi pembelajaran4. Bila tidak terdapat kolom khusus utk nilai pendidikan karakter, dapat membuat dokumen suplemen untuk melengkapi silabus yang sudah ada, atau disisipkan (ditimpahkan) langsung pada kolom pembelajaran dan indikator
    57. 57. KTSPI.PendahuluanII.1.Tujuan pendidikan Silabus dan RPP yang2.Visi telah diintegrasikan3.Misi dengan pendidikan4.Tujuan Sekolah karakter Jadwal kegiatanIII.Struktur & Muatan pengembanganKurikulum diriIV.Kalendar Akademik
    58. 58. PROSES PENGEMBANGANPENDIDIKAN KARAKTERMELALUI PENGEMBANGANBUDAYA SEKOLAH Program pengembangan budaya sekolah Nilai karakter yang dipilih sekolah akan di Identifikasi hal-hal positif kembangkan lebih yang dapat dijadikan kegiatan dahulu (Religius, sekolah jujur,toleransi,disi sehari-hari plin) Buat dokumen dalam bentuk kebijakan sekolah, tata tertib kelas/ sekolah, aturan, slogan, yang dibutuhkan untuk menjadikan hal-hal positif menjadi budaya sekolah Implementasi pengembanga n budaya sekolah
    59. 59. HAL-HAL POSITIF YANG DAPAT DIJADIKAN BUDAYA SEKOLAH ( KEGIATAN SEKOLAH SEHARI-HARI )KEGIATAN RUTIN • Piket kelas • Ibadah • Berdoa sebelum dan sesudah pembelajaran di kelasKEGIATAN • Memberi dan menjawab salamSPONTAN • Meminta maaf • Berterima kasih • Mengunjungi orang yang sakit • Membuang sampah pada tempatnya • Menolong orang yang sedang dalam kesusahan • Melerai pertengkaranKETELADANAN • Performa guru • Mengambil sampah yang berserakan • Berbicara sopan
    60. 60. HAL-HAL POSITIF YANG DAPAT DIJADIKAN BUDAYA SEKOLAH ( KEGIATAN SEKOLAH SEHARI-HARI )KETELADANAN • Meminta maaf, bila melakukan kesalahan • Menghargai pendapat orang lain • Menerima perbedaan pendapat • Memberi kesempatan orang tua lebih dahulu • Mentaati tata tertib • Memberi salam ketika bertemu • Berpakaian rapi dan bersih • Menepati janji • Memberikan penghargaan kepada orang yang berprestasi • Berperilaku santun • Berani berkata benar • Membela kehormatan bangsa • Mengembalikan barang yang bukan miliknya
    61. 61. TEKNIS PENGINTEGRASIKAN NILAI NILAI PENDIDIKAN KARAKTER PADA MATA PELAJARAN/ SILABUS
    62. 62. CONTOH : SILABUS YANG TELAH DIINTEGRASIKANKOMPETENSI MATERI INDIKATOR KEGIATAN PENILAIA ALOKAS SUMBE DASAR PEMBELAJAR PEMBELAJA N I WAKTU R AN RAN3.1.Mengidentifikasi Nilai pendidikankomponenekosistem karakter3.2. Menjelaskan • Saling • Kondisi lingkungan diintegrasikan ke konsep ketergantungan hidup dijelaskan padakeseimbangan tingkat lokal, regional, dalam materi • Dampaklingkunhan overeksploitasi nasional dan global pembelajaran dan ekosistem • Saling ketergantungan bukan merupakan antar komponen • Upaya pencegahan bioiotiktic dan abiotik materi pembelajaran dijelaskan berdasarkan kerusakan hasil percobaan /pokok bahasan lingkungan • Bahan over eksploitasi tersendiri • Upaya ekosistem dijelaskan perbaikan berdasarkan dampak kerusakan alam yang sudah • Merencanakan dan terjadi. melaksanakan kegiatan memelihara tanaman yang ada di halaman sekolah3.3.MendeskripsikanAMDAL
    63. 63. CONTOH PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI KEGIATAN PELAKSANA JADWAL NILAI-NILAI STRATEGI AN YANG DITANAMKAN1. Bimbingan konseling2. Ekstra Kepramukaan Setiap hari •Tangguh • Pelatihan kurikuler sabtu • Jujur kepemimpinan •Peduli lingkungan & • Merefinalisasi sosial kegiatan • Cerdas keagamaan Kegiatan pengembangan diri masuk ke dalam KTSP
    64. 64. Pengembangan KarakterJujur,Bertanggungjawab,Tangguh,Cerdas ,sehat, bersih,Peduli,dan Kreatif
    65. 65. Bersikap sebagai Fasilitator,Tempat mengadukan permasalahan siswa dan orang tuanya. SIKAP GURU YANG DIHARAPKAN SISWANYA 71
    66. 66. http://dikporadompu.net http://suaidinmath.wordpress.com Link Pendidikan1. http://psb-psma.org/ PUSAT SUMBER BELAJAR SMA2. http://litbang.kemdiknas.go.id3. http://www.p4tkmatematika.0rg4. FB : SUAIDIN DOMPU
    67. 67. dalam belajar/bekerja diperlukan 3 AS yaitu1.belajar/kerja ikhlAS,2. belajar/kerja kerAS, dan3 belajar/kerja tuntAS.... Di iringi do’a dan tawaqqal Harapannya akan tercapai 4T, yaitu1.Tepat Mutu,2.Tepat Sasaran,3.Tepat Waktu, dan4.Tepat Prosedur
    68. 68. • Baiklah kembali lagi ke topik,• Karakter merupakan nilai-nilai perilaku manusia yang berhubungan dengan Tuhan Yang Maha Esa, diri sendiri, sesama manusia, lingkungan, dan kebangsaan yang terwujud dalam pikiran, sikap, perasaan, perkataan, dan perbuatan berdasarkan norma-norma agama, hukum, tata krama, budaya, dan adat istiadat.• Indonesia sekarang ini, pendidikan karakter juga berarti melakukan usaha sungguh-sungguh , sitematik dan berkelanjutan untuk membangkitkan dan menguatkan kesadaran serta keyakinan semua orang Indonesia bahwa tidak akan ada masa depan yang lebih baik tanpa membangun dan menguatkan karakter rakyat Indonesia
    69. 69. • tidak ada masa depan yang lebih baik yang bisa diwujudkan tanpa kejujuran, tanpa meningkatkan disiplin diri, tanpa kegigihan, tanpa semangat belajar yang tinggi, tanpa mengembangkan rasa tanggung jawab, tanpa memupuk persatuan di tengah-tengah kebinekaan, tanpa semangat berkontribusi bagi kemajuan bersama, serta tanpa rasa percaya diri dan optimisme. Inilah tantangan kita bangsa Indonesia, sanggup?
    70. 70. • (Mendidik seseorang dalam aspek kecerdasan otak dan bukan aspek moral adalah ancaman mara-bahaya kepada masyarakat)
    71. 71. Menumbuhkan Kebiasaan Pertama kitalah yang membentuk kebiasaan, selanjutnya kebiasaanlah yang akan membentuk kita (John Dryden) 90% tingkah laku manusia dipengaruhi oleh kebiasaannya sendiri Kebiasaan membentuk karakter (Stephen R. Covey)
    72. 72. MENUMBUHKAN KEBIASAANKebiasaan adalah bertemunya pengetahuan, keterampilan dankeinginan.1.Pengetahuan : memahami apa yang harus diperbuat danmengapa.2.Keterampikan : mengerti bangaimana melakukannya3.Keinginan : motivasi atau hasrat untuk melakukan Pengetahuan Keinginan Kebiasaan Keterampilan Stephen R. Covey
    73. 73. Proses Kebiasaan Membentuk Karakter SOSIALISASI PengetahuanKeinginan MENUMBUHKAN Kebiasaan KESADARAN (Mengajak berpikir, bersikap dan berbuat ) Keterampilan MEMBANGUN KOMITMEN IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER DENGAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
    74. 74. MEMBANGUN KOMITMEN IMPLEMENTASI DENGAN PESERTA DIDIK IKRAR DIMULAINYA IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PROSES PEMBIASAAN ( Implementasi ) • Keteladanan • Bimbingan • Reward & funishment • Konsistensi tinggi • Kesabaran & doa TERBENTUK KEBIASAAN TERBENTUK KARAKTER
    75. 75. FAKTOR YANG DAPAT MEMPENGARUHI KEBERHASILAN PENDIDIKAN KARAKTER1. Peran kepala sekolah• Memiliki komitmen yang kuat• Sebagai role model (sumber keteladanan, kewibawaan, dekat dengan siswa)2. Menerapkan kegiatan belajar aktif4. Suana belajar menyenangkan5. Menggunakan pendekatan manajemen Plan, Do, Check dan Action6. Konsistensi tinggi
    76. 76. Apa yang dapat Anda lakukan untukmengembangkan pendidikan karakter1. PERTAMA• Mulai dari diri sendiri ?• Mulai dari yang kecil• Mulai dari sekarang• Niatkan karena Allah2. KEDUA/ SELANJUTNYA• Ajak yang bisa diajak
    77. 77. Lembar kerja V : Diskusi DISKUSI MENUMBUHKAN KEBIASAAN POSITIF • Peserta menceritakan pengalaman dan tantangan yang dihadapi dalam menumbuhkan kebiasaan- kebiasaan positif siswa-siswanya, serta strategi yang di tempuh untuk menumbuhkan kebiasaan tersebut. • Kegiatan dilakukan melalui brain storming
    78. 78. Selamat berjuang demi terwujudnya kehidupan bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia sehat, berilmu, cakap, produktif, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, tidak diskriminatif, serta bermartabat dan 84 sejahtera dalam bingkai NKRI.
    79. 79. TERIMA  KASIH 
    80. 80. Selamat berjuang demi terwujudnya kehidupan bangsa yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia sehat, berilmu, cakap, produktif, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, tidak diskriminatif, serta bermartabat dan sejahtera dalam bingkai NKRI. 86

    ×