Norma-norma dalam masyarakat
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Norma-norma dalam masyarakat

on

  • 17,965 views

 

Statistics

Views

Total Views
17,965
Views on SlideShare
17,931
Embed Views
34

Actions

Likes
1
Downloads
88
Comments
1

2 Embeds 34

http://avickyalfii.blogspot.com 18
http://lalulintas.web.id 16

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

 Norma-norma dalam masyarakat Norma-norma dalam masyarakat Presentation Transcript

  • Riza Rifanti (25) Vicky D.A (29)Viky Nur Y (30)
  • Pengertian Norma, Kebiasaan, Adat Istiadat dan Peraturan Setiap individu dalam kehidupan sehari - hari melakukan interaksi dengan individu atau kelompok lainnya. Interaksi sosial mereka juga senantiasa didasari oleh adat dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Misalnyainteraksi sosial di dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan lain sebagainya. Masyarakat yang menginginkan hidup aman, tentram dan damai tanpa gangguan, maka bagi tiap manusia perlu menjadi pedoman bagi segala tingkah laku manusia dalam pergaulan hidup, sehingga kepentingan masing - masing dapat terpelihara dan terjamin. Setiap anggota masyarakat mengetahui hak dan kewajiban masing - masing. Tata itu lazim disebut kaidah (berasal dari bahasa Arab) atau norma (berasal dari bahasa Latin) atau ukuran - ukuran.
  • • Norma - norma itu mempunyai dua macam isi, danmenurut isinya berwujud : perintah dan larangan. Apakahyang dimaksud perintah dan larangan menurut isi normatersebut? Perintah merupakan kewajiban bagi seseoranguntuk berbuat sesuatu oleh karena akibat - akibatnyadipandang baik. Sedangkan larangan merupakankewajiban bagi seseorang untuk tidak berbuat sesuatuoleh karena akibat - akibatnya dipandang tidak baik. Adabermacam - macam norma yang berlaku di masyarakat.Macam - macam norma yang telah dikenal luas adaempat, yaitu:
  • Norma Agama• Peraturan hidup yang harus diterima manusia sebagai perintah -perintah, larangan - larangan dan ajaran - ajaran yang bersumber dariTuhan Yang Maha Esa. Pelanggaran terhadap norma ini akan mendapathukuman dari Tuhan Yang Maha Esa berupa “siksa” kelak di akhirat.Contoh norma agama ini diantaranya ialah:1. “Kamu dilarang membunuh”.2. “Kamu dilarang mencuri”.3. “Kamu harus patuh kepada orang tua”.4. “Kamu harus beribadah”.5. “Kamu jangan menipu”.
  • Norma Kesusilaan• Peraturan hidup yang berasal dari suara hati sanubarimanusia. Pelanggaran norma kesusilaan ialah pelanggaranperasaan yang berakibat penyesalan. Norma kesusilaanbersifat umum dan universal, dapat diterima oleh seluruhumat manusia. Contoh norma ini diantaranya ialah :1. “Kamu tidak boleh mencuri milik orang lain”.2. “Kamu harus berlaku jujur”.3. “Kamu harus berbuat baik terhadap sesama manusia”.4. “Kamu dilarang membunuh sesama manusia”.
  • Norma Kesopanan• Norma yang timbul dan diadakan oleh masyarakat itu sendiri untuk mengatur pergaulan sehingga masing - masing anggota masyarakat saling hormat menghormati. Akibat dari pelanggaran terhadap norma ini ialah dicela sesamanya, karena sumber norma ini adalah keyakinan masyarakat yang bersangkutan itu sendiri. Hakikat norma kesopanan adalah kepantasan, kepatutan, atau kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat. Norma kesopanan sering disebut sopan santun, tata krama atau adat istiadat. Norma kesopanan tidak berlaku bagi seluruh masyarakat dunia, melainkan bersifat khusus dan setempat (regional) dan hanya berlaku bagi segolongan masyarakat tertentu saja. Apa yang dianggap sopan bagi segolongan masyarakat, mungkin bagi masyarakat lain tidak demikian.
  • Norma Hukum• Peraturan - peraturan yang timbul dan dibuat oleh lembaga kekuasaan negara.Isinya mengikat setiap orang dan pelaksanaanya dapat dipertahankan dengan segalapaksaan oleh alat - alat negara, sumbernya bisa berupa peraturan perundang -undangan, yurisprudensi, kebiasaan, doktrin, dan agama. Keistimewaan normahukum terletak pada sifatnya yang memaksa, sanksinya berupa ancaman hukuman.Penataan dan sanksi terhadap pelanggaran peraturan - peraturan hukum bersifatheteronom, artinya dapat dipaksakan oleh kekuasaan dari luar, yaitu kekuasaannegara. Contoh norma ini diantaranya ialah :1. “Barang siapa dengan sengaja menghilangkan jiwa/nyawa orang lain, dihukum karena membunuh dengan hukuman setinggi - tingginya 15 tahun”.2. “Orang yang ingkar janji suatu perikatan yang telah diadakan, diwajibkan mengganti kerugian”, misalnya jual beli.3. “Dilarang mengganggu ketertiban umum”.
  • Hubungan Antar-Norma• Kehidupan manusia dalam bermasyarakat, selain diatur oleh hukum juga diatur olehnorma - norma agama, kesusilaan, dan kesopanan, serta kaidah - kaidah lainnya. Kaidah -kaidah sosial itu mengikat dalam arti dipatuhi oleh anggota masyarakat di mana kaidah ituberlaku. Hubungan antara hukum dan kaidah - kaidah sosial lainnya itu saling mengisi.Artinya kaidah sosial mengatur kehidupan manusia dalam masyarakat dalam hal - hal hukumtidak mengaturnya. Selain saling mengisi, juga saling memperkuat. Suatu kaidahhukum, misalnya “kamu tidak boleh membunuh” diperkuat oleh kaidah sosial lainnya. Kaidahagama, kesusilaan, dan adat juga berisi suruhan yang sama.• Dengan demikian, tanpa adanya kaidah hukum pun dalam masyarakat sudah ada laranganuntuk membunuh sesamanya. Hal yang sama juga berlaku untuk“pencurian”, “penipuan”, dan lain - lain pelanggaran hukum. Hubungan antara normaagama, kesusilaan, kesopanan dan hukum yang tidak dapat dipisahkan itu dibedakan karenamasing - masing memiliki sumber yang berlainan. Norma Agama sumbernya kepercayaanterhadap Tuhan Yang Maha Esa. Norma kesusilaan sumbernya suara hati (insan kamil).Norma kesopanan sumbernya keyakinan masyarakat yang bersangkutan dan norma hukumsumbernya peraturan perundang - undangan.
  • • Dengan demikian, tanpa adanya kaidah hukum pun dalam masyarakat sudahada larangan untuk membunuh sesamanya. Hal yang sama juga berlaku untuk“pencurian”, “penipuan”, dan lain - lain pelanggaran hukum. Hubungan antaranorma agama, kesusilaan, kesopanan dan hukum yang tidak dapat dipisahkan itudibedakan karena masing - masing memiliki sumber yang berlainan. NormaAgama sumbernya kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Normakesusilaan sumbernya suara hati (insan kamil). Norma kesopanan sumbernyakeyakinan masyarakat yang bersangkutan dan norma hukum sumbernyaperaturan perundang - undangan.