Your SlideShare is downloading. ×
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pengembangan Kurikulum Pelatihan 2014

8,367

Published on

www.tofindtheword.blogspot.com

www.tofindtheword.blogspot.com

Published in: Education
0 Comments
3 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
8,367
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
4
Actions
Shares
0
Downloads
329
Comments
0
Likes
3
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Dr. Alexon, M.Pd.
  • 2. ORIENTASI KURIKULUM TRANSMISI TRANSAKSI TRANSFORMASI ANALITIK PRAGMATISME EKOLOGIKAL POSITIVISTIK EKSPERIENSIAL PSIKOLOGI HUMANISTIK BEHAVIORISTIK PERKEMBANGAN TEORI TEORI PEND. TEORI TEK. TEORI PEND. PEND. PRIBADI PENDIDIKAN INTERAKSIONAL KLASIKMODEL KUR. MODEL KUR. MODEL KUR. MODEL KUR. SUBJEK REKONSTRUKSI KOMPETENSI HUMANISTIKAKADEMIK SOSIALSUBBJECT BERBASIS PROBLEM SOLVING CHILD CENTRE CENTRE KOMPETENSI CENTRE KURIKULUM PELATIHAN ?
  • 3. SISTEM PENDIDIKAN
  • 4. PENGERTIANNO ASPEK KONSEP PAKAR1. Lama-Baru Lama (tradisional) : Nasution Sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh siswa untuk mendapatkan ijazah/sertifikat. Baru (moderen) : Segala usaha sekolah untuk mempengaruhi anak belajar.2. Dimensi Kurikulum sebagai ide Hamid Hasan Kurikulum sebagai rencana Kurikulum sebagai kegiatan/proses Kurikulum sebagai hasil3. Konsep Kurikulum adalah rencana pendidikan atau Beauchamp pembelajaran (mencakup rencana maupun pelaksanaan Kurikukum vs pembelajaran). Pembelajaran Zais Kurikulum mencakup dokumen tertulis (curriculum document) dan pelaksanaan fungsinya di kelas (functioning, live or operative curriculum). Perbedaan kurikulum dan pembelajaran bukan terletak Hilda Taba pada implementasinya, tapi keluasan cakupannya.
  • 5. IDE IDEAL/ Hidden KurikulumPOTENSIAL KUR. RENCANA IMPLEMENTASI HASIL AKTUAL/REAL KUR. (PBM) DIMENSI KURIKULUM
  • 6. KONTINUM KURIKULUM DAN PEMBELAJARANUmum-Jangka Panjang Khusus-Jangka Pendek KURIKULUM PEMBELAJARAN
  • 7. PENGERTIAN PELATIHAN SETIAP USAHA UNTUK MEMPERBAIKI PRESTASI KERJA PADA SUATU PEKERJAAN TERTENTU YANG SEDANG MENJADI TANGGUNG JAWABNYA (Gomes, 1997). SERANGKAIAN AKTIVITAS YANG MEMBERIKAN KESEMPATAN UNTUK MENDAPATKAN DAN MENINGKATKAN KETERAMPILAN YANG BERKAITAN DENGAN PEKERJAAN (Schermerhorn, 1999). Alexon, File : PTK PLPG 9
  • 8. TUJUAN PELATIHAN (Moekijat, 1991) MENGEMBANGKAN KEAHLIAN SEHINGGA PEKERJAAN DAPAT DISELESAIKAN LEBIH CEPAT DAN EFEKTIF. (Kemampuan Teknis). MENGEMBANGKAN PENGETAHUAN SEHINGGA PEKERJAAN DAPAT DISELESAIKAN SECARA RASIONAL. (Kemampuan Konseptual). MENGEMBANGKAN SIKAP SEHINGGA MENIMBULKAN KERJASAMA DENGAN TEMAN-TEMAN PEGAWAI DAN PIMPINAN. (Kemampuan Sosial). Alexon, File : PTK PLPG 10
  • 9. MANFAAT PELATIHAN (Soeprihanto (1997)) Meningkatkan produktivitas Kenaikan moral kerja Menghindarkan pekerja dari kesalahan dan kecelakaan Kenaikan stabilitas dan fleksibilitas tenaga kerja Mengembangkan kemampuan pribadi Alexon, File : PTK PLPG 11
  • 10. ALASAN PENTINGNYA PELATIHAN (Hariandja, 2002)KARYAWAN BARU BELUM MEMAHAMI BENAR BAGAIMANA MELAKUKAN PEKERJAAN.PERUBAHAN-PERUBAHAN LINGKUNGAN KERJA DAN TENAGA KERJA. (Teknologi dan Metode Baru, perbedaan latar belakang pekerja).Meningkatkan daya saing perusahaan dan memperbaiki produktivitas.Menyesuaikan dengan peraturan-peraturan baru.
  • 11. MODEL-MODEL PERENCANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHAN NO MODEL PERENCANAAN URAIAN1. Komprehensif Perencanaan yang berfungsi untuk menjawab masalah yang terjadi karena adanya perubahan- perubahan dalam sistem. Model perencanaan ini menghasilkan rencana komprehensif yang harus dijabarkan lagi dalam bentuk rencana-rencana yang lebih spesifik.2. Target Setting Model ini diperlukan dalam upaya memenuhi proyeksi suatu kebutuhan jenis tertentu pada waktu tertentu dengan mempertimbangkan perkembangan pada kurun waktu tertentu.3. Efisiensi Biaya Diterapkan apabila dukungan pembiayaan terbatas. Diklat tidak lepas dari pembiayaan. Program tidak dapat dilaksanakan sepenuhnya, ada pengurangan bagian-bagian tertentu.4. Planning Programming Perencanaan, penyusunan program dan Budgeting System penganggaran dipandang sebagai suatu sistem (PPBS) yang tidak terpisahkan (baik untuk jangka pendek, menengah maupun jangka panjang).
  • 12. METODE-METODE PERENCANAAN PROGRAM PENDIDIKAN DAN PELATIHANNO METODE URAIAN PERENCANAAN1. INPUT-OUTPUT Mengutamakan pengkajian terhadap interelasi dan PROSES interdependensi berbagai masukan yang ada dan keluaran yang akan dihasilkan. Biasanya diterapkan pada proses transformasi suatu program baik bersifat program baru maupun program peningkatan.2. ECONOMETRIC Banyak menggunakan data dan fakta yang valid dan realistik ANALYSIS sehingga dapat memperkirakan perubahan-perubahan yang akan terjadi dalam kaitannya dengan faktor ekonomi.3. VALUE ADDED Dilaksanakan berdasarkan keberhasilan pelayanan (jasa). ANALYSIS Keberhasilan program pelayanan disuatu tempat digunakan sebagai bahan untuk merancang program serupa di tempat lain.
  • 13. PERBANDINGAN PENDIDIKAN DAN PELATIHANNO ASPEK PENDIDIKAN PELATIHAN1 Pengembangan Menyeluruh (Overall) Khusus (spesifik) Kemampuan2 Area Kognitif, Afektif, Psikomotor Psikomotor Kemampuan3 Jangka Waktu Jangka Panjang (Long Term) Jangka Pendek (Short Term) Pelaksanaan4 Materi Lebih Umum Lebih Khusus5 Penggunaan Konvensional Inkonvensional Metode Pembelajaran6 Penghargaan Gelar (degree) Sertifikat (non-degree) Akhir
  • 14. ASAS-ASAS KURIKULUMASAS FILOSOFISASAS PSIKOLOGIS PSIKOLOGI BELAJAR PSIKOLOGI PERKEMBANGANASAS SOSIOLOGISASAS ORGANISATORIS
  • 15. PERANAN DAN FUNGSI KURIKULUMPERANAN (Hamalik) FUNGSI (Alexander Inglis).• Konservatif (pewarisan nilai). • Penyesuaian (anak-lingkungan).• Kreatif (kurikulum harus mampu mengembangkan • Integrasi (anak pribadi utuh). sesuatu yang baru sesuai dengan perkemb. dan kebutuhan . masya.) • Diferensiasi (perbedaan individu).• Kritis dan Evaluatif (pewarisan nilai selalu • Persiapan (menyiapkan siswa untuk eksis. disesuaikan dengan kondisi terkini). • Pemilihan (kesempatan siswa utk memilih program belajar yang sesuai). • Diagnostik (mengarahkan siswa utk memahami kekuatan dan kelemahan diri).
  • 16. KOMPONEN KURIKULUM TUJUANEVALUASI MATERI PROSES PEMBELAJARAN
  • 17. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANKURIKULUMPRINSIP UMUM Relevansi (internal-eksternal). Fleksibilitas Kontinuitas Praktis Efektivitas Alexon, File : PTK PLPG 19
  • 18. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANKURIKULUM (Prinsip Khusus) (Syaodih 2005 : 153)PERUMUSAN TUJUANPEMILIHAN MATERI/ISIPEMILIHAN PBMPEMILIHAN MEDIAPEMILIHAN KEGIATAN PENILAIAN Alexon, File : PTK PLPG 20
  • 19. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANTUJUAN PENDIDIKANTUJUAN JANGKA PANJANG, MENENGAH DAN PENDEKPERUMUSAN TUJUAN BERSUMBER PADA : KEBIJAKAN PEMERINTAH SURVEI KEBUTUHAN MASYARAKAT TEORI /AHLI PENGALAMAN NEGARA-NEGARA LAIN RISET Alexon, File : PTK PLPG 21
  • 20. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANMATERI/ISIPERLU PENJABARAN TUJUAN KE DALAM BENTUK PERBUATAN HASIL BELAJAR YANG KHUSUS DAN SEDERHANA.MELIPUTI PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN.DISUSUN DALAM URUTAN YANG LOGIS SISTEMATIS. Alexon, File : PTK PLPG 22
  • 21. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANPROSES PEMBELAJARANSTRATEGI YANG DIPILIH SESUAI DENGAN KARAKTERISTIK MATERI.MEMBERIKAN KEGIATAN YANG VARIATIF SEHINGGA MELAYANI PERBEDAAN INDIVIDUAL.MEMUNGKINKAN TERCAPAINYA TUJUAN KOGNITIF, AFEKTIF DAN PSIKOMOTORIK.MENGAKTIFKAN SISWAMENDORONG BERKEMBANGNYA KEMAMPUAN BARU.MENDRONG PENGGUNAAN SUMBER BERVARIASIMENEKANKAN LEARNING BY DOING. Alexon, File : PTK PLPG 23
  • 22. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANMEDIA DAN ALAT PEMBELAJARANSESUAIKAN DENGAN TUJUAN, KEBUTUHAN, MATERI, BIAYA, WAKTU DAN KARAKTERISTIK ANAK.GURU MAMPU MENGGUNAKAN DAN MENGINTEGRASIKANNYA DALAM KESELURUHAN KEGIATAN PEMBELAJARAN.JIKA MUNGKIN, GUNAKAN MULTIMEDIA. Alexon, File : PTK PLPG 24
  • 23. PRINSIP-PRINSIP PENGEMBANGANKEGIATAN PENILAIANPROSES DAN HASILORIENTASI PENCAPAIAN TUJUANVALIDITASRELIABILITAS Alexon, File : PTK PLPG 25
  • 24. PENDEKATAN PENGEMBANGANKURIKULUMPENDEKATAN ADMINISTRATIVE (Administrative Approach).PENDEKATAN AKAR RUMPUT (Grassroots Approach). Alexon, File : PTK PLPG 26
  • 25. MODEL PENGEMBANGANKURIKULUMMODEL TYLER (Menekankan rancangan kurikulum yang disesuaikan dengan tujuan dan misi suatu institusi pendidikan) : RUMUSKAN TUJUAN KEMBANGKAN PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJAR SISWA SESUAI DENGAN TUJUAN YANG TELAH DITENTUKAN (materi/isi). KEMBANGKAN ORGANISASI PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJAR (proses pembelajaran). EVALUASI EFEKTIVITAS PENGALAMAN- PENGALAMAN BELAJARPTK PLPG Alexon, File : SESUAI TUJUAN. 27
  • 26. PROSEDUR UMUM PENGEMBANGANKURIKULUMANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHANPERUMUSAN TUJUANPEMILIHAN DAN PENGORGANISASIAN MATERIPEMILIHAN DAN PENGORGANISASIAN PENGALAMAN BELAJARPENGEMBANGAN ALAT EVALUASI Alexon, File : PTK PLPG 28
  • 27. PROSEDUR UMUM PENGEMBANGANKURIKULUM PENDIDIKAN DAN LATIHANANALISIS DAN DIAGNOSIS KEBUTUHANPERUMUSAN TUJUANPERENCANAAN PENGEMBANGAN PROGRAMPELAKSANAAN PROGRAM Aspek Penyelenggaraan Aspek PendanaanASPEK SUBSTANSIASPEK PESERTAASPEK TEKNIS DIKLAT Berdasarkan Tempat Latihan Pelatihan di Kelas (Contoh : Pelatihan Teknik Komputer). Pelatihan di Luar Kelas (Contoh : Out Bond). Pelatihan di Kelas dan di Luar Kelas (Contoh : Pelatihan Pendataan/Pelatihan yang Menggunakan Praktek Lapangan). Bentuk Pelatihan : Orientasi; Magang; Seminar; Lokakarya; Konsultasi; Bimbingan Teknis; Pelatihan; Semi Likakarya).ASPEK EVALUASI DAN TINDAK LANJUT. PTK PLPG Alexon, File : 29
  • 28. SPESIFIKASI DARI PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP YANG DIMILIKI SESEORANG SERTA PENERAPANNYA DI DALAM PEKERJAAN SESUAI DENGAN STANDAR KINERJA DI INDUSTRI.PENGETAHUAN, KETERAMPILAN DAN SIKAP YANG DIBUTUHKAN SESEORANG UNTUK MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN DI TEMPAT KERJA SESUAI DENGAN TUNTUTAN STANDAR YANG BERLAKU.
  • 29. KETERAMPILAN MELAKSANAKAN PEKERJAAN (Task Skill).KETERAMPILAN MENGELOLA PEKERJAAN (Task Management Skill).KETERAMPILAN MENGELOLA KEMUNGKINAN KEJADIAN DALAM PEKERJAAN (Contingency Management Skill).KETERAMPILAN MENGELOLA LINGKUNGAN PEKERJAAN TERMASUK BEKERJA DENGAN ORANG LAIN.
  • 30. Berdasarkan standar kompetensi.Isi pelatihan diorientasikan pada kemampuan yang dibutuhkan untuk melakukan tugas tertentu.Pelatihan dapat berupa on-job, off-job atau kombinasi keduanya.Adanya fleksibilitas waktu untuk mencapai suatu kompetensi.Adanya pengakuan terhadap kompetensi mutakhir/ yang dimiliki saat ini.Pengujian berdasarkan kriteria tertentu.Pengujian dilakukan jika peserta pelatihan sudah siap.Menekankan pada kesanggupan untuk mentransfer pengetahuan dan keterampilan pada situasi baru.
  • 31. STANDAR PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN UNTUK MELAKUKAN SUATU KOMPETENSI PEKERJAAN PROSES UNTUK MENILAI APAKAH PENGUJIAN SESEORANG MEMILIKI PENGETAHUAN DANCBT KETERAMPILAN YANG DIBUTUHKAN MATERI dan BAGAIMANA CARA SESEORANG STRATEGI MENDAPATKAN PENGETAHUAN DAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN SISTEM UNTUK PENGAKUAN KERANGKA PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN YANG KUALIFIKASI DIKUASAI
  • 32. PENILAI DI TEMPAT KERJA UNTUK MENILAI PERSONAL DI DEPT.ASOSIASI INDUSTRI SDM UNTUKUNTUK AKREDITASI KOMPETENSI MERANCANG DESKRIPSI TUGAS STANDAR KOMPETENSI PENGEMBANG SUMBER ORGANISASI PELATIHAN DAYA PADA SAAT UNTUK MENGEMBANGKAN MENGEMBANGKAN PROGRAM PELATIHAN PROGRAM
  • 33. KOGNITIFPEMBELAJARAN KOMPETENSI TUNTTAS UNTUK (MASTERY AFEKTIF MENDUKUNG LEARNING) PROFESI PSIKOMOTOR
  • 34. LEARNING BY DOING Belajar melalui aktivitas/kegiatan nyata yang memberikan pengalaman belajar bermakna. Pembelajaran berbasis produk.INDIVIDUALIZED LEARNING Pembelajaran yang memperhatikan keunikan setiap individu. Pada umumnya diimplementasikan dalam sistem modular.
  • 35. 4 JENIS PENGUJIAN :PENGUJIAN KERJA NYATA SKEMAPENGUJIAN SIMULASI KERJA PENGUJIANPENGUJIAN TERTULIS CBTPENGUJIAN LISAN
  • 36. PENGUJIAN KETERAMPILAN PRAKTEK PENGETAHUAN DIUJI MELALUI DIUJI MELALUI PEKERJAAN NYATA SIMULASI KERJA TULISAN LISAN (sebenarnya) (Peniruan)Pengamatan Pengamatan Pilihan dengan ceklis. dengan Pertanyaan lisan. JawabanProyek. menggunakan Bermain peran. singkat.Penggunaan alat ceklis. Interview. Penugasan. bantu kerja. Proyek. Presentasi. Proyek.Proyek dengan Penugasan. Diskusi Essai. keterlibatan dalam Bermain peran. kelompok. B/S tim. Latihan Di luar tempat Di tempat kerja & di Di tempat kerja & diDi tempat kerja. kerja. luar tempat kerja. luar tempat kerja.
  • 37. 1 Menentukan Standar Kompetensi (SK) yang menjadi tujuan pembelajaran.2 Mengidentifikasi pengetahuabn, keterampilan dan sikap kerja yang diperlukan pada sebuah kompetensi.3 Menentukan strategi pembelajaran untuk mencapai kompetensi yang menjadi tujuan.4 Menyiapkan bahan ajar, media, alat, bahan dan tempat pembelajaran.5 Menentukan metode dan menyiapkan perangkat pengujian/penilaian.6 Menentukan instruktur yang kompeten.7 Menyiapkan jadwal pembelajaran.8 Melaksanakan proses pembelajaran.9 Melaksanakan pengujian / penilaian.10 Memberikan sertifikasi atas kompetensi yang telah dikuasai.
  • 38. KONSEP MODEL PELATIHAN SEBAGAI SUATU PROSES YANG INTEGRAL PROSES PENGKAJIAN KEBUTUHAN PELATIHAN PROSES EVALUASI PROSES PROGRAM PERUMUSAN PELATIHAN TUJUAN PELATIHAN PROSES PROSES PELAKSANAA MERANCANG N PROGRAM PROGRAM PELATIHAN PELATIHAN
  • 39. PROSES PENGKAJIAN KEBUTUHAN PELATIHAN MENGKAJI ADANYA KESENJANGAN ANTARA STANDAR KINERJA DENGAN TINGKAT KINERJAYANG DICAPAI ATAU DIMILIKI. PENGKAJIAN YANG BENAR AKAN MENGARAHKAN PELATIHAN YANG BERORIENTASI PADA KEBUTUHANANALISIS SWOT ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN
  • 40. PROSES PERUMUSAN TUJUAN PELATIHANMERUMUSKAN SECARA TEPAT DAN BENAR KESENJANGAN KINERJA YANG TERJADI.MENETAPKAN DENGAN JELAS KEMAMPUAN YANG HARUS DITINGKATKAN.RUMUSKAN TUJUAN DALAM BENTUK KOMPETENSI YANG HARUS DIMILIKI OLEH PESERTA LATIH SEUSAI PELATIHAN.RUMUSAN HARUS JELAS, TERUKUR DAN DAPAT DICAPAI.
  • 41. PROSES MERANCANG PROGRAM PELATIHANURAIKAN KOMPETENSI YANG TELAH DITETAPKAN DALAM KEGIATAN OPERASIONAL YANG DAPAT DIUKUR.PROSES PERANCANGAN MENGHASILKAN : Kurikulum Berbasis Kompetensi yang diuraikan dalam : Materi pelatihan. Metode penyampaian. Proses pembelajaran setiap materi. Proporsi dan alokasi waktu. Metode Penyelenggaraan Pelatihan (dalam kelas, lokakarya, pembelajaran jarak jauh, ataupun magang). Rancangan alur proses pelatihan.
  • 42. PROSES PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHANTERDIRI DARI RANGKAIAN KEGIATAN PELAKSANAAN PROGRAM PELATIHANYANG BERPEDOMAN PADA KURIKULUM, METODE PENYELENGGARAAN, DANRANCANGAN ALUR PELATIHAN.PROSES INI DIDAHULUI DENGAN PERSIAPAN YANG MENGHASILKANKOMPONEN-KOMPONEN SEBAGAI BERIKUT :KERANGKA ACUANJADWAL PELATIHANPELATIH YANG SESUAI DENGAN KRITERIAKELENGKAPAN SARANA DAN PRASARANA PELATIHAN MAUPUN PENUNJANGNYAMASTER OF TRAININGSELAMA PROSES PELAKSANAAN, DILAKUKAN KEGIATAN PEMANTAUANDAN PENGENDALIAN UNTUK MEMINIMALISASI PENYIMPANGAN
  • 43. PROSES EVALUASI PROGRAM PELATIHANMERUPAKAN KEGIATAN PENILAIAN TERHADAP PELAKSANAAN PROGRAMPELATIHAN YANG MELIPUTI :PENILAIAN TERHADAP PESERTAPENILAIAN TERHADAP PELATIHPENILAIAN TERHADAP PENYELENGGARAPENILAIAN PENCAPAIAN TUJUAN PELATIHANBERDASARKAN PENTAHAPAN, ADA 3 TAHAP EVALUASI PELATIHAN :1. PENILAIAN TAHAP PRA-PELATIHAN (komponen peserta, kurikulum. pelatih, dan institusi penyelenggara).2. PENILAIAN TAHAP SELAMA PELATIHAN (mencakup input, proses, output).3. PENILAIAN TAHAP PASCA PELATIHAN (hasil pelatihan, dampak pelatihan).
  • 44. KEDUDUKAN KURIKULUM DANMODUL DALAM PROSES PELATIHANKURIKULUM MERUPAKAN OUTPUT DARI TRAINING NEEDS ASSESSMENTKURIKULUM MERUPAKAN INPUT UNTUK PROSES PENYELENGGARAAN PELATIHAN (training implementation) DAN EVALUASI PELATIHAN (training evaluation).MODUL ADALAH BAHAN UTAMA DALAM PROSES PENYELENGGARAAN PELATIHAN YANG INTINYA ADALAH PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN.
  • 45. PERGESERAN PARADIGMA PELATIHAN PARADIGMA TRAINING PARADIGMA LEARNINGBerorientasi pada fasilitator/pelatih, Berorientasi pada peserta, ciri-ciri :ciri-ciri :Pelatih lebih utama dari peserta. Keterlibatan penuh pesertaPelatih berkuasa atas (peserta sebagai subjek). berlangsungnya proses. Menekankan kemandirianPeserta pasif (mendengar, Kerjasama mencatat, bertanya). Variasi metode dan sumberEkspositori. Motivasi internal Belajar dengan gembira dan senang. Integrasi belajar yang menyeluruh dalam segenap kehidupan organisasi. PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN
  • 46. RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARAN CIRI-CIRIDIRANCANG BERBASIS KOMPETENSI (Competency Based Training/CBT).MATERI YANG DIBAHAS BERORIENTASI PENCAPAIAN KOMPETENSI.PROPORSI WAKTU DENGAN PERSENTASE WAKTU TERBESAR UNTUKAKTIVITAS PESERTA LATIH.PEMBELAJARAN AKTIF.Diskusi interaktif antar peserta, peserta dengan pelatih, peserta dengansumber, studi kasus, permainan peran, simulasi, latihan/praktik untukpenguasaan kompetensi.PELATIH MERANGSANG DISKUSI DENGAN PERTANYAAN TERBUKA,MENGEMBANGKAN BERBAGAI SKENARIO PEMBELAJARAN DENGANBERBAGAI ALTERNATIF METODE.
  • 47. RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN BERORIENTASI PEMBELAJARANLatar Belakang (Analisis Kebutuhan).Filosofi yang menekankan pada hak-hak peserta.Kompetensi yang harus dimiliki peserta.Tujuan pelatihan yang menggambarkan kompetensi SDM setelah pelatihan.Jumlah dan kriteria peserta.Struktur program yang berisikan materi dan alokasi waktu serta deskripsi singkat setiap materi.Diagram alir pembelajaran mulai dari pembukaan sampai penutupan.GBPP yang terdiri atas (1) tujuan pembelajaran; (2) judul materi; (3) pokok bahasan; (4) sub-pokok bahasan; (5) metode; (6) media; (7) alat bantu; (8) waktu; dan (9) referensi.Evaluasi untuk mengukur keberhasilan dan pencapaian tujuan pelatihan yang ditetapkan.Sertifikasi yang menjelaskan persyaratan untuk memperoleh sertifikat.
  • 48. PARADIGMA RANCANGAN KURIKULUM PELATIHAN -Latar Belakang CBT (Analisis Kebh.) -Filosofi. -Kompetensi. Ko -Tujuan Variasi mp KURIKULUM -Jumlah dan kriteria peserta Metode ete PELATIHAN -Struktur Pembel. nsi Program -Diagram AlirPEMBELAJAR -GBPP AKTIF -Evaluasi -Sertifikasi
  • 49. PROSES PENGEMBANGAN KURIKULUM PELATIHAN ANALISIS SWOT TRAINING NEED ASSESSMENT KEMAMPUAN INSTITUSI ANALISIS TUPOKSI1. PENDAHULUAN2. KOMPETENSI RUMUSKAN KOMPETENSI3. TUJUAN PELATIHAN SETELAH MENGIKUTI PELATIHAN4. PESERTA5. STRUKTUR PROGRAM RUMUSKAN TUJUAN6. DIAGRAM ALIR PELATIHAN PEMBELAJARAN7. GBPP8. EVALUASI KERANGKA KURIKULUM9. SERTIFIKASI BERORIENTASI PEMBELAJARAN 1 2 3 4 5 6 7 8 9 IMPLEMENTASI
  • 50. RUMUSKAN KOMPETENSI TRAINING NEED ASSESSMENT KOMPETENSI YANG AKAN DICAPAI :JOB REQUIREMENT/ ANALISIS TUPOKSI
  • 51. RUMUSKAN TUJUAN PELATIHANTETAPKAN TUJUAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSIPERUMUSAN TUJUAN MELIBATKAN TIM YANG TERDIRI ATAS : PEMBUAT KEBIJAKAN PENULIS SUBSTANSI/PAKAR PENGEMBANG KURIKULUM KOORDINATOR PELATIHAN AHLI PEMBELAJARAN
  • 52. KEMBANGKAN KURIKULUM DENGAN KERANGKA SEBAGAI BERIKUT :I. Judul PelatihanII. Pendahuluan A. Latar Belakang (Analisis Kebutuhan) B. Filosofi PelatihanIII. KompetensiIV. Tujuan Pelatihan : A. Tujuan Umum B. Tujuan KhususV. Peserta (Jumlah dan Kriteria Peserta)VI. Struktur KurikulumVII. Diagram Alir Proses PembelajaranVIII.GBPPIX. EvaluasiX. Sertifikasi
  • 53. I. JUDUL KURIKULUMPELATIHAN ………………………………………?
  • 54. II. PENDAHULUANA. Latar Belakang/Analisis Kebutuhan Uraikan hal-hal yang melatarbelakangi mengapa pelatihan perlu dilaksanakan (Analisis Kebutuhan). (Lihat Uraian Hal 25).B. Filosofi Pelatihan Uraikan hak-hak peserta yang dapat diperoleh selama proses pembelajaran, antara lain :  Cara memandang peserta.  Apa yang harus dilakukan fasilitator/pelatih.  Apa yang akan diperoleh peserta.  Proses pembelajaran yang akan dilaksanakan.  Metode pembelajaran yang digunakan.  Evaluasi yang akan dilaksanakan. (Lihat Uraian Hal 26-27).
  • 55. III. KOMPETENSIJabarkan kompetensi yang harus dicapaimelalui pelatihan sesuai hasil TNA ataucara lain yang dipilih meliputiPengetahuan, keterampilan dan sikap.(Lihat Uraian Hal. 27)
  • 56. IV. TUJUAN PELATIHANPERUMUSAN TUJUAN PELATIHAN MEMPERTIMBANGKAN :Tujuan dirumuskan dengan menjabarkan kemampuan atau kompetensi yang akan dicapai peserta setelah mengikuti pelatihan.Kompetensi yang akan dicapai meliputi pengetahuan, keterampilan dan sikap yang berkaitan dengan tugas yang dimiliki peserta.Rumusan Tujuan Pelatihan Terdiri atas : Tujuan Umum : Menggambarkan tujuan yang ingin dicapai pada akhir pelatihan. Tujuan Khusus : Menjabarkan kompetensi yang dirumuskan pada tujuan umum dalam tahapan kompetensi yang lebih spesifik dan terukur.(Lihat Uraian Hal. 29)
  • 57. V. PESERTAA. PESERTA DITENTUKAN BERDASARKAN KRITERIA : 1. Kesesuaian dengan tugas pokoknya. 2. Latar belakang pendidikan (syarat minimal pendidikan untuk menjadi peserta. 3. Pengalaman bekerja yang relevan. 4. Kriteria lain yang perlu dan spesifik untuk pelatihan tersebut.B. JUMLAH PESERTA Ditentukan berdasarkan tujuan pelatihan : 1. Aspek menejemen : 30 orang 2. Aspek teknis : Max. 15 orang 3. 1 fasilitator memandu penuh per 5 peserta latih.(Lihat Uraian Hal. 30)
  • 58. VI. STRUKTUR PROGRAM Hal. 30-33A. MateriB. Alokasi WaktuC. Deskripsi Singkat Materi WAKTUNO MATERI TEORI PRAKTEK PRAKTEK JUMLAH LAP.A. Materi Dasar : 1. ……dstB. Materi Inti : 1. ……dstC. Materi Penunjang : 1. …..dst Jumlah Total
  • 59. Komposisi MateriNO MATERI URAIAN Metode PERSENTA Penyampaian SE1. Dasar Materi yang sebaiknya diketahui Interaktif dan 15-20% oleh peserta, misalnya kebijakan, eksploratif. keseluruh peraturan, keputusan dsb. Pada an materi umumnya bersifat kognitif. pelatihan.2. Inti Materi yang harus dikuasai Variatif, 60-70% peserta karena berorientasi pada berorientasi materi. penguasaan kompetensi yang eksperimentasi Porsi akan dicapai. dan eksplorasi. praktek > teori.3. Penunja Materi untuk mendukung materi Studi kasus, 15-20% ng inti. Misalnya, Building Learning latihan atau materi. Comitment (BLC), Rencana Tindak metode lain yang Lanjut (RTL), dan PKL. relevan.
  • 60. B. ALOKASI WAKTUTEORI (T) : 40%PRAKTEK (P) : 60%40% WAKTU UNTUK TEORI DIORIENTASIKAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE YANG MAMPU MEMBANGKITKAN PARTISIPASI AKTIF PESERTA.(lihat Uraian Hal. 31-33)
  • 61. VII. DIAGRAM ALIR PROSES PEMBELAJARAN PEMBUKAAN PERKENALAN DAN HARAPAN Building Learning Comitment KETERAMPILAN WAWASAN Relevan dengan Kehijakan, Peraturan materi pelajaran METODE METODE Peserta Aktif Peserta Akltif PRAKTEK KERJA LAPANGAN RENCANA(Lihat Uraian Hal. 34-36) TINDAK LANJUT EVALUASI PENUTUPAN
  • 62. VIII. GARIS-GARIS BESAR PROGRAM PEMBELAJARAN (GBPP)TPU TPK MATE- POKOK SUB METO- ME- ALAT WAK- SUM- RI BHS POKOK DE DIA BANTU TU BER BHS Lihat hal. 37-45 Jelaskan TPU-TPK hal 37-38
  • 63. IX. EVALUASI PELATIHAN EVALUASI TERHADAP PESERTA Evaluasi Formatif (pada saat kelas berakhir untuk perbaikan) Evaluasi Sumatif (Pada akhir sesi pelatihan, untuk menentukan peringkat, sertifikasi, kemajuan atau penilaian terhadap efektivitas kurikulum dan perencanaan pelatihan). Evaluasi Portofolio (Catatan, kumpulan hasil karya peserta yang didokumentasikan secara baik dan teratur). EVALUASI TERHADAP FASILITATOR/PELATIH (mengetahui kemampuan fasilitator/pelatih dalam . menyampaikan materi sesuai dengan tujuan) EVALUASI TERHADAP PENYELENGGARA (mengetahui pelaksanaan administrasi pelatihan). Lihat hal. 46-47.Masing-masing beri contoh instrumen sederhana (lihat hal. 47)
  • 64. X. SERTIFIKASIJELASKAN SERTIFIKASI YANG AKAN DIBERIKAN KEPADA PESERTA YANG TELAH MENGIKUTI PELATIHAN YANG TERAKREDITASI SERTA MEMENUHI KETENTUAN YANG BERLAKU.CONTOH : Peserta yang telah mengikuti pelatihan sekurang-kurangnya 90% dari alokasi waktu pelatihan serta dinyatakan berhasil berdasarkan hasil evaluasi belajar, maka mendapatkan 2 (dua) angka kredit. Lihat hal. 48.
  • 65. PENGEMB ANGAN KURIKULUMPELATIHAN SEBAIKNYA DIIKUTI DENGAN PENGEMBANGANMODUL PELATIHAN Lihat hal. 49-54.
  • 66. TUGASLAKUKAN ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN PADA INSTANSI TEMPAT SAUDARA BEKERJATENTUKAN PRIORITAS PELATIHAN YANG DIBUTUHKANKEMBANGKAN KURIKULUM PELATIHAN YANG MENJADI PRIORITAS UTAMAIKUTI PROSEDUR PENGEMBANGAN SEBAGAIMANA DIBAHAS DALAM PERKULIAHAN INISUSUN KURIKULUM DALAM BENTUK DOKUMEN TERTULIS DAN DIJILID.PRESENTASIKAN KURIKULUM YANG DIKEMBANGKAN DENGAN POWER POINT

√ó