Your SlideShare is downloading. ×
0
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Strategi merek
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

Strategi merek

1,922

Published on

Published in: Business
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
1,922
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
84
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. I.Konsep Strategi Merek( Brand Strategy )A.Pelopor/pengembang teoriB.DefinisiC.PersfektifD.Elemen BrandE.InterpretasiF.Keputusan Branding (isu strategis )G. Hierarki merekH.Manfaat MerekI. Evolusi proses branding.
  • 2. II. Brand EquityA. Pelopor teoriB. Konseptualisasi Brand EquityC. Pengukuran Brand Equity
  • 3. A. Pengembang teori1. Webster & Keller ( 2004 )→ produk fisik2. Berry ( 2000 )→ pemasaran jasa3. De Chernatony (2001 )→pemasaran bisnis4. Segal – Horn ( 2003 )→pemasaran bisnis5. Krisnan & Herline (2001)→pemasaran jasa6. Bendixen,Bukasa & Abratt ( 2004 ) pemasaran online7. Gordon,Calantone & Benedeto ( 1993 )→ jasa8. Mudambi ( 2002 ) →jasa9. Christodoulides(2004 ) →jasa & produk fisik.
  • 4. B.Definisi ( batasan ) merek.1. UU No.15 tahun 2001,tanda berupa Gambar,nama,kata,huruf,angka,susunan warna,kombinasi unsur yg memilki pembeda ,digunakan dalam perdagangan2. American Marketing Association ; Identifier differentiator
  • 5. C. Persfektif untuk Brand name1. Nama Orang ( pendiri,pemilik,menejer )2. Geographic brand names ( Hotel Solo,Jakarta Post )3. Invented scientific name ( cuticura soap; perawatan kulit,caligraph typewriter;tulisan indah4. Status name (( Crown Piano,Victor Bicycle,Diamond Dies,Monarch Bicycle5. Good Assosiation name ( Ivory Soap,Quaker Oats,Sunlight Soap ,berasosiasi positif dg murni,halus,kesehatan.6. Artificial name ( Kodak & Uneeda Biscuit )
  • 6. Lanjutan ---------------------7.Descriptive names ( Obat gosok cap onta,Koyok mustajab,minyak urat mustika;menggambarkan manfaat atau asfek dasar produk )8. Alpha numeric brand names ( obat nyamuk tiga roda ,rokok Dji Sam Soe 234,kacang dua kelinci,MS Windows 2001:mengandung unsur angka baik dalam bentuk digit maupun tertulis )
  • 7. D. Elemen Merek1. Tangible & Visual Simbol & slogan Nama,logo,warna,brand mark,slogan iklan Nama merek dagang Kapabilitas,fungsional,nama,proteksi hukum Fungsionalitas Kehadiran & Kinerja Nama unik,logo,desain grafik & fisik Nilai fungsional
  • 8. Lanjutan ------------------------2. Intengible Identitas,merek korporat,komunikasi,relasi pelanggan Positioning ,komunikasi merek Nilai simbolis,layanan,tanda kepemilikan,shorthand notation Representasionalitas Relevansi,keunggulan,ikatan khusus ( bond ) Kepribadian,relasi,budaya,refleksi,citra diri Nilai sosial & personal
  • 9. E. Interpretasi Brand1. Perspektif input Logo Instrumen hukum Perusahaan Shorthand ( akselerasi informasi ) Penekan resiko ( risk reduser ) Positioning kepribadian Serangkaian nilai Sebagai visi Penambah nilai identitas
  • 10. lanjutan2. Perspektif output Sebagai citra Sebagai relasi3.Perspektif waktu Evolving entity( pertumbuhan & perubahan permintaan )
  • 11. F.Keputusan Branding persfektif1. Keputusan branding menggunakan merek atau tidak untuk produk yg dihasilkan,ini berlaku untuk segala jenis produk2. Keputusan brand sponsor ( siapa yg harus mensponsori merek )3. Keputusan branding Hierarchy (produk,line,range,umbrella,source )
  • 12. Produc brand• Memberikan nama ekslusif untuk produk tunggal sehingga merek tersebut memilih positoning individual• Contoh jaringan hotel Accor Group ( sofitel,Novotel,Ibis )
  • 13. Line brand• Menawarkan satu produk koheren dgn satu nama tunggal• Memperluas konsep spesifikasi ke sejumlah produk berbeda• Masih sangat dekat dengan produk semula• Contoh ; Christian Dior meluncurkan Capture,liposome complex untuk kulit .
  • 14.  Range brand• Memberikan nama merek tunggal dan janji tunggal pada sekelompok produk yg memiliki bidang kompetensi sama• Contoh industri makanan : Green Giant,Campbell,Heinz,Findus,Birds Eye dan Igloo.• Untuk kosmetik ( Clarians,)• Untuk busana ( Benetton,Locaste,Rodier)
  • 15. Umbrella brand• Nama merek yg sama mendukung berbagai produk di pasar berbeda• Masing-masing produk memiliki komunikasi,janji individual• Contoh : Canon memasarkan kamera,mesin fotokopi dan peralatan kantor dg nama mereknya
  • 16. Source brand• Serupa dengan umbrella brand,namun setiap produk diberi nama sendiri• Contoh : Nestle mencantumkan namanya pada produk ( Crunch dan Galak,Yes,Nuts,Kit Kat,Nescafe,Nesquik.
  • 17. Endorsing brand• Memberikan approval pada sejumlah produk yg dikelompokkan pada product brands,line brands,range brands• Contoh : General Motor ( GM ) dgn mereknya ( Pontiac,Buick,Oldsmobile dan Chevrolet )
  • 18. G.Hierarchy merek .oleh :( Keller ) Corporate Brand ( Company brand ) Family brand Individual brand Modifier brand .
  • 19. . Corporate brand• Menggunakan nama perusahaan baik pusat maupun cabangnya sebagai merek produk• Contoh : General Electric dan Hewlett- Packard ,menggunakan nama korporasi untuk merek produknya• Kombinasi antara corporate brand name dg family brand atau individual brand• Contoh Siemens Transportation Systems untuk unit bisnis electrical engineering dan elektronika siemens
  • 20. Family brand• Nama merek yg digunakan lebih dari satu kategori produk,tetapi tidak harus selalu menggunakan nama perusahaan pemiliknya• Contoh : Gatorade untuk kategori thirst quencher( milik pepsiCo )• Jus Tropicana ( milik Segram )• Produk makanan Healthy (milik ConAgra)
  • 21. Individual brand• Merek yg dibatasi hanya untuk satu kategori produk,meskipun bisa digunakan untuk beberapa tipe produk berbeda dalam kategori yang sama• Contoh ;Frito- Lay menawarkan beberapa merek untuk kelas produk salty snack ( Fritoscorn chips,Doritos tortilla chips,Lays & Ruffles chips dan Rold Gold pretzels.
  • 22. 4. Keputusan Brand Extention Menyangkut apakah nama merek spesifik perlu diperluas dari produk lain. Salah satu dari empat strategi merekLine extensionBrand extentionMulti brandNew brand
  • 23. Lanjutan starategi merek Line extension :Memperluas nama merek saat ini ke variasi bentuk ,bahan,ukuran dan rasa baru pada kategori produk saat ini. Brand extention : nama merek saat ini diperluas ke kategori produk baru. Multi brand : nama merek baru diperkenalkan pada kategori produk yg sama New brand : nama merek baru diperkenalkan untuk kategori produk baru.
  • 24. 5. Keputusan multi brand Mengembangkan dua atau lebih merek dalam kategori Memungkinkan perusahaan untuk mendapatkan self space lebih besar di rak pajangan pengecer Bermaksud melindungi merek utamanya dg mengembangkan flanker atau fighting brands. Contoh : Seiko menggunakan nama merek seiko Lasalle untuk arloji mewah dan pulsar untuk arloji murahnya dalam rangka melindungi merek utamanya dari serangan merek pesaing yg berharga murah
  • 25. Kelemahan utama multi brandKecenderungan masing-masing merek hanya mampu meraih pangsa pasar kecilBisa terjadi satupun diantaranya yg sangat tidak menguntungkanDapat terjadi kanibalisasi antar sesama merek perusahaan yang sama.
  • 26. Lanjutan Unilever dengan meluncurkan Surf untuk melindungi rinso Perusahaan yg memiliki banyak nama merek sebagai hasil proses mengakuisisi pesaing dan setiap merek masih memiliki konsumen loyal Contoh : electrolux ( perusahaan multi nasional Swedia ) memiliki sejumlah merek yg di akuisisinya seperti merek : Frigidaire,Kelvinator,Westinghouse,Zanussi ,Whitw and Gibson,McCulloch Mengembangkan nama merek berbeda untuk kawasan regional atau negara berbeda Contoh;P&G mendominasi pasar detergen di Amerika dgn merek Tide,di Eropa bernama Ariel
  • 27. 6. Keputusan brand repositioning Keputusan untuk mengubah produk & citranya agar dapat lebih memenuhi ekspektasi pelanggan Contoh : Kentucky Fried Chicken mengubah namanya menjadi KFC dan mengubah menunya ( menambah lower-fat skinless chicken dan item non –fried seperti burger ayam untuk mereposisi mereknya dikalangan konsumen restoran siap saji yg semakin peduli faktor kesehatan Repositioning juga dapat dilakukan dengan hanya merubah citra produk Contoh : Kraf mereposisi Velveeta dari cooking cheese menjadi good tasting natural and nutritious snack cheese.
  • 28. G. Fungsi merek1. Identifikasi Bisa dilihat dg jelas Memberikan makna bagi produk Gampang mengidentifikasi produk yang dibutuhkan atau yang dicari2. Praktikalitas Memfasilitasi penghematan waktu & energi melalui pembelian ulang ( loyalitas )
  • 29. Lanjutan3.Jaminan Memberikan jaminan bagi konsumen bahwa ,dapat mendapatkan kualitas yang sama meskipun pembelian dilakukan di tempat dan waktu yg berbeda4.Optimasi Memberikan kepastian bahwa konsumen dapat membeli alternatif terbaik dalam kategori produk tertentu dan pilihan terbaik untuk tujuan spesifik5. Karakterisasi Mendapatkan konfirmasi mengenai citra dari konsumen atau orang lain
  • 30. Lanjutan6. Kontinuitas Kepuasan terwujud melalui familiaritas Intimasi dengan merek yg digunakan Dikonsumsi pelanggan sel;ama bertahun tahun.7.Hedonistik Kepuasan terkait dg daya trik merek,logo dan komunikasinya8.Etis Kepuasan berkaitan dengan prilaku Bertanggung jawab merek yg bersangkutan Dalam hubungannya dengan masyarakat
  • 31. H. Manfaat merek1. Manfat Ekonomi Sarana bersaing perebutan pasar Pilihan berdasarkan value for money yg ditawarkan Relasi penjualan ( merek & konsumen )2. Manfaat fungsional Memberi peluang bagi diferensiasi Memberi jaminan kualitas Pemasar merek berempati dg pemakai Memasilitasi persediaan Memudahkan iklan & sponsorship
  • 32. lanjutan3. Manfaat psikologis Penyederhanaan informasi produk Gengsi dan citra sosial Identifikasi diri dengan obyek tertentu .
  • 33. I. Alasan merek berkembangdengan pesat1. Kemajuan teknologi ,tarnsportasi,komunikasi2. Kemajuan teknologi proses produksi3. Kemajuan teknologi pengemasan produk4. Adanya undang undang5. Pertumbuhan periklanan & ketergantungan media masa pada penerimaan iklan6. Pertumbuhan lembaga ritel baru7. Industrialisasi & urbanisasi.
  • 34. J. Tahap perkembangan merek(Chernatony &Enally) 1. Unbranded good  Barang diperlakukan sebagai komoditas ,sebahagian besar tidak diberi merek  Situasi permintaan jauh melampaui penawaran  Produsen tidak perlu berusaha keras untuk membedakan produknya  Persepsi konsumen terhadap produk bersifat utilitarian( ekonomi produk )  Menejer harus berusaha memindahkan produk & merek barunya dari tahap 1 ke tahap 2.dgn segera.
  • 35. Lanjutan2. Merek sebagai referensi( acuan ) Tekanan persaingan menstimulasi para produsen mendefrensiasi produknya dari output produsen lain. Pengembangan informasi dan kategori produk Membangun dgn karakteristik fungsional merek ,komunikasi konsumen Identifikasi merek pesaing Terlibat barand positioning
  • 36. Lanjutan3. Merek sebagai kepribadian Konsumen menghadapi banyak merek yg semuanya menyampaikan janji fungsional Ada pemisahan yg tegas antara konsumen & merek Merek merupakan obyek yg terlepas dari konsumen Merek yg memiliki kepribadian yg mempunyai daya tarik konsumen ( berkait dg share value ) Contoh :sipemakai Mercedes Benz kalangan atas.
  • 37. 4. Merek sebagi Ikon( ikonic brand)  Merek menjadi simbol tertentu bagi konsumen  Merek sudah dimiliki oleh konsumen,sudah menjadi bagian dari dirinya  Pemilikan merek yng berasosiasi kuat dibenak konsumen  Menejer merek harus kontinuitas mencari asosiasi yng memperkokoh status ikonik mereknya.  Contoh ;cowboy Malrlboro sebagai simbol atau ikon serangkaian nilai (kuat,tangguh,jantan, Amerika, penyendiri ) di kenal seluruh dunia
  • 38. 5.Merek sebagai perusahaan Merek memiliki identitas kompleks dan banyak point kontak antara konsumen & merek Merek sama dengan perusahan sehingga semua stakeholder akan mempersepsikan merek dengan cara yang sama Perusahaan tidak bisa lagi menyampaikan sebuah citra lainnya yg berbeda ke konsumen Komunikasi dalam perusahaan harus terintegrasi dalam semua operasinya. Disini konsumen terlibat secara lebih aktif dalam proses penciptaan merek Contoh ;pemakaian mesin ATM ,menambah nilai konsumen untuk transaksi yg tidak perlu terikat waktu.
  • 39. 6. Merek sebagai kebijakan( policy) Merek & perusahaan di identifikasi secara kuat dengan isu sosial,etis,politik tertentu Konsumen berkomitmen pada merek dan perusahaan yg memiliki pandangan yg sama Contoh; 1. perusahan The Body Shop dikenal pro lingkungan mengangkat isu ketidaksetaraan perlakuan terhadap masyarakat di negara dunia ketiga,aborsi dan isu sosial lainnya 2. perusahaan Benetton berupaya menciptakan kesatuan ras dan etnis melalui “The united colors of benetton “.

×