Tugas teori organisasi

49,112 views
48,634 views

Published on

enjoy this

2 Comments
11 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
49,112
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
13
Actions
Shares
0
Downloads
937
Comments
2
Likes
11
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Tugas teori organisasi

  1. 1. BAB I PENDAHULUAN1.1 LATAR BELAKANGDalam kehidupan sehari-hari,adalah merupakan sebuah kebiasaan bagi kita untuk salingberkomunikasi dengan orang lain baik itu keluarga,kerabat maupun rekan kerja.Hubunganyang terjalin pada sebuah organisasi formal adalah objek topic yang akan dibahas dalammakalah ini.Era Globalisasi yang terjadi saat ini selalu mengantarkan umat manusia kepadakemajuan.Kemajuan di bidang Teknologi dan Pengetahuan adalah yang menjadi kemajuanpaling pesat abad ini. Kemajuan inilah yang menyebabkan timbulnya kecenderunganmanusia untuk tergabung dalam sebuah organisasi. Keinginan untuk mencapai tujuanbersama dengan menggunakan daya semaksimal mungkin adalah hal yang ditawarkandalam sebuah Organisasi. Namun bukan hanya itu,kerja sama dan rasionalitas adalah cirikhas yang dimiliki sebuah organisasi.Dalam Berorganisasi attitude ataupun perilaku para pelaku organisasi juga menjadi bahanpembicaraan yang harus disimak dengan baik.Bagaimana seorang atasan bersikap kepadabawahannya ataupun sebaliknya.Bagaimana sebuah organisasi dapat tetap bertahan ditengah krisis kekuasaan yang semakin marak terjadi saat ini.Selain itu,perkembangan sertapengertian secara mendalam mengenai Organisasi juga harus dipahami denganbaik.Menjadi Pelaku Organisasi yang baik bukanlah mengenai seberapa tinggi jabatan yangdipegang melainkan,bagaimana caranya untuk menciptakan situasi kondusif bagi setiapindividu yang bekerja dengannya.Oleh karena itu,dengan disusunnya makalah ini,diharapkan dapat memberikan pencerahanmengenai Teori Organisasi sehingga dapat menginspirasi para pembacanya.Amien..1.2 RUMUSAN MASALAHAdapun rumusan malah dalam makalah ini adalah sebagai berikut : a) Apa pengertian Teori Organisasi? b) Jelaskan beberapa pendekatan dalam Teori Organisasi?1.3 TUJUAN PENULISANMenambah wawasan mengenai Teori Organisasi (Pengertian,Perkembangan/Pendekatanteori organisasi),sebagai bahan pembelajaran bagi seluruh pembaca.1|Teori Organisasi
  2. 2. BAB II PEMBAHASANA.PENGERTIAN1.Pengertian Teori Teori adalah suatu Ilmu Pengetahuan yang telah di uji kebenarannya. Teori adalah suatu kerangka yang merupakan alat pikir untuk membantu suaturumusan tertentu yang bisa dikembangkan. Secara umum adalah suatu pedoman yang diberikan orang terbuka atau sekitarnyayang mampu memberi proses pekerjaan.2.Pengertian Organisasi Menurut ERNEST DALE: Organisasi adalah suatu proses perencanaan yang meliputi penyusunan, pengembangan, dan pemeliharaan suatu struktur atau pola hubungan kerja dari orang-orang dalam suatu kerja kelompok. Menurut CYRIL SOFFER: Organisasi adalah perserikatan orang-orang yang masing-masing diberi peran tertentu dalam suatu system kerja dan pembagian dalam mana pekerjaan itu diperinci menjadi tugas-tugas, dibagikan kemudian digabung lagi dalam beberapa bentuk hasil. Secara umum dapat disimpulkan bahwa organisasi adalah sekelompok orang yangsaling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. 3.Pengertian Teori Organisasi Teori organisasi secara umum bisa diartikan sebagai suatu pikiran yang merupakansekelompok orang yang membagi tugas dengan cara struktur untuk mendapatkan pedomanyang ingin dicapai bersama-sama1 Teori Organisasi adalah teori yang berusaha menerangkan/meramalkan bagaimanaorganisasi dan orang didalamnya berperilaku dalam berbagai struktur organisasi,budayadan lingkungan untuk mencapai tujuan.1 Teori Organisasi, www.wikipedia.com, di unduh pada 16 september 2012, 05.40 WITA2|Teori Organisasi
  3. 3. 4.Ciri-Ciri Organisasi a. Lembaga social yang terdiri atas kumpulan orang dengan berbagai pola interaksi yang ditetapkan. b. Dikembangkan untuk mencapai tujuan c. Secara sadar dikoordinasi dan dengan sengaja disusun d. Instrumen social yang mempunyai batasan yang secara relatif dapat diidentifikasi.B.PERKEMBANGAN TEORI ORGANISASI2 TEORI ORGANISASI KLASIK NEOKLASIK MODERN Post-Modern BIROKRASI ADMINISTRASI MANAJEMEN ILMIAHGambar di atas adalah bagan mengenai perkembangan Teori Organisasi.Berikut adalahpenjelasan yang lebih mendalam mengenai perkembangan teori organisasi. 1. TEORI ORGANISASI KLASIK Teori ini biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”.Berkembang mulai 1800-an (abad 19). Dalam teori ini organisasi digambarkan sebuahlembaga yang tersentralisasi dan tugas-tugasnnya terspesialisasi serta memberikanpetunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Dalam teori ini organisasi digambarkan seperti toet piano dimana masing-masing nadamempunyai spesialisasi (do.. re.. mi.. fa.. so.. la.. si..) dimana apabila tiap nada dirangkaimaka akan tercipta lagu yang indah begitu juga dengan organisasi. Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggab manusia bagaikan sebuahonderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin. Dalam teori ini organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagaisangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi serta memberikan petunjukmekanistik struktural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Teori klasik mendefinisikanorganisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-2 Evolusi teori organisasi, www.anneahira.com, di unduh pada 16 september 2012, 05.36 WITA3|Teori Organisasi
  4. 4. peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orangbekerjasama. Aliran klasik mengembangkan prinsip-prinsip atau model universal yang dapatdigunakan pada semua keadaan , melihat organisasi sebagai system tertutup yangdiciptakan untuk mencapai tujuan dengan efisien. Jadi tema utama aliran klasik adalahefesiensi dan mekanistis sedangkan berdasarkan perspektif sistem teori organisasi klasikbersifat tertutup dan berdasarkan perspektif tujuan bersifat rasional. Definisi Organisasi menurut Teori Klasik:Organisasi merupakan struktur hubungan, kekuasaan-kejuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan factor-faktor lain apabila orang bekerja sama. Teori Organisasi klasik sepenuhnya menguraikan anatomi organisasi formal. Empatunsure pokok yang selalu muncul dalam organisasi formal: a. Sistem kegiatan yang terkoordinasi b. Kelompok orang c. Kerjasama d. Kekuasaan & Kepemimpinan Sedangkan menurut penganut teori klasik suatu organisasi tergantung pada empatkondisi pokok: Kekuasaan,Saling melayani,Doktrin,Disiplin. Sedangkan yang dijadikan tiang dasar penting dalam organisasi formal adalah: a. Pembagian kerja (untuk koordinasi) b. Proses Skalar & Fungsional (proses pertumbuhan vertical dan horizontal) c. Struktur (hubungan antar kegiatan) d. Rentang kendali (berapa banyak atasan bisa mengendalikan bawahan).Teori Klasik berkembang dalam 3 Aliran: BIROKRASI Dikembangkan dari Ilmu Sosiologi ADMINISTRASI Langsung dari praktek manajemen memusatkan Aspek Makro sebuah organisasi. MANAJEMEN ILMIAH Langsung dari praktek manajemen memusatkan Aspek Mikro sebuah organisasi. Semua teori diatas dikembangkan sekitar tahun 1900-1950. Pelopor teori inikebanyakan dari sebuah negara berbentuk kerajaan “Mesir, Cina & Romawi”.4|Teori Organisasi
  5. 5. 1.1 TEORI BIROKRASI Dikemukakan oleh “MAX WEBER” dalam buku “The Protestant Ethic and Spirit ofCapitalism” dan “The Theory of Social and Economic Organization”. Istilah BIROKRASI berasal dari kata LEGAL_RASIONAL:“Legal” disebakan adanya wewenang dari seperangkat aturan prosedur dan peranan yangdirumuskan secara jelas. Sedangkan “Rasional” karena adanya penetapan tujuan yangingin dicapai.Birokrasi mencoba melukiskan sebuah sebuah organisasi yang ideal, organisasi yangsecara murni rasional dan yang akan memberikan efesiensi operasi yang maksimum.Karakteristik-karakteristik dibawah ini merupakan esensi dari birokrasi Weber atau disebutjuga organisasi yang ideal. Karekteristik-karekteristik birokrasi menurut Max Weber: Pembagian kerja Hirarki wewenang Program rasional Sistem Prosedur Sistem Aturan hak kewajiban Hubungan antar pribadi yang bersifat impersonal Organisasi birokratis mungkin dapat diterapkan dengan lebih baik denganmenggunakan beberapa seting yang berbeda. Walaupun bentuk birokrasi lebih banyakditerapkan pada organisasi pemerintah bentuk ini juga dapat diterapkan pada organisasibisnis, organisasi sukarela atau organisasi- organisasi keagamaan. Organisasi birokrasisangat menarik sebab menampakkan pentingnya pendekatan paling efesiensi untukmengawasi pekerjaan yang diberikan karyawan dengan jumlah objek yangbesar.Pengalaman secara umum cenderung menunjukkan bahwa keaslian tipe birokrasiadministrasi adalah berasal dari keaslian dalam sudut pandang tehnikal, kesesuaian yangtinggi dalam mencapai efesiensi dan secara formal mementingkan pengetahuan danrasionalitas, pentingnya melaksanakan pengawasan terhadap manusia.Sebab organisasibirokrasi menyediakan struktur yang pasti dari sedikit kekuasaan dimana perintah-perintahdisalurkan beradasarkan tingkat dari jumlah pengaruh dalam posisi yang dikuasai.5|Teori Organisasi
  6. 6. 1.2 TEORI ADMINISTRASI Teori ini dikembangkan oleh Henry Fayol, Lyndall Urwick dari Eropa dan James D.Mooney, Allen Reily dari Amerika. HENRY FAYOL (1841-1925): Seorang industrialis asal Perancis tahun 1916 menulissebuah buku “Admistration industrtrielle et Generale” diterjemahkan dalam bahasa inggris1926 dan baru dipublikasikan di amerika 1940. Walaupun prinsip-prinsip organisasi ditulis pada waktu yang hampir bersamaantetapi fokus Taylor dan Fayol berbeda. Ide-ide Taylor didasarkan atas penelitian ilmiahsedangkan Fayol menulis atas dasar pengalamannya bertahun-tahun sebagai seorangpraktisi eksekutif. Fayol mencoba menengembangkan prinsip-prinsip umum yang dapatdiaplikasikan pada semua manajer dari semua tingkatan organisasi dan menjelaskan fungsi-fungsi yang harus dilakukan seorang manajer, sedangkan Taylor memusatkan perhatianpada tingkat yang paling rendah dalam organisasi. Henry Fayol menggunakan seluruh karier bisnisnya pada sebuah perusahaanpertambangan dan industri di Perancis dan pension setelah membuat kemajuan besardalam mengorganisir dan memperluasnya. Tahun-tahun terakhir digunakannya untukmemperkembangkan hasil pemikirannya khususnya dalam lingkungan pemerintahan, bahwaprinsip-prinsip administrasi dapat dan harus diaplikasikan pada semua bentuk organisasitidak hanya pada perusahaan dan industri.14 Kaidah manjemen menurut Fayol yang menjadi dasar teori administrasi: Pembagian kerja Sentralisasi Wewenang & tanggung jawab Rantai Skalar Disiplin Aturan Kesatuan perintah Keadilan Kesatuan pengarahan Kelanggengan personalia Mendahulukan kepentingan Inisiatif umum Semangat korps Balas jasaFayol membagi kegiatan industri menjadi 6 kelompok: Kegiatan Teknikal (Produksi, Manufaktur, Adaptasi) Kegiatan Komersil (Pembelian, Penjualan, Pertukaran) Kegiatan Financial (penggunaan optimum modal) Kegiatan Keamanan6|Teori Organisasi
  7. 7. Kegiatan Akuntansi Kegiatan Manajerial atau “FAYOL’s FUNCTIONALISM” yaitu: a. Perencanaan b. Pengorganisasian c. Pemberian perintah d. Pengkoordinasian e. Pengawasan JAMES D. MOONEY & ALLEN REILLY :1931 Menerbitkan sebuah buku “ONWARDINDUSTRY” inti dari pendapat mereka adalah “koordinasi merupakan factor terpentingdalam perencanaan organisasi”. Tiga prinsip yang harus diterapkan dalam sebuahorganisasi menurut mereka adalah: a. Prinsip Koordinasi b. Prinsip Skalar & Hirarkis c. Prinsip Fungsional1.3 MANAJEMEN ILMIAH Dikembangkan tahun 1900 oleh FREDERICK WINSLOW TAYLOR. DefinisiManajemen Ilmiah:“Penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah organisasi” atau“Seperangkat mekanisme untuk meningkatkan efesiensi kerja”. F.W. TAYLOR menuangkan ide dalam tiga makalah: “Shop Management”, “ThePrinciple Oif Scientific Management” dan “Testimony before the Special House Comitte”.Dari tiga makalah tersebut lahir sebuah buku “Scientific Management”. Titik penekanan yang ditampakkan dalam mempelajari manajemen adalahpercobaan untuk memperoleh prinsip-prinsip ilmiah yang menjadi petunjuk kegiatan daripraktek manajer untuk mendisain atau memodifikasi struktur organisasi. Tekanannya padailmu adalah sangat penting, Ada dua pendapat penting tentang manajemen ilmiah, pertama manajemen ilmiahmerupakan penerapan metode ilmiah pada studi, analisa dan pemecahan masalah-masalahorganisasi. Kedua, manajemen ilmiah adalah seperangkat mekanisme atau teknik “ a bag oftrick” untuk meningkatkan efesiensi kerja organisasi. Berkat jasa-jasa yang sampai sekarang konsepnya masih dipergunakan padapraktek manajemen modern maka F.W. TAYLOR dijuluki sebagai “BAPAK MANAJEMENILMIAH”.7|Teori Organisasi
  8. 8. Empat kaidah Manajemen menurut Frederick W. Taylor: a. Menggantikan metode kerja dalam praktek dengan metode atas dasar ilmu pengetahuan. b. Mengadakan seleksi, latihan dan pengembangan karyawan c. Pengembangan ilmu tentang kerja, seleksi, latihan dan pengembangan secara ilmiah perlu intregasikan. d. Perlu dikembangkan semangat dan mental karyawan untuk mencapai manfaat manajemen ilmiah2.TEORI NEOKLASIK Aliran yang berikutnya muncul adalah aliran Neoklasik disebut juga dengan “TeoriHubungan manusiawi”. Teori ini muncul akibat ketidakpuasan dengan teori klasik dan teorimerupakan penyempurnaan teori klasik. Teori ini menekankan pada “pentingnya aspekpsikologis dan social karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja”. . Anggapan dasarteori ini adalah menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagaiindividu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya. Atas dasar anggapan ini maka teorineo klasik mendefinisikan suatu organisasi sebagai sekelompok orang dengan tujuanbersama. Beberapa tokoh yang terkenal dalam aliran Neo Klasik antara lain : • 1) Elton Mayo dengan “ Howthorne Study “ • 2) Hugo Musnterberg “ Psikologi Industri “ • 3) Maslow “ Teori Hirarki Kebutuhan “ (Basic Need) • 4) Herzberg “ Motivasi Dua Faktor “ • 5) Chester Bernard “ Sistem Kerjasama “ • 6) Douglas Mc. Gregor “ Teori X dan Y” A.Elton Mayo dan Kajian Howthorne Penemuan-penemuan howthorne telah menambah dimensi dimensi baru danesensial bagi teori organisasi. Di dalam studi Howthorne tersebut telah memperkenalkangagasan bahwa organisasi adalah suatu system terbuka dimana segmen teknis danmanusiawi saling terkait erat. Dan pada akhirnya percobaan-percobaan Howthornemenunjukkan bagaimanakegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruhpada operasi organisasi.8|Teori Organisasi
  9. 9. Kajian howthorne diperluas dan diteruskan pada tahun 1930-an, pada mulanyadiciptakan oleh para insinyur industri dari Western electric untuk menguji akibat dariberbagai macam tingkat penerangan terhadap produktivitas kerja. Kesimpulan daripenelitian ini ternyata bahwa intensitas penerangan jelas tidak mempunyai hubunganlangsung dengan produktivitas kelompok, tetapi mereka tidak dapat menjelaskan perilakuyang mereka saksikan. Kemudian para insinyur Western Electric menghubungi ahli psikologi Elton mayountuk ikut dalam kajian tersebut. Akhirnya ditambahlah elemen-elemen penguji perubahanpanjang hari kerja dan waktu kerja dalam seminggu. Pengenalan waktu istirahat, rencanaupah individual dan kelompok, ternyata insentif tidak terlalu berpengaruh terhadapproduktivitas. Kajian Howthorne mengantar ke jaman humanisme organisasi dalam melihatrancangan organisasi para manajer selalu mempertimbangkan akibat terhadap kelompokkerja, sikap pegawai dan hubungan antara manajemen dengan pegawai. B.Hugo Munsterberg Hugo Munsterberg merupakan pencetus psikologi industri sehingga dikenal sebagaiBapak Psikologi Industri. Dalam bukunya “ Psikology and Industrial Efficiency” menguraikanbahwa untuk mencapai tujuan produktivitas harus melakukan tiga cara, yaitu : • a. penemuan best possible person. • b. penciptaan best possible work. • c. penggunaan best possible effect C.Maslow “ Teori Hirarki Kebutuhan “ (Basic Need) Teori ini pada dasarnya menyatakan bahwa seseorang berprilaku tertentu karenadidorong oleh berbagai kebutuhan yang harus dipenuhinya. Maslow menggolongkankebutuhan manusia menjadi lima macam yang tersusun dalam suatu hirarki. 1. Kebutuhan yang bersifat fisiologis (physiological needs), yang dapat dimanifestasikan dalam hal kebutuhan akan makan, minum, pakaian, tempat tinggal dan kebutuhan lain yang bersifat fisik, misalnya kebutuhan bebas akan rasa sakit. 2. Kebutuhan akan rasa aman (safety and security needs), misalnya dalam bentuk kebutuhan akan kebebasan dari segala bentuk ancaman, baik di dalam dinas maupun diluar jam dinas, bebas dari segal macam tuduhan, kebutuhan akan keamanan jiwa dan harta.9|Teori Organisasi
  10. 10. 3. Kebutuhan social dan rasa memiliki (social and belongingness). Yang termasuk dalam kebutuhan ini antara lain kebutuhan akan berkelompok(berteman), afiliasi, interaksi, dicintai dan mencintai. 4. Kebutuhan akan penghargaan atau prestige (esteem needs), kebutuhan ingin dihargai pendapatnya dan dihormati. 5. Kebutuhan untuk mempertinggi kapasitas kerja/Aktualisasi diri (self actualization), yaitu kebutuhan untuk memenuhi diri sendiri dengan menggunakan kemampuan, ketrampilan dan potensi. D.Herzberg “ Motivasi Dua Faktor “ Teori ini dinamakan teori dua faktor karena dalam teori ini dikembangkan dua factormotivasi bagai para pegawai. Faktor yang pertama dinamakan faktor yang membuatpegawai merasa tidak puas (dissatisffiers factor) dan factor yang kedua adalah factor yangmembuat pegawai merasa puas (satisfiers factor). Dua factor tersebut juga dinamakanfaktor ekstrinsik dan intrinsik. Faktor Eksintrik • Faktor yang membuat pegawai tidak puas (disasstifiers) atau faktor ekstrinsik meliputi faktor-faktor sebagai berikut : – Gaji atau upah – Keamanan Kerja – Kondisi Kerja – Status – Kebijaksanaan perusahaan – Mutu dari teknik pengawasan – Interaksi antar personal, yang dapat dibedakan menjadi inetraksi antar sesama pegawai, interaksi antara atasan dan bawahan. Faktor Intrinsik • Faktor yang kedua yaitu faktor pemuas (satisfiers) atau intrinsik terdiri dari serangkaian kondisi yang meliputi beberapa faktor sebagai berikut : • Pengakuan (recognition) • Tanggung jawab (responsibility)10 | T e o r i O r g a n i s a s i
  11. 11. • Prestasi (achievement) • Pekerjaan itu sendiri (the work itself) • Adanya kemungkinan untuk berkembang (the possibility of growth) • Kemajuan (advancement) E.Chester Bernard “ Sistem Kerjasama “Chester Barnard merupakan pencetus “ organisasi sebagai system social “ Ialah yangpertama kali memperlakukan organisasi sebagai suatu sistem. Barnard dalam karyanya“The Function of The Executive” menekankan agar organisasi dan individu dapat berhasil,organisasi dan individu tersebut harus mengembangkan kerjasama. Barnard menekankanpentingnya pengakuan terhadap adanya organisasi informal disamping organisasi yangformal.Beberapa pandangan dari Chester Barnard : • Lebih menekankan aspek psikologi daripada aspek teknis ekonomis • Hidupnya organisasi bergantung pada pemeliharaan keseimbangan diantara sumbangan dengan kepuasannya. • Perlu diberikan imbalan psikosial disamping materi. • Wewenang bergantung pada kesediaan bawahan untuk patuh • Harus ada organisasi informal. F.Douglas Mc. Gregor “ Teori X dan Y”Dalam tesisnya Douglas menyatakan ada dua pandangan tentang manusia. Pandanganpertama, pada dasarnya bawahan itu sifatnya negatif (Teori X) dan yang lainnya padadasarnya positif ( Teori Y ). Setelah mempelajari cara para manajer menghadapi parapegawai, MC Gregor berkesimpulan bahwa pandangan seorang manajer tentang sifatmanusia didasarkan atas pengelompokkan asumsi tertentu dan bahwa manusia cenderunguntuk menyusaikan perilaku terhadap bawahannya sesuai dengan asumsi-asumsi tersebut : Asumsi dari teori X dan Y ini dapat membimbing manajer dalam merancang organisasi mereka dalam memotivasi pegawai-pegawainya. ASUMSI XTeori X ada 4 asumsi yang dianut oleh para manajer : – Para pegawai pada dasarnya tidak menyukai pekerjaan dan jika mungkin menghindarinya.11 | T e o r i O r g a n i s a s i
  12. 12. – Karena pegawai tidak menyukai pekerjaan, maka mereka harus dipaksa, dikendalikan dan diancam dengan hukuman. – Para pegawai akan mengelakkan tanggung jawab. – Kebanyakan pegawai menempatkan rasa aman diatas factor lainnya yang berhubungan dengan pekerjaan dan hanya akan memperlihatkan sedikit ambisi. ASUMSI YTeori Y terdapat 4 asumsi : – Para pegawai dapat melihat pekerjaan sebagai sesuatu yang biasa seperti halnya istirahat atau bermain. – Manusia akan menentukan arahnya sendiri dan mengendalikan diri, jika mereka terikat pada tujuan-tujuan. – Rata-rata orang dapat belajar untuk menerima, malahan mencari tanggung jawabKreativitas yaitu kemampuan untuk membuat keputusan-keputusan yang baik tersebar luaspada seluruh populasi dan tidak selalu merupakan hak dari mereka yang menduduki fungsimanajerial.3.TEORI MODERN Aliran Modern lebih mengarah pada pendekatan kontingensi. Aliran ini menekankanbahwa organisasi harus bersifat terbuka atau berhubungan dengan lingkungan. Organisasiyang efektif adalah jika struktur organisasinya mampu menyesuaikan dengan karakteristiklingkungannya, organisasi harus memiliki tingkat adaptabilitas yang tinggi. Tokoh-tokohdalam aliran modern antara lain : A.Joan Woodward “ Pengaruh Teknologi terhadap Organisasi “Woodward melakukan studi tentang pengaruh teknologi terhadap organisasi. Hasil kajiannyamenunjukkan bahwa kebanyakan struktur organisasi berhubungan dengan teknik-teknikpembuatan (manufacturing) yang dipergunakan dalam organisasi yang bersangkutan.Menurut Woodward perbedaan teknologi akan menyebabkan perbedaan tuntutan terhadapkeahlian manusia yang berbeda-beda dan akhirnya juga menuntut perbedaan dalam strukturorganisasinya.12 | T e o r i O r g a n i s a s i
  13. 13. Dalam penelitiannya Woodward menemukan juga bahwa banyak organisasi yangstrukturnya didesain hanya berdasarkan meniru struktur organisasi lainnya atau semata-mata keinginan dari pihak manajernya. Penemuan utama dari Woodward adalah bahwateknologi berpengaruh langsung terhadap struktur social organisasi. Perubahan-perubahandalam penggunaan teknologi dalam organisasi akan berpengaruh langsung terhadapstrukturnya seperti panjangnya rantai komando, rentang kendali dan rasio antara manajerdengan total personal serta ukuran organisasi. B.James D. ThompsonIde-ide Thompson tentang hubungan teknologi, lingkungan dan struktur tidak hanya terbataspada organisasi bisnis tetapi juga diluar bisnis. Menurutnya ada kesamaan antara organisasibisnis dan non bisnis dalam menanggapi pengaruh lingkungan dan teknologi terhadapstruktur. Organisasi-organisasi yang memiliki pengalaman dan problem-problem yang samadalam berhubungan dengan lingkungan dan struktur akan memiliki perilaku yang hampirsama. Dan dengan demikian akan mendorong munculnya kesamaan bentuk diantaraorganisasi-organisasi tersebut. Ide-ide Thompson tersebut sangat berarti bagipengembangan teori organisasi terutama dalam hal bagaimana organisasi harus mendesainstrukturnya agar mampu menghadapi perubahan-perubahan teknologi dan lingkungannya.Sumbangan Thompson yang lain adalah pemikirannya tentang organisasi sebagai systemterbuka. Konsep Thompson yang memandang organisasi sebagai system terbuka akhirnyamenjadi konsep utama dalam mempelajari evolusi organisasi. C.Jay W. Lorsch dan Paul R. LawrenceKonsep-konsep yang dikemukakan oleh Lorsch dan Lawrence pada dasarnya adalahkonsep tentang diferensiasi dan integrasi. Konsep Diferensiasi mengacu pada adanyakeanekargaman jenis tugas dan pekerjaan, sedangkan konsep integrasi adalah samadengan konsep koordinasi. Agar tugas-tugas yang beraneka ragam dalam organisasi dapatterkoordinir dengan baik maka harus ada koordinasi yang baik terhadap tugas-tugastersebut.Lorsch dan Lawrence meneliti tentang hubungan antara lingkungan dengan organisasi.Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa organisasi dapat berhasil maka struktur organisasiharus disesuaikan dengan kondisi lingkungannya. Penyesuaian-penyesuaian terhadaptuntutan perubahan lingkungan inilah yang menyebabkan munculnya diferensiasi dalamorganisasi.13 | T e o r i O r g a n i s a s i
  14. 14. F.Daniel Katz dan Robert Kahn “ Perspektif Lingkungan”Buku Daniel Katz dan Robert Kahn berjudul “ The social Psycology of Organizations “merupakan pendorong yang penting bagi pengenalan perspektif system terbuka dalam teoriorganisasi. Buku ini memberikan deskripsi yang meyakinkan tentang keunggulan-keunggulan perspektif system terbuka untuk menelaah hubungan yang penting dari sebuahorganisasi dengan lingkungannya dan perlunya organisasi menyesuaikan diri terhadaplingkungannya yang berubah jika mereka ingin bertahan hidup. G.Kelompok Aston dengan “ Besaran Organisasi “Kelompok ini mendukung besaran (size) organisasi sebagai factor penting yangmempengaruhi struktur. Organisasi besar telah terbukti mempunyai banyak kesamaankomponen structural. Demikian juga dengan organisasi kecil, yang paling penting adalahbukti menunjukkan bahwa beberapa hal dari komponen tersebut mengikuti sebuah polatertentu pada saat organisasi berkembang dalam besarannya. Bukti tersebut berguna bagipara manajer untuk membantu m,ereka membuat keputusan desain organisasi bersamaandengan bertumbuhnya organisasi. Teori Organisasi Modern merupakan teori yang mendekati masalah sebagai suatusistem keseluruhan, memperhatikan berbagai variabel, dan memahami adanya prosesdinamis. Teori Organisasi Modern membicarakan sistem dan ketergantungan bagian,organisasi formal, organisasi informal, struktur status dan peranan, dan lingkungan fisik.Selain itu dikemukakan pula proses hubungan dalam sistem dan tujuan organisasi.Organisasi, menurut Teori Organisasi Modern, adalah proses yang tersusun dalam suatusistem di mana orang di dalamnya berinteraksi untuk tujuan. Teori modern adalah multi disiplin dengan sumbangan dari berbagai disiplin ilmupengetahuan. Interaksi dinamis antar proses, bagian dan fungsi dalam suatu organisasimaupun dengan organisasi lain dan dengan lingkungan. Teori modern mengemukakan bahwa organisasi bukanlah sistem tertutup yangberkaitan dengan lingkungan. Yang stabil, tetapi organisasi merupakan sistem terbuka yangharus menyesuaikan diri dengan lingkungannya.Karakteristik Teori Modern: 1. Kadang-kadang disebut analisis sistem organisasi, 2. Mempertimbangkan semua elemen, organisasi,14 | T e o r i O r g a n i s a s i
  15. 15. 3. Memandang organisasi sebagai suatu sistem, 4. Penyesuaian diri agar organisasi itu dapat bertahan lama dalam hidupnya, harus disesuaikan dengan perubahan lingkungannya, 5. Organisasi dan lingkungannya harus dilihat sebagai sesuatu yang saling ketergantungan. Multidisiplin.Kontributor Teori Modern: Alfred Korzybski, 1993 General Sementics manusia hidup dalam tiga dunia yang berbeda, yaitu dunia peristiwa,dunia objek dan dunia simbol, menitik beratkan masalah bahasa dan komunikasi, topik:ringkasan, penyimpulan, kekakuan bahasa, lingkungan komunikasi, sifat kata-kata, danpentingnya tanggapan. Chester I. Barnard, 1938 Organisasi sebagai suatu sistem sosial yang dinamis; individu, organisasi, penyalur, dankonsumen merupakan bagian dari lingkungan organisasi; aspek organisasi formal daninformal. Norbert Wiener, 1948 Menemukan sibernetika=orang=pengemudi, pengendalian sistem pada pengaruh arusbalik informasi; menunjang perkembangan komputer eletronik, penggunaan komputer dalamproses pengawasan, suatu sistem terdiri atas input, proses, output, arus balik, danlingkungan. 4.TEORI POST-MODERN Aliran Post Modern termasuk dalam teoritikus tipe 4 yg lebih memperhatikan pada sifatpolitis organisasi. Pandangan Aliran ini adalah bahwa struktur bukanlah merupakan usahayang rasional dari para manajer untuk menciptakan struktur yang paling efektif tetapimerupakan hasil dari suatu pertarungan politis diantara koalisi-koalisi di dalam organisasiuntuk memperoleh kontrol. • Selain itu aliran post modern juga berisi teori-teori mulai tahun 1975 sd sekarang. Yang memandang bahwa :15 | T e o r i O r g a n i s a s i
  16. 16. 1. Suatu organisasi terdiri dari berbagai entitas (tim) yang beragam namun terhubung satu sama lain. Entitas-entitas tersebut mempunyai kemampuan untuk mengatur dan mengontrol dirinya sendiri melalui koordinasi yang bersifat polisentris. 2. Koordinasi dibangun melalui kebutuhan pekerjaan 3. Entitas diorganisasikan dalam flat desain, pekerja sangat diberdayakan dan dilibatkan dalam pekerjaan, informasi disebarluaskan 4. Menekankan pada “continous improvement”. March dan Simon “ Batas-Batas Kognitif terhadap Rasionalitas “ • March dan Simon menentang gagasan klasik mengenai keputusan yang rasional atau optimum. Mereka beragumentasi bahwa mayoritas pengambil keputusan memilih alaternatif yang memuaskan – alternative cukup baik. Hanya pada kasus- kasus yang luar biasa mereka akan mencari dan menyeleksi alternatif yang optimal. Jefrey Pfeffer “ Organisasi sebagai Arena Politik “ Jeffrey Pfeffer menciptakan model teori organisasi yang mencakup koalisi kekuasaan,konflik inherent atas tujuan serta keputusan desain organisasi yang mendukung kepentinganpribadi dari orang yang berkuasa. Pfeffer mengusulkan agar kendali di dalam organisasimenjadi tujuan ketimbang hanya sebagai alat untuk mencapai tujuan-tujuan yang rasional,seperti produksi output yang efisien.Organisasi merupakan koalisi terdiri dari berbagaikelompok dan individu dengan tuntutan yang berbeda-beda. Desain organisasi merupakanhasil dari pertarungan kekuasaan berbagai koalisi tersebut. Reinventing Government dan Banishing Bureacracy • Pada tahun 1992 diterbitkan karya yg berjudul Reinventing Government “ dengan judul How the entreupreunerial spirit is transforming the public sectors karya David Osborne dan Ted Gabler. Pesan inti dari buku ini adalah bahwa pemerintah- pemerintah dimana-mana perlu memasukkan jiwa entrepreuneur ke dalam sektor publik. Hal tsb dirasakan perlu u menghadapi dunia yg selalu mengalami perubahan. • Dalam buku tsb terdapat sebuah pendekatan yang disampaikan oleh W. Edward Deming yang dinamakan Manajemen Kualitas Total (Total Quality Management). • Dalam pendekatan ini lembaga2 publik harus memusatkan pada lima prinsip : 1. Hasil (result) 2. Pelanggan (customer)16 | T e o r i O r g a n i s a s i
  17. 17. 3. Desentralisasi (decentralization) 4. Pencegahan (prevent ) 5. Pendekatan pasar dan sistemTQM didasarkan pd pengalaman Deming, Juran, Kaizen dan Taguchi. Ide dasarnya terletakpd TQM Triangle yg menekankan keberhasilan manajemen berdasarkan komitmen anggotadan pimpinan organisasi (commitment), pelibatan para anggota organisasi (involvement)dan pemanfaatan ilpeng (scientific knowledge) Banishing BureaucracyOsborne dan Plastrik (1997) mengajukan lima macam strategi The Five C’S : changinggovernment DNA, strategi tersebut adalah ; 1. The core strategy 2. The consequences strategy 3. The customer strategy 4. The control strategy 5. The culture strategy The Knowledge Creating Company (1995) • Ikujiro Nonaka (1995) • Penciptaan pengetahuan keorganisasian (organizational knowledge creation) yaitu kemampuan sebuah perusahaan secara keseluruhan untuk menciptakan : 1. Pengetahuan baru 2. Menyebarkannya mll seluruh sistem yg ada 3. Memasukkannya ke dlm produk2, servis dan sistem2 4. Maka komponen yg plg mendasar serta universal organisasi adh pengetahuan manusia (human knowledge)17 | T e o r i O r g a n i s a s i
  18. 18. BAB III PENUTUP3.1 KesimpulanDengan melihat uraian mengenai Teori Organisasi pada bab-bab sebelumnya maka kitadapat mengatahui bahwa Teori Organisasi telah mengalami perkembangan yang sangatpesat dari waktu ke waktu.Perkembangan yang terjadi dari teori klasik kemudian teori neo-klasik dan sampai kepadateori modern telah melahirkan pemikiran-pemikiran yang dinamis dan semakin sesuaidengan kehidupan kita sehari-hari.Teori Modern yang kini menjadi pemikiran terkemuka terkait masalah organisasi banyakmenanamkan nilai keterbukaan pada sebuah organisasi.Hal ini dikarenakan semakintingginya kebutuhan manusia akan bantuan sesamanya.Bagaimana seorang individuberbaur dengan organisasi ataupun organisasi berbaur dengan masyarakat.Seorang individu dapat dikatakan sebagai manusia modern jika individu tersebut mmemilikikemampuan untuk dapat bergabung dan aktif dalam sebuah organisasi karena faktanyahanya orang-orang yang mampu beradaptasi dengan lingkungannyalah yang mampumengikuti roda era globalisasi yang semakin dinamis ini.Jika tidak kita akan tertelanperadaban yang semakin maju.3.2 SaranSetelah membaca makalah ini marilah kita sebagai generasi muda bangkit dan ikutberpartisipasi demi kemajuan bangsa dengan aktif dalam organisasi dan senantiasamenerapkan nilai-nilai keorganisasian dalam melaksanakan kegiatan organisasi.Demikianlah makalah ini kami buat, besar harapan kami makalah ini dapat bermanfaat bagipara pembacanya. Adapun kekurangan dan kelebihan dalam pembuatan makalah ini adalahsebuah bahan pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun makalah.Olehnya itu,saran dan kritik sangat kami harapkan dari para pembaca.18 | T e o r i O r g a n i s a s i
  19. 19. DAFTAR PUSTAKAEvolusi teori organisasi, www.anneahira.com, 16 september 2012, 05.36 WITAPhenom, Teori Organisasi Klasik,Neo-klasi dan Modern, www.gustiphenomg3.blogspot.com,16 september 2012,0537 WitaTeori Organisasi, www.wikipedia.com, 16 september 2012, 05.40 WITAStephen P. Robbins,1994, Teori Organisasi, Desain, Struktur dan AplikasiProf . Dr. J.Winardi,2001, Teori Organisasi dan PengorganisasianProf. Dr. Yeremias Keban, 2007, Enam Dimensi Strategis Ilmu Administrasi19 | T e o r i O r g a n i s a s i

×