Team Games Turnament dan Think Pair Share
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Like this? Share it with your network

Share

Team Games Turnament dan Think Pair Share

  • 1,008 views
Uploaded on

Team Games Turnament dan Think Pair Share adalah dua metode pembelajaran yang temasuk dalam pembelajaran kooperatif.

Team Games Turnament dan Think Pair Share adalah dua metode pembelajaran yang temasuk dalam pembelajaran kooperatif.

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
1,008
On Slideshare
1,008
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
31
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. Pembelajaran Kooperatifdengan Metode TeamsGames Tournament (TGT)dan Think Pair Share (TPS) Oleh Rita Eka Zahara
  • 2. Pembelajaran kooperatif adalahpendekatan pembelajaran yangberfokus pada penggunaan kelompokkecil siswa untuk bekerja sama dalammemaksimalkan kondisi belajaruntuk mencapai tujuan belajar.
  • 3. Metode Teams Games Tournament (TGT) dan Think Pair Share (TPS) Termasuk Pembelajaran Kooperatif
  • 4. Konsep dasar Pembelajaran Kooperatif adalah Menciptakan interaksi yang asah, asih dan asuh, sehingga tercipta masyarakat belajar dan siswa tidak hanya belajar dari guru tetapi juga dari sesama siswa.
  • 5. Ciri-ciri PembelajaranKooperatif1. Saling ketergantungan positif2. Interaksi tatap muka3. Akuntabilitas individual4. Keterampilan menjalin hubungan antar pribadi.
  • 6. Model Pembelajaran Kooperatiftipe Teams Games Tournaments(TGT), atauPertandingan Permainan Timdikembangkan secara asli olehDavid DeVries dan Keith Edwards(1995).
  • 7. TGT dapat digunakan dalam berbagai macam mata pelajaran, dari ilmu-ilmueksak, social maupun bahasa, dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi.
  • 8. ada empat langkah utama dalampembelajaran dengan teknikTGT yang merupakan siklus regular dari aktivitas pengajaran, yaitu sebagai berikut:1. Pengajaran, pada tahap ini guru menyampaikan materi pelajaran2. Belajar Tim, para siswa mengerjakan lembar kegiatan dalam tim mereka untuk menguasai materi.
  • 9. 3. Turnamen, para siswa memainkan game akademik dalam kemampuan yang homogen, dengan meja turnamen tiga peserta.4. Rekognisi Tim, skor tim dihitung berdasarkan skor turnamen anggota tim, dan tim tersebut akan direkognisi apabila mereka berhasil melampaui kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya
  • 10. Sedangkan Pelaksanaan games dalam bentukturnamen dilakukan dengan prosedur, sebagaiberikut:1. Guru menentukan nomor urut siswa dan menempatkan siswa pada meja turnamen (3 orang , kemampuan setara). Setiap meja terdapat 1 lembar permainan, 1 lbr jawaban, 1 kotak kartu nomor, 1 lbr skor permainan.2. Siswa mencabut kartu untuk menentukan pembaca I (nomor tertinggi) dan yang lain menjadi penantang I dan II.3. Pembaca I mengocok kartu dan mengambil kartu yang teratas.4. Pembaca I membaca soal sesuai nomor pada kartu dan mencoba menjawabnya. Jika jawaban salah, tidak ada sanksi dan kartu dikembalikan. Jika benar kartu disimpan sebagai bukti skor.
  • 11. Keunggulan penggunaaanmetode TGT1. Para siswa di dalam kelas-kelas yang menggunakan TGT memperoleh teman yang secara signifikan lebih banyak dari kelompok rasial mereka dari pada siswa yang ada dalam kelas tradisional.2. Meningkatkan perasaan/persepsi siswa bahwa hasil yang mereka peroleh tergantung dari kinerja dan bukannya pada keberuntungan.3. TGT meningkatkan harga diri sosial pada siswa tetapi tidak untuk rasa harga diri akademik mereka.
  • 12. 4. TGT meningkatkan sikap bekerja samaterhadap yang lain (kerja sama verbal dannonberbal, kompetisi yang lebih sedikit5. Keterlibatan siswa lebih tinggi dalam belajar bersama, tetapi menggunakan waktu yang lebih banyak6. TGT meningkatkan kehadiran siswa di sekolah pada remaja-remaja dengan gangguan emosional, lebih sedikit yang menerima skors atau perlakuan lain.
  • 13. Kelemahan metode TGT 1. Sering terjadi dalam kegiatan pembelajaran bahwa tidak semua siswa ikut serta dalam menyumbangkan pendapatnya. 2. Kekurangan waktu untuk proses pembelajaran 3. Kemungkinan terjadi kegaduhan jika guru tidak dapat mengelola kelas
  • 14. Metode Think Pair Share Metode ini dikembangkan oleh Frank Lyman dan rekan-rekannya dari Universitas Maryland. Think Pair Share, berarti : berpikir, berpasangan dan berbagi. sama hal nya dengan metode The Power of Two and Four. Hanya saja, ini dilakukan berdua.
  • 15. Langkah-langka Diskusi Kelasdengan Strategi Think Pair Share1. Guru menyampaikan pertanyaan2. Siswa berpikir secara individual3. Setiap siswa mendiskusikan hasil pemikiran masing-masing dengan pasangan4. Siswa berbagi jawaban dengan seluruh kelas5. Menganalisis dan mengevaluasi hasil pemecahan masalah
  • 16. Keunggulan metode diskusi1. Diskusi melibatkan seluruh siswa secara langsung dalam KBM2. Setiap siswa dapat menguji tingkat pengetahuan dan penguasaan bahan pelajarannya masing- masing.3. Diskusi dapat menumbuhkan dan mengembangkan cara berpikir dan sikap ilmiah4. Dengan mengajukan dan mempertahankan pendapatnya dalam diskusi diharapkan para siswa akan dapat memperoleh kepercayaan akan kemampuan diri sendiri.5. Diskusi dapat menunjang usaha-usaha pengembangan sikap social dan sikap demokratis para siswa.
  • 17. Kelemahan Metode Diskusi1. Suatu diskusi dapat diramalkan hassilnya sebab tergantung pada kepemimpinan dan partisipasi anggota-anggotanya.2. Suatu diskusi memerlukan keterampilan-keterampilan tertentu yang belum pernah dipelajari sebelumnya.3. Jalannya diskusi didominasi oleh beberapa siswa “menonjol”4. Diskusi yang mendalam membutuhkan waktu yang banyak5. Sulit untuk membatasi pokok masalah, jika diskusi telah menghangat dan siswa mulai berani mengajukan pendapat.6. Jumlah siswa yang terlalu besar akan membatasi kesempatan bagi setiap siswa untuk mengemukakan pendapatnya
  • 18. SeKIAN