Prangkat rpp semester 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Prangkat rpp semester 1

on

  • 10,019 views

Prangkat Administrasi Guru Bahasa Inggris Kelas XI SMA Semester 1

Prangkat Administrasi Guru Bahasa Inggris Kelas XI SMA Semester 1

Statistics

Views

Total Views
10,019
Views on SlideShare
10,018
Embed Views
1

Actions

Likes
2
Downloads
428
Comments
0

1 Embed 1

http://www.slideshare.net 1

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft Word

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Prangkat rpp semester 1 Prangkat rpp semester 1 Document Transcript

  • PRANGKAT RPP SEMESTER 1<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 01<br />Mata Pelajaran Bahasa. Inggris<br />Kelas/Semester : XI/1<br />Pertemuan ke: 1<br />Alokasi Waktu : 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reports<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: report<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: report<br />Melakukan monolog berbentuk : report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: report<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk : report<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: report, contohnya:<br />Platypus; a report textMany people call platypus duckbill because this animal has a bill like duckbill. Platypus is a native Tasmania and southern and eastern Australia. Platypus has a flat tail and webbed feet. Its body length is 30 to 45 cm and covered with a thick, and woolly layer of fur. Its bill is detecting prey and stirring up mud. Platypus' eyes and head are small. It has no ears but has ability to sense sound and light. Platypus lives in streams, rivers, and lakes. Female platypus usually dig burrows in the streams or river banks. The burrows are blocked with soil to protect it from intruders and flooding. In the other hand, male platypus does not need any burrow to stay.Analyzing on the TextGeneric Structure analysisGeneral classification; stating general classification, the animal of platypus.Description; describing in detail characterization of platypus' body and habitual lifeLanguage Feature AnalysisFocusing in group; the animal of platypus conditional, logical connective; but, in the other Simple present tense pattern; Platypus lives in streams, male platypus does not need any burrow, etc<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai gambar dalam buku teks <br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mendengarkan teks lisan report sambil melengkapi teks tersebut.<br />Siswa merespon isi teks dengan menjawab pertanyaan dan melafalkan beberapa kosakata. <br />Siswa memberi label bagian-bagian tubuh seekor ikan.<br />Siswa membuat report seekor hewan secar berkelompok tanpa menyebutkan nama hewan tersebut.<br />Salah satu perwakilan dari tiap kelompok siswa maju ke depan dan kelompok siswa lain menebak hewan yang dilaporkan, dengan menggunakan ungkapan yang tertera di buku ( guessing games).<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2 dan Link to the World 2 <br />e-book (Buku Sekolah Elektronik Depdiknas )<br />Internet (http//www.e-dukasi.net ) dan intranet (PSB Online SMANDA Mataram)<br />Tape Kaset/CD, Multi Media (Media interaktif SMANDA Mataram )<br />Script dari Look Ahead 2 dan Link to the World 2<br />Ensiklopedia dari perpustakaan<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 02<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 2<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: surprise).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: surprise).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan <br />(expressing: surprise).<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Menyatakan perasaan terkejut (surprise)<br />mis. A: Could you tell me how big is the blue whale?<br /> B: A blue whale can weigh up to 115 tons<br /> A: Wow, that’s amazing<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mengetahui beberapa informasi menarik dari suatu hewan yang dibawa oleh guru.<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mendengarkan percakapan interpersonal/transaksional yang berisikan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: surprise) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa mendiskusikan dialog dan fungsi ungkapan yang didengar melalui tape.<br />Siswa membaca ungkapan-ungkapan lainnya yang digunakan untuk menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan menyatakan perasaan (expressing: surprise). Lainnya<br />Siswa mencari informasi di perpustakaan tentang karakteristik hewan yang menarik.<br />Siswa membuat dialog berpasangan tentang hal tersebut (fakta-fakta menarik tentang suatu hewan) dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Siswa mempraktekkannya dialognya dan memberi komentar tiap pasangan.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan mereview ungkapan yang digunakan untuk menyatakan perasaan (expressing: surprise).<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2 dan Link to the World 2 <br />Internet dan intranet <br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2 dan Link to the World 2<br />Ensiklopedia dari perpustakaan<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 03<br />Mata Pelajaran :Bahasa . Inggris<br />Kelas/Semester : XI/1<br />Pertemuan ke: 3<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan peringatan.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan peringatan.<br />Materi Pokok<br />Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan berikut<br />Peringatan (warning)<br />mis.Watch your step<br />Be careful<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya jawab dengan siswa mengenai apakah ketika mereka mencari informasi di perpusatakaan untuk pertemuan sebelumnya menemukan tanda peringatan yang tidak boleh dilakukan di perpustakaan.<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mengidentifikasi tempat peringatan-peringatan terpasang<br />Siswa mendengarkan ungkapan menyatakan peringatan melalui tape secara klasikal<br />Siswa mendiskusikan ekspresi/ungkapan untuk menyatakan peringatan yang didengar melalui tape.<br />Siswa membaca ungkapan-ungkapan lainnya yang digunakan untuk menyatakan peringatan.<br />Siswa menjodohkan ungkapan peringatan dengan dengan situasi yang tepat<br />Siswa menuliskan ungkapan peringatan yang tepat berdasarkan situasi yang tersedia.<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa ditugaskan membuat peringatan untuk lingkungan sekolah mereka dalam bentuk poster secara berkelompok<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2 dan Link to the World 2 <br />Internet dan intranet <br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2 dan Link to the World 2<br />Ensiklopedia dari perpustakaan<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment (Responding), Tugas proyek<br />Bentuk: Pertanyaan Lisan, tugas kelompok <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 04<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 4<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: meminta/memberi saran.<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: meminta/memberi saran.<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: meminta/memberi saran.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: meminta/memberi saran.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: meminta/memberi saran.<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: meminta/memberi saran.<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan berikut:<br />A: Darling, the hair-dryer I bought yesterday isn’t working. What do you think I should do about it?<br />B: Why don’t you try taking it back to the store.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mengumpulkan tugas poster yang berisikan ungkapan untuk menyatakan peringatan.<br />Siswa ditanyai tentang kesulitan yang mereka hadapi dalam membuat poster tersebut.<br />Siswa diminta oleh guru untuk memberi sarannya<br />Siswa mendapat feedback dari guru.<br />Kegiatan Inti (60’)<br />Siswa mendengarkan percakapan transaksional/interpersonal untuk memberi/meminta saran melalui tape secara klasikal.<br />Siswa membaca script/dialog tertera di buku teks<br />Siswa mengidentifikasi fungsi dari ungkapan dialog yang didengar.<br />Siswa membaca ungkapan-ungkapan lain untuk meminta/memberi saran.<br />Siswa melakukan tanya-jawab untuk meminta/memberi saran<br />Siswa membaca contoh meminta/memberi saran dari majalah<br /> Siswa menjawab pertanyaan<br />Siswa meminta saran pada pengasuh rubrik majalah tersebut atas masalahnya.<br />Kegiatan Akhir (20’)<br />Siswa menuliskan problem yang dihadapinya dalam sebuah surat pendek tanpa menyebutkan nama, yang kemudian dikumpulkan oleh guru dan dibagikan kembali secara acak..<br />Siswa memberikan saran atas masalah yang dihadapi temannya tersebut. <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2 dan Link to the World 2 <br />Internet dan intranet <br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2 dan Link to the World 2<br />Ensiklopedia dari perpustakaan<br />6. Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment (Responding)<br />Bentuk: Pertanyaan Lisan <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 05<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 5<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan permintaan (permission)<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan permintaan (permission)<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur:menyatakan permintaan (permission)<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: permintaan (permission)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: permintaan (permission)<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: permintaan (permission)<br />Materi Pokok<br />Percakapan dan pernyataan yang memuat ungkapan permintaan (permission)<br />Jimmy : Dad, can I go to the movies with Tim and the guys tonight?<br />Daddy : No, you may not. You’ve been twice to the movies this week.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab dengan siswa mengenai ungkapan yang digunakan untuk menyatakan permintaan (permission)<br />Kegiatan Inti (60’)<br />Siswa mendengarkan percakapan/dialog melalui tape secara klasikal.<br /> Siswa mendiskusikan ungkapan yang didengarnya.<br />Siswa membaca script/dialog tertera di buku teks<br /> Siswa mempraktekkan percakapan yang tertera di buku teks<br />Siswa membaca ungkapan-ungkapan lainnya yang digunakan untuk menyatakan permintaan (permission)<br />Siswa melengkapi dialog dengan ungkapan untuk menyatakan permintaan (permission)yang sesuai<br />Siswa membuat dialog berpasangan untuk menyatakan permintaan (permission) berdasarkan situasi yang tertera di buku<br />Kegiatan Akhir (20’)<br />Siswa mereview ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk menyatakan permintaan (permission)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2 dan Link to the World 2 <br />Internet dan intranet <br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2 dan Link to the World 2<br />Ensiklopedia dari perpustakaan<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment (Responding)<br />Bentuk: Pertanyaan Lisan, <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 06<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 6<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: <br /> report,narrative, dan analytical exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: report<br />Melakukan monolog berbentuk : report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: report<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk report<br />Materi Pokok<br />Teks monolog report, contohnya berikut:<br />titleHarvesting machinesgeneral statementHeaders harvest crops such as wheat, barley and oats. These machines are also known as combine harvesters. Headers combine the three operations needed to harvest a crop -- reaping, threshing and winnowing. series of descriptionsThe comb on the front of the header cuts the heads off the stalks (reaping). The auger pulls the heads into the machine. The stalks left standing in the paddock are called stubble. Threshing involves separating the grains from the head. The drum rotates, beating the heads. Straw and chaff (bits of stalk) are fed out the back of the header. Straw is spread over the ground. Stock can graze on this and the standing stubble left after harvest. There are a number of screens in the header. Grain passes over these and fans blow the husks away. This is called winnowing. The clean grain is stored in the box. When this is full the grain is augered out into a chaser bin or truck.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang teks monolog lisan report.<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendapat penjelasan mengenai teks monolog report (definisi dan organisasi teks)<br />Siswa mendengarkan teks monolog report.dengan bantuan audio<br />Siswa melengkapi teks monolog report.<br />Siswa mendiskusikan isi jawaban mereka<br />Siswa membaca teks monolog report.<br />Siswa menjawab pertanyaan<br />Siswa mengidentifikasi teks monolog report. yang didengar<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membuat kesimpulan mengenai karakteristik teks monolog report dan mendapat tugas membuat laporan pengamatan mengenai Lion secara berpasangan.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />6. Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Cloze passages (listening) pertanyaan lisan, membaca teks monolog (speaking)<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 07<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 7<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Kemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reports<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: report<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: report<br />Melakukan monolog berbentuk : report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: report<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk report<br />Materi Pokok<br />Teks monolog report, contohnya berikut:<br />Whales are sea-livings mammals. They therefore breathe air but cannot survive on land. Some species are very large indeed and the blue whale, which can exceed 30 meters in length, is the largest animal to have lived on earth. Superficially, the whale looks rather like a fish, but there are important differences in its external structure; its tail consists of a pair of broad, flat horizontal paddles (the tail of a fish is vertical) and it has a single nostril on top of its large, broad head. The skin is smooth and shiny and beneath it lies a layer of fat (blubber). It can be up to 30 meters in thickness and serves heat and body fluids. <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview karakteristik teks monolog report<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa melakukan tugasnya, mempresentasikan teks monolog report tentang Lion secara berpasangan<br />Siswa lain mendengarkan presentasi teks monolog report yang dilakukan pasangan yang lain<br />Siswa mengomentari presentasi teks monolog report yang dilakukan pasangan lain<br />Siswa mendiskusikan kekurangan presentasi mereka masing-masing.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa mendapat pengarahan hal yang diperlukan untuk mempresentasikan laporan pengamatan (report)<br />Siswa mendapat tugas untuk mempresentasikan suatu laporan pengamatan berpasangan dengan menambahkan alat bantu (mis. gambar)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Tugas presentasi berpasangan, Responding<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 08<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 8<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reports<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: report<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: report<br />Melakukan monolog berbentuk : report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: report<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk report<br />Materi Pokok<br />Teks monolog report, contohnya berikut:<br />Whales are sea-livings mammals. They therefore breathe air but cannot survive on land. Some species are very large indeed and the blue whale, which can exceed 30 meters in length, is the largest animal to have lived on earth. Superficially, the whale looks rather like a fish, but there are important differences in its external structure; its tail consists of a pair of broad, flat horizontal paddles (the tail of a fish is vertical) and it has a single nostril on top of its large, broad head. The skin is smooth and shiny and beneath it lies a layer of fat (blubber). It can be up to 30 meters in thickness and serves heat and body fluids. <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa menyiapkan hal yang diperlukan untuk presentasinya<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa berpasangan mempresentasikan laporan pengamatan secara bergantian <br />Siswa lain mendengarkan presentasi laporan pengamatan yang dilakukan pasangan yang lain<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa mendapat tugas untuk membuat presentasi secara individu<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />OHP/LCD<br />Alat Bantu (gambar, poster)<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Tugas presentasi berpasangan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 09<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 9<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reports<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: report<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: report<br />Melakukan monolog berbentuk : report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: report<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk report<br />Materi Pokok<br />Teks monolog report, contohnya berikut:<br />Whales are sea-livings mammals. They therefore breathe air but cannot survive on land. Some species are very large indeed and the blue whale, which can exceed 30 meters in length, is the largest animal to have lived on earth. Superficially, the whale looks rather like a fish, but there are important differences in its external structure; its tail consists of a pair of broad, flat horizontal paddles (the tail of a fish is vertical) and it has a single nostril on top of its large, broad head. The skin is smooth and shiny and beneath it lies a layer of fat (blubber). It can be up to 30 meters in thickness and serves heat and body fluids. <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa menyiapkan hal yang diperlukan untuk presentasinya<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Tiap siswa secara bergantian mempresentasikan laporan pengamatan mengenai seekor hewan/tumbuhan dengan alat bantu yang dibutuhkan<br />Siswa lain mendengarkan presentasi laporan pengamatan yang dilakukan.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />OHP/LCD<br />Alat Bantu (gambar, poster)<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment , Checklist<br />Bentuk: Tugas presentasi individual<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 10<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 10<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima<br />Indikator<br />Merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural<br />Materi Pokok<br />Wacana mengenai Social Behavior dan Classroom Behavior<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai topik yang biasa dibicarakan ketika pertama kali bertemu seseorang.<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa berpasangan menjawab pertanyaan mengenai Social Behavior.<br />Siswa membaca teks tentang Classroom Behavior dan menjawab pertanyaannya<br />Siswa berpasangan menjawab pertanyaan mengenai Classroom Behavior<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan perbedaan antara social behavior dan classroom behavior di Indonesia dengan di negara-negara berbahasa Inggris.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Nontes<br />Bentuk: pilihan ganda<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 11<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 11<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks:report<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana:report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks report<br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Materi Pokok Teks monolog/esei berbentuk report, contoh, <br />The Solar System The solar system consists of a star (the sun), the planets and a number of other bodies, such as satellites and asteroids. The sun is the centre of the solar system. The planets revolve around it. There are nine planets in all. They are : Mercury, Venus, Earth, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune, and Pluto. Some planets have satellites. The Earth has one satellite. It is called the Moon. (Taken from: Reading and Thinking in English, Oxford University Press)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Memberi tanggapan terhadap gambar yang tersedia<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menentukan bentuk kata pasif pada teks report<br />Siswa membaca teks report<br />Siswa mendiskusikan relating verbs pada teks report<br />Siswa mengidentifikasi relating verbs pada teks report dengan menggaris bawahi teks<br />Siswa menentukan perubahan bentuk kata kerja untuk Simple present Tense pada teks report<br />Siswa mendiskusikan behavioral verbs pada teks report<br />Siswa mengidentfikasi behavioral verbs pada teks report<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mereview ciri kebahasaan yang ada pada teks report<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Tugas<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 12<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 12<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks report<br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Materi Pokok<br />The Solar System The solar system consists of a star (the sun), the planets and a number of other bodies, such as satellites and asteroids. The sun is the centre of the solar system. The planets revolve around it. There are nine planets in all. They are : Mercury, Venus, Earth, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune, and Pluto. Some planets have satellites. The Earth has one satellite. It is called the Moon. (Taken from: Reading and Thinking in English, Oxford University Press)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang topik pada suatu paragrap report<br />Siswa mendiskusikan pentingnya topik pada suatu paragrap report<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca dua paragrap report yang berbeda<br />Siswa mendiskusikan kedua perbedaan paragrap report<br />Siswa berpasangan mengidentifikasi kalimat yang tidak sesuai dengan topik report<br />Siswa membaca contoh lain teks report<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai berbagai aspek (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan) teks report.<br />Siswa mendiskusikan technical terms yang muncul pada teks report.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks report (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Siswa mendapat tugas mencari contoh teks report dan mengnalisa organisasinya.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: latihan<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 13<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 13<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br /> Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks report<br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk report<br />Materi Pokok<br />The Solar System The solar system consists of a star (the sun), the planets and a number of other bodies, such as satellites and asteroids. The sun is the centre of the solar system. The planets revolve around it. There are nine planets in all. They are : Mercury, Venus, Earth, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune, and Pluto. Some planets have satellites. The Earth has one satellite. It is called the Moon. (Taken from: Reading and Thinking in English, Oxford University Press)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks report (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca sebuah teks report.<br />Siswa berpasangan menulis paragraph berdasarkan sebuah teks report.<br />Siswa menyusun paragraph menjadi teks report utuh dan menganalisa organisasinya berpasangan.<br />Siswa membetulkan ejaan teks report dan menganalisa organisasinya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat tugas untuk membuat draft tulisan tentang sebuah laporan pengamatan.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performannce Assessment<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 14<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 14<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: report<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks report<br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk report<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: report<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk report<br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk report<br />The Solar System The solar system consists of a star (the sun), the planets and a number of other bodies, such as satellites and asteroids. The sun is the centre of the solar system. The planets revolve around it. There are nine planets in all. They are : Mercury, Venus, Earth, Mars, Jupiter, Saturn, Uranus, Neptune, and Pluto. Some planets have satellites. The Earth has one satellite. It is called the Moon. (Taken from: Reading and Thinking in English, Oxford University Press)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks report (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Siswa menggunakan checklist untuk membantu menulis teks report<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menulis teks report<br />Siswa memperlihatkan dfrat teks report pertamanya kepada guru<br />Siswa diminta melakukan peer correction<br />Siswa mendapat evaluasi dari temannya dan memperbaikinya<br />Siswa bertanya kepada guru yang tidak dimengerti<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa memperbaiki tulisannya<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan tulisan teks report<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performans Assessment, Checklist.<br />Bentuk: tulisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 15<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 15<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan Melakukan monolog berbentuk: narrative<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: narrative contohnya:<br />Here is the story. A long time ago, when the world was new, the Sun married the Moon and they lived as happily as can be. They lived in a little cottage near the Ocean.You know what? One day, the Sun and the Moon invited the Ocean to their house for a visit. The Ocean liked it so much. He wanted to stay in a little cottage. The sun and the Moon liked the Ocean and hoped the cottage would be big enough for all three of them.So the Sun and the Moon invited the Ocean to stay with them. What happened then? Then came the Ocean with all his friends; the whales, the fish, the porpoises, the crabs and all the creatures that live in the sea.Oh my….. The water rose higher and higher in the cottage. Soon, there was no more room for the Sun and the Moon. Oh, how poor they were. They rose up into the sky where they have lived ever since. Well, that’s the story.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai gambar dalam buku teks <br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa menyusun gambar berurutan berdasarkan teks monolog narrative yang didengar<br />Siswa merespon isi teks monolog narrative dengan menjawab pertanyaan dan melafalkan beberapa kosakata. <br />Siswa mendengarkan teks monolog narrative berikutnya sambil melengkapi teks.<br />Siswa kemudian menjawab pertanyaan tentang teks monolog narrative .<br />Siswa mengidentifikasi teks monolog narrative sebelumnya (cerita: Why does the Sun and the Moon live in the sky?New Mexico Version) dengan menggunakan kalimat conditionals<br />Siswa melengkapi kalimat conditionals<br />Siswa mendiskusikan penggunaan conditionals<br />Siswa diminta membetulkan kalimat conditionals<br />Siswa melengkapi kalimat conditionals dan mencari fakta sebenarnya<br />Siswa bertanya kepada empat temannya tentang situasi tertentu yang menggunakan conditionals<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas pelajaran sebelumnya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding) <br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 16<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 16<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: relief)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: relief).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: relief)<br />Materi Pokok<br />ungkapan –ungkapan menyatakan perasaan ( expressing: relief), contohnya<br />berikut;<br />mis. Oh, that’s a relief Thank goodness for that<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Menanggapi gambar yang tertera di buku teks yang menyatakan ungkapan perasaan (expressing: relief)<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mendengarkan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: relief ) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa mendiskusikan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: relief) yang didengar melalui tape.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling:relief).<br />Siswa melengkapi dialog berdasarkan situasi yang disediakan.<br />Siswa membuat dialog utuh untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: relief ) dengan memilih dari ketiga dialog yang dilengkapi sebelumnya<br />Siswa berpasangan mempraktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: relief)<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat feedback mengenai performa mereka.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment<br />Bentuk: Responding and dialog<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 17<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 17<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pain).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pain).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pain)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: pain).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pain)<br />Materi Pokok<br />ungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: pain), contohnya<br />berikut;<br /> mis. Ouch! It hurts me so much. Ouch! Stop pinching me.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya –jawab menanggapi gambar yang tertera di buku teks yang menyatakan ungkapan perasaan (expressing: pain)<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mendengarkan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pain ) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pain )<br />Siswa membaca dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pain) dan menjawab pertanyaannya.<br />Siswa melengkapi dialog untuk menyatakan (expressing feeling: pain) berdasarkan situasi yang disediakan.<br />Siswa berpasangan mempraktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pain)<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat feedback mengenai performa mereka.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment<br />Bentuk: Responding and dialog<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 18<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 18<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pleasure).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:pleasure).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pleasure)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: pleasure).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: pleasure)<br />Materi Pokok<br />ungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: pleasure),<br />contohnya berikut;<br /> mis. I’m very pleased with this room. Oh, How marvelous<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya–jawab mengenai cerita-cerita yang disukai siswa dan apa pendapat mereka tentang hal tersebut.<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mendengarkan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure )<br />Siswa menebak gambar yang berisi ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure)<br />Siswa melengkapi dialog untuk menyatakan (expressing feeling: pleasure) berdasarkan situasi yang disediakan.<br />Siswa menjodohkan situasi dengan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure)<br />Siswa berpasangan membuat dialog pendek untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure)<br />Siswa berpasangan memprakktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: pleasure)yang dipilih secara acak oleh guru<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat feedback mengenai performa mereka.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment<br />Bentuk: Responding and dialog<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 19<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 19<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:scared).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing:sacred).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: scared)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: scared).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing:scared)<br />Materi Pokok<br />ungkapan –ungkapan untuk menyatakan perasaan ( expressing: scared),<br />contohnya berikut;<br /> mis. I’m scared. You scare me<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya–jawab mengenai film-film horor yamg pernah ditonton siswa<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mendengarkan percakapan transaksional/interpersonal untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa mendiskusikan percakapan percakapan transaksional/interpersonal untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared) yang didengarnya.<br />Siswa membaca script percakapan transaksional/interpersonal untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared) yang didengarnya.dan menggaris bawahi ungkapan tersebut. <br />Siswa membaca dan melafalkan ungkapan-ungkapan lain untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared )<br />Siswa menjawab pertanyaan tentang script percakapan transaksional/interpersonal untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared)<br />Siswa membuat dialog berpasangan tenatng pengalaman menakutkan menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared)<br />Siswa berpasangan memprakktekkan dialog untuk menyatakan perasaan (expressing feeling: scared)yang dipilih secara acak oleh guru<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat feedback mengenai performa mereka.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment<br />Bentuk: Responding and dialog<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 20<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 20<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative, contohnya berikut:<br />Why do mosquitoes buzz?To begin with the story, let me tell you that long time ago, mosquitoes didn’t buzz, they talked and talked. Then one day when one of them talked to Iguana and didn’t let Iguana say one word. Iguana just grumbled and waved her tail until she forgot to say hello to her friend snake. After that everything was in a mass. Snake was so angry that he made rabbit, monkey, crow and owl get frightened. Finally the whole jungle was mad at mosquitoes and cried for the sun to come up and when it did, mosquitoes lost his voice.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya jawab mengenai legenda suatu cerita (mis. Tangkuban Perahu)<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengar teks monolog narrative dengan bantuan audio dan mengidentifikasi connectorsnya.<br />Siswa mendiskusikan gambar mengenai Cleopatra dan Antony<br />Siswa mendengar dan menyusun cerita mengenai Cleopatra dan Antony.<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai cerita tersebut<br />Siswa mendengar teks monolog narrative berikutnya dan melengkapinya. <br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks monolog narrative tersebut.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Tanya jawab dengan siswa mengenai teks monolog narrative yang mereka dengar.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Cloze passages (listening) question-answer (speaking)<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 21<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 21<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative, contohnya berikut:<br />Why do mosquitoes buzz?To begin with the story, let me tell you that long time ago, mosquitoes didn’t buzz, they talked and talked. Then one day when one of them talked to Iguana and didn’t let Iguana say one word. Iguana just grumbled and waved her tail until she forgot to say hello to her friend snake. After that everything was in a mass. Snake was so angry that he made rabbit, monkey, crow and owl get frightened. Finally the whole jungle was mad at mosquitoes and cried for the sun to come up and when it did, mosquitoes lost his voice.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai mengenai elang yang memangsa anak ayam<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membaca teks monolg narrative: Why do Hawks hunt chicks<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks monolg narrative dari berbagai aspek (tujuan, organisasi dan ciri kebahasaan)<br />Siswa membaca penjelasaan mengenai organisasi teks monolg narrative <br />Siswa memberi nama/term untuk tiap bagian teks monolg narrative.<br />Siswa mendengar teks monolog narrative tentang Anne Boleyn dan melengkapi informasinya.<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks monolog Anne Boleyn yang didengarnya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat tugas rumah untuk menganalisa bagian teks monolg yang didengarnya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Cloze passages (listening) question-answer (speaking)<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 22<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 22<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative , contohnya berikut:<br />Why do mosquitoes buzz?To begin with the story, let me tell you that long time ago, mosquitoes didn’t buzz, they talked and talked. Then one day when one of them talked to Iguana and didn’t let Iguana say one word. Iguana just grumbled and waved her tail until she forgot to say hello to her friend snake. After that everything was in a mass. Snake was so angry that he made rabbit, monkey, crow and owl get frightened. Finally the whole jungle was mad at mosquitoes and cried for the sun to come up and when it did, mosquitoes lost his voice.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview karakteristik teks monolog narrative<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membahas tugas rumah untuk mengidentifikasi organisasi teks monolog narrative <br />Siswa menganalisa teks narrative monolog dengan menjawab pertanyaan<br />Siswa membetulkan ejaan teks monolog narrative dan mengidentifikasi organisasinya<br />Siswa berkelompok membuat teks narrative monolog<br />Siswa berkelompok melakukan teks monolog narrative dan siswa lain mendengarkannya dan memberi komentar<br />Siswa mendiskusikan kekurangan dan kelebihan tiap kelompok yang melakukan teks monolog narrative. <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan apa yang perlu diperhatikan ketika melakukan teks monolog narrative.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Mendongeng berkelompok Responding<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 23<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 23<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative (mendongeng)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative (mendongeng)<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative, contohnya berikut:<br />Why do mosquitoes buzz?To begin with the story, let me tell you that long time ago, mosquitoes didn’t buzz, they talked and talked. Then one day when one of them talked to Iguana and didn’t let Iguana say one word. Iguana just grumbled and waved her tail until she forgot to say hello to her friend snake. After that everything was in a mass. Snake was so angry that he made rabbit, monkey, crow and owl get frightened. Finally the whole jungle was mad at mosquitoes and cried for the sun to come up and when it did, mosquitoes lost his voice.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview apa yang perlu diperhatikan untuk melakukan teks monolog (mendongeng)<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membuat teks monolog narrative<br />Siswa berlatih dan mendapat evaluasi dari temannya<br />Siswa bertanya pada guru mengenai kekurangannya<br />Siswa mendongeng<br />Siswa lainnya mendengarkan<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru atas performans mereka.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Responding dan mendongeng<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 24<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 24<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Memahami cerita Porquoi Tale<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa memahami Pouquoi Tale<br />Materi Pokok<br /> POURQUOI TALES“Why does the sun go on shining?”“Why do the eyes of mine cry?”“Why do the birds keep on singing?”“Why does the sea rush to shore?”“Why do chameleons change color? ““Why is the ocean blue?” People (especially children) are naturally anxious about the wonders of nature. To feed this interest in the natural world – you can explain it with pouquoi tales! Pourquoi[ por-kwa] means “Why” in French. Pourquoi tales are old legends told to explain why certain events happened. These tales often start in the past, e.g. A long, long time ago …….. and end when the explanation is complete. Pourquoi tales are most often concerned with animals and the natural world.Pourquoi Tales come in different versions in nations and countries. See the examples of two different versions of “Why do the sun and the moon live in the sky?”<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai legenda cerita<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa membaca Pouquoi Tale<br />Siswa mendiskusikan arti dari Pouquoi Tale<br />Menjawab pertanyaan menegenai Pouquoi Tale<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Menyimpulkan Pouquoi Tale yang ada di Indonesia<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: responding<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 25<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 25<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk narrative, contoh;<br />THE BLACK CATI don’t expect you to believe the story I am about to write. But in order to die peacefully, I must tell my story. My wife and I loved pets. One of my wife’s favorite pets was Pluto, the cat. Pluto was a very clever black cat. One day I came home very drunk. I was in a very bad temper. For some reasons, Pluto made me angry. In a rage I seized the cat, took a small knife out of my pocket and cut its throat and took one of its eyes out ! Then I hanged the poor creature until it was dead The next morning, I wake up and remembered what I had done and I felt sorry very much. I buried my memory in the drink. One night my house was burning. There was nothing left, but a strange thing happened. I found out in my bedroom wall the shape of a huge cat with one eye and a rope around its neck. I was terrified and could not forget such a horrible sight. I regretted and felt sorry for Pluto so I bought another cat to take Pluto’s place. This cat had a white patch on its chest. I soon began to dislike the cat because it often stared at me with a strange and hatred look. It terrified me very much. One day my wife and I went to the cellar. I was getting drunk at that time. The cat followed us. It got between my feet and nearly made me trip down the stairs. I was carrying an axe in my hand. I was so angry that I raised my axe wanting to kill the poor animal when my wife prevented me from doing so. My rage soon directed the axe at her. She fell dead at my feet. Then I dug a grave to hide her body inside the cellar wall. I looked for the cat because I decided to kill it too, but I couldn’t find it anywhere. The fourth day after the death of my wife, the police came to my house because of my neighbours’ suspicion. The police searched the house and found nothing. I was so glad that I said, “ Gentlemen, this is a well-built house. Look at this wall.” I lifted a stick and beat the wall in which I had buried my wife.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai film-film horror yang ada di buku teks<br />Siswa menulis kata-kata yang berhubungan dengan film horror dan menterjemahkannya ke dalam B.Inggris<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca teks tulis narrative: The Black Cat<br />Sisa menjawab pertanyaan tentang teks narrative tersebut dan membahasnya.<br />Siswa melengkapi kalimat superstition dengan kata-kata yang disediakan dan membahasnya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa memberikan bentuk superstition yang ada di Indonesia<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan lisan dan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 26<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 26<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrative<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />THE BLACK CATI don’t expect you to believe the story I am about to write. But in order to die peacefully, I must tell my story. My wife and I loved pets. One of my wife’s favorite pets was Pluto, the cat. Pluto was a very clever black cat. One day I came home very drunk. I was in a very bad temper. For some reasons, Pluto made me angry. In a rage I seized the cat, took a small knife out of my pocket and cut its throat and took one of its eyes out ! Then I hanged the poor creature until it was dead The next morning, I wake up and remembered what I had done and I felt sorry very much. I buried my memory in the drink. One night my house was burning. There was nothing left, but a strange thing happened. I found out in my bedroom wall the shape of a huge cat with one eye and a rope around its neck. I was terrified and could not forget such a horrible sight. I regretted and felt sorry for Pluto so I bought another cat to take Pluto’s place. This cat had a white patch on its chest. I soon began to dislike the cat because it often stared at me with a strange and hatred look. It terrified me very much. One day my wife and I went to the cellar. I was getting drunk at that time. The cat followed us. It got between my feet and nearly made me trip down the stairs. I was carrying an axe in my hand. I was so angry that I raised my axe wanting to kill the poor animal when my wife prevented me from doing so. My rage soon directed the axe at her. She fell dead at my feet. Then I dug a grave to hide her body inside the cellar wall. I looked for the cat because I decided to kill it too, but I couldn’t find it anywhere. The fourth day after the death of my wife, the police came to my house because of my neighbours’ suspicion. The police searched the house and found nothing. I was so glad that I said, “ Gentlemen, this is a well-built house. Look at this wall.” I lifted a stick and beat the wall in which I had buried my wife.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview penggunaan kata penghubung pada teks lisan monolog narrative<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang conjunctions<br />Siswa menggabungkan kalimat dengan menggunakan conjunctions (kata penghubung) yang tepat.<br />Siswa membaca penjelasan tentang relative clauses<br />Siswa menggabungkan kalimat dengan penggunaan relative pronoun yang tepat.<br />Siswa mendiskusikan jawabannya.<br />Siswa membuat kalimat sednri dengan menggunakan conjuctions dan relative clauses<br />Siswa membaca teks narraitive dan mengidentifikasi adverbs<br />Siswa membaca penjelasan mengenai penyusunan adverbs<br />Siswa mneyusun adverbs dalam posisi MPT/PMT<br />Siswa membaca teks dan menggarisbawahi adverbs of mannaer,place dan time.<br />.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas penjelasan tentang conjunctions dan relative clauses dan adverbs.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 27<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 27<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />THE BLACK CATI don’t expect you to believe the story I am about to write. But in order to die peacefully, I must tell my story. My wife and I loved pets. One of my wife’s favorite pets was Pluto, the cat. Pluto was a very clever black cat. One day I came home very drunk. I was in a very bad temper. For some reasons, Pluto made me angry. In a rage I seized the cat, took a small knife out of my pocket and cut its throat and took one of its eyes out ! Then I hanged the poor creature until it was dead The next morning, I wake up and remembered what I had done and I felt sorry very much. I buried my memory in the drink. One night my house was burning. There was nothing left, but a strange thing happened. I found out in my bedroom wall the shape of a huge cat with one eye and a rope around its neck. I was terrified and could not forget such a horrible sight. I regretted and felt sorry for Pluto so I bought another cat to take Pluto’s place. This cat had a white patch on its chest. I soon began to dislike the cat because it often stared at me with a strange and hatred look. It terrified me very much. One day my wife and I went to the cellar. I was getting drunk at that time. The cat followed us. It got between my feet and nearly made me trip down the stairs. I was carrying an axe in my hand. I was so angry that I raised my axe wanting to kill the poor animal when my wife prevented me from doing so. My rage soon directed the axe at her. She fell dead at my feet. Then I dug a grave to hide her body inside the cellar wall. I looked for the cat because I decided to kill it too, but I couldn’t find it anywhere. The fourth day after the death of my wife, the police came to my house because of my neighbours’ suspicion. The police searched the house and found nothing. I was so glad that I said, “ Gentlemen, this is a well-built house. Look at this wall.” I lifted a stick and beat the wall in which I had buried my wife.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mendiskusikan pertanyaan mengenai sebuah buku<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca teks narrative: The Sign of Four<br />Siswa memperhatikan organisasi teks narrative tersebut<br />Siswa menjawab pertanyaan untuk mengidentifikasi aspek bahasa (tujuan, organisasi dan ciri-ciri kebahasaan) dari teks tersebut.<br />Siswa membaca teks narrative berikutnya dan menentukan organisasinya <br />Siswa menjawab pertanyaan untuk mengidentifikasi bahasa (tujuan dan ciri-ciri kebahasaan) dari teks tersebut.<br />.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan ciri-ciri teks tulis narrative (tujuan, organisasi dan ciri-ciri kebahasaannya)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 28<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 28<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative <br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative <br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />THE BLACK CATI don’t expect you to believe the story I am about to write. But in order to die peacefully, I must tell my story. My wife and I loved pets. One of my wife’s favorite pets was Pluto, the cat. Pluto was a very clever black cat. One day I came home very drunk. I was in a very bad temper. For some reasons, Pluto made me angry. In a rage I seized the cat, took a small knife out of my pocket and cut its throat and took one of its eyes out ! Then I hanged the poor creature until it was dead The next morning, I wake up and remembered what I had done and I felt sorry very much. I buried my memory in the drink. One night my house was burning. There was nothing left, but a strange thing happened. I found out in my bedroom wall the shape of a huge cat with one eye and a rope around its neck. I was terrified and could not forget such a horrible sight. I regretted and felt sorry for Pluto so I bought another cat to take Pluto’s place. This cat had a white patch on its chest. I soon began to dislike the cat because it often stared at me with a strange and hatred look. It terrified me very much. One day my wife and I went to the cellar. I was getting drunk at that time. The cat followed us. It got between my feet and nearly made me trip down the stairs. I was carrying an axe in my hand. I was so angry that I raised my axe wanting to kill the poor animal when my wife prevented me from doing so. My rage soon directed the axe at her. She fell dead at my feet.Then I dug a grave to hide her body inside the cellar wall. I looked for the cat because I decided to kill it too, but I couldn’t find it anywhere. The fourth day after the death of my wife, the police came to my house because of my neighbours’ suspicion. The police searched the house and found nothing. I was so glad that I said, “ Gentlemen, this is a well-built house. Look at this wall.” I lifted a stick and beat the wall in which I had buried my wife.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview tentang cirri-ciri teks tulis narrative<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca teks narrative: An Unforgetable Night<br />Siswa memperhatikan isi dan makna cerita tersebut.<br />Siswa secar berkelompok meneruskan cerita itu<br />Tiap kelompok mengevaluasi hasil tulisan tersebut<br />Tiap kelompok membuta catatan mengenai keurangan dan kelebihan tulisan kelompok lain<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan keslahan terbanyak yang dilakukan dalam membuta teks tulis narrative<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 29<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 29<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk narrative,contoh,<br />THE BLACK CATI don’t expect you to believe the story I am about to write. But in order to die peacefully, I must tell my story. My wife and I loved pets. One of my wife’s favorite pets was Pluto, the cat. Pluto was a very clever black cat. One day I came home very drunk. I was in a very bad temper. For some reasons, Pluto made me angry. In a rage I seized the cat, took a small knife out of my pocket and cut its throat and took one of its eyes out ! Then I hanged the poor creature until it was dead The next morning, I wake up and remembered what I had done and I felt sorry very much. I buried my memory in the drink. One night my house was burning. There was nothing left, but a strange thing happened. I found out in my bedroom wall the shape of a huge cat with one eye and a rope around its neck. I was terrified and could not forget such a horrible sight. I regretted and felt sorry for Pluto so I bought another cat to take Pluto’s place. This cat had a white patch on its chest. I soon began to dislike the cat because it often stared at me with a strange and hatred look. It terrified me very much. One day my wife and I went to the cellar. I was getting drunk at that time. The cat followed us. It got between my feet and nearly made me trip down the stairs. I was carrying an axe in my hand. I was so angry that I raised my axe wanting to kill the poor animal when my wife prevented me from doing so. My rage soon directed the axe at her. She fell dead at my feet. Then I dug a grave to hide her body inside the cellar wall. I looked for the cat because I decided to kill it too, but I couldn’t find it anywhere. The fourth day after the death of my wife, the police came to my house because of my neighbours’ suspicion. The police searched the house and found nothing. I was so glad that I said, “ Gentlemen, this is a well-built house. Look at this wall.” I lifted a stick and beat the wall in which I had buried my wife.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks narrative (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Siswa menggunakan table yang disediakan untuk membantu menulis cerita (narrative)<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menulis teks narrative<br />Siswa memperlihatkan dfrat pertamanya kepada teman<br />Siswa mendapat evaluasi dari temannya<br />Siswa bertanya kepada guru mengenai kesulitannya<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan menulis ulang<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan tulisannya berbentuk narrative <br />Sumber/Bahan/Alat Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performans Assessment, Checklist<br />Bentuk: tulisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 30<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 30<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Siswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: analytical exposition, contohnya:<br />Cars Should be Banned from Cities Cars should be banned from the city. As we all know, cars create pollution, and cause a lot of road deaths and other accidents. Firstly, cars, as well as we know, contribute to most of the pollution in the world. Cars emit a deadly gas that causes illness such as bronchitis, lung cancers and “triggers” of asthma. Some of these illnesses are so bad that people can die from them. Secondly, a city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrians in the city, which causes them to die. Today cars are the biggest killers on roads. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai gambar dalam buku teks <br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan teks monolog lisan analytical exposition sambil melengkapi teks tersebut.<br />Siswa merespon isi teks dengan menjawab pertanyaan dan melafalkan beberapa kosakata. <br />Siswa menjawab pertanyaan menngenai teks monolog lisan analytical exposition <br />Siswa berkelompokmemberikan pendapat terhadap suatu isu<br />Sisaa membaca dan mempraktekkan dialog mengenai pendapat terhadap No-Smoking<br />Siswa mengidentifikasi informasi pada teks<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat tugas untuk mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk memberikan argument/.pendapat dan responsenya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding &discussion)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 31<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 31<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat ( expressing:opinion).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat pendapat ( expressing: opinion).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion).<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Mengungkapkan/memintaPendapat<br />mis. A:What do you think of …<br /> Is that right (true) that …<br />B: In my opinion, …..<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membahas tugas sebelumnya untuk mengidentifikasi ungkapan mengungkapkan/meminta pendapat<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan percakapan interpersonal/transaksional yang berisikan ungkapan untuk mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).<br /> Siswa membuat dialog singkat berpasangan untuk mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion).<br />Siswa membuat dialog singkat untuk mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion).berdasarkan kata-kata yang disediakan<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan mereview ungkapan yang digunakan untuk mengungkapkan/meminta pendapat (expressing: opinion ).<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding & dialog)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 32<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 32<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Siswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: analytical exposition, contohnya:<br />Cars Should be Banned from Cities Cars should be banned from the city. As we all know, cars create pollution, and cause a lot of road deaths and other accidents. Firstly, cars, as well as we know, contribute to most of the pollution in the world. Cars emit a deadly gas that causes illness such as bronchitis, lung cancers and “triggers” of asthma. Some of these illnesses are so bad that people can die from them. Secondly, a city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrians in the city, which causes them to die. Today cars are the biggest killers on roads. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa berdiskusi tentang suatu isu: iklan<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membacasebuah iklan yang tertera pada buku dan meresponnya dengan menjawab pertanyaan<br />Siswa membaca teks lisan analytical exposition berbentuk dialog.<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks monolog lisan analytical exposition <br />Siswa mempraktekkan teks lisan analytical exposition berbentuk dialog.<br />Siswa mengidentifikasihal-hal penting yang diperlukan untuk membuat teks lisan analytical exposition<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan hal penting yang diperlukan untuk membuat teks lisan analytical exposition<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding &discussion)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 33<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 33<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan<br /> Menyatakan kepuasaan<br /> mis. I really like my new hair cutit was satisfactory<br /> Menyatakan ketidakpuasan<br /> mis. The food was lousy I am little dissatisfied with the service here<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai apakah siswa pernah mendapat pelayanan buruk dari sebuah restauran atau mal<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membaca dialog yang berisikan ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan <br />Siswa menjawab pertanyaan yang mengarahkan pada cara mengungkapkan kepuasaan/ketidakpuasan<br />Siswa mendengar ungkapan-ungkapan lain untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan yang didengar melalui tape secara klasikal<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan <br />Siswa membuat dialog berdasarkan situasi yang diberikan dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan <br />Siswa berpasangan mempraktekkan dialog yang berisikan ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan, yang dipilh secara acak oleh guru.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa merespon form tentang pelayanan di sebuah hotel dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan kepuasaan/ketidakpuasan <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding & dialog)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 34<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 34<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Siswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : analytical exposition<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: analytical exposition, contohnya:<br />Cars Should be Banned from Cities Cars should be banned from the city. As we all know, cars create pollution, and cause a lot of road deaths and other accidents. Firstly, cars, as well as we know, contribute to most of the pollution in the world. Cars emit a deadly gas that causes illness such as bronchitis, lung cancers and “triggers” of asthma. Some of these illnesses are so bad that people can die from them. Secondly, a city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrians in the city, which causes them to die. Today cars are the biggest killers on roads. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai pendapat siswa mengenai perkerjaan rumah (homework)<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mendengarkan teks monolog lisan analytical exposition berbentuk dialog melalui tape secara klasikal sambil melengkapi teks tersebut.<br />Siswa merespon isi teks dengan menjawab pertanyaan <br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks lisan analytical exposition berbentuk dialog<br />Siswa merangkai kata menjadi kalimat utuh.<br />Siswa berpasangan melakukan presentasi sesuai dengan kata yang dirangkainya,dengan mempelajari struktur presentasi lisan analytical exposition<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback mengenai presentasi yang dilakukan dengan guru dan teman<br />Siswa mendapat tugas untuk mempresentasikan suatu isu dengan memilih isu yang disediakan di buku atau bebas <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding &discussion)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 35<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 35<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi <br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk reports, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: analytical exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : analytical exposition (presentasi)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk analytical exposition (presentasi)<br />Materi Pokok<br />Teks monolog analytical exposition, contohnya berikut:<br />Cars Should be Banned from Cities Cars should be banned from the city. As we all know, cars create pollution, and cause a lot of road deaths and other accidents. Firstly, cars, as well as we know, contribute to most of the pollution in the world. Cars emit a deadly gas that causes illness such as bronchitis, lung cancers and “triggers” of asthma. Some of these illnesses are so bad that people can die from them. Secondly, a city is very busy. Pedestrians wander everywhere and cars commonly hit pedestrians in the city, which causes them to die. Today cars are the biggest killers on roads. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone. Thirdly, cars are very noisy. If you live in the city, you may find it hard to sleep at night, or concentrate on your homework, and especially talk to someone.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mengingat kembali apa yang diperlukan untuk mempresentasikan suatu isu dengan baik<br />Siswa menyiapkan hal yang diperlukan untuk presentasinya<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mempresentasikan tugas yang dubuat di rumah<br />Siswa lain mendengarkan presentasi yang dilakukan pasangan yang lain<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />OHP/LCD<br />Alat Bantu (gambar, poster)<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment, Checklist<br />Bentuk: Tugas presentasi individual<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 36<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 36<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Memahami peribahasa (Proverbial Values) dalam B.Inggris yang biasa digunakan dalam presentasi<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa memahami peribahasa (Proverbial Values) dalam B.Inggris yang biasa digunakan dalam presentasi<br />Materi Pokok<br />In oral presentation, people sometimes quote certain proverbs to support their arguments. Notice the explanation of the well-known saying, or proverb, “Practice makes perfect” in the following paragraph. Notice how the writer restates the topic sentence as the conclusion of the paragraph.“Practice makes perfect” has often been said of foreign-language learning, but it is equally true of learning mathematics. For example, Ruby, a student in my class, gives her algebra assignment the same kind of attention she gives to a comic strip. She reads it; that’s all. She reads the explanations and the sample problems in her book and thinks she understands them so well that she doesn’t have to work out the problems. She never thinks of algebra as hard until examination time comes. Then she finds that she lacks experience in applying what she has learned from reading to the solving of problems, not just through reading about how to solve them. In algebra, too, practice does make perfect.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai peribahasa dalam B.Inggris yang diketahui siswa<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa membaca <br />Siswa menjawab pertanyaan<br />Siswa megidentifikasi peribahasa dalam B.Inggris yang mirip peribahasa dalam B.Indonesia<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan persamaan peribahasa yang ada antara B.Inggris dan B.Indonesia<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Buku Peribahsa B.Indonesia dan B.Inggris<br />Penilaian <br />Teknik: responding<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 37<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 37<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: <br /> analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks: analytical exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: exposition<br />Siswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk analytical exposition <br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa memberikan pendapat tentang pentingnya bahasa Inggris<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca teks analytical exposition <br />Siswa menjawab pertanyaan yang mengarahkan pada ciri-ciri teks analytical exposition tersebut.<br />Siswa membaca tiga paragraph dan membandingkannya, dengan menjawab pertanyaan yang disediakan.<br />Siswa membaca penjelasan mengenai pentingnya kalimat utama<br />Siswa mengidentifikasi kalimat yang tidak sesuai dengan topik<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas pelajaran .<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 38<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 38<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks: analytical exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: exposition<br />Siswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Siswa menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />Materi Pokok<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview ulasan tentang pentingnya kalimat utama pada <br />teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang bagian-bagian suatu paragraph berbentuk analytical exposition<br />Siswa mengidentifikasi bagian-bagian suatu paragrap berbentuk analytical exposition <br />Siswa berpasangan menanggapi gambar yang tertera di buku.<br />Siswa berpasangan menuliskan pendapatnya dalam teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa bertiukar tulisan dengan pasangan lainnya dan memberi evaluasi terhadap tulisan tersebut.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mennyimpulkan hal-hal yang penting dalam membuat teks analytical exposition dengan kat-kata sendiri.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 39<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 39<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical exposition<br />Materi Pokok<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mengingat kembali membentuk kalimat pasif<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca teks berbentuk analytical exposition dan menggaris bawahi kalimat berbentuk pasif<br />Siswa menyimpulkan pembentukan kalimat pasif<br />Siswa mengidentifikasi pembentukan kalimat pasif untuk tiap tenses<br />Siswa membuat kalimat dengan kata yang disediakan<br />Siswa mengubah kata menjadi bentuk pasif/aktif dalam teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa membaca penjelasan untuk membuat tulisan yang koheren dengan menggunakan repetiton of key words and transational words.<br />Siswa melengkapi kalimat dengan pronoun reference<br />Siswa menggarisbawahi pronoun reference<br />Siswa melengkapi tesk berbentuk analytical exposition dengan connectives yang disediakan <br />Siswa melengkapi teks dengan transtions yang disediakan<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menguilang penggunaan kalimat pasif, pronoun reference dan connectives<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 40<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 40<br />Alokasi Waktu: 3x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks: analytical exposition<br />Materi Pokok<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa melakukan diskusi tentang fungsi so, but dan because<br />Kegiatan Inti (125’)<br />Siswa Siswa membaca penjelasaan mengenai fungsi so, but dan because<br />Siswa melengkapi teks analytical exposition berbentuk surat dengan so, but atau because<br />Siswa membaca penjelasan mengenai kata penghubung yang biasa digunakan dalam complex sentence<br />Siswa menggabungkan simple sentence dengan menggunakan kata penghubung utnuk emembuat complex sentence<br />Siswa membaca penjelasan tentang linking verbs (relational process )dan contohnya. <br />Siswa menentukan bentuk kata kerja yang sesuai dalam suatu kalimat<br />Siswa mengubah kata menjadi bentuk pasif/aktif dalam teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa mengidentfikasi makna kalimat emotive atau evaluative languange <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulang penjelasan tentang so, but, because, complex sentence, linking verbs (relational process ), emotive dan evaluative language <br />Siswa mendapat tugas mencari artikel berbentuk analytical exposition dan menentukan emotive dan evaluative language<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 41<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 41<br />Alokasi Waktu: 1x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran <br />Siswa mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition<br />Siswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana analytical exposition<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk analytical exposition,contoh:<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa berdiskusi mengenai pengertian teks analytical exposition<br />Kegiatan Inti (125’)<br />Siswa membaca penjelasaan mengenai teks analytical exposition dan contoh teks tersebut dalam kehidupan sehari-hari<br />Siswa membaca teks berbentuk analytical exposition dan menjawab pertanyaan <br />Siswa mengidentifikasi organisasi teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks berbentuk analytical exposition <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang teks analytical exposition( tujuan, organisasi teksnya, kata penghubung dan frase yag digunakan untuk membuat kesimpulan)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 42<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 42<br />Alokasi Waktu: 1x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks fungsional berbentuk surat lamaran<br />Tujuan Pembelajaran <br />Siswa mengidentifikasi makna dalam teks fungsional berbentuk surat lamaran<br />Materi Pokok<br />Teks fungsional berbentuk surat lamaran, contoh;<br />Jl. Cendrawasih 35SemarangOctober 25, 2006HRD ManagerAsahi Diamond IndustrialWisma Dharmala Sakti, 12th floorJl. Jend. Sudirman Kv 32Jakarta 10220Dear Sir or Madam: I am writing to apply for the job as an accountant, which you advertised recently in “Kompas” newspaper.I am 25 years old. I graduated from “ Banking and Accountancy Academy” in Semarang. I took an English course for active communication in Cambridge English Course.Since I graduated from the college, I have worked for a multi finance company in Semarang for 2 years and I am still working for it at this moment.I am interested in working as an accountant in your company as I want to expand my experience and learn more in Jakarta. I enclose a photograph of mine and a complete curriculum vitae. I would be very pleased to send any further details you may require. I would be available for an interview at any time. Thank you very much for your consideration and I look forward to hearing from you soon.Yours faithfully,Virni Aprilia<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai apa yang perlu dilakukan untuk melamar pekerjaan<br />Kegiatan Inti (25’)<br />Siswa membaca lowongan pekerjaan yang tertera di buku.<br />Siswa membaca teks teks fungsional berbentuk surat lamaran<br />Siswa menjawab pertanyaan tentang teks tersebut<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membuat kesimpulan apa yang perlu diperhatikan untuk membuat teks fungsional berbentuk surat lamaran kerja<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 43<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 43<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />2. Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk analytical exposition,contoh:<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview tentang ciri-ciri teks tulis analytical exposition<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa menentukan tanda baca dan huruf besar yang tepat pada teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa mengidentifikasi organisasi teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa menentukan judul dan penutup teks berbentuk analytical exposition<br />Siswa secara berkelompok menulis teks berbentuk analytical exposition dengan memilih salah satu topik yang disediakan<br />Siswa kemudian pergi ke perpustakaan untuk mencari informasi mengenai tema yang dipilhnya <br />Siswa membaca contoh tulisan teks berbentuk analytical exposition<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan hasil tulisan kepada guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Buku dari perpustakaan <br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 44<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 44<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa mengidentifikasi makna dalam teks molog/essei berbentuk analytical exposition<br />Siswa mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />2. Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk analytical exposition,contoh:<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mendappat feedback tentang tulisan mereka sebelumnya<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa berkelompok menulis teks berbentuk analytical expositio ndengan tema film yang paling banyak ditonton <br />Siswa berkelompok mengumpulkan ide mengenai tema yang dipilihnya<br />Siswa antar kelompok saling bertukar tulisan dan mengomentari kekurangannya<br />Siswa juga meminta saran dari guru mereka<br />Siswa berkelompok memperbaiki tulisan mereka berbentuk analytical exposition <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan hasil tulisan kepada guru<br />Siswa diminta menulis draft teks analytical exposition secara individu dengan topik yang diinginkan<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />SMA NEGERI 2 MATARAM <br />RPP NO 45<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 45<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: dan analytical exposition.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: analytical exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition<br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: analytical exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks analytical exposition<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana berbentuk analytical exposition.<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk analytical exposition<br /> 2. Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk analytical exposition,contoh:<br />The Importance of English LanguageI personally think that English is the world’s most important language. Why do I say that?Firstly, English is an international language. It is spoken by many people all over the world, either as a first or second language. Secondly, English is also the key which opens doors to scientific and technical knowledge, which is needed for the economic and politics development of many countries in the world.Thirdly, English is a top requirement of those seeking jobs. Applicants who master either active or passive English are more favorable than those who don’t.From the facts above, it is obvious that everybody needs to learn English to greet the global era.(Adapted from Student Book For SMA, Balai Pustaka)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview apa yang perlu diperhatikan dalam menulis teks analytical exposition<br />Kegiatan Inti (75’)<br /> Siswa memperlihatkan dfrat pertamanya kepada teman<br />Siswa membaca dan memberi komentar tentang tulisan temannya<br />Siswa bertanya pada guru dan mendapat feedback dari guru <br />Siswa menulis ulang teks analytical exposition<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan hasil tulisan kepada guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan<br />Mengetahui,Kepala SekolahDrs. HAIRUDDIN AHMADPembina IV/aNIP 19590107 198103 1 012Mataram , 17 Juli 2009Guru Mata PelajaranH. S A R T O N O, S.Pd Pembina IV/aNIP. 19601231 198601 1 055<br />PRANGKAT RPP SEMESTER 2<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 1<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam teks fungsional pendek dan teks monolog sederhana berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan populer.<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk: narrative contohnya:<br />Today, I’d like to tell you a legend from South Sea, Central Java. The title is The Stone Flower or Bunga Batu. Well, listen carefully. A long long time ago the people of Wanakerta Kingdom were very worried because the Queen Dewi Kalasekti had suffered from a strange illness for a long time. Doctors and shamans were ordered to cure the Queen, but the queen was not healed. Meanwhile, the high priest of the kingdom was praying to God, when he heard a voice echoing, “The queen can be cured by the stone flower. This flower has no leaves or stem. It is white. It grows on a stone hill in the same direction of the sunset.”Well, the queen ordered Tumenggung Arungbinang to search for the flower. Tumenggung Arungbinang was a brave, honest and loyal nobleman.It so happened then, Tumenggung Arungbinang followed the direction of the sunset. Finally he arrived at a steep hill slope near the South Sea. What happened then ?He climbed up the hill. But Alas! As he was climbing up the hill, he slipped and he slid down, he rolled over and fell down unconsciously.Well, slowly, he woke up and you know what? He saw a beautiful princess treating his wound gently. Then she fed him with some hot soup.“Who are you really, princess ?” asked Tumenggung Arungbinang.“ I am Dewi Tisnawati, the guardian fairy who guard the stone flower garden.” said Dewi Tisnawati gently. “It’s God’s will that the first man who comes here will be my husband to-be. I’ve been waiting for you for a long time. ““But … but….. I have to get the stone flower for my queens, princess. She is terribly ill. “ said Arungbinang.“Don’t worry. You’ll recover soon and I’ll show you the way to get the flower.”So to cut a long story, Tumenggung Arungbinang managed to get the stone flower with the help of Dewi Tisnawati. Do you know what the stone flower was ? The stone flower was actually the swallow’s nest. It was made of the bird’s saliva when it was sleeping. The nest was stuck on the cave wall of Karangbolong hill.“ Would you come back to me and marry me after you have finished your task ? “ pleaded Dewi Tisnawati.“ Yes, you have my word, Dewi.” replied Tumenggung Arungbinang.Arungbinang took the flower to the queen and the stone flower was made into soup and given to the queen. Day by day, the queen was getting healthier and healthier. The queen was touched by Arungbinang’s story and gave her blessing for Arungbinang to marry Dewi Tisnawati.So in the end, Tumenggung Arungbinang and Dewi Tisnawati married and lived at Karangbolong hill.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mencocokkan gambar dengan judul cerita rakyat.<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan teks lisan narrative sambil mencocokkan gambar dengan cerita narrative yang di dengar melalui tape secara klasikal.<br />Siswa mendengar retelling story berbentuk dialog dan memperhatikan intonasi yang digunakan.<br />Siswa menjawab pertanyaan tentang teks monolog narrative yang didengar.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Tanya-jawab mengenai pendapat siswa tentang teks monolog yang didengar <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan, <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 2<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: love).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan ( expressing: love).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan <br />(expressing: love).<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing:love).<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: love).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: love).<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Menyatakan perasaan (expressing: love)<br />mis. A: Oh, my deaest Antony. How could you marry such a woman like Octavia. You said you loved me. Oh, how dare you!How deep is your love for me?<br /> B:My sweetest queen,there’s a beggary in the love that can be reckoned <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai ungkapan cinta yang ada di film.<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mendengarkan percakapan interpersonal/transaksional yang berisikan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: love) melalui tape secara klasikal.<br />Siswa mendiskusikan dialog dan fungsi ungkapan yang didengar melalui tape.<br />Siswa membaca ungkapan-ungkapan lainnya yang digunakan untuk menyatakan perasaan (expressing: love).<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan lain menyatakan perasaan (expressing: love). <br />Siswa mendengarkan ungkapan cinta dan mencocokkan dengan orang yang menyatakannya<br />Siswa membuat definisi tentang cinta.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 3<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention) )<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan peringatan.<br />Materi Pokok<br />Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan berikut<br />Menyatakan perasaan (expressing: sorrow& attention))<br />mis. My heart is so burdened I’m so sad to hear that<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (5’)<br />Tanya jawab dengan siswa mengenai apakah mereka pernah mendengar cerita teman dan mersa sedih. Ungkapan apa yang digunakan untuk menyatakan sedih dan menaruh perhatian besar akan ceritanya. <br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa membaca bagian drama Shakespear dan mengubahnya menjadi kalimat sederhana<br />Siswa mendengarkan ungkapan-ungkapan lain untuk menyatakan perasaan (expressing: sorrow & attention) melalui tape secara klasikal<br />Siswa mendiskusikan ekspresi/ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: sorrow & attention )yang didengar melalui tape.<br />Siswa melengkapi dialog dengan ungkapan untuk menyatakan perasaan (expressing: sorrow & attention )<br />Siswa memberikan respon terhadap cerita yang dibacakan oleh temannya.<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat feedback dari gurunya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment (Responding, <br />Bentuk: Pertanyaan Lisan, tugas berpasangan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 4<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative contohnya berikut:<br />Today, I’d like to tell you a legend from South Sea, Central Java. The title is The Stone Flower or Bunga Batu. Well, listen carefully. A long long time ago the people of Wanakerta Kingdom were very worried because the Queen Dewi Kalasekti had suffered from a strange illness for a long time. Doctors and shamans were ordered to cure the Queen, but the queen was not healed. Meanwhile, the high priest of the kingdom was praying to God, when he heard a voice echoing, “The queen can be cured by the stone flower. This flower has no leaves or stem. It is white. It grows on a stone hill in the same direction of the sunset.”Well, the queen ordered Tumenggung Arungbinang to search for the flower. Tumenggung Arungbinang was a brave, honest and loyal nobleman.It so happened then, Tumenggung Arungbinang followed the direction of the sunset. Finally he arrived at a steep hill slope near the South Sea. What happened then ?He climbed up the hill. But Alas! As he was climbing up the hill, he slipped and he slid down, he rolled over and fell down unconsciously.Well, slowly, he woke up and you know what? He saw a beautiful princess treating his wound gently. Then she fed him with some hot soup.“Who are you really, princess ?” asked Tumenggung Arungbinang.“ I am Dewi Tisnawati, the guardian fairy who guard the stone flower garden.” said Dewi Tisnawati gently. “It’s God’s will that the first man who comes here will be my husband to-be. I’ve been waiting for you for a long time. ““But … but….. I have to get the stone flower for my queens, princess. She is terribly ill. “ said Arungbinang.“Don’t worry. You’ll recover soon and I’ll show you the way to get the flower.”So to cut a long story, Tumenggung Arungbinang managed to get the stone flower with the help of Dewi Tisnawati. Do you know what the stone flower was ? The stone flower was actually the swallow’s nest. It was made of the bird’s saliva when it was sleeping. The nest was stuck on the cave wall of Karangbolong hill.“ Would you come back to me and marry me after you have finished your task ? “ pleaded Dewi Tisnawati.“ Yes, you have my word, Dewi.” replied Tumenggung Arungbinang.Arungbinang took the flower to the queen and the stone flower was made into soup and given to the queen. Day by day, the queen was getting healthier and healthier. The queen was touched by Arungbinang’s story and gave her blessing for Arungbinang to marry Dewi Tisnawati.So in the end, Tumenggung Arungbinang and Dewi Tisnawati married and lived at Karangbolong hill.<br /> <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai bentuk tenses apa yang biasa digunakan dalam teks monolog narrative<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membaca penjelasaan bentuk tense yang digunakan dalam teks monolog narrative<br />Siswa Siswa membaca ungkapan-ungkapan yang digunakan untuk bercerita<br />Siswa menentukan perubahan bentuk kata kerja yang ssuai untuk teks monolog narrative<br />Siswa mendengarkan teks monolog narrative.dengan bantuan audio<br />Siswa mengidentifikasi informasi tentang teks lisan narrative: Joko Tole<br />Siswa mendiskusikan isi jawaban mereka<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membaca kesimpulan mengenai karakteristik teks monolog narrative<br />Siswa mendapat tugas untuk melakukan drama berkelompok dengan menggunakan scenario yang tertera di buku teks.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />6. Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: pertanyaan lisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 5<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk:narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk: narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative contohnya berikut:<br />Today, I’d like to tell you a legend from South Sea, Central Java. The title is The Stone Flower or Bunga Batu. Well, listen carefully. A long long time ago the people of Wanakerta Kingdom were very worried because the Queen Dewi Kalasekti had suffered from a strange illness for a long time. Doctors and shamans were ordered to cure the Queen, but the queen was not healed. Meanwhile, the high priest of the kingdom was praying to God, when he heard a voice echoing, “The queen can be cured by the stone flower. This flower has no leaves or stem. It is white. It grows on a stone hill in the same direction of the sunset.”Well, the queen ordered Tumenggung Arungbinang to search for the flower. Tumenggung Arungbinang was a brave, honest and loyal nobleman.It so happened then, Tumenggung Arungbinang followed the direction of the sunset. Finally he arrived at a steep hill slope near the South Sea. What happened then ?He climbed up the hill. But Alas! As he was climbing up the hill, he slipped and he slid down, he rolled over and fell down unconsciously.Well, slowly, he woke up and you know what? He saw a beautiful princess treating his wound gently. Then she fed him with some hot soup.“Who are you really, princess ?” asked Tumenggung Arungbinang.“ I am Dewi Tisnawati, the guardian fairy who guard the stone flower garden.” said Dewi Tisnawati gently. “It’s God’s will that the first man who comes here will be my husband to-be. I’ve been waiting for you for a long time. ““But … but….. I have to get the stone flower for my queens, princess. She is terribly ill. “ said Arungbinang.“Don’t worry. You’ll recover soon and I’ll show you the way to get the flower.”So to cut a long story, Tumenggung Arungbinang managed to get the stone flower with the help of Dewi Tisnawati. Do you know what the stone flower was ? The stone flower was actually the swallow’s nest. It was made of the bird’s saliva when it was sleeping. The nest was stuck on the cave wall of Karangbolong hill.“ Would you come back to me and marry me after you have finished your task ? “ pleaded Dewi Tisnawati.“ Yes, you have my word, Dewi.” replied Tumenggung Arungbinang.Arungbinang took the flower to the queen and the stone flower was made into soup and given to the queen. Day by day, the queen was getting healthier and healthier. The queen was touched by Arungbinang’s story and gave her blessing for Arungbinang to marry Dewi Tisnawati.So in the end, Tumenggung Arungbinang and Dewi Tisnawati married and lived at Karangbolong hill.<br /> <br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mempersiapkan drama <br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa berkelompok melakukan drama secara bergantian. <br />Siswa lain memperhatikan dan mendengar drama yang dilakukan temannya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru mengenai performa mereka <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: drama<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 6<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: narrative<br />Melakukan monolog berbentuk : narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: narrative<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk narrative(mendongeng)<br />Materi Pokok<br />Teks monolog narrative, contohnya berikut:<br />Today, I’d like to tell you a legend from South Sea, Central Java. The title is The Stone Flower or Bunga Batu. Well, listen carefully. A long long time ago the people of Wanakerta Kingdom were very worried because the Queen Dewi Kalasekti had suffered from a strange illness for a long time. Doctors and shamans were ordered to cure the Queen, but the queen was not healed. Meanwhile, the high priest of the kingdom was praying to God, when he heard a voice echoing, “The queen can be cured by the stone flower. This flower has no leaves or stem. It is white. It grows on a stone hill in the same direction of the sunset.”Well, the queen ordered Tumenggung Arungbinang to search for the flower. Tumenggung Arungbinang was a brave, honest and loyal nobleman.It so happened then, Tumenggung Arungbinang followed the direction of the sunset. Finally he arrived at a steep hill slope near the South Sea. What happened then ?He climbed up the hill. But Alas! As he was climbing up the hill, he slipped and he slid down, he rolled over and fell down unconsciously.Well, slowly, he woke up and you know what? He saw a beautiful princess treating his wound gently. Then she fed him with some hot soup.“Who are you really, princess ?” asked Tumenggung Arungbinang.“ I am Dewi Tisnawati, the guardian fairy who guard the stone flower garden.” said Dewi Tisnawati gently. “It’s God’s will that the first man who comes here will be my husband to-be. I’ve been waiting for you for a long time. ““But … but….. I have to get the stone flower for my queens, princess. She is terribly ill. “ said Arungbinang.“Don’t worry. You’ll recover soon and I’ll show you the way to get the flower.”So to cut a long story, Tumenggung Arungbinang managed to get the stone flower with the help of Dewi Tisnawati. Do you know what the stone flower was ? The stone flower was actually the swallow’s nest. It was made of the bird’s saliva when it was sleeping. The nest was stuck on the cave wall of Karangbolong hill.“ Would you come back to me and marry me after you have finished your task ? “ pleaded Dewi Tisnawati.“ Yes, you have my word, Dewi.” replied Tumenggung Arungbinang.Arungbinang took the flower to the queen and the stone flower was made into soup and given to the queen. Day by day, the queen was getting healthier and healthier. The queen was touched by Arungbinang’s story and gave her blessing for Arungbinang to marry Dewi Tisnawati.So in the end, Tumenggung Arungbinang and Dewi Tisnawati married and lived at Karangbolong hill.<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa menyiapkan hal yang diperlukan untuk mendongeng<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Tiap siswa secara bergantian mendongeng didepan kelas<br />Siswa lain mendengarkan presentasi dongeng yang dilakukan.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Alat Bantu (gambar, poster)<br />Boneka tangan<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment , Checklist<br />Bentuk: mendongeng<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 7<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative<br />Indikator<br />Memahami cerita Valentine’s Day Is Not Part Of Our Culture<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa memahami Valentine’s Day <br />Materi Pokok<br />Wacana teks berjudul Valentine’s Day Is Not Part Of Our Culture<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai Valentine’s day<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa membaca Valentine’s Day Is Not Part Of Our Culture<br />Siswa mendiskusikan teks Valentine’s Day Is Not Part Of Our Culture<br />Menjawab pertanyaan menegenai Valentine’s Day Is Not Part Of Our Culture<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa memberi pendapat tentang Valentine’s day di Indonesia<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: responding<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 8<br />Alokasi Waktu: 3x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk narrative,contoh,<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai gambar yang tertera di buku<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca teks tulis narrative: The lion and the Mouse<br />Sisa menjawab pertanyaan tentang teks narrative tersebut dan membahasnya.<br />Siswa teks narrative berikutnya: The Stronger Man dan menjawab pertanyaannya<br />Siswa berpasangan menjodohkan fable dengan pesan moralnya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa memberikan pendapat mengenai cerita narrative yang dibacanya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan lisan dan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 9<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativee <br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview penggunaan past tenses untuk teks berbentuk narrative<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca bagian-bagian dari teks narrative tentang Simple Past Tense<br />Siswa mnegidentifikasi bentuk positif, negative dan pertanyaan berbentuk past tense dari teks berbetuk narrative.<br />Siswa membaca penjelasan tentang past tenses<br />Siswa menentukan bentuk kata kerja yang tepat yaitu past perfect atau simple past<br />Siswa menentukan bentuk kata kerja yang tepat yaitu past continuous atau simple past<br />Siswa menentukan bentuk kata kerja yang tepat yaitu future in the past atau simple past<br />Siswa membaca penjelasan mengenai action verbs<br />Siswa menggaris bawahi action verbs pada teks narrative<br />Siswa membaca penjelasan mengenai thinking verbs dan feeling verbs<br />Siswa menentukan thinking verbs, feeling verbs atau saying verbs dari suatu kalimat<br /> Siswa membaca penjelasan tentang Noun dan Noun Phrases <br />Siswa mengembangkan noun menjadi noun phrases<br />.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas penjelasan tentang. past tenses, action verbs, thinking verbs, feeling verb,saying verbs Noun dan Noun Phrases.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 10<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks narrativee <br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview penggunaan adverbs untuk teks narrative<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang adverbs<br />Siswa mengembangkan kalimat dengan adverbs of manne, place and time.<br />Siswa membaca penjelasan tentang time connectives.<br />Siswa menentukan time connectives yang tepat untuk melengkapi teks narrative.<br />Siswa membaca penjelasan tentang conjunction.<br />Siswa melanjutkan kalimat dengan menggunakan conjunctions.<br />Siswa membaca penjelasan mengenai punctuation<br />Siswa menentukan tanda baca (punctuation) yang tepat pada teks narrative.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Sis.wa mengulas penjelasan tentang. Adverbs, time connectives, conjunction,dan punctuation.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 11<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrativ,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks tulis narrative <br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative <br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk narrative;<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab dengan siswa tentang fable<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca cerita komik dan mengidentifikasi pesan moralnya<br />Siswa membaca teks narrative and memperhatikan organisasi teksnya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan bentuk organisasi teks narrative<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: pertanyaan lisan dan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 12<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk report, narrative, dan analytical exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative <br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative <br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk narrative, contoh:<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview tentang ciri-ciri teks tulis narrative<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa membaca teks narrative: The Mouse and The Crocodile<br />Siswa menjawab pertanyaan tentang teks tersebut yang mengarahkan pemahaman teks organisasi.<br />Siswa berpasangan menyusun paragrap yang tidak beraturan<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa ditugaskan untuk membuat draft sebuah fable<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 13<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: narrative <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks narrative<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk narrative<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: narrative<br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk narrative, contoh;<br />The Lion and The MouseOnce, when a Lion was asleep, a little mouse began running up and down upon him; this soon wakened the Lion, who placed his huge paw upon him, and opened his big jaws to swallow him. “Pardon, O king,” cried the little Mouse, “ Forgive me this time, I shall never forget it; who knows but what I may be able to do you a turn some of these days?” The Lion was so tickled at the idea of the Mouse being able to help him, that he lifted up his paw and let him go.Some time after the Lion was caught in a trap, and the hunters, who desired to carry himalive to the king, tied him to a tree while they wentin search of a wagon to carry him on. Just then the little Mouse happened to passby, and see the sad plight in which the Lion was.He went up to the lion and soon gnawed away the ropes that bound the king of the Beasts. “Wasn’t I right? “ said the little Mouse.Moral: Little friends may prove great friends.(AESOP)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks narrative (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa memperlihatkan dfrat pertamanya kepada teman<br />Siswa melakukan peer correction<br />Siswa saling mengevaluasi tulisan masing-masing<br />Siswa bertanya pada guru<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan menulis ulang<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan tulisannya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment, Checklist<br />Bentuk: tulisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 14<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: spoof<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: spoof<br />Melakukan monolog berbentuk : spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: spoof<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk : spoof<br />Materi Pokok<br />Wacana monolog berbentuk spoof, contohnya;<br /> Okay students. Listen to me. I have a good story. The story is about a boy named Michael. He was ten years old. He was not a very good pupil. Why? Because he didn’t like doing his homework. What did he like then ?Oh, he liked playing in his leisure time. He liked football very much. Do you know why he didn’t like doing his homework? Because he always made a lot of mistakes when he did it.Well, one day, his mathematics teacher looked at Michael’s homework and found that all his homework was correct. Wow, that’s a good job! Of course students, the teacher was very pleased and surprised. So, he called Michael to his office and said to him, Michael, you’ve got all your homework right this time. You’re doing great. Well done, Michael. Did your father help you?“No, sir” Michael said, “Usually my father did it for me. But last night he was very busy. He had a meeting. So, he couldn’t do my homework. Then, I had to do it by myself. (Adapted from: Intermediate Reading Comprehension,L.G.Alexander)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br /> Siswa menanggapi gambar pada buku teks dan menjawab pertanyaan<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa mendengarkan teks monolog lisan spoof sambil melengkapi teks tersebut.<br />Siswa merespon isi teks monolog lisan spoof dengan menjawab pertanyaan dan melafalkan beberapa kosakata. <br />Siswa menanggapi gambar pada buku teks tentang teks monolog lisan spoof dan menjawab pertanyaan<br />Siswa menanggapi kartun pada buku teks tentang teks monolog lisan spoof dan menjawab pertanyaan<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 15<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: embarrassment & anger )<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan perasaan malu& marah (expressing: embarrassment & anger)<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan peringatan.<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan malu& marah (expressing: embarrassment & anger)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan perasaan (expressing: love)<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger )<br />Materi Pokok<br />Pernyataan yang memuat ungkapan –ungkapan berikut,contoh,<br />Menyatakan perasaan malu (embarrassment)<br />mis. It really makes me ashamed<br /> I was very embarrassed<br />Menyatakan perasaan marah (anger)<br />mis. Oh,hell!! You burn me up!<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (15’)<br />Tanya jawab dengan siswa mengenai pengalaman mereka yang memalukan dan apa yang mereka rasakan setelah itu malu atau marah?<br />Kegiatan Inti (35’)<br />Siswa mendengarkan ungkapan menyatakan menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger ) melalui tape secara klasikal<br />Siswa mendiskusikan ungkapan untuk menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger )yang didengar melalui tape.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger )<br />Siswa menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger )yang sesuai untuk suatu pernyataan/situasi yang diberikan<br />Siswa mendengarkan beberapa kalimat dan menentukan apakah intonasinya naik atau turun.<br />Siswa membuat dialog berpasangan yang menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan malu & marah (expressing: embarrassment & anger )<br />Siswa mempraktekkan dialog yang menggunakan ungkapan untuk menyatakan perasaan malu atau marah (expressing: embarrassment & anger )di depan kelas, yang dipilh secara acak oleh guru<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa memberi feedback atas performa mereka<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment (Responding)<br />Bentuk: Pertanyaan Lisan, tugas kelompok <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 15<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: reports<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: <br /> narrative, spoof dan hortatory exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: spoof<br />Melakukan monolog berbentuk : spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: spoof<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk spoof<br />Materi Pokok<br />Teks monolog lisan berbentuk spoof contohnya berikut:<br /> Okay students. Listen to me. I have a good story. The story is about a boy named Michael. He was ten years old. He was not a very good pupil. Why? Because he didn’t like doing his homework. What did he like then ?Oh, he liked playing in his leisure time. He liked football very much. Do you know why he didn’t like doing his homework? Because he always made a lot of mistakes when he did it.Well, one day, his mathematics teacher looked at Michael’s homework and found that all his homework was correct. Wow, that’s a good job! Of course students, the teacher was very pleased and surprised. So, he called Michael to his office and said to him, Michael, you’ve got all your homework right this time. You’re doing great. Well done, Michael. Did your father help you?“No, sir” Michael said, “Usually my father did it for me. But last night he was very busy. He had a meeting. So, he couldn’t do my homework. Then, I had to do it by myself. (Adapted from: Intermediate Reading Comprehension,L.G.Alexander)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membaca penjelasan tentang teks monolog lisan spoof<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan teks monolog lisan berbentuk. spoof dengan bantuan audio<br />Siswa melengkapi teks monolog lisan spoof dengan informasi yang didengarnya<br />Siswa memperhatikan organisasi teks monolog lisan berbentuk. spoof<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks monolog lisan yang didengar <br />Siswa mendiskusikan isi jawaban mereka<br />Siswa membaca kartun berbentuk spoof dan menjawan pertanyaannya.<br />Siswa bekelompok membaca teks teks monolog lisan berbentuk. Spoof <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membuat kesimpulan mengenai karakteristik teks monolog lisan berbentuk spoof <br />Siswa mendapat tugas kelompok untuk mencari artikel majalah/Koran berbentuk spoof dan menceritakannya<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />6. Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Cloze passages (listening) pertanyaan lisan, membaca teks monolog (speaking)<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 16<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Kemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: spoof<br /> <br />Indikator<br />Merespon wacana monolog berbentuk spoof<br />Melakukan monolog berbentuk spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog berbentuk spoof<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk spoof<br />Materi Pokok<br />Teks monolog lisan berbentuk spoof, contohnya berikut:<br /> Okay students. Listen to me. I have a good story. The story is about a boy named Michael. He was ten years old. He was not a very good pupil. Why? Because he didn’t like doing his homework. What did he like then ?Oh, he liked playing in his leisure time. He liked football very much. Do you know why he didn’t like doing his homework? Because he always made a lot of mistakes when he did it.Well, one day, his mathematics teacher looked at Michael’s homework and found that all his homework was correct. Wow, that’s a good job! Of course students, the teacher was very pleased and surprised. So, he called Michael to his office and said to him, Michael, you’ve got all your homework right this time. You’re doing great. Well done, Michael. Did your father help you?“No, sir” Michael said, “Usually my father did it for me. But last night he was very busy. He had a meeting. So, he couldn’t do my homework. Then, I had to do it by myself. (Adapted from: Intermediate Reading Comprehension,L.G.Alexander)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview karakteristik teks monolog lisan spoof<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa melakukan tugas kelompok mencari artikel majalah/koran berbentuk spoof dan menceritakannya dengan gambar.<br />Siswa lain mendengarkan ceritanya<br />Tiap kelompok memberi komentar cerita yang dilakukan<br />Siswa mendiskusikan kekurangan presentasi mereka masing-masing.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa mendapat pengarahan hal yang diperlukan untuk menceritakan teks berbentuk spoof <br />Siswa mendapat tugas untuk menceritakan teks berbentuk spoof secara individu dengan menambahkan alat bantu (mis. gambar)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment,Tugas<br />Bentuk: Menceritakan spoof, Tugas presentasi kelompok<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 17<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: <br />Indikator<br />Merespon wacana monolog berbentuk spoof<br />Melakukan monolog berbentuk spoof (mendongeng)<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana teks monolog lisan berbentuk spoof<br />Siswa dapat melakukan teks monolog lisan berbentuk spoof<br />Materi Pokok<br />Teks monolog lisan berbentuk spoof , contohnya berikut:<br /> Okay students. Listen to me. I have a good story. The story is about a boy named Michael. He was ten years old. He was not a very good pupil. Why? Because he didn’t like doing his homework. What did he like then ?Oh, he liked playing in his leisure time. He liked football very much. Do you know why he didn’t like doing his homework? Because he always made a lot of mistakes when he did it.Well, one day, his mathematics teacher looked at Michael’s homework and found that all his homework was correct. Wow, that’s a good job! Of course students, the teacher was very pleased and surprised. So, he called Michael to his office and said to him, Michael, you’ve got all your homework right this time. You’re doing great. Well done, Michael. Did your father help you?“No, sir” Michael said, “Usually my father did it for me. But last night he was very busy. He had a meeting. So, he couldn’t do my homework. Then, I had to do it by myself. (Adapted from: Intermediate Reading Comprehension,L.G.Alexander)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membaca ungkapan untuk menceritakan cerita lucu<br />Siswa menyiapkan hal yang diperlukan untuk menceritakan cerita lucu<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Tiap siswa secara bergantian menceritakan cerita lucu<br />Siswa lain mendengarkan temannya yang melakukan cerita lucu<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />OHP/LCD<br />Alat Bantu (gambar, poster)<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment , Checklist<br />Bentuk: Mendongeng spoof <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 18<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei<br />Kompetensi Dasar<br /> Memahami body language sebagai salah satu alat untuk berkomunikasi<br />Indikator<br />Merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural<br />Materi Pokok<br />Wacana mengenai Body language<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai arti beberapa gerak tubuh (body language)<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca teks tentang Body language dan menjawab pertanyaannya<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan perbedaan antara gerak tubuh (body language) di Indonesia dengan di Amerika<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Nontes<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 19<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks berbentuk spoof<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks report spoof<br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoof<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentu spoof <br />New BabyA woman is sitting at home entertaining her parents who have come around to congratulate her on their first grandchild. “So, when can we see the bay?,asks the grandmother. “In a little while”,replies the mother. Some time passes. The grandparents are looking quite anxious at this point. “So, when can we see the baby?, asks the grandfather. “When the baby starts crying”,replies the mother. The grandparents turn to look each other, a little perplexed and ask,”Why do we have to wait until she starts crying?!” The mother snaps back,”because I put her down somewhere this morning and I can’t remember where she is!”<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Memberi tanggapan terhadap gambar yang tersedia<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membaca teks spoof dan menjawab pertanyaannya<br />Siswa membaca teks spoof berikutnya dan menjawab pertanyaannya<br />Siswa melengkapi teks spoof dengan kata yang disediakan <br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mngemukakan pendapat mengenai teks spoof yang sudah dibaca<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Tugas<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 20<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof <br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoof<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk spoof, contohnya, <br />New BabyA woman is sitting at home entertaining her parents who have come around to congratulate her on their first grandchild. “So, when can we see the bay?,asks the grandmother. “In a little while”,replies the mother. Some time passes. The grandparents are looking quite anxious at this point. “So, when can we see the baby?, asks the grandfather. “When the baby starts crying”,replies the mother. The grandparents turn to look each other, a little perplexed and ask,”Why do we have to wait until she starts crying?!” The mother snaps back,”because I put her down somewhere this morning and I can’t remember where she is!”<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview penjelasan mengenai Simple Past <br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa membuat kalimat menggunakan Simple Past berdasarkan gambar yang disediakan.<br />Siswa menentukan penggunaan was/wasn’t/were/weren’t pada kalimat <br />Siswa mengubah bentuk kata kerja yang sesuai dengan Simple Past Tense pada teks spoof <br />Siswa mengerjakan puzzle dengan melengkapi kalimat irregular verbs<br />Siswa membuat kalimat menggunakan Past Continuous Tense berdasarkan gambar yang disediakan <br />Siswa membaca penjelasan tentang Past Continuous tense<br />Siswa menentukan penggunaan kata kerja dalam bentuk Simple Past Tense atau Past Continuos Tense pada teks spoof <br />Siswa membuat kalimat sednri dengan menggunakan conjuctions dan relative clauses<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas penjelasan tentang Simple Past dan Past Continuous tense<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 21<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof <br />Indikator<br />Mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks spoof<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk spoof, contohnya, <br />New BabyA woman is sitting at home entertaining her parents who have come around to congratulate her on their first grandchild. “So, when can we see the bay?,asks the grandmother. “In a little while”,replies the mother. Some time passes. The grandparents are looking quite anxious at this point. “So, when can we see the baby?, asks the grandfather. “When the baby starts crying”,replies the mother. The grandparents turn to look each other, a little perplexed and ask,”Why do we have to wait until she starts crying?!” The mother snaps back,”because I put her down somewhere this morning and I can’t remember where she is!”<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview penjelasan mengenai pronoun <br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menentukan penggunaan pronoun yang tepat pada teks spoof <br />Siswa membaca penjelasan tentang saying verbs <br />Siswa menentukan pemakaian saying verbs yang tepat pada suatu kalimat<br />Siswa menjodohkan kalimat yang tepat dengan menggunakan while dan when <br />Siswa berkelompok memprediksi kejadian apa yang terjadi sebelum situasi yang disediakan<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengulas penjelasan tentang pronoun, saying verbs dan Past tenses<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: latihan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 22<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof <br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks spoof<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoof<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks spoof<br />Siswa dapat mengidentifilasi langkah-langkah retorika dalam wacana: spoof<br />Siswa menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoof<br />Materi Pokok<br />Teks tulis berbentuk spoof, contoh:<br />New BabyA woman is sitting at home entertaining her parents who have come around to congratulate her on their first grandchild. “So, when can we see the bay?,asks the grandmother. “In a little while”,replies the mother. Some time passes. The grandparents are looking quite anxious at this point. “So, when can we see the baby?, asks the grandfather. “When the baby starts crying”,replies the mother. The grandparents turn to look each other, a little perplexed and ask,”Why do we have to wait until she starts crying?!” The mother snaps back,”because I put her down somewhere this morning and I can’t remember where she is!”<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mendiskusikan pertanyaan mengenai organisasi teks<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca teks spoof dan mengidentifikasi pembagian teks organisasi dan cirri-ciri kebahasaan yang digunakan.<br />Siswa menjawab pertanyaan tentang teks spoof tersebut.<br />Siswa berkelompok menulis bagian orientation dan twist untuk teks spoof <br />Siswa saling bertukar tulisan antar kelompok<br />Tiap kelompok memberikan evaluasi terhadap tulisan kelompok lain.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan yang perlu diperhatikan dalam menulis teks spoof <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Unjuk kerja<br />Bentuk: hasil tulisan <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: X/1<br />Pertemuan ke: 23<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br /> Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: spoof<br />Indikator<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoof<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk spoof<br />Materi Pokok<br />Teks tertulis berbentuk spoof ,contohnya, <br />New BabyA woman is sitting at home entertaining her parents who have come around to congratulate her on their first grandchild. “So, when can we see the bay?,asks the grandmother. “In a little while”,replies the mother. Some time passes. The grandparents are looking quite anxious at this point. “So, when can we see the baby?, asks the grandfather. “When the baby starts crying”,replies the mother. The grandparents turn to look each other, a little perplexed and ask,”Why do we have to wait until she starts crying?!” The mother snaps back,”because I put her down somewhere this morning and I can’t remember where she is!”<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks spoof (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Siswa menggunakan checklist untuk membantu menulis teks spoof<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menulis teks spoof<br />Siswa memperlihatkan dfrat pertamanya kepada guru<br />Siswa mendpat feedback dari guru dan menulis ulang<br />Siswa saling mengevaluasi tulisan masing-masing<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan tulisan teks berbentuk spoof <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performans Assessment, Checklist<br />Bentuk: tulisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 24<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: hortatory exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: hortatory exposition<br />Siswa dapat melakukan melakukan monolog berbentuk : hortatory exposition<br />Materi Pokok<br /> Wacana monolog berbentuk hortatory exposition, contohnya:<br />Program Presenter: It’s ten to three and time for our special program today ‘ Beautiful World’ with me Thery. I will be your host for about 30 minutes. Well, listeners we have two senior high school students, Sarah and Astari on the line ready to debate about ‘Quashing litter-bug habits.’ So, if you’re interested, find a pen and paper. Then choose the best suggestion of all by sending your SMS. Remember, at the end of the segment we will give you a cool gift for the winner. Okay Sarah and Astari and all listeners the problem of littering reflects a lack of responsibility on all sides. Although heavy penalty has already been arranged under government regulation, many people still drop broken bottles or empty cans in public places, like parks or streets, even in the river. It’s always interesting to know how the youth are concerned about social problems like littering. First on the line is Sarah. Hello. Thank you for being part of our program. Tell me what do you think of this bad habit?Sarah: I am against this bad habit 100%.I personally believe that throwing litter on the ground is a very bad habit. Everybody knows. However many people do it. Why? Because they don’t care about a clean and healthy environment. They are careless and thoughtless. That’s disgusting, isn’t it?<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br /> Siswa membaca teks tentang sampah dan menjawab pertanyaan secara lisan<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan teks monolog lisan hortatory exposition <br />Siswa merespon isi teks dengan menjawab pertanyaannya<br />Siswa berdiskusi secara kelompok mengenai masalah sampah yang disebabkan oleh kebiasaan manusia.<br />Siswa diminta menggunakan ungkapan untuk menyatakan sikap yang tertera di buku.<br />Siswa tiap kelompok memberikan respon terhadap pendapat dari kelompok lain.<br />Kegiatan Akhir (5’)<br />Siswa mendapat tugas untuk mengidentifikasi ungkapan yang digunakan untuk menyatakan sikap. <br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding &discussion)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 25<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan sikap ( expressing:attitude).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan sikap ( expressing:attitude).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan sikap<br /> ( expressing:attitude).<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan sikap (expressing: attitude).<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan sikap ( expressing:attitude).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan sikap ( expressing:attitude).<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Menyatakan perasaan attitude<br /> mis. What I mean is…Now, let me think…<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa membahas tugas sebelumnya untuk mengidentifikasi ungkapan menyatakan sikap ( expressing:attitude).<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan percakapan interpersonal/transaksional yang berisikan ungkapan untuk menyatakan sikap ( expressing:attitude). melalui tape secara klasikal.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan sikap<br />( expressing:attitude).<br /> Siswa memberikan pendapat tentang suatu isu dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan sikap<br />( expressing:attitude).<br />Siswa memberikan solusi terhadap suatu isu dengan menggunakan ungkapan untuk menyatakan sikap<br />( expressing:attitude).<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan mereview ungkapan yang digunakan untuk untuk menyatakan sikap<br />( expressing:attitude).<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding & dialog)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B. Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 26<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna dalam percakapan transaksional/ interpersonal resmi dalam konteks kehidupan sehari-hari.<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi secara akurat, lancar, dan berterima menggunakan ragam bahasa lisan yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kekesalan ( expressing:annoyance).<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima yang melibatkan tindak tutur: menyatakan kekesalan ( expressing:annoyance).<br />Indikator<br />Merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kekesalan <br />(expressing:annoyancee).<br />Melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kekesalan <br />(expressing:annoyance).<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon dengan benar terhadap tindak tutur: menyatakan kekesalan (expressing:annoyance).<br />Siswa dapat melakukan berbagai tindak tutur dalam wacana lisan interpersonal/transaksional: menyatakan kekesalan (expressing:annoyance).<br />Materi Pokok<br />Percakapan/dialog dan pernyataan yang memuat ungkapan–ungkapan berikut<br />Menyatakan perasaan annoyance<br /> mis. I can’t take it anymore I need a break<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai ongkos angkutan umum yang makin naik<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa mendengarkan ungkapan menyatakan kekesalan <br />( expressing:annoyance) untuk melalui tape secara klasikal.<br />Siswa melafalkan ungkapan-ungkapan untuk menyatakan kekesalan ( expressing:annoyance).<br />Siswa mendengarkan percakapan transaksional/interpersonal yang berisikan ungkapan untuk menyatakan kekesalan <br />( expressing:annoyance).<br />Siswa melengkapi percakapan tersebut dengan informasi yang didengar<br />Siswa membaca dialog tersebut dan menjawab pertanyaan.<br />Siswa berpasangan mempraktekkan percakapan transaksional/interpersonal yang berisikan ungkapan untuk menyatakan kekesalan (expressing: annoyance).<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru dan mereview ungkapan yang digunakan untuk untuk menyatakan kekesalan (expressing: annoyance).<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Tape<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assessment (responding & dialog)<br />Bentuk: Pertanyaan lisan <br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 27<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk report, narrative dan analytical exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: Hortatory exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: Hortatory exposition.<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: Hortatory exposition.<br />Melakukan monolog berbentuk : Hortatory exposition.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog: Hortatory exposition.<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk hortatory exposition.<br />Materi Pokok<br />Teks monolog lisan berbentuk hortatory exposition, <br /> contohnya berikut:<br />Program Presenter : It’s ten to three and time for our special program today ‘ Beautiful World’ with me Thery. I will be your host for about 30 minutes. Well, listeners we have two senior high school students, Sarah and Astari on the line ready to debate about ‘Quashing litter-bug habits.’ So, if you’re interested, find a pen and paper. Then choose the best suggestion of all by sending your SMS. Remember, at the end of the segment we will give you a cool gift for the winner. Okay Sarah and Astari and all listeners the problem of littering reflects a lack of responsibility on all sides. Although heavy penalty has already been arranged under government regulation, many people still drop broken bottles or empty cans in public places, like parks or streets, even in the river. It’s always interesting to know how the youth are concerned about social problems like littering. First on the line is Sarah. Hello. Thank you for being part of our program. Tell me what do you think of this bad habit?Sarah : I am against this bad habit 100%.I personally believe that throwing litter on the ground is a very bad habit. Everybody knows. However many people do it. Why? Because they don’t care about a clean and healthy environment. They are careless and thoughtless. That’s disgusting, isn’t it? (lanjutan di buku teks)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mendiskusikan pertanyaan yang tertera di buku teks <br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa membaca teks monolog lisan berbentuk hortatory exposition<br />Siswa memperhatikan tujuan tiap paragraf teks monolog lisan berbentuk hortatory exposition<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks tersebut.<br />Siswa mendiskusikan isi jawaban mereka<br />Siswa mendengar teks monolog lisan berbentuk hortatory exposition yang didengar melalui kaset secara klasikal. <br />Siswa melengkapi teks teks monolog lisan berbentuk hortatory exposition dengan informasi yang didengarnya.<br />Siswa memjawab pertanyan mengenai teks yang didengarnya.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa membuat kesimpulan mengenai karakteristik teks monolog hortatory exposition dan mendapat tugas membuat presentasi berkelompok mengenai Should Mobile Phones be Banned in Schools<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Script dari Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Cloze passages (listening) pertanyaan lisan, membaca teks monolog (speaking)<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 28<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Kemampuan memahami dalam teks monolog lisan berbentuk narrative,spoof, dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kemampuan mengungkapkan makna dalam monolog yang berbentuk narrative,spoof, dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Merespon makna dalam teks monolog sederhana menggunakan ragam bahasa lisan secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog secara akurat, lancar dan berterima yang menggunakan ragam bahasa lisan yang berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Merespon wacana monolog: hortatory exposition<br />Melakukan monolog berbentuk : hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana monolog berbentuk hortatory exposition<br />Siswa dapat melakukan monolog berbentuk hortatory exposition<br />Materi Pokok<br />Teks monolog berbentuk hortatory exposition, contohnya berikut:<br />Program Presenter : It’s ten to three and time for our special program today ‘ Beautiful World’ with me Thery. I will be your host for about 30 minutes. Well, listeners we have two senior high school students, Sarah and Astari on the line ready to debate about ‘Quashing litter-bug habits.’ So, if you’re interested, find a pen and paper. Then choose the best suggestion of all by sending your SMS. Remember, at the end of the segment we will give you a cool gift for the winner. Okay Sarah and Astari and all listeners the problem of littering reflects a lack of responsibility on all sides. Although heavy penalty has already been arranged under government regulation, many people still drop broken bottles or empty cans in public places, like parks or streets, even in the river. It’s always interesting to know how the youth are concerned about social problems like littering. First on the line is Sarah. Hello. Thank you for being part of our program. Tell me what do you think of this bad habit?Sarah : I am against this bad habit 100%.I personally believe that throwing litter on the ground is a very bad habit. Everybody knows. However many people do it. Why? Because they don’t care about a clean and healthy environment. They are careless and thoughtless. That’s disgusting, isn’t it? (lanjutan di buku teks)<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview karakteristik teks monolog lisan hortatory exposition<br />Kegiatan Inti (75’)<br />Siswa melakukan tugasnya, mempresentasikan teks monolog lisan hortatory exposition secara berkelompok<br />Siswa lain mendengarkan presentasi teks monolog hortatory exposition yang dilakukan kelompok lain<br />Siswa mengomentari presentasi teks monolog hortatory exposition yang dilakukan kelompok lain<br />Siswa mendiskusikan kekurangan presentasi mereka masing-masing.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa mendapat pengarahan hal yang diperlukan untuk mempresentasikan teks monolog hortatory exposition<br />Siswa mendapat tugas untuk mempresentasikan teks monolog hortatory exposition secara individu.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Kaset/CD<br />Penilaian <br />Teknik: Performance Assesment <br />Bentuk: Tugas presentasi berpasangan, Responding<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 29<br />Alokasi Waktu: 1 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Mengungkapkan makna dalam teks percakapan transaksional resmi dan percakapan berlanjut (sustained) secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Kompetensi Dasar<br />Mengungkapkan makna dalam percakapan transaksional (to get things done) dan interpersonal (bersosialisasi) resmi dan tak resmi dalam ragam lisan secara akurat, lancar dan berterima<br />Indikator<br />Merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural.<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat merespon wacana yang berkaitan dengan sosiokultural<br />Materi Pokok<br />Wacana mengenai Touchy Topics<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya jawab mengenai topik yang biasa dibicarakan ketika pertama kali bertemu seseorang.<br />Kegiatan Inti (30’)<br />Siswa membaca teks Touchy Topics dan menjawab pertanyaannya<br />Siswa menentukan apakah pertanyaan yang disediakan sopan atau tidak untuk ditanyakan pertama kali di Amerika.<br />Siswa berpasangan menentukan pertanyaan tadi dari sudut pandang budaya Indonesia.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan topik yang yang biasa dibicarakan ketika bertemu pertama kali di Amerika dan Indonesia.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Nontes<br />Bentuk: pertanyaan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 30<br />Alokasi Waktu: 3 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks: hortatory exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Siswa mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Siswa mengidentifikasi ciri-ciri kebahasaan teks hortatory exposition<br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk hortatory exposition contoh, <br />Can “AFI” Guarantee One to be a Talented Singer?“Menuju Puncak” is a song that is so popular now. No one can deny that AFI (Akademi Fantasi Indosiar) has fascinated many fans around the nation. As one of the many talent search shows, AFI is bound to be compared with other such programs like “Indonesian Idol”, “Penghuni Rumah Terakhir”, “KDI”, “Indonesia Cantik “ and so on.AFI has offered a unique package for viewers; a combination between a reality show and a talent show. Their way of finding real entertainers has increased the public’s awareness of the difficulties in reaching the top in the entertainment business.But frankly saying, AFI has not fully succeeded in reaching its main goal. If you take an objective look at a number of the winners, you’ll see that they are not yet able to fill the most basic requirements, which is to sing properly. This is ironic, considering all the criticisms coming from the judges about pitch tones, tempos, and everything that has to do with becoming a good singer.Thus, if we want to improve the Indonesian music industry, we should really think about the singer’s and the musician’s talents and train them appropriately, so they can be a professional singer or musician.Adapted from C’sN Magazine,2004<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai foto yang disediakan di buku teks<br />Kegiatan Inti (110’)<br />Siswa membaca teks hortatory exposition dan menjawab pertanyaan.<br />Siswa membaca kembali teks hortatory exposition tersebut dan mengubah paragraf keempat dengan pendapatnya<br />Siswa berpasangan mengidentifikasi penggunaan Modal Verbs dan Adverbs of Certainty dan pengertiannya<br />Siswa membaca penjelasan tingkat kepastian dari sebuah kesimpulan yang menggunakan Modal Verbs atau Adverbs of Certainty<br />Siswa menganalisa tingkat kepastian beberapa kesimpulan<br />Siswa membaca contoh-contoh Abstract Nouns<br />Siswa berpasangan mengidentifikasi Abstract Nouns dari suatu teks.<br />Siswa menentukan Abstract Nouns yang sesuai untuk kalimat<br />Siswa mengidentifikasi perbedaan mengutarakann pertanyaan secara subyektif dan obyektif (subjective and objective statements)<br />Siswa membaca teks horatory exposition dan menggarisbawahi pernyataan subyektif.<br />Siswa mengubah pernyataan subyektif yang ditemukan menjadi pernyataan obyektif.<br />Siswa melengkapi teks horatory exposition dengan kata penghubung dan frase yang tepat.<br />Kegiatan Akhir (15’)<br />Siswa mereview ciri kebahasaan yang ada pada teks hortatory exposition<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Tugas<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/2<br />Pertemuan ke: 31<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative, spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan<br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks: hortatory exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk hortatory exposition contoh, <br />Can “AFI” Guarantee One to be a Talented Singer?“Menuju Puncak” is a song that is so popular now. No one can deny that AFI (Akademi Fantasi Indosiar) has fascinated many fans around the nation. As one of the many talent search shows, AFI is bound to be compared with other such programs like “Indonesian Idol”, “Penghuni Rumah Terakhir”, “KDI”, “Indonesia Cantik “ and so on.AFI has offered a unique package for viewers; a combination between a reality show and a talent show. Their way of finding real entertainers has increased the public’s awareness of the difficulties in reaching the top in the entertainment business.But frankly saying, AFI has not fully succeeded in reaching its main goal. If you take an objective look at a number of the winners, you’ll see that they are not yet able to fill the most basic requirements, which is to sing properly. This is ironic, considering all the criticisms coming from the judges about pitch tones, tempos, and everything that has to do with becoming a good singer.Thus, if we want to improve the Indonesian music industry, we should really think about the singer’s and the musician’s talents and train them appropriately, so they can be a professional singer or musician.Adapted from C’sN Magazine,2004<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Tanya-jawab mengenai gambar yang tertera di buku teks<br />Kegiatan Inti (110’)<br />Siswa membaca teks hortatory exposition dan menjawab pertanyaan.<br />Siswa membaca kembali teks hortatory exposition tersebut dan memperhatikan teks organisasinya.<br />Siswa menjawab pertanyaan mengenai teks hortatory exposition<br />Siswa memberi label/nama bagian-bagian dari teks hortatory exposition<br />Kegiatan Akhir (15’)<br />Siswa menyimpulkan ciri-ciri teks hortatory exposition (tujuan, organisasi teks dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Tugas<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 32<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami makna teks monolog/esei berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar, dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan.<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br />1. Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />2. Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk hortatory exposition.<br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk hortatory exposition, contoh,<br />Can “AFI” Guarantee One to be a Talented Singer?“Menuju Puncak” is a song that is so popular now. No one can deny that AFI (Akademi Fantasi Indosiar) has fascinated many fans around the nation. As one of the many talent search shows, AFI is bound to be compared with other such programs like “Indonesian Idol”, “Penghuni Rumah Terakhir”, “KDI”, “Indonesia Cantik “ and so on.AFI has offered a unique package for viewers; a combination between a reality show and a talent show. Their way of finding real entertainers has increased the public’s awareness of the difficulties in reaching the top in the entertainment business.But frankly saying, AFI has not fully succeeded in reaching its main goal. If you take an objective look at a number of the winners, you’ll see that they are not yet able to fill the most basic requirements, which is to sing properly. This is ironic, considering all the criticisms coming from the judges about pitch tones, tempos, and everything that has to do with becoming a good singer.Thus, if we want to improve the Indonesian music industry, we should really think about the singer’s and the musician’s talents and train them appropriately, so they can be a professional singer or musician.Adapted from C’sN Magazine,2004<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks hortatory exposition.<br /> (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa berkelompok melengkapi bagian-bagian teks hortatory exposition.<br />Siswa berkelompok menulis teks hortatory exposition, dengan memilih topik yang disediakan atau pilihan sendiri<br />Siswa membaca tips untuk memudahkannya menulis teks hortatory exposition<br />Siswa saling bertukar tulisan antar kelompok dan menganalisanya<br />Tiap kelompok memberikan komentar atas tulisan kelompok lain.<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa menyimpulkan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menulis teks hortatory exposition dan mendapat tugas untuk membuat draft tulisan hortatory exposition.<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performannce Assessment<br />Bentuk: latihan tertulis<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />Rencana Pelaksanaan Pembelajaran<br />Mata Pelajaran :B.Inggris<br />Kelas/Semester: XI/1<br />Pertemuan ke: 33<br />Alokasi Waktu: 2 x 45 menit<br />Standar Kompetensi<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition <br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei tulis berbentuk narrative,spoof dan hortatory exposition secara akurat, lancar dan berterima dalam konteks kehidupan sehari-hari dan mengakses ilmu pengetahuan. <br />Kompetensi Dasar<br />Memahami dan merespon makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Mengungkapkan makna dalam teks monolog/esei yang menggunakan ragam bahasa tulis secara akurat, lancar dan berterima dalam teks berbentuk: hortatory exposition<br />Indikator<br />Mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition<br />Mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition<br />Menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk hortatory exposition<br />Tujuan Pembelajaran<br />Siswa dapat mengidentifikasi makna dalam teks hortatory exposition.<br />Siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah retorika dalam wacana: hortatory exposition. <br />Siswa dapat menulis teks berbentuk monolog/esei berbentuk hortatory exposition<br />Materi Pokok<br />Teks monolog/esei berbentuk hortatory exposition<br />Can “AFI” Guarantee One to be a Talented Singer?“Menuju Puncak” is a song that is so popular now. No one can deny that AFI (Akademi Fantasi Indosiar) has fascinated many fans around the nation. As one of the many talent search shows, AFI is bound to be compared with other such programs like “Indonesian Idol”, “Penghuni Rumah Terakhir”, “KDI”, “Indonesia Cantik “ and so on.AFI has offered a unique package for viewers; a combination between a reality show and a talent show. Their way of finding real entertainers has increased the public’s awareness of the difficulties in reaching the top in the entertainment business.But frankly saying, AFI has not fully succeeded in reaching its main goal. If you take an objective look at a number of the winners, you’ll see that they are not yet able to fill the most basic requirements, which is to sing properly. This is ironic, considering all the criticisms coming from the judges about pitch tones, tempos, and everything that has to do with becoming a good singer.Thus, if we want to improve the Indonesian music industry, we should really think about the singer’s and the musician’s talents and train them appropriately, so they can be a professional singer or musician.Adapted from C’sN Magazine,2004<br />Metode Pembelajaran/Teknik: Three-phase technique<br />Langkah-langkah Kegiatan<br />Kegiatan Awal (10’)<br />Siswa mereview berbagai aspek teks (tujuan, organisasi, dan ciri-ciri kebahasaan)<br />Siswa menggunakan checklist untuk membantu menulis teks report<br />Kegiatan Inti (70’)<br />Siswa menulis teks hortatory exposition<br />Siswa memperlihatkan dfrat teks report pertamanya kepada guru<br />Siswa diminta melakukan peer correction<br />Siswa mendapat evaluasi dari temannya dan memperbaikinya<br />Siswa bertanya kepada guru yang tidak dimengerti<br />Siswa mendapat feedback dari guru<br />Siswa memperbaiki tulisannya<br />Kegiatan Akhir (10’)<br />Siswa mengumpulkan tulisan teks hortatory exposition<br />Sumber/Bahan/Alat<br />Buku Look Ahead 2<br />Penilaian <br />Teknik: Performans Assessment, Checklist.<br />Bentuk: tulisan<br />Mengetahui…………………,….<br />Kepala SekolahGuru Mata Pelajaran<br />________________________________________<br />NIP.NIP.<br />