Your SlideShare is downloading. ×
Peran pemuda islam dalam sejarah
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×

Introducing the official SlideShare app

Stunning, full-screen experience for iPhone and Android

Text the download link to your phone

Standard text messaging rates apply

Peran pemuda islam dalam sejarah

4,095
views

Published on


1 Comment
2 Likes
Statistics
Notes
  • waaaah,kudu belajar sejarah ni.. :)

    by: www.bakulvoucher.com
       Reply 
    Are you sure you want to  Yes  No
    Your message goes here
No Downloads
Views
Total Views
4,095
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
174
Comments
1
Likes
2
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  • 1. PERAN PEMUDA ISLAM @rizal_fuadi_m DALAM SEJARAH rizalfuadikeren
  • 2. PEMUDA PADA MASA PRA NABI MUHAMMAD SAWo Semua Nabi dan Rasul diangkat pada usia mudao Habil dan Qabilo Thaluto Ashabul Kahfio Dzulqarnaino Maryam
  • 3. PEMUDA PADA MASA RASULULLAH SAWo Zaid bin Tsabit, shahabat Nabi yang tidak sempat turut dalam Perang Badr dan Uhud karena usianya yang masih muda, namun karena kesungguhannya dirinya mampu menjadi pemuda cemerlang yang diangkat sebagai sekretaris Rasulullah shallallahu „alaihi wasallam yang menguasai banyak bahasa, diantaranya Ibrani dan Suryani.o Usamah bin Zaid bin Haritsah, putera salah satu shahabat senior, Zaid bin Haritsah. Usamah yang waktu itu berusia kurang dari 20 tahun telah diutus oleh Nabi –yang saat itu di akhir hayatnya- untuk menjadi komandan pasukan perang yang menyerbu daerah Romawi.
  • 4. Muadz bin "Afra" dan Muadz bin Amru bin al-Jamuh. Diceritakan oleh Abdurrahman bin Auf:"Selagi aku berdiri di dalam barisan perang Badar, aku melihat ke kanan dan kiri, saat itutampaklah olehku dua orang Anshar yang masih muda belia. Aku berharap semoga aku lebih kuatdari padanya. Tiba-tiba salah seorang di antara mereka menekanku seraya berkata: HaiPaman, apakah engkau mengenal Abu Jahal? Aku jawab: Ya, apakah keperluanmu padanya, haianak saudaraku? Dia menjawab: Ada seorang yang memberitahuku bahwa Abu Jahal ini seringmencela Rasulullah SAW. Demi (Allah) yang jiwaku ada di tangan-Nya, jika aku menjumpainyatentulah tak akan kulepaskan dia sampai siapa yang terlebih dulu mati, antara aku atau dia!Berkata Abdurrahman bin Auf: Aku merasa heran ketika mendengar ucapan anak muda itu.Kemudian anak yang satunya pun menekanku dan berkata seperti temannya tadi. Tidak lamaberselang, aku pun melihat Abu Jahal sedang mondar-mandir di dalam barisannya, segera akukatakan (kepada kedua anak muda itu): Itulah orang yang sedang kalian cari! Keduanya langsungmenyerang Abu Jahal, menikamnya dengan pedang sampai tewas. Setelah itu merekamenghampiri Rasulullah SAW. (dengan rasa bangga) untuk melaporkan kejadian itu. RasulullahSAW. Berkata: Siapa di antara kalian yang menewaskannya? Masing-masing menjawab: Sayalahyang membunuhnya. Lalu Rasulullah bertanya lagi: Apakah kalian sudah membersihkan matapedang kalian? Belum jawab mereka serentak. Rasulullah pun kemudian melihat pedangmereka, seraya bersabda: Kamu berdua telah membunuhnya. Akan tetapi segala pakaian dansenjata yang dipakai Abu Jahal boleh dimiliki Muadz bin al-Jamuh." Berkata perawi hadist. Keduapemuda itu adalah Muadz bin "Afra" dan Muadz bin Amru bin al-Jamuh (Musnad Imam AhmadI/193. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim.
  • 5. PEMUDA PADA MASA KHALIFAH DAN DINASTI ISLAMIYAHo Umar bin Abdul Aziz, yang menjadi khalifah sebelum berusia 35 tahun. Karena keadilan dan kebijaksanaannya dalam memimpin, sampai-sampai ia dijuluki sebagai khalifah rasyidah yang ke-5.o Saifuddin Qutz, seorang panglima muda dari Mesir, berhasil mematahkan mitos „Tentara Mongol tak terkalahkan‟ bersama tentara kaum muslimin di bawah pimpinannya. Kemenangannya yang gemilang dalam Perang „Ain Jalut akhirnya menyurutkan langkah Mongol menguasai dunia.o Tariq bin Ziyad, penakluk Spanyol pada masa al-Walid bin Abdul Malik, Khalifah Bani Umayyah. Saat itu, dirinya menaklukkan wilayah itu dalam usia yang sangat muda.
  • 6. o Muhammad bin Murad al-Fatih, Sultan dari Turki Utsmani yang lebih dikenal dengan nama Muhammad II al-Fatih ternyata berhasil menaklukkan salah satu imperium paling berkuasa dan kokoh sedunia, Romawi Timur! Dirinya berhasil membuka dan menaklukkan kota yang paling kokoh dan sulit ditaklukkan saat itu, kota Konstantinopel atau Byzantium. Kota itu memiliki benteng yang kuat dan kokoh, ditambah lagi dilindungi oleh perbukitan yang menambah kesulitan untuk menembusnya. Sebenarnya kota itu telah berkali-kali diserang oleh kaum muslimin, dari masa Bani Umayyah dibawah pimpinan Abu Ayyub al-Anshari hingga masa ayahnya, Murad II. Namun akhirnya kota itu ditaklukkan oleh Muhammad al- Fatih yang saat itu baru berusia 21 tahun!
  • 7. PEMUDA PADA MASA KONTEMPORERo Hasan al Banna, seorang pemuda pelopor pergerakan Islam modern dengan mendirikan organisasi Ikhwanul Muslimin di Mesir. Kemudian beliau syahid pada usia yang cukup muda 42 tahun.o Adnan Oktar, seorang pemuda Muslim dengan nama pena Harun Yahya dengan argumentasi yang tepat dan ilmiah, ia berhasil membongkar kebohongan teori evolusi yang bertujuan membelokkan pemikiran manusia agar jauh dari Sang Maha Pencipta.
  • 8. PESAN UNTUK PARA PEMUDAo Rasulullah saw., “Tidak akan beranjak kaki anak Adam pada hari kiamat dari sisi Tuhannya sampai ditanya tentang 5 perkara: tentang umurnya dihabiskan dimana, tentang masa mudanya dihabiskan untuk apa, tentang hartanya dari mana dia dapatkan dan kemana dibelanjakan dan tentang ilmunya diamalkan untuk apa.” (H.R. At Tirmidzi).o Imam Asy-Syafii, "Sesungguhnya kehidupan pemuda itu, demi Allah hanya dengan ilmu dan takwa (memiliki ilmu dan bertakwa), karena apabila yang dua hal itu tidak ada, tidak dianggap hadir (dalam kehidupan).”o Ibnu Khaldun, “Belajar di waktu muda akan lebih mendalam, ia merupakan pokok dari urusan setelahnya. Sesuatu yang pertama bagi hati itu seperti sebuah pondasi bagi kecakapan. Bagus tidaknya hasil tergantung pondasi yang memulainya”
  • 9. o Ibnu Jauzy, “Wahai para pemuda, kerahkan potensi dirimu selagi masih muda karena belum pernah aku lihat karya yang paling berharga selain yang dilakukan oleh para generasi muda”.o Hasan al Banna, “Sesungguhnya sebuah pemikiran itu akan berhasil diwujudkan manakala kuat rasa keyakinan kepadanya, ikhlas dalam berjuang di jalannya, semangat dalam merealisasikannya, dan kesiapan untuk beramal serta berkorban dalam mewujudkannya. Keempat rukun ini, yakni iman, ikhlas, semangat, dan amal (serta pengorbanan) merupakan karakter yang melekat pada pemuda. Karena sesungguhnya dasar keimanan itu adalah nurani yang menyala, dasar keikhlasan adalah hati yang bertakwa, dasar semangat adalah perasaan yang menggelora, dan dasar amal (dan pengorbanan) adalah kemauan yang kuat. Hal itu semua tidak terdapat kecuali pada diri pemuda.”o Hasan Al Banna,"Di setiap kebangkitan pemudalah pilarnya, di setiap pemikiran pemudalah pengibar panji-panjinya."o DR.Yusuf Qardhawi, “Ibarat matahari, maka usia muda ibarat jam 12 ketika matahari bersinar paling terang dan paling panas.”