Adab Berpakaian Menurut ISLAM
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Adab Berpakaian Menurut ISLAM

on

  • 14,514 views

Beberapa hal yang diajarkan islam tentang berpakaian

Beberapa hal yang diajarkan islam tentang berpakaian

Statistics

Views

Total Views
14,514
Slideshare-icon Views on SlideShare
14,514
Embed Views
0

Actions

Likes
0
Downloads
151
Comments
0

0 Embeds 0

No embeds

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

    Adab Berpakaian Menurut ISLAM Adab Berpakaian Menurut ISLAM Presentation Transcript

    • Nama : Rizal Nurfalah
    • PAKAIAN MERUPAKAN SALAH SATU NIKMAT SANGAT BESAR YANG ALLAH BERIKAN KEPADA PARA HAMBANYA, ISLAM MENGAJARKAN AGAR SEORANG MUSLIM BERPAKAIN DENGAN PAKAIAN ISLAMI DENGAN TUNTUNAN YANG TELAH ALLAH DAN RASUL-NYA AJARKAN. BERIKUT INI ADALAH ADAB-ADAB BERKENAAN DENGAN BERPAKAIAN YANG SEPANTASNYA DI KETAHUI OLEH SEORANG MUSLIM: Adab Berpakaian
    • DI ANTARA SUNNAH NABI SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM ADALAH MENDAHULUKAN YANG KANAN KETIKA MEMAKAI PAKAIAN DAN SEMACAMNYA. AISYAH RODHIALLOHU ANHA BERKATA: ‫ه‬ِ缓‫ر‬ِ缓 ‫و‬ْ‫ِر‬ ‫ه‬ُ‫ْو‬ ‫ط‬َ‫ه‬ ‫وط‬َ‫ه‬ ‫هط‬ِ缓 ‫ل‬ِ缓‫ج‬ُّ‫ل‬ ‫ر‬َ‫ه‬ ‫ت‬َ‫ه‬ ‫وط‬َ‫ه‬ ‫هط‬ِ缓 ‫ي‬ْ‫ِر‬‫ل‬َ‫ه‬‫ع‬ْ‫ِر‬ ‫ن‬َ‫ه‬ ‫يط‬ْ‫ِر‬ ‫ف‬ِ缓 ‫هط‬ِ缓 ‫ل‬ِّ‫ه‬‫ك‬ُ‫ْو‬ ‫هط‬ِ缓 ‫ن‬ِ缓‫أ‬ْ‫ِر‬‫ش‬َ‫ه‬ ‫يط‬ْ‫ِر‬ ‫ف‬ِ缓 ‫نط‬َ‫ه‬ ‫م‬ُّ‫ل‬ ‫ي‬َ‫ه‬‫ت‬َّ‫بط ال‬ُّ‫ل‬ُ‫ْو‬ ‫ح‬ِ缓 ‫ي‬ُ‫ْو‬ ‫هللط‬ِ缓 ‫لط ا‬ُ‫ْو‬ ‫و‬ْ‫ِر‬ ‫س‬ُ‫ْو‬ ‫ر‬َ‫ه‬ ‫نط‬َ‫ه‬ ‫كنا‬َ‫ه‬ "ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI WA SALLAM MENYENANGI MEMAKAI SESUATU DARI BAGIAN KANAN DALAM SETIAP PERBUATAN, BAIK DALAM BERSANDAL, BERJALAN MAUPUN BERSUCI". (HR. MUSLIM: 67 ATAU 268) 1. Mendahulukan Yang Kanan
    • WARNA PAKAIAN YANG DIANJURKAN UNTUK LAKI-LAKI ADALAH WARNA PUTIH. TENTANG HAL INI TERDAPAT HADITS DARI IBNU ABBAS, RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM BERSABDA, "KENAKANLAH PAKAIAN YANG BERWARNA PUTIH, KARENA ITU ADALAH SEBAIK-BAIK PAKAIAN KALIAN DAN JADIKANLAH KAIN BERWARNA PUTIH SEBAGAI KAIN KAFAN KALIAN." (HR. AHMAD, ABU DAUD DLL, SHAHIH). DARI SAMURAH BIN JUNDAB, RASULULLAHSHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM BERSABDA, ‫م‬ْ ‫ك‬ُ‫م‬‫تكا‬َ‫كا‬‫و‬ْ ‫م‬َ‫كا‬ ‫هكا‬َ‫كا‬ ‫ي‬ْ ‫ف‬ِ‫ي‬ ‫و ا‬ْ ‫ن‬ُ‫م‬‫ف‬ِّ‫ن‬‫ك‬َ‫كا‬ ‫و‬َ‫كا‬ ، ‫ب‬ُ‫م‬ ‫ي‬َ‫كا‬‫ط‬ْ ‫أ‬َ‫كا‬ ‫و‬َ‫كا‬ ‫ر‬ُ‫م‬ ‫ه‬َ‫كا‬ ‫ط‬ْ ‫أ‬َ‫كا‬ ‫هكا‬َ‫كا‬ ‫ن‬َّ‫ه‬‫إ‬ِ‫ي‬‫ف‬َ‫كا‬ ‫ض‬َ‫كا‬ ‫يكا‬َ‫كا‬‫ب‬َ‫كا‬‫ ال‬ ‫و ا‬ْ ‫س‬ُ‫م‬ ‫ب‬َ‫كا‬‫ل‬ْ ‫إ‬ِ‫ي‬ "KENAKANLAH PAKAIAN BERWARNA PUTIH KARENA ITU LEBIH BERSIH DAN LEBIH BAIK DAN GUNAKANLAH SEBAGAI KAIN KAFAN KALIAN." (HR . AHMAD, NASA'I DAN IBNU MAJAH, SHAHIH) 2. Memilih Pakaian Warna Putih
    • DI ANTARA KAEDAH PENTING DALAM AGAMA KITA ADALAH KAUM MUSLIMIN BAIK LAKI-LAKI MAUPUN PEREMPUAN TIDAK DIPERBOLEHKAN UNTUK MENYERUPAI ORANG KAFIR BAIK DALAM MASALAH IBADAH, HARI RAYA MAUPUN PAKAIAN YANG MENJADI CIRI KHAS MEREKA. INI MERUPAKAN KAIDAH PENTING DALAM AGAMA KITA YANG SUDAH TIDAK DIINDAHKAN OLEH BANYAK KAUM MUSLIMIN. ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI WA SALLAM BERSABDA: ‫م‬ْ ‫ه‬ُ‫م‬ ‫ن‬ْ ‫م‬ِ‫ي‬ ‫و‬َ‫كا‬ ‫ه‬ُ‫م‬ ‫ف‬َ‫كا‬ ‫م‬ٍ ‫ف‬ ‫و‬ْ ‫ق‬َ‫كا‬‫ب‬ِ‫ي‬ ‫ه‬َ‫كا‬ ‫ب‬َّ‫ه‬‫ش‬َ‫كا‬ ‫ت‬َ‫كا‬ ‫ن‬ْ ‫م‬َ‫كا‬ "BARANGSIAPA YANG MENIRU-NIRU (PERBUATAN) SUATU KAUM, MAKA DIA TERMASUK GOLONGAN MEREKA". (LIHAT SHOHIH ABI DAUD: 3401) 3. Jangan Menyerupai Orang Kafir
    • SEORANG WANITA DAPAT MENJELMA MENJADI SOSOK-SOSOK YANG MULIA, CERDAS, DAN TERHORMAT. DAN TENTU UNTUK MENJADI SOSOK YANG DEMIKIAN, TENTU SANG KHOLIQ-LAH YANG PALING TAHU BAGAIMANA CARANYA. DAN JILBAB ADALAH SEBUAH RESEP SEDERHANA YANG DAPAT MENGANGKAT DERAJAT WANITA. “ … HENDAKLAH MEREKA MENGULURKAN JILBABNYA KE SELURUH TUBUH MEREKA. YANG DEMIKIAN ITU SUPAYA MEREKA LEBIH MUDAH UNTUK DIKENAL, KARENA ITU MEREKA TIDAK DIGANGGU. DAN ADALAH ALLAH MAHA PENGAMPUN LAGI MAHA PENYAYANG.” (QS. AL- QHZAB : 59) 4. Pakaian harus menutupi aurat
    • Kriteria yang wajib dipenuhi oleh busana Muslimah : 1.  Menutupi seluruh badan selain wajah dan kedua telapak tangan “Hai Asma, sesungguhnya perempuan itu apabila telah sampai  umur/dewasa, maka tidak patut menampakkan sesuatu dari dirinya  melainkan ini dan ini. Rasulullah berkata sambil menunjukkan kepada  muka dan telapak tangan hingga peregelangannya sendiri.” (HR. Abu  Dawud dan Aisyah) 2.  Tidak ketat sehingga masih menampakkan bentuk tubuh yang  ditutupinya. 3.  Tidak tipis temaram sehingga warna kulit masih bisa dilihat. 4.  Tidak menyerupai pakaian laki-laki “Nabi SAW melaknat laki-laki yang memakai pakaian wanita dan  wanita yang memakai pakaian laki-laki.” (HR. Abu dawud dan Nasa’I) 5.  Tidak berwarna mencolok sehingga menarik perhatian orang 6.  Tidak menyerupai pakaian wanita kafir 7.  Dipakai bukan dengan maksud memamerkannya. 
    • TIDAK MEMANJANGKAN PAKAIAN, BAJU, MANTEL DAN LAINNYA MELEBIHI MATA KAKI, WALAUPUN TIDAK BERNIAT SOMBONG. ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI WA SALLAM BERSABDA: ‫ر‬ِ ‫ِرا‬‫ن‬َّ‫يا ال‬ْ ‫ا‬ ‫ف‬ِ‫ف‬َ‫ف‬ ‫را‬ِ ‫زا‬َ‫ف‬ ‫إل‬ِ ‫نا ا‬َ‫ف‬ ‫م‬ِ ‫نا‬ِ ‫ي‬ْ ‫ا‬‫ب‬َ‫ف‬‫ع‬ْ ‫ا‬ ‫ك‬َ‫ف‬ ‫نا ال‬َ‫ف‬ ‫م‬ِ ‫لا‬َ‫ف‬ ‫ف‬َ‫ف‬‫س‬ْ ‫ا‬ ‫أ‬َ‫ف‬ ‫ِراا‬‫م‬َ‫ف‬ "(KAIN) YANG MELEBIHI MATA KAKI TEMPATNYA DINERAKA". (HR. BUKHORI: 5787) ‫را‬ً‫ا‬ ‫ط‬َ‫ف‬ ‫ب‬َ‫ف‬ ‫ها‬ُ ‫ب‬‫ر‬َ‫ف‬ ‫زا‬َ‫ف‬ ‫إ‬ِ ‫را‬َّ ‫ج‬َ‫ف‬ ‫نا‬ْ ‫ا‬ ‫م‬َ‫ف‬ ‫ل ىا‬َ‫ف‬‫إ‬ِ ‫ةا‬ِ ‫م‬َ‫ف‬ ‫ِرا‬‫ي‬َ‫ف‬‫ق‬ِ‫ما ال‬َ‫ف‬ ‫و‬ْ ‫ا‬ ‫ي‬َ‫ف‬ ‫هللا‬ُ ‫ب‬ ‫را ا‬ُ ‫ب‬ ‫ظ‬ُ ‫ب‬ ‫ن‬ْ ‫ا‬‫ي‬َ‫ف‬ ‫لا‬َ‫ف‬ "ALLOH TIDAK AKAN MELIHAT ORANG YANG MEMANJANGKAN BAGIAN (MELEBIHI MATA KAKI) KARENA SOMBONG". (HR. BUKHORI: 5788 DAN MUSLIM: 48, 2087) 5. Laki-laki tidak memanjangkan pakaian, baju, mantel dan lainnya melebihi mata kaki, walaupun tidak berniat sombong
    • ‫ة‬ِ‫ر‬َ‫ف‬ ‫خ‬ِ ‫يا ال‬ْ ‫ا‬ ‫ف‬ِ ‫ها‬ُ ‫ب‬ ‫س‬ْ ‫ا‬ ‫ب‬َ‫ف‬‫ل‬ْ ‫ا‬‫ي‬َ‫ف‬ ‫ما‬ْ ‫ا‬ ‫ل‬َ‫ف‬ ‫ِراا‬‫ي‬َ‫ف‬‫ن‬ْ ‫ا‬‫د‬ُّ‫يا ال‬ْ ‫ا‬ ‫ف‬ِ ‫ها‬ُ ‫ب‬ ‫س‬َ‫ف‬ ‫ب‬ِ‫ل‬َ‫ف‬ ‫نا‬ْ ‫ا‬ ‫م‬َ‫ف‬ ‫ها‬ُ ‫ب‬ ‫ن‬َّ‫إ‬ِ‫ف‬َ‫ف‬ ‫ر ،ا‬َ‫ف‬ ‫ي‬ْ ‫ا‬‫ر‬ِ ‫ح‬َ‫ف‬ ‫واا ال‬ْ ‫ا‬ ‫س‬ُ ‫ب‬ ‫ب‬َ‫ف‬‫ل‬ْ ‫ا‬‫ت‬َ‫ف‬ ‫لا‬َ‫ف‬ "JANGANLAH MEMAKAI SUTRA, KARENA SIAPA SAJA YANG MEMAKAINYA DIDUNIA, MAKA DIAKHIRAT DIA TIDAK AKAN MEMAKAI-NYA LAGI". (HR. BUKHORI: 5834 DAN MUSLIM: 2069) 6. Bagi laki-laki di larang memakai sutra dan emas secara mutlak, namun kedua hal tersebut dihalalkan bagi perempuan
    • ROSULULLOH SHOLALLOHU ALAIHI WA SALLAM BERSABDA: ‫ل‬ِ ‫ج‬ُ‫ِل‬ ‫ر‬َّ ‫ةا ال‬َ ‫ا‬ ‫س‬َ ‫ا‬ ‫ب‬ْ‫َس‬‫ل‬ُ‫ِل‬ ‫ا‬‫س‬ُ‫ِل‬ ‫ب‬َ ‫ا‬‫ل‬ْ‫َس‬‫ت‬َ ‫ا‬ ‫ةا‬َ ‫ا‬‫أ‬َ ‫ا‬‫ر‬ْ‫َس‬ ‫م‬َ ‫ا‬ ‫وا ال‬َ ‫ا‬ ‫ةا‬ِ‫أ‬َ ‫ا‬‫ر‬ْ‫َس‬ ‫م‬َ ‫ا‬ ‫ةا ال‬َ ‫ا‬ ‫س‬َ ‫ا‬ ‫ب‬ْ‫َس‬‫ل‬ُ‫ِل‬ ‫ا‬‫س‬ُ‫ِل‬ ‫ب‬َ ‫ا‬‫ل‬ْ‫َس‬‫ي‬َ ‫ا‬ ‫لا‬َ ‫ا‬ ‫ج‬ُ‫ِل‬ ‫ر‬َّ ‫هللا ال‬ِ ‫لا ا‬ُ‫ِل‬ ‫و‬ْ‫َس‬ ‫س‬ُ‫ِل‬ ‫ر‬َ ‫ا‬ ‫نا‬َ ‫ا‬ ‫ع‬َ ‫ا‬ ‫ل‬َ ‫ا‬ "ALLOH MELAKNAT LAKI-LAKI YANG MEMAKAI PAKAIAN WANITA DAN WANITA YANG MEMAKAI PAKAIAN LAKI-LAKI". (HR. ADU DUAD: 4/157, AN- NASA'I: 371) 7. Tidak boleh memakai pakaian lawan jenis seperti laki-laki memakai pakaian wanita atau sebaliknya