Your SlideShare is downloading. ×
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Notulensi proses km
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Notulensi proses km

1,128

Published on

Published in: Technology, Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,128
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaHari IIdamanPertama saya mengucapkan terimakasih atas terselenggaranya kursus KnowledgeManajemen ini. Kedua, saya juga minta maaf kalau kursus ini bersifat mendadak sehinggasaya belum sempat untuk menyiapkan kursus ini. Namun kalau tidak dipaksakan bisa hingga2012.Bahan pertama ada di panduan kursusnya, materi lain akan ditambahkan baik yang bersifatsoftcopy atau hardcopy. Mengenai kursus ini ada dua pendekatan ; pertama, sayamerancang setelah melihat situasi peserta dsb, bahwa kursus ini bersifat riset dan rintisan.Mengapa saya bilang rintisan, karena kursus ini baik yang diselenggarakan oleh corporateatau NGO, kursus yang dilakukan selama 4 hari itu belum pernah ada, yang ada hanyaseminar sehari mengenai Knowledge Manajemen (KM).Untuk kursus sendiri itu baru dan sedang berkembang, sedangkan kursus KM untuk NGO itutidak pernah ada. Jadi ini awal kursus pertama bagi NGO dan kita masih menyelidiki juga.Kedua, pendekatan organisasi. Jadi yang ikut dalam kursus ini bukan individu melainkanorganisasi, kehadiran individu dalam kursus ini merupakan vocalpoin yang mewakiliorganisasinya, tapi yang menerima manfaat adalah organisasinya.Mengenai pendekatan lain yaitu kursus vs belajar. KM sesuatu yang dipelajari cukuppanjang, ada S1. S2 bukan sesuatu yang dilakukan dengan sangat singkat, dilakukan selama4-5 hari. Disatu sisi memang begitu. Disisi lain kita memiliki waktu 4 hari, kalau lebih dari itukita (NGO) tidak memiliki waktu. Jadi bagaimana kita menjembatani mengenai hal itu? Makadari itu, orang-orang mempunyai rencana belajar, yang bisa dipelajari disini apa dan disanaapa. Untuk menjembataini kesenjangan mengenai kebutuhan untuk mempelajari KMdengan keterbatasan waktu. Karena kalau untuk mengelola pengetahuan di organisasinyaorang tidak cukup dengan hanya belajar 4 hari, begitu juga pada kursus lainnya.Materi dalam kursus KM merupakan sebuah matrik, kita pada dasarnya hendak menjelajahibagaimana perspektif orang terhadap pengetahuan. Kemudian, Kita akan mencobamemahami ; cara pandang dan pemahaman. Setelah memahami, maka pemahaman itudigunakan untuk memetakan, misalnya di organisasi saya masalahnya ada dan bagaimanaproses-prosesnya. Kemudian, kita akan mengintegrasikan. Kita mengubah cara manajemendi kantor kita supaya memuat atau mengakomodir unsur-unsur pengetahuan.Apa yang dijelajahi mengenai cara pandang, dipetakan dan pengintegrasian? Dari sudutpandang what we do with the subyek tapi wilayah subyek itu sendiri kita mencobamemahami mengenai konsep dasar pengetahuan, kemudian kita melihat bagaimanapengetahuan itu berlangsung dan beroperasi di wilayah organisasi, bagaimana pengetahuan 1
  • 2. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaberlangsung di masyarakat dan bagaimana pengetahuan berlangsung di komunitas. Palingkecil kita melihat bagaimana pengetahuan beroperasi di organisasi.Kemudian di bagi menjadi 4 unit ; 1. Konsep dasar 2. Organisasi 3. Komunitas 4. MasyarakatMateri ini bersifat optional kalau ada waktunya. Kalau tidak ada waktu kita tinggalkan. Carabekerjanya pada unit 1 kita akan mempelajari konsep dasar pengetahuan dan kita akanmereview organisasi masing-masing yaitu OMS. Kita bisa chek pada panduan peserta. Padaunit satu dasar, pengetahuan dan organisasi, pengetahuan dan komunitas, kemudianrangkuman.Kita masuk unit 1 yang menjabarkan proses belajar kursus dan meninjau ulang mengenaikinerja OMS kemudian meninjau ulang mengenai konsep dasar informasi dan manajemen,karena sebelum masuk pengetahuan kita harus tahu mengenai organisasian dan pengalihantertentu mengenai organisasi masyarakat sipil.Untuk review organisasi, disini ada JATAM dan WALHI. Mereview kita memiliki pemahamanmengenai kerja CSO dengan mengajukan pertanyaan.Pertanyaan dasar yang mencakup organisasi dan kinerja OMS di masyarakat ; 1. Apakah Walhi/JATAM melakukan pekerjaan lain kampanye dan advokasi atau pekerjaan lainnya? 2. Informasi data yang terkait dengan kerjanya ? 3. Penerima manfaat ? 4. Perubahan yang diupayakan ?Jawaban dari WalhiEko ; 1. Walhi melakukan kampanye dan Advokasi. Pada tataran nasional lebih banyak melakukan kerja kampanye mengenai isu lingkungan seperti Hutan dan tambang. Kerja-kerja advokasi di nasional dengan melihat policy yang dikeluarkan oleh negara, sementara ditingkat daerah bisa langsung ke masyarakat yang terkena dampak 2
  • 3. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia maupun yang memiliki kepentingan terhadap penyelamatan mengenai akses budaya alamnya. ` Lainnya, masuk dalam scoope kampanye, soal publikasi untuk menginformasi kondisi di daerah,mengenai dampak dari kebijakan yang terjadi pada tingkat daerah. 2. Informasi yang digunakan mengenai laporan, data masyarakat dan instansi pemerintah serta data lapangan dan riset yang dilakukan oleh kawan-kawan di daerah.IdamanCeritakan proses kampanye tambang dan hutan yang dilakukan (arah dan sasarannya) olehWALHI?Eko ;Kita mendorong untuk adanya UU Minerba yang ada sekarang mengesampingkan hakmasyarakat disekitar tambang untuk lebih akomodatif dan berpihak kepada masyarakatseputar tambangIdaman ;Publikasi yang dilakukan agar UU Minerba lebih akomodatif dan berpihak, namun kerja yangdilakukan adalah kampany, bukan advokasi?Eko ;Kita melakukan kampanye dan advokasiIdaman ;Ada dua pekerjaan yang dilakukan pertama, mempengaruhi kebijakan dengan melakukankampanye, sementara apa yang dilakukan dalam kerja advokasi?Eko ;Kalau di Walhi salah satu advokasi adalah mengkampanyekan isu UU Minerba ini. Yang harusdilakukan adalah pelatihan advokasi sendiri.Idaman ;Kalau dsua-duanya dilakukan kampanye dan advokasi, kampanye-nya seperti apa?Eko ; 3
  • 4. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKampanyenya kita mempublikasikan bahwa UU Minerba ini tidak berpihak pada masyarakatdan berpihak pada pemilik modal.Idaman ;Kalau Hutan ?Eko ;Advokasi yang dilakukan seperti yang dilakukan di Riau dan Jambi, kita melihat konsesiperusahaan yang mengancam pada ekosistem tertentu, HTI dan perkebunan yangmengancam lahan gambut.Idaman ;Kalau JATAM bagaimana?Luluk ; 1. Kita melakukan kampanye dan advokasi. Untuk Kampanye, ada dua hal yang disasar yaitu sebagai penggalangan dukungan publik dan kedua, sebagai informasi alternatif. Mengapa menjadi informasi alternatif? karena informasi mengenai tambang yang dilakukan oleh media mainstream dan itu dari sumber tertentu yang bais kepentingan. Kita ingin memberikan informasi alternatif yang sumbernya dari masyarakat yang terkena dampak dan dipublikasikan secara luas. Untuk kerja advokasi, kita melakukan advokasi kebijakan baik di nasional maupun daerah. Kalau di Nasional kita melakukan advokasi mengenai UU Minerba dengan menggandeng anggota dewan (DPR) seperti Soni Keraf dan PAN melalui Amien Rais dan Catur Sapto Edi. Kita mencoba memberikan mainstream mengenai bagaimana daya rusak tambang meski menurut kami hal ini belum maksimal, karena di dalam gedung DPR ada lobby-lobby yang sukar untuk dihitung tingkat keberhasilannya, ada beberapa hal yang masuk dan hal yang tidak bisa kita campuri. Lainnya kita berusaha menurunkan informasi daya rusak tambang agar dipahami oleh masyarakat luas. Karena informasi tambang sulit dipahami khususnya masyarakat perkotaan karena kawasan yang terjadi di hulu dan kita tidak mengkonsumsi barang-barang dari tambang itu sendiri. 2. Informasi dan data ; selama ini yang dilakukan oleh JATAM kita membuat database sendiri di internal JATAM. Saat ini kita sedang mengencangkan kembali database JIS yang sempat vakum. Struktur baru 2010 banyak memiliki campaigner dan ada di situs-situs. Kita ingin database yang ada terintegrasi dengan data nasional sehingga informasi bisa cepat dimasukan pada kawan-kawan nasional dan cepat dikampanyekan dan informasi nasional bisa cepat diberikan pada kawan-kawan daerah baik melalui email dll. Sebagai contoh kita membantu advokasi kawan-kawan 4
  • 5. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia di Kalimantan Barat terkait dengan tambang batu bara. Kita melaporkan pada menteri lingkungan hidup, disitu menteri lingkungan hidup telah menurunkan timnya, ternyata timnya tidak diketahui masyarakat sehingga kita menghubungkan pada masyarakat, dan kita bertanya ketika ada surat bahwa tim sudah turun melalui fax dan data tidak maksimal sehingga data nasional dan situs saling bertukar informasi.Idaman ;Ada kesulitan tertentu tidak dari JATAM/Walhi dalam melakukan kerja advokasi dankampanye?Eko ;Kalau di Walhi memang kita telah membangun sistem, kendala yang dihadapi bagaimanamempercepat proses penyampaian informasi ke daerah. Menurut saya kendalanya lebihbanyak pada soal teknis. Kita menginginkan update informasi seperti update status difacebook, Cuma kita masih belum bisa sampai seperti itu. Saya tidak tahu kendalanyadimana, apakah kita tidak bisa mengairahkan kemauan bahwa ini penting untuk diupdate.Idaman ;Walaupun infrastruktur tersedia?Eko ;Paling tidak kalau hal seperti itu kejadian kita sudah menyiapkan tempatnya.Idaman ;Infrastruktur dalam hal ini sebetulnya di daerah A atau B juga ada facebook, namun adabehaviournya. Itu analisis yang harus dilakukan perwira informasi di lembaganya, melihatpersoalannya. Dugaan saya ada juga persoalan bukan ditingkat Walhi, namun ditingkatdaerah atau masyarakat yaitu penajaman perubahan. Karena saya melihat istilahadvokasi dan kampanye agak kurang begitu operasional dan tajam di tingkat masyarakat,ditingkat nasional iya, tapi sampai ke masyarakat tidak begitu tajamAda salah satu eksekutif daerah Walhi di daerah x pada tingkat manajerial bertemudengan saya dan organisasi lain di sebuah meeting panjang. Dia ketika dimintamenjelaskan ED di daerahmu pekerjaannya apa? Dia bilang advokasi yang dilakukandengan pemuda setempat melakukan diskusi mengenai informasi kesadaran lingkungan 5
  • 6. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniahidup. Hasilnya Kita memberikan leaflet dst, itu dimaknai sebagai advokasi. Pada tingkatmasyarakat terjadi kerancuan mengenai istilah advokasi dan kampanye. Ada beberapapandangan yang berbicara advokasi dan kampanye, dari berbagai pandangan itu adabenang merah yang membedakan advokasi dan kampanye secara tegas, tidakmemisahkan melainkan membedakan. Fokusnya pada perubahan. Advokasi dankampanye dua-duanya soal perubahan. Kalau advokasi kebijakan yang dirubah adalahkebijakannya kalau advokasi kasus yang dirubah adalah status hukum. Kalau kampanyeyang dirubah pandangan, sikap dan perilaku. Ini harus bisa dijabarkan dengan tajamhingga tingkat daerah/masyarakat. Saya akan mensuplay worksheet buat Walhi danJATAM, PR untuk di isi. Ketika kampanye pada beberapa organisasi memandangkampanye adalah dengan membuat leaflet dst, sebetulnya yang disebut harusnyaperubahannya. Ketika ada kampanye tambang sebenarnya perubahan apa yangdiharapkan pada sasaran kampanye. Contoh kampanye mengenai demam berdarah. Adaperubahan cara pandang dari demam itu sekedar hawa panas yang bisa turun sendirihingga pada pandangan bahwa ada banyak macam demam yang berbahaya yaitudemam berdarah. Sikapnya berubah lebih hati-hati dalam menyikapi demam, dari yangdahulunya membiarkan pada saat demam, sekarang memeriksakan demam. Perilakunyadiharapkan melakukan 3 M. Jadi dia dijabarkan perubahan cara pandang apa yangdiharapkan, sikap yang diinginkan dan perilaku yang diharapkan. Misalnya kampanyetambang, harus ke masyarakat desa atau kota?DausMasyarakat korbanIdamanPerubahan sikap apa yang harus berubah atau masyarakat korban adalah orang yang diadvokasi kasusnya, maka akan berbeda. Misalnya Masyarakat korban haknya terambil,mereka berubah status. Statusnya berubah mereka kehilangan dan akses, berarti yangharus dirubah adalah statusnya. Bahwa mereka Mengerti menjadi hal yang nomer 2.Saya pernah ketemu dengan organisasi buruh migran. Saya bertanya? “apa kerja kalian?”“kami melakukan advokasi?” “Kasus apa yang sedang ditangani?” “Ada kasus 2 buruhmigran mereka tidak dibayar gajinya setelah mereka bekerja berbulan-bulan.” Berarti iniadvokasi kasus. “Sudah berapa lama kalian melakukan advokasi?” “8 bulan” . “Terus,setelah kerja selama 8 bulan ini, apakah mereka sudah dibayar gajinya?” “belum” “Kalaubegitu kerja advokasimu gagal?” “oh, tidak, karena kasus ini kita angkat di media,Disnakertrans, Pemda.” “ Itu keberhasilannya? Kenapa dibicarakan ke Pemda.” “Supayaada perubahan perlindungan” “Perlindungan apa ?” “Pemda datang dan mengawal dansupaya mereka terlindungi secara hukum” “berarti hukumnya perlu dirubah, kalau begitu 6
  • 7. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniasetelah bekerja sudah ada UU di tempat tujuan maupun pemberangkatan sepertiPerda?” “Belum” “Berarti kerjanya gagal juga” “Oh, tidak, kita sukses sekali, karenadiantara buruh migran membahas soal ini dan mendiskusikan secara kritis mengenai halini dan menceritakan mengenai resiko disana” akhirnya kerja dia sebetulnya yang mana?Advokasi kasus, kebijakan atau penyadaran. Terus aku bertanya perubahan perilaku apaketika melakukan penyadaran, “Ukuran penyadaran perubahan sikap dan perilaku apayang terjadi?” “Itu susah dikendalikan karena perubahan perilaku” “Kalau begitu yang didapat apa?” “Itu menjadi pembelajaran buat kita”. Kalau itu tidak dipertajam akanmerancukan pekerjaan. Kira-kira bisa terlihat perbedaan kampanye dan advokasi.Kita akan berpindah ke pengetahuan, kita bisa melihat pada modul pengetahuan.LulukKalau di tempat saya ada gap pengetahuan antara teman-teman di tingkat nasional dankawan-kawan pada tingkat daerah (situs). Ketika kawan-kawan di nasional sudahkencang, tapi teman-teman di daerah masih bertanya, apa ini?. Ini menjadipermasalahan pada kami.Kedua, pengetahuan masih ada di kepala teman-teman di daerah.IdamanKita akan membahas itu. Pertama informasi, pengertian informasi disini ada modul yangsaya sertakan dan itu bisa dipakai training di daerah dan menchek pemahaman didaerah. Mungkin anda mengerti tapi kawan-kawan di daerah belum tentu dan kita akanmemiliki pengertian yang sama mengenai informasi dan data.Kita akan membuka modul 4.4.0.2. pokok bahasan memahami pengetahuan. Kita akanmasuk dalam pengertian dasar pengetahuan, kita tidak akan berdebat mengenai definisiformal karena bisa dipelajari nanti. Kita akan memulai sesuatu yang sederhana, caramengetahui pengetahuan kita berangkat dari informasi terlebih dahulu. Kalau kita tahubahwa informasi itu akan membuat keputusan maka kita akan membedakan informasidan pengetahuan. Kalau informasi ada maka kita akan mengambil keputusan. Contohkalau saya memiliki informasi mengenai pemberangkatan kereta api, anda bisamemutuskan akan berangkat naik kereta jam berapa. Informasi akan berujungpengambilan keputusan, sementara pengetahuan akan berujung pada kompetensi. Andabisa saja memiliki informasi mengenai komputer, anda tahu komputer, namun anda tahumemiliki kompetensi mengenai komputer itu berbeda. Misalnya sepak bola. Anda tahukiper seperti apa namun anda belum tentu bisa menjadi kiper. Itu ilustrasi perbedaanantara informasi dan pengetahuan. 7
  • 8. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKemudian bersemayam, biasanya ada direkaman dan dokumen. Pengetahuan ada duaistana pertama ada di rekaman atau eksplisit kemudian ada di benak atau pengetahuantacit. Ada pengetahuan atau kemampuan yang tidak tersurat atau tertulis. Contohnyadisini siapa yang bisa menyetir mobil atau mengikat tali sepatu. Kalau saya memberikankertas satu lembar dan kamu tidak boleh menggambar melainkan menuliskan bagaimanacara untuk mengikat tali sepatu agar menjadi contoh bagi orang yang tidak bisa mengikattali sepatu, bisa mengikuti petunjuk tertulis, kira-kira bisa tidak diikuti? Jadi pengetahuanmengenai mengikat tali sepatu itu semua orang bisa melakukan namun dia sulit untukdieksplisitkan. Ada kemampuan yang belum dieksplisitkan dan bisa dieksplisitkan danada kemampuan yang sulit untuk dieksplisitkan seperti mengikat tali sepatu. Meski adaorang yang ingin mengeksplisitkan namun dia tidak bisa dituliskan dan hanya bisadiperagakan. Tingkat kemampuan pengetahuan untuk bisa dieksplisitkan berbeda-beda.DausJadi memang ada pengetahuan yang fitrahnya tidak bisa dieksplisitkan dan adapengetahuan yang bisa dieksplisitkan?IdamanKarena keterbatasan bahasa, kosakata sehingga sulit untuk dieksplisitkan. Kalau andabelajar sosiologi dengan diktat, maka anda akan mengerti namun berbeda jika andabelajar berenang, diktat saja tidak cukup untuk anda mempelajarinya jika tidak adagambarnya. Ada gambarnya pun anda tidak sejago pelatihnya, berbeda dengan andabelajar di kolam renang dengan pelatihnya. Kadar kemampuannya akan berbeda, karenaketerbatasan bahasa, itu berbagai tingkat dan kita akan melihat hal itu. Ada indikasiseperti itu.Kemudian ada Indikasi itu, indikasi merupakan hal yang sangat penting bahwa ketika kitamemiliki informasi, indikasinya ada database, laporan, dokumentasi. Itu menandaiadanya sebuah informasi. Namun pengetahuan tidak bisa diindikasikan dengan adanyadatabase, laporan dan dokumentasi.Adanya pengetahuan itu indikasinya ada improvisasi, inovasi dan generate. Improvisasiitu berasal dari kata to improve (memperbaiki). Kita memperbaiki cara, jadi ada cara Adan situasinya berubah dan kita akan memperbaikinya meski pada dasarnya sama.Contohnya orang menggoreng-gorengan kemudian dimasukan dan diangkat, kemudiandengan cara yang sama kalau di KFC menggoreng di kentang masih digoreng dikentangkemudian disendokin tapi tidak dicemplungin dan dimasukan namun ada kontainerkentang, itu caranya diperbaiki supaya lebih efisien. Adanya improvisasi menandakanadanya pengetahuan. 8
  • 9. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia Inovasi dari kata Nova (baru), jadi inovasi adalah cara yang baru dan tidak bertumpu dengan cara yang lama. Cara melakukan sesuatu yang sama sekali baru dan meninggalkan cara lama. Kalau improvisasi memperbaiki cara lama, biasanya tidak susah untuk dilakukan, namun inovasi merupakan cara yang benar-benar baru. Contohnya drum, dia memiliki bas drum, senar drum, simbal. Bas kaki kanan dan senar drum tangan kiri dan kanan simbal. Kalau anda naik kereta dan pengamen itu menggunakam drum. Drumnya dua kiri kanan dan kakinya tidak main. Itu bukan improvisasi lagi namun inovasi cara pemain drum, berarti ada pengetahuan cara menggunakan drum. Kemudian Replikasi. Replikasi itu yang direplikasi adalah kompetensi, contohnya dulu di Binus tahun 1990, jaman masih menggunakan kartu telpon. Lalu kartu telpon itu bisa diotak-atik sehingga kartunya bisa digunakan tanpa batas. Ada dua orang yang kuliah di Binus, katakanlah si Badu dan Hasan dia yang menguasai kartu itu, setelah satu tahun orang tidak mencari Badu dan Hasan namun teman-temannya bisa melakukannya, jadi kompetensinya dalam mengotak-atik kartu telpon terreplikasi pada orang lain. replikasi ini bisa kesamping dan ke bawah. Ke samping itu bisa teman-temannya sementara yang ke bawah itu kawan-kawan mudanya. Itu yang paling dasar pengetahuan sudah diketahui.Game I[Masing-masing group diberikan dua kartu. Satu tentang gambar dan kedua mengenaiperintah beserta nilai dari perintah tersebut. Masing-masing group memainkan kartudengan cara menjelaskan gambar dengan kartu perintah yang bernilai. Penjelasan darisebuah group merupakan indikasi kompetensi atas gambar]Game II[Kelompok melakukan pemetaan pengetahuan yang ada pada organisasi di masing-masingdan mempresentasikan hasil dari pemetaan organisasinya]Kelompok ISetelah melakukan diskusi dengan kelompok, kami memutuskan untuk membuat indikatordari beberapa pengetahuan yang bisa dideskripsikan ;Position PaperIndikator 1. Saya tahu persis mengenai hal tersebut 2. Saya tahu fungsi dan jenis position paper 9
  • 10. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia 3. Saya bisa membuat position paper 4. Saya memiliki reputasi dalam membuat dan mengajarkan position paperPress ReleaseIndikator hampir sama dengan yang diatas, yang berbeda ada pada poin ke 2 yaitu saya tahumedia atau wartawan yang menjadi target press release itu sendiri. Apakah regional,nasional atau internasional. Wartawan juga baik online maupun offline.Film kasusIndikatornya itu ; 1. Saya tahu mengenai hal tersebut 2. Saya tahu target dan sasaran dari film kasus 3. Saya bisa membuat film kasus tersebut (untuk keperluan kampanye, kita membuat film realitas agar mendapat empati di masyarakat) 4. Saya bisa mengajarkan pihak lain untuk membuat film tersebut 5. Saya memiliki reputasi untuk membuat film tersebut.Online campaigner indikatornya sama, yang berbeda adalah target kampanye online kitasiapa. Karena pengguna internet indonesia tidak banyak dan belum meluas.Artikel dan opini di media ; indikatornya sama, yang berbeda kita me ngetahui segmenpembaca yang akan kita kirimi.Festival Film ;Indikator 1. Saya tahu persis jenis film 2. Saya tahu target dan sasaran dari film 3. Saya dapat membangun jaringan dengan komunitas film. 4. Saya mengetahui saluran informasi untuk menggandeng publik, cara apa saja untuk mendatangkan orang. 5. Saya memiliki reputasi dalam membuat dan mengajarkan.Kelompok II 10
  • 11. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaArisKita memulai menginventarisir pengetahuan dari cord organisasi masing-masing.Pengetahuan Tacit Eksplisit Indikator ScoreKemampuan Menjadi bagian Mengetahui 50memanfaatkan pekerjaan di penggunaanjejaring sosial KSO jejaring sosial (FB,untuk twitter)membangun Pengelolaandesiminasi sumber dayainformasi,penggalanganpublikPengembangan Trainer untuk Modul, Menguasai 50website sebagai pengembangan panduan pembuatan,media web (replikasi) pengelolaanpertukaran sebagai mediainformasi bertukar informasiAdvokasi kasus CO (community Modul CO Walhi 40dalam bentuk organizer Pelatihan menginisiasipengorganisasi munculnya ORkomunitas (Organisasi Rakyat/komunitas korban)Advokasi kasus Lembaga Modul Penggunaan classmelalui jalur anggota Walhi Pelatihan action dalamLitigasi Kasus Para legal kasus Lapindo dan semen Gresik PTUN dalam kasus Indo RayonManajemen Pengelolaan Dokumen Mampu LossSumber daya SDM pengalangan menggalang dana dana publik, publik direct campaigner Manajemen VolunteerMemproduksi Modul Mampu 50informasi memproduksi dan Panduan mengajarkan modul-modul produksi informasi (berita, 11
  • 12. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia indepth Report dst)Pengembangan IT SupportSMS gatewayuntukdiseminasi dankampanyepublikIdaman ;Ada komentar dari yang lain? kalau tidak ada saya memiliki pertanyaan, apakah dalammenggambarkan ini sebetulnya anda membedakan antara data, informasi dan pengetahuan.Kita semakin melihat pengetahuan, kita melihat pengetahuan ada spektrum yang kontinumtidak terpotong-potong melainkan kontinum yang mulus dari data, menjadi informasikemudian pengetahuan.Kalau kamu tahu informasi tentang tetapi kalau anda terus mampu membuat kemudianmengajarkan, oleh karena itu yang menarik ketika anda belajar secara mandiri, anda akanmelihat mengenai tipe knowledge, jadi ada declaratif knowledge. Penggolongannya macam-macam, ada yang digolongkan berdasarkan declarate knowledge vs prosedural. Declarateknowledge itu kalau anda tahu tentang contohnya ada tahu tentang position paper, sejarahmengenai position paper dst. Tapi juga ada prosedural knowledge. Prosedur knowledge inianda mengetahui tahapan-tahapan disekitar benda ini. Kalau anda tahu mengenai motormungkin anda hanya pada declarate knowledge, namun jika anda tahu cara menggunakanmotor, anda tahu bagaimana melihat motor yang bagus mesinnya, cacat apanya danbagusnya dimana, itu sudah prosedural dan lebih tinggi tingkat pengetahuannya.Ada cara lain melihat soal the now about, kemudian know how dan yang paling tinggi adalahknow why. Contohnya dari know why, mengapa position paper, release dan film kasus?Mana yang dipakai, mengapa ini dipakai, mengapa orang harus belajar ini dan diajari.Know how itu kalau anda menandakan sebagai cord akan ada ukuran-ukurannya. Karenakelompok II menyebutkan, kita memegang cord tentang pengembangan website, jejaringsosial dst. Ketika anda melemparkan sesuatu ke jejaring sosial, ada berapa orang yangmenyatakan dukungan dengan klik aktifisme, berapa yang kasih comment, berapa menit dicomment dan dari siapa? Apakah akan menjadi diskusi atau hanya empati saja. Kalaucomment anda belum dibegitukan dengan ukuran berapa yang kasih comment dst.Ada poin dalam presentasi mengenai Community Organising. Kalau CO begitu intens yangdilakukan oleh jaringan Walhi maka knowledge itu kuat sekali, karena di replikasikan terusmenerus. Ada nama-nama/istilah utama di CO. Kalau kita bicara mengenai entertainment 12
  • 13. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaprime time, nama Tukul Arwana. Kalau Komunisme orang bicara Marx dst. Kalau bicaraperubahan iklim akan ada istilah carbon trading, REDD dst.Kembali ke CO ada kata kunci apa? Pendampingan, organisasi rakyat, empowerment,pendidikan kritis dan semua yang dikatakan itu tidak ada hubungannya dengan CO. Pernahdengar konflik vs confrontation. Persoalannya CO, itu ada persoalan CO vs EO. Kapan satukerja dinamakan CO dan EO. Kalau saya diminta oleh Djarum untuk mengadakan acara dansaya diminta meng-EO dengan target pengunjung. Kalau di Jakarta saya membawa pendudukkorban tambang dan membawa ke Komnas HAM adalah kerja EO.Di EO ada pendampingan. Pendampingan itu adalah istilah pelarian, karena tidak memilikijenis kerja yang jelas. Apa yang anda kerjakan pada jenis livelihood? Ketika orang di tanyaada orang yang tidak melakukan jenis kerja maka dia menyebutkan kerjanya adalahpendampingan. Pendampingan itu bisa menjadi bagian dari advokasi kasus denganmenyediakan lawyer untuk kasusnya. Jadi kalau CO tidak ada hubungannya denganpendampingan, karena pendampingan merupakan konsep yang tidak jelas.Kalau cord itu Kita harus menchek apakah itu cord atau hanya sekedar claim? Kita menamaiada pendekatan TOT, CO kemudian di duplikasikan sebanyak-banyaknya, namun apakahterjaga CO-nya. Namun saya tidak akan membahas CO lebih mendalam. Salah satupersoalannya bahwa eksplisitnya hilang. Jadi dari Tacit ke eksplisit kemudian ke tacit kembalike eksplisit, makin ke bawah dan mengecil makin tereduksi dan CO mengalami hal ini. BukuCO yang paling dasar buku Alinski dan Maglaya, semua ada ringkasannya. Kalau buku CO diIndonesia ada 3 ; pertama, Roem Tohpatimasang, Alinski dan Maglaya, habis itu tidakpernah ada lagi. Ini menunjukkan bahwa pengetahuan juga bisa surut. Know why-nya jugahilang, pertanyaannya apakah pendekatan Co itu masih relevan atau tidak? Karenapendekatan CO dikritik orang India, bahwa CO bukan satu-satunya kebenaran lebih baikmembuat partai politik, jadi ada perdebatan mengenai hal itu. Itu contoh bagaimanapengetahuan harus dikerja hingga kesitu.Mengenai web, kalau bisa mendirikan website sendiri, itu bukan indikasi dari cordknowledge. Berapa orang yang minta dibuatkan web? Dan kau membuat web orang lain.persoalannya memang ada organisasi yang belum memiliki web, personal saja banyak yangmemiliki web. Jadi kalau membuat web itu tidak bisa menjadi indikasi dan belum menjadicord competensi. Cord kompetensi indikasinya orang meminta anda untuk membuatkanwebsite mereka menjadi bagus dengan ukuran-ukuran tertentu.Kemudian kami menyediakan informasi yang terdiri dari liputan, opini, berita dst. Kalauwebsite anda punya posting, yang anda post-kan di website anda, ada macam-macam tidakhanya informasi, bisa opinion, liputan, data, news, information. Apakah anda bisa melihatperbedaan ini dan kapan anda taruh diwebsite, anda tahu persis bahwa ini opinion, data, 13
  • 14. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniainformation dst. Kalau anda punya kursus kemudian di taruh di website, apakah news,information, data?Kalau anda mengatakan even, tanggal sekian dst maka akan ada keputusan namun kalauanda menyatakan bahwa anda sedang mengikuti kursus, keputusan apa yang akan di ambil?Kamu akan melihat banyak juga liputan, khasnya SatuDunia itu jurnalistik mimikri, kira-kira dikoran seperti ini, kemudian ada pernyataan dari narasumber dan dijadikan headline“Perlindungan TKI rendah”. “perlindungan TKI masih rendah papar Husein dalam salah satuacara, namun hingga tulisan selesai tidak dijelaskan acara apa dan tanggal berapa dan siapayang menyelenggarakan. Kalau anda lihat resensi buku bentuknya essay, ada isi di websiteyang essay-nya panjang kemudian di bawahnya ada box kecil mengenai judul buku, penerbitdst.Kemudian kita masuk ke materi baru. Kapan kita tahu pengetahuan, data dan informasi.Apakah ini sudah menjadi pengetahuan, bagaimana kita men-cheknya dan bagaimana caramen-cheknya? Kita tadi ada istilah replikasi, inovasi dan improvisasi namun bagaimana jalanmenuju hal itu.Ada pengetahuan mengenai musik di kalangan pemuda di Indonesia sehingga ada drumseperti yang ada di KRL. Pertanyaannya bagaimana bisa ada inovasi yang seperti itu? KMakan melihat kapan dia dari declarate ke prosedural, kapan pengetahuan menjadi inovasidst. Manajemen SDM ada pada jaman Chalid, saat itu ada sayap ekonomi dan sayap politik.Salah satu sayap ekonomi kemudian ED diajak bicara kemudian hal itu dijadikan buku. Waktuproses itu dibangun konsultasi dengan ED berkonsultasi dengan saya dan bukunya saya yangmengedit. Kapan itu terjadi dan pertanyaan berikutnya bagaimana proses-proses supayamenjadi pengetahuan yang utuh.Jadi namanya the building block of knowledge, ini bangunan pengetahuannya, tentu saja inibangunan dasar. Ada siklus, pertama itu Experience, ada pengalaman-pengalaman itu dalampekerjaan kita akan terbagi antara yang gagal dan berhasil. Kalau pengalaman ini dicapaibelum menjadi informasi melainkan masih data. Kita belum menyebut why, karena belumcukup analisisnya. Kalau gagal dan berhasil bisa terjebak menjadi subyektif, maka diperlukanmetodologi tertentu sehingga gagal dan berhasilnya dikunci pada pemahaman yang sama.Contoh dalam metodologis ada result base, outcome mapping dan ini yang akanmenentukan orang gagal dan berhasil. Dengan metodologi kamu bisa menentukan gagal danberhasil kemudian tercatat. Kalau tidak dipenuhi gagal dan berhasil maka tidak akan masukke tahap berikutnya. Kalau berhasil kita tidak perlu menganalisis dan kita mengumpulkandan melihat prosedurnya. Ketika dikumpulkan dan tidak dianalisis maka akan kita sebut bestpractices, ini hanya petunjuk dan tidak dijelaskan mengapa begitu. Kalau anda melihat dimajalah setengah halaman ada tips memilih duren, tidak ada penjelasan mengapa memilih 14
  • 15. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaduren seperti ini dengan bau seperti ini, melainkan hanya dijelaskan mengenai langkah-langkahnya saja.Kalau kita analisis best practices ini hanya kumpulan data saja, sortir data yang berhasil atauextraksi data. Ketika menjadi pengetahuan maka orang akan membuat penyimpulan daribest practices dan kegagalan ketika itu dianalisis pola yang ada dibaliknya, akhirnya kita akanmendapatkan lesson learn. Best practice untuk jangka pendek dan pengetahuan dilapangan, sementara lesson learn itu untuk perencanaan jangka panjang. Apabila bestpractices dilakukan maka ini menjadi separuh jalan dari pengetahuan. Proses pengetahuantidak tereplikasi, tidak eksplisit dst biasanya tidak ada proses analisis gagal dan berhasil.Pengelolaan teknis data dan informasi juga harus beres, artinya ada 100 kasus selama 20tahun yang ditangani oleh WALHI, di 33 propinsi, di 20 sektor. Kalau anda mencari informasikasus pada tahun berapa, siapa pencatatnya dan tidak ditemukan maka kemudian tidak bisadianalisis. Maka bangunan database ada sistematika data, bangunan database hal inidilakukan agar data mudah untuk ditemukan kembali. Ini masih informasi menujuknowledge namun kalau hal ini tidak bisa dilakukan dengan baik maka tidak akan mencapaipengetahuan. Kalau SatuDunia berdiri ditengah-tengah CSO, mau memfasilitasi berbagiinformasi dan data, harus tajam mana data, kalau data akurat atau tidak, orangberekspektasi apa. Entitas dan relasinya harus jelas, misalnya saya ingin mengetahui NGOyang bergerak di HAM siapa saja, pernah ada kegiatan apa saja dan diikuti siapa saja, itusemua harus tahu dan itu information dan data.Codification, berasal dari kata kode. Kode itu ada korespondensi satu-satu, satu kodemelambangkan apa. Penamaan kode itu bersifat konsisten. Contohnya kue, ada yangmenyebut roti, bread dst. Pengetahuan mengenai kue kering dan basah yang dilakukan ditempat kursus itu cukup jelas. Selama belum konsisten maka belum ada kodifikasi, kalau adakodifikasi maka ada consisten reference. Di lingkungan hidup, perjalana dari 1960- dari Bumihingga Summit memiliki istilah yang jelas ada REDD, kalau itu tidak jelas maka akan repot.Kodifikasi ada indikasinya kodifikasi harus eksplisit, lihat buku-buku-nya, apakah satu samalain memiliki pemahaman yang sama/konsisten, apakah bukunya diuji. Contoh lihat bukumengenai kampanye dikumpulkan baik komunikasi kampanye, action campaigne dijadikansatu dan dianalisis dibuat panduan induknya yang mereview buku hingga lengkap maka andamenguji dan kodifikasinya teruji. Kemudian tiap langkah bisa dilihat berjalan atau tidak.Kalau itu sudah jalan maka ada next building-nya. Ketika istilah-istilah itu sudah memilikistandarisasi disebut Body Of Knowledge (BOK)BOK merupakan step berikut dari kodifikasi. BOK itu secara umum diterima oleh profesitersebut, misalnya akuntansi ada norma, ada bukunya dst. Itu merupakan bagian dari bukubesar akuntansi dan itu sudah menjadi BOK, karena sudah dilengkapi dan dikategorisistematis dan dia menjadi cord dari sebuah profesi. 15
  • 16. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaBOK bisa digunakan untuk mengukur kompetensi. Kalau kita mengukur akuntan publik, diadilantik maka di ujinya dengan BOK akuntansi.RiniKalau ISO itu masuk BOK?IdamanISO itu standar menurut apa? Standar itu disepakati oleh beberapa pihak, lalu adakonsorsium yang memiliki perwakilan yang bersepakat. Misalnya ada Internasionalstandarisation organisasi. Dia hanya melakukan standarisasi saja. ISO sekian menurutstandarisasi apa. Tapi badan standarisasi tidak harus ISO, ada badan yang lain. dia yangmenentukan standar kutipan. Jadi ada biro standar yang berbeda-bedaBiro standar akan bekerja menyepakati salah satu BOK ini. Misalnya BOK standarpemeriksaan akuntansi, standarnya IAI, ikatan profesi itu adalah kewenangan yang kemudianbisa ikut berpengaruh dalam penentuan standar itu. Salah satu tanda bahwa dia generallyaccepted oleh profesi adalah bahwa organisasi profesi mengakuinya.Ada pertanyaan mengenai hal iniAnwari ;Tadi saya ingin kenapa kodifikasi itu tidak masuk pada definisi saja, namun sepertinya masukjuga istilahnya?IdamanDefinisi itu masuk dalam bentuk kodifikasi. Kodifikasi itu tidak hanya definisi saja melainkanada juga notasi. Misalnya aturan lalu lintas itu kodifikasi dalam bentuk simbol-simbol dan itukonsisten dan itu bukan definisi melainkan notasi.Musik itu ada notasinya, not balok itu kodifikasi namun juga ada definisi-nya. Apa yangnamanya tempo, pembawaannya dst.Ada pengetahuan yang tacit dan eksplisit, ada pengetahuan yang eksplisitnya lebih rendahdari tacitnya dan juga sebaliknya. Pengetahuan bisa direplikasi secara persis, contohnyakalau kita melihat juru hipnotis dari tahun ke tahun seperti itu. Jadi tacitnya si A itu adaeksplisitnya dan dipelajari oleh si B, kemudian si A naik daun. Kemudian si B naik daun tapiketika si A mengambil eksplisit menjadi tacit dia akan mengembangkan, apakah akandijadikan eksplisit lagi oleh dia, itu akan mengembangkan ilmunya lebih tinggi lagi. Kemudianapakah dari tacitnya bertambah atau tidak?Aris 16
  • 17. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau BOK dari ilmu jaman dahulu/ilmu tradisional seperti Ma Erot, kemudian menurunkeahliannya meski tidak sejago Ma Erot?IdamanBOK itu aksesibel tidak. Misalnya BOK ilmu muda dan tua tidak mempengaruhi BOK, ilmuCheda ilmu yang tua namun BOK-nya jalan terus. Ilmu tradisional akupuntur itu sampaisekarang jalan terus, tapi BOK belum tentu bentuknya eksplisit atau ada yang dibentuk ditacit juga (disiplin). Disiplin dalam arti ini berarti bahwa ada tahapan tidak bisa ilmudijalankan bila tidak mempelajari ilmu sebelumnya sehingga pengetahuannya tertransferdari tacit ke tacit.DausTidak dipertanyakan mengapa harus tahapan ini bukan itu?IdamanItu BOK-nya. Aturan-aturannya karena ada kategorisasi sistematis.ArisSeperti tari topeng di Indramayu dihanya memiliki satu murid dan bahkan anaknya tidakdiberitahukan mengenai tari topeng tersebut.IdamanJadi dia menurunkan tacit knowledgenya secara utuh. Jadi, ada keuntungan tacit daneksplisit. Kalau anda menurunkan dari tacit ke eksplisit belum tentu semuanyatereksplisitkan, belum tentu yang menjadi eksplisit menjadi tacit, selalu ada reduksi. Kalauenergimu habis untuk menuliskannya, lalu energimu masih tersisa untuk mengontrolbagaimana eksplisit itu diserap lagi? Sudah benar atau tidak. Ada bypass yaitu dari tacit ketacit lagi dan itu membutuhkan waktu kebersamaan yang sangat panjang. Kalau diperguruansilat atau santri itu mondok. Tacit ke tacit itu tidak bisa banyak dan muridnya hanya 1-2 atau10.Reduksi akan selalu terjadi misalnya ada transformasi dan knowledge itu berhubungandengan perubahan. Kalau untuk kursus civil society, apa lembaga masyarakat sipil itu. Harusada tinjauan ulang. Saya tidak tahu apakah sudah ada kodifikasi yang sama antara organisasimasyarakat sipil vs ornop/NGO pada kenyataannya apa? Mengapa ada istilah demikian,apakah NGO melakukan livelihood karena ada kekosongan dari negara, tugas NGO adadimana? Ada modul mengenai masyarakat sipil. 17
  • 18. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKita sudahi dulu kursus ini, materi hari ini adalah bagaimana pengertian pengetahuan danbangunan dasar pengetahuan. Unit 1 mengenai pengertian dasar. Hari II kemudian kita akanmensintesiskan dahulu mengenai organization and knowledge, namun sebelumnya kita akanmelakukan analisis e learning point ; 1. Today, what important, new, signifikan poin that I learned (apa poin baru yang saya pelajari hari ini?) 2. Bisa saya bawa ke organisasi saya untuk apa-apa dan bagaimana 3. Tantangan yang akan dihadapiRinie-learning hari ini yang saya dapat mengenai bangunan pengetahuan. Saya melihatpentingnya proses monitoring dan evaluasi yang lebih tertata di SatuDunia. Mulai bagaimanamencatat experience hingga mendokumentasikan dan itu yang belum ada di SatuDunia.Proses tersebut belum terjaga dan terjadi dengan baik.Tantangannya, pertama mengenai kesadaran pentingnya menjaga proses tersebut. Kedua,kemampuan dan kapasitas SDM sendiri dalam melakukan proses tersebutAnwariYang menurut saya penting dalam kursus hari ini adalah bagaimana kita memetakan kembalipengetahuan yang kita miliki baik di organisasi maupun di individu, setelah kita mengetahui,kita juga harus menilai posisi atau kedalaman pengetahuan yang kita miliki. Keperluannyauntuk menentukan meningkatkan atau mendalamiSaya akan membawa ini ke organisasi untuk keperluan peningkatan atau kedalaman danmempraktekkannya sehingga bisa dilihat. Kadar pengetahuan di organisasi itu berbeda-bedameski memulainya samaLulukYang paling penting buat saya hari ini mengenai kodifikasi. Ini nanti menjadi hal baru buatsaya dan ini menjadi pembelajaran untuk kampanye JATAM untuk ditemukan mengenai keyword yang lebih luas. Karena selama istilah-istilah yang digunakan sangat sulit untukdipahami sehingga butuh cara bagaimana bisa dipahami.Tantangannya adalah susah untuk membuat kodifikasi dan BOK untuk kampanye JATAM agarbenar-benar di pahami publik, sekarang saja kita kampanye mengenai daya rusak tambanguntuk menggantikan AMDAL. Karena dampak tambang secara keseluruhan dan ini yang 18
  • 19. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadilakukan, sehingga kursus ini membantu untuk menurunkan istilah-istilah yang sulitdipahami.EkoPoin penting yang saya dapat adalah bangunan dasar pengetahuan. Bagaimana Walhi dapatmemilah best practices dan lesson learn-nya. Karena saya pikir dari Emil hingga sekarang,banyak sekali pengetahuan best practices yang pernah terjadi dan bisa didokumentasikan.Lesson learn yang digunakan untuk mendukung-kerja-kerja Walhi itu sendiri. Itu yang sampaisekarang belum terdokumentasikan dan dipahami bahwa itu hal yang berbeda dandidokumentasikan dengan baik dan saya yakin ini bisa dibawa ke Walhi dan ini menjadiwacana di Walhi untuk di analisis dalam advokasi yang dilakukan oleh kawan-kawanMencari sumber atau pelaku yang terkait dan terlibat dalam sebuah kerja Walhi, mencobauntuk menggali kembali, karena tidak semua pelakunya ada di WalhiDausYang penting buat saya adalah mengetahui tahapan pengetahuan yaitu ada declarate danprosedural. Yang bisa dibawa dalam organisasi adalah bisa men-chek tingkat pengetahuanyang ada pada organisasi. Kenapa ini penting? karena kita bisa melihat tingkatanpengetahuan mana yang mendesak untuk dipublikasikan dan dipertukarkan di organisasimasyarakat.Pendekatannya adalah masih terlibat di SatuDunia dan mengumpulkan data-data dan kitabutuh waktu untuk merekapnya.MisanProses penting hari ini adalah pengetahuan tacit dan eksplisit. Saya baru sadar bahwa inipenting untuk di replikasi dan improvisasikan. Kegunaan untuk organisasi buat di kemitraanbagaimana informasi di SatuDunia dapat dipetakan. Harapan ke depan bisa membantuadakerjaan yang tepat untuk lebih sistematisKendalanya, apakah SatuDunia sadar bahwa seberapa penting pengetahuan ini digali.ArmanKM di NGO sangat berguna karena mobilitasnya sangat tinggi, bagi saya di SatuDunia itubagaimana eksplisit pengetahuan seseorang dapat menjadi pembelajaran untuk orangberikutnya.Tantangannya bagaimana menerapkan KM di organisasi 19
  • 20. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaArisAdanya pemahaman baru mengenai pengetahuan yang dibuat dari pengalaman kegagalanyang bisa dibuat menjadi best practices dan lesson lear dan dikodifikasi hingga menjadi BOK.Saya terbayang dari pemahaman baru itu untuk membuat bagaimana lesson lear dan bestpractices yang dialami oleh SatuDunia. Karena selama ini ketika SatuDunia berusahamengajak organisasi lain untuk bertukar informasi, kita kurang mendokumentasikan lessonlearn maupun best practices-nya yang akan membantu proses SatuDuniaSaya terbayang akan muncul banyak kendala, data dan informasi yang dimiliki masihberserak dan bahkan belum ada, ketika tidak ada pengetahuan dalam bentuk tacit daningatan masih pendek. Merekonstruksi hal itu membutuhkan waktu dan usaha yang lebihkeras.RindaDari bangunan pengetahuan yang dijelaskan, saya mendapat informasi sebaiknya didokumentasikan agar muncul inovasi dan replikasi dikemudian hari. Dari kegagalan kitamenggunakan data tersebut dan pengalaman itu akan diolah dan dikumpulkan dapatmenjadi replikasi dan improvisasi lagi.Yang bisa saya improvisasi antara lain kumpulan kegiatan yang pernah dilakukan diSatuDunia. Sebaiknya dikumpulkan dengan baik dan tambahan riset. Yang nanti akanmenjadi best practices dan lesson lear yang lebih baik.Kendala yang dihadapi adalah level analisa apa yang diperlukan dalam pengetahuan. Apakahhanya riset atau riset mendalam. Level pengetahuannya seperti apa?IdamanKomentar untuk Aris tadi untuk menangkap itu. Ini metode kecil KLP adalah salah satu bestpractices untuk menangkap learning, agar dapat ditangkap. Mengapa dibatasi satu, kalaubanyak nantinya tidak terlalu tajam, mending hanya satu namun dapat merangkumsemuanya. Tinggal bagaimana kamu merancang dengan mitra dan pembicaraan denganmitra dapat merangkum itu semua. Ini hanya contoh kecil saja.Kalau level of analisis komentar saya,analisis metode adalah salah satu bagian dari risetknowledge ada banyak analisis, baik kritis, social analisis dst itu metode riset itu mungkinadvance course. Kalau kau dipandu dan membuat modulnya.Sementara untuk hari ini capaiannya unit 1 kita memahami pengertian dasar dan besok kitaakan mempelajari alat-alat yang berada pada organisasi. Besok beberapa materi akanditambahkan bisa di soft copy dan hardcopy 20
  • 21. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaHari IIIdamanPada kursus hari kedua ini, kita kedatangan dari organisasi KIARA, sambil memperkenalkandiri mengapa ada divisi pengelolaan pengetahuan, mengapa tidak divisi penerbitkan,silahkan diceritakan.MidaMengapa ada divisi manajemen pengetahuan? Itu terkait dengan proses pengelolaaninformasi, di NGO itu kaya informasi mulai dari NGO dan praktisi masyarakat, fungsi sayaadalah mengelola informasi mengenai hal ini.Kalau background saya lebih pada persoalan yang menjadi irisan dari satu negara dengannegara lain (hubungan internasional), jadi lebih mudah menchapture mana informasi yangsebenarnya menjadi bagian nasional dan internasional. Pernah kita mewakili suara darinelayan dan kita menyuarakan kepentingan nelayan baik pada tingkat nasional daninternasional.Jadi fungsi saya adalah menyediakan informasi, publikasi buku, artikel dst yang menjadicampaigne KIARA.IdamanSosialisasi (tacit (tc) – tacit) Eksternalisasi (TC- eksplisit (TC))Internalisasi (EX – Tc) Combinasi (Ex – TC)Kemarin kita mempelajari Tacit dan eksplisit ; ada tacit yang bisa dijadikan eksplisit,kemudian dari eksplisit menjadi tacit. Kalau orang membuat buku panduan maka dari tacitke eksplisit (eksternalisasi). Kalau anda diberikan buku panduan dan kamu mempelajarinyamaka internalisasi. Kemudian bisa dari tacit ke tacit, misalnya orang nyantri atau pelatih(sosialisasi), kombinasi gabungan dari semuanya. Yang merumuskan hal ini adalah orang 21
  • 22. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaJepang yaitu Ichikoro nonaka dan Takuji, dia bilang ada proses dari tacit ke eksplisit daneksplisit ke tacit.Kemudian ada siklus di dalamnya, selama ada siklus yang terus menerus akan terjadi sebuahinovasi. Kalau sudah terintenalisasi maka pengetahuan itu bisa disosialisasikan, karena diasudah memiliki kompetensi dan pengetahuan. Jika ini tumbuh maka ada pentahuan baru.Eksternalisasi ini dari tacit ke eksplisit adalah kodifikasi pengetahuan. Ketika dikombinasikanantara pengetahuan satu dengan yang lain akan menuju konsep dan pelan-pelan menjadiBOK yang memiliki ukuran/standar, konsep dan diinternalisasikan menjadi pengetahuan barudan siklus ini dijaga terus kalau di corporasi. Tinggal kemudian dicari apa alat-alat yangberada di organisasi, baik proses, ruang, kegiatan, situasi dan prosedur. Alat-alat dari tacit keeksplisit itu bisa alat yang konseptual dan teknologis. Seperti mainmapp, metaplan,wikipedia. Wikipedia adalah alat pengetahuan ketika orang mulai mengisi, definisipengetahuan bersama-sama. Kemudian ada hirarki pengetahuannya.Aplikasi teknologi itu modus operasi bahwa semua perusahaan akan membuat website,karena situasinya seperti itu. Kemudian ada alat-alat teknologis dan kelembagaan. Adakegiatan ke lembaga. Kalau kita diorganisasi apakah ekssternalisasi dibutuhkan atau tidak.Apakah internalisasi dilakukan atau tidak dst. Kalau anda membuat seminar, diskusi,sarasehan dst, bisa jadi ini masuk dalam sosialisasi. Kalau ada training 10 hari dst. SECIadalah chek list dari organisasi. Bagaimana organisasi mengirimkan anggota dalammengikuti training dan apa artefaknya.Sekarang kita latihan dengan kerja kelompok, kemarin ada pengetahuan tacit, eksplisit,kodifikasi, improvisasi, inovasi, SECI, BOK dst. Katakanlah ini konsep dan bekerja dalamkelompok dengan artefak. Anda akan diberi barang-barang dan saya akan menyediakan 11video klip dan anda tonton bersama-sama, kemudian memilih satu atau 2, entah bagaimanacaranya kamu mempresentasikan. Pilih satu atau dua video, mana inovasi, improvisasimisalnya pada menit sekian ada adegan inovasi, apapun istilah pengetahuan yang diajarkankemarin.[Peserta dibagi kelompok untuk melihat video dan menentukan istilah dari adegan yang adadalam video serta mempresentasikannya. Durasi 1 jam]Presentasi KelompokRinda ;Pada video yang saya pilih, adegannya kiper menangkap bola dengan tidak lazim. Kita bisamelihat kiper melalui tacitnya menjadi sebentuk eksplisit .Daus 22
  • 23. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKita menganggap video ini sebuah dokumen, maka dokumen ini menjadi sebuahpengetahuan eksplisit, kalau kita mau mempelajari pengetahuan mengenai kiper dankemudian masuk dalam tacit kita.Di video ini ada inovasi, karena lazimnya kiper menangkap bola dengan tangan bukandengan kaki.Kemudian menit 007. Mereka membaca sebuah sistem bersama baik lirik dan alat musiknya.Kalau kita mendengarkan irama musik itu misalnya kapan gong ditabuh itu tidak setiap saat,tetapi ada waktu tertentu gong akan dibunyikan. Kita melihatnya ada semacam kodifikasi.Kedua, kalau kita ingin belajar maka video ini merupakan bentuk eksplisit menuju ke tacitdan menjadi sebuah bentuk internalisasi.Dalam adegan video ini juga sama ada kodifikasi karena ada beberapa notasi yang dikutip.Kita melihatnya ada inovasi disini, karena pengamen dimiliki oleh pemilik restoran, lazimnyapengamen tidak menjadi bagian pemilik warung.008 ; adegan tari ini melakukan gerakan apa saja yang penting senang. Kemudian adakodifikasi karena gerakan tari ini dan musiknya memiliki notasi yang jelas. Inovasi terjadiketika ada reog dimana gerakannya sangat spektakuler. Kalau kita lihat dulu merak danmacan namun sekarang tidak lagi.RayAda adegan kiper menangkap bola dengan gerakan akrobatik yaitu dengan kaki merupakanbentuk dari tacit ke eksplisit karena layaknya bermain bola menangkap dengan kakimerupakan hal yang sangat lazimKemudian, Seorang yang mengajarkan biola kepada muridnya merupakan dari bentuk tacitke tacit atau melakukan sosialisasi. Kemudian di adegan lain orang bermain bola denganbebas free lifestyle adalah bentuk dari kombinasi.LulukAda video klip ini merupakan bentuk eksternalisasi dan internalisasi. Memberikanpengajaran pada muridnya adalah bentuk eksternalisasi dan bagi muridnya adalah bentukdari internalisasi.IdamanEksternalisasi itu dari tacit ke eksplisit, pertanyaannya apakah dia mengeksplisitkan terlebihdahulu, kemudian masuk ke tacit?Luluk 23
  • 24. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaItu juga masuk dalam improvisasi karena tidak satu jalur saja. Kemudian ada kodifikasimengenai cara menggunakan biola.MisanDisini kami menganalisa bahwa adegan ini adalah sosialisasi, karena pengetahuannya daritacit ke tacit. Dia mengajarkan cara melipat pakaian. Kedua, improvisasi, karena diamengajarkan melipat pakaian dengan cara yang tidak biasa. Kemudian ada tacit karenapengetahuannya tanpa dituliskan, kami tidak menganggap ini sebuah dokumen. Yangterakhir adalah lesson learn dari cara melipat baju yang biasa menjadi cara melipat bajuyang mudah dan tepat.IdamanImprovisasi karena ada cara baru, apakah dalam adegan ini ada fenomena lesson learn-nya?RindaTidak ada lesson learn. Karena tidak ada why-nya dan masih bersifat best practices.IdamanBest practices itu ketika ada cara yang lebih baik namun tidak disebutkan mengapa.Contohnya ketika ada kegagalan-kegagalan dan dikatakan fenomena ini karena faktornya Adst. Kalau ada penjelasan mengapa ini gagal dan berhasil. Dalam adegan ini apakah adapenjelasan why melipat buku, namun hanya menjelaskan begini cara melipat baju.DausTadi ada yang disebut mengenai improvisasi dan inovasi. Saya ingin mengetahui adeganmana improvisasi dan inovasiIdamanKalau dalam soal cara, kita akan melihat dalam konteks baju atau cara melihat. Kalau dalamcara melipat ini merupakan cara baru, jadi ini merupakan inovasi dalam melipat baju.Namun dalam memperlakukan baju, dia melakukan improvisasi.MidaTadi dalam soal lesson learn itu tidak hanya soal why saja melainkan soal how. Misalnya kitamengalami dan ada pengalaman yang dialami teman kita. Jadi ketika di chapture baik 24
  • 25. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaditulisan atau artikel. Akhirnya menjadi lesson learn, jadi menurut saya itu bukan soal whysaja melainkan juga soal howIdamanSoal mengadopsi atau mengakuisi how yang baru.MidaLesson learn itu tidak hanya why saja melainkan ada what, where, when dan how.IdamanItu hanya membedakan lesson learn, best practices, information, data. Itu materi kemarin,jadi yang namanya bangunan pengetahuan ada juga level knowledge. Jadi ada informasi, adaknowledge ini adalah spektrum. Jadi dalam knowledge ada declaratif dan prosedural, adaberbagai cara penggolongan. Kalau kita bilang about, know what, jadi kalau tanya spidol,maka kamu bilang itu untuk menulis know what, kalau know about kalau melihat gitar,pengetahuan mengenai gitar classic merk pleta, kayunya sudah lapuk dan itu gitar tua danmuda, ketika kita mengetahui hal itu lepas dari best practices atau lesson learn kemudianmasuk ke know how, saya tahu menggunakan dst. Kemudian masuk ke know why, jadi adayang bermain gitar mereka memiliki know how dan mereka tahu bagaimana knpw why-nya.Mereka tahu cara memainkan gitar namun juga melakukan inovasi saat bertukar tangan.Know how dengan cara A namun kamu tahu why dengan cara itu kemudian menjadi howbaru. Kembali ke pertanyaan kamu, KM ini merupakan alat baru. Jadi ada experience adaresensi dibuku bahwa lesson learn dan best practices itu sama, padahal berbeda. Adaexperiences yang berhasil dan ada yang gagal. Kalau berhasil saja yang diambil maka diatidak dianalisis, tingkatnya hanya itu. Misalnya cara memilih duren, bagaimana menyimpanberas supaya awet dia tidak melakukan analisis, karena mengambil yang berhasil saja. Kalauyang gagal kita pelajari dan yang berhasil kita pelajari maka kita akan tahu why dia gagal danwhy dia berhasil, maka yang namanya lesson learn mengandung why juga how. Bestpractices bisa satuan kalau lesson learn itu isinya lebih mendalam dan dibangun daripengalaman. Kalau misalnya kasus kecil ada lesson learnya ada namun lebih mendalamkalau dibangun dari pengalaman yang panjang.MisanKita melihat fenomena marchine band merupakan bentuk tacit. Kemudian dari tekniknyamenjadi inovasi baru, ada perbedaan dari drum band yang biasa kita lihat. Satu lagi adaeksternalisasi dari pertunjukkan itu.Idaman 25
  • 26. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaEksternalisasi itu dari tacit ke eksplisit, apakah ada tacit knowledge mereka jadi panduan,jadi tidak ada eksternalisasi. Apakah ada proses transfer pengetahuan dari drum band itu.Mungkin dia hanya menikmati saja. Kalau di video ini ada inovasi, apanya?MisanCara membawa dan bajunya.IdamanJadi ini marching band dari taruna angkatan udara. Taruna AU akan melakukan marchingketika ada acara tertentu. Kalau dia menggunakan baju seperti elang, AU selalu memakai itu,dan bahwa garis yang terdepan hanya attensi pembuka jalan, itu sudah ada sejak 1963.Kemudian bicara tacit ke eksplisit, ada keterampilan tacit, masing-masing orang dalammarching band itu merupakan tacit dan seragam. Artinya pengetahuan tacit yang memilikistandar pada level pengetahuan yang sama. Jadi ada pengetahuan tacit yang dimiliki olehbanyak orang namun memiliki standar yang sama, itu ada pengetahuan yang sistematik,disini kodifikasi tidak dikatakan juga pengetahuannya tidak dieksplisitkan, tetapi kemampuantacit yang begitu seragam berarti ada pengetahuan yang sistematik dan tertata. Kalau sayabilang ada perjalanan perubahan masyarakat mengenai advokasi yang tidak memilikikesamaan gerak maka BOK dan kodifikasinya semrawut.Tadi ada yang bilang mengenai keroncong yang ada seragamnya, apakah ini orang restoranyang belajar keroncong atau orang keroncong yang dipakai seragam?ForumBisa dua-duanya namun lebih cenderung orang keroncong yang dipakai seragamIdamanAda beberapa improvisasi dan inovasi. Disini ada 3 alat musik yang dipakai. Cara permainanyang disebut keroncong. Keroncong yang asli itu ada 7 alat musik ; gitar, ukulele, bas, cukdan cak, serum, fluit dan biolaKita break dahulu kemudian kita akan lanjutkan kembaliBreakIdamanKita belajar KM harus menentukan KM yang mana yang akan kita pelajari. Karenamempelajari definisi KM bisa sampai satu bulan, karena setidaknya ada 53 definisi KM darisumber yang berbeda. 26
  • 27. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAda berbagai definisi, ada Davenport dan Prusak (1998) yang banyak populer dan digunakanmengenai definisi dari KM menyatakan sebagai berikut ;Knowledge is ... a fluid of mix of framed experience, values, contextual information, and expertinsight that provides a framework for evaluating and incorporating new experience and information.Menurut Davenport, pertama adalah fluid mix yaitu campuran yang cair. Jadi sepertispektrum bukan dikotomi yang tersekat. Seperti pada contoh adegan melipat baju, adaimprovisasinya adalah memperlakukan baju dan inovasinya cara melipat baju. Jadi dalamkonteks apa dia menjadi sebuah inovasi dan improvisasi, dikonteks mana dia informasi dandikonteks mana menjadi data, kita bisa membedakan. Bahwa informasi itu beda, know how,what merupakan sesuatu yang beda namun dalam konteks tertentu menjadi sebuahspektrum dan menurut Davenport KM itu adalah fluid mix, jadi kita tidak terpaku tetap, kitabisa melihat dari sudut pandang mana. KM merupakan campuran dari unsur experience,values, contextual information dan expert insight. Ini memiliki kedalaman yang berbeda-beda, experience itu mentah belum terkategorisasi tetapi ketika dibilang expert insight itusudah lebih prediktif, itu posteriori yaitu dia bisa melihat lebih dalam dan tidak nampak,sementara contextual information adalah dia yang memberi konteks. Contohnya pada suatuhari kita membaca berita ada tawuran. Suatu hari di Jakarta ada 5 tawuran pada suatutempat yang berbeda, besoknya tidak ada buntutnya itu pas habis sidang soal century diDPR yang cukup memanas dan besoknya ada tawuran. Kalau kita tidak melihat konteksnyamaka kita tidak melihat ada kaitan tentang media, pengalihan berita dst. Ketika dulu tahun2001 ada konflik horizontal, kalau dianalisis secara urut, Gusdur pas naik jadi presiden kalaumenembak orang itu seenaknya saja tanpa basa-basi, “dia bilang ini” dia menyebut nama didepan umum. Ketika Gusdur menembak kiri dan kanan biasanya ada konflik yangmenganggu dia. itu bagaimana memberi konteks.Kemudian ada values, nilai yang dipegang dan dipercayai. Sesuatu yang dipercayai sebagaikebenaran dan digunakan sebagai tuntunan/panduan dalam menyusun tindakan. Ada nilaidemocrazy dan egalitarinisme. Egalitarianisme, kita percaya bahwa semua orang memilikikesamaan derajat, meskipun Daus lebih tidak ganteng dari Idaman dan jauh lebih miskin,tetapi Daus memiliki harkat kemanusiaan yang sama. Keadilan sosial itu values, kita akanmelihat ada values yang melandasi hal itu. Ketika kita bilang Fitra membuat SeknasTransparansi anggaran, ketika anda menelusuri ke visi dan misinya maka akan ada valuesyang melatarbelakanginya, baik di organisasi, sekelompok orang maupun komunitas. Adaberbagai values, kalau anda masuk keilmuan akan ada banyak values yang dijalankan.Kenapa disebut frame experience? experience itu berada dalam sebuah kerangka yangditentukan oleh values, contextual information tetapi juga ditentukan oleh cita-citaperubahan yang diinginkan. Misalnya Fitra bagian dari apa? Fitra bagian dari goodgovernment, kedaulatan rakyat. Lalu pengalaman dari rakyat dikerangkakan apa 27
  • 28. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniahubungannya dengan perubahan itu, perjalanan menuju tercapainya perubahan yang dicita-citakan. Dengan frame itu capaian-capaian kita bisa melihat dimana ada keberhasilan dankegagalan. Kalau ada organisasi besar yang menyatakan keberhasilan dari kegiatannyademonstrasi. Banyaknya orang bisa menjadi keberhasilan, bisa juga tidak.Kita sudah bisa mengukur, apakah di organisasi atau komunitas anda ada frame experiencetidak? Apakah sudah dibangun kerangka yang mengkategorikan pengalaman dan kerangkaitu berdasarkan apa? Bisa saja tidak sadar berdasarkan, dalam kegiatan kita seringmenyatakan bahwa acara kita gagal dengan ukuran bahwa kita sudah bekerja 24 jam. Kitabisa saja menilai keberhasilan dari effort yang dijalankan. Framenya apa result base dst.Apakah kita mengidentifikasikan values.Inilah yang dimaksud oleh Davenport mengenai KM. Dimana fluid mix ini kekinian dan kemasa lalu-an menyediakan kerangka lagi, karena fluid mix menjadi kerangka untukmengevaluasi dan mengikutsertakan pengalaman baru dan informasi baru, jadi ini menatapke depan. Ketika koridor kebebasan sipil dibuka, maka menjadi pengalaman baru di tanahnegeri ini, pasca orde baru, pengalaman itu di incorporate tidak oleh gerakan pro dem ataugerakan politik, dipahami tidak? Kalau tidak diisi ruangnya akan diisi oleh orang-oranggerakan politik formal itu Gerindra, Hanura dst itu alat formal. Jadi situasi baru itu gagalditangkap karena kita tidak memiliki values, information. Kalau kita menggunakan definisiDavenport ini cukup simple dan bisa ditarik per-elemen.DausAda struktur experience dan frame experience bagaimana membedakannya?IdamanAda structure experience dan frame experience. Kalau structure experience itu urusannyadalam kegiatan pendidikan. Jadi ada cara orang belajar dengan diceramahin dan mengalamipengalaman. Kalau kita menjadi guru, kita akan melakukan proses belajar berarti kita akanmembangun pengalaman tertentu, tapi kalau kita diamkan saja membiarkan murid sendiriuntuk pergi maka akan mengalami pengalaman yang berbeda-beda dan tidak ada ujungnya.Maka pengalaman yang kita sediakan acak dan akan menghasilkan pengalaman yangberbeda-beda. Kita akan memberikan pengalaman dan terkendali dengan rentang waktuyang jelas. Misalnya ada 11 film, maka semua akan mengalami menonton film dan akanterjadi diskusi. Itu yang dinamakan pengalaman yang terstruktur. Pengalaman yangterstruktur adalah cara mendesign kegiatan.Kalau frame experience, kita melihat pengalaman dengan kerangka dalam melihatpengalaman itu. Dengan davenport ini kita bisa mengukur apakah knowledge di manageatau tidak dengan kerangka yang makro. 28
  • 29. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSekarang yang di manage adalah organisasinya terlebih dahulu baru kemudian komunitas,kalau organisasinya amburadul bagaimana dengan komunitasnya. Kita letakkan dia dalammanajemen organisasi.Ini adalah sebuah matrik yang menunjukkan elemen-elemen yang ada dalam manajemenorganisasi yang dibedakan dari aspek organisasi. Kalau organisasi ada leadership, networkingdst. Ini adalah unsur-unsur bagaimana memanage knowledge di aspek tertentu.Kolom pertama ; ada level dari yang paling bawah hingga paling tinggi, level itu seberapajauh/advance organisasi tahu tentang dan menggunakan pengetahuan. Level terendahadalah awarness, jadi baru sadar ada pengetahuan. Awarness pada NGO belum tentumendalam, mungkin masih belum bisa membedakan pengetahuan dan informasi dst.Level berikutnya reaction, kalau sudah awarness kemudian ada respon dari itu, misalnyadibentuknya divisi manajemen pengetahuan meski tidak tahu apa yang harus dikerjakannya.Kemudian mencari tahu dan mencari konsultan yang ekspert di bidangnya.Level berikutnya adalah action, kalau reaksi itu biasanya jangka pendek, sementara actionjangka panjang.Level selanjutnya adalah menerapkan dengan konsisten. Konsisten ini bukan berarti terusmenerus tetapi memiliki pola yang dapat dipertanggung jawabkan.Level 5 adalah cara kerja. Dari level-level itu memiliki tanda-tandanya yang terlihat padasebelah kanan. Leadership behaviour, networking dst. Matrik ini menarik untuk ditelusuri.Misalnya bagaimana leadership dijalankan, bagaiman membangun networking dst.Ada kerangka manajemen, kemudian dengan parameter ini, tinjaulah dunia NGO padaumumnya, kemudian spesifik pada organisasi yang pernah anda kenal, atau organisasi anda.Anda bebas memilih organisasinya, satu kelompok ada 3 orang.[Peserta dibagi menjadi 4 kelompok untuk meninjau NGO dan organisasinya dengan matrikKM self assessment]Presentasi KelompokArisKondisi NGO secara umum, kelompok kami melihatnya berada pada level 2. Kenapa? Kitaakan melihat indikator yang dibangun oleh Mas Idaman. Pada level KM strategi, sudahbanyak organisasi menyatakan membagikan apa dan bagaimana itu penting, contohnya adabanyak NGO membangun website dan sharing hal-hal yang mereka kuasai dan dianggappenting. 29
  • 30. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaUntuk leadership, beberapa manajer memberi waktu untuk berbagi dan belajar namunhanya sedikit dukungan dari atas yang terlihat. Support memberikan waktu banyak dilakukanoleh manager ketika ada undangan pelatihan, tapi ketika pelatihan itu berbayar danmembutuhkan sumber daya tidak saja waktu, kadang kala manager itu masih agak rumituntuk mengiyakan.Networking ; adanya jaringan ad hoc untuk mengenal individu satu dengan yang lain. kitamelihat ini susah terjadi karena di NGO sudah ada kelompok belajar atau jaringan belajardan ada NGO yang berkonsentrasi dalam membangun jaringan misalnya prakarsa rakyat,SatuDunia yang mencoba memfasilitasi hal seperti itu. Ada jaringan yang dibentuk olehkelompok itu, misalnya SatuDunia membuat Kopdar Admin website.Learning, before, during dan after ; orang belajar sebelum melakukan ini cenderung belummelakukan, karena biasanya orang akan tabrak dulu urusan kemudian. Point kedua, Merekamenangkap apa yang mereka pelajari bagi orang lain untuk mengakses, ini tidak dilakukankebanyakan organisasi, kebanyakan masih berada di tacit, mereka memiliki lesson learnnamun tidak dieksplisitkan. Mereka menganggap ini penting tapi kemudian tidak dijawab.Pada prakteknya beberapa melakukan akses itu, beberapa orang menangkap lesson learn itunamun tidak secara umumChapturing knowledge ; Tim menangkap pelajaran yang dipelajari setelah suatu proyek. Timmencari pengetahuan sebelum memulai suatu proyek. Indikatornya meskipun dipaksakankarena ini donor driven namun diakhir proyek ada laporan yang di dalamnya ada lessonlearn, termasuk dalam memulai proyek ketika mengajukan proposal, ada pengetahuan awalatau hal yang terkait dengan proyek yang akan dijalankan.Akses kebanyak pengetahuan meskipun tidak diringkas. Kondisi saat ini sudah mulai banyakpengetahuan khususnya di online, fenomena storage online semacam for share disitubanyak pengetahuan, NGO mengakses mengenai hal itu tapi tidak mensarikan kepada oranglain.Kemudian kondisi NGO spesifik kita memilih SatuDunia, kita menganggap SatuDunia beradapada level 3 (Action). Poinnya tidak ada kerangka dan artikulasi strategis. Kita mengakuibelum ada kerangka dan artikulasi strategi dari KM, tapi disini ada poin deskripsi pekerjaanmenangkap pengetahuan dan berbagi, secara struktural sudah ada KSO (Knowledge SharingOfficer), deskripsinya sudah ada dan orang-orang menggunakan sejumlah alat untukmembantu belajar dan berbagi, kita menggunakan alat-alat teknologi dan pola pendekatansecara institusi.Leadershipnya. KM dipandang sebagai tanggung jawab tim khusus, kita memiliki tim khusus,beberapa pemimpin melakukan pembicaraan tetapi tidak selalu berjalan. Iya selaludibicarakan namun tidak semuanya berjalan 30
  • 31. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaNetworking ; orang-orang membangun jalinan untuk mendapatkan hasil. Semacam Kopdaruntuk berbagi pengetahuan dan skill khususnya manajemen website. Jaringannya kitaciptakanUntuk learning before, during after ; orang dapat dengan mudah mengetahui apa yangdiketahui oleh organisasi. Ini yang belum dilakukan, karena orang yang ingin mengetahui apayang diketahui belum terchapture di website, di hal-hal yang kita lakukan di online. Contohberbagi dan menggunakan dikenali ; kita melihatnya proses berbagi melalui kopdar sudahdilakukan. Rekan membantu rekan melintasi batas organisasi ; ini bahasanya masih rancu.Kita asumsikan bahwa satudunia memfasilitasi kursus kepada mitra merupakan bentukrekan-membantu rekan.Chapturingnya ; Jaringan bertanggung jawab atas pengetahuan, mengumpulkan subjekpengetahuan mereka di satu tempat dalam format umum. Satudunia memiliki satuportalyang difungsikan untuk berbagi pengetahuan dan memiliki jaringan. SatuDunia sebagaianggota jaringan sudah bertanggung jawab dalam berbagi pengetahuan khususnya indephtreporting.Pencarian sebelum melakukan dianjurkan ; Sebelum membuat pengetahuan kita sebelumnyamelakukan penelitian.RindaPoin pertama pembahasan mengenai strategi KM, kami merasa saat ini NGO di indonesiaberada pada level 2 reaction. Deskripsinya hampir sama dengan kelompok sebelumnya dankebanyakan kita NGO dari hasil di tim, belajar membutuhkan sesuatu dan kebanyakanmenerapkan atau membuat lesson learn di organisasinya.Poin 2 ; kita membahas NGO tidak satu suara karena Mas Yudi membahas mengenaiGreenpeace, saya, Misan dan Arman membahas mengenai SatuDunia. Kami merasaSatuDunia masuk pada level ketiga, meski pada beberapa indikator SatuDunia belummelakukan secara sempurna.KM Strategi SatuDunia sudah memenuhi kemudian leadershipnya sudah ada indikator yangsesuai kurang lebih ada SOP. Kemudian networking orang-orang membangun jaringan untukmendapatkan hasil, sudah memulai. Learning before, during dan after. orang dapat denganmudah mengetahui apa yang diketahui oleh organisasi, itu belum dilakukan dengansempurna, sebenarnya di Satuportal ada box even namun kadang-kadang kita tidak begituupdate even dan beberapa dimasukan di SatuDunia.net. untuk rekan membantu rekanbahasa sangat rancu.Idaman 31
  • 32. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau ada proses-proses dimana pengetahuan di share dan pengetahuan digunakan sebagaisatu alat untuk menghadapi persoalan. Apakah di organisasi ada masalah dan diatasi denganpengetahuan. Ada yang berbasis prosedur, reaksi tanpa dasar dan tradisi. Jika ada sesuatu diorganisasi ditanngapi sesuai dengan tradisi.Disini poinnya adalah sharing and using. Apakah pengetahuan dipakai, bukan tradisi yangdipakai atau contekkan. Ketika pengetahuan digunakan, apakah ada kesadaran atau deteksi,apakah organisasi mengenali atau mendeteksi pengetahuan. Kalau organisasi belum siapakearah sana, ya berjalan saja. Katakanlah sebuah organisasi, ada staff dan ada salah satu stafanalisanya lebih tajam dan dia memutuskan sebuah langkah-langkah, yang lain cuek saja dantidak mengenali. Kalau di poin ini menyebutkan ada kesadaran, mengenali dan mendeteksi,itu maksud kalimatnya.Pear itu kolegial, pear itu bisa sesama profesi, seumur-an. Kemudian sekat-sekat organisasiitu bisa di tembus, asalkan mereka saling membantu, misalnya di twitter, ada teman itu pear.Atau di komunitas pecinta KRL itu, pear.RindaLalu untuk membantu rekan melintasi batas organisasi sudah dilakukan di divisi kemitraan,dimana mitra yang lintas isu dan di manage kebutuhannya oleh divisi kemitraan walaupunsebenarnya mereka sebenarnya tidak berjejaring.Chapturing knowledge ; SatuDunia telah berhasil dalam berbagi pengetahuan melaluiwebsite, milis, twitter. Kemudian Pencarian sebelum melakukan dianjurkan itu juga kitamengalami kebinggungan sehingga tidak dibahas.Ada yang berbeda sedikit dari Mas Yudi, dia mengambil sampel organisasi Greenpeace yangberada pada level 4. Kalau di level 4 saya merasa keberhasilan organisasi itu keberhasilannyatidak pada organisasi saja melainkan sudah di mix dengan kebutuhan bisnis di bidangtersebut. Pada level 4 di learning, before, during, after ; Greenpeace itu sudah berhasilmelakukan indikator ‘pelanggan’ berpartisipasi dalam sesi review. Greenpeace per 3 bulansekali donor itu melakukan pertemuan melalui gathering.YudiBukan donor tapi supporting. Kalau Greenpeace artefaknya lengkap walaupun jadi sepertibirokrasi dan mereka menggunakan intranet semua mengenai Greenpeace ada. Trainingsemua ada modulnya.Kalau antar organisasi dia sangat egois. Kita kalau ingin mengeruk pengetahuan dariGreenpeace agak susah.Mida 32
  • 33. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaFrame ExperienceORNOP secara umum sudah memiliki banyak pengalaman, akan tetapi pengalaman tersebutbelum terdokumentasikan dengan baik, belum terstruktur, belum dikelola, dan tidakmemiliki frame experience yang jelas (level 3).ValuesCSO sudah memiliki nilai-nilai (values) yang mendasari gerakan advokasi, yangtermanifestasikan dalam bentuk program dan kegiatan yang dijalankan. (level 5).Contextual InformationCSO secara umum, cukup memahami konteks informasi yang ada (level 3), konteks informasisering dijadikan pijakan dalam menjalankan advokasinya.Expert InsightNGO secara umum berupaya menerapkan Expert Insight akurat, namun memiliki kelemahandi level tertentu. Misalnya, kampanye publik (Level 3).KIARAFrame ExperienceKIARA dan anggota jaringan memiliki banyak pengalaman dan pengetahuan, khususnyatentang komunitas, dan telah terdokumentasi dengan baik dalam bentuk publikasinya akantetapi belum bisa menjangkau publik luas (level 4).ValuesKIARA sudah memiliki nilai-nilai (values) yang mendasari gerakan advokasi, yangtermanifestasikan dalam bentuk program dan kegiatan yang dijalankan. Contoh, adanya nilai“keadilan,” gerakan advokasi adalah mendorong perwujudan nilai-nilai keadilan terhadaphak-hak nelayan dan komunitas pesisir (level 5).Contextual InformationKIARA memahami konteks informasi yang ada (level 4), konteks informasi selalu dijadikanpijakan dalam menjalankan advokasinya.Expert Insight 33
  • 34. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAdanya pemahaman sejarah pengelolaan wilayah pesisir dan laut NKRI, nilai-nilaikemasyarakatan, sehingga mampu menerjemahkannya ke dalam berbagai ruang, mulai daripembuatan kebijakan, advokasi, kampanye, program dan publikasi publik. (level 3).OpikKalau saya menambahkan, dilihat dari kelompok sebelumnya, kita mengidentifikasi daridefinisi yang dibuat oleh Davenport dan masuk ke Self Assessment Cuma lebih ke levelingtidak masuk ke indikatornya. Kemudian kita mengidentifikasi ke definisi yang dibuat sepertivalues, expert insight.IdamanAda komentar lain sebelum masuk ke bahan berikutnya. KIARA berdiri tahun berapa?Mida2003IdamanMenurutmu organisasi mana saja yang konsen dalam bidang perikanan?MidaWALHI juga konsen, ada campaigne soal pangan, kelautan dan perikanan, energi dan iklim.Selain itu ada Bina Desa dan Telapak. Telapak itu lebih pada social enterprice,pengembangan perekonomian komunitasnya seperti transplantasi karang.IdamanJadi kalau saya mengomentari mengenai ada satu BOK yang sedang terbangun perlahan-lahan yang merupakan irisan dari berbagai BOK lainnya. Jadi ada BOK environmentalismekemudian nanti dipecah lagi tentang konservasi habitat. Tapi ini bicara habitat murni, namunketika ada orang kemudian muncul suistainable development, konsep itu muncul dengankemudian ada turunannya kehutanan berbasis komunitas dan itu menjadi BOK baru dimanaada definisi, kemudian ada praktisnya, bahkan ada best practices-nya. Di tiap-tiap itu adaperdebatan, karena ada values yang berbeda. Jadi world bank mengurusi kehutanan jugasoal tutupan hutan dan illegal logging, kemudian yang baru mengenai REDD, terjadiperdebatan, satu offside, satu tidak offside, kemudian makin lama makin melengkapitermasuk akhirnya, dia meluas ke soal kelautan dan perikanan. Dia akan merunut terus ke 34
  • 35. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniabelakang ke jaman tahun 1970-an ketika orang mulai konsen dengan alam, kemudian adajuga yang melihat ekonomi tahun 1960-an, ekonomi extraktif dan kapan mulai munculpendekatan seperti itu. Kemudian melihat paradigmatik yang diubah, bahkan ketikafeminisme dan gender mulai melihat bahwa pembagian kerja domestik publik, ekonomic,domestik antara perempuan dan laki-laki sejak manusia bergeser dari masyarakat nomadicdan berburu, ketika mereka bercocok tanam, mereka duduk diam di suatu tempat tertentukarena terikat dengan tanahnya. Pada waktu sebelum menemukan bercocok tanam, laki-lakidan perempuan sama-sama tidak di dalam rumah karena mereka berjalan terus mendirikankemah dan semua jalan. Ketika ada tempat tinggal yang menetap dan cocok tanam yangharus ditunggu sebelum di panen.Demikian juga kalau di perikanan tidak bisa dilepaskan dari kelautan, tidak bisa dilepaskankebijakan maritim ke darat ketika rezim orde baru naik dan di dukung oleh angkatan darat,kemudian resources di tarik untuk dibagi ke angkatan darat yang menguasai sebagai basisdukungan kekuasaan rezim Soeharto. Bahkan bisa ditarik lagi hingga jaman mataram danbahkan bisa dilihat dari novel Pramoedya tentang Arus Balik. Itu contoh bagaimana BOKakan dibangun makin lama makin lengkap dan mendalam.Kemudian mengenai database hubungan spektrum dari data, informasi dan pengetahuan.Ada JATAM, WALHI dan KIARA. Kita bisa melihat dari tambang. Apakah data ada? Kita harusmembedakan antara data, informasi, opini, slogan hingga ke ideologi. Itu adalah entitas danmakhluk yang berbeda. Kita lihat tambang, apakah ada di Indonesia sebuah Situs, dimanakita bisa akses list propinsi, Kabupaten. Kita punya 33 Propinsi, 400 Kabupaten. Kalau kitastraight di satu propinsi bisa tidak ada list daftar tambang, yang ditambang apa? Luasnyaberapa? Nama tambang, dibuka tahun berapa? Saya belum pernah melihat mengenai halitu, ini data yang konsisten. Kemudian ada informasi mengenai daya rusak tambangcontohnya begini dst. Tapi data urut yang konsisten dan aksesable belum ada. Kemudian ditingkat informasi, laporan tahunan dan sektoral. Kita harus memiliki informasi dan data yangbisa buat orang akan membuat informasi dan tambang, di sekitar NGO data ini masih miskin.Banyak NGO yang menggunakan kata kunci database namun kontennya tidak difokuskan, diamemasukkan berita begitu banyak kemudian dibilang database, kalau kita bicara orangdatabase namun tidak mengerti dengan entitas dan relasi, mana atribut dan relasi initambang berhubungan dengan lokasi dst.Kemudian soal perikanan itu yang menarik di Indonesia. Indonesia memiliki 81 ribu kmpanjang garis pantai, stok ikan lautnya 6,1 juta ton per tahun, dia punya 594 titik penjualanikan primer terdiri dari pelabuhan nusantara, hingga tempat pelelangan ikan. Nelayan darilaut membawa ikan dan di Indonesia ada jumlahnya 126 species yang berada di laut, jenisikan perenang cepat dst.Ada satu cerita ikan pelapis itu ikan yang berenang dengan cepat. Kalau nelayan jual ikan diTPI dengan cara lelang. TPI itu tanah dan infrastrukturnya milik Pemda, pelelangan itudifasilitasi oleh koperasi Mina, dan koperasi Mina akan mengutip penjualan itu 2% dan 2% 35
  • 36. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadibagi dua 1% untuk koperasi Mina dan 1% untuk Pemda sebagai retribusi. Maka setiapbulannya koperasi akan membuat laporan ke Pemda. Pemda kemudian setor ke KanwilPerikanan dan 2 bulan sekali Kanwil merekap, dari Kanwil kemudian di kirim ke Jakarta kePerikanan Pusat itu 6 bulan, akhirnya data tanggapan ikan itu perikanan hanya punyasetahun sekali, padahal ikan geraknya harian, pasar juga harian. Maka informasi mengenaiikan yang ditanggap seberapa itu tidak ada. Kemudian ada proposal sistem informasiperikanan. Lalu ada uang, kemudian orang datang semua. Perusahaan swasta datang, adakonsorsium antara anggaran negara dan uang dari UNDP dst. Kemudian dibuat kerangkarancangan sistem informasi perikanan nasional. 594 TPI itu dicatat dan dibuat online, jaditiap TPI dipakai komputer dan sambungan internet dan transaksinya menggunakan alattransaksi elektronik kemudian bisa masuk datanya, terus datanya langsung masuk dandipusatkan sehingga data ketahuan. Ini pertempuran ekonomi dengan kepentinhgammasyarakat ketika di chek sebenarnya apa yang terjadi? Ternyata akan ada invest dengandana yang besar, kemudian butuh sambungan internet dan butuh orang yang akanmengoperasionalkan hal itu. Orang itu akan di training beberapa hari. Akhirnya diputuskanitu akan dilakukan bertahap setelah jadi, potongannya dari penjualan itu dinaikkan menjadi5%. Nelayan dipotong 2,5% dan pembeli dipotong 2,5%, setelah proyek ini selesai yangbayar nelayan. Pengadaan hardware dan software dibayar kemudian trainingnya, kemudianbank ikut bermain dengan memberikan pinjaman ke konsorsium ini dan dia membuat ATMdan uangnya dibayar lewat ATM. Pertanyaannya, ada penangkapan ikan tahun 2000, adaperusahaan ikan yang besar-besar, jadi dia memiliki kapal dan dia menangkap ikan tapi tidakdibawa ke TPI. Misalnya di Irian –Biak di dekat perusahaan Pelni ada pelabuhan yangbesarnya 4 kali lipat lebih besar dari Pelni yang dimiliki perusahaan Perancis, Transpage.Sehari ada kapal yang datang dari laut. Kapal itu merapat tidak menurunkan ikan melainkankaleng tanpa label, jadi dia menangkap ikan Tuna, Makarel langsung dikalengin tanpa label.Kemudian muncul kapal Perancis dan dibawa keluar. Jadi ikannya tidak melalui TPI lagi.Kemudian sekarang di ambil oleh Jayanti Group. Ketika sistem informasi itu dibangun,kemudian potongannya jadi naik 2,5% namun nelayan itu tidak mengakses data itu, karenadia tidak memiliki laptop dan tidak memiliki waktu untuk itu. Akhirnya yang mengakses dataitu adalah perusahaan besar. Mereka duduk manis di depan screen komputer mengaksesdata tangkapan ikan itu. Dia yang memakai namun yang membayar nelayan. World bank danbeberapa pihak ikut membantu itu. Kemudian ada konsorsium yang dibangun namanyapartnership, antara perusahaan swasta dan departemen perikanan. Tentu saja itu tidakberhasil dibuat. Kalau kita memiliki struktural siapa yang diuntungkan dan values yang adadibaliknya, bagaimana melihat proyek-proyek itu, waktu itu belum ada LSM yang bermaindibidang perikanan. Sekarang sistem informasi perikanan nasional itu bagaimana?Mida 36
  • 37. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSebenarnya sistem informasi perikanan nasional dan sumber daya ikan itu tanggung jawabmenteri perikanan dan kelautan, sampai sekarang data yang digunakan tahun 1999 untuksumber daya ikan, makanya untuk advokasi ada baiknya menggunakan data dari VAO, karenamenggunakan satelit, yang terindentifikasi belum yang tidak teridentifikasi. Tiap tahunnyaIndonesia bisa memproduksi 9-10 juta ton per tahun, yang kena illegal fishing itu 2-4 juta tonper tahun.Greenpeace internasional ada campaigne mengenai illegal fishing. Makanya tidak bisadipercaya data itu, kita melihat laporan BPK terakhir menyatakan bahwa sekitar 9 miliardana pembuatan informasi sumber dana ikan di korupsi oleh Kementerian Kelautan danPerikanan.Terkait dengan penangganan Illegal Fishing memang tidak ada sikap tegas dari KementerianPerikanan dan Kelautan termasuk Dirjen kelautan bagian pengawasan itu dipecat karenatidak becus.Makanya programnya banyak yang karikatif dan berbasis daratan. Saya melihat terlalubanyak harapan masyarakat terhadap LSM, padahal kapasitas itu pertama dari penyediaaninformasi, advokasi, bantuan hukum, jadi kalau kita mengharapkan lebih dari kapasitas kita.Jadi agak jomlang, sebenarnya harus lihat kapasitas dan ketika tuntutan semakin besar, kitaharus bisa melihat kewenangan kementerian masing-masing, kewenangannya apa, jangan-jangan kita sudah mengambil alih kewenangan kementerian, misalnya penguatan komunitasnelayan soal BBM, apakah Kementerian bicara soal BBM terakhir ketika harga BBM naik dansubsidi di batasi, kita berbicara soal itu. Jadi tidak boleh bicara ah NGO kerjanya seperti ini,padahal kita melakukan apa yang bisa kita lakukan dan kita bisa.IdamanPada tahun 2000 ada persoalan BBM, ada arragement, dimana nelayan itu dapat BBMdengan harga khusus, kemudian ada penunjukkan perusahaan tertentu yang memilikikewenangan untuk mendistribusikan BBM untuk nelayan. Jadi dia boleh mengambil di depotpertamina dan dia membawa titik-titik tertentu di tempat nelayan. Kemudian dia dapat itudia mengambil BBM, ditulis disitu mengambil sekian ton, kemudian ke nelayan jauh lebihkecil itu, sebagian dipindahin di daerah teluk nigung dan teluk durian, kemudian masuk kekapal dan dijual ke Singapura.Besok kita akan libur selama seminggu dan kita akan pindah ke bidang tertentu yaitucommunity. Saya akan mengirim bahan-bahan kursus melalui email.Ini adalah pergeseran dari pendekatan KM dari generasi ke generasi. Jadi menurut Charil2002, dari perusahaan yang menerapkan KM ada tiga generasi yang berbeda. Paling awaladalah pendekatan yang berorientasi pada record. Jadi proses kapitalisasi dan kapitalistik.Proses kapitalisasi itu menyimpan dan mengakumulasi stok data dan pengetahuan. Jadi yangdikuatkan online storage, materi disimpan menjadi repositori. Kemudian KM dianggap pada 37
  • 38. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaumumnya sebagai alat untuk mengidentifikasi, menyimpan, mengorganisasi,menemukembali, kumpulan pengetahuan dari sebuah organisasi. Jadi dia adalah storage andsearch of the knowledge. Jadi pengetahuan itu disimpan dan bisa ditemukan kembali.Berikutnya tidak berorientasi pada record dan sebagai sirkulasi, jadi kepentingan KM sudahbukan stok lagi melainkan sirkulasi, mereka mencoba KM itu sirkulasi bukan menumpuk.Kalau ada orang yang ingin knowledge kuat, misalnya jangan sampai berhenti disini, diaharus sirkulasi, kalau dari individu harus sirkulate ke organisasi dst. Perbedaannya disini, tadiitu ada difusi pengalaman, pengalamanku dan pengalamanmu akan dikombinasikan akanmenemukan pandangan baru. Kemudian ada persoalan kodifikasi menjadi penting, tentusaja menyimpan dan menemukembali tidak bisa ditinggalkan. Itu generasi ke duaGenerasi terakhir itu alignment, supaya sejajar. Jadi antara gerak cita-citaku dan cita-citamutersinergikan sehingga mencapai satu keberlanjutan, sehingga ketika kau pergi namunsemangatmu akan dilanjutkan. Strategi untuk mengidentifikasikan, mensinergikan,mengembangkan universum nilai. Orang itu akan dianggap berpijak pada berbagai nilai, laluada universum dimana ada nilai-nilai itu dan semua itu dianggap sebagai sesuatu yangmemperkaya untuk keberlanjutan organisasi dan kumpulan orang-orang. Maka dia akanmensistematiskan dan mengembangkan nilai secara strategis. Karena nilai itu akan terwujudkedalam bagaimana orang bekerja dan belajar, karena dalam teori pengetahuan dasar adaditingkat know what, know about, know how, know why, care to know. Ketika ada orangyang menguasai tentang perikanan, soal sejarah 65, ketika kita bertanya mengapa kamutahu? mempelajari itu? mengapa kamu intens mempelajari itu? Karena aku tergeraksehingga saya menyelidiki, itu sebuah dorongan, apa yang membuat orang belajar. Padatingkat alignment, seorang manajer KM mengidentifikasi sampai apa yang mendorong orangbelajar, nilai apa dan proses-prosesnya apa, ini yang paling advance.Ini adalah 3 pendekatan KM yang berbeda generasinya, bukan berarti ini salingmenghilangkan. Institusi seperti google, you tube, itu dia bisa tidak berangkat darimengumpulkan sendiri karena orang akan setor ke dia. juga facebook, jadi facebook tidakdiam. Anda mengisi interest, minat apa, profile diisi, ketika mengisi latarbelakang, maka itumenjadi database dan di ekstraksi,kemudian kamu online jam berapa dan dia memilikipotret demografis, jadi dia memiliki pengetahuan mengenai orang indonesia seperti apa. Diabisa dijual data kepada marketing dan dia bisa melakukan analisis juga, ini adalah bentukpendekatan KM, kalau anda cukup waktu kita akan melihat KM UNDP, CIFOR, kita bisamelihat dia ada dimana dan dengan ideologi apa.Ini hanya pengetahuan tambahan saja, nanti kita akan belajar-alat-alat pengetahuan. Adapertanyaan mengenai hal ini.Rini 38
  • 39. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau organisasi ada organisasi yang belajar dan disini individu juga belajar, dimanaoverlappingnya.IdamanAntara individual learning dan organizational learning. Itu anda bisa dilihat di assessmentmengenai level of KM. Kalau anda lihat ada consistensi apply kemudian x. Organizationallearning itu kalau ada perubahan struktural kemudian organisasi mendukung proses SECIantara individu dengan individu, ada ruang-ruang tertentu, berarti organisasinyamendukung. Apakah organisasinya learning atau tidak? Kita lihat perbedaan mendasarantara informasi dengan pengetahuan. Kalau saya memiliki daftar pemberangkatan keretaapi di gambir, itukan informasi karena hanya dipakai untuk mengambil keputusan di gambir.Informasi tidak bisa dipakai untuk saya berangkat dari stasiun lain, tapi kalau saya memilikipengetahuan bahwa kereta api antar kota akan meninggalkan kota pada sore hari, supayajalannya malam dan datangnya pagi, untuk perjalanan yang jauh kecuali perjalanan pendek.Keberangkatan kereta api memerlukan waktu sekian, kemudian ada dua jalur, makadiperkirakan akan sampai pada jam sekian, itu bukan lagi informasi melainkan pengetahuanyang bisa digunakan dalam konteks lain. Organisasi yang belajar, yang mampu organisasinya,misalnya strategic plan organisasi, manajemen organisasi, SOP organisasi akan berubah.Strategi organisasi akan berubah pada setiap tahunnya, tahun ini menggunakan strategiseperti ini kemudian setelah mendapatkan pengetahuan baru, maka strategi tahundepannya akan berubah. Karena organisasinya sudah tambah pintar dan memiliki frameworkuntuk bereaksi terhadap situasi baru dan masuk pada pengalaman baru, itu learningorganization bila kita anggap sebagai perilaku. Kekuasaan itu adaptasinya tinggi,pemenangan pemilu, kalau dulu menggunakan tekanan dari kekuasaan, kemudianmenggunakan uang, kemudian menggunakan pencitraan, inikan ganti strategi, logikanyaberganti, kalau logikanya dianggap sebagai institusi maka institusinya learning, danperubahannya radikal. Apakah organisasi menggunakan hal yang sama? Strategi yang samasetiap tahun? Kalau itu terjadi maka organisasinya tidak belajar. Penerapan KM bisa diukurdiberbagai parameter. Ukurannya juga organisasi dan individu.Apakah dia berhubungan dengan individual learning? Dia bisa sejajar kalau kulturnya sama.Organisasi bisa learning dari siapa? Knowledge itu ada tacit dan eksplisit. Tacit itu hanya adadi manusia. Misalnya data kita masukkan di komputer maka kita hitung pakai alat danrumus, itu bisa digunakan dengan mesin. Tapi tacit knowledge hanya pada manusia,knowledge kalau mau diperoleh untuk learning organization dia harus ngetape dari orang.Learning organization hanya bisa jalan kalau orangnya juga jalan. Artinya orang ini dibiasakanuntuk terbuka dalam proses SECI ini. Saya tidak mengatakan bahwa KM merupakan barangharam yang tidak bisa pakai, melainkan siapa yang menggunakan KM ini. Korporasi bisamenggunakan KM dengan sangat menggerikan, NGO pun bisa menggunakan KM ini. Kitabelum melihat wajah lain dari KM. 39
  • 40. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaPertanyaan lain?MisanBisa tidak dibedakan KM versi NGO dengan korporasi.IdamanTidak ada versi-versi itu yang diakui. Itu hanya standing poinnya. Funding agensi itumenggunakan KM.MisanDisitu banyak pemilihan, ini fungsi ini buat ini, barangkali ada lesson learn untukmengartikan definisi KM yang ada 53. Ini definisinya banyak digunakan oleh korporasi dan iniuntuk NGOIdamanDikotomi antara corporate dengan CSO, sesuatu yang belum selesai secara tacit. Ada NGOyang memiliki dana dari funding, kemudian dia tidak memiliki rumah, terus NGO menyewarumah. NGO bilang “Kita capek tergantung pada dana, ribet harus membuat laporan dst,kalau begini kita ingin melepaskan diri dari ketergantungan dan kita harus mengembangkanbisnis agar kita mempunyai uang”. Habis itu NGO itu bilang ada tidak KM corporate, “kamusendiri tidak jelas NGO atau corporate, kamu ingin bisnis seperti corporate demi mencariuang!” terus kemudian dia pakai KM yang mana? Yang ada bagaimana kamu membaca,caranya kamu membaca Marx, Foucalt, teori ekonomi jaman dulu. Setelah kamu membacaitu, cara pandang itu bisa mengerti.MisanJadi KM tidak bisa kotomi yang ada perubahan pada fungsi-fungsinya. Jadi bentuknya adainovasi dan apa yang akan ditangani, jadi KM bukan bentuk yang baku.IdamanIya. Berarti kalau ada community dan state kita akan melakukan diskusi kembali. Kemudiankita berikan pada ArisAris 40
  • 41. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSama seperti kemarin tiap akhir sesi, ada key learning poin, apa yang paling menarik, dipilihdan ditulis dan apa signifikansinya terhadap organisasi anda dan apa kendala yang akandihadapi ketika akan diimplementasikan.Key Learning Poin hari IIArisKalau saya poin yang menurut saya paling penting mengenai KM Self Assessment. Darimatrik mengenai KM self Assessment itu, SatuDunia memiliki mitra kita bicara mengenaipengelolaan informasi dan pengetahuan mencoba memetakan posisi mitra ada dimana?Kendalanya pengetahuan organisasi itu sendiri, pengetahuan organisasi berbeda-beda, makaassessmentnya harus dilakukan dengan lebih detail.RindaMengelola frame experience di dalam organisasi. Sebenarnya kalau untuk konsepnya bisadibaca, mungkin sudah dikerjakan dan ini konsepnya karena saya belum mengetahui. Hal-halyang kita dapat dalam komunitas sebaliknya di chapture dan dikelola dengan baik agarberguna dengan jaringan, masyarakat umum dan berguna dalam evaluasi organisasi. Karenaorganisasi terus akan tumbuh.RayKM Self Assessment agar kita lebih tahu mengenai informasi dan pengetahuan. Kendalanyainformasi yang tidak tereksplisitkan, ketidaktahuan NGO dalam manajemen informasi dankita agak kesulitan untuk masuk dalam berbagi pengetahuanLulukSama dengan Aris. Terutama bila diimplementasikan kepada organisasi. Ada beberapa halpada level tertentu. Kemudian bisa diimplementasikan kepada lembaga, secaraimplementasi sudah dilakukan namun teori-nya belum tereksplisitkan.Di JATAM orang susah bicara mengenai teori, biasanya dilakukan dahulu kemudian teori akandatang belakangan. Ke depan dengan bahan seperti ini kawan-kawan bisa belajar, di JATAMmembangun rumah perlawanan dan komponen apa saja yang dibutuhkan dalam rumahperlawanan itu.Daus 41
  • 42. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKM Self Assessment sama dengan Aris. Karena disitu kita bisa melihat posisi organisasi adadimana dan ke depan tahapannya apalagi yang akan kita lakukan dan harus direncanakanharus jalan seperti apa. Kendalanya Pemahaman internal di organisasi sehingga kita memilikineed bersama kita akan melangkah ke tahap ini.ArmanKM self assessment, berguna untuk mengetahui posisi lembaga dan bagaimana memenuhiindikator dalam self assessmen dan bagaimana mengembangkan KM dalam organisasi.Hambatannya merubah budaya berbagi pengetahuan dalam organisasiMidaBelajar fungsi dan peran serta tanggung jawab dari KM. Peran dokumentasi, penyimpanandata, pengolahan data sehingga menjadi satu produk dilakukan bersama-sama. Denganmengenal fungsi tadi akan membuat menjadi sistematis.Kendalanya yang pertama karena peran saya pengkampanye dan pengumpul informasi.Kalau WALHI sangat keras dan secara tersirat sulit untuk mendapat informasi daridepartemen terkait, saya mengurangi peran kampanye.OpikBanyak yang saya dapatkan khususnya bangunan dasar pengetahuan dengan beberapaistilah dan indikator pengetahuan, dengan itu bisa menjadi mapping sejauhmana organisasidalam kerangka dasar pengetahuan. Banyak hal yang dilakukan oleh organisasi hanya tidakterorganisir dengan baik.Penerapannya, tantangan yang dihadapi lebih pada personal, memang lebih kemembenarkan yang biasa bukan membiasakan yang benar. Jadi membenarkan tradisi tidakdiuji kembali lagi.YudiSECI merupakan peralatannya dan penjelasannya. Tantangannya saya tidak memilikiorganisasi. Pentingnya SECI sebagai ruang belajar, materi SECI tadi menambahpengetahuanya dan tantangannya mensosialisasikan ke berbagai organisasi.RiniSaya perhatikan dari SatuDunia ada kegelisahan yang dipelajari ini bukan sesuatu yangabstrak dan sudah mulai teridentifikasi. Kegelisahan itu saya tangkap dan itu yang akan sayabawa di organisasi. 42
  • 43. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaTantangannya bagaimana kita mau bekerja keras dan konsisten dalam mengaplikasikanpengetahuan.ArisKita akan melanjutkan lagi dan break satu minggu agar bisa mendiskusikan denganmanajemen dan teman-teman di bawahnya. Jadi kita akan kembali lagi pada selasa depantanggal 12. Sesi 2 Hari ke 3 & 4 ( 12-13 oktober 2010)IdamanTeam 3; 9,10,11Team 5 ; 1,5,9Team 2 ; 2, 4,6,8 43
  • 44. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaTeam 4 ; 8, 10Team satu di lebur, yang bolong nomer 3 dengan 7. BOK dan Chapture secara tidak sengajaterhindarkan. Nomer 9 kita lihat kelompok 3 dan 5.MisanTeam 5 ; 09 ; Eksternalisasi SECI, uraian pemahaman itu tacit ke ekpslisit.Capaian ; output adalah dokumentasiOutcome dan impact ; pengetahuan bisa disebarkan dan disosialisasikan, pengetahuan bisabertambah dan berkembang lagiProses kegiatan ; wawancara, merekam kegiatan, membuat bukuAlat ; video, alat perekam, notulensiRindaTeam 3 ; dari proses yang mendokumentasikan tacit, pengalaman, pembelajaran, pemecahanmasalah menjadi bentuk eksplisit, pendokumentasian dalam berbagai bentuk seperti teks, visual danaudio atau kombinasinya .Capaian ; pengetahuan tacit bisa didokumentasi dan dengan terdokumentasikan pengetahuanorganisasi, maka pengetahuan organisasi dapat diakses oleh semua staff diorganisasi tersebut,sehingga dapat mencegah gap knowledge yang akan menyebabkan aktivitas organisasi dalammencapai misi berkuran. Eksternalisasi yang baik akan mengatasi take over disebuah organisasi,eksternalisasi yang baik merupakan titik awal dari proses pengetahuanIdamanPertanyaan saya, bisa tidak Eksternalisasi mengatasi seluruh pengetahuan, mungkin atau tidak?DausTidak semua bisaIdamanCatatannya kita tidak bisa terjebak bahwa semua bisa dieksplisitkan dalam semua pengetahuan,untuk pengetahuan yang sederhana bisa. Namun kalau pengetahuan yang makin kompleks semakinsulit untuk dieksplisitkan. Ada pengetahuan tertentu yang tidak bisa dieksplisitkan. A 08. Silahkanuntuk kelompok IIArmanKelompok II ; Sosialisasi ; Proses transfer pengetahuan dari tacit ke tacit,Capaian ; pengetahuan yang dibagi bisa dapat langsung dipraktekkan. 44
  • 45. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaProses kegiatan ; penyuluhan, observasi, pendampinganAlat ; mentoring, couching dan trainingIdamanSelanjutnya kelompok IVAwaySosialisasi ; proses transfer pengetahuan dari tacit ke tacitCapaiannya ; mengajar tentang teori dan praktek menulis tanpa materi tertulis untuk para wartawanIdamanCapaiannya hanya untuk menulis? itu contoh atau yang berlaku umum?AwayContoh.Proses kegiatan ; membahas tulisan para penulis sehingga peserta dapat mengetahui kelebihan dankekurangan tulisannya.Alat-alat ; LCD proyektor untuk menayangkan tulisan para peserta dan perbaikannya yang dihasilkandari pembahasan bersama.IdamanKalau mengajarkan teori dan praktek. Teori ini termasuk tacit atau eksplisit?AwayEksplisitIdamanKalau sosialiasi dari tacit ke tacit, jadi teori masuk disitu atau tidak?AwayHarusnya dideleteIdamanKalau teori diajarkan itu namanya apa, transfer dari mana ke mana?LulukBisa dari tacit ke eksplisit, atau dari eksplisit ke eksplisit. 45
  • 46. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaIdamanApakah kalau teori diajarkan sebuah pengetahuan eksplisit menjadi eksplisit yang lain? apakah teoridiajarkan sebuah pengetahuan yang tacit menjadi eksplisit?DausInternalisasiIdamanInternalisasi dari eksplisit menjadi tacit. Untuk yang lain bisa dishare satu sama lain untuk dibaca, kitabisa lihat ketidaktelitian. Saya tertarik dengan data information storageArmanData information storage uraian pemahaman tempat untuk menyimpan data dan informasiCapaian; data dan informasi dapat tersimpan dalam satu tempatProses kegiatan ; pengumpulan data dan informasiAlat-alat ; sistem database dan file serverIdamanStorage adalah proses penyimpanannya, capaiannya adalah ukuran pencapaian, temukembali. Kalausaya punya barang-barang banyak kecil-kecil, cara penyimpanan yang paling cepat adalah dengankarung namun susah untuk ditemukan kembali, makanya barang-barang itu disusun sehingga mudahuntuk ditemukan kembali.Kemudian ada yang penasaran tidak?RiniKnowledge, chapture codifikasiIdamanKenapa knowledge chapture dihindari? Karena knowledge tidak disebut eksplisit. Apakah dari 1-11apakah dia eksklusif satu dengan yang lain? mereka tidak eksklusif, apakah A03 mengandung A09.ArmanAda yang berkaitanIdaman 46
  • 47. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaApakah A03 mengandung A06. Jadi A03 ini adalah bisa dilakukan dengan berbagai cara. Jadi bisalewat 09 . 11 itu akuisisi pengetahuan. A11 bisa dimungkinkan setelah A03. Mengukurnya adalah A09eksternalisasi bisa menentukan chapturing, bisa juga hanya memperkaya yang sudah. Misalnya kalaukita menonton di televisi, ada maestro bidang tari, dia bicara disitu, itu tidak chapturing dari nol,pengetahuannya sudah ada. Dia hanya menggunakan tacit.Kodifikasi bisa dalam rangka chapture atau dalam rangka kodifikasi itu sendiri karena knowledgenyasudah berlangsung. Kodifikasi uraian pemahamannya apa?ArisPenyimbolan yang konsistenIdamanPenyimbolan yang konsisten itu, artinya bahwa sesuatu diberi nama supaya bisa disebut. Dalamsepakbola ada gerakan-gerakan sliding tackle. Kalau sudah konsisten berarti codificate.RiniBagaimana kita bisa mengetahui BOK yang kita lakukan adalah benar?IdamanKodifikasi itu penamaan yang konsisten. Apa bedanya kodifikasi dengan BOK. Kalau di BOK adakonsep-konsep kalau kodifikasi hanya nama saja. Ada konsep, epistemologi dan generally acceptedtrue about profesion, jadi satu yang disepakati dan dianggap benar oleh satu profesi.Kita harus berpindah ke unit 3, sebelum pindah ke poin 3, di BOK, capaiannya untuk membangunkompetensi. Alat-alatnya ; wikipedia, mainmapp. Sampai pada tingkat ini ada alat yangmenggabungkan semua itu untuk mencapai hal itu. Ada pabrik ban yang paling besar, salah satunyadi Eropa. Dia beroperasi 1888, jadi sudah ratusan tahun, tantangannya adalah pengetahuan. Diaharus membuat ban, komposisi karet, karakter, performance ban, jahitannya. Kalau diproduksimassal itu ada supply, biaya, harga, administrasi pabriknya. Pengetahuannya melebar dan banyakorang yang terlibat. Di micceran ada kebijakan yang berlaku, kalau ada orang yang bekerja padaposisi staf dan manager, kalau mereka bekerja, ada waktu diawal 2 bulan tidak langsung kerja,mereka di kasih manual dan buku-buku, mengenai ban itu apa, prinsip bikin ban dan mereka masukke lab dimana setiap orang membuat ban dari awal hingga menjadi ban. setiap staf baru harusmembuat ban hingga bikin jadi, kemudian dia tulis dan dipresentasikan. Itu adalah satu bentuk kiaturusan KM, tinggal di analisis itu memenuhi yang mana, demi apa?Praktek lain pada assembly mobil jepang. Untuk mobil tertentu, kita tahu ban dilakukan olehassembly lain. ban berjalan diubah pendekatannya, disuatu wilayah ada orang yang hanyamemberikan skrup saja, mandornya hanya melihat saja, kepala bagiannya hanya menjaga pegawaisaja. Komposisi pembagian tugas orang-orang ini menurut struktur kerja kantoran. Di pabrikassembly tertentu itu caranya diubah, ada pendekatan Jepang yang disebut kanban. 47
  • 48. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaRayJika dalam pembuatan itu gagal, maka tidak dilanjutkan pekerjaannya. Dia seperti bola yangdigulirkan.IdamanDi Assembly, ada satu tim pemasangan mesin, selesai maju keberikutnya. Kalau gagal tidakdilanjutkan. Jadi ada dua tim, satu tim pengerjaan dan cadangan. Satu tim 5 orang dari level tertinggihingga terendah. Membagi peran dalam tim kecil, ada mobil datang kita akan mengerjakan dalamwaktu 10 menit. Kalau gagal, disingkirkan dan dikerjakan oleh tim cadangan. Jadi proses ini tidakterganggu juga kualitasnya tetap terjaga. Satu mobil dibuatnya, memasang mesin hanya 12 detik,satu mobil 7 menit. Menarik menyelidiki meski agak susah, bagaimana penerapan KM dalamproduksi mobil. Ada chalengge, jepang itu ingin menguasai mobil seluruh dunia dan sudah berhasil.Pabrik di Amerika itu tutup dan diambil Jepang semua. Itu adalah chalengge dari KM, bagaimanamengalahkan Amerika dengan general motor dan ford.Melihat pengetahuan menjadi penting kalau merumuskan strategi. Ford ada PO bidang lingkungan,media, dari tiap PO untuk membuat strategic ke depan, dia merencanakan 5 tahun ke depan dan diamengundang expert. Kalau membuat strategic plann itu dibuat di New York, dan ahli dari bidangtertentu dikumpulkan, Asia dan Afrika. Jadi dia membuat workshop beberapa hari, kemudian di olahkemudian membuat strategic plann. Jadi Ford ada kesadaran knowledge juga.Kita akan pindah ke unit 3 mengenai community. What is community? Kita organisasi akan bekerjadengan komunitas. Sebagai pembukaan dengan modul, kita menggunakan alat untuk memeriksaproses pengetahuan di komunitas namanya COP. Kita akan membuat group lagi, satu group ada 3orangTahap pertama kalian membaca community of practice dan ini ringkasan artikel. Kedua, andamengidentifikasi community of practice. Pokoknya berburu community of practice contoh-contohnya.Presentasi kelompokDaus :COP ; K02 ; identitasnya ibu-ibu posyandu. Ada peningkatan kapasitas praktek-praktek yang salingmenguntungkan. K03; tujuannya mencerdaskan anak di kampung itu. Kemudian alatnya ; LemahGajah Kuartet. Identitas perpustakaan kecil, kemudian saling menguntungkan dengan menghasilkanberagam buku004 ; identitas petani karang sewu. Tujuannya ;memperluas pasar, ada praktek pasar sepertibereksperimen, menanam berbagai hasil pemuasan di lahan pasir. Alat ; kelompok lelang,prakteknya komputer, internet dst.Ray 48
  • 49. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia01 ; tim advokasi arus bawah. Komunitas Pemulung di YogyakartaAlasan ; pemulung memiliki keahlian untuk memilih barang bekas. Kemudian ada sharing dalammemilih barang-barang, dalam praktek mereka tidak memerlukan prosedur formal. Ciri umumnyaself the portor. Para pemulung bekerja secara umum memiliki teknik, alat dan metode yang hampirsama. Pola hubungan mereka memiliki hubungan saling menguntungkan melalui tabungan bersamakomunitas dan melakukan sebuah kebiasaan bersama yakni menabung. Kemudian diantara merekaada konsensus untuk membuka tabungan bersama. Medianya adalah arisan.IdamanHanya satu yang kau pilihArisyaLulukDari beberapa contoh ada 01-08 kita menemukan ada 3 COP. Pertama, K02; ibu-ibu posyandu Karangasem-Bantul. Kedua, K04 ; tentang petani Karang Sewu- Kulon Progo mereka membangunmekanisme dan institusi bazar alternatif. Ketiga. pertambangan disitu radio komunitas untukdeseminasi informasiIdamanOk. Ketiganya sudah menyebutkan ada tidak yang berkontradiksi, misalnya kelompok A menyebutkanCOP dan kelompok lain menyatakan bukan.Luluk KK 01 ; pemulung, karena dia hanya diikat rasa memiliki, kalau tidak salah disini ada komitmen danidentifikasi keahlian spesifik untuk masuk sebagai COPArisPemulung memiliki keahlian khusus, karena tidak semua orang bisa membedakan barang bekas yanglayak dijual atau tidak. Mereka tahu harga barang. Jadi hal teknis bila di sharing akan menjadi COPIdamanAda pendapat lainRiniTapi dalam gambar ini tidak menonjolkan keahlian mereka dalam memulung.Idaman 49
  • 50. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaYang mengerjakan tim advokasi arus bawah. Dia membuat tabungan bersama, fenomena tabunganbersama bukan COP, tapi anggotanya sama semua. COP tidak kelihatan disitu, namun kita harus men-chek. Apakah komunitas pemulung yang ada dalam kelompok tabungan itu masih memulung denganbagus atau tidak?kalau mereka makin lama makin meninggalkan pemulungannya maka keahlianpemulung ditinggalkan, mereka menjadi anggota koperasi simpan-pinjam, mereka menjual pulsa,warung kecil. Keahlian pemulungannya tidak berkembang, ekonominya yang berkembang. Aris barumendeteksi kalau pemulung memiliki practice yang dikembangkan bersama-sama. Tapi dia belumdibuktikan dalam kasus itu. Makanya kita harus mengetahui perbedaan COP dengan lainnya. Atauhanya sekedar jaringan informal saja, apakah practices berkembang atau tidak? Itu ada indikatortertentu dan pengetahuan yang berkembang dalam bidang apa? atau ada pengetahuan atau tidak.Kalau masuk jaringan simpan pinjam itu pengetahuannya tidak terlalu tinggi, namun perubahannyapada perilaku, ekonomi dan aras perubahannya yang berbeda.Kalau kita tinggalkan contoh-contoh itu. Ada 3 gugus organisasiIdentifikasi di ranah kerja kalian apakah ada community of practisis.1.Lingkungan hidup2.NGO3.Masyarakat Sekitar NelayanPada tiap-tiap gugusan, identifikasikan ranah kerja kalian, apakah ada community of practices.ArisSatuDunia banyak, komunitas Ubuntu dia sering sharing sifat keanggotaannya sukarelaDausWartawan lingkungan hidup, petani organikIdamanCommunity Forestry apa lagi dari lingkungan hidup.DausBike to workRindaDia langsung bekerjasama dengan produsen sepeda dan dia membuat design mengenai sepeda danprodusen mensponsori kegiatan bike to work.IdamanItu kenapa disebut community of practices. Karena kerjasamanya dengan produsen sepeda? 50
  • 51. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaRindaBukanDausSeringkali ada gathering kemudian berbagi informasi, tentang bagaimana mengendarai sepeda tanparasa capek. Kiat mengendarai sepeda, memperbaiki kerusakan dst.IdamanKalau dari COP ada proses-proses pengetahuan seperti itu ada lesson learn dan base practicesRayDi Inoban mereka memiliki skil perawatan harian, tujuan ke depannya adalah profit. Masing-masingmemiliki keahlian yang berbeda.IdamanArtinya ada orang yang seneng aja main motorRayAdaIdamanAda lagi.LulukPilnad yang memberikan bantuan hukum pada masyarakat yang menjadi korban kriminalisasi.Memang dia tidak terlembagakanIdamanCOP tidak harus terkukung dalam kelembagaan. Anda harus semakin tajam mengidentifikasi manaCOP mana bukan? Selain Pilnad Ada contoh lainRindaVolunteer green peace, mereka sering gathering dan kompetensi dibangun.ArisKalau membaca modul ini, indikator utamanya ada di orang dan prakteknya, kalau bicara orang biketo work itu menurutku bukan COP karena merupakan organisasi hobi, kalau mau dibilang COP itukomunitas ojeg sepeda, karena mereka tahu bagaimana memperbaiki sepeda-nya. Bike to workhanya sekedar hobi. 51
  • 52. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaIdamanIdentitasnya saya seorang biker. Praktek tidak formal, disini tidak dibatasi kelompok profesi. Untukbicara berkelanjutan, ada tujuan yang lebih besar. Bisa profesi dan bisa tidak profesi. Kalau kitasimpulkan, kita akan berdiskusi melalui iniMari kita framekan kembali, mengapa yang dibahas COP? Dalam rangka kita bicara di tingkatMidaKalau di nelayan itu ada nelayan Sipatodani ; mereka bersepakat untuk beberapa hal. Untuk tidakmenggunakan alat yang merusak, tidak mengambil ikan di daerah tertentu. Di Sulawesi Tenggarabanyak, ada tiga penambak plasma kerang hijau, apakah ini bisa disebut COP tidak?IdamanKita lihat dengan seksama COP itu biasanya. Join interprice, mutual enggangement, basis ikatankomitmen. Mutual enganggement, basis keanggotaan di tentukan sendiri dan memiliki komitmenbersama. Bisa jadi kalau problem bersama itu, problemnya panjang tidak?MidaPanjangIdamanKalau panjang bisa menjadi aliansi, karena ada satu konflik kepentingan, kalau konflik kepentingan ituhilang, aliansi itu akan cair lagi dan akan membentuk aliansi baru. COP lebih menyorot mengenaipertahanan pengetahuan daripada pertempuran politiknya, dibedakan fakta dan aliansi. Diaditentukan sendiri atau dibentuk? Bisa jadi dibentuk oleh wacana, misalnya Pemda, Konsen groupmemobilisir para nelayan untuk diajak jangan menggunakan bom dan itu berhubungan denganregulasi dari alam dan situasi demi lingkungan hidup dan itu pembatasan yang harus dibatasi prosestumbuhnya. Dia harus dibedakan COP dengan jaringan informal. Bisa jadi tim kerja formal, faktapolitik dst. COP itu pengembangan keahlian anggota. Kadang-kadang tidak ada organisasi bernama,namun melihat perilakunya, apakah mereka bertukar informasi atau tidak, ada standar kompetensitidak, jadi dia praktek sehari-harinya. Kenapa COP dimunculkan, untuk mengidentifikasi proses-proses pengetahuan.Saya akan pindah ke framenya. Kemarin kita bicara ada tingkat organisasi kita kenal divisi, jobdescription, struktur organisasi, manajemen, peringkat ada manajer, direktur, SOP dst. Apa bedanyaorganisasi dengan komunitasMida 52
  • 53. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau organisasi itu lebih melembagaIdamanKeanggotaannya yang lebih tetapForumOrganisasiIdamanMana yang kemungkinan anggotanya lebih banyak?ForumKomunitasIdamanIni memiliki kesamaan apa? orang yang ada dalam komunitas dan organisasiMidaOrganisasi satu visi dan misiIdamanKomunitas pemulung, apakah semua komunitas membicarakan satu visi-misi, tidak terumuskan.Namun mereka memiliki kesamaan tertentu, kepentingan, nasib dan struktural. Ada komunitas yangdiikat oleh lokasi tempat tinggal seperti komunitas masyarakat pesisir, komunitas pinggiran kota. Adaikatan lokasi, selain lokasi apa yang mengikat sebagai komunitas. Ada komunitas yang diikat dariprofesi. Asosiasi Warteg Indonesia dst. Sekarang kita harus melihat pekerjaan bertingkat-tingkat,knowledge akan berhubungan dengan work. Pekerjaan itu akan berkaitan dengan pendapatan, tetapipekerjaan tidak selalu berkaitan dengan pendapatan ketika kelas berubah.Ketika kelas ekonomi berubah, orang mempunyai pilihan lebih banyak dalam bekerja. Tukang baksodan pemulung mereka tidak banyak mempunyai pilihan profesi. Ketika ada pilihan maka pekerjaanmenjadi perwujudan diri.Satu lagi hubungannya dengan identitas, hobi itu biasanya naik ke identitas. Siapa kau, siapa aku?Slanker itu identitas, politik kekuasaannya adalah keterampilan untuk mengidentifikasi ikatankomunitas dan memperhitungkan potensinya menjadi mesin politik. Misalnya partai tertentumendekati komunitas warteg.COP adalah proses-proses pengetahuan salah satunya di komunitas, kemudian ada fenomena danalat pengetahuan. Apakah hanya ini? Local wisdom, artinya di organisasi tidak memiliki itu. Kenapa 53
  • 54. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniapengetahuan komunitas di pelajari? Ada COP, ada local wisdom, waktu Rinda mengatakan bike towork, ada aliansi dengan pabrik sepeda, bahkan ada fakta-fakta dan transaksi politik dengan Pemda.Jadi mereka memiliki aspirasi dan tujuan politik itu perkembangan berikutnya dari komunitas.DausItu tahapan setelah apa?.IdamanAda unsur itu, bisa saja pengetahuan tinggal pengetahuan, kompetensi tinggal kompetensi dan tidakmelebar kesana. Komunitas pemulung bisa saja memiliki pengetahuan yang sama dan piawai dalammemulung.Lalu dikerangkakan lagi dalam komunitas. Kita melihat COP dan lokal wisdom itu di world bankbanyak dokumennya dan ada beberapa orang yang rajin bertanya mengenai hal itu. Even Monsantosangat peduli dengan hal itu. Mereka memetakan local wisdom. Local wisdom itu ada pengobatan,pemeliharaan dan climate. Lokal wisdom ada kodifikasinya, ada tidak BOK? Kalau BOK dalam lokalwisdom itu adanya values, believe dan norma. Pembagian kalender Jawa dst itu menandakan musimclimate, kapan orang menanam, ketika ini dikuasai betul oleh industri bisa tahu danmenggantikannya. Bisa memetakan bagaimana masyarakat bereaksi terhadap ini dan mereka tahumengenai bibit dan bisa diambil alih. COP juga dipetakan untuk diamplifikasi, untuk prosespenerimaan, acceptansi kebijakan. Jadi saya memiliki kebijakan soal air, supaya suistainabledevelopment, kemudian ada partnership (private publik) lalu dipanggil, maka investor air bisa masukdan membuat irigasi, kemudian penggunaan air harus dibatasi oleh petani, tetapi petani harusmenyisihkan uangnya, untuk membayar pemeliharaan irigasi dan membayar utang yang dipakaiuntuk invesment irigasi. Untuk itu perkumpulan pengguna air irigasi yang menyisihkan uangnyauntuk membayar utang negara itu bisa jalan itu dia mengendarai COP, di cari COP ditumpangi.Kalau kamu mengerti COP, sales, marketing, promosi iklan customer relationship knowledge menjadisatu. Kamu jual aqua, sebagai pemain besar yang tidak ada pesaingnya. Kemudian diberikan kepadaagen dan distributor, kemudian ada yang memasang sendiri aqua, ada juga yang dipasangkan. Adaberbagai cara dan trik memasang aqua, kalau kalian berpikiran dalam kerangka COP, customermuadalah komunitas, dan praksisnya memasang aqua, kemudian kamu video-kan. Kemudian ditaruh diyou tobe dan membuat lomba, berhadiah, video pendek mengenai memasang aqua galon. Lalukamu bertumpu pada customermu. Hadiahnya berlangganan aqua galon selama 6 bulan dan videoitu akan menjadi buklet yang memiliki nilai tambah, ini cara pandang COP.Apa cara pandang COP dari sini adalah demi menaklukan komunitas, ini alat dua mata yang bisadigunakan dimanapun. Banyak hal yang bisa di gali, implikasi marketing dari penggalian dengan COPitu banyak sekali.Apa yang akan memungkinkan perubahan social.Mida 54
  • 55. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaPemasaran REDD, bisa tidak itu menjadi salah satu contohnya, atau praktek pertanian yang baik.IdamanKamu bisa menganalisis disitu. Sejarah Agriculture disini, bagaimana pertanian, local wisdompertanian gagal dengan revolusi hijau, mereka menjadi miskin. Namun mereka memiliki COP,pertanian organik COP bukan local wisdom. Kemudian kesemua ini membangun unsur dari goodagricultural practices, kemudian ada best practices dsb. Lalu dikaitkan dengan kepentingankomunitas, lalu ada kepentingan lain, apakah COP, lokal wisdom dan practices ini menjadi alatpertarungan antara komunitas dengan lawannya komunitas.Lalu kita bisa melihat ada keterbatasan alat, tetapi di organisasi memiliki alat lain seperti advokasi,kampanye. Pertemuan di Meksiko itu bicara pada tingkat Menteri, Summit, ditingkat organisasi bedalagi. Jadi kita memetakan alat-alatnya. Kita tidak kurang memetakan alat politik legal seperti lobby,legal standing, kampanye dst. Apa yang bisa mendukung alat legal, alat pengetahuan seperti apa?kalau alat politik dan legal terus menerus terpojokkan mungkin kalah dalam pengetahuan kemudiandi bangun alat pengetahuan yang bisa mendukung itu.Perubahan sosial dimungkinkan, salah satu alatnya adalah gerakan sosial. Pertanyaan besarnya, alat-alat pengetahuan apa yang mendukung komunitas, organisasi maupun state. Pertanyaannya apakahdokumentasi dan pengetahuan saling tergantung, atau memiliki derajat kebebasan tertentu.Mungkin itu pengetahuan berjalan dengan dokumentasi.MisanMungkin, ada proses yang berjalan bersama, ada yang satu mengumpulkan untuk memperkayaknowledgenya dan untuk pendokumentasian.IdamanSatu persoalan mengenai buruknya dokumentasi, namun ini menjadi pertanyaan apakah menjaditantangan pengetahuan. Tantangan lainnya apa dalam pengetahuan.RiniBOKIdamanBOK bidang kerja yang mapan apa saja. HAM terdefinisi dengan jelas, lingkungan juga terdefinisidengan jelas, namun gerak dilapangannya barangkali. Isu lingkungan, pertanian itu BOK-nya cukupkuat, itu relatif lebih baik daripada praktek dilapangan. Jadi metodologi kerjanya bukan isuknowledgenya.ArisGenerally acceptednya kurang. Tidak bisa dijadikan standar ukuran. 55
  • 56. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaIdamanParadigma CSO adalah poskonstruktifis. Artinya disitu ditaruh perdebatan-perdebatan, kalau dalamilmu ada perdebatan namun tidak berlangsung lama. Tapi konstruksi HAM reproduksi, ada pro lifedan pro choice. Jadi generally accepted itu tidak hanya satu pandangan bulat, kemudian non-stateakhirnya menjadi spektrum yang melebar.Learning organisasi dan individu, itu tantangannya. Organisasi x dibawah pimpinan siapa maju,kemudian ganti kepemimpinan berbeda. Waktu itu knowledge, kompetensi dan kapasitasnya siapa?Apakah standar minimumnya sama?Tantang dikomunitas apa, setiap komunitas memiliki tantangan yang berbeda-beda. Nelayan,tambang, hutan dst. Itu adalah proyek angkatan pertama untuk memetakan ini. Kita akan lihat BOKdari gerakan sosial dalam melakukan perubahan di Indonesia itu kuat atau tidak?Kita tidak bisa mengendalikan komunitas, melainkan hanya pengaruh namun organisasi bisadikendalikan, persoalan pengetahuan diberikan posisi.Break 5 menitDitiap tingkat kita akan melakukan 3 hal. Satu, pemahaman. Kedua, pemetaan. Ketiga, integrasi. Kitaingin melakukan pemahaman ditingkat organisasi, komunitas state. Apa kita memahamipengetahuan berjalan di tingkat organisasi, komunitas dan state. Untuk state optional. Bagaimanakita melakukan pemetaan pada organisasi, komunitas dan state. Integrasi, apa yang akan kita rubahdan perubahan apa yang kita buat pada organisasi.Untuk besok ada beberapa kemungkinan, kita bisa membuat kerangka bagaimana menyusunpengetahuan dalam komunitas. Ini daerah pengaruh dalam organisasi, sebaiknya kita bermain diorganisasi karena merupakan daerah kendali.Besok anda mempresentasikan mengenai hal ini, menyusun strategi pengetahuan, unsur-unsurnya ;1.Tantangan Pengetahuan1.1Eksternal1.2Internal2.Situasi Organisasi2.1Situasi umum/manajerial2.2Situasi managemen data dan informasi3.Strategi pengetahuan3.1Sasaran pengetahuan 56
  • 57. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia3.2Rencana implementasiWalaupun tantangan itu bersifat umum namun kita batas tantangan yang dimaksudkan adalahtantangan pengetahuan. Eksternal ; kita di tantang apa oleh orang luar. Kemudian ada situasi diorganisasi. Kemudian situasi manajemen data dan informasi. Ketiga, kita bisa menetapkan strategipengetahuan.Kemudian kita membuat hipotesis, bagian satu ; contoh kasusnya terserah dipilih. Mari kita membuatcontoh Honda Corporation di Jepang. Dia perusahaan apa? otomotif dan pasar global. Apachalengger otomotif saat iniDausRamah lingkunganArisKelangkaan bahan bakarDausEmisiIdamanKrisis orang makin kecil untuk membeli mobil. Ada persaingan tidak. Ada Korea, India dan China.Tantangan pengetahuannya ; karena pemain baru timbul terus, maka tantangan secara umum adalahkriteria otomotif yaitu ramah lingkungan, irit bahan bakar, pesaing dengan biaya produksi murah.Lalu lihat ini dengan kacamata pengetahuan. Improvisasi, inovasi dan replikasi. Pada saat kita bilangtantangan maka kita tahu ada tantangan X. Ini hanya menjadi contoh saja. Kita lihat lagi misalnyabogasari Indonesia. Tantangan internal dan eksternalnya seperti apa? internalnya adalah banyakkaryawannya banyak, dia harus bisa memenuhi kesejahteraan, good corporate government termasukdalam pengelolaan SDM.Situasi ; manajemen yang baik dan manajemen yang harus direplikasikan pada kantor-kantor cabanglain. sirkulasi manajemen data dan informasi, bertumpu pada ICT. Kita lihat take overnya tinggi atautidak? Untuk mengukur replikasi ini generasi dan arah.Strateginya ; 3.1. sasarannya membangun inovasi yang terus menerus dan tidak terlambat. Apakahini tantangan di organisasi? Tidak. Karena kalau perusahaanmu adalah suplayer maka kamu tidakmembutuhkan inovasi. Replikasi, karena cara kerja honda way harus terjadi juga pada kantor cabang-lain, replikasi harus dapat di terima di lokasi yang berbeda. Meminimalisir gap pengetahuan.Kemudian tinggal rencana implementasi (taktik dan resource yang dibutuhkan),inovasi yang terusmenerus dan tidak terlambat, darimana sumber inovasi dan bagaimana orang melakukan inovasi.Ada peluang dan motivasi. Apa inovasi dibuat sebagai kewajiban? Kalau artikel bisa diukur satu kalisatu, bisa tidak terjadi. Jadi tidak bisa kita melakukan dengan sistem setoran. Kalau belajar bisa pakaisetoran, setiap seminggu melakukan presentasi, itu bisa dilakukan namun inovasi tidak bisa 57
  • 58. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadilakukan seperti itu. Maka menggunakan strategi lain yaitu alat-alatnya. Replikasi apa yang utama,teknologi akan tereplikasi secara manual. Yang direplikasikan gaya manajemennya. Apa alat yang bisamembantu melakukan replikasi manajemen secara global?DausSOPIdamanSOP hanya cara kerjanya saja. Eksternalisasikan saja pengetahuan yang berupa pengetahuanmanajemen dan dimasukkan dalam manajemen mainstream. Itu contoh cara implementasinya dankebutuhannya apa? dana 1 tahun menerima orang magang, kepala SDM diperintahkan dalam satutahun minimal masukkan 2 orang, publikasi.Contoh Honda, mau contoh lain. misalnya Toyota, World Bank dst. Sekarang kita buat strategipengetahuan. Kita akan membuat dalam 3 wilayah. Sekarang 3 yang mau di analisis, satu untukpengembangan CSO. Kedua, tentang lingkungan. Ketiga, Komunitas rentan, tetapi di khususkan lagidalam sumber daya alam, dalam hal ini pesisir dan nelayan. Tiap membangun semua ini ada alatanalisis, problem tree, situasi umum dan sasaran ada logframe dst. Sekarang tinggal membagi orang-orangnya. Kelompok II ini Luluk, Rinda, Ray. Kelompok III Daus, Mida, Aris. Kelompok I Rini, Away,Misan. Outputnya adalah strategi pengetahuan, besok hasilnya akan dipresentasikan. Kalau inidianalisis dan dirapihkan menjadi tindak lanjut masing-masing kelompok. Satudunia akanmemberikan Trajectory.ArisSaatnya sekarang kita menulis key learning poin.AwayYang saya tangkap materi yang signifikan adalah perbedaan antara COP dan organisasi. Kedua, KLPyang saya bawa ke organisasi adalah memetakan pengetahuan yang dilihat SatuDUnia pada saatmeliput, coaching pada organisasi. Tantangannya adalah memilah pengetahuan yang ada diorganisasi itu.LulukKalau saya key learning poin saat ini adalah COP, bagaimana membedakan dengan tipe yang lain.apakah bisa diterapkan di organisasi? Nanti akan diperjuangkan, karena ketika mengidentifikasikepada lembaga yang kita miliki itu banyak sekali kendala yang dihadapi terutama untukmembedakan COP atau bukan, karena ketika dijelaskan banyak hal yang salah.Mida 58
  • 59. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaBagaimana meletakkan organisasi dan komunitas dalam perubahan sosial. Yang dicita-citakanmasyarakat adalah perubahan sosial hanya saja caranya yang berbeda-beda. Disini kita belajar cara-cara terutama soal pengetahuan. Tantangannya karena perubahan di masyarakat sipil sangat cepatdan beragam. KM adalah untuk menchapture perubahan dan merekamnya dalam sebuah sistematikapengetahuan dan informasiArisPoin pentingnya saya tahu tentang COP dari pemahaman COP tahu indikatornya, untuk kebutuhanSatuDunia yang sedang melakukan copydarat yang itu merupakan COP akan mengorganisir hal ituuntuk kebutuhan dan memperkaya pengetahuan. Tantangannya konsistensi dan komitmen anggotaCOP itu sendiri.RaySama dengan yang lain. disini pas satu organisasi dan komunitas karena saya terjun ke keduanya.Menjadi tahu pengembangan dalam komunitas dan organisasi. Tantangan yang akan dihadapi,kemudian belajar dari contoh yang diberikan cukup jelas dan terperinci. Kebetulan yang menjadicontoh Honda.RindaCOP dan bagi saya yang bermain di organisasi, kita akan memanfaatkan pengetahuan mengenai COPuntuk menambah efektifitas dan kita bisa mencari tool dan metode yang sesuai. Tantangan yangdihadapi adalah bagaimana staf merangkum metode yang paling sesuai di COP.DausMemetakan pengetahuan dan akan lebih seru jika di kontekskan ke masyarakat sipil. Bagaimana itubisa muncul di SatuDunia, mengenai pemetaan organisasi. Tantangan yang dihadapi, bagaimanamensinergikan strategi pengetahuan serta strategi yang sudah dilakukan oleh SatuDuniaMisanSaya tertarik karena masalah ini berkaitan dengan bagaimana mengchapture pengetahuan yang adadi mitra, sehingga kita tahu ada komunitas. Dan di COP ada tujuan yang sama, ada kesamaan danpola yang bisa diidentifikasi. Kesamaan yang bisa dichapture untuk dijadikan peluang tantangan lainyang harus dilakukan SatuDunia lebih dalam lagi, itu akan lebih memaksimalkan lagi, sekali langkahbeberapa informasi bisa didapatkan.RiniKLP, bagaimana melakukan sinergi pengetahuan dan bagaimana tahapan itu bisa dilakukan, contohitu bisa membayangkan bagaimana dengan masyarakat sipil. Tantangan terbesar adalah bagaimana 59
  • 60. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniamengeksternalisasi yang akan di internalisasi. Satudunia akan memainkan perannya dalam kontekspengetahuan.IdamanKali ini kita sudah kursus hari ini, kemudian teman-teman bisa belajar kelompok untuk besokmempresentasikan tugasnya.Hari KeduaPresentasi KelompokMidaKelompok III ; Pengembangan Komunitas nelayan contoh kasusnya adalah KNTI (Komunitas NelayanTradisional Indonesia) terbentuk Mei 2009, saat itu diinisiasi bersama teman-teman di gerakanlingkungan dan nelayan, ada WALHI, JATAM dan KIARA. Anggotanya terdiri dari nelayan tradisional,nelayan kecil yang berlayar dibawah 12 mil, jadi dia bergerak di sekitar pesisir, dan menggunakan alatpenangkap tradisional dengan perahu tanpa mesin dan mesin tempelSampai saat ini KNTI menghadapi banyak tantangan, tantangan internalnya itu KNTI memiliki anggotayang sangat luas dan sulit mengelolanya terutama mengingat nelayan itu jauh dari akses informasi,kemudian sulit mengelola kepentingan anggota jaringannya termasuk bagaimana memahamikebijakan kelautan dan perikanan, lalu belum ada manajemen pengetahuan yang tereplikasi denganbaik di komunitas nelayan. Tidak menguasai teknologi dan akses terhadap informasi, juga terhadapkapital terbatas.Tantangan eksternal ; maraknya kebijakan privatisasi dipesisir misalnya reklamasi pantai untukproduk UU pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil di dalamnya ada HP3 yakni konsesiterhadap kawasan pesisir hingga dasar laut 20 tahun berlaku dan bisa diperpanjang hingga 60 tahun,itu yang sekarang kita upayakan untuk judicial review, tinggal menunggu jawaban dari MK.Pencemaran limbah industri dan tambang, kian luasnya kawasan konservasi, belum diakuinyawilayah tambak tradisional dibawah aturan administrasi kabupaten/kota, masih rawan konflik sosialdan alat tangkap misalnya kasus pukat harimau di Serdang Bedagai Sumatera Utara, ambivalensisikap negara untuk mewujudkan kesejahteraan dan jaminan sosial terhadap nelayan dankomunitasnya.Situasi organisasi ; situasi umum manajemen umumnya ada presidium atau board yang merupakanrepresentasi nelayan berdasarkan kewilayahan dan untuk fungsi keseharian ada sekretariat nasionaldibantu 1 program officer, sekretariatnya sekarang ada bersama KIARA.Situasi data dan informasi ; pengambilan keputusan dan arus informasi masih melalui metodekonvensional melalui tatap muka, maka ada pertemuan pendidikan nelayan itu dilakukan di KIARAterakhir kita melakukan sekolah nelayan untuk pendidikan hukumStrateginya ; kita berupaya menyediakan dan menyederhanakan informasi misalnya kebijakannegara, program terkait nelayan, sumber daya, karena ada banyak program pemerintah yang agak 60
  • 61. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniasulit dipahami, karena pemerintah juga tidak menyelesaikan persoalan, apa manfaat sebuah programbagi nelayan? Yang ternyata dibaliknya belum tentu mengakomodasi kepentingan nelayan. Kedua,membagi pengetahuan advokasi secara merata di tiap anggota KNTI. Kemudian pentingnyamemahami hak dan kewajiban sebagai warga negara indonesia untuk nelayan khusus harusditekankan dibawah kebijakan negara dan selalu kita upayakan di setiap kebijakan yang kita ajukanterkait hak mereka atas wilayah tangkap, alat tangkap dan jaminan sosial, karena nelayan itu sangatbergantung dengan alam, dimana kalau ada cuaca ekstrim dan pencemaran lingkungan akanmenggangu pendapatan mereka keseharian. Memahami cara pemberdayaan ekonomi komunitas,karena dalam komunitas sudah ada sistem yang sudah dianut dan diaplikasikan hingga sekarangmisalnya di Sulawesi Utara ada komunitas Harokomtang dsb yang ternyata membantu merekamengelola sumber daya alam.Rencana implementasi, pertama kami mendorong cara-cara pemberdayaan ekonomi komunitasmisalnya akselerasi kunjungan silang, pengenalan lembaga ekonomi mikro. Pengenalan lembagaekonomi mikro sudah pernah dilakukan ke komunitas nelayan pantai utara Jakarta, hambatannyanelayan Jakarta persoalannya multi dimensi, mulai dari pencemaran. Persoalan utama bagaimanamenangkap ikan itu yang dilakukan karena susah untuk menangkap ikan. Soal kunjungan silang sudahdilakukan dan bermanfaat sekali. Konsepnya adalah nelayan dan pembudidaya dari masing-masingdaerah atau pulau diajak berkunjung terakhir di Sulawesi Tenggara untuk belajar soal lembagaekonnomi lokal, komunitas perempuan yang menenun dan menjual hasil tenunannya dipasar lokal,kemudian mengunjungi komunitas Mete, terakhir komunitas Mete ini dapat bantuan dari kawan-kawan JPKP difasilitasi untuk mendapat akses pasar, sertifikasi ke Eropa. Jadi konsepnya harus lebihdinamis diperuntukkan oleh komunitasMembangun pemahaman tentang hukum, pengelolaan sumber daya perikanan bagi nelayan, denganmenghadirkan akademisi dan praktisi. Kita membantu mereka untuk memahami soal anggaran danalokasi anggaran sehingga mereka bisa mengadvokasi kebijakan anggaran pemerintah daerahnya.Melakukan pendidikan organisasi secara terus menerus. Kemudian membangun community ofpractices di komunitas nelayan dan melanjutkan kerjasama terkait dengan pemeliharaan lingkunganmisalnya menanam bakau dan menerapkan local wisdom secara berkelanjutan.Pembahasan PresentasiDausIni akan menarik jika disandingkan dengan proyek bank Dunia mengenai Core Map. Mereka jugamelakukan intervensi ke masyarakat lokal dan mereka akan mengembangkan kearifan lokal. Kalaukita bisa menyandingkan hal ini dengan proyek core map bank dunia, untuk melihat bank dunia maukemana? 61
  • 62. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaIdamanItu ada dimana, strategi atau tantangan?DausTantangan, jadi sebelum ini sudah ada proyek core mapp, menurutku ada strategi pengetahuannyaIdamanAtau dengan kata lain kita menyatakan bahwa Core map design program yang di dalamnya adapendekatan pengetahuan. Karena kalau rencana Kopda dengan metodologi yang berbasispengetahuan. Analisis saja atau bagaimana? Ada analisis lainMidaSebenarnya Core map sudah lama diinisiasi, kebanyakan akademisinya dari IPB dsb, sejak tahun 2000dari Core map 1-3 dalam perjalanannya design rencana dari Coremap 3, memang ada akademisi yangturun ke bawah, selama satu minggu kemudian mengeluarkan design pengembangan desa. Tapianehnya seminggu namun sudah mengeluarkan paper yang seolah-olah komprehensif dan pendudukdesa yang membantu implementor, motivator desa namanya satu perempuan dan laki-laki dan itutidak terbuka prosesnya untuk semua masyarakat. Motivator itu tergantung dari pelaksana proyek,atasnya, yang lebih riskan lagi sebelumnya ada kawasan konservasi yang diinisiasi TNT, WWF, tamannasional Wakatobi. Di Coremap ini ternyata bikin produk konservasi yang berbeda lagi dandemografinya. di taman nasional kepulauan Wakatobi sudah ada zonasinya. Kalau Coremap berbedalagi daerah perlindungan laut dikomunikasikan kepada masyarakat, masyarakat menentukan manakawasan konservasi dan mana tidak. Kemudian ini dibantu Dinas kelautan dan perikanan, jadi iniseolah-olah proyek saingan yang binggung masyarakat sendiri.DausTapi tidak overlapping?MidaOverlapping itu ada DPL itu hukumnya peraturan desa, jadi lebih longgar daripada taman nasionalWakatobi yang ketat pengawasannya ada Jagawana, Polisi laut dst. Itu membuat resah dan konflikkarena di DPL membantu orang yang memiliki kepentingan terhadap pesisir, misalnya pengelolabudidaya rumput laut, terbantu dengan adanya DPL itu. Kalau kita keluar dari pulau-pulau yangmenjadi tempat implementasi itu, misalnya orang Bajau ini mengancam kita, karena rumput laut ituluas, jadi tidak mudah orang berjalan dari satu tempat ke tempat lain, karena dia tidak terlibat dalamproses perancangannya.RiniKalau saya ingin mengenal KIARA lebih dekat lagi. Kalau dilihat pekerjaannya cukup banyak dan sayamelihat melakukan bantuan advokasi juga, yang menjadi fokus dan yang paling sering dilakukan apa? 62
  • 63. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaMidaKIARA itu terdiri dari banyak anggota jaringan. Tiap anggota jaringan memiliki konsennya masing-masing, jadi kita hanya di sekretariat nasional hanya menjadi sekretariat. Jadi teman JPKP punyakonsen pemberdayaan ekonomi, kita support disitu. Kunjungan silang atau pengenalan ekonomimikro atau teman-teman di Semarang Nelayan Nusantara, mereka memiliki kemampuanmengenalkan hukum di masyarakat. Jadi ini bukan kerja KIARA an sich di sekretariat kitamendistribusikan kerja ke anggota. Intinya yang diupayakan di sekretariat itu ada 3 ; penyediaaninformasi dan penyebaran, reformasi kebijakan dan fundraising. Fokus isunya Cuma 4 ; Pengambilanikan illegal dan terlarang, aquaculture/budidaya, perempuan nelayan, kampanye anti perdaganganbebas.RiniKalau keanggotaannya seperti apa?MidaInisiator otomatis menjadi anggota jaringan, karena sifatnya jaringan. Anggota jaringan dulu adaWalhi, Telapak, NeinMasil, Bina Desa. Keanggotaannya terbuka namun harus dilihat komitmennyaselama 2 tahun kemudian diikutsertakan dalam program KIARA.RiniBerarti dalam perencanaan program dilakukan bersama-sama, kemudian siapa yang maumengerjakan ini dan menjadi wilayah kerja siapa.MidaKita ada pertemuan nasional sekali 2 tahun.RiniDan dia memberikan mandat pada sekretariat nasional?MidaIyaIdamanSudah berapa lama?MidaDari tahun 2003Idamanini mau dibahas secara kritis atau nanti, saya lebih baik dibahas dulu. 63
  • 64. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAwayMemberikan pengetahuan kepada mereka mengenai anggaran APBD supaya mereka dapatmengakses itu. Itu secara umum apa khusus untuk nelayan.MidaNelayan dan masyarakat pesisir pantai. Karena itu sebenarnya kasuistik. Setiap hari nelayanmelakukan penjualan ikan membayar dengan sejumlah uang ke TPI, peraturan TPI di Jepara itusekian persen memang dikumpulkan dari nelayan untuk menghadapi paceklik dan kecelakaan dalammelaut, teman-teman di Semarang membantu mereka untuk memahami persoalan itu, sehinggamereka bisa menuntut haknya apabila terjadi kecelakaan, hanya saja implementasinya tidak sepertiyang diharapkan. Terakhir Pak Suyono yang kakinya putus, kena baling-baling, kemudian di bawa keTPI katanya tidak ada duitnya ke kita dan harusnya diurus ke koperasi, sama koperasi tidak dikasihapa-apa. kemudian di bawa hingga ke Fadel harus diperbaiki kebijakannya, kemudian oleh Fadel ditelpon pemerintah daerahnya untuk segera mengurus itu, baru kemudian oleh koperasi di bantu.AwayJadi kalau tidak diberi pemahaman itu dia hanya diam saja, karena tidak tahuMidaIya tidak tahu, justru ketika diberi pendidikan mereka percaya diri untuk bicara secara argumentatif.AwayKarena kecenderungan aparatur negara itu tidak aktif, dia hanya diam saja.MidaSebenarnya nelayan tidak wajib membayar pungutan apapun termasuk di TPI, tapi karena itu dariPerda.DausBerarti Perdanya bertentangan dengan UU.MidaIya.AwayPengetahuannya diberikan dari tacit ke tacit tidak, atau sudah membuat brosur di TPIIdaman 64
  • 65. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAda dua hal yang disebutkan ; Kesatuan nelayan dan Kiara apa bedanya?MidaKiara tidak bisa terlepas dengan KNTI, dalam penjabaran ini ada dua subyek.IdamanMereka memang berhubungan namun dua hal ini semestinya bisa. Misalnya kalau KIARA punyadirektur eknas namun tidak sama dengan direktur KNTI. Jadi harus clear gambaran strategi KNTI atauKIARA.MidaUntuk KNTIIdamanAda beberapa hal yang dapat dilihat dari sini, kita bisa membuat artefak pengetahuan. Ketika kamubilang ada jaringan semarang itu apa?MidaAnggota KIARAIdamanKNTI itu apa anggotanya?MidaIndividualIdamanPresidium semacam DPD, kalau Walhi adalah jaringan karena anggotanya organisasi. KNTI bisa sajaberhubungan dengan anggota jaringan KIARA. Tapi KNTI memiliki programnya, berarti bagian duadiwarnai.Kita lihat wilayah tantangan KNTI, satuhal kemudian ada entitas lagi, komunitas nelayan tradisional.Jadi kalau ada nelayan di pesisir mana, mereka melaut, memiliki budaya, perilaku yang sama, itumasih komunitas ketika menjadi sebuah organisasi maka berbeda lagi. Belum tentu anggotakomunitas adalah anggota organisasi. Komunitas biasanya lebih luas dari organisasi, komunitasnelayan itu termasuk pada keluarganya. Kita lihat disini komunitas nelayan atau KNTI?Mida 65
  • 66. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaMemang beda, tapi intinya pengembangan komunitas nelayan itu kita mengambil kasus KNTI, karenadia terbentuk dari komunitas-komunitasIdamanSejarahnya boleh saja begitu, tetapi kenyataannya sekarang KNTI adalah membership.MidaSecara organisasi memang beda?IdamanJadi organisasi, kalau dia komunitas-komunitas bertemu itu akan menjadi jaringan, namunanggotanya adalah individual-individual dan ada presidium. Jadi anda tidak berhadapan dengankomunitas secara langsung, anda berhadapan dengan presidium, dan presidium berhadapan dengananggota-anggota tidak berhadapan dengan komunitas secara langsung. Jadi harus jelas KNTI ataukomunitas nelayan pada umumnya, karena ini akan berbeda. Tantangan KNTI sebagai organisasi dannelayan itu berbeda. Betul bahwa tantangan nelayan menjadi konsennya KNTI. Secara penanggananagak berbeda. Kalau bicara di tingkat KNTI itu ada dalam kendali KNTI, tetapi komunitas nelayan,koperasi Mina dan TPI itu tidak di dalam kendali KNTI, tapi bisa dipengaruhi dengan derajat pengaruhyang berbeda-beda.Poin 1.1. tantangan KNTI, 2. KNTI namun 3 bukan KNTI saja melainkan untuk nelayan. Jadi tantanganpara nelayan, tantangan ini ada baik anggota maupun bukan anggota KNTI. KNTI secara organisasibukan hanya memahami kebijakan, bisa jadi iya, juga tidak. Manajemen pengetahuan belumtereplikasi dengan baik di komunitas, istilahnya bukan komunitas kalau KNTI, dia hanya sampai kepresidium, smalles group membership. Disitu bukan komunitas berapa anggota yang bisa berkumpuldisatu titik bersama-sama beberapa hari tanpa keluar kota. Jadi KNTI nasional kemudian adapresidium Nusa Tenggara Timur (NTT), ditingkat NTT tidak bisa anggota berkumpul berhari-hari. DiLembata desa Sopakau itu ada 10 anggota, 10 anggota di ranting Sopakau, tapi 10 anggota itu tidakbisa mewakili seluruh nelayan, jadi nelayan 10 ini smalles collective unit. Jadi ini bukan komunitas.Kapan mulai kita menggunakan komunitas barangkali KIARA. Ada organisasi institute SwadayaNelayan Jawa Tengah itu mencoba mengintervensi komunitas, maka chalengge LSM tersebut adalahmasalah di komunitas secara utuh seperti tempat tinggalnya, spasialnya, relasi sosialnya.MidaKomunitas itu ada seperti komunitas Nelayan Antra, mereka akan bersentuhan.IdamanTapi komunitas nelayan Antra yang menjadi anggota itu individu atau komunitas nelayan Antra.Bukan komunitasnya? Jadi ini tantangannya KNTI atau nelayan?Mida 66
  • 67. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaBisa dua-duanyaIdamanKalau KNTI mandat tertinggi adalah mandat anggota. Urusannya apa yang dikatakan anggota kecualikalau di mandatkan dalam anggota dalam kongres atau musyawarah. Tapi ini tantangan ANTRA,kemudian seperti kelompok tani yang memiliki nama, kemudian kalau kamu melihat ada kelompoktani disini dan kamu kenal, saya tidak bisa mengatakan “saya organisasi petani nasional dan memiliki100 ribu karena saya kenal kelompok tani ini ada 50 ribu anggota” itukan anggota mereka, karenakeanggotaan adalah ikatan yang jelas. Ikatan sosial beda, misalnya kalau Mida sering nonggol diSatuDunia, dulu pernah kenal dengan Katy, itu yang terjadi antara Mida, Aris dan Katy hanya ikatansosial, walaupun di Indonesia banyak claim. Kita lihat sekarang ini tantangan KNTI atau bukan?Kemudian ini diperbaiki.Kalau akses terhadap kapital itu apakah tantangan KNTI atau Nelayan? KNTI itu tidak butuh kapital,kapital itu modal yang menghasilkan profit. Kalau keanggotaan, dia bisa memiliki iuran anggaran, tapibukan kapital. Kalau kapital itu saya mau membuat kapal, usaha kelautan, saya mau beli jala untukmenangkap, inikan usaha perikanan bukan KNTI. Kelompok usaha nelayan itu butuh kapital, usahabersama itu butuh kapitalKalau teknologi tidak menguasai. Kalau KNTI dan ditingkat nelayan beda lagi. Nelayan tidakmenguasai teknologi gps, nelayan tidak menguasai fish detektor, itu teknologi yang ada buat nelayantapi tidak menguasai, KNTI tidak membutuhkan teknologi itu. KNTI adalah wadah aspirasianggotanya, apakah KNTI melaut? Yang melaut nelayannya.MidaYang saya maksud itu teknologi informasiIdamanKalau begitu ini KNTI, maka teknologi informasi, teknologi organisasi. Jadi presentasi ini akandiperbaiki dan akan didampingi oleh SatuDunia. Ini dipisahkan mana tantangan nelayan di Indonesiadengan tantangan KNTI. Dan mesti dibedakan lagi dengan tantangan perikanan di Indonesia. Ataukalau lebih spesifik lagi kita lihat entitasnya disana. Ada organisasi dibidang perikanan, kelompoknelayan, nelayan dan KNTI, karena ada tantangan nelayan saja tapi bukan tantangan perikanan padaumumnya. Misalnya kalau Indonesia ada 594 tempat pelelangan ikan, kalau tidak ada cukup kapalcepat, atau pelabuhan yang memadai di Indonesia Timur, itu tantangan nelayan atau perikanan diIndonesia? Itu tantangan dunia perikanan di Indonesia, karena tanggung jawab itu tidak sepenuhnyaada ditangan nelayan sendiri, tapi tantangan perikanan di Indonesia. Jadi bedakan mana tantanganperikanan Indonesia, Nelayan dan KNTIMaraknya kebijakan privatisasi, reklamasi pantai dan pengembangan kawasan wisata dan industri, inimemiliki efek pada perikanan dan nelayan. Belum diakui wilayah tangkap tradisional, ini persoalan,persoalan ini harus dikonversi menjadi sebuah tantangan. 67
  • 68. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaJadi yang diperlukan ini tubuh pengetahuan tentang isu-isu perikanan di Indonesia dan perikanan diIndonesia. BOK yang lebih utuh baik ditingkat KIARA maupun KNTI. Jadi kalau mau melihat secaraumum konstruksinya begini. Anda di awal mengatakan kampanye perdagangan dsb. Kalau anda keBelanda, ikan asinnya enak sekali namun masuk dari Skandinavia dan dari negara lain. apa artinyakasus itu, pada dasarnya perdagangan itu global. Yang tidak global itu perdagangan siomay, kupatsayur. Tapi ikan itu perdagangan global. Jadi sekian persen akan masuk dalam kancah global, inputdan outputnya global, kemudian kita bertanya mengenai besar kecil, ekonomi global, state kemudianada banyak pemainnya ada world Bank, ADB dst. Pemainnya banyak dan pihaknya juga global, worldbank juga global. Jadi melihatnya ini adalah sesuatu yang global. Nanti kita lihat Perimbangan antarakonservasi dan pembudidayaan, akhirnya setelah itu dibuat, akan ada tantangan di berbagai tingkat.Ada tingkat struktural, perubahan kebijakan. Policy perdagangan apa yang dikeluarkan Deperindag,Policy apa yang dikeluar Pemda pada kebijakan pantai, Policy Pemda mengenai infrastructure, Policyapa yang dikeluarkan menteri keuangan untuk meregulasi bisnis tertentu, perubahan policy initingkatnya banyak, pusat, lokal dan regional. Policy juga mengacu pada infrastructure change danindustrial flow.MidaKepentingan kita soal perdagangan itu bukan hambatan departemennya, kepentingan kita itutentang kedaulatan pangan harus ditangan negara.IdamanIndonesia tidak memiliki strategi ekonomi perikanan, dan itu harus dibangun dengan muatankedaulatan pangan. Ini BOK, tantangan ini bisa diletakkan baik di KIARA maupun di KNTI. Pertamaharus membangun Body Of Knowledge, tidak perlu dari nol, karena konsepnya ada namun belumterkodifikasi dan Body of Knowledge yang sistematis mengenai perikanan di Indonesia. Dari isuperikanan, strategi perikanan, policy isu dan ideological isu. Ada suistanable ekonomi bisa sajakemudian muncul pekerjaan livelihood.Kalau ada dokumen yang lebih lengkap tinggal dikirim ke Aris dan kita akan respon satu minggusetelah dikirim. Ini sangat luas dari pemberdayaan ekonomi, organisasi, policy berarti ada body ofknowledge yang cukup kuat dan harus dibagi aksesible secara merata oleh pihak yangberkepentingan seperti KIARA, KNTI, staf KIARA. Nanti mengembangkan pengetahuan itu, apakahbody of knowledge atau hanya banyak untuk membangun BOK. Untuk sementara komentar saya itudulu, kita akan memberikan kesempatan pada yang lain.Kelompok CSOAwayKami mengambil apa yang sudah pernah dilakukan, berangkat dari pohon masalah yang pernah kitabuat mengenai permasalahan CSO. Disini kita bisa melihat CSO belum mampu merebut ruang, tidakada strategi advokasi baru, keasikan dengan bahasa sendiri sehingga sulit untuk dipahamimasyarakat, CSO yang sulit untuk melakukan pendokumentasian, sulitnya melakukan koalisi dan 68
  • 69. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaaliansi, CSO bertindak masih reaksioner. Dari pohon masalah ini, kami menarik banyak hal dari pohonmasalah ini.Pohon masalah yang ada disini, kami tuangkan sebagai pijakan, karena cukup lama menjadi kajiandan sudah lama kita lakukan.Tantangan pengetahuan dalam masalah eksternal, tidak ada cara baru dalam advokasi. Tidakteridentifikasinya pengetahuan baru.IdamanPertama tantangan untuk group kedua, ada persoalan dan tantangan. Kita akan merubahnyapersoalan menjadi sebuah tantangan. Persoalan tidak ada inovasi itu soal. Jadi apa bedanya masalahdengan tantangan. Kalau saya tidak memiliki mobil, kantor saya jauh, itu masalah, tantangannyabagaimana mencapai kantor saya tanpa mobil. Tantangan bisa dua macam, dengan soal yang samatantangan bisa bercabang. Bagaimana saya bisa mengenal dan menggunakan kendaraan ini secaraefektif, itu tantangannya.Produksi pengetahuan atau pengetahuan yang diakses itu dipisahkan. Itu berbeda, akses danproduksi. Ada kasus dimana knowledgenya ada tapi tidak aksesable. Markus misalnyapengetahuannya ada namun tidak aksesable.Strategi ini pengetahuan siapa, strategi CSO Indonesia atau SatuDunia?AwayKita melihatnya CSO pada umumnya termasuk SatuDunia di dalamnya.IdamanBerarti CSO pada umumnya. Jadi kita buat tantangan umum, kemudian diturunkan ke pengetahuan.2.4. Turn over tinggi pegawai, itu persoalan. Turn over itu mau diapain, mau disikapi, dibiarkan ataudiubah. Kalau saya ada dilembaga pendidikan, saya tidak suka dengan turn over yang tinggi, makasaya akan melihat turn over yang tinggi itu penyebabnya apa? ternyata ada jenjang karir yang lebihbaik sehingga dipakai anak tangga dan kita naikkan. Kalau begitu kita naikkan lembaga kita sehinggaorang tidak keluar. PT Haly Berton itu memiliki turn over yang tinggi juga namun mereka tidak maumenurunkan turn over, jadi tiap tahun ada fresh graduate, jadi engginering, kemudian dikirim keladang minyak. 3 tahun capek dan bosen, bahwa disitu tidak bagus dan duitnya sudah banyak pastikeluar, biarkan saja mengapa harus di tahan, yang baru banyak. Orang itu keluar kemudian masukcomfort zone. Dia sudah memiliki banyak uang, bisnis dst. Keluar dari PT itu dia hanya mengajar dst.Jadi turn over yang tinggi itu dibiarkan, karena kalau sudah comfort zone sudah tidak berguna.Tantangan mengenai turn over yang tinggi, sudah tidak menjadi masalah, kalau ini menjadipersoalan, tantangannya apa? apa membuat NGO menjadi semakin statik di organisasinya,bagaimana anda menyikapinya. Misalnya kita akan mengambil kemungkinan, kalau saya memilikiNGO, kemudian NGO ini memiliki staf, Daus jagoan dan Ray jagoan, setelah sekian tahun Daus dapatpekerjaan di yayasan penyelamat orang utan di tingkat dunia. buat saya itu bagus, gajimu lebih besar, 69
  • 70. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniajadi dibiarkan, kemudian Ray mendapat jabatan dimana. Itu dianggap memperluas network, suatuketika kalau ada apa-apa akan sangat mendukung, kita memiliki teman dimana. Walhi itudiasporanya tinggi, bisa jadi diasporanya semakin positif. Berarti turn overnya tidak diturunkantantangan pengetahuan, jaringan sosial.Jadi ini dibuat menjadi bahasa tantangan. Pilihan sikapannya menjadi tantangan, bagaimanamembangun transfer knowledge yang cepat.Ini di kategorikan mana knowledge proses, artifak sehingga bisa diturunkan pada strateginya.AwayKalau dalam segi bahasanya dirubah menjadi bahasa tantangan, seperti bagaimana.IdamanPengelolaan keuangan belum akuntable di CSO. Coba di lihat di NGO itu, ada pengelolaan program,yang paling akuntable di NGO itu keuangan. Manajemen strategis belum tentu beres, strategiinformasi itu belum beres. Karena NGO 70% urusannya dengan lembaga dana, biasanya memilikikontrak yang jelas dan uangnya tidak mau hilang, biasanya di audit publik, mereka memiliki laporanyang jelas, jadi relatif keuangan yang lebih baik dibandingkan dengan yang lain. apakah tepat kalauitu soal, jangan-jangan ini bukan soal.Ini soalnya keuangan yang tidak akuntable namun pada pembahasan di bawahnya manajemen lainyang tidak akuntable seperti kurangnya pendokumentasian di CSO dst. Saluran komunikasi itu akandimiliki atau hanya sekedar akses. Jadi kalau anda bilang saluran informasi itu apa? bisa pos,selebaran, sms, radio. Kalau belum memiliki saluran harus memiliki saluran. Persoalannya adalahstrategi pemilihan. Karena komunikasi sekarang murah, berapa biaya kirim 100 kb attachment. Kalauke warnet 3000, kamu bisa kirim lewat email berapa kali dalam satu jam.Ini nanti akan dianalisis dan akan dikembalikan reviewnya. Kita lewati saja, kita masuk padakelompok berikutnya.LulukKita akan melihat bagaimana kampanye strategi pengetahuan untuk kasus lumpur lapindo.Tantangannya ; Eksternal1.Semburan lumpur lapindo itu disebabkan oleh kesalahan pemboran perusahaan migas milikpejabat negara yang berkuasa.2.Terjadi pemutarbalikan fakta untuk menggiring opini publik.3.Lapindo melakukan kampanye besar-besaran melalui media yang mereka miliki. Media online,televisi dan membuat iklan baik nasional maupun lokal4.Pejabat publik yang menyatakan bahwa lumpur lapindo tidak beracun dan tidak berbahaya. 70
  • 71. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia5.Belum adanya political will dari pemerintah SBY dalam penyelesaian kasus lapindo6.Adanya testimoni ahli geologi yang dibayar baik internasional dan nasional7.Pemilik lapindo menjadi ketua partai yang sangat besar penyokong koalisi SBY8.Konflik horizontal antar korban9.Tidak ada putusan baru yang memaksa bakrie bertanggung jawabTantangan Internal1.Suara korban terpecah2.Koalisi NGO lemah3.NGO kurang konsisten4.Kampanye dan advokasi NGO bersifat statisSituasi organisasi1.Secara umum ketertutupan informasi terkait dengan kasus lapindo baik informasi pemulihanmaupun pencegahan2.Beberapa lembaga sudah melayangkan permintaan informasi, ada yang terbuka dan banyak yangtertutup3.Penggunaan istilah lumpur Sidoarjo untuk menggiring opini publik tidak lagi menggunakan istilahlumpur lapindo4.Kewenangan lembaga negara saling tumpang tindih5.NGO lingkungan banyak menanggani isu sehingga tidak fokus6.NGO berjalan sendiri-sendiri kurang melibatkan institusi lain dalam kampanye dan advokasiSituasi manajemen data dan informasi1.NGO tidak memiliki data ilmiah baru mengenai dampak semburan lumpur2.Masing-masing mengandalkan data dan informasi yang lama dalam melawan bakrie3.Data dan informasi kurang luas tidak ada dampak hukum, kesehatan, lingkungan, psikologi, HAMdst4.Kurang mengumpulkan data dan informasi lebih mengenai dampak dari berbagai sudut denganmelibatkan pakar bidang yang lebih relevanStrategi pengetahuan 71
  • 72. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia1.Pengaktifan media yang sudah ada2.Mengaktifkan media alternatif3.Membuat informasi dari sumber alternativePembahasanIdamanPertama soal yang ada di sini adalah soal informasi. Bahwa data ini tidak ada adalah informasi,penyebabnya siapa, informasi mengenai konstelasi politik dibalik itu. Statemen yang menyatakanbahwa lumpur lapindo tidak berbahaya dan beracun, banyaknya informasi yang disembunyikan. Poinsemburan ini ditingkat persoalan atau kenyataan?LulukMasuk tantangan eksternalIdamanSemburan lapindo bukan kesalahan pemboran, ini bukan tantangan. Ini situasinya begitu, apakahnanti tantangannya ngapain, apakah akan mengubah tidak menjadi semburan, tantangannyamasyarakat tidak tahu bahwa. Ini banyak persoalan belum masuk pada pengetahuannya. Jadi nantitolong di kirim materi presentasinya. Penanggung jawabnya Luluk dan akan di follow up. Padaumumnya ini tantangan informasi, jadi anda belum mengidentifikasi mengenai pengetahuan. Manabest practices dan bad practices.Jadi NGO sudah lama terlibat dalam lapindo namun keterlibatan itu sangat fragmented, tidakmemiliki strategi yang koheren, kita tidak tahu ada best practices atau tidak. Mungkin tantanganpengetahuannya lebih pada pembelajaran, bukan berarti tantangan informasinya tidak ada.Sementara komentar saya ini dulu.Kita sudah lihat ada 3 strategi pengetahuan, konsen saya dengan SatuDunia, kita akan follow uppenyusunan strategi. Luluk kamu tetap akan Lapindo atau JATAM, terserah tidak harus diputuskanhari ini. Lalu kamu buat dan SatuDunia akan merevisi itu.Mida bisa memilih KNTI atau KIARA, kalau saran saya ke KIARA, karena kamu di KIARA dan menjadiperwira pengetahuan. Kamu akan ditagih oleh KIARA dan tetap akan dibantu oleh SatuDunia. Itufollow up strategi. Kedua sumber belajar dan proses belajar. 4 hari itu tidak cukup untuk memahamipengetahuan, tidak cukup untuk kapasitas yang dibutuhkan dalam posisinya. Disini ada beberapaorang yang tugasnya dibidang situ dan ada yang tidak. Katakanlah Misan bukan bekerja dalampengetahuan dia di kemitraan, dia tidak dituntut dalam bidang pengetahuan. Kalau SatuDunia siapa?Manager knowledge dan KSO. Pertanyaannya saya bagi yang bekerja dalam bidang itu apa rencanabelajar anda dalam bidang knowledge? Bagaimana melengkapi pengetahuan yang cukup dalam 72
  • 73. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniabidang knowledge, ada berbagai cara. Kalau kamu bisa share mengenai rencana belajar bisa diresponoleh SatuDunia, ada pertanyaan?RiniKalau bisa dalam konteks lapindo ada banyak persoalan, apakah koalisi tersebut memang harusmenyikapinya berbeda?IdamanPertama koalisi dulu, strategi ini akan dibangun dari koalisi, strategi umum dari mobilisasi,pengorganisasian, dia menyangkut banyak aspek dan di forum ini kita akan membahas aspekpengetahuannya. Itu beban koalisi untuk membuat keseluruhannya, namun kamu menjadi bagiandari koalisi kamu akan melihat unsur pengetahuannya disini, dia terbedakan bukan terpisahkan. Diamemang berkaitan satu dengan yang lain namun beda penangganan dan persoalannya beda.Kalau tidak ada pertanyaan saya akan bertanya. Saya akan bertanya pada jabatan. KSO (KnowledgeSharing Officer) ; apasih fungsi divisi atau unit KSO itu?RayMencari, mengolah dan mendistribusikan informasi dan pengetahuan.IdamanAda tambahan tidak?RindaFungsi komunikasi, sebenarnya tidak terwakilkan hanya dengan distribusi.IdamanApakah tindak dan obyek. Apakah tidak ini akan dilakukan pada obyek. Apakah mencari, mengolahdan distribusi dan komunikasi ini ada yang bolong dan berlaku. Misalnya jangan-jangan informasi itutidak di cari. Cari informasi itu ada tidak?RindaAdaIdamanOlah informasi itu apa?Rinda 73
  • 74. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaRelease kita jadikan tulisan, misalnya kita release dari JATAM kalau KSO ingin menajamkan, kita akanmengolah lagi menjadi sebuah tulisan.IdamanSebenarnya kamu melakukan repackaging atau riset?RindaRiset, karena menambahkan data.IdamanJadi nanti dilihat apakah kamu mengolah informasi atau data, apakah anda melakukan repackagingatau riset. Jadi kalau kamu bilang informasi itu ukurannya decision making. Ini ada informasi danbukti ada informasi itu ada maka ada decision making yang lebih baik. Bukan tulisannya ada berapa?RindaUntuk indikator data dan informasi kita tidak bisa mengukurnya dengan jelas, kita sebagai KSOIdamanJadi publikasi material. Jadi artikel ini begini, kalau anda menaruh sesuatu di publikasi, kalau kamumemiliki surat dinas, surat ini hanya pada yang bersangkutan saja bukan publikasi. Kalau sayamenaruh di blog berarti publikasi. Publikasi itu tidak harus sama dengan informasi, berarti artikelyang dipublikasikan. Apa yang kamu publikasikan belum tentu informasi. Kalau ada pengambilankeputusan yang terfasilitasi, maka kamu menyediakan informasiRindaKalau itu ditanggapi interaktivitas antar user apakah itu bisa dikategorikan informasiIdamanItu respon, ada 3 tingkat. Tingkat pertama, saya hanya menaruh disitu, orang akan melihat tidak.Kalau sudah tahu, jadi aware. Status di facebook, lalu ada orang yang bilang like, kalau saya buatstatus dengan menyalin tulisan di buku. Kalau like saja, sadar akan kehadiran namun belum tentutahu isinya, bisa jadi begitu, bisa jadi lebih dengan membaca, namun tidak ada jaminan itu. Kalau diakomentar bisa saja dia hanya membaca sekilas, jadi ini masih indikator present. Jadi ini berlakuumum.DausMengukurnya bagaimana kalau informasi berakibat pada keputusan 74
  • 75. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaIdamanBisa hipotetik dan empirik. Kamu pikirkan pengambilan keputusan apa?DausMisalnya kita mempublikasikan ada press konference di Walhi, jam sekianIdamanMaka keputusan datang atau tidak datang. Dari situ kamu akan mengukurnya. Kan itu diumumkanoleh tiga pihak, orang datang karena pengumuman siapa? Jadi kamu proyeksikan dulu, kemudiankamu bisa membuat alat ukurnya. Bisa langsung maupun tidak langsung.Apa kamu menyediakan data, atau memproduksi informasi. Jadi ini harus diberesin dahulu. Jadi cariinformasi, olah data atau informasi, kemudian providing itu harus dibedakan. Kalau kamumenyediakan di web itu providing. Kaskus itu providing. Distribusi itu adalah sebarannya kemana,berapa masing-masing. Berapa yang di emailkan, persebarannya seperti apa? saya ingin dipertajamtiap-tiap fungsi ini. Kalau anda meliput ada kejadian hanya menjadi data saja, kalau andamenganalisis lapindo bukan komentar. Analisis itu memiliki metode dan ada pertanggung jawabanmetodologis.RindaAda yang beda, yaitu menyaring pengetahuan.IdamanItukan kamu memilih, apa bedanya menyaring dengan mencariRindaKalau menyaring punya kebutuhanIdamanKalau kamu mencari ayam warna merah dengan sayap biru. Kalau ada ayam yang tidak berwarnamerah kamu mau ambil atau tidak? Tidak, Maka mencari dan menyaring itu barengan.BreakIdamanKita sampai pada analisis jabatan. Ada pertanyaan lagi mengenai KSO? Masih mau dipersoalkan lagitidak fungsi KSO ini. Berarti fungsi KSO itu harus dirinci lagi atau dirinci ulang karena tidakmencerminkan pengetahuan dan data. Ini mungkin dirumuskan jaman dulu sebelum kursusinformasi, data dan pengetahuan. Maka manager informasi dan KSO itu perlu di jabar ulang. Adatidak olah pengetahuan, bagaimana pengetahuan tercipta kalau ada kerja pengetahuan di mitra, 75
  • 76. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniacaranya bagaimana? Betulkan hanya membuat buletin bisa dianggap memfasilitasi pengetahuan. Kitamembuat website menaruh artikel apakah sudah melakukan fasilitasi pengetahuan?Apa fungsi divisi pengetahuan ditempatmu selain menjadi publikasi, pustakawan?MidaRiset, pertama untuk advokasi. Kedua, sebagai masukan. Riset yang sudah kita lakukan terkaitdengan dampak perdagangan bebas terhadap perikanan, sudah dibukukan dan disebarkan baik padapemerintah atau pada jaringan. Kerja kampanye baik nasional maupun regional, penanggananmasalah pertambakan, contoh kasus di Lampung, untuk Asia tenggara ada kampanye yang sama.Berikutnya untuk diseminasi informasi saya melakukan secara teratur pada hari kerja terkait isuperikanan, disebarkan ke milis internal, nelayan, NGO dan media. Publikasi sekali 2 bulan untuknelayan dan jaringan. Pengolahan data dan informasiIdamanPertanyaan besarnya, kita fokus pada kerja pengetahuan dan kerja lain. jadi ini ada lingkaran besaryaitu KIARA. Diatas kamu Direktur. Dibawah direktur ada berapa?MidaSatu koordinator program.IdamanPublikasi pengetahuan, kampanye dan informasi dan program. Pertanyaannya ditingkat KIARA, apayang di improve, kamu identifikasi. Apa yang sudah sukses dan ingin dikembangkan. Kalau misalnyapertanyaan ini tidak ada jawabannya, jadi mengalir saja.Kalau ini sudah ketemu, maka akan bisa diturunkan langkah-langkah perbaikannya. Untuk menjawabpertanyaan itu bisa dilakukan oleh divisi itu sendiri, atau bisa juga dilakukan oleh yang lain. kemudianredefine KSO di SatuDunia. Sebagai exercise siapa di SatuDunia yang memiliki mandat untukmembantu mitra. jadi kamu akan melakukan riset ke KIARA, bisa wawancara ke Mida atau orang lain.kamu melihat terbitan dia, dengan kerangka yang sudah kamu ketahui dan hasil tugasnya adalahsituasi pengetahuan di KIARA.Kemudian Luluk cek knowledge manajemen di JATAM dan Lapindo. Itu saja, jadi kita memiliki followup, kalau ini dikerjakan dan akan dikomentarin.Kemarin bicara pengetahuan di tingkat komunitas. Jadi ada gambar benua Amerika. Jarak dari 700km, jarak antara benua Amerika. Pada pulau ini ada penduduknya kulit putih dan berambut keriting.Pada benua Amerika ditemukan totem, yang sama dengan pulau yang jaraknya 700 km.Tantangannya mana bisa pada jaman itu belum ada teknologi pesawat, atau mereka menggunakanlaut, berarti mereka membuat kapal meski belum ada paku. Maka eksebisi, ilmuwan membuatperahu tanpa paku. Antropologi melakukan riset dan bercampur menjalani kehidupan, kemudian 76
  • 77. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniatim-nya menggali pengetahuan bagaimana membuat kapal tanpa paku. Ketika sampai ke pulau itu,kemudian terujilah argumentasi itu. Tidak mungkin orang hidup tanpa makanan, ketika orangberlayar yang tidak ada bunyi maka penuh dengan ikan.kita mulai dari Kubilai khan. Jadi dia menyerang jawa pada tahun 1292, dia menyerang Sriwijaya,ketika bicara globalisasi itu bukan hal yang baru. Karena Kubilai Khan sudah berfikir global. Kalauanda melihat petani kapas itu besar-besar pertaniannya. Pengetahuan apa yang ditinggalkan padaperistiwa 1292? Ilmu bela diri Indonesia, berkembang tidak? Berkembang ada Cimande, MerpatiPutih dst.Kemudian sebuah kapal yang berjenis karabel, tidak terlalu besar. Ini kapal yang digunakan Columbus1492, ini pertama kali terjadi globalisasi, karena ratu spanyol mau membiayai Columbus untukmembuktikan bahwa dia muter ke India. Mengapa Ratu Spanyol mau membiayai? Karena dia berfikirkekuasaan politiknya bisa menyebar sampai di belahan India, berarti dia berfikir secara global. Makaperdagangan antar benua di mulai, kapalnya cukup besar ukuran galeon, ada manila galeon yangsangat besar, karena kerajaan eropa membatasi kapal berlayar satu tahun 2 kali. Raja China tidakmau disandari kapal. Sehingga transaksi bertemu di Manila, maka disebut Manila Galeon, termasukVOC, dia hanya pedagang. Pada saat itu muncul ilmu dan pengetahuan. Kapal layar itu menggunakanangin, kalau angin belayar dari utara ke selatan, namun kapal bisa berlayar kemanapun. Karenaperjalanan lama, maka ada perhitungan, kamu bayar orang 3 bulan, kamu membayar pelaut,kapalnya, barangnya diambil dulu. Karena mengambil gula di Jawa, datang 3 bulan kemudian 6 bulanbaru kejual. Maka dia akan berlipat ganda sekian, berapa orang yang digaji. Maka pada tahun 1400-an maka ada tata buku dan administrasi. Akuntansi dan perhitungan itu, kemudian kita bicaramengenai Peter Drucker. Pertama orang bekerja dengan otot, kemudian pekerja tambang, merekamengayuh dengan cangkulnya, kemudian ada teknologi. Kemudian dari sepeda pindah ke ojeg. Inipergeseran dari kerja otot ke mesin, kalau kerja mesin yang dibutuhkan adalah kompetensi danpengetahuan. Kita akan melihat pengetahuan itu dari mana munculnya manajemen pengetahuan.Pada tahun 1800-an itu muncul industri yang dipicu oleh mesin uap dan kapital. Kemudian terjadimassifikasi produk, kapital membuat nilai tambah profit dengan mengeksploitasi otot dan waktukerja. Peter Drucker mengamati bahwa ada pergeseran bahwa orang tidak lagi bekerja menggunakanotot melainkan semua pekerjaan bergeser menjadi pekerjaan kompetensi dan pengetahuan. Kalaukamu menjadi kapitalis sekarang kamu akan mengeksploitasi otot atau tidak? Tidak, karenapekerjaan tidak menggunakan otot lagi, jadi yang dieksploitasi dari buruh adalah kompetensi danpengetahuan. Maka kemudian muncul manajemen pengetahuan, gunanya untuk mengeksploitasipengetahuan pekerja menjadi nilai tambah bagi profit, itu namanya postindustrialisme.Maka kaum perburuhan yang dikontroversikan adalah mengenai outsourching. Mengapa duniaindustri melakukan outsourching karena pengetahuannya sudah diberesin. Jadi manajemenpengetahuan adalah pembuka jalan bagi outsourching. SatuDunia bisa di outsourching tidak? Tidak,karena belum ada pengetahuan dst.Mari kita lihat dari sudut lain. Mari kita lihat Mukadimah, jadi negara ini ada di buat tujuannya untukkesejahteraan umum dan kecerdasan bangsa. Jika dua hal ini tidak dijalankan, maka negara boleh 77
  • 78. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniadibubarkan karena tujuannya itu. Berarti membuat masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yangcerdas bertumpu pada pengetahuan, bangsa bisa bertumpu pada kekuasaan senjata, uang dst.Kalau dunia ini bergeser maka masyarakatnya menjadi masyarakat knowledge, ekonomi knowledgeitu menjadi dunia masa depan. Negara tertentu tidak bisa melompat, kalau kita melihat ilmuknowledge itu mempersiapkan masyarakat untuk bisa bermain dikancah baru, dunia knowledgebaru. Kemudian ada masyarakat pengetahuan.Jadi pendidikan dan research itu menjadi satu. Jadi formal education itu bukan semata-mata untukmenaikkan harga jual, maka akan menjadi komoditas. Peserta didiknya akan memuat tesissegampang mungkin.Kemudian ada gap masyarakat, Malaysia itu masyarakatnya berpengetahuan, padahal dulunyaIndonesia sudah menjadi masyarakat pengetahuan bila dibandingkan dengan Malaysia waktu itu.KM adalah sebuah gelanggang yang bersinggungan dengan fenomena disekitar itu, maka diaberhubungan dengan privatisasi dst. Kalau kita bicara KM, maka berurusan dengan KnowledgeSociety. Knowledge society itu berurusan dengan nation intelectual invesment. Seberapa banyaknegara menginvestasikan dipendidikan, penelitian. Seberapa banyak dia invest pada pemenanganpolitik untuk pelanggaran HAM? Kemudian itu yang namanya gap. Kemudian masyarakatpengetahuan ada masyarakat yang bertumpu pada tahayul, ada masyarakat yang bertumpu padacitra. Kalau masyarakat pengetahuan maka akan membutuhkan infrastruktur untuk apa? kita akanmencatat informasi, mencatat eksplisit pengetahuan. Kita berkolaborasi bisa dengan google doc,Wikipedia, kemudian di share dan lebih banyak melalui email, untuk bisa kolaborasi dan share makaada asupannya. Kalau ekonomi pengetahuan, ada hardware, software dan bandwitch, itu yangdibutuhkan.Semua barang ini adalah merupakan perdagangan global, kemudian ada indikator, ekonomi berbasispengetahuan. Indonesia ekonomi berbasis ekonomi makelar. Karena sebagian makelar yang jual blokcepu dan ekonomi eksploitasi alam. Global ekonomi itu karena sumber daya menipis, maka ekonomiberbasis jasa. Globalisasi itu ketika modal dan bisnis bisa dipindahkan seketika. Misalnya saya bisamemindahkan bisnis dari China ke Irak dst. Kalau kamu dapat memindahkan dengan cepat makakamu perlu cepat outsourching. Maka pengetahuan menjadi penting dalam rangka itu, kalauekonomi jasa itu kapitalnya adalah intelektual kapital. Kemudian privatisasi negara, pendidikan dankemudian kepemilikan pengetahuan. Maka kalau ruang itu di deregulasi maka ada konflik langsungantara corporate dengan masyarakat. Konflik langsung akan memperburuk perusahaan, maka adacorporate social image, itu ilmunya KM, untuk mempertahankan image dan mengelola konflik.Karena itu pengetahuan, artinya kamu tidak cukup dengan informasi dan ilmu saja, kamu lulusanantropologi dan ditempatkan di Buyat, kamu tuntutannya apa?Kemudian dibuat ekonomi berbasis paten, dimana pengetahuan bisa dimiliki oleh corporate.Kemudian ada HAKI. Kemudian ada digital gap di dunia ketiga, kemudian NGO di bayar olehMicrosoft untuk membuka pasar bagaimana petani bisa kecil bisa menggunakan internet. Kemudianpengetahuan mereka diambil. 78
  • 79. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaSekarang kita akan melihat pertarungannya dari paling dasar, dari livelihood dan sumber daya alam.Orang bisa makan dan minum adalah pertarungan sumber daya alam. Pertanian kimia melawanpertanian organik. Kemudia ada HSB (Hardware, Software dan Bandwitch), perkakas pengetahuan ituperang antara microsoft dengan open source, kemudian kebijakan VoiP dengan Bimax, kemudianketika apa yang dilewatkan dalam kanal itu, entertainment, gosip, media massa besar dengan medialokal. Lalu mekanisme pasar atas seni, indie label dan major label. Hak karya seni hingga padaotoritas yang menentukan pengetahuan.Kita berada dalam sebuah pertarungan dan ini yang akan memberikan perspektif, kata kuncinyaketika bicara CSO atau NGO. Pemanfaatan ICT di kalangan CSO, kita berfikir CSO harus memanfaatkanICT, kita mengkampanye supaya ICT dipakai CSO atau kita memiliki persepsi lain. alatnya bisa macam-macam. Ada banyak rujukan mengenai KM.Materi yang terakhir ini adalah knowledge society and state. Sekarang ditarik dari organisasi dankomunitas ke negara. Kita akan melihat ada benang merah, koherensi dan upaya. Yang dipertanyakanadalah perubahan apa yang akan dicari, kalau bicara perubahan maka akan bicara dari masalah atautantangan kemudian ada perubahan, lalu strategi mencapai itu, apa gerakan CSO di bidangpengetahuan. Posisinya dimana?Buatlah dalam kelompok, hari ini kelompoknya memilih sendiri. Kita akan diskusikan lagi.BreakPresentasi kelompokLulukKelompok I ; tadi ada beberapa topik utama yang menjadi dasar kita diskusi, dominasi media besarterhadap media alternatif. Setelah berdiskusi, kita menghasilkan hal yang ;Organisasi ; terkait dengan tantangan, bagaimana organisasi memfasilitasi pengelolaan pengetahuandi komunitas. Ini terkait banyak sekali pengetahuan di komunitas yang belum diakui oleh negara.Perubahannya bagaimana organisasi memiliki kapasitas yang memadai agar bisa memfasilitasikomunitas.Strateginya ; membuat BOK, mengelola pengetahuan di organisasinya, mengintegrasikan sistemorganisasi dengan strategi pengetahuan dan penerapan strategi pengetahuan, lalu penerapannyadalam manajemen pengetahuan di organisasi.Komunitas ; ketika masuk pada komunitas, tantangannya, bagaimana komunitas lokal dapatmenyadari bahwa mereka memiliki pengetahuan. Bagaimana komunitas mendokumentasikan danmempertukarkan pengetahuan mereka.Perubahannya ; bagaimana komunitas dalam mengelola pengetahuan, banyak sekali pengetahuanyang masih belum di eksternalisasikan. 79
  • 80. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaStrateginya ; membangun COP, memfasilitasi media berbagi pengetahuan, memfasilitasi alatpertukaran pengetahuan di tingkat komunitas.Negara ; tantangannya bagaimana negara mengakui dan melindungi pengetahuan komunitas.Perubahannya ; UU HAKI mengakui dan mengakomodasi pengetahuan communitas atau creativecommon.Strateginya ; mengkampanyekan creative common sebagai kepemilikan pengetahuan, kemudianmelakukan advokasi dengan UU Haki itu mengakui, melindungi, menghormati pengetahuan lokal.RiniAwalnya diskusi mengenai media alternative, mengapa ada dominasi dari media besar. Pengetahuandan informasi itu menjadi komoditas dan itu yang akan kita lawan. Itu background-nya.MidaSebenarnya itu sudah benar bagian negara mengenai UU HAKI. Mengakomodasi pengetahuankomunitas. Sebenarnya ada banyak kalau di komunitas pesisir itu local wisdom dan itu di konvensiPBB mengenai hukum laut internasional itu sudah dinyatakan perlunya perlindungan mengenaiperikanan tradisional termasuk wilayah tangkap mereka. Jadi basis pengetahuan itu terikat dengankondisi dimana mereka berada. Kalau kami sepakatnya selain UU HAKI juga ada UU pengelolaanwilayah dan pulau-pulau kecil, disitu diakui otonomi masyarakat adat atas kearifan lokal.ArisKalau UU Haki, sifatnya pemerintah pasif, jadi kalau masyarakat mendaftar. Kalau saya sifatnya negaramelindungi, bukan mengakui.MidaMengakui atas hak. Sebenarnya kementerian lingkungan itu memiliki buku untuk kearifan lokal,namun itu belum dituangkan dalam UU. Kajian HUMA tiap UU mengakomodasi masyarakat adat danulayat, jadi menggunakan term yang berbeda, namun obyeknya sama.AwayJadi yang perlu dilakukan mensinergiskanMidaHarusnya begitu.IdamanPoinnya adalah kearifan lokal, disitu disebutkan mengakui, jadi bagaimana memandang danmemahami pengetahuan lokal. Poin dari Mida mendalam, ada soal pengetahuan, istilahnyaindigenous knowledge, local wisdom. Kalau anda pergi ke suku Baduy luar. Di Baduy luar itu mereka 80
  • 81. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniamemiliki lumbung padi tempat menyimpan padi, itu tidak pakai dinding dari beton, kondisioning,namun padinya berumur ratusan tahun tanpa pengawet. Ada tata cara yang mereka kuasai,pengetahuan itu ada dan turun temurun. Mengapa orang Baduy menyimpan padi ratusan abad,gunanya apa? Pengetahuan ini bisa dipakai orang Baduy kalau dia hidup di Baduy sana, dengan tatakehidupan yang sama. Jadi metode penyimpanan padi ratusan tahun dipakai di Depok tidak bisa.Tetapi pengetahuannya orang miskin di Depok, berpengetahuannya lokalnya adalah bagaimana naikkereta jabotabek tanpa bayar, atau pakai tiket ekonomi naik ekonomi AC.ArisTapi ada banyak indigenous people berlaku umum. Masyarakat adat bagaimana membangun rumahdengan tiang pancang, biar tidak mudah roboh dengan menggunakan kayu bukan paku dan mudahdipindahkan. Itu bisa direplikatif dimana saja, namun karena ada kapitalisme bahwa rumah yang baikitu dengan menggunakan semen, keramik kemudian orang berbondong-bondong membangunrumahIdamanRagam pengetahuan lokal seperti apa? jadi pengetahuan lokal itu bukan reservasi. Bagaimana satukomunitas mempertahankan pengetahuan, menciptakan pengetahuan. Kalau pengetahuan itu bukanartefak museum, ketika kita lihat orang luar mengawetkan dalam buku kearifan lokal, padahal orangyang memiliki pengetahuan sendiri tidak bisa menggunakan pengetahuan, karena pengetahuan yangmereka miliki sudah tidak bisa digunakan lagi dengan kehidupannya. Mereka bisa membuat rumahdari kayu. Ada bangunan keraton, ada satu pendopo ketika dibangun kembali tidak bisa di restorasikarena tidak ada gambarnya. Kemudian investigasi ke orang-orang juru kunci, kemudian di gali dandiangkat pelan-pelan, sambungan-sambungan itu di pasang lagi kemudian terdeteksi, bentuksambungan kayu yang kita tidak tahu sebelumnya. Pengetahuan itu digali, kemudian diketahui bahwakeraton itu memiliki pengetahuan dalam membangun rumah dan memiliki nama-namanya.Soalnya adalah bagaimana membuat komunitas tetap memiliki daya cipta pengetahuan yang bisadipakai untuk menghadapi hidupnya. Baduy dan Samin itu akan memiliki pengetahuan yangterkonsentrasi karena hidupnya diisolir dan pengetahuan mereka cukup dalam. Orang Baduy jalankaki-nya bisa mengalahkan mobil. Jadi sore ini saya di ketok pintunya utusan dari suku Baduy, Pakdiambil Raja. Saya siap-siap dan berangkat dengan menggunakan mobil ketika saya disana utusannyasudah ada disana.Poinnya adalah bagaimana pengetahuan bisa diciptakan. Mengaku, melindungi, sebenarnya poinnyamemberikan ruang terhadap pengetahuan itu sendiri. Itu salah satu isu yang dihadapi oleh suku anakdalam. Komunitas itu mereka memiliki pengetahuan mengenai wilayahnya namun kalau cara hidupitu dirubah mereka tidak siap untuk merubah pengetahuan secepat itu. Maka pengetahuanmasyarakat dan transisinya. Kalau ada yang ingin memahami lebih dalam saya memiliki bahan-bahannya. 81
  • 82. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaArmanOrganisasiPertama tantangan organisasi ; bagaimana organisasi melakukan inovasi dalam kerja-kerjanya.Perubahannya ; adanya inovasi baru yang mendukung kerja organisasi. Strateginya membuat lessonlearn dan best practices.Kedua, bagaimana organisasi melakukan pembuatan atau pengelolaan pengetahuan. Perubahannya ;organisasi sudah mulai melakukan pengelolaan dan pembuatan informasi. Strateginya peningkatankapasitas.Ketiga ; bagaimana membangun budaya berbagi pengetahuan dalam organisasi. Perubahannya ;terbangun kultur berbagi pengetahuan. Strateginya ; mengkampanyekan pentingnya berbagipengetahuan dengan cara memberikan contoh keberhasilan dalam berbagi pengetahuan.Keempat, bagaimana membuat produk pengetahuan NGO yang mudah diterima dan dipahami olehmasyarakat. Perubahannya ; produk pengetahuan mudah di pahami. Strateginya ; menghindaribahasa dan simbol jargon yang sulit dipahami.Kelima, pengetahuan belum diterapkan dalam struktur organisasi. Perubahannya ; ada perubahanstruktur organisasi yang berbasis pengetahuan. Strateginya ; melakukan pendekatan kepadamanajemen organisasi untuk memasukan skema pengetahuan dalam kerja organisasi.KomunitasTantangan ; kearifan lokal komunitas tidak terkelola dengan baik. Perubahannya ; komunitas mampumengelola kearifan lokal. Strateginya ; membangun community of practices.Kedua, melek ICT masyarakat tahu informasi. Perubahannya; komunitas menggunakan kanalinformasi untuk berbagi pengetahuan. Strateginya ; membangun pusat informasi.NegaraTantangannya membangun infrastruktur. Perubahannya ; tersediannya infrastruktur untukmemudahkan aliran pengetahuan. Strateginya ; bekerjasama dengan pihak yang terkait denganberbagi pengetahuan.Kedua, bagaimana membangun kebijakan yang pro pada keterbukaan pengetahuan. Perubahannya ;kebijakan yang pro penyebaran pengetahuan yang benar. Strategi ; advokasi kebijakan yangpartisipatif.Silahkan kalau ada yang mau menambahkan.Aris 82
  • 83. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaAda beberapa poin besar di organisasi, seperti membangun kultur pengetahuan, membuat produk,itu poinnya kesadaran pengetahuan itu masih rendah dan kebiasaan untuk berbagi danmemproduksi itu rendah dan tercermin dalam struktur organisasi, itu backgroundnya.IdamanKata kuncinya kultur berbagi dan kultur subnya perilaku, perilaku itu ditentukan oleh apa? orang jadiknowledge manager di organisasi perlu tahu perilaku dan budayanya, ini masih jarang digunakan diIndonesia. Orang KM perlu tahu sedikit bagaimana berjalannya sebuah organisasi. Yang termasukkultur itu apa saja di dalam organisasi.Kalau saya kultur organisasi itu kamu bisa lihat dimana? Dimana kamu menemukan tanda, indikatordari budaya organisasi? Logo mencerminkan budaya tidak?ArisTerkadangIdamanCara memanggil orang, itu budaya. Ada organisasi yang memanggil orang Pak, teman, bung, kawandst. Budaya itu nilai yang dipercaya sebagai satu kebenaran dan dipakai sebagai panduan. Misalnya diorganisasi corporate culture-nya mereka percaya bahwa penampilan sangat penting.Dibawah budaya ada behavior. Ada perilaku saja bukan budaya, misalnya kalau kau menempatkansemua meja yang menghadap matahari itu lay-out kantor saja dan orang keluar-keluar saja ituperilaku bukan budaya. Perilaku bagi pengetahuan tidak berdiri sendiri namun ada perilaku-perilakulain. perilaku bisa berubah dan tidak statik. Dia bisa diubah dengan televisi.Produk pengetahuan NGO yang mudah dipahami oleh masyarakat umum? Jadi pengetahuan itu milikNGO atau masyarakat?IdamanKalau pengetahuannya NGO, maka NGO-nya harus paham, namun itu pengetahuan mengenaimasyarakat. Bukan pengetahuan NGO, NGO dalam bekerja tidak ingin dipahami dan dimengertinamun dia harus menghasilkan sesuatu, bukan dimengerti “Masyarakat tidak mengerti susahnya kitabekerja”. Ini di email dan nanti saya akan komentari. Proses berbagi pengetahuan itu lebih rincinyalagi adalah SECI. Ada struktur, kultur dan mekanisme. Mekanisme bisa diciptakan, lihat organisasimemiliki perpustakaan tidak? Berapa anggaran. Jadi berapa anggaran yang diberikan organisasiuntuk perpustakaan. Membuat daftar dan katalog elektronik, berapa anggaran yang dikeluarkanuntuk mengelola perpustakaan. Ketika itu tidak diurus maka untuk berbagi materi itu tidak tercukupi.Misalnya saya memiliki buku bagus dan saya bawa ke organisasi agar teman di organisasimembacanya, ditaruh dimana ya? Kalau memiliki perpustakaan maka saya akan menaruh di meja-nya, kemudian petugasnya men-list buku tersebut dan mengumumkannya. 83
  • 84. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniaKalau organisasi memiliki anggaran dan ada tidak logikanya. Ada tidak pengajuan, setiap staf berhakmengajukan buku untuk ditaruh diperpustakaan dan itu bisa meng-up grade stafnya, itu contoh kecilpraktek pengetahuan. Capacity building bukan satu cara, melainkan hanya salah satu cara dan itudiintegrasikan tidak hanya struktur tapi mekanisme. Contoh staf sibuk, maka pustakawan dia tidakusah menunggu orang yang setor. “Mba Kemarin di Vietnam, ada makalahnya, nanti saya akan copy”itu salah satu kerja pustakawan yang dikontrol oleh manager KM. Perpustakaan adalah bagian dariknowledge manajemen. Saya kira cukup jelas, ada pertanyaan tidak?Kita akhiri exercise ini. Kita mendapat1.Prinsip dasar pengetahuan2.Mempelajari bagaimana pengetahuan berlaku di organisasi3.Mempelajari bagaimana pengetahuan di komunitas4.Mempelajari bagaimana pengetahuan di society.Selama 4 hari ini kursus pengetahuan dasar sudah diketahui. Kita sudah cukup maksimalmemanfaatkan ruang kursus. Kemudian ada pertanyaan khusus. Pertanyaan pertama saya, kalaumisalnya anda ditanya organisasi lain mengenai kursus pengetahuan. Kira-kira apa pendapat kamu,sebaiknya ikut atau tidak.AwayPertama kita belajar melihat ada dimana pengetahuan itu, bagaimana pengetahuan yangtersembunyi itu dikeluarkan secara eksplisit. Setelah kita memiliki pengetahuan itu kita harusmenyelami level-levelnya, apa sekedar tahu, menggunakan atau kita bisa sharing lagi. Sharing ituharus memahami konsep SECI. Kesadaran untuk melihat level pengetahuan itu akan membuat kitalebih jeli dan akhirnya kita bisa melihat pengetahuan di luar sana yang mungkin bisa kita fasilitasipengetahuannya.LulukSaya akan menerangkan bahwa ini sangat menarik, termasuk letak-letaknya. Sering orang bicarainformasi padahal ada sesuatu yang lebih besar yaitu pengetahuan. Saya berharap di tiap lembagaakan mengelola pengetahuan tidak hanya sebagai informasi dan bagaimana pengetahuan itudiletakkan dalam lembaga tersebut.Saling berbagi, apa yang dilakukan oleh lembaga masing-masing termasuk kegagalan dankemajuannya dengan knowledge manajemen.MidaSaya akan menyarankan kawan-kawan lebih banyak lagi yang terlibat, terutama pendampingkomunitas. Karena sangat berguna buat mereka terutama untuk memetakan informasi danpengetahuan yang memang lekat dengan keseharian mereka. Jadi Satudunia lebih lebar lagi 84
  • 85. Notulensi proses. Kursus Knowledge Manajemen Selasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDuniajangkauan tidak hanya NGO nasional namun juga komunitas lokal yang memberikan informasi lebihlanjut, jadi informasinya lebih terkelola. Karena belum tentu mereka bisa membuat kronologi dst.Kalau saya sangat terbantu disini untuk memahami mekanismenya, karena sejak awal saya meraba-raba knowledge manajemen fungsinya seperti ini, di NGO kita harus siap kapan saja, jadi mau tidakmau tuntutan itu menjadi satu tantangan. Jadi pertemuan ini menambah khasanah mengenaiknowledge manajemen.RindaSaya akan menganjurkan orang lain untuk mengikuti kursus ini, karena menarik sekali untukmengetahui pengetahuan itu ada disekitar kita dan bagaimana proses itu terjadi dari tacit ke tacitmelalui skema SECI dan bagaimana mengaplikasikan pengetahuan tersebut dalam kerja-kerja saya.Bagi pekerja NGO saya akan menyarankan untuk mengikuti ini agar kita menjadi masyarakatpengetahuan.IdamanSebentar lagi saya akan mengembalikan pada pihak SatuDunia, kemudian nanti kalian pulang. Kitaakan mengkombinasikan antara teknologi maju dengan sederhana, jadi ketika ditutup olehSatuDunia. Dari saya mengucapkan terima kasih, apabila ditengah terkesampingkan dan sayamengucapkan terima kasih dan saya kembalikan kepada SatuDunia.RiniSaya mengucapkan terima kasih kepada fasilitator kita. Saya sudah lama bicara kepada Idaman,mungkin tidak kita membuat kursus manajemen pengetahun dalam konteks NGO karena belumpernah ada. Kalau testimonial Mida dan Luluk untuk mencerahkan KM dan bagaimana menempatkanke organisasi dan pemahaman bentuk KM secara luas dan bagaimana NGO ke depan.Saya berharap teman-teman SatuDunia merefleksi kepada diri sendiri, bagaimana banyak hal yangharus kita perbaiki. Ke depan saya harap, karena persiapan mepet dan ini terus digulirkan tidakhanya NGO mitra SatuDunia maupun bukan mitra.Tentunya feed back dari teman-teman dan promosi dari mulut ke mulut itu penting, karena kita inginteman yang lain tercerahkan seperti kita dalam 4 hari ini.ArisTerima kasih kepada teman yang lain, Mas Idaman, Mba Luluk dan Mida. Nanti rekaman proses iniakan saya kirim ke kawan-kawan. Kalau ada sesuatu atau catatan dalam proses ini, langsung dikirimlewat email. Ada pembahasan yang kurang, kita masih memiliki waktu untuk follow up. Jadi prosespembelajaran kita tidak berhenti sampai disini. 85
  • 86. Notulensi proses. Kursus Knowledge ManajemenSelasa dan rabu tanggal 5-6 Oktober 2010 Yayasan SatuDunia 86

×