Your SlideShare is downloading. ×
0
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Power Point Magang klompok pagilaran 1
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Power Point Magang klompok pagilaran 1

962

Published on

Ini saya bagi menjadi 2 file. Soalnya klo satu kegedean. Nti kalian Kopi sendi aja y. ini dari halaman 1-26

Ini saya bagi menjadi 2 file. Soalnya klo satu kegedean. Nti kalian Kopi sendi aja y. ini dari halaman 1-26

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
962
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
25
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Proses Pengolahan Teh Hitam PT. Pagilaran
  • 2. Ervin Dwi N. H3109022Nasar Ayuba P. H3109038Sidik Budi P. H3109053
  • 3. Penyediaan bahan bakuProses pengolahan teh hitam Sanitasi industri Pengendalian mutu Pemasaran
  • 4. a. Pembibitanb. Penanamanc. Pemeliharaand. Pemetikane. Penanganan bahan baku dan pengangkutan
  • 5. a. Penerimaan dan penanganan bahan bakub. Proses pelayuanc. Proses penggulungan, penggilingan dan sortasi basahd. Proses fermentasie. Proses pengeringanf. Proses sortasi keringg. Proses penyimpanan dan pengemasan
  • 6. a. Sanitasi Bahan Baku, Bahan setengah jadi dan produk jadi.b. Sanitasi lingkungan industric. Sanitasi mesin dan peralatand. Sanitasi pekerjae. Sanitasi limbah
  • 7. a. Pengendalian mutu bahan bakub. Pengendalian mutu prosesc. Pengendalian mutu produk akhir
  • 8.  Pembibitan generatif : Pembudidayaan tanaman teh dengan menggunakan biji tanaman teh itu sendiri Pembibitan vegetatif : Pembudidayaan tanaman teh dengan stek dengan menggunakan tanaman teh itu sendiri
  • 9.  Tanaman yang berumur 1 tahun langsung dipindah ke lahan, setelah tanaman masuk umur 2 tahun masuk kriteria kebun muda, kemudian setelah masuk umur 4 tahun tanaman teh dipangkas untuk pertama kalinya, kemudian baru menghasilkan pucuk yang baru diproduksi.
  • 10.  Pemangkasan Kerik lumut Kubur ranggas Penggarpuan Penyiangan Pemupukan Pemberantasan hama dan penyakit
  • 11.  Pemetikan Pendahuluan Pemetikan Cendangan Pemetikan Produksi :  Pemetikan halus  Pemetikan medium  Pemetikan kasar
  • 12. Hal-hal yang diperhatikan : Daun tidak boleh mengalami tekanan yang berat. Daun yang diangkut dihindarkan dari penyinaran matahari secara langsung. Daun tidak boleh ditumpuk terlalu lama.
  • 13. Tujuan Penimbangan bahan baku : Mengetahui ketepatan penimbangan dikebun atau croschek. Mengetahui jumlah pucuk yang akan diisi pada withering Trough sesuai dengan kapasitas. Mengetahui pucuk produk teh yang diolah setiap hari.
  • 14. Setelah dilakukan penimbangan bahan baku maka dilakukananalisa pucuk. Analisa ini bertujuan untuk mengetahuikeadaan pucuk teh teh dan mengidentifikasi jumlah kerusakanpada pucuk dan untuk mementau kinerja dari tiap mandorpemetikan.
  • 15. b. Proses pelayuan Penghamparan pucuk. Pengaliran udara segar dan panas. Pembalikan dan pewiwiran. Penghentian udara panas.
  • 16.  Proses pelayuan :  Mengurangi kadar air.  Mengkondisikan pucuk sehingga terjadi perubahan senyawa yang dikehendaki dalam daun teh.  Mempermudah proses selanjutnya. Pelayuan Dihentikan apabila:  Kadar air telah mencapai 40-50%.  Pucuk lembut, lentur, dan tidak berbunyi.  Pucuk teh tidak berwarna kecoklatan.  Aroma teh menjadi lebih harum.
  • 17. Faktor yang mempengaruhi pelayuan : Cuaca Kondisi pucuk teh Suhu pelayuan Lama pelayuan Tebal hamparan Peralatan
  • 18. c. Proses penggilingan, penggulungan dan sortasi basahProses ini merupakan proses dimana daun teh yang telah layu diperkecil ukurannya sesuai dengan grade yang diinginkan.
  • 19. OTR RRB RV RRB RV RRB RV RRB RV RRB Bubuk Bubuk I Bubuk II Bubuk IV Badag III  KETERANGAN : OTR : Open Top Roller RRB : Rotary Roll Breaker RV : Rotorvane
  • 20. Penggilingan & penggulungan : Sortasi basah : Untuk menghancurkan pucuk  Memisahkan bubuk teh sesui dengan ukuran berdasarkan ukuran Mengekstraksi cairan sel  Mempermudah proses Memperoleh bubuk teh dalam fermentasi bentuk basah  Mempermudah proses pengeringan dan sortasi kering
  • 21. d. Proses Fermentasi : Proses ini bertujuan memberikan kondisi optimum terhadap suhu, waktu dan kelembaban sehingga terjadi reaksi enzimatis yaitu mengkatalisis reaksi oksidasi senyawa polifenol pada pucuk teh.
  • 22. Faktor Yang Mempengaruhi : Suhu  Tebal hamparan suhu yang digunakan 20-240C, ketebalan hamparan bubuk teh tiap baki adalah 6cm. Bila jika suhu rendah maka reaksi terlalu tebal akan oksidasi semakin cepat dan menyebabkan proses terlalu begitu juga sebaliknya. lama, begitu juga sebaliknya  Waktu fermentasi Kelembaban Lamanya fermentasi berkisar kelembaban berkisar 90-100%. antara 40-45 menit. Bila Bila kurang dari 90% akan terlalu cepat teh akan menyebabkan reaksi oksidasi beraroma harum dan terlalu semakin cepat, begitu pula pahit, bila terlalu cepat bubuk teh akan berwarna hijau dan sebaliknya. masih mengandung zat polifenol.
  • 23. e. Proses pengeringan Pengeringan bertujuan untuk menghentikan oksidasi enzimatis polifenol dalam teh pada saat komposisi zat-zat pendukung kualitas mencapai keadaan optimal. Pengeringan ini mengakibatkan kadar air dalam teh menurun sehingga teh akan tahan lebih lama dalam penyimpanan.
  • 24. Faktor yang mempengaruhi proses pengeringan : Suhu udara masuk dan keluar • Udara masuk : 98-100o C • Udara keluar : 50-55o C Tebal hamparan • Tebal bubuk teh : 2-3 cm disesuaikan dengan jenis bubuk Waktu pengeringan • Lama pengeringan : 25 menit disesuai dengan kandungan air pada teh yang diinginkan
  • 25. f. Proses sortasi kering Sortasi kering adalah kegiatan memisahkan bubuk teh kering menjadi jenis-jenis tertentu sesuai dengan yang dikehendaki oleh pasar.
  • 26. Skema Proses Sortasi Kering

×