Prospek Industri Game
di Indonesia
> Universitas Kristen Satya Wacana – 22 Mei 2009
Beberapa Fakta
> Jumlah Gamer
Menurut media online Detik.com (6 Feb 2009) diperkirakan
jumlah gamer dan pengguna internet di Indonesia mencapai:
• 6 juta orang gamer online
• 25 juta pengguna internet
> Studio Game Lokal
Masih berjumlah belasan perusahaan. Sebagian besar freelance
atau merangkap studio animasi.
> Franchise Game Online
Sampai saat ini, hampir semua game online adalah hasil
franchise dari luar (contoh: Ragnarok, Getamped, Seal Online,
RF-Online, Idol Street, Perfect World dan terbaru Crazy cart.
2
Mengapa gamedev lokal
tidak berkembang?
> Dukungan pemerintah
Masih minimnya dukungan pemerintah turut berpengaruh untuk
perkembangan industri game di Indonesia.
• Masih sebatas kompetisi
• Kebijakan industri kreatif masih baru
> Permasalahan HAKI
Pembajakan yang marak terjadi menjadi faktor utama yang lain.
Juga sulitnya (persepsi) memproses sebuah hak cipta intelektual
untuk para pelaku dan praktisi IT.
> Minimnya Edukasi Gamedev
Jalur pendidikan resmi yang baru mulai di beberapa kampus
(ITB, ITS, Binus, dll). Kompetensi yang belum menyentuh
dunia industri. Persepsi publik untuk produk game tertentu
hanya konsumsi anak-anak.
3
Gamedev lokal bisa apa saja?
> Outsource
Beberapa perusahaan gamedev lokal berkompetisi di luar negeri
• Matahari Studios
• Menara Games, Belugerin, Soybean
Soft, dll
> Edukasi Anak
Umumnya produsen game di Indonesia mengincar pasar anak-
anak. Beberapa studio game sukses di segmen ini. Contoh: Bobi
Bola, Akal Interaktif
> Merintis Jalur Baru
Kerjasama untuk game simulasi atau serious game. Contoh:
Samuel Henry Interactive. Target pasar: LSM, berbagai
departemen pemerintahan, perusahaan swasta.
4
Cara mengembangkan
gamedev lokal?
> Membangun sentra pendidikan gamedev
Selain pendidikan akademi, juga membangun sentra pendidikan
praktis untuk membuat berbagai pendukung gamedev. Seperti
kursus maupun bootcamp.
> Membuat game dengan konten lokal
Namun dengan citarasa global. Eksplor cerita lokal dan beri
sentuhan universal. Contoh: Bandingkan perwayangan dengan
Warcraft…
> Merangkul franchise luar
SDM gamedev dibuat untuk mendukung kustomisasi dari
berbagai aset untuk game produk luar. Tujuan akhir: transfer
teknologi dan memandirikan pasar dalam negeri.
5
Bisakah industri game lokal
berkembang dan maju?
> Mulai tumbuh namun butuh waktu
Perkembangan dunia game sangat pesat. Indonesia secara tidak
langsung terpengaruh. Namun hanya butuh waktu untuk
membuka mata pemerintah akan hal itu.
> Gerakan di mulai dari game developer
Butuh kerja keras dan konsistensi untuk meyakinkan berbagai
pihak. Buat produk yang unggul baik untuk pasar dalam
maupun luar.
> Gunakan jurus: Jemput Bola
Dunia itu rata. Outsourcing, freelance, world competition dan
bentuk interaksi global lainnya akan menumbuhkan game
developer yang baru dan mandiri.
6
Kiat mengembangkan
gamedev lokal?
> Partisipasi dunia akademik
Kampus menjembatani berbagai masalah seperti menyediakan
lab (mengatasi mahalnya software), mengedukasi (mata kuliah),
mengembangkan (kompetisi dan award).
> Partisipasi Komunitas
Menjalin hubungan antar game developer amatir/newbie agar
terus bertumbuh. Perlu berinteraksi dengan komunitas yang
lebih besar untuk ikut berkembang dalam arti ikut arus untuk
tumbuh secara konsisten.
> Partisipasi Pemerintah
Tidak harus dari pemerintah pusat. Pemda memfasilitasi
komunitas maupun bekerjasama dengan dunia akademik untuk
pengembangan game developer yang lebih spesifik.
7
Kesimpulan?
> Peluang Besar tapi butuh Kiat
Belajar dari para gamedeveloper yang sudah ada saat ini.
Mereka membuktikan bisa eksis baik dengan menjual produk
dalam maupun luar negeri.
> Bangun hubungan dengan dunia bisnis
Klub wirausaha, inkubator bisnis adalah salah satu pilihan untuk
memulai dari level akademis. Game development tidak melulu
berurusan dengan coding atau teknis. Sebagian besar
dipengaruhi bisnis dan prosedur tertentu.
> Main global, tinggal di lokal
Skill yang sudah ada ditawarkan ke pasar luar. Gaji dollar,
makan rupiah. Dengan internet, peluang gamedev lokal untuk
survive jadi besar. Atasi masalah bahasa Inggris!
8
0 comments
Post a comment