10 Karakter UnikKonsumen IndonesiaDisarikan dari tulisanHandi Irawan
Prolog: Beda pasar, beda “obat” Banyak merek yang sukses di luar negeri,belum tentu sukses di Indonesia Contoh: Gatorade...
Apa sebabnya? Karena karakter konsumen kita memang UNIK! Unik dalam hal:Attitude BehaviorLife StyleBuyingBuyingProcessPr...
Apa perbedaan lingkungan yang menjadikankarakter konsumen Indonesia berbeda dengankonsumen Amerika Serikat?1. Budaya.Indon...
Apa perbedaan lingkungan yang menjadikankarakter konsumen Indonesia berbeda dengankonsumen Amerika Serikat?4. Group Refere...
Model of Consumer BehaviorCultureDemographicsSocila ClassFamilyGroup ReferenceEXTERNALMARKETINGSTRATEGIESINTERNALPerceptio...
Karakter #1:Berorientasi Jangka Pendek Karakter konsumen yang pertama inimenunjukkan betapa konsumen Indonesiakebanyakan ...
Contoh: Isu bahan berbahaya yang terkandung dalam susu formula untukbayi dan isu formalin di makanan tradisional hanya be...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. PositioningSesuaikan produk kita dengan sifat orientasijangka pendek konsumen In...
3. Strategi promosi dan komunikasiKonsumen yang berorientasi jangka pendek sukadengan promosi dan komunikasi yang berpihak...
Karakter #2:Tidak Terencana Karakter ini menunjukkan kebanyakan konsumenIndonesia tidak memiliki rencana dalam berbelanja...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi produkProdusen harus memiliki fleksibilitas yang tinggidalam penawaran ...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing3. Strategi komunikasiKonsumen yang tidak terencana harus didorong segera melakukan...
Karakter #3:Suka Bersosialisasi Orang Indonesia sangat suka berkumpul danberkelompok walaupun dalam jaman modern sekarang...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketingCiri khas masyarakat komunal paling tidak ada 3 hal, yaitu:Mempunyaipemimpininforma...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketingSebuah produk yang sukses di pasaran sudah terlihat dari pembicaraan padaSebuah pro...
Karakter #4:Gaptek (Gagap Teknologi) Gagap teknologi bukan saja tidakmengerti teknologi tetapi juga tidakmenggunakan tekn...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing Memasarkan produk teknologi tinggi tidak akan bisa lepas dari prosesedukasi masya...
Karakter #5:Mementingkan Konteks Daripada Konten Masyarkat Indonesia cenderung lebihsuka mengakses informasi yang ringand...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Kekuatan persepsi menjadi faktor yang sangat penting.Adanya kesenjangan antara k...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing3. Marketer harus lebih banyak menciptakan value-value yang bersifatemosional.Gengs...
Karakter #6:Suka Merek Luar Negeri Trend menunjukkan bahwa orangIndonesia lebih suka merek luar negerikarena persepsi pro...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Marketer Indonesia yang bekerja bagi perusahaan lokal atau merek asliIndonesia h...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing2. Apabila dampak negara asal cukup mempengaruhi preferensi konsumen, makabeberapa ...
 Jangan main-main dengan isu agama di Indonesia. Ingat kasusAjinomoto yang diisukan mengandung lemak babi. Betapa cepatre...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi positioningJika kita mau menyasar segmen beragama maka kita harustahu k...
Karakter #8:Gengsi Gengsi bukan monopoli golongan elit sosial saja tetapi sudahmenjadi sikap dan perilaku seluruh golonga...
Contoh: Produk mobil-mobil mewah ternyata laris manis dijual diIndonesia walaupun pendapatan perkapitanya rendah.Banyak k...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Dari segi produkProduk yang ditawarkan kepada konsumen yang sensitif gengsi haru...
Karakter #9:Kuat di Subculture Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki etnisyang paling beragam, faktor k...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi komunikasiSebaiknya menonjolkan konten-konten lokal. Para pemain farmas...
Karakter #10:Kurang Sadar Lingkungan Fakta menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kurang memperhatikan atributramah lingkun...
Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Faktor pendidikanSegmen konsumen yang dapat menerima benefit dari suatu produk y...
Sering presentasi menggunakan Powerpoint?Anda butuh pelatihan tentang tips and trickpresentasi dan teknik-teknik membuat s...
TERIMAKASIH©disarikan oleh Samuel Satria Harja==untuk kalangan sendiri==
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

10 Karakter Unik Konsumen Indonesia

13,057

Published on

Sebuah buku yang sangat membantu dalam menggambarkan karakter konsumen Indonesia, oleh Master Marketing : Handi Irawan.

Published in: Business
2 Comments
21 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
13,057
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
5
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
2
Likes
21
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

10 Karakter Unik Konsumen Indonesia

  1. 1. 10 Karakter UnikKonsumen IndonesiaDisarikan dari tulisanHandi Irawan
  2. 2. Prolog: Beda pasar, beda “obat” Banyak merek yang sukses di luar negeri,belum tentu sukses di Indonesia Contoh: Gatorade, Kodak, Kelllog, The BodyShop, dan Diet Coke. Mereka sukses diluarnegeri namun menjadi minoritas di Indonesia. Sebaliknya, sukses di Indonesia belumtentu diminati pelanggan regional/global Seperti minuman penambah energi, jamu,RBT (Ring Back Tone), dan Nokia N Seriesyang merajai pasar lokal ternyata kurangdiminati diluar negeri.
  3. 3. Apa sebabnya? Karena karakter konsumen kita memang UNIK! Unik dalam hal:Attitude BehaviorLife StyleBuyingBuyingProcessProcessKeunikan dalam hal Attitude, Behavior,dan Life Style menghasilkan BuyingProcess yang unik pula
  4. 4. Apa perbedaan lingkungan yang menjadikankarakter konsumen Indonesia berbeda dengankonsumen Amerika Serikat?1. Budaya.Indonesia memiliki ratusan suku bangsa dan bahasa sehinggaberbeda dalam hal norma, nilai, dan kebiasaan.2. Komunikasi Non VerbalBeragam dalam cara mengomunikasikan perasaan danpreferensi.3. Tingkat pendidikanDengan hanya 50% lulusan SMA di perkotaan dan kurang dari60% lulusan SMP di pedesaan membuat masyarakat Indonesiamenginginkan kepraktisan, berpikir jangka pendek, dan malasmembaca informasi.
  5. 5. Apa perbedaan lingkungan yang menjadikankarakter konsumen Indonesia berbeda dengankonsumen Amerika Serikat?4. Group ReferencePengaruh tokoh – tokoh masyarakat sangat kuat dalampengambilan keputusan.5. Tingkat SosialisasiMasyarakat Indonesia adalah kelompok yang memiliki tingkatsosial yang kuat. Produk yang mampu direkomendasikan olehkelompok akan cepat berhasil.
  6. 6. Model of Consumer BehaviorCultureDemographicsSocila ClassFamilyGroup ReferenceEXTERNALMARKETINGSTRATEGIESINTERNALPerceptionLearningMotivePersonalityEmotionProblemRecognitionInformationSearchEvaluation ofAlternativesPurchasePostPurchaseAttitude &Life Style
  7. 7. Karakter #1:Berorientasi Jangka Pendek Karakter konsumen yang pertama inimenunjukkan betapa konsumen Indonesiakebanyakan lebih mementingkan manfaatjangka pendek dari suatu barang/jasadibandingkan efeknya dalam jangka panjang. Konsumen Indonesia yang cenderungberorientasi jangka pendek ini terbentukkarena dorongan berbagai faktor antara lain: Tingkat pendapatan dan pendidikan yangrendah Pengaruh nilai budaya dan norma permisif-kekeluargaan dan sistem kemasyarakatan lainnya
  8. 8. Contoh: Isu bahan berbahaya yang terkandung dalam susu formula untukbayi dan isu formalin di makanan tradisional hanya bertahansebentar saja lalu kembali normal. Fakta “keberanian” konsumen Indonesia untuk tetap terbangdengan sebuah merek penerbangan yang pernah jatuh adalahbukti bagaimana pertimbangan manfaat jangka pendek (tiketmurah) lebih mendominasi pertimbangan jangka panjang(keamanan). Produk vitamin dan makanan kesehatan yang mudah diterimakonsumen Indonesia adalah produk yang memberikan kebugarandengan cepat setiap kali dikonsumsi walau ada efek samping,bukan vitamin yang membuat sehat dan kuat setelah 10 tahunlagi.
  9. 9. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. PositioningSesuaikan produk kita dengan sifat orientasijangka pendek konsumen Indonesia:- paling bermanfaat dalam jangka pendek(short-term benefit)- paling memberikan solusi (fast solution)- Paling cepat menyembuhkan tidak hanyamencegah terjadinya musibah, penyakit,ataupun masalah (curative not onlypreventive)2. Strategi HargaProduk apapun yang berharga murah namun tidak terjamin kualitasnya tetap diburukonsumen. Tetapi tetap ingat bahwa tidak selalu kita harus menjadi yang palingmurah namun jadilah yang “dipersepsikan” paling murah.
  10. 10. 3. Strategi promosi dan komunikasiKonsumen yang berorientasi jangka pendek sukadengan promosi dan komunikasi yang berpihak padakonsumen.Contoh: pemberian hadiah langsung atau undiansebagai gimmick  BCA dengan Gebyar BCA – nya.4. Struktur kompetisiPasar yang didominasi konsumen berorientasi jangkapendek sebenarnya tidak menguntungkan bagipemimpin pasar karena pemimpin pasar jadi sukarmeningkatkan loyalitas konsumen karena merekamudah tergiur oleh penawaran gimmick atau potonganharga dari pesaing. Solusinya dengan menurunkanharga produk.Implikasinya Terhadap StrategiMarketing
  11. 11. Karakter #2:Tidak Terencana Karakter ini menunjukkan kebanyakan konsumenIndonesia tidak memiliki rencana dalam berbelanja.Hanya mengikuti impulse buying. Mereka langsungmelakukan pembelian karena ketertarikan padamerek atau produk saat itu juga. Perilaku pembelian tidak terencana ini dipicu oleh: Kurangnya pendidikan dan informasi sehingga tidakmempunyai bekal yang cukup untuk merencanakan,mengevaluasi, dan membandingkan antar merekatau produk Pendapatan yang fluktuatif, contoh: saat lebaranbelanja habis-habisanContoh fakta:Sumber: Frontier ResearchSudah direncanakan26%74%Tidak direncanakanKebiasaan membelisnack modern
  12. 12. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi produkProdusen harus memiliki fleksibilitas yang tinggidalam penawaran barang/jasa. Semakin banyakvarian produk yang dimiliki, semakin mudahdalam menarik dan mempertahankan konsumenmelalui mekanisme cross-selling dan upselling.2. Strategi channelChannel harus dibuat massal dan ada dimana-mana. Semakin sering produk dilihat olehkonsumen, maka semakin besar kemungkinanproduk tersebut terjual.
  13. 13. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing3. Strategi komunikasiKonsumen yang tidak terencana harus didorong segera melakukan aksipembelian. Materi promosi diusahakan sebisa mungkin yang dapatmemunculkan minat dan niat membeli secepat mungkin (spontan).Strategi komunikasi yang kedua adalah edukasi. Strategi ini diperlukanapabila produk yang dijual memerlukan perencanaan matang sepertidana pensiun, asuransi, tabungan berjangka, susu kalsium,dll.4. Strategi hargaAdalah lebih mudah menerapkan strategi marketingpada konsumen yang memiliki perencanaan pembelian.Untuk itu marketer harus mengedukasi pasar denganmemberikan insentif pada konsumen yang telah jauhhari merencanakan pembelian. Contoh: tiket pesawatmurah untuk penerbangan 3-6 bulan mendatang,pembelian sembako/deterjen dalam jumlah banyak.
  14. 14. Karakter #3:Suka Bersosialisasi Orang Indonesia sangat suka berkumpul danberkelompok walaupun dalam jaman modern sekarangini. Terbukti dari banyaknya bermunculan kelompok atauklub-klub sosial, komunitas-komunitas, arisan, dll. Buktilain adalah fenomena mudik lebaran, orang relabersusah payah pulang kampung hanya agar dapatbertemu sanak saudara, keluarga, dan tetangga. Dalam bidang marketing, produk-produk yangmemfasilitasi kebutuhan orang untuk berkumpul menjadidisukai. Contohnya: kafe dan gerai kopi baik tradisionalmaupun modern sangat diminati.Ditambah lagi fasilitas dari dunia maya (internet) yangmemungkinkan orang untuk bersosialisasi tanpa harusbertatap muka contohnya: fasilitas chatting, email,Friendster, mailing list, blog,dsb sangat digemari.
  15. 15. Implikasinya Terhadap StrategiMarketingCiri khas masyarakat komunal paling tidak ada 3 hal, yaitu:Mempunyaipemimpininformal yangdipatuhiMempunyaiikatanemosionalyang kuatkepadakomunitasnyaPercaya padakredibilitaspesan getoktular (word ofmouth)
  16. 16. Implikasinya Terhadap StrategiMarketingSebuah produk yang sukses di pasaran sudah terlihat dari pembicaraan padaSebuah produk yang sukses di pasaran sudah terlihat dari pembicaraan padakomunitas-komunitas pencinta merek atau produk tersebut. Apabila komentarkomunitas-komunitas pencinta merek atau produk tersebut. Apabila komentaranggota komunitas positif, maka produk tersebut akan berpeluang sukses tetapianggota komunitas positif, maka produk tersebut akan berpeluang sukses tetapisebaliknya apabila komentar mereka negatif maka produk tersebut bisa jadi akansebaliknya apabila komentar mereka negatif maka produk tersebut bisa jadi akangagal.gagal.Untuk itu ada 2 taktik di bidang komunikasi yang utama:Untuk itu ada 2 taktik di bidang komunikasi yang utama:1.1. Menyasar para pemimpin informalMenyasar para pemimpin informal untuk merekomendasikan produk kepadauntuk merekomendasikan produk kepadakomunitasnya. Contoh: pemuka agama, ketua adat, pemimpin kelompok.komunitasnya. Contoh: pemuka agama, ketua adat, pemimpin kelompok.2. Membuat komunitas.Membangun komunitas untuk melipatgandakanpengaruh word of mouth dan juga membangunloyalitas konsumen.Contoh: HTML (Honda Tiger Mailing List),Yamaha Jupiter Club, Avanza Xenia Club, MitraMie Bogasari, Tupperware Party Selling, dsb.
  17. 17. Karakter #4:Gaptek (Gagap Teknologi) Gagap teknologi bukan saja tidakmengerti teknologi tetapi juga tidakmenggunakan teknologi secara optimal. Berdasarkan survei, pengguna internet diIndonesia paling sering menggunakandua layanan yakni games dan chatting,baru kemudian email, dan browsing. Demikian juga handphone paling sering dipakai hanya untuk SMS dan voice,selebihnya hanya untuk gengsi semata. Di dunia perbankan, internet banking dan SMS banking berkembang sangatlambat. Bahkan mengedukasi penggunaan ATM Non Tunai saja masih sulit.
  18. 18. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing Memasarkan produk teknologi tinggi tidak akan bisa lepas dari prosesedukasi masyarakat sebagai calon konsumen. Untuk itu diperlukan danayang tidak sedikit.Satu strategi yang dapat digunakan adalah dengan menjadi follower. Ketikapasar telah teredukasi dan siap menerima produk, maka follower bisamelakukan kampanye marketing lebih effisien. Strategi kedua adalah dengan memposisikan produksebagai produk yang relatif sederhana dan memberikankemudahan dan menghadirkan kesenangan baru. Tidakhanya mengutamakan konteks teknologi tingginya.Contoh: Nokia, hadir tidak hanya menawarkan teknologitinggi tetapi juga dengan value for money yang sepadanserta mendongkrak self-esteem pemiliknya (sebagaiemotional benefit).
  19. 19. Karakter #5:Mementingkan Konteks Daripada Konten Masyarkat Indonesia cenderung lebihsuka mengakses informasi yang ringandan tidak serius (hiburan) daripadainformasi serius yang memberikanpengetahuan. Perbedaan antara context oriented dancontent oriented terletak pada jumlahdan kualitas informasi yang menarikperhatian dan bagaimana pengetahuanitu diolah untuk mengambil keputusan. Contoh: tayangan televisi yang lebihdisukai adalah sinetron, program berbaumistik, dan komedi daripada tayanganyang berisikan (content) berita atau ilmupengetahuan.
  20. 20. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Kekuatan persepsi menjadi faktor yang sangat penting.Adanya kesenjangan antara kualitas aktual dan kualitas persepsimengakibatkan produk yang biasa saja bisa dengan mudahdipersepsikan sebagai produk yang bagus. Sebaliknya produk yangbagus tetapi bila disampaikan dengan konteks yang tidak tepat, belumtentu dapat dipersepsikan bagus di mata konsumen.2. Pengaruh komunikasi dalam menciptakan suatu trend, gaya hidupatau pembentukan brand equity relatif kuat di Indonesia.Dalam menyampaikan komunikasi, jauh lebih baik bila menggunakanpesan sederhana (tidak terlalu kompleks).
  21. 21. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing3. Marketer harus lebih banyak menciptakan value-value yang bersifatemosional.Gengsi merupakan kebutuhan emosional yang paling laku untukmasyarakat premium Indonesia. Mereka butuh konteks bukan kualitassesungguhnya. “Yang penting asal banyak dilihat orang”. Sementaramasyarakat menengah bawah membutuhkan emotional value sepertiperasaan dihargai, diangap pahlawan, dan diterima oleh kelompoknya.4. Human contact masih sangat penting di Indonesia.Banyak orang Indonesia tidak puas bila dilayani olehmesin. Mereka lebih puas dan percaya apabiladilayani oleh manusia. Mereka membutuhkan konteksdalam berhubungan dengan penyedia jasa dan bukanhasil akhir saja.
  22. 22. Karakter #6:Suka Merek Luar Negeri Trend menunjukkan bahwa orangIndonesia lebih suka merek luar negerikarena persepsi produk lokal kualitasnyakurang bagus. Contoh: Levi’s Jeans Selain itu masalah gengsi pun masihmenjadi faktor utama dalam memilihmerek luar negeri dibandingkan mereklokal.Atau merek lokal yang dipersepsikanmerek luar negeri.Contoh: J.CO, Sophie Martin, atau EdwardForrer ketiga merek ini asli buatan dalamnegeri tetapi menjadi digemari karenamemakai kesan luar negeri
  23. 23. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Marketer Indonesia yang bekerja bagi perusahaan lokal atau merek asliIndonesia harus melihat seberapa besar dampak negara asal (COO =Country of Origin) berpengaruh pada preferensi konsumen. Apabila tidakbanyak berpengaruh maka COO ini tidak perlu dikhawatirkan.Contoh: Merek semen buatan lokal tetap diminati dandipandang berkualitas bagus.
  24. 24. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing2. Apabila dampak negara asal cukup mempengaruhi preferensi konsumen, makabeberapa hal yang dapat dilakukan adalah: Resegmentasi atau memilih ulang segmen mana yang akan kita bidik. Karenakalangan segmen atas biasanya lebih peka terhadap pengaruh negara asal. Alternatif lain adalah dengan cara memposisikan brand sebagai merek dalamnegeri. Contoh: Sari Ayu yang memposisikan dirinya sebagai brand untuk wanitaIndonesia. Co-branding juga bisa dilakukan sebagai caramenanggulangi masalah COO ini yaitu denganmenggunakan bahan/produk luar negeri berkualitasinternational. Contoh: komputer rakitan dalamnegeri menggunakan spare part luar negeri Sengaja mempersepsikan diri sebagai merk luarnegeri. Contoh: J.CO, Sophie Martin, Polytron
  25. 25.  Jangan main-main dengan isu agama di Indonesia. Ingat kasusAjinomoto yang diisukan mengandung lemak babi. Betapa cepatrespon konsumen dalam menolak produk ini. Sehingga pihakAjinomoto mengeluarkan biaya dan tenaga yang sangat besaruntuk mengembalikan kepercayaan publik. Masalah halal-haram masih menjadi isu yang utama di pasarmakanan karena sebagian besar penduduk Indonesia beragamaMuslim. Momen-momen bulan suci agama masih menjadi ajang yang tepatuntuk mempromosikan produk yang memiliki konteks agamis.Contoh: Promag secara tepat mempromosikan produknya padabulan puasa.Karakter #7:Religius
  26. 26. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi positioningJika kita mau menyasar segmen beragama maka kita harustahu kaidah agama tersebut dan berusaha memenuhinya. Dansangat penting untuk menjaga kesan eksklusif dalampositioning produk agar menjadi simbol ketaatan terhadapagama. Contoh: Bank dan Pegadaian Syariah.2. Strategi komunikasiSebaiknya dalam mengomunikasikan produk menggunakanendorser tokoh agama atau karakter lain yang identikdengannya. Contoh: Promag menampilkan tokoh Dedi Mizwarsebagai bintang iklannya.Dalam menjalankan strategi di atas harus berhati-hati jangansampai memilih tokoh yang salah. Lebih baik yang mewakilipribadi dan bukan kelompok tertentu karena salah-salahproduk tersebut disukai golongan tertentu namun dibencigolongan yang lain.
  27. 27. Karakter #8:Gengsi Gengsi bukan monopoli golongan elit sosial saja tetapi sudahmenjadi sikap dan perilaku seluruh golongan konsumenIndonesia. Tiga hal yang menyebabkan gengsi sangat penting di Indonesia:1. Konsumen Indonesia suka bersosialisasi, hal ini kemudianmendorong sikap suka pamer2. Kita masih menganut budaya feodal yang menciptakan kelas-kelassosial3. Masyarakat kita biasa mengukur keberhasilan dari materi dan jabatan
  28. 28. Contoh: Produk mobil-mobil mewah ternyata laris manis dijual diIndonesia walaupun pendapatan perkapitanya rendah.Banyak konsumen rela membeli secara kredit walaupuncicilannya menyedot setengah dari gajinya. Adanya kebutuhan self-esteem yang besar yang kemudiandimanfaatkan oleh para pebisnis untuk membuka gerai-gerai kafe elit seperti Starbucks, Coffee Bean, dan HardRock. Kafe-kafe tersebut lebih kepada memberikanemotional-value daripada produknya sendiri.
  29. 29. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Dari segi produkProduk yang ditawarkan kepada konsumen yang sensitif gengsi haruslahyang memiliki nilai eksklusifitas. Tampilan harus bagus, bahkan tampilanlebih penting daripada isi produk. Contoh: mobil-mobil dengan logolimited-edition yang mencirikan kesan eksklusif.2. Dari segi strategi komunikasiSemakin produk yang terbatas tadi dipahami oleh audience yangsemakin banyak maka sang pemilik akan semakin bangga memilikinya.Oleh karena itu, strategi komunikasi yang direkomendasikan adalah yangmengikutsertakan non target market sebagai audience.3. Strategi positioningKonsumen gengsi pada hakikatnya karena kurang percaya diri, olehkarena itu, merek paling cocok diposisikan sebagai merek yang dapatmendongkrak percaya diri dan status. Contoh: Mercedes Benz sudahterkenal image-nya sebagai bukti kesuksesan, Adidas dipercaya dapatmeningkatkan percaya diri di segmen anak muda.
  30. 30. Karakter #9:Kuat di Subculture Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki etnisyang paling beragam, faktor kedaerahan (subculture) tidak bisadipandang sebelah mata oleh para marketer ketika merancangstrategi marketingnya. Contoh: Orang Jawa suka manis, orang Padang suka pedas Dari sisi produk ada beberapa contoh yang menggambarkan faktorsubculture ini: Di Jawa, orang lebih menyukai rokok kretek, sementara di Sumatera,orang lebih menyukai rokok filter. Kompas sebagai koran nasional ternyata tidak bisa mengalahkan JawaPos di Jawa Timur, Pikiran Rakyat di Bandung, Kedaulatan Rakyat diYogyakarta, dan Suara Merdeka di Jawa Tengah.
  31. 31. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Strategi komunikasiSebaiknya menonjolkan konten-konten lokal. Para pemain farmasirupanya sudah sadar akan hal ini, terbukti dari jingle iklan mereka di radiolokal sudah menggunakan bahasa daerah setempat agar lebih mengenadihati konsumen.2. Strategi distribusiDalam mendistribusikan produk, kita perlu juga memikirkan memakaisaluran distribusi lokal daerah tersebut. Karena mereka menguasaimedan dan lebih kuat secara politis.3. Strategi produkPerlu dipikirkan untuk mengembangkansuatu produk dengan local content.Contoh: Indomie mengeluarkan produkMie Selera Nusantara yang diambil darimasakan khas daerah asal.
  32. 32. Karakter #10:Kurang Sadar Lingkungan Fakta menunjukkan bahwa konsumen Indonesia kurang memperhatikan atributramah lingkungan pada produk-produk yang beredar di masyarakat. Contoh dalambidang otomotif, konsumen Indonesia lebih suka atribut gengsi, irit, ekonomis,nyaman, suku cadang murah, atau harga jual kembali tinggi daripada atribut ramahlingkungan. Contoh lain: Untuk produk AC (Air Conditioner), konsumen lebih memilih yang murah, tahanlama, dan hemat listrik daripada yang ramah lingkungan dan kesehatan tetapiagak lebih mahal. Orang Indonesia enggan memakai kertas daur ulang sementara masyarakat dinegara maju mendukung penggunaan kertas daur ulang
  33. 33. Implikasinya Terhadap StrategiMarketing1. Faktor pendidikanSegmen konsumen yang dapat menerima benefit dari suatu produk yangramah lingkungan adalah segmen konsumen berpendidikan. Bagikonsumen yang tingkat pendidikannya rendah, benefit ini sukardimengerti karena merupakan suatu hal yang abstrak. Sehinggaberdasarkan faktor pendidikan, marketer seharusnya mengomunikasikanbenefit ini dengan cara yang sederhana dan mudah dimengerti.2. Tingkat pendapatanKonsumen yang sadar lingkungan adalah konsumen yang memilikiangaran lebih untuk membeli produk tertentu. Marketer bisa memulaikampanye produk dari segmen premium. Namun untuk saat ini elemenramah lingkungan hendaknya tidak dijadikan atribut positioning utama,hanya sebagai elemen tambahan.
  34. 34. Sering presentasi menggunakan Powerpoint?Anda butuh pelatihan tentang tips and trickpresentasi dan teknik-teknik membuat slidePowerpoint yang menarik?Dapat membantu Anda untuk: Membuat presentasi materi kuliah Membuat presentasi bisnis Membuat presentasi pelatihan Memvisualkan intisari buku/konsep/ideMeningkatkan skill powerpoint bagi pemula danmenengahHubungi: samuel.satria@gmail.com
  35. 35. TERIMAKASIH©disarikan oleh Samuel Satria Harja==untuk kalangan sendiri==

×