Your SlideShare is downloading. ×
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
powerpoint,persentase,blog
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

powerpoint,persentase,blog

9,095

Published on

untuk persentase

untuk persentase

Published in: Education, Technology, Business
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total Views
9,095
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
80
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. HUBUNGAN CAHAYA DAN TANAMAN
    STAF LAB. ILMU TANAMAN
  • 2. Cahaya
    Faktor esensial pertumbuhan dan perkembangan tanaman
    Cahaya memegang peranan penting dalam proses fisiologis tanaman, terutama fotosintesis, respirasi, dan transpirasi
    Fotosintesis : sebagai sumber energi bagi reaksi cahaya, fotolisis air menghasilkan daya asimilasi (ATP dan NADPH2)
  • 3. Cahaya matahari ditangkap daun sebagai foton
    Tidak semua radiasi matahari mampu diserap tanaman, cahaya tampak, dg panjang gelombang 400 s/d 700 nm
    Faktor yang mempengaruhi jumlah radiasi yang sampai ke bumi: sudut datang, panjang hari, komposis atmosfer
    Cahaya yang diserap daun 1-5% untuk fotosintesis, 75-85% untuk memanaskan daun dan transpirasi
  • 4. Peranan cahaya dalam respirasi, fotorespirasi, menaikkan suhu
    Peranan cahaya dalam transpirasi, transpirasi stomater, mekanisme bukaan stomata
    Kebutuhan intensitas cahaya berbeda untuk setiap jenis tanaman, dikenal tiga tipe tanaman C3, C4, CAM
    C3 memiliki titik kompensasi cahaya rendah, dibatasi oleh tingginya fotorespirasi
  • 5. C4 memiliki titik kompensasi cahaya tinggi, sampai cahaya terik, tidak dibatasi oleh fotorespirasi
    Besaran yang menggambarkan banyak sedikitnya radiasi matahari yang mampu diserap tanaman:ild
    ILD kritik dan ILD optimum, ILD kritik menyebabkan pertumbuhan tanaman 90% maksimum. ILD optimum menyebabkan pertumbuhan tanaman (CGR) maksimum
  • 6. ILD optimum setiap jenis tanaman berbeda tergantung morfologi daun
    Faktor eksternal juga mempengaruhi nilai ild optimum, misalnya jarak tanam (kerapatan tanaman) maupun sistem tanam
    Faktor eksternal mempengaruhi radiasi yang diserap dan nilai ILD optimum, melalui efek penaungan (mutual shading)
    Penaungan: distribusi cahaya dalam tajuk tidak merata, ada daun yang bersifat parasit terhadap fotosintat yang dihasilkan daun yang lain, NAR rendah, CGR rendah, telah tercapai titik kompensasi cahaya, ILD telah melampaui nilai optimumnya
  • 7. Kaitannya dengan ILD optimum setiap jenis tanaman perlu dilakukan kajian mengenai jarak tanam yang menyebabkan tercapainya ILD optimum tersebut. Pengaturan jarah tanam ditentukan oleh tingkat kesuburan lahan maupun habitus tanaman (morfologi tanaman)
    Penentuan kerapatan tanaman dipengaruhi juga oleh hasil ekonomis yang akan diambil dari pertanaman.
  • 8. Hasil ekonomis tanaman berupa biji (produk reproduktif yang lain). Kalo dibuat grafik hub antara kerapatan dengan hasil, kurve berbentuk parabolik, ada nilai LAI optimum. Peningkatan kerapatan tanaman setelah LAI optimum, menimbulkan penurunan hasil. Hasil fotosintesis digunakan lebih banyak untuk keperluan vegetatif
    Hasil ekonomis tanaman berupa bagian vegetatif tanaman, grafik hub antara kerapatan dengan hasil berbentuk asimtotik. Jarak tanam dibuat serapat mungkin supaya penyerapan radiasi maksimum cepat tercapai, dapat dikatakan tidak ada LAI optimum
  • 9. Faktor yang Menentukan Besarnya Radiasi Matahari ke Bumi
    Sudut datang matahari (dari suatu titik tertentu di bumi)
    Panjang hari
    Keadaan atmosfer (kandungan debu dan uap air)
  • 10. Panjang hari sering menjadi faktor pembatas pertumbuhan di daerah sub-tropik
    Keberadaan radiasi, sering terbatas di sub-tropik pada musim tertentu, sehingga kekurangan radiasi matahari merupakan kendala utama pertanian di sub-tropik
    Panjang hari di daerah tropik tidak terlalu menimbulkan masalah (bukan faktor pembatas), relatif konstan, 12 jam/hari
    Yang sering menjadi faktor pembatas adalah masalah kelebihan radiasi (intensitas matahari)
  • 11. Naungan
    Merupakan salah satu alternatif untuk mengatasi intensitas cahaya yang terlalu tinggi.
    Pemberian naungan dilakukan pada budidaya tanaman yang umumnya termasuk kelompok C3 maupun dalam fase pembibitan
    Pada fase bibit, semua jenis tanaman tidak tahan IC penuh, butuh 30-40%, diatasi dengan naungan
  • 12. Pada tanaman kelompok C3, naungan tidak hanya diperlukan pada fase bibit saja, tetapi sepanjang siklus hidup tanaman
    Meskipun dengan semakin dewasa umur tanaman, intensitas naungan semakin dikurangi
    Naungan selain diperlukan untuk mengurangi intensitas cahaya yang sampai ke tanaman pokok, juga dimanfaatkan sebagai salah satu metode pengendalian gulma
  • 13. Di bawah penaung, bersih dari gulma terutama rumputan
    Semakin jauh dari penaung, gulma mulai tumbuh semakin cepat
    Titik kompensasi gulma rumputan dapat ditentukan sama dengan IC pada batas mulai ada pertumbuhan gulma
    Tumbuhan tumbuh ditempat dg IC lebih tinggi dari titik kompensasi (sebelum tercapai titik jenuh), hasil fotosintesis cukup untuk respirasi dan sisanya untuk pertumbuhan
  • 14. Dampak pemberian naungan terhadap iklim mikro
    Mengurangi IC di sekitar sebesar 30-40%
    Mengurangi aliran udara disekitar tajuk
    Kelembaban udara disekitar tajuk lebih stabil (60-70%)
    Mengurangi laju evapotranspirasi
    Terjadi keseimbangan antara ketersediaan air dengan tingkat transpirasi tanaman
  • 15. Hasil penelitian pada tembakau
    Dampak pemberian naungan pada pertanaman tembakau :
    Laju transpirasi tanaman tembakau menurun sebesar 45,6%
    Evapotranspirasi tanah menurun sebesar 60%
    Kadar air daun meningkat
    Total luas daun tembakau meningkat 40%
  • 16. Tanaman muda
    Memerlukan intensitas cahaya relatif rendah
    IC terlalu rendah aktifitas fotosintesis menurun, suplai KH dan auxin untuk pertumbuhan akar menurun, bibit yang kekurangan IC memiliki perakaran yang tidak berkembang
    IC terlalu tinggi : fotooksidasi meningkat, suhu tinggi, kelembaban rendah, kematian daun (daun terbakar)
  • 17. Penelitian pada penyetekan kakao: stek kakao mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan intensitas cahaya 20% lebih rendah dari IC penuh (stek kakao diberi naungan dengan intensitas sedang)
    Penelitian pada pembibitan karet: bibit karet mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 50%
    Penelitian pada penyetekan vanili: bibit vanili mampu berakar dengan baik kalau mendapatkan IC 30%-50%
  • 18. Naungan dapat menghindari fluktuasi temperatur yang tinggi dan kadar air tanah
    Naungan dapat digunakan sebagai saranan konservasi tanah, karena meningkatkan jumlah pori penyedia air tanah (melalui pengaturan temperatur dan evaporasi)
    Besar kecilnya fotosintesis tergantung pada temperatur, suplai air, unsur-unsur hara, sifat morfologis tanaman. Puncak fotosintesis terkait dengan besarnya sinar dan temperatur
  • 19. Kekurangan Air Diatasi dg naungan
    Naungan mengurangi volume kecepatan aliran permukaan dan meningkatkan air tersedia bagi tanaman
  • 20. Pengaruh merusak yang dipaksakan, dikendalikan oleh lingkungan
    Respon adaptasi, dikendalikan oleh tanaman
    Pengaruh lingkungan (Tekanan)
  • 21. Kerusakan: kematian sebagian organ maupun keseluruhan tanaman, penurunan pertumbuhan karena kelainan fisiologis
    Kerusakan: resistensi tanaman terhadap tekanan lingkungan berkurang
    Respon beradaptasi, merupakan pengendali yang halus terhadap resistensi
    Resistensi bisa elastis (terbalikkan) maupun plastis (tidak terbalikkan)
  • 22. Resistensi elastis, efek mekanisme fisiologis (lebih besifat fisiologis)
    Resistensi plastis, efek adaptasi morfologis
    Tekanan cahaya bisa menimbulkan respon fisiologis (dalam aktivitas fotosintesis) maupun respon morfologis (berubahnya ukuran daun dll)
    Kedua respon tsb memerlukan fleksibilitas fenotipe
  • 23. Respon Morfologi
    Makromorfologi: tinggi tanaman, diameter tanaman, sudut percabangan, jumlah daun, luas daun dll
    Mikromorfologi: kandungan klorofil daun, ketebalan daun dll
    Tinggi tanaman lebih cepat naik di tempat teduh, diameter tanaman lebih cepat naik di tempat tanpa naungan, sudut percabangan lebih besar ditempat ternaungi, luas daun lebih besar di tempat ternaungi, begitu juga dengan jumlah daun
    Kandungan klorofil lebih tinggi di tempat terang, ketebalan daun lebih tinggi di tempat terang

×