Your SlideShare is downloading. ×
  • Like
Artikel jurnal ilmiah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Now you can save presentations on your phone or tablet

Available for both IPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Artikel jurnal ilmiah

  • 7,830 views
Published

 

Published in Sports , Technology
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
7,830
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
182
Comments
1
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. UNPASRullyIndrawanDisampaikan pada Diskusi Ilmiah dalamrangka Hibah PHK-A jurusan PendidikanMatematika FKIP Unpas, 2010
  • 2. Istana KawaluyaanJl. Kawaluyaan Indah XXI No.10 Bandung Telp/Fax/Hp (022) 7335371- 08157000999 e-mail: rully_indrawan@ikopin.ac.id
  • 3. Artikel Struktur Implikasi Tata SajiIlmiah Tulisan Profesi
  • 4. Tulisan yang bertujuan untuk mendiseminasikanpemikiran kepada komunitas keilmuannya melaluimedia jurnal yang sesuai dengan disiplin ilmu baiklingkup nasional maupun antarbangsa. Artikel ilmiah dipaparkan secara singkat, rinci, logis, sistematis, padat, dan komprehensif.. Menggunakan bahasa Indonesia (asing) yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku di dunia akademik. Warna keilmuan harus tegas.
  • 5. 1. Dilengkapi dengan pembahasan terhadap Karya tulis tersebut Tersaji keterangan yang persoalan yangbukan berupa fiksi atau dapat kita golongkan dikemukakannya sebagai data, baik yang berita --baik dalam ditulis secara lengkap 2. Disertai dengan pengertian spotnews kesimpulan yang bersifat maupun hanya gambaran maupun features; eksplisit atau tidak, atau sekilas saja; dan 3. Mungkin pula hanya berupa konstatasi.
  • 6. memperoleh pengakuan dalam suatukomunitas keilmuanBentuk komitmen dalam mengembangkan Mendapatkan danailmu yang telah dipilih stimulus dikti sebesarMenyebarkan ilmu pengetahuan yang Rp. 50 juta per juduldikuasai untuk kemaslahatan umat untuk jurnal internasional !!!Bentuk promosi kompetensiSyarat untuk jabatan fungsional
  • 7. artikelartikel hasil non-penelitian penelitian (ulasan/teori)
  • 8. (1) judul(2) nama penulis(3) abstrak dan kata-kata kunci(4) pendahuluan Kerangka isi artikel(5) metode Penelitian(6) hasil(7) bahasan(8) kesimpulan dan saran(9) daftar rujukan(10) lampiran (jika ada) (1) judul (2) nama penulis (3) abstrak dan kata-kata kunci (4) pendahuluan (5) bagian inti (diberi judul sesuai dengan substansi) Kerangka isi artikel (6) penutup non-Penelitian (7) daftar rujukan (8) lampiran-lampiran (jika ada)
  • 9. Pemilihan ide Pemilihan sumber tulisan Penyusunan struktur tulisan Pekerjaan menulis Penyuntingan
  • 10. Nama Judul Abstrak PenulisPembahasan Pendahuluan Kata Kunci DaftarKesimpulan Pustaka
  • 11. tidak terlalu panjang atau memuat variabel-Informatif Lengkap terlalu pendek variabel yang terlibat (5-15 kata)
  • 12. Jika lebih dari Nama lembaga dua ditulis di Disertai peneliti, nama Tanpa disertai akhir sebelum catatan kaki di alamat untuk penelitigelar akademik daftar pustaka halaman korespondensi utama; yang pertama lain ditulis di catatan kaki.
  • 13. 1. Abstrak merupakan ringkasan yang lengkap dan menjelaskan keseluruhan isi artikel ilmiah.Kata Kunci 2. Abstrak umumnya disajikan dalam satu paragraf dan disarankan tidak lebih dari 200 kata. Beberapa jurnal mengijinkan sampai 400 kata.1. Kata kunci adalah kata-kata yang mengandung konsep pokok yang Ringkas dan dibahas dalam artikel. padat tentang 3. Abstrak ide-ide yang pada bagian awal artikel ilmiah. Penulisan ditempatkan abstrakpaling penting yang baik perlu dipertimbangkan mengingat bagian ini2. Pilihlah kata kunci yang paling baik yangmerupakan bagian artikel yang dibaca setelah judul. dapat mewakili topik yang dibahas dalam artikel tersebut. Memuat: •masalah dan/atau3. Kata kunci walaupun sangat sederhana penting dalam baik harus mengandung empat unsur: argumentasi , 4. Abstrak yang pengindeksan tujuan penelitian artikel serta dapat membantu keteraksesan suatu yang pendekatantulisandigunakan untuk memecahkan masalah (metode), •prosedur penelitian kepembaca melalui pemindaian komputer di internet. dalam penelitian serta kesimpulan yang diperoleh. hasil yang dicapai •ringkasan hasil penelitian (IMRAD: Introduction, methods, results and discussions).4. Jumlah kata kunci bervariasi dari 3 sampai 6 kata dan cara pengurutannya dari yang spesifik ke yang umum dan ditulis dalam satu baris Ditulis juga dalam 5. Abstrak dalam bahasa Inggris merupakan satu kemutlakan yang bahasa Inggris Kata kunci harus ada (persyaratan dalam akreditasi)5. Kata kunci ditempatkan sesudah abstrak.
  • 14. Contoh: PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN PADA PENGAJARAN MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH Adi Suarman Situmorang 1 1FKIP Universitas Darma Agung Medan, Jl. Sriwijaya Medan, Sumatera Utara, Indonesia ABSTRACTThe uses of educational media for the teaching of mathematics in high school is explainedin the paper. The research was conducted onto the high school students in Medan. Theresearch was carried out through teaching the students with a Concept map media andanalises the effectivity of the media in enhanching the ability of students in understandingthe concept of mathemetics. Based on the preliminari test it was foud that most of thestudent (65%) have low understanding ability on the concept of mathematics. Afterteaching the students by using educational media it was found that most of the students(89%)understand the concept of the mathematics.Kata kunci: Media pendidikan, petakonsep, belajar tuntas, pangkat rasional, dan bentukakar
  • 15. ABSTRAKSIJURNAL EKONOMI DAN BISNIS INDONESIAVOL. 19, NO. 2, APRIL 2004 REFORMASI, TEORI EKONOMI, DAN KEMISKINAN Mubyarto ABSTRACTFor 25 years now, the Pancasila economic theory has experienced “prosperity anddepression”. In 1980’s when the economy was booming the Indonesian economistswere debating seriously on the merit and demerit of the theory. Now after theeconomy had been having difficulties to recover from the severe monetary crisis, thedebate become hotter because the conventional economic theory has againdemonstrated its inability. In connection with the role of IMF’s economists in helpingIndonesian economists to rescue the crisis, various national debate took place. Theauthor’s brief meeting with Muhammad Yunus, Bangladesh’s most prominenteconomist in Dacca reactivated our long time concern on the need of “native economictheory” for Indonesia which we had called Ekonomi Pancasila.Key words : self employment, socio-economic theory, poverty, ekonomi rakyat
  • 16. Masalah Metode latar belakang Desain atau rasional penelitian tulisan Populasi & landasan teori Sampel/Sumber (kajian pustaka) data wawasan rencana Bagaimana data pemecahan dikumpulkan masalah rumusan tujuan Bagaimana data penulisan dianalisis
  • 17. menjawab masalah penelitian atau menjelaskan pencapaian tujuan penulisan Menjelaskan dan memaknai hasil- hasil penelitianBagian terpentingdari keseluruhan isiartikel ilmiah, tujuanpembahasan adalah: Mengkonfirmasi hasil-hasil penelitian ke dengan teori dan pengetahuan yang sudah ada menyusun teori baru atau memodifikasi teori yang ada.
  • 18. Memuat implikasitemuan penelitiandan/atau saran-saran Bentuk naratifyang mengacu kepada bukan Jawaban atastindakan praktis, atau bentuk masalahpengembanganteoretis, dan penelitian numerikallanjutan.
  • 19. 1. Sesuai dengan sumber yang dirujuk dalam tulisan;2. Penyajian mengikuti standar yang ditetapkan pengelola jurnal yang bersangkutan.
  • 20. Isi Bahasa Kutipan Ilustrasi Penyuntingan
  • 21. • Karya ilmiah seyogyanya memiliki keterkaitan sedemikian rupa dengan otoritas keilmuan seseorang.• Karya ilmiah harus harus menjawab berpikir • Karya ilmiah merupakan hasil permasalahan kontemporer yang mandiri,Bernilai tidaknya masyarakat. sangat tergantung seberapa kuat • bebas, dandalam suatu karya berkembang objektip.• Karya ilmiah sukar KARAKTERISTIK ARTIKEL ILMIAH karya itu 5 sama sekali terbebas dari dilatarbelakangi ilmu pengetahuan si pembuatnya. • Menampilkan fenomena aktual dalam karya ilmiah semata untuk pemikirian-pemikiran orang terdahulu. • Seseorang tidak mungkin membuat sebuah karya yang dasar• Karya memberikan jawaban dikuasai dengan baik, bila hal itu dilakukan ilmiah -empiris tidak atas permasalahan yang berkembang terbaru keilmuannya maupun analisis rasional pustaka-pada akhirnya karya yang karya ilmiah memilikimemiliki nilai dalam masyarakat, sehingga apa yang telah bukanlah pengulangan dari dibuat tidak tersebut nilai ada. guna yang tinggi. “ilmiah”nya. Orisinalitas, Aktualitas, Relevansi, Sistimatik, Taat asas. • Karya ilmiah seyogyanya dipaparkan dalam bentuk yang • Karya ilmiah seyogyanya pula mengikuti alur dan gaya yang konsisten. sistimatik, berdasarkan format yang lazim dan runtut. • Taat asas yuang dimaksud baik dalam pemilihan • Paparan yangkonsep, ataupunmemudahkan bagi siapapun terminologi, sistimatik akan sistimatika sajian. –terutama anggota komunitas keilmuan- untuk memahami • duduk perkara masalah yang disajikan. terhadap Untuk menjaga konsistensi pemahaman konsep, ada baiknya dilakukan pendefinisian.
  • 22. 12 Jurnal Pendidikan 2007, Jilid 27 (1) …… Dari segi jurnal akademik, subjek kajian menganggap bahawaEducational Studies in Mathematics dan Journal for Research inMathematics Education sebagai dua bahan rujukan yang sangat Gunakan bahasa yangberguna. Bagaimanapun, mereka menjelaskan bahawa artikel terbaru sesuai ketentuan dimanadalam Journal for Research in Mathematics Education sukar untuk jurnal itu diterbitkandiperoleh sebab jurnal tersebut tidak dilanggan oleh Perpustakaandalam bentuk bercetak. Menurut mereka, kalimat dan tentang artikel Gunakan maklumatterbaru dalam jurnal itu hanya dapat paragraf yangmelalui Proquest. Subjek diketahui efisien;kajian juga menjelaskan bahawa tidak banyak buku terbaru tentangpendidikan matematik di Perpustakaan. Menurutyang Gunakan bahasa mereka, keadaan inimenyulitkan usaha untuk membuat elegan. Hindari retorikasecara bermakna. tinjauan literatur dan gaya bahasa sastra;Kebanyakan subjek kajian mengetahui tentang perkhidmatan pinjamanantara perpustakaan, tetapi segelintir sahaja yang pemah menggunakanperkhidmatan tersebut.…..
  • 23. KUTIPAN Kutipan tidak langsung Kutipan tidakKutipan langsung Kutipan langsung penuh, ialah kutipan langsung tak-penuh, ialah kutipan tak-penuh, ialah yang diambil dari penuh, mengambilyang diambil dari mengambil sebagian pustaka hasil sebagian daripustaka asli, pustaka dari kalimat pustaka terjemahan dan kalimat atauyang ditulis dalam asli, pustaka yang saduran, mengutip paragraf pustakabahasa ditulis dalam bahasa keseluruhan kalimat hasil terjemahanpenulis/ilmuwan itu penulis/ilmuwan itu atau keseluruhan atau tulisan orangsendiri. sendiri. paragraf secara yang berbeda. utuh.
  • 24. Penyuntingan, proses penelahaan ulang terhadapkarya tulis sebelum dipublikasikan. Penyunting mempunyai dua makna. Pertama, merupakan padanan kata, untuk istilah editor. Kedua, mengandung pengertian khusus. Sistimatika artikel untuk jurnal harus memenuhi persyaratan intern yang sudah dibakukan pengelola, sesuai dengan kaidah-kaidah yang telah ditetapkan.
  • 25. Ilustrasi bersifat memperkuat isi tulisan.Sajikan sesuai dengan standar yang dibakukanpengelolaIlustrasi harus disertai penjelasan narasi walausingkatBeri nomor sebagai identitasBentuk umum: tabel dan gambar
  • 26. Gambar 4. Kemandirian Belajar
  • 27. Gambar 2-1: Pembelajaran di Kelas Internasional
  • 28. Sumber: Dokumen IKOPINGAMBAR 3: SEBELUM NAIK PANGGUNG
  • 29. Karya Ilmiah dalam SK MenkoWasbang No:38/KEP/K.WASPAN/8/1999 Monografi 20 Buku referensi 40 Majalah internasional bereputasi 40 Majalah nasional terakreditasi 25 Majalah nasional tanpa akreditasi 10 Seminar internasional 15 Seminar nasional 10 Poster internasional 10 Poster nasional 5 Koran/majalah populer 1 Tidak dipublikasikan 3 Menterjemahkan buku, nasional 15 Mengedit buku, nasional 10 Paten internasional 80 Paten nasional (sederhana) 40 Karya seni/rancangan teknologi: Internasional 20 Nasional 15 Lokal 10