Pengertian Kurikulum

2,036 views

Published on

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
2,036
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
56
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Pengertian Kurikulum

  1. 1. Pengertian Kurikulum <ul><li>Pandangan umum: </li></ul><ul><ul><li>Berkaitan dengan bahan dan buku ajar </li></ul></ul><ul><ul><li>Perubahan kurikulum berarti perubahan buku ajar </li></ul></ul><ul><li>Bukan hanya itu, tetapi juga: </li></ul><ul><ul><li>Tujuan pendidikan </li></ul></ul><ul><ul><li>Materi pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Strategi pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>Media </li></ul></ul><ul><ul><li>Evaluasi </li></ul></ul>
  2. 2. Lanjutan <ul><li>Awalnya digunakan dalam bidang </li></ul><ul><ul><li>olah raga </li></ul></ul><ul><ul><li>di Yunani Kuno </li></ul></ul><ul><ul><li>dari kata curir dan curere ‘jarak (yang harus ditempuh oleh para pelari)’ </li></ul></ul><ul><li>Digunakan dalam dunia pendidikan dengan konsep sebagai: </li></ul><ul><ul><li>mata pelajaran, </li></ul></ul><ul><ul><li>perencanaan program pembelajaran </li></ul></ul><ul><ul><li>pengalaman belajar, dan </li></ul></ul>
  3. 3. 1. Kurikulum Sebagai Mata Pelajaran <ul><li>Erat kaitannya dengan upaya beroleh ijazah </li></ul><ul><li>Ijazah menggambarkan kemampuan: tercermin dalam nilai setiap mata pelajaran </li></ul><ul><li>Beroleh ijazah = menguasai pelajaran sesuai dengan kurikulum </li></ul><ul><li>Berorientasi pada isi atau materi pelajaran ( content oriented ) </li></ul>
  4. 4. Lanjutan <ul><li>Penguasaan isi pelajaran merupakan sasaran akhir proses pendidikan </li></ul><ul><li>Yang dikuasai dalam mata pelajaran adalah ilmu pengetahuan sesuai dengan nama mata pelajaran </li></ul><ul><li>Misalnya: mata pelajaran bahasa berisi ilmu pengetahuan dan keterampilan tentang bahasa </li></ul><ul><li>Pandangan ini bersifat tradisional </li></ul>
  5. 5. Lanjutan <ul><li>Ketentuan proses pelaksanaannya: </li></ul><ul><li>Perencanaan menggunakan judgement ahli bidang studi dengan mempertimbangkan faktor sosial dan pendidikan </li></ul><ul><li>Penentuan dan penyeleksian perlu mempertimbangkan tingkat kesulitan, minat siswa, urutan mata pelajaran, dan sebagainya. </li></ul><ul><li>Perencanaan dan implementasi ditekankan pada penggunaan metode dan strategi pembelajaran yang relevan. </li></ul>
  6. 6. 2 . Kurikulum Sebagai Rencana/Program Belajar <ul><li>Taba (1962): “curriculum is a plan for learning: therefore, what is known about learning prosess and development of ondividual has bearing on the shaping of a curriculum” (kurikulum merupakan sebuah rencana pembelajaran; karena itu, pengetahuan tentang proses pembelajaran dan pengembangan siswa apa saja yang harus dimuat berdasarkan bentuk sebuah kurikulum) </li></ul>
  7. 7. Lanjutan <ul><li>Tanner dan Tanner (1975): “... the planned and guided experiences and intended learning outcmes, formulated throught the sytematic reconstruction of knowledge and experience under auspices of the school, for the learner’s continuous and willful growht in personalsocial competence” (... berisi pengalaman yang direncanakan dan diarahkan serta hasil belajar yang diharapkan, dirumuskan melalui susunan ulang yang sistematis tentang pengalaman dan pengetahuan di bawah bantuan sekolah untuk kelanjutan dan pertumbuhan kompetensi personal-sosial siswa) </li></ul>
  8. 8. Lanjutan <ul><li>Konsep ini diikuti para ahli dewasa ini. </li></ul><ul><li>Kurikulum pada dasarnya adalah suatu perencanaan atau program pengalaman siswa yang diarahkan sekolah. </li></ul><ul><li>Isinya bukan hanya program kegiatan, tetapi juga tujuan dan evaluasi serta alat dan media pembelajaran. </li></ul><ul><li>Sejalan dengan undang-undang pendidikan kita (UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas). </li></ul>
  9. 9. 3 . Kurikulum Sebagai Pengalaman Belajar Siswa <ul><li>Tuntutan perkembangan iptek mengakibatkan pergeseran makna kurikulum </li></ul><ul><li>Kurikulum dianggap sebagai pengalaman belajar siswa </li></ul><ul><li>Kurikulum = seluruh kegiatan siswa di bawah tanggung jawab sekolah (guru) </li></ul><ul><ul><li>kegiatan di dalam </li></ul></ul><ul><ul><li>kegiatan di luar sekolah: bukan sekadar kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler; melakukan wawancara, mengerjakan PR, observasi </li></ul></ul>
  10. 10. Lanjutan <ul><li>Menurut: </li></ul><ul><li>Caswell dan Campbell (1935): </li></ul><ul><li>Kurikulum adalah “all of the experiences children have under the guidance teacher” (semua pengalaman siswa di bawah bimbingan guru) </li></ul><ul><li>Lee dan Lee (1940): </li></ul><ul><li>“ ... those expeiences of the child which the school in any way utilizes or attempts to influence” (segala pengalaman siswa yang dilakukan dan diupayakan sekolah dengan berbagai cara untuk mempengaruhinya) </li></ul>
  11. 11. Lanjutan <ul><li>Giles, McChutchen, dan Zechiel: </li></ul><ul><li>“ ... the total experience with which the school deals in educating young people” (semua pengalaman yang diberikan sekolah dalam mendidik para siswa) </li></ul>
  12. 12. Lanjutan <ul><li>Kurikulum bukan sekadar mata pelajaran, tetapi menyangkut seluruh upaya sekolah untuk mempengaruhi siswa belajar di dalam maupun di luar sekolah. </li></ul><ul><li>Pergeseran itu juga dipengaruhi oleh penemuan dan pandangan baru psikologi belajar. </li></ul><ul><ul><li>Belajar bukan hanya mengumpulkan sejumlah pengetahuan, tetapi juga proses perubahan perilaku. </li></ul></ul><ul><ul><li>Hasil belajar adalah perubahan perilaku. Siswa dikatakan belajar kalau terdapat perubahan perilaku. </li></ul></ul><ul><ul><li>Perubahan perilaku terjadi kalau siswa memiliki pengalaman belajar. </li></ul></ul><ul><ul><li>Pengalaman belajar itu penting. </li></ul></ul>
  13. 13. Lanjutan <ul><li>Kurikulum sekolah bukan hanya dokumen program tertulis, tetapi berbagai upaya yang dilakukan dalam proses pembelajaran di dalam maupun di luar sekolah. </li></ul><ul><li>Evaluasi kurikulum tidak hanya diukur dari penguasaan kemampuan siswa, tetapi juga proses dan kegiatan siswa sebagai pengalaman belajar. </li></ul>
  14. 14. Lanjutan <ul><li>Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai isi dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. </li></ul>
  15. 15. Lanjutan <ul><li>Aspeknya: </li></ul><ul><li>rencana ( a plan ): sebagai pedoman dalam pelaksaan proses belajar mengajar, </li></ul><ul><li>pengaturan isi dan cara pelaksanaan: sebagai upaya pencapaian tujuan pendidikan. </li></ul>

×