• Save
Prosiding oss-3-p2i-lipi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Like this? Share it with your network

Share

Prosiding oss-3-p2i-lipi

on

  • 7,292 views

 

Statistics

Views

Total Views
7,292
Views on SlideShare
7,292
Embed Views
0

Actions

Likes
7
Downloads
0
Comments
1

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Adobe PDF

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Prosiding oss-3-p2i-lipi Document Transcript

  • 1. ISSN 1978-7510PROSIDINGSeminar NasionalOpen Source Software III“Open Source untuk Semua”Bandung, 7 November 2009Diselenggarakan Oleh:Pusat Penelitian Informatika (P2I)Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)Kompleks LIPI, Gedung 20, Lantai 3Jl. Cisitu Sangkuriang No.21/154D, Bandung 40135Telepon: +62 22 2504711Faximile: +62 22 2504712http://www.informatika.lipi.go.idemail: info@informatika.lipi.go.id
  • 2. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 KATA PENGANTARAssalamu ‘alaikum wr.wb.Peserta Seminar Nasional Open Source Software (OSS) III Tahun 2009 yang kami hormati,Dengan mengucap rasa syukur kehadirat Allah Swt, acara Seminar Nasional Open Source Software (OSS) IIITahun 2009 berhasil diselenggarakan oleh Pusat Penelitian Informatika (P2I) Lembaga Ilmu PengetahuanIndonesia (LIPI), pada hari Sabtu, 7 November 2009, di hotel Jayakarta Bandung.Dalam seminar ini, dipresentasikan topik-topik yang berhubungan dengan Open Source, baik oleh pembicarakunci (Harry Kaligis dan Andry Huzain), maupun oleh pemakalah-pemakalah dari lembaga penelitian danperguruan tinggi dari seluruh Indonesia, yang membawakan makalah yang bertemakan Open Source. Sebagaihasil akhir dari kegiatan seminar, buku ini berisi makalah yang bertemakan Open Source, yang dipresentasikandalam acara seminar.Seminar ini merupakan seminar ketiga dengan topik Open Source yang diadakan P2I LIPI sebagai agenda rutin.Seminar terdahulu dilaksanakan tahun 2006 dan 2007.Seminar ini mengambil tema “Open Source Untuk Semua” yang berarti bahwa open source dapat digunakandan dikembangkan oleh semua orang, semua kalangan, dapat diaplikasikan pada semua platform, softwaremaupun hardware, semua device, multi vendor, dan multi language. Open source dapat diaplikasikan padasemua orang dan semua kalangan, maksudnya Open Source tidak hanya konsumsi pengembang dan membentukkomunitas ekslusif tersendiri, tetapi Open Source adalah milik semua orang, semua orang boleh memakai,mengembangkan, mendistribusikan, dan mempopulerkan Open Source. Open Source dapat diaplikasikan padasemua platform berarti bahwa Open Source dapat berjalan pada beragam arsitektur, sistem operasi, ataupunbahasa pemrograman. Open Source dapat digunakan pada software yang berjalan pada komputer, maupunhardware lain seperti robot, rangkaian sensor, sistem kontrol industri, sistem keamanan gedung, sistemperingatan dini, dan lain sebagainya.Selain kegiatan Seminar, dalam acara ini juga diadakan launching Distro Nusantara (IGN 2009), yaitu sistemoperasi open source gratis yang dikembangkan oleh P2I LIPI, yang merupakan pengembangan dari IgosNusantara 2008. Pada sesi ini didemokan fitur-fitur baru dan tutorial IGN 2009, serta dibagikan CD/DVDinstaller IGN 2009 untuk seluruh peserta dan pemakalah. CD dan DVD installer ini juga dapat didownload padaalamat: http://igos-nusantara.or.id/Panitia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan acara seminar ini, yaituKementrian Negara Riset dan Teknologi, Sun Microsystem, Detik.Com, tabloid PC-Plus, harian umum PikiranRakyat, hotel Jayakarta Bandung, wartawan media massa, dan pihak-pihak lain yang membantuterselenggaranya seminar ini.Dengan adanya seminar ini, diharapkan Open Source dapat lebih bermanfaat bagi kita semua, meresap sedikitdemi sedikit ke seluruh lapisan masyarakat, hingga akhirnya dapat berperan dalam percepatan perkembanganteknologi informasi dan komunikasi di Indonesia.Wassalamu ‘alaikum wr.wb.Bandung, 7 November 2009.Atas nama seluruh panitia,Oka MahendraBandung, 7 November 2009 i
  • 3. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PANITIA SEMINARPelindung : Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPIPenanggung Jawab : Kepala Pusat Penelitian Informatika LIPIKomite Pengarah : Kepala Bidang Otomasi Kepala Bidang Komputer Kepala Bidang Sistem Informasi Kepala Bidang SaranaPanitia Pelaksana Ketua : Oka Mahendra Wakil Ketua : Dikdik Krisnadi Bendahara : Rika Sustika Nuryani Kesekretariatan : Rico Dahlan Ekasari Nugraheni Dian Andriana Nurhayati Masthurah Lia Fitrianingrum Taufiq Wirahman R. Sandra Yuwana Nana Suryana Lintang Dwi Febridiani Acara : Nova Hadi Lestriandoko An An Sarah Hertiana Dewi Saraswati Elli Ahmad Gojali Fitri Ardiani Ana Heryana Wiwin Suwarningsih Bambang Sugiarto Hari Satriyo Basuki Diana Dewi Riswantini Elan Djaelani Driszal Fryantoniii Bandung, 7 November 2009
  • 4. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Agus Subekti Prosiding : Iwan Muhammad Erwin Indra Sakti Andria Arisal Purnomo Husnul Khotimah Perlengkapan : Herlan Djumhana Ade Ramdan Witarna Riyo Wardoyo Aang Rusianto Agus Ruslan Iyan Sopiyan Sarif Saripudin Publikasi & Dokumentasi : Ade Cahyana Nanan Sumarna Eyi Kusaeril Habibie Dewi Agustinue Sri Windarti Sponshorship : Briliant Adhi Prabowo R. Budiarianto Suryo Kusumo Arif Lukman Puji Lestari Konsumsi & Akomodasi : Dede Juhayati Hani Hanifah Agus Suwanda AdeBandung, 7 November 2009 iii
  • 5. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 DEWAN PENYUNTING Wawan Wardiana Evandri Djohar Syamsi Devi Munandar Dianadewi Riswantini Andria Arisal Nana Suryana Taufiq Wirahman Dian Andriana Ana Heryanaiv Bandung, 7 November 2009
  • 6. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 DAFTAR ISIKATA PENGANTAR iPANITIA SEMINAR iiDAFTAR ISI iv RUANG PRESENTASI AALTERNATIF PENGGUNAAN APLIKASI GnuCash 2.3.5 UNTUK MENGELOLA A-1KEUANGAN PERUSAHAAN JASAHeri Ribut Yuliantoro (Politeknik Caltex Riau)STUDI KASUS CELAH KEAMANAN PADA JARINGAN NIRKABEL YANG A-8MENERAPKAN WIRED EQUIVALENT PRIVACY (WEP)M. Agung Nugroho (STMIK AMIKOM Yogyakarta)KEKUATAN OPEN SOURCE DALAM PENGEMBANGAN LABORATORIUM A-15BAHASARisnandar (Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI & Politeknik Telkom)VIRTUAL CLASSROOM DAN SISTEM KENDALI PROSES BELAJAR A-20MENGAJAR BERBASIS OPEN SOURCE SOFTWARE UNTUK SEKOLAH DASARDI PEDESAAN INDONESIARisnandar (Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI & Politeknik Telkom)SISTEM KOMUNIKASI GPRS ANTARA DATALOGGER DENGAN WEB SERVER A-26BERBASIS PHP DAN MYSQLOka Mahendra, Djohar Syamsi (Pusat Penelitian Informatika – LIPI)PENGEMBANGAN HUMAN MACHINE INTERFACE (HMI) UNTUK SISTEM A-31KONTROL DAN MONITORING PILOT PLANT METIL ESTER DENGANBAHASA PEMROGRAMAN JAVARika Sustika, Endang Suryawati (Pusat Penelitian Informatika – LIPI)PENGEMBANGAN EMBEDDED SYSTEM BERBASIS LINUX A-37Lintang Dwi F, Briliant Adhi Prabowo, Dianadewi Riswantini, Sandra Yuwana (Puslit Informatika -LIPI) RUANG PRESENTASI BPEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK MEMBANGUN SISTEM PUSH E- B-1MAIL MELALUI SMSAditya Satrya Wibawa (Institut Teknologi Bandung)PENGEMBANGAN APLIKASI PEMODELAN DATA MULTIDIMENSI B-5BERBASIS JAVA PADA PostgreSQLAllen F. Aritonang, Mewati Ayub (Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi,Universitas Kristen Maranatha)PENYEMPURNAAN IMPLEMENTASI PROTOKOL JARINGAN BERBASIS ISO B-128473 DALAM KERNEL LINUX 2.6 UNTUK PENERBANGAN NASIONALTonny Adhi Sabastian, Gladhi Guarddin (Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia)R. Muhammad Taufik Yuniantoro, Husni Fahmi (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi )Bandung, 7 November 2009 v
  • 7. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510ANALISA DAN STUDI KASUS MANAJEMEN HOTSPOT DENGAN APLIKASI B-18CAPTIVE PORTAL PADA JARINGAN NIRKABEL UNTUK LAYANAN HOTSPOTUPT STMIK AMIKOM YOGYAKARTAM. Agung Nugroho, Lilik Suheri (STMIK AMIKOM Yogyakarta)METODE KENDALI MENGGUNAKAN OPEN SOURCE SOFTWARE PADA B-25IMAGE PROCESSING MODULE UNTUK PEMINDAI 3 DIMENSITinton Dwi Atmaja, Aam Muharam (Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik - LIPI)IMPLEMENTASI OPEN SOURCE SOFTWARE PADA ALGORITMA KENDALI B-31MEJA 3 SUMBU UNTUK MEKANISME PEMINDAI 3 DIMENSITinton Dwi Atmaja, Aam Muharam (Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik – LIPI)PENGGUNAAN CODE::BLOCKS UNTUK PROGRAM KOMUNIKASI ZIGBEE B-37PADA SISTEM WIRELESS SENSOR NETWORKBambang Sugiarto, Iwan Muhammad Erwin, Indra Sakti (Pusat Penelitian Informatika – LIPI) RUANG PRESENTASI CKEDUDUKAN TEKNOLOGI UNTUK BELAJAR SERTA BELAJAR TEKNOLOGI C-1BERDASARKAN PSIKOLOGI PENDIDIKANFilia Dina Anggaraeni (Departemen Psikologi Pendidikan dan Sistem Informasi Fakultas Psikologi,Universitas Sumatera Utara Medan)PENERAPAN MODEL MIGRASI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN, STUDI C-5KASUS; KOMPLEKS WALIKOTA YOGYAKARTAMandahadi Kusuma, Andrian Dion Priadi (PPTiK Universitas Gadjah Mada)OPEN SOURCE DEVELOPMENT TOOLS UNTUK MIKROKONTROLER AVR C-11PADA SISTEM OPERASI LINUXHenry Hermawan (Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya)USB TO UART CONVERTER DI LINUX C-17Henry Hermawan (Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya)PEMANFAATAN MAPSERVER UNTUK SISTEM MANAJEMEN BENCANA C-21Taufiq Wirahman (Pusat Penelitian Informatika – LIPI), Firman Hadi (Center for Remote Sensing,Institut Teknologi Bandung)PROGRAM BACA SENSOR DAN ADC MENGGUNAKAN CODE :: BLOCKS C-27PADA SENSOR NODEIwan Muhammad Erwin, Bambang Sugiarto, Indra Sakti (Pusat Penelitian Informatika – LIPI) RUANG PRESENTASI DEVALUASI PERANGKAT LUNAK BERBASIS SUMBER TERBUKA UNTUK D-1MEMBANTU PELAKSANAAN AUDIT SISTEM INFORMASIHari Setiabudi Husni, Rudy Mahani Harahap, Ita Ernela Kaban (Universitas Bina Nusantara,Jakarta)SURVEI ONLINE DENGAN ONLINE.QTAFI D-8Bhina Patria (International Centre for Higher Education Research Kassel (INCHER-Kassel)Universität Kassel, University of Kassel, Germany)Rosmalina Handoko (University of Kassel, Germany)vi Bandung, 7 November 2009
  • 8. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510IMPLEMENTASI SISTEM PENCARI OBJEK GEOGRAFI YANG DIGERAKKAN D-12OLEH OBJEKSurya Afnarius, Masril Syukur, Edrizal Nofemli (Jurusan Teknik Elektro Univ. Andalas, Padang)DESAIN DAN IMPLEMENTASI DISTRIBUSI LINUX UGOS D-19Andrian Dion Priadi, Mandahadi Kusuma (PPTiK Universitas Gadjah Mada)DISTRO NUSANTARA (IGN 2009): SISTEM OPERASI KOMPUTER DESKTOP D-25BERBASIS OPEN SOURCEAna Heryana (Pusat Penelitian Informatika – LIPI) LAMPIRANSalinan Slide Pembicara Kunci L-1PELUANG DAN TANTANGAN BERBISNIS DENGAN OPEN SOUCEHarry Kaligis (Director Business Development & Comunity, PT. Sun Microsystems Indonesia)Salinan Slide Pembicara Kunci L-13KEMUDAHAN MIGRASI OPEN SOURCEAndry S. Huzain (IT Director, Detikcom)BERITA ACARA PRESENTASI MAKALAHBandung, 7 November 2009 vii
  • 9. RUANG PRESENTASI A
  • 10. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 ALTERNATIF PENGGUNAAN APLIKASI GnuCash 2.3.5 UNTUK MENGELOLA KEUANGAN PERUSAHAAN JASA Heri Ribut Yuliantoro Politeknik Caltex Riau Jl. Umbansari No. 1 Rumbai, Pekanbaru - Riau Email : heriry@pcr.ac.id ; heri_yuliantoro@yahoo.com ABSTRACTNowdays, the use of application for accounting and finance in terms of managing corporate is a need. It issimultaneous with the advance of Information Technology and the necessity of speed, accuracy and practicalmanagement of finance. The most important thing of using accounting and finance application software isdealing with cost. Opensource application for accounting and finance is considered helpful since it does notrequire any lisence cost. One of the application sotfware for accounting and finance based on opensource isGnuCash, TurboCash, KmyMoney, jGnash, Grisbi, etc. GnuCash 2.3.5 is a new version which was released onAugust 29, 2009 is the latest version when this research was being done. In this research, the researcher usesGnuCash 2.3.5 application to manage the business activity at laundry company, Superclean. The researcheruses the menus of GnuCash 2.3.5 to input the activity starting from the opening of the company to the financialreport for accounting period of 2008. The result of this research is expected to give a description of GnuCash2.3.5 software as an alternative software to manage accounting and finance activity in a company which resultsa fast, accurate and practical financial report.Keywords: accounting, accounting information system, accounting application, GnuCash ABSTRAKPenggunaan software aplikasi akuntansi dan keuangan untuk mengelola keuangan perusahaan saat inimerupakan sebuah kebutuhan. Hal ini seiring dengan kemajuan yang sangat pesat di dunia TeknologiInformasi dan kebutuhan akan kecepatan, keakuratan dan kepraktisan dalam mengelola keuangan perusahaan.Hal yang terpenting dari penggunaan sebuah software aplikasi akuntansi dan keuangan ialah biaya. Adanyaaplikasi opensource untuk akuntansi dan keuangan sangat bermanfaat untuk mereduksi biaya tersebut,diantaranya tidak diperlukannya lagi biaya lisensi. Diantara software aplikasi akuntansi dan keuangan yangberbasis opensource yang ada antara lain GnuCash, TurboCash, KmyMoney, jGnash, Grisbi dan lain-lain.GnuCash adalah software akuntansi yang didesain untuk mudah digunakan, bersifat powerfull danflexsible. GnuCash 2.3.5 adalah versi terbaru yang dirilis pada 29 Agustus 2009 merupakan versi GnuCashterbaru saat penelitian ini dilakukan. Dalam penelitian ini penulis mencoba menggunakan aplikasi GnuCash2.3.5 untuk mengelola simulasi aktivitas bisnis pada perusahaan jasa binatu Superclean. Dalam penelitian inipenulis menggunakan menu-menu yang terdapat pada GnuCash 2.3.5 untuk menginput aktivitas bisnis dimulaidari pembukaan awal perusahaan sampai laporan keuangan untuk periode akuntansi tahun 2008. Hasil daripenelitian ini diharapkan memberi gambaran software GnuCash 2.3.5 dalam penggunaannya sebagaiakternatif untuk mengelola kegiatan akuntansi dan keuangan pada perusahaan dan menghasilkan laporankeuangan dengan cepat, akurat dan praktis.Kata kunci: akuntansi, sistem informasi akuntansi, aplikasi akuntansi, GnuCash1. PENDAHULUAN perusahaan-perusahaan berskala usaha kecil dan menengah.Kemajuan dunia Teknologi Informasi semakinmenuntut dunia usaha untuk mengelola aktivitas Akuntansiakuntansi dan keuangan secara cepat, akurat dan Akuntansi dapat didefinisikan sebagai sistempraktis. Untuk membantu menciptakan pengelolaan informasi yang menghasilkan laporan mengenaiakuntansi dan keuangan yang cepat, akurat dan praktis aktivitas ekonomi dan kondisi dari suatubanyak aplikasi akuntansi keuangan yang beredar. entitas/perusahaan kepada pihak-pihak yangNamun dalam perkembangannya, tidak semua berkepentingan [1].perusahaan sanggup menggunakan aplikasi-aplikasitersebut dikarenakan alasan biaya lisensi, terutama Penyusunan laporan keuangan harus memperhatikanBandung, 7 November 2009 A-1
  • 11. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510persamaan dasar akuntansi, sehingga laporan simulasi tersebut diperoleh manfaat berupa gambarankeuangan yang dihasilkan benar. Persamaan dasar aplikasi GnuCash sebagai alternatif untuk mengelolaakuntansi dapat digambarkan dalam sebuah persamaan sistem akuntansi dan keuangan perusahaan, terutamaberikut ini : perusahaan jasa. Aset=Kewajiban+Ekuitas Pemilik+Penghasilan- Beban (1) 2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN IMPLEMENTASI Penelitian ini dilakukan dengan membuat simulasiSistem Informasi Akuntansi sebuah perusahaan yang bergerak di bidang jasa binatu yang diberi nama “Super Clean Laundry”. DariSistem informasi akuntansi akuntansi dapat diartikan simulasi perusahaan tersebut, pencatatan kegiatansebagai subsistem sistem informasi manajemen yang bisnis dari awal terbentuknya perusahaan sampaimenyediakan informasi akuntansi dan keuangan, juga setahun periode akuntansi, dalam hal ini disimulasikaninformasi lain yang diperoleh dari pengolahan rutin pada periode 1 Januari – 31 Desember 2008. Halatas transaksi akuntansi [2]. terpenting yang diharapkan oleh perusahaan jasa ini adalah terbentuknya suatu laporan pembukuan yangSistem informasi akuntansi menjadi bagian susunan akurat dan seimbang, serta pembuatan laporan secarasebuah sistem informasi manajemen seperti yang cepat dan praktis.terlihat pada gambar 1 berikut ini : Pada penelitian ini digunakan sebuah komputer yang menggunakan Sistem Operasi Windows XP yang telah Pemasaran Produksi terinstal aplikasi GnuCash 2.3.5. Untuk dokumentasi penelitian digunakan software OpenOffice 3.0.0. Penelitian diawali dengan menyusun Chart of Account (COA) Superclean Laundry. Dalam simulasi Akuntansi Superclean Laundry merupakan perusahaan milik Sumber Daya dan Keuangan perseorangan atas nama Tn Akbar. Gambar 2, 3 dan 4 Manusia berikut berturut-turut menunjukkan COA Akun Harta, Modal dan Hutang serta Pendapatan dan Beban yang Gambar 1: Sistem Informasi telah diinput dengan menggunakan GnuCash 2.3.5 Manajemen pada awal dibentuknya perusahaan:Aplikasi AkuntansiAplikasi akuntansi didefinisikan sebagai paketperangkat lunak yang digunakan oleh organisasi untukmencatat dan menyimpan data Sistem InformasiAkuntansi dan untuk menghasilkan laporan [3].GnuCashGnuCash merupakan aplikasi akuntansi gratis yangmenerapkan sistem double entry book keeping.GnuCash merupakan salah satu bagian dari GNUProject. GnuCash dapat dioperasikan pada SistemOperasi Linux, FreeBSD, OpenBSD, Solaris, Mac OSX, dan UNIX. Untuk Sistem Operasi Microsoft Officedapat dioperasikan pada Microsoft Office 2000 atauversi diatasnya [4]. Aplikasi ini juga dibuatberdasarkan prinsip akuntansi profesional yangmenjamin laporan pembukuan yang seimbang danlaporan yang akurat. [5]. Gambar 2: COA Akun HartaPenelitian ini bertujuan untuk mensimulasikan aplikasiGnuCash 2.3.5 pada sebuah kasus aktivitas bisnissebuah perusahaan jasa binatu Super Clean. MelaluiA-2 Bandung, 7 November 2009
  • 12. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Tabel 1. Transaksi awal perusahaan Nomor Tanggal Keterangan Trans. 1 01/02/08 Pengambilan dana pinjaman dari Bank Kojo sebesar Rp 60.000.000, jangka waktu kredit 10 tahun, bunga 10%. 2 01/02/08 Penyerahan mobil pickup pribadi Tn. Akbar untuk perusahaan. Nilai buku Rp Gambar 3: COA Akun Modal dan Hutang 30.000.000 dengan umur ekonomis 10 tahun. 3 01/03/08 Pembelian mesin cuci 3 unit @ Rp 5.000.000, umur ekonomis 10 tahu. 4 01/04/08 Pembelian peralatan kantor seharga Rp 6.000.000 dengan umur ekonomis 10 tahun. 5 01/05/08 Sewa ruko untuk kantor dan operasional usaha Rp 24.000.000 untuk 2 tahun. 6 01/06/08 Biaya pengurusan izin usaha Rp 1.000.000. Gambar 4: COA Akun Pendapatan dan BebanLangkah berikutnya pada penelitian ini adalahmenginput simulasi berbagai transaksi yang terjadi Gambar 5: Posisi Akun Setelah Transaksipada Superclean Laundry. Berikut ini transaksi- Awal Perusahaantransaksi yang diinput pada penelitian ini:Transaksi awal perusahaan Transaksi pembelian secara kreditPada penelitian ini transaksi perusahaan dimulai Transaksi pembelian kredit adalah transaksi pembeliandengan transaksi awal perusahaan. Simulasi transaksi- yang proses pembayarannya dilakukan dikemudiantransaksi awal perusahaan bisa dilihat pada tabel 1 hari. Simulasi transaksi pembelian kredit padaberikut ini. penelitian ini adalah sebagai berikut : Transaksi nomor 7, tanggal 7 Januari 2008, dibeli secara kredit dariPosisi akun harta, hutang, modal, pendapatan dan Swalayan Arafah, deterjen sejumlah 50 kg, Harga Rpbeban setelah transaksi-transaksi tersebut diinput ke 10.000/kg.dalam aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat sepertigambar 5 berikut ini. Jurnal saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 6 berikut ini:Bandung, 7 November 2009 A-3
  • 13. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 6: Jurnal Transaksi Pembelian Secara Gambar 8: Jurnal Penjualan Jasa Secara Kredit Kredit Transaksi pelunasan piutangTransaksi pelunasan hutang Transaksi pelunasan piutang adalah transaksiTransaksi pelunasan hutang adalah transaksi penerimaan kas atas piutang yang timbul dari transaksipengeluaran kas untuk melunasi hutang yang timbul penjualan jasa secara kredit sebelumnya. Simulasidari transaksi pembelian kredit sebelumnya. Simulasi transaksi pelunasan piutang pada penelitian ini sebagaitransaksi pelunasan hutang pada penelitian ini sebagai berikut : Transaksi nomor 11, tanggal 10 Januari 2008,berikut : Transaksi nomor 12, tanggal 11 Januari 2008, diterima pembayaran dari Wisma Benny atas orderdibayar kepada Swalayan Arafah atas pembelian tanggal 7-1-2008.tanggal 7-1-2008. Invoice saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasiInvoice saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 9 berikutGnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 7 berikut ini:ini: Gambar 9: Invoice Pelunasan Piutang Transaksi transfer dana Gambar 7: Invoice Pembayaran Hutang Transaksi transfer dana adalah transaksi pemindahan dana dengan jumlah tertentu dari suatu akun ke akun yang lain. Simulasi transaksi transfer dana padaTransaksi penjualan jasa secara kredit penelitian ini sebagai berikut: Transaksi nomor 10,Transaksi penjualan jasa secara kredit adalah tanggal 10 Januari 2008, transfer dana dari Kas ke Kastransaksi penjualan jasa yang proses pembayarannya Kecil sejumlah Rp 3.000.000.dilakukan dikemudian hari. Simulasi transaksi Form transfer saat transaksi diatas diinput ke dalampenjualan jasa secara kredit pada penelitian ini adalah aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 10sebagai berikut: Transaksi nomor 8, tanggal 7 Januari berikut ini:2008, diterima order pencucian gorden dari WismaBenny, nilai jasa Rp 1.600.000Jurnal saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasiGnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 8 berikutini:A-4 Bandung, 7 November 2009
  • 14. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 ini: Gambar 12: Jurnal Diskon Penjualan Transaksi terjadwal Gambar 10: Form Transfer Dana Transaksi terjadwal adalah transaksi yang dijadwalkan secara rutin dilakukan. Simulasi transaksi terjadwal pada penelitian ini sebagai berikut: Transaksi nomor 16, tanggal 26 Januari 2008, penyusutan peralatanTransaksi retur pembelian kantor Rp 50.000 setiap bulan selama 10 tahun, mesinTransaksi retur pembelian adalah transaksi cuci Rp 125.000 setiap bulan selama 10 tahun,pengembalian pembelian karena alasan tertentu. kendaraan Rp 250.000 setiap bulan selama 10 tahun.Simulasi transaksi retur pembelian pada penelitian ini Form transaksi terjadwal saat transaksi diatas diinputsebagai berikut: Transaksi nomor 14, tanggal 18 ke dalam aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat sepertiJanuari 2008 , setelah dilakukan pemeriksaan ternyata gambar 13 berikut ini:ditemukan 5 kg deterjen yang bungkusnya bocor.Superclean melakukan retur pembelian kepadaSwalayan Arafah. Superclean mendapatkanpengembalian uang atas retur tersebut.Jurnal saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasiGnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 11 berikutini: Gambar 11: Jurnal Retur Pembelian Gambar 13: Form Transaksi TerjadwalTransaksi pemberian diskon penjualanTransaksi pemberian diskon adalah transaksi Transaksi pembayaran hutang gajipemberian pemotongan harga dengan jumlah tertentudari transaksi penjualan. Simulasi transaksi pemberian Transaksi pembayaran hutang gaji adalah transaksidiskon pada penelitian ini sebagai berikut: Transaksi pembayaran gaji pegawai bulan sebelumnya yangnomor 15, tanggal 20-1-2008, sesuai kebijakan dibayarkan pada awal bulan berikutnya. SimulasiSuperclean, diberikan diskon pada Wisma Benny pada transaksi pembayaran hutang gaji pada penelitian initransaksi tanggal 7-1-2008 sebesar 10%. Perusahaan sebagai berikut: Transaksi nomor 19, tanggal 31memberikan pengembalian uang pada Wisma Benny. Januari 2008, dibayar gaji pegawai sebesar Rp 400.000 melalui akun Kas.Jurnal saat transaksi diatas diinput ke dalam aplikasiGnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 12 berikut Form payment information saat transaksi diatasBandung, 7 November 2009 A-5
  • 15. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510diinput ke dalam aplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat modal.seperti gambar 14 berikut ini: Laporan keuangan tersebut bisa dilihat pada gambar 16,17,18 dan 19 berikut ini : Gambar 14: Form Payment InformationTransaksi rekonsiliasi akunTransaksi rekonsiliasi akun adalah transaksirekonsiliasi akun melalui perbandingan antara catatan Gambar 16: Neracaperusahaan dengan catatan pihak lain. Simulasitransaksi rekonsiliasi akun pada penelitian ini sebagaiberikut: Transaksi nomor 18, data rekonsiliasi tanggal31 Januari 2008, deposit in transit dari akun kas padaakhir bulan sejumlah Rp 1.000.000 belum dicatat olehpihak Bank Pusako. Perusahaan belum mencatat biayaadministrasi bank sebesar Rp 3.500 dan pendapatanbunga Rp 5.000.Form reconcile saat transaksi diatas diinput ke dalamaplikasi GnuCash 2.3.5 akan terlihat seperti gambar 15berikut ini: Gambar 17: Laporan Laba Rugi 4. KESIMPULAN Gambar 15: Form Reconcile Dari simulasi yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa aplikasi GnuCash 2.3.5 bisa digunakan sebagai alternatif pengelolaan3. HASIL DAN DISKUSI keuangan perusahaan jasa yang murah, cepat, akuratSetelah simulasi kegiatan bisnis Superclean Laundry dan efisien, serta menghasilkan laporan keuangandiinput menggunakan GnuCash 2.3.5, penelitian yang akurat dan seimbang.selanjutnya dilakukan dengan membuat laporankeuangan dengan menggunakan menu-menu yangtersedia. Laporan keuangan yang dihasilkan meliputineraca, laba rugi, arus kas dan laporan perubahanA-6 Bandung, 7 November 2009
  • 16. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 6. DAFTAR PUSTAKA [1] Suandy, Erly, Jessica, 2008, “Praktikum Akuntansi Manual dan Komputerisasi dengan MYOB”, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. [2] Rama, D.V., Jones, F.L., 2008, “Sistem Informasi Akuntansi-Buku 1”, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. [3] Rama, D.V., Jones, F.L., 2009, “Sistem Informasi Akuntansi-Buku 2”, Penerbit Salemba Empat, Jakarta. [4] Canterford, C., 2006, “Review: GNUCash 2.0”, tersedia pada http://www.linux.com/archive/articles/114189, diakses pada tanggal 16 September 2009. Gambar 18: Laporan Arus Kas [5] “Mengelola Keuangan Secara Bijak”, tersedia pada http://www.infolinux.web.id, diakses pada tanggal 28 Oktober 2009. PERTANYAAN Penanya: - Pertanyaan: bagaimana multiplatform diwujudkan? Jawaban: dengan Java Penanya: Anum S Pertanyaan: Apakah data yang sebelumnya menggunakan dasar Windows (misalnya: Foxpro) Gambar 19: Laporan Perubahan Modal dapat digunakan dalam GnuCash? Jawaban: Belum pernah dicoba, yang sudah pernah Ms. Excell dan Notepad.5. UCAPAN TERIMA KASIHUcapan terima kasih penulis ucapkan kepada pihak Penanya: -manajemen Politeknik Caltex Riau terutama Bapak Pertanyaan: Terkait manajemen file, ada teknikDirektur R. Awan Setyawan dan Ketua Unit Pelaksana back-up database tidak, supaya terhindar dariTeknis Penelitian dan Pengabdian Masyarakat bencana/hilang file database?Poiteknik Caltex Riau, Bapak Dadang Syarif S.S yang Jawaban: File tersimpan dan bisatelah mendukung setiap staf untuk meningkatkan ditambah/dikurangi. Sistem back-up lebih ter-updatebudaya penelitian. Dukungan tersebut sangat dan dapat dipilah-pilah.memotivasi penulis untuk menyelesaikan penelitianini.Bandung, 7 November 2009 A-7
  • 17. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 STUDI KASUS CELAH KEAMANAN PADA JARINGAN NIRKABEL YANG MENERAPKAN WIRED EQUIVALENT PRIVACY (WEP) M. Agung Nugroho STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Condong catur, Depok, Sleman, Yogyakarta Email : nugroho.agung.m@gmail.com ABSTRACTThe growing popularity of wireless causing the emergence of security issues in wireless networks. The attack onthe wireless network have been improved. The crackers have some method attack, Such as wardriving(footprinting), packet sniffing, packet injection, and cracking WEP. This attack is also the author use to conductaudits. The author did an audit of wireless network that uses WEP, using three weaknesses, the keystream reuse,derived from the failure of management IV; numerical limitation on 24-bit IV, which produces the value of16,777,216; WEP protocol weakness that can not replay and filtering the sent packet. As the consequences ofaudit, the author has taken some measurements to minimize the attack with access control or restrictions on theMAC address and IP address, ARP filtering, WDS (Wireless Distribution System), Captive Portal. Inaccordance with this condition, administrators and users must leave the WEP security method and switch tousing the latest security methods such as WPA and 802.1x.Keywords: WEP, wireless security, WEP Cracking ABSTRAKDengan semakin berkembang dan populernya jaringan nirkabel, menyebabkan munculnya isu-isu keamananpada jaringan nirkabel. Serangan terhadap jaringan nirkabel pun berkembang. Penyerangan yang dilakukanoleh cracker sangat bervariasi, mulai dari wardriving (footprinting), Sniffing packet, packet injection sampaicracking WEP. Serangan ini juga yang penulis gunakan untuk melakukan audit. Penulis melakukan auditterhadap jaringan nirkabel yang menerapkan WEP, dengan memanfaatkan tiga kelemahan, yaitu keystreamreuse, berasal dari kesalahan managemen IV ; Keterbatasan numerical 24-bit pada IV, yang menghasilkan nilai16.777.216 ; Kelemahan pada protokol WEP yaitu tidak dapat memfilter replay paket yang dikirimkan. Dariaudit tersebut, penulis melakukan langkah antisipasi untuk mengurangi resiko penyerangan denganmenggunakan access control atau melakukan pembatasan terhadap MAC address dan IP address, filtering ARP,WDS (Wireless Distribution System), Captive Portal. Diharapkan para administrator dan pengguna mulaimeninggalkan metode keamanan WEP dan beralih menggunakan metode keamanan terkini seperti WPA dan802.1x.Kata kunci: WEP, Keamanan jaringan nirkabel, WEP Cracking1. PENDAHULUAN Istik Martin, Adi Shamir berjudul “Weaknesses in the Key Scheduling Algorithm of RC4”. Fluhrer, Mantin,Kemudahan pada jaringan nirkabel (wireless Local dan Shamir menjelaskan serangan menggunakanArea Network) menyebabkan permasalahan keamanan passive ciphertext untuk melumpuhkan metodebaru yang tidak pernah ada pada jaringan kabel. enkripsi RC4 yang digunakan oleh WEP [1].Dengan koneksi ke jaringan tanpa menggunakan Eksploitasi serangan ini menggunakan IVs yang adakabel, secara tidak langsung lalu lintas (traffic) data pada RC4 stream chiper dan serangan ini dikenalakan dilewatkan melalui udara dan memungkinkan dengan FMS (Fluhrer-Mantin-Shamir).setiap orang untuk mengambil data yang lewat(Sniffing) dan melakukan decoding pada data tersebut. Pada tahun yang sama, Nikita barisov (UC Berkeley), David Wagner (UC Berkeley), dan Ian GoldbergPada tahun 2001, salah satu grup riset di University of (Zero-Knowledge System) melakukan sebuahCalifornia, Berkeley, mengeluarkan sebuah paper pembuktian atas penelitian FMS. Berdasarkanyang menemukan celah keamanan pada mekanisme penelitian Berkeley tersebut [2], penggunaan 24-bit IVkeamanan 802.11 Wired Equivalent Privacy (WEP). pada enkripsi WEP tidaklah cukup, karena IVs danMekanisme ini didekripsikan pada dokumen standart keystream yang digunakan kembali akan802.11. Penelitian yang dilakukan oleh Scot Fluhrer, menyebabkan collision yang berdampak padaA-8 Bandung, 7 November 2009
  • 18. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510duplikasi IV. Tabel 1. Spesifikasi komputer penyerang (cracker)Penelitian penulis adalah melakukan pembuktian Spesifikasi Laptopterhadap kedua teori diatas. Dengan berdasarkan Processor Intel Pentium III (Coppermine)metode mereka, penulis berusaha menggunakan tool- 900 Mhztool open source yang digunakan untuk crackingWEP, yaitu airsnort dan aircrack. Kemudian Memori 384 MBmenerapkan penyerangan FMS dengan airsnort dan VGA CyberBlade XP 16 MBmengembangkan penyerangan tersebut denganaircrack. Tujuan dari pengembangan serangan FMS, Hardisk 20 GBadalah untuk mempercepat cracking WEP, sehingga PCMCIA Slot 2 buahcracker dapat merebut akses jaringan nirkabel dalamwaktu yang singkat. Barulah kemudian penulis Wireless Atheros 5001EGmelakukan beberapa langkah solusi untuk mengurangi Adapterresiko terhadap penyerangan tersebut.Dari penelitian ini, administrator dapat melakukan Tabel 2. Spesifikasi komputer klien targetanalisa dan kemudian membuat solusi untukmengurangi resiko penyerangan tersebut. Dan Spesifikasi LaptopInformasi mengenai celah keamanan pada WEP dapat Processor Intel Pentium III (Coppermine)menjadi pertimbangan bagi para administrator untuk 600 Mhzmulai melakukan antisipasi. Memori 256 MB2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN VGA CyberBlade XP 16 MB IMPLEMENTASI Hardisk 10 GBPenelitian ini bertujuan untuk menunjukkan celah PCMCIA Slot 2 buahkeamanan pada jaringan nirkabel yang disebabkanoleh metode enkripsi WEP yang dilakukan dengan Wireless Dell True Mobile 1300cara melakukan audit pada jaringan tersebut. Untuk Adapteritu, dalam mencari solusi dan penanganan celahkeamanan tersebut perlu ditetapkan sampel yang dapatdigunakan untuk menganalisa, menguji danmengambil sebuah keputusan juga untuk pembuatan 2.3. Infrastruktur Jaringanlaporan penelitian. Infrastruktur jaringan yang digunakan untuk penelitian, menggunakan model BSS, karena untuk2.1. Objek Penelitian melakukan audit diperlukan beberapa komputer/laptopPada penelitian ini yang akan dijadikan sebagai objek klien yang terkoneksi pada sebuah AP dan laptoppenelitian adalah celah keamanan pada WEP. Adapun penulis dalam posisi sebagai cracker. Pada setiapjaringan yang menjadi objek memiliki sistem ekripsi klien menggunakan wireless card, sementara padaWEP 64-bit, Open System dan menggunakan server laptop penulis menggunakan 2 PCMCIA Card yangDHCP. Pada objek inilah penulis akan menerapkan berchipset atheros [3], yaitu; SMC WCB-G dan SMCbeberapa metode penyerangan yang dilakukan oleh WCBT-G. access point yang digunakan adalahkebanyakan cracker. Untuk melakukan pengujian Compex WP11B+ sebagai target.terhadap celah keamanan WEP tersebut, penulismenggunakan tool open source seperti kismet,airsnort, airodump, aireplay dan aircrack.2.2. Alat PenelitianUntuk melakukan audit pada jaringan nirkabelminimal diperlukan 1 buah laptop yang berfungsisebagai WEP cracking dan sniffing packet padajaringan nirkabel. Spesifikasi laptop yang akandigunakan dapat dilihat pada tabel berikut. Gambar 1. Topologi jaringan nirkabel dan skenario penyeranganBandung, 7 November 2009 A-9
  • 19. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.4. Langkah-langkah Pengujian proses Sniffing, namun berakibat pada penuhnya traffic jaringan tersebut dan mengakibatkan jenis serangan lain yaitu Denial of Service attack. Tool atau aplikasi yang penulis gunakan adalah aireplay. Dalam pengujian ini, penulis akan menyembunyikan beberapa informasi penting. Hal ini dimaksudkan untuk menjaga kerahasiaan dari perusahaan tempat penulis melakukan penelitian 3. HASIL DAN DISKUSI Pada tahap ini adalah hasil dari tahap pengujian dan analisa dari serangan yang dilakukan cracker untuk mendapatkan akses ke jaringan nirkabel yang menerapkan WEP. Aplikasi yang digunakan adalah kismet, airodump, aireplay, aircrack dan airsnort. Dalam analisa ini akan dibahas mengenai jumlah paket, Jumlah Initialization Vector (IV), dan waktu cracking yang diperlukan untuk mendapatkan akses ke jaringan nirkabel. Sehingga dari hasil pengujian dan analisa tersebut dapat menghasilkan sebuah kesimpulan. Gambar 2. Proses WEP cracking jaringan nirkabel 3.1. FootprintingDalam Proses cracking ini, penulis menggunakan 2buah wireless card PCMCIA. wireless card ke-1 atauath0 penulis gunakan untuk proses cracking WEP, danwireless card ke-2 atau ath1 penulis gunakan untukproses packet injection yang berfungsi untukmempercepat proses cracking. Penulis melakukanlangkah-langkah cracking yang terbagi menjadi 4tahap : a) Footprinting Berupa pengumpulan informasi pada jaringan nirkabel yang akan dihack, informasi tersebut berupa SSID, channel, metode enkripsi, jumlah user, dsb. Tool atau aplikasi yang penulis gunakan adalah kismet. b) Sniffing packet Gambar 3. Hasil footprinting Berupa pengumpulan jumlah paket data Kismet merupakan pasive monitoring, sehingga klien yang terenkripsi WEP. Paket data atau penyerang menggunakan kismet hanya untuk menyimpan IV yang kemudian akan menangkap informasi pada access point. Maksudnya digunakan dalam proses cracking. Tool kismet akan memberikan instruksi pada wireless card atau aplikasi yang penulis gunakan adalah untuk mendengarkan semua channel yang ada dan airodump menangkap semua informasi yang terdapat pada c) Cracking WEP access point. Dengan demikian penyerang tidak perlu Berupa proses cracking WEP key, namun melakukan probe request yang mengakibatkan proses ini hanya berjalan jika jumlah paket administrator mengetahui keberadaan penyerang. yang dibutuhkan sudah mencukupi Informasi IP address dan MAC address yang didapat 300.000+ IV untuk enkripsi WEP 64-bit dari kismet menggunakan protokol ARP dan 1.000.000+ untuk enkripsi WEP 128- bit. Tool atau aplikasi yang penulis 3.2. Pembuktian Celah keamanan WEP gunakan adalah aircrack. d) Packet injection Salah satu potensi keystream reuse berasal dari Proses ini digunakan untuk mempercepat kesalahan managemen IV. Karena secret key, k, sangatA-10 Bandung, 7 November 2009
  • 20. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510jarang berubah, menyebabkan IV sering digunakan secara pasive dengan cara Sniffing, penyerangberulang kali dan berpengaruh juga pada keystream. memiliki kemungkinan untuk mendapatkan secret keyKarena IV di publik, duplikasi IV sangat mudah di tersebut. Semakin banyak jumlah IV (dalam kasus inideteksi oleh cracker. Penggunaan IV yang berulang weak IV) yang dikumpulkan, maka waktu yangkali ini disebut dengan collisions. diperlukan untuk mendapatkan secret key semakin cepat.Sementara itu, kebanyakan dari PCMCIA card dapatmereset kembali nilai IV menjadi 0 setiap kali Tabel 3.Percobaan penyerangan metode FMS padamelakukan re-initialized, dan kemudian mengubah WEP 64-bitnilai tersebut menjadi 1 ketika melakukan pengirimanpaket. PCMCIA card akan melakukan re-initialized Percobaan Paket Data IV Waktusetiap kali dimasukkan pada laptop. Hal ini crackingmenyebabkan keystream reuse. Struktur RC4mengandung dua bagian yaitu KSA (Key Scheduling 1 1.288.219 1.055.663 04:20:01Algoritma) dan PRGA (Pseudo Random Generation 2 1.414.196 1.293.506 02:47:14Algorithm ). Dalam WEP, KSA menggunakan 3 2.143.244 1.676.566 02:15:09enkripsi 64-bit (40-bit secret key + 24-bit IV) ataupada enkripsi 128-bit (104-bit secret key + 24-bit). Pada tabel 3, penulis melakukan percobaanJika diasumsikan maka untuk mengumpulkan seluruh menggunakan airsnort, untuk proses cracking WEPpaket yang mengandung IV dibutuhkan waktu sekitar 64-bit dengan metode FMS dibutuhkan rata-rata paket5 jam. sebanyak 1.000.000 – 2.000.000 yang mengandung weak IV dan waktu yang diperlukan untuk prosesBerikut penjelasan dari asumsi tersebut : cracking ditentukan berdasarkan jumlah IV yangNilai 24-bit mengandung 224 atau 16,777,216. terkumpul pada paket data tersebut. Dan untukMisalkan jaringan menggunakan bandwidth 11 Mbps mengumpulkan semua IV dan cracking tersebutdan secara tetap paket yang terkirim 1500-byte paket diperlukan waktu rata-rata 2 - 5 jam.serta IV yang digunakan kembali (setelah terjadi IV Karena lamanya waktu yang dibutuhkan untukcollision) maka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan proses cracking ini, maka penulismenggunakan semua IV adalah : melakukan cracking WEP secara aktif dengan11 Mbps ÷ (1,500 bytes per packet × 8 bits per byte) = menggunakan tool (aircrack) yang juga memanfaatkan916.67 p/s cara kerja yang sama dengan airsnort, namun juga memiliki fitur tambahan untuk melakukan packet16,777,216 IVs ÷ 916.67 packets/second = injection (aireplay).18,302.41745 seconds 3.4. Pengembangan dari penyerangan metode18,302.41745 seconds × 60 seconds per menit × 60 FMSmenit per jam = 5.0840048 jam untuk menggunakansemua IV Penyerangan ini merupakan percobaan yang dilakukan oleh penulis. Walaupun menggunakan metode yangDengan demikian secara normal metode FMS dan sama, yaitu dengan mengumpulkan paket yangmembutuhkan waktu pembobolan selama 5 jam mengandung IV, penyerangan ini menggunakan(masih dalam asumsi dan belum dilakukan metode tambahan yang disebut dengan packetpembuktian praktis). injection. packet injection ini digunakan untuk mempercepat proses Sniffing dan cracking dan juga3.3. Penyerangan dengan metode FMS dapat menyebabkan penyerangan metode lain yaitu Denial of Service (DoS).Penyerangan FMS dilakukan dengan mengumpulkansejumlah paket yang mengandung IV. Untuk Pada percobaan ini, penulis menggunakan toolmembuktikannya penulis menggunakan tool airsnort aircrack, alasannya karena tool airsnort tidakyang berfungsi melakukan Sniffing, sekaligus mendukung metode packet injection. Aircrack sendiricracking WEP. Berikut perincian waktu cracking dari telah menyediakan beberapa paket tool untukpercobaan penulis dengan menggunakan beberapa membantu proses ini, seperti airodump (digunakansampel. untuk Sniffing packet) dan aireplay (digunakan untuk melakukan packet injection).Ketika RC4 digunakan dengan initialization vector(IV) kemudian ditambahkan dengan secret key, nilaiIV ternyata menghasilkan weak IV. Proses inidilakukan dengan mengumpulkan sejumlah paketBandung, 7 November 2009 A-11
  • 21. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75103.4.1. Sniffing packet Gambar 4. Hasil Sniffing dengan airodump Gambar 5. Hasil packet injection menggunakan aireplayDari hasil diatas, # Data merupakan jumlah IV yangterkumpul dari semua STATION. Jumlah IV yang 3.4.3. Cracking WEPterkumpul adalah 492684. Dan masing-masingSTATION mengirimkan paket, dan akan diakumulasipada field packets. Field packets inilah yang nantinyaakan terus bertambah dan berpengaruh pada jumlah IVyang didapat. Kecepatan proses cracking tergantungdengan jumlah IV yang berhasil di Sniffing oleh toolini, semakin banyak jumlah IV yang terkumpul, makasemakin cepat proses cracking. Untuk mengatasimasalah waktu ini, penulis melakukan teknik packetinjection pada salah satu atau lebih STATIONsehingga dapat mempercepat pengumpulan IV yangdibutuhkan. Gambar 6. Hasil cracking dengan mengembangkan3.4.2. Packet injection metode FMSPacket injection merupakan salah satu cara untukmempercepat proses cracking. Dengan mengirimkan Dengan memanfaatkan packet injection pada aireplay,sejumlah paket ARP pada AP maka AP akan penulis kemudian mendata waktu cracking yangmengirimkan kembali ARP tersebut. AP mengirimkan diperoleh kedalam tabel berikut:informasi secara broadcast dengan memanfaatkanprotokol ARP. ARP merupakan broadcast protokol, Tabel 4. Percobaan penyerangan dengandalam protokol ARP terdapat informasi IP yang mengembangkan metode FMS pada WEP 64-bitkemudian di broadcast pada seluruh mesin padajaringan. ARP digunakan oleh host pada jaringan Percobaan Paket Data IV Waktuuntuk melakukan resolve IP address Media AccessControl (MAC) address. Maka ARP merupakan 1 491.774 491.774 01:03:09kandidat yang tepat untuk melakukan packet injectionatau ARP replay. ARP sangat diperlukan pada 2 684.992 684.992 00:47:20ethernet, sehingga protokol ARP tidak akan diblokoleh firewall. Jika ARP request diblok maka host tidak 3 978.633 978.633 00:35:02akan dapat menemukan komputer lain pada jaringan,serta tidak dapat terkoneksi. Karena Kelemahan pada penyerangan sebelumnya adalah bagaimana merecover keystream dan mempercepat pengumpulan weak IV. Ketika jaringan menggunakan 224 keystream, maka dibutuhkan 16 M yang mengandung pasangan plaintext dan chipertext, untuk mendapatkannya maka dibutuhkan waktu yang cukup lama. Untuk merecover 1 byte keystream dibutuhkan 256 paket yang dikirimkan [4, 5]. Salah satu mempercepat pengumpulan weak IV adalahA-12 Bandung, 7 November 2009
  • 22. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510mengirimkan replay paket WEP. WEP tidak memiliki c) Terdapat kelemahan pada protokol WEP yaituperlindungan terhadap replay paket. Hal ini tidak dapat memfilter replay paket yangdisebabkan Protokol WEP tidak memiliki format pada dikirimkan. Sehingga dapat dimungkinkanpesan authentikasinya. Sehingga dapat dimungkinkan pesan di replay atau mengirimkan kembalipesan di replay atau mengirimkan kembali pesan pesan tersebut walaupun tidak dimodifikasi.tersebut walaupun tidak dimodifikasi [3]. Ketika Kelemahan inilah yang menyebabkanreplay dilakukan oleh penyerang akan menyebabkan terjadinya metode packet injection, karenapeningkatan yang signifikan pada jumlah paket yang dengan memanfaatkan fungsi protokol ARP,dikirimkan dan dimungkinkan terjadinya denial of cracker dapat dengan mudah melakukanservice. pengiriman paket ke AP. Kemudian AP akan mereplay paket tersebut.Dalam kasus penyerangan ini, proses WEP cracking d) Selain itu penulis juga menyimpulkan kasusmenggunakan aircrack dibutuhkan rata-rata 300.000 – seperti packet injection hanya powerfull jika1.000.000 paket yang mengandung weak IV dan jaringan tersebut terkoneksi internet, karenadikumpulkan dengan cara Sniffing (menggunakan jumlah paket data yang dikirimkan oleh klienairodump). Penulis menemukan cara untuk akan lebih cepat dan besar melalui jaringanmempercepat proses ini dengan cara mengirimkan yang di NAT.replay paket menggunakan protokol ARP. Denganproses ini rata-rata paket yang terkirim dengan Dengan mengetahui kelemahan-kelemahan tersebut,menggunakan ARP replay adalah 350 p/s. Maka penulis mempunyai solusi untuk mengurangi resikoterjadi peningkatan yang signifikan pada klien, dimana kerusakan terhadap serangan tersebut, yaitu :penulis menggunakan aireplay untuk melakukan a) Menggunakan access control atau melakukanpacket injection pada 3 klien jaringan tersebut. pembatasan terhadap MAC address dan IP address.Namun metode packet injection ini menyisakan b) Menggunakan tool ebtables dan arp tablesbeberapa masalah : pertama, tidak semua paket untuk mengatasi packet injectionreplayable (tidak merespon) sehingga tidak dapat menggunakan ARP.mempercepat proses Sniffing. Kedua, mengirimkan c) Menerapkan WDS (Wireless Distributiondan menerima paket dengan menggunakan wireless System)card yang sama tidak selamanya reliable. Sehingga d) Penggunaan Captive Portalmetode packet injection tersebut baru bisa berhasiljika penulis menggunakan 2 wireless card sekaligus, Saran-saran diatas hanya bersifat mengurangi resiko,wireless card pertama digunakan untuk mengirimkan karena terdapat pengembangan serangan lain yangpaket, dan yang lain digunakan untuk Sniffing. tidak dapat di tangani oleh solusi tersebut, seperti kemungkinan MAC spoofing dan IP spoofing pada4. KESIMPULAN DHCP server, kelemahan authentikasi yang tidak terenkripsi pada captive portal seperti NoCat, danDalam penelitian ini penulis telah berhasil kemungkinan jenis penyerangan lain. Sejauh ini yangmembuktikan celah keamanan pada jaringan nirkabel dapat secara maksimal menutupi kekurangan terhadapyang menerapkan WEP. Beberapa celah keamanan penyerangan adalah penggunaan server RADIUS, atauWEP yang penulis manfaatkan yaitu: akan lebih maksimal jika mengkombinasikan seluruh a) Keystream reuse, berasal dari kesalahan solusi yang ada. managemen IV. Karena secret key, k, sangat jarang berubah, menyebabkan IV sering 6. DAFTAR PUSTAKA digunakan berulang kali dan berpengaruh juga pada keystream. Karena IV di publik, duplikasi [1] Nikita Borisov, Ian Goldberg, David Wagner, IV sangat mudah di deteksi oleh cracker. Intercepting Mobile Communications: The Penggunaan IV yang berulang kali ini disebut Insecurity of 802.11, March 3, 2001. Tersedia dengan collisions. Dengan demikian, cracker pada http://www.isaac.cs.berkeley.edu/isaac/wep- hanya perlu mengumpulkan sejumlah IV untuk draft.pdf. mendapatkan secret key WEP. [2] Scott Fluhrer, Itsik Mantin, Adi Shamir, b) Keterbatasan numerical 24-bit pada IV, yang Weaknesses in the Key Scheduling Algorithm of menghasilkan nilai 16.777.216, dimana untuk RC4, August 2001. Tersedia pada mengumpulkan jumlah ini diperlukan waktu http://online.securityfocus.com/data/library/rc4_k sekitar 5 jam. Namun dalam prakteknya saproc.pdf. menulis bisa mengumpulkan dalam waktu 30 menit, dengan cara mempercepat proses [3] Atheros Communications. Atheros chipset. sniffing menggunakan metode packet injection. http://atheros.comBandung, 7 November 2009 A-13
  • 23. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[4] KoreK. chopchop (Experimental WEP attacks), PERTANYAAN 2004. Tersedia pada http://www.netstumbler.org/showthread.php? Penanya: Evandri t=12489. Pertanyaan: Kenapa chipset harus tertentu?[5] W. A. Arbaugh. An Inductive Chosen Plaintext Jawaban: Karena harus mempunyai kemampuan Attack Against WEP and WEP2, 2001. mendapatkan/menangkap frekuensi-frekuensi tertentu untuk mendapatkan paket-paket informasi.A-14 Bandung, 7 November 2009
  • 24. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 KEKUATAN OPEN SOURCE DALAM PENGEMBANGAN LABORATORIUM BAHASA Risnandar Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Politeknik Telkom Jl. K.S. Tubun No. 5 Subang Jl. Telekomunikasi No. 1 Bandung Email : risnandar01@gmail.com ABSTRACTThis paper showed a simple language laboratory system using stream synchronised audio and video files.The laboratory activities base on open source software package for power system analysis, namely, and controlsystem. This mode of courseware delivery will remain as an alternative, not replacement, to standard on-campuseducation sebagai language development center. It is capable of laboratory to interactive teaching. Languagelaboratory program material to be presented is a narrative of class instructions, frequently asked questions,teaching and learning activities, and discussions related to subjects is ongoing. While services will be given tostudents in practical work, exams, and other academic activities at the campus.Keywords: language laboratory, open source software, interactive teaching, student ABSTRAKTulisan ini memperlihatkan sebuah sistem laboratorium bahasa yang sederhana dengan menggunakanmedia file berbasis audio dan video yang berjalan secara sinkron. Aktivitas laboratorium ini berbasis opensource software untuk menganalisa kekuatan sistem, menamai, dan sistem kontrol. Model penyampaianmateri pelajaran merupakan sebuah alternatif, bukan pengganti, untuk menstandardisasi pendidikankampus sebagai pusat pengembangan bahasa. Kapabilitasnya sebagai laboratorium dengan pengajaraninteraktif. Materi program laboratorium bahasa ini disampaikan berupa narasi instruksi di kelas, tanyajawab, kegiatan belajar mengajar, dan diskusi yang berhubungan dengan pelajaran yang sedangberlangsung. Sedangkan layanan yang akan diberikan kepada para pelajar/mahasiswa berupa praktikum,ujian, dan aktivitas akademik lainnya di dalam kampus.Kata Kunci: laboratorium bahasa, open source software, pengajaran interaktif, mahasiswa1. PENDAHULUAN pengajaran dengan adanya penyediaan laboratorium komputer dan laboratorium bahasa. Besarnya biayaSaat ini penggunaan teknologi informasi mulai marak yang diperlukan untuk menyiapkan sarana prasaranadi negara kita, terutama di sektor industri dan seperti, ruang, peralatan laboratorium, dan materipendidikan. Namun, pemanfaatannya belum optimal, pelajaran menimbulkan ketidakmampuan kampuskarena kurang siapnya sumber daya manusia yang bisa untuk menyediakan fasilitas tersebut. Masalah tersebutmemanfaatkan dan mengantisipasi perkembangan tentunya tidak menyurutkan langkah kita untuk turutteknologi informasi tersebut. Sementara itu, serta meningkatkan kualitas sistem pendidikan diperkembangan teknologi informasi yang pesat akan negara tercinta ini. Semestinya menjadi salah satusemakin sulit dipelajari bila tidak didukung oleh pemacu untuk mencari solusi dari masalah tersebut,kemampuan penguasaan bahasa asing. Bahasa sebagai karena peningkatan kualitas pendidikan merupakansalah satu bentuk alat penyampaian informasi tanggung jawab kita bersama. Alternatif pemecahanmerupakan elemen kunci bagi penguasaan teknologi masalah tersebut salah satunya denganinformasi [1]. Peran serta sektor pendidikan dalam mengembangkan suatu sistem dengan softwarepeningkatan kompetensi sumber daya manusia di berbasis open source. Laboratoirum komputer yangbidang teknologi informasi dan bahasa merupakan sudah ada dapat dilengkapi dengan open sourcesalah satu solusinya. Oleh karena itu, diperlukan suatu software untuk aplikasi pengajaran bahasa asing.tindakan pengenalan dan pembelajaran sejak dini Open source software ini merupakan software yangterhadap teknologi informasi dan bahasa asing di dibuat untuk mengoptimalkan kemampuandunia pendidikan. Untuk mencapai tujuan tersebut, laboratorium komputer agar dapat berfungsi sebagaiperlu disiapkan sarana dan prasarana beserta metoda laboratorium bahasa juga. Tujuan utamanya adalahBandung, 7 November 2009 A-15
  • 25. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510untuk menghemat biaya pembuatan laboratorium spesifikasi minimum:komputer dan laboratorium bahasa. Dengan adanya • Processor Pentium II 500 Mhzaplikasi ini suatu sekolah, perguruan tinggi, atau • RAM 64 MBlembaga pendidikan lainnya tidak perlu lagi untuk • 40 GB HDDmembangun sebuah laboratorium komputer dan • Full duplex sound cardsebuah laboratorium bahasa, cukup dengan • Ethernet Card 10/100 Mbpsmengembangkan laboratorium komputer dengan • Headsetmenggunakan open source software untuk aplikasi 3. Peralatan Jaringanpengajaran bahasa asing tersebut. • Switch 10/100 Mbps ( 24 port dan 16 port) • Rj 45 konektor (1 dus)2. DESAIN DAN IMPLEMENTASI • UTP cable (1 roll) • Ethernet Adapter (sesuai jumlah PC, max 35)2.1. Desain Jaringan 4. Instalasi listrik. 5. Open Source Software : Linux, Gambas, danTopologi jaringan untuk aplikasi laboratorium MySQLbahasa ini menggunakan topologi star. Jaringandengan teknologi ini berbentuk seperti bintang.Hubungan antar node diperantari dengan 2.3. Desain Sistemmenggunakan hub atau concentrator. Tiap node Sistem terdiri dari modul server (diinstal di server)dihubungkan dengan kabel ke hub. dan modul client (diinstal di workstation). Tampilan sistem di server (guru) maupun di workstation (client). Sistem laboratorium bahasa asing yang dibangun memiliki konsep sistem sebagai berikut: 1. Learning Value : menggambarkan mengenai persepsi pelajar/mahasiswa mengenai bagaimana laboratorium bahasa bias membantu mereka belajar sesuai materi yang relevan dengan level mereka [3]. 2. Value Added : menggambarkan bahwa laboratorium memberikan keuntungan yang lebih dibandingkan materi pelajaran yang disampaikan dengan tatap muka saja [4]. 3. Design Usability : menggambarkan fokus terhadap penggunaan laboratorium bahasa oleh . pelajar/mahasiswa dapat diterima dengan mudah dan jelas saat digunakan mereka [5]. Gambar 1. Topologi Jaringan untuk Digital Lab 4. Technological Function : menggambarkan bagaimana laboratorium bahasa dapat berfungsiKelebihan sistem laboratorium bahasa asing yang dengan baik secara teknis dan paramenggunakan topologi star di antaranya : fleksibel pelajar/mahasiswa akan mendapatkankarena pemasangan kabel mudah; Penambahan atau pengetahuan teknis dalam menggunakanpengurangan terminal mudah; dan Kontrol secara laboratorium bahasa tersebut [4].terpusat (server), sehingga memudahkan deteksi danisolasi kesalahan dalam pengelolaan jaringan.Sedangkan kekurangannya adalah boros kabel dankontrol terpusat (hub) menjadi elemen yang kritis[2].2.2. Desain Sumber Daya1. Server/komputer pengajar (1 unit), spesifikasi minimum: • Processor Pentium III 800 Mhz • RAM 128 MB Gambar 2. Desain Sistem • 40 GB HDD • Full duplex sound card 2.4 Desain Materi Pelajaran • Ethernet Card 10/100 Mbps • Headset Pengaturan materi pelajaran sangat mudah dilakukan2. Workstation/komputer client (maksimum 34 unit), dan sangat fleksibel. Materi dapat disusun berdasarkanA-16 Bandung, 7 November 2009
  • 26. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510jenis bahasa, kelompok pengguna, berdasarkan jenis berkomunikasi sampai dengan 34 komputer client.materi tersebut (audio atau video), atau membuatkategori pengelompokkan sendiri. Gambar 6. Layout Sistem 2.7. Sistem Kontrol dan Komunikasi Gambar 3. Pengelompokan Materi Pelajaran Pada sistem kontrol ini terdapat tombol-tombol (button) yang berfungsi untuk mengatur sesi materi. Control mode merupakan sesi khusus yang artinya seluruh client di laboratorium menjalankan materi yang sama dan telah ditentukan oleh pengajar. Free mode, yaitu sesi bebas yang artinya client dapat memilih sendiri materi yang akan diaktifkan. Selain itu terdapat juga tombol untuk menyampaikan informasi atau komunikasi satu arah dengan seluruh client (broadcast button).Gambar 4. Pengelompokan Materi Berdasarkan Level dan Kelas2.5 Layout Materi PelajaranPengajar dapat mengetahui materi (audio dan video)yang sedang aktif di komputer client, karena padaaplikasi yang ada pada pengajar telah dilengkapidengan media player. Gambar 7. Sistem Kontrol Aplikasi open source software ini telah dilengkapi dengan mekanisme interaksi antara guru dengan siswa. Guru dapat berbicara dengan seluruh siswa atau hanya dengan seorang siswa. Begitu juga sebaliknya, siswa dapat bertanya/berkomunikasi dengan gurunya. Gambar 5. Layout Materi Pelajaran2.6. Layout SistemProses set up dilakukan di komputer, sehinggapengajar dapat berinteraksi dengan komputer client,dengan mudah dilakukan di komputer pengajar, hanyadengan memasukkan IP Address. Selain itu,penomoran komputer client dapat disesuaikan dengan Gambar 8. Sistem Komunikasilayout penempatan komputer pada kondisi sebenarnyamisalnya : memanjang, berbentuk setengah lingkaran,dan lain-lain. Kemampuan aplikasi ini dapatBandung, 7 November 2009 A-17
  • 27. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.8 Modul Ujian Tabel 1. Implementasi Waktu Pengerjaan LamaSalah satu keistimewaan dari aplikasi ini yaitu telah No. Pengerjaan (hari) Keteranganadanya modul untuk ujian dalam bentuk multiple 1. Pengecekan 0,5 Cek koneksi LAN. Jikachoice dan bentuk true false (T/F) yang terhubung jaringan belum ada LAN, makapada database guru dan siswa serta telah dilengkapi komputer haruspula dengan scoring system dan pengaturan waktu dipasang terlebihujian. dahulu. 2. Instalasi 0,5 Instalasi sistem di tiap Sistem PC di lab bahasa. Maksimal 35 PC. 3. Pelatihan 2 Pelatihan penggunaan sistem. Untuk guru bahasa dan admin sistem. Total 3 Total waktu implementasi 3 hari. Selanjutnya dapat mulai digunakan sesuai dengan kebutuhan dan materi ajar bahasa yang ada (audio atau video). Gambar 9. Modul Ujian 3. HASIL DAN DISKUSI2.9 Implementasi Aplikasi open source software untuk pengajaranKekuatan open source dalam laboratorium bahasa bahasa asing ini dikembangkan untuk menganalisayang akan diimplementasikan ini perlu kekuatan open source mempengaruhi sistemmemperhatikan beberapa langkah-langkah sebagai pengajaran (pedagogi). Berdasarkan pengalamanberikut [6] : dalam mengimplementasikan aplikasi open source1. Objektif : tujuan pelajar/mahasiswa dalam software untuk lab bahasa asing ini, penggunaan paket menggunakan laboratorium bahasa dapat Open Source Software dapat meningkatkan beberapa meningkatkan kemampuan bahasa asing mereka. faktor pedagogi sebagai berikut :2. Peralatan : daftar peralatan dan instrumen perlu disiapkan. 1. Mengubah cara pandang para pelajar/mahasiswa menjadi lebih terbuka. Pelajar/mahasiswa tidak3. Prelaboratory : berfokus pada aspek instrumen menjadi terbiasa dengan sebuah program yang harus disiapkan sebelum praktikum dan pengajaran yang hanya diberikan jawabannya saja. teknik pengukuran keberhasilan pelajar/mahasiswa setelah praktikum. 2. Proses pembelajaran dapat membangun rasa4. Simulasi : model simulasi perlu disiapkan dengan keingintahuan pelajar/mahasiswa dengan cepat. memperhatikan beberapa parameter rentang nilai 3. Para pelajar/mahasiswa lebih memahami bahwa yang harus ditentukan dan dapat diukur untuk ilmu pengetahuan harus serba bebas dan terbuka berbagai scenario. dan sesuai untuk kebutuhan.5. Prosedur : pengukuran dan pengujian terhadap 4. Aktivitas belajar mengajar menunjukkan sebuah prosedur penggunaan sistem laboratorium perlu paradigma baru terhadap pelajar/mahasiswa dalam disampaikan. belajar bahasa asing khususnya, di mana mereka6. Evaluasi terhadap pengetahuan : mengevaluasi akan mengetahui kelemahan sistem laboratorium tingkat transfer ilmu pengetahuan bahasa asing bahasa yang mereka pakai, dan mengetahui segala oleh pelajar/mahasiswa. sesuatunya, baik teknis maupun pedagogi yang harus ditingkatkan untuk proses pembelajaran bagiSedangkan waktu minimal yang dibutuhkan untuk pelajar/mahasiswa.implementasi aplikasi ini disesuaikan dengan tahapanpengerjaannya [7]. 4. KESIMPULAN Dari pengembangan laboratorium bahasa asing berbasis open source ini dapat ditarik kesimpulanA-18 Bandung, 7 November 2009
  • 28. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510sebagai berikut : pp. 619-631.1. Mempersenjatai setiap pelajar/mahasiswa dalam [7] F. Milano, 2006, “An open source power system memperkenalkan teknologi informasi melalui analysis toolbox”, IEE Trans. Power System, vol. laboratorium komputer yang dijadikan 20, no. 3, pp. 1199-1206. laboratorium bahasa ini.2. Metode pembelajaran bahasa asing akan mudah PERTANYAAN dipelajari melalui bentuk audio dan video.3. Meningkatkan efisiensi dalam penyediaan Penanya: Evandri peralatan laboratorium komputer dan laboratorium Pertanyaan: bahasa. • Range aplikasi implementasi?4. Adanya optimalisasi pemanfaatan teknologi • Plus minus dengan gambar? informasi sebagai salah satu alat untuk Jawaban: menyempurnakan metode pengajaran dan • Memakai sistem record. Jangkauan LAN pembelajaran. tergantung instalasi. Idealnya PC < 40 • Minus: tools dan modul untuk coding yang belum sempurna. Plus: free5. UCAPAN TERIMA KASIH Penanya: Oka MahendraUcapan terima kasih penulis sampaikan kepada : Pertanyaan: Apa bisa diaplikasikan untuk tes1. Bapak Ir. Armein Z.R. Langi, M.Sc., Ph.D selaku TOEFL? pembimbing tesis di ITB. Jawaban: Sedang menuju ke arah sana.2. Teman-teman seperjuangan di LIPI, ITB, dan Politeknik Telkom. Penanya: Anum I3. Pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu Pertanyaan: Cost? per satu. Jawaban: Lebih murah. Penanya: Rika Sustika6. DAFTAR PUSTAKA Pertanyaan: Bagaimana model pembelajarannya?[1] M. Larsson, 2004, “ObjectStab : An educational Jawaban: Dapat same place- same time ataupun sama tool for power system statbility studies”, IEEE waktu – beda tempat ataupun beda waktu – sama Trans. Power System, vol. 19, no. 1,pp.56-63. tempat.[2] Davit Kurniawan, 2008, “Pengantar Jaringan Penanya: Brilliant A.P. Komputer”, Bagian I, STMIK-STIE Pertanyaan: Bahasa apa saja yang bisa diaplikasikan? DARMAJAYA Jawaban: Semua jenis bahasa dapat diaplikasikan.[3] D. Gillet, 2003, Toward Flexible Learning in Engineering Education. Redding, CT: Begell Penanya: - House, pp. 95-102. Pertanyaan: Bagaimana implementasi pengendalian[4] S. Dormido, S. Dormido-Canto, R. Dormido, J. atau kontrol? Sanchez, N. Duro, 2005, "The Role of Jawaban: Pengendalian dapat dilakukan oleh siapa Interactivity in Control Learning," Int. J. Eng. saja. Educ., vol. 21, no. 6, pp. 1122-1133.[5] F. G shinskey, 1996, “Process Control Penanya: - Systems : Application, Design, and Tuning”, Pertanyaan: Bagaimana cara menjawab dalam bentuk 4th Ed. New York : McGraw-Hill. audio?[6] E. D. Lindsay and M. C. Good, 2005, "Effect Jawaban: Tutor seakan-akan ada dalam aplikasi of Laboratory access modes upon learning tersebut. Cara menjawab masih dalam pembelajaran. oucomes," IEEE Trans. Educ., vol. 48, no. 4,Bandung, 7 November 2009 A-19
  • 29. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 VIRTUAL CLASSROOM DAN SISTEM KENDALI PROSES BELAJARMENGAJAR BERBASIS OPEN SOURCE SOFTWARE UNTUK SEKOLAH DASAR DI PEDESAAN INDONESIA Risnandar Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI Politeknik Telkom Jl. K.S. Tubun No. 5 Subang Jl. Telekomunikasi No. 1 Bandung Email : risnandar01@gmail.com ABSTRACTBase on the flow of information that varies in different media, the teaching and learning models of on-line alsocan help students and teachers to provide education in schools in the rural area. However, with the limitedfacilities and infrastructure in rural areas, need to integrate Information and Communication Technology (ICT)appropriate to support educational activities in rural areas, especially primary school level. This paperproposes a virtual classroom with features of ICT-based technologies that integrate television with ICT-basedOpen Source Software as a medium for instructors and teachers to control student activities in classroomteaching and learning activities in class. Application of Open Source Software that used by control system ofstudent activity use Personal Home Pages (PHP) and MySQL database. Television is a media audio-visualcommunication is quite familiar to rural communities. Educational television program designed to bedetermined based on the format, approach, and techniques presented will be tailored to the subject matter.Educational television program material to be presented is a narrative of class instructions, frequently askedquestions, teaching and learning activities, and discussions related to subjects is ongoing. While services will begiven to students in the form of tutorials that can improve student achievement for the better in terms ofpractical work, exams, and other academic activities at the school.Keywords: virtual classroom, elementary schools, rural, ICT, open source software. ABSTRAKDengan adanya arus informasi yang bervariasi di berbagai media, maka model belajar mengajar secaraon-line pun dapat membantu para siswa dan guru untuk menyelenggarakan pendidikan di sekolah yangberada di pedesaan. Namun, dengan adanya keterbatasan sarana dan prasarana di pedesaan, perludiintegrasikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang tepat guna untuk menunjang kegiatanpendidikan di pedesaan, khususnya tingkat Sekolah Dasar. Tulisan ini mengusulkan suatu virtualclassroom berbasis TIK dengan fitur teknologi yang mengintegrasikan televisi dengan TIK berbasis OpenSource Software sebagai media bagi instruktur maupun guru dalam mengendalikan aktivitas siswa kelasdalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Aplikasi Open Source Software yang digunakan untuk sistemkendali aktivitas siswa menggunakan Personal Home Pages (PHP) dan database MySQL. Televisimerupakan media komunikasi audio-visual yang cukup familiar bagi masyarakat pedesaan. Programtelevisi edukasi yang akan didesain ditentukan berdasarkan format, pendekatan, dan teknik yangdipresentasikan akan disesuaikan dengan materi pelajaran. Materi program televisi edukasi yang akandipresentasikan tersebut berupa narasi instruksi pelajaran, tanya jawab, kegiatan belajar mengajar, dandiskusi berkaitan mata pelajaran yang sedang berlangsung. Sedangkan layanan yang akan diberikankepada para siswa berupa tutorial yang dapat meningkatkan prestasi siswa menjadi lebih baik dalam halpraktikum, ujian, dan aktivitas akademik lainnya di sekolah tersebut.Kata Kunci: virtual classroom, Sekolah Dasar, pedesaan, TIK, open source software.1. PENDAHULUAN Sekolah Dasar memerlukan teknologi yang spesifik, mudah digunakan, dan biaya yang terjangkau. Namun,Dunia pendidikan Sekolah Dasar yang berada di dari sekian banyak teknologi audio visual yang ada,pedesaan Indonesia telah menyadari akan pentingnya televisi merupakan salah satu media komunikasi yangperanan TIK untuk meningkatkan kualitas pendidikan tepat bila diintegrasikan dengan TIK untuk mediamereka. Pendidikan di pedesaan, terutama tingkat pembelajaran di Sekolah Dasar di pedesaan. MediaA-20 Bandung, 7 November 2009
  • 30. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510televisi berbeda dengan kegiatan belajar mengajar siswa memperhatikan ceramah pelajarankonvensional yang hanya mengandalkan proses menggunakan Video On Demand (VOD) dari siaranbelajar mengajar tatap muka (face to face) antara guru televisi edukasi. Siswa bisa belajar sesuai topik dalamdengan siswanya. Program televisi edukasi yang akan ceramah pelajaran yang diperoleh dari materididesain ditentukan berdasarkan format, pendekatan, pelajaran secara online tersebut. Siswa jugadan teknik yang dipresentasikan akan disesuaikan berpeluang untuk mengambil bagian dalam konferensidengan materi pelajaran. Materi program televisi video/audio dengan guru untuk mendiskusikan materiedukasi yang akan dipresentasikan tersebut berupa yang ada dalam ceramah tersebut. Gambar 1narasi instruksi pelajaran, tanya jawab, kegiatan menunjukkan tahapan kegiatan belajar mengajar siswabelajar mengajar, dan diskusi berkaitan mata pelajaran pada virtual clasroom.yang sedang berlangsung. Televisi edukasi akanmembawa proses belajar mengajar lebih interaktifdengan penggunaan media audio visual sebagai Televisi Edukasiperwujudannya. Siaran televisi edukasi akan Siswamenjawab perubahan kurikulum dan kondisi belajar Mengambil Materi dari VODmengajar di kelas serta dapat mengembangkan ilmupengetahuan dan teknologi yang baru. Selain itu,televisi edukasi bisa dengan cepat memperkenalkanmateri pembelajaran di kelas, tanpa harus dicetak Mempelajari Materiterlebih dahulu. Untuk membuat produksi televisiedukasi yang efektif, maka diperlukan kolaborasiantara guru, peneliti, dan produser untuk menentukansistem aplikasi yang dapat berjalan dengan benar Mencatat Materi yang Pentinguntuk situasi pendidikan tingkat Sekolah Dasar diIndonesia.2. LANDASAN TEORI Menggunakan Materi Simulasi2.1. Definisi Virtual ClassroomPada dasarnya virtual classroom adalah sebuah Mengetahui Jadwal Diskusi/Konferensiruangan virtual untuk pertemuan[1]. Tetapi virtualclassroom dalam konsep yang ditawarkan di sini,berupa virtual classroom yang memungkinan para Diskusi/Konferensi Audio-Videosiswa di Sekolah Dasar yang ada di pedesaan bisaikut berpartisipasi dalam kegiatan belajar mengajaryang menghubungkan antara guru dan siswa padalokasi dan waktu yang berbeda. Pada dasarnya,virtual classroom di sini menyiapkan para siswa di Gambar 1. Sequence Diagram Pendekatan Belajarsuatu ruangan kelas untuk melakukan diskusi materi dengan Virtual Classroom Berbasis TIKpelajaran, tutorial, pekerjaan rumah atau tugas, danujian yang terhubung dengan guru pada lokasi Adapun konsep sistem kendali terhadap aktivitassekolah yang berbeda. Dengan demikian, virtual siswa ketika kegiatan belajar mengajar di dalam kelasclassroom dapat didefinisikan sebagai proses dengan menggunakan model FIFO (First In First Out)pembelajaran yang didasarkan pada sebuah sistem yang ditunjukkan pada Gambar 2 berikut ini.manajemen pembelajaran dengan bantuan mediaTIK. Algoritma untuk menerapkan sistem kendali terhadap aktivitas siswa ketika kegiatan belajar mengajar di2.2. Pendekatan Sistem Manajemen dalam kelas ditunjukkan oleh Gambar 2. Para siswaPembelajaran Virtual Classrrom Berbasis TIK yang ingin memulai diskusi/konferensi melakukan request ke bagian controller. Controller menyimpanTulisan ini membahas virtual classroom dengan request dari tiap pemakai ke dalam antrian FIFO.pendekatan yang berorientasi pada siswa dalam Karena aplikasi diskusi/konferensi digunakan di dalamkegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan virtual classroom, maka instruktur harus mengawalipendekatan ini, setiap siswa mempunyai waktu yang pembicaraan terhadap sistem kendali. Para siswalebih fleksibel dalam menentukan rencana belajar. mempunyai tiga pilihan, yaitu : Request floor control,Pada umumnya seorang siswa akan memulai dengan Release floor control, dan Quit conference. Jikamelihat materi pelajaran secara online. Kemudian seorang pemakai meminta request floor control, makaBandung, 7 November 2009 A-21
  • 31. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510UserID-nya akan ditambahkan ke antrian FIFO. yang dapat mereka pahami serta mendengarKetika pemakai menginginkan request floor control saran dan keluhan;untuk memulai bicara, maka controller melihat antrian 7. credibility, yaitu sifat jujur dan dapatpertama pada antrian FIFO dibatalkan. Aplikasi dipercaya;konferensi lalu mengizinkan pemakai itu untuk 8. security, yaitu aman dari bahaya, resiko ataumengakses sumber daya yang dibagi bersama keragu-raguan meliputi keamanan secara(shared). Jika pemakai meminta keluar dari fisik, keamanan financial dan kerahasiaan;konferensi, floor control akan mencabut UserID yang 9. understanding/knowing the customer, yaitusudah didaftarkan pemakai tersebut. Aplikasi sistem usaha untuk memahami kebutuhankendali aktivitas siswa ini menggunakan open source pelanggan;software berbasis web, yaitu Personal Home Pages 10. tangibles, yaitu bukti fisik dari jasa, berupa(PHP) dengan database MySQL. fasilitas fisik, peralatan yang dipergunakan, representasi fisik dari jasa. FIFO Queue Controller 2.4. ITIL (Information Technology Infrastructure Library) Floor Control Standar yang digunakan dalam penelitian ini adalah ITIL (Information Technology Infrastructure Library) Siswa i versi 3.0, karena rural internet membutuhkan Siswa ke-1 Siswa ke-N Shared Application infrastruktur untuk memberikan layanan. Menurut i = 1..N ITIL V.3 bahwa desain layanan menyiapkan layanan agar dapat dikirimkan (deliverd), usaha utama pada Gambar 2. Alur Logika Sistem Kendali Virtual bagian ini adalah merancang dan mengembangkan Classroom Berbasis TIK layanan. Yang termasuk kedalamnya adalah mengidentifikasi layanan yang diperlukan, merancang2.3. Teori Layanan solusi layanan, mengevaluasi alternative layananan, dan mengintegrasikan asset layanan ke layanannya.Layanan adalah suatu kegiatan atau serangkaiankegiatan yang dapat bersifat nyata (nampak/tangible)atau tidak nyata (tidak nampak/intangible) yangterjadi dalam suatu interaksi antara pelanggan danpenyedia layanan dan/atau sumber daya fisik ataubarang dan/atau sistem penyedia layanan yangdisediakan untuk mengatasi masalah pelanggan [2].Sedangkan batasan bahwa faktor utama yangmenentukan kualitas layanan adalah sebagai berikut[3]: Gambar 3. Alur Desain Layanan 1. reability, mencakup dua hal pokok, yaitu konsistensi kerja (performance) dan 2.5. Desain Televisi Edukasi berbasis TIK kemampuan untuk dipercaya (dependability); untuk Sekolah Dasar di Pedesaan 2. responsiveness, yaitu kemauan atau kesiapan 2.5.1. Ruang Lingkup Kurikulum para karyawan untuk memberikan jasa yang dibutuhkan pelanggan; Televisi edukasi merupakan sistem pendidikan 3. competence, artinya dalam suatu perusahaan berbasis virtual classroom yang efektif dan bisa memiliki keterampilan dan pengetahuan yang diintegrasikan dengan TIK untuk menunjang dibutuhkan agar dapat memberikan jasa kurikulum pendidikan Sekolah Dasar di pedesaan. tertentu; Ada pun konsep kurikulum virtual classroom yang 4. access, meliputi kemudahan untuk dihubungi dapat mendukung kurikulum pendidikan Sekolah dan ditemui; Dasar secara nasional dapat dibedakan ke dalam 3 5. courtesy, meluputi sikap sopan santun, tingkatan pelajaran : respek, perhatian dan keramahan yang 1. Pelajaran Inti : Program yang hanya dimiliki para kontak personal; menayangkan satu topik atau konsep, yang 6. communication, artinya memberikan disiapkan untuk mempelajari pendahuluan, informasi kepada pelanggan dalam bahasa gambaran umum, atau ringkasan. 2. Pelajaran Pilihan : Sekumpulan programA-22 Bandung, 7 November 2009
  • 32. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 yang menyiapkan materi dasar untuk unit 3. Belajar jarak jauh dengan sumber pelajaran yang dipilih siswa dan berada pembelajaran. dalam sebuah kurikulum. 4. Pembelajaran yang terbuka dan flexibel. 3. Pelajaran Lengkap : Program siaran Untuk mendukung konsep layanan pada virtual televisi dari satu atau beberapa program classroom tersebut, maka diperlukan layanan yang televisi edukasi yang diintegrasikan ke dalam tepat guna untuk pendidikan Sekolah Dasar di kurikulum secara keseluruhan untuk pedesaan, di antaranya : menjembatani materi-materi yang dicetak pada buku. 1. Televisi edukasi yang diintegrasikan dengan textbook.Televisi edukasi ini dapat dibedakan ke dalam 2 2. Televisi edukasi yang diintegrasikan dengankategori, yaitu televisi edukasi pasif dan televisi kegiatan tugas sekolah/pekerjaan rumah.edukasi aktif. Televisi edukasi pasif hanya dilibatkan 3. Televisi edukasi yang diintegrasikan dengansebelum produksi disiarkan, yang memiliki peran tutorial.dalam pendistribusian teknologi video edukasi, seperti 4. Televisi edukasi yang diintegrasikan dengan: penyiaran, kabel, atau satelit. Sedangakn televisi ujian dan nilai akhir.edukasi interaktif menyiapkan peluang yangmenayangkan berbagai interaksi dalam aktivitasbelajar mengajar antara guru dengan siswa. Misalnya, 2.5.4. Desain Teknologidua buah televisi memberikan keleluasaan kepada Aktivitas siswa dalam mempelajari buku pelajaran,seluruh siswa untuk melihat dan berinteraksi dengan mengerjakan tugas atau pekerjaan rumah, membacaguru mereka. Pada saat yang sama, kamera yang turorial, dan melakukan ujian dari siaran di televisilokasinya berjauhan antara guru dan siswa, memberi edukasi dengan bantuan TIK merupakan inti darikesempatan kepada guru untuk memantau seluruh virtual classroom. Bagaiman pun juga, komunikasisiswanya. Teknologi ini juga memungkinkan untuk dua arah dari beberapa lokasi sekolah yang berbedamengkonfigurasi sistem, di mana seluruh siswa di dan saling berjauhan memerlukan media TIK sebagailokasi yang berjauhan bisa memantau satu dengan alat bantunya. Dengan TIK, kegiatan belajar mengajaryang lainnya. berbasis virtual classroom dapat menjawab rintangan2.5.2. Desain Pelajaran dalam Televisi Edukasi dalam hal ruang dan waktu antara guru dengan siswa. Keberhasilan dalam proses interaksi siswa denganDalam mendesain pelajaran untuk televisi edukasi di guru, proses komunikasi, dan penggunaan layananSekolah Dasar pedesaan ini ada tantangan yang perlu televisi edukasi menunjukkan bahwa virtualdipikirkan adalah memvisualisasikan materi pelajaran. classroom sangat bermanfaat bagi pendidikan SekolahTelevisi edukasi dapat membantu mempresentasikan Dasar di pedesaan [6]. Tetapi dengan adanyagambar, daftar, materi penting, materi yang dianggap perkembangan sumber daya TIK dan berbagaisulit, dan informasi mengenai ringkasan yang keahlian yang dapat dikembangkan untuk membuatmemudahkan untuk diingat [4]. Selain itu, televisi program/acara pada televisi edukasi, virtual classroomedukasi yang diintegrasikan dengan TIK ini juga menjadi salah satu bagian yang menjanjikan untukmemiliki kemampuan untuk mendemonstrasikan meningkatkan kualitas pendidikan Sekolah Dasar dipengoperasian peralatan praktek pelajaran IPA, pedesaan.mendemonstrasikan keterampilan siswa yangmemiliki kemampuan lebih, dan mengenal proses 2.5.5. Desain Virtual Classrom Berbasis TIK danobservasi antara materi di kelas dengan pengalaman di Sistem Kendali di Sekolah Dasar Pedesaandunia luar. Penulis mengusulkan sistem virtual classroom2.5.3. Desain Layanan berbasis TIK yang diperlihatkan pada Gambar 4 berikut ini.Sedangkan layanan yang mendukung para siswaberupa tutorial yang dapat meningkatkan prestasisiswa menjadi lebih baik dalam hal praktikum,ujian, dan aktivitas akademik lainnya melalui siarantelevisi edukasi di Sekolah Dasar pedesaan tersebut.Salah satu konsep layanan pada virtual classroomyang membedakan dengan kegiatan belajarmengajar di sekolah lain di antaranya [5] : 1. Pendidikan yang berkelanjutan. 2. Program pembelajaran yang mandiri.Bandung, 7 November 2009 A-23
  • 33. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 seluruh waktu studi. 2. Sebagai media yang dapat membantu guru bila suatu waktu guru tanpa mempersiapkan diri menguasai materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa. 3. Pelajaran yang diselenggarakan pada virtual classroom selalu siap sedia menunggu siswa berdasarkan jadwal pelajarannya. 4. Virtual classroom lebih diarahkan bagi siswa untuk belajar mandiri. 5. Virtual classroom dapat meningkatkan kesempatan dalam menimba ilmu pengetahuan lebih banyak. 6. Dapat memperbaiki kualitas pembelajaran. 7. Dapat menjadikan pendidikan lebih relevanGambar 4. Desain Virtual Classrrom di SD Pedesaan dengan kehidupan nyata manusia. 8. Pendidikan akan lebih murah dan mudah, karena ada dukungan TIK. Sebagian masyarakat pedesaan suka menonton4. HASIL DAN DISKUSI televisi, sehingga menjadi media komunikasi yangBerdasarkan evaluasi terhadap desain dan pendekatan cukup dikenal oleh masyarakat memiliki kelebihanteknik, penulis mengusulkan suatu virtual classroom sebagai berikut:berbasis TIK dengan fitur teknologi yang 1. Gerak dan gambar bisa dikombinasikan kemengintegrasikan televisi dengan TIK sebagai media dalam sebuah format, sehingga materibagi instruktur maupun guru dalam mengendalikan pelajaran yang kompleks atau abstrak, bisaaktivitas siswa saat kegiatan belajar mengajar di kelas, diilustrasikan ke dalam sebuah simulasikarena televisi merupakan media komunikasi audio- berbentuk visual.visual yang cukup familiar bagi masyarakat pedesaan. 2. Bahan pelajaran dengan televisi merupakanNamun, virtual classroom yang akan dibangun tidak cara yang efektif yang mudah diterima olehcukup dengan pendekatan teknik, tetapi memerlukan siswa untuk mempelajari dunia luar, sepertisuatu pendekatan standar produk sistem layanan dan matematika, dunia angkasa, atau duniatahapan perencanaan (roadmap) dalam proyek biologi.pembangunan sistem virtual classroom untuk 3. Penggunaan ruang dan waktu dapatmendukung kegiatan belajar mengajar di Sekolah dikurangi, sehingga berbagai aktivitas belajarDasar yang berada di pedesaan tersebut. Pendekatan mengajar bisa divisualisasikan dan disiarkanini menggunakan Product Service System (PSS) dan untuk kebutuhan pendidikan.penyusunan rencana bertahap (roadmap) dengan 4. Televisi edukasi sangat efektif dalammenggunakan DICE Framework Change mengajarkan pelajaran sekolah sebagaiManagement. Product Service System (PSS) pendahuluan, ringkasan, dan membahasmerupakan suatu sistem yang terdiri dari produk, konsep-konsep penting.layanan, adanya dukungan jaringan dan infrastrukturyang dirancang agar kompetitif, memuaskankebutuhan pelanggan, dan memiliki dampak negatifterhadap lingkungan yang lebih rendah dibandingkan 5. KESIMPULANdengan model bisnis tradisional. Bagian terpenting Pada kenyataannya, virtual classroom yang berbasisdalam PSS adalah hubungan antara para pemakai, TIK dapat meningkatkan mutu pendidikan siswaperancang dan penyedia layanan; produksi dan Sekolah Dasar di pedesaan. Virtual classroomkonsumsi waktu; dan intensitas materi. Sedangkan dipandang efektif karena guru tidak perlu berada dipenyusunan rencana bertahap (roadmap) dengan lokasi untuk memberikan pengetahuan kepada siswamenggunakan DICE Framework akan mengukur maupun interaksi antara guru dan siswa dan begitu pulakeberhasilan pembangunan proyek virtual classroom sebaliknya.melalui pendekatan DICE (Duration, Integrity,Commitment, and Efforts). Sedangkan Kelebihan dariVirtual Classroom adalah sebagai berikut : 1. Pendidikan disiapkan secara mendalam untukA-24 Bandung, 7 November 2009
  • 34. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75106. UCAPAN TERIMA KASIHUcapan terima kasih penulis sampaikan kepada :1. Bapak Ir. Armein Z.R. Langi, M.Sc., Ph.D selaku pembimbing tesis di ITB. PERTANYAAN2. Teman-teman seperjuangan di LIPI, ITB, dan Politeknik Telkom. Penanya: Teddy3. Pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu Pertanyaan: Tentang metode, berapa banyak program per satu. yang dapat ditampilkan dalam 1 PC? Jawaban: Metodenya ada empat yaitu same place7. DAFTAR PUSTAKA same time, same place different time, different place same place dan different place different time.[1] Petterson, Rune & van Limbeek, Carina Anderson, 2002, Design of a Virtual Classroom, Penanya: Rika Sustika The 34 Annual Conference Of The International Pertanyaan: Bagaimana dengan efisiensi? Visual Literacy Association, Breekenridge, Jawaban: Nilai tambahnya adalah lebih ada Colorado, USA, October 1-5. peningkatan dalam sisi teknologi[2] Gronroos, Christian, 2006, Competence at Work Models for Superior Performance, New York, Penanya: - John Willey & Sons, Inc. Pertanyaan: Bagaimana dengan sistem kontrol dan[3] Parasuraman, 2006, Manajemen Pelayanan reliabitily di daerah rural? Umum di Indonesia, Jakarta. Bumi Jawaban: Sistem kontrol dapat dilakukan dan ada Aksara. management disaster planning.[4] Loche, R.H., 2003, Interaktive Television and Instruction. Englewood Cliffs, NJ : Educational Penanya: - Technology Publication Pertanyaan: Bagaimana model streaming-nya?[5] Rashid, Reeves, Byron & Greenberg, Bradley Jawaban: Ada sistem record-nya. S., 2005, Children’s Perception of Television Characters, Human Communication Research Penanya: Evan 3(2),pp. 113-27. Pertanyaan: Saran, penekanan permasalahan pada[6] Souder, W.E., 2003, The Effectiveness of distance-learning atau classroom virtual. Traditional VS Satellite Delivery In Three Jawaban: - Management of Technology Master’s Degree Programs, The American Journal of Distance Education, 7(1), 35-53.Bandung, 7 November 2009 A-25
  • 35. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 SISTEM KOMUNIKASI GENERAL PACKET RADIO SWITCH (GPRS) ANTARA DATALOGGER DENGAN WEB SERVER BERBASIS PHP DAN MYSQL Oka Mahendra, Djohar Syamsi Pusat Penelitian Informatika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Kompleks LIPI Gd.20, Lt.3, Jln. Sangkuriang No.21/154D Bandung Email: oka@informatika.lipi.go.id, djohar@infomartika.lipi.go.id ABSTRACTThis paper discusses the design of the GPRS communication system between Datalogger with PHP-based WebServer and MySQL. GPRS communication system using GPRS modem that replaces the function of SMScommunication or Dial-Up which is usually done by the GSM modem. Datalogger is built with ATMega128microcontroller, a signal conditioning for adjusting the analog signals from the sensors to microcontroller,MMC serves as data storage media, and the RTC as a timer DS 1310. Microcontroller connected to the GPRSmodem system Itegnno 3800 with RS-232 serial. Datalogger sending a string in the HTTP protocol to the WebServer. This system does not require a static IP address or a specific protocol, so it can use any GPRSconnection system that supports the HTTP protocol used for browsing web pages. In testing, this GPRScommunication system obtains 5.7% data lost and 0% data error.Keywords: datalogger, GPRS, PHP, MySQL. ABSTRAKMakalah ini membahas mengenai rancang bangun sistem komunikasi GPRS antara Dalalogger dengan WebServer berbasis PHP dan MySQL. Sistem komunikasi GPRS menggunakan modem GPRS yang menggantikanfungsi komunikasi SMS atau Dial-Up yang biasanya dilakukan oleh modem GSM. Datalogger dibangun denganmikrokontroler ATMega128, sinyal konditioning yang berfungsi menyesuaikan sinyal dari sensor analog kemikrokontoler, MMC yang berfungsi sebagai media penyimpan data, dan RTC DS 1310 sebagai pewaktu.Mikrokontroler dihubungkan dengan modem GPRS Itegnno 3800 dengan sistem serial RS-232. Dataloggermengirimkan string dalam protokol HTTP kepada Web Server. Sistem ini tidak memerlukan IP Address statisatau protokol khusus, sehingga dapat menggunakan sistem koneksi GPRS apapun yang biasanya mendukungprotokol HTTP untuk browsing halaman web. Dalam pengujian sistem komunikasi GPRS ini, diperoleh data lostsebesar 5,7 % dan data error sebesar 0 %.Kata kunci: datalogger, GPRS, PHP, MySQL.1. PENDAHULUAN perintah/command ke Stasiun Pemantau/Pengukur dengan menggunakan SMS [2]. Untuk jangka waktuDatalogger sebagai piranti pencatat data pada awalnya yang lama, dengan interval pengiriman data yangtidak memerlukan sistem komunikasi jarak jauh. Data singkat, misalnya 1 menit, penggunaan SMS dirasatersimpan dalam media penyimpan (memory) membutuhkan biaya yang cukup besar. Untukselanjutnya dapat digunakan pada waktu yang lain [1]. mengatasi masalah biaya yang besar, dalam penelitianPengambilan data ini dapat dilakukan dengan cara ini dibahas bagaimana cara menggunakan sistemmengambil memory card yang digunakan dan komunikasi GPRS antara datalogger dengan basemembacanya dengan komputer. Dengan adanya station. Penggunaan sistem GPRS ini selain bisakebutuhan monitoring sistem datalogger, menekan biaya, kecepatan transfer data juga lebih baikdikembangkan datalogger yang dilengkapi dengan daripada SMS.sistem komunikasi jarak jauh, misalnya melalui GSM(SMS dan Dial-Up), satelit, GPRS, atau gelombang Kemudahan lain yang bisa diperoleh adalah denganradio dengan frekuensi dan modulasi khusus. menggunakan monitoring melalui web server, client tidak membutuhkan aplikasi lain selain web browser.Dalam penelitian yang dilakukan oleh Djohar Syamsi Meskipun demikian, client dapat pula membuat[2], datalogger memanfaatkan layanan SMS untuk aplikasi lain yang lebih kompleks, misalnya databasemengirimkan paket data hasil pengukuran dari sebuah dan decision support system berdasarkan data yangstasiun pemantau/pengukur ke Base Station. terbaca dari halaman web.Sebaliknya base station dapat pula mengirimkanA-26 Bandung, 7 November 2009
  • 36. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Sistem datalogger yang dibangun dengan metode membaca data RTC, mengatur digital input dankomunikasi GPRS ini, bermanfaat untuk aplikasi digital output, mengirim data kepada PC atau modemmonitoring yang memerlukan biaya rendah dengan GSM (jika diperlukan), dan mengirim data kepadadata yang padat. Sistem monitoring dapat berupa modem GPRS. Diagram blok sistem dataloggerpengamatan daerah aliran sungai, pengamatan kondiri diperlihatkan pada Gambar 2.udara dan cuaca, dan sistem lain yang memerlukandata dapat diamati secara real time dari jarak jauh.2. SISTEM MONITORING DENGAN GPRSTahap-tahap yang dilakukan dalam penelitian iniadalah: perancangan sistem keseluruhan, pembuatanhardware, pembuatan software, dan ujicoba.2.1. Sistem KeseluruhanSecara umum, dapat dikatakan bahwa sistemdatalogger menggunakan komunikasi GPRS iniadalah sebuah sistem yang dapat mengirimkan data Gambar 2. Diagram Blok Sistem Dataloggerdari datalogger kepada komputer yang terletak padalokasi berbeda dengan media internet, yang koneksi 2.3. Sistem SoftwareInternetnya menggunakan sistem GPRS (General Sofware yang harus dibangun dalam sistem ini dapatPacket Radio Switch). Sistem keseluruhan dapat dibedakan menjadi tiga bagian, yaitu software yangdilihat pada Gambar 1. ada pada mikrokontoler di datalogger atau yang sering disebut firmware, software yang dijalankan pada PC untuk keperluan setting datalogger, dan software yang ada pada web server agar data dapat diakses melalui web. Software yang ada di dalam mikrokontroler, memiliki fungsi utama mengambil data dari sensor dan mengirimkan data tersebut ke modem GPRS, dalam format HTTP. Algoritma keseluruhan yang digambarkan dalam bentuk flowchart dapat dilihat pada Gambar 3. Secara garis besar dapat dijelaskan bahwa mikrokontroler akan mengecek kondisi relay terakhir dan setting terakhir, selanjutnya mikrokontroler akan membaca data masing-masing channel melalui ADC internal secara periodik. Mikrokontroler juga Gambar 1. Gambaran sistem keseluruhan membaca RTC untuk mendapatkan waktu pengambilan data. Data channel yang sudah dipasangkan dengan data waktu selanjutkan2.2. Sistem Hardware ditampilkan di LCD karakter 20x4 baris danBagian terpenting dari sistem hardware adalah dikirimkan ke modem GPRS.datalogger, karena datalogger ini dibuat dandirancang dalam penelitian ini. Sedangkan komponen Dalam flowchart di atas menunjukkan ada beberapahardware yang lain, seperti komputer dan modem, mode, yaitu: 1) datalogger terkoneksi ke komputer, 2)menggunakan produk yang sudah ada dipasaran. datalogger terkoneksi ke modem, 3) datalogger menerima ring dial-up, 4) datalogger sedangDatalogger menggunakan mikrokontroller menerima setting dari PC, dan 5) datalogger sedangATMega128 sebagai pengendali utama, mengalami proses download baik menggunakan kabelmikrokontroler ini memiliki fungsi: mengakses data yang dihubungkan langsung ke PC atau melalui CSDdari signal conditioning melalui ADC internal, data call.menulis data pada media penyimpan atau MMC,Bandung, 7 November 2009 A-27
  • 37. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Software yang perlu dibuat selanjutnya adalah software yang ada pada web server, yang dibangun dengan PHP dan MySQL yang merupakan tool open source. Software ini memiliki tiga buah fungsi utama yaitu: 1) menerima data string HTTP dari datalogger yang berisi data, dan 2) menyimpan ke dalam database, dan 3) menampilkan data jika ada komputer client yang meminta lewat HTTP atau web browser. Gambar 4. Software Setting Masing-masing kanal Untuk menerima data string dari datalogger yang berisi data pengukuran masing-masing channel, dibuat file dengan nama write.php. Algoritma yang ada pada Gambar 5. File ini akan memisah-misahkan string HTTP menjadi variabel waktu ( tanggal dan jam) serta channel yang dalam penelitian ini berjumlah 8. Gambar 3. Algoritma program pada mikrokontrolerDalam penelitian ini software di dalam mikrokontrolerdidownload dan di-compile dengan CodeVisionAVR.Selain software yang ada pada mikrokontroler, perludibangun pula software yang digunakan untukkeperluan setting datalogger. Software ini harus dapatmengatur setting masing-masing kanal, yaitu tipe,satuan, interval penyimpanan, dan alarm. Gambarsetting masing-masing kanal diperlihatkan padaGambar 4. Software ini dibuat dengan Visual Basic 6.Selain untuk keperluan setting masing-masing kanal,software ini juga digunakan untuk setting GPRS dandisplay nilai channel secara langsung ketikadatalogger dikoneksikan lewat dial-up atau CSD datacall. Gambar 5. Algoritma write.phpA-28 Bandung, 7 November 2009
  • 38. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Di dalam file write.php sudah terdapat fungsi 3. PENGUJIAN SISTEMmemasukkan data ke dalam database MySQL. Setelah keseluruhan sistem datalogger dirangkai danFungsi lain dari web server adalah menampilkan data, dijalankan, dalam penelitian ini dicoba dikirimkanyang ditangani oleh file index.php. File index.php ini data dari datalogger menuju web server denganmemiliki tiga buah menu, yaitu 1) home, yang berisi komunikasi GPRS dari operator seluler IM3. Datapeta data pengamatan real time, 2) View data, yang yang seharusnya tercatat di web server adalah databerisi pilihan untuk melihat data yang tersimpan pada yang dikirimkan oleh datalogger yaitu seluruh datatabel global, dan 3) View summary yang berfungsi per menit pada interval pengamatan. Namun padauntuk melihat ringkasan data harian, bulanan, atau pengujian ini terdapat data hilang, yaitu data yangtahunan. Algoritma index.php ini dapat dilihat pada dikirimkan oleh datalogger, tetapi tidak diterima olehGambar 6. web server. Tabel 1. Hasil Pengujian No. Start s.d. End Total Diterima 1. 2009-07-17 09:10:00 888 786 2009-07-17 23:58:00 2. 2009-07-29 09:02:28 897 851 2009-07-29 23:59:00 3. 2009-07-30 00:00:00 1440 1404 2009-07-30 23:59:00 Total 3225 3041 Data Lost = Jumlah data total – Jumlah data diterima Jumlah data total = 3225 – 3041 3225 Gambar 6. Algoritma index.php = 5,7 %Tampilan dari home.php diperlihatkan pada Gambar Data lost ini disebabkan oleh: 1) ketiadaan jaringan7. Pada halaman home.php terdapat tiga buah menu GPRS oleh operator seluler, dan 2) Web server down.seperti yang dijelaskan pada algoritma di Gambar 6.Bagian utama home.php adalah sebuah peta flash yang Data error dapat dihitung dengan membandingkanmenampilkan data masing-masing stasiun. Peta flash data yang ada pada web server dengan data yang adaini dilengkapi dengan koordinat bujur dan lintang pada memory card atau MMC. Dari pengujian sistemyang dihitung berdasarkan pada posisi mouse. diperoleh bahwa data yang ada di web server persis sama dengan data yang ada di MMC, sehingga dapat disimpulkan data error sebesar 0%. 4. KESIMPULAN Komunikasi datalogger dengan menggunakan GPRS dapat menghemat biaya, dibandingkan dengan sistem komunikasi SMS atau Dial-up. Sistem GPRS akan lebih reliable jika ditambah sistem recovery, yaitu sistem yang memungkinkan datalogger mengirimkan ulang string HTTP pada saat data tidak diterima oleh web server. 5. DAFTAR PUSTAKA Gambar 7. Tampilan home.php [1] Madgetech, Inc., “What Is A Datalogger”, http://www.madgetech.com/pdf_files/app_notes/ what_is_a_data_logger.pdf, 29 Juni 2009.Bandung, 7 November 2009 A-29
  • 39. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[2] Djohar, Syamsi, & Oka Mahendra, PERTANYAAN “Pemanfaatan Layanan SMS Untuk Pengiriman Penanya: Elan Djaelani Data Pengukuran Secara Paket”, Prosiding Pertanyaan: Apa penyebab data error dan data lost? SRITI STIMIK Amikom Yogyakarta, Volume 5, Jawaban: Sistem operator, web server jika tidak bisa 2009. diakses GPRS[3] Sudaryati Cahyaningsih, Djohar Syamsi, Diana Rahayuningwulan, “Application Of SCADA Penanya: Risnandar Technology In River Resources Management”, Pertanyaan: Antisipasi trafik padat Proceedings of the 2nd Asia Pacific Training Jawaban: Masih bisa dikembangkan Workshop on Ecohydrology, Cibinong, 21-26 July 2003.A-30 Bandung, 7 November 2009
  • 40. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PENGEMBANGAN HUMAN MACHINE INTERFACE (HMI) UNTUKSISTEM KONTROL DAN MONITORING PILOT PLANT METIL ESTER DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN JAVA Rika Sustika, Endang Suryawati Pusat Penelitian Informatika – LIPI Jl Cisitu no 21/154D Bandung Email : rika@informatika.lipi.go.id; endang@informatika.lipi.go.id ABSTRACTHMI (Human Machine Interface) is one important part of supervisory control system. In this paper, we willexplain about developing HMI unit that used for controlling and monitoring metil ester pilot plant system, usedJava programming. We used TCP/IP protocol for data communication between controller unit and HMI. ForHMI display, we used GUI java programming, and for communication we used socket programming for clientside (class Socket in java.net package). The result from our research is an HMI unit that used TCP/IP for datacommunication and it has function for control process (on off system), control relays, write program, displayprocess, and display real time and historical data.Keywords: control, HMI, java, monitoring, supervisory control ABSTRAKHMI (Human Machine Interface) adalah salah satu bagian penting dari sistem supervisory control. Padamakalah ini dijelaskan tentang pengembangan unit HMI untuk sistem kontrol dan monitoring pilot plantpembuat metil ester (biodiesel) dengan bahasa pemrograman Java. Komunikasi data antara unit controllerdengan HMI menggunakan jaringan berbasis TCP/IP. Untuk membuat tampilan HMI digunakan pemrogramanGUI pada Java dan untuk komunikasi antara unit controller dengan HMI digunakan pemrograman socketuntuk sisi client (kelas Socket pada package java.net). Dari kegiatan kami, dihasilkan suatu unit HMI dengankomunikasi berbasis TCP/IP yang berfungsi untuk mengendalikan proses (menyalakan dan mematikan sistem),mengendalikan relay, menulis program, menampilkan gambaran proses, menampilkan data kondisi input outputbaik real time maupun historis.Kata kunci: control, HMI, java, monitoring, supervisory control1. PENDAHULUANSistem supervisory control adalah suatu sistempengendalian berdasarkan hasil monitoring dari suatuobyek yang akan dikendalikan. Dari hasil monitoringdapat ditentukan operasi atau proses pengendalian,yang dapat dilakukan oleh operator atau menggunakanpengendali otomatis [1].Pada kegiatan kami, dibangun sebuah modelsupervisory control yang digunakan untuk mengontroldan memonitor sebuah pilot plant pembuat metil ester(biodiesel) dengan sistem kontinyu. Arsitektur sistemyang kami bangun dapat dilihat pada gambar 1[2].Bagian-bagian dari sistem yang dibangun adalah:• Plant sistem kontinyu sebagai objek yang akan dikontrol• PAC (Programmable Automation Controller) sebagai unit controller/pengendali sistem• HMI (Human Machine Interface) sebagai unit antarmuka antara operator dengan plant Gambar 1. Arsitektur sistem supervisory control• Jaringan intranet/internetBandung, 7 November 2009 A-31
  • 41. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Salah satu unit penting dalam sistem supervisory berbasis pada protokol TCP/IP. Setiap kali kitacontrol adalah unit HMI (Human Machine Interface) berbicara masalah TCP/IP, maka akan selalu munculyang dalam kegiatan kami diberi nama VIP istilah socket. Socket adalah sebuah abstraksi(Visualization of Industrial Processes). HMI adalah perangkat lunak, yang digunakan sebagai suatuperangkat lunak yang merupakan interface atau antar “terminal” dari suatu hubungan antara dua mesin yangmuka antara operator dengan mesin atau peralatan saling berinterkoneksi, sehingga memungkinkanyang dikontrol. Pada umumnya, HMI berupa terjadinya pertukaran data antar program atau proseskomputer dengan display di monitor dimana kita bisa baik dalam satu mesin maupun antar mesin[4]. Agarmelihat keseluruhan sistem dari layar tersebut. suatu socket dapat berkomunikasi dengan socket lainnya, maka socket butuh diberi suatu alamat unikBerikut ini adalah fungsi-fungsi yang biasanya sebagai identifikasi. Alamat socket terdiri atas:dimiliki oleh suatu HMI[3]: • Alamat IP* Monitoring • Nomor Port Fungsi monitoring diperlukan untuk mengawasi kondisi plant secara real time tanpa keluar dari Contoh alamat socket adalah 192.168.228.88 : 80, ruang kontrol. dimana 192.168.228.88 adalah alamat IP, dan 80* Setting adalah nomor portnya. Nomor port dibutuhkan karena Fungsi setting diperlukan untuk merubah nilai- proses yang berjalan pada suatu komputer umumnya nilai setting, misalnya setting timer, setting suhu, lebih dari satu. Sehingga dibutuhkan tambahan tekanan, dan lain sebagainya. informasi sebagai identifikasi proses yang hendak* Take action dihubungi. Jika IP komputer diibaratkan adalah nomor Fungsi take action maksudnya adalah, HMI dapat telepon suatu perusahaan, maka nomor port adalah dipergunakan untuk memberikan aksi terhadap nomor ekstensinya[5]. plant, misalnya untuk menyalakan dan mematikan Gambaran mengenai komunikasi socket dapat dilihat proses, menyalakan dan mematikan relay, dll. pada gambar 2.* Alarm Dalam suatu HMI juga disediakan alarm history yang nantinya bisa kita gunakan untuk melacak alarm-alarm apa saja yang aktif dan bisa mendapatkan alasan kenapa suatu sistem tiba-tiba mengalami masalah.* Trending Trending adalah grafik dari sebuah proses, misalnya temperatur dari sistem yang Gambar 2. Komunikasi socket bersangkutan. Ini bisa dilihat secara real time atau history. 2.2 Penentuan jenis dan format data2. ANALISA DATA DAN METODA Jenis data yang terlibat dalam pertukaran data antara KOMUNIKASI PAC dengan HMI diantaranya adalah:Unsur penting dalam suatu Human Machine Interface a) Data hasil pengukuran dari sensor dan data kondisi(HMI) adalah data. HMI dapat berjalan jika terjadi aktuator yang terpasang.proses pertukaran data antara unit controller dengan b) Data command atau perintah, dapat berupa satuHMI sebagai unit antar muka dengan operator. Dalam atau beberapa karakter yang menandakan perintahmekanisme pertukaran data, harus ada kesepakatan tertentu yang dimengerti oleh PAC dan HMI.antara HMI dengan PAC dalam protokol komunikasiyang mendasari pertukaran data tersebut dan Pengiriman atau penerimaan jenis-jenis data tersebutpenentuan jenis serta format data yang dipertukarkan. dapat digabung dalam satu paket data yang memilikiData yang terima oleh HMI dikelola oleh HMI dengan format tertentu yang disepakati oleh PAC dan HMI.cara ditampilkan secara real time, disimpan dalam Misalnya:suatu file atau database, dan dipergunakan untuk >nilai suhu;kondisi level;kondisipenentuan dan penanganan kondisi tidak normal pada valve;program;dll#sistem (alarm handling). Keterangan :2.1 Komunikasi berbasis TCP/IP • Karakter “>” merupakan tanda awal suatu paket dataSalah satu metoda komunikasi dan sedang • Karakter “#” merupakan tanda akhir suatu paketberkembang pesat saat ini adalah komunikasi yang dataA-32 Bandung, 7 November 2009
  • 42. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510• Diantara karakter “>” dan “#” terdapat data-data in = new BufferedReader(new InputStreamReader(socketClient.getInputStream())); atau command berupa String yang dipertukarkan, } catch (UnknownHostException e) { dan dipahami maknanya oleh PAC maupun HMI. System.err.println("Dont know about server : " + namaServer);3. IMPLEMENTASI SISTEM System.exit(1); } catch (IOException e) {3.1 Komunikasi Socket Pada Java System.err.println("Couldnt get I/O for the connection to: server"); System.exit(1);Pada kegiatan kami, perangkat lunak HMI } catch(Exception e) {dikembangkan dengan menggunakan bahasa System.out.print("Whoops! It didnt work!n");pemrograman Java. Teknologi java menyediakan }suatu socket untuk melakukan pemrograman berbasis }client server, yang disebut dengan socket TCP/IP.Package java. net telah menyediakan dua kelas socket 3.2 Jenis dan Format Datasesuai fungsinya, yaitu kelas Socket untukimplementasi sebagai client dan kelas ServerSocket Setelah koneksi terbentuk, pertukaran data antara HMIsebagai socket untuk implementasi sebagai server. dengan PAC dapat dimulai. Dalam kegiatan yang kami lakukan, data hasil pengukuran dan dataDalam kegiatan ini, HMI difungsikan sebagai client command atau perintah dibungkus dalam suatu formatsehingga kelas yang digunakan adalah kelas Socket. data bertipe String, yang diawali dengan karakter “>” dan diakhiri dengan karakter ”#”. PAC maupun HMIDalam kelas Socket, untuk mendefinisikan host menerima data tersebut, dan menerjemahkannyadigunakan InetAddress atau String, sedangkan untuk sesuai dengan yang sudah disepakati. Contoh formatport digunakan int mulai dari 0 sampai 65.535. data yang dikirim dari HMI dapat dilihat pada tabel 1.Algoritma komunikasi socket di sisi client dapatdigambarkan seperti berikut ini [6]. Tabel 1. Contoh format data No Perintah Format data Start 1 Menyalakan >DO0x1# relay N 2 Mematikan relay >DO0x0# IP&Port ditemukan? 3 Upload program >WRITE (isi program)# 4 Menjalankan >RUN# Y program Buat T CP Socket 5 Menghentikan >STOP# program 6 Meminta seluruh >ALL# Kirim&terima data data I/O Format data yang dikirim oleh PAC untuk merespon Close permintaan >ALL# dari HMI adalah : >@0000@0000@0000@0000@0000@0000 @0000@0000@11111111@00111000# End Keterangan: • 8X4 digit pertama adalah nilai analog input, Gambar 3. Algoritma komunikasi socket • 8 digit berikutnya adalah digital inputDefinisi konstruktornya pada java dapat dilihat seperti • 8 digit terakhir adalah digital outputdi bawah ini.ry{ 3.3 Tampil dan Simpan Data machine = InetAddress.getByName(hostIP); try { Data hasil pengukuran yang dikirim dari PAC dan socketClient = new Socket(machine.getHostAddress (), diterima oleh HMI dengan format seperti telah noPort); out = new PrintWriter(socketClient.getOutputStream(), dijelaskan sebelumnya di-parsing oleh HMI. Data true); diterima, dibaca, dipilah-pilah dan ditampilkan secaraBandung, 7 November 2009 A-33
  • 43. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510real time pada label yang sesuai di tampilan HMI. berikut ini.Data yang diterima juga disimpan ke dalam suatu file,yang dalam kegiatan kami digunakan file XML. Halaman pertama adalah halaman untuk otentifikasiPenyimpanan data ke dalam file bisa dilakukan pengguna, dimana hanya user name dan passworddengan interval waktu tertentu sesuai dengan yang tertentu yang dapat mengakses HMI. Tampilannyadikehendaki. Nantinya, data yang sudah disimpan dapat dilihat pada gambar 4.dapat ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik.4. HASILKEGIATANPerangkat lunak HMI berkaitan dengan display atautampilan grafis, maka dalam pengembangan inidigunakan pemrograman Java yang berbasis GUI,dengan menggunakan komponen AWT dan Swingyang sudah disediakan oleh JDK (Java DevelopmentKit). Kelas-kelas untuk tampilan dibuat dalam bentukpanel (extends Jpanel), dengan manajemen layoutyang bermacam-macam tergantung kebutuhan. Adayang menggunakan CardLayout, BorderLayout,FlowLayout, GridLayout, dan GridBagLayout.Fungsi-fungsi penting yang dimiliki oleh perangkatlunak HMI sesuai dengan spesifikasi yang diinginkan Gambar 4. Menu otentifikasi penggunadiantaranya adalah :• Koneksi / komunikasi berbasis TCP/IP Jika user name dan password sesuai, pengguna dapat• Pertukaran data antara HMI dengan PAC setelah masuk ke halaman utama, yang tampilannya dapat koneksi terbentuk dilihat pada gambar 5.• Parsing data dan tampil data real time pada HMI• Simpan data dalam bentuk file Xml.Agar memiliki fungsi seperti telah disebutkan di atas,program kami buat menjadi beberapa kelas,diantaranya adalah :• MainPanel• PenampilPanelUtama• PanelUtama• PanelPassword• PanelSetting• PanelRecordData• PengelolaanDataPengukuran• DataPengukuranUntuk buka tutup koneksi, parsing data, tampil data, Gambar 5. Tampilan Utamamaupun simpan data dibuat method-method yangberada kelas PanelUtama. Agar bisa mengerjakan Tombol-tombol yang terdapat pada tampilan utamabeberapa fungsi secara bersamaan, kelas PanelUtama diantaranya adalah:dibuat dalam bentuk thread. Managemen layout untuk • Setting, untuk mengisi data-data settingPanelUtama menggunakan BorderLayout yang terbagi • Connect dan Disconnet, untuk buka tutup koneksimenjadi utara, selatan, barat, timur, dan tengah. Panel • Upload, untuk mengirim program ke PACbarat dan timur digunakan untuk menampilkan data • Run dan Abort, untuk menjalankan danhasil pengukuran, sedangkan panel tengah dibuat mematikan programdalam bentuk CardLayout, sehingga isi panel tengah • Show Data dan Stop Data, meminta data seluruhdapat berganti-ganti sesuai dengan penekanan tombol input output ke PAC, dan menampilkan sertapada HMI. menyimpannya • Visual , untuk menampilkan gambaran prosesHasil pengembangan antar muka untuk sistem • Data Record, untuk menampilkan tabel dansupervisory control pada pilot plant metil ester terdiri grafik data yang telah laludari beberapa menu, yang diantaranya dijelaskanA-34 Bandung, 7 November 2009
  • 44. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510• Control, untuk menyalakan dan mematikan relay dan kanan HMI. secara manual• Camera, untuk menampilkan photo / video plant Pada HMI juga terdapat pilihan manual control relay, yang dapat dilihat pada web browser dimana relay dapat dinyalakan dan dimatikan secara langsung dari HMI. Tampilannya dapat dilihat padaData-data setting yang harus diisikan pada panel gambar 7.setting adalah:• nilai IP dan Port• nilai timer untuk buka tutup valve yang dikendalikan oleh relay pada PAC• nilai timer untuk menyimpan data hasil pengukuran ke dalam file XML• nilai ambang batas suhu, baik batas atas maupun batas bawah.Tampilan panel setting dapat dilihat pada gambar 6. Gambar 7. Menu manual control relay 4. KESIMPULAN Perangkat lunak HMI dapat dikembangkan dengan menggunakan perangkat lunak open source, yaitu dengan bahasa pemrograman java. Hasil yang diperoleh telah memenuhi syarat-syarat yang harus Gambar 6. Menu setting pada HMI dimiliki oleh suatu HMI, yaitu untuk monitoring, kendali, setting nilai, dan alarm. Fungsi trendingNilai IP dan port disimpan ke dalam memori HMI (penampilan grafik untuk data historis) masih sedangdengan menekan tombol Save IP&Port, dan koneksi dalam proses pengembangan, dan kami optimis, haldengan PAC dapat dimulai dengan menekan tombol ini dapat dilakukan dengan menggunakanConnect. Setelah itu, tombol Save Timer dan Write pemrograman java.Program pada panel setting mulai aktif. Denganmenekan tombol Save Timer, nilai-nilai timer 5. UCAPAN TERIMA KASIHdisimpan ke dalam memori dan dimasukkan ke dalam Penulis mengucapkan terima kasih kepada Ibuprogram yang akan dijalankan PAC. Program Wuryaningsih, Ibu Savitri, dan Pak Yan Irawan dariditampilkan pada JtextArea dalam panel setting Pusat Penelitian Kimia Serpong, yang telah membantutersebut, dan apabila ada perubahan, program masih kegiatan penelitian kami sehingga kami dapatdapat ditambah atau diubah. Dengan menekan tombol melaksanakan kegiatan ini dengan baik.Write Program, program disimpan ke dalam memoriHMI, dan siap untuk dikirim ke PAC. 6. DAFTAR PUSTAKA [1]. H.J.Moon, 1998, “An Introduction to IndustrialPengiriman mulai dilakukan dengan menekan tombol Network”, School of Elecrical Engineering,Upload, dan proses mulai bisa dijalankan dengan Seoul National University, Korea. Gonzales,menekan tombol Run. R.C., Woods, R.E., 1992, “Digital ImageNilai input output dapat ditampilkan pada tampilan Processing”, Addison-Wesley, PublishingHMI dengan menekan tombol Show Data. Penekanan Company, Newyork.tombol ini berisi pengiriman permintaan data seluruh [2]. Rika Sustika, “Supervisory Control Berbasiskondisi input/output setiap detik sekali. Respon dari TCP/IP untuk Sistem Kontrol dan MonitoringPAC adalah mengirimkan data yang diminta. Data Pilot Plant Metil Ester”, Prosiding Seminarditampilkan pada JtextField di bagian bawah HMI. Nasional SRITI, Agustus 2009.Data yang diterima di pilah-pilah, apakah termasuk [3]. Juni Ardi Irawan, 2007, “HMI of MMI”,analog input, analog output, digital input, atau digital tersedia pada http://juare97.wordpress.com,output. Data real time hasil pemilahan ditampilkan diakses pada 14 mei 2009.pada HMI, yang dapat dilihat pada panel sebelah kiri [4] Budi Susanto, “Pemrograman Client/Server dengan Java Socket”, tersedia padaBandung, 7 November 2009 A-35
  • 45. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 http://www.eepis-its.edu, diakses pada 14 mei Penanya: Risnandar 2009. Pertanyaan: Sistem ini berbasis apa?[5] Kusnadi, “Pemrograman Socket”, tersedia pada Jawaban: Desktop base http://www.eepis-its.edu, diakses pada 20 mei 2009. Penanya: Evandri[6]. Kenneth L Calvert, Michael Donahoo, 2008, Pertanyaan: Bagaimana security untuk software-nya TCP/IP Socket in Java, Universiti of Kentucky, Jawaban: Masuk ke dalam planning yang menuju Lexington, KY, USA. PAC-nya.PERTANYAANPenanya: Elan DjaelaniPertanyaan: Bagaimana jika terjadi error pada LAN?Jawaban:Pada sisi controller belum bisa real time,jadi harus di-reply.A-36 Bandung, 7 November 2009
  • 46. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PENGEMBANGAN EMBEDDED SYSTEM BERBASIS LINUX Lintang Dwi F, Briliant Adhi Prabowo, Dianadewi Riswantini, Sandra Yuwana Puslit Informatika LIPI Jl. Sangkuriang Komplek LIPI Gd 20 Lt 3 Bandung 40135 E-Mail : {lintang,briliant, diana, sandra}@informatika.lipi.go.id ABSTRACTEmbedded System is computer system which oriented on specific application in variated scale software andhardware. This system have to fulfill the requirement of function, reliability, cost, capacity and source of anapplication. One of the flexible operating system to develop Embedded System for real time application is theversion of Linux operating system which embeds to the embedded hardware (called embedded Linux). Thispaper describes the implementation of Embedded system with designing weather station case study.Keywords :embedded system, embedded linux, real time control system. ABSTRAKEmbedded System merupakan sistem komputer yang berorientasi pada aplikasi spesifik dalam skala yangbervariasi baik pada perangkat lunak maupun perangkat kerasnya. Sistem ini harus memenuhi kebutuhan akankegunaan, kehandalan, biaya, kapasitas dan sumber daya dari suatu aplikasi. Salah satu sistem operasi yangcukup fleksible untuk mengembangkan Embedded system untuk sistem waktu nyata, adalah linux yang termodi-fikasi pada perangkat embedded (embedded linux). Dalam paper ini akan dipaparkan Embedded system dengancontoh kasus pada perancangan stasiun cuaca.Kata kunci : Embedded system, embedded linux, sistem kendali waktu nyata.1. PENDAHULUAN 2. EMBEDDED SYSTEMBerbagai perangkat elektronika mempunyai CPU yang Embedded system merupakan sistem komputer yangditanamkan pada perangkat tesebut, sehingga berorientasi pada aplikasi spesifik dalam skala yangkonsumer seringkali tidak menyadarinya. Perangkat bervariasi, baik pada perangkat lunak maupunini dikatakan sebagai embedded system. perangkat kerasnya. Sistem ini harus memenuhi kebutuhan akan kegunaan, kehandalan, biaya,Perkembangan yang cepat di bidang IC, menyebabkan kapasitas dan sumber daya dari suatu aplikasi.harga CPU menjadi semakin murah. Perkembanganini menyebabkan kebutuhan embedded system Single Board Computer (SBC) merupakan sebuahsemakin meningkat, bahkan diperkirakan lebih dari komputer lengkap yang dibangun pada sebuah Printedenam milyar microprocessor baru digunakan untuk Circuit Board (PCB). Seperti halnya sebuah komputerkeperluan embedded system setiap tahunnya, dan pada umumnya dalam sebuah SBC sudah terdapathanya sekitar dua persennya yang digunakan untuk microprocessor dengan Random Access Memorygeneral purposed computer[1]. (RAM), IO, ADC/DAC dan semua fitur lain yang diperlukan untuk berfungsi sebagai komputer dalamAplikasi embedded system semakin kompleks, maka sebuah board.sistem operasi yang mendukungnya pun menjadi suatuisu yang sangat penting. Dalam perkembangannya Generasi awal sebuah SBC dikenal dengan Dyna-sebuah desain embedded system juga dituntut micro yang dibuat pada tahun 1976 yang diproduksimemiliki reliabilitas yang sangat handal dan dapat oleh E&L Instruments. Pada tahun 1980-an teknologiberoperasi selama terus menerus selama beberapa Integrated Circuit (IC) berkembang sangat pesat ditahun, karena berbagai kebutuhan dari fungsi spesifik mana telah mampu menyatukan sejumlah gerbangyang telah bergantung pada embedded system tersebut. logika dalam sebuah cip Large Scale Integration (LSI).Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengkajipengembangan embedded system yang menggunakan Pengenalan cip LSI memperbesar kemungkinan untukframework linux. mengimplementasikan sistem mikrokomputer lengkap dalam sebuah papan tunggal. Ukuran dari CPU, memori dan pendukungnya menjadi cukup kecil untuk membangun sistem tersebut.[1] SBC memiliki ukuranBandung, 7 November 2009 A-37
  • 47. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510yang lebih ringkas daripada motherboard General diharapkan[2].Purposed Computer. Dari pengertian tersebut dapat dicermati, bahwaArsitektur yang ringkas, dan piranti yang minimalis komputasi waktu nyata tidak sama dengan komputasipada SBC, membuat microcomputer system tersebut cepat (fast computing) yang bertujuan untukmenghasilkan konsumsi daya yang sangat hemat, memperoleh hasil secepat mungkin. Komputasi waktusumber tegangan untuk seperti SBC pabrikan Rabbit nyata bertujuan untuk memperoleh hasil dalamdan Freescale opsional antara 3,3Vdc atau 5 Vdc. rentang waktu yang sesuai dengan batas toleransi.Sebuah SBC dapat diimplementasikan dalam berbagai Berdasarkan deadline rentang waktu hasil yangembedded system, seperti pada sistem kendali waktu diharapkan, sebuah sistem waktu nyata dapatnyata, monitoring, ataupun interfacing IO. Sebuah dikategorikan dalam hard real time system dan softoverview sistem kendali komputer dapat diilustrasikan real time system. Pada hard real time system, tenggatpada Gambar 1. waktu hasil harus terpenuhi untuk menghindari kesalahan sistem yang berbahaya. Sedangkan soft real time system, keterlambatan waktu saat hasil dipenuhi tidak menyebabkan bahaya yang sangat fatal. Sistem waktu nyata harus memenuhi karakteristik sebagai berikut[2]: 1. preemptive multitasking untuk memenuhi hard real time task 2. memenuhi POSIX (Portable Operating System Interface) yaitu standar IEEE untuk sistem operasi. Kompatibilitas dan kebutuhan untuk sistem waktu nyata adalah norm 1003.1b, 1003.1d, 1003.1j 3. mendukung penjadualan untuk waktu nyata. Beberapa algoritma yang mendukung task ini misalnya RMS, EDF, MLF dan MUF 4. latency yang kecil. Untuk 1 ms waktu sampling harus bisa dipenuhi untuk beberapa control loops Dengan menggunakan SBC sebagai sistem kendali, dapat dirancang sebuah sistem kendali waktu nyata Gambar 1. Overview Sistem Kendali Komputer[2] pada implementasinya. SBC sebagai sistem embedded untuk keperluan sistem waktu nyata dapat dikembangkan dengan menggunakan 2 pendekatan yang bisa dilakukan untuk mendapatkan multitasking3. SISTEM KENDALI WAKTU NYATA yaitu dengan menggunakan bahasa waktu nyata yangTujuan dari kendali komputer adalah menggunakan concurrent atau dengan menggunakan bahasakomputer untuk memanipulasi masukan-masukan sequensial pada framework sistem operasi waktupada sistem dinamik sehingga dapat membuat sistem nyata.berperilaku sesuai dengan yang diharapkan. Kendalikomputer digunakan di banyak area aplikasi seperti,otomasi pabrik, proses kendali, robotika, sistem 4. EMBEDDED LINUXotomotif dan lainnya. Pada aplikasi-aplikasi tersebut,komputer digunakan untuk pengontrol proses dan Linux merupakan sistem operasi yang bersifatdiharapkan untuk dapat bereaksi dalam konstrain modular, sehingga mudah untuk dilakukanwaktu yang akurat sesuai dengan perubahan eksternal penyesuaian (configurable) terhadap lingkunganberdasarkan kebutuhan aplikasi. pengoperasian dengan cara mengurangi program utility, tools, dan services lainnya yang tidakMenurut standar dari IEEE POSIX (Portable diperlukan dalam embedded system. Linux telahOperation System Interface for Computer berhasil dijalankan pada prosesor dengan berbagaiEnvironments), sistem waktu nyata dapat diasumsikan arsitektur dan berbagai tipe CPU.sebagai sebuah sistem yang ketepatan hasilnya tidakhanya tergantung dari ketepatan komputasi logikal, Keuntungan menggunakan Linux diantaranya, Linuxnamun juga dapat memenuhi rentang waktu yang merupakan OS open source yang telah banyakA-38 Bandung, 7 November 2009
  • 48. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510mendukung divais, sistem file, protokol jaringan, kemampuan sebuah sistem operasi untukmemperbaiki bugs, serta terus menambahkan layanan mengeksekusi beberapa task yang terpisah namunbaru secara konstan dan teruji karena di dukung oleh nampak dapat bekerja secara simultan[4]. Padakomunitas pemrogram dan pengguna yang sangat dasarnya sebuah prosesor tidak bisa benar-benarbesar. mengeksekusi beberapa task secara bersama, namun sebuah sistem dapat dirancang dengan scheduling taskLinux dapat dikonversikan menjadi sistem operasi yang ketat sehingga processor akan mengerjakan task-yang bersifat waktu nyata dengan memodifikasi kernel task tersebut secara bergantian dengan cepat, sehinggaagar dapat menjalankan proses di bawah penjadualan nampak dieksekusi secara bersama-sama.waktu nyata. Sistem operasi waktu nyata menyediakanlayanan yang berkaitan dengan waktu respon pada Pada sebuah sistem multitasking, reabilitastingkat seperti yang disyaratkan pada sistem waktu komunikasi antara berbagai task dalam sistem tersebutnyata. Program aplikasi pada lingkungan ini dibuat juga diperlukan. Komunikasi yang gagal antara task-berbasis interrupt. task dalam sistem multitasking akan membuat sistem berjalan tidak simultan. Komunikasi tersebutSalah satu sistem operasi yang banyak digunakan diantaranya terjadi pada task yang sedang di eksekusidalam embedded system adalah embedded linux, dengan task yang menunggu perintah melanjutkansebuah distro linux yang menggunakan kernel 2.x eksekusi. Ketepatan pengiriman informasi brekpointtertanam pada mikro-kontroler[3]. Keunggulan utama dari task yang sedang dieksekusi dengan informasidari embedded linux adalah bahwa sistem operasi ini untuk melanjutkan eksekusi bagi task selanjutnyamempunyai fungsi yang lengkap. Dengan dukungan harus diatur dengan tepat.layanan yang baik terhadap jaringan komunikasimenyebabkan sistem operasi ini menjadi pilihan yang Kebutuhan dasar lainnya pada sistem multitaskingtepat dalam mengembangkan embedded system. adalah pengaturan prioritas. Pengatur prioritas akan bekerja dengan persetujuan context switcher, dan akanEmbedded linux memiliki sistem platform cross- menentukan task mana yang harus dieksekusicompilation, Embedded system umumnya mempunyai selanjutnya. Pengaturan prioritas tersebut bisaresources yang terbatas sehingga kita tidak dapat dilakukan oleh task secheduler maupun oleh interupsimenginstal tool chain dan source code diatasnya. pada sistem yang sedang berjalan.Sebagai gantinya kita gunakan PC sebagai computerhost, dan menggunakan cross-compiler untuk Dalam sebuah multitasking waktu nyata dibutuhkanmembuat program yang jalan di atas embedded system sebuah pengontrol waktu (timing control). Bagian ini(juga disebut sebagai target system). akan berinteraksi dengan pengatur prioritas, jika pengatur prioritas akan menentukan task mana yangProduk dari proyek open source ini dirancang dengan selanjutnya akan dieksekusi, maka timing control akanmemanfaatkan fitur utama dari kernel linux antara lain bertanggungjawab pada kapan dan berapa lama taskprocess control, file systems, networking dan device selanjutnya akan dieksekusi.driver.Process control dilengkapi dengan scheduler baikuntuk single process ataupun multi processes. linux 5. STUDI KASUS APLIKASI SKWNdidukung oleh pustaka yang cukup lengkap (uClib, PADA STASIUN CUACAglibc, openssl, libpcap, libm, libdes, zlib). Pustaka Aplikasi SKWN salah satunya adalah pada StasiunuClib banyak digunakan karena bersifat “lightweight” Cuaca. Stasiun Cuaca dirancang untuk memantaudan kompatibel dengan bahasa C. banyaknya curah hujan dan temperatur di suatuEmbedded Linux sebenarnya bukanlah sebuah sistem daerah. Kedua nilai tersebut adalah unsur cuaca yangoperasi waktu nyata (SOWN), namun dapat merupakan dampak dari perubahan iklim. Data-datadioptimalkan sehingga mampu menjalankan real time mengenai curah hujan diantaranya diperlukan untuksystem dengan cara mereduksi beberapa fungsi dan pertanian, perkebunan, maupun untuk sistemmenyesuaikan dengan fungsi spesifik yang dibutuhan. peringatan dini bencana. Sedangkan pemantauanReduksi tersebut meliputi pengurangan device drivers temperatur pada jangka waktu singkat dapatdan perangkat lunak aplikasi, juga dengan digunakan untuk kenyamanan pengguna, Dan untukmemodifikasi kernel sehingga dapat berjalan sebagai jangka waktu panjang dapat dimanfaatkan untuktask pada proses penjadualan waktu nyata pemetaan iklim.(wikipedia.org). Nilai hasil pemantauan dari sensor-sensor pada stasiunPenggunaan SOWN pada SBC memungkinkan sistem cuaca yang diletakkan di suatu daerah akan langsungoperasi melakukan multitasking. Multitasking adalah dapat terbaca pada home terminal, sehingga penggunaBandung, 7 November 2009 A-39
  • 49. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dapat segera mengambil keputusan yang berkaitandengan penggunaan data-data tersebut. Diagramsistem untuk stasiun pemantau cuaca adalah sepertipada gambar 3 berikut: Gambar 4. Diagram proses pre-emptive multitasking pada stasiun cuaca 6. KESIMPULAN Dalam studi kasus perancangan stasiun cuaca sistem Gambar 3. Diagram sistem stasiun cuaca yang merupakan embedded system linux, yang memenuhi karakteristik untuk sistem kendali waktuInput dari stasiun cuaca berasal dari sensor rain gauge nyata, yaitu diantaranya adalah : menggunakan pre-yang akan mencacah banyaknya curah hujan dan emptive multitasking, memenuhi standar POSIX,sensor temperatur. Data-data yang diterima dari sensor mendukung penjadualan untuk waktu nyata danberupa sinyal analog yang harus dikondisikan dengan memiliki latency yang kecil.pengkondisi sinyal sebelum dibaca oleh SBC.Kemudian SBC akan merubah sinyal analog yangsudah dikondisikan menjadi sinyal digital, dan 7. DAFTAR PUSTAKAmengirimkan data-data tersebut kepada home terminalsetiap 1 menit melalui jaringan publik. [1] Barr, Michael and A. Massa. 2006. “Programming Embedded Systems”, California: OReilly.Rancangan stasiun cuaca ini adalah sistem dengan softreal-time task, yang tidak memiliki akibat fatal jika [2] Gambier, A, 2004. “Real Time Control System: Asistem tidak memenuhi batas waktu yang ditentukan. Tutorial”, Proceedings Control Conference 5thWalaupun begitu, sistem tetap dirancang untuk bisa Asian.memberikan data secara akurat. Karena itu, dipilih [3] Wang, Catherine Lingxia, Bo Yao, Yang Yang,penggunaan interrupt timer ketimbang looping, untuk Zhengyong Zhu, “A Survey of Embeddedmenjalankan program terus menerus. Interrupt timer Operating System”.akan men-trigger masing-masing task untukdijalankan, sehingga data dipastikan dapat di- [4] Curtis, Keith E.. 2006. “Embedded Multitaskingsampling sesuai dengan waktu yang dijadualkan tanpa with Small Microcontrollers”, Newnesharus terpengaruh oleh proses dari task lain.Pada sistem stasiun cuaca tersebut, ada 3 task yang PERTANYAANdijalankan oleh SBC sebagai otak dari sistem, taskpertama yaitu untuk membaca data dari rain gauge,task kedua membaca data dari sensor temperatur dan Penanya: Oka Mahendratask ketiga untuk mengirimkan kepada home terminal. Pertanyaan: Apa ciri OS bersistem Linux?Ketiga task tersebut dijalankan secara pre-emptivemultitasking yaitu sebuah desain multitasking pada Jawaban: Pada sistem direktorinya, kernel, dllsebuah sistem operasi di mana eksekusi sebuah taskdapat diinterupsi setiap saat oleh perintah internal atau Penanya: Evandripun eksternal dari sistem operasi tersebut. Diagramprosesnya adalah seperti pada gambar 4 berikut: Pertanyaan: Bagian mana yang dimodifikasi dari sebuah OS agar real time? Jawaban: Beberapa sistem yang dihilangkan tetapi sistem eksekusinya yang diefektifkan.A-40 Bandung, 7 November 2009
  • 50. RUANG PRESENTASI B
  • 51. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PEMANFAATAN SMS GATEWAY UNTUK MEMBANGUN SISTEM PUSH E-MAIL MELALUI SMS Aditya Satrya Wibawa Institut Teknologi Bandung Jalan Ganesha nomor 10 Bandung Email : adityasatrya@yahoo.com ABSTRACTPush Technology e-mail is still limited to high-end phones such as smartphones. Whereas users of high-endphones in Indonesian society is still limited. In this paper proposed the use of SMS gateway to build system pushe-mail via SMS. By using SMS, the technology is expected to push e-mail can be felt more beneficial to the wholesociety, because SMS is available on all types of mobile phones and more popular in Indonesian society.Keywords: push e-mail, SMS gateway, SMS. ABSTRAKTeknologi Push e-mail saat ini masih terbatas pada ponsel high-end seperti smartphones. Padahal penggunaponsel high-end di masyarakat Indonesia masih terbatas. Pada makalah ini diusulkan pemanfaatan SMSgateway untuk membangun sistem push e-mail melalui SMS. Dengan menggunakan SMS, diharapkan teknologipush e-mail dapat lebih terasa manfaatnya bagi seluruh lapisan masyarakat, karena SMS tersedia pada seluruhjenis ponsel dan lebih populer di masyarakat Indonesia.Kata kunci: push e-mail, SMS gateway, SMS.1. PENDAHULUANPush e-mail adalah sistem yang memungkinkan Untuk menyiasati permasalahan tersebut, diusulkanpesan e-mail secara aktif ditransfer (di-push) ke e- suatu pemanfaatan SMS gateway untuk membangunmail client begitu sampai di e-mail server. sistem push e-mail melalui SMS. SMS gatewayTeknologi push e-mail memudahkan penerima pesan merupakan perangkat yang mengubah pesan SMSkarena pesan baru akan secara aktif dikirimkan ke e- menjadi bentuk lain atau sebaliknya.mail client begitu sampai di e-mail server sehinggae-mail client tidak perlu lagi melakukan request Dikirimkannya pesan e-mail melalui SMSsecara berkala ke e-mail server untuk memeriksa memungkinkan pengguna perangkat bergerak low-apakah ada pesan baru atau tidak. Hal ini membuat end dari seluruh lapisan masyarakat dapat merasakankomunikasi menggunakan e-mail lebih efektif manfaat teknologi push e-mail. Dipilihnya teknologikarena pesan dapat segera dibaca dan ditindaklanjuti SMS adalah karena SMS sudah sangat populeroleh penerima pesan, dan lebih efisien karena digunakan oleh masyarakat Indonesia, dan tersediameminimalkan penggunaan bandwidth. pada seluruh jenis ponsel.Sayangnya, teknologi push e-mail masih memiliki Pada makalah ini, akan dipaparkan prosesbeberapa hambatan untuk diaplikasikan secara luas pembangunan perangkat lunak yang memanfaatkandi Indonesia. Hambatan tersebut: SMS gateway untuk membangun sistem push e-mail 1. Ketersediaan teknologi push e-mail pada melalui SMS. Perangkat lunak tersebut diberi nama perangkat bergerak saat ini masih terbatas PEMS (Push E-mail melalui SMS). pada perangkat bergerak high-end, misalnya smartphones. Padahal mayoritas 2. MODEL KEBUTUHAN, ANALISIS, masyarakat Indonesia menggunakan DESAIN, DAN IMPLEMENTASI perangkat bergerak kelas middle dan low- Berikut ini adalah paparan tentang model kebutuhan, end. analisis, desain, dan implementasi PEMS. 2. Kemudahan akses internet belum mencakup seluruh wilayah dan lapisan masyarakat, teutama pedesaan. Hal ini 2.1. Model Kebutuhan membuat komunikasi menggunakan media Kebutuhan fungsional dari PEMS mencakup: e-mail tidak begitu populer. 1. Menerima pesan e-mail. Jika perangkatBandung, 7 November 2009 B-1
  • 52. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 lunak dibuat pada server terpisah, maka mengubah pesan e-mail menjadi pesan harus bisa mengambil pesan dari remote SMS. server dengan menggunakan Post Office 3. Antarmuka pengaturan konfigurasi Protocol (POP). Server PEMS akan perangkat lunak. mengambil pesan secara berkala dalam rentang waktu tertentu. Jika digambarkan dalam sebuah diagram: 2. Memproses pesan e-mail yang masuk sebelum dikirimkan melalui SMS. Bagian POP ini akan dijelaskan kemudian. GSM (SMS) 3. Mengirimkan pesan yang sudah diproses Ponsel melalui e-mail ke ponsel penerima. E-mail Server PEMS Server 4. Melakukan pengaturan konfigurasi untuk mengoptimalkan kinerja perangkat lunak. Internet/LAN Pengaturan tersebut antara lain (1) penyaringan pesan e-mail. Hal ini memungkinkan pengguna dapat membuat kriteria pesan e-mail yang akan diteruskan melalui SMS, jadi tidak semua pesan harus Antarmuka diteruskan melalui SMS; dan (2) adanya perangkat fitur “hanya notifikasi”. Hal ini lunak memungkinkan pengguna hanya menerima notifikasi berisi nama pengirim dan Gambar 1. Desain arsitektur PEMS beberapa karakter pertama dari pesan e- mail jika ada pesan baru yang masuk. 2.3. Implementasi PEMS diimplementasikan menggunakan perangkatPemrosesan pesan e-mail (poin nomor 2) yang perlu lunak open source atau layanan yang sudah tersedia.dilakukan dengan dua tahap: Pada penelitian ini, digunakan: 1. Ekstraksi. Pada tahap ini akan diekstraksi 1. mail.students.if.itb.ac.id sebagai e-mail teks yang benar-benar merupakan pesan server. dari pengirim. Pada tahap ini dilakukan (1) 2. Gammu[1] sebagai SMS gateway, dengan penghilangan bagian signature dan kutipan modem menggunakan ponsel Siemens C55. dari pesan-pesan sebelumnya dan (2) 3. Apache Webserver[2] sebagai aplikasi menghilangkan tag HTML yang terdapat server. dalam pesan. 4. PHP[3] sebagai bahasa pemrograman untuk 2. Penyingkatan. Pada tahap ini, pesan yang mengimplementasikan antarmuka, ekstraksi sudah diekstraksi akan disingkat sesuai pesan, dan penyingkatan pesan. gaya bahasa SMS. Hal ini perlu dilakukan 5. Kelas PHP pop3[4], mimeparser[5], dan karena satu pesan SMS memiliki rfc822_addresses[5] untuk keterbatasan hanya dapat memuat maksimal mengimplementasi aplikasi pengambil 160 karakter. Pada penelitian ini, dirancang pesan menggunakan POP. algoritma sederhana yang (1) menghilangkan semua huruf vokal dalam setiap kata kecuali jika huruf vokal tersebut 3. HASIL DAN DISKUSI berada pada awal kata atau kata tersebut Sistem push e-mail melalui SMS dapat berjalan mengandung huruf kapital seluruhnya dengan baik, yaitu isi pesan dapat segera terkirim (karena kemungkinan merupakan melalui SMS dalam rentang waktu yang tidak terlalu singkatan); dan (2) mengubah kata ulang lama. menjadi [kataulang]2. Contohnya kata “Teman-teman” menjadi “Teman2”. Pada penelitian kali ini digunakan salah satu contoh pesan e-mail berikut ini (jumlah karakter: 1021).2.2. Analisa dan Desain Teman-teman HMXX, seperti yangKomponen yang terdapat dalam PEMS: telah kita ketahui bersama, 1. E-mail server, atau jika di-deploy pada AD/ART HMXX server terpisah, e-mail server berarti sebuah sudah usang. Maksudnya adalah isi server yang dapat mengambil pesan e-mail dari AD/ART tersebut banyak yang dari remote server menggunakan POP. tidak sesuai dengan kondisi 2. SMS gateway, yaitu komponen yang sekarang. Oleh kaena itu harusB-2 Bandung, 7 November 2009
  • 53. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 disusahakan tidak sesuai dengan kondisi amandemen AD/ART. sekarang. Oleh kaena itu harus disusahakan DPP kepengurusan kemarin sudah amandemen AD/ART. mengusahakan utuk mengadakan sidang DPP kepengurusan kemarin sudah amandemen AD/ART namun gagal mengusahakan utuk mengadakan karena tidak memenuhi kuorum. DPP sidang tahun amandemen AD/ART namun gagal ini juga akan mengusahakan untuk karena tidak memenuhi kuorum. DPP melakukan sidang amandemen tahun AD/ART. ini juga akan mengusahakan untuk melakukan sidang amandemen Draft amandemen AD/ART HMXX AD/ART. beserta AD/ART HMXX dapat dilihat di : Draft amandemen AD/ART HMXX beserta AD/ART HMXX dapat dilihat <a di : href="http://students.if.itb.ac.i d/~if17099/">http://students.if.i http://students.if.itb.ac.id/~if1 tb.ac.id/~if17099/</a> 7099/ Jika ada tanggapan, saran mohon Jika ada tanggapan, saran mohon segera disampaikan, terutama bagi segera disampaikan, terutama bagi 2008 2008 yang belum terlibat dalam yang belum terlibat dalam pembuatan draft amandemen AD/ART pembuatan draft amandemen AD/ART ini. ini. wassalam wassalam -- Irfan Afif Setelah dilakukan pemrosesan yang kedua, yaitu 135 07 099 penyingkatan pesan, akan dihasilkan pesan sebagai berikut (Jumlah karakter: 514). AD HMXX pasal 1: Tmn2 HMXX, sprt yng tlh kt kth "Himpunan Mahasiswa Teknik brsm, AD/ART HMXX Informatika Institut Teknologi sdh usng. Mksdny adlh is dr Bandung AD/ART trsbt bnyk yng atau disingkat HMXX ITB." tdk ss dngn knds skrng. Olh kn it -- hrs dsshkn amndmn AD/ART. HMXX mailing list HMXX@students.if.itb.ac.id DPP kpngrsn kmrn sdh mngshkn utk http://mail.students.if.itb.ac.id mngdkn sdng / mailman/listinfo/HMXX amndmn AD/ART nmn ggl krn tdk mmnh krm. DPP thn n jg akn mngshkn untk mlkkn sdngSetelah dilakukan pemrosesan pertama, yaitu amndmn AD/ART.ekstraksi pesan, maka pesan baru yang dihasilkanadalah sebagai berikut (jumlah karakter: 707). Drft amndmn AD/ART HMXX bsrt AD/ART HMXX dpt dlht d : Teman-teman HMXX, seperti yang telah kita ketahui bersama, http://stdnts.f.tb.c.d/~f17099/ AD/ART HMXX sudah usang. Maksudnya adalah isi Jk ad tnggpn, srn mhn sgr dsmpkn, dari AD/ART tersebut banyak yang trtm bg 2008Bandung, 7 November 2009 B-3
  • 54. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 yng blm trlbt dlm pmbtn drft URL ikut disingkat, padahal seharusnya tidak. amndmn AD/ART in. Pengembangan lainnya adalah dengan mengimplementasikan kecerdasan buatan wsslm sehingga dapat disusun resume pesan dengan panjang karakter tidak lebih dari 160 karakter secara otomatis.Dengan begitu, pesan e-mail dikirimkan melalui 2. Dibuat mekanisme agar penerima pesan SMSempat buah SMS. dapat membalas pesan e-mail kepada pengirim melalui SMS, yang kemudian akan diteruskan4. KESIMPULAN oleh sistem ke alamat e-mail pengirim.Sistem push e-mail melalui SMS efektif untuk pesanyang relatif singkat yang isinya merupakan 5. DAFTAR PUSTAKApercakapan (bukan artikel), karena pengguna dapat [1] http://www.gammu.orgmengetahui dengan segera bahwa pesan baru sudah [2] http://httpd.apache.orgditerima. Karena itu, fungsi push e-mail sebaiknya [3] http://www.php.netdigunakan bersama fungsi penyaringan e-mail [4] http://www.phpclasses.org/browsesehinga pesan yang diteruskan hanya pesan yang /package/2.htmldirasa penting. [5] http://www.phpclasses.org/browse/ package/3169.htmlNamun, terdapat keterbatasan dalam sistem ini, yangjuga merupakan keterbatasan teknologi SMS: 1. Pesan yang dapat diteruskan hanya pesan PERTANYAAN : teks. Penanya : Bambang Sugiarto 2. File lampiran e-mail tidak dapat ikut dikirimkan. Pertanyaan : 3. Tidak efektif untuk pesan yang sangat Bagaimana algoritma penyingkatan e-mail menjadi panjang karena tidak nyaman dibaca SMS ? melalui SMS dengan kata-kata yang disingkat. Saran : Seharusnya aplikasi ini diimplementasikan.Pengembangan lebih lanjut yang dapat dilakukan Jawaban :untuk menyempurnakan sistem Push E-mail melalui Algoritma penyingkatan :SMS ini antara lain. – yang diambil hanya plain text -nya saja1. Penyempurnaan algoritma penyingkatan dengan – menghilangkan seluruh huruf vokal, kecuali menyeleksi kata yang bisa disingkat dan mana huruf vokal yang di awal kata yang tidak. Dapat dilihat di atas bahwa alamat – kata-kata yang berulang diganti dengan angka 2B-4 Bandung, 7 November 2009
  • 55. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510PENGEMBANGAN APLIKASI PEMODELAN DATA MULTIDIMENSI BERBASIS JAVA PADA PostgreSQL Allen F. Aritonang, Mewati Ayub Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Kristen Maranatha Jl. Prof. Drg. Suria Sumantri no. 65 Bandung 40164 Email : allen_f_aritonang@yahoo.com, mewatia@yahoo.com ABSTRACTAnalyzing data in a large volume can be done with multi-dimensional data modeling, which is called data cube.The goal of this application is providing tools for users to analyze data with multidimensional model. Data cubeoperators, like roll-up, drill-down, slice, dice and pivot or rotate, can help users to analyze data in flexible ways.This application was built in Java and use PostgreSQL database to store data. Data cube is implemented as aquery result from relational data base. Testing results indicated that this application can be running well withdifferent data sources. Roll-up, drill-down and rotate operators can be combined each other, but there are twooperators that cannot be combined, they are slice and dice operators.Keywords : data cube, multi-dimensional data modelling, data cube operator. ABSTRAKAnalisis terhadap data bervolume besar dapat dilakukan melalui pemodelan data multidimensi, yang biasadisebut sebagai kubus data (data cube). Aplikasi ini bertujuan menyediakan perangkat untuk memudahkanpengguna dalam melakukan analisis data dengan model data multidimensi. Sejumlah operator data cube sepertiroll-up, drill-down, slice, dice dan pivot atau rotate, dapat membantu pengguna untuk menganalisis data secarafleksibel. Aplikasi ini dibangun dengan bahasa pemrograman Java dan menggunakan basis data Postgre SQLuntuk penyimpanan data. Data cube diimplementasikan sebagai hasil query terhadap suatu basis datarelasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi ini dapat berjalan dengan baik untuk berbagai datasumber yang berbeda. Operator roll-up, drill-down dan rotate dapat dikombinasikan satu sama lain, namunterdapat dua operator yang tidak dapat dikombinasikan, yaitu operator slice dan dice.Kata kunci: data cube, pemodelan data multidimensi, operator data cube.1. PENDAHULUAN (http://mondrian.pentaho.org/).Penggunaan teknologi informasi di hampir semuabidang kehidupan menghasilkan data dengan volume Adapun penelitian yang kami lakukan adalahyang sangat besar. Perangkat lunak yang dapat mengembangkan aplikasi pemodelan datamelakukan analisis terhadap kumpulan data dengan multidimensi yang bersifat open-source denganvolume yang sangat besar akan sangat memudahkan menggunakan bahasa pemrograman Java pada basispengguna dalam menganalisis data dari beberapa data PostgreSQL.dimensi yang berbeda. Perangkat tersebut dapatdirealisasikan melalui penggunaan data warehouse 2. PEMODELAN, DESAIN, dandengan perangkat on-line analytical processing IMPLEMENTASI(OLAP) [4]. Dengan perangkat OLAP, pengguna 2.1. Pemodelan Data Multidimensidapat melakukan analisis data secara interaktif dan Pemodelan data pada data warehouse didasarkanjuga secara multidimensi, sehingga dapat atas pemodelan data multidimensi. Dalammenganalisis data dari beberapa tingkat abstraksi pemodelan tersebut, data ditampilkan dalam bentukyang berbeda. data cube, yang memungkinkan data dipandang dari beberapa dimensi yang berbeda [4][5][6]. PadaSaat ini aplikasi OLAP dalam data warehouse masih gambar 1 ditunjukkan suatu contoh data cube.ditujukan untuk database komersial seperti Oracledan SQL Server, sedangkan aplikasi OLAP yang Pemodelan data multidimensi tersusun atas databersifat open source barulah Mondrian yang saat ini cube, ukuran-ukuran (measures), dimensi, hirarki,sudah dikembangkan sampai dengan versi 3.1.2.1.Bandung, 7 November 2009 B-5
  • 56. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510tingkatan (level), dan atribut [6]. Data cubesmenyediakan perangkat untuk mengorganisasi Star schema adalah skema yang tersusun atas satuukuran-ukuran pada dimensi yang sama. Ukuran tabel pusat yang disebut tabel fact yang menyimpanakan menghubungkan sel-sel dari suatu data cube data tanpa redundansi, serta sekumpulan tabeldengan fakta yang dikumpulkan dari operasi bisnis. pendukung yang disebut tabel dimensi, dimanaDimensi mengandung kumpulan nilai yang unik setiap tabel mewakili satu dimensi. Pada gambar 3yang mengidentifikasi dan mengelompokkan data. ditunjukkan contoh suatu star schema, dengan SalesHirarki merupakan cara untuk mengorganisasi data sebagai tabel fact, dan empat tabel dimensi, yaitupada beberapa tingkatan agregasi yang berbeda. Time, Item, Branch, dan Location.Setiap tingkatan merepresentasikan suatu posisidalam hirarki. Atribut menyediakan informasitambahan mengenai data. Gambar 3. Skema Star [4] Skema snowflake adalah skema star dengan Gambar 1. Data Cube [4]. normalisasi data pada semua tabel dimensinya. Sedangkan fact constellation adalah beberapa skemaPada gambar 2 ditunjukkan diagram dari pemodelan star yang digabungkan sebagai satu skema.data multidimensi. Atribut di dalam tabel dimensi mempunyai hirarki, yang didefinisikan sebagai serangkaian pemetaan C ube dari sekumpulan atribut pada tingkat rendah ke tingkat yang lebih tinggi, atau konsep yang lebih umum. Sebagai contoh, pada dimensi location seperti pada gambar 3, terdapat hirarki street < city U k u ran D im e n s i < province_or_state < country. Hirarki tersebut diilustrasikan pada gambar 4. A trib u t T in g k a ta n H ira rk i d im e n si o Gambar 2. Diagram Pemodelan Data Multidimensi [6].Data warehouse memerlukan skema yang ringkasdan berorientasi subjek yang dapat mendukungpelaksanaan operasi OLAP pada data multidimensi.Terdapat tiga jenis skema yang dapat digunakanuntuk memodelkan data multidimensi pada data Gambar 4. Hirarki pada Tabel Dimensi Location [4].warehouse yaitu, Star Schema, Snowflake Schema, Analisis data dalam data cube dilakukan dengandan Fact Constellation Schema [4][6].B-6 Bandung, 7 November 2009
  • 57. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510menggunakan operasi yang disebut sebagai operasi memodelkan data multidimensi adalah fitur untukOLAP, yang terdiri atas roll-up, drill-down, slice, membuat skema data warehouse (Create DWdice, dan pivot [3][4]. Schema), fitur untuk membuat data cube (Create Data Cube), fitur untuk setiap operator OLAP (Roll-Operasi roll-up menjalankan operasi agregasi pada up, Drill-down, Slice, Dice, Pivot), serta fitur untukdata cube dengan menaikkan tingkat hirarki melakukan query (Create Query). Terdapat juga(climbing up) untuk suatu dimensi atau melakukan fitur untuk mengimpor data sumber yang akanreduksi dimensi. dibuat skemanya atau data cube-nya, yaitu Import and View Data Sources.Drill-down adalah kebalikan dari operasi roll-up,drill-down memecah data dari yang umum ke data dw.cube dw.datasourceyang lebih rinci. Operasi drill-down dapat 1 PGConnection PGConnectionRegistry Measuredirealisasikan dengan turun tingkat dalam hirarki 1 1 11 1 1atau menambah dimensi baru. 1 PGQueryExecution 1..* DataCube 1 PGSchemaOperasi slice melakukan seleksi terhadap satu 1 PGMetaDatadimensi dari data cube, kemudian melakukan 1..* 1 1 1pemotongan terhadap dimensi tersebut, sehingga 1..* PGTable PGColumndihasilkan sub cube dalam bentuk berdimensi dua. 1 1..*Operasi dice melakukan operasi yang mirip dengan 1 dw.gui dw.schema 1..*slice hanya saja menghasilkan sub cube dalam 1 1 FactTable DimensionTable FRMMain FRMViewDC dicebentuk berdimensi tiga. 1 1 1 1..* 1 1 1Pivot adalah operasi pada data cube dengan 1 1 1 1 1melakukan rotasi pada dimensi data cube, hal ini 1 FRMCreateDataCube slice 1drillDown DWSchema Hierarchydimaksudkan untuk memberi alternatif kepadapengguna dalam menampilkan data melalui sudutpandang yang lain. Gambar 6. Diagram Kelas Gambar 6 memperlihatkan diagram kelas dari setiap2.2. Desain package untuk membangun aplikasi yangAplikasi pemodelan data multidimensi dirancang dikembangkan. Adapun package-package tersebutsebagai suatu aplikasi yang mempunyai sejumlah adalah package dw.cube, dw.datasource, dw.gui,fitur yang diperlukan untuk pembentukan data cube serta dw.schema.dan pelaksanaan operasi OLAP seperti ditampilkan Package dw.cube berfungsi untukpada gambar 5. merepresentasikan data cube ke dalam sistem dan terdiri dari kelas DataCube dan Measure. Package Data Cube System dw.datasource berfungsi untuk melakukan koneksi, mengeksekusi query dan membaca metadata dari Create Data Cube «inc lud e» database PostgreSQL, dan terdiri dari Import and View Data Sources PGConnection, PGConnectionRegistry, PGSchema, ude» GTabel, PGColumn, PGMetaData, «incl Create DW Schema PGQueryExecution. Package dw.schema Roll-Up Data Cube menyediakan fungsi-fungsi untuk membuat skema Drill-Down Data data warehouse dan terdiri dari kelas FactTable, Cube DimensionTable, DWSchema, dan Hierarchy. Package dw.gui merupakan antarmuka aplikasi User Slice Data Cube dengan pengguna dan terdiri dari kelas FRMMain, FRMCreateDataCube, FRMViewDC, slice, dice, Dice Data Cube Drilldown. Create Query Pivot Data Cube 2.3. Implementasi Implementasi aplikasi menyangkut dua hal, yaitu implementasi data cube dan implementasi kelas- Gambar 5. Diagram Use Case Aplikasi kelas Java untuk setiap rancangan fitur. Data cubeFitur yang disediakan oleh perangkat lunak untuk dapat diimplementasikan melalui dua cara yaituBandung, 7 November 2009 B-7
  • 58. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dengan menggunakan basis data relasional ataudengan menggunakan array multidimensi [4][7]. SELECT DISTINCTAplikasi yang dibahas dikembangkan dengan CUBE.country AS country,menggunakan basis data relasional, sehingga data cube_slice( CUBE.year,cube dibentuk melalui eksekusi query SQL. Adapun CUBE.country,skema data warehouse yang digunakan adalah Computerskema star. Keuntungan dari penggunaan basis data ) AS "Computer",relasional adalah penanganan data tidak perlu cube_slice(dilakukan oleh aplikasi dan menyerahkan masalah CUBE.year,penanganan data kepada pengelola basis data[2][6]. CUBE.country, Home Entertainment ) AS "Home Entertainment",Berikut ini diberikan contoh bagaimana ...menampilkan data cube sebagai tabel berdimensi FROM data_cube CUBEtiga. Sebagai contoh, dengan menggunakan skema WHERE CUBE.year =2002;star seperti pada gambar 3, akan dibentuk data cubeuntuk menampilkan jumlah penjualan per tahununtuk setiap country dan untuk setiap type, dengan Berikut ini ditunjukkan bagaimana implementasitabel item sebagai dimensi x, tabel location sebagai metode dalam Java untuk membangun skema stardimensi y, dan tabel time sebagai dimensi z. Pada (program 1), membuat tabel fact (program 2) dantabel 1, ditunjukkan tampilan yang ingin dihasilkan. tabel dimensi (program 3) dalam bentuk wizard. Tabel 1. Tampilan Data Cube dalam Tabel private void createDWSAction(){ Berdimensi Tiga String catalogName = pgConn.getCatalogName(); year = ‘2002’ String userName = pgConn.getConnectionRegistry(). Type getUserName(); country String schemaName = Home Entertainment cbSchema.getModel(). Computer getSelectedItem().toString(); sqlDWSchema = "--Data Warehouse 12900 US 200000 Schema : dws_" + catalogName + "n"; 7000 Canada 45000 sqlDWSchema+="DROP SCHEMA IF EXISTS dws_" + catalogName + " CASCADE;n" +Tampilan data seperti pada tabel 1 memerlukan "CREATE SCHEMA dws_" +suatu fungsi cube_slice sebagai berikut : catalogName + " AUTHORIZATION " + userName + ";n" +CREATE FUNCTION cube_slice(text, text, "GRANT ALL ON SCHEMA dws_" +text) catalogName +RETURNS double precision AS " TO " + userName + ";n" +$BODY$ "GRANT ALL ON SCHEMA dws_" + SELECT(SELECT dolar_sold catalogName + " TO " FROM data_cube + schemaName + ";n"; WHERE year = DC.year txtSQL.setText(sqlDWSchema); AND country = DC.country tabWizard.setSelectedIndex(1); AND type = DC.type } ) FROM data_cube DC WHERE DC.year = $1 AND DC.country = $2 Program 1 Metode untuk Membuat Skema Star AND DC.type = $3;$BODY$ Pembangunan kelas-kelas Java beserta metodenya LANGUAGE sql VOLATILE COST 100; untuk merealisasikan aplikasi pemodelan data multidimensi ini merujuk pada pustaka [1][8].Fungsi cube_slice di atas diaplikasikan dalam query private String createFactTable(){berikut ini : String fromTable = cbDSTable.getSelectedItem().toString();B-8 Bandung, 7 November 2009
  • 59. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 String factTable = "fact_" + fromTable; + "_" + measure + "_" + dcid; String sql=""; sql="n--Fact Table : " + dwSchema + "." dataCube = new DataCube();+ dataCube.setPgConn(pgConn); factTable + " n"; dataCube.setDwSchema(dwSchema); sql+= "CREATE TABLE " + dwSchema + "." dataCube.setDataCubeID(dcid); + factTable + " AS n"; dataCube.setName(dataCubeName); sql+= "tSELECT "; for(i=0;i<tableModel.getRowCount();i++){ dataCube.setFunctionName(functionName); String columnType = tableModel. dataCube.setDimensionX getValueAt(i, 0).toString(); (getDimTableObject(dimTableX)); String columnName = tableModel. dataCube.setDimensionY getValueAt(i, 1).toString(); (getDimTableObject(dimTableY)); String columnAlias = tableModel. dataCube.setDimensionZ getValueAt(i, 2).toString(); (getDimTableObject(dimTableZ)); if(columnAlias.equals("")){ dataCube.setMeasure(new sql+=columnName + ", "; Measure(measure, aggregate)); }else{ dataCube.initLevel(); sql+=columnName + " AS " + columnAlias + ", String sql = saveDataCubeInfo(dcid,"; dataCubeName, measure, } functionName, aggregate); } sql=sql.substring(0, sql.length()-2); sql+="ntFROM " + fromTable + ";"; sql+=dataCube.createDataCubeSQL(); return sql; sql+=dataCube.updateLevel();} int result = PGQueryExecution. executeUpdate(pgConn.getConnection(),Program 2 Metode untuk Membuat Tabel Fact sql); FRMMain frmMain = (FRMMain)GUIUtil. getCreatedWindows("dw.gui.FRMMain");private void createAllDTAction(){ frmMain.addDataCube(dataCube); for(int i=0;i<sqlSeq.size();i++){ } String sql = sqlSeq.get(i); Program 4 Metode untuk Membuat Data Cube if(!sql.equals(null)|| !sql.equals("")){ Program 4 menunjukkan cara pembentukan data int result = cube, yaitu dengan menetapkan parameter dimensiPGQueryExecution. executeUpdate x, y, z, serta fungsi agregasi yang akan dipakai. (pgConn.getConnection(), Kemudian metode createDataCube akansql); berhubungan dengan basis data untuk mengakses } skema star yang sebelumnya sudah dibuat. } } Implementasi antarmuka utama dari aplikasi dapat dilihat pada gambar 7, yang menampilkan semuaProgram 3 Metode untuk Membuat Tabel Dimensi fitur yang disediakan oleh aplikasi. private void createDataCube(){ int dcid=nextDCID(); String dimTableX = cboModelX.getSelectedItem(). toString(); String dimTableY = cboModelY.getSelectedItem(). toString(); String dimTableZ = cboModelZ.getSelectedItem(). toString(); String measure = cboMeasure.getSelectedItem(). toString(); String aggregate = cboAggregat.getSelectedItem(). toString().toLowerCase(); String dataCubeName = "cube_" + aggregate + "_" + measure + "_" + dcid; String functionName = "cs_" + aggregate Gambar 7. Form Utama AplikasiBandung, 7 November 2009 B-9
  • 60. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Gambar 8 memperlihatkan tampilan dari form view data cube dari dimensi satu sampai dengan dimensidata cube untuk menampilkan data cube dan tiga.melakukan operasi OLAP terhadap data cube. Padaform ini terdapat list box yang menampilkan Hasil yang diberikan oleh setiap operator OLAPdimensi z dari data cube, komponen tabel yang sudah sesuai dengan spesifikasi, namun evaluasi darimenampilkan dimensi x dan y, serta komponen tab kombinasi operator OLAP menunjukkan bahwayang berisi tombol-tombol operator OLAP. tidak semua dari operator tersebut dapat dikombinasikan. Aplikasi ini hanya dapat melakukan kombinasi antara operator roll-up, drill- down dan rotate. Masih ada masalah teknis dalam mengkombinasikan operator dice dan slice dengan operator yang lainnya. Implementasi data cube sebagai array multidimensi pada awal pengembangan menimbulkan masalah memori bila aplikasi menangani jutaan data, sehingga dicari solusi alternatif. Solusi yang selanjutnya diambil adalah menggunakan basis data relasi untuk penyimpanan data, yaitu dengan membentuk data cube sebagai hasil dari query terhadap tabel-tabel di dalam basis data. Jika dibandingkan dengan aplikasi Mondrian, fitur- fitur yang diimplementasikan dalam aplikasi ini Gambar 8. Form View Data Cube barulah fitur dasar, aplikasi masih belum dilengkapi dengan fitur untuk visualisasi hasil dalam bentuk3. HASIL EVALUASI grafik, ataupun bahasa query untuk dataFungsionalitas dari kelas-kelas yang terdapat pada multidimensi.package dw.cube, dw.datasource, dan dw.schematelah diuji dengan unit testing menggunakan modulJUnit versi 4.0 yang sudah terintegrasi pada IDE 5. DAFTAR PUSTAKANetBeans 6.5 Hasil pengujian menunjukkan bahwa [1] Chan, Patrick. (2002). The JavaTM Developersketiga package tersebut berfungsi sesuai spesifikasi. Almanac 1.4. Volume 1. Indianapolis : Pearson Education.Aplikasi ini juga telah diuji secara black box untuk [2] Gajah Mada University : Master of Informationmemastikan setiap fitur dapat berfungsi sesuai Technology. (2001). Data Warehouse or Datadengan spesifikasinya. Pengujian juga dilakukan Market.terhadap setiap operator OLAP, yaitu roll-up, drill- http://mti.ugm.ac.id/~adji/courses/resources/CIdown, slice, dice dan pivot serta kombinasinya. Hasil CC/Short%20Cicc/text/or8_text/ch1.htm,pengujian menunjukkan bahwa ada beberapa diakses pada tanggal 28 November 2008.operator yang tidak dapat dikombinasikan, yaitu [3] Gray, Jim. (1997). Data Cube: A Relationalkombinasi slice dan dice, kombinasi slice dengan Aggregation Operator Generalizing Group-By,drill-down dan kombinasi dice dengan roll-up. Cross-Tab, and Sub-Totals. Data Mining and Knowledge Discovery. Netherlands : KluwerAplikasi juga sudah diuji dengan beberapa data Academic Publishers.sumber yang berbeda dan hasil pengujian [4] Han, Jiawei, & Kamber, Micheline. (2006). Datamenunjukkan bahwa aplikasi dapat bekerja dengan Mining Concepts and Techniques. 2nd Edition.baik. San Fransisco: Morgan Kaufman. [5] Kay, Russel. (2004). QuickStudy : Data Cubes.4. KESIMPULAN http://www.computerworld.com/action/article.dAplikasi pemodelan data multidimensi ini dapat o?commandmembantu pengguna dalam menganalisis data yang =viewArticleBasic&articleId=91640, diaksesberbentuk data cube dengan memanfaatkan kelima pada tanggal 7 Juni, 2008.operator OLAP. Melalui operator OLAP, pengguna [6] Oracle (2003). The Multidimensional Datadapat secara fleksibel menganalisis data dari Model. Oracle OLAP Application Developersberbagai sudut pandang serta dalam berbagai tingkat Guide 10g Release 1.abstraksi data. Aplikasi ini hanya dapat menangani http://www.stanford.edu/dept/itss/docs/oracle/1B-10 Bandung, 7 November 2009
  • 61. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 0g/olap.101/b10333/multimodel.htm, diakses pada tanggal 7 Juni 2008.[7] Pendse, Nigel. (2006). OLAP Architectures. http://www.olapreport.com/achitectures.htm, diakses pada tanggal 7 Juni 2008.[8] Zukowski, John. (2005). The Definitive Guide to Java Swing. 3rd Edition. Berkeley, CA : Apress.Bandung, 7 November 2009 B-11
  • 62. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PENYEMPURNAAN IMPLEMENTASI PROTOKOL JARINGAN BERBASIS ISO 8473 DALAM KERNEL LINUX 2.6 UNTUK PENERBANGAN NASIONAL Tonny Adhi Sabastian1, Gladhi Guarddin1, R. Muhammad Taufik Yuniantoro2, Husni Fahmi2 1. Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Indonesia Kampus Baru UI, Depok - Jawa Barat. Indonesia Email : tonny.adhi@ui.ac.id. adin@ui.ac.id 2. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Jl. MH. Thamrin No. 8 Jakarta, Indonesia Email : mtaufik@webmail.bppt.go.id, fahmi@inn.bppt.go.id ABSTRACTATN (Aeronautical Telecommunication Network) as a new standard communication protocol on internationalaviation will be implemented for Asia-Pacific regional including Indonesia in the year 2015 [1]. The ATNdevelopment initiated by BPPT since 2007[2][3] leaves some open issues and need some specific completion onconforming the ISO 8473 standard. The functions that have yet to be implemented are packet fragmentation,reassembly and multiple queues. Other finalization would be testing and packaging ATN kernel module so that itcan be used by other developers which are free to change, distribute, develop, and use. The completeimplementation of ATN will rapidly enhance the local competence on meeting the technology demands of thenational aviation industry.Keywords: atn, clnp, kernel, linux, iso 8473 ABSTRAKATN (Aeronautical Telecommunication Network) sebagai standar protokol komunikasi penerbanganinternasional secara berkala akan segera digunakan untuk regional Asia Pasifik termasuk Indonesia mulaitahun 2015 [1]. Dalam menyongsong proses implementasi tersebut, pengembangan ATN yang diinisiasi olehBPPT sejak tahun 2007 [2][3] masih menyisakan beberapa pekerjaan penyempurnaan implementasi agarsesuai standar ISO 8473. Beberapa fungsi tersisa yang harus diimplementasi adalah fragmentasi paket,reassembly paket, serta multiple queue. Penyempurnaan akhir selain implementasi fungsi adalah pengujian danpengemasan modul kernel agar dapat digunakan sebagai materi yang dapat diperbaiki, didistribusikan,dikembangkan, dan digunakan oleh pihak lain secara bebas. Implementasi lengkap dari ATN ini akanmenciptakan suatu percepatan kompetensi lokal dalam memenuhi kebutuhan teknologi dalam bidang industripenerbangan nasional.Kata kunci: atn, clnp, kernel, linux, iso 84731. PENDAHULUAN CNS/ATM (Communications NavigationSeluruh negara anggota ICAO (International Civil Surveillance/Air Traffic Management System) adalahAviation Organization), termasuk Indonesia, telah konsep pengaturan lalu lintas udara yang efisienmenyepakati adanya proses migrasi metode menggunakan semua infrastruktur yang adatelekomunikasi informasi penerbangan dari termasuk menjadi penghubung antara pesawat udaragabungan antara AFTN (Aeronautical Fixed dengan pusat pengendali (air-ground-Telecommunication Network) sebagai air-ground- communication) dan antar pusat pengendali satucommunication dan AMHS (Aeronautical Message dengan lainnya (ground-ground-communication).Handling System) sebagai ground-ground- Salah satu komponen penting dalam implementasicommunication, menjadi CNS/ATM. Migrasi konsep tersebut adalah protokol ATN (Aeronauticaltersebut pada dasarnya adalah untuk meningkatkan Telecommunication Network) sesuai standar ISOkeselamatan penerbangan dan penambahan jumlah 8473.lalu lintas udara.B-12 Bandung, 7 November 2009
  • 63. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 penelitian bermanfaat strategis yaitu kendali penuh ruang udara Indonesia. Negara kita selama ini masih memanfaatkan jasa Singapura untuk mengelola dan menginterpretasikan transmisi CNS/ATM [8]. Saat ini implementasi sudah mencapai proses ujicoba kompatibilitas komunikasi dengan sistem ATN berlisensi komersil [2][3][5][13]. Beberapa fungsi akhir yang disempurnakan dari pengembangan ATN ini adalah fragmentasi, reassembly, dan multiple queue. Keberhasilan ujicoba ini akan menciptakan suatu percepatan perkembangan teknologi lokal dalam melayani kebutuhan penerbangan nasional. Gambar 1. Gambaran umum ATN 2. ANALISA, DESAIN, DAN IMPLE-Migrasi berkala akan segera dilaksanakan untuk MENTASIregional Asia Pasifik mulai tahun 2015 [1], untuk itu Penelitian yang dijabarkan melalui penulisan iniIndonesia wajib menyampaikan roadmap dan hendak menyempurnakan beberapa penelitian ATNrencana implementasi kepada regional ICAO agar yang telah dilakukan sebelumnya. Fungsi-fungsirencana regional dan global dapat selaras dengan yang berkaitan dengan PDU segmentation dan PDUnegara-negara lain. reassembly akan diimplementasikan ke dalam protocol stack ATN. Selain itu penambahanATN dengan standar ISO 8473 merupakan sebuah kemampuan penerimaan dari berbagai sumberspesifikasi terbuka dan sudah diimplementasi oleh pengirim pada ATN protocol stack juga dilakukanbeberapa vendor penerbangan dunia dan berlisensi dalam penelitian ini.komersial dengan harga yang sangat mahal.Kebutuhan lisensi minimum untuk mencakup Hasil dari penelitian ini adalah sebuah protocolseluruh penerbangan nasional dengan total 33 stack ATN utuh yang siap digunakan untukground station dapat mencapai US$ 22,700,000 per transmisi data penerbangan CNS/ATM. Protocoltahun[4][8], untuk itu dibutuhkan sebuah solusi stack ini juga siap untuk diintegrasikan padaalternatif yang dapat memenuhi seluruh kebutuhan distribusi utama (mainstream) dari kernel Linux 2.6.penerbangan nasional. • Detail Desain dan ImplementasiDi Indonesia, ATN sebagai komponen penting dariseluruh sistem ini telah dikembangkan sejak tahun ATN Internetwork mengadopsi model jaringan tujuh2007 oleh Badan Pengkajian dan Penerapan lapis Open System Interconnection (OSI).Teknologi (BPPT) yang dibantu oleh Swiss German Dibandingkan dengan standar Internet yang adaUniversity [2][3][4][5], kemudian dilanjutkan oleh sekarang yakni empat lapisan pada TCP/IP, standarsivitas akademika Universitas Indonesia. Penelitian ATN lebih kompleks. Alasan adopsi model OSIini telah menghasilkan sebuah protocol stack beserta keuntungannya dijelaskan oleh komite ICAOsebagai sebuah modul dalam kernel Linux 2.6 pada yang bernama FANS (Future Air Navigationlapisan network dan transport [2][4][5]. Kode System) dalam [7] serta oleh Signore & Girardsumber dari penelitian ini juga telah diletakkan pada dalam [9]. Beberapa alasan tersebut diantaranya :repository Sourceforge [6] dengan lisensi opensource. • Ruang pengalamatan yang luas [7][11] • Utilisasi bandwidth yang rendah [7]Secara spesifik manfaat dari penelitian diharapkan • Prioritas terhadap sumber daya jaringan [7]dapat meningkatkan efisiensi anggaran nasional dan • Dukungan terhadap berbagai infrastrukur mobilepeningkatan daya saing bangsa dalam teknologi network , termasuk dukungan terhadap Aeronauti-pernerbangan. Selain mampu menerapkan standar cal Mobile Satelite Service (AMSS)yang telah ditentukan oleh ICAO bagi negara –negara anggotanya dan tentunya solusi ekonomis Adapun perbandingan model protokol dalam ATNbagi pemerintah Indonesia dalam penerapan standar dengan standar Internet sekarang diilustrasikanini, penelitian ini juga diharapkan membawa dalam Gambar 2.Indonesia sebagai negara yang menguasai teknologikomunikasi penerbangan teraktual. Di samping ituBandung, 7 November 2009 B-13
  • 64. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 2. Perbandingan Model Protokol ATN dan Standar Internet ,PTIK - BPPT, 2006, hal .28Seperti yang telah diilustrasikan dalam Gambar 2,ATN mengadopsi protokol CLNP (Connectionless Gambar 3. Penyempurnaan ATN Protocol StackNetwork Protocol) ISO/IEC 8473 sebagai protokolkomunikasi di lapisan jaringan (network layer) OSI. Fungsi PDU reassembly (clnp_defrag)Hal ini sesuai dengan standar yang diterapkan FANS diintegrasikan pada sisi output dari protocol stack.dalam [7] . Melalui penelitian yang dilakukan dalam PDU tersegmentasi yang telah diterima oleh llc_rcv[2], [3] dan [4] telah berhasil dibangun sebuah dan melewati analisa penerimaan oleh clnp_rcv akanmodul kernel yang mengimplementasikan input melewati fungsi ini. Fungsi ini akan menggabungkanserta output maupun routing secara partial untuk setiap segment PDU yang diterima oleh protokolprotokol CLNP. Dalam [5], implementasi dan CLNP menjadi sebuah PDU utuh yang siap diprosesintegrasi dengan protokol lapisan transport oleh lapisan yang lebih tinggi yaitu lapisan transport(transport layer) CLTP (Connectionless Transport (transport layer).Protocol) telah berhasil dilakukan. Pada bagian input protokol, kemampuan untukPenelitian ini menyempurnakan beberapa pekerjaan menerima PDU dari berbagai sumber pengirimansebelumnya dengan menambahkan beberapa fungsi yang berbeda juga diintegrasikan ke dalam clnp_rcv.penting protokol yang telah disebutkan sebelumnya, Fungsionalitas ini dikenal sebagai multiple queueyakni PDU segmentation, PDU reassembly dan [12]. Hal ini merupakan kemampuan penting yangpenerimaan input dari berbagai sumber pengiriman. harus dimiliki setiap protokol komunikasi dataAdapun secara garis besar pekerjaan yang dilakukan dalam lapisan OSI ketiga (network layer) agar dapatdalam penyempurnaan protokol CLNP diilustrasikan membedakan data yang diterima dari berbagaimelalui gambar 3. sumber yang berbeda untuk proses lebih lanjut pada lapisan diatasnya.Fungsi PDU segmentation (clnp_segment)diletakkan pada bagian input. Fungsi ini bertujuan Fungsionalitas multiple queue bekerja denganmemecah PDU menjadi bagian – bagian kecil menganalisa alamat sumber dan tujuan dari PDU(segment) agar ukuran PDU yang dikirimkan tidak yang dikirimkan menggunakan protokol CLNP.melebihi ukuran Maximum Transmission Unit Analisa tersebut dilakukan dalam fungsi clnp_rcv.(MTU) dari media transmisi yang digunakan. Fungsi Pasangan alamat sumber dan tujuan ini kemudianini melalui bantuan analisa ukuran PDU pada digunakan untuk mengelompokkan PDU yangclnp_queue_xmit akan mensegmentasi setiap PDU datang ke dalam sebuah kelompok antrian khususyang melebihi ukuran MTU sesuai dengan standar sesuai dengan pasangan alamat tersebut. PDU yangISO /IEC 8473-1 [10], yakni kelipatan 8 octet telah terkelompokkan ini selanjutnya dapat diproseskecuali untuk segmen terakhir. PDU yang telah lebih lanjut, baik mengalami proses reassemblytersegmentasi dikirimkan ke media transmisi via ataupun langsung dikirimkan menuju lapisan OSIantarmuka LLC dalam kernel Linux. diatasnya. Pola pengalamatan yang dianalisa dalamB-14 Bandung, 7 November 2009
  • 65. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510fungsionalitas ini adalah pola pengalamatan NSAP Pengujian yang dilakukan antara lain meliputi(Network Service Access Point). Alamat ini dapat pengiriman PDU melebihi ukuran MTU CLNPdianalogikan dengan alamat IP dalam lapisan untuk fungsi segmentation dan reassembly, sertaTCP/IP. Mengenai format dan standarisasi yang penerimaan PDU dari dua alamat NSAP yangdigunakan dalam pengalamatan NSAP dapat dilihat berbeda untuk menguji fungsionalitas multipledalam [11]. queue.Implementasi penyempurnaan yang telah dilakukan Pengujian dilakukan dengan menggunakan tiga unitberpedoman kepada rekayasa struktur data yang sistem berbasis Slackware Linux 12.1 denganmenjadi abstraksi sebuah paket data atau PDU menggunakan kernel 2.6.31. Dua unit sistemdalam kernel Linux, yakni socket buffer atau skb. berfungsi sebagai client ATN sedangkan satu unitStruktur ini merepresentasikan sebuah paket data berfungsi sebagai server ATN. Ketiga unit tersebutselama pemrosesan di dalam kernel, baik pada saat memiliki alamat NSAP yang berbeda. PDU yangpenerimaan maupun pengiriman [12]. Struktur terkirim ke media transmisi juga dianalisa denganumum dari sebuah skb dapat dilihat pada Gambar 4. menggunakan perangkat bantuan packet snifferUntuk pedoman rekayasa dapat diacu pada [12] bab Wireshark [14] untuk menunjukkan PDU yang telahkeempat. tersegmentasi. Pengujian dimulai dengan mengkompilasi dan mengaktifasi modul kernel ATN pada sistem yang akan digunakan. Gambar 5 mengilustrasikan salah satu proses kompilasi dan aktifasi pada sistem yang digunakan sebagai server. $make make -C /lib/modules/2.6.31-akane/build M=/root/atn_develop/module_atn modules make[1]: Entering directory `/usr/src/linux-2.6.31 CC [M] /root/atn_develop/module_atn/af_atn.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/clnp_csum.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/clnp_input.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/clnp_output.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/clnp_err.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/clnp_util.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/protocol.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/cltp_output.o CC [M] /root/atn_develop/module_atn/cltp_input.oGambar 4. Struktur Socket Buffer pada Kernel Linux CC [M] /root/atn_develop/module_atn/atn_raw.o LD [M] /root/atn_develop/module_atn/atn.o Building modules, stage 2.Seluruh penyempurnaan yang dilakukan telah MODPOST 1 modulesdiimplementasikan ke dalam modul ATN protocol CC /root/atn_develop/module_atn/atn.mod.o LD [M] /root/atn_develop/module_atn/atn.kostack dengan menggunakan bahasa pemrograman C make[1]: Leaving directory `/usr/src/linux-2.6.31dan diujicobakan dalam mainstream kernel terbaru $insmod atn.koketika penulisan ini dibuat, yakni versi 2.6.31. Detail $tail -f /var/log/messageshasil dan ujicoba akan dibahas dalam bagian ketiga. Oct 13 18:13:16 stargazer kernel: NET: Registered protocol family 27 Oct 13 18:13:27 stargazer kernel: NET: Unregistered3. HASIL DAN DISKUSI protocol Oct 13 family 27 18:13:33 stargazer kernel: NET: RegisteredDibandingkan dengan hasil penelitian terdahulu [2] protocol family 27[3][5], hasil yang didapatkan dalam penelitian ini Gambar 5. Kompilasi dan Aktifasi Modul Kernelsudah membentuk sebuah modul ATN protocol ATNstack yang utuh terutama dalam lapisan ketiga OSI(network layer) dengan protokol CLNP (ISO/IEC Setelah proses kompilasi dan aktifasi dilakukan,8473). Implementasi protokol CLNP yang setiap unit sistem yang digunakan dapat langsungdisempurnakan dalam penelitian ini telah dapat menjalankan aplikasi server dan client sederhanamelakukan fungsi – fungsi penting protokol yang telah disiapkan dengan menggunakan alamatkomunikasi data, seperti PDU segmentation, PDU NSAP yang berbeda. Data yang dikirim berupareassembly , dan multiple queue. Hasil penelitian ini untaian karakter dengan panjang melebihi MTUjuga telah siap diintegrasikan dengan distribusi CLNP.utama (mainstream) dari kernel Linux. Gambar 6 menunjukkan proses pengiriman data dariBeberapa proses pengujian juga telah dilakukan sisi salah satu client. Gambar 7a dan 7buntuk menguji hasil penelitian yang dilakukan. menunjukkan proses penerimaan pada sisi serverBandung, 7 November 2009 B-15
  • 66. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dari dua buah NSAP client yang berbeda. Gambar 8. Analisa Header PDU CLNP Tersegmentasi pada Wireshark Gambar 6. Pengiriman Data Pada Client 4. KESIMPULAN Melalui penelitian ini, telah dilakukan penyempurnaan terhadap standar implementasi protokol ISO 8473 CLNP. Sebuah modul ATN protocol stack telah dikemas dan diuji dalam penelitian ini menjadi sebuah kernel modul yang dapat digunakan dan dikembangkan lebih lanjut secara bebas untuk dunia penerbangan sipil nasional khususnya dan komunitas penerbangan sipil dunia pada umumnya. Gambar 7a. Penerimaan Data Pada Server dari Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi suatu NSAP A pemercepat penerapan teknologi CNS/ATM di Indonesia untuk melayani kebutuhan penerbangan nasional. Dalam kesempatan selanjutnya, penelitian yang dilakukan akan berfokus kepada pengembangan sistem routing pada CNS/ATM. Ketiga sistem routing yang akan dikembangkan adalah ES-IS (ISO/IEC 9542) , IS-IS (ISO/IEC 10589) dan IDRP (ISO/IEC 10747). Selain itu penelitian terhadap keamanan data pada CNS/ATM juga akan menjadi fokus penelitian lanjutan. Gambar 7b. Penerimaan Data Pada Server dari NSAP B 5. UCAPAN TERIMA KASIH Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-Gambar 8 mengilustrasikan contoh analisis protocol pihak yang telah membantu dalam melaksanakanheader CLNP yang ditangkap oleh packet sniffer penelitian. Secara khusus kami mengucapkan terimaWireshark. Wireshark menunjukkan header dari kasih kepada Bapak Tahar Agastani, Ibu Haretsebuah PDU yang tersegmentasi. Faidah, dan Dedy Irawan untuk masukan dan sarannya pada berbagai kesempatan diskusi. Terima kasih kami ucapkan pula kepada Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi, BPPT yang memberikan kesempatan kepada penulis untuk mengembangkan Open Source Software ATN. 6. DAFTAR PUSTAKA [1]. “ASIA/PACIFIC Regional Plan for the New CNS/ATM System”, ICAO, 2005. [2]. Bunga Sugiarto, Husni Fahmi, et.al., “DesignB-16 Bandung, 7 November 2009
  • 67. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 and Implementation of the Connectionless [9] T.L. Signore. and M. Girard , “The Aeronautical Network Protocol (CLNP) as Loadable Kernel Telecommunication Network (ATN)” , The Modules in Linux Kernel 2.6,” dipresentasikan MITRE Corporation, 2005. pada The 9th International Organization for [10]. Information technology – Protocol for Information Integration and Web-based providing the connectionless-mode network Applications & Services service, ISO/IEC 8473-1, 2nd ed., 1994 (iiWAS2007/MoMM2007),Emerging Research [11]. “Comprehensive ATN Manual (CAMAL) Part Projects and Work in Progress Symposium II: ATN System Level Considerations”, FANS (ERPAS), Jakarta, Indonesia, Des. 2007. Information Services Ltd, 1999.[3]. Husni Fahmi, Haret Faidah, Tadeus Prastowo, [12].K. Wehrle, H. Ritter, D. Muller, and M. Bechler, and Charles Lim, “Implementation of CLNP Linux Networking Architechture: Design and for the ATN with BSD Socket,” Implementation of Network Protocols in the dipresentasikan pada International Conference Linux Kernel, Pearson Education Inc., 2005 on Telecommunications (ICTel2008), Bandung, [13].Cipindo Tanjaya, Implementation of the Indonesia, Agustus 2008. Configuration Information Functions of the[4]. Tadeus Prastowo, Implementation of AF_ATN EIRP (End System Intermediate System Raw Socket for the ATN TP4/CLNP Routing Protocol), Swiss German University, Networking Suite, Swiss German University, Skripsi, 2008. Skripsi, 2008. [14].“Wireshark Protocol Analyzer”, tersedia pada[5] Dimas Isnayuar, Pierre Dana, Husni Fahmi, http://www.wireshark.org/, diakses pada et.al. , “Integration Of Transport Layer to tanggal 10 Oktober 2009. Connectionless Mode Network Service in Aeronautical Telecommunication Network PERTANYAAN (ATN),” dipresentasikan pada The 5th Penanya : Bambang Sugiarto International Conference on Information & Communication Technology and Systems Pertanyaan : Apa hubungannya antara aplikasi (ICTS), Surabaya, Indonesia, Agustus 2009. untuk percobaan pada CSN dengan penerbangan ?[6]. “The ATN TP4/CLNP Networking Suite”, tersedia pada http://atn.sourceforge.net/, Jawaban : diakses pada tanggal 10 Oktober 2009 . Aplikasi ini telah dikembangkan dan dilakukan pada[7]. “Comprehensive ATN Manual (CAMAL) Part pesawat dengan ground dan berjalan dengan baik. IV: Communication Services”, FANS Information Services Ltd, 1999.[8]. Michael A. Purwoadi, Program Pengkajian dan Pengujian New CNS/ATM – BPPT, disampaikan dalam Seminar Sinergi dalam Pengembangan dan Implementasi New CNS/ATM di Indonesia, BPPT, Juni 2008.Bandung, 7 November 2009 B-17
  • 68. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 ANALISA DAN STUDI KASUS MANAJEMEN HOTSPOT DENGAN APLIKASI CAPTIVE PORTAL PADA JARINGAN NIRKABEL UNTUK LAYANAN HOTSPOT UPT STMIK AMIKOM YOGYAKARTA M. Agung Nugroho, Lilik Suheri STMIK AMIKOM Yogyakarta Jl. Ringroad Utara, Condong catur, Depok, Sleman, Yogyakarta Email : nugroho.agung.m@gmail.com; liliksuheri@gmail.com ABSTRACTThe problem for the wireless infrastructure, especially the open access to public hotspots is, connection andauthentication system for users. Where authentication is required for wireless users so they can connect towireless networks legally. Authentication is also needed so that users can take advantage of all the facilitiesprovided by the wireless network provider. Problems that arise in dealing with wireless networks are weakauthentifikasi systems on wireless networks that do not use encryption methods, the development of assault usinga MAC address spoofing, MAC Address filtering limitations on the Access Point device, and data wirelessnetwork users are not centralized. To overcome this, the authors make arrangements for wireless networkingfacilities in order to form a secure wireless network using a RADIUS server for authorization authentication andaccess rights. And the application of captive portal applications on the wireless network to further increase thesafety and convenience when users connect and authenticate to the use of wireless networks. Expected to beuseful for controlling and control the use of wireless networks (such as campus and offices). Another benefit ofthis research can also be used as another alternative for wireless network planning further by enablingfunctions such as prepaid billing for wireless users to subscribe.Keywords: RADIUS authentication, Captive Portal, Wireless Security, freeRADIUS. ABSTRAKMasalah terbesar bagi infrastruktur nirkabel terutama yang membuka akses untuk umum seperti hotspot adalah,sistem koneksi dan autentikasi bagi pengguna. Dimana autentikasi dibutuhkan bagi penggunaa nirkabel agarmereka dapat terhubung dengan jaringan nirkabel secara legal. autentikasi juga dibutuhkan agar penggunadapat memanfaatkan semua fasilitas yang telah disediakan oleh penyedia jaringan nirkabel. Permasalahanyang biasa timbul dalam menangani jaringan nirkabel yaitu lemahnya sistem authentifikasi pada jaringannirkabel yang tidak menggunakan metode enkripsi, berkembangnya penyerangan menggunakan MAC Addressspoofing, keterbatasan MAC Address filtering pada perangkat Access Point, dan pendataan pengguna jaringannirkabel yang tidak terpusat. Untuk mengatasinya, penulis melakukan pengaturan terhadap fasilitas jaringannirkabel agar dapat terbentuk sebuah jaringan nirkabel yang aman dengan menggunakan server RADIUS untukauthentifikasi dan otorisasi hak akses. Serta penerapan aplikasi captive portal pada jaringan nirkabel untuklebih meningkatkan keamanan dan kenyamanan saat pengguna melakukan koneksi dan autentikasi terhadappenggunaan jaringan nirkabel. Diharapkan bermanfaat untuk mengendalikan dan mengontrol penggunaanjaringan nirkabel (seperti di kampus dan perkantoran). Manfaat lain penelitian ini juga dapat dijadikan sebagaialternatif lain untuk perencanaan jaringan nirkabel lebih lanjut misalnya dengan mengaktifkan fungsi billingprabayar bagi pengguna nirkabel berlangganan.Kata kunci: authentifikasi RADIUS, Captive Portal, keamanan jaringan nirkabel, freeRADIUS1. PENDAHULUAN adalah suatu daerah atau wilayah yang dilayani olehKomunikasi nirkabel telah menjadi kebutuhan dasar sebuah access point jaringan nirkabel standaratau gaya hidup baru masyarakat informasi. Jaringan 802.11a/b/g. Pengguna dapat bergabung kepadanirkabel menjadi teknologi alternatif dan relatif lebih access point secara bebas dan mobile dalammudah untuk diimplementasikan di lingkungan menggunakan perangkat sejenis notebook, PDA ataukerja, seperti di perkantoran, laboratorium komputer, lainnya [1].maupun ruang publik lainnya seperti mall, bandara,hotel atau kafe. Hal ini membuat semakin Salah satu masalah terbesar bagi infrastrukturberkembangnya hotspot di kota-kota besar. Hotspot nirkabel terutama yang membuka akses untuk umum seperti hotspot adalah, sistem koneksi danB-18 Bandung, 7 November 2009
  • 69. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510autentikasi bagi pengguna. Dimana autentikasi autentikasi, dan manajemen kunci untuk jaringandibutuhkan bagi penggunaa nirkabel agar mereka nirkabel. Standar ini berdasarkan pada Internetdapat terhubung dengan jaringan nirkabel secara Engineering Task Force (IETF) Extensiblelegal. Autentikasi juga dibutuhkan agar pengguna Authentication Protocol (EAP). 802.1x terdiri daridapat memanfaatkan semua fasilitas yang telah tiga bagian, yaitu klien nirkabel (suplicant), titikdisediakan oleh penyedia jaringan nirkabel. akses (autentikator), autentikasi server. Autentikasi server yang digunakan adalah RemotePermasalahan yang biasanya timbul dalam Authentication Dial-In Service (RADIUS) servermenangani jaringan nirkabel yaitu di dalam dan digunakan untuk autentikasi pengguna yangpengaturan, penggunaan dan pemanfaatan fasilitas akan mengakses jaringan lokal nirkabel. EAP adalahnirkabel yang masih terdapat beberapa kelemahan. protokol layer 2 yang menggantikan PasswordKelemahan tersebut antara lain : Authentication Protocol (PAP) dan Challenge1. Sistem koneksi awal bagi pengguna untuk dapat Handshake Authentication Protocol (CHAP). masuk kedalam jaringan nirkabel tidak terenkripsi, sehingga dapat memungkinkan untuk diketahui oleh orang lain.2. Autentikasi pengguna jaringan nirkabel hanya berdasarkan alamat dari perangkat nirkabel atau MAC Address, sedangkan saat ini telah banyak beredar tool-tool yang dapat mengganti alamat MAC Address dengan mudah. Sehingga banyak dari pengguna yang tidak sah dapat mengganti MAC Address perangkat nirkabel mereka dengan MAC Address yang sah, dan memungkinkan mereka dapat terhubung dengan Gambar 1. Mekanisme Autentikasi menggunakan jaringan nirkabel sebagai pengguna yang sah. RADIUS server [3]3. Terbatasnya kemampuan sebuah perangkat titik akses (Access Point) dalam hal autentikasi Gambar 1 menerangkan bahwa : pengguna berdasarkan filter MAC Address. 1. WirelessNode (WN) / Suplicant meminta Biasanya perangkat titik akses membatasi akses ke jaringan lokal nirkabel, Titik akses jumlah MAC Address yang dapat difilter hanya (AP) akan menanyakan identitas Suplicant. sekitar 20 alamat MAC Address. Tidak ada trafik data selain EAP yang4. Sulitnya melakukan pendataan pengguna diperbolehkan sebelum Supplicant jaringan nirkabel disebabkan oleh data terautentikasi. Titik akses bukanlah sebuah pengguna yang tidak terpusat. autentikator, tetapi titik akses berisi5. Sulitnya menerapkan sebuah kebijakan, kepada autentikator pengguna nirkabel yang tidak terautentikasi 2. Setelah nama pengguna dan password secara benar. dikirim, maka proses autentikasi dimulai. Protokol yang digunakan antara SuplicantBerdasarkan permasalahan tersebut, penulis dan Autentikator adalah EAP, atau EAPmelakukan pengaturan terhadap fasilitas jaringan Protocol Over LAN (EAPoL). Autentikatornirkabel agar dapat terbentuk sebuah jaringan mengenkapsulasi kembali pesan EAP kenirkabel yang aman dengan menggunakan server dalam format RADIUS, dan mengirimnyaRADIUS untuk authentifikasi dan otorisasi hak ke RADIUS Server. Selama prosesakses. RADIUS adalah sebuah protokol yang autentikasi, autentikator hanyadigunakan untuk berkomunikasi antara alat-alat menyampaikan paket antara Suplicant danakses remote dan sebuah server otentikasi. Kadang- RADIUS server. Setelah proses autentikasikadang sebuah sebuah server otentikasi yang selesai, RADIUS server mengirimkanmenjalankan RADIUS disebut sebuah server pesan sukses apabila autentikasinya suksesRADIUS [2]. Penerapan aplikasi captive portal pada atau gagal apabila autentikasinya gagal.jaringan nirkabel untuk lebih meningkatkan 3. Apabila proses autentikasi sukses,keamanan dan kenyamanan saat pengguna Suplicant diperbolehkan untuk mengaksesmelakukan koneksi dan autentikasi terhadap jaringan lokal nirkabel atau internetpenggunaan jaringan nirkabel. Dari penelitian ini, Diharapkan bermanfaat untukRADIUS dapat menerapkan standar 802.1x IEEE mengendalikan dan mengontrol penggunaanadalah untuk menghasilkan kontrol akses, jaringan nirkabel (seperti di kampus danBandung, 7 November 2009 B-19
  • 70. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510perkantoran). Manfaat lain penelitian ini juga dapat web authentication dan akan diberi prompt login,dijadikan sebagai alternatif lain untuk perencanaan termasuk informasi tentang hotspot yang sedangjaringan nirkabel lebih lanjut misalnya dengan digunakan. Gateway nirkabel kemudian akanmengaktifkan fungsi billing prabayar bagi pengguna menghubungi authentication server untuknirkabel berlangganan. mengetahui identitas dari pengguna nirkabel yang tersambung, maka gateway nirkabel akan dapat2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN menentukan untuk membuka atau menutup aturan IMPLEMENTASI firewall-nya bagi pengguna tertentu [4].2.1 Analisa Topologi JaringanTopologi jaringan komputer merupakan hal yangsangat penting dalam perancangan jaringan hotspot.Topologi jaringan dapat mempengaruhi performajaringan dan jika dirancang dengan benar makatopologi jaringan akan dapat meningkatkankeamanan dari jaringan komputer itu sendiri.2.1.1. Topologi Jaringan Hotspot Sebelum Penerapan Captive PortalTopologi awal jaringan hotspot di UPT STMIKAMIKOM Yogyakarta, merupakan topologi yangkurang baik sebab topologi jaringan yang digunakantidak terencana dengan baik. Pada topologi awaltersebut sebuah titik akses langsung dihubungkan ke Gambar 3. Topologi Jaringan Setelah Penerapansebuah switch, dan switch tersebut berhubungan Captive Portalsecara langsung dengan jaringan lokal UPT.Rancangan topologi yang demikian sangat mudah Rancangan awal sistem hotspot yaitu, alokasiuntuk ditembus oleh para hacker bandwith untuk jaringan hotspot 128 kbps, dan jumlah klien sesuai dengan pengguna yang sudah terdaftar, namun bagi pengguna yang tidak terdaftar jumlahnya tidak dibatasi. Tetapi bagi pengguna yang tidak terdaftar hanya dapat mengakses situs yang sudah ditentukan saja. 2.2. Sistem Koneksi dan Autentikasi Sistem koneksi hotspot di UPT STMIK AMIKOM Yogyakarta, pada awalnya hanya mempergunakan sistem koneksi standar bawaan dari perangkat access point. Biasanya sistem koneksi standar tersebut menggunakan sistem protokol keamanan WEP (Wired Equivalent Privacy) atau dengan Gambar 2. Topologi jaringan awal menerapkan pembatasan akses melalui penyaringan MAC Address. Namun dengan sistem koneksi2.1.2. Topologi Jaringan Hotspot Setelah hotspot setelah penerapan aplikasi Captive Portal, Penerapan Captive Portal memberikan tingkat keamanan yang lebih baik.Topologi jaringan yang akan digunakan adalah Sebab untuk dapat mengakses resource jaringan,topologi dengan konsep portal. Konsep dari topologi pengguna diwajibkan untuk memasukan akun danportal ini adalah sebuah jaringan nirkabel yang password dengan benar dengan sistem koneksidihubungkan dengan jaringan jenis lainnya dengan mempergunakan protokol SSL (Secure Socketmelewati sebuah firewall yang berfungsi sebagai Layer), dan sistem autentikasi dengan protokolserver Captive Portal. Captive Portal adalah suatu RADIUS.teknik di mana pengguna akses hotspot dalamjaringan nirkabel diharuskan untuk melakukan 2.3. Perancangan Layanan Konek siautentikasi terlebih dahulu. Pada saat seorang Nirkabelpengguna berusaha untuk melakukan browsing ke Perancangan layanan koneksi nirkabel terdiri dariinternet, captive portal akan memaksa pengguna beberapa bagian yaitu :yang belum terautentikasi untuk menuju ke halamanB-20 Bandung, 7 November 2009
  • 71. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.3.1 Komputer Server Portal, freeRADIUS server, EzRADIUS, Webalizer, Sqstat, Apache web server, dan IP tables. Tabel 1. Spesifikasi Komputer Server 2.3.5. Manajemen Pengguna RADIUS Spesifikasi Komputer Server Berbasis Web CPU Intel Pentium IV 2.40GHz Pengaturan pengguna pada server RADIUS biasanya Motherboard Intel D865PERL dilakukan secara manual. Data-data pengguna Memori 512 MB dimasukkan secara langsung ke dalam database dan VGA NVidia GeForce4 MX 440 pengaturannya berbasis text. Untuk memberi Harddisk Quantum Fireball 8 GB kemudahan dalam pengaturan pengguna RADIUS, LAN Card Realtek RTL 8139 maka dibuatlah sebuah antarmuka bagi pengaturan Keyboard 1 buah server RADIUS. Perangkat lunak yang biasa Monitor 1 buah digunakan ialah EzRadius. Dalam penelitian ini akan dibuat dua buah grup/kelompok pengguna yaituPada Server Captive Portal terdapat 2 ethernet card. kelompok “Dosen” dan kelompok “mahasiswa”.Card pertama terhubung ke switch, card yang keduake titik akses. Alokasi IP Address pada server yaitu, Kelompok dosen anggotanya adalah dosen–dosenEth0 terhubung ke switch, IP address yang mengajar di laboratorium, sedangkan172.16.12.1/24, Gateway 172.16.12.254, DNS kelompok mahasiswa terdiri atas satu pengguna202.91.8.2 dan Eth1 terhubung ke perangkat access yang dapat digunakan secara bersamaan olehpoint, IP address diberikan secara DHCP. Adapun beberapa mahasiswa sekaligus sehingga penggunayang menyediakan layanan DHCP adalah program ini bersifat umum. Pengguna umum tersebut kitachillispot yang terinstall di server Captive Portal beri nama “amikom”, dan terdapat batasan–batasandengan pengaturan pada server yaitu, IP address tertentu dalam penggunaannya. Kelompok dosenpool 192.168.182.0/24, Gateway 192.168.182.1, memiliki aturan yang membebaskan penggunaDNS : 202.91.8.2. dalam hal akses internet, sehingga hasil dari pembuatannya adalah sebagai berikut2.3.2. Klien Nirkabel Tabel 2. Spesifikasi Komputer Klien Spesifikasi Komputer Klien CPU AMD Turion 64 X2 1,6 Ghz Motherboard MSI 865 PE Memori 2 GB VGA ATI Radeon Xpress 1270 Harddisk Toshiba 120 GB Wireless PCI-Express Mini Card Card Gambar 4. Pembuatan Kelompok Dosen dan2.3.3. Access Point AturannyaAccess Point yang digunakan pada penelitian iniadalah produk dari Senao. Access Point ini nantinya Kelompok mahasiswa memiliki aturan tidakakan dipasang pada server yang dihubungkan membebaskan mahasiswa dalam penggunaandengan sebuah kabel jaringan dengan sistem internet, dimana penggunaan internet akan dibatasipemasangan kabel bertipe sejajar (Straight). Untuk hanya dalam waktu 5 menit. Namun demikiankeperluan Hotspot titik akses di-setting yaitu, IP pengguna dalam kelompok mahasiswa dapataddress diatur secara dinamik karena titik akses kembali melakukan login ulang ke dalam sistemakan mendapat IP address secara otomatis melalui nirkabel.server, Security disable/Open, SSID Laboratorium-Unit2-AMIKOM, dan menggunakan Channel 11.2.3.4. Aplikasi pendukungUntuk mendukung penelitian ini, penulismenggunakan beberapa aplikasi open source sepertisistem operasi Ubuntu 8.10, Chillispot CaptiveBandung, 7 November 2009 B-21
  • 72. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 mempergunakan aplikasi bawaan dari FreeRADIUS, yaitu aplikasi radtest pada sisi klien. Aplikasi radtest dapat dijalankan dengan format perintah sebagai berikut : # radtest nama-pengguna password radius-server:port-radius nas-port- number uamsecret Aplikasi pemantau yang digunakan di server adalah dengan mempergunakan tools FreeRADIUS itu sendiri yang ditambahkan pilihan mode debug. Penggunaan nya adalah sebagai berikut : Gambar 5. Pembuatan Kelompok Mahasiswa dan Aturannya # freeradius –X .......... Module: Instantiated radutmp (radutmp) Listening on authentication *:18123. HASIL DAN DISKUSI Listening on accounting *:18133.1. Analisa Sistem KoneksiSistem koneksi adalah hubungan yang dibangun Pengujian ini akan dilakukan dengan asumsi yaitu,oleh klien nirkabel terhadap titik akses agar dapat Nama-pengguna : lilik, Password : amikom, Radius-terkoneksi dengan internet. Beberapa sistem yang server : localhost, Port-radius : 1812, Nas-port-telah di ujicoba adalah : number : 2, Uamsecret : rahasia a) Sistem Koneksi Tanpa Captive Portal Sistem koneksi ini adalah sistem standar Pengujian dengan autentikasi yang sukses yang biasanya dapat diterapkan secara Disisi klien akan terlihat sebagai berikut. langsung sesuai dengan titik akses yang dipergunakan. Sistem ini biasanya $ radtest lilik amikom localhost:1812 2 mempergunakan “WEP key” sebagai rahasia pengaman dari jaringan nirkabel. Sending Access-Request of id 213 to 127.0.0.1 port 1812 b) Sistem Koneksi Dengan Captive Portal User-Name = "lilik" Sistem koneksi ini adalah sistem koneksi User-Password = "amikom" yang mengharuskan setiap pengguna untuk NAS-IP-Address = 255.255.255.255 melalui sebuah server / firewall terlebih NAS-Port = 2 dahulu agar dapat terkoneksi dengan rad_recv: Access-Accept packet from jaringan internet. Sistem ini mengharuskan host 127.0.0.1:1812, id=213, length=26 kepada klien untuk mempergunakan Acct-Interim-Interval = 60 protokol SSL (Secure Socket Layer) serta mencocokan sertifikat dari server untuk di Pada sisi server akan terlihat sebagai berikut : pasang pada web browser. Ready to process requests. rad_recv: Access-Request packet from host 127.0.0.1:56844, id=213, length=57 User-Name = "lilik" User-Password = "amikom" NAS-IP-Address = 255.255.255.255 NAS-Port = 2 Processing the authorize section of radiusd.conf .......... rad_check_password: Found Auth-Type 0 auth: type Local auth: user supplied User-Password matches local User-Password Sending Access-Accept of id 213 to Gambar 6. Permintaan Pemasangan Sertifikat SSL 127.0.0.1 port 56844 Acct-Interim-Interval := 60 Finished request 03.2. Analisa Sistem Autentikasi Going to the next requestAnalisa sistem autentikasi RADIUS dapatB-22 Bandung, 7 November 2009
  • 73. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75103.3. Monitoring Koneksi NirkabelMonitoring terhadap aktifitas koneksi dalamjaringan nirkabel diperlukan untuk mengetahuiseberapa banyak lalu-lintas koneksi yang telahterjadi dalam jaringan nirkabel. Monitoringdilakukan dalam dua macam tipe monitoring, yaitumonitoring secara grafik (jumlah koneksi yangterjadi dalam jaringan nirkabel) dan monitoringsecara langsung (life) yang digunakan untukmengetahui jumlah aktifitas dalam jaringan nirkabelyang sedang aktif saat itu.3.3.1. Monitoring Koneksi Secara GrafikMonitoring secara grafik dilakukan denganmenggunakan perangkat lunak webalizer yang telahdikonfigurasi untuk keperluan monitoring jaringan. Gambar 8. Hasil monitoring secara langsung (life) 4. KESIMPULAN Setelah melaksanakan penelitian dan pengujian terhadap sistem koneksi dan autentikasi yang dilakukan terhadap jaringan nirkabel di UPT STMIK AMIKOM Yogyakarta, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Dengan penerapan sistem autentikasi menggunakan RADIUS bagi pengguna jaringan nirkabel, maka hanya pengguna yang berhak saja yang diperbolehkan untuk mengakses jaringan nirkabel. 2. Penerapan aplikasi captive portal membuat pengguna yang dapat terkoneksi pada jaringan nirkabel menjadi lebih banyak, dikarenakan tidak adanya pembatasan mac address pada perangkat titik akses. 3. Sistem koneksi antara klien dan server RADIUS melalui login berbasis web menggunakan mediaGambar 7. Tampilan Statistik Pengguna Wi-Fi untuk https, menjadikan komunikasi yang terjadi lebih Bulan Juli 2009 aman karena informasi yang terkirim telah di enkripsiDengan menggunakan webalizer, akan ditampilkan 4. Dari sisi administrator, sistem autentikasiberbagai keterangan seperti: berbasis RADIUS dapat lebih mempermudah a) Jumlah koneksi yang terjadi secara priodik, dalam hal pemeliharaan dan monitoring. Karena baik harian ataupun secara bulanan seluruh aktifitas pengguna dapat dilihat dan b) Jumlah situs yang terbanyak di akses oleh dimonitoring dengan mudah. pengguna nirkabel c) Jumlah penggunaan kapasitas terbesar yang Sebagai bahan pertimbangan demi meningkatkan telah digunakan oleh pengguna nirkabel. mutu dan pelayanan kepada pengguna nirkabel UPT STMIK AMIKOM Yogyakarta, penulis memberikan3.3.2. Monitoring Koneksi Secara saran sebagai berikut : Langsung (Life) 1. Menambahkan fitur keamanan pada serverMonitoring secara langsung (life) dilakukan untuk autentikasi, agar hanya paket data yangmelihat aktifitas di jaringan nirkabel, monitoring dipercaya saja yang dapat melewati aplikasidilakukan dengan menggunakan software Captive Portal.sqstat.Kegiatan ini dilakukan untuk mengawasi 2. Menambahkan fitur integrasi databasepengguna nirkabel agar dapat terpantau dengan baik. mahasiswa, sehingga nantinya semua mahasiswa STMIK AMIKOM dapat mempergunakan fasilitas nirkabel UPT AMIKOM, sesuai dengan pengguna danBandung, 7 November 2009 B-23
  • 74. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 password yang terdapat pada database pusat [2] Lammle, Todd. Cisco Certified Network STMIK AMIKOM Yogyakarta. Associate Study guide, 20043. Mengubah tampilan halaman web login menjadi [3] Agung W. Setiawan. Remote Authentication Dial lebih informatif dan lebih baik lagi. In User Service (RADIUS) untuk Autentikasi pengguna Wireless LAN, 20055. DAFTAR PUSTAKA [4. Sinambela, S, Joshua. Workshop Wireless Security dan Membangun Hotspot Berbasis[1] Setiawan, Deris. Wireless Fundamental, Radius Server, Yogyakarta, 2008 Instalation And ImplementationB-24 Bandung, 7 November 2009
  • 75. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 METODE KENDALI MENGGUNAKAN OPEN SOURCE SOFTWARE PADA IMAGE PROCESSING MODULE UNTUK PEMINDAI 3 DIMENSI Tinton Dwi Atmaja, Aam Muharam Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik Komp LIPI Sangkuriang, Gd. 20, Lt. 2, Bandung Email :Tinton.dwi.atmaja@lipi.go.id; Aam.muharam@lipi.go.id ABSTRACTThis paper is related to control system for image processor module on 3-dimensional scanner system. Theproblems described in this study is about the control method to be applied in the image processing module sothat the algorithm capable of integrating the moving components of the image processing module. Dataacquisition procedures should be in accordance with the position of the scanned object so that the scanningprocess can be integrated and controlled within a larger system. Microcontroller used in this control method.The Programming is using assembler language, and takes advantage of open source software MIDE-51 toproduce binary code for digital processing. This research is focused on control methods to define componentwork when scanning and processing of the scanned object data.Keywords: control method, image processing module, 3D scanner, Open Source Software. ABSTRAKMakalah ini berkaitan dengan sistem kendali modul pemroses citra (image processing module) pada sistemscanner 3 dimensi. Permasalahan yang diuraikan dalam penelitian ini yaitu metoda kendali yang akanditerapkan dalam modul tersebut sehingga mampu berintegrasi dengan algoritma kerja komponen-komponenbergerak dari modul pemroses citra. Prosedur pengambilan data harus sesuai dengan posisi objek yangdipindai sehingga proses scanning dapat terintegrasi dan terkendali dalam satu sistem yang lebih besar. Dalammetoda ini diimplementasikan sebuah Mikrokontroler dengan bahasa pemrograman dibuat menggunakanbahasa assembler, dan memanfaatkan perangkat lunak open source MIDE-51 untuk menghasilkan kode binerbagi pemroses dijital. Penelitian ini lebih terfokus pada metoda kendali dalam pengaturan kerja komponen padamodul pemindaian dan pemrosesan data objek yang dipindai.Kata kunci: metoda kendali, modul pemroses citra, scanner 3 dimensi, Open Source Software.1. PENDAHULUAN ketelitian scanning sampai orde nano. MeskipunTeknologi nano telah menjadi bidang prioritas demikian, scanner 3D untuk nano devicesdinegara2 maju di Amerika, Eropa dan Asia. Jepang memerlukan sistem mekanik yaitu mekanisme untukmisalnya, berani menginvestasikan dana sebesar satu memposisikan scanner itu sendiri. Mekanisme inimilyar dollar AS untuk pengembangan teknologi harus bisa memposisikan scanner sedemikian rupananonya pada tahun 2002, disusul oleh AS dengan sehingga ketelitian yang dihasilkan scanner550 juta dollar dan Uni Eropa dengan 450 juta mencapai ukuran nano. Pemosisian scanner ini mestidollar. Ini membuktikan komitmen negara-negara mengandung kendala fisik seperti getaran dantersebut untuk pengembangan teknologi nano, karakteristik dinamik lainnya. Untuk mencapaisekaligus keyakinan mereka bahwa teknologi nano tingkat ketelitian tinggi, scanner harus memilikiadalah jawaban untuk masa depan. Indonesia juga kecepatan scanning yang tinggi dan beroperasi padamemulai keseriusan perhatiannya atas dunia nano atau mendekati frekuensi resonansi denganmulai dari tahun 2005 dimana pemerintah melalui mensyaratkan desain mekanisme scanner yangKementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) memadai.memulai pemberikan bantuan dana riset untukbidang teknologi nano. Perkembangan pemroses dijital yang semakin modern (mikrokontroler) memungkinkan setiapPerkembangan aplikasi pemrosesan nano devices proses fisik/mekanis dikendalikan oleh rangkaiansalah satunya adalah scanner 3D. Sebagai contoh, elektronik cerdas. Demikian halnya pada penelitianAtomic Force Microscope (AFM) bekerja dengan ini, implementasi mikrokontroler dilakukan untuk mengendalikan kerja komponen-komponenBandung, 7 November 2009 B-25
  • 76. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510pencitraan agar dapat bergerak sesuai prosedur mengolah sedemikian rupa berkas laser yangpencitraan. Urutan kerja motor diimplementasikan dihasilkan oleh Laser Dioda Module. Laser Diodamenggunakan open source software yaitu dalam masuk ke Single Mode Fiber yang digunakan untukbahasa assembler atau bahasa mesin. mengirimkan pencahayaan selama pengumpulan sinyal hamburan balik. Kemudian sinar laser ygDari paparan diatas, Tujuan dari paper ini adalah keluar dari Single Mode Fiber mengarah langsungmembuat sebuah rancang bangun mekanisme mengalami pemisahan berkas cahaya yang terjadi dipencitraan yang dapat memberikan citra 3 dimensi Fiber Collimator. Setelah itu, berkas Laser akandari sampel material nano dengan optimalisasi melewati Resonant Scanner.menggunakan Open Source Software (OSS).Mekanisme ini diharapkan dapat dihadirkan dalam Scanner Resonant digunakan untuk merekam bentukbentuk desain yang kompak, ringan dan mudah image (dalam 3D) secara cepat dengan bantuandioperasikan agar memenuhi spesifikasi teknis beberapa garis tepi. Untuk menghasilkan image 3D,dalam pemrosesan alat-alat nano. Resonant Scanner memerlukan bantuan galvo Scanner dimana Galvo Scanner ini digunakan untuk2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN memandu gerakan cermin. Galvo Scanner ini seperti IMPLEMENTASI motor elektrik yang berputar tepat pada sumbunyaModul pencitraan atau Scanner yang mampu dan kita bisa menentukan sendiri kapan motor inimencapai resolusi nanometer adalah salah satu alat berhenti dan berada di posisi sudut mana saja, danpendukung manufaktur material nano. Dalam juga kita bisa menentukan sendiri frekuensi yangscanner ini, sample material nano yang akan akan digunakan. Gabungan dari Resonant Scannerdipindai harus diletakkan pada meja objek. Disini dan Galvo Scanner digunakan untuk menscankami mendesain sebuah modul pencitraan yang dengan cepat jarak berkas laser dari sampel.mampu menghasilkan citra 3 dimensi. Meja ininantinya akan dikendalikan dengan sistem kendalidigital dengan OSS. Secara garis besar modulpencitraan 3D ini terdiri dari : modul pemrosesgambar, sistem kendali digital dan bahasapemrogramannya.2.1. Image Processing ModuleModule ini mempunyai fungsi utama untukmengambil berkas ganbar dari sampel kemudianmengolahnya dan mengirimkannya kepada displayunit (monitor). Resonant Scanner Dichroic Filter Single Mode Fiber Laser Diode Laser In Galvo Scanner Fiber Collimator Photomultiplier Telecentric Relay Single Mode Fiber Tube Infinity Corrected Image Objective Display Sample Gambar 1. Cara kerja Image Processing Module Gambar 2. Desain Image Processing ModuleImage Processing Module ini terdiri dari SembilanKomponen utama yaitu: Laser Diode Module, Single Cahaya kemudian difokuskan ke arah sampelMode Fiber, Fiber Collimator, Dichroic Filter, menggunakan Telecentric Relay digabungkanResonant Scanner, Galvo Scanner, Telecentric dengan Infinity Corrected Microscope Objective,Relay, Infinity Corrected Microscope Objective, dan dan hasil dari penghamburan balik cahayaPhotomultiplier Tube. dkumpulkan kembali melalui sasaran yg sama. Sinyal penghamburan kembali kemudian langsungPrinsip kerja Image Processing Module ini adalah di arahkan ke sepasang fiber optik denganB-26 Bandung, 7 November 2009
  • 77. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510photodetektor berkecepatan tinggi melalui pemisah 2.2. Sistem Kendali Dijitalberkas (Fiber Collimator). Teknologi mekanik berkembang cepat dan saat ini tidak terlepas dari pesatnya penggunaan teknologiPhotomultiplier Tube terdiri dari photoemissive elektronika dalam mekanik. Sistem kendali berbasiscathode (photocathode) dengan memfokuskan dijital teknologi memberikan banyak kemudahanelektroda, penggandaan elektron dan pengumpul bagi penerapan aplikasi di dunia. Mikrokontrolerelektron (anode) di dalam tabung vakum. Saat MCS51 memiliki teknologi pemroses dijital yangcahaya masuk ke dalam photocathode, photocathode sudah banyak digunakan dalam berbagai aplikasimemancarkan photoelektron ke dalam vakum. industri. MCS51 merupakan generasi keduaPhotoelektron ini kemudian langsung memfokuskan mikrokontroler 8 bit, diklaim sebagai standardtegangan elektroda ke arah elektron multiplier mikrokontroler untuk industri yang menguasai lebihdimana elektron dilipat gandakan pada proses dari 60% pasar mikrokontroler. Pada penelitian inipengeluaran (emisi) kedua. Penggandaan elektron akan digunakan mikrokontroler untuk melakukandikumpulkan di anode sebagai sinyal output. kendali atas kerja beberapa komponen yang ada dalam modul pemindai.Output dari Photomultiplier Tube ini yang akandiolah oleh PC atau antarmuka lainnya sehingga bisa Pada prototip awal ini, metode kendali komponenditampilkan dalam bentuk gambar di layar monitor. dilakukan secara terbuka, artinya mikrokontrolerPenampilan gambar ini memerlukan bantuan tidak melakukan verifikasi kembali terhadapperangkat lunak tertentu yang tidak dibahas dalam komponen yang dikendalikan. Pengaturan kerja daripenelitian ini. Proses penggerakan Galvo Scanner masing-masing komponen dilakukan terprogram dandan Resonant Scanner juga memerlukan kontroler pemeriksaan terhadap hasil pindai dilakukan padatersendiri yang tidak dibahas pada penelitian ini. tahap akhir yaitu setelah hasil pindai dilihat oleh user. Gambar 3 menunjukkan skema dari metode kendali loop terbuka yang diterapkan pada sistem kendali image processing module ini. Gambar 3. Blok Skema Diagram Metoda Kendali Sistem.2.3. Bahasa Pemrograman 51) untuk menyusun bahasa assembler. IDE iniPenelitian ini berhubungan dengan penelitian merupakan produk open source buatan Inovativepemindai 3 dimensi secara terintegrasi. Penggunaan Experiment dari Thailand. Pada MIDE-51 sudahbahasa pemrograman secara sinkron diterapkan pada dibangun dengan 2 macam compiler yaitu ASEM-51penelitian ini. Perintah yang akan disimpan dalam untuk penulisan program dalam Bahasa Assemblymemori mikrokontroler disusun dalam sebuah dan SDCC untuk Bahasa C. Gambar 5 menunjukkanprogram. Program ini dibuat dalam bahasa mesin pemrograman yang dilakukan menggunakan aplikasiyaitu assembler yang berisi kode-kode biner yang berbasis open source.memuat beberapa perintah-perintah tertentu bagimesin seperti pemindahan data dari akumulator keport, akses alamat di memori, menyimpan data padabyte tertentu di memori, dan sebagainya.Penulisan progam sama seperti penelitian lainnyayang saling berkaitan dan terintegrasi yaknimenggunakan perangkat lunak terpadu (IDE,integrated depelovment environment). Dalampenelitian ini digunakan MIDE Studio 51 (MIDE-Bandung, 7 November 2009 B-27
  • 78. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 4. Pemrograman Menggunakan OSS MIDE-51Simulasi terhadap program dilakukan untukmengetahui kesalahan yang dapat terjadi padaimplementasi ke perangkat keras. Gambar 5 lebihmenjelaskan lagi simulasi yang telah dilakukan. Gambar 6. Diagram Alir Program Pengatur Kerja Gambar 5. Simulasi Program KomponenPengaturan kerja setiap komponen dilakukan untukmemperoleh hasil pemindaian yang tepat, karena itu 3. HASIL DAN DISKUSIdiperlukan pengujian lebih lanjut secara terintegrasi Prinsip kerja dari komponen-komponen yang diaturdengan komponen-komponen lainnya dalam sistem dalam modul ini seperti ditunjukkan dalam diagrampemindai 3 dimensi ini. Pada metode kendali ini, pewaktu pada Gambar 7. Resonant scanner akansecara program dapat ditunjukkan diagram alir dari bekerja setelah laser diode aktif memberikan sinarperintah yang disimpan dalam memori untuk melakukan pemindaian objek pada meja kerja.mikrokontroler. Hal ini seperti ditunjukkan pada Resonant ini diatur sedemikian rupa melaluiGambar 6. program agar dapat bergerak dalam sumbu x. Perubahan sudut dilakukan bertahap, setiap satu tahap di Resonant Scanner ini akan memicu pergerakan pada Galvo Scanner. Galvo Scanner akan aktif dan bergerak dari sudut 0 sampai maksimal sesuai kebutuhan dan meja kerja dari modul pemindai.B-28 Bandung, 7 November 2009
  • 79. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 [2]. Harry R, Clark, Jr., Gerald W. Iseler, Brian S. Ahern, Apparatus For Forming Nanometric Features On Surfaces, United States Patent, Patent Number: 5,327,625, 1994. [3]. Toru Oshima, Method And Apparatus For Processing Workpiece By Using X-Y Stage Capable Of Improving Position Accuracy, United States Patent, Patent No: US 6,615,477 Gambar 7. Diagram Pewaktu Sistem Kerja B2, 2003 Komponen [4]. Kiyoshi Takekoshi, Moving Table Apparatus, United States Patent, Patent No: 4,896,869,Perancangan perangkat lunak dengan menggunakan 1990.bahasa pemrograman assembler telah dilakukan [5]. Shan-Peng Pan, Wei-Cheng Chang, Bin-Chengdalam penelitian ini. Pengujian terhadap sistem Yao, Long-Stroke, High-Resolutiondilakukan pada tahapan simulasi software dengan Nanopositioning Mechanism, United Statesmemperhatikan variabel-variabel yang mengalami Patent, Patent Application Publication, Pub. No:perubahan berdasarkan proses dan prosedur yang US 2005/0269915 A1, 2005.dibuat. [6]. Quinn YJ Smithwick, Juris Vagners, Per G Reinhall, Eric J Seibel. Modeling and ControlMIDE-51 menyediakan simulasi secara program. of the Resonant Fiber Scanner for LaserSimulasi ini memberikan kemudahan dalam Scanning Display or Acquisition ,melakukan pemrograman dan memeriksa kesalahan- [7]. R. Martínez-Cuenca, 1H. Navarro, 1G.kesalahan yang terjadi apabila sistem sudah Saavedra, 1B. Javidi, and M Martínez-Corral.beroperasi. Kesalahan ini mampu dideteksi dengan Enhanced viewing-angle integral imaging bymemeriksa setiap isi alamat dalam memori yang multiple-axis telecentric relay system,digunakan. [8]. Anwar Chitayat, Positioning Device With Dual Linear Motor, United States Patent, Patent4. KESIMPULAN Number: 4,812,725, 1989Pada penelitian ini, dsimpulkan bahwa dengan [9]. Robert W. Burnette, Harold L. Hoffman,melakukan integrasi yang tepat pada pergerakan Richard V. Lukes, Precision X-Y Positioningresonant scanner dan galvo scanner dapat dihasilkan Table, United States Patent, Patent no:citra 3 dimensi. Citra akan sempurna dengan 3,638,933, 1972.integrasi yang sesuai dari seluruh komponen [10].Gary L. Burton, Paul J. Burton, X-Y Thetapendukung lainnya. Positioning Mechanism, United States Patent, United States Patent, Patent Number: 5,523,941,Penggunaan perangkat lunak berbasis open source 1996dalam penelitian ini mampu memberikan [11].Philip Andrew Davies, Positioning Mechanism,kemudahan dalam hal pengembangan program dan United States Patent, Patent No.: US 6,467,762pengujian melalui simulasi program. Hasil simulasi B1, 2002ini dapat memeriksa setiap isi dari memori sehingga [12].Sameer S. Khandekar, Design Anddengan mudah diperiksa kesalahan yang timbul Construction Of A Magnetic Force Microscope,apabila program diimplementasikan dalam 2004perangkat keras. [13].Virgil B. Elings, John A. Gurley, Tapping Atomic Force Microscope, United States Patent,Penelitian ini harus dapat dikembangkan lagi, dan Patent Number: 5,412,980, 1995.pengujian terhadap sistem yang dihasilkan melalui [14].Virgil B. Elings, John A. Gurley, Atomic Forceperangkat lunak berbasis OSS ini harus dilakukan Microscope, United States Patent, Patentsecara terintegrasi untuk memperoleh hasil yang Number: 5,237,859, 1993lebih baik. Secara modular, OSS mampu memenuhi [15].Gerd K. Binnig, Atomic Force Microscope Andkebutuhan pengembangan perangkat lunak dalam Method For Imaging Surfaces With Atomiclingkup metode kendali. Resolution, United States Patent, Patent Number: 4,724,318, 1988. [16].Virgil B. Elings, John A. Gurley, Jumping5. DAFTAR PUSTAKA Probe Microscope, United States Patent, Patent[1]. Ozgur Sahin, Calvin F. Quate, Olav Solgaard, Number: 5,229,606, 1993. Atomic Force Microscope Using A Torsional Harmonic Cantilever, United States Patent, Patent Number: US 7,404,314 B2, 2008.Bandung, 7 November 2009 B-29
  • 80. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[17].P. J. Cherry, P. C. W. Beatty, P. M. Dark, M. [21].Putra, A. E. 2002, Belajar Mikrokontroler Scott, J. Kim. Use of Lower Body Negative AT89C51/52/55: Teori dan Aplikasi, Edisi ke-2, pressure in the Magnetic Resonance Scanner. Gava Media, Yogyakarta.[18].Smithwick, Q.Y.J., Vagners, J., Reinhall, P.G., [22].Kilian, C. T., 2000, Modern Control Seibel, E.J. 2003. Modeling and Control of the Technology: Componen and Systems, 2nd Resonant Fiber Scanner for Laser Scanning Edition, Delmar, New York. Display or Acquisition. SID 03 DIGEST [23].Putra, A., E. 2008, DSP & Embeeded[19].Martínez-Cuenca, R., Navarro, H., Saavedra, Electronics; Mikrokontroler Atmel AT89, G., Javidi, B., dan Martínez-Corral1, M. 2007. diakses dari Enhanced viewing-angle integral imaging by http://agfi.staff.ugm.ac.id/blog/index.php/2008/ multiple-axis telecentric relay system. Optical 11/mikrokontroler-atmel-at89/ Society of America [24].Huang, H-W. 2000, Using MCS-51[20].Tinton D.A., dan Aam M. 2009, Implementasi Microcontroller, Oxford University, New York. Open Source Software Pada Algoritma Kendali [25].Duntemann, J. 2000, Assembly Language Step- Meja 3 Sumbu untuk Mekanisme Pemindai 3 by-Step: Programming with DOS and Linux, Dimensi, makalah dalam terbitan seminar open Second Edition, John Wiley & Son source software, Pusat Penelitian Informatika LIPI.B-30 Bandung, 7 November 2009
  • 81. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 IMPLEMENTASI OPEN SOURCE SOFTWARE PADA ALGORITMA KENDALI MEJA 3 SUMBU UNTUK MEKANISME PEMINDAI 3 DIMENSI Tinton Dwi Atmaja, Aam Muharam Pusat Penelitian Tenaga Listrik dan Mekatronik Komp LIPI Sangkuriang, Gd. 20, Lt. 2, Bandung Email :Tinton.dwi.atmaja@lipi.go.id; Aam.muharam@lipi.go.id ABSTRACTIn this paper, we will review about one of the usefulness of Open Source Software (OSS). What we mean is theuse of OSS in nanotechnology segment. In this application, OSS will not directly used in the process of makingor manufacturing the nano material. OSS will be implant on to a microcontroller to support in scanning processfor nano material. The nano material will be attached in a 3 axis sample table. With the existence of thisapplication, we hope that we would be able to perform a precision mechanism for nano material measurement 3dimensionally. OSS implementation is expected to help improve the efficiency of programming the controlmodule of the system as a whole.Keywords: Open Source Software, nanotechnology, 3D scanner, 3 axis table, microcontroller. ABSTRAKDalam paper ini kami akan mengulas tentang salah satu aplikasi Open Source Software (OSS) yaitu dalamkaitannya dengan teknologi nano (nanotechnology). Dalam aplikasi ini, OSS tidak akan langsung diaplikasikankedalam proses pembuatan atau manufaktur material nano namun OSS ini akan diimplementasikan kedalammikrokontroler yang akan mendukung dalam mekanisme pemindaian material nano untuk menghasilkan citra 3Dimensi. Pemindaian dilakukan dengan menempatkan material nano pada sebuah meja objek 3 sumbu. Dengankeberadaan meja ini, diharapkan dapat membantu proses pengukuran presisi atas material nano secara 3Dimensi. Implementasi OSS diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi pemrograman modul kendalidari sistem secara keseluruhan.Kata kunci: Open Source Software, teknologi nano, scanner 3 dimensi, meja 3 sumbu, mikrokontroler.1. PENDAHULUAN dipertimbangkan dalam perancangan meja sampleTeknologi nano memang kini menjadi buah bibir di 3D ini. Namun dalam tulisan ini, kami tidakkalangan ilmuwan, karena menjanjikan masa depan membahas karakterisasi sample dan faktor getaranyang sangat cerah. Negara-negara maju kini dan gangguan luar lainnya.berlomba-lomba untuk meraih keunggulan di bidangyang sangat menarik ini. Di Indonesia sendiri riset Dunia digital khususnya alat-alat pemroses dijitalini telah dilakukan sendiri-sendiri di berbagai berkembang semakin modern (pada tulisan iniuniversitas dan lembaga riset, terutama sejak disebut mikrokontroler). Mikrokontroller modernpemerintah mulai mengangkat teknologi nano lewat memungkinkan setiap proses fisik/mekanisKementrian Negara Riset dan Teknologi (2005). dikendalikan oleh rangkaian elektronik yang cerdas. Seperti kita lihat dalam aplikasi pilot otomatisPerkembangan terakhir dalam aplikasi pemrosesan ataupun mesin cuci otomatis. Demikian halnya padanano devices menunjukkan bahwa scanner 3D penelitian ini, implementasi mikrokontrolermemegang peranan yang sangat penting. Scanner dilakukan untuk mengendalikan kerja motor pada3D untuk nano devices memerlukan sistem mekanik mekanisme-mekanisme aktuator agar dapat bergerakuntuk memposisikan sample material nano yang bebas sesuai dengan yang ditentukan. Prosedur yangakan dipindai. Mekanisme ini biasanya berupa meja berisi urutan kerja motor tersebut diimplementasikansampel yang mampu mendukung pemindaian 3 menggunakan open source software yaitu dalamdimensi dan mendukung pergerakan hingga reolusi bahasa assembler atau bahasa mesin.nanometer. Kendala fisik seperti getaran dankarakteristik dinamik lainnya tak kan terelakkan Tujuan dari penelitian ini, adalah untuk memberikanakan muncul sebagai faktor yang harus solusi terhadap masalah perancangan meja sampleBandung, 7 November 2009 B-31
  • 82. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510terutama untuk pemrosesan 3 dimensi. Disinidilakukan rancang bangun mekanisme meja sample Gerakan dan dimensi mekanisme ini sangat3sumbu yang bisa dimanfaatkan untuk mendukung menentukan kecepatan scanner. Dimensi desainmekanisme scanner 3D. Optimalisasi meja ini yang besar mengakibatkan frekuensi scanning objekdilakukan dengan menambahkan OSS sebagai otak menjadi rendah. Namun dimensi desain yang relatifkendali meja 3 sumbu ini. kecil juga memungkinkan adanya interferensi untuk setiap gerakan sepanjang tiga sumbu pergerakan2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN mekanisme. Masalah inti yang harus dipecahkan IMPLEMENTASI adalah mencari optimum desain mekanisme yangDalam penelitian ini, diasumsikan proses mampu memenuhi spesifikasi scanner berkecepatanmanufaktur material nano tidak akan terlepas dari tinggi dengan tetap mempertahankan tingkattingkat presisi dari alat-alat pendukung proses kepresisian scanner dalam ukuran nano. Mekanismemanufaktur tersebut. Tingkat kepresisian sampai diharapkan memiliki desain yang kompak, ringannanometer tentu akan membantu pembuatan material dan kaku agar memenuhi spesifikasi teknis dalamnano yang berkualitas. Scanner yang mampu pemrosesan nano devicesmencapai resolusi nanometer adalah salah satu alatpendukung manufaktur material nano. Meja XYZ di desain untuk dapat digerakkan pada arah tiga sumbu yaitu sumbu X, sumbu Y danDalam scanner ini, sample material nano yang akan sumbu Z yang masing-masing arahnya tegak lurusdipindai harus diletakkan pada meja objek. Disini antara satu dengan yang lainnya, pergerakan setiapkami mendesain sebuah meja objek yang meja tersebut didukung oleh motor elektri atau yangmendukung pemindaian 3 dimensi. Meja ini lebih tepatnya piezo electric dengan resolusinantinya akan dikendalikan dengan sistem kendali pergerakan hingga ukuran nanometer.digital dengan OSS. Secara garis besar sistemScanner 3D ini terdiri dari dua bagian: pertama 2.2. Sistem Kendali Dijitamekanisme meja tiga sumbu dan kedua sistem Mikrokontroler memegang peranan yang pentingkendali digital. dalam sistem kendali penggerak pada meja tiga sumbu. MCS51 merupakan generasi kedua2.1. Meja Tiga Sumbu mikrokontroler 8 bit, diklaim sebagai standardDalam Mekanisme ini, scanner melakukan proses mikrokontroler untuk industri yang menguasai lebihscanning dalam dua tahapan, scanning pada arah dari 60% pasar mikrokontroler. Mikrokontrolersumbu z dan selanjutnya pada arah sumbu x dan y. berfungsi untuk melakukan perhitungan terhadapGerakan scanner pada setiap sumbu bisa berupa kendali motor di tiga posisi yaitu x, y dan z padagerakan translasi, rotasi atau kombinasinya dalam meja tiga sumbu. Setiap pergerakan meja sumbu iniarah x,y,z. akan berpengaruh terhadap pengambilan objek nano dan informasi yang diberikan pada komputer untuk menyusun gambar dari objek yang discan. Metoda kendali tertutup diterapkan untuk mendapatkan posisi kordinat yang presisi dari setiap pergerakan objek. Keluaran dari proses dimonitor oleh sensor nanometer. Sensor ini akan mendeteksi setiap pergerakan motor dan menghasilkan sinyal dijital yang menjadi masukan bagi mikrokontroler untuk membaca kordinat dari objek yang sedang di scan. Data yang diberikan sensor menjadi umpan balik bagi sistem yang akan menentukan proses selanjutnya Gambar 1. Desain Meja Sample 3 SumbuB-32 Bandung, 7 November 2009
  • 83. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 2. Blok Diagram Metoda Kendali Penulisan progam kendali motor dilakukan dengan2.3. Bahasa Pemrograman menggunakan perangkat lunak terpadu (IDE,Mikrokontroler bekerja berdasarkan urutan perintah integrated depelovment environment). Dalamyang disusun dalam sebuah program atau lebih yang penelitian ini digunakan MIDE Studio 51 (MIDE-ditanam dalam memorinya. Program ini dibuat 51) untuk menyusun bahasa assembler. IDE inidalam bahasa yang bisa dikenal oleh mesin yakni merupakan produk open source buatan Inovativeberisi kode-kode biner yang memuat beberapa Experiment dari Thailand. Pada MIDE-51 sudahperintah-perintah tertentu bagi mesin seperti dibangun dengan 2 macam compiler yaitu ASEM-51pemindahan data dari akumulator ke port, akses untuk penulisan program dalam Bahasa Assemblyalamat di memori, menyimpan data pada byte dan SDCC untuk Bahasa C. Tampilan OSS MIDE-tertentu di memori, dan sebagainya. 51 ketika running and compiling dapat dilihat pada Gambar 3. Gambar 3. Tampilan Pemrograman Perangkat Lunak Pada MIDE-51Bandung, 7 November 2009 B-33
  • 84. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Gambar 3 dan 5 menunjukkan tampilan saatmelakukan pemrograman termasuk compile dansimulasi program untuk mengetahui kesalahan padapemrograman dan perubahan isi pada register ataualamat yang terpakai oleh sistem. Simulasimenggunakan perangkat lunak open source yangmenjadi satu paket dengan MIDE-51. Hal initentunya memudahkan pengembangan perangkatlunak untuk bahasa pemrograman mikrokontrolerlebih lanjut.Prinsip kerja motor pada meja 3 sumbu ini yaknimelakukan pemindahan objek dalam jarak 0nmhingga mencapai 1um (1000nm). Motor yangdigunakan mempunyai skala pergerakan sebesar20nm, sehingga mamksimum pergerakan mencapai500x atau dapat digambarkan bahwa meja 3 sumbu Gambar 4. Skema Pergerakan Meja 3 Sumbu Padaini memiliki ukuran sebesar 500 pixel x 500 pixel. Pemindai Dimensi Gambar 5. Simulasi Pemrograman Menggunakan OSS ASEM-51B-34 Bandung, 7 November 2009
  • 85. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 dilakukan pada tahapan simulasi software dengan memperhatikan variabel-variabel yang mengalami perubahan berdasarkan proses dan prosedur yang dibuat. MIDE-51 memiliki kemampuan untuk mendeteksi setiap kesalahan penulisan perintah, penggunaan register yang tidak diperbolehkan, duplikasi sub rutin dan alamat yang digunakan, inisialisasi data maupun memori yang terintegrasi dalam IDE, serta memberikan kemudahan programmer dalam mengembangkan perangkat lunak. Hasil simulasi menggambarkan keadaan yang sebenarnya terjadi bila perangkat lunak tersebut sudah di run dan compile ke dalam bentuk bahasa mesin. Sehingga dapat meminimalisir kesalahan yang terjadi ketika diimplementasikan dalam perangkat keras. 4. KESIMPULAN Dari penelitian yang kami lakukan, dengan menempatkan objek nano pada meja 3D ini, akan dapat dihasilkan sebuah pencitraan 3 dimensi hingga dalam skala nanometer. Meja tiga sumbu ini merupakan gabungan tiga meja (meja x, meja Y, dan meja Z) yang masing-masing digerakkan oleh motor yang mampu beroperasi hingga resolusi nanometer. Citra 3 dimensi dalam skala nano akan membantu dalam proses pengukuran presisi atas objek nano ataupun objek mikro. Perangkat lunak yang dibangun dalam bahasa assembler dengan media pengembangan OSS mampu menyediakan kebutuhan bagi algoritma pengendalian kerja motor pada meja 3 sumbu ini. Setiap perintah yang dimasukkan dalam IDE ini Gambar 6. Diagram Alur Program Pengendali Kerja mampu dideteksi dan diinisialisasi ke dalam bentuk Motor Pada Meja 3 Sumbu bahasa yang lebih dikenal oleh mesin yaitu berupaProgram dirancang agar objek yang di pindai dapat kode biner.terdeteksi oleh sensor melalui image processingmodule. Skema yang dibuat adalah seperti Simulasi yang dilakukan menunjukkan bahwaditunjukkan pada Gambar 4. Meja 3 sumbu ini program yang dibuat dalam perangkat lunak openberfungsi sebagai pemegang objek yang terus source MIDE-51 mampu bekerja sesuai denganbergerak sesuai prosedur agar objek dapat dipindai kebutuhan pengendalian kerja motor pada masing-dan di scan. masing sumbu x, y dan z. Kesalahan perintah dapat langsung dideteksi secara program sebelum hasilAlgoritma kendali dari program yang dirancang compiler ditanamkan dalam memori pemrosesseperti ditunjukkan pada Gambar 6. Diagram dijital. Hal ini tentunya meingkatkan efisiensitersebut menguraikan sistem kerja motor pada meja programmer dalam membuat aplikasi berbasis open3 sumbu ketika melakukan pemindaian objek secara source.3 dimensi.3. HASIL DAN DISKUSI 5. DAFTAR PUSTAKAPerancangan perangkat lunak dengan menggunakan [1]. Ozgur Sahin, Calvin F. Quate, Olav Solgaard,bahasa pemrograman assembler telah dilakukan Atomic Force Microscope Using A Torsionaldalam penelitian ini. Pengujian terhadap sistem Harmonic Cantilever, US Patent, Patent No: US 7,404,314 B2, 2008.Bandung, 7 November 2009 B-35
  • 86. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[2]. Harry R, Clark, Jr., Gerald W. Iseler, Brian S. [13]. Virgil B. Elings, John A. Gurley, Tapping Ahern, Apparatus For Forming Nanometric Atomic Force Microscope, US Patent, No: Features On Surfaces, US Patent, Patent No: 5,412,980, 1995. 5,327,625, 1994. [14]. Virgil B. Elings, John A. Gurley, Atomic Force[3]. Toru Oshima, Method And Apparatus For Microscope, US Patent, No: 5,237,859, 1993 Processing Workpiece By Using X-Y Stage [15]. Gerd K. Binnig, Atomic Force Microscope And Capable Of Improving Position Accuracy, US Method For Imaging Surfaces With Atomic Patent, Patent No: US 6,615,477 B2, 2003 Resolution, US Patent, No: 4,724,318, 1988.[4]. Kiyoshi Takekoshi, Moving Table Apparatus, [16]. Virgil B. Elings, John A. Gurley, Jumping US Patent, Patent No: 4,896,869, 1990. Probe Microscope, US Patent, Patent No:[5]. Shan-Peng Pan, Wei-Cheng Chang, Bin-Cheng 5,229,606, 1993. Yao, Long-Stroke, High-Resolution [17]. P. J. Cherry, P. C. W. Beatty, P. M. Dark, M. Nanopositioning Mechanism, US Patent, Patent Scott, J. Kim. Use of Lower Body Negative Application Publication, Pub. No: US pressure in the Magnetic Resonance Scanner. 2005/0269915 A1, 2005. [18]. Smithwick, Q.Y.J., Vagners, J., Reinhall, P.G.,[6]. Quinn YJ Smithwick, Juris Vagners, Per G Seibel, E.J. 2003. Modeling and Control of the Reinhall, Eric J Seibel. Modeling and Control Resonant Fiber Scanner for Laser Scanning of the Resonant Fiber Scanner for Laser Display or Acquisition. SID 03 DIGEST Scanning Display or Acquisition , [19]. Martínez-Cuenca, R., Navarro, H., Saavedra,[7]. R. Martínez-Cuenca, 1H. Navarro, 1G. G., Javidi, B., dan Martínez-Corral1, M. 2007. Saavedra, 1B. Javidi, and M Martínez-Corral. Enhanced viewing-angle integral imaging by Enhanced viewing-angle integral imaging by multiple-axis telecentric relay system. Optical multiple-axis telecentric relay system, Society of America[8]. Anwar Chitayat, Positioning Device With Dual [20]. Putra, A. E. 2002, Belajar Mikrokontroler Linear Motor, US Patent, Patent No: AT89C51/52/55: Teori dan Aplikasi, Edisi ke- 4,812,725, 1989 2, Gava Media, Yogyakarta.[9]. Robert W. Burnette, Harold L. Hoffman, [21]. Kilian, C. T., 2000, Modern Control Richard V. Lukes, Precision X-Y Positioning Technology: Componen and Systems, 2nd Table, US Patent, Patent no: 3,638,933, 1972. Edition, Delmar, New York.[10]. Gary L. Burton, Paul J. Burton, X-Y Theta [22] Putra, A., E. 2008, DSP & Embeeded Positioning Mechanism, US Patent, US Patent, Electronics; Mikrokontroler Atmel AT89, No: 5,523,941, 1996 diakses dari http://agfi.staff.ugm.ac.id/blog/[11]. Philip Andrew Davies, Positioning Mechanism, index.php/2008/11/mikrokontroler-atmel-at89/ US Patent, No.: US 6,467,762 B1, 2002 [23] Huang, H-W. 2000, Using MCS-51[12]. Sameer S. Khandekar, Design And Microcontroller, Oxford University, New York. Construction Of A Magnetic Force [24] Duntemann, J. 2000, Assembly Language Step- Microscope, 2004 by-Step: Programming with DOS and Linux, Second Edition, John Wiley & Son.B-36 Bandung, 7 November 2009
  • 87. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PENGGUNAAN CODE::BLOCKS UNTUK PROGRAM KOMUNIKASI ZIGBEE PADA SISTEM WIRELESS SENSOR NETWORK Bambang Sugiarto, Iwan Muhammad Erwin, Indra Sakti Pusat Penelitian Informatika – LIPI Jalan Sangkuriang, Kompleks LIPI, Gedung 20 Lt. 3 Bandung 40135 Email : bambang@informatika.lipi.go.id; ragawibawa2005@yahoo.com iwan@informatika.lipi.go.id; indra@informatika.lipi.go.id ABSTRACTIn the system of Wireless Sensor Network (WSN), it was needed by the wireless communication application withthe low data rate, the simple system, the low battery power and worked in the free frequency of the licenceinternationally. To satisfy the requirement for this wireless application, IEEE (Institute of Electrical andElectronic Engineers) developed a new standard that is IEEE 802.15.4. That including in this standard isZigbee. So that Zigbee communication could work in this WSN system, was needed by an application ofIntegrated Development Environment (IDE) software that provided facilities to develop application software ofthis communication application. In this research, we used an IDE that was open source and cross platform andthat is Code::Blocks. With used Code::Blocks, it was obtained by compilation result took the form of the row ofprogram codes in the binary form that eventually will be put inside microcontroler so that Zigbeecommunication application program was ready to use by hardware in the WSN system.Keywords: wireless sensor network, code::blocks, IDE ABSTRAKDalam sistem Wireless Sensor Network (WSN) dibutuhkan aplikasi komunikasi nirkabel dengan data rate yangkecil, sistem yang sederhana, daya baterai yang kecil dan bekerja pada frekuensi bebas lisensi secarainternasional. Untuk memenuhi kebutuhan aplikasi nirkabel tersebut, IEEE (Institute of Electrical andElectronic Engineers) telah mengembangkan sebuah standar baru yaitu IEEE 802.15.4. Yang termasuk kedalam standar tersebut adalah Zigbee. Agar komunikasi Zigbee dapat bekerja dalam sistem WSN tersebut,dibutuhkan suatu aplikasi perangkat lunak Integrated Development Environment (IDE) yang yang menyediakanfasilitas untuk mengembangkan perangkat lunak aplikasi komunikasi tersebut. Dalam penelitian ini digunakanIDE yang bersifat open source dan cross platform yaitu Code::Blocks. Dengan menggunakan Code::Blocksdidapatkan hasil kompilasi berupa deretan kode-kode program dalam bentuk biner yang nantinya akandimasukkan ke dalam mikrokontroler sehingga program aplikasi komunikasi Zigbee tersebut siap dijalankanoleh perangkat keras dalam sistem WSN.Kata kunci: wireless sensor network, code::blocks, IDE1. PENDAHULUAN komunikasi nirkabel dengan data rate yang kecil, sistem yang sederhana, daya baterai yang kecilWireless Sensor Network (WSN) merupakan salah sehingga dapat bertahan selama berbulan-bulan, dansatu teknologi monitoring yang sedang bekerja pada frekuensi bebas lisensi secaradikembangkan saat ini. WSN terdiri atas node-node internasional. Untuk memenuhi kebutuhan aplikasiyang secara individu dapat melakukan nirkabel tersebut, IEEE (Institute of Electrical andpenginderaan, pengendalian dan komunikasi [1]. Electronic Engineers) telah mengembangkan sebuahNode-node ini saling berinteraksi menggunakan standar baru yaitu IEEE 802.15.4. Yang termasuk kekomunikasi nirkabel jarak pendek (sekitar 10 sampai dalam standar tersebut adalah Zigbee. Salah satu100 meter). Secara fisik node ini mempunyai kelebihan pada komunikasi Zigbee ini adalah padadimensi yang kecil dan menggunakan daya listrik pengoperasiannya yang sangat mudah, mempunyaiyang sangat kecil. Gambar 1.1 menunjukkan bentuk yang kecil dan daya yang dibutuhkan sangatgambaran umum dari sistem WSN tersebut. rendah.Dalam sistem WSN tersebut dibutuhkan aplikasiBandung, 7 November 2009 B-37
  • 88. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 1.1 Gambaran umum dari sebuah sistem WSNAgar Zigbee dapat diaplikasikan sebagai komunikasinirkabel pada sistem WSN terutama pada node- Gambar 2.1 Pembagian layer Zigbee [3]nodenya, maka diperlukan suatu perangkat lunak Dalam prakteknya, Zigbee diimplemetasikan secarauntuk membuat kode-kode program, mengkompilasi perangkat keras pada dua lapisan protokol saja darikode program tersebut dan mendebug hasil program model referensi Open System Interconnection (OSI),tersebut. Untuk itu digunakan perangkat lunak yaitu Physcal layer dan MAC Sublayer. SedangkanCode::Blocks sebagai perangkat lunak yang bersifat lapisan diatasnya diimplemantasikan secaraopen source, cross platform dan menggunakan perangkat lunak yang dikenal dengan istilah Zigbeebahasa C/C++ [2]. Stack. Gambar 2.2 menggambarkan arsitektur perangkat lunak dari Zigbee.Pada makalah ini akan dibahas perancangankomunikasi Zigbee pada sistem WSN, dimana yangakan dibahas adalah hubungan komunikasi antaradua node. Dengan menggunakan perangkat lunakCode::Blocks akan didapatkan hasil kompilasiberupa deretan kode-kode program dalam bentukbiner yang nantinya akan dimasukkan ke dalammikrokontroler. Adapun mikrokontroler yangdigunakan pada sistem WSN ini adalah JN5139keluaran dari Jennic. Mikrokontroler JN5139memiliki arsitektur Reduced Instruction SetComputing (RISC) 32 bit yang didalamnya sudahmemiliki transceiver 2,4 GHz IEEE802.15.4, 192 kBROM, 96 kB RAM, 128 bit akselerator enkripsikode AES, empat input ADC 12 bit, dua DAC 11bit, dua comparator, dua timer/counter, 3 sistemtimer, dua UART, Serial Peripheral Interface (SPI) Gambar 2.2 Arsitektur perangkat lunakdengan lima pilihan dan satu antar muka untuk dua untuk Zigbee [4]kabel serial. Pada Gambar 2.2 tersebut, Zigbee stack level terdiri2. ZIGBEE dari network layer dan security plane. Network layerZigbee termasuk ke dalam standar keluarga IEEE bertugas menangani pengalamatan jaringan dan802.15.4. Pembagian area dalam pengembangan proses routing pada MAC layer sedangkan securitysistem Zigbee ini dapat diperlihatkan pada Gambar plane menyediakan pelayanan keamanan misalnya2.1 berikut. manajemen kunci keamanan, enkripsi aliran data dan dekripsi. Sedangkan application level terdiri dari Application, Application Framework (AF), Application Support Sub-layer (APS), Zigbee Device Object (ZDO) dan ZDO Management Plane. Application terdiri atasB-38 Bandung, 7 November 2009
  • 89. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510240 aplikasi yang mendukung Zigbee node. • Dapat berkomunikasi dengan sesamaApplication Framework memfasilitasi interaksi komponen FFD maupun dengan komponenantara application dan APS layer. APS bertanggung RFD.jawab dalam proses komunikasi antara aplikasi yang • Sumber daya pemograman yang diperlukanrelevan, memelihara tabel bound dan mengirimkan cukup besar, yaitu sekitar 32 KB.pesan diantara bound node. ZDO mempresentasikan • Umumnya menggunakan daya listrik.tipe fisik dari Zigbee node (Co-ordinator, Router 2.Reduced Function Device (RFD)atau End Device) dan menyimpan aturan-aturan • Tidak dapat menjadi koordinator jaringan.komunikasi (communication roles). ZDO •Hanya dapat berkomunikasi dengan koordinatorManagement Plane bertugas menangani network dan jaringan (FFD).APS layer dan mengijinkan ZDO untuk •Sumber daya pemograman yang diperlukanberkomunikasi dengan layer-layer ini ketika sekitar 4 KB, cukup kecil untukmenampilkan tugas internalnya [4]. diimplementasikan dengan mikrokontroler sederhana.Standar IEEE 802.15.4 menentukan dua lapisan fisik • Umumnya menggunakan daya baterai.yang mencakup tiga pita frekuensi bebas lisensiyaitu: 3. Code::Blocks1. Frekuensi 2,4 GHZ : 16 kanal dengan bit rate 250 Code::Blocks merupakan aplikasi perangkat lunak kbps. yang bersifat open source, cross platform untuk2. Frekuensi 902-928 MHz : 10 kanal denga bit rate Integrated Development Environment (IDE) dan 40 kbps. berorientasi bahasa pemograman C/C++ [2]. IDE3. Frekuensi 868-868,6 MHz : 1 kanal dengan bit merupakan perangkat lunak yang menyediakan rate 20 kbps. fasilitas bagi para programmer komputer untuk mengembangkan perangkat lunaknya [5].Pita frekuensi yang paling banyak digunakan adalah Normalnya, sebuah IDE terdiri dari :pada frekuensi 2,4 GHz . Hal ini dikarenakan pada 1. sebuah editor untuk source code,frekuensi tersebut jarak jangkauan maksimum yang 2. sebuah kompilator atau/dan interpreter,dapat dicapai secara teoritis sekitar 100 m sehingga 3. perangkat untuk automatisasi build,kemungkinan interferensi diharapkan cukup rendah. 4. sebuah debugger.Selain itu, frekuensi 2,4 GHz digunakan hampir diseluruh dunia. Perbandingan antara komunikasi Tampilan perangkat lunak Code::Bloks dapat dilihatZigbee dengan komunikasi lain yang beroperasi pada Gambar 3.1 berikut.pada frekuensi 2,4 GHz dapat dilihat pada Tabel 2.1berikut. Tabel 2.1 Perbandingan komunikasi Zigbee dengan komunikasi BlueTooth dan WiFi [3] Gambar 3.1 Layout perangkat lunak Code::Blocks [2]Tipe fisik dari komponen Zigbee dapat dibedakan Dengan menggunakan arsitektur yang bersifat plug-menjadi : in, maka perangkat lunak ini mempunyai1.Full Function Device (FFD) kemampuan dan fitur sesuai dengan plug-in tersebut. • Dapat menjadi koordinator jaringan (PAN Sehingga untuk mengembangkan aplikasi IDE untuk Coordinator). mikrokontroler nirkabel dari Jennic digunakanBandung, 7 November 2009 B-39
  • 90. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Code::Blocks yang telah diadopsi oleh Jennic. Co-ordinator. Hasil penerimaan ini kemudianPemilihan jenis mikrokontroler dilakukan dengan ditampilkan pada program tampilan LCD. Ilustrasimemilih tipe target device yaitu JN5139 dan modul dari konfigurasi perancangannya dapat dilihat padayang digunakan misalnya JN513x-EK010 ketika Gambar 4.1 berikut.pertama kali membuka atau membangun sebuahproject [6].Untuk proses debugging, Code::Bloks telah T ra n s ce iv e r T ra n s c e iv e r Z ig b e e Z ig b eebergabung dengan GNU Project Debugger (GDB) D R 1047menghasilkan integrated debugger yang V CC D R 1048menyediakan metode yang mudah dalam proses LCD AD Cdebug pada Code::Bloks [6]. Dengan menggunakanintegrated GDB debugger, kita dapat menjalankanposisi breakpoint atau cursor, melihat variabel lokal,single step dan step untuk masuk atau keluar fungsi. Gambar 4.1 Blok diagram perancangan pengiriman data melalui Zigbee4. PERANCANGAN Agar Co-ordinator dapat melaksanakan tugasnya,Secara fungsinya, setiap node dapat dijadikan tiga maka pada Gambar 4.2 diperlihatkan diagram alirtipe node yaitu Coordinator, Router dan End Device. dari Co-ordinator untuk membentuk jaringan.Jaringan Zigbee harus mempunyai satu Co- Sedangkan Gambar 4.3 menggambarkan diagramordinator sesuai dengan jenis topologi jaringannya. alir bagi End Device untuk bergabung denganAdapun tugas dari sebuah Coordinator pada layer jaringan Zigbee.jaringan adalah :• menyeleksi kanal frekuensi yang akan digunakan oleh jaringan (setidaknya satu yang dapat dideteksi secara aktif),• memulai jaringan,• menginjinkan node-node yang lain untuk melakukan koneksi terhadapnya (bergabung dengan jaringan)• dapat juga bertugas untuk menyediakan pesan routing, manajemen keamanan dan pelayanan lainnya.Sedangkan tugas utama dari sebuah End Devicepada level jaringan adalah mengirimkan danmenerima pesan. Pada End Device biasanya catudayanya berupa baterai dan ketika tidakmengirimkan atau menerima pesan dapat diset kemode sleep untuk menghemat daya.Pada perancangan kali ini, akan dilakukan hubungankomunikasi dua node. Node yang satu akandifungsikan sebagai Co-ordinator (FFD) denganmenggunakan board DR1047 dari Jennic dan nodelain akan difungsikan sebagai End Device (RFD)dengan menggunakan board DR1048. Di dalamkedua node tersebut sudah terdapat perangkatkomunikasi Zigbee dan mikrokontroler JN5139.Agar terjadi perubahan nilai yang akan dikirimkanmelalui Zigbee maka pada node End Devicedigunakan masukan dari perubahan tegangan sebuahpotensiometer yang dihubungkan dengan Analog toDigital Converter (ADC) pada board DR1048 [7].Data keluaran dari ADC yang bervariasi tersebutdikirimkan melalui Zigbee dan diterima oleh nodeB-40 Bandung, 7 November 2009
  • 91. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 M u la i C o -o rd in a to r m e n c a ri k a n a l ra d io y a n g se su a i A pakah ada T id a k kanal yang s e su a i & tid a k te r p a k a i? C o -o rd in a to r m e m u la i m e m b u k a ja r in g a n M e n y a la k a n E n d D e v ic e C o -o rd in a to r m e n c a ri P A N ID y a n g sesu ai S e su ai Gambar 4.3 Diagram alir untuk bergabung PA N ID ? dengan jaringan Dalam perancangan perangkat lunak, Application Programming Interface (API) telah menyediakan M u la i m e m b u k a k on ek si fungsi untuk menangani komunikasi Zigbee. API telah menyediakan fungsi-fungsi yang memudahkan kita dalam pengembangan kode dalam pemograman yang terdiri dari : B e r g a b u n g d a la m ja r in g a n • Application Development, • Application Framework (AF), • Zigbee Device Profile (ZDP) dan • Basic Operating System (BOS). S e le s a i Dalam hubungannya dengan interaksi antara layer pada perangkat lunak maka lokasi dari API dapat dilihat pada Gambar 4.4 berikut. Gambar 4.2 Diagram alir untuk membentuk jaringanBandung, 7 November 2009 B-41
  • 92. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 { uint16 u16DataTerima; if ((eAddrMode == APS_ADDRMODE_SHORT) && (u8DstEP == WSN_DATA_SINK_ENDPOINT)) { if(u8ClusterID == WSN_CID_SENSOR_READINGS) { u16DataTerima = puTransactionInd ->uFrame.sMsg.au8TransactionData[1]; u16DataTerima=u16DataEncoderTerima << 6; u16DataTerima|=puTransactionInd ->uFrame.sMsg.au8TransactionData[0]; } } Gambar 4.4 lokasi API [4] return 0; }Untuk pengiriman data API telah menyediakanfungsi afdeDataRequest() sedangkan untuk 5. PENGUJIANpenerimaan data digunakan fungsiJZA_bAfMsgObject(). Langkah pertama pengujian komunikasi Zigbee adalah dengan mengukur keluaran ADC. Keluaran ADC yang dipresentasikan oleh perubahan teganganContoh program pada End Device untuk dengan potensiometer pada node End Device dapatmengirimkan data ke Co-ordinator adalah : dilihat dengan melalui port UART yang telah disediakan oleh board DR1048 dan dihubungkanPRIVATE void vSendData(void) dengan program penerima data yang ada pada PC{ melalui port serial. Hasil keluaran ADC yang berupa uint16 BacaADC; AF_Transaction_s asTransaction[1]; data heksadesimal dikirimkan melalui Zigbee. Data asTransaction[0].u8SequenceNum tersebut kemudian diterima oleh node Co-ordinator u8AfGetTransactionSequence(TRUE); asTransaction[0].uFrame.sMsg. dan ditampilkan di layar LCD yang ada pada board au8TransactionDataLen=2; DR1047. asTransaction[0].uFrame.sMsg au8TransactionData[0]=BacaADC Hasil pengukuran dan tampilan pada LCD dapat asTransaction[0].uFrame.sMsg. au8TransactionData[1]=BacaADC >> 6; dilihat pada Tabel 5.1 berikut.(void)afdeDataRequest(APS_ADDRMODE_SHORT, Tabel 5.1 Hasil pengukuran ADC /*tipe alamat*/ dan tampilan layar LCD 0x0000, /* alamat tujuan */ WSN_DATA_SINK_ENDPOINT, Hasil Baca /* tujuan endpoint*/ Input Hasil Baca ADC Tampilan LCD WSN_DATA_SOURCE_ENDPOINT, Potensiometer pada Co-ordinator /* asal endpoint */ pada End Device (Volt) (Heksadesimal) WSN_PROFILE_ID, /* profil ID */ (Heksadesimal) WSN_CID_SENSOR_READINGS, /* kluster ID */ 0,0 0x0000 0x0000 AF_MSG, /* tipe frame */ 0,2 0x01C7 0x01C7 1, /* traksaksi */ 0,4 0x02F9 0x02F9 asTransaction, /* data transaksi */ 0,6 0x0450 0x0450 APS_TXOPTION_NONE, 0,8 0x06A7 0x06A7 /* option trasmisi */ 1,0 0x078F 0x078F SUPPRESS_ROUTE_DISCOVERY, /* mode routing */ 1,2 0x0850 0x0850 0); /* panjang radius */ 1,4 0x098C 0x098C } 1,6 0x0A98 0x0A98} 1,8 0x0B58 0x0B58 2,0 0x0D72 0x0D72 2,2 0x0FFF 0x0FFFSedangkan contoh program pada Co-ordinator untuk 2,4 0x0FFF 0x0FFFmenerima data melalui Zigbee adalah sebagaiberikut. Dari Tabel 5.1 dapat dilihat bahwa hasil pembacaanPUBLIC bool_t JZA_bAfMsgObject (APS_Addrmode_e eAddrMode, data ADC pada node End Device yang kemudian uint16 u16AddrSrc, dikirimkan melalui Zigbee dapat diterima oleh node uint8 u8SrcEP, Co-ordinator dengan data yang sama. Hal ini uint8 u8LQI, uint8 u8DstEP, menunjukkan bahwa komunikasi Zigbee antara uint8 u8ClusterID, kedua node dapat dibangun sehingga pertukaran data uint8 *pu8ClusterIDRsp, AF_Transaction_s *puTransactionInd, dapat dilakukan. AF_Transaction_s *puTransactionRsp)B-42 Bandung, 7 November 2009
  • 93. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75106. KESIMPULAN 3028 CodeBloks IDE User Guide, Jennic. UK.Dengan menggunakan sensor board DR1047 dan [7] Sugiarto, Bambang., Erwin, Iwan M., Sakti,DR1048, perancangan komunikasi Zigbee antara Indra. 2009, Rancang Bangun Sensor Nodedua node dapat dilakukan sebagai bagian dari sistem Pada Sistem Wireless Sensor Network untukWireless Sensor Network. Node End Device, diuji Pengukuran Kualitas Udara, Seminar Nasionaldengan memasukkan tegangan input (0-2,4 Volt) Riset dan Teknologi Informasi (SRITI),dan dihubungkan dengan ADC sehingga Proseding, ISSN:1907-3526.menghasilkan data yang siap dikirimkan. Pengujianpengiriman data pada sistem komunikasi Zigbeedapat dilakukan dengan demikian data hasil dari PERTANYAANpembacaan ADC dapat terkirim sampai ke node Co- Penanya : M. Taufik Yuniantoro :ordinator. Penanya : : Adakah software Open Source lainPerancangan perangkat lunak dapat dilakukan yang bisa digunakan selain dari Code::Blocks ?dengan adanya Application Programming Interface(API) sehingga dapat memudahkan kita dalam Jawaban :melakukan pemograman terhadap perangkatkomunikasi Zigbee. Software open source lain masih sulit didapat apalagi khusus untuk produk Jennic yang menggunakan komunikasi ZigBee.7. DAFTAR PUSTAKA [1] Erwin, Iwan M.,Bambang Sugiarto, Indra Sakti, 2009, Perancangan Sistem Monitoring Kualitas Penanya : Tonny Adhi Sabastian : Udara Menggunakan Teknologi Wireless Pertanyaan : Bagaimana cara meng-hanlde jika Sensor Network , Prosiding Seminar nasional menemukan PAN-ID Bluetooth ? Riset dan Teknologi Informasi 2009, ISSN:1907-3526. Jawaban : [2] ___________, 2009,Code::Bloks, PAN-ID ZigBee berbeda dengan Bluetooth dan http://wiki.codeblocks.org, diakses pada tanggal ZigBee mempunyai nomor yang unik. 8 Oktober 2009.[3] Karayannis, George. (2003), Understanding the Role of IEEE.802.15.14 & Zigbee in AMR 7 Penanya : X. Nayoan Submetering. AMRA 2003 International Symposium. Pertanyaan : Pemrograman menggunakan IDE[4] ___________, 2008, Application Note: JN-UG- Open Source Code::Blocks. Adakah 3017 Zigbee Stack User Guide, Jennic. UK. kendala/kelemahan teknis dalam pemrograman[5] ___________,2009, Integrated Development menggunakan Open Source ? Environment, Jawaban : http://en.wikipedia.org/wiki/Integrated_Develo pment_Environment, diakses pada tanggal 8 Beberapa fungsi di Code::Blocks belum bisa di- Oktober 2009 compile/tidak ada fungsi tertentu di Code::Blocks.[6] ___________, 2008, Application Note: JN-UG-Bandung, 7 November 2009 B-43
  • 94. RUANG PRESENTASI C
  • 95. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 KEDUDUKAN TEKNOLOGI UNTUK BELAJAR SERTA BELAJAR TEKNOLOGI BERDASARKAN PSIKOLOGI PENDIDIKAN Filia Dina Anggaraeni Departemen Psikologi Pendidikan dan Sistem Informasi Fakultas Psikologi Universitas Sumatera Utara Medan Email : filiadina@yahoo.co.id ABSTRAKPercepatan teknologi menjadi bagian penting dalam proses belajar. Peran teknologi untuk belajar atau sumberbelajar serta belajar teknologi itu sendiri akan memberikan kenyamanan jika dilihat dari sudut pandangpsikologi pendidikan. Bahwa menyadari begitu kompleksnya proses belajar itu sendiri pendekatan psikologipendidikan diharapkan dapat menjembatani pelaku-pelaku belajar tersebut diantara atau dengan adanyateknologi.Keywords: belajar, teknologi dan psikologi pendidikan.1. PENDAHULUAN gagasan kreatif melalui teknologi atau perangkatnya. Seperti menghargai hak cipta, membantuFakta bahwa revolusi teknologi sudah dihadapan mengurangi angka pembajakan denganmata. Sejumlah referensi yang menjadi sumber menggunakan free software yang juga memilikibelajar hampir seluruhnya mengetengahkan aplikasi beragam sebagai salah satu sumber belajarpernyataan bahwa murid-murid dewasa ini tumbuh [5]. Lebih luas lagi, peluang mengoptimalkandi dunia yang jauh berbeda dibandingkan dengan program schoolOnffLine [8] yang merupakanmasa ketika orang tua dan kakek serta nenek mereka perangkat lunak legal dari open source software [7]masih menjadi murid – teknologi harus menjadi yang dapat membantu penyelenggaraan pelajaranbagian integral dari sekolah dan pelajaran di kelas. komputer tanpa perlu adanya internet [8].Namun teknologi masih digunakan secara sederhanadimana berubah terjadi dengan lamban [3]. Pada intinya makalah ini akan membahas pentingnya pendidik profesional dapat mengaplikasikanPara pendidik merupakan salah satu unsur yang teknologi untuk belajar sekaligus pengoptimalisasimemiliki peran penting dalam mengendalikan belajar teknologi dengan tanggung jawab moraltransformasi ini. Sehingga pembelajaran yang diantaranya menggunakan open source software.berbasis dan memanfaatkan teknologi informasi Konteks penjabarannya berlandaskan pada psikologiserta komunikasi ; atau yang dikenal dengan istilah pendidikan yaitu kajian ilmiah tentang perilaku dane-pembelajaran, e-learning, e-education; perlu proses mental yang memiliki pandangan sehubungandipersiapkan infrastruktur dan komponen cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalampendukungnya [2]. Termasuk di dalamnya adalah e- lingkungan pendidikan [3].readiness yang berperan menjadi jembatan untukmenghubungkan infrastruktur teknologi informasi Tujuannya adalah agar pendidik menyadaridan keberhasilan e-learning [6]. pentingnya teknologi dalam proses belajar. Sehingga memberi manfaat dalam merangsang kesiapanSecara eksplisit pendidik profesional yang pendidik untuk mengoptimalisasi potensi dandiharapkan dapat memenuhi tuntutan zaman teknologi pada proses belajar.diantaranya bisa mengaplikasikan ICT basedlearning [1]. Artinya pendidik memiliki tanggung 2. MODEL DAN IMPLEMENTASIjawab memahami kedudukan teknologi untuk belajar Kajian teoritis ini mengacu pada model kotak hitamdiantaranya menggunakan sejumlah program atau (black box model) [4] bahwa uraian berkaitanmenstimuli kreativitas siswa untuk belajar teknologi dengan teknologi secara fenomena dan nonagar dapat dioptimalisasi sebagai sumber belajarnya mekanistik dapat dijelaskan kedudukannya dalamsendiri, kelompok serta orang lain. Di samping itu proses belajar yang berlandaskan psikologipendidik juga memiliki kewajiban untuk pendidikan.Sedangkan teknologi yang dimaksudmensosialisasikan bagaimana bertanggung jawab dalam hal ini adalah diantaranya open sourcesecara moral dalam menggunakan atau menuangkan software.Bandung, 7 November 2009 C-1
  • 96. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Implementasi dari kajian ini, sesungguhnya sudah ini, sesungguhnya juga mendapat peluang untukdapat dilihat hasilnya bahwa suatu wadah komunitas menstimuli pendidik dan peserta didiknya berkreasi,guru di Indonesia yang teroganisir dengan rapi telah menuangkan gagasan. Sebab dengan OSS pebelajarmelakukan banyak hal. Termasuk diantaranya berkesempatan mengembangkan minat, ilmupengadaan pelatihan-pelatihan oleh sejumlah pengetahuan dan ketrampilannya dengan melakukannarasumber, pemanfaatan teknologi untuk belajar ‘participative action research’, dimana peneliti dapatmelalui aplikasi-aplikasi yang siap pakai dan belajar secara aktif melakukan aksi pada suatu sistem.teknologi diantaranya untuk membuat blog-blog Pendekatan ini akan memberikan kontribusi secarakreatif sebagai sumber belajar yang menggunakan langsung, dimana peneliti tidak perlu menungguopen source software [1]. Kondisi ini memerlukan hingga usai penelitian terlebih dahulu untuktindaklanjut, diantaranya seperti membuat model memungkinkan pengembangan model yang dapatprototip dari komunitas guru suatu daerah yang telah diterapkan lebih tepat guna.menunjukkan hasil untuk diterapkan dandikembangkan juga di daerah yang lain. OSS memberi banyak peluang aplikasi yang bersentuhan dengan kebutuhan pembelajaran seperti3. DISKUSI Edubuntu. Diantaranya yang dapat dikelompokkan pada 4 kategori yaitu: (1) sains (KStars, Marble, dan3.1 Psikologi Pendidikan Kazium); (2) matematika (KBrunch, Kig, KmPlot dan Kalgebra); (3) bahasa (KHangman,Psikologi pendidikan meyakini bahwa era ubiquitos KWorldQuiz, Parley, dan Kanagram); dan (4)computing telah hadir dimana-mana. Terlebih-lebih lainnya (KTurtle, Step, KTouch dan Tux Paint) [5].perannya dalam proses pembelajaran secara luastermasuk dalam dunia pendidikan[3].Ubiquitos yang 3.3 Teknologi untuk belajardapat dimaknai bahwa teknologi/ dunia digital/komputer menjadi eksis di dunia manusia. Pembahasan tentang revolusi teknologi dapatKeberadaan teknologi ini mencakup perangkat keras dimulai dengan menyadari adanya teknologi untukdan lunak, dimana keduanya hampir tidak belajar. Kondisi ini bukanlah suatu yang semata-terpisahkan. Salah satunya perangkat lunak yang mata mengandalkan perangkat keras atau jaringan /disebut dengan open source software / OSS konektivitas sebagai pusat komunikasi dan sumber(perangkat lunak yang terbuka). daya pembelajaran.Diantara banyak hal yang dapat dijelaskan Lebih luas lagi bahwa pengembangan kompetensisehubungan dengan OSS dari sudut pandang dan kemampuan pendidik professional sebagaipsikologi pendidikan ini, satu diantaranya adalah fasilitator pembelajaran dalam paradigma student-konsep e-readines. E-readines atau kemauan dan centered learning (pembelajaran berpusat padakemampuan dalam memanfaatkan teknologi siswa) juga upaya memperbaiki metodeinformasi untuk pembelajaran ini merupakan sesuatu pembelajaran melalui pendekatan yang bertujuanyang perilaku dan proses mental yang diperlukan meningkatkan kemampuan abad ke-21 seperti:untuk jembatan sehingga teknologi untuk belajar dan student centered learning, project-based learning,belajar teknologi dapat dipahami dalam proses group collaboration, goal of developing higher-ordebelajar. thinking skills [2] adalah merupakan bagian dari pembahasan teknologi untuk belajar.3.2 Open Source Software (OSS) Ketika internet bukanlah barang mewah lagi, duniaDunia pendidikan merasa perlu merekomendasikan pendidikan seharusnya menjadi sigap dan melihatOSS sebagai salah satu alternatif. perangkat lunak. sisi-sisi baik yang dapat diandalkan sebagai sumberSalah satunya distro schoolonffline yang dapat belajar. Bagaimana seorang atau sekelompokmembantu sekolah dalam menyelenggarakan pebelajar mampu memanfaatkan sumber belajarpembelajaran komputer, tanpa perlu adanya internet yang tak terhingga jumlah dan kualitasnya. Jarak dan[8]. Hal ini dapat menjadi solusi untuk mendekatkan waktu bagai tidak berarti lagi. Kapan waktu untukteknologi pada pelaku-pelaku pendidikan, termasuk memulai sekolah baik formal dan non formal ataupendidik dan peserta didik. Fenomenanya dimana pembelajaran akan digelar (di ruangan yangpendidikan sekolah di Indonesia, kelihatannya masih nyaman atau tidak) sudah bukan masalah lagi.jauh untuk bergegas mendekati percepatan erateknologi ini. Jenis dimensi media yang digunakan juga sangat beragam. Mulai sekedar teks yang hanya bisa dibacaDisisi lain, untuk pendidikan sekolah yang tergolong hingga proses animasi dilengkapi dengancukup beradaptasi dengan perkembangan teknologi multimedia serta audiovisual. Semua tersedia sebagai sumber belajar.C-2 Bandung, 7 November 2009
  • 97. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Wacana psikologi pendidikan diharapkan dapat referensi.memberikan gambaran kedudukan sebut saja salahsatunya internet sebagai sumber belajar. Keuntungan Berkaitan dengan teknologi untuk belajar ini,dan kerugian yang berpeluang dirasakan oleh aplikasi OSS memberikan alternatif untuk dapatpebelajar. Hal ini tidak dapat diabaikan begitu saja, digunakan sesuai dengan kebutuhan daru konten dansebab pebelajarnya adalah manusia yang memiliki tujuan pendidikan yang akan diberikan. Diantarahati nurani. Masing-masing memiliki keunikan empat katagori yang dijabarkan atau keluarandalam mencerna stimulus yang datang pada dirinya. aplikasi dari OSS yang lain dapat digunakan sebagaiManusia membutuhkan keseimbangan dalam diri. media sumber belajarnya. Kesemuanya memerlukanSeberapa pun banyaknya stimulus yang diterima teknologi untuk belajar.seorang individu manusia diperlukan penjelasan-penjelasan sehingga setiap stimulus yang datang 3.4 Belajar teknologi(sebut saja dalam hal ini internet) dapat bereaksi Sedangkan untuk mengemas kurikulum digital yangmembawa pengaruh pada setiap manusia yang termasuk pengembangan dan menciptakan konten-mengalami proses belajar. konten pembelajaran digital adalah hal yangMisalnya di suatu daerah dengan kebudayaan langsung berkaitan dengan perangkat keras danmasyarakat sekitarnya, tidak mempermasalahkan perangkat lunak serta konektivitas dalam konteksetika sopan santun cara duduk di daerah ruang teknologi yang lebih dikenal luas sehingga sumberpublik atau duduk di ruang privat (pribadi). Maka belajar yang digunakan bukan berbasis kertas ataunilai-nilai pendidikan yang diperoleh melalui sumber buku secara fisik.[2].belajar dari internet berpeluang tidak mengalami Adakalanya sumber belajar yang tersedia tidakbenturan-benturan secara psikologis. Namun bagi begitu tepat untuk langsung digunakan pada seorangpembelajar yang memegang teguh aturan etika dan atau sekumpulan pebelajar. Maka diperlukannorma budayanya (mungkin berbeda dengan budaya kemampuan dan kreativitas untuk mengemas ulangtempat tinggalnya) pasti akan mengalami konflik. atau memang menciptakan sumber belajar tersebutSeperti hanya akan nyaman jika duduk di suatu sesuai dengan yang diharapkan. Dan ketika kemasantempat/ ruangan dengan sesama jenis kelaminnya. sumber belajar ini memang merupakan komponenApa lagi ketika berselancar di internet, secara tak digital, maka teknologi perlu dikuasai agar bisasengaja ditemukannya halaman-halaman yang menciptakan sumber belajar tersebut.memiliki konten kurang bahkan tidak positif sebagai Misalnya, seorang pebelajar atau pendidik yangsumber belajar yang standar. bermaksud menggunakan sumber belajar dariUntuk keberlangsungan hal tersebut dibutuhkan e- internet perlu memiliki pengetahuan tentangreadines yang mencakup organisasinya serta perangkat keras yang akan digunakan. Apakahindividu pelakunya. E-readiness dalam kandungan internetnya sudah terfasilitasi, bagaimanaorganisasi yang di dalamnya dijabarkan e-leadership menjangkau alamat situs dari sumber balajar yang(upaya dan prioritas yang akan ditempuh organisasi akan digunakan (seperti bisa langsung digunakandi dalam mengantisipasi dan memanfaatkan pada saat jaringan online atau bisa diunduh. Lebihkemajuan teknologi informasi/mencakup visi misi lanjut bagaimana cara mengunduh dan seterusnya.institusi), anggaran, tatakelola ICT dan budaya. Di sisi lain, dengan OSS potensi pebelajar teknologiSedangkan e-readiness pada individu pelakunya dapat mengeksplorasi kreativitasnya untukmencakup ICT literasi dan daya beli perangkat keras menghasilkan program pembelajaran yang[7]. dibutuhkan secara lebih spesifik. Bukan sekedarBahwa ada banyak hal yang menjadi komponen agar menggunakan aplikasi yang sudah tersedia.teknologi untuk belajar benar-benar memberi Jika menilik belajar teknologi ini, e-readiness jugamanfaat maksimal. Sebut saja suatu kelompok merupakan hal yang memiliki peranbelajar bermaksud menggunakan pendekatan penting.Termasuk di dalamnya berkaitan dengancooperative learning maka teknologi pembelajaran organisasi dari e-readiness itu sendiri, yaitu e-yang seperti apa yang sesuai untuk diterapkan, jika leadership, anggaran, tatakelola ICT dan budaya.pebelajarnya adalah sejumlah orang yang berbeda Sedangkan pada pebelajar atau pembelajarnya jugalatar belakang pendidikan. Bagaimana menghantar diperlukan pemahaman ICT literasi dan daya beli.tahapan-tahapan proses pembelajarannya sehinggamateri yang akan disampaikan dapat diterima dan Dalam belajar teknologi, psikologi pendidikandipahami oleh pebelajar tersebut. Selain itu, sumber berperan mendudukkan seorang atau sekelompokbelajar yang seperti apa layak untuk dijadikan orang yang memiliki kepentingan untuk belajar danBandung, 7 November 2009 C-3
  • 98. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510menguasai teknologi. Dengan cara dan bagaimana [2] Sanjaya, Arya., Teknologi untuk belajar, bukanmenjangkau pengetahuan itu sehingga dapat belajar teknologi dalam :Tabloid klub guru,bermanfaat dan memberikan keseimbangan dalam edisi 02/2009 h.4.dirinya. Seberapa kuat motivasi dalam dirinya untukmampu memecahkan permasalahan atau [3] Santrock, J.W., 2008, “Psikologi Pendidikanmenghadapi tantangan dalam menjawab kreativitas (alih bahasa Tri Wibowo)”, Kencana Prenadadari tuntutan perekembangan teknologi tersebut. Media Group, Jakarta.4. KESIMPULAN [4] Suharto, Girisuta, B, Miryanti, A.,2004., Perekayasaan Metodologi Penelitian, Andi,Ketika disadari bahwa pendidikan merupakan proses Yogyakarta.belajar sepanjang hayat pada manusia yang memiliki [5] Supriyanto, Linux untuk Pendidikan dalam: Infoakal pikiran dan hati nurani bukan berarti Linux edisi 08/2009 h.24-27.menegakkan profesionalisme pendidikan menjadisuatu hambatan. Percepatan teknologi sangat [6] Wijaya., S.W., 2008, “Kajian mengenai e-membantu proses belajar. Proses belajar apapun readiness: menjembatani infrastruktur ICT dantidak dapat dilepaskan dari psikologi pendidikan, di keberhasilan e-learning”, dalam Prosidingsamping perlunya e-readiness. Oleh sebab itu Konferensi Nasional Sistem Informasi 2008.,keberadaan teknologi untuk belajar tidak serta merta Informatika, Jakarta.bisa dilepaskan dari belajar teknologi itu sendiri.Dengan memadukan teknologi untuk belajar dan [7] Wijayanti, Alia., 2009, “Pemanfaatan OOS” ,belajar teknologi yang di dasari psikologi pendidikan tersedia pada http://prastowo.staff.ugm.ac.id., ,memberi peluang berlangsungnya proses pendidikan diakses pada tanggal 4 Oktober 2009.yang humanis namun tetap mengikuti perkembanganzaman. [8] http://sourceforge.telkomspeedy.com/wiki/g/sch oolonffline/homepage, diakses pada tanggal 45. UCAPAN TERIMA KASIH Oktober 2009.Penulis menyampaikan banyak terima kasih kepada PERTANYAANKlub Guru Indonesia yang telah menjadi sumberinspirasi untuk menyadarkan kepedulian terhadap -perkembangan pendidikan yang tak tertinggal darikemajuan teknologi. Di samping itu peran institusiyaitu segenap jajaran departemen psikologipendidikan, unit sistem informasi serta seluruhjajaran pimpinan Fakultas Psikologi UniversitasSumatera Utara yang telah memberikan dukunganmoril mau pun material merupakan motivator yangtak terhingga menghantar penulis insyaALLAHuntuk komit terhadap fenomena ini.6. DAFTAR PUSTAKA[1] Mampuono., Penguasaan ICT: bekal guru professional menghadapi era digital dalam :Tabloid klub guru, edisi 02/2009 h.3.C-4 Bandung, 7 November 2009
  • 99. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510PENERAPAN MODEL MIGRASI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN, STUDI KASUS; KOMPLEKS WALIKOTA YOGYAKARTA Mandahadi Kusuma, Andrian Dion Priadi PPTiK Universitas Gadjah Mada Jalan Pancasila, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Email : mandah@ugm.ac.id; andrew_dion04@ugm.ac.id ABSTRACTThis paper was written to record opensource migration activity in the complex Government Mayors office ofYogyakarta. Who migrated user who is using an illegal operating system that is pirated Windows transferredusing Opensource System, Linux. Distribution used is Ubuntu Hardy Heron or Ubuntu Intrepid Ibex hascustomized so that it looks more familiar to use. Outlines processes include 3 stages, namely; survey /assessment of each computer there, migrated operating systems, and assistance to resolve complaints during useof the opensource operating system.Proses run for three months because adjusting the amount of fundsavailable. Several critical success factor is the migration process; Task force, time, and the level of end-userknowledge. The main problem is level of user knowledge which is basically very difficult to learn again,becausealready get used with Windows. Rherefore, the end-user during the migration process must be assisted carefully.Another obstacles are the hardware configuration that not compatible with Linux and the migration of documentfrom MsOffice to Openoffice. Result that obtained from over three months, from 99 the number of computersthat already surveyed, 56 of it had migrated or approximately 75.68%.Keywords: migration, opensource, government, Operating System, assistance. ABSTRAKMakalah ini ditulis untuk merekam kegiatan migrasi opensource di kompleks kantor Pemerintahan WalikotaYogyakarta. Yang dimigrasikan adalah pengguna yang menggunakan sistem operasi ilegal yaitu Windowsbajakan dialihkan menggunakan sistem operasi yang legal, yaitu Linux. Distro yang digunakan adalah UbuntuHardy Heron atau Ubuntu Intrepid Ibex yang telah dikustomisasi sedemikian rupa agar tampilannya lebihfamiliar digunakan oleh orang awam. Secara garis besar proses yang dilakukan meliputi 3 tahap, yaitu;survey/assesment tiap komputer yang ada, memigrasikan sistem operasi, dan pendampingan untuk mengatasikeluhan selama penggunaan sistem operasi opensource.Proses migrasi dijalankan selama tiga bulan karenamenyesuaikan dengan jumlah dana yang tersedia. Beberapa faktor penentu keberhasilan proses migrasi adalah;sdm teknis, waktu, dan tingkat pengetahuan pengguna. Utamanya tingkat pengetahuan pengguna yang padadasarnya sangat sulit untuk belajar kembali, oleh karena itu harus dilakukan pendampingan kepada penggunadengan seksama. Faktor penghambat proses migrasi yang paling dirasakan adalah sisi konfigurasi hardwareyang tidak kompatibel dan migrasi data perkantoran dari MsOffice beralih menggunakan openoffice.Hasil yangdiperoleh dari selama tiga bulan, dari 99 jumlah komputer yang disurrvey, 56 diantaranya berhasildimigrasikan atau sekitar 75.68%Kata kunci: migrasi, opensource, pemerintah, survey, pendampingan.1. PENDAHULUAN Selain itu software open source yang potensial untuk dikembangkan secara mandiri dan sesuai denganUntuk mendukung penggunaan perangkat lunak kebutuhan, dapat membuat bangsa ini lebih kreatifopen source adalah tetap menjaga komitmen dalam dan cerdas.pengembangan dan penggunaan perangkat lunakopen source oleh instansi pemerintah, akademis, Secara teori, migrasi penggunaan software openbisnis dan masyarakat umum. Penggunaan perangkat source oleh masyarakat awam sangat mungkinlunak open source di berbagai sektor ini diharapkan dilakukan, karena fungsi-fungsi yang dibutuhkanakan membentuk ketahanan dan kemandirian telah dimiliki pada opensource system. Namunbangsa. Mengingat penggunaan software open pembuktian lapangan ternyata proses migrasi darisource akan mengurangi ketergantungan teknologi sistem operasi ilegal (Windows bajakan)kepada perusahaan/vendor pengembang software. menggunakan sistem operasi yang legal (opensource, Linux) adalah sebuah tantangan besar,Bandung, 7 November 2009 C-5
  • 100. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510terutama dilingkungan masyarakat umum/awam. untuk melakukan proses migrasi menggunakanPasti akan berbenturan dengan tingkat adaptasi yang software open source yang dapat digunakan olehrendah, rasa enggan untuk memulai dan belajar kantor pemerintahan lain sebagai sumber refrensi,karena beberapa faktor; seperti faktor usia dan dengan tidak melupakan kebutuhan dari sisipekerjaan perkantoran yang harus segera pengguna (end user).diselesaikan. Manfaat hasil penerapan model, analisa dan desainOpen Source [1] adalah sistem pengembangan yang migrasi sebagai pembanding kemampuan perangkattidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga lunak opensource dengan perangkat lunak berbayarpusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama (propetiary) dari sisi fungsionalitas. Selain itu daridengan memanfaatkan kode sumber (source-code) pengamatan penerapan migrasi ini, dapat dilihatyang tersebar dan tersedia bebas (biasanya respon pengguna awam ketika menggunakanmenggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola perangkat lunak opensource dari sisi kemampuanpengembangan ini mengambil model ala bazaar, beradaptasi dan bekerja di lingkungan yang baru.sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagikomunitasnya yaitu adanya dorongan yang 2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DANbersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika IMPLEMENTASIsuatu komunitas menggunakan sebuah programOpen Source dan telah menerima sebuah manfaat Berikut diagram model dan tahapan rencana proseskemudian akan termotivasi untuk menimbulkan migrasi tersebut:sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikanbalik kepada orang banyak.Migrasi adalah serangkaian kegiatan untukmengubah sistem baik dari sistem operasi maupunaplikasi dengan menggunakan opensource.Sistem operasi [2] atau dalam bahasa Inggris:operating system atau OS adalah perangkat lunaksistem yang bertugas untuk melakukan kontrol danmanajemen perangkat keras serta operasi-operasidasar sistem, termasuk menjalankan softwareaplikasi seperti program-program pengolah kata danbrowser web.Linux [3] adalah nama yang diberikan kepadasistem operasi komputer bertipe Unix. Linuxmerupakan salah satu contoh hasil pengembanganperangkat lunak bebas dan sumber terbuka utama.Seperti perangkat lunak bebas dan sumber terbukalainnya pada umumnya, kode sumber Linux dapatdimodifikasi, digunakan dan didistribusikan kembalisecara bebas oleh siapapun.PC atau Personal Computer [4] adalah untukkeperluan umum setiap komputer yang ukuran,kemampuan, dan harga penjualan asli membuatnyaberguna bagi individu, dan yang dimaksudkan untukdioperasikan secara langsung oleh pengguna akhir, Gambar 1. Diagram alir tahapan migrasitanpa campur tangan operator komputer. Adapun target migrasi pengguna adalah para pekerjaTujuan penerapan model migrasi software open yang sehari-harinya bekerja dengan aplikasisource dengan mengambil studi kasus dilingkungan perkantoran dan internet namun menggunakanKompleks Pemerintahan Kota Yogyakarta untuk sistem operasi dan aplikasi perkantoran bajakan.memperoleh model yang tepat dalam hal penerapan Karena waktu proses migrasi yang diberikan sangatmigrasi di badan pemerintahan pada umumnya. terbatas, yaitu tiga bulan maka ditentukan targetDari hasil penerapan model migrasi ini, dapat dibuat yang paling mungkin dilaksanakan. Adapun tatakalasebuah model terstruktur secara efektif dan efisien migrasi yang telah disusun sebagai berikut:C-6 Bandung, 7 November 2009
  • 101. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Tahapan rencana proses migrasi sudah dirancang lapangan menjadi parameter yang sangatoleh tim koordinator migrasi, termasuk penulis berpengaruh dalam kesuksesan proses migrasi.didalamnya. Rencana yang disusun berdasarkan Kondisi PC yang ada juga menjadi faktor penting.dana, waktu, jumlah tenaga (task force), dan kondisi Harus ditetapkan jenis pc yang dapat dimigrasi. Tabel 1. Tatakala migrasi Pemkot Yogyakarta April Mei Juni No Kegiatan Minggu ke Minggu ke Minggu ke I II III IV V VI I II III IV V VI I II III IV V VI A. Assesment (survey) 1 Bag. Umum 2 Bag. Organisasi 3 Bag. Hukum 4 Bag. Dalbang 5 Bag. Protokol 6 Bag. Tapem 7 Bag. P3ADK 8 Bag. Santel 9 Bag. Rumah Tangga 10 Bag. Humas 11 Bag. TIT 12 Bag. Sekda 13 Bag. Asek 1,2,3 B. Migrasi 1 Bag. Umum 2 Bag. Organisasi 3 Bag. Hukum 4 Bag. Dalbang 5 Bag. Protokol 6 Bag. Tapem 7 Bag. P3ADK 8 Bag. Santel 9 Bag. Rumah Tangga 10 Bag. Humas 11 Bag. TIT 12 Bag. Sekda 13 Bag. Asek 1,2,3 C. Pendampingan 1 Bag. Umum 2 Bag. Organisasi 3 Bag. Hukum 4 Bag. Dalbang 5 Bag. Protokol 6 Bag. Tapem 7 Bag. P3ADK 8 Bag. Santel 9 Bag. Rumah Tangga 10 Bag. Humas 11 Bag. TIT 12 Bag. SekdaSedangkan untuk tenaga kerja (task force) yang dari sisi perangkat keras hingga sisi migrasi formatberfungsi sebagai petugas migrasi ukurannya sangat data. Demi memperkecil permasalahan dari sisirelatif. Dalam kasus kali ini tenaga kerja yang perangkat keras, sejak awal sudah ditentukandigunakan adalah tenaga kerja paruh waktu spesifikasi minimal untuk pc yang dimigrasi. Untuk(mahasiswa). Tentu hasilnya akan lebih maksimal kendala adaptasi sistem operasi cenderung lebihapabila menggunakan tenaga kerja penuh (full time), mudah diatasi, karena Linux yang digunakan secaranamun hal ini juga akan berbanding lurus dengan garis besar penggunaan Windows dan Linux hampirjumlah dana yang tersedia. sama dan tampilannya desktopnya sudah di modifkasi sedemikian rupa agar tampak lebih2.1 Analisa Hambatan familiar.Sebagian besar pengguna adalah masyarakat awamyang tidak mengenyam pendidikan IT secara resmi,masing-masing hanya belajar otodidak sesuaidengan deskripsi pekerjaan masing-masing. Pikiranmereka sudah terpola sedemikian rupa dengansistem operasi Windows, sehingga apabila pindahmenggunakan sistem yang lain (Linux) maka sedikitbanyak tentu akan ada kendala.Beberapa kendala yang diprediksi akan muncul baikBandung, 7 November 2009 C-7
  • 102. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Berikut data hasil survey yang diperoleh ; Tabel 2. Hasil survey Total NO Nama Unit/Bagian PC 1 Bag. Umum 9 2 Bag. Organisasi 6 3 Bag. Hukum 6 4 Bag. Dalbang 10 5 Bag. Protokol 7 6 Bag. Tapem 7 7 Bag. P3ADK 15 8 Bag. Santel 2 9 Bag. Rumah Tangga 1 10 Bag. Humas 12 11 Bag. TIT 22 12 Bag. Sekda 1 13 Bag. Asek 1,2,3 1 Gambar 2.Desktop linux yang familiar TOTAL 99Diprediksikan kendala yang paling besar adalahpada migrasi data dan penggunaan aplikasi 2. Migrasi sistem operasiperkantoran. Karena terdapat perbedaan yang Tidak semua pc yang disurvey dapat dimigrasikan.signifikan dari sisi konversi data dan penggunaan Karena keterbatasan waktu dan tenaga serta hasilaplikasi perkantoran. Untuk mengatasi keluhan survey yang tidak memungkinkan pc dapatpengguna tersebut diperlukan pendampingan secara dimigrasi. Berikut diagram alir migrasi yangintensif. Diharapkan dari pengguna dapat digunakan;memberikan feedback agar program dapat berjalanlancar.2.2 Analisa Kebutuhan PenggunaBerikut analisa awal kebutuhan pengguna ;1. Aplikasi perkantoran; a. Migrasi data tidak terkendala; b. Tampilan dari aplikasi pengganti familiar; c. Bantuan konsultasi teknis.2. User Interface sistem Operasi; a. Tampilannya familiar; b. Pengoperasian sederhana.3. Panduan cetak. a. Panduan praktis penggunaan desktop; b. panduan praktis openoffice.2.3 Implementasi Proses MigrasiImplementasi migrasi dibagi dalam 3 tahap, yaitu;1. Survey/AssesmentSurvey/assesment dilakukan untuk mengetahuikondisi nyata pc yang digunakan oleh user. Data-data yang diambil dalam kegiatan survey adalah Gambar 3: Diagram alir teknis migrasisepesifikasi teknis pc, aplikasi yang digunakan, dan 3. Pendampingantingkat kemampuan pengguna. Proses pendampingan kepada pengguna yang telahNamun untuk survey tingkat kemampuan pengguna dimigrasi dijalankan secara paralel dengan migrasi.yang berupa wawancara singkat tidak dapat Pada tahap ini terlihat banyak keluhan yangdilaksanakan dengan baik, karena kondisi lapangan bermunculan, terutama permasalahan mengkonversiyang tidak memungkinkan, yaitu banyak pengguna data dari MsOffice ke Openoffice. Banyakyang tidak berada ditempat ketika survey dilakukan Formatting baik data word maupun spreadsheet yangterhadap komputer. menjadi kacau.C-8 Bandung, 7 November 2009
  • 103. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Hal yang dilakukan ketika melakukan migrasi adalah untuk penggunaan aplikasi kantoran dan internet.: Total komputer yang berhasil dimigrasikan sebanyak a. Membagi Panduan Praktis dan 56 pc, atau 75,68% dari jumlah keseluruhan. Berikut mengajarkan sekilas (seperti; safe tabel datanya. removable pada Linux); Tabel 3. Hasil rekap migrasi b. Menanyakan tiap user untuk masalah No Nama Unit/Bagian Total Rekomendas Total PC Migrasi Migrasi penggunaan aplikasi open source; 1 Bag. Umum 9 6 4 c. Mensolusikan masalah 2 3 Bag. Organisasi Bag. Hukum 6 6 4 5 4 4 4 Bag. Dalbang 10 6 33. HASIL DAN DISKUSI 5 6 Bag. Protokol Bag. Tapem 7 7 6 7 4 5 7 Bag. P3ADK 15 14 6 8 Bag. Santel 2 0 03.1 Survey 9 Bag. Rumah Tangga 1 0 0 10 Bag. Humas 12 6 6 11 Bag. TIT 22 18 18Model pendataan pc melalui kertas terasa tidak 12 Bag. Sekda 1 1 1 13 Bag. Asek 1,2,3 1 1 1terlalu efektif. Hasil survey sendiri tidak menjadi Total 99 74 56patokan utama proses migrasi, karena faktor Persentase Telah di Migrasi 75.68%manusia yang melakukan migrasi berdasarkanpermintaan dan jadwal kosong ketika PC sedang 3.3 Pendampingantidak sibuk digunakan. Dari penerapan dan analisa yang telah3.2 Migrasi dilakukan selama proses migrasi dalam jangka waktu 3 bulan dilingkungan pemerintahan kotaDari 99 pc yang telah disurvey, 74 komputer yogyakarta, diperoleh.direkomendasikan untuk dimigrasi karena hanya Tabel 4. Contoh rekap data pendampingan NO HARI NAMA USER UNIT/ BAGIAN PERMASALAHAN SOLUSI - tidak bisa connect karena salah sub- - satu PC tidak bisa connect internet. Lab LPSE Lab LPSE net, dan perbaiki subnet saja - Finishing ruang pelatihan linux - finishing ruangan beres - tidak dapat menginstalasi Office - Office bisa diinstalasi dengan baik 2003 1 Jumat mas Aryo Hukum - Pemasangan firmware untuk driver - install driver scanner Epson 2480 scanner - cek jaringan internet - jaringan dalam kondisi baik - Lambatnya unjuk kerja laptop IBM - optimasi laptop IBM dengan PC Tapem Tapem dengan RAM 256 MB mengkonfigurasi sistem Ubuntu 8.04 - Printer HP P1505 tidak bisa - Instalasi driver foozkjz berfungsi 2 Sabtu Bag TU di TIT TU TIT - Tidak dapat setting print area di OO - Membantu mengajari setting print Calc area4. KESIMPULAN dengan Linux tidak terlalu membuat pengguna merasa kesulitan asalkan Linux telahDari model migrasi yang telah diterapkan pada dikustomisasi tampilannya sedemikian ruapakompleks pemerintahan walikota Yogyakarta, dapat sehingga pengguna merasa familiar dan tidakditarik kesimpulan sebagai berikut; merasa asing serta terkaget-kaget dengan sistem1. Tahapan migrasi yang perlu dilakukan adalah yang baru. survey/assesment, migrasi sistem, dan 4. Kendala hardware selama proses migrasi masih pendampingan. dapat diatasi dengan mencari solusinya melalui2. Data yang diperoleh dari hasil survey sangat forum-forum diskusi dan web seputar membantu sebagai data pembanding dan tolak penanggulan masalah pada hardware driver di ukur keberhasilan proses migrasi. Namun data Linux. Untuk hardware yang masih belum survey cenderung tidak banyak digunakan didukung oleh kernel linux maka tidak dilapangan, karena proses migrasi masih dimigrasikan. dilaksanakan menyesuaikan dengan kebutuhan 5. Permasalahan utama yang sering dirasakan dan waktu penggunaan komputer oleh pegawai adalah ketika migrasi aplikasi perkantoran. sebagai pengguna. Konsekuensi menggunakan openoffice artinya3. Proses migrasi dengan menghapus sistem konversi dokumen dari MsOffice formatnya operasi bajakan (windows) dan menggantinya akan berantakan, karena sejak awal pembuatanBandung, 7 November 2009 C-9
  • 104. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 dokumen yang tidak sesuai standar. Untuk [2] Hariyanto, Ir. Bambang, Sistem Operasi, masalah ini, terpaksa dilakukan editing secara Bandung: CV. Informatika, 1997. manual agar dokumen kembali rapi dan harus disimpan dengan format odt. [3] Sumber Linux, http://id.wikipedia.org/wiki/6. Dokumen keuangan dalam format xls banyak Linux, diakses pada tanggal 13 Oktober 2009. mengalami kekacauan ketika menggunakan [4] Sumber Personal Computer, openoffice Calc. Masalah yang timbul antara http://en.wikipedia.org/wiki/Personal_computer, lain fitur accounting yang belum tersedia di diakses pada tanggal 13 Oktober 2009. openoffice, fitur cell merge yang kurang, sampai pencetakan kuitansi yang formatnya PERTANYAAN tidak sesuai seperti pengaturan ketika menggunakan MsExcel. Solusi terakhir yang Penanya: Filia Dina A. dilakukan untuk bagian keuangan adalah menginstallkan MsOffice menggunakan Wine Pertanyaan: Sehubungan assement, apakah di Linux, dominant ke hardware?7. Untuk pelaksanaan migrasi selanjutnya, model survey manual dan pemecahan masalah Kemudian mengenai training : dokumen keuangan yang masih menggunakan – berapa orang per gelombang? excel seharusnya tidak dilakukan lagi. Oleh – Berdasarkan apa pengelompokannya? karena itu diperlukan sistem Informasi survey – prerequisite knowledge peserta/angkatan? untuk mengatasi dokumentasi survey yang masih manual dan sistem informasi keuangan Jawaban: Assesment dilakukan berdasarkan unit: opensource untuk mengatasi kendala migrasi – termasuk pendataan pengguna data keuangan menggunakan spreadsheet yang – aplikasi memang sudah seharusnya digantikan dengan Jumlah orang per pelatihan bergantung minat. database yang lebih layak. Kemudian pada pelatihan 1 pc untuk 1 orang.8. Komitmen migrasi dan penggunaan opensource Jumlah orang adalah 20-30 orang per ruangan di lingkungan kompleks walikota Yogyakarta, hingga saat ini sistem operasi linux yang telah Penanya: Devi Munandar diinstall tetap digunakan. Meskipun kadang masih terkendala dalam penggunaan aplikasi Pertanyaan: Bagaimana strategi untuk mengganti perkantoran, namun bisa diselesaikan dengan Software yang digunakan di software berbayar tapi dukungan dari tenaga teknis bagian Teknologi belum ditemukan? Contoh Open Source untuk Informasi dan Telematika hingga saat ini. Engineering Software.9. Proses migrasi masih akan dilanjutkan dalam bentuk kerjasama Pemerintah Kota Yogyakarta Jawaban: Dengan kata lain harus tetap membeli dengan PPTiK UGM. Saat ini masih dalam software legal untuk software yang spesifik proses administrasi perijinan dan Surat Penanya: Iwan M. E. Keputusan dari Sekretaris Daerah. Target pada tahun 2011 melegalkan seluruh perangkat lunak Pertanyaan: Sampai sejauh ini, berapa persen hasil pada PC yang dimiliki oleh pemerintah kota yang diperoleh dari migrasi? Pada data tidak Yogyakarta diungkapkan berapa desktop yang berhasil migrasi.10. Jika dilihat dari jumlah keluhan yang diterima tim pendampingan, rata-rata pengguna merasa Berapa lama waktu yang dilalui sampai dengan kesulitan pada awal penggunaan sistem operasi tahap itu? opensource dan sering mengalami kendala di aplikasi perkantoran (openoffice). Oleh karena Jawaban: Data terdapat pada makalah. itu hingga sampai saat ini pengguna harus selalu didampingi oleh tim teknis (dari bagian TIT Pemkot Yogyakarta) untuk mengatasi permasalahan yang sewaktu-waktu muncul.5. DAFTAR PUSTAKA[1] Sumber Terbuka, http://id.wikipedia.org/wiki/ Sumber_terbuka, diakses pada tanggal 13 Oktober 2009.C-10 Bandung, 7 November 2009
  • 105. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 OPEN SOURCE DEVELOPMENT TOOLS UNTUK MIKROKONTROLER AVR PADA SISTEM OPERASI LINUX Henry Hermawan Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya Jl. Raya Kalirungkut, Gedung TB.2.4, Surabaya 60293 Email : henryhermawan@ubaya.ac.id ABSTRACTThis paper presents open source development tools for AVR Microcontroller on Linux Operating System:binutils, gcc, gdb, avr-libc, and avrdude. The key points of discussion on this paper are installation process(especially from source), PCB artwork based on USBasp that is free and open source, and, the last, thesedevelopment tools will be applied for developing very simple application on AVR microcontroller ATtiny2313.As a conclusion, these open source development tools are relatively uncomplicated to apply so that they can beused as a substitute tools for those of proprietary.Keywords: avr-gcc, avr-libc, avrdude, USBasp. ABSTRAKMakalah ini mempresentasikan penggunaan open source development tools pada sistem operasi Linux untukmengembangkan suatu aplikasi yang berbasis mikrokontroler AVR mulai dari tahap persiapan atau instalasi,pembuatan hardware yang difungsikan sebagai firmware downloader, sampai pada penggunaan developmenttools ini untuk membuat aplikasi sangat sederhana berbasis mikrokontroler AVR ATtiny2313. Open sourcesoftware yang digunakan untuk development tools ini adalah binutils, gcc, gdb, avr-libc, dan avrdude,sedangkan firmware downloader menggunakan USBasp, yang juga free dan open source. Setelah diaplikasikanuntuk mengembangkan aplikasi sangat sederhana, ternyata open source development tools ini relatif mudahdigunakan dan di-maintained dengan baik sehingga dapat dijadikan pengganti proprietary development tools.Kata kunci: avr-gcc, avr-libc, avrdude, USBasp.1. PENDAHULUAN contohnya, Atmel Corp. [1], selaku pembuat IC mikrokontroler AVR, juga menyediakanPermasalahan mendasar di bidang Teknik Elektro, development software yang bisa di-download dariterutama yang berkaitan dengan sistem embedded situs korporasi dan digunakan secara bebas (free)adalah mahalnya development tools untuk -tetapi tidak open source- tanpa batasan ukuranmengembangkan suatu aplikasi embedded. Harganya kode. Hanya saja, software tersebut dikembangkanmulai dari ratusan US dollars sampai puluhan ribu di atas platform Windows.US dollars. Tentu saja, harga ini sangat tidakbersahabat bagi institusi pendidikan maupun para Sebagai contoh yang lain, Jurusan Teknik Elektro,hobbiist yang mempunyai dana kecil. Dengan Universitas Surabaya, khususnya Laboratoriumadanya permasalahan ini, apakah berarti mereka Otomasi dan Sistem Embedded, telah menggunakanharus berhenti mengembangkan aplikasi-aplikasi open source software seperti WinAVR [2] danembedded? Apakah mereka tidak perlu mempelajari AVRDude [3], serta Khazama AVR Programmer [4]mikroprosesor dan mikrokontroler keluaran terbaru yang statusnya adalah free software sebagaikarena masalah biaya pengembangan sistem? development software dari mikrokontroler AVR untuk kegiatan praktikum di mata kuliahTentu saja, masalah di atas harus dicari solusinya Mikrokontroler dan kegiatan robotika sepertisupaya jangan sampai menghambat pengembangan pengembangan robot-robot cerdas peserta KRCI disistem embedded di institusi pendidikan maupun Robotic Centre, Universitas Surabaya. USBasp [5],hobbiist tersebut. Solusinya adalah menggunakan suatu firmware downloader (hardware) yang openfree dan/atau open source development tools yang source dan free, digunakan untuk memprogrambisa didapatkan dari internet. Tools ini ada yang memori flash internal dari mikrokontroler AVR.dibuat dan dikembangkan oleh perusahaan pembuat Semua software tersebut masih berjalan padaIC mikroprosesor/mikrokontroler, ada pula yang platform Windows.dibuat dan dikembangkan oleh komunitas. SebagaiBandung, 7 November 2009 C-11
  • 106. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bagaimana untuk platform Linux? Development Pada console, decompress source, change directorytools untuk mikrokontroler AVR juga dikembangkan ke source, lalu:di atas platform Linux, bahkan, sebenarnya, cikal $ ./configure bakal WinAVR adalah dari compiler AVR dan avr- --disable-nls libc untuk Linux [2] dan AVRDude dikembangkan --disable-werror pertama kali untuk FreeBSD [3]. USBasp ternyata --target=avr juga dikembangkan pada platform Linux [5]. Jadi, --program-prefix="avr-" mikrokontroler AVR telah mendapat dukungan --program-suffix=""penuh dari Linux, hasil kerja dari komunitas $ make # make installmikrokontroler AVR yang menggunakan platformLinux. Makalah ini akan membahas mulai dari gccproses instalasi software, pembuatan PCB untukfirmware downloader, sampai pada penggunaan Pada console, decompress source (gcc-core dan gcc-development tools ini untuk mencoba membuat g++), change directory ke source, lalu:aplikasi yang sangat sederhana berbasis $ ./configure mikrokontroler AVR ATtiny2313 di atas platform --enable-languages=c,c++ Linux. --disable-nls --disable-libssp 2. PEMBAHASAN --with-system-zlib --target=avr --program-prefix="avr-" Open Source Development Tools untuk mikro- --program-suffix="" kontroler AVR pada platform Linux membutuhkan --enable-version-specific-runtime-libsbeberapa software berikut ini: binutils, gcc (gcc-core $ makedan gcc-g++), gdb , avr-libc, AVRDude [6, 7, 8, 9, # make install3]. Firmware downloader yang digunakan adalahUSBasp [5]. gdb Pada console, decompress source, change directory2.1 Instalasi Development Software ke source, lalu:Proses instalasi dari development software ini $ ./configure sebenarnya tergantung dari distribusi Linux yang --disable-nls digunakan. Untuk distro Ubuntu, development --target=avr --program-prefix="avr-" software ini sudah ada pada repository dan dapat di- --program-suffix=""install menggunakan apt-get. Pengguna Slackware $ makedapat men-download slackbuild scripts dari # make installSlackBuilds.org [10, 14] beserta dengan source codemasing-masing software tersebut untuk membuat avr-libcpaket tgz. Untuk instalasi yang spesifik distro, Setelah decompress source, change directory kesilakan dilihat pada manual masing-masing distro. source, lalu:Untuk instalasi dengan cara meng-compile dari $ ./configure source terlebih dahulu, pertama-tama adalah semua --program-prefix="" source di-download dari masing-masing situsnya, --program-suffix="" --host=avr pada saat makalah ini dibuat, yang di-download --enable-docadalah: $ make • binutils-2.19.1.tar.bz2 # make install • gcc-core-4.4.1.tar.bz2 avrdude • gcc-g++-4.4.1.tar.bz2 • gdb-6.8.tar.bz2 Source di-decompress dahulu, change directory ke • avr-libc-1.6.7.tar.bz2 source, lalu: • avrdude-5.8.tar.gz $ ./configure $ makeVersi dari software ini selalu di-maintained, # make installdiperbaiki bug-nya, dan di-updated oleh maintainer Semua development software yang dibutuhkan, telahmasing-masing. Berikut ini panduan instalasinya ter-install pada /usr/local/bin.(sesuai dengan urutannya):binutilsC-12 Bandung, 7 November 2009
  • 107. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.2 Pembuatan USBasp selanjutnya adalah mencoba development tools tersebut pada sistem mikrokontroler AVR. UntukSkema rangkaian USBasp beserta dengan firmware kali ini, akan dibuat suatu aplikasi yang sangatdan Windows driver (binary dan source) dapat sederhana, yaitu, aplikasi menyalakan 8 buah LEDdiperoleh dari situsnya [5]. Berdasarkan skema secara bergantian -4 LED menyala, 4 LED padam,rangkaian tersebut, didesain artwork PCB untuk bergantian seterusnya-. Skema rangkaian sistemUSBasp menggunakan software gEDA [11] dan pcb mikrokontroler ATtiny2313 dan PCB artwork-nya[12] seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1. dapat dilihat pada Gambar 3 dan Gambar 4. KodeGambar 2 menunjukkan USBasp yang telah disolder program ditulis menggunakan text editor dengandan siap digunakan. referensi dari AVR-libc users manual [15]. Berikut ini adalah kode program tersebut: #include <avr/io.h> #define F_CPU 20000000 /* 20MHz */ #include <util/delay.h> void MCUPort_Init(); int main() { MCUPort_Init(); while(1) { PORTB = 0x55; _delay_ms(200); PORTB = 0xAA;Gambar 1. Tampilan gEDA dan pcb untuk membuat _delay_ms(200); } USBasp return 0; } void MCUPort_Init() { DDRB = 0xFF; PORTB = 0xFF; } Delapan buah LED terhubung pada Port B dari ATtiny2313. Pada awal program, Port B tersebut diinisialisasi sebagai output port. Selanjutnya, di dalam suatu infinite loop, data 55h dan AAh Gambar 2. USBasp dikirimkan ke Port B secara bergantian tiap 200 mili detik untuk menyalakan 4 LED bergantian.Ada suatu catatan dalam penggunaan USBasp [13].Jika USBasp tidak dapat digunakan oleh user biasatetapi dapat digunakan oleh root, maka harus dibuatsuatu file pada direktori /lib/udev/rules.ddengan nama 99-usbasp-rules yang isinyaadalah sebagai berikut:# allow users to claim the device ACTION=="add" SUBSYSTEM=="usb",ATTRS{idVendor}=="16c0",ATTRS{idProduct}=="05dc", MODE="0664",GROUP="plugdev"yang mana user biasa tersebut harus telah menjadigroup member dari grup plugdev.3. APLIKASI DASAR PADA MIKRO- Gambar 3. Skema rangkaian sistem mikrokontrolerKONTROLER ATTINY2313 ATtiny2313Setelah development tools siap digunakan, langkahBandung, 7 November 2009 C-13
  • 108. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 development tools untuk mikrokontroler AVR Hasilnya adalah 8 LED akan menyala bergantian, 4 LED menyala – 4 LED padam dan bergantian seterusnya (Gambar 5). Dari hasil ini, ternyata open source development software ini dapat digunakan dengan relatif mudah dan cukup memuaskan, walaupun masih diperlukan pembuktian dalam penggunaannya (pada platform Linux) untuk mengembangkan aplikasi berbasis mikrokontroler AVR yang lebih kompleks.Gambar 4. PCB Artwork dari sistem mikrokontroler ATtiny2313 4. KESIMPULANSetelah di-save dengan nama LED.c, maka proses Dari apa yang telah dibahas pada makalah ini, dapatkompilasi dari program ini adalah sebagai berikut: disimpulkan bahwa open source development tools yang telah dibahas ini ternyata dapat dijadikan suatu alternatif pengganti dari software proprietary sejenis$ avr-gcc -g -Os -mmcu=attiny2313 -c yang harganya relatif mahal karena relatif mudahUART.c$ avr-gcc -g -mmcu=attiny2313 -o digunakan dan selalu di-maintained dan up-to-date.UART.out UART.o Untuk penggunaan pada pengembangan aplikasi$ avr-gcc -g -mmcu=attiny2313 -Wl,- berbasis mikrokontroler AVR yang lebih kompleks,Map,UART.map -o UART.out UART.o open source development software pada platform$ avr-objcopy -j .text -O ihex UART.out Windows (WinAVR), telah digunakan olehUART.hex mahasiswa Jurusan Teknik Elektro, Universitas Surabaya untuk mengembangkan robot cerdas diKarena sistem mikrokontroler ATtiny2313 yang Robotic Centre, Universitas Surabaya.dibuat ini menggunakan external XTal, makaLFUSE dari Attiny2313 harus diprogram terlebihdahulu menggunakan instruksi: 5. DAFTAR PUSTAKA [1] Atmel Corp., http://www.atmel.com, diakses$ avrdude -p t2313 -c usbasp -U pada tanggal 13 Oktober 2009.lfuse:w:0xff:m [2] WinAVR website,Pemrograman LFUSE ini cukup sekali saja. Tentang http://winavr.sourceforge.net, diakses padaLFUSE ini dapat dibaca lebih rinci pada datasheet tanggal 13 Oktober 2009.ATtiny2313 [16]. File LED.hex di-download-kan ketarget IC, yaitu ATtiny2313 menggunakan USBasp [3] AVRDude website, http://www.nongnu.org/dan AVRDude: avrdude, diakses pada tanggal 13 Oktober 2009.$ avrdude -p t2313 -c usbasp -e -U [4] Khazama AVR Programmer,flash:w:UART.hex http://khazama.com/project/programmer, diakses pada tanggal 13 Oktober 2009. [5] Fischl, T., USBasp, http://www.fischl.de/usbasp, diakses pada tanggal 2 Oktober 2009. [6] GNU Binutils, http://www.gnu.org/software/ binutils, diakses pada tanggal 2 Oktober 2009. [7] GNU C Compiler, http://www.gnu.org/software/gcc, diakses pada tanggal 2 Oktober 2009. [8] The GNU Project Debugger, http://www.gnu.org/software/gdb, diakses pada tanggal 2 Oktober 2009. Gambar 5. Hasil pengaplikasian open sourceC-14 Bandung, 7 November 2009
  • 109. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[9] AVR Libc, http://avr-libc.nongnu.org, diakses ments/doc2543.pdf, diakses pada tanggal 10 pada tanggal 2 Oktober 2009. Oktober 2009.[10] Search with keyword “avr” on Slackbuild.org, PERTANYAAN http://slackbuilds.org/result/? search=avr&sv=13.0, diakses pada tanggal 2 Penanya: Hari B. Satriyo Oktober 2009. Pertanyaan: Apa downloadernya tidak dijual[11] gEDA Project, http://www.gpleda.org, diakses dipasaran? Berapa harganya? pada tanggal 20 September 2009. Jawaban: Sudah bisa dibeli dengan menghubungi[12] Printed Circuit Board Editor, saya via email. Untuk harga, bisa menghubungi saya http://pcb.gpleda.org, diakses pada tanggal 20 via email. September 2009. Penanya: Iwan M. Erwin[13] Hermawan, H., USBasp, Blog, http://henryhermawan.blogspot.com, ditulis Pertanyaan: pada tanggal 14 Oktober 2009. 1. Apakah yang disebut dengan USBasp?[14] Hermawan, H., Slackbuild scripts untuk AVR 2. Berapa kapasitas memori program? Development Software, Blog, http://henryhermawan.blogspot.com, ditulis Jawaban : pada tanggal 15 Oktober 2009. 1. USBasp berbentuk hardware untuk[15] ----, 2009, AVR-libc 1.6.7 Users Manual, interface USB ke sistem min. http://savannah.nongnu.org/projects/avr-libc, mikrokontroler diakses pada tanggal 2 Oktober 2009. 2. File yang didownload bin/hex kapasitasnya[16] ----, 2006, Attiny2313 Datasheet, Atmel Corp., tergantung pada target memori. http://www.atmel.com/dyn/resources/prod_docuBandung, 7 November 2009 C-15
  • 110. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 USB TO UART CONVERTER DI LINUX Henry Hermawan Jurusan Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Surabaya Jl. Raya Kalirungkut, Gedung TB.2.4, Surabaya 60293 Email : henryhermawan@ubaya.ac.id ABSTRACTIn PC interfacing, we often used serial port (COM port) as serial communication interface between PC/Laptopand microprocessor- or microcontroller-based minimum system. In contrary, recent PCs and Laptops do nothave COM port; it is replaced by USB port that has small-sized connector and flexibility to use. Of course, wecan apply USB port as substitution of COM port in PC interfacing. This paper presented implementation of USBto UART Converter on Linux, own-designed hardware using open source design software, as bi-directionalserial communication interface between PC/Laptop and, but not limited to, AVR microcontroller system. Maincomponent of this hardware is FT232RL, manufactured by FTDI Limited, that is a controller and adapter fromUSB protocol to UART protocol, vice versa. For accessing this device on Linux, we will need an open sourcelibrary, libftdi. This converter can be accessed by PC/Laptop using minicom, an serial communication program,and using own-developed, simple application program that is built using open source library, i.e., libftdi APIand wxWidgets API.Keywords: USB to UART Converter, FT232RL, libftdi, serial communication. ABSTRAKDalam PC interfacing, serial port (COM port) yang menggunakan protokol RS-232 sering digunakan sebagaiinterface komunikasi seri antara PC/Laptop dengan sistem minimum berbasis mikroprosesor ataumikrokontroler. Akan tetapi, pada PC/Laptop keluaran baru, port tersebut sudah dihilangkan; digantikan olehUSB port yang lebih kecil ukuran konektornya serta lebih fleksibel dalam pemakaiannya. Tentu saja, dengantidak adanya COM port ini, PC interfacing dapat menggunakan USB port sebagai interface komunikasi seripengganti. Makalah ini mempresentasikan penggunaan USB to UART Converter yang didesain sendirimenggunakan open source software sebagai interface komunikasi seri dua arah antara PC/Laptop bersistemoperasi Linux dengan suatu sistem mikrokontroler, yang mana dalam makalah ini, digunakan sistemmikrokontroler AVR sebagai contoh aplikasi. IC yang digunakan sebagai pengontrol dan adapter dari converterini adalah FT232RL, keluaran dari FTDI Limited. Untuk dapat mengakses konverter ini pada sistem operasiLinux, dibutuhkan suatu open source library yang telah tersedia, yaitu libftdi. Dalam pengaplikasian sederhana,konverter ini dapat diakses oleh PC/Laptop menggunakan serial communication program. yaitu minicom, dansuatu program aplikasi sederhana yang dibangun menggunakan libftdi API dan wxWidgets API, yang semuanyaadalah open source software.Kata kunci: USB to UART Converter, FT232RL, libftdi, komunikasi serial.1. PENDAHULUAN untuk men-download firmware ke sistem mikrokontroler ARM pada tugas akhirnya [1, 2]. HalTidak adanya serial port pada Laptop model-model inilah yang mendorong adanya upaya untukterbaru sering membuat para mahasiswa, dosen, dan mendesain suatu ARM serial bootloader yanghobbiist di bidang Teknik Elektro merasa kesulitan menggunakan USB port. Dalam pengembanganketika ingin mengimplementasikan komunikasi seri desain, untuk mengakomodasi kebutuhan akandua arah antara Laptop dengan suatu sistem pengganti serial port (COM port), ARM serialmikrokontroler, baik itu untuk komunikasi data bootloader ini berubah menjadi suatu hardwaremaupun untuk serial downloader atau serial yang diberi nama 3-in-1 USB Converter karenabootloader. Masalah tersebut juga dialami dua converter ini mempunyai tiga fungsi, yaitu: USB tomahasiswa di Jurusan Teknik Elektro, Fakultas UART Converter, USB to ZigBee Converter, danTeknik, Universitas Surabaya, saat ingin ARM Serial Bootloader. IC utama yang digunakanmenggunakan ARM serial bootloader, yang pada converter ini adalah FT232RL, suatu USB tosoftware-nya disediakan secara bebas oleh Philips Serial UART Interface IC keluaran dari FutureSemiconductor (sekarang NXP Semiconductor), Technology Devices International (FTDI) LimitedC-16 Bandung, 7 November 2009
  • 111. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510[3]. IC ini cukup untuk mengakomodasi kebutuhanakan USB to UART converter dengan pemakaianyang relatif mudah dan harga yang relatif tidakmahal. FTDI Limited juga menyediakan multi-platform driver dan library yang merupakan freesoftware sehingga IC ini dapat diakses olehPC/Laptop dengan sistem operasi Linux, Windows,atau Mac OS. Khusus untuk sistem operasi Linux,telah tersedia suatu open source driver dan library,yaitu libftdi, berlisensi GNU Library General PublicLicense (LGPL) versi 2, yang dikembangkan olehIntra2net AG [4].Makalah ini hanya akan membahas 3-in-1 USBConverter yang difungsikan sebagai USB to UARTConverter untuk komunikasi seri dua arah, diaksesoleh Laptop menggunakan minicom, suatu serial Gambar 1. Tampilan gEDA dan pcb untuk membuatcommunication program yang telah tersedia pada 3-in-1 USB Convertersebagian besar distribusi Linux. Selainmenggunakan minicom, pengaksesan hardware ini 2.2 Instalasi Library libftdijuga menggunakan suatu program aplikasi yang Untuk dapat mengakses IC FT232RL yang terpasangdikembangkan sendiri dengan library libftdi [5] pada 3-in-1 USB Converter, dibutuhkan suatuuntuk mengakses USB to UART Converter dan library, yaitu libftdi. Dependency dari library iniwxWidgets [6] untuk mendesain Graphical User adalah libusb, yang biasanya telah menjadi libraryInterface (GUI) dari program tersebut. Di samping bawaan pada sebagian besar distribusi Linux.topik pembahasan tersebut, makalah ini jugamenunjukkan penggunaan open source softwaremulai dari tahap desain hardware sampai denganpengembangan aplikasi sederhana.2. PEMBAHASAN2.1 Hardware 3-in-1 USB ConverterHardware 3-in-1 USB Converter didesain denganpetunjuk desain dari FTDI Limited [7] untuk ICutamanya. Jumper digunakan untuk mengubahkonfigurasi hardware seperti bus-powered atau self-powered I/O port, pemilihan tegangan +5V atau Gambar 2. Hardware 3-in-1 USB Converter+3.3V untuk tegangan supply I/O port, sertapengaktifan ARM serial bootloader. Open sourcesoftware gEDA [8] dan pcb [9] digunakan untukmenggambar skema rangkaian [12] dan artworkPCB seperti yang ditunjukkan pada Gambar 1.Gambar 2 dan 3 menunjukkan hasil akhir darihardware 3-in-1 USB Converter dari sisi componentside dan solder side, sedangkan Gambar 4memperlihatkan hardware ini jika difungsikansebagai USB to ZigBee Converter. Gambar 3. Solder side dari 3-in-1 USB ConverterBandung, 7 November 2009 C-17
  • 112. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 6. System log saat 3-in-1 USB Converter Gambar 4. USB to ZigBee Converter dihubungkan ke LaptopCara instalasi libftdi dengan mengkompilasi source Algoritma 1. Komunikasi seri dua arahterlebih dahulu ternyata sangat mudah. Setelah Ensure: baudrate = 9600bpsdidekompresi ke suatu direktori dan direktori Bi-directional serial commtersebut telah menjadi working directory pada 1: CALL Init Portterminal atau console, selanjutnya adalah: 2: CALL Init UART$ cmake . 3: SET default 8-LED config$ make 3: FOR infinite loop# make install 4: WAIT until receiving data 5: sending echoJika tidak error maka libftdi sudah terinstalasi pada 6: SET 8-LED config based on receivedPC/Laptop. Dokumentasi API dari libftdi dapat datadiakses secara online dari situs Intra2net AG [5]. 7: ENDFOR3. PENGGUNAAN USB TO UART Algoritma firmware dari sistem mikrokontroler AVR yang direpresentasikan dalam bentukCONVERTER DI LINUX pseudocode dapat dilihat pada Algoritma 1. YangSetelah hardware siap dan libftdi telah terinstalasi, harus dipastikan adalah baudrate yang digunakan,dilakukan aktivitas/aplikasi sederhana untuk yaitu 9600 bps dan pada saat inisialisasi UART,menggunakan hardware ini dengan cara transmitter dan receiver dari mikrokontroler AVRmenghubungkan sistem mikrokontroler AVR yang harus diaktifkan supaya terjadi komunikasi seri duadilengkapi dengan 8 buah LED yang telah dibuat arah; saat mikrokontroler AVR menerima datasebelumnya [10] dengan Laptop menggunakan 3-in- melalui UART, selanjutnya mikrokontroler AVR1 USB Converter yang difungsikan sebagai USB to akan mengirimkan data tersebut kembali (echo) keUART Converter. Gambar 5 menunjukkan diagram pengirim (dalam hal ini adalah Laptop) sebagaiblok dari aktivitas ini. Komunikasi seri yang terjadi acknowledgment. Proses ini dilakukan terus sampaiadalah komunikasi seri dua arah. sistem di-turn off. Gambar 5. Diagram blok pengaplikasian USB to Gambar 7. Konfigurasi minicom UART Converter Pengaplikasian ini dilakukan dengan 2 cara, yaitu:Pada saat hardware 3-in-1 USB Converter menggunakan minicom dan membuat programdihubungkan ke USB port dari Laptop, sistem akan aplikasi sederhana yang menggunakan libftdi APImendeteksi hardware tersebut seperti yang terlihat [5]. Minicom adalah suatu program khusus untukpada Gambar 6 saat system log ditampilkan komunikasi seri melalui serial port. Untuk aplikasimenggunakan dmesg. Dari log ini, diketahui bahwa ini, minicom perlu dikonfigurasi seperti yanghardware ini dapat diakses pada /dev/ttyUSB0 ditunjukkan pada Gambar 7. Untuk dapatdengan usbserial_generic driver dan ftdi_sio driver. mengkonfigurasi minicom, program ini harus dipanggil menggunakan instruksi minicom -s melalui terminal/console. Setelah dikonfigurasi, minicom akan menginisialisasi USB to UARTC-18 Bandung, 7 November 2009
  • 113. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Converter sesuai dengan data konfigurasi tersebut melalui USB to UART Converter dan akansehingga hardware ini siap digunakan untuk mengubah konfigurasi nyala-padam-nya kedelapankomunikasi dua arah. Misalnya, ketika pada LED yang terhubung pada mikrokontroler AVR;keyboard ditekan angka 1, maka pada 8 buah LED misalnya, pada Gambar 11, terlihat bahwaakan terlihat beberapa LED akan padam atau kombinasi check box tersebut menunjukkan datamenyala sehingga secara logika akan terlihat seperti 10101010 biner atau AAh, maka, saat tombolkombinasi 00110001 biner atau 31h. Angka ini “Send” diklik, data tersebut akan terkirim keadalah kode ASCII dari karakter angka 1. Echo yang mikrokontroler AVR dan 8 buah LED akan nyala-dikirimkan oleh mikrokontroler AVR akan terlihat padam sesuai dengan data tersebut.pada terminal minicom. Cuplikan foto dari hasilaplikasi ini dapat dilihat pada Gambar 8 dan 9. Gambar 10. Code::Blocks IDE Gambar 8. Terminal minicom saat pengaplikasian USB to UART Converter Dari kedua cara tersebut, data yang dikirim oleh Laptop melalui USB to UART Converter ke mikrokontroler AVR dapat ditampilkan oleh 8 buah LED yang terhubung pada mikrokontroler AVR. Gambar 11. Program sederhana yang dibuatmenggunakan Code::Blocks IDE Gambar 9. USB to UART Converter dan sistem 4. KESIMPULAN mikrokontroler AVR yang menjadi target Dari apa yang telah dibahas pada makalah ini, dapatAplikasi selanjutnya menggunakan suatu program disimpulkan bahwa hardware 3-in-1 USB Convertersederhana yang dibangun menggunakan library yang didesain sendiri menggunakan open sourcelibftdi [5] untuk komunikasi seri dan wxWidgets [6] software dan yang difungsikan sebagai USB tountuk GUI interface. Lingkungan pemrograman UART Converter, ternyata dapat diaplikasikanvisual terintegrasi (IDE) yang digunakan adalah secara sederhana, dan untuk selanjutnya, perluCode::Blocks [11] dengan plugin wxSmith. Gambar diujicobakan pada aplikasi yang lebih kompleks.10 menunjukkan tampilan Code::Blocks saat Dan, sebagai tambahan, berdasarkan paparan padadigunakan untuk membuat program sederhana ini. makalah ini, open source software sudah dapatHasil akhir dari program sederhana ini seperti yang diandalkan untuk mengembangkan aplikasi dalamdiperlihatkan Gambar 11. Jika tombol “Send” diklik, bidang Teknik Elektro, baik itu dalam bentukmaka data dalam biner yang ditunjukkan oleh check hardware maupun software.box akan dikirimkan ke mikrokontroler AVRBandung, 7 November 2009 C-19
  • 114. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 1_archive.html#2054386952123309928, diakses pada tanggal 28 Oktober 2009.Berita Acara5. DAFTAR PUSTAKA Presentasi[1] Sanjaya, H., 2009, “Akses Color LCD Graphic PERTANYAAN Pada Portable PDF Reader Berbasis Sistem Embedded ARM”, Tugas Akhir di Jurusan Penanya: P. Husnul Khotimah Teknik Elektro, Universitas Surabaya. Pertanyaan: Dalam penggunaan OS Software untuk[2] Jauwmiento, T., 2009, “Akses Memory Flash pengembangan aplikasi elektronika, apakah dan SD Card Pada Portable PDF Reader dilakukan pengembangan library sendiri? Jika iya Berbasis Sistem Embedded ARM”, Tugas Akhir apa saja yang dilakukan/diperlukan untuk di Jurusan Teknik Elektro, Universitas pengembangan library tersebut? Surabaya. Jawaban: Tidak, library yang digunakan adalah[3] FTDI Website, http://www.ftdichip.com, library yang tersedia di internet atau yang disediakan diakses pada tanggal 7 Oktober 2009. oleh vendor/IC manufacturer.[4] libftdi Developer, Intra2net AG, http://www.intra2net.com/en/developer/libftdi, diakses pada tanggal 7 Oktober 2009. Penanya: Iwan M. Erwin[5] libftdi API Documentation, Intra2net AG, 2009, Pertanyaan: http://www.intra2net.com/en/developer/libftdi/d 1. Disebutkan converter menggunakan IC ocumentation, diakses pada tanggal 7 Oktober FT232RI, apa bedanya dengan MAX232? 2009. 2. Apa bisa digunakan untuk baudrate dibawah 4800 kbps?[6] wxWidgets - Cross-platform GUI Library, 3. Xbee yang dugunakan apa harus diprogram http://www.wxwidgets.org, diakses pada atau tinggal pakai? tanggal 7 Oktober 2009. Jawaban :[7] ----, 2009, FT232RL Datasheet, FTDI Limited, 1. Kalau FT232 RI keluarannya level TTL, http://www.ftdichip.com/Documents/DataSheet sedangkan MAX232 keluarannya level s/DS_FT232R_V204.pdf, diakses pada tanggal RS232. 7 Oktober 2009. 2. Untuk baudrate dibawah 4800 belum[8] gEDA Project, http://www.gpleda.org, diakses dicoba. pada tanggal 20 September 2009. 3. Xbee ada 2 model, yang dapat diprogram dan yang tinggal pakai. Yang digunakan[9] Printed Circuit Board Editor, disini yang tinggal pakai, karena http://pcb.gpleda.org, diakses pada tanggal 20 koneksinya peer to peer. September 2009[10] Hermawan, H., 2009, “Open Source Develop- ment Tools Untuk Mikrokontroler AVR Pada Sistem Operasi Linux”, Proceeding dari Seminar Nasional Open Source Software (OSS) III, Bandung.[11] Code::Blocks Official Wiki Website, http://wiki.codeblocks.org, diakses pada tanggal 7 Oktober 2009.[12] Hermawan, H., 2009, “3-in-1 USB Converter”, http://henryhermawan.blogspot.com/2009_10_0C-20 Bandung, 7 November 2009
  • 115. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PEMANFAATAN MAPSERVER UNTUK SISTEM MANAJEMEN BENCANA Taufiq Wirahman1, Firman Hadi2 1. Pusat Penelitian Informatika, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Kompleks LIPI Gedung 20 Lantai 3 Jl Sangkuriang Bandung 40135 Email : taufiq@informatika.lipi.go.id 2. Center for Remote Sensing, Institut Teknologi Bandung Gedung Labtek IX-C, Lantai 3, Jl Ganesha 10 Bandung 40132 Email: firman@crs.itb.lipi.go.id ABSTRACTDisaster, geographic location and geographic information is a unity which disaster impact depend ongeographic location where is the disaster happen. For disaster management, geographic location is animportant aspect to make initial action plan. The authorities are expected to make important decision in disastermanagement should be given the relevant data – in Geographic Information System view – in the form ofmapping application that can be customized and detail map that provides enough geographic information. Inthis paper will be discussed Map Server using in disaster management system Sahana. In Sahana, GIS modulehas been provided using Google Map service as basic map. In disaster event, independent detail map that notdepend on other party is very necessary for disaster management in every aspect, so required a GIS service thatcan work together with disaster management system.Keywords: geographic information system, disaster, mapserver,disaster management system ABSTRAKBencana, lokasi geografis dan informasi geografis adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan dimana efekbencana juga tergantung dari lokasi geografis dimana bencana itu terjadi. Bagi manajemen bencana, lokasigeografis merupakan salah satu aspek penting untuk membuat rencana kegiatan awal. Pihak yang berwenangyang diharapkan dapat mengambil keputusan penting dalam penanganan bencana harus diberikan data yangrelevan, dalam sudut pandang Sistem Informasi Geografis, yang berupa aplikasi pemetaan yang dapatdikustomisasi dan peta detil yang cukup memberikan informasi yang berkaitan dengan geografis. Pada makalahini akan dibahas pemanfaatan perangkat lunak kode terbuka MapServer pada sistem manajemen bencanaSahana. Pada Sahana telah disediakan modul GIS yang menggunakan Google Map sebagai penyedia petadasar. Dalam kondisi bencana, peta detil yang tidak tergantung pada pihak lain merupakan hal yang sangatdibutuhkan manajemen bencana pada setiap aspeknya sehingga dibutuhkan suatu layanan GIS yang dapatbekerja sama dengan sistem manajemen bencana tersebut.Kata kunci: sistem informasi geografis, bencana, mapserver, sistem manajemen bencana.1. PENDAHULUAN pemerintah, relawan dan donatur untuk mendukung masyarakat sipil dan korban agar dapat menanganiIndonesia adalah daerah rawan bencana. Berbagai situasi yang ada [2]. Teknologi informasi dapatbencana baik yang datang secara tiba-tiba seperti membantu koordinasi dalam manajemen penanganangempa bumi ataupun yang sudah diperkirakan bencana dengan menghubungkan para relawan,seperti banjir, kekeringan, gunung meletus dan donatur, LSM/NGO dan pemerintah. [3]lainnya sering terjadi. Tidak sedikit diantara bencanatersebut yang menimbulkan banyak kerugian baik Dalam kejadian bencana, lokasi dan informasisecara jiwa maupun materi.[1] geografis merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dampak bencana salah satunyaDampak kejutan karena bencana seringkali tergantung pada lokasi geografis dimana bencanamenimbulkan respon yang kacau. Selain korban jiwa tersebut terjadi. Dِi sisi lain, bagi manajemendan materi secara langsung, banyak infrastruktur bencana, lokasi dan informasi geografis merupakanseperti telekomunikasi, transportasi dan manajemen salah satu aspek penting untuk membuat rencanagawat darurat seperti polisi, rumah sakit, pemadam kegiatan awal. Pengambil keputusan dalamyang lumpuh. Diperlukan reaksi cepat dari penanganan bencana harus diberikan data yangBandung, 7 November 2009 C-21
  • 116. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510relevan, yang dalam sudut pandang Sistem Informasi penanganan bencana danGeografis (SIG) berupa aplikasi pemetaan yang menghubungkannya sehingga dapat bekerjadapat dikustomisasi dan peta detil yang cukup sebagai satu kesatuan.memberikan informasi yang berkaitan dengan – Manajemen sukarelawan, untuk mengaturgeografis. sukarelawan yang bekerja pada penanganan bencana sesuai kemampuan dan pekerjaanSahana merupakan salah satu perangkat lunak yang ditugaskan di lapangan.manajemen bencana yang bersifat open source. Ia – Manajemen orang hilang, untuk mendaftarmerupakan aplikasi berbasis web yang menyediakan dan membantu mencari orang hilang.solusi untuk berbagai masalah yang berkaitan – Manajemen korban, merupakan pusatdengan informasi yang dibutuhkan untuk mengatasi informasi online tentang seluruh korbanmasalah komunikasi, kolaborasi dan koordinasi bencana baik yang masih hidup maupunpasca bencana. [4] Dalam aplikasi inti Sahana, sudah yang meninggal.terdapat modul SIG yang menggunakan aplikasi petaonline gratis seperti GoogleMap, YahooMap dan – Manajemen bantuan, untuk mencatat danMicrosoft EarthView. Modul SIG ini digunakan mencari semua permohonan dan pemberianuntuk menampilkan obyek, area dan rute pada situasi bantuan sehingga donatur dan pemohonbencana. Pengguna dapat menambahkan dan dapat saling berkomunikasi dengan baik.menyimpan obyek yang berupa penanda dan – Manajemen barak pengungsi, untukinformasi yang terkait dengan lokasi penanda memantau barak pengungsi dan tenda-tendatersebut. sementara yang meliputi lokasi, fasilitas yang tersedia, jumlah pengungsi yang adaKebutuhan untuk mempunyai layanan peta tersendiri serta kebutuhan para pengungsi tersebutyang tidak tergantung dari pihak lain sangat – Manajemen Inventaris, untuk mengaturmendesak. Dalam kondisi bencana, peta detil bantuan yang ada sehingga pengirimanmerupakan alat yang sangat dibutuhkan untuk bantuan dapat berjalan secara efektif danmanajemen bencana di setiap aspeknya. Sedangkan tepat sasaran.penyedia peta online gratis tidak menyediakan detil Sahana juga menyediakan modul SIG sebagaiyang dimaksud. Disisi lain, tidak setiap pihak dapat layanan yang digunakan bersama modul lainnya.menyediakan layanan peta komersial dari para Layanan yang sudah tersedia modul SIG tersebutpenyedia jasa layanan SIG. Selain itu, kerusakan antara lain: memanfaatkan peta dari penyedia petainfrastruktur ketika terjadi bencana terkadang online gratis seperti Google Map, Yahoo Map danmenyebabkan layanan peta online tersebut tidak Microsoft Earth View, adanya API yangmemungkinkan untuk diakses. Akan tetapi setiap memungkinkan modul GIS diakses dari modul lain,negara yang menganggap pentingnya informasi menampilkan peta ke klien melalui OpenLayer,geografis pasti mempunyai peta detil baik dalam pengecekan koordinat yang dimasukkan,bentuk vektor ataupun raster dalam bentuk dijital kemampuan menambah penanda pada peta danataupun kertas. Dengan demikian dibutuhkan informasi yang terkait dengan penanda tersebut danlayanan SIG yang bekerja sama dengan sistem kemampuan melihat lokasi yang telah ditambahkan.manajemen bencana ini. Gambar 1 memperlihatkan contoh modul SIG diMapServer adalah aplikasi open source untuk Sahana.membangun aplikasi internet berbasis data spasial.Pada makalah ini akan dibahas pemanfaatanperangkat lunak kode terbuka MapServer padasistem manajemen bencana Sahana denganmemanfaatkan modul SIG yang telah disediakan.2. DESAIN DAN IMPLEMENTASI2.1 TeoriSahana merupakan sistem manajemen bencana yangmenangani penyelesaian masalah pasca terjadinyabencana. Beberapa modul yang dimiliki antara lain: – Manajemen Organisasi, untuk mengkoordinir dan menyeimbangkan distribusi organisasi yang terlibat dalamC-22 Bandung, 7 November 2009
  • 117. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Anatomi dari suatu aplikasi MapServer seperti terlihat pada Gambar 2. Suatu aplikasi MapServer minimal terdiri dari: – File peta berekstensi .map, berisi konfigurasi peta yang meliputi area peta, lokasi data, lokasi keluaran peta, layer dan proyeksi – Data geografis, baik berupa data vektor ataupun raster (gambar) – Halaman HTML sebagai antarmuka antara pengguna dan MapServer – MapServer CGI, bagian MapServer yang bertugas menerima permintaan dan memberi keluaran berupa data atau gambar. – Server Web 2.2 Desain Gambar 1. Contoh tampilan modul SIG di Sahana [5] Berikut rancangan arsitektur sistem yang sudah dilengkapi dengan server peta sebagaimana terlihatUntuk memenuhi kebutuhan penyediaan peta detil pada Gambar 3.yang dapat berjalan secara online maupun offlinedigunakan MapServer. MapServer merupakanproyek open source yang digunakan untukmenampilkan peta spasial dinamis melalui internet[6]. Beberapa fitur utamanya yaitu: – mendukung tampilan dan query untuk berbagai format data raster, vektor dan basis data – berjalan di berbagai sistem operasi – mendukung berbagai bahasa pemrograman populer – menghasilkan kualitas render tinggi – keluaran yang dapat dikustomisasi Gambar 3. Rancangan arsitektur peta di Sahana – didukung banyak aplikasi open source yang Pada rancangan di atas, Sahana dan MapServer siap digunakan. terhubung melalui layanan Web Mapping Service (WMS) dimana MapServer melalui MapServer CGI akan melayani permintaan klien melalui protokol HTTP. 2.3 Implemetasi MapServer yang terinstall dipastikan dulu mempunyai dukungan terhadap WMS. Selanjutnya dibuat file peta (.map) untuk peta yang akan digunakan. Konfigurasi yang dibutuhkan meliputi: – untuk tingkat MAP : – NAME – PROJECTION – OUTPUT – METADATA (dalam onyek WEB): – wms_title – wms_onlineresource Gambar 2. Arsitektur aplikasi MapServer [6] – wms_srsBandung, 7 November 2009 C-23
  • 118. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 – untuk tingkat LAYER STATUS DEFAULT – NAME TRANSPARENCY 100 PROJECTION – PROJECTION proj=longlat – METADATA: wms_title ellps=WGS84 – STATUS (jika DEFAULT maka akan datum=WGS84 selalu dikirim ke klien, jika ON/OFF no_defs maka dapat diminta oleh klien) ENDBerikut contoh konfigurasi file peta: MINSCALE 1000000MAP MAXSCALE 100000000 NAME Propinsi CLASS # Map image size NAME propinsi SIZE 400 300 STYLE UNITS dd SYMBOL 0 EXTENT 93.914513 -18.947295 142.155789 SIZE 213.856772 OUTLINECOLOR 0 0 0 PROJECTION COLOR 255 255 255 proj=longlat END ellps=WGS84 END datum=WGS84 END no_defs END Agar Sahana dapat memanfaatkan layanan WMS END yang sudah dibuat di MapServer perlu dilakukan IMAGECOLOR 192 192 192 konfigurasi pada modul SIG yang meliputi: IMAGEQUALITY 95 – Konfigurasi jumlah layer untuk tampilan IMAGETYPE png OpenLayer dari default 2 menjadi sejumlah OUTPUTFORMAT layer peta yang dibutuhkan NAME png DRIVER GD/PNG – Konfigurasi masing-masing layer yang MIMETYPE image/png minimal meliputi: #IMAGEMODE PC256 – ol_wms_n_layers untuk nama layer EXTENSION png – ol_wms_n_name untuk label nama END layer – ol_wms_n_transparency (1 jika WEB transparan, 0 jika tidak) IMAGEPATH tmp/ TEMPLATE – ol_wms_n_url yang berisi alamat/usr/local/apache2/htdocs/maps/index.h layanan WMS MapServertml (n untuk variabel tersebut IMAGEURL http://localhost/maps/tmp/ menunjukkan layer ke-n) – Mengubah format keluaran gambar peta di # WMS server settings Sahana dari *.jpg menjadi *.png yang METADATA mendukung transparansi gambar wms_title Map ofIndonesia Contoh keluaran peta seperti terlihat pada Gambar 4. wms_onlineresourcehttp://localhost/cgi-bin/mapserv?map=propinsi.map& wms_srs EPSG:4326 END END LAYER NAME propinsi TYPE POLYGON DATA/usr/local/apache2/htdocs/maps/propinsi.shp METADATA wms_title propinsi Gambar 4. Contoh keluaran peta yang menggunakan ENDC-24 Bandung, 7 November 2009
  • 119. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 layanan WMS MapServer di Sahana 6. DAFTAR PUSTAKA3 .ANALISIS [1] Pelaksana Harian Badan Koordinasi Nasional Penanganan Bencana, 2007, “PengenalanSecara umum, integrasi MapServer ke Sahana Karakteristik Bencana dan Upaya MitigasinyaDisaster Management System cukup mudah. Hal ini di Indonesia Edisi 2”, Direktorat Mitigasididukung oleh ketersediaan modul SIG di Sahana Bakornas PB, Jakarta.yang telah mempunyai kemampuan untukmengakses layanan WMS yang disediakan oleh [2] De Silva, Chamindra., 2005, “Sahana FOSSpenyedia layanan peta online baik yang berbayar Disaster Management System”, www.sahana.lkmaupun gratis. Selain itu juga sudah tersedia diakses terakhir tanggal 12 Oktober 2009.antarmuka untuk tampilan ke klien menggunakanOpenLayer. Dari sisi MapServer, cukup [3] Koswara, Engkos, 2008, “Menangani Bencanamenyediakan data peta dan konfigurasi layanan Alam dengan OSS-GIS”, Majalah Biskom EdisiWMSnya. Februari 2009.Penggunaan server peta sendiri seperti MapServer [4] Sahana FOSS Disaster Management System,selain untuk memenuhi kebutuhan penyediaan peta http://en.wikipedia.org/wiki/Sahana_FOSS_Disdetil (tematik) yang sesuai kebutuhan kita, juga aster_Management_System diakses 12 Oktoberkemampuannya untuk beroperasi secara offline 2009.ketika tidak ada koneksi ke Internet. Hal ini dapat [5] http://dm.saksigempa.org.dilakukan dengan mengatur layanan MapServerdapat berjalan di server lokal komputer (localhost) [6] http://mapserver.org.dan mengarahkan layanan WMS ke localhosttersebut. Berbeda dengan layanan peta online yang PERTANYAANmengharuskan kita untuk selalu terhubung keInternet. Akan tetapi untuk penyediaan peta sesuai Penanya: Tedy Mutakin – B2PTTG LIPIdengan kebutuhan saat bencana diperlukanpengelola peta secara khusus yang menguasai Pertanyaan:konsep SIG dan pemetaan. 1. Sumber Peta yang dipakai, apakah menggunakan sumber peta yang sudah ada seperti googlemaps atau membuat peta4. KESIMPULAN baru?Sistem Informasi Geografis khususnya aplikasi 2. Software yang digunakan untukpemetaan, sangat diperlukan ketika terjadi bencana. membangun/mengedit peta di mapserver?Pada Sahana Disaster Management System telah 3. Extensi apa saja yang bisa dibaca olehtersedia modul SIG yang memanfaatkan layanan mapserverpeta online gratis, yang dapat dikembangkan lebih Jawaban:lanjut dengan memakai MapServer sebagai penyedialayanan peta detil yang bisa berfungsi secara online 1. Yang default menggunakan peta online.dan offline. Pengelolaan peta pada sistem Sedangkan untuk MapServer untuk petamanajemen bencana dapat dilakukan oleh pengelola detil (baru) memang tidak terdapat di petapeta secara khusus yang menguasai pengetahuan online.SIG yang berbeda dengan pengelola sistem 2. Grass, QGISmanajemen bencana. 3. .shp, arc, postgresql Penanya : Rini Wijayanti5. UCAPAN TERIMA KASIH Petanyaan:Penulis mengucapkan terima kasih kepadaKementerian Riset dan Teknologi Republik 1. Data yang digunakan adalah data sebelumIndonesia, InWent Capacity Building International bencana atau setelah bencanaGermany dan International Open Source Network 2. Mengapa data yang digunakan adalah(ISON) ASEAN+3 yang telah menyelenggarakan sebelum bencana. Padahal dalam sistemTraining of Trainers for Free/Open Source Software manajemen bencana harusnya diketahuiGeographic Information System and the Sahana kondisi riil lapangan saat ini sehingga lebihOpen Source Disaster Management System tahun mudah dalam pendistribusian bantuan dan2008. pencarian korban. Jawaban:Bandung, 7 November 2009 C-25
  • 120. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 1. Data sebelum bencana, setelah bencana Jawaban: berarti data yang sudah diupdate ketika terjadi bencana. Server bisa ditempatkan dimanapun. Untuk meng- 2. Data riil bisa ditambahkan pada update data bisa dilakukan oleh tim yang terjun ke penanda/marker peta dan bisa dibuat layer lokasi bencana, melalui laptop atau PC yang dapat baru diatas layer sebelumnya. melakukan koneksi ke server.Penanya : Iwan M. Erwin (P2I-LIPI)Pertanyaan :Server di tempatkan dimana, apakah di daerahbencana atau bisa di manapun, bagaimanamengupdate datanya ?C-26 Bandung, 7 November 2009
  • 121. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 PROGRAM BACA SENSOR DAN ADC MENGGUNAKAN CODE :: BLOCKS PADA SENSOR NODE Iwan Muhammad Erwin, Bambang Sugiarto, Indra Sakti Pusat Penelitian Informatika – LIPI Jalan Sangkuriang, Kompleks LIPI, Gedung 20 Lt. 3, Bandung 40135 Telp. (022)2504711 Fax. (022)2504712 Email : {iwan, bambang, indra}@informatika.lipi.go.id ABSTRACTIn wireless sensor network system (WSN) consist of many sensor nodes that deployed in a path sensor. Sensornode is an electronics board that installed a microcontroller, memory (ROM/RAM), ADC and sensors. Duesensor node has an ability to read data from sensors and ADC, a program must downloaded to flash ROM. Thispaper explains how to build a program to read sensor and ADC in sensor node using microcontroller JN5139.The data from sensor and ADC transmitted to PC by UART. The program made with C++ programminglanguage, and implemented use free IDE C++ is Code :: Blocks.Keywords : program, sensor node, microcontroller, UART, C++, Code :: Blocks. ABSTRAKSuatu sistem Wireless Sensor Network (WSN) terdiri atas banyak sensor node yang terpasang menyebar dalamsuatu path. Sensor node ini berupa sebuah board yang didalamnya terpasang mikrokontroler, memori(ROM/RAM), ADC, dan sensor berdimensi kecil. Agar sensor node dapat bekerja membaca data dari sensordan ADC maka diperlukan sebuah program yang sesuai yang disimpan dalam flash ROMnya. Pada makalah iniakan dibahas pembuatan program baca sensor dan ADC pada sensor node yang menggunakan mikrokontrolerJN5139. Hasil pembacaan dikirim secara serial menggunakan UART. Program dibuat dengan bahasa C++menggunakan IDE yang bebas yaitu Code :: Blocks.Kata kunci : program, sensor node, mikrokontroler, UART, C++, Code :: Blocks.1. PENDAHULUANPada sistem WSN, sensor node membaca data-datafisik lingkungannya dan mengirimkan data tersebutke node disekitarnya. Tiap node dapat meneruskandata dan mengirimkannya hingga mencapai gateway.Sensor node dapat difungsikan dalam beberapafungsi yaitu end device, router dan coordinator. Adakalanya coordinator bertugas juga sebagai gateway.Gambar 1 memperlihatkan contoh arsitektur WSNyang dapat menunjukkan posisi dan fungsi darisensor node yang terpasang.Sensor node dapat pula diartikan sebagai sensorboard, yaitu suatu papan elektronik yangdidalamnya terdiri atas mikrokontroller, memori(ROM/RAM), sensor, perangkat komunikasi dancatu daya. Sensor node yang digunakan dalam Gambar 1. Arsitektur WSN [1]pengujian ini adalah produk dari Jennic, yaitu suatuboard yang menggunakan mikrokontroler JN5139.Diagram kotak JN5139 diperlihatkan dalam Gambar2 di bawah ini.Bandung, 7 November 2009 C-27
  • 122. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 SDK Toolchain Installer (JN-SW-4031), berisi : • Cygwin CLI (Command Line Interface) • Code :: Blocks IDE (Intergrated Development Environment) • JN51xx Compiler • JN51xx Flash Programmer Code :: Blocks Gambar 2. Diagram kotak JN5139 [2] Untuk membangun aplikasi dalam suatu IDE, salahSensor yang tertanam dalam sensor board ini adalah satunya menggunakan Code :: Blocks, dimana fitur-sensor suhu, kelembaban udara dan intensitas fiturnya lengkap dan merupakan IDE sumbercahaya. Untuk membaca parameter dari sensor terbuka yang tersedia gratis, yang dapat diunduh dieksternal digunakan analog to digital converter http://www.codeblocks.org.(ADC) 12 bit sebanyak 4 kanal. Rentang nilaitegangan yang diijinkan sebagai masukan ADC ini Dalam membuat program aplikasi, folder programadalah 0 – 2,3 volt DC [3]. harus ditempatkan langsung dibawah folder :Dalam makalah ini akan dipaparkan program yang JenniccygwinjennicSDKApplicationberfungsi untuk membaca data dari sensor internal Direktori di atas secara otomatis telah dibuatkandalam board, dan ADC. Hasil pembacaan ini ketika SDK Jennic terinstall.selanjutnya dikirim ke UART dan dapat ditampilkanhasilnya di PC melalui perangkat lunak pembaca Setelah suatu project dibuat, maka harus dikompileport serial seperti Minicom, Procom, atau menjadi file biner menggunakan menu Build>BuildHyperterminal. atau Build>Rebuild. Menu ini mengaktifkan kompiler JN51xx untuk membuatkan file binerProgram baca sensor dan ADC ini dibuat (.bin). Jika kompiler menemukan ada kesalahan,menggunakan bahasa pemograman C++ pada suatu maka proses kompilasi dihentikan dan segeraIDE yang bebas yaitu Code :: Blocks. Code :: ditampilkan pesan kesalahan. File bin akanBlocks adalah suatu aplikasi peranakat lunak yang ditempatkan pada foldermenyediakan fasilitas-fasilitas untuk pemogramankomputer dengan bahasa C++ yang menyediakan JenniccygwinJennicSDKApplication<nama_proeditor, compiler, debugger dan perkakas pembangun ject>JN51xx_buildReleaseotomatis (build, rebuild). Flash ProgrammerBatasan Masalah Flash Programmer digunakan untuk mengisikan fileMasalah yang dipecahkan diisini adalah bagaimana biner program ke flash ROM dari sensor board.mengambil data hasil pembacaan sensor dan ADC. Untuk menjalankan flash programmer bisa dariSelanjutnya mengirimkan hasil pembacaan ini ke Code :: Blocks melalui menu Tools>Flash GUI atauUART. dengan cara memanggil program Jennic Flash Programmer.2. METODE DAN BAHAN Board dihubungkan ke PC menggunakan kabelMakalah ini menjelaskan bagaimana membangun USB. Sebelumnya harus diinstalkan dahulu driversistem wireless sensor network (WSN) mengunakan USB to serial, menggunakan FTDI driver yangwireless microcontroller JN5139. Software disediakan di folder :Development Kit (SDK) yang digunakan dapatdiunduh di web site Jennic (http://www.jennic.com/ JennicdriversFTDI_driverssupport). SDK tersebut disediakan dalam dua fileinstaller terpisah, yaitu : Untuk membuat program baca sensor dan ADC harus menyertakan file header antara lain :SDK Libraries Installer (JN-SW-4030) : berisilibrari yang membantu dalam pemograman, AppHardwareApi.h, HTSdriver.h dan Printf.h.misalnya librari untuk Aplication Programming AppHardwareApi.hInterface (API), protokol ZigBee dan IEEE802.15.4, dan seperangkat perintah AT-Jennic Header ini menyediakan fungsi-fungsi Aplicationcommand. Programming Interface (API) untuk periferal dalam mikrokontroler JN513x. Fungsi-fungsi tersebutC-28 Bandung, 7 November 2009
  • 123. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510digunakan untuk pengaturan (setting) sistem, PUBLIC void AppColdStart(void) {pengendalian dan respon terhadap event yang (void)u32AHI_Init(); //Inisialisasi AHIdibangkitkan oleh blok periferal (UART, DIO, vUART_printInit(); //Inisialisi UARTtimer, dll) [3]. vHTSreset(); //Inisialisasi sensor suhu dan kelembaban vPrintf("nPROGRAM BACA SENSOR DAN ADCn");HTSdriver.h while(1) {Sensor suhu dan kelembaban udara yang terpasang /* Mulai baca suhu */ vHTSstartReadTemp();pada board dapat diakses melalui beberapa fungsi /* Enable interrupt pd DIO, proses baca selesai */yang didefinisikan dalam HTSdriver.h, antara lain : vAHI_DioWakeEnable(HTS_DATA_DIO_BIT_MASK, 0);vHtsReset, digunakan untuk inisialisasi kombinasi /* Clear interrupt pd DIO */dari sensor suhu dan kelembaban udara. Fungsi ini vAHI_DioWakeEnable(0, HTS_DATA_DIO_BIT_MASK);harus dipanggil sebelum mencoba mengakses ke u16TempResult = u16HTSreadTempResult();sensor-sensor ini. vPrintf("Hasil pengukuran Temperatur = %dn",u16TempResult);VhtsStartReadTemp, digunakan untuk inisialisasi vdelay();pembacaan suhu. Fungsi ini harus dipanggil sebelum /* Mulai baca kelembaban */membaca data suhu. vHTSstartReadHumidity(); /* Enable interrupt pd DIO, proses baca selesai */U16HtsReadTempResult, digunakan untuk vAHI_DioWakeEnable(HTS_DATA_DIO_BIT_MASK,mengambil data terkini dari hasil pembacaan suhu. 0);Pemanggilan fungsi ini memblok sampai hasilnya /* Clear interrupt pd DIO */ vAHI_DioWakeEnable(0,terambil. Keluarannya berupa nilai suhu dari -40 HTS_DATA_DIO_BIT_MASK);sampai 124 derajat Celcius, dengan tipe data uint16. u16HumidityResult = u16HTSreadHumidityResult(); vPrintf("Hasil pengukuran Humidity =VhtsStartReadHumidity, digunakan untuk %dn",u16HumidityResult);inisialisasi pembacaan kelembaban udara. Fungsi ini vdelay();harus dipanggil sebelum membaca data kelembaban vAdc_Config1(); /* konfigurasi ADC kanal 1*/udara. vAHI_AdcStartSample(); /* ADC mulai sampling */ while(bAHI_AdcPoll() != 0x00); /* tunggu sampaiU16HtsReadTempHumidity, digunakan untuk konversi selesai */mengambil data terkini dari hasil pembacaan u16ADC1_Result = u16AHI_AdcRead(); /* save AtoDkelembaban. Pemanggilan fungsi ini memblok result */ vPrintf("Hasil pengukuran ADC1 =sampai hasilnya terambil. Keluarannya berupa nilai %dn",u16ADC1_Result);kelembaban relatif udara dari 0 sampai 160 persen, vdelay();dengan tipe data uint16. ppmCO2=((2000*u16ADC1_Result)-62000)/4064; vPrintf("Nilai terukur kadar CO2 =%dn",ppmCO2);Pada percobaan ini dipasang 2 buah sensor luar, vAdc_Config2(); /* konfigurasi ADC kanal 2*/yaitu sensor CO2 dan CO. Keluaran dari sensor CO2 vAHI_AdcStartSample(); /* ADC mulai sampling */dimasukkan ke ADC pada kanal 1, sedangkan while(bAHI_AdcPoll() != 0x00); /* tunggu sampaikeluaran dari sensor CO sebagai masukan ADC pada konversi selesai */kanal2. Jadi program dibuat untuk membaca 2 buah u16ADC2_Result = u16AHI_AdcRead(); /* save AtoD result */sensor internal dan 2 sensor eksternal. vPrintf("Hasil pengukuran ADC2 = %dn",u16ADC2_Result);3. HASIL DAN PEMBAHASAN vdelay(); }Tidak seperti halnya dalam program C pada }umumnya, dimana program utama ditempatkan Dari data spesifikasi sensor CO2 diketahui bahwadalam void main( ). Program aplikasi untuk sensor keluaran sensor ini adalah tegangan dari 0 – 10 voltboard disini dimulai dari fungsi AppColdStart(). Hal DC, bersesuaian dengan nilai kadar CO2 dari 0 –ini diatur melaui Basic Operating System (BOS) 2000 ppm[5]. Karena tegangan masukan yangyang disediakan dalam board. diijinkan pada ADC adalah maksimal 2,3 volt maka diperlukan pembagi tegangan. Keluaran sensorSetelah board dihidupkan (power on), program sekarang adalah 0 – 2,5 volt. Dari hasil percobaanberjalan dimulai dari fungsi AppColdStart. Beberapa menggunakan sumber tegangan sebagai masukanfungsi perlu ditambahkan untuk inisialisasi dan ADC, maka diperoleh data-data seperti terlihat padamemulai sistem. Antara lain inisialisasi sistem, tabel 1 dibawah ini.menyiapkan sensor, ADC, dan UART sepertidipaparkan pada listing program di bawah ini. Tabel 1. Vout sensor dan nilai ppm CO2Bandung, 7 November 2009 C-29
  • 124. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Vout Nilai ppm Nilai Nilai ppm 0.9 55 1550 56sensor dari desimal dihitung 1 58 1715 59[volt] datasheet dari ADC dari nilai sensor desimal 1.1 60 1880 61 0 0 31 0 1.3 66 2255 68 0.1 80 145 56 1.5 72 2600 74 0.3 240 510 235 1.7 77 2970 80 0.5 400 820 388 1.9 83 3310 86 0.7 560 1205 577 2 86 3480 89 0.9 720 1550 747 2.1 88 3680 92 1 800 1715 828 2.3 94 4060 99 1.1 880 1880 909 Dari Tabel 1, menggunakan persamaan linier maka 1.3 1040 2255 1094 diperoleh rumus untuk menghitung ppm CO2, yaitu : 1.5 1200 2600 1264 ppm=70∗dec6200/ 4064 (2) 1.7 1360 1970 1446 dimana : 1.9 1440 3310 1613 ppm adalah kadar CO terhitung 2 1600 3680 1697 2.1 1680 4060 1795 dec adalah nilai desimal keluaran dari ADC kanal2 2.3 1840 4095 1982 4. KESIMPULANDari Tabel 1, menggunakan persamaan linier makadiperoleh rumus untuk menghitung ppm CO2, Tidak seperti pada umumnya program dalam bahasayaitu : C yang dimulai dari void main( ), program bahasa C ppm=2000∗dec−6200/4064 (1) pada sensor node dimulai dari fungsi AppColdStart( ).dimana : Fungsi-fungsi untuk pembacaan data dari sensor ppm adalah kadar CO2 terhitung internal sudah disediakan di librari jennic. dec adalah nilai desimal keluaran dari ADC Untuk pembacaan sensor luar yang tersambung ke kanal1 ADC harus ditambahkan perhitungan yang diperoleh dari hasil pengujian dan data sheet sensor terpasang.Dari data sheet sensor CO, keluarannya adalahtegangan 0 – 5 volt DC yang bersesuaian dengan Pembacaan ADC pada kanal yang terpisah, makanilai kadar CO dari 30 – 200 ppm [6]. Dengan cara sebelumnya ADC harus disetting sesuai kanalyang sama, hasil percobaan untuk sensor CO terpilih.menghasilkan data-data seperti terlihat pada Tabel 2dibawah ini. 6. DAFTAR PUSTAKA Tabel 2. Vout sensor dan nilai ppm CO [1] Raghavendra C.S., Krisna M. Sivalingam, TaiebVout Nilai ppm Nilai Nilai ppm Znati, “Wireless Sensor Network”, Springersensor dari desimal dihitung Science+Business Media LLC, New York,[volt] datasheet dari ADC dari nilai 2006. sensor desimal [2] Jennic, “Product Brief JN5139, IEEE802.15.4 0 30 31 30 and ZigBee Wireless Microcontrollers”, 0.1 32 145 32 http://www.jennic.com/files/product_briefs/JN5 139_PB_V1.23.2.pdf, diakses Juni 2009. 0.3 38 510 38 0.5 44 820 33 [3] Iwan Muh. Erwin, Bambang Sugiarto, Indra Sakti, “Perancangan Sistem Monitoring Kualitas 0.7 49 1205 50 Udara menggunakan teknologi Wireless SensorC-30 Bandung, 7 November 2009
  • 125. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 network”, prosiding seminar nasional Riset PERTANYAAN Teknologi informasi 2009, STMIK AKAKOM, Yogyakarta, 2009. Penanya: P. Husnul Khotimah[4] Jennic, “Integrated Peripheral API, Reference Pertanyaan : Manual”, http://www.jennic.com/support/support_files/jn- 1. Fungsi CodeBlocks dalam program ini apa? rm-2001_integrated_peripherals_api, diakses 2. Library yang digunakan apakah bawaan Juni 2009. Code::Blocks?[5] Titans Products Ltd, “Carbon Dioxide Sensor: Jawaban : TPDS/EE85-2C35 Duct Mounted Sensor”, http://www.titanproducts.com/download/datash 1. CodeBlock adalah sebagai development eets/102.pdf, diakses Juni 2009. tools kit dalam membuat program.[6] Titans Products Ltd, “Carbon Dioxide Sensor: 2. Library yang digunakan dari Jennic. Saat TPDS/EE85-2C35 Duct Mounted Sensor”, menginstall, Jennic Library akan otomatis http://www.titanproducts.com/download/datash bergabung dengan program/SW Code:: eets/102.pdf, diakses Juni 2009. Block.Bandung, 7 November 2009 C-31
  • 126. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510C-32 Bandung, 7 November 2009
  • 127. RUANG PRESENTASI D
  • 128. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 EVALUASI PERANGKAT LUNAK BERBASIS SUMBER TERBUKA UNTUK MEMBANTU PELAKSANAAN AUDIT SISTEM INFORMASI Hari Setiabudi Husni, Rudy Mahani Harahap, Ita Ernela Kaban Universitas Bina Nusantara Jl.K.H.Syahdan No.9, Palmerah, Jakarta Barat 11480, Indonesia Email : hari.setiabudi@binus.ac.id, rmharahap@iasii.or.id, ita_erna@yahoo.com ABSTRACTThis research is meant to be the next step of previous 2009 DIKTI young lecturer research award with a purposeto seek possibilities of practical usability of open source software to help information system audit process,mainly for the visualization class room teaching. The sub purpose of this research was to socialize the conceptof conducting information system auditing using an open source software. All above can be achieve byevaluating the application, using human computer interaction parameter approach.The first result, altough the application can be install and work under windows operating system, the process isstill to complicated for participant that not familiar with VM environment. The second, the user interfaces is stiffand not user-friendly enough. The third, the application functionality for conducting information system auditare set and full. So, basically, according the evaluation results, the application can be use for general academicuser, as long as the individual capabilities are met the minimum requirement, this can be achieve by sustaininggroup discussion and training session.Keywords: Software evaluation, ZenossCore, Information System Auditing. ABSTRAKPenelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari program hibah penelitian dosen muda Dikti pada tahun 2009dengan tujuan untuk memastikan perangkat lunak yang dihasilkan program tersebut dapat digunakan dalamtataran praktis terutama pada visualisasi pengajaran bidang ilmu audit sistem informasi. Adapun target khususdari penelitian ini adalah selain melaksanakan evaluasi juga akan mensosialisasikan pemanfaatan perangkatlunak berbasis sumber terbuka untuk membantu pelaksanaan audit sistem informasi kepada para akademisi diUniversitas Bina Nusantara. Hal ini dapat dicapai dengan melakukan evaluasi dari sudut pandang interaksimanusia dengan komputer terhadap perangkat lunak dengan melibatkan para akademisi Universitas BinaNusantara.Berdasarkan evaluasi yang dilakukan, walaupun aplikasi dapat terinstall dan digunakan pada lingkunganberbasis windows, proses yang dilalui masih cukup rumit, terutama untuk partisipan yang tidak terbiasa denganlingkungan VM. Untuk evaluasi antar muka, panelis menilai masih terlalu kaku, kurang user-friendly.Sedangkan untuk evaluasi fungsional, panelis menilai sudah tepat dan lengkap. Dengan demikian, secarakeseluruhan, aplikasi yang dievaluasi dapat digunakan secara luas dilingkungan akademis, setelah dilakukanpenyesuaian dan peningkatan kapasitas kemampuan individu dalam menggunakan aplikasi sumber terbuka, halini dapat tercapai dari proses sosialisasi dan pelatihan berkelanjutan.Kata kunci: Evaluasi Perangkat Lunak, ZenossCore, Audit Sistem Informasi.1. PENDAHULUAN Saat ini komunitas pendukung pemanfaatan aplikasi sumber terbuka telah sangat banyak variasinya,Indonesia sebagai sebuah negara berkembang, terentang dari komunitas untuk aplikasi sistemmemiliki permasalahan kesenjangan teknologi operasi hingga aplikasi untuk manajemen warungdengan negara maju. Hal ini menghambat sumber internet. Keberadaan komunitas ini di Indonesiadaya manusia di Indonesia untuk penguasaan selain menunjukan adanya kegairahan dalamteknologi apabila tidak disiasati dengan baik. Salah mengembangkan intelektualitas berkualitas secarasatu aspek yang menyulitkan dalam upaya legal juga memperlihatkan bahwa sumber dayamempersempit kesenjangan adalah mahalnya manusia Indonesia tidak kalah dalam persainganproduk-produk aplikasi berlisensi ketika masuk penguasaan teknologi perangkat lunak.Indonesia. Namun dengan adanya produk aplikasidengan sumber terbuka (open source), diharapkan Dibandingkan dengan perangkat lunak dengandapat memberikan solusi permasalahan ini dalam lisensi, perangkat lunak berbasis sumber terbukajangka pendek maupun jangka panjang. kurang berkembang dan jarang digunakan secaraBandung, 7 November 2009 D-1
  • 129. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510luas disebabkan tidak mendapat dukungan yang visualisasi pengajaran bidang ilmu audit sistemsolid dari para pengambil kebijakan, baik skala informasi.nasional maupun lokal. Hal ini menyebabkan sulitberkembangnya pengetahuan teknologi pada 2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DANgenerasi muda khususnya dalam wacana persaingan IMPLEMENTASIkompetensi penguasaan dan pengembanganteknologi terbaru. Evaluasi Perangkat LunakTidak jauh berbeda dengan kondisi pemanfaatan Subakti (2006)[1] menyebutkan bahwa evaluasiaplikasi berlisensi pada bidang lain di Indonesia, perangkat lunak yang didalamnya terdapat interaksiuntuk teknik audit dengan memanfaatkan komputer manusia dan komputer, mencakup beberapa hal(CAATs-Computer Assisted Audit Techniques) berikut:terhambat perkembangannya karena sulitnya 1. tes tingkat penggunaan dan fungsionalitasmendapatkan aplikasi yang murah dan memiliki sistemfungsi lengkap. Khususnya pada perangkat lunak 2. dilakukan dalam laboratorium, lapanganyang digunakan untuk membantu audit sistem dan/atau dalam kolaborasi denganinformasi (CAATs), memang sudah ada yang penggunamencoba mengembangkan serangkaian fungsional 3. dilakukan pada fase desain danaudit dalam satu aplikasi seperti yang dapat diunduh implementasidari situs sourceforge, namun disebabkan sifat audityang memiliki keunikan proses pada setiap kawasan Lebih lanjut, tujuan evaluasi perangkat lunak adalahdan hambatan bahasa maka dibutuhkan serangkaian sebagai berikut:rekayasa dari perangkat lunak tersebut agar siap dan 1. Menilai tingkat fungsionalitas sistemlayak digunakan di Indonesia. 2. Menilai efek antarmuka pada pengguna 3. Mengidentifikasi masalah-masalah spesifikDisini keunggulan dari aplikasi perangkat lunakberbasis sumber terbuka, yakni pengguna dari ACM SIGCHI Curricula for Human-Computermanapun tidak diwajibkan membayar royalti kepada Interaction (1996)[2] menyebutkan metode evaluasipengembang pertama dari sebuah perangkat lunak. interaksi manusia-komputer secara filosofis danSelain itu, pengguna dapat merekayasa sistem spesifik mencakup hal-hal berikut ini:aplikasi secara bebas dan berhak melakukan 1. Produktifitas dari interaksi yang dilakukankustomisasi yang dibutuhkan agar aplikasi tersebut 2. Satuan kemampuan interaksi (figures ofdapat digunakan secara mandiri. merit) (contoh: waktu, kesalahan, kemampuan diadaptasi pengguna, desainMeskipun memiliki kemudahan, aplikasi berbasis praduga, kesukaan, dll.)sumber terbuka tetap membutuhkan kerja keras, 3. Pemanfaatan teknik uji, menghubungkankonsistensi, komitmen dan manajemen kerja yang pengujian dengan spesifikasi yang dimilikibaik agar terwujud sebuah aplikasi yang mandiri dan perangkat lunaklengkap secara fungsional. Untuk itu dibutuhkansebuah program pengembangan dan rekayasa yang Sebelum memasuki pemaparan mengenai hasilmenyeluruh dan berkelanjutan agar dapat menjawab penelitian dan pembahasannya, ada baiknya penulispermasalahan ini. berikan penjelasan tambahan mengenai beberapa aspek yang bersinggungan dengan topik penelitianBerdasarkan pemaparan diatas, penelitian ini ini. Berikut adalah penjelasan yang dimaksud.memiliki tiga tujuan, yaitu yang pertama,dilakukannya evaluasi antar muka perangkat lunakberbasis sumber terbuka untuk membantupelaksanaan audit sistem informasi, yang kedua, Latar Belakang Teknologidilakukan evaluasi fungsional perangkat lunak Aplikasi yang dievaluasi merupakan hasil penelitianberbasis sumber terbuka untuk membantu yang didanai oleh DIKTI dalam program penelitianpelaksanaan audit sistem informasi dan terakhir, dosen muda 2009. Karena aplikasi ini merupakantersosialisasikannya perangkat lunak berbasis sumber terbuka, maka secara perancangan, aplikasisumber terbuka untuk membantu pelaksanaan audit ini berjalan optimal pada sistem operasi berbasissistem informasi. LINUX. Namun untuk menyesuaikan dengan calonSehingga manfaat yang ingin dicapai dari penelitian pengguna di Binus University, maka pada penelitianini adalah, pertama, meningkatkan nilai strategis dari ini, sistem operasi yang digunakan berbasis windowsaudit sistem informasi, kedua, memudahkan dengan tambahan aplikasi VMware player yangpelaksanaan audit sistem informasi dan terakhir, dapat diperoleh secara gratis pula.D-2 Bandung, 7 November 2009
  • 130. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Platform Pemetaan antarmuka dan fungsionalitas Aplikasi Zenoss Core dapat dijalankan pada sistem Tahap I. Output: operasi berikut ini: Setiap bagian evaluasi m emiliki 10 item param eter evaluasi • Red Hat Enterprise Linux / CentOS (4, 5) Penentuan parameter Kusioner dibangun dengan • Fedora (Core 9,10) sistem pilihan jawaban evaluasi tertutup • Ubuntu (6.06, 8.04) Pem bobotan item direntang 1 s/d 5 • Debian (5) • SuSE (10.X) Penyusunan kuisioner • OpenSUSE (10.3, 11.1) evaluasi • Mac OS X (10.5 Intel, PPC from source) • VMWare Appliance (terutama pada Windows) Penyebaran Tahap II. Output : • FreeBSD (6.x and 7.x from source) kuisioner dan Penyebaran kuisioner kepada 4 aplikasi kelompok partisipan, dibedakan • Solaris (10 from source) m enurut penguasaan terhadap komponen evaluasi • Gentoo (from source) Tersosialisasikannya aplikasi dan konsep audit SI dan data Zenoss Core diakses via web-based portal yang yang terkumpul dapat Sosialisasi dan pengum pulan m ewakili latar partisipan menyediakan akses sistem operasi untuk konfigurasi data dan fungsi administrasi. Firefox dan Internet Explorer didukung sistem ini. Gambar 1. Pemodelan Evaluasi ZenossCoreThe GNU General Public License (GNU GPL atau Deskripsi Teknologihanya GPL) lisensi perangkat lunak gratis yang Zenoss Core menggabungkan pemrograman asli danpaling banyak digunakan, aslinya ditulis oleh beberapa proyek open source untukRichard Stallman untuk proyek GNU. GPL adalah mengintegrasikan data storage dan proses datacontoh lisensi penggandaan terkuat yang popular dan collection memanfaatkan web-based user interface.dikenal yang menjadikan hasil turunan kerjanya Zenoss Core dibangun memanfaatkan teknologitetap berada pada lisensi yang sama. Dengan filosofi open source berikut:ini, GPL mengijinkan penerima aplikasi perangkatlunak menggunakan hak mendefinisikan ulang • Zope Application server: Web serveraplikasi tersebut dan kebebasan meskipun aplikasi berorientasi objek, ditulis dalam Python.tersebut diubah dan ditulis ulang. • Python: Bahasa pemrograman extensible. • Net-SNMP: Protokol memonitor yangZenoss (Zenoss Core) adalah aplikasi, server dan mengkoleksi status informasi sistem.manajemen jaringan berbasis sumber terbuka • RRDtool: Graph dan log time series data.berbasis server aplikasi Zope. Diterbitkan dibawah • MySQL: open source database.lisensi GNU General Public License (GPL) versi 2. • Twisted: Sebuah event-driven networkingZenoss Core menyediakan antarmuka berbasis web engine, ditulis dalam Python.yang memungkinan administrator sistem memonitorketersediaan, inventory/konfigurasi, kinerja, dan Zenoss Core memberikan manfaat sebagai berikut:aktifitas. 1. Memonitor ketersediaan alat jaringan memanfaatkan SNMPErik Dahl merintis pengembangan Zenoss pada 2. Memonitor layanan jaringantahun 2002 dan pada Agustus 2005 mendirikan (HTTP,POP3,NNTP,SNMP,FTPZenoss Inc. dengan Bill Karpovich. Zenoss Inc. 3. Memonitor sumberdaya host (processor,mensponsori pengembangan Zenoss Core dan disk usage) pada sistem informasi dalammenjual versi enterprise berdasarkan versi core. jaringan.Zope adalah sebuah aplikasi server berbasis web 4. Memonitor kinerja alat dalam satuan waktuberorientasi objek yang gratis dan sumber terbuka 5. Extended Microsoft Windows monitoringserta ditulis dengan bahasa pemrograman Python. via Windows Management InstrumentationZope merupakan singkatan dari "Z Object using SAMBA dan Zenoss open sourcePublishing Environment.". Aplikasi ini bisa secara extensionspenuh diatur memanfaatkan antarmuka pengguna 6. Memanfaatkan alat event managementberbasis web. untuk mengelola system alerts 7. Secara otomatis menemukenali sumberBandung, 7 November 2009 D-3
  • 131. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 daya jaringan dan mengubah konfigurasi program yang sebelumnya dievaluasi oleh jaringan auditor. 8. Sistem kewaspadaan yang menyediakan 5. uji data adalah prosedur yang laporan berbasis set aturan dan kalender memanfaatkan data uji untuk melihat tertentu proses aplikasi pada sistem informasi klien 9. Mendukung format Nagios plug-in tanpa mengikut sertakan data sebenarnya.VMware Player adalah aplikasi desktop gratis yang (Activity Based Risk Evaluation Model ofmemungkinkan pengguna untuk melakukan fungsi Auditing, 2008)[3].berikut: Pelaksanaan Penelitian • Menjalankan virtual machines pada PC berbasis Windows atau Linux. Tahap I • Menjalankan virtual machines tanpa membeli virtualization software, Dalam penelitian evaluasi ZenossCore pada tahap menjadikannya mudah memanfaatkan pertama ini dilakukan pengelompokan panelis keamanan, fleksibelitas dan portabilitas dari berdasarkan kualifikasi pengalamannya dalam virtual machines. pengembangan aplikasi secara umum dan • Memanfaatkan host machine devices, pengalaman dalam pelaksanaan aktifitas audit seperti pemutar cakram CD dan DVD, dari perangkat lunak maupun audit secara umum, hal ini virtual machine. untuk memudahkan menafsirkan data kuisioner yangPada mesin berbasis Windows, VMware Player masuk.dapat digunakan untuk membuka dan menjalankan Kemudian langkah selanjutnya menentukan bidangMicrosoft Virtual PC dan Microsoft Virtual Server evaluasi yang akan dilakukan dan fokus areavirtual machines, juga Symantec Backup Exec penilaian yang diinginkan. Setelah dua langkahSystem Recovery, formerly LiveState Recovery, sebelumnya dilaksanakan maka bagian akhir darisystem images. tahap I adalah menyusun rangkaian kuisioner yang akan digunakan dalam evaluasi.3. HASIL DAN DISKUSI Berikut adalah pengelompokan yang dilakukan:Teknik Audit dengan BantuanKomputer Kelompok Panelis 1:Teknik audit dengan bantuan komputer adalah cara Memiliki kualifikasi ahli perangkat lunak dengandimana pemanfaatan aplikasi komputer dilakukan pengalaman lebih dari 5 tahun sebagai pengembanguntuk mengumpulkan, membantu mengumpulkan program, tapi tidak memiliki pengalaman dalamdari bukti-bukti audit. pemanfaatan aplikasi untuk membantu audit sistem informasi.Setiap teknik memiliki fungsi yang berbeda, contoh: Kelompok Panelis 2: 1. Perangkat lunak komersil, seperti Microsoft Excel, Word, dan lainnya, digunakan oleh Memiliki kualifikasi ahli perangkat lunak dengan auditor untuk analisa data dari file klien, pengalaman kurang dari 3 tahun sebagai menulis program audit, dan lainnya. pengembang program, memiliki pengalaman dalam 2. Perangkat lunak audit umum memiliki pemanfaatan aplikasi untuk membantu audit sistem berbagai bentuk. Bisa berbentuk Perangkat informasi kurang dari 3 tahun. lunak komersil atau pengembangan firma audit. Tujuan perangkat ini adalah untuk Kelompok Panelis 3: interogasi, akstraksi dan kadang menganalisa informasi dari komputer Memiliki pengalaman kurang dari 3 tahun sebagai manajemen. Aplikasi perangkat lunak ini pengembang perangkat lunak, dengan pengalaman bisa digunakan untuk pengujian kendali audit sistem informasi memanfaatkan perangkat atau pada prosedur substantive. lunak lebih dari 5 tahun. 3. Simulasi paralel, prosedur ini memberikan Setelah dilakukan penentuan kriteria pengelompokan bukti efektifitas prosedur kendali desain panelis dan penentuan personel partisipan, pemrograman juga efektifitas operasinya. selanjutnya ditentukan cakupan evaluasi, yakni 4. Analisa kode program dilakukan pada kode evaluasi aplikasi terpilih dikelompokan berbasis program klien untuk memastikan instruksi antar muka. Penilaian difokuskan pada dua hal, yang dituliskan sesuai dengan dokumentasi pertama pada proses instalasi, dan selanjutnya padaD-4 Bandung, 7 November 2009
  • 132. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510proses inisiasi program dan penggunaannya. partisipan diberikan waktu untuk membiasakan diri dengan antarmuka yang disediakanPada proses instalasi aplikasi untuk digunakan padasistem operasi windows, seperti yang telah Berikut adalah tabel kuisioner yang dibangundisebutkan diawal, memanfaatkan aplikasi yang dengan melihat kebutuhan parameter evaluasi yangdisebut VMware Player, prosesnya telah diberikan telah diidentifikasi sebelumnya:panduan oleh pengembang aplikasi sebagai berikut(untuk proses instalasi lebih lengkap dari Tabel 1. Parameter Evaluasi dan Struktur PenilaianZenossCore dan VMware Player tersedia pada Instalasibagian lampiran): Rekap Nilai Rata No Item Pertanyaan Ke Ke Ke 1. Kebutuhan sistem: an l.1 l. 2 l. 3 • dual core system Bagaimana tutorial • minimal RAM 1 GB 1 instalasi yang diberikan? • minimal ruang penyimpanan disc yang Bagaimana proses 2 tersedia 4 GB instalasi yang dilalui? 2. Proses instalasi Bagaimana tampilan 3 • unduh file aplikasi di warna yang digunakan? http://www.zenoss.com/download/: Bagaimana ukuran huruf 4 • zenoss-VERSION-x86.vmware.zip yang digunakan? Bagaimana bahasa yang • unzip file ke lokasi aplikasi ingin 5 digunakan? digunakan Bagaimana navigasi • VMware diinstall dan diaktifkan (ikuti 6 yang diberikan? petunjuk yang diberikan) Bagaimana bantuan • ketika diminta, akses direktori tempat 7 penggunaan yang file zenoss diletakan kemudian disediakan? aktifkan. Bagaimana short-cut 8 • setelah aplikasi aktif, URL yang dapat keyboard yang ada? diakses oleh pengguna diberikan Bagaimana variasi 9 tombol dan suara yang dilayar Virtual Machine. Pesan yang ada? diberikan seperti berikut: Bagaimana pengalaman Management console is available at: 10 penggunaan secara http://xxx.xxx.xxx.xxx:8080/zport/dmd keseluruhan? • Masuk sebagai user root. (Local host login: root) Keterangan: sistem penilaian 1-5; 1 buruk sekali; 5 baik sekali. • Password tidak dibutuhkan. • Buka Web browser baru, dan masukan Tabel 2. Parameter Evaluasi dan Struktur Penilaian URL yang muncul pada layar login. Penggunaan • Ketika login meminta data, masuk Rekap Nilai dengan data berikut: K K Rataa No Item Pertanyaan Ke User: admin el. el. n Password: zenoss l.1 2 3 • Klik OK. Akan muncul halaman Bagaimana fasilitas utama Zenoss Dashboard 1 monitoring • Zenoss menyarankan untuk password availability network untuk Zope server dan akun root user devices using SNMP? diganti, caranya: Bagaimana fasilitas monitoring of network • Ketik command: 2 services $ passwd (HTTP,POP3,NNTP, • Ketik password baru untuk SNMP,FTP)? user zenoss. Bagaimana fasilitas • Ketik command: monitoring of host $ zenpass resources (processor, 3 disk usage) on most • Ketik password baru untuk network operating Zope login. systems? 4 Bagaimana fasilitasSetelah proses instalasi ZenossCore selesai, makaBandung, 7 November 2009 D-5
  • 133. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 time-series keyboard yang fleksibel selama proses. Fungsi performance tersebut baru tersedia lebih lengkap ketika perangkat monitoring of lunak terinstalasi. devices? Bagaimana fasilitas Pada hasil penilaian pengalaman penggunaan extended Microsoft perangkat lunak, kelompok panelis pertama Windows monitoring memberikan nilai 3 (tiga) untuk semua item 5 via Windows pertanyaan disebabkan pengetahuan teknis perangkat Management Instrumentation? lunak memadai namun tidak melihat kemanfaatan Bagaimana fasilitas dari aspek audit sistem informasinya. Sedangkan event management pada kelompok panelis ketiga yang memiliki 6 pengalaman memadai dalam proses audit tools to annotate system alerts? memberikan nilai maksimal (baik sekali) untuk Bagaimana fasilitas semua item pertanyaan karena melihat aspek automatically kemanfaatan dari fungsional perangkat lunak yang discover network ditawarkan dalam proses audit sistem informasi. 7 resources and changes in network configuration? Bagaimana fasilitas 8 provides notifications based on rule sets and 5 on-call calendars? KP 1 Bagaimana penilaian KP 2 terhadap kelengkapan 9 fungsi audit yang 0 KP 3 KP 3 disediakan? item item item item item item item item item itemKP 1 Bagaimana 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 pengalaman10 penggunaan fungsi audit secara Gambar 1. Grafik Evaluasi Penilaian Instalasi keseluruhan?Keterangan: sistem penilaian 1-5; 1 buruk sekali; 5baik sekali.Tahap IIPada tahap ini, kuisioner yang dibangun pada tahapsebelumnya disebarkan kepada target kelompokyang telah disiapkan. Berdasarkan hasil penilaianmasing-masing kelompok terdapat kecenderunganyang berkorelasi antara isi yang ditanyakan dengan Gambar 2. Grafik Evaluasi Penilaian Penggunaanlatar belakang keilmuan maupun pengalaman kerjapada individu ditiap kelompok. 4. KESIMPULANPada bagian Parameter Evaluasi dan Struktur Pemaparan hasil penelitian diatas dapat membawaPenilaian Instalasi, pertanyaan pertama mendapat pemahaman dan kesimpulan sebagai berikut:jawaban dengan nilai merata. Hal ini dimungkinkan 1. Bahwa aplikasi ZenossCore cukup mudahkarena tutorial yang diberikan dapat dengan mudah untuk diinstalasi dan digunakan sehari-hari.ditangkap maksudnya oleh penilai. Untuk lebih jelas 2. Bahwa aplikasi ZenossCore memilikidiberikan gambaran dalam bentuk grafik berikut ini, fungsi yang memadai untuk dikelompokkanhubungan pertanyaan dengan nilai yang diberikan sebagai aplikasi untuk proses audit sistemoleh masing-masing panelis. informasi 3. Bahwa aplikasi ZenossCore dapatPada hasil penilaian proses instalasi perangkat lunak, digunakan secara luas dalam prosesuntuk item pertanyaan nomor 8 (delapan) semua pengajaran yang terkait dengan audit sistemkelompok panelis memberikan nilai terendah karena informasimemang tidak disediakannya fungsi shortcutD-6 Bandung, 7 November 2009
  • 134. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Namun demikian, masukan dari kelompok evaluasi SIGCHI Curricula for Human-Computeraplikasi ini juga memberikan beberapa saran yang Interaction”.sebaiknya ditindaklanjuti pada proses penelitianselanjutnya, yakni: [3]. CAATs, ”Activity Based Risk Evaluation Model of Auditing”, 1. Melakukan modifikasi secara terencana dan http://www.abrema.net/abrema/caats_g.html. terpadu terhadap sourcecode yang dimiliki Diakses pada tanggal 1 Juli 2008. aplikasi agar dapat lebih luas pemanfaatannya. PERTANYAAN 2. Berdasarkan pemetaan sourcecode dilakukan penyesuaian lebih lanjut terhadap Penanya: Surya Afrianus antar muka yang dimiliki agar lebih menyesuaikan dengan selera pengguna di Pertanyaan: Indonesia. a. Dengan memperhatikan kelompok panelis, apakah ada perbedaan evaluasi perangkat lunak sumber terbuka dengan sumber tertutup?5. DAFTAR PUSTAKA Jawaban:[1]. Subakti, Irfan. 2006. ”Interaksi Manusia dan Komputer”. Jurusan Teknik Informatika. a. Akan berbeda, karena terdapat perbedaan faktor Fakultas Teknologi Informasi. Institut dan cara instalasi untuk masing-masing perangkat Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya. lunak. Oleh karena itu parameter yang dievaluasi mengarah kepada pengalaman penggunaan[2]. Hewett, Baecker and Card et.al. 1996. ”ACM perangkat lunak.Bandung, 7 November 2009 D-7
  • 135. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 SURVEI ONLINE DENGAN ONLINE.QTAFI Bhina Patria1, Rosmalina Handoko2 1. International Centre for Higher Education Research Kassel (INCHER-Kassel) Universität Kassel Moenchebergstr. 17 Kassel 34190 University of Kassel, Kassel Germany Email : patria@incher.uni-kassel.de 2. University of Kassel University of Kassel, Kassel Germany Email : rosmalina@gmail.com ABSTRACTTo conduct and organize an online survey effectively, a tool is needed. Online.QTAFI (Questions, Tables andFigures) is database supported by web-use for simple building administration and analysis of an online survey.It has been developed by International Centre for Higher Education Research (INCHER-Kassel) since 2003.Online.QTAFI uses XML codebook as the basis of the online questionnaire, which is platform independent,flexible and transformable to other formats. Online.QTAFI also has a WYSIWYG editor, QTAFI-Client, which ishelpful for administering the online questionnaire. Others advantage of online.QTAFI are the support ofstandard questions template; several authentication type, including the use of PIN; the availability of the surveydata in several formats; advanced filter function; and the production of descriptive data analysis.Keywords: online survey, online questionnaire, online.QTAFI. ABSTRAKonline.QTAFI (Questions, Tables and Figures) adalah aplikasi berbasis jaringan dan database yang berfungsiuntuk mengelola dan menganalisis online survei. online.QTAFI dikembangkan di International Centre forHigher Education Research Kassel (INCHER-Kassel) sejak tahun 2003. online.QTAFI menggunakan bahasaXML sebagai dasar kuisioner yang memungkinkan fleksibilitas yang tinggi. Pengguna bisa juga menggunakaneditor berorientasi WYSIWYG, QTAFI-Client, untuk membuat dan mengorganisir online kuisioner. Keunggulanlain dari online.QTAFI adalah tersedianya tipe-tipe pertanyaan standar; mendukung beberapa tipe pengesahan(authentication) termasuk melalui PIN; data survei dapat di unduh dalam beragam format berkas; menyediakanfungsi penyaring (filter) yang handal; dan mampu melakukan analisis data statistik deskriptif secara otomatis.Kata kunci: survei online, kuisioner online, online.QTAFI1. PENDAHULUAN proses akademik. Selain itu alumni juga sekaligus menjadi sumber informasi tentang dunia kerja yangOECD melaporkan bahwa dalam dua dekade saat ini adalah bagian dari keseharian mereka [2].terakhir ada tuntutan pada institusi pendidikan tinggiuntuk menyediakan data yg akuntabel dan informasi Untuk membantu proses adminstrasi pelaksanaanterkait kualiatas dari proses belajar mengajar. survei, institute kami (INCHER-Kassel)Masyarakat umum, termasuk calon mahasiswa, mengembangkan beberapa aplikasi open source,orang tua, pemerintah, dan pasar kerja menuntut diantaranya adalah QTAFI (Questions, Tables andinformasi yang akurat tentang hubungan antara Figures) dan online.QTAFI. Paper ini akanpendidikan tinggi dan dunia kerja [1]. membahas lebih dalam tentang online.QTAFI yang merupakan aplikasi open source untuk membuatSalah satu usaha untuk memenuhi tuntutan ini online survei atau online kuisioner.adalah dengan mengadakan survei alumni atausering juga disebut graduate survey. Survei alumni 2. QTAFI DAN ONLINE.QTAFImemungkinkan pengumpulan data secara sistimatistentang: relasi antara pendidikan dan dunia kerja; QTAFI adalah aplikasi manajemen survei yangkualitas proses belajar dan mengajar; dan kondisi dikembangkan khusus untuk pelaksanaan surveipasar kerja. Alumni dipandang sebagai sumber data alumni. Aplikasi ini dikembangkan di INCHER-yang terbaik dalam menilai kualitas lingkungan Kassel Jerman sejak awal tahun 90-an. QTAFIakademik karena mereka telah menjadi bagian dari mempunyai fungsi-fungsi vital dalam pelaksanaanD-8 Bandung, 7 November 2009
  • 136. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510survei seperti: membuat format kuisioner, membuat bagian utama yaitu bagian server dan bagian klien.buku koding (codebook) yang sangat berguna untuk Bagian server berbasis MySQL database dan skripdokumentasi kuisioner. Dari buku koding tersebut PHP, sedangkan bagian klien menggunakan QTAFI-QTAFI bisa dengan mudah menghasilkan definisi Client (administrator) dan penjelajah jaringandata SPSS dan SPSS syntax untuk data analisis. (responden survei). QTAFI-Client memungkinkanOutput dari SPSS juga dapat dengan mudah diubah administrator dari kuisioner berkomunikasi denganke dalam format tabel yang sesuai untuk publikasi server untuk membuat dan mengelola kuisionerilmiah. online. Bagian utama dari QTAFI-Client menggunakan teknologi Java web start. QTAFI-Seiring perkembangan dunia teknologi informasi client sangat memudahkan pengguna karenadan internet, muncul kebutuhan untuk melaksanakan berdasarkan prinsip WYSIWYG.survei online. Keunggulan survei online diantaranyaadalah penghematan anggaran percetakan danpengiriman kuisioner. Selain itu karena tidak adaproses pemasukan data secara manual, kemungkinankesalahan dalam pemasukan data jugaterminimalisir.Sejak tahun 2003 dikembangkan versi online dariQTAFI yaitu online.QTAFI [3]. online.QTAFI difokuskan untuk membantu pelaksanaan online surveiatau online kuisioner. Online.QTAFI menawarkankemudahan dalam membuat, mengatur danmenganalisis online survei. Online.QTAFI telah digunakan dalam berbagai projek penelitian berskalanasional dan internasional seperti: CHEERS, Gambar 2. tampilan QTAFI-ClientVALERA, REFLEX, dll. Saat ini online.QTAFI di Fitur unggulan lainnya dari online.QTAFI akangunakan oleh lebih dari 40 universitas di Jerman dibahas pada bagian di bawah inidalam projek jaringan survei alumni atau NetzwerkAbsolventenstudien (NABS). 3.1 Open source3. FITUR DAN KEUNGGULAN Online.QTAFI merupakan aplikasi open source yangONLINE.QTAFI didistribusikan dibawah lisensi GNU GPL (GNU General Public License) [4]. Online.QTAFI bisaKonsep utama dari online.QTAFI adalah diunduh dari http://www.hochschulforschung.uni-penggunaan buku coding (codebook) yang berupa kassel.de/qtafidocs/.file xml sebagai acuan pembuatan kuisioner danlaporan hasil. Dengan format XML (Extended 3.2 Mendukung tipe-tipe pertanyaanmarkup language) keuntungan yang diperoleh adalah standarbahwa format ini independen (teks); banyak aplikasiopen source tersedia untuk mengedit; dan yang online.QTAFI menyediakan beberapa tipepaling penting format ini sangat fleksibel, mudah di pertanyaan standar yang bisa langsung digunakan.ubah ke format-format lainnya. Gambar 1 Tipe-tipe tersebut diantaranya:memperlihatkan contoh sederhana struktur XMLdari sebuah pertanyaan di buku koding. • CV (Categorical Variable). Pertanyaan dengan satu kemungkinan jawaban <?xml version="1.0" encoding="utf-8" ?> • MD (Multiple Dichotomous). Pertanyaan <codebook> dengan lebih dari satu kemungkinan <Page> jawaban. <children> <CV> • TE (Text Variable). Pertanyaan terbuka <text>My first question</text> • TL (Text Long). Pertanyaan terbuka </CV> dengan jawaban lebih panjang. </children> </Page> • ME (Metric Variable). Pertanyaan dengan </codebook> jawaban numeric. • OR (Ordinal Variable). Pertanyaan dengan Gambar 1. contoh XML model skala ordinal. Dengan adanya template ini pengguna dengan cepatOnline.QTAFI pada dasarnya terbagi menjadi duBandung, 7 November 2009 D-9
  • 137. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dan mudah menyusun pertanyaan-pertanyaan dalam menggunakan QTAFI-Client. Modifikasi langsungonline kuisioner. pada buku koding XML memiliki beberapa kelebihan dibandingkan bekerja melalui QTAFI-3.3 Penggunaan PIN Client. Pertama, beberapa fitur online.QTAFI tidak sepenuhnya bisa dikerjakan di QTAFI-Client. FiturOnline.QTAFI mendukung beberapa tipe filter misalnya, tidak sepenuhnya bisa dilakukanpengesahan (authentication). Online.QTAFI melalui QTAFI-Client. Kedua, dengan bekerjamerekomendasikan survei tertutup atau penggunaan langsung di buku koding XML memungkinkanPIN (Personal Identification Number) untuk membuat format-format pertanyaan yang kompleksmengakses online kuisioner. Cara kerjanya adalah diluar model standar online.QTAFI.sebagai berikut: administrator membuat PIN untukmasing-masing responden. Dengan PIN ini 3.7 Analisis data hasil surveiresponden dapat mengakses kuisioner beberapa kalitanpa mengakibatkan data ganda dalam database. online.QTAFI memiliki fungsi pelaporan hasilSelain itu penggunaan PIN akan memudahkan survei secara otomatis. Fungsi statistik sederhanapelacakan aktivitas responden. Administrator bisa seperti statistik deskriptif bisa dilakukan diproduksimengetahui responden mana yang belum mengisi secara otomatis. Laporan hasil juga dilengkapikuisioner dan kemudian mengirimkan surat dengan diagram-diagram yang membantu tampilanpengingat agar responden yang bersangkutan segera laporan. Tabel hasil analisis deskriptif bisa langsungmengisi kuisioner tersebut. Metode ini terbukti di unduh ke dalam format open dokumen (odt).meningkatkan jumlah responden menjawab(response rate). 4. RENCANA PENGEMBANGAN SELANJUTNYA3.4 Data tersedia dalam bermacamformat Walaupun online.QTAFI pada awalnya dikembangkan khusus untuk melaksanakan surveiSetelah responden mengisi kuisioner, data dalam alumni, namun penerapannya untuk beragam surveidatabase dapat di unduh dalam bermacam format. lainnya sangat dimungkinkan. Peluang pemanfaatanData dapat di unduh dalam format SPSS (sav); online.QTAFI dalam bidang lainnya masih terbukadokumen Openoffice.org (odt); R script (bahasa lebar dan sangat berpeluang untuk lebih dipemrograman R) dan berkas teks (txt). Selain itu eksplorasi. online.QTAFI bisa lebih di manfaatkankuisioner yang telah online bisa langsung di ekspor untuk beragam aplikasi, seperti tes evaluasi belajar,menjadi kuisioner kertas. skala psikologi, dll. Penggunaan untuk tes-tes semacam ini bisa di aplikasikan juga pada server3.5 Fungsi filter lokal institusi dan tidak memerlukan server jaringan.online.QTAFI memiliki beragam filter yang sangat Saat ini kami juga sedang melengkapi dokumentasimembantu dalam pelaksanaan survei. Pada dasarnya penggunaan online.QTAFI. Dokumentasi tersebutfilter di online.QTAFI terdiri dari dua macam yaitu bisa di akses di http://www.hochschulforschung.uni-filter dinamis dan statis dimana masing-masing kassel.de/qtafidocs/. Di dalam dokumentasi tersebutmempunyai kelebihan masing-masing. Filter dalam tersedia pula forum konsultasi untuk para penggunaonline.QTAFI dapat di aplikasikan pada seluruh online.QTAFI.elemen kuisioner (contoh: pertanyaan, headline,halaman, dll) [5]. Fungsi filter sangat diperlukan Rencana kedepan online.QTAFI akan berusahauntuk kuisioner yang terdiri dari beragam kategori. menjadi aplikasi yang lebih independen dalam artianSebagai contoh kita melakukan survei untuk sebuah bebas dari ketergantungan aplikasi lain seperti SPSS.universitas dengan beragam fakultas. Dengan fungsi SPSS sampai saat ini masih diperlukan untukfilter kita dapat dengan mudah membuat pertanyaan menghasilkan analisis data yang kompleks.yang berbeda-beda untuk setiap fakultas. Ketikaresponden menjawab bahwa ia berasal dari fakultas 5. KESIMPULANA maka otomatis hanya pertanyaan untuk fakultas A Online.QTAFI merupakan aplikasi open source yangsaja yang akan ditampilkan di halaman berikutnya. sangat membantu pembuatan dan pengelolaan online3.6 Modifikasi XML survei. Penggunaannya sangat mudah dan dukungan dokumentasi juga tersedia. Peluang penggunaanKarena basis online kuisioner adalah buku koding online.QTAFI untuk aplikasi selain survei alumniyang ditulis dalam bahasa XML maka administrator masih terbuka lebar dan sangat memungkinkandapat langsung melakukan modifikasi tanpa untuk dilakukan.D-10 Bandung, 7 November 2009
  • 138. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75106. DAFTAR PUSTAKA b. Untuk hasil, apakah sudah sampai tampilan hasil berupa grafik?[1] OECD, 2008, "Assessment of learning outcomes in higher education: A comparative review of Jawaban: selected practices. Retrieved 23 January 2009 a. online.QTAFI menyediakan kemungkinan from: http://www.oecd.org/ pengolahan data, perubahan/modifikasi jenis dataoecd/13/25/40256023.pdf. pertanyaan, produksi grafik, dll[2] Vermeulen, K., 2006, "The study of alumni: b. Sudah Professional success, commitment to the university, and the role of the academic learning environment". Netherlands: Lemma publisher. Penanya: JRH Kuntjoro[3] Guist, M., 2009, "online.QTAFI: Online survey- environment", Presentasi pada Tracer Study Pertanyaan: Training, Kassel 3 Agustus. a. OTAFI freeware/opne source?[4] GNU, 2008. "GNU General Public License", Free Software Foundation, Inc, tersedia pada b. Apakah user harus mengetahui interaksi antara http://www.gnu.org/licenses/, diakses pada QTAFI dengan server? tanggal 12 Oktober 2009. c. Apakah di QTAFI juga ada fungsi kontrol untuk[5] Patria, B., 2009, "online.QTAFI: Filter", jawaban yang diberikan responden? Presentasi pada Tracer Study Training, Kassel 4 Jawaban: Agustus. a. Open Source b. Tidak perluPERTANYAAN c. Belum ada, hal ini masih dalam tahapPenanya: Rini Wijayanti pengembanganPertanyaan:a. Responden harus registrasi atau implementasinya Penanya: Hari Setiabudi Husnidikhususkan untuk sebuah LAN Institusi tersebut? Pertanyaan:b. Bagaimana mekanisme backup database-nya? a. Bagaimana proses pembuatan survei denganJawaban: QTAFI?a. Responden bisa mengakses questionaire dimana b. Apakah perlu seorang ahli untuk membuatnya?saja, tidak terbatas di institusi tersebut saja. (utamanya yang tidak bisa menggunakan bahasa Inggris, karena sangat berpotensi menjadi toolsb. Database bisa dibackup dalam format spss, open untuk guru-guru dalam evaluasi pengajaran)office, r script, atau txt Jawaban: a. installasi dan pemakaian QTAFI bisa dilakukanPenanya: Elmi Achelia siapa saja, tidak perlu keahlian khusus. KemampuanPertanyaan: bahasa Inggris akan sangat membantu, karena manual dan tampilan QTAFI dalam bahasa Inggrisa. Apakah perbedaan (kelebihan) online.QTAFIdibanding online survey lainnya seperti limesurvey, b. online.QTAFI juga bisa digunakan untuk teskwiksurvey, dll? evaluasi pengajaran untuk guru-guruBandung, 7 November 2009 D-11
  • 139. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 IMPLEMENTASI SISTEM PENCARI OBJEK GEOGRAFI YANG DIGERAKKAN OLEH OBJEK Surya Afnarius, Masril Syukur, Edrizal Nofemli Jurusan Teknik Elektro Univ. Andalas Kampus Univ. Andalas Limau Manih Padang E-mail : s_afnarius@yahoo.com ABSTRACTGeographic object search is a problem in tourism information system. Geographic object search is used to helpTourists Decision Making. One kind of geographic object search is the object driven search. This reports theresults of an effort to implement the object driven search, such : a) Location of a specific object, b) Nearestobject to a specific object and c) All objects which don’t exceed a definite distance to a specific object. Toimplement the object driven search, a spatial database, an user interface and a process design had been created.The spatial database consist of touristic map of Kota Padang. The user interface was used to data entry. Formof SQl commands that implement user requirements was constructed. The design was implemented intoMapServer Chameleon Framework using PostGIS, PHP and Apache. Some PostGIS functions were used, suchdistance, expand and ST_Dwithin function. The software was tested using black box test and touristic map ofKota Padang. The results showed that the software fulfills the user requirements in tourism service.Key words : Geographic Object Search, MapServer Chameleon Framework, PostGIS and Tourists DecisionMaking. ABSTRAKPencarian objek geografi merupakan satu persoalan dalam sistem informasi pariwisata. Pencarian objekgeografi berguna untuk membantu Tourists Decision Making. Salah satu bentuk pencarian objek geografiadalah pencarian geografi yang digerakkan oleh objek. Paper ini melaporkan hasil implementasi sistem pencarigeografi yang digerakkan oleh objek, meliputi : a) Location of a specific object, b) Nearest object to a specificobject dan c) All objects which don’t exceed a definite distance to a specific object. Untukmengimplementasikan sistem ini telah dirancang satu database spatial, antarmuka pemakai dan proses.Database spasial yang dibuat terdiri dari peta pariwisata Kota Padang. Antarmuka pemakai digunakan untukmasukan data yang diperlukan oleh pemakai. Bentuk-bentuk perintah SQL yang mengimplementasikankebutuhan pemakai telah dibuat. Rancangan tersebut diimplementasikan ke dalam kerangka ChameleonMapServer dengan menggunakan PostGIS, PHP dan Apache. Beberapa fungsi spatial PostGIS digunakan,diantaranya fungsi distance, expand dan ST_Dwithin. Hasil implementasi ini diuji dengan pengujian black boxdan data pariwisata Kota Padang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa implementasi sistem pencari geografiyang dibuat telah memenuhi keperluan pemakai dalam pelayanan pariwisata.Kata kunci : Pencarian Objek Geografi, Kerangka Chameleon MapServer, PostGIS dan Tourists DecisionMaking.1. PENDAHULUAN wisatawan mancanegara ke Indonesia tahun 2009 sebanyak 10 juta orang dengan dana promosi US$50Peranan industri pariwisata bagi ekonomi kerakyatan juta dan pemasukan devisa US$10 milyar [3].di Indonesia adalah sangat besar. Karena itu, Target ini sebenarnya masih sangat rendahmenurut Presiden SBY semua sektor termasuk dibandingkan dengan pencapaian yang telah diraihSistem Informasi harus mendukungnya [1]. Selain oleh Malaysia tahun 2004 sebanyak 14 juta orangitu, menurut hasil studi UNDP dan USAID, ataupun Thailand sebanyak 10 juta orang [4].pariwisata merupakan sektor unggulanperekonomian Indonesia dengan multiplier effect Di tingkat dunia, diperkirakan pada tahun 2020terbesar [2]. Dengan upaya dan biaya yang lebih industri pariwisata ini akan menjadi industri terbesarkecil dibanding dengan Investasi dan Ekspor, di dunia. Menurut World Travel and Tourismpariwisata akan memberikan hasil lebih besar. Council besarnya belanja para wisatawan adalah US$5 milyar per hari [5]. Satu peluang besar buatMenurut Abu Rizal Bakri, pemerintah dalam Indonesia yang kaya dengan daerah wisata. Karenaprogram Tourism Summit menargetkan kunjungan itu program promosi pariwisata Tourism SummitD-12 Bandung, 7 November 2009
  • 140. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dengan dana promosi US$50 juta perlu ditunjang alternatif pencarian, yaitu : a) Location of a specificdengan teknologi informasi yang sesuai. object, b) Nearest object to a specific object dan c) All objects which don’t exceed a definite distance toSalah satu media yang sesuai untuk promosi a specific object. Pemakai menentukan kriteriaparawisata Indonesia dan sesuai pula dengan objek yang akan dicarinya dengan cara mengisikemajuan teknologi adalah Internet [6]. Dengan masukan melalui tiga buah user interface padaInternet, wisatawan dari penjuru dunia dapat sistem pencari. Berdasarkan masukan yang diberikanmengetahui objek-objek wisata yang ada di oleh wisatawan, sistem pencari geografi akanIndonesia. Informasi objek wisata ini perlu mencari objek yang memenuhi kriteria dari pemakaidilengkapi dengan peta daerah wisata. Untuk itu di dalam database spatial PostGIS. Hasil pencariandiperlukan teknologi Geographical Information objek geografi ini ditampilkan oleh sistem pencariSystem (GIS) sebagai pemroses informasi (spatial dengan menggunakan kerangka Chameleonanalysis) dari peta. Dengan demikian harus MapServer.dilakukan integrasi kedua teknologi dan ini dikenaldengan istilah Internet-GIS. Namun perangkat lunak 2.2. TeoriInternet-GIS ini sangat mahal, seperti yangdinyatakan oleh [7], sebagai contoh : ArcIMS : US$ 2.2.1 DSS dan GIS7.500; MapGuide 5 US$ 9.900; SpatialDirect US$20.000; EarthKey Internet Mapping US$ 25.000. Itu Decision Support Systems (DSS) adalah “interactivebaru harga Internet-GIS -nya, belum lagi biaya computer based systems, which help decisionpembangunan sistemnya yang jauh lebih mahal. makers utilize data and models to solve unstructuredSehingga penerapan konsep Internet-GIS di dalam problems” [12]. GIS adalah “Data Acquisition,e-government pelayanan pariwisata di Indonesia preprocessing, data management, manipulation andmenjadi terkendala. analysis, and product generation” yang berhubungan dengan kebumian [13]. Cowen dalamSelain pentingnya industri pariwisata bagi [14] menyatakan Geographic Information Systemperekonomian rakyat dan mahalnya teknologi (GIS) itu adalah Decision Support System (DSS).Internet-GIS, kajian ini juga menjawab persoalan GIS itu telah disiapkan menjadi Decision Supportyang ada di dalam sistem informasi pariwisata. System.Menurut [8], The development and the availabilityof efficient and appropriate search functions are 2.2.2 PostGISstill a challange in the field of Database and PostGIS adalah satu struktur data spatial yangInformations Systems. Especially in the Context of diimplementasikan pada web server PostGreSQLTourism Information System, search functions play [15]. PostGIS ini mendukung semua fungsi danan important role. [9] dan [10] mengungkapkan objek yang didefinisikan oleh openGIS, yaitu Simpleperlunya geographic search untuk para wisatawan. Features for SQL specification [16]. PostGISKajian ini juga menjawab persoalan pembangkitan didisain untuk mengimplementasikan SQL 92 untukpeta web secara on the fly [11]. jenis data geometri pada PostGreSQL. DenganKarena itu semua, maka telah dilakukan riset demikian, dimungkinkan menggunakan berbagaipembangunan program pencarian objek geografi fungsi spatial yang ada pada PostGIS [17]. Perintahuntuk keperluan pariwisata. Dalam implementasinya spatial yang telah diimplementasikan berjumlahtelah digunakan perangkat lunak open source lebih kurang 600 perintah [15].PostGreSQL : PostGIS dan kerangka Chameleon PostGIS versi 0.1 yang dikeluarkan pada tahun 2001MapServer. mendukung tipe data objek spatial dan metode pengindekan objek spatial : GiST. Menurut [17], PostGIS menyediakan berbagai fasilitas diantaranya2. MODEL, ANALISA, DISAIN DAN adalah :IMPLEMENTASI 1. Definisi abstract Data Type untuk objek spatial sesuai dengan spesifikasi OpenGIS2.1 Model Consortium. 2. Dukungan terhadap format WKT (WellPemakai dalam hal ini adalah wisatawan yang akan Known Text) dan WKB (Well Knownbepergian atau telah berada di daerah tujuan wisata Binary).dapat menggunakan sistem pencari ini. Sistem 3. Metode pengindekan GiST yang sesuaipencari ini dapat digunakan untuk mencari objek untuk objek spatial.geografi yang digerakkan oleh objek dengan tiga 4. Dukungan akses aplikasi melalui JDBC.Bandung, 7 November 2009 D-13
  • 141. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.2.3 Tourists Decision Making MapServer.Menurut [18], ada lima fase dalam proses restoran hotelpengambilan keputusan seorang wisatawan, yaitu : PK kode_restoran PK kode_hotel1) kebutuhan untuk melakukan perjalanan, 2) jenis_restoran (int) nama_hotel (varchar(25)) nama_restoran (varchar(25)) bintang_hotel (int) the_geom (poligon) harga_kamar (char(4)) the_geom (poligon)pencarian dan penilaian informasi, 3) keputusanmelakukan perjalanan, 4) persiapan perjalanan dan PK pusat_perbelanjaan kode_pusat_perbelanjaanpengalaman wisata dan 5) evaluasi kepuasan LAYER nama_pusat_perbelanjaan (varchar(25)) the_geom (poligon)perjalanan wisata. Kemudian ada empat faktor yang QUERY LAYER 10mempengaruhi pengambilan keputusan perjalanan LAYER 9 PK tempat_wisata kode_tempat_wisatawisata, yaitu : 1) karakteristik wisatawan, kesadaran LAYER 8 nama_tempat_wisata varchar(25) the_geom (poligon) LAYER 7akan manfaat perjalanan, 2) pengetahuan terhadap LAYER 6 kantor_polisidestinasi yang akan dikunjungi, citra destinasi, 3) LAYER 5 PK kode_kantor_polisi nama_kantor_polisi (varchar(25))gambaran perjalanan dan 4) keunggulan daerah the_geom (poligon) LAYER 4 LAYER 3tujuan wisata. Sistem pencari geografi ini LAYER 2 rumah_sakitmemfokuskan diri pada fase pencarian dan penilaian pemukiman PK kode_rumah_sakit LAYER 1 PK kode_bangunan nama_rumah_sakit (varchar(25)) the_geom (poligon)informasi. the_geom (poligon)2.3 Analisis kecamatan PK jalan kode_jalan sungai PK kode_kecamatan PK kode_sungai nama_jalan (varchar(25)) the_geom (poligon)Menurut [8], ada persoalan dalam mengintegrasikan nama_kecamatan (varchar(25)) the_geom (poligon) the_geom (poligon)data spasial dan data atribut untuk keperluan Gambar 1. Rancangan database sistem pencaripariwisata. Jika integrasi data pariwisata ini berhasil geografidiimplementasikan, maka akan memberikankemudahan bagi calon wisatawan untuk melakukanpencarian lokasi suatu object atau geographicsearch. Pencarian objek geografi ini berguna untuk Seleksi data pada pencarian Location Of Themembantu Tourists Decision Making pada fase Specific Object menggunakan perintah SQL berikutpencarian dan penilaian informasi kepariwisataan ini :[8]. Dalam kajiannya [8] mengusulkan tiga konsep select nama_hotel, AsText(the_geom) integrasi data pariwisata ini, yaitu : Objectc Driven from hotel Search, Area Base Search dan Extended Search. where bintang hotel=1Dari ketiga usulan tersebut, kajian yang dilaporkanini memfokuskan diri pada Object Diven Search. Untuk seleksi data pencarian Nearest Object To A Specific Object digunakan perintah SQL :2.4 Desain Select y.nama_hotel,x.nama_restoran,2.4.1 Database distance(y.the_geom,x.the_geom),x.the_g eomRancangan database sistem pencari geografi ini from restoran x ,hotel y dapat dilihat pada gambar 1. where nama_hotel=Pangeran Beach AND 2.4.2 Antarmuka Pemakai dan Proses expand(x.the_geom,   100000000000)   &&  y.the_geom order by distance limit 1Untuk memudahkan pemakai dalam menggunakansistem yang dibangun, maka dibuat 3 buah form Sedangkan seleksi data pencarian All Object Whichuser interface yaitu : (1) form user interface pada Difinite Distance To A Specific Object dijawabgambar 2 untuk menjawab query Location Of The dengan menggunakan perintah SQL :Specific Object, (2) form user interface pada gambar Select x.nama_pusat_perbelanjaan, 3 untuk menjawab query Nearest Object To A y.nama_hotel,y.the_geom Specific Object dan (3) form user interface pada from pusat_perbelanjaan x,hotel y gambar 4 untuk menjawab query All Object Which where Difinite Distance To A Specific Object. Isian form x.nama_pusat_perbelanjaan=Matahari user interface disesuaikan dengan fungsi pencarian and   ST_DWithin(x.the_geom,   y.the_geom, dalam bentuk SQL yang dibuat. Isian tersebut 500)digunakan untuk melakukan seleksi data spatialdatabase PostGIS. Selanjutnya hasil seleksi data 2.5 Implementasispatial database PostGIS digunakan untuk membuatmapfile dinamis dari kerangka Chameleon Data kota Padang dalam bentuk MapInfo yangD-14 Bandung, 7 November 2009
  • 142. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510terdiri dari layer kecamatan, jalan, sungai, Gambar 6. Browser Hasil pencarian hotel yang hargapemukiman, rumah sakit, polsek, tempat wisata, kamarnya kurang sama dengan Rp. 200.000,-pusat perbelanjaan, hotel dan restoran dikonversikanke bentuk shapefile ArcView dengan menggunakanuniversal translator. Selanjutnya digunakanshp2pgsql untuk mengkonversikan file.shp hasiluniversal translator ke file.sql. Selanjutnya file inidieksekusi di dalam PostGreSQL/PostGIS untukpembuatan database dan tabel. Setelah databasedibuat, dilakukan implementasi sistem ke dalamkerangka Chameleon MapServer denganmenggunakan PostGIS, PHP dan Apache. Beberapafungsi spatial PostGIS digunakan, diantaranya fungsidistance, expand dan ST_Dwithin. MapFile dariMapServer dibuat secara dinamis untukmembangkitkan peta wisata secara on the fly atausesuai dengan keinginan dan seketika. Gambar 7. Hasil pembangkitan peta hotel yang3. HASIL harga kamarnya kurang sama dengan Rp. 200.000,-Sesuai dengan keperluan pemakai serta rancanganantarmuka dan proses yang dibuat, ada tiga hasilyang ditunjukkan dalam paper ini. Gambar 5, 8 dan11 menunjukkan antarmuka dari Location Of TheSpecific Object, Nearest Object To A Specific Objectdan All Object Which Difinite DistanceTo ASpecific Object. Gambar 6 dan 7 adalah hasileksekusi pencarian hotel yang harga kamarnyakurang sama dengan dua ratus ribu rupiah. Gambar 9 Gambar 8. User Interface Pencarian hotel terdekatdan 10 adalah hasil eksekusi pencarian hotel terdekat dari pusat perbelanjaan Mataharidari pusat perbelanjaan yang bernama Matahari.Gambar 12 dan 13 adalah hasil eksekusi hotel yangberjarak 500 m dari pusat perbelanjaan yangbernama Matahari. Gambar 9. Browser Hasil pencarian hotel terdekat dari pusat perbelanjaan Matahari Gambar 5. User Interface Pencarian hotel yangharga kamarnya kurang sama dengan Rp. 200.000,- Gambar 10. Hasil Pembangkitan peta hotel terdekat dari pusat perbelanjaan MatahariBandung, 7 November 2009 D-15
  • 143. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 11. User Interface Pencarian hotel yang berjarak 500 m dari pusat perbelanjaan Matahari Gambar 13. Hasil Pembangkitan peta hotel yang berjarak 500 m dari pusat perbelanjaan Matahari 6. DAFTAR PUSTAKA [1] Iman, “Presiden : Sektor Pariwisata Harus Didukung”, Wisatanet.com, diakses 29 Maret Gambar 12. Browser Hasil pencarian hotel yang 2007. berjarak 500 m dari pusat perbelanjaan Matahari [2] Susanto, AB, “Musibah dan Pariwisata4. KESIMPULAN Indonesia”, dlm Kompas Jumat 9 Maret 2007. hlm. 6.Implementasi sistem pencari geografi telah berhasildilakukan. Rancangan yang dibuat telah [3] Media Indonesia (2006b). ”Kunjungan Wismandiimplementasikan ke dalam kerangka Chameleon Ditargetkan 10 Juta Pada 2009”. 21 AprilMapServer dengan menggunakan PostGIS, PHP dan 2006.Apache. Dari hasil implementasi tersebut dapat [4] BaliPost (2005). “Meneg Budpar Targetkan 6dinyatakan bahwa model yang dibuat telah bekerja Juta Wisman Tahun 2005”. BaliPost.Co.id, 1sesuai dengan yang diharapkan. Model dapat Februari 2005.menentukan tempat-tempat yang dicari pemakaiberdasarkan masukan yang diberikan. Untuk [6] ESRI, ”How ESRI Uses the Internet / Intranet topenelitian selanjutnya disarankan untuk merancang Deliver GIS on Line”, Calofornia : Amerikasistem pencari geografi berdasarkan Area Base Serikat, 1997.Search secara on the fly. [7] GIS Lounge, ”Internet Map Servers”,5. UCAPAN TERIMA KASIH www.Gislounge.com, 2002.Terima kasih kami tujukan kepada Dikti Depdiknas [8] Polkaska: Jorgan; Puhretmair; Fransz; Tjoa; Aatas dana riset Hibah Bersaing tahun 2009 yang Min; Wagner; Roland.R dan Wob. Wollfan,diberikan serta Muhammad Iqbal dan Emilham “Advanced Query Mechanism In TourismMirshad (mahasiswa T. Elektro Univ. Andalas) yang Information System”, ENTER 2002.aktif bersama penulis melakukan implementasisistem pariwisata menggunakan PostGIS dan [9] Danzart, Annie dan Potier, Christine, ”SVGMapServer. Dynamic Cartographic Application”, SVG Open 2005 Conference, Eschede, Belanda, Agustus 2005. [10] Förster, Klaus., Tirol Atlas Topo, ”SVG on top of a dynamic mapping system”, SVG Open Conference 2005, Eschede, Belanda, Agustus 2005. [11] Adcock, Vincent T., ”Implementing an Integrated SVG Application for Real Time Dynamically Generated Internet Mapping”,D-16 Bandung, 7 November 2009
  • 144. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 SVG Open Conference 2004, Tokyo, Jepang, Pencarian September 2004. Dari Berdasarkan[12] Scott-Morton, M.S., “Management Decision Operator Nilai Jarak Pilih Warna Systems : Computer Based Support for Layer Pendukung Layer Pendukung Decision Making”, Cambridge, MA : Division Kecamatan Pilih Warna Rumah Sakit Pilih Warna Jalan Pilih Warna Kantor Polisi Pilih Warna of Research, harvard University, 1971. Sungai Pilih Warna Pusat Perbelanjaan Pilih Warna Pemukiman Pilih Warna Restoran Pilih Warna[13] Jones, Christopher B., “Geographical Tempat Wisata Pilih Warna Hotel Pilih Warna Information Systems and Computer Lakukan Pencarian Cartography”, Essex, England, Addison Gambar 4. All Object Which Difinite Distance To A Wesley Longman Limited, 1997. Specific Object[14] Mennecke, BE., “Understanding the role of Geographic Information Technologies in PERTANYAAN Business : Applications and Research Penanya: Hari Setiabudi Husni Directions”. Journal of Geographic Pertanyaan: Information and Decision Analysis. Vol. 1. a. Apakah mungkin Internet GIS menggunakan Nomor 1. 1 April 1997. Google Map atau Google Earth?[15] Refraction Research Inc, “PostGIS Manual”, b. Apakah sulit untuk orang awam untuk Refraction Research Inc. Canada, 2005. mengupdate database peta? c. Apakah yang dimaksud dengan objek penggerak[16] Anderson, Geoff , “The Door Opens Open- sistem pencari? Apakah user atau lokasi objek ada Source GIS”, GEO World – Juni 2003, peta? Geoplace.com. Jawaban:[17] Mitchell, Tyler, “Web Mapping Ilustrated”, a. Perbedaannya pada topologi www.pdfchm.com, 2005 diakses tanggal 23 b. Sulit, dibutuhkan tegara profesional April 2007. c. Objek = fitur pariwisata[18] Mathieson, A dan Wall, G, “Tourism: Economics, Physical and Social Impacts”, Penanya: JRH Kuntjoro New York : Long Man, 1982. Pertanyaan: a. Apakah dimungkinkan untuk mencari rute terdekat? Pencarian Berdasarkan b. Apakah seluruh layer harus didownload sewaktu Operator Nilai Pilih Warna akses? Layer Pendukung Layer Pendukung c. Apakah seluruh engine yang digunakan adalah Open Source? Kecamatan Pilih Warna Rumah Sakit Pilih Warna Jalan Pilih Warna Kantor Polisi Pilih Warna Sungai Pilih Warna Pusat Perbelanjaan Pilih Warna d. Apa format peta/data spasial yang digunakan? Pemukiman Pilih Warna Restoran Pilih Warna e. Apakah aplikasi tersebut sudah dapat digunakan? Tempat Wisata Pilih Warna Hotel Pilih Warna Lakukan Pencarian Jawaban: a. Memiliki fungsi untuk pencarian rute terdekat Gambar 2. Location Of The Specific Object b. Tidak seluruh layer, yang didownload hanya yang Pe n ca ria n diminta oleh pengguna c. Ya, Open Source Da ri Be rd a sa rka n O pe ra to r Nila i Pilih W a rn a d. PostGIS diambil dari ArcView atau MapInfo L a yer Pe n d u ku n g L a ye r Pen d u kun g Ke ca m a ta n Ja lan Pilih W arn a Pilih W arn a Ru m a h Sakit Ka n tor Po lisi Pilih W a rn a Pilih W a rn a e. belum untuk internet, masih dalam LAN Su n g a i Pilih W arn a Pu sa t Pe rb ela nja an Pilih W a rn a Pe m ukim a n Pilih W arn a Restora n Pilih W a rn a Penanya: Elmi Achelia Te m pa t W isa ta Pilih W arn a Ho te l Pilih W a rn a L a ku ka n Pe n ca ria n Pertanyaan: Gambar 2. Nearest Object To A Specific Object a. Apakah penambahan layer hanya dapay dilakukan pada waktu pemrograman saja atau bisakahBandung, 7 November 2009 D-17
  • 145. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510dilakukan melalui interface untuk mengupload data c. Apakah dilakukan proses indexing, terutamalayer? sesudah update data dijital?Jawaban: Jawaban:a. upload data layer dapat dilakukan melalui a. Jumlah layer yang digunakan tergantunginterface tertentu pengembang, tidak terbatas, sesuai dengan data yang dimiliki b. Akan ada dua metode pencarian objek yang akanPenanya: Rini Wijayanti diimplementasikan. Berdasarkan objek pariwisata,Pertanyaan: dan berdasarkan area pariwisataa. Berapakah jumlah layer yand diimplementasikan? c. Adab. Bagaimana dengan penambahan parameter yangdigunakan?D-18 Bandung, 7 November 2009
  • 146. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 DESAIN DAN IMPLEMENTASI DISTRIBUSI LINUX UGOS Andrian Dion Priadi, Mandahadi Kusuma PPTiK Universitas Gadjah Mada Jalan Pancasila, Bulaksumur, Yogyakarta 55281 Email : andrew_dion04@ugm.ac.id; mandah@ugm.ac.id ABSTRACTThis paper is related to Linux, the operating system that was born from a community together. Over time Linuxis growing very rapidly to a variety of distribution delivery, proved to the issuance of 2.6 stable kernel versionbefore 2.4. Likewise, the development of various Linux distributions all over the world, the days grow withvarious features and ease of configuration. In the discussion about the design is the creation of a distribution(distro) Linux. Implementation of the application of remastering method. Design tool using the flow chart to seeevery stage of making distributions. Linux distribution designed UGOS called Linux Distro 1.0 beta.Implementation UGOS Linux 1.0 beta installation phase using X-Windows and Gnome as its desktop.Keywords: Distribution, Operating System, Linux, Open Source. ABSTRAKMakalah ini berhubungan dengan Linux, sistem operasi yang lahir dari sebuah kebersamaan komunitas. Sejalandengan waktu Linux berkembang sangat pesat hingga melahirkan berbagai macam distribusi, terbuktidikeluarkannya versi kernel stabil 2.6 yang sebelumnya 2.4. Demikian juga dengan perkembangan berbagaidistribusi Linux di seluruh dunia, semakin hari bertambah dengan berbagai fitur dan kemudahan konfigurasi.Pada pembahasan terdapat tentang perancangan pembuatan sebuah distribusi (distro) Linux. Implementasi daripenerapan metode remastering. Alat bantu perancangan menggunakan bagan alir untuk melihat setiap tahapanpembuatan distro. Distro Linux yang dirancang disebut Distro Linux UGOS 1.0 beta. Implementasi LinuxUGOS 1.0 beta pada tahap instalasi menggunakan X-Window dan Gnome sebagai desktop-nya.Kata Kunci : Distribusi, Sistem operasi, Linux, Open Source.1. PENDAHULUAN Negara, Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia dan Menteri Pendidikan Nasional menandai peranLinux sebagai salah satu produk dari serta pemerintah dalam perkembangan teknologiberkembangnya lingkungan open source (kode informasi khususnya dalam dunia kode terbuka.terbuka) di dunia pemrograman dan pengembanganperangkat lunak, telah terbukti sebagai sistem Beberapa waktu kemudian dibentuk Competencyoperasi yang stabil. Konsep pengembangan yang Center hasil kerjasama LIPI, ITB dan Sundianut dari Linux adalah “dari”, “oleh”, dan untuk Microsystem. Peluncurkan program IGOS,“komunitas”. Indonesia sebagai negara berkembang diharapkan untuk memperkecil kesenjangandapat menjadikan Linux sebagai sebuah teknologi teknologi informasi dengan negara maju 2. Linuxinformasi alternatif, hal ini dikarenakan “bebas” digunakan karena menganut Open Source Softwarenamun memiliki kualitas yang tinggi sehingga tidak (OSS) dan GPL (General Public License) sehinggaperlu terus bergantung dengan produk perangkat bebas disebarluaskan dan diperbanyak sesuai aturanlunak komersial siap pakai yang dibuat oleh OSS maupun GPL, dengan demikian Linux sejalanperusahaan (vendor) tertentu. dengan HAKI serta Undang-undang Hak Cipta.Sejalan dengan maraknya kampanye akan HAKI Berbeda dengan Ms. Windows yang dipatenkan oleh(Hak Atas Kekayaan Intelektual) disertai penerapan Microsoft, begitu juga OS/2 oleh IBM sehinggaUndang-Undang Nomor 19 Tahun 2002 tentang Hak penyebaran maupun menggunakannya diatur olehCipta, seharusnya masyarakat mendukung akan hal ketentuan vendor tersebut, yang menyebabkan biayatersebut karena suatu yang wajar dan fitrah setiap atas perangkat lunak begitu tinggi dan sesuaiinsan berhak mendapatkanya. Adanya dukungan kebijakan perusahaan pembuatnya. Linuxpemerintah dengan ditandatangani deklarasi bersama merupakan sebuah sistem operasi yang banyakGerakan Indonesia Go Open Source (IGOS) oleh memiliki distribusi tergantung dari perkembanganMenteri Riset dan Teknologi, Menteri Komunikasi Linux itu sendiri, hingga saat ini sudah ada sekitardan Informasi Menteri Pendayagunaan Aparatur lebih 200 distribusi, bervariasi dan tersebar diBandung, 7 November 2009 D-19
  • 147. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510penjuru dunia dan mungkin akan terus bertambah, 11. Tersedianya kode sumber;dapat dilihat di http://www.distrowatch.com. 12. Tersedianya paket instalasi dan perangkat lunak pembangunnya;Saat ini Universitas Gajah Mada sedang giat- 13. Manajemen paket yang banyak didukunggiatnya dalam migrasi menggunakan kode terbuka, oleh berbagai perusahaan perangkat kerasnamun belum mempunyai distribusi Linux untuk dan perangkat lunak.kalangan civitas akademika-nya sendiri. Untuk itumakalah ini merupakan salah satu langkah awal 2.2 Analisa Perangkat Lunak dandalam pengembangan distribusi Linux berbasis Perangkat kerasUbuntu, dan distribusi yang akan dibuat nantidisebut distro Linux UGOS Beta versi 1.0. Perangkat lunak dalam hal ini paket yang diperlukan dalam pembuatan Linux Ugos antara lain:Tujuan dari makalah ini adalah ; 1. Paket squashfs-tools digunakan untuk • Distro linux yang akan dibuat diharapkan membuat ulang dan mengkompres sistem memiliki kemudahan untuk digunakan; yang baru menjadi sebuah file bernama • Distro Linux yang akan dibuat dapat filesystem.squash; digunakan dan menjadi salah satu alternatif 2. Paket genisoimage digunakan untuk pilihan; membuat image dari sistem yang kita buat menjadi file iso;Menjadi salah satu langkah awal dalam penelitian, 3. Menggunakan kernel 2.6.24-19 denganpengembangan dan pembuatan distro Linux UGOS dukungan perangkat keras terbaru danBeta 1.0 yang dapat terus dilanjutkan. kinerja yang lebih baik saat ini;2. MODEL, ANALISA, DESAIN, DAN 4. Paket pendukung pembangun sistem meliputi :IMPLEMENTASI • GNOME (Gnome Desktop Environtment), menggunakan versi2.1 Analisa Kebutuhan 2.20.2.2.GNOME merupakan proyekSejalan dengan waktu, setiap pengembang distro yang sasarannya adalah membuatselalu memperbaiki dan menambah berbagai ragam UNIX ataupun Linux menjadi mudahfitur untuk mempermudah penggunaannya. Secara digunakan. GNOME merupakanumum kebutuhan dalam pembuatan distro antara lain kumpulan program dan pustaka yang: mengatur desktop, sehingga dapat lebih nyaman karena sudah dalam 1. Distro dapat berjalan stabil dan sedikit lingkungan grafis; mungkin adanya bug dalam perangkat • Editor, dukungan terhadap teks editor lunak; minimal. 2. Sedapat mungkin menggunakan versi stabil • Internet, beberapa paket yang sebuah kernel yang menjadi inti sistem digunakan untuk berinteraksi operasi; menggunakan internet; 3. Dukungan terhadap perangkat keras yang luas; • Office, satu hal tak kalah penting 4. Kompatibilitas, perangkat lunak digunakan adalah dukungan aplikasi untuk dengan perangkat lunak yang lain; menunjang produktifitas kerja; 5. Tidak adanya dependensi yang terputus • Multimedia, layanan ini sebagai alat antara perangkat lunak yang satu dengan untuk menggunakan fasilitas audio perangkat lunak yang lain sehingga video, ataupun dalam menggunakan perangkat lunak dapat digunakan; media penyimpanan seperti CD; 6. Dapat membantu meringankan pekerjaan • Graphics, merupakan layanan untuk pengguna; manipulasi gambar; 7. Mudah dikembangkan; • Windows File Server, tak dapat 8. Menggunakan perangkat lunak kode dipisahkan yaitu layanan untuk terbuka dengan lisensi GPL maupun bertukar informasi antara sistem LGPL; operasi yang berbeda; 9. Distro yang dijadikan acuan mempunyai • Administrasi Tools,layanan ini komunitas yang cukup kuat dan telah digunakan untuk administrasi dan berjalan cukup lama; konfigurasi bila diperlukan; 10. Distro yang dijadikan acuan dianggap • System Tools, alat bantu untuk sudah cukup stabil; mempermudah menggunakan sistem;D-20 Bandung, 7 November 2009
  • 148. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 • Printing, dukungan terhadap alat Distro yang akan dibuat selain membutuhkan pencetak dokumen; perangkat lunak atau disebut paket .DEB (selanjutnya disebut paket) untuk instalasi, memerlukan juga paket untuk konfigurasi ulang. Hal ini digunakan agar dapat disiapkan lingkungan virtual sistem yang sesuai. Media yang digunakan untuk instalasi menggunakan CD-R, dan nantinya CD instalasi terebut dapat di unduh melalui internet. 2.3.1 Perancangan Antar Muka Tahap perancangan antar muka terdapat batasan yaitu pada boot menu, proses boot dan tampilan desktop. Perancangan antar muka secara garis besar sebagai berikut : 1. Boot Screen, ada 4 menu utama dalam boot screen yaitu : • Desktop Live Ugos, pengguna akan mencoba live CD tanpa harus merubah sistem didalam hardisk; • Install Ugos, merupakan menu yang digunakan untuk instalasi linux Ugos kedalam sistem; • Test Memory, digunakan untuk testing memory pada RAM; • Boot from first hardisk, digunakan untuk melakukan booting kedalam sistem didalam hardisk. 2. Boot Loading, tampilan boot loading akan muncul setelah memilih menu antara menu nomor 1 dan nomor 2, fungsi dari boot loading itu sendiri untuk memberitahukan bahwa proses sedang berjalan. Gambar 1. Bagan Perancangan Distro Linux Ugos 3. Default Desktop, Linux Ugos 1.0 Beta 1.0 menggunakan desktop GNOME, heme icon Human-Blue, dan theme NotXp.Selain perangkat lunak diperlukan juga perangkatkeras, adapun perangkat keras yang diperlukan 2.4 Implementasi dan Pengujiandalam pembuatan sebuah distro sebagai berikut : 2.4.1 Implementasi Distribusi Linux Prosesor x86 : Intel Pentium III 800 MHz setara atau lebih baik; Berikut ini penjelasan langkah-langkah yang dipakai Harddisk : freespace 8 GB atau diatasnya; pada pembuatannya : Memori : 512 MB atau diatasnya; 1. Pemilihan distro sebagai basis, pembuatan VGA : 16 MB atau diatasnya; Linux Ugos merupakan pembuatan distro Media Optik : CD-RW 1 unit. berdasarkan basis distro tertentu, yaitu2.3 Perancangan Distribusi Linux UGOS dengan menggunakan Ubuntu 8.04 sebagai basisnya. Ubuntu 8.04 hardy Heron;Perancangan dan pembuatan sebuah distro Linux Gambar 2. Boot loading Ugosmempunyai beberapa tahapan, dimulai dari konseppembuatan yang menggunakan Ubuntu 8.04 HadyHeron sebagai rujukan, pengumpulan paketmenggunakan repository. Kompilasi, pembakaran kedalam media CD, hingga instalasi secara umumdapat dilihat pada gambar 1. Pembuatan distro LinuxUGOS tidak menggunakan konsep LFS dankapasitas paket yang terkumpul tidak lebih dari 700MB.Bandung, 7 November 2009 D-21
  • 149. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 perintah rsync; $ sudo rsync av temp/ cdrom/  7. Mengubah access permission-nya direktori cdrom agar bisa di baca dan ditulis; $ sudo chmod 777 R cdrom/  8. Unmount file iso dari direktori temp; $ sudo umount temp/  9. Membuat filesystem virtual dalam bentuk file.; $   sudo   dd   if=/dev/zero  of=livecdfs.ext2   bs=1M  count=4000  10. Mem-format filesystem virtual.; Gambar 3. Boot loading Ugos $ sudo mke2fs livecdfs.ext2  11. Me-mounting file filesystem.squashfs di dalam direktori temp dan livecdfs.ext2 ke dalam direktori work lalu meng-copy isi dari direktori temp ke dalam direktori temp; $   sudo   mount  t   squashfs  o  loop  cdrom/casper/filesystem.squa shfs temp/  $   sudo   mount  o   loop  livecdfs.ext2 work/  $ sudo cp av temp/* work/  $ sudo umount temp/  12. Jika ingin menggunakan jaringan; Gambar 4. Desktop Ugos 1.0 $   sudo   cp   /etc/resolv.conf  work/etc/  2. Menyiapkan file iso Ubuntu 8.04 desktop sebagai dasar remastering; $   sudo   mount  t   proc  o  bind /proc work/proc/  3. Buat direktori kerja untuk pembuatan remastering, semisal direktori project, 13. Jika sudah, lakukan chroot; kemudian masuk kedalam di rektori $   sudo   chroot   work/  /bin/bash  tersebut; $ mkdir project  14. Setelah masuk dalam lingkungan kerja $ cd project  sistem, maka selanjutnya melakukan instalasi, customisasi desktop, pengurangan 4. Untuk kemudahan dalam pembuatan paket yang tidak di perlukan dan remastering, penulis membuat 3 buah menghilangkan atribut dari Ubuntu; direktori dengan keterangan sebagai berikut 15. Mulai proses kompilasi pembuatan distro : Linux; • direktori cdrom, tempat kita mengkopi $   sudo   rm  isi cd livecd atau iso livecd; work/etc/resolv.conf   $   sudo  • direktori temp, tempat kita me-mount umount work/proc  file filesystem.squashfs (filesystem $   sudo   chroot   work/   dpkg­ livecd); query  W  showformat=$  • direktori work, tempat kita bekerja {Package  $Version>cdrom/casper/files sampai livecd kita siap di buat iso ystem.manifest  kembali $ mkdir cdrom temp work  $   cp  cdrom/casper/filesystem.mani 5. Mounting file iso Ubuntu 8.04 kedalam fest  direktori temp; cdrom/casper/filesystem.mani $   sudo   mount  o   loop   ubuntu­ festdesktop  8.04.1desktopi386.iso  $   sudo   rm  temp/  cdrom/casper/filesystem.squa 6. Men-copy semua isi cd/iso menggunakan shfs D-22 Bandung, 7 November 2009
  • 150. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 $   sudo   mksquashfs   work  berbagai fitur yang terus bertambah dan cdrom/casper/filesystem.squa semakin baik, sehingga dimungkinkan Linux shfs  UGOS Beta 1.0 dapat dikembangkan lebih $ sudo cp work/boot/vmlinuz­ baik lagi.; 2.6.2419generic  3. Linux UGOS Beta 1.0 menggunakan kernel cdrom/casper/vmlinuz  versi stabil 2.6.24 dan dukungan terhadap $   sudo   cp  perangkat keras yang lebih baik.; work/boot/initrd.img2.6.24­ 19generic  cdrom/casper/initrd.gz   $  sudo rm cdrom/md5sum.txt  $ cd cdrom  $  sudo  find  .  type  f  print0  |xargs  0   md5sum   |sudo   tee  md5sum.txt  $ cd ..  16. Buat file .iso, hasil dari pembuatan file ini digunakan untuk instalasi distro melalui media CD; $   sudo   mkisofs  o   ugos1.0.1­ desktopi386.iso  b  isolinux/isolinux.bin  c  isolinux/boot.cat  noemul boot   ­bootloadsize   4  boot­ Gambar 5. Boot Screen Linux Ugos infotable  r  V   “ugos  livecd”  cacheinodes J l cdrom/  17. Masukkan file iso ke dalam CD, dengan melakukan burning memakai CD-RW;2.4.2 Pengujian Berdasarkan Kasus UjiPengujian dengan cara memberikan perintah danaturan yang benar dalam pembuatan distro Linuxdapat memproses dan menghasilkan lingkungankerja sistem dengan baik. Pada saat pengujianinstalasi tahap I dilakukan secara langsung terjadimasalah, file initrd.gz tidak terload karena kesalahanpada pembuatan pra instalasi tahap I .3. HASIL DAN DISKUSI Gambar 6. Tampilan Desktop UgosSeperti halnya Ubuntu, Linux Ugos menggunakanUbiquity sebagai installer. Instalasi Linux Ugos 4. Paket yang dimasukkan cukup lengkap,dapat menggunakan beberapa cara, antara lain sehingga tidak mengurangi kebutuhan aplikasimenggunakan media CD-ROM, Harddisk, maupun sehari-hari seperti aplikasi perkantoran danmelalui media jaringan dengan server sebagai multimedia;pusatnya.. Hasil dari pembuatan distro menggunakan 5. Untuk membuat distro UGOS dengan paketmetode remastering sebagai berikut software berisi multimedia lengkap dibutuhkan media penyimpanan DVD, jadi4. KESIMPULAN tidak di mungkinkan untuk penggunaan user yang tidak mempunyai perangkat DVD-ROM.Beberapa kesimpulan yang dapat diambil adalahsebagai berikut : 5. DAFTAR PUSTAKA 1. Pembuatan distro Linux UGOS Beta 1.0 [1] Aritenang, Wendy, ”Kebijakan Pemerintah masih memiliki beberapa kekurangan, tetapi Dalam Pengembangan Perangkat Lunak Open dapat dijadikan acuan apabila dikembangkan Source”, Deputi Menristek Bidang kembali.; Pendayagunaan dan Pemasyarakatan Iptek, 2. Linux merupakan sistem operasi yang Seminar Nasional Indonesia Go Open Source perkembangannya sangat pesat, dengan diselenggarakan oleh Himpunan MahasiswaBandung, 7 November 2009 D-23
  • 151. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Teknik Informatika, STT PLN, Jakarta 6 Jawaban: Oktober 2004. a. Beta adalah sebuah codename dari Distribusi UGOS 1.0[2] Hariyanto, Ir. Bambang, ”Sistem Operasi”, Bandung: CV. Informatika, 1997. b. Terima kasih[3] Indrajit, Richardus Eko, Prastowo, Bambang N., Penanya: Surya Afrianus Rudianto, Dudy, ”Desain dan Implementasi Sistem Operasi Linux”, Jakarta: PT Elex Media Pertanyaan: Komputindo, 2002. a. Apakah ini sudah sesuai dengan state of the art dari pengembangan Distribusi Linux?PERTANYAAN Jawaban:Penanya: Hari Setiabudi Husni a. Sesuai, untuk pengembangan distribusi denganPertanyaan: metode Remastering Linuxa. Kenapa diberi nama Beta? Apakah atrinya inimasih belum stabil?b. Saran, jangan menggunakan istilah Beta dalampenamaan Tabel 1. Pengujian installasi tahap I No Nama Pengujian Tujuan Skenario Hasil Yang diharapkan Hasil didapat Menguji CD instalasi Mengetahui Reboot Boot menu bisa Linux Ugos apakah cd Komputer & ditampilkan konfigurasi BIOS background instalasi dapat tidak tampil 1 dipakai CD-ROM dideteksi terlebih pada boot dahulu menu Menguji masuk Menguji apakah Memilih menu Bisa menggunakan dan kedalam system Live system Live CD Ugos Live CD menjalankan Live CD Error missing 2 CD bisa digunakan pada tampilan file initrd.gz awal boot CD Menguji tahapan Menguji apakah Klik shortcut Dapat melakukan instalasi melalui instalasi melalui install setelah instalasi dalam mode Error missing 3 system Live CD system Live CD masuk kedalam live CD file initrd.gz bisa digunakan system Live CD Menguji tahapan Mengetahui Memilih menu Dapat menggunakan instalasi mode grafis apakah instalasi Install Ugos pada mode grafis saat Error missing 4 mode grafis tampilan awal instalasi file initrd.gz dapat dipakai boot CD saat instalasi Menguji hasil Mengetahui Masuk kedalam Tanpilan sesuai Error missing 5 tampilan layout hasil tampilan system Live CD dengan settingan file initrd.gz desktop layout desktop gconf default Menguji paket Menguji apakah Menjalankan Paket software bisa software yang sudah paket software aplikasi yang digunakan Error missing 6 dimasukkan yang sudah sudah file initrd.gz dimasukkan bisa dimasukkan digunakanD-24 Bandung, 7 November 2009
  • 152. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 DISTRO NUSANTARA (IGN2009): SISTEM OPERASI UNTUK KOMPUTER DESKTOP BERBASIS OPEN SOURCE Ana Heryana Pusat Penelitian Informatika-LIPI Komp. LIPI Gd. 20 Lt. 3 Jl. Sangkuriang, Bandung Email: aheryana@informatika.lipi.go.id ABSTRACTOperating system is the most important software in controlling the hardware of computer and provide a userinterface. Currently has available a variety of operating systems for different types of computers. Based on asurvey conducted in the United States of America acquired approximately 80% of the computer used for thedesktop. Thus, this user group becomes bone of contention between producers makers operating systemsoftware. Computer users have many choices of the operating system, whether commercial or free. DistroNusantara (IGN 2009) is an operating system based on open source is equipped with a variety of software fordesktop computers. Software on IGN 2009 including office applications, graphics-processing applications,Internet applications, multimedia applications, and applications systems equipment. IGN 2009 using theIndonesian language as an default language. Graphic design nuance that made Indonesia the theme of returningto nature.Keywords: operating system, open source, desktop computer ABSTRAKSistem operasi merupakan perangkat lunak paling penting yang menjadi pengendali perangkat keras komputerdan antar muka dengan pengguna. Saat ini telah tersedia berbagai macam sistem operasi untuk berbagai jeniskomputer. Berdasarkan sebuah survey yang dilakukan di Amerika Serikat didapatkan sekitar 80% komputerdigunakan untuk keperluan desktop. Dengan demikian, kelompok pengguna ini menjadi rebutan diantaraprodusen pembuat perangkat lunak sistem operasi. Pengguna komputer memiliki banyak pilihan sistem operasi,baik yang komersial maupun yang gratis. Distro Nusantara (IGN 2009) adalah sistem operasi berbasis opensource yang dilengkapi dengan berbagai perangkat lunak untuk keperluan komputer desktop. Perangkat lunakpada IGN 2009 antara lain aplikasi perkantoran, aplikasi pengolahan grafis, aplikasi internet, aplikasimultimedia, dan aplikasi-aplikasi peralatan sistem. IGN 2009 menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasadefault. Desain grafis yang dibuat bernuansa Indonesia dengan tema kembali ke alam.Kata kunci : sistem operasi, open source, komputer desktop1. PENDAHULUAN belum ada survey resmi di Indonesia. Jumlah pengguna komputer desktop terus bertambah dariSaat ini komputer menjadi bagian dari kehidupan tahun ke tahun karena harganya yang terjangkaumanusia yang tidak terpisahkan (kebutuhan tersier). oleh masyarakat ekonomi menengah ke atas, danUntuk sebagian besar masyarakat perkotaan, mereka didukung dengan meningkatnya ketersediaanmelengkapi peralatan elektronika di rumah minimal infrastruktur koneksi ke internet. Namun disisi lain,dengan seperangkat komputer. Namun demikian peningkatan pemanfaatan teknologi komputer tidakpenggunaan teknologi informasi dan komunikasi ini diikuti oleh kesadaran untuk menggunakanbukan untuk orang perkotaan saja. Pemerintah perangkat lunak legal. Akibatnya posisi Indonesiamencanangkan untuk menyebarkan komputer ke sebagai negara pengguna perangkat lunak bajakanseluruh wilayah Indonesia termasuk pedesaan agar masih pada angka 5 besar di dunia. Oleh karenanyamanfaat TIK bisa dirasakan pula oleh masyarakat diperlukan berbagai hal secara konsisten dariyang ada di desa. pemerintah maupun pihak-pihak yang berkewajiban memberikan kesadaran untuk menggunakanPemanfaatan komputer sendiri, berdasarkan sebuah perangkat lunak legal dan menyediakan perangkatsurvey yang dilakukan di Amerika Serikat tentang lunak alternatif yang bersifat open source denganpenggunaan komputer didapatkan bahwa sekitar kemampuan setara dengan perangkat lunak80% komputer digunakan untuk keperluan desktop. komersial.Angka tersebut kemungkinan besar berlaku jugauntuk penggunaan komputer di Indonesia, meskipun Pusat Penelitian Informatika LIPI sebagai salah satuBandung, 7 November 2009 D-25
  • 153. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510penggagas dari gerakan IGOS, secara konsisten tool) yang disediakan oleh tim pengembang Fedorasetiap tahun mengembangkan perangkat lunak untuk mempermudah para pengembang distroberbasis open source untuk digunakan di Indonesia. Fedora dan turunan Fedora dalam melakukanSalah satunya adalah perangkat lunak sistem operasi kustomisasi distro Fedora menjadi distro lain.[2]dengan nama IGOS Nusantara yang kemudian Revisor menyediakan antarmuka berbasis grafisbertransformasi menjadi Distro Nusantara. yang sangat interaktif dan mudah digunakan. Namun, untuk fasilitas command line tetap tersediaTujuan dari kegiatan penelitian adalah untuk sehingga pengguna dapat melakukan pengaturanmengembangkan distro sistem operasi berbasis open agar Revisor dapat bekerja lebih fleksibel.source bernama Distro Nusantara dengan kode namaIGN 2009. Tema yang diusung pada distro IGN Revisor dapat digunakan untuk membuat file image2009 adalah kembali ke harmoni alam dengan ISO dengan media distribusi DVD, CD dan LiveCD.dinamis. Tema ini tertuang dari desain grafis yang Pada proses pembuatan image, Revisor dapatdipadukan antara warna biru dan hijau. Gambar bekerja dengan dua opsi yaitu paket-paket perangkatbendera merah putih menandakan bahwa distro ini lunak dan konfigurasi ditentukan pada filesebagai karya bangsa Indonesia dan harus digunakan konfigurasi Kickstart atau dipilih sendiri denganoleh seluruh bangsa Indonesia. bantuan tampilan GUI.IGN 2009 dikembangkan sebagai turunan dari distro c. Anaconda dan Kickstartlinux Fedora 11. Fedora adalah salah satu distrolinux tertua dengan dukungan dari komunitas dan Anaconda adalah perangkat lunak yang membuatperusahaan-perusahaan pengembang perangkat proses instalasi sistem operasi menjadi lebihlunak diseluruh dunia. Tim pengembang Fedora fleksibel. Anaconda digunakan oleh Fedora dan Redsecara periodik setiap 6 bulan akan melakukan rilis Hat serta distro turunannya. Anaconda dapatversi terbarunya. Pada Fedora 11, salah satu fitur digunakan untuk menginstal sistem dari media lokalandalannya adalah kecepatan pada proses boot awal (seperti hard disk, CD/DVD, atau USB Flash disk)dengan menggunakan aplikasi Plymouth yang dan dari server FTP, HTTP atau NFS. Kickstartberbasis grafis. Tampilan animasi pada saat boot adalah mekanisme otomatis yang digunakan olehsangat atraktif sehingga mampu memberikan Anaconda untuk mempermudah proses instalasipengalaman yang menyenangkan pada tanpa adanya interaksi dari pengguna.[3]penggunanya. Fitur lengkap dari Fedora 11 dapatdilihat pada situs resminya http://www.fedora.org/. d. RPM RPM Package Manager (awalnya RedHat1.1 Tinjauan Pustaka Package Manager disingkat RPM) adalah sebuaha. Komputer Desktop sistem manajemen paket perangkat lunak. Nama RPM mengacu kepada dua hal yaitu format berkasKomputer desktop adalah sistem komputer personal paket perangkat lunak, dan sebuah alat bantuyang digunakan untuk menjalankan rutinitas perangkat lunak bebas yang melakukan instalasi,aktivitas keseharian[1]. Sistem desktop dilengkapi deinstalasi, verifikasi dan kueri paket perangkatdengan sistem operasi dan berbagai perangkat lunak lunak dalam format ini. Format berkas RPM adalahaplikasi. Perangkat lunak aplikasi yang disematkan format dasar dari Linux Standard Base. RPMantara lain: awalnya dikembangkan oleh Red Hat untuk Red Hat Linux, tetapi sekarang digunakan juga oleh distro- 1. Aplikasi perkantoran: pengolah kata, kertas distro linux yang lain dan sistem operasi lain seperti kerja, presentasi, pengatur jadwal, kalender Novel Netware, IBM AIX.[4] 2. Aplikasi pengolahan grafis: grafis vektor, grafis bitmap 2. PEMBAHASAN 3. Aplikasi internet: web browser, email client, berkirim pesan, konferensi Kegiatan pengembangan IGN 2009 menggunakan 4. Aplikasi multimedia: pemutar lagu (CD pendekatan metodologi SDLC. Tahapan-tahapan Audio, MP3), pemutar film video (VCD, pengembangannya adalah sebagai berikut: DVD), perekam suara, pengolah suara (sound mixer) 1. Analisa kebutuhan 5. Aplikasi permainan 2. Persiapan infrastruktur 6. Aplikasi peralatan sistem 3. Pemilihan paket-paket perangkat lunak 4. Pembuatan konfigurasi kickstartb. Revisor 5. Kustomisasi dan kompilasi ulang 6. Pembuatan file image ISORevisor adalah perangkat lunak perkakas (softwareD-26 Bandung, 7 November 2009
  • 154. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 7. Pengujian Paket-paket perangkat lunak utama yang ditentukan untuk dipaketkan pada distro IGN 2009 adalah :2.1 Analisa Kebutuhan • Kernel 2.6.30.8Kegiatan pengembangan distro IGN 2009 • Window Manager Gnome dan LXDEdilaksanakan untuk menyediakan versi baru, karena • Aplikasi perkantoran : OpenOffice.orgsebelumnya telah dilaksanakan pembuatan distro 3.1.1, GnuCashIGN 2008. Analisa kebutuhan dilakukan untuk • Aplikasi internet : Fire Fox 3.5.3, Pidgin,mengkaji ulang semua hal yang pernah Evolutiondilaksanakan pada proses pembuatan distro IGN • Aplikasi grafis : GIMP, Inkscape, Dia,2008. BlenderBerdasarkan hasil analisa dan diskusi tim • Aplikasi multimedia : XMMS, Gnomepengembang IGN 2009, maka disepakati bahwa IGN Player2009 harus: • Peralatan sistem : Compiz, Gparted, NTFS, Yum Extender, dll • Mencirikan distro karya bangsa Indonesia • Emulator : Wine dan mendukung gerakan IGOS dengan tema kembali ke harmoni alam dengan 2.4 Pembuatan Konfigurasi Kickstart dinamis. • Memenuhi kebutuhan sebagai sistem Kickstart adalah file konfigurasi yang berisikan operasi dan memuat berbagai perangkat informasi perangkat lunak dan pengaturan sistem lunak lunak untuk komputer desktop. yang diperlukan pada saat proses pembuatan image • Mendukung berbagai perangkat keras yang ISO dan mempermudah proses instalasi sistem. saat ini beredar dan digunakan oleh Bagian-bagian utama dari file konfigurasi kickstart pengguna komputer. adalah : • Pemaketan disediakan dalam dua model yaitu DVD Installer dan LiveCD. • Definisi perangkat lunak-perangkat lunak yang akan disertakan pada file image ISO2.2 Persiapan Infrastruktur sistem operasi. • Konfigurasi sistem pada saat prosesProses pengembangan IGN 2009 memerlukan instalasi dan setelah instalasi sistemdukungan infrastruktur agar dapat menghasilkan operasi, yang meliputi : pengaturan bahasasebuah perangkat lunak sistem operasi yang default, metoda instalasi, spesifikasiberkualitas. Infrastruktur yang diperlukan selama peralatan, pengaturan keyboard, danproses pengembangan IGN 2009 yaitu: konfigurasi boot loader. • Server Repositori • Jaringan koneksi internet langsung 2.5 Kustomisasi dan Kompilasi Ulang • Komputer untuk kustomisasi dan kompilasi Paket-paket perangkat lunak yang akan disertakan ulang pada IGN 2009 harus dikustomisasi sesuai dengan • Komputer untuk membuat paket ISO kebutuhan. Kustomisasi dilakukaan antara lain pada • Beberapa unit komputer untuk pengujian tampilan grafis, menambahkan fitur-fitur baru,Infrastruktur yang digunakan terdiri dari sumberdaya penyesuaian bahasa, dan lain-lain.yang telah ada dan pembelian baru. Perangkat lunak yang dikustomisasi antara lain : • Anaconda, Plymouth dan Grub • Kernel2.3 Pemilihan paket-paket perangkat • Window manager Gnomelunak • Tampilan grafisDistro IGN 2009 adalah sebuah distro linux yang • OpenOffice.orgdidalamnya terdiri dari kernel dan berbagai paket • Default Bahasaperangkat lunak. Berdasarkan kesepakatan untuk • Dan lain-lain.menjaga konsistensi terhadap IGN vesi sebelumnya, Setelah dikustomisasi, proses berikutnya adalahmaka dipilih Fedora 11 sebagai distro linux induk. kompilasi ulang setiap paket perangkat lunak.Pada saat proses pengembangan IGN 2009, Fedora Hasilnya berupa file-file binari dengan ekstensi IGN11 adalah versi terbaru yang dirilis oleh tim dan F11.pengembang Fedora.Bandung, 7 November 2009 D-27
  • 155. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-75102.6 Pembuatan file image ISO berupa PC, Laptop maupun Netbook. Berdasarkan hasil pengujian, IGN 2009 dapat mengenali danSistem operasi IGN 2009 akan didistribusikan dalam bekerja dengan baik pada berbagai perangkat kerasmedia penyimpanan CD dan DVD. Proses komputer. Distro IGN 2009 dibuat dalam tiga mediapembuatan file image ISO menggunakan perangkat instalasi yaitu DVD Installer, LiveCD Gnome danlunak Revisor. Revisor digunakan karena sangat LiveCD LXDE.mempermudah dengan tersedianya beberapa pilihanmedia tujuan, seperti DVD dan CD. 5. UCAPAN TERIMA KASIHPada proses pembuatan image ISO, konfigurasi Dalam kesempatan ini kami ingin mengucapkanrevisor harus disesuaikan dengan kebutuhan. terima kasih kepada Kepala Puslit Informatika LIPI,Konfigurasi tersebut diantaranya mengatur : Bapak Drs. Tigor Nauli, dan seluruh anggota tim pengembang Distro Nusantara (IGN 2009) yaitu : • Tipe media instalasi • Server repositori • Bapak Nana Suryana • Nama produk • Bapak R. Budiarianto Suryo Kusumo • Arsitektur processor yang didukung • Bapak Devi Munandar • Versi • Bapak Wawan WardianaPembuatan image ISO ini menghasilkan versi Alpha, • Ibu Ekasari NugraheniBeta, Release Candidate dan Release.2.7 PengujianPengujian dilakukan terhadap semua versi dariimage ISO. Tujuannya untuk mengetahui beberapahal pada image ISO distro IGN 2009 yaitu : • Kesalahan-kesalahan • Fungsionalitas • Unjuk kerja • Kompatibilitas perangkat kerasUntuk menjamin bahwa distro IGN 2009 sudahmencukupi kebutuhan pengguna, maka proses Gambar 1. Pilihan instalasipengguna melibatkan beberapa pihak yaitu : • Tim Pengembang • Tim Penguji • KomunitasDari hasil pengujian didapat informasi untukperbaikan-perbaikan pada versi selanjutnya.3. HASILHasil dari kegiatan penelitian ini adalah berupadistro sistem operasi IGN 2009 untuk komputerdesktop. Gambar 2. Pengaturan partisiGambar 1 sampai Gambar 7 adalah hasilscreenshoot dari distro IGN 2009.4. KESIMPULANGerakan penggunaan open source di Indonesia harusditunjang oleh tersedianya perangkat lunak yangmenggunakan bahasa Indonesia. Distro Nusantara(IGN 2009) adalah salah satu perangkat lunak sistemoperasi berbasis open source yang dikembangkanuntuk pengguna komputer di Indonesia. Sistemoperasi ini dibuat untuk komputer desktop baikD-28 Bandung, 7 November 2009
  • 156. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510 Gambar 7. Compiz Gambar 3. Proses installasi 5. DAFTAR PUSTAKA [1] Daniel Morrill, 2002 “Tuning and Customizing a Linux System”, Apress, Newyork. [2] http://revisor.fedoraunity.org/, “Introduction to Revisor”, diakses pada tanggal 1 Januari 2009 [3] http://fedoraproject.org/wiki/Anaconda/ Kickstart#Chapter_1._Introduction, “Anaconda/Kickstart”, diakses pada tangga l1 Januari 2009 [4] http://id.wikipedia.org/wiki/ Gambar 4. Grub boot loader RPM_Package_Manager, “RPM Package Manager”, diakses pada tanggal 10 Januari 2009 PERTANYAAN Penanya: Surya Afrianus Pertanyaan: a. Kenapa LIPI tidak membuat OS sendiri? Jawaban: a. Ini rencana lanjutannya. LIPI berencana untuk Gambar 5. Login pengguna mengembangkan sistem operasi sendiri. Remastering hanya sebagai langkah awal untuk menguasai konsep pengemangan sistem operasi Penanya: Hari Setiabudi Husni Pertanyaan: a. Apakah installasi harus dilakukan pada suatu partisi kosong (yang sudah diformat) pada harddisk? Jawaban: a. Installasi dapat dilakukan pada partisi yang sudah diformat, namun lebih disarankan untuk Gambar 6. Desktop IGN menggunakan pilihan layout.Bandung, 7 November 2009 D-29
  • 157. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510D-30 Bandung, 7 November 2009
  • 158. LAMPIRAN
  • 159. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-1
  • 160. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-2 Bandung, 7 November 2009
  • 161. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-3
  • 162. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-4 Bandung, 7 November 2009
  • 163. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-5
  • 164. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-6 Bandung, 7 November 2009
  • 165. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-7
  • 166. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-8 Bandung, 7 November 2009
  • 167. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-9
  • 168. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-10 Bandung, 7 November 2009
  • 169. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-11
  • 170. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-12 Bandung, 7 November 2009
  • 171. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-13
  • 172. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-14 Bandung, 7 November 2009
  • 173. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-15
  • 174. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-16 Bandung, 7 November 2009
  • 175. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-17
  • 176. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-18 Bandung, 7 November 2009
  • 177. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-19
  • 178. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-20 Bandung, 7 November 2009
  • 179. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-21
  • 180. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-22 Bandung, 7 November 2009
  • 181. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510Bandung, 7 November 2009 L-23
  • 182. Prosiding Seminar Nasional Open Source IIIOpen Source untuk Semua ISSN 1978-7510L-24 Bandung, 7 November 2009