Penyusunan Analisis Dinamika Kinerja Ekonomi dengan Kemiskinan Kota SolokBappeda Kota Solok dan PSE-KP UGM, 2011
Mengapa Kajian Dinamika Kinerja EkonomiKota Solok ?    Pengentasan Kemiskinan = Kewajiban Kota Solok, KDH     Kota Solok ...
TUJUAN dan SASARANTUJUAN1. Mengkaji hubungan kausalitas (timbal balik) antara   prestasi kinerja ekonomi di Kota Solok den...
TUJUAN dan SASARANSASARAN1. Teridentifikasinya potensi dan masalah kinerja ekonomi   lima tahun terakhir dan hubungannya d...
1/2    SISTEMATIKA PELAPORAN  Bab 1 Pendahuluan  Menguraikan konteks dari penelitian: latar belakang,   tujuan, manfaat ...
2/2    SISTEMATIKA PELAPORAN  Bab 3 Analisis Prestasi Kinerja Ekonomi Kota Solok  Deskripsi hasil analisis baik secara k...
Dasar Teoritis:Teori Basis Ekonomi   Arah dan perkembangan perekonomian Daerah ditentukan    oleh perkembangan sektor bas...
Komponen Analisis Basis Perekonomian   SEKTOR BASIS    Sektor (usaha) yg menghasilkan barang dan jasa untuk    dikonsumsi...
Rekomendasi UmumT.E.O.R.I. B.A.S.I.S. E.K.O.N.O.M.I. 1. Identifikasi dan kembangkanlah sektor basis yg ada    di Kota Solo...
Pertumbuhan Ekonomi dan             Kemiskinan   Pertumbuhan ekonomi perlu dan penting utk    pengurangan / pengentasan k...
Metode Penelitian   DATA KUANTITATIF DAN KUALITATIF       Primer – Survei terbatas sesuai konteks       Sekunder – Data...
1/5     Perangkat Analisis Utama                   Tingkat Pertumbuhan                   X t − X t -1                     ...
2/5       Perangkat Analisis Utama                 Analisis Beda Rata-rata      X   n              X   m                  ...
3/5      Perangkat Analisis Utama                        Elastisitas      Kepekaan suatu variabel thd perubahan variabel l...
4/5         Perangkat Analisis Utama                  Location Quotient (LQ)              Identifikasi sektor basis dan no...
5/5     Perangkat Analisis Utama              Granger Causality     Bertujuan menguji hubungan kausalitas      antarvaria...
Pertumbuhan Ekonomi Kota Solok                                      Perekonomian Kota                                     ...
Rekomendasi Umum   Pemko Solok harus menjaga pertumbuhan ekonomi riil    (PDRB ADHK) yg lebih tinggi dan stabil.   Karen...
Laju Inflasi Kota Solok                                   •   Inflasi di Kota Solok                                       ...
Laju Inflasi Sektoral                                  • Inflasi di Kota Solok                                    terutama...
Rekomendasi   Pengendalian tingkat inflasi sangat perlu dan penting,    karena akan lsng berpengaruh pada pendapatan riil...
Kependudukan Kota Solok                               • Jumlah pddk berdasarkan jenis                                 kela...
Umumnya, penduduk Kota Solokbekerja di sektor apa ?      4              3          1      2
Persentase Rumah Tangga Miskin        Berdasarkan Lapangan Kerja Bidang Pekerjaan                                         ...
Bagaimanakah posisi IPM diKota Solok ?                       1. Di atas rerata                          Provinsi, tetapi  ...
Sektor mana yg kontribusi sektoralnyabesar, dan sedang tumbuh cepat?                                              Kontribu...
JUMLAH KELUARGA MISKIN                       Jumlah Keluarga Miskin     Tahun    Total       Lubuk Sikarah       Tanjung H...
ELASTISITAS PDRB TERHADAP           KEMISKINANLapangan Usaha                              slope    elastisitasPertanian   ...
PENDAPATAN PER KAPITA                                   Pendapatan     Jumlah     Tahun          PDRB            Perkapita...
INDEKS KETIMPANGAN       DISTRIBUSI PENDAPATAN                             Indeks                           Williamson    ...
HUBUNGAN ANTARA                    KEMISKINAN DAN                     KETIMPANGANPairwise Granger Causality TestsDate: 08/...
FAKTOR PENYEBAB                             KEMISKINANDependent Variable: LMISKINMethod: Least SquaresDate: 08/23/11 Time:...
HUBUNGAN ANTARA               KEMISKINAN DAN            PERTUMBUHAN EKONOMIPairwise Granger Causality TestsDate: 07/14/11 ...
Rekomendasidan Implikasi Kebijakan1. Mengurangi jumlah penduduk miskin   yang saat ini masih ada (eksis), serta2. Menjaga ...
Implikasi Kebijakan Detail dlm Konteks  Indeks Pembangunan Manusia (IPM)1. Meningkatnya pendapatan perkapita penduduk Daer...
Upcoming SlideShare
Loading in …5
×

Kajian Dinamika Kinerja Ekonomi Kota Solok

969 views

Published on

Ringkasan substansi "Kajian dinamika kinerja ekonomi kota solok".

Terima kasih kepada Bappeda Kota Solok yang telah memberikan kesempatan pada tim peneliti untuk melakukan kajian di Kota Solok.

Published in: Education
1 Comment
1 Like
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
969
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
2
Actions
Shares
0
Downloads
15
Comments
1
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Kajian Dinamika Kinerja Ekonomi Kota Solok

  1. 1. Penyusunan Analisis Dinamika Kinerja Ekonomi dengan Kemiskinan Kota SolokBappeda Kota Solok dan PSE-KP UGM, 2011
  2. 2. Mengapa Kajian Dinamika Kinerja EkonomiKota Solok ?  Pengentasan Kemiskinan = Kewajiban Kota Solok, KDH Kota Solok dan DPRD Kota Solok.  Ada banyak program pengentasan kemiskinan, tetapi masih belum sebanding dengan jumlah angka pengurangan kemiskinan.  Dari thn 2009 hingga 2010, jumlah KK Miskin menurun menjadi 1.928 KK. Tapi penurunan tsb belum seimbang dng kenaikan pertumbuhan ekonomi Kota Solok;  KARENANYA, perlu kajian mendalam utk perumusan arah, kebijakan dan strategi pembangunan Kota Solok yg lbh berorientasi pd penanggulangan dan pengentasan kemiskinan.
  3. 3. TUJUAN dan SASARANTUJUAN1. Mengkaji hubungan kausalitas (timbal balik) antara prestasi kinerja ekonomi di Kota Solok dengan kemiskinan.2. Mengkaji efektifitas penganggaran untuk pengentasan kemiskinan.3. Meneliti dan merumuskan kemungkinan-kemungkinan terobosan kebijakan yang bisa dilakukan oleh Kota Solok untuk mendorong kinerja perekonomiannya.
  4. 4. TUJUAN dan SASARANSASARAN1. Teridentifikasinya potensi dan masalah kinerja ekonomi lima tahun terakhir dan hubungannya dengan kemiskinan.2. Tersedianya rumusan efektifitas penganggaran dalam mengurangi angka kemiskinan di Kota Solok3. Tersedianya rumusan arah, kebijakan dan strategi pembangunan yang mendorong kinerja perekonomian Kota Solok.
  5. 5. 1/2 SISTEMATIKA PELAPORAN  Bab 1 Pendahuluan  Menguraikan konteks dari penelitian: latar belakang, tujuan, manfaat serta kerangka pikir dan kerangka analisis.  Bab 2 Dasar Teoritis dan Perangkat Analisis  Deskripsi umum ttg dasar teoritis dan perangkat analisis yang digunakan utk memenuhi target kajian.
  6. 6. 2/2 SISTEMATIKA PELAPORAN  Bab 3 Analisis Prestasi Kinerja Ekonomi Kota Solok  Deskripsi hasil analisis baik secara kewilayahan maupun sektoral dng menggunakan berbagai perangkat analisis, sehingga dapat ditemukenali kinerja ekonomi Kota Solok.  Bab 4 Prestasi Kinerja Ekonomi, Kemiskinan, dan Disparitas  Berisi analisis yg menggambarkan hubungan antara prestasi kinerja ekonomi dng kemiskinan dan disparitas.  Bab 5 Kesimpulan dan Penutup
  7. 7. Dasar Teoritis:Teori Basis Ekonomi Arah dan perkembangan perekonomian Daerah ditentukan oleh perkembangan sektor basisnya (sektor ekspor). Ekspor tdk hanya: penjualan barang, jasa, dan tenaga kerja ke luar daerah, tetapi termasuk pengeluaran oleh orang asing DI DALAM daerah ybs, seperti: wisnu, wisman, pendatang transit, dll. Sektor basis (ekspor) menarik masuknya DAYA BELI baru ke Daerah ybs. DAYA BELI (baru) tsb meningkatkan aktivitas perekonomian di Daerah melalui efek pengganda (multiplier effect). DAYA BELI baru mendorong perkembangan sektor basis pengekspor, sektor non-basis dan sektor basis lainnya.
  8. 8. Komponen Analisis Basis Perekonomian SEKTOR BASIS Sektor (usaha) yg menghasilkan barang dan jasa untuk dikonsumsi masyarakat daerah lainnya. Sektor (usaha) ekspor. SEKTOR NON-BASIS Sektor (usaha) yg skala produksinya masih hanya dikonsumsi oleh masyarakat setempat PENGGANDA (Multiplier) SEKTOR BASIS Rasio [ Nilai Tambah Sektor Basis + Nilai Tambah Sektor Non Basis] dengan [ Nilai tambah Sektor Basis] Perubahan pada Total Ni- Perubahan padalai Tambah Sektoral ( PDRB) = Multiplier X Nilai Tambah Sektor Basis
  9. 9. Rekomendasi UmumT.E.O.R.I. B.A.S.I.S. E.K.O.N.O.M.I. 1. Identifikasi dan kembangkanlah sektor basis yg ada di Kota Solok 2. Fasilitasi sektor-nonbasis-potensial menjadi sektor basis. Mis: dengan fasilitasi perbaikan kualitas dan keunikan produk / layanan. 3. Perkuat keterkaitan (kemitraan) ekonomi antar sektor (antar usaha), agar dampak pengganda dapat bekerja secara lebih ekstensif dan intensif di Daerah.
  10. 10. Pertumbuhan Ekonomi dan Kemiskinan Pertumbuhan ekonomi perlu dan penting utk pengurangan / pengentasan kemiskinan. Pertumbuhan ekonomi ditentukan oleh: kapital (modal), penduduk (tenaga kerja), dan teknologi. Perlu Pro Poor Policy: Praktek penyusunan dan pelaksanaan kebijakan bangda yang scr SENGAJA ditujukan untuk pengentasan kemiskinan di Daerah.
  11. 11. Metode Penelitian DATA KUANTITATIF DAN KUALITATIF  Primer – Survei terbatas sesuai konteks  Sekunder – Data laporan Penelitian Terkait, Dokumen Perencanaan dan BPS Kota Solok ANALISIS  Analisis Dekriptif – Pemaparan data & informasi kualitatif dan kuantitatif  Analisis SWOT
  12. 12. 1/5 Perangkat Analisis Utama Tingkat Pertumbuhan X t − X t -1 Meningkatnya r= X t -1 Berkurangnya R = Pertumbuhan variabel X Terkendalinya Xt = Nilai variabel X di tahun t Xt - 1 = Nilai variabel X di tahun sebelumnya ( t – 1 )
  13. 13. 2/5 Perangkat Analisis Utama Analisis Beda Rata-rata X n X m Lebih besar Sama denganX n Rerata Variabel X di wilayah (sektor) n Lebih kecilX m Rerata Variabel X di wilayah (sektor) m
  14. 14. 3/5 Perangkat Analisis Utama Elastisitas Kepekaan suatu variabel thd perubahan variabel lain ∆X Tinggi E (x) = X ∆Y Y RendahE(x) = Elastisitas variabel X Netral∆X / X = Proporsi Perubahan nilai variabel X∆Y / Y = Proporsi Perubahan nilai variabel Y
  15. 15. 4/5 Perangkat Analisis Utama Location Quotient (LQ) Identifikasi sektor basis dan non basis LQ > 1 : Spesialisasi tinggi ei / Σei (Sektor Basis). Dpt memenuhi kebutuhan lokal & sisanya diLQ = ekspor Ei / Σ Ei LQ = 1 : Hanya mampu memenuhi kebutuhan lokalei= Nilai tambah sektor i di Kota Solok LQ < 1 : Tdk dpt memenuhi kebutuhan lokal; sisanya hrsΣei = Total nilai tambah sektoral di Kota Solok imporEi= Nilai tambah sektor i di Provinsi SumbarΣEi = Total nilai tambah sektoral di Provinsi Sumbar
  16. 16. 5/5 Perangkat Analisis Utama Granger Causality  Bertujuan menguji hubungan kausalitas antarvariabel yang diamati.  Model persamaan Granger : n n Yt = ∑ α iYt −1 + ∑ βi X t −1 + ε1t i =1 i =1 m m X t = ∑ γ i X t −1 + ∑ λiYt −1 + ε 2t i =1 i =1
  17. 17. Pertumbuhan Ekonomi Kota Solok Perekonomian Kota Solok (PDRB ADHK) tumbuh stabil 6% per tahun, dng std deviasi = 0,55 Pertumbuhan PDRB ADHB juga tumbuh pesat.Pertumbuhan Ekonomi yg tinggi dan stabil dlm jangka waktu ygpanjang SANGAT PERLU, tetapi TIDAK CUKUP sebagai satu-satunya cara Taskin / Nangkis
  18. 18. Rekomendasi Umum Pemko Solok harus menjaga pertumbuhan ekonomi riil (PDRB ADHK) yg lebih tinggi dan stabil. Karena pertumbuhan ekonomi riil yg tinggi dan stabil perlu dan penting utk taskin dan nangkis. Pilihan strategi: Wujudkan pertumbuhan ekonomi dengan pemampuan kelompok masyarakat miskin dan atau UMKM agar pertumbuhan selalu diikuti dengan pengurangan tkt kemiskinan. Pada tataran operasionil: kualitas perencanaan tahunan perlu ditingkatkan. Karena kegagalan dlm perencanaan = merencanakan kegagalan.
  19. 19. Laju Inflasi Kota Solok • Inflasi di Kota Solok sepanjang 2005-2010 cenderung fluktuatif • Rerata Tkt Inflasi = 7.68% dng standard deviasi = 4.26.Inflasi yg terkendali perlu dan penting utk menjaga stabilitasdaya beli masyarakat dan pendapatan riilnya.
  20. 20. Laju Inflasi Sektoral • Inflasi di Kota Solok terutama bersumber dr sektor pertambangan & penggalian; bangunan; serta sektor pertanianPerlu pemantauan tkt inflasi di sektor pertanian. Agarmanfaat kenaikan harga dpt dinikmati oleh petani tetapi tidakjuga membebani masyarakat di luar sektor pertanian.
  21. 21. Rekomendasi Pengendalian tingkat inflasi sangat perlu dan penting, karena akan lsng berpengaruh pada pendapatan riil masyarakat. Secara umum, pengendalian dapat dilakukan dengan pengendalian ketersediaan kuantitas fisik dan atau pengendalian tingkat harga-harga serta pengendalian kegiatan-kegiatan spekulatif dari komoditas strategis di Kota Solok. Untuk itu, sinergitas para stakeholder perlu dan penting.
  22. 22. Kependudukan Kota Solok • Jumlah pddk berdasarkan jenis kelamin hampir sama pada semua kelompok umur • Pembedaan, pembatasan dan pengecualian jenis kelamin tertentu dari akses ke sumberdaya dan lapangan kerja produktif harus dihilangkan.• Karena pembedaan, pembatasan dan pengecualian gender (perempuan atau laki-laki) dari akses ke sumberdaya akan mengurangi kapasitas masyarakat Kota Solok untuk tumbuh dan meningkatkan standar kehidupannya.
  23. 23. Umumnya, penduduk Kota Solokbekerja di sektor apa ? 4 3 1 2
  24. 24. Persentase Rumah Tangga Miskin Berdasarkan Lapangan Kerja Bidang Pekerjaan % Perlu peningkatan 1. Pertanian tanaman Pangan 17,4 3 aktivitas subsektor lain hingga mampu 2. Perkebunan 2,6 menyerap angk. 3. Perikanan 0,3 kerja dan sekaligus 4. Peternakan 0,5 peningkatan 5. Pertanian Lainnya 8,8 produktivitasnya sbg pendukung 6. Industri 1,7 2 ketahanan ekonomi 7. Perdagangan 25,1 Kota Solok 1 8. Jasa dan lainnya 53,7Sumber: Bappeda Kota Solok dan Lembaga Penelitian Universitas Andalas, 2010
  25. 25. Bagaimanakah posisi IPM diKota Solok ? 1. Di atas rerata Provinsi, tetapi tumbuh < dari tingkat provinsi 2. Nilainya di bawah Kota Padang, Padang panjang, & Bukit tinggi
  26. 26. Sektor mana yg kontribusi sektoralnyabesar, dan sedang tumbuh cepat? Kontribusi sektor jasa masih relatif besar, tetapi pertumbu- hannya relatif rendahKontribusi sektor perdagangan masih relatifkecil, tetapi pertumbuhannya relatif tinggi
  27. 27. JUMLAH KELUARGA MISKIN Jumlah Keluarga Miskin Tahun Total Lubuk Sikarah Tanjung Harapan 2004 6670 3199 3471 2005 2200 1055 1145 2006 2424 1217 1207 2007 2424 1217 1207 2008 2507 1115 1392 2009 2252 1058 1194 2010 1928 924 1004Rata-rata 2915 1397,86 1517,14Rata-rataPertumbuhan -18,69 -18,70 -18,68 Perlu upaya:TRENNYA MENURUN • Mengurangi (anggota) K. Miskin (pengendalian jmlh pddk) • Pertumbuhan ekonomi & yan publik yg pro poor utk kendalikan jmlh Maskin
  28. 28. ELASTISITAS PDRB TERHADAP KEMISKINANLapangan Usaha slope elastisitasPertanian -0,1642 -0,61334Pertambangan dan Penggalian -2,4754 -0,6728 2Industri Pengolahan -0,1416 -0,59095Listrik, Gas, dan Air Bersih -0,5776 -0,69291 1Bangunan -0,1063 -0,52443Perdagangan, Hotel, dan Restoran -0,1319 -0,62377Pengangkuan dan Komunikasi -0,0639 -0,52671Keuangan, Persewaan, dan Jasa Perusahaan -0,1963 -0,62147Jasa-jasa -0,0648 -0,65491 3PDRB -0,0147 -0,59257 SEMUA NEGATIF DAN Perkembangan sektoral INELASTIS cenderung mengurangi jumlah maskin.
  29. 29. PENDAPATAN PER KAPITA Pendapatan Jumlah Tahun PDRB Perkapita Penduduk 2004 492.616,68 8.842.676,77 55.709 2005 574.524,42 10.629.695,65 54.049 2006 675.828,39 12.115.093,75 55.784 2007 756.806,43 13.249.412,29 57.120 2008 888.081,51 15.187.890,31 59.162 2009 943.733,99 16.407.395,05 57.518 2010 1.083.640,00 18.268.624,51 59.317 Rata-rataPertumbuhan (%) 14,04 12,85 1,05 Perlu upaya:TRENNYA • Mengurangi (anggota) K. Miskin (pengendalian jmlhMENINGKAT pddk) • Pertumbuhan ekonomi & yan publik yg pro poor utk kendalikan jmlh Maskin
  30. 30. INDEKS KETIMPANGAN DISTRIBUSI PENDAPATAN Indeks Williamson Pertumbuhan KOTA Perlu upaya: Tahun Ekonomi (%) SOLOK 2004 12,29 0,672 • Mengurangi (anggota) K. 2005 16,63 0,606 Miskin (pengendalian jmlh 2006 17,63 0,551 pddk) 2007 11,98 0,509 2008 17,35 0,438 • Pertumbuhan ekonomi & 2009 6,27 0,393 yan publik yg pro poor utk 2010 14,82 0,325 kendalikan jmlh MaskinRata-rata 13,85 0,50TRENNYA MENURUN
  31. 31. HUBUNGAN ANTARA KEMISKINAN DAN KETIMPANGANPairwise Granger Causality TestsDate: 08/23/11 Time: 09:56Sample: 2004Q1 2010Q1Lags: 1 F-Null Hypothesis: Obs Statistic Prob.IW does not Granger Cause MISKIN 24 1.42397 0.2461MISKIN does not Granger Cause IW 0.58060 0.4545TIDAK ADA HUBUNGAN ANTARAKEMISKINAN DAN KETIMPANGAN,JUGA SEBALIKNYA
  32. 32. FAKTOR PENYEBAB KEMISKINANDependent Variable: LMISKINMethod: Least SquaresDate: 08/23/11 Time: 10:15Sample: 2004Q1 2010Q1Included observations: 25 Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. C 25.48051 4.092111 6.226741 0.0000 PPDRB PPEND -0.083517 4.393727 0.049151 1.400070 -1.699185 3.138220 0.1048 0.0052 1. PERTUMBUHAN PENDUDUK (+) LNGANGGUR LAPBD 0.933971 -0.955082 0.395724 0.187879 2.360155 -5.083480 0.0285 0.0001 2. PENGANGGURAN (+) 3. APBD (-)R-squared 0.594712 Mean dependent var 7.831998Adjusted R-squared 0.513655 S.D. dependent var 0.355905S.E. of regression 0.248203 Akaike info criterion 0.227716Sum squared resid 1.232094 Schwarz criterion 0.471491Log likelihood 2.153547 Hannan-Quinn criter. 0.295329F-statistic 7.336919 Durbin-Watson stat 1.420617Prob(F-statistic) 0.000831
  33. 33. HUBUNGAN ANTARA KEMISKINAN DAN PERTUMBUHAN EKONOMIPairwise Granger Causality TestsDate: 07/14/11 Time: 07:09Sample: 1 23Lags: 2 Tidak ada trickle down effect Null Hypothesis: Obs F-Statistic Prob.  (dampak penetesan ke bawah) TUMBUH does not Granger Cause LMISKIN  20  0.16871 0.8463 LMISKIN does not Granger Cause TUMBUH  0.85123 0.4465 Perlu PertumbuhanTIDAK ADA HUBUNGAN ANTARA ekonomi & yan publik ygKEMISKINAN DAN PERTUMBUHANpro poor utk kendalikanEKONOMI, JUGA SEBALIKNYA jmlh Maskin
  34. 34. Rekomendasidan Implikasi Kebijakan1. Mengurangi jumlah penduduk miskin yang saat ini masih ada (eksis), serta2. Menjaga agar jumlah penduduk miskin tidak semakin bertambah.
  35. 35. Implikasi Kebijakan Detail dlm Konteks Indeks Pembangunan Manusia (IPM)1. Meningkatnya pendapatan perkapita penduduk Daerah Kota Solok2. Meningkatnya derajat kesehatan penduduk Daerah Kota Solok3. Meningkatnya tingkat pendidikan penduduk Daerah Kota Solok4. Meningkatnya kenyamanan (amenity) hidup di wilayah Kota Solok5. Meningkatnya kualitas koordinasi kebijakan penanggulangan kemiskinan di Kota Solok Lihat LAMPIRAN 1 untuk Outcome Map

×