Your SlideShare is downloading. ×
Pemanfaatan  pengembangan bahan belajar berbasis tik
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Pemanfaatan pengembangan bahan belajar berbasis tik

2,927

Published on

Published in: Education, Business, Technology
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
2,927
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
145
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGAN BAHAN BELAJAR BERBASIS ICT SECARA ONLINE MELALUI WEBNETWORKING TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 SMA NEGERI 2 MATARAM Dsusun Oleh H. M. SARTONO, S.Pd NIP : 19601231 198601 1 055 2010Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 1
  • 2. KATA PENGANTAR Dengan selalu mengucap puji syukur alhamdulillah dipanjatkan kepada Allah SWT atas limpahanrahmat taufiq inayahNya, Proposal kegiatan ini dapat tersusun meskipun dalam bentuk yang sangat sederhana. Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dan informasi dalam berbagi hal kehidupan manusia terusmenerus berkembang dengan pesatnya, secara langsung berdampak terhadap dunia pendidikan. Berkembangcepatnya IPTEK dan informasi dimaksud tidak jarang para ilmuan mengalami kesulitan menghadapi dampak dantantangan nyata yang timbul sebagai akibat dari berbagai macam teori dan praktek serta persepsi yangdikembangkannya. Kendati perbedaan itu timbul, sudah banyak pula dirasakan manfaatnya bagi duniapendidikan. Kesempatan mengembangkan diri, bukan hanya semata-mata ditentukan oleh tingkat kecerdasan, bakatdan minatnya akan tetapi kompetensi/ kemampuan dasar yang dimiliki dan disiplin, disamping itu juga memilikietos kerja yang tinggi, disiplin serta sangat dominan terlepas dari hal-hal yang melatarbelakangi pengembangandiri suatu pekerjaan, tidak kalah pentingnya adalah faktor lingkungan kerja yang pertama kali mempengaruhipertumbuhan perkembangan personal/individu Tidak semua guru dapat berbuat sesuai , dengan keadaaataupun harapan, hal ini disebabkan oleh kelayakan atau tidaknya suatu pekerjaan yang ditekuni. Namundemikian sangat tergantung pada kemampuan menyesuaikan diri terhadap kewajiban pekerjaan/ jabatankeprofesionalan dari masing-masing individu. Harapan agar kiranya proposal ini dapat diterima bermanfaat sebagai salah satu informasi dalamusaha untuk pengembangan pendididkan pada umumnya melalui upaya pemenfaatan ICT secara Online melaluiWeb Networking pembelajaran yang dipandang perlu mendapat perhatian dalam upaya pengembangankependidikan di masa yang akan datang. Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 2
  • 3. BAB I PENDAHULUAN Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICTA. LATAR BELAKANG UU Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang tercermin dalam rumusan Visi dan Misi pendidikan nasional. Visi pendidikan nasional adalah mewujudkan sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua warga negara Indonesia agar berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Sedangkan misinya adalah: (1) mengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi seluruh rakyat Indonesia; (2) meningkatkan mutu pendidikan yang memiliki daya saing di tingkat nasional, regional, dan internasional; (3) meningkatkan relevansi pendidikan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global; (4) membantu dan memfasilitasi pengembangan potensi anak bangsa secara utuh sejak usia dini sampai akhir hayat dalam rangka mewujudkan masyarakat belajar; (5) meningkatkan kesiapan masukan dan kualitas proses pendidikan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian yang bermoral; (6) meningkatkan keprofesionalan dan akuntabilitas lembaga pendidikan sebagai pusat pembudayaan ilmu pengetahuan, keterampilan, pengalaman, sikap, dan nilai berdasarkan standar yang bersifat nasional dan global; dan (7) mendorong peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berdasarkan prinsip otonomi dalam konteks Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pembangunan pendidikan merupakan bagian integral dari seluruh proses pembangunan. Pendidikan merupakan satu-satunya sarana dalam menciptakan SDM yang berkualitas, sehingga memerlukan penanganan yang serius dan profesional. Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 3
  • 4. B. TANTANGAN NYATA Tantangan yang kini dihadapi di bidang pendidikan, antara lain : (1) mempertahankan hasil- hasil pembangunan pendidikan yang telah dicapai; (2) menyiapkan SDM berkualitas dalam rangka menghadapi kompetensi pasar global; (3) dan mengembangkan sistem pendidikan yang lebih dinamis, demokratis, adaptif dan aspiratif, memahami keberagaman dan kemajemukan potensi daerah. SMA Negeri 2 Mataram , sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berada di Wilayah Kota Mataram menyadari Tantangan Nyata tersebut. Oleh karena itu dalam menjalankan fungsinya adalah : 1. Melaksanakan pengembangan Kurikulum Satuan Pendidikan 2. Melaksanakan pengembangan metode pembelajaran 3. Melaksanakan peningkatan Standart Kriteria Ketuntasan Minimal 4. Melaksanakan pengembangan profesionalisme guru 5. Meningkatkan prestasi akademik dan nonakademik 6. Memantapkan terwujudnya masyarakat belajar yang mandiri 7. Mencetak lulusan setara nasional yang berkualitas 8. Memajukan dan mengembangkan kegiatan intra dan ekstra kurikuler sebagai lembaga yang memiliki kehandalan output dan outcomes 9. Melaksanakan pengembangan lingkungan belajar yang bestari dan mandiri Kenyataan yang tidak dapat dipungkiri bahwa kualitas pendidikan kita masih jauh dari yang diharapkan. Sekolah yang bermutu dapat dilihat dari beberapa indikator antara lain : nilai rata-rata ujian akhir yang bagus, jumlah lulusan yang dapat diterima di jenjang pendidikan Perguruan tinggi dan banyaknya lulusan yang dapat memperoleh pekerjaan yang layak. Dasar pemikiran lainnya, ada beberapa yang dapat mempengaruhi peningkatan mutu pendidikan di sekolah, yaitu ; tenaga pendidik, siswa, lingkungan dan sarana dan prasarana. Kualitas tenaga pendidik akan sangat berpengaruh terhadap mutu pendidikan yang dikelolanya terutama dalam membelajarkan anak didiknya. Guru yang ideal adalah guru yang sebelum mengajar sudah mempersiapkan diri dengan melengkapi semua administrasi kelas kemudian mengajar di kelas tanpa terbebani administrasi sekolah. Setelah mengajar mereka belajar di rumah dengan memberi evaluasi kepada siswanya dan belajar lagi untuk menambah pengetahuan yang berguna. Kemusian adanya perkembangan iptek dan informasi secara otomatis akan merubah sifat- sifat pekerjaan dan keterampilan para penyelenggara pendidikan. Dan guru yang profesional harus memilki kemampuan tentang konsep konsep analisis kebutuhan (needs analysis), materi dan model model pembelajaran (matrial and model of learning), validitas dan reabilitas evaluasi ( validity and reability of Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 4
  • 5. evaluation). Guru yang profesional hendaknya memiliki kompetensi dasar : 1) Landasan landasnkependidikan 2) Penguasaan fungsi layanan BP/BK 3) Penyusunan administrasi sekolah 4) Kreatifitaspenelitian untuk kepentingan pembelajaran 5) Kemampuan pengelolaan KBM 6) Kemampuan pengelolaankelas 7) Kemampuan penggunaan media 8) Kemampuan mengelola interaksi belajar mengajar 9)Kemapuan menilai prestasi siswa dan 10) kemampuan menguasai bahan SMA Negeri 2 Mataram salah satu jenjang pendidikan menengah, tengah berupaya agarapa yang ingin dicapai dalam meningkatkan mutunya, dengan memberikan pembekalan kompetensikepada siswa untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Begitu pula dari unsurbirokrasi kita, bahwa sekolah yang baik dapat dilihat dari kualifikasi nilai kuantitatif ( NUN), tanpamempertimbangkan nilai kualitatif (out comes). Untuk mewujudkan harapan di atas, SMA Negeri 2Mataram perlu mengupayakan agar harapan itu terwujud dengan harapan minimal 100%, yang harusdiambil dengan mengadakan pemantapan kelas XII dalam menghadapi Ujian Nasional tahunPembelajaran 2010/2011 dan secara berkelanjutan sampai dengan tahun tahun berikutnya. Penyadaran tentang masalah dasar pendidikan masalah yang dihadapi adalahberlangsungnya pendidikan yang kurang bermakna bagi pengembangan pribadi dan watak peserta didikyang berakibat hilangnya kepribadian dan kesadaran akan makna hakiki kehidupan. Hal ini dapat terwujuddengan mempertinggi kualitas pendidikan, sebab salah satu fungsi utama pendidikan adalahmengembangkan potensi manusia dalam hal ini sebagai peserta didik secara utuh dan optimal denganstrategi yang sistematis dan terarah. Strategi pendidikan sekolah yang ditempuh pemerintah selama inimemberikan perlakuan sama kepada semua peserta didik, sebenarnya mereka itu mempunyai perbedaanbaik dari segi tingkat kecakapan, minat maupun bakatnya. Apabila strategi ini tetap diterapkan, maka peserta didik yang berbakat dan memilikikemampuan lebih menjadi kurang mendapat pelayanan pendidikan yang memadai serta kurang mampumenunjang usaha untuk mengoptimalkan potensi sumber daya manusia secara tepat. Dengan strategitersebut munculnya keunggulan secara acak, sangat tergantung kepada motivasi belajar setiap pesertadidik serta lingkungan belajar mengajar. Dan Sekolah sebagai penyelenggara pendidikan sangat Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 5
  • 6. tergantung kepada keputusan birokrasi yang mempunyai jalur yang sangat panjang, bahkan kebijakan sering tidak relevan dengan sekolah setempat. Faktor peran serta masyarakat khususnya orang tua siswa dalam penyelenggara pendidikan selama ini sangat minim. SMA Negeri 2 Mataram sebagai salah satu jenjang pendidikan menengah, tengah berupaya agar apa yang ingin dicapai dalam meningkatkan mutunya, dengan memberikan pembekalan kompetensi kepada siswa untuk dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Begitu pula dari unsur birokrasi kita, bahwa sekolah yang baik dapat dilihat dari kualifikasi nilai kuantitatif ( NUN), tanpa mempertimbangkan nilai kualitatif (out comes).C. DASAR PEMIKIRAN 1. Potensi ICT dalam Pendidikan  Memperluas kesempatan belajar  Meningkatkan efisiensi  Meningkatkan kualitas belajar  Meningkatkan kualitas mengajar  Memfasilitasi pembentukan keterampilan  Mendorong belajar sepanjang hayat berkelanjutan  Meningkatkan perencanaan kebijakan dan manajemen  Mengurangi kesenjangan digital 2. Perubahan Paradigma Proses Pembelajaran Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 6
  • 7. 3. Perubahan Paradigma Institusi Pembelajaran Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 7
  • 8. 4. Konsep Layanan ICT Untuk Pendidikan 5. Prasyarat Guru memilki posisi strategis sebagai faktor penentu tinggi rendahnya mutu hasilpenyelenggraaan pendidikan , namunsangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional, mutu dankinerjanya. Pemantauan, observasi dan kegiatan supervisi para penyelia sangatlah diperlukan untukmengetahui sejauh mana persiapan guru dalam mempersiapkan peserta didiknya melaui kegiatan belajarmengajarnya.. Setiap individu berada pada tingkat kemampuan kinerja yang berbeda- beda, perbedaanyang dimaksud disebabkan oleh 1) Latar belakang kebudayaan 2) Latar belakang kecakapan hidup (lifeskills) 3). latar belakang pengalaman, kreatifitas diri, berfikir untuk masa depan, situasi dan emosionalyang dialami setiapindividu 4) Latar belakang sosial (bekerja sama, kooperatif, bertanggung jawab,demokratis, menstimulir setiap anggota kelompok untuk bekerja sama 5) Latar belakang sosiologis(keadaan physik, perkembangan pribadi, interaksi sosial, perkembangan keadaan keluarga, sekolah danlingkungan daerahnya, keberadaan sosial ekonomi 6) Latar belakang pertumbuhan jabatan fungsional(penganalisaan situasi belajar mengajar, menerapkan prinsip prinsip psikologi modern dalampembelajaran, pengetahuan tata cara bekerja sama Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 8
  • 9. 6. Bagaimana (ICT) dimanfaatkan untuk pembelajaran?  Sesuai kebutuhan & tuntutan perkembangan teknologi.  Pemanfaatan ICT perlu dirancang dan dikelolah secara terorganisasi.  Diperlukan tenaga yang memiliki kompetensi. Strategi diperlukan dalam upaya proses KBM berbasis ICTdapat berjalan secara efektif dan efisien. Langkah yang sebaiknya ditempuh yaitu melakukan kajian dan menetapkan sasaran: 1. Sarana 2. Infrastruktur 3. SDM 4. Siswa 5. Kurikulum 6. TERSEDIANYA PERALATAN PBM BERBASIS ICT 7. Menghasilkan SDM yang fasih dalam berpikir dan memanfaatkan teknologi 8. Pengembangan total individu (intelektual, fisik, emosional & spiritual) 9. Profil siswa yang mampu berkompetensi tingkat lokal, regional, Nasional dan Global7. Perkembangan Pendayagunaan ICT untuk Pendidikan 1) TRANSFORMING : ICT sbg Katalis Reformasi/Evolusi Pendidikan untuk membangun Knowledge-Based Society 2) INTEGRATING : Using ICT to learn 3) APPLYING : Learning to use ICT 4) EMERGIN : Menyadari pentingnya ICT untuk Pendidikan8. PENGGUNAAN STRATEGI YG LEBIH ADAPTIF • Mengutamakan kepuasan peserta didik (siswa) (customer satisfaction) • Memberikan pelayanan prima (service exellent) • Berbasis kompetensi (competency based) Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 9
  • 10. 9. MANFAAT BAHAN AJAR BERBASIS ICT BAGI GURU 1. EFISIEN DAN EFEKTIF, 2. MEMPERKECIL KESALAHAN PERSEPSI, 3. MENGATASI KEKURANGAN ALAT, 4. MENGEMBANGKAN KOMPETENSI TIK YANG DIMILIKI UNTUK MENDUKUNG PBM DALAM UPAYA MENINGKATKAN KETERCAPAIAN KOMPETENSI SISWA 5. MENGEMBANGKAN KEMAMPUAN TIK DENGAN BELAJAR MANDIRI -BERINISIATIF, INOVATIF, -KREATIF DAN BERTANGGUNG JAWAB 6. BERKOMUNIKASI DENGAN SESAMA GURU SECARA REGIONAL, NASIONAL MAUPUN INTERNASIONAL 7. MEMPEROLEH MATERI AJAR SECARA CEPAT DAN MURAH DALAM UPAYA MENGEMBANGKAN BAHAN AJAR8. Pengadaan sarana prasarana ICT Sarana prasarana memegang peran penting walaupun memerlukan pendanaan yang cukupbesar yaitu untuk alokasi dana demi sempurnanya ruang praktik yang bersih dan lengkap, perawatanlaboratorium yang tertib dan rutin dilaksanakan. Untuk itu demi peningkatan mutu pendidikan maka sekolahbekerja sama dengan komite sekolah dan Majlis Dikdasmen Muhammadiyah dalam menggalang dana untukpenyediaan sarana dan prasarana tersebut. Disamping itu juga pengajuan proposal untuk mendapatkanbantuan dari pemerintah. Rincian program yang dilakukan adalah : Pengadaan laboratorium ICT dengan;Pengadaan LCD Projektor; 3) Pengadaan Printer dan scanner; Pengadaan CD-CD pembelajaran;Pengadaan jaringan internet Pengadaan Control - Monitor Class9. Pengajaran dan pembelajaran berbasis komputer atau e-learning Di sektor pendidikaan sudah berkembang apa yang disebut e-learning atau electronic learning. E-learning yaitu pembelajaran yang difasilitasi oleh teknologi melalui pemanfaatan teknologi jaringan komunikasi dan informasi (Internet, Intranet, Ekstranet). Pengintegrasian jaringan global komputer ini memungkinkan dirancangnya suatu pembelajaran yang fleksibel karena teknologi memfasilitasi berbagai kemungkinan bentuk interaksi antara peserta didik dan guru. Penerapan e - learning meliputi penyampaian bahan ajar suplemen, tutorial online, konseling online, informasi akademik seperti program studi, kurikulum, pengumuman nilai ujian secara online. Rincian program Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 10
  • 11. yang dilakukan adalah : 1) Melaksanakan pendidikan dan pelatihan internet bagi guru; 2) Melaksanakan pendidikan dan pelatihan internet bagi siswa; 3) Bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mempersiapkan sumber daya manusia, perangkat keras dan lunak serta perangkat pendukung lainnya sehingga dapat secara bertahap dan berkelanjutan terselenggara kegiatan pembelajaran melalui pemanfaatan internet.10. Pemanfaatan Control - Monitor Class Dalam rangka meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam pengawasan tenaga edukatif danpara staf sekolah perlu pengadaan Control- Monitor Class. Control- Monitor Class merupakan perangkatelektronik yang berfungsi sebagai alat untuk memanggil dan memberi pengumuman ke seleruh kelas atausebagaian dan atau salah satu kelas engan mic announcer beriknada . Untuk latihan broadcating sepertipenyiar atau presenter, bisa untuk percakapan antara kantor dengan ruang kelas dan pertemuan sekolah,menunjang pelaksanaan ujian di bidang lestening dan memantau situasi pelaksanaan pembelajaran di kelasmelalui layar TV monitor yang dipancarkan oleh camera CCTV yang dipas dalam melaksanakan tugasnya.Rincian Program yang dilakukan adalah : 1) Sosialisasi manfaat adanya Control- Monitor Class kepadawarga sekolah, 2) Bekerja sama dengan komite sekolah dalam pengadaan Control- Monitor Class. Dari paparan di atas dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan Teknologi Informasi danKomunikasi dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah karena dalam rancangan pembelajaranberbantuan komputer selalu diberikan stimulus yang menyenangkan. Sistem ICT dapat mendiagnosiskesulitan - kesulitan siswa dalam belajar dan memberikan bantuan untuk memecahkan masalah yangdihadapi. komputer merupakan media pengajaran yang dapat menyampaikan pesan dan berinteraksidengan siswa sehingga kegiatan pengajarannya lebih seksama. Harapan agar kiranya KaryaKomprehensif ini dapat diterima bermanfaat sebagai salah satu informasi dalam usaha untukpengembangan pendididkan pada umumnya melalui upaya pelatihan pemenfaatan pengintegrasian ICT danWeb dalam pembuatan software bahan pembelajaran yang dipandang perlu mendapat perhatian dalamupaya pengembangan kependidikan di masa yang akan datang. Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 11
  • 12. BAB II RENCANA STRATEGIS PEMANFAATAN DAN PENGEMBANGANBAHAN BELAJAR BERBASIS ICT SECARA ONLINE MELALUI WEBNETWORKING TAHUN PEMBELAJARAN 2011/2012 VISI MISI Visi inisiatif, inovatif kreatif untuk menggapai kemandirian dan Kematangan intelektual Misi 1. Menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar yang efektif, efisien dan bermutu 2. Menyediakan sarana dan prasarana serta sumber belajar yang sesuai 3. Menyediakan fasilitas dan sarana kegiatan ekstrakurikuler untuk menunjang bakat non akademik dan memberikan vokasional skill kepada siswa 4. Menciptakan kondisi sekolah yang tertib dan disiplin 5. Membina dan meningkatkan profesional guru 6. Menyelenggarakan kegiatan imtaq dan kegiatan keagamaan lainnya untuk membina keimanan, ketaqwaan dan akhlaq terpuji bagi siswa 7. Membangun hubungan yang lebih komunikatif antara sekolah dengan masyarakat dalam menyusun program sekolah dan juga pihak lain yang berkiprah dan memiliki katian dengan masalah pendidikan A. TUJUAN Meningkatkan kualitas pendidikan di SMA Negeri 2 Mataram dengan indikator: 1. Menghasilkan siswa yang beraklaq mulia dan berbudi pekerti yang luhur Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 12
  • 13. 2. Meningkatkan hasil belajar siswa, baik dilihat dari hasilujian maupun jumlah siswa yang diterima di perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ternama dari tahun ke tahun3. Meningkatkan kemampuan siswa untuk mengembangkan diri sejalan dengan perkembangan IPTEK dengan kesenian4. Meningkatkan kemampuan siswa dalam memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat 1. Tujuan Umum 1.1 Menciptakan SMA Negeri 2 Mataram sebagai salah satu SMA yang memiliki kemandirian dalam pengembangan dan pengelolaan dengan berpola pada Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah (MPMBS) 1.2 Mewujudkan SMA Negeri 2 Mataram sebagai SMA yang menjadi tujuan pendidikan bagi lulusan SMP dilingkungan Kota Mataram. 1.3 Mewujudkan jumlah lulusan yang berkualitas sehinggga prosentase yang diterima di Perguruan Tinggi Negeri semakin besar. 1.4 Menciptakan lulusan yang memiliki keterampilan khusus yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat di kemudian hari. 1.5 Menciptakan peserta didik yang menghargai dan mampu mengembangkan daya nalar melalui penelitian dan menulis. 1.6 Mengembangkan SMA Negeri 2 Mataram sebagai Green School sehingga menjadi arbiratul alam yang bermanfaat bagi lingkungan. 1.7 Mewujudkan SMA Negeri 2 Mataram sebagai lingkungan pendidikan yang menjadi PUJAAN bagi semua.2. Tujuan Khusus Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 13
  • 14. 1. Melaksanakan program rutin sekolah untuk meningkatkan Mutu lulusan dengan mewujudkan Pelaksanaan Pembinaan Prestasi dan Pemantapan Siswa Kelas XII menghadapi Ujian Nasional,2. Dapat mencapai perolehan nilai kuantitatif dan meningkatkan kehandalan output sekolah agar mereka dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri.3. Pemantapan Siswa Kelas XII sebagai salah satu usaha untuk mendeteksi tingkat kesiapan siswa dalan menghadapi ujian nasional;4. Bimbingan Belajar dan Pembelajaran Singkat Siswa Kelas X,XI dan sebagai salah satu bentuk kegiatan untuk meremedial siswa grade lower, grade midle, dan mengayakan siswa grade higher; untuk mencapai ketuntasan belajar5. Pelaksanaan Pembinaan Prestasi Kelas XII dalam mewujudkan Melatih mental siswa agar mereka siap menghadapi ujian nasional;6. Melatih dan membiasakan kepribadian diri siswa kelas XII dengan soal-soal yang mendekati atau sama dengan materi dan tingkat kesulitan soal yang diujiannasionalkan; sehingga dapat meningkatkan nilai standar kelulusan.7. Mematrikulasi kompetensi siswa atas kekurangan dan kelebihannya dari materi kurikulum yang telah disampaikan oleh guru.8. Memberikan pelayan yang lebih intensif kepada siswa yang berkualifikasi kurang.9. Memberikan pelayan yang lebih intensif kepada siswa X,XI dan XII untuk dapat meningkatkan kehandalan kemandirian belajar siswa, dan pelayan yang lebih intensif kepada Tenaga Pendidik/ Kependidikan melalui Penyediaan Sarana dan Prasarana Pusat Sumber Belajar Online10. Memberikan kesempatan pelayan yang lebih intensif , pelayanan secara merata dalam kegiatan Tutorial Teman Sejawat dan Pelatihan-Pelatihan dan MGMP untuk meningkatkan Kinerja Sumber Daya Tenaga Pendidik Kependidikan Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 14
  • 15. B. SASARAN Sararan 1 : Peningkatan Mutui Lulusan mempunyai sasaran sebagai berikut 1. Terealisasinya kondisi, potensi, dan keberhasilan tujuan pendidikan 2. Terealisasinya secara bertahap visi, misi, tujuan dan sasaran pendidikan; 3. Terwujudnya harapan orang tua siswa, bahwa putra putrinya dapat diterima di Perguruan Tinggi Negeri; 4. Terjelmanya kenaikan peringkat sekolah di Kota Mataram menjadi peringkat 10 besar. 5. Meningkatkan kuantitas siswa yang diterima di Perguruan Tinggi baik negeri ataupun swasta. 6. Memberi informasi yang akurat dan berkesinambungan kepada orang tua dan siswa atas kompetensi belajarnya; 7. Mendorong siswa belajar untuk lebih efektif dan efisien agar dapat memiliki sikap Belajar Mandiri; 8. Memotivatis guru mengajar dengan menggunakan berbagai pendekatan dan metode yang efektif dan efisien; 9. Meningkatkan kinerja dan akuntabilitas lembaga; 10. Meningkatkan kualitas output dan out comes pendidikan di SMA Negeri 2 Mataram Sararan 2 : Peningkatan Prsetasi Siswa Kelas X, XI ,dan XII ini mempunyai sasaran sebagai berikut : 1. Terealisasinya Bimbingan Belajar Siswa Kelas X, XI ,dan XII berprestasi rendah pada seluruh mata pelajaran 2. Terealisasinya secara bertahap Uji kompetensi siswa Kelas X, XI ,dan XII berprestasi rendah pada seluruh mata pelajaran Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 15
  • 16. 3. Terealisasinya secara bertahap Pembelajaran Singkat per semester bagi siswa Kelas X, XI yang belum tuntas setiap mata pelajaran 4. Terwujudnya harapan orang tua siswa, bahwa putra putrinya dapat Tuntas dalam setiap Mata Pelajaran 5. Meningkatkan kuantitas siswa yang Tuntas dalam setiap Mata Pelajaran 6. Memberi informasi yang akurat dan berkesinambungan kepada orang tua dan siswa atas kompetensi ketuntasan belajarnya pada setiap mata pelajaran 7. Mendorong siswa belajar untuk lebih efektif dan efisien agar dapat memiliki sikap Belajar Mandiri;Sararan 3 : Penyediaan Sarana Pusat Sumber Belajar online ( Intranet dan Internet) ini mempunyai sasaran sebagai berikut : 1. Terealisasinya kondisi sarana dan prasarana memadai , potensi, dan keberhasilan tujuan pendidikan 2. Terealisasinya secara bertahap visi, misi, tujuan dan sasaran pendidikan; 3. Terwujudnya harapan Guru dan siswa, memiliki sarana Pusat Sumber Belajar online ( Intranet dan Internet)Sararan 4 : Peningkatan Kinerja Tenaga Pendidik dan Kependidikan SMA Negeri 2 Mataram , ini mempunyai sasaran sebagai berikut : 1. Terealisasinya secara bertahap visi, misi, tujuan dan sasaran pendidikan SMA Negeri 2 Mataram 2. Terealisasinya kondisi, potensi, dan keberhasilan tujuan pendidikan yang memiliki Tenaga Profesional Pendidik dan Kependidikan SMA Negeri 2 Mataram 3. Terealisasinya keberhasilan tujuan pendidikan dengan mewujudkan pemberdayaan Kegiatan MGMP Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 16
  • 17. 4. Terwujudnya harapan Guru perluasan pemerataan pelatihan pembuatan bahan Ajar berbasis ICT 5. Terwujudnya harapan Guru dalam Peningkatan Kualitas Mengajar melalui Pelatihan kemampuan profesionalismenya. Sararan 5 : Pemerataan Kesempatan Pelatihan Pembuatan Karya Tulis bagi Guru SMA Negeri 2 Mataram ini mempunyai sasaran sebagai berikut 1. Terealisasinya secara bertahap visi, misi, tujuan dan sasaran pendidikan SMA Negeri 2 Mataram 2. Terealisasinya kondisi, potensi, dan keberhasilan tujuan pendidikan yang memiliki Tenaga Profesional Pendidik dan Kependidikan SMA Negeri 2 Mataram 3. Terealisasinya keberhasilan tujuan pendidikan dengan mewujudkan kegiatan Guru dalam pembuatan Karya Tulis Ilmiah 4. Terwujudnya harapan Guru perluasan pemerataan pelatihan Penelitian dan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah dalam Peningkatan Kualitas kemampuan profesionalismenyaC. SASARAN/ TUJUAN SITUASIONAL 1. Umum a. Meningkatnya kualitas nilai lulusan dan jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi , Prosentase kelulusan 100 % c. Meningkatnya rata-rata nilai hasil ujian dengan kenaikan 0,3 dan Jumlah lulusan yang diterima di Perguruan Tinggi mengalami kenaikan 5 % e. Meningkatknya kegiatan dan pembinaan siswa dalam ekstrakurikuler agar para siswa memiliki kecakapan hidup Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 17
  • 18. f. Agar siswa memiliki persepsi, kreasi, dan apresiasi dalam mengaktualisasikan diri dalam kegiatan ekstrakurikuler seperti kesenian, olahraga, pramuka, paskibra, PMR, KIR, dan lain-lain. g. Memiliki prestasi minimal di tingkat kabupaten baik di bidang akademik, olahraga ataupun kesenian. h. Tenaga edukatif dan administratif memiliki profesionalisme dan akuntabilitas pelayanan2. Khusus Untuk mewujudkan tantangan nyata secara khusus yang dihadapi sekolah, perlu dilaksanakan : 1. Program Pembinaan Siswa Prestasi Online (grade lower, grade middle, grade higher ) 2. Program Pemantapan Siswa secara online untuk kelas 12 SMA Negeri 2 Mataram Tahun Pelajaran 2011/2012” 3. “ Program Pembimbingan Belajar Siswa Online kelas 10,11 dan 12 SMA Negeri 2 Mataram Tahun Pelajaran 2011/2012” 4. “ Program Tutorial Sejawat SMA Negeri 2 Mataram Tahun Pelajaran 2011/2012” Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 18
  • 19. BAB III RENCANA PENGEMBANGANA. Rencana Pengembangan jejaring Web Networking SMAN 2 Mataram Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 19
  • 20. Pemanfaatan dan Pengembangan Bahan Belajar Berbasis ICT 20

×