KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK :MATA KULIAH HADIS TARBAWI (BAHASA INDONESIA)

13,558 views
13,217 views

Published on

PENJELASAN TENTANG TANGGUNG JAWAB ORANG TUA TERHADAP ANAK DALAM PERSEPSI ISLAM , TANGGUNGA JAWAB TERSEBUT ANTARA LAIN KEWAJIBAN MEMBERIKAN PENDIDIKAN, MEMBERI NAMA YANG BAIK, MEMBERIKAN TEMPAT YANG LAYAK DAN LAIN-LAIN

0 Comments
1 Like
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

No Downloads
Views
Total views
13,558
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
73
Comments
0
Likes
1
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

KEWAJIBAN ORANG TUA TERHADAP ANAK :MATA KULIAH HADIS TARBAWI (BAHASA INDONESIA)

  1. 1. Di susun oleh:Yuyun Nurhidayati 111 10 064Linna Indrasari 111 10 065Ahmad Rijalul Umami 111 10 073Khusnul. A.B 111 10 088
  2. 2. Mendengar uraian dari Kholifah Umar ra.anak tersebutmenjawab,”Demi Allah,ayahku tidak memilihkan ibu yanh baikbagiku,akupun di beri nama”kelelawar jantan”,sedang dia juga mengabaikanpen didikan islam padaku. Bahkan walau satu ayatpun aku tidak pernahdiajari olehnya.lalu Umar menoleh kepada ayahnya seraya berkata,”Kautelah berbuat durhaka kepada anakmu,sebelum ia berani kepadamu....” Dari riwayat di atas dapat disimpulkan bahwa mendidik anak denganbaik merupakan salah satu sifat seorang ibu muslimah. Dia senantiasamendidik anak-anaknya dengan akhlak yang baik,yaitu akhlak Muhammaddan para sahabatnya yang mulia.Mendidik anak bukanlah (sakedar)kemurahan hati seorang ibu kepada anak-anaknya,akan tetapi merupakankewajiban dan fitrah yang diberikan Allah kepada seorang ibu. Mendidik anak tidak terbatas dalam satu perkara saja tanpa perkaralainnya, seperti (misalnya) mencucikan pakaianya atau membersihkanbadannya saja. Bahkan mendidik anak itu mencakup perkara yang luas,mengingat anak merupakan generasi tangguh yang akan menggantikan kitayang diharapkan menjadi generasi tangguh yang akan memenuhi bumi inidengan kekuatan, hikmah, ilmu, kemuliaan dan kejayaaan
  3. 3. Rasulullah Saw. Bersabda:“Suruhlah anak-anakmu shalat bila berumur tujuh tahun dangunakan pukulan jika mereka sudah berumur sepuluh tahundan pisahlah tempat tidur meereka (putra putri).” Maksudnya,kewajiban mendidik anak untuk mengerjakanshalat di mulai setelah anak berumur tujuh tahun.Bila telahberusia sepuluh tahun anak belum juga mau mengerjakanshalat,boleh dipukul dengan pukulan ringan yangmendidik,bukan pukulan yang membekas atau menyakitkan.
  4. 4. Artinya: “ Kewajiban orang tua terhadap anaknya adalah memberi nama yang baik,memberi tempat tinggal yang baik, dan mengajari sopan santun.” ”Rasulullah Saw. Diketahui telah memberi perhatian yang sangatbesar terhadap masalah nama.kapan saja beliau menjumpai nama yang tidakmenarik (patut) dan tak berarti,beliau mengubahnya dan memilih beberapanama yang pantas.Beliau mengubah macam-macam nama laki-laki danperempuan.Seperti dalam hadis yang disampaikan oleh aisyah ra.bahwaRasulullah Saw. Biasa merubah nama-nama yang tidak baik. ( HR TIRMIDZI) Pemberian nama yang baik bagi anak adalah awal dari sebuah upayapendidikan terhadap anak. Ada yang mengatakan “Apa arti sebuah nama”.Ungkapkan ini tidak selamanya benar Islam mengajarkan bahwa nama bagiseorang anak adalah doa. Dengan pemberian nama yang baik, diharapkananak kita berperilaku baik sesuai dengan namanya. Adapun setelah kitamemberi nama yang baik, dan telah mendidiknya dengan baik pula,namunanak kita tidak sesuai dengan yang kita inginkan,maka kita kembalikandengan Allah Swt. Nama yang baik dengan akhlak yang baik, itulah yang kitaharapkan.
  5. 5. “Setiap kalian adalah pemimpin, dan akan dimintai pertanggungjawaban, makaseorang iman adalah pemimpin dan akan dimintai peryanggung-jawaban, dan dan seorangsuami adalah pemimpin keluargannya dan akan dimintai pertanggung-jawaban ,dan seorangistri adalah pemimpin di rumah suaminya dan akan dimintai pertanggung-jawaban,danseorang budak adalah pemimpin pada harta majikannya dan akan dimintai pertanggung-jawaban,maka ketahuilah bahwa setiap diri kalian adalah pemimpin dan akan dimintaipertanggung-jawaban.”Allah telah mewasiatkan di dalam perkara anak-anak kalian”. Maka orang tua hendaknya bertanggung jawab terhadap keluarga danketurunanya,jangan sampai dia dan keturunannya mendapatkan kemurkaan dari Allah.Makahendaknya pemimpin keluarga memberikan pelajaran agama yang baik kepada anakketurunannya agar mereka dapat menjadi anak yang shahih.
  6. 6. Anak adalah nikmat Allah Swt. yang tak ternilai danpemberian yang tak terhingga.Tidak ada yang lebih taubesarnya karunia ini selain orang yang tidak atau belummemiliki anak. Nikmat yang agung ini merupakan amanahbagi kedua orang tuanya,yang kelak akan dimintaipertangung jawabannya,apakah keduanya telah menjaganyaatau justru menyia-nyiakannya. Rosulullah SAW bersabda,”Setiap kalian adalah pemimpin ,dan setiap kalian akanditanya tentang kepemimpinannya. Seorang iman adalahpemimpin dan dia akan ditanya tentang kepemimpinannya,dan seorang laki-laki adalah pemimpin dalam keluarganyadan dia akan ditanya akan kepemimpinannya. Inilahsekelumit makalah yang kami sampaikan tentang kewajibanorang tua terhadap anaknya.

×