Your SlideShare is downloading. ×
0
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Napza
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Napza

675

Published on

Published in: Education
0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
675
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
32
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. INTOKSIKASI NAPZA RYAN KOKO
  • 2. NAPZA (Narkotika Alkohol Psikotropika dan Zat Adiktif)• Narkotika :opioid, kanabis, dan koka• Alkohol: minuman yang mengandung etanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan distilasi atau fermentasi tanpa distilasi• Psikotropika :ectasy, shabu-shabu, LSD, obat penenang/obat tidur, obat anti depresi dan anti psikosis
  • 3. • Zat Adiktif: bahan lain bukan narkotika atau psikotropika yang penggunaannya dapat menimbulkan ketergantungan, inhalansia (aseton, thinner cat, lem, nikotin, kafein)
  • 4. NAPZA yang sering disalahgunakan• Alkohol : Semua minuman beralkohol.• Opioida : heroin, morfin, pethidin, candu.• Kanabinoida : Ganja, hashish.• Sedativa/hipnotika : obat penenang/obat tidur.• Kokain : daun koka, serbuk kokain, crack.• Stimulansia lain, termasuk kafein, ectasy, dan shabu-shabu.
  • 5. • Halusinogenika : LSD, mushroom, mescalin.• Tembakau (mengandung nikotin).• Pelarut yang mudah menguap seperti aseton dan lem.
  • 6. Efek samping• Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah• Penyakit Gangguan Pernapasan• Penyakit Nyeri Lambung• Penyakit Kelumpuhan Otot• Penyakit Gagal Ginjal• Penyakit Neurologis• Penyakit Kelainan Mental• Penyakit Kelainan Hormon• Penyakit Kanker• Penyakit Gangguan Kehamilan• Permasalahan Kesehatan Lainnya
  • 7. Ciri-ciri Overdosis• Tidak ada respons• Tidur mendengkur• Bibir dan kuku membiru• Tubuh dingin dan kulit lembab• Kejang-kejang• Adanya riwayat pemakaian morfin/heroin terdapat tanda bekas jarum suntik• Frekuensi pernafasan• Penurunan kesadaran
  • 8. Pertolongan Pertama- Baringkan penderita di tempat tidur dan angkat dagu korban- Tekan hidung penderita dengan jari- Tiup napas bantuan sebanyak dua kali secara perlahan- Pastikan dada penderita bergerak naik turun- Goyangkan badan penderita untuk mendapatkan respon- Bila tidak ada respon, bawa penderita ke RS terdekat- Jangan panik dan jangan menunda waktuYang Tidak Boleh Dilakukan
  • 9. - Memberi air minum, air garam, atau menyuntik penderita dengan air jeruk- Penderita disiram air atau dimandikan agar dia sadar, karena hal tersebut akan menyebabkan berubahnya suhu tubuh dan membuatnya shock, bahkan tak jarang membuat paru-paru korban terendam air.- Membuat penderita sadar dengan cara mengupayakan penderita berdiri dan berjalan-jalan.
  • 10. Faktor-faktor Pendukung• Faktor Biologis: Genetik, Metabolik, Infeksi pada otak,Penyakit kronis• Faktor Psikologis: Tipe kepribadian yang dependen, ansietas, deepresi, antisosial;Harga diri rendah, Disfungsi keluarga, Individu yang mengalami krisis identitas dan kecenderungan untuk mempraktikan homoseksual, krisis identitas, Rasa bermusuhan dengan keluarga atau orangtua• Faktor Sosio Kultural

×