• Save
Lifung
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here

  • gimana downloadnya

    <b>[Comment posted from</b> http://static.slidesharecdn.com/swf/doc_player.swf?doc=lifung-100103092031-phpapp02&stripped_title=lifung]
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • Thank you
    Bermanfaat sekali
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
3,203
On Slideshare
3,197
From Embeds
6
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
2
Likes
2

Embeds 6

http://static.slidesharecdn.com 6

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Background Li & Fung didirikan pada tahun 1906 oleh Fung Pak-Liu bersama rekannya Li To-Ming di Guangzhou, Cina. Awalnya bentuk bisnis dari Li & Fung sebagai perdagangan ekspor yang menjual barang-barang ke luar negeri. Lalu pada tahun 1920an dan 1930an melakukan diversifikasi kedalam bisnis pergudangan dan pambuatan kerajinan tangan. Pada tahun 1943, Fung Pak-Liu meninggal dunia dan mewariskan perusahaan ini ke anaknya Fung Hon-Chu. Tidak lama setelah itu Li To-Ming pensiun dan menjual sahamnya ke perusahaan. Setelah perang dunia ke-2 berakhir, Li & Fung telah mengembangkan bisnisnya ke mainan, garmen, bunga plastik dan peralatan elektronik. Pada tahun 1970an adik-kakak Fung, yaitu Victor dan William kembali dari sekolah mereka di sekolah bisnis harvard. Kepulangan mereka ini menandakan transisi Li & Fung dari bisnis keluarga menjadi sebuah perusahaan yang di kelola secara profesional dimana pertama kalinya sistem budgeting dan planning di implementasikan. Setelah itu Li & Fung melebarkan lagi sayapnya dengan menjadi perusahaan publik dan mulai melakukan akuisisi di luar negeri guna melebarkan jangkauan bisnis mereka melebihi regional. Pada tahun 2000 Li & Fung telah menjadi perusahaan yang rumit yang lebih dari sekedar perusahaan ekspor-impor biasa. Dengan 48 kantor di 32 negara, Li & Fung memberikan value-added service ke dalam supply chain secara keseluruhan yang disebut borderless manufacturing environment. Sebagai contoh, sebuah filling jaket dapat saja diambil dari Cina, bahan lapisan luarnya diambil dari Korea, retsleting dari Jepang, dan label, velcro dari Hong Kong. Lalu bahannya diwarnai di Asia selatan, dijahit di Cina, dan dikirim lagi ke Hong Kong untuk quality control dan lalu dikirimkan ke client. Total value-added service seperti ini menguntungkan client dari beberapa aspek, yaitu waktu pengerjaan yang dipersingkat dari 3 bulan menjadi 5 minggu. Dengan siklus yang cepat ini, biaya inventori pun menjadi berkurang. Pada tahun tersebut pula Li & Fung melihat perkembangan kedepan dilakukan dengan cara menggabungkan pertumbuhan organik, ekspansi melalui akuisisi, dan perluasan supply chain ke pasar-pasar baru melalui internet. Inisiatif-inisiatif yang dilakukan Li & Fung tidak lepas dari penggunaan IT sebagai dukungan dari proses bisnis mereka. Pada tahun 1995 Li & Fung meluncurkan sebuah 1
  • 2. intranet untuk menghubungkan kantor-kantor mereka dengan lokasi pabrik-pabrik rekanan di seluruh dunia. Dengan itu mereka dapat menjadikan komunikasi lebih mudah dan lebih cepat. Perkembangan pemesanan dan pengiriman dapat di monitor secara real- time dan digital imagery dapat membantu inspeksi dan troubleshooting secara online. Pada tahun 1997 Li & Fung meluncurkan sebuah secure extranet yang menghubungkan mereka ke customer mereka dan disesuaikan dengan kebutuhan dari masing-masing customer. Sampai tahun 2000 sudah ada 10 sambungan extranet tersebut, dimana masing- masing membutuhkan waktu sekitar 6 sampai dengan 9 bulan untuk diimplementasikan. Melaui setiap sambungan tersebut, Li & Fung dapat melakukan pengembangan produk maupun pelacakan pesanan dimana hal tersebut mengurangi waktu dan biaya dibandingkan dengan mengirimkan hardcopy. Brick And Mortal Business Way Lifung pada awalnya adalah sebuah perusahaan export trading yang kemudian berkembang menjadi perusahaan yang bergerak di supply chain management. Lifung memposisikan dirinya sebagai perusahaan yang mengorkestrasisasi supply change management, dimana lifung bertindak sebagai “middle man” yang menghubungkan antara kebutuhan client dengan proses produksi. Secara garis besar posisi lifung dapat digambarkan sebagai berikut. t continen Client in many Product manufacture Order Product Order Separate Lifung Levi’s, GUESS, Warner Factory Brothers, Tesco, Avon, Product Delivery Gymboree, etc 2
  • 3. Gambaran services yang diberikan oleh lifung dapat digambarkan sebagai berikut. ing Plann n uctio Prod Product Raw Material Development Sourcing Fashion Accessories ing Sourc ry Facto Li & Fung Furnishing Total Garments Value-Added Handicraft Package Home Products ol Contr ing factur Manu Sporting Goods Toys Travel Good n Shipping Documentatio Assurance Consoloidation Export Quality Kultur dari Lifung sendiri adalah sebagai berikut: a. Encourage diversity, hal ini berkaitan erat dengan area cakupan bisnis yang cukup luas di seluruh dunia. b. Kompensasi bonus tanpa ada batasan berdasarkan profit yang didapatkan. c. Mengadopsi hybrid organisation. Pada tingkat operasional di tiap-tiap negara beroperasi secara desentralisasi. Akan tetapi tetap terkontrol dengan melakukan sentralisasi pada fungsi IT, Finance, dan administratitive support. Competitive landscape dari Lifung dapat digambarkan sebagai berikut Supplier Subtitute Product Tersebar di berbagai negara dan benua dll. Tesco, Avon, Rival Firms Gymboree, Inchcape Li & Fung seperti Levi’s, Services Client Besar Dodwell Camberley Buyers Pendatang Baru 3
  • 4. Strategy to Bottom-line Strategi pada suatu perusahaan merupakan kunci utama untuk mewujudkan tujuan perusahaan, dan ini sangat berpengaruh pada hasil yang diperoleh dari perusahaan tersebut, karena dari strategi yang sudah ditetapkan akan mempengaruhi proses-proses manajemen dan operasional perusahaan tersebut dan ini akan membawa perusahaan kearah tertentu. Semua perusahaan mempunyai strategi baik implicit maupun explicit dan ini yang akan menentukan bagaimana perusahaan dapat bersaing dan menjadi pemenang diantara kompetitornya. Hubungan business strategi terhadap bottom-line melalui teknologi bisa dilihat pada gambar berikut. Dari business startegi di break down lagi untuk menentukan dan mengetahui apa saja kebutuhan dari manajemen dan operasional, gambar diatas memperlihatkan bahwa dibutuhkannya effective planning processes, appropriate resource decisions dan workable budgets, projects and operational plans, kebutuhan tersebut lalu diwujudkan melalui teknologi sehingga revenue perusahaan akan meningkat dan perusahaan bisa berkompetisi dalam bisnis. Dari hal tersebut bisa kita ambil kesimpulan bahwa sumber dari segala aktifitas dan jalannya suatu perusahaan adalah dari strategi tersebut, hasil yang didapat (bottom-line) perusahaan juga tergantung dari bagaimana perusahaan membuat strategi untuk perusahaan mereka. 4
  • 5. Management Strategic Intentions Tujuan dari manajemen supply chain yang efektif adalah untuk "memperoleh keunggulan kompetitif melalui mengoptimalkan mengalir dalam perusahaan". Hong Kong perusahaan terdaftar, Li & Fung Ltd merupakan salah satu contoh terbaik di dunia untuk mencapai tujuan ini. Sejarah keuangan perusahaan dengan jelas mengatakan bahwa tahun lalu, Li & Fung melihat keuntungan dikaitkan dengan pemegang saham meningkat sebesar 23%. Bahkan, selama 14 tahun, Li & Fung telah melihat dengan baik tingkat pertumbuhan tahunan gabungan sebesar 22%. Kinerja yang tidak buruk untuk sebuah perusahaan keluarga kecil yang dimulai di Guangzhou pada tahun 1906 perdagangan sutra dan porselen. Pada tahun 1937, Li & Fung memindahkan kantor pusatnya ke salah satu dunia yang paling efisien pelabuhan Hong Kong, sebuah langkah yang akan memiliki dampak penting pada manajemen rantai suplai mereka. Li & Fung Group sekarang memiliki tiga kelompok bisnis utama dalam perdagangan, ritel, dan distribusi. Pakaian membentuk sebagian besar dari Li & Fung bisnis juga termasuk fashion accessories, perabot, hadiah, kerajinan tangan, produk rumah, promosi barang, mainan, barang olahraga dan perjalanan barang. Li & Fung adalah perusahaan terkemuka dalam manajemen rantai suplai. Keberhasilannya selama dua dekade terakhir telah membuatnya menjadi salah satu pengetahuan utama pusat penelitian dan pengalaman perusahaan mengoptimalkan rantai pasokan. Beberapa studi kasus telah dilakukan pada perusahaan menggembar-gemborkan sebagai pendidikan bisnis yang ideal contoh keberhasilan manajemen rantai pasokan. Li & Fung terus untuk menambah pengetahuan rantai pasokan melalui in-house Research Center yang menganalisis secara ilmiah bagaimana mengoptimalkan proses penawaran lebih jauh. Mereka sedang mengembangkan model-model tetap Li & Fung pada tren terus industri kepemimpinan. Li & Fung juga bermitra dengan Universitas Cina Hong Kong untuk berbagi beberapa pengetahuan dengan dunia melalui Li & Fung dan Center for Supply Chain Management di mana mereka menerbitkan jurnal, memberikan presentasi, dan menawarkan layanan konsultasi. Pusat Penelitian Li & Fung menjelaskan bahwa perusahaan memiliki tujuh prinsip membentuk pilar manajemen rantai pasokan. Kelompok riset mengatakan kuncinya 5
  • 6. adalah bahwa "rantai suplai haruslah fleksibel, gesit, biaya efektif dan responsif. Saat ini hal ini lebih umum bagi perusahaan untuk berkolaborasi dalam konteks global di mana masing-masing berfokus pada kompetensi inti dan outsourcing yang lainnya. "Li & Fung telah mengambil kompetensi inti yang ekstrim dengan menyempurnakan ilmu (dan seni) outsourcing. Perusahaan mengikuti prinsip-prinsip berikut untuk memastikan itu berada di ujung tombak manajemen rantai pasokan teori dan praktek. 7 Pilar Li & Fung Supply Chain: • Jadilah pelanggan-sentris dan didorong permintaan pasar; • Fokus pada satu kompetensi inti dan outsourcing aktivitas non-inti, dalam rangka untuk mengembangkan posisi di dalam rantai pasokan; • Mengembangkan jangka pendek, risiko dan pembagian keuntungan hubungan dengan mitra bisnis; • Desain, mengimplementasikan, mengevaluasi dan terus meningkatkan alur kerja, aliran fisik, arus informasi dan arus kas dalam rantai pasokan; • Mengadopsi teknologi informasi untuk mengoptimalkan operasi dari rantai pasokan; • Mempersingkat waktu produksi dan pengiriman mengakibatkan siklus; dan • Biaya yang lebih rendah sourcing, pergudangan dan transportasi 6
  • 7. Supply Chain Of Li & Fung Li & Fung percaya bahwa prinsip-prinsip inti ini merupakan faktor kunci keberhasilan dalam mengelola rantai pasokan global. Menggunakan prinsip-prinsip, Li & Fung mengembangkan strategi dalam tersebar manufaktur, jaringan pemasok global, customer-centric struktur organisasi, dan internet. manufaktur berarti bahwa perusahaan akan memasang iklan sebanyak mungkin tanpa mengorbankan kualitas dikirimkan kepada pelanggan. Ini diperlukan "nilai tambah akhir kegiatan seperti desain dan kontrol kualitas" tinggal di Hong Kong sementara kegiatan lainnya akan pergi ke pemasok yang paling murah bertemu Li & Fung standar. Menurut ICMR, Li & Fung mencoba untuk menyesuaikan proses sebanyak mungkin untuk setiap pemasok dalam rangka untuk meminimalkan kesalahan. "Sebagai contoh, ketika Li & Fung mendapat perintah untuk radio transistor, itu menciptakan sedikit kit (tas plastik) diisi dengan seluruh komponen yang diperlukan untuk membangun sebuah radio dan dikirim pada kit ke Cina, di mana mereka berkumpul. Radio yang berkumpul tersebut kemudian dikirim kembali ke Hong Kong, di mana mereka menjalani pengujian dan inspeksi akhir. " Berpegang pada prinsip-prinsip perusahaan diperbolehkan Li & Fung untuk menciptakan budaya perusahaan yang membuat strategi kerja manufaktur. Biaya produksi rendah memungkinkan fleksibilitas dalam biaya lunak lain seperti bahan dan barang. Dengan lebih dari 8.000 pemasok tersebar di lebih dari 40 negara di seluruh 7
  • 8. dunia, Li & Fung memanfaatkan jaringan informasi yang efisien untuk mengembangkan built-in kemungkinan untuk gangguan ekonomi di salah satu dari negara-negara yang terlibat. Li & Fung menyebutnya sebagai "ekonomi pengetahuan" dan menggunakan jaringannya dapat benar-benar mengantisipasi dan pra-perubahan lebih dulu dalam ekonomi internasional (2006 Annual Report). Strategi Perubahan Strategi "Mengapa ? Prestasi Online untuk menangkap Pertumbuhan berasal dari • Perluasan dari rantai pasar baru kombinasi dari pertumbuhan suplai untuk pasar baru. organik, ekspansi melalui • Basis konsumen besar akuisisi. Tiga Tahun Plan Untuk menetapkan tujuan dan • Mengidentifikasi • Mengisi mosaic tempat perusahaan selama kesenjangan dari tempat tiga tahun berikutnya perusahaan berdiri hari • Margin ekspansi ini sehubungan dengan • Penggandaan Profits kemajuan tujuan-tujuan yang ditetapkan untuk tiga tahun berikutnya • Peningkatan laba E-Commerce (Bubble In) • Intranet yang terhubung • Real time pelacakan Intranet dari kantor mereka dan pesanan dan pengiriman Extranet tempat produksi di sekitar • Extranet adalah kata, mempercepat dan antarmuka antara menyederhanakan produsen dan pengecer komunikasi internal komunikasi streaming mereka. sebagai perintah bergerak naik rantai pasokan • Extranet menghubungkan • Pengembangan produk mereka dengan pelanggan online dan ketertiban utama dan menyesuaikan pelacakan kebutuhan individual 8
  • 9. mereka B2B Portal lifung.com • Memanfaatkan perintah • Agregat pesanan kecil dan kecil dari UKM UKM menawarkan serangkaian produk dengan • Untuk meminimalkan opsi kustomisasi massal ancaman dari pesaing terbatas lain akan online • Diferensiasi produk untuk UKM • Mencapai skala ekonomis oleh manufaktur merangkap perintah yang diagregasikan • Mengurangi tingkat persediaan untuk UKM karena tidak adanya no minimum order Stock elektronik Untuk mengatur atau Efisien dan efektif biaya menawarkan (ESO) dibatalkan menumpuk platform untuk menjual persediaan kepada pembeli tertarik untuk membeli detik (detik penjualan) Sebagaimana diuraikan dalam prinsip-prinsip, jaringan TI yang baik adalah pusat Li & Fung keberhasilan manajemen rantai pasokan. Pada awal 1995, Li & Fung saudara semakin menyadari pentingnya internet dalam bisnis dan mendirikan perusahaan intranet yang menghubungkan seluruh operasi perusahaan kritis. "Seorang yang berdedikasi link Extranet bersama semua komponen kunci dari rantai suplai untuk menyediakan kemampuan pelacakan, merampingkan arus informasi bisnis dan menyediakan lebih banyak kontrol granular kegiatan rantai pasokan." 9
  • 10. Perusahaan Li & Fung sekarang berusaha untuk meniru dengan mengikuti pepatah modern "informasi pengganti untuk persediaan". Li & Fung terus memanfaatkan kekuatan internet sebagai pelanggan menuntut lebih banyak pilihan produk yang disesuaikan. Asiaweek melaporkan bahwa "kustomisasi massal" adalah strategi baru perusahaan, yang berarti "Li & Fung pembeli dapat menawarkan beragam pilihan dan kombinasi warna, ukuran, dan desain untuk, katakanlah, kemeja polo, dan masih cepat melaksanakan perintah yang besar. "Pada tahun 2002, Li & Fung memulai bisnis seluruh divisi terfokus pada sumber B2B melalui internet situs e-commerce yang disebut menghubungkan lifung.com kecil hingga menengah dengan pemasok konsep serupa di alibaba.com. Li & Fung memimpin dunia dalam pemasok sumber sebagai benar " pelopor klik-dan-mortir " IT STRATEGI GRID . Li & Fung tidak hanya membuat penuh penggunaan teknologi untuk memperluas jaringan, tetapi juga memanfaatkan kekuatan dari jaringan informal - sebuah pusat nilai budaya Cina. Jaringan informal tidak hanya menghubungkan lebih dari 70 lokasi kantor di seluruh dunia tetapi pemasok, pelanggan, dan transportasi. Menurut ICMR, Li & Fung mengurangi persediaan dan dioptimalkan Just-In-Time manufaktur menggunakan jaringan kepercayaan informal ini. Hal ini membuat Li & Fung sangat fleksibel dalam pasar dunia berubah terus-menerus. "Misalnya, Li & Fung harus tahu bahwa Levis akan memesan 1 juta lembar pakaian, tetapi tidak memiliki rincian spesifik gaya atau warna. Ini akan diperlihatkan hanya empat minggu sebelum melahirkan telah jatuh tempo. Dalam keadaan ini, Li & Fung, berdasarkan kepercayaan dan hubungan 10
  • 11. yang kuat dengan pemasok, reserved un-dicelup benang dan mengunci kapasitas di pabrik untuk menenun dan sekarat. " Budaya jaringan informal dalam Li & Fung dimulai dengan ketua perusahaan dan mengalir turun ke semua tingkat operasi. Ketua Li & Fung Group, Dr Fung, adalah terhubung dengan baik di kalangan internasional dan sekarang tren set sendiri sambil duduk di di bagian atas beberapa organisasi yang sangat berpengaruh. "Dr Fung saat ini Ketua Greater Pearl River Delta Business Council, Airport Authority Hong Kong, Hong Kong Council dan Universitas Hong Kong - Jepang Bisnis Kerjasama Komite. " Budaya perusahaan yang kuat yang melahirkan fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi Li & Fung memberikan keuntungan besar. Budaya menekankan harmoni di antara lebih dari 40 budaya dan mendorong karyawan untuk merangkul perubahan. Manajer tingkat yang lebih rendah dari unit bisnis masing-masing diberi wewenang untuk menjadi pengusaha dan menemukan solusi inovatif untuk teka-teki rantai suplai yang kompleks. Manajer unit bisnis dapat memilih harga pada produk dan jasa memberi mereka otonomi tinggi, tetapi juga tanggung jawab besar untuk mencari solusi biaya terendah. Membimbing otonomi tersebar ini adalah tingkat kepercayaan yang tinggi diwujudkan dalam "Kode Etik untuk Vendor" bahwa setiap rantai suplai manajer harus mengikuti. Ini menguraikan aturan untuk sourcing pemasok mempertimbangkan tanggung jawab perusahaan untuk perlindungan lingkungan, hak asasi manusia, kesehatan dan keselamatan, dan langkah-langkah perbaikan jika aturan tidak diikuti. "Seorang pendukung berdedikasi tanggung jawab sosial, Li & Fung adalah anggota aktif dari Bisnis untuk Tanggung Jawab Sosial dan UU Ketenagakerjaan Global Database. Grup juga berpartisipasi dalam United Nations 'Global Compact inisiatif untuk mempromosikan hak asasi manusia, kesejahteraan tenaga kerja dan kesadaran lingkungan. " Keselarasan antara strategi dan kemampuan Strategi Kemampuan BADAN PEMBELIAN Akuisisi adalah kunci untuk tumbuh target pangsa pasar di pasar geografis Li & Fung tumbuh melalui integrasi global 11
  • 12. Sourcing Sumber dari hampir mana pun di dunia dan membangun solusi khusus bagi pelanggan ritel Borderless MANUFACTURING Jaringan pemasok dan 10.000 staf di 40 negara yang berbeda VIRTUAL MANUFACTURING Membangun solusi khusus bagi pelanggan ritel Mampu untuk menjadi relevan secara lokal dan global dioptimalkan SUPPLY CHAIN MANAGEMENT Orchestrates sebuah jaringan rantai pasokan 14.000 staf dan 10.000 perusahaan khusus di 40 negara tanpa memiliki apapun terkecuali. Meskipun sukses luar biasa, kelemahan dari Li & Fung model bisnis terletak pada fakta bahwa ahli mengelola perusahaan pemasok Asia. Tapi Li & Fung bisnis utama, industri garmen, secara brutal kompetitif. Semakin banyak perusahaan memasuki pasar jauh di bawah margin mengemudi. Untuk tetap berada di puncak, Li & Fung perlu untuk mewujudkan efisiensi di pasar lain di seluruh dunia. Dan tidak hanya jauh dari rumah, tetapi perusahaan Cina daratan mulai bersaing dengan Li & Fung bisnis bahkan menawarkan harga lebih rendah pelanggan internasional. Menurut Li & Fung 2006 Laporan Tahunan, fokus masa depan perusahaan adalah pada tingkat ketiga kota-kota seperti cina Chongqing dan Chengdu dan mulai sepenuhnya mengintegrasikan cina dalam rantai pasokan. Ini diharapkan akan membantu Li & Fung leverage Intermodal International Transport (IMT) tanah-jembatan yang menghubungkan Asia dan Eropa melalui Cina. India juga merupakan pasar utama serta keahlian tingkat tinggi yang tersedia di negara-negara berkembang seperti Vietnam dan Turki. Li & Fung perlu untuk melanjutkan hubungan pemasok di wilayah geografis baru seperti Mediterania, Eropa Timur, dan Amerika Tengah untuk membantu mengecilkan rantai suplai fisik jarak ke pasar konsumen utama di Eropa dan Amerika Serikat. Li & Fung adalah juga 12
  • 13. memperluas operasinya untuk mengelola jaringan distribusi dengan menumbuhkan bisnis onshore di pasar pengguna akhir. Upaya untuk mengatasi kelemahan-kelemahan ini telah mengambil formulir. Li & Fung memperluas kehadiran internasional dengan menyediakan sumber untuk Tommy Hilfiger pada bulan Februari tahun ini. Untuk meningkatkan diversifikasi produk, Shanghai Daily melaporkan pada Juni bahwa Li & Fung diperoleh CGroup, Hong Kong kesehatan, kecantikan dan kosmetik pemasok, kemungkinan Li & Fung meningkatkan nilai perusahaan menjadi $ 10 miliar. Li & Fung adalah sekarang terdaftar sebagai salah satu dari Forbes Fabulous 50 perusahaan. Pada tahun 2005 dan kemudian lagi pada 2006, Thomas Friedman menerbitkan sebuah buku laris, The World is Flat, di mana ia menggambarkan 10 "flatteners" yang memberikan kontribusi terhadap globalisasi dalam bisnis. Tiga dari mereka, outsourcing, offshoring, dan pasokan chaining, yang diperjuangkan oleh Li & Fung Group. Li & Fung adalah jelas agen perubahan untuk masa depan. Perusahaan yang paling terkenal adalah kasus model manajemen rantai pasokan. Ada beberapa yang melakukannya sebagai baik atau mulai melakukannya sedini Li & Fung. Li & Fung memperluas bisnisnya lebih Melihat keluar industri. Belajar dari keahlian mereka akan menjadi bijaksana. Li & Fung berbagi pengalaman mereka dan teknik dengan dunia saat mereka inovatif terus mengembangkan proses manajemen rantai suplai. Impact of IT Investment in Lifung Impact of IT investment pada perusahaan Li-Fung bisa dilihat dari beberapa faktor, Impact tersebut bisa dilihat dari bagaimana IT action dapat mendukung bottom-line Li- Fung dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut: a. Apakah investasi yang diperuntukan IT sudah tepat? Pada saat kepemimpinan perusahaan dipegang oleh William dan victor mereka ingin menjadikan perusahaan ini sebagai perusahaan yang bergerak sebagai professional dan bisa menjangkau belahan dunia lain untuk itu diperlukan teknologi yang bisa menyatukan dan meng-koneksi-kan mereka, mulailah dibangun sebuah teknologi 13
  • 14. intranet dan extranet sebagai strategi perusahaan untuk menggabungkan beberapa kantor. b. Apakah strategi bisnis sudah membawa aksi IT dan berpengaruh pada bottom-line? Dengan adanya teknologi yang menyatukan seluruh kantor maka informasi menjadi sangat cepat, reliable dan sangat transparan. Maka strategi yang sudah dibuat perusahaan untuk bisa menyatukan kantor-kantor tersebut, dan itu membawa perusahaan ini untuk berkonsentrasi pada teknologi. Bottom-line yang didapat pun sangat sesuai dengan keinginan perusahaan, mereka bisa beroperasional lebih cepat dan kebutuhan konsumen bisa terpenuhi, ini menciptakan pertumbuhan konsumen dan loyalitas konsumen semakin meningkat. Pada gambar tersebut bisa menjawab bagaimana strategi bisnis bisa berpengaruh pada bottom-line c. Apakah bottom-line dari perusahaan sudah tercapai? Dilihat dari pertumbuhan konsumen dan penambahan kantor-kantor cabang dibeberapa belahan dunia menjawab perusahaan ini sudah mendapatkan tujuan perusahaan melalui strategi ini, karena dengan meng-implementasikan teknologi ini 14
  • 15. maka perusahaan sudah berjalan sesuai dengan strategi-strategi awal yaitu ingin meng-koneksi-kan semua kantor yang mereka miliki. Strategic Intention Jika saya menjadi CEO dari LiFung, menurut saya strategi yang telah dijalankan saat ini sudah sangat baik, tetapi satu kelemahan mereka yaitu masih berpandang kepada proses bisnis mereka yang terdahulu, sehingga untuk mengembangan IT strategi mereka kepada yang lebih baik saya rasa cukup tidak mungkin, dan bila saya menjadi CEO di LiFung maka saya akan merubah cara pandang tersebut, dan saya mungkin akan membuat lifung selain menjadi seperti Alibaba.com maka akan saya buat juga menjadi seperti Amazon.com dengan proses bisnis B2C sehingga selain dapat melayani perusahaan, maka mereka juga dapat melayani dari customer. 15