Epistemologi Irfani

  • 582 views
Uploaded on

 

  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
582
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
0
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. OLEH:RISAL FAHMI (10650039)
  • 2.  Makna Irfani berasal dari kata irfan yang dalam bahasaarab merupakan bentuk dasar (masdar) dari kata arafayang semakna dengan ma’rifat. Singkatnya pengertianIrfani adalah model metodologi berfikir yang didasarkanatas pendekatan dan pengalaman langsung(directexprience) atas realitas spritual keagamaan, berbedadengan sasaran bayani yang bersifat eksoteris, sasaranbidik irfani adalah bagian esoteris(batin) teks, karena iturasio berperan sebagai alat untuk menjelaskan berbagaipengalaman spritual tersebut.
  • 3.  Pertama menganggap bahwa irfan islam berasal darisumber Persia dan Majusi, seperti yang disampaikan Dozydan Thoulk. Kedua,irfan berasal dari sumber-sumber Kristen, sepertidikatakan Von Kramer, Ignaz,Goldziher,Nicholson,AsinPalacios dan O’lery. Ketiga, irfan ditimba dari India, seperti pendapat hortendan hortman. Keempat, irfan beraal dari sumber-sumberyunani,khususnya neo-platonisme dan hermes, sepertidisampaikan O’leary dan Nicholson.
  • 4. 1. Fase pembibitan yaitu disebut irfan baru ada dalam bentuk lakuzuhud (askestisme).2. Fase kelahiran yaitu zuhid dilakukan atas dasar cinta kepadaTuhan, bebas dari rasa takut atau harapan mendapat pahala.3. Fase pertumbuhan yaitu dimana tokoh sufisme mulai menaruhperhatian terhadap hal-hal yang berkaitan dengan jiwa dan tingkahlaku, sehingga sufisme menjadi moral keagamaan (akhlaq).4. Fase puncak yaitu mencapai masa gemilang dan pada fasepuncak ini banyak besar yang lahir dan menulis tentang irfan.5. Fase spesikasi yaitu irfani terpecah dalam dua aliran yaitu, irfansunni menurut istilah taftazani yang cendrung kepada prilakupraktis (etika), dalam bentuk tarikat-tarikat, dan irfan teoritis yangdi dominasi pemikiran filsafat.6. Fase kemunduran yaitu irfan tidak mengalami perkembanganberarti, bahkan mengalami kemunduran.
  • 5. (1) Persiapan(2) Penerimaan(3) Pengungkapan
  • 6. Untuk bisa menerima limpahan pengetahuan(kasyf), seseorang yang biasan disebut salik(penempuh jalan spiritual) harus menyelesaikanjenjang-jenjang kehidupan spiritual.(1) Taubat(2) Wara’(3) Zuhud,(4) Faqir(5) Sabar(6) Tawakkal(7) Ridla
  • 7. Pengetahuan irfani ini tidak diperolehmelalui representasi atau data-data inderaapapun, bahkan objek eksternal samasekali tidak berfungsi dalam pembentukangagasan umum pengetahuan ini.
  • 8. Ini merupakan tahap terakhir dari prosespencapaian pengetahuan irfani, dimanapengetahuan mistik diinterpresentasikandan diungkapkan kepada orang lain lewatucapan atau tulisan.
  • 9. Dalam irfani di gunakan konsep dzahir danbatin. Batin adalah hakikat dari sumberpengetahuan, sedangkan dzahir adalahteks(al-Qur’an dan al-Hadits) sebagaipelindung dan penyinar.
  • 10.  Epistemologi Al-Irfani yaitu pengetahuan, disnipengetahuan diperoleh melalui penyinaranhakekat oleh Tuhan kepada hamba-Nya(kasyf). Irfani berarti pengetahuan, dimana pengetahuanini diperoleh secara langsung lewat pengalaman(experiment) atas realitas spiritual keagamaan. Sumber asal irfani berasal dari sumber islamsendiri, tetapi dalam perkembangannya diperoleholeh faktor luar, yunani, kristen, hindu dan yanglainnya.