Your SlideShare is downloading. ×
Pelayanan kematian
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Pelayanan kematian

1,431
views

Published on

Refleksi kita tentang pelayanan kematian

Refleksi kita tentang pelayanan kematian

Published in: Spiritual

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
1,431
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. (II Korintus 4:10)
  • 2. 2 Ada kejadian
  • 3. Pernikahan Terbayang Suasana Meriah Riang Gembira Hidangan Lezat dll
  • 4. Kematian Terbayang Suasana Muram Sedih dan bahkan kadang kadang menekan perasaan
  • 5. Pilihan ?
    • Yang mana yang akan anda hadiri ?
    • Jika terjadi pada waktu yang bersamaan dan pada orang yang juga sama-sama teman dekat kita ?
    • Kenapa ?
  • 6. Renungan
    • “ Pergi ke rumah duka lebih baik dari pada pergi ke rumah pesta,karena di rumah dukalah kesudahan setiap manusia; hendaknya orang yang hidup memperhatikannya.”
    • Pengkhotbah 7:2
  • 7. Renungan
    • Pada tanggal 17 September 2002, Paus Yohanes Paulus II menekankan pentingnya berdoa bagi jiwa-jiwa di api penyucian. Beliau mengatakan :
    • “ Bentuk belas kasih kepada sesama yang pertama dan terutama adalah kerinduan yang besar akan keselamatan kekal mereka…. Cinta kasih Kristiani tak mengenal batas serta melampaui batas-batas ruang dan waktu, sehingga memungkinkan kita untuk mengasihi mereka yang telah meninggalkan dunia ini.”
    • Sebab itu, bukan hanya keyakinan akan api penyucian, melainkan juga kewajiban rohani untuk berdoa bagi jiwa-jiwa di api penyucian tetap merupakan bagian dari iman Katolik kita.
  • 8.
    • Saat kita menghadap Bapa kelak, kita juga membutuhkan doa-doa ini. Tapi siapakah yang akan mendoakan kita ?!!
    • Kerabat
    • Kenalan
    • Tetangga
    Renungan ? Berapa kalikah mereka ingat untuk mendoakan kita dalam setahun ?
  • 9. Renungan
    • “ The Holy Souls Will Repay Us a Thousand Times Over“
    • (Jiwa-jiwa Akan Membalas Kita Seribu Kali Lipat)
    • St. Gertrude the Great
    • “ Ketika pada akhirnya jiwa-jiwa di api penyucian yang telah terbebas dari penderitaan mereka dan menikmati sukacita surgawi, mereka tidak akan melupakan saudara-saudarinya yang masih ada di dunia. Ungkapan rasa terima kasih mereka tidak mengenal batas. Sujud menyembah di hadapan Tahta Allah, mereka tidak henti-hentinya berdoa bagi saudara-saudari yang telah mendoakannya. Dan kelak ketika saudara-saudarinya itu tiba di api penyucian, jiwa-jiwa itu akan mendoakan mereka sehingga masa tinggal mereka di api penyucian dapat dipercepat dan diperingan atau bahkan mereka dapat memperoleh pengampunan SEUTUHNYA.”
    http://www.totallycatholic.com/PoorSouls.php - Imprimatur: Herbert Cardinal Vaughan
  • 10. Kematian
    • Adalah salah satu siklus kehidupan, semua orang akan mati .....
    • Pernahkah kita berfikir, seperti apa kematian yang kita inginkan ?
    • Apakah definisi kematian yang indah ? Kematian yang berharga ?
    • Apakah kematian Yesus dan martir-martir merupakan kematian yang indah ?
  • 11. Kematian
    • Yesus meninggal dengan cara yang sangat menyiksa. Tapi apakah berarti Yesus bukan orang yang baik ?
    • Jadi apa sebenarnya yang membuat manusia menjadi berharga ?
  • 12. Selalu Menyadari Siapa Aku
    • Manusia yang sombong akan direndahkan, dan orang yang angkuh akan ditundukkan; dan hanya TUHAN sajalah yang mahatinggi pada hari itu
    • (Yesaya 2:11)
    Dimanakah bumi ? Lalu siapakah kita ? Apakah tujuan hidup kita ? Masihkah kita bisa menepuk dada dan berkata “inilah AKU” ??
  • 13. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • Jangan ada penyesalan
    • Menurut beberapa orang lanjut usia, ternyata kematian bukan hal yang paling kita takuti jika kita telah menjalani hidup dengan sepenuh hati, penuh cinta dan melakukan hal-hal yang baik.
    Bila kita melakukan semua itu, kita dapat menerima kematian dengan anggun dan penuh ketulusan
  • 14. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • Mengapa sebagian orang hidup lebih baik dan meninggal dalam kebahagiaan ?
    • Sedangkan sebagian yang lain pada akhir hidupnya meninggal dalam penyesalan ?
    Jalani hidup dengan berani, gigih dan jangan menjauh dari apa yang kita takuti Setiap kali mau melakukan atau memutuskan sesuatu selalu lah bertanya “Akankah ini kusesali kelak ?”
  • 15. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • Berkat perbuatan baik
    • Diwaktu malam sebelum anda tidur, bertanyalah :
    • “ Apa yang telah aku perbuat kepada Yesus hari ini ? Apa yang telah aku perbuat bagi Yesus hari ini ? Apa yang telah aku perbuat bersama Yesus hari ini ?”
    Lalu anda hanya perlu memandang kedua belah tangan anda. Ini adalah ujian terbaik bagi kesadaran dalam diri anda (Mother Teresa)
  • 16. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • C I N T A
    • Saat ajal menjelang, CINTA adalah satu-satunya hal yang kita butuhkah.
    Kita tidak berkuasa untuk mendapatkan cinta, tapi kita punya kekuatan besar untuk memberikan cinta. Untuk mendapatkan cinta berilah tanpa ragu , hadapi kehilangan tanpa penyesalan dan berusahalah mendapat tanpa kecurangan.
  • 17. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • Berhenti Menghakimi
    • Berhentilah menghakimi kehidupan yang telah anda pilih sendiri .
    Apapun kesalahan yang anda buat, berapapun penyesalan yang menghantui anda, Tanamlah sebuah pohon baru hari ini juga . Kehidupan tidak akan pernah sempurna. Dan kita hanya bisa memperbaiki kwalitas diri dari waktu kewaktu
  • 18. Pengalaman mendampingi orang yang akan meninggal
    • Memaafkan & Dimaafkan
    • Kerelaan memaafkan dan menerima dimaafkan adalah dambaan orang-orang yg menghadapi ajal. Sulit meninggalkan dunia fana tanpa memaafkan dan dimaafkan
  • 19. Akhirnya
    • Gairahkanlah hidupmu,
    • sehingga ketika anda mati,
    • orang akan datang membicarakan kebaikan-kebaikan yang telah anda lakukan selama anda hidup dan bagaimana anda telah membuat mereka tersentuh
    Jangan takut untuk memikirkan kematian, karena dengan demikian kita akan lebih mawas diri dan fokus untuk mengisi hari-hari kita dengan kebaikan dan hal-hal positif Teteskanlah kebaikan sehingga riak-riaknya menjangkau jauh mengilhami, mendamaikan dan dimanfaatkan sebanyak banyaknya sesama umat
  • 20.
    • Jadilah bagian SPKSM untuk ikut membantu pelayanan kematian, membantu sesama yang sedang mengalami kedukaan dan membawa kebaikan bagi orang disekitar.
    • Mempraktekan cinta kasih dan perbuatan baik sebagai tindakan nyata .
    • Sehingga nanti di saat-saat terakhir kita bisa berkata seperti Yesus
    • “ Sudah selesai ”
    • Amin