Your SlideShare is downloading. ×
0
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Thanks for flagging this SlideShare!

Oops! An error has occurred.

×
Saving this for later? Get the SlideShare app to save on your phone or tablet. Read anywhere, anytime – even offline.
Text the download link to your phone
Standard text messaging rates apply

BBL OLEH HESTI DINAR NARIYAMA TUGAS Ibu fania

235

Published on

Published in: Education
0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
235
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
3
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

Report content
Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
No notes for slide

Transcript

  1. Nama : Hesti Dinar Nariyama NIM : 10132057 Kelas : IB_Kebidanan
  2. PEMABAHASAN PENGARTIAN PENYEBAB DEDEK KECIL PENANGANAN PENCEGAHAN
  3. MUNTAH Para ahli mengatakan muntah atau gumoh pada bayi yang disebabkan karena refluks asam, adalah hal yang normal pada bayi yang bersendawa, batuk atau enangis setelah minum susu. Gumoh terjadi pada separuh dari semua bayi sampai berusia 1 tahun. Bayi gumoh terutama disebabkan karena katup antara kerongkongan dan perut belum mampu bekerja dengan sempurna sehingga hal ini apat mengakibatkan refluks asam. Minimalkan kemungkinan bayi gumoh dengan menjaga bayi tetap tegak hingga 45 menit setelah menyusui dan menghindari popok terlalu ketat.
  4. PENYEBAB MUNTAH  terlalu banyak udara dalam lambung  Kekenyangan  pemberian makan yang salah  bayi sedang menderita batuk pilek  bisa juga akibat adanya hernia atau sumbatan usus.
  5. PENANGANAN MUNTAH  Segera bersihkan muntah di mulutnya agar tidak masuk ke saluran pernapasan.  Jangan langsung diberi minum, tunggu bayi tenang dulu.  Jika muntah makin sering, jangan berikan minum atau makanan.  Jangan lupa sendawakan bayi setelah disusui.  Jangan menyusui atau memberi makan bisa bayi dalam posisi tiduran. Pastikan bayi dalam posisi setengah duduk.
  6. PENCEGAHAN BAYI MUNTAH    Cuci tangan Anda. Bila Anda menggunakan susu formula, sterilkan botol dengan merebusnya sebelum membuat susu, untuk mencegah masuknya kuman/ bakteri. Sendawakan bayi sebelum dan sesudah minum susu dengan cara digendong tegak lurus dan disandarkan di bahu anda. Tepuk pundaknya dengan halus sampai bayi bersendawa. Berikan susu pada bayi secukupnya dan pada waktu yang tepat. Jangan memberikan susu saat bayi sangat lapar, karena bayi cenderung untuk minum dengan terburu-buru dan dalam jumlah banyak. Jeda waktu pemberian susu formula (bagi bayi yang diberi susu formula) kurang lebih 3,5 – 4 jam.
  7. LANJUTAN    Pada waktu memberikan susu dengan dot, usahakan nipple dot masuk seluruhnya ke dalam mulut bayi dengan posisi tegak lurus dengan mulut bayi. Hal ini akan mengurangi masuknya udara ke perut bayi pada saat menyusu, sehingga mencegah bayi muntah. Tempatkanlah bayi di ruangan yang tenang pada saat menyusu dengan posisi berbaring menggunakan bantal yang agak tinggi. Biarkan bayi berbaring kurang lebih 10 menit setelah menyusu, setelah itu sendawakan
  8. SUMBER    http://hambaallah92.wordpress.com/2013/01/1 6/5-masalah-yang-terjadi-pada-bayi-baru-lahir/ http://www.ayahbunda.co.id/artikel/Bayi/Gi zi+dan+Kesehatan/cara.atasi.bayi.muntah/0 01/001/590/2 (http://majalahmuslimsehat.com/mencegahbayi-muntah/)

×