Manusia,masyarakat,dan hukum

  • 1,726 views
Uploaded on

sub-Bab pengantar ilmu hukum

sub-Bab pengantar ilmu hukum

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
No Downloads

Views

Total Views
1,726
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1

Actions

Shares
Downloads
25
Comments
0
Likes
1

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. MAKALAH PENGANTAR ILMU HUKUM KELOMPOK II ILMU HUKUM SEMESTER I KELAS A Prof. Dr. Abdullah Sulaiman, S.H., M.H. KELOMPOK II: M. RIZKY RAHMANSYAH KHAIDIR MUSA ABDUL RIZAL ASROR M. NASRULLOH
  • 2. MAKNA TENTANG MANUSIA, MASYARAKAT DAN HUKUM A. MANUSIA Menurut kodrat alam manusia dimana mana dan pada jaman apapun juga selalu hidup bersama, hidup berkelompok. Sekurang kurangnya kehidupan bersama itu lebih dari dua orang, suami, istri, ataupun ibu dan bayinya. Dalam sejarah perkembangan manusia tak terdapat seorang pun yang hidup menyendiri, terpisah dari kelompok manusia lainnya kecuali dalam keadaan terpaksa dan itupun hanya sementara waktu Menurut Aristoteles, seorang ahli fikir yunani kuno menyatakan dalam sejarahnya, bahwa manusia itu adalah ZOON POLITICON, artinya bahwa manusia itu sebagai mahluk pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sesama manusia lainnya, jadi mahluk yang suka bermasyarakat. Dan oleh sifatnya yang suka bergaul satu sama lain, maka manusia disebut mahluk sosial. Menurut Prof. Moh. Yamin, S.H. ZOON POLITICON tidak berbeda dari pada Bhinneka Tunggal Ika bahwa yang bermakna bersatu walau berbeda, jadi kesatuan manusia bersama (Manusia suatu mahluk sosial /man is a social being) tetapi dalam kesatuan itu manusia, individu di akui kepribadiannya, yang dinyatakan Man is a political being/manusia itu mahluk berorganisasi, dan Bhinneka Tunggal Ika itu dalam lambang negara kita yaitu yang menggambarkan sifat dalam suatu keadaan. B. MASYARAKAT Masyarakat adalah merupakan kumpulan dari manusia yang hidup bersama yang terorganisasi dengan mengadakan pola sikap tindak atau tingkah laku yang dia taati oleh para anggotanya. Masyarakat itu terbentuk apabila ada dua orang atau lebih hidup bersama,sehingga dalam pergaulan hidup itu timbul berbagai hubungan atau ikatan yang mengakibatkan bahwa yang seorang dan yang lainnya saling kenal mengenal dan saling pengaruh dan mempengaruhi. Pengertian hidup bersama menurut islam banyak diambil dari ayat Al-qur’an contohnya: Surat Al-Hujurat ayat 13 berbunyi “hai manusia,Sesungguhnya kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku,supaya kamu saling mengenal.” Surat Al-Maidah ayat 2 berbunyi “Dan tolong-menolonglah kamu dalam mengerjakan kebajikan dan taqwa,dan janganlah kamu tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran”
  • 3. Dari kedua ayat diatas jelaslah bahwa menurut pandangan islam manusia itu adalah makhluk yang harus hidup bersama dengan sesamanya . Faktor pendorong kehidupan masyarakat : Dorongan biologis Ikatan pertalian darah Kesamaan nasib Kesamaan agama Kesamaan kebudayaan Kesamaan kepentingan Kesamaan ideologi Kesamaan tujuan Tata hidup bermasyarakat Tiap manusia mempunyai sifat,watak,dan kehendak sendiri-sendiri.Namun didalam masyarakat manusia mengadakan hubungan satu sama lain mengadakan kerjasama,tolongmenolong,bentuk-membentuk untuk memperoleh keperluan hidup masyarakat.Tiap manusia mempunyai keperluan sendiri-sendiri. Sering kali keperluan itu searah serta sejalan satu sama lain. Sehingga dalam kerjasama tujuan manusia untuk memenuhi keperluan itu akan lebih mudah dan lekas tercapai. Peraturan hidup itu memberi petunjuk kepada manusia bagaimana dia harus bertingkah laku dan bertindak dalam masyarakat. Peraturan-peraturan hidup seperti itu disebut peraturan hidup kemasyarakatan. Peraturan hidup kemasyarakatan yang bersifat mengatur dan memaksa untuk menjamin tata hidup dalam masyarakat,dinamakan peraturan hukum atau kaidah hukum. C. HUKUM menurut para ahli hukum,hukum adalah : Prof. Mr. Dr. L.J. Van Apeldoorn dalam bukunya “inleiding tot de studie van het nederlandsce recht” mengemukakan bahwa tidak mungkin memberikan definisi tentang hukum yang sungguh-sungguh dapat memadai kenyataan Prof. Dr. Hazairin, S.H. mengemukakan bahwa ahli-ahli hukum sedunia sampai sekarang belum memperoleh kata sepakat tentang batas-arti (definisi) hukum. Karena saya tidak memakai definisi, maka saya Cuma menunjuk kepada
  • 4. perinciaan isinya menurut analisa.Isinya hanya tiga perkara: pertama kewenanga, kewajiban beserta hak imbalannya, dan ketiga larangan. Prof. Dr. Abdullah Sulaiman, S.H., M.H. mengemukakan bahwa hukum adalah pengaturan yang lahir atas baik kebijakan kenegaraan dan kebijakan penguasa (pemerintah) untuk kepentingan negara dan rakyat yang menguatkan. Hukum dan Manusia Suatu unsur pokok dalam hukum adalah bahwa hukum itu selalu berkaitan dengan manusia. Kalo kita berbicara mengenai hukum dlam arti bahasa inggris “Law”,dalam bahasa belanda “Recht”,dalam bahasa perancis “droit”,atau dalam bahasa jerman “recht”,atau dalam bahasa italia “dritto”,maka akan terbayanglah dalam pikiran kita mengenai kelahiran seorang anak,perkawinan,kematian,jual-beli,tukar-menukar,dan tidak dapat berbicara tentang hukum dengan tidak menyangkut kepada manusia maksudnya manusia disini adalah pergaulan hidupnya jadi,hukum itu ada yang sudah dikodifikasi dan ada sebagian yang belum dengan kata lain hukum ada yang sudah tertulis ada yang belum ditulis Unsur-unsur Hukum Peraturan dalam tingkah laku dan pergaulan masyarakat Diadakan oleh badan resmi yang berwajib Bersifat memaksa Adanya sangsi tegas bagi yang melanggar Ciri-ciri hukum Adanya perintah atau larangan Perintah dan larangan itu harus ditaati setiap manusia Tujuan hukum Menurut prof. Van Apeldoorn dalam bukunya “inleiding tot de studie van het nederlandsce recht” mengatakan, bahwa tujuan hukum adalah mengatur pergaulan hidup manusia secara damai. Pada intinya tujuan hukum itu adalah : Mengatur dan memaksa untuk menciptakan kedamaian,ketentraman,diantara manusia dan masyarakat. Kesimpulannya bahwa manusia itu mahluk sosial yang membutuhkan manusia lain dalam kehidupannya, dan dalam kehidupan sosial manusia yang baik terbentuk karena terorganisir dalam suatu kehidupan masyarakat, lalu masyarakat akan teroganisir dengan baik jika di dalamnya terdapat hukum yang mengatur dalam setiap tindak dan tingkah laku manusia di dalam masyarakat. Karena hukum tidak akan berjalan tanpa adanya manusia.