Penggolongan virus
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Penggolongan virus

on

  • 112 views

 

Statistics

Views

Total Views
112
Views on SlideShare
66
Embed Views
46

Actions

Likes
0
Downloads
1
Comments
0

2 Embeds 46

http://www.slideee.com 44
http://riskialbughari.blogspot.com 2

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Penggolongan virus Penggolongan virus Presentation Transcript

  • GOLONGAN VIRUS RNA FAMILY GENUS 1. PICORNA VIRIIDAE - ENTEROVIRUS - RHINOVIRUS 2 . REOVIRIDAE - REOVIRUS 3. TOGAVIRIDAE - ALPHAVIRUS - FLAVIVIRUS - RUBIVIRUS 4. ORTHOVIRIDAE - INFLUENZA 5. PARAMYXOVIRIDAE - PARAMYXOVIRUS/MUMPS - MORBILLI VIRUS 6. RHABDOVIRIDAE - VESICULO VIRUS - RABIES VIRUS 7. ARENAVIRIDAE - ARENAVIRUS 8. RETROVIRIDAE - RNA TUMOR VIRUS - AIDS/ HTLV - III -
  • GOLONGAN VIRUS DNA 1. POXVIRIDAE - ORTHOPOXVIRUS - AVIPOXVIRUS - PARAPOXVIRUS 2. HERPETOVIRIDAE - HERPES VIRUS 3. ADENOVIRUS - ADENOVIRUS 4. PAPOVAVIRIDAE - PAPILOMA VIRUS - POLIOMA VIRUS
  • GOLONGAN BUKAN RNA/ DNA VIRUS 1. HEPATITIS 2. VIRUS YANG MENYEBABKAN SAKIT PADA SSP DENGAN INFEKSI LAMBAT. GOLONGAN VIRUS YANG MENGANDUNG RNA / DNA : BEDSONIA
  • ENTERO VIRUS . Terdapat pd banyak binatang , termasuk manusia, ternak, babi dan mencit. Virus - virus dari manusia meliputi virus : - Virus Polio tipe 1 – 3. - Virus Coxsackie : - V. Coxsackie A , ada 23 tipe - V. Coxsackie B, tipe 1 – 6. - Virus Echo, 31 tipe
  • Dalam stadium berat menyebabkan kelumpuhan yg lemas krn kerusakan sel – sel syaraf baik dalam sum – sum tulang punggung maupun otak. Dulu disbt “ Infantile paralysis “ menjangkiti anak – anak dibwh 5 Th. Disbt jg “ Heine – Meidin “ Sifat : - 1. Bisa diinaktifasi dgn ultra violet , pengeringan dgn pemanasan 56 – 60 ˚ C selama 1 jam. - 2. Dapat dibunuh dgn chlor . - 3. Inaktifasi dgn formalin . - 4. Mudah tumbuh pada seluruh biakan jaringan.
  • Antigenitasnya 3 macam : 1. Type 1 ( Tipe Brunhilde ) 2. Type 2 ( Tipe lansing ) 3. Type 3 ( Tipe Leon ) Ketiga tipe ada batas Cross proteksi Tipe 1 paling ganas Zat anti yg dibentuk dlm tubuh : Zat antinetralisasi, zat anti ikatan komplemen, dan zat hemaglutinin.
  • Cara penularan : Melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi Droplet infection per- oral Virus dapat ditemukan dalam hapus tenggorok dan tinja sebelum gejala klinik pertamanya timbul . Gejala Klinik ; Masa tunas 1 – 3 mg , kadang – kadang sampai 5 mg. Sifat infeksi : - Inapparent infection - Minor illnes - Mayor llnes
  • Gejala klinik : Demam dgn diare, tenggorokan merah, sakit kepala , kaku kuduk , kelumpuhan yang terjadi pd penurunan demam . Cara diagnosa : 1. Gejala klinik 2. Laboratorium : isolasi - Sero – diagnostik - Pemeriksaan liquor
  • Laboratorium : a. Isolasi : b. Bahan pemeriksaan berupa : Darah, Hapus tenggorok, tinja, liquor. c. Sero- dignostic. d. Melihat kenaikan Zat anti netralisasi atau zat anti ikatan komplemen yg ada pd serum penderita