Your SlideShare is downloading. ×
gagal ginjal akut dan kronis
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

gagal ginjal akut dan kronis

1,291
views

Published on

Published in: Education

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,291
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
49
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. EPIDEMIOLOGI NON MENULARGAGAL GINJAL AKUT DAN KRONIS Oleh:Vika Sakinah (6411410007)Aditya Bayu Prasetya (6411410009)Devi Ayu Susilowati (6411410025)Septa Tiara Kusuma (6411410028)Korry Apriandi (6411410044)Tri Yoga Aldilla (6411410047)Siska Candrawati A (6411410108) ILMU KESEHATAN MASYARAKATFAKULTAS ILMU KEOLAHRAGAANUNIVERSITAS NEGERI SEMARANG 2012 0
  • 2. BAB I GAGAL GINJAL AKUTA. Definisi Gagal Ginjal Akut adalah kemunduran yang cepat dari kemampuan ginjal dalam membersihkan darah dari bahan-bahan racun, yang menyebabkan penimbunan limbah metabolik di dalam darah (misalnya urea) pada seseorang dengan ginjal sehat sebelumnya.B. Etiologi Gagal ginjal akut bisa merupakan akibat dari berbagai keadaan yang menyebabkan: 1. Berkurangnya aliran darah ke ginjal Kekurangan darah akibat perdarahan, dehidrasi atau cedera fisik yg menyebabkan tersumbatnya pembuluh darah Daya pompa jantung menurun (kegagalan jantung) Tekanan darah yg sangat rendah (syok) Kegagalan hati (sindroma hepatorenalis) 2. Penyumbatan aliran kemih setelah meninggalkan ginjal Pembesaran prostat Tumor yg menekan saluran kemih 3. Trauma pada ginjal. Reaksi alergi (misalnya alergi terhadap zat radioopak yg digunakan pada pemeriksaan rontgen) Zat-zat racun Keadaan yg mempengaruhi unit penyaringan ginjal (nefron) Penyumbatan arteri atau vena di ginjal Kristal, protein atau bahan lainnya dalam ginjal 1
  • 3. C. Klasifikasi 1. Gagal Ginjal Akut Prerenal GGA Prerenal merupakan keadaan dimana aliran darah ke ginjal menurun sehingga mengganggu fungsi normal ginjal,serta bersifat paling ringan dan cepat dapat reversibel (dapat normal lagi) bila keadaan tersebut segera diperbaiki. Etiologi: Pendarahan;luka bakar,muntah,diare yang menyebabkan penurunan volume darah sehingga darah yang menuju ke ginjal juga mengalami penurunan. Infark miokard (kematian otot jantung),gagl jantung,mengakibatkan penurunan curah jantung (kegagalan jantung memompakan darah ke seluruh jaringan tubuh,termasuk ginjal). 2. Gagal Ginjal Akut Renal Nekrosis Tubuler Akut (NTA) GGA renal sebagian besar berupa NTA.Terjadi akibat / kelanjutan GGA prerenal yang terlambat atau kurang baik penanganannya sehingga ginjal kekurangan darah dalam waktu lama dan terjadi kerusakan ginjal. Penyakit Primer pada Ginjal GGA renal sebagian kecil disebabkan oleh penyakit primer pada ginjal,misalnya:Glomerulonefritis,Nefrosklerosis,Nefritis interstitialis akut karena obat, kimia, atau kuman 3. Gagal Ginjal Akut Postrenal GGA postrenal adalah suatu keadaan dimana pembentukan urin cukup,namun alirannya dalam saluran kemih terhambat.Disini terjadi gangguan aliran kencing pada kedua sisi ginjal dimana ginjal atau obstruksi (sumbatan) pada satu sisi ginjal akibat ginjal sebelah lainnya sudah diambil / sudah rusak sebelumnya.. 2
  • 4. Penyebab tersering adalah obstruksi baik karena batu,jendalan darah,tumor,dll.Kelainannya bersifat reversibel bila obstruksi segera dihilangkan.D. Gejala Gejala-gejala yang dtemukan pada gagal ginjal akut: Berkurangnya produksi air kemih (oliguria=volume air kemih berkurang atau anuria=sama sekali tidak terbentuk air kemih) Nokturia (berkemih di malam hari) Pembengkakan tungkai, kaki atau pergelangan kaki Pembengkakan yang menyeluruh (karena terjadi penimbunan cairan) Berkurangnya rasa, terutama di tangan atau kaki Perubahan mental atau suasana hati Tremor tangan dan kejang Mual, muntahE. Pengobatan Tujuan dari pengobatan adalah menemukan dan mengobati penyebab dari gagal ginjal akut. Selain itu pengobatan dipusatkan untuk mencegah penimbunan cairan dan limbah metabolik yang berlebihan. Asupan cairan dibatasi dan disesuaikan dengan volume air kemih yangdikeluarkan. Asupan garam dan zat-zat yang dalam keadaan normal dibuang oleh ginjal, juga dibatasi. Penderita dianjurkan untuk menjalani diet kaya karbohidrat serta rendah protein, kalium, dan natrium. Memberikan natrium polistiren sulfonat untuk mengatasi hiperkalemia. Membuang kelebihan cairan dan limbah metabolik bisa dilakukan dialisa 3
  • 5. BAB II GAGAL GINJAL KRONISA. Definisi Gagal Ginjal Kronis adalah kemunduran perlahan dari fungsi ginjal yang menyebabkan penimbunan limbah metabolik di dalam darah (azotemia) dan bersifat menahun.B. Etiologi Penyebab dari gagal ginjal kronis adalah: Tekanan darah tinggi (hipertensi) Penyumbatan saluran kemih Glomerulonefritis Kelainan ginjal, misalnya penyakit ginjal polikista Diabetes melitus (kencing manis) Kelainan autoimun, misalnya lupus eritematosus sistemik.C. Klasifikasi Berdasarkan derajat penurunan faal ginjal,GGK dapat diklasifikasikan sebagai berikut: StadiumI Penurunan cadangan ginjal (faal ginjal antar 50 % – 80 %). Tahap inilah yang paling ringan, dimana faal ginjal masih baik. Pada tahap ini penderita belum merasasakan gejala gejala dan pemeriksaan laboratorium faal ginjal masih dalam batas normal. Selama tahap ini kreatinin serum dan kadar BUN (Blood Urea Nitrogen) dalam batas normal dan penderita asimtomatik. StadiumII Insufiensi ginjal (faal ginjal antar 20 % – 50 %). Pada tahap ini penderita dapat melakukan tugas tugas seperti biasa padahal daya dan konsentrasi ginjal menurun. Pada tahap ini lebih dari 50 % jaringan yang berfungsi telah rusak. Kadar BUN baru mulai 4
  • 6. meningkat diatas batas normal. Peningkatan konsentrasi BUN ini berbeda beda, tergantung dari kadar protein dalam diit. Pada stadium ini kadar kreatinin serum mulai meningkat melebihi kadar normal. StadiumIII Uremi gagal ginjal (faal ginjal sekitar 10-20%). Semua gejala sudah jelas dan penderita masuk dalam keadaan dimana tidak dapat melakukan tugas sehari hari sebagaimana mestinya.. Pada Stadium ini, sekitar 90 % dari massa nefron telah hancur. Nilai GFR nya 10- 20 % dari keadaan normal dan kadar kreatinin mungkin sebesar 5- 10 ml / menit atau kurang. StadiumIV Penyakit ginjal stadium akhir (ESRD), yang terjadi apabila GFR menurun menjadi kurang dari 5% dari normal. Hanya sedikit nefron fungsional yang tersisa. Di seluruh ginjal ditemukan jaringan parut dan atrofi tubulus.D. Prevalensi Indonesia sendiri belum memiliki sistem registri yang lengkap di bidang penyakit ginjal, namun di Indonesia diperkirakan 100 per sejuta penduduk atau sekitar 20.000 kasus baru dalam setahun. Survei Perhimpunan Nefrologi Indonesia menunjukkan, 12,5 persen dari populasi mengalami penurunan fungsi ginjal. Secara kasar itu berarti lebih dari 25 juta penduduk. Di seluruh dunia tahun 2005 ada 1,1 juta orang menjalani dialisis kronik. Tahun 2010, diproyeksikan lebih dari 2 juta orang.E. Gejala Gejala gagal ginjal kronis berkembang secara perlahan antara lain: Berkurangnya urin saat buang air seni Mual dan muntah Hilang nafsu makan 5
  • 7. Lelah dan lemah Bermasalah dalam tidur Penurunan mental secara tajam Otot berkedut dan kejang Bengkak pada area kaki peradangan lapisan mulut (stomatitis) Rasa tidak enak di mulut Malnutrisi penurunan berat badan.F. Pengobatan Tujuan pengobatan adalah untuk mengendalikan gejala, meminimalkan komplikasi dan memperlambat perkembangan penyakit. Diet rendah protein (0,4-0,8 gram/kg BB) bisa memperlambat perkembangan gagal ginjal kronis. Tambahan vitamin B dan C diberikan jika penderita menjalani diet ketat atau menjalani dialisa. Memberikan gemfibrozil untuk menurunkan kadar trigliserida dalam darah Membatasi asupan cairan untuk mencegah terlalu rendahnya kadar garam (natrium) dalam darah Menghentikan obat-obatan yang menyebabkan penyakit atau yang dapat merusak ginjal Mengobati infeksi dan masalah-masalah lain seperti diabetes dan tekanan darah tinggi Pengobatan lain seperti steroid Dialisis (pencucian darah) Removal Transplantasi Pemberian diuretik (meningkatkan jumlah cairan yang dibuang melalui ginjal) 6
  • 8. G. Pencegahan GGA dan GGK Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah penyakit gagal ginjal adalah: Mengontrol tekanan darah. Tekanan darah tinggi kronis merupakan salah satu penyebab paling umum terjadinya gagal ginjal akut pada laki-laki dan perempuan dewasa. Berhenti merokok. Asap rokok dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, termasuk meningkatkan risiko terjadinya gagal ginjal. Gagal ginjal merupakan stadium akhir dari penyakit ginjal. Gagal ginjal terjadi ketika ginjal tidak lagi dapat memproses darah secara normal. Bila gagal ginjal terjadi, maka seseorang harus menjalani perawatan dialisis, dimana mesin menggantikan fungsi normal ginjal. Pemeriksaan x-ray. Sebelum melakukan Pemeriksaan x-ray harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter. Mungkin Anda perlu minum obat khusus sebelum melakukan pemeriksaan x-ray untuk mencegah x- ray merusak ginjal. Berhenti minum alkohol. Menghindari atau berhenti minum alkohol dapat mengurangi ketegangan pada ginjal. Minuman alkohol memaksa ginjal bekerja keras, sehingga menghindari alkohol dapat mencegah terjadinya gagal ginjal. Pemeriksaan darah dan urin. Mengunjungi dokter dan lakukan pemeriksaan darah dan urin secara rutin. Pemeriksaan ini akan melihat adanya masalah pada ginjal yang muncul meskipun tanda dan gejalanya belum nampak atau dirasakan. Olah Raga. Melakukan olah raga secara rutin dan teratur. Olah raga yang teratur -tidak terlalu berat akan lebih berdampak positif bagi tubuh 7
  • 9. dibandingkan dengan olah raga berat namun tidak teratur. Misalnyabisa melakukan jalan santai setiap pagi atau bersepeda 1-2 jamsetiap minggu.Kurangi Makanan Berlemak.Makanan berlemak akan menyebabkan kandungan kolesteroldalam darah Anda meningkat.Konsumsi Air Putih. Air membantu dalam proses menghilangkandan memangkas racun dan bakteri dalam tubuh. Ini adalah salahsatu yang paling penting dalam manfaat air itu sendiri.Detoksifikasi dapat membantu tubuh melawan penyakit danmenyingkirkan bahan kimia yang dapat merusak sistem organtubuh manusia.Bahkan beberapa jenis penyakit kronis sekalipun.General Checkup. Gagal ginjal juga dapat dicegah melaluipemeriksaan kesehatan (medical checkup) secara rutin, termasukpemeriksaan urin dan darah. Memeriksakan gangguan ginjalseperti kencing batu, prostat dapat mecegah munculnya gagalginjal.Tidak sembarangan mengkonsumsi obat-obatan.Obat-obatanyang berbahaya akan merusak fungsi dari ginjal.Selain itukonsumsi obat yang berlebihan juga bisa menggangu kesehatanginjal dan organlainnya.Suplemen bawang putih.Tanyakan pada dokter mengenaikemungkinan untuk mengambil suplemen bawang putih. Suplemenini dapat membantu mengurangi tekanan darah dengancepat.Namun, pada saat yang sama, suplemen bawang putih dapatmenghambat kemampuan penggumpalan darah, sehingga harusdiminum di bawah pengawasan dokter. 8
  • 10. 9

×