Nutrisi dm

3,561 views

Published on

0 Comments
9 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
3,561
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
3
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
9
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Nutrisi dm

  1. 1. NUTRISI PADA PASIENDIABETES MELLITUSdr. H. Dede Ridwan Nugraha
  2. 2. NUTRISI PADA DIABETES MELLITUSPendahuluan Diabetes Melitus (DM) adalah suatu penyakit menahunyang ditandai dengan kadar glukosa darah yang melebihinilai normal. Apabila dibiarkan tidak terkendali, penyakitini akan menimbulkan berbagai penyulit yang dapatberakibat fatal seperti penyakit jantung, ginjal, kebutaan,dan nekrosis jaringan sehingga harus diamputasi. Department of Medicine and Therapeutics, The ChineseUniversity of Hong Kong, Prince of Wales Hospital,Shatin, Hong Kong pada tahun 2000 menyebutkanbahwa untuk daerah Asia Pasifik terdapat lebih dari 30juta orang menderita DM. Bahkan World HealthOrganization (WHO) memprediksi bahwa jumlahpenderita DM akan meningkat secara dramatis padatahun 2025
  3. 3.  Untuk Indonesia, dari berbagai penelitian epidemiologismenunjukkan bahwa angka prevalensi DM mencapai4,6% dari 125 juta jiwa penduduk Indonesia yang berusia> 20 tahun pada tahun 2000. Jumlah penderitadiperkirakan akan terus meningkat mengingat jumlahpenduduk Indonesia yang terus bertambah, sehinggadiperkirakan pada tahun 2020 nanti jumlah penderita DMakan mencapai 8,2juta jiwa.
  4. 4. DEFINISI DIABETES MELLITUS lstilah Diabetes Melitus menggambarkan suatu kelainanmetabolik dengan berbagai etiologi yang ditandai denganhiperglikemia kronis dengan gangguan metabolismekarbohidrat, lemak, dan protein yang disebabkan olehgangguan sekresi insulin, fungsi insulin, ataupun kedua-duanya. Penyebab diabetes biasanya primer tetapi bisa jugasekunder yang disebabkan oleh penyakit lain sepertigangguan pada pankreas (pankreatektomi total,pankreatitis kronis, haemokromatosis), gangguanendokrin (akromegali, Cushings syndrome) dan juga druginduced (diuretik thiazid dan kortikosteroid)
  5. 5.  Keluhan khas DM1. Poliuria2. Polidipsia3. Polifagia4. BB menurun dengan cepat Keluhan tidak khas DM1. Kesemutan2. Gatal di daerah genital3. Keputihan4. Infeksi sulit sembuh5. Bisul yang hilang timbul6. Penglihatan kabur7. Cepat lelah8. Mudah mengantuk
  6. 6. Faktor Resiko Diabetes Mellitus1. Usia> 45tahun2. Kegemukan (BB > 110% BB idaman atau IMT > 23kg/m2) BB Idaman (BBI) = (TB - 100) - 10% IMT = BB (kg) / TB2 (m2) Hipertensi (TD> 140/90 mmHg)3. Riwayat DM dalam garis keturunan4. Riwayat abortus berulang, me!ahirkan bayi cacat,atau BB lahir bayi > 4000g5. Riwayat DM pada kehamilan (DM gestational)6. Riwayat Toleransi Glukosa Terganggu (TGT) atauGlukosa Darah Puasa Terganggu (GDPT)7. Penderita Penyakit Jantung Koroner, TBC,hipertiroidisme8. Kolesterol HDL < 35 mg/dl dan atau trigliserida >
  7. 7. KLASIFIKASI DAN PATOFISIOLOGI DIABETES MELITUS1. DM tipe 1:* Defisiensi insulin absolute* Defisiensi insulin relative akibat destruksi sel beta:* autoimun* idiopatik2. DM tipe 2:*Defek sekresi insulin lebih dominan daripada resistensiinsulin* Resistensi insulin lebih dominan daripada defek sekresiinsu!in
  8. 8. 3. DM tipe lain* Defek genetik fungsi sel beta : Maturity onset diabetes of the young MODY 1: Kromosom 20, HNF 4 alfa MODY 2: Krcmosom 7, glukokinase MODY 3: Kromosom 12, HNF l alfa MODY 4: Kromosom 13, IPF 1 Mutasi mitokondria: DNA 3243 dan lain-lain* Penyakit eksokrin pankreas: - pankreatitis Pankreatektomi* Endokrinopati: - akromegali Cushing Hipertiroidisme* Akibat obat dan kimia: Glukokortikoid, hormon tiroid
  9. 9.  Infeksi Cytomegalovirus (CMV) Rubella Imunologi (jarang) Antibodi anti insulin Sindrom genetik lain yang herhubungan dengan DM,contoh: Sindroma Down Klinefelter, Turner DM Gestational
  10. 10. DIAGNOSIS Riwayat Penyakit- Overweight dianjurkan untuk melakukan pemeriksaansesegera mungkin: Salah satu orang tua ataukakak/adikmenderita diabetes tipe II- Adanya riwayat diabetes gestasional, atau pernahmemilikibayi dengan berat badan lahir > 4,5 kg- Tekanan darah ≥ 140/90 mmHg- Kadar kolesterol HDL ≤ 35 mg/dl dan/atau kadartrigliserida ≥250 mg/dl- Memiliki pola hidup santai dan tidak banyak bergerak(seperti berolahraga kurang dari 3 kali dalam satu
  11. 11.  Riwayat diet kebiasaan makan pasien Seseorang yang mengalami diabetes tipe 2 memilikikebiasaan mengkonsumsi minuman beralkohol(khususnya bir), makan makanan yang tinggi lemak ataukaya gula sederhana, merokok, makan dalam porsi besarlebih dari 3 kali sehari sehingga menimbulkanpertambahan berat badan melebihi normal Untuk menganamnesa riwayat ini biasanya digunakankuesioner yang berisikan pertanyaan mengenai makanandan minuman yang sering dikonsumsi.
  12. 12.  ANTROPOMETRI Pengukuran komponen-komponen tubuh seperti tinggibadan (TB) dan berat badan (BB) dibandingkan denganusia Berat badan yang berlebih (overweight/obesitas)merupakan faktor resiko utama bagi diabetes tipe 2.Untuk mengetahui keadaan overweight atau tidak, harusditentukan dahulu body mass index (BMI = BB/TB2)pasien. Untuk orang Asia, BMI = 23-25  overweightBMI > 25  obesitas Menurut WHO, BMI = 25-30  overweightBMI > 30  obesitas
  13. 13.  PEMERIKSAAN FISIK Pemeriksaan fisik ini lebih ditujukan untuk pemeriksaankelainan akibat diabetes tipe 2 seperti pemeriksaansaraf dan vaskular ekstremitas untuk mengetahuigangguan seperti rasa baal atau perih pada kaki,pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan mata untukmengetahui adanya retinopati, pemeriksaan luka akibatinfeksi untuk mengetahui keterlambatan penyembuhanluka, dan sebagainya. PEMERIKSAAN LABORATORIUM Pada pemeriksaan laboratorium pasien diabetes tipe 2ditemukan juga kelainan-kelainan seperti: Kadar trigliserida : ≥ 150 mg/dl Kadar kolesterol HDLPria : < 40 mg/dlWanita : < 50 mg/dl Kadar glukosa puasa : ≥ 110 mg/dl
  14. 14.  PEMERIKSAAN PENUNJANG Pemeriksan tambahan lain yang perlu dilakukan olehpasien diabetes yaitu pemeriksaan hemoglobin A1C.Pemeriksaan ini akan menunjukkan rata-rata kadar guladarah selama tiga bulan terakhir. Hemoglobin A1C 6.5%menunjukkan kontrol gula yang baik sedangkanhemoglobin A1C 9% menunjukkan perlunya perbaikankontrol gula darah. Diagnosis DM harus didasarkan atas pemeriksaan kadarglukosa darah dan tidak dapat ditegakkan hanyaberdasarkan glukosuria saja. Untuk diagnosis DM,pemeriksaan yang dianjurkan adalah pemeriksaanglukosa dengan cara enzimatik dengan bahan plasmadari darah vena.
  15. 15. Pemeriksaan Penyaring Pemeriksaan penyaring berguna untuk menyaring pasienDM, TGT, dan GDPT, sehingga dapat ditentukan langkahyang tepat bagi mereka. Pasien dengan TGT atau GDPTmerupakan tahapan sementara menuju DM. Setelah 5 -10 tahun kemudian 1/3 kelompok TGT akan berkembangmenjadi DM, 1/3 tetap TGT, sedangkan 1/3 lainnyakembali normal
  16. 16. Penatalaksanaan Penatalaksanaan Diabetes Mellitus mencakup(1) edukasi(2) Medical Nutrition Therapy(3) pengaturan aktifitas fisik, serta(4) lntervensi Farmakologik.
  17. 17. 1. Edukasi Meliputi pemahaman tentang: Penyakit DM Makna dan perlunya pengandalian dan pemantauan DM Penyulit DM lntervensi Farmakologis dan non-farmakologis Hipoglikemia Masalah khusus yang dihadapi Cara mengembangkan sistem pendukung danmengajarkan keterampilan Cara menggunakan fasilitas perawatan kesehatan
  18. 18. 2. Medical Nutrition Therapy Terapi nutrisi merupakan komponen integral dalampengelolaan diabetes dan dalam pendidikanpengelolaan pribadi pasien diabetes. Telah begitu banyakterjadi kesalahan dalam pemahaman nutrisi dandiabetes. Di samping itu, dalam kenyataan klinis,rekomendasi nutrisi membantu sedikit banyak dalamperawatan diabetes dan masih juga diberikan padapasien diabetes. Pernyataan ini memberikan bukti-buktipentingnya prinsip dan rekomendasi terapi nutrisi medispada pasien diabetes.
  19. 19.  Tujuan terapi gizi medis pada pasien diabetes: Mencapai dan memelihara hasil metabolik secara optimal,seperti : Kadar glukosa darah pada batas normal atau mendekatinormal untuk mencegah atau mengurangi resiko komplikasidiabetes Gambaran lemak dan lipoprotein yang mengurangi resikopenyakit makrovaskular. Tekanan darah yang dapatmengurangi resiko penyakit vaskular. Mencegah dan mengobati komplikasi kronis diabetes.Memodifikasi asupan nutrien dan pola hidup yang baik untukmencegah dan mengobati obesitas, dislipidemia, penyakitkardiovaskular, hipertensi dan nefropati. Memperbaiki kesehatan melalui pemilihan makanan danaktivitas fisik yang menyehatkan. Kebutuhan gizi setiap individu berbeda berdasarkan pilihanpersonal dan kebudayaan serta pola hidup yang menghargai
  20. 20.  Karbohidrat Karbohidrat mencakup 50-60% dari total energi.Karbohidrat sederhana harus kurang dari 1/3 dari seluruhkarbohidrat. Karbohidrat kompleks yang banyakmengandung serat lebih baik untuk dikonsumsi sebabmemiliki indeks glikemik yang lebih rendah, lebihmengenyangkan dan dapat menurunkan kolesterol. Karbohidrat sederhana dapat meningkatkan glukosadarah lebih tinggi dibandingkan degan karbohidratkonpleks dengan jumlah yang sama. Walaupun tergolongglukosa sederhana, fruktosa tidak menyebabkanpeningkatan glukosa darah yang tinggi, karena fruktosatidak dimetabolisme dengan menggunakan insulin. Salah satu peraturan dalam diet diabetes yaitumenghindari segala jenis gula dan makanan yangmengandung gula seperti kue, permen, dan minumanringan.
  21. 21.  Jenis sayur-sayuran sangat baik untuk pasien diabetes.Sebagai contoh, seorang pasien diabetes mampu makansepiring besar bayam yang berisi karbohidrat samabanyaknya dengan satu sendok makan gula, tanpanantinya mengalami penyakit lain sebagai efeknya. Bayam, asparagus, brokoli, kol, kacang panjang, buncisdan seledri merupakan contoh sayuran yang tergolongdalam sayuran ” Food Exchange Group A” yang olehAmerican Diabetes Association (ADA) sangat dianjurkanuntuk diet diabetes. Karbohidrat yang dianjurkan yaitu sebesar 40-50% daritotal kalori dengan jenis karbohidrat kompleks lebihdominan dibandingkan dengan karbohidrat sederhanayang telah diolah
  22. 22.  Perbandingan antara respon glikemik yang disebabkanoleh suatu makanan dibandingkan dengan responglikemik glukosa disebut indeks glikemik.1. Indeks glikemik dipengaruhi oleh berbagai faktordiantaranya:2. kecepatan pemasukan makanan3. bentuk makanan4. komponen makanan5. proses pengolahan dan pemasakan6. efek fisiologis (hidrolisis gastric, kecepatanpengosongan lambung, respon intestinal, absorpsi danhidrolisis intestinal, respon pankreasm efek kolon)
  23. 23.  Berbagai jenis indeks glikemi makanan dapat dilihat padatable berikut:Kelas I (tinggi: GI>90) Kelas II (sedang; GI=70-90)Kelas III (rendah: GI<70)Sebagian besar rotiCrackersSebagian besar serealSebagian besar kentangMilletKripik jagungOatmealKue dan biscuitBerasGandumJangung manisKentang manisPumpermickle breadSebagian besar pastaBeras parboiledLegume keringKacangBarleyBulgur
  24. 24.  Protein Asupan protein perlu dibatasi yaitu <0,8 g/kgBB untukmenghindari diabetik nefropati, akan tetapi pada anakpenderita IDDM protein sangat diperlukan untukpertumbuhan sehingga asupan protein 0,9 g/kgBB masihdiperbolehkan Protein sebaiknya berasal dari hewani dan nabati, tetapiprotein dari sumber sayuran seperti sereal porsinyaharus lebih banyak dibanding protein hewani.
  25. 25.  Lemak Sepertiga pasien diabetes mengalami hiperlipidemia danmemerlukan pengelolaan makanan lebih lanjut Terapi nutrisi yang paling masuk akal yaitu denganmembatasi jumlah lemak pada makanan mereka danlebih banyak mengkonsumsi asam lemak tak jenuhganda rantai panjang daripada asam lemak jenuh Ikan dan jenis unggas lebih direkomendasikan daripadakonsumsi daging merah. Jenis makanan yang digorengdan berlemak sangat tidak dianjurkan Asupan lemak sebaiknya tidak lebih dari 30% total energidengan lemak jenuh (SAFA) tidak boleh lebih dari 10%,karena dapat menyebabkan atherosklerosis. PUFA jugatidak lebih dari 10% karena mudah teroksidasi dan padaakhirnya akan berefek atherogenik pula. Lemak yangbaik dikonsumsi adalah MUFA seperi canola oil danminyak zaitun. Asupan kolesterol tidak lebih dari 300mg/hari dan jumlah yang dianjurkan adalah kurang dari200 mg/hari.
  26. 26. Serat Serat merupakan komponen utama dalam diet DM. Seratmemiliki nilai terapeutik dan menurunkan prevalensi DM.Serat sebaiknya dikonsumsi 20-35 g/hari. Beberapakeuntungan serat diantaranya: memperlambat pencernaan dan absorpsi menurunkan glukosa plasma postprandial meningkatkan sensitifitas insulin perifer meningkatkan jumlah insulin reseptor merangsang pemakaian glukosa menghambat pengeluaran glukosa hepar menghambat pelepasan hormon kontraregulasi (mis.Glukagon) menurunkan kolesterol serum menurunkan trigliserida serum puasa dan psotprandial menghambat sintesis kolesterol hepar meningkatkan rasa kenyang
  27. 27. Pemanis Pemanis, yang terutama berupa sukrosa dibatasipenggunaannya <25 g/hari dan sebaiknya terkandungdalam makanan, misalnya buah-buahan. Terdapat dua jenis pemanis: nutritive (mengandung kalori) dan nonnutritive (tidakmengandung kalori) Pemanis nutritive diantaranya fruktosa (terdapat dalambuah-buahan) dan gula alcohol yaitu polyol (sorbitol,manitol, xylitol). Fruktosa merupakan gula yang lebihmanis disbanding gula lain dan tidak memerlukan insulindalam metabolismenya sehingga kurang menyebabkanhiperglikemia Fruktosa memberikan efek glikemik hanya 20-33% dariefek glikemik yang ditimbulkan oleh glukosa. Begitu jugadengan polyol, memberi efek glikemik yang rendah.
  28. 28.  Pemanis nonnutritive sering digunakan sebagaipengganti gula bagi pendritan IDDM dan dijual dipasaran dengan berbagai merk, diantaranya adalah: Sakarin (Sweet and Low, Sugar Twin)Vitamin dan Mineral Secara umum, diet seimbang kaya akan vitamin danmineral adalah salah satu faktor yang paling pentingdalam mengontrol diabetes dan mencegah komplikasidiabetes Salah satu alasan yang ditekankan pada perlunya nutrienini dalam jumlah yang cukup yaitu karena pada pasiendiabetes nutrien ini akan sangat banyak dibuang padaurin Normalnya tubuh mampu mereabsorpsi glukosa dannutrien yang larut dalam air. Akan tetapi pada saat kadarglukosa naik lebih dari 160-170 mg/dL bahkan seringjuga terjadi pada pasien dengan diabetes terkontrol baik,
  29. 29.  Proses ini menghambat kemampuan ginjal untukmereabsorbsi glukosa dan nutrien yang larut air, dandengan demikian terjadi peningkatan urinasi dankehilangan nutrien penting seperti vitamin B1, B6 danB12 serta mineral magnesium, zink, dan kromium melaluiurin Sebagai akibatnya, derajat diabetes dan komplikasinyaadalah sesuai dengan besarnya pembuangan nutrisiakibat peningkatan gula darah ini Pada diabetes tipe 2 secara umum ditemukan zink danmagnesium darah yang rendah dan sering juga kadarvitamin B6 dan vitamin C yang rendah.
  30. 30.  Tubuh memerlukan seluruh nutrien yang larut dalam airini untuk mempertahankan integritas sistem organ dalamtubuh. Salah satu nutrien yang paling penting adalahmagnesium Pasien diabetes yang memiliki kadar magnesium yangsangat rendah secara signifikan berhubungan denganterjadinya retinopati dibandingkan dengan faktor lainnya. Suplementasi vitamin E yang dianjurkan yaitu sebesar400-1200 IU per hari dan suplementasi vitamin Csebesar 1000-4000 mg per hari dapat membantupencegahan penyakit mikrovaskular pada ekstremitas. Unsur mineral lainnya yang mampu mengatasi diabetesyaitu vanadium, yang akan menurunkan glukosa darahdengan cara meniru kerja insulin dan memperbaikisensitifitas sel terhadap insulin.
  31. 31.  Ada juga jenis diet lain, seperti diet HCF (high-carbohydrate high plant-fiber) yang merupakan dietpilihan bagi pengelolaan diabetes Jenis diet ini kaya akan gandum-ganduman, kacang-kacangan, dan umbi-umbian serta mengandungkarbohidrat sederhana dan lemak yang sedikit. Asupankalori terdiri dari 70-75% karbohidrat kompleks, 15-20%protein dan 5-10% lemak, dengan total serat yangterkandung hampir 100 gram/hari Efek metabolik yang positif dari diet ini sangat banyak,yaitu : mengurangi hiperglikemia setelah makan danmenunda terjadinya hipoglikemia; meningkatkansensitifitas jaringan terhadap insulin; mengurangi kadartrigliserida dan kolesterol dengan peningkatan kadarkolesterol HDL; dan mengurangi berat badan secaraprogresif.
  32. 32. Nutrisi ADA HCFKarbohidrat 50 % 50-60%Protein (%) 10-20% 10-15% (0,8 g/kgBB)Lemak total (%)SAFA (%)MUFA (%)PUFA (%)Kolesterol total≤ 30%<10%10-20%<10%<300mg/hari≤30%<10%10-15%<10%<200mg/hariSerat 20-35 35 g/hariNa <2400 mg <1000 mg/ 1000 kalAlkohol ≤ 2 gelas sehari Pria ≤ 2 gelasWanita ≤ 1 gelasVit Tdk direkomendasikan Suplemen antioksidan daily
  33. 33. TERIMA KASIH

×