140524 market outlook Juni 2014
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

140524 market outlook Juni 2014

on

  • 1,126 views

Market Outlook Untuk Bulan Juni 2014. Meski saat ini IHSG masih berada dalam trend naik, Kami berharap bahwa akan ada skenario dimana IHSG konsolidasi dulu untuk jangka pendek, sebelum akhirnya terus ...

Market Outlook Untuk Bulan Juni 2014. Meski saat ini IHSG masih berada dalam trend naik, Kami berharap bahwa akan ada skenario dimana IHSG konsolidasi dulu untuk jangka pendek, sebelum akhirnya terus menguat selama Rally Pilpres.

Statistics

Views

Total Views
1,126
Views on SlideShare
1,092
Embed Views
34

Actions

Likes
0
Downloads
18
Comments
0

2 Embeds 34

https://twitter.com 32
http://www.slideee.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

140524 market outlook Juni 2014 Presentation Transcript

  • 1. MARKET OUTLOOK JUNI: PRA-PILPRES VS PRA-PIALA DUNIA + PRA-PUASA Oleh: Satrio Utomo PT. Universal Broker Indonesia
  • 2. Jadwal Pemilu 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 2
  • 3. Hasil Pemilu Legislatif 2014 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 3
  • 4. Perolehan Kursi DPR pada Pemilu 2014 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 4 Partai NasDem 35 kursi (belum menjadi peserta Pemilu 2009) PKB dari 28 menjadi 47, bertambah 19 kursi PKS dari 57 menjadi 40 kursi, berkurang 17 kursi PDI Perjuangan dari 94 menjadi 109 kursi, bertambah 15 kursi Partai Golkar dari 106 menjadi 91 kursi, turun 15 kursi Partai Gerindra dari 26 menjadi 73, naik 47 kursi Partai Demokrat, dari 148 menjadi 61 kursi, turun 87 kursi PAN dari 46 menjadi 49, bertambah tiga kursi. PPP dari 38 menjadi 39, naik 1 kursi. Partai Hanura dari 17 menjadi 16, berkurang satu kursi.[pi]
  • 5. Kemenangan Pemilu Per Provinsi 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 5 PDIP: menang di 17 provinsi meliputi seluruh provinsi di Pulau Jawa, ditambah Banten, Bali, Sumatera Selatan, Lampung, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Maluku dan Maluku Utara. Golkar menang di 11 provinsi yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, NTB, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Gorontalo dan Sulawesi Barat. Partai Demokrat menang di Papua dan Papua Barat. Gerindra pemenang di Aceh, NasDem menang di Bengkulu, PAN menang di Sulawesi Tenggara.
  • 6. Persyaratan pencalonan presiden-wakil presiden pun sama, yaitu hanya partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki minimal 20 persen kursi DPR atau memperoleh minimal 25 persen suara nasional dalam pemilu legislatif (Pasal 9). Menurut UU No 42/2008 24 Mei 2014 6 PT. Universal Broker Indonesia
  • 7. Calon Presiden – Calon Wapres PDIP, NasDem, PKB, Hanura Gerindra, PAN, PPP, Golkar, PKS 24 Mei 2014 7 PT. Universal Broker Indonesia
  • 8. Permasalahan Ekonomi 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 8 Harapan Masyarakat (versi Indef) “Yang diharapkan masyarakat secara keseluruhan, mereka ingin mendapatkan penghidupan yang layak serta lapangan pekerjaan yang memadai” Bank Indonesia (BI) merilis utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Maret 2014 sebesar USD 276,5 miliar atau tumbuh 8,7 persen dibandingkan dengan posisi Maret 2013. Posisi ULN pada Maret 2014 terdiri dari ULN sektor publik sebesar USD 130,5 miliar dan ULN sektor swasta USD 146,0 miliar. 40 persen populasi di Indonesia hidup dalam kondisi miskin atau hampir miskin Tingkat pengangguran 5,7 persen. Pengangguran 7,15 juta vs Angkatan Kerja 125,32 Juta Melebarnya jurang antara Si Kaya dengan Si Miskin. Dalam 10 tahun terakhir, indeks Gini naik dari 0,33 persen jadi 0,41 persen Masalah Subsidi dan Kenaikan harga BBM
  • 9. Program Ekonomi Program `Indonesia Kerja` dan `Indonesia Sejahtera`. Tiga masalah utama: pembangunan manusia, kedaulatan energi dan kedaulatan pangan. Land reform seluas 9 juta hektare, program rumah kampung deret atau rumah susun murah yang disubsidi serta jaminan sosial untuk seluruh rakyat di 2019. Peningkatan akses penduduk miskin pada pendidikan formal dan pelatihan ketrampilan yang gratis melalui upaya penurunan tingkat kemiskinan menjadi 5%-6% pada 2019. Peningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar Membangun infrastruktur jalan baru sepanjang 2.000 kilometer (km) dan memperbaiki jalan di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Papua, membangun 10 pelabuhan baru, mendirikan 10 bandara baru serta membangun 10 kawasan industri baru berikut pengembangan untuk hunian buruh 5.000 pasar tradisional akan dibangun di seluruh Indonesia, layanan investasi satu atap, perijinan bisnis menjadi maksimal 15 hari, meluncurkan insentif kebijakan fiskal dan non-fiskal untuk mendorong investasi sektor hulu dan menengah. 'Kami akan mendorong BUMN menjadi agen pembangunan, mendirikan secara khusus Bank Pembangunan dan Infrastruktur Meningkatkan pendapatan per kapita penduduk dari Rp 35 juta menjadi minimal Rp 60 juta Ekonomi ditargetkan bisa tumbuh 7% per tahun menuju pertumbuhan di atas 10%, dengan strategi pertumbuhan ekonomi tinggi berkualitas melalui peningkatan pertumbuhan melalui sektor produksi. Tercapai keseimbangan optimal dengan pertumbuhan yang dipicu konsumsi Meningkatkan pemerataan dan kualitas pertumbuhan ekonomi dengan mengurangi jurang antara si miskin dan si kaya, menurunkan Indeks Gini dari 0,41 menuju 0,31, dan meningkatkan IPM dari sekitar 75 mencapai 85. Menciptakan 2 juta lapangan kerja per tahun melalui perbaikan regulasi dan infrastruktur untuk industri pengolahan yang padat karya (tekstil, sepatu & alas kaki, elektronik, dan lainnya) dan pembukaan lahan pertanian baru. "Menjadikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian bangsa sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan dan kedaulatan ekonomi," Pembangunan 2.000 tower rumah susun oleh negara bagi rakyat berpenghasilan rendah, pembangunan 3.000 km jalan baru, 4.000 km rel kereta api. 24 Mei 2014 9 PT. Universal Broker Indonesia Jokowi - JK Prabowo - Hatta
  • 10. Problem bagi Pasar Modal 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 10 Calon presiden RI, Prabowo Subianto mengkritik tajam Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Penyebabnya, perguruan tinggi beken tersebut tidak lagi memprioritaskan pengajaran ekonomi pembangunan. Mahasiswa FE kini justru diajarkan main saham, apa itu produk derivatif, money economy. Menurut Prabowo, main di bursa saham bukan tergolong ekonomi riil. "Itu judi. Jadi, kalau ada yang rugi di bursa, ya salah sendiri. Maaf kalau bahasa saya kurang akademis.
  • 11. Aliran dana asing: Masih ada ruang.. 24 Mei 2014 11 PT. Universal Broker Indonesia
  • 12. Meanwhile… 24 Mei 2014 12 PT. Universal Broker Indonesia
  • 13. Pertumbuhan Ekonomi 1Q2014 lebih buruk dari harapan… 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 13
  • 14. Kinerja 1Q2014 Pencapaian laba bersi 1Q2014, hanya 40% yang sesuai ekspektasi Pencapaian penualan 1Q2014, hanya 30% yang sesuai ekspektasi 24 Mei 2014 14 PT. Universal Broker Indonesia
  • 15. 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 15 Neraca perdagangan April 2014 diperkirakan masih surplus Inflasi Mei 2014 diperkirakan masih terkendali Problem: Pertumbuhan ekonomi kuartal pertama yang dibawah ekspektasi, sentimennya masih negatif. Bank Indonesia belum juga memiliki nyali untuk menurunkan BI Rate Bank Indonesia baru saja menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 5.1% – 5.5%
  • 16. Next Economic Numbers 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 16
  • 17. Kondisi Ekonomi dan Fundamental Emiten sedang tidak terlalu bagus. IHSG hanya bergerak naik karena sentimen pemilu. Kondisi terakhir… 24 Mei 2014 17 PT. Universal Broker Indonesia
  • 18. Piala Dunia dan Puasa identik dengan market yang sepi, volume perdagangan turun. Akan tetapi, itu bukan berarti IHSG bakal turun selama Piala Dunia dan Puasa Sering muncul tekanan jual menjelang Piala Dunia dan Puasa karena pemodal mengantisipasi pasar yang sepi, selain juga kebutuhan dana selama Puasa. Kasinonya pindah dari Bursa ke Judi Bola (?) Piala Dunia dan Puasa 24 Mei 2014 18 PT. Universal Broker Indonesia
  • 19. IHSG 24 Mei 2014 19 PT. Universal Broker Indonesia
  • 20. Current Wave of IHSG 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 20
  • 21. IHSG Juni : Kemungkinan 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 21 Alternatif Pertama: IHSG terus bergerak naik dan kembali menguji kisaran resisten 5055-5068 Resiko IHSG berada pada level rendah ketika di sekitar Pilpres. Alternatif Kedua: IHSG konsolidasi ke kisaran suport 4800-4850 IHSG akan berada pada akhir dari Wave 5 (level tertinggi) ketika Pilpres 9 Juli Alternatif Ketiga: IHSG terus bergerak naik hingga kisaran 5200-5250.
  • 22. Posisi terakhir IHSG 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 22 IHSG berada dalam trend naik jangka pendek dengan kisaran utama di 4950 – 4975. Penembusan atas suport dan resisten tersebut akan menentukan arah pergerakan hingga Pemilu Presiden. Tembus suport 4950 skenario alternatif kedua Tembus resisten 4975 skenario alternatif pertama atau ketiga.
  • 23. Beberapa gambar IHSG 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 23
  • 24. Resiko 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 24
  • 25. Kesimpulan Akhir… 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 25 Nikmatilah trend naik yang sedang terjadi, sampai saat berakhirnya trend tersebut. Pemilu semakin dekat. Siapa ‘calon pemenang pilpres’ bakal menentukan arah. Kondisi relatif ‘lebih aman’ jika neraca perdagangan surplus. Jika pasar ‘overreaction’ atas sebuah event, ingat ‘Sell On Strength’ Skenario yang kami sukai adalah jika IHSG konsolidasi dulu setidaknya ke 4800-4850 sebelum Rally Pilpres Jika IHSG bergerak turun, BELI! Jika IHSG koreksi, BOW ketika IHSG di 4.800-4850.
  • 26. Strategi Juni 24 Mei 2014PT. Universal Broker Indonesia 26 BOW ketika IHSG di kisaran suport 4625 - 4750 Tetap di Gerbong Pertama Asing: Perbankan (BBRI, BMRI, BBNI, BBCA), Big Caps : TLKM, PGAS, GGRM, ASII Lokal: Konstruksi (WIKA, ADHI, WSKT) Batubara sedang ‘HAPPENING’. Fokus pada perusahaan batubara yang memiliki pendanaan kuat. Fokus pada emiten dengan kinerja 1Q2014 diatas ekspektasi. CPO: Lihat harga CPO. Beberapa saham yang (sementara) harus dihindari: CPIN, JPFA, MAPI, INDF, AKRA
  • 27. Terima kasih 24 Mei 2014 27 PT. Universal Broker Indonesia