Your SlideShare is downloading. ×
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Rangkuman ekro
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Rangkuman ekro

3,000

Published on

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
3,000
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
83
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Rangkuman Ekonomi MikroSepuluh Prinsip Ekonomi Hal-hal mendasar mengenai pengambilan keputusan secara individu adalah orang-orangmenghadapitradeof antara berbagai pilihan tujuan, bahwa biaya untuk setiap tindakan diukur dalamkesempatan-kesempatanyang terlewatkan, bahwa orang-orang yang rasional mengambil keputusandengan membandingkan biayamarginal dengan keuntungan marginal, dan bahwa orang-orang mengubahperilaku mereka sebagai respons atasperubahan insentif yang mereka hadapi.Hal –hal yang mendasar mengenai interaksi di masyarakat adalah bahwa perdagangan (pertukaran)dapatmenguntungkan kedua belah pihak yang melakukannya, bahwa pasar adalah tempat baikmengoordinasikanperdagangan dalam masyarakat, dan bahwa pemerintah dapat meningkatkan kinerjapasar seandainya terjadikegagalan pasar atau hasil dari pasar merata. Hal-hal mendasar mengenai perekonomian secara keseluruhan adalah bahwa produktivitasmerupakansumber yang utama dari standar hidup, bahwa pertumbuhan jumlah uang adalah penyebab utamainflasi,dan bahwa masyarakat selalu berhadapan dengan tradeoff jangka pendek antara inflasidanpengangugaran.Berpikir Seperti Seorang Ekonom Para ekonom mencoba mengkelaskan subjek mereka dengan objektivitas seorang ilmuwan. Sepertisemuailmuwan, mereka membuat asumsi-asumsi yang tepat dan membangun model-model yangdisederhanakandalam rangka memahami dunia sekeliling mereka. Dua model sederhana perekonomian adalahdiagramaliran sirkuler dan batas kemungkinan-kemungkinan produksi.Bidang ekonomi dibagi menjadi dua sub bidang, yaitu ekonomi mikro dan makro. Ekonomi mikromempelajaripembuatan keputusan oleh rumah tangga dan perusahaan dan interaksi antara keduanya dipasar. Ekonomi makromempelajari kekuatan –kekuatan dan kecenderungan-kecenderungan yangmemengaruhi perekonomian secarakeseluruhan. Pernyataan positif merupakan pernyataan mengenai bagaimana dunia sebenarnya. Pernyataannormatifmerupakan pernyataan mengenai bagaimana dunia seharusnya. Ketika para ekonom membuatpernyataannormatif, mereka sedang bertindak lebih sebagai penasihat kebijakan dibanding sebagai ilmuwan.Para ekonom sebagai penasihat bagi para pembuat kebijakan memberikan saran-saran yang salingbertentangan,mungkin karena perbedaan-perbedaan nilai. Pada saat saat yang lain, para ekonom bisasepaham dalam saranyang mereka kemukakan. Namun para pembuat kebijakan mungkin memilih untukmengabaikannyaSaling Ketergantungan dan Keuntungan-keuntungan dari Perdagangan. Setiap orang mengkonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan oleh banyak orang di negara sendiri danjugadi seluruh dunia. Saling ketergantungan dan perdagangan dibutuhkan karena keduanya memberikesempatankepada semua orang untuk menikmati barang dan jasa dengan jumlah dan keragaman yanglebih besar.Ada dua cara untuk membandingkan kemampuan dua orang dalam menghasilkan suatu barang. Orangyang dapatmenghasilkan suatu barang dengan jumlah input yang lebih kecil di katakan memilikikeunggulan absolute dalammemproduksi barang tersebut. Orang yang memiliki biaya kesempatan lebih rendah dalam memproduksi barangtersebut dikatakan memiliki keunggulan komparatif. Keuntungan-keuntungan dari perdagangan didasarkan padakeunggulan komparatif, bukan keunggulan absolute. Perdagangan membuat semua orang mencapai kondisi yang lebih baik karena memberimerekakesempatan untuk mengkhususkan diri melakukan kegiatan yang keunggulan komparatifnya merekamemiliki.Prinsip keunggulan komparatif berlaku untuk suatu negara sama seperti untuk seseorang. Paraekonommenggunakan prinsip keunggulan komparatif tersebut untuk mendukung berlangsungnya
  • 2. perdaganganbebas antar negara.MEKANISME PASARKekuatan Penawaran dan Permintaan Para ekonom menggunakan model penawaran dan permintaan untuk menganalisis pasar-pasar yangkompititif, terdapat banyak penjual dan pembeli, masing-masing hanya berpengaruh kecil terhadap hargapasar. Kurva permintaan menunjukan bagaimana jumlah suatu barang yang diminta bergantung padaharganya.Menurut hukum permintaan, jika harga barang turun, maka jumlah permintaannya naik. Oleh karenaitu,kurva permintaaan semakin ke kanan semakin turun.Sebagai tambahan, diluar harga terdapathal-hal yang menentukan seberapa banyak barang yang ingindi beli konsumen, anta lainpendapatan, harga barang barang subsitusi dan komplementer, selera,harapan, dan jumlah pembeli. Jika salahsatu dari factor-faktor tersebut berubah, maka kurvapermintaanya akan bergeser. Kurva penawaran menunjukan bagaimana jumlah suatu barang yang ditawarkan bergantungpadaharganya. Menurut hukum penawaran. Jika harga barang naik, maka jumlah permintaanya juga naik. Olehkarena itu, kurva permintaanya semakin kekanan semakin naik.Sebagai tambahan, di luar harga, terdapat pula hal-hal lain yang menentukan seberapa banyak barangyangprodusen ingin jual, antara lain harga barang barang input, teknologi, harapan, dan jumlahpenjual. Jika salah satu dari factor-faktor tersebut berubah, maka kurva penawarannya akan bergeser. Perpotongan kurva penawaran dan kurva permintan di sebut titik keseimbangan. Jumlah yangdiingikansama dengan jumlah yang di tawarkan. Perilaku pembeli dan penjual secara alamiah akan membawa pasarberada pada titikkeseimbangannya. Ketika harga pasar di atas harga keseimbangan, terdapat surplus barang,sehinggaharga akan turun. Ketika harga pasar berada di bawah harga keseimbangan, terdapat kekuranganbarang,sehinggaa harga akan naik. Untuk menganalisis bagaimana suatu peristiwa memengaruhi pasar, kita menggunakan diagrampenawaran-permintaan untuk menelaah bagaimana pengaruh peristiwa tesebut terhadap hargakeseimbangan danjumlah keseimbangan. untuk mengetahuinya, kita harus melakukan metode tigalangkah. Pertama kita tentukanapakah peristiwa tersebut menggeser kurva penawaran atau kurvapermintaan. Kedua, kita tentukan arah manakurva yang bersangkutan itu bergeser. Ketiga, kita bandingkantitik keseimbangan yang baru dengan yang lama.Dalam perekonomian pasar, harga adalah tanda dan dengan demikian mengalokasikan sumberdalamperekonomian, harga barang itu memastikan penawaran dan permintaan berada pada kondisiseimbang. Hargakeseimbangan akan menentukan seberapa banyak barang yang dibeli dan seberapabanyak yang dijual.Elastisitas dan AplikasinyaElastisitas harga permintaan Mengukur seberapa besar jumlah yang diminta merespons perubahanharga. Permintaan cenderungmenjadi lebih elastis jika tersedia barang-barang substitusi terdekatnya, jikabarangnya adalah suatu kemewahandan bukan kebutuhan, jika pasarnya didefinisikan secara sempit, atau jika para pembeli membutuhkan waktuyang lama untuk bereaksi terhadap perubahan.Elastisitas harga permintaan Didefinisikan sebagai perubahan persentase jumlah permintaan dibagiperubahan persentase harga.Apabila elastisitas kurang dari 1, maka pergerakan jumlah permintan lebihkecil dibandingkan pergerakan harga,dan pemintaan dikatakan elastis.Pendapat total jumlah, jumlah yang harus dibayar untuk sebuah barang, samadengan barang dikalikan jumlah yang terjual. Untuk kurva permintaan inelastis, pendapatan total meningkat jikaharga naik, untukkurva permintaan elastis, pendapatan total menurun jika harga naik.
  • 3. Elastisitas pendapatan dari permintaan mengukur seberapa besar jumlah permintaan meresponperubahanpendapatan konsumen. Elastisitas harga silang dari permintaan mengukur seberapa besar jumlah permintaansuatu barang merespons perubahan harga barang lainnya.Elastisitas harga penawaran mengukur seberapa besar jumlah penawaran merespons perubahan harga.Elastisitasini sering kali bergantung pada jangka waktu yang digunakan. Dalam kebanyakan pasar,penawaran lebih elastisuntuk janga panjang dari pada untuk jangka pendek. Elastisitas harga penawaran didefinisikan sebagai perubahan persentase jumlah penawaran dibagikurangdari 1, maka pergerakan jumlah penawaran lebih kecil dibandingkan pergerakan harga, danpenawaran dikatakaninelastis. Apabila elastisitas kurang lebih dari 1, maka pergerakan jumlah penawaranlebih besar dibandingkanpergerakan harga dan penawaran dikatakan elastis.Perangkat penawaran dan permintaan dapat diaplikasikan dalam berbagai macam pasar yangberbeda, bab ini menggunakan perangkat-perangkat tersebut untuk menganalisis pasar gandum, pasarminyak, dan pasarobat-obatan terlarang.Penawaran, Permintaan, dan Kebijakan Pemerintah Batas harga tertinggi adalah harga maksimum sesuai hukum dari suatu barang atau jasa. Contohnyaadalahpengendalian sewa. Jika batas harga tertinggi berada di bawah harga keseimbangan, jumlahpemintaanmelebihi jumlah penawaran, karena mengakibatkan kekurangan, penjual harus menjatahkan barangatau jasa diantara pembeli pembelinya, dengan berbagai cara. Harga dasar adalah harga minimum sesuai hukum dari suatu barang atau jasa. Contohnya adalahupahminimum. Jika harga dasar berada di atasa harga keseimbangan, jumlah penawaran melebihijumlahpermintaan. Karena mengakibatkan surplus, permintaan pembeli harus dijatahkan di antarabanyakpenjualnya.Ketika pemerntah menerapkan pajak atas suatu barang, jumlah keseimbangan suatu barang tersebut akanturun.Artinya, pajak mengurangi besarnya pasar dimana ia berada. Pajak atas suatu barang menghasilkan suatu irisan antara harga yang harus dibayar pembeli denganhargayang diterima penjual. Ketika pasar bergerak menuju keseimbangan baru, pembeli membayar lebihmahaluntuk mendapatkan barang dan penjual menerima lebih sedikit dari penjualan barang tersebut. Dalamhalini, baik pembeli maupun penjual sama –sama mengaggung beban pajak. Pembagian beban pajaktidaklahbergantung pada pihak yang dikenai pajak, apakah pembeli atau penjual.Pembagian beban pajak bergantung pada elastisitas harga penawaran dan permintaan. Beban pajakcenderungjatuh lebih banyak dari pada sisi pasar kurang elastis karena sisi pasar tersebut tidak mudahmenanggapi pajakdengan cara menyesuaikan jumlah barang yang dibeli atau dijualPASAR DAN KESEJAHTERAANKonsumen, Produsen, dan Efisiensi Pasar Surplus konsumen adalah nilai kerelaan pembeli untuk membayar suatu barang dikurangi hargabarangtersebut yang sebenarnya. Surplus konsumen mengukur manfaat yang diterima pembeli daripartisipasinyadi suatu pasar. Surplus konsumen dapat dihitung dengan mencari luas daerah di bawah kurvapermintaandan di atas harga. Surplus produsen adalah harga jual suatu barang dikurangi biaya produksinya. Surpluskonsumenmengukur manfaat yang harus diterima penjual dari partisipasinya di suatu pasar. Surplus produsendapatdihitung dengan mencari luas daerah dibawah harga dan di atas kurva penawaran..Suatu alokasi sumber-sumber daya yang memaksimalkan nilai surplus produsen dan surplus konsumenadalahalokasi yang efisien. Para pembuat kebijakan sering kali sangat memerhatikan efisiensi dan jugapemerataan darihasil-hasil ekonomi.
  • 4. Titik keseimbangan permintaan dan penawaran memaksimalkan jumlah surplus proodusen dansurpluskonsumen. Artinya, tangan tak tampak di pasar menggiring pembeli dan penjual untukmengalokasikansumber sumber daya dengan efisien.Pasar tidak dapat mengalokasikan sumber-sumber daya secara efisien ketika terjadi kegagalan pasarsepertiadanya kekuasaan pasar atau eksternalitas.Aplikasi: Biaya-biaya Pajak Pajak yang dikenakan pada barang mengurangi kesejahteraan para pembeli dan para penjual barang,danpenurunan surplus konsumen dan produsen biasanya lebih besar dari pada pendapatan yangdiperolehpemerintah, penurunan surplus total jumlah surplus konsumen, surplus produsen, danpendapatanpemerintah dari pajak disebut kerugian beban baku akibat pajak. Pajak menimbulkan kerugian beban baku karena pajak menyebabkan konsumsi pembeli lebih sedikitdanprosuksi penjual juga lebih sedikit, dan perubahan pada perilaku ini menyusutkan ukuran pasar dibawahtingkat yang memaksimumkan surplus total. Karena elastisitas penawaran dan permintaanmengukurseberapa banyak para peserta pasar menanggapi kondisi-kondisi pasar, maka semakin besarelastisitasberarti kerugian beban bakunya juga semakin besar.Ketika tarif pajak menigkat, gangguan pada insentif akan lebih terasa, dan kerugian beban bakunyasemakinbesar, pendapatan pemerintah dari pajak pada awalnya meningkat dengan meningkatnya tarikpajak. Akan tetapi,semakin besar mengurangi pendapatan pemerintah karena pajak memperkecil ukuranpasar.Aplikasi: Perdagangan Internasional Dampak-dampak perdagangan internasional dapat dihentikan dengan membandingkan hargadomestiksuatu barang dengan harga yang berlaku dipasar dunia. Jika harga domestik rendah, artinya negarayangbersangkutan memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi barang tesebut, sehingga negarainiakan menjadi pengekspor. Sedangkan jika harga didalam negeri tinggi, artinya negara lainmemilikikeunggulan komparatif dalam memproduksi barang tersebut sehingga negara ini akan mengeksporbarangtersebut. Ketika sebuah Negara membuka hubungan perdagangan internasional dan menjadi pengeksporsuatubarang, maka keuntungan produsen domestik barang tersebut meningkat, sedangkan konsumendomestikakan mengalami kerugian (karena harga barangnya naik). Sebaliknya, jika negara tersebutmembukahubungan perdagangan internasional dan menjadi pengimpor suatu barang, maka para produsendomestikbarang tersebut mengalami kerugian, sedangkan konsumen domestik memperoleh keuntungan (karenaharga barangnya turun). Dalam kedua kasus tersebut, keuntungan yang diperoleh dari perdagananinernasionaljumlahnya melampui besar kerugiannya.Pemberlakuan tarif-pajak barang impor akan menggerakan pasar di negara yang bersangkutanmenujukeseimbangan sebelum adanya perdagangan internasional, yang berarti mengurang keuntunganakibatperdagangan, meskipun produsen domestik diuntungkan dan pemerintah naik pendapatannya.Kerugiankonsumen melampui keuntungan keuntungan tersebut. Pemberlakuan kuota impor menimbukan dampak yang mirip dengan pemberlakuan tarif. Hanya sajajikakuota impor diberlakukan , keuntungan yang harusnya diterima pemerintah (dalam kasus tarif) pindahketangan para pemilik lisensi impor.Terdapat berbagai macam argumen yang mendukung dibatasinya perdagangan intenasional; bahwalapangankerja domestik perlu dilindungi, keamanan nasional harus dijaga, industri kecil harus dibantu.
  • 5. EKONOMI SEKTOR PUBLIKEksternalitas Ketika suatu transaksi antara pembeli dan penjual secara langsung memengaruhi pihak ketiga, efekinidisebut suatu eksternalitas. Eksternalitas negatif seperti polusi, menyebabkan jumlah optimal secarasosialdalam pasar kurang dari jumlah keseimbangannya. Eksternalitas positif, seperti imbasteknologi,menyebabkan jumlah optimal secara sosial lebih dari jumlah keseimbanganya. Pihak-pihak yang terkena efek dari eksternalitas dapat menyelesaikan masalah mereka sendiri.Sebagaicontoh ketika suatu bisnis menghasilkan eksternalitas bagi bisnis lain keduanya dapatmenginternalisasikaneksternalitas itu dengan cara merger. Alternatifnya pihak pihak yang berkepentingan dapatmengatasimasalah itu dengan mengalokasikan kontrak. Menurut teori macoase, jika orang-orang dapatmelakukantawar menawar tanpa memakan biaya, maka mereka selau dapat mencapai kesepakatan yangdapatmengalokasikan sumber daya dengan efisien. Akan tetapi pada banyak kasus, mencapai sesuatukesempatanantara banyak pihak berkepentingan sulit terjadi, sehingga trorema coase tidak berlaku. Ketika pihak-pihak swasta tidak mampu menangani efek-efek eksternal, seperti polusi,pemerintahanmembantu dengan ikut campur. Kadang-kadang pemerintah menghindari dilakukannya kegiatan –kegiatanyang tidak efisien dari segi sosial dengan melarang perilaku-perilaku tertentu. Pada kesempatan yanglain,pemerintah menginternalisasikan eksternalitas dengan menerapkan pajak Pigovian suatu kebijakanpublicyang lain adalah mengeluarkan izin. Sebagai contoh, pemerintah dapat melindungi lingkungandenganmengeluarkan sejumlah terbatas izin berpolusi. Hasil akhir dari kebijakan ini hampir samadenganpenerapan pajak Pigovian terhdap para polusi.Barang Publik dan Sumber Daya Milik Bersama Barang-barang dapat dibedakan berdasarkan sifat ekskludabilitas dan rivalnya. Sebuah barangdikatakanekskludable jika seseorang dapat dilarang menggunakannya. Sebuah barang dapat rival jikapemanfaatanbarang itu oleh seseorang mengurangi kesempatan orang lain untuk melakukan hal yang sama.Pasarbekerja dengan baik jika yang dijual adalah barang barang pribadi, yang sifatnya ekskludabelsekaligusrival. Pasar tidak bekerja dengan baik jika barang yang dijual adalah barang barang dalam kategoriyanglain. Barang-barang publik tidak ekskludabel dan tidak rival. Contoh barang publik antara lainaadalahjasapemadaman kebakaran, pertunjukan kembang api. Pertahanan nasional, dan pengetahuan umum.Karenaorang-orang tidak harus membayar untuk menikmati manfaat barang-barang publik, ada insentifbagimereka untuk menjadi penumpang gratis pada saat barang publik itu dijadikan barang pribadi. Karenaitupemerintahlah yang harus menyediakan barang-barang publik, dan berapa jumlah yang disediakanharusdidasarkan atas analisis biaya manfaat.Sumber-sumber daya milik bersama adalah barang barang yang rival namun tidak ekskludabel. Contohnyaadalahpadang rumput milik bersama udara yang bersih, dan jalan raya. Karena orang juga tidak membayaruntukmenikmati manfaatnya, mereka cenderung mamakainya secara berlebihan . karena itu, pemerintahberusahamembatasi penggunaan sumber-sumber daya milik bersama.PRILAKU EKONOMI PERUSAHAAN DAN ORGANISASIBiaya Produksi Tujuan dari sutau perusahaan adalah untuk memaksimalkan keuntungan, yang sama denganpendapatantotal dikurangi biaya total.Ketika menganalisis perilaku suatu perusahaan adalah penting untuk menghitung semua biaya kesempatandariproses produksi sebagai dari biaya eksplisit. Yang lain, seperti hilangnya pendapatan apabila iamemilihmenjalankan usahanya dan meninggalkan pekerjaannya yang lain disebut implisist.
  • 6. Biaya suatu perusahaan mencerminkan proses produksinya. Kurva fungsi produksi akan semakinmendatarseiring meningkatnyajumlah input menunjukan perilaku penurunan produk marginal. Sebaliknya, kurvabiayatotal semakin curam seiring meningkatnya jumlah produk.Biaya total suatu perusahaan dapat dibedakan menjadi biaya tetap dan biaya variabel. Biaya tetap adalahbiayayang tidak berubah terhadap perubahan output yang diproduksi. Biaya variable adalah biaya yangberubah-ubahterhadap perubahan jumlah output yang diproduksi. Dan biaya total dapat diturunkan dua ukuran biaya. Biaya total rata-rata merupakan biaya total dibagijumlahoutput. Biaya marginal merupakan kenaikan biaya total apabila terjadi kenaikan output sebanyak 1 unit.Ketika menganalisis perilaku perusahaan kita lebih baik mengetahui grafik biaya total rata-rata danbiayamarginal. Biaya marginal akan meningkat dengan meningkatnya jumlah output. Biaya total rata-ratapadaawalnya turun dengan meningkatnya jumlah output dan kemudian naik seiring meningkatnya jumlahoutput.Kurva biaya marginal selalu memotong kurva biaya total rata-rata pada titik minimum biaya total rata-rata. Biaya perusahaan sering kali bergantung pada rentang waktu. Lebih spesifik lagi, kebanyakanbiayasifatnya tetap pada jangka pendek, tetapi menjadi variable pada jangka panjang. Pada kenyataannya,ketikaperusahaan merubah tingkat produksinya biaya total rata-rata meningkat lebih tinggi pada jangkapendekdibandingkan pada jangka panjang.Perusahaan Dalam Pasar Kompetitif Karena suatu perusahaan kompetitif menerima harga begitu saja, pendapatannya sebanding denganjumlahbarang yang diproduksinya. Harga barang sama dengan pendapatan rata-ratanya danpendapatanmarginalnya.Untuk memaksimalkan keuntungan, suatu perusahaan akan memilih jumlah barang yangmenyeimbangkanpendapatan marginal dengan biaya marginalnya. Karena pendapatan marginalnya bagi suatuperusahaankompetitif sama besarnya dengan harga, maka perusahaan tersebut memilih jumlah tertentu di manahargasama dengan biaya marginal. Maka kurva biaya marginal itu adalah kurva penawaranya. Dalam jangka pendek, ketika suatu perusahaan tidak mampu menghemat biaya tetapnya, perusahaanakanmemilih untuk tutup sementara jika harga barang kurang dari biaya variable rata-rata dalam jangkapanjang.Ketika perusahaan tersebut dapat menghemat biaya tetap dan biaya variablenya, perusahaan ituakanmemilih untuk keluar dari pasar jika harga kurang dari biaya total rata-rataDalam suatu pasar yang memperbolehkan perusahaan-perusahaan untuk masuk dan keluar denganbebas,keuntungan akan menjadi nol dalam waktu panjang. Pada keseimbangan jangka panjang ini,semuaperusahaan memproduksi barang pada skala efisiennya, harga sama dengan biaya total rata-ratayangpaling rendah, dan jumlah perusahaan akan selalu berubah hingga jumlah permintaan pada tingkat hargainiterpenuhi semuanya. Perubahan dalam permintaan memiliki dampak yang berbeda jika terjadi pada jangka waktu yangberbedapula. Pada jangka pendek, suatu peningkatan permintaan meningkatkan harga dan membawakeuntungan,sementara turunya permintaan akan menurunkan harga dan membawa kerugian. Tetapi jikaperusahandapat masuk atau keluar pasar dengan mudah, maka dalam jangka panjang, jumlah perusahaanakanselalu berubah hingga tercapai keseimbangan utama ada keuntungan di pasar tersebut.Monopoli Monopoli adalah suatu perusahaan yang menjadi penjual tunggal dipasarnya. Monopoli muncul ketikasuatuperusahaan memiliki satu sumber daya yang utama, ketika pemerintah memberikan hak eksklusifproduksisuatu barang kepada satu perusahaan dapat menyediakan seluruh kebutuhan pasar dengan biaya
  • 7. yanglebih kecil daripada banyak perusahaan.Karena monopoli adalah produsen utama di pasarnya, monopolo menghadapi kurva permintaan yangmenurununtuk barang-barangnya. Saat monopoli meningkatkan produksinya 1 unit, harga barangnya. Seperti juga perusahaan kompetitif, suatu perusahaan monopoli memaksimalkan keuntungan dengancaramemproduksi barang dengan jumlah yang menyeimbangkan pendapatan marginal. Monopoli inikemudianmemilih harga jumlah barang yang diminta. tidak seperti perusahaan kompetitif, harga suatu barangdariperusahaan melebihi pendapatan marginalnya. Sehingga harga melebihi biaya marginalnya.Tingkat produksi yang memaksimalkan keuntungan si pemonopoli berada dibawah tingkat produksiyangmemaksimakan jumlah surplus konsumen dan surplus produsen. Artinya ketika monopolimemberlakukanharga diatas biaya marginal. Sebagai konsumen yang menghargai barang diatas biayaproduksinya tidakakan membelinya. Hasilnya, timbulah kerugian beban baku yang sama dengan kerugian bebanbaku akibatpajak. Para pembuat kebijakan dapat menangapi ketidakefisienan perilaku monopoli dengan empat cara.Merekadapat menggunanakan undangan-undangan anti trust untuk membuat industri lebih kompetitif.Merekadapat mengatur harga-harga yang diberlakukan oleh monopoli. Mereka dapat merubahperusahaanmonopoli menjadi badan yang dikelola pemerintah. Atau, jika kegagalan pasar yang munculdipandang kecildibandingkan ketidaksempurnaan yang tidak terhindarkan dari pembuatan kebijakan-kebijakan,makamereka tidak perlu melakukan apa-apa. Pemonopoli dapat menigkatkan keuntungan mereka dengan cara memberlakukan harga yang berbedaatasbarang yang sama berdasarkan kerelaan konsumen untuk membayar. Parktik diskriminasi harga inidapatmeningkatkan kesejahteraan dengan cara menjual barang pada mereka yang tadinya tidakmembelinya.Pada kasus ekstrim dari diskriminasi harga yang sempurna, kerugian beban baku yangdisebabkanmonopolli dapat dihilangkan seluruhnya. Lebih umumnya, saat diskriminasi harga yang diberlakukantidaksempurna, kesejahteraan dapat meningkatkam atau menurun, dibandingkan dengan hasil dari satuhargamonopoli saja.Oligopoli Perusahaan-perusahaan oligopli memaksimalkan keuntungan mereka dengan membentuk karteldanbertindak seperti layaknya monopoli. Tetapi, jika oligopli membuat keputusan mengenai tingkatproduksisecara individu, maka hasilnya adalah jumlah yang lebih besar dan harga yang lebih rendahdibandingkandengan hasil monopoli. Semakin dekat jumlah dan harga barangnya dengan kondisinya dalampasarkompetitif.Dilema para tahanan menunjukan bahwa pribadi dapat menghalangi orang memelihara kerja samamereka,bahkan mesipun kerja sama tersebut memberikan hasil yang terbaik bagi kepentingan merekabersama.Logika dari dilema para tahanan berlaku dalam berbagai situasi lainnya, termasuk perlombaansenjata,periklanan, persoalan-persoalan mengenai sumber daya milik bersama, dan oligopli.Para pembuat kebijakan menggunakan undang-undang antitrust untuk menghalangi perusahaanperusahaanoligopoli melakukan perilaku-perilaku bisnis yang mengurangi kompetisi. Aplikasi undang-undang ini dapatmenimbukan kontroversi, karena beberapa perilaku bisnis yang kelihatannya mengurangikompetisi padakenyataannya memiliki tujuan bisnis yang sah.Kopetisi Monopolistik Para kompetitif monopolistik dicirikan tiga hal berikut: banyak perusahaan, produk yang terdiferensiasi,dankebebasan untuk kepasar.Keseimbangan dalam pasar kompetitf monopolisik berbeda dengan keseimbangan dalam pasar
  • 8. kompetitifsempurna, karena dua hal yang berkaitan. Pertama, setiap perusahaan didalam pasarkompetitifmonopolitik memiliki kapasitas berlebih. Artinya, perusahaan bekerja pada bagian dari kurva biayatotal rata-rata yang mengarah kebawah. Kedua, setiap perusahaan menjual barang pada harga diatas biayamarginal. Kompetisi monopolistik tidak memiliki semua sifat yang diinginkan dari kompetisi sempurna.Terdapatkerugian beban baku yang normal dari monopoli akibat mark up harga dari biaya marginal. Selain itujumlahperushaan (dan variasi produk) dapat menjadi terlalu besar atau terlalu kecil. Pada praktiknya,kemampuanpembuat kebijakan untuk memperbaiki ketidak efisienan ini sangat terbatas. Diferensiasi produk yang merupakan ciri dari kompetisi monopolistik mengarah pada pemanfatan iklandanmerek dagang. Para kritikus iklan dan merek dagang berpendapat bahwa perusahan menggunakannyauntukmemanfaatkan irasionalitas konsumen dan mengurangi kompetisi. Para pendukung iklan dan merekdagangberpendapat bahwa perusahahn menggunakanya untuk menginformasikan konsumen danmemperketatpersaingan dalam harga dan kualitas barang.EKONOMI PASAR TENAGA KERJAPasar Faktor-faktor Produksi Pendapatan ekonomi didistribusikan pasar faktor-faktor produksi, tiga faktor yang terpenting adalahtenagakerja dan modal tanah.Permintaan untuk faktor-faktor produksi seperti tenaga kerja merupakan permintaan turunan yang datangdariperusahaan-perusahaan yang menggunakan faktor-faktor produksi untuk memproduksi barang dan jasa.Perusahaan yang kompetitif dan memaksimalkan keuntungan menyewa tiap faktor produksi tersebuthingga padatitik tertentu ketika nilai produk marginal faktor produksi sama dengan harganya. Penawaran tenaga kerja muncul dari tradeoff antara waktu kerja dan waktu luang yang dimlikiseseorang,kurva penawaran tenaga kerja yang kemiringannya positif menandakan bahwa masyarakatmeresponspeningkatan upah dengan cara menikmati waktu luang yang lebih sedikit dan jam kerja yang lebihbanyak Harga yang haus dibayar untuk setiap faktor produksi menyesuaikan diri sedemikianhinggamengembangkan penawaran dengan permintaan faktor tersebut. Karena permintaan faktorproduksimencerminkan nilai produk marginal faktor produksi tersebut, pada kondisi keseimbangan tiapfaktordikompensasikan menurut kontribusi marginalnya bagi produksi barang dan jasa. Karena faktor-faktor produksi digunakan bersama-sama, produksi marginal dari setiap faktorbergantungpada jumlah ketersediaan faktor-faktor produksi lainnya, sebagai hasilnya, perubahan penawaransebuahfaktor akan merubah keseimbangan pendapatan bagi semua faktor produksi.Pendapatan dan Diskriminasi Para pekerja mendapatkan upah yang berbeda-beda karena berbagai alasan. Sampai batastertentu,perbedaan upah terjadi karena adanya kompensasi kepada para pekerja akibat situasi pekerjaanmereka.Jika semua hal lain dianggap sama, mereka memiliki pekerjaan berat dan menyenangkan dibayarlebihbanyak dibandingkan mereka yang pekerjaannya lebih ringan dan menyenangkan. Para pekerja yang memiliki modal manusia yang lebih banyak akan dibayar lebih tinggi dari padamerekayang modal manusianya lebih sedikit. Tingkat pengembalian dari terakumulasinya modal manusiaitusangatlah tinggi, dan meningkat selama dua dekade terakhir.Meskipun lamanya masa sekolah, pengalaman, dan karekteristik pekerjaan memengaruhi pendapatanseperti yangdiramalkan oleh teori, terdapat banyak sekali variasi dalam pendapatan yang tidak dapatdijelaskan oleh hal-halyang dapat diukur para ekonom. Variasi-variasi yang tidak dapat dijelaskan ini dapatdihubungkan dengan
  • 9. kemampuan alamiah, upaya, dan kesempatan. Sebagian ekonom mengemukakan bahwa para pekerja yang lebih berpendidikan mendapatkan upahyanglebih tinggi bukan karena pendidikan meningkatkan produktivitas mereka, tetapi karena para pekerjayangkemampuan alamiyahnya tinggi menggunakan pendidikan sebagai cara untuk memberikan sinyalkepadapara pemberi pekerjaan. Jika teori pemberian sinyal ini benar adanya, maka menaikan tingkatpendidikanseluruh pekerja tidak akan meningkatkan upah secara keseluruhan.Upah terkadang dipaksa untuk melebihi tingkat keseimbangan penawaran dan permintaannya. Tigaalasanyaadalah peraturan upah minimum, serikat kerja, dan upah efisiensi. Sebagai perbedaan dalam hal pendapatan dapat dihubungkan dengan diskriminasi atas dasar ras,jeniskelamin, atau faktor lain. Namun, mengukur besarnya diskriminasi sangat sulit dilakukan, karena kitaharusmengeoreksi perbedaan-perbedaan dalam modal manusia dalam karakteristik pekerjaan. Pasar kompetitif cenderung membatasi dampak diskriminasi terhadap upah, jika upah sekelompokpekerjalebih rendah dari pada kelompok lain, dengan alasan yang tidak berhubungan denganproduktivitasmarginal, maka perusahaan-perusahaan yang tidak melakukan praktik diskriminasi akanmendapatkankeuntungan yang lebih besar dibandingkan perusahaan-perusahaan yang malah melakukanpraktikdiskriminasi. Perilaku yang memaksimalkan keuntungan, oleh sebab itu, dapat mengurangi perbedanupahyang diskriminatif ini. Diskriminasi terus berlangssung dalam pasar kompetitif karena ada konsumenyangrela membayar, lebih kepada perusahaan perusahaan diskriminatif, atau ketika pemerintahmewajibkanperusahaan perusahaan itu melakukan praktik diskriminasi.Teori Pemilihan Konsumen Batasan anggaran seseorang konsumen menunjukan kombinasi berbagai barang yang mungkindibelinyadengan melihat pendapatannya dan harga barang-barang tersebut. Kemiringan garis batasananggaransama dengan harga relativ dari barang-barang itu. Kurva-kurva indiferen dari konsumen menggambarkan preferensi preferensinya. Suatu kurvaindeverenmenunjukan berbagai kombinasi barang yang membuat konsumen sama senangnya. Titik-titik yangterletakpada kurva indiferen yang lebih tinggi lebih dipilih titik-titik pada kurva indeferen yang lebihrendah.Kemiringan suatu kurva indiferen pada titik apapun adalah tingkat substitusi marginal konsumentersebuttingkat kerelaan konsumen untuk menukar barang yang satu dengan barang lainnya. Konsumen melakukan optimisasi dengan memilih titik pada garis batas anggaran yang terletak padakurvaindiferen yang tinggi. Di titik ini, kemiringan kurva indiferennya (tingkat substitusi marginal antarabarang-barang) sama dengan kemiringan batasan anggarannya (harga barang-barang). Ketika harga suatu barang turun, dampaknya terhdap pilihan konsumen dapat dibagi menjadi duajenis,yaitu efek pendapatan dan efek substitusi. Efek pendapatan adalah perubahan konsumsi yang munculkarenaharga yang rendah membuat konsumen lebih sejahtera. Efek substitusi adalah perubahan komsumsiyang munculkarena harga yang rendah semakin mendorong konsumen untuk mengosumsi barang itu lebihbanyak. Efekpendapatan dicerminkan dalam pergerakan dari kurva indiferen yang lebih rendah ke yanglebih tinggi,sedangkan efek substitusi dicerminkan dalam pergerakan sepanjang kurva indiferen tertentumenuju suara titikyang kemiringanya berbeda.T eori pilihan kosumen dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Teori ini dapat menjelaskan mengapakurvapermintaan dapat miring keatas, mengapa upah yang lebih tinggi dapat meningkatkan atau menurunkanjumlah penawaran tenaga kerja, atau menurunkan jumlah penawaran kerja, dan mengapa suku bunga yanglebihtinggi dapat meningkatkan atau menurunkan jumlah uang yang ditabung.
  • 10. Batas-batas Ilmu Ekonomi Mikro Batasan anggaran seseorang konsumen menunjukan kombinasi berbagai barang yang mungkindibelinyadengan melihat pendapatannya dan harga barang-barang tersebut. Kemiringan garis batasananggaransama dengan harga relativ dari barang-barang itu. Kurva-kurva indiferen dari konsumen menggambarkan preferensi preferensinya. Suatu kurvaindeverenmenunjukan berbagai kombinasi barang yang membuat konsumen sama senangnya. Titik-titik yangterletakpada kurva indiferen yang lebih tinggi lebih dipilih titik-titik pada kurva indeferen yang lebihrendah.Kemiringan suatu kurva indiferen pada titik apapun adalah tingkat substitusi marginal konsumentersebuttingkat kerelaan konsumen untuk menukar barang yang satu dengan barang lainnya.Konsumen melakukan optimisasi dengan memilih titik pada garis batas anggaran yang terletak padakurvaindiferen yang tinggi. Di titik ini, kemiringan kurva indiferennya (tingkat substitusi marginal antarabarang-barang) sama dengan kemiringan batasan anggarannya (harga barang-barang). Ketika harga suatu barang turun, dampaknya terhdap pilihan konsumen dapat dibagi menjadi duajenis,yaitu efek pendapatan dan efek substitusi. Efek pendapatan adalah perubahan konsumsi yang munculkarenaharga yang rendah membuat konsumen lebih sejahtera. Efek substitusi adalah perubahan komsumsiyang munculkarena harga yang rendah semakin mendorong konsumen untuk mengosumsi barang itu lebihbanyak. Efekpendapatan dicerminkan dalam pergerakan dari kurva indiferen yang lebih rendah ke yanglebih tinggi,sedangkan efek substitusi dicerminkan dalam pergerakan sepanjang kurva indiferen tertentumenuju suara titikyang kemiringanya berbeda.Teori pilihan kosumen dapat diterapkan dalam berbagai situasi. Teori ini dapat menjelaskan mengapakurvapermintaan dapat miring keatas, mengapa upah yang lebih tinggi dapat meningkatkan ataumenurunkan jumlah penawaran tenaga kerja, atau menurunkan jumlah penawaran kerja, dan mengapa sukubunga yanglebih tinggi dapat meningkatkan atau menurunkan jumlah uang yang ditabung.

×