Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Menulis opini di media mainstream
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Menulis opini di media mainstream

  • 953 views
Published

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
953
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
34
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Firdaus CahyadiKnowledge Management, Yayasan SatuDunia
  • 2. Menulis adalah bagian dari kampanye. Menyebarkan infomasidan pengetahuan yang kita pahami ke publik yang lebih luas
  • 3.  Di saat kita sedang resah melihat kondisi sekitar. Ada lagi yang menyarankan di saat kit a sedang senang melihat kondisi sekitar
  • 4.  Dari membaca di Koran, majalah atau bukuTips: tandai sesuatu yang kita nilai menarik dan penting di koran atau buku Dari pengamatan di lapangan Tips: selalu tulis apa yang kita temui dan menarik saat di lapangan.
  • 5. • Pikiran bahwa menulis membutuhkan mood• Ide buruk akan tertutupi oleh gaya tulisan yang bagus• Bahasa indah harus dibuat sepuitis mungkin• Bahasa yang rumit lebih bergengsi dan intelek• Menulis adalah permainan kata-kata• Para penulis adalah orang yang memiliki bakat menulis
  • 6. Mencari ide tulisan Ada banyak sekali tema di sekitar kita. Namun kita hanya bisa menemukannya jika memiliki kepekaan. Jika kita banyak melihat dan mengamati lingkungan, lalu menuliskannya dalam catatan harian, ide tulisan sebenarnya “sudah ada di situ” tanpa kita perlu mencarinya. Tema itu bahkan terlalu banyak sehingga kita kesulitan memilihnya. Untuk mempersempti pilihan, pertimbangkan aspek signifikansi (apa pentingnya buat pembaca) dan aktualitas (apakah tema itu tidak terlampau basi).
  • 7. Mengumpulkan Bahan Jika kita rajin menulis catatan harian, sebagian bahan sebenarnya bisa bersumber pada catatan harian itu. Namun seringkali, ini harus diperkaya lagi dengan bahan-bahan lain: pengamatan, wawancara, reportase, riset kepustakaan dan sebagainya.Menentukan bentuk penuturan Beberapa tema tulisan bisa lebih kuat disajikan dalam bentuk dialog. Tapi, tema yang lain mungkin lebih tepat disajikan dengan lebih banyak narasi serta deskripsi yang diperkaya dengan anekdot. Beberapa penulis memilih bentuk penuturan yang ajeg untuksetiap tema yang ditulisnya:- Dialog (Umar Kayam)- Reflektif (Goenawan Mohamad)- Narasi (Faisal Baraas, Bondan Winarno, Ahmad Tohari)- Humor/Satir (Mahbub Jun
  • 8. Merumuskan masalah Esai yang baik umumnya ringkas (“Less is more” kata Ernest Hemingway) dan fokus. Untuk bisa menjamin esai itu ditulis secara sederhana, ringkas tapi padat, pertama-tama kita harus bisa merumuskan apa yang akan kita tulis dalam sebuah kalimat pendek. Rumusan itu akan merupakan fondasi tulisan. Tulisan yang baik adalah bangunan arsitektur yang kokoh fondasinya, bukan interior yang indah (kata-kata yang mendayudayu) tapi keropos dasarnya.
  • 9.  Jangan tunda waktu untuk menulis Mulailah dengan membuat kerangka tulisan, agar pembahasan tulisan tetap fokus Masukan unsur manusia dalam tulisan kita Lukiskan jangan katakan Gunakan kata-kata yang mudah dimengerti masyarakat umum, jika terpaksa menggunakan kata-kata yang sulit, maka terjemahkanlah (difinisikanlah) misalnya;kata moratorium, euforia dsb Kaitkan tulisan kita dengan dengan kasus atau peristiwa yang sedang aktual Cukup menulis maksimal 4 halaman A4 Jangan tempatkan ide yang dinilai penting di akhir tulisan, karena rawan dipotong oleh redaktur Jangan melakukan editing di saat yang bersamaan dengan menulis Buat tema tulisan sesuai dengan karakter media yang akan kita kirimi. Misal; media ekonomi, perempuan, gaya hidup dsb
  • 10. Firdaus Cahyadi