SEMINAR<br />Perancangan Implementasi Unified Communications dan Analisa QoS pada Aplikasi Video Conference di Atas Jaring...
Agenda Kita<br />08.01.11<br />2<br />Mar'atul Azizah<br />Pendahuluan : Latar Belakang<br />1<br />Unified Communication<...
Latar Belakang<br />08.01.11<br />3<br />Mar'atul Azizah<br />Teknologi<br />TIK<br />Informasi<br />Konvergensi<br />Unif...
Unified Communication<br />08.01.11<br />4<br />Mar'atul Azizah<br />Prinsip Dasar :<br />Instant Connections<br />Komunik...
Unified Communication (cont’d)<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />5<br />
CISCO : Unified Communication<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />6<br />
08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />7<br />
Microsoft : Lync Server<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />8<br />
Voice over IP - VoIP<br />08.01.11<br />9<br />Mar'atul Azizah<br />Sistem<br />Voice Calls<br />IP-based<br />Packet Swit...
Arsitektur VoIP<br />08.01.11<br />10<br />Mar'atul Azizah<br />Packet Length = 128 Bytes<br />26 or 8 Byte<br />(Link Hea...
Arsitektur VoIP (Cont’d)<br />08.01.11<br />11<br />Mar'atul Azizah<br />Tunneling<br />IPSec<br />
QoS - Quality of Services<br />UMUM  Kualitas dari performa suatu layanan<br />Pada aplikasi yang real time tidak dapat m...
QoS - Quality of Services (cont’d)<br />parameter yang mempengaruhi :<br /><ul><li>latency (keterlambatan data),
delay (penundaan),
jitter,
packet loss,
throughput
bandwidth
sequence error</li></ul>dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan bandwidth, jenis kompresi data, interoperabilitas peralatan (...
QoS - Quality of Services (cont’d)<br />Kepekaan Performansi Berbagai Layanan [Dutta Roy - 2000]<br />08.01.11<br />14<br ...
- Perancangan -<br />
Topologi Jaringan Server pada Web Conference<br />08.01.11<br />16<br />Mar'atul Azizah<br />
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Perancangan Implementasi Unified Communications dan Analisa Quality of Services (QoS) pada Aplikasi Video Conference di Atas Jaringan Voice over IP (VoIP) dengan Infrastruktur Berbasis Asterisk

2,172

Published on

SEMINAR - Mar\'atul Azizah

0 Comments
2 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total Views
2,172
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
1
Actions
Shares
0
Downloads
0
Comments
0
Likes
2
Embeds 0
No embeds

No notes for slide
  • Konten yg ada dalam agenda kita hari ini adalah...
  • Kebutuhan Informasi =&gt; Lahir TIKPerkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi =&gt; Konvergensi, Internet, Akses Internet dan Perkembangannya =&gt; NGN, VoIP,
  • Awal mula pertama kali adanya Unified Communication, UC ini menghadirkan layanan IP telephony.
  • - Microsoft =&gt; mengintegrasikan Office Communication Server, Microsotf Communication Online, Microsoft Communicator, Microsoft Office, Microsoft SharePoint, Microsoft Exchange
  • Voice over Internet Protocol atau yang biasa disingkat VoIP dikenal juga sebagai IP Telephony, Internet Telephony, ataupun Digital Phone, didefinisikan sebagai suatu sistem yang membawa data suara (voice calls) berupa paket-paket yang ditransmisikan melalui jaringan internet (IP-based). Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data (packet switch), dan bukan melewati sirkuit analog (circuit switch) telepon biasa.Full duplex = kemampuan untuk berkomunikasi dan saling bertukar data dua arah secara bersamaanSinyal analog sebagai input dikonversi menjadi sinyal digital kemudian dikeluarkan lagi sebagai sinyal analog, dilakukan di DSP-boardWhat is VoIP and What Can it Do for Your Business?VoIP and IP telephony are becoming increasingly popular with large corporations and consumers alike. For many people, Internet Protocol (IP) is more than just a way to transport data, it&apos;s also a tool that simplifies and streamlines a wide range of business applications. Telephony is the most obvious example. VoIP is also the foundation for more advanced unified communications applications - including Web and video conferencing - that can transform the way you do business.VoIP: Useful TermsUnderstanding the terms is an important step toward learning the potential of this technology: * VoIP refers to a way to carry phone calls over an IP data network, whether on the Internet or your own internal network. A primary attraction of VoIP is its ability to help reduce expenses because telephone calls travel over the data network rather than the phone company&apos;s network. * IP telephony encompasses the full suite of VoIP enabled services including the interconnection of phones for communications; related services such as billing and dialing plans; and basic features such as conferencing, transfer, forward, and hold. These services might previously have been provided by a PBX. * IP communications includes business applications that enhance communications to enable features such as unified messaging, integrated contact centres, and rich-media conferencing with voice, data, and video. * Unified communications takes IP communications a step further by using such technologies as Session Initiation Protocol (SIP) and presence along with mobility solutions to unify and simply all forms of communications, independent of location, time, or device.Hardware.com can provide the entire portfolio of Cisco Unified Communications solutions for any size of business.
  • The Real-time Transport Protocol (RTP) defines a standardized packet format for delivering audio and video over IP networks. RTP is used extensively in communication and entertainment systems that involve streaming media, such as telephony, video teleconference applications and web-based push-to-talk features.RTP is used in conjunction with the RTP Control Protocol (RTCP). While RTP carries the media streams (e.g., audio and video), RTCP is used to monitor transmission statistics and quality of service (QoS) and aids synchronization of multiple streams. When both protocols are used in conjunction, RTP is originated and received on even port numbers and the associated RTCP communication uses the next higher odd port number.It is one of the technical foundations of Voice over IP and in this context is often used in conjunction with a signaling protocol which assists in setting up connections across the network. RTP was developed by the Audio-Video Transport Working Group of the Internet Engineering Task Force (IETF) and first published in 1996 as RFC 1889, superseded by RFC 3550 in 2003.========================The Real-time Transport Protocol (RTP) mendefinisikan suatu format paket standar untuk pengiriman audio dan video melalui jaringan IP. RTP digunakan secara luas dalam sistem komunikasi dan hiburan yang melibatkan media streaming, seperti telepon, aplikasi video dan teleconference berbasis web push-to-talk fitur.RTP digunakan bersama dengan RTP Control Protocol (RTCP). Sementara RTP membawa media stream (misalnya, audio dan video), RTCP digunakan untuk memantau statistik transmisi dan kualitas layanan (QoS) dan alat bantu sinkronisasi beberapa aliran. Ketika kedua protokol yang digunakan bersama, RTP berasal dan diterima bahkan pada nomor port dan komunikasi RTCP terkait menggunakan nomor port aneh berikutnya yang lebih tinggi.Ini adalah salah satu fondasi teknis dari Voice over IP dan dalam konteks ini sering digunakan bersamaan dengan protokol sinyal yang membantu dalam menyiapkan koneksi melalui jaringan. RTP dikembangkan oleh Audio-Video Transport Working Group Internet Engineering Task Force (IETF) dan pertama kali diterbitkan pada tahun 1996 sebagai RFC 1889, digantikan oleh RFC 3550 pada tahun 2003.Standar kompresi yang digunakan biasa kita kenal sebagai codec (akronim dari compressor/decompressor atau coder/decoder). Codec adalah perangkat (device atau software) yang mampu mengubah sinyal analog menjadi bit-bit digital ataupun dalam bit stream. Dalam konteks streaming, codec adalah metode atau algoritma yang terdapat pada sebuah streaming player yang fungsinya untuk melakukan proses kompresi dan dekompresi file media streaming. Kompresi dilakukan untuk menghemat bandwidth.Pada layanan VoIP, digunakan audio codec dan video codec.Gambar 5 menunjukkan bahwa format untuk tiap paket pada jaringan VoIP terdiri dari dua bagian, yaitu header (tambahan informasi) dan payload (beban). Header terdiri atas IP Header, RTP header, UDP (User Datagram Protocol) header, dan link header. Tiap header memiliki fungsi dan karakteristik yang berbeda. IP header bertugas menyimpan informasi routing untuk mengirimkan paket-paket data ke alamat tujuan. Pada tiap header IP disertakan tipe layanan atau Type of Service (ToS) yang memungkinkan paket tertentu seperti paket suara yang non-real-time. UDP header memiliki ciri tertentu, yaitu tidak menjamin paket akan mencapai tujuan sehingga UDP cocok digunakan pada aplikasi voice real time yang sangat peka terhadap delay dan latency. RTP header dapat dimanfaatkan untuk melakukan framing dan segmentasi data real time. RTP menggunakan protokol kendali yang mengendalikan Quality of Service (QoS) dan sinkronisasi media stream yang berbeda. Protokol kendali ini adalah RTCP (Real-time Transport Control Protocol). Untuk ukuran link header sangat tergantung pada media yang digunakan. Tabel xxx menunjukkan perbedaan ukuran header untuk media yang berbeda dengan metode kompresi G.729.
  • Tunneling merupakanmetodeuntuk transfer data darisatujaringankejaringan lain denganmemanfaatkanjaringan internet secaraterselubung. Disebut tunnel atausalurankarenaaplikasi yang memanfaatkannyahanyamelihatdua end point atauujung, sehinggapaket yang lewatpada tunnel hanyaakanmelakukansatu kali lompatanatau hop. Data yang akanditransferdapatberupa frame (ataupaket) dariprotokol yang lain.Protokol tunneling tidakmengirimkan frame sebagaimana yang dihasilkanoleh node asalnyabegitusajamelainkanmembungkusnya (meng-enkapsulasi) dalam header tambahan. Header tambahantersebutberisiinformasi routing sehingga data (frame) yang dikirimdapatmelewatijaringan internet. Jalur yang dilewati data dalam internet disebut tunnel. Saat data tibapadajaringantujuan, proses yang terjadiselanjutnyaadalahdekapsulasi, kemudian data original akandikirimkepenerimaterakhir. Tunneling mencakupkeseluruhanprosesmulaidarienkapsulasi, transmisidandekapsulasi.berbasiskriptografiuntuk IPv4 dan IPv6. layanan yang disediakanmeliputikontrolakses, integritashubungan, otentifikasi data asal, proteksijawabanlawan, kerahasiaan (enkripsi), danpembatasanaliranlalulintaskerahasiaan. Layanan-layananinitersediadalam IP layer, memberiperlindunganpada IP dan layer protokolberikutnya. IP Security menyediakansederetlayananuntukmengamankankomunikasiantarkomputerdalamjaringan. Selainitujugamenambahintegritasdankerahasiaan, penerimajawaban optional (penyortiranjawaban) danotentifikasi data asal (melaluimanajemenkunci SA), IP Security jugamenyediakankontrolaksesuntuklalulintas yang melaluinya. Tujuan-tujuaninidipertemukandengandipertemukanmelaluipenggunaanduaprotokolpengamananlalulintasyaitu AH (Authentication Header) dan ESP (Encapsulating Security Payload) dandenganpenggunanprosedurdanprotokolmanajemenkuncikriptografi. Jikamekanismeinidiimplementasikansebaiknyatidakmerugikanpengguna, host dankomponen internet lainnya yang tidakmengguankanmekanismeiniuntukmelindungilalulintas data mereka. Mekanismeiniharusfleksibeldalammenggunakanalgoritmakeamanan, maksudnyayaitumodulinidapatmengguanakanalgoritmasesuaidenganpilihantanpamempengaruhikomponenimplementasilainnya. Penggunaanalgoritmadefaultnyaharusdapatmemfasilitasiinteroperabilitasdalam internet padaumumnya. Penggunaanalgoritmainidalamhubungannyadenganrpoteksilalulintas (IPSec traffic protection) danprotokolmanajemenkunci (key managemen protocols), bertujuanmemperbolehkansistemdanpengembangaplikasiuntukmeningkatkankualitas yang tinggi, internet layer, teknologikeamananberbasiskriptografi.IPSec (singkatandariIP Security) adalahsebuahprotokol yang digunakanuntukmengamankantransmisidatagramdalamsebuahinternetworkberbasis TCP/IP. IPSec mendefiniskanbeberapastandaruntukmelakukanenkripsidatadanjugaintegritas data padalapisankeduadalam DARPA Reference Model (internetwork layer). IPSec melakukanenkripsiterhadap data padalapisan yang samadenganprotokolIPdanmenggunakanteknik tunneling untukmengirimkaninformasimelaluijaringan Internet ataudalamjaringan Intranet secaraaman. IPSec didefinisikanolehbadanInternet Engineering Task Force (IETF) dandiimplementasikandidalambanyaksistemoperasi. Windows 2000adalahsistemoperasipertamadariMicrosoft yang mendukung IPSec.IPSec diimplementasikanpadalapisan transport dalam OSI Reference Model untukmelindungiprotokol IP danprotokol-protokol yang lebihtinggidenganmenggunakanbeberapakebijakankeamanan yang dapatdikonfigurasikanuntukmemenuhikebutuhankeamananpengguna, ataujaringan. IPSec umumnyadiletakkansebagaisebuahlapsiantambahandidalam stack protokol TCP/IP dandiaturolehsetiapkebijakankeamanan yang diinstalasikandalamsetiapmesinkomputerdandengansebuahskemaenkripsi yang dapatdinegosiasikanantarapengirimdanpenerima. Kebijakan-kebijakankeamanantersebutberisikumpulan filter yang diasosiasikandengankelakuantertentu. Ketikasebuahalamat IP, nomor port TCP dan UDPatauprotokoldarisebuahpaket datagram IP cocokdengan filter tertentu, makakelakukan yang dikaitkandengannyaakandiaplikasikanterhadappaket IP tersebutIPSec menyediakanlayanansekuritaspada IP layer denganmengizinkansistemuntukmemilihprotokolkeamanan yang diperlukan, memperkirakanalgoritmaapa yang akandigunakanpadalayanan, danmenempatkankuncikriptografi yang diperlukanuntukmenyediakanlayanan yang diminta. IPSec dapatdigunakanuntukmemproteksisatuataulebih path antarasepasang Host, antarasepasang security gateway, atauantara security gateway dengan Host (istilah security gateway mengacupadasistem intermediate yang menggunakanprotokol IPSec, misalkan router dan firewall yang mengimplementasikan.Layanandarisekuritas yang disediakanoleh IPSec meliputikontrolakses, integritasdan lain-lain sepertitesebutdibagianatasbekerjapada IP layer olehkarenaitulayananinidapatdigunakanoleh layer protokol yang lebihtinggiseperti TCP, UDP, ICMP, BGP dan lain-lain. IPSec DOI jugamendukungkompresi IP [SMPT 98] dimotivasidaripengamatanbahwaketikakompresiditerapkandalam IPSec, haliniakanmencegahkompresiefektifpadaprotokol yang lebihrendah.
  • Latency adalah waktu yang dibutuhkan oleh suatu perangkat dari meminta hak akses ke jaringan sampai mendapatkan hak akses itu. Ada dua jenis latency, yaitu real dan induced. Real latency berhubungan dengan fisikal jaringan dan karakteristik penyambungan dari media pengangkutnya, seperti pensinyalan elektriknya dan clocked speed. Induced latency adalah delay yang terjadi akibat delay antrian pada peralatan jaringan (misalnya ethernet card router).DELAYDalam jaringan VoIP, delay merupakan suatu permasalahan yang harus diperhitungkan karena bagus tidaknya suara tergantung dari waktu delay. Besarnya delay maksimum yang direkomendasikan oleh ITU untuk aplikasi suara adalah sebesar 120 ms, sedangkan delay maksimum dengan kualitas suara yang masih dapat diterima pengguna adalah 250 ms.Delay dapat diminimalkan dengan menggunakan teknologi packet switching. Cara lain adalah dengan mengoptimalkan penggunaan bandwidth, mengatur metode antrian yang dipakai, dan menggunakan protokol-protokol management untuk mengatur paket data yang dilewatkan.Jitter merupakan variasi delay yang terjadi akibat adanya selisih waktu atau interval antar kedatangan  paket di receiver. Parameter ini dapat ditangani dengan mengatur metode antrian pada router saat terjadi kongesti atau saat perubahan kecepatan.Packet loss (kehilangan paket data pada proses transmisi) terjadi ketika terdapat penumpukan data pada jalur yang dilewati pada saat beban puncak (peak load) yang menyebabkan kemacetan transmisi paket akibat padatnya trafik yang harus dilayani dalam batas waktu tertentu.Throughputadalahsejumlah data yang ditransferdibagidurasipengirimanpakettersebut, biasanyadiekspresikandalamsatuan bytes/sec. Penyebabthroughput yang didapattidaksebesarbandwidth antara lain adalah routing protocol, broadcast traffic, collision, header, dan lain sebagainya.Bandwidthadalah rating transmisi data atau total maksimum(bit/sec) informasi yang dapatdikirimkansepanjangchannel.
  • Goal:Bridging the gap between Traditional and Network TelephonyAsterisk is an IP PBX wit interface to other systems and protols (IAX,SIP,H.323,XMPP,MGCP,SCCP,ISDN/POTS,etc.)Motivation- Price- Flexibility- Security- Interoperability⬤The community led by Mark Spencer of Digium⬤Zapta Jim Dixon ⬛CPU has enough power to software can replace DSP in some cases.⬤Digium PC POTS/ISDN cards
  • Architecture⬛Core⬛Modules- app- funct- format- chan- res- bridge⬛API
  • Kebutuhan hardware pada skripsi ini terdiri dari beberapa perangkat keras meliputi kabel RJ 45 cross over, Cisco Router, NIC (Network Interface Card), Webcam/PC Camera, speaker, 2 PC untuk menjalankan aplikasi netmeeting dan satu PC sebagai virtualisasi topologi VPN.NIC atau yang lebih dikenal dengan nama LAN Card merupakan komponen utama dalam sebuah jaringan lokal, NIC digunakan pada PC yang dijadikan virtualisasi topologi sebanyak dua buah dan dua PC lain masing-masing dipasang satu buah NIC.
  • Transcript of "Perancangan Implementasi Unified Communications dan Analisa Quality of Services (QoS) pada Aplikasi Video Conference di Atas Jaringan Voice over IP (VoIP) dengan Infrastruktur Berbasis Asterisk"

    1. 1. SEMINAR<br />Perancangan Implementasi Unified Communications dan Analisa QoS pada Aplikasi Video Conference di Atas Jaringan VoIP dengan Infrastruktur Berbasis Asterisk<br />Mar’atul Azizah, 0706276053<br />Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Indonesia<br />Depok, 7 Januari 2011<br />
    2. 2. Agenda Kita<br />08.01.11<br />2<br />Mar'atul Azizah<br />Pendahuluan : Latar Belakang<br />1<br />Unified Communication<br />2<br />VoIP & Video Conference<br />3<br />Quality of Services<br />4<br />Asterisk dan Rancang Implementasi Teknologi<br />5<br />Kesimpulan<br />4<br />
    3. 3. Latar Belakang<br />08.01.11<br />3<br />Mar'atul Azizah<br />Teknologi<br />TIK<br />Informasi<br />Konvergensi<br />Unified Communication<br />
    4. 4. Unified Communication<br />08.01.11<br />4<br />Mar'atul Azizah<br />Prinsip Dasar :<br />Instant Connections<br />Komunikasi yang Lebih Efektif <br />Visibility into Availability<br />
    5. 5. Unified Communication (cont’d)<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />5<br />
    6. 6. CISCO : Unified Communication<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />6<br />
    7. 7. 08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />7<br />
    8. 8. Microsoft : Lync Server<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />8<br />
    9. 9. Voice over IP - VoIP<br />08.01.11<br />9<br />Mar'atul Azizah<br />Sistem<br />Voice Calls<br />IP-based<br />Packet Switch<br />Video Telephony => full duplex, real time<br />Video Telephony ≠ Video Conference<br />
    10. 10. Arsitektur VoIP<br />08.01.11<br />10<br />Mar'atul Azizah<br />Packet Length = 128 Bytes<br />26 or 8 Byte<br />(Link Header)<br />20 Byte<br />(IP Header)<br />8 Byte<br />(UDP Header)<br />12 Byte<br />(RTP Header)<br />56 Byte<br />(Voice)<br />6 Byte<br />(FEC/Filler)<br />40 Bytes of RTP/UDP/IP Header<br />VoIP<br />Signalling (Codec): - Audeo <br />G.711, G.723.1, G.726, G.728, G.729 <br />- AudioH.261, H.262, H.263, H.264 , MPEG-1, MPEG-2, MPEG-4, MPEG-7<br />Protokol : <br />RTP + RTCP<br />mengatasi masalah delay, packet loss, ataupun error <br />(seperti SS7 di PSTN)<br />
    11. 11. Arsitektur VoIP (Cont’d)<br />08.01.11<br />11<br />Mar'atul Azizah<br />Tunneling<br />IPSec<br />
    12. 12. QoS - Quality of Services<br />UMUM  Kualitas dari performa suatu layanan<br />Pada aplikasi yang real time tidak dapat mentolerir adanya delay (dalam batasan tertentu) dan packet loss<br /> SOLUSI packet switching<br />VoIP  sejumlah parameter yang menunjukkan kualitas paket data jaringan agar didapatkan hasil sesuai dengan kondisi real time<br />08.01.11<br />12<br />Mar'atul Azizah<br />
    13. 13. QoS - Quality of Services (cont’d)<br />parameter yang mempengaruhi :<br /><ul><li>latency (keterlambatan data),
    14. 14. delay (penundaan),
    15. 15. jitter,
    16. 16. packet loss,
    17. 17. throughput
    18. 18. bandwidth
    19. 19. sequence error</li></ul>dipengaruhi oleh pemenuhan kebutuhan bandwidth, jenis kompresi data, interoperabilitas peralatan (vendor atau operator yang berbeda), dan jenis standar multimedia yang digunakan.<br />08.01.11<br />13<br />Mar'atul Azizah<br />
    20. 20. QoS - Quality of Services (cont’d)<br />Kepekaan Performansi Berbagai Layanan [Dutta Roy - 2000]<br />08.01.11<br />14<br />Mar'atul Azizah<br />
    21. 21. - Perancangan -<br />
    22. 22. Topologi Jaringan Server pada Web Conference<br />08.01.11<br />16<br />Mar'atul Azizah<br />
    23. 23. Asterisk<br />Interface  IP PBX<br />Network  Pv4<br />Gateway  SIP, ISDN/POTS, H.323, MGCP, XMPP, etc<br />Alasan Penggunaan :<br />- Price<br />- Flexibility<br />- Security<br />- Interoperability<br />Versi terbaru : Asterisk 1.8.x <br /><ul><li>Released : Q3 2010
    24. 24. LTS Long Term Support</li></ul>08.01.11<br />17<br />Mar'atul Azizah<br />
    25. 25. Asterisk : Arsitektur<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />18<br />
    26. 26. Kebutuhan Pendukung Implementasi <br />hardware<br />software<br />PC + webcam<br />OS : Linux<br />NIC<br />System<br />Asterisk<br />Mic + Speaker<br />Wireshark<br />Cisco Router<br />Video Conference<br />08.01.11<br />19<br />Mar'atul Azizah<br />
    27. 27. 08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />20<br />
    28. 28. Kesimpulan<br />Unified Communication adalah sebuah terobosan dalam dunia komunikasi yang menggabungkan layanan telepon dengan komputer, dan dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi bisnis.<br />Asterisk sebagai open source software yang menawarkan banyak fitur dan modul untuk dapat mengimplementasi teknologi Unified Communication sangat handal, karena murah (freeware), simple (mudah digunakan), aman (Linux-based), flesibilitas yang tinggi.<br />08.01.11<br />Mar'atul Azizah<br />21<br />
    29. 29. - Terima Kasih -<br />Mar’atul Azizah<br />

    ×