Your SlideShare is downloading. ×
Investasi
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Saving this for later?

Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime - even offline.

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Investasi

566
views

Published on

materi pengantar bisnis Rizki Amelia Afriana, SE, MM

materi pengantar bisnis Rizki Amelia Afriana, SE, MM

Published in: Education

1 Comment
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
566
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
26
Comments
1
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. INVESTASI Ilmu ekonomi membahas atau berkisar tentang cara manusia dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan menciptakan kemakmuran. Sedangkan inti dari masalah ekonomi itu sendiri adalah tentang kebutuhan manusia yang dari waktu ke waktu semakin kompleks dan bertambah sedangkan alat pemuas kebutuhan yang ada itu terbatas jumlahnya. Dalam ilmu ekonomi, diajarkan cara memilih antara yang benar-benar merupakan kebutuhan dan mana yang hanya berupa keinginan. Ada perbedaan besar antara kebutuhan atau biasa kita sebut sebagai needs dan keinginan atau biasa kita sebut sebagai wants. Jadi kalau berbicara tentang kebutuhan, berarti kita bicara tentang suatu hal atau beberapa hal yang memang benar-benar kita perlu untuk dipenuhi dalam rangka melanjutkan hidup kita. Tetapi apabila berbicara tentang keinginan maka itu hanya sekedar desire kita atau nafsu kita atas sesuatu yang sebenarnya tanpa dipenuhi pun kita akan tetap bisa bertahan hidup.
  • 2. Maka kita sebagai makhluk ekonomi yang berkutat dalam bidang ekonomi harus bisa membedakan ke 2 macam hal tadi. Kemudian apabila dikaitkan dengan perusahaan yang tentu saja tidak bisa memuaskan semua kebutuhan kita, maka dalam hal ini tiap-tiap perusahaan sudah mempunyai spesialisasinya masing-masing. Jadi sangat tidak mungkin apabila 1 perusahaan bisa memenuhi semua yang kita butuhkan. Misalnya kalau PT. Indofood yang walaupun banyak memiliki cabang usaha diantaranya industri makanan ringan, kecap, dan masih banyak yang lainnya, Begitu juga dengan PT. Unilever yang berkutat dengan bidang sabun-sabunan dan shampoo, teh, pasta gigi dan masih banyak lainnya , tapi tetap saja tidak semua kebutuhan manusia bisa tercover oleh mereka.
  • 3. Perusahaan dalam menjalankan operasionalnya harus menempuh jalan atau cara yang menguntungkan. Jadi akan dobel keuntungan yang diraih dalam hal ini, tidak hanya keuntungan di akhir saat produk sudah jadi dan dilempar ke pasaran, saat masih berproduksi pun, perusahaan harus bisa menempuh cara-cara yang efektif dan efisien dalam rangka untuk memperoleh keuntungan ekstra. Beda perusahaan, juga akan memiliki perbedaan dalam halnya mereka menentukan cara yang menguntungkan bagi perusahaan mereka. Ada yang meraihnya dengan menggunakan mesin yang canggih, ada lagi yang meraihnya dengan menggunakan SDM yang berkualitas tinggi.
  • 4. Ada 3 faktor yang menentukan iklim bisnis saat ini : Investasi Menabung berarti menyisihkan uang Anda tanpa mengharapkan adanya kenaikan dari nilai uang yang Anda simpan. Dengan menabung di bank, setidaknya Anda tahu bahwa uang Anda akan lebih aman dibandingkan jika Anda menaruhnya di bawah bantal. Memang jika kita lihat sekilas, berbagai macam tabungan di bank menawarkan bunga tabungan sebesar 1-3% setahunnya. Akan tetapi, jika Anda perhatikan, setiap tahun harga-harga barang selalu naik dengan persentase yang jauh melebihi bunga tabungan Anda. Jika Anda sadar, sebenarnya uang Anda telah berkurang nilainya. Sementara itu, berinvestasi berarti mengharapkan adanya kenaikan dari nilai uang Anda seiring dengan berjalannya waktu, sehingga akan memberikan keuntungan bagi Anda. Uang yang diharapkan memberikan akan bertambah nilainya itu disimpan dalam suatu bentuk kekayaan yang disebut dengan aset.
  • 5.   Jenis-Jenis Aset Dalam berinvestasi, terdapat dua macam jenis aset, yaitu aset riil dan aset finansial, yang sama-sama dapat dipertimbangkan sebagai sarana investasi dalam rangka mencapai tujuan keuangan Anda. Dalam berinvestasi, Anda harus ingat bahwa selalu terdapat risiko akan kehilangan modal Anda. Oleh sebab itu, Anda harus mengetahui dengan benar aset-aset yang Anda pilih untuk berinvestasi. Aset Riil Aset riil adalah aset yang memiliki wujud. Contohnya adalah tanah, rumah, emas, dan logam mulia lainnya. Berinvestasi pada aset riil merupakan hal yang umum dilakukan. Contohnya, Anda membeli rumah, dan kemudian menyewakannya sehingga mendapatkan pendapatan bulanan. Belum lagi ketika rumah itu selesai disewa dan harganya naik, Anda dapat menjualnya dan mendapatkan keuntungan. Anda akan mendapatkan banyak keuntungan dari berinvestasi di aset riil ini, karena meskipun harganya dapat naikturun, tetapi dalam jangka panjang nilainya cenderung meningkat.
  • 6.  1. Aset Finansial Aset finansial merupakan aset yang wujudnya tidak terlihat, tetapi tetap memiliki nilai yang tinggi. Umumnya aset finansial ini terdapat di dunia perbankan dan juga di pasar modal, yang di Indonesia dikenal dengan Bursa Efek Indonesia. Beberapa contoh dari aset finansial adalah instrumen pasar uang, obligasi, saham, dan reksa dana. Instrumen pasar uang adalah surat utang jangka pendek yang kurang dari satu tahun yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan. Sebagai imbalan, Anda sebagai pemberi utang akan mendapatkan sejumlah bunga dari nilai awal investasi Anda. Umumnya bunga ini akan dibayarkan pada akhir periode investasi. Contoh dari instrumen pasar uang adalah deposito, Sertifikat Bank Indonesia dan promissory notes. Secara umum, instrumen pasar uang memiliki tingkat risiko investasi berupa gagal membayar nilai investasi dan bunga yang sangat rendah.
  • 7. 2. Obligasi adalah surat utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan. Jangka waktu utang pada obligasi adalah lebih dari satu tahun. Obligasi diperdagangkan di pasar modal. Anda yang membeli obligasi akan mendapatkan imbalan berupa sejumlah bunga dari nilai awal investasi Anda, yang disebut dengan kupon. Kupon ini umumnya dibayarkan setiap 3 atau 6 bulan sekali dalam satu tahun, Obligasi tingkat risiko investasi yang rendah, namun risikonya sedikit diatas instrumen pasar uang. Risiko terbesar yang dihadapi oleh Anda sebagai pemegang obligasi adalah adanya kemungkinan penerbit obligasi tidak dapat membayar kembali utangnya. Oleh sebab itu, terdapat lembaga pemeringkat yang memberikan peringkat terhadap obligasi yang dikeluarkan untuk mengetahui seberapa besar risiko gagal bayar obligasi tersebut.
  • 8. 3. Saham adalah tanda bukti kepemilikan seseorang atas sebuah perusahaan. Orang yang memiliki saham berhak atas pembagian keuntungan yang didapatkan perusahaan tersebut, yang disebut dengan dividen, sesuai dengan persentase kepemilikannya di perusahaan tersebut. Selain itu, harga saham sebuah perusahaan akan bergerak mengikuti kinerja perusahaan tersebut. Jika perusahaan tersebut memiliki kinerja yang baik, maka harga sahamnya akan ikut naik sehingga pemegang saham akan mendapatkan keuntungan jika menjual sahamnya. Saham juga diperdagangkan di pasar modal dan memiliki tingkat risiko investasi yang tinggi, karena terdapat risiko kebangkrutan perusahaan sehingga uang Anda dapat hilang. Dalam berinvestasi di saham, Anda harus mengetahui apakah perusahaan tersebut benar-benar memiliki kinerja yang baik. Anda harus melakukan analisis berdasarkan laporan keuangan yang dikeluarkan perusahaan, kondisi ekonomi negara, dan hal-hal lainnya yang cukup menyita waktu Anda. Namun tentunya hal ini sebanding dengan potensi keuntungan yang didapatkan.
  • 9. 4. Reksa dana adalah wadah untuk menghimpun dana masyarakat yang dikelola oleh badan hukum yang bernama Manajer Investasi untuk kemudian diinvestasikan ke aset finansial lainnya. Dana tersebut disimpan di bank penyimpanan yang disebut dengan bank kustodian. Reksa dana merupakan solusi bagi orang yang ingin berinvestasi dalam banyak aset namun memiliki dana yang terbatas. Hal ini dimungkinkan karena dana yang dihimpun dari banyak pihak cukup besar untuk kemudian dapat diinvestasikan pada saham, obligasi dan instrumen pasar uang sesuai dengan kebijakan dari Manajer Investasi. Selain itu, reksa dana juga merupakan solusi bagi Anda yang memilii keterbatasan dalam pengetahuan dan informasi dalam melakukan analisis investasi, serta bagi Anda yang tidak memiliki cukup waktu untuk mengawasi pergerakan harian saham dan obligasi Anda..
  • 10. Lanjutan faktor yang menentukan iklim bisnis saat ini : 2. 3. Tabungan Sepertinya tidak perlu kita bahas lagi karena sudah ada sedikit penjelasan mengenai tabungan pada bagian pertama tadi. Pemerintah Pemerintah dalam hal ini berperan sebagai pengelola system bisnis. Dengan cara menerapkan kebijakan-kebijakan baik fiscal maupun moneter. Sedikit mengingat mengenai 2 kebijakan yaitu fiskal dan moneter :
  • 11.   Kebijakan fiscal adalah kebijakan yang digunakan untuk mempengaruhi permintaan dengan menaikkan pajak ataupun menambah pengeluaran pemerintah (dengan subsidi) sehingga meningkatkan permintaan. Kebijakan Moneter adalah dengan mengatur jumlah uang yang beredar dimasyarakat. Akan mengurangi permintaan apabila jumlah uang yang beredar sedikit dan akan menambah permintaan apabila jumlah uang yang beredar banyak.
  • 12. Problema bisnis yang dihadapi :   Inflasi Adalah kenaikan harga barang-barang ataupun jasa secara umum yang berarti juga adalah menurunnya nilai mata uang kita. Produktivitas Adalah perbandingan antara nilai input perusahaan dengan nilai output (keluaran) Suatu produktivitas dikatakan tinggi apabila nilai output atau barang/jasa yang dihasilkan nilainya lebih bernilai dibandingkan dengan nilai inputnya dan sebaliknya.
  • 13.  Pengangguran Seseorang dikatakan pengangguran apabila ia tidak memiliki pekerjaan sama sekali, bekerja hanya 2 hari dalam seminggu, sedang mencari pekerjaan, satu pekerjaan yang misalnya hanya perlu dikerjakan oleh 2 orang tapi pada kenyataannya dikerjakan oleh 5 orang, maka 3 orang yang tersisa adalah pengangguran, begitu pula dengan anak SMA atau kuliah yang benar-benar hanya belajar, mereka juga dikatakan pengangguran karena sudah berada pada usia produktif yaitu 15 s/d 64 th, atau orang yang bekerja tetapi tidak sesuai dengan bidang yang ia kuasai. Pengangguran dapat menimbulkan masalah dalam beberapa hal, diantaranya apabila banyak pengangguran dalam suatu Negara maka hal tersebut akan berpengaruh baik itu terhadap permintaan terhadap suatu barang ataupun jasa (akan berkurang) maupun terhadap kesejahteraan suatu Negara secara umum, karena Negara akan memiliki beban menanggung mereka yang penangguran tadi.
  • 14. Selain itu dari segi keamanan pun juga turut terpengaruh, karena apabila banyak pengangguran dalam suatu Negara, hal tersebut akan menimbulkan jurang social yang semakin lebar dan akan dengan mudah dapat memicu konflik antara mereka yang berpunya dengan mereka yang tidak. Sedikit saja clash terjadi, maka kemudian bukan tidak mungkin akan terjadi suatu kerusuhan besar yang biasanya diikuti dengan penjarahan masal yang akan merugikan banyak pihak.