Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Asean
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Asean

  • 4,604 views
Published

 

Published in Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
  • ok
    Are you sure you want to
    Your message goes here
No Downloads

Views

Total Views
4,604
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
115
Comments
1
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. ASEAN Oleh: Kelompok 4Galih Surya A.|Rizky Amalia A.|Ryan Rizky K.Sri Nurhidayati|Stefani Natalia|Yulia Fauzi
  • 2. Pengertian• ASEAN adalah kepanjangan dari Association of South East Asia Nations. ASEAN disebut juga sebagai Perbara yang merupakan singkatan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara. Gedung sekretarian ASEAN berada di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Indonesia.
  • 3. Kapan, Dimana dan Pemrakarsa• ASEAN didirikan tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok. ASEAN diprakarsai oleh 5 menteri luar negeri dari wilayah Asia Tenggara, yaitu Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina dan Singapura : 1. Perwakilan Indonesia : Adam Malik 2. Perwakilan Malaysia : Tun Abdul Razak 3. Perwakilan Thailand : Thanat Koman 4. Perwakilan Filipina : Narcisco Ramos 5. Perwakilan Singapura : S. Rajaratnam
  • 4. Latar Belakang• Faktor Internal Persamaan nasib bangsa yang mengalami penjajahan oleh kolonial barat menyebabkan negara-negara bertekad untuk bersatu dan memperjuangkan kepentingan bersama baik dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, politik, pendidikan dan lain-lain.• Faktor Eksternal Adanya perperangan di Vietnam (Indo-Cina) dan adanya sikap China yang ingin menguasai Asia Tenggara.• Faktor Geografis Posisi georgrafis negara-negara ASEAN yang terletak di Asia Tenggara.
  • 5. Landasan• Landasan terbentuknya ASEAN adalah Deklarasi Bangkok, yang dibentuk oleh lima Negara pemrakarsa ASEAN pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok, Thailand.
  • 6. Tujuan• 1. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, dan perkembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara. 2. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional. 3. Meningkatkan kerja sama dan saling membantu untuk bersama dalam bidang ekonomi, sosial, teknik, ilmu pengetahuan, dan administrasi. 4. Memelihara kerja sama yang erat di tengah-tengah organisasi regional dan internasional yang ada. 5. Meningkatkan kerja sama untuk memajukan pendidikan, latihan, dan penelitian di kawasan Asia Tenggara.
  • 7. Asas• ASEAN sebagai organisasi menganut asas keanggotaan terbuka. Dimana ASEAN memberikan kesempatan kerja sama kepada negara-negara lain yang berada di kawasan Asia Tenggara, seperti Timor Leste dan Papua Nugini (berstatus Observer)
  • 8. Struktur• Pertemuan Para Kepala Pemerintahan (Summit meeting), selaku pemegang kekuasaan tertinggi dalam ASEAN• Sidang Tahunan Menteri-Menteri Luar Negeri ASEAN (Annual Ministerial Meeting)• Sidang Para Menteri Ekonomi• Sidang Para Menteri Non-Ekonomi• Standing Committee• Komite-komite ASEAN
  • 9. Keanggotaan• 1. Indonesia (8 Agustus 1967)• 2. Singapura (8 Agustus 1967)• 3. Filipina (8 Agustus 1967)• 4. Thailand (8 Agustus 1967)• 5. Malaysia (8 Agustus 1967)• 6. Brunei Darussalam (7 Januari 1984)• 7. Vietnam (28 Juli 1995)• 8. Myanmar (23 Juli 1997)• 9. Laos (23 Juli 1997)• 10. Kamboja (16 Desember 1998)
  • 10. Kegiatan bidang• A. Kerjasama Bidang Pembangunan Pedesaan dan Pengentasan Kemiskinan• Didasari oleh Dokumen Ministerial Understanding on Rural Development and Poverty Eradication (RDPE), yang mengacu pada Declaration of ASEAN Concord (Bali Concord I) 1976• Menekankan kepedulian ASEAN pada masalah penanggulangan kemiskinan, kelaparan, penyakit dan buta huruf, serta memutuskan untuk meningkatkan kerjasama di bidang pembangunan sosial dan ekonomi, khususnya dalam rangka meningkatkan keadilan sosial dan perbaikan standar hidup masyarakat ASEAN.
  • 11. Kegiatan Bidang• B. Kerjasama Bidang Kesehatan• Kerjasama yang paling menonjol di bidang kesehatan adalah upaya penanggulangan penyakit menular di ASEAN dilakukan melalui mekanisme ASEAN Expert Group on Communicable Diseases (AEGCD).• Program utama dalam kerangka AEGCD dilaksanakan melalui ASEAN+3 Infectious Diseases Programme (ASEAN + 3 EID Programme). Fase ke-2 program tersebut (2006-2009), terdiri dari sejumlah prioritas sebagai berikut: - Identifikasi dini emerging infectious diseases/penyakit menular (termasuk HIV dan AIDS; SARS, AI), serta langkah penanggulangannya. - Pembangunan kapasitas yang terkait dengan emerging concerns di bidang kesehatan dan kesejahteraan sosial; - Penyusunan kebijakan dan pendekatan terpadu dalam penanganan kesehatan bagi para manula serta obat tradisional.
  • 12. Kegiatan BidangC. Kerjasama Bidang KetenagakerjaanSalah satu keberhasilan kerjasama ASEAN di bidangketenagakerjaan adalah dibentuknya pusat pelatihan dan informasimengenai perbaikan lingkungan kerja, yang dikenal dengan ASEANOccupational Safety on Health Network (ASEAN OSHNET) padabulan Agustus 2000. ASEAN-OSHNET bertujuan meningkatkandaya saing dan kompetensi tenaga kerja ASEAN, sertamenciptakan jaringan kelembagaan yang kuat.
  • 13. Kegiatan BidangD. Kerjasama Pembangunan dan Kesejahteraan SosialKerjasama di bidang pembangunan dan kesejahteraan sosialdilakukan melalui ASEAN Senior Officials Meeting on Social Welfareand Development (SOMSWD). SOMSWD memfokuskan padaprogram-program kesejahteraan sosial yang meliputi antara lainkependudukan, anak-anak, penyandang cacat, lansia dan keluarga.
  • 14. Kegiatan BidangE. Kerjasama Bidang Pendidikan• kerjasama pendidikan dalam kerangka ASEAN dilakukan oleh ASEAN Committee on Education. Komunitas ASEAN melalui kerjasama pendidikan guna meningkatkan kesadaran (promoting awareness) dan saling pengertian (understanding). Kerjasama diwujudkan antara lain dengan kegiatan pertukaran mahasiswa dan peningkatan kapasitas (capacity building) tenaga pengajar.
  • 15. Kegiatan Bidang• F. Kerjasama Bidang Kebudayaan dan Penerangan Kerjasama ASEAN di bidang kebudayaan dan penerangan pada awalnya ditangani oleh Komite Tetap Kegiatan Sosial Budaya (Permanent Committee on Socio-Cultural Activities) dan Komite Tetap Media Massa (Permanent Committee on Mass Media) yang didirikan tahun 1972. Baru pada tahun 1978, dibentuk ASEAN Committee on Culture and Information (ASEAN- COCI) yang bertujuan untuk mempromosikan kerjasama yang efektif di bidang kebudayaan dan penerangan dalam rangka meningkatkan saling pengertian (mutual understanding) dan solidaritas diantara masyarakat ASEAN. ASEAN-COCI bersidang sekali dalam setahun untuk membahas proposal kegiatan dan melakukan evaluasi pelaksanaan proyek yang telah dilaksanakan.
  • 16. Kegiatan BidangG. Kerjasama Bidang Kepegawaian dan AdministrasiDibentuknya ASEAN Conference on Civil Service Matters (ACCSM) padatahun 1981 mempunyai tujuan untuk saling tukar menukar pengalamankerja serta memperbaiki efisiensi dan efektivitas manajemen publik yangdalam fungsinya memberikan pelayanan kepada masyarakat. Adapunmekanisme ACCSM meliputi kegiatan-kegiatan antara lain:konferensi/seminar tingkat para pimpinan (pejabat tinggi pemerintahan)maupun pakar dibidang pelayanan umum, pertukaran kunjungan antarapejabat pemerintahan, pelatihan dan penelitian dibidang administrasipublik dan hal lain yang berhubungan dengan kebijakan pegawai dilingkungan ASEAN.
  • 17. KTTKTT ke-1• Deklarasi Kerukunan ASEAN• Perjanjian Persahabatan dan Kerjasama di Asia Tenggara (TAC)• Persetujuan Pembentukan Sekretariat ASEAN.KTT ke-2• Pencetusan Bali Concord 1.KTT ke-3• Mengesahkan kembali prinsip-prinsip dasar ASEAN.• Solidaritas kerjasama ASEAN dalam segala bidang.• Melibatkan masyarakat di negara-negara anggota ASEAN dengan memperbesar peranan swasta dalam kerjasama ASEAN.• Usaha bersama dalam menjaga keamanan stabilitas dan pertumbuhan kawasan ASEAN.
  • 18. KTTKTT ke-4• ASEAN dibentuk Dewan ASEAN Free Trade Area (AFTA) untuk mengawasi, melaksanakan koordinasi.• Memberikan penilaian terhadap pelaksanaan Skema Tarif Preferensi Efektif Bersama (Common Effective Preferential Tariff/CEPT) menuju Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN.KTT ke-5• Membicarakan upaya memasukan Kamboja, Laos, Vietnam menjadi anggota serta memperkuat identitas ASEAN.KTT ke-6• Pemimpin ASEAN menetapkan Statement of Bold Measures yang juga berisikan komitmen mereka terhadap AFTA dan kesepakatan untuk mempercepat pemberlakuan AFTA dari tahun 2003 menjadi tahun 2002 bagi enam negara penandatangan skema CEPT, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura dan Thailand.
  • 19. KTTKTT ke-7• Mengeluarkan deklarasi HIV/AIDS.• Mengeluarkan deklarasi Terorisme, karena menyangkut serangan terorisme pada gedung WTC di Amerika.KTT ke-8• Pengeluaran deklarasi Terorisme, bagaimana cara-cara pencegahan.• Pengesahan ASEAN Tourism Agreement.KTT ke-9• Pencetusan Bali Concord II yang akan dideklarasikan itu berisi tiga konsep komunitas ASEAN yang terdiri dari tiga pilar, yaitu Komunitas Keamanan ASEAN (ASC), Komunitas Ekonomi ASEAN (AEC) dan Komunitas Sosial Budaya ASEAN (ASSC).
  • 20. KTTKTT ke-10• Program Aksi Vientiane (Vientiane Action Program) yang diluluskan dalam konferensi tersebut menekankan perlunya mempersempit kesenjangan perkembangan antara 10 negara anggota ASEAN, memperluas hubungan kerja sama dengan para mitra untuk membangun sebuah masyarakat ASEAN yang terbuka terhadap dunia luar dan penuh vitalitas pada tahun 2020.KTT ke-11• Perjanjian perdagangan jasa demi kerja sama ekonomi yang komprehensif dengan Korea Selatan, memorandum of understanding (MoU) pendirian ASEAN-Korea Center, dan dokumen hasil KTT Asia Timur yang diberi label Deklarasi Singapura atas Perubahan Iklim, Energi, dan Lingkungan Hidup.KTT ke-12• Membahas masalah-masalah mengenai keamanan kawasan, perundingan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), keamanan energi Asia Tenggara, pencegahan dan pengendalian penyakit AIDS serta masalah nuklir Semenanjung Korea.
  • 21. KTTKTT ke-13• Penandatanganan beberapa kesepakatan, antara lain seperti perjanjian perdagangan dalam kerangka kerjasama ekonomi dan penandatangan kerjasama ASEAN dengan Korea Center, menyepakati ASEAN Center.KTT ke-14• Penandatanganan persetujuan pembentukan Kawasan Perdagangan Bebas ASEAN-Australia-Selandia Baru
  • 22. Galeri FotoAdam Malik Thanat Khoman Narsisco Ramos S Rajaratnam Tun Abdul Razak Indonesia Thailand Filipina Singapura Malaysia
  • 23. Galeri Foto
  • 24. Pertemuan Tahunan Anggota ASEAN