Bab 4
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×
 

Bab 4

on

  • 572 views

 

Statistics

Views

Total Views
572
Views on SlideShare
567
Embed Views
5

Actions

Likes
0
Downloads
7
Comments
0

1 Embed 5

http://muhammadrisal057.blogspot.com 5

Accessibility

Categories

Upload Details

Uploaded via as Microsoft PowerPoint

Usage Rights

© All Rights Reserved

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Processing…
Post Comment
Edit your comment

Bab 4 Bab 4 Presentation Transcript

  • PROSES, OBJEK DAN LAYANAN TERDISTRIBUSI
  • Pengantar• Apa kegiatan yang dilakukan oleh CPU,,?• Sistem batch mengeksekusi jobs seba-gaimana suatu sistem time-share menggunakan program pengguna (user programs) atau tasks.• Bahkan suatu sistem pengguna tunggal mampu menjalankan beberapa program pada saat yang sama.• Dalam banyak hal, seluruh aktivitas ini adalah serupa, maka kita menyebut seluruh program itu proses-proses.
  • Defenisi Proses• Secara tidak langsung, proses merupakan program yang sedang dieksekusi.• Menurut Silberschatz, suatu proses adalah lebih dari sebuah kode program, yang terkadang disebut text section. Proses juga mencakup program counter, yaitu sebuah stack untuk menyimpan alamat dari instruksi yang akan dieksekusi selanjutnya dan register.• Tanenbaum juga berpendapat bahwa proses adalah sebuah program yang dieksekusi yang mencakup program counter register, dan variabel di dalamnya. Kami tekankan bahwa program itu sendiri bukanlah sebuah proses. View slide
  • Count’d Dengan kata lain, proses terdistribusi adalah sebuah proses yang dijalankan pada lebih dari satu processor untuk menyelesaikan pekerjaan. Proses distribusi dirancang agar sebuah program dapat dijalankan pada berbagai tempat dalam suatu jaringan computer, baik LAN maupun WAN. View slide
  • Status ProsesTanenbaum: Running: pada saat menggunakan CPU pada suatu waktu. Ready: proses diberhentikan sementara karena menunggu proses lain untuk dieksekusi. Blocked: tidak dijalankan sampai event dari luar, yang berhubungan dengan proses tersebut terjadi.
  • Count’d Sedangkan menurut Silberschatz, terdapat lima macam jenisstatus yang mungkin dimiliki oleh suatu proses: New: status yang dimiliki pada saat proses baru saja dibuat. Running: status yang dimiliki pada saat instruksi-instruksi dari sebuah proses dieksekusi. Waiting: status yang dimiliki pada saat proses menunggu suatu event (contohnya: proses I/O). Ready: status yang dimiliki pada saat proses siap untuk dieksekusi oleh prosesor. Terminated: status yang dimiliki pada saat proses telah selesai dieksekusi.
  • Count’d Gambar~3.1: Status proses
  • Proses Control Block Tiap proses digambarkan dalam sistem operasi oleh sebuah process control block (PCB) - juga disebut sebuah control block. PCB berisikan banyak bagian dari informasi yang berhubungan dengan sebuah proses yang spesifik, termasuk hal- hal di bawah ini: Status proses: status mungkin, new, ready, running, waiting, halted, dan juga banyak lagi. Program counter: suatu stack yang berisi alamat dari instruksi selanjutnya untuk dieksekusi untuk proses ini. CPU register: Register bervariasi dalam jumlah dan jenis, tergantung pada rancangan komputer. Register tersebut termasuk accumulator, register indeks, stack pointer, general-purposes register, ditambah code information pada kondisi apa pun.
  • Count’d Informasi managemen memori: Informasi ini dapat termasuk suatu informasi sebagai nilai dari dasar dan batas register, tabel page/halaman, atau tabel segmen tergantung pada sistem memori yang digunakan oleh sistem operasi. Informasi pencatatan: Informasi ini termasuk jumlah dari CPU dan waktu riil yang digunakan, batas waktu, jumlah akun jumlah job atau proses, dan banyak lagi. Informasi status I/O: Informasi termasuk daftar dari perangkat I/O yang di gunakan pada proses ini, suatu daftar berkas-berkas yang sedang diakses dan banyak lagi. PCB hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan informasi yang dapat bervariasi dari proses yang satu dengan yang lain.
  • Thread Thread merupakan unit dasar dari penggunaan CPU, yang terdiri dari Thread_ID, program counter, register set, dan stack. Sebuah thread berbagi code section, data section, dan sumber daya sistem operasi dengan Thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama. Thread juga sering disebut lightweight process. Sebuah proses tradisional atau heavyweight process mempunyai thread tunggal yang berfungsi sebagai pengendali. Perbedaan antara proses dengan thread tunggal dengan proses dengan thread yang banyak adalah proses dengan thread yang banyak dapat mengerjakan lebih dari satu tugas pada satu satuan waktu.
  • Keuntungan Trhead• Responsi• Berbagi sumber daya• Ekonomi
  • Multithreading Model1. Many to one Model Many-to-One model memetakan banyak user-level thread ke satu kernel thread. Pengaturan thread dilakukan di user space, oleh karena itu ia efesien tetapi ia mempunyai kelemahan yang sama dengan user thread. Selain itu karena hanya satu thread yang dapat mengakses thread pada suatu waktu maka multiple thread tidak dapat berjalan secara pararel pada multiprocessor. Userlevel thread yang dimplementasi pada sistem operasi yang tidak mendukung kernel thread menggunakan Many-to-One model.
  • Count’d
  • 2. One to one Model One-to-One model memetakan setiap userthread ke kernel thread. Ia menyediakan lebihbanyak concurrency dibandingkan Many-to-Onemodel. Keuntungannya sama dengan keuntungankernel thread. Kelemahannya model ini adalahsetiap pembuatan user thread membutuhkanpembuatan kernel thread. Karena pembuatan thread dapat menurunkanperforma dari sebuah aplikasi maka implmentasidari model ini membatasi jumlah thread yangdibatasi oleh sistem. Contoh sistem operasi yangmendukung One-to-One model adalah Windows NTdan OS/2.
  • Count’d
  • 3. Many to many Model Many-to-many model multiplexes banyak user- level thread ke kernel thread yang jumlahnya lebih kecil atau sama banyaknya dengan user-level thread. Jumlah kernel thread dapat spesi…k untuk sebagian aplikasi atau sebagian mesin. Many-to-One model mengizinkan developer ntuk membuat user thread sebanyak yang ia mau tetapi concurrency tidak dapat diperoleh karena hanya satu thread yang dapat dijadual oleh kernel pada suatu waktu.
  • Count’d
  • Distributed object Sistem objek terdistribusi dapat mengadopsi arsitektur client-server. Dalam kasus ini, objek dikelola oleh server dan klienmemanggil method mereka dengan menggunakan remote metodeinvokasi. Di RMI, permintaan klien untuk memohon sebuah metodeobjek dikirim dalam pesan ke server. invokasi dilakukan denganmelaksanakan metode objek di server dan hasilnya dikembalikan keklien dalam pesan lain. Distributed object dapat mengasumsikanmodel arsitektur lain. Sebagai contoh, objek dapat direplikasi dalamrangka memperoleh manfaat untuk toleransi kesalahan danmeningkatkan kinerja, dan objek dapat bermigrasi dengan maksuduntuk meningkatkan kinerja mereka.
  • CORBA• Interoperabilitas adalah kemampuan saling bekerjasama antar sistem komputer. Sebenarnya interoperabilitas bukanlah barang baru, karena protokol komunikasi datapun (TCP/IP misalnya) pada dasarnya diciptakan untuk mewujudkan interoperabilitas.• Interoperabilitas perangkat lunak menuntut homogenitas pada suatu level tertentu. Untuk itu diperlukan semacam standarisasi. Berawal dari keperluan ini lahirlah CORBA (Common Object Request Broker Architecture). CORBA adalah hasil kesepakatan antara sejumlah vendor dan pengembang perangkat lunak terkenal seperti IBM, Hewlett-Packard, dan DEC, yang tergabung dalam sebuah konsorsium bernama OMG (Object Management Group).• CORBA adalah sebuah arsitektur software yang berbasis pada teknologi berorientasi obyek atau Object Oriented (OO) dengan paradigma client- server. Dalam terminologi OO, sebuah obyek berkomunikasi dengan obyek lain dengan cara pengiriman pesan (message passing).
  • COUNT’D• Keunikan dari CORBA adalah kemampuannya dalam menangani heterogenitas antara client dan server (dalam terminologi CORBA, obyek server dinamakan implementasi obyek (object implementation). Keduanya dapat saja diimplementasikan dalam hardware, sistem operasi, bahasa pemrograman, dan di lokasi yang berbeda, tetapi tetap bisa saling berkomunikasi. Kuncinya ada pada sebuah lapisan software yang disebut dengan ORB(Object Request Broker).
  • COM DAN DCOM• COM (Component Object Model) adalah spesifikasi mencakup implementasi yang dikembangkan Microsoft Corporation, yang menyediakan framework untuk integrasi komponen. Framework ini mendukung interoperability dan reusability objek-objek terdistribusi yang memungkinkan developer membangun sistem dengan melakukan assembly berbagai komponen dari berbagai vendor. Komponen-komponen tersebut akan berkomunikasi melalui COM.
  • COUNT’D• COM dikembangkan menjadi DCOM (Distrubuted COM) untuk mendukung interaksi antar komponen yang terdistribusi (berlokasi di mesin yang berbeda). Dengan DCOM, komponen yang beroperasi di berbagai platform yang berbeda akan dapat berinteraksi.• COM dan DCOM merepresentasikan teknologi low-level untuk interaksi komponen, sedangkan OLE, ActiveX, dan MTS merepresentasikan higher-level application services yang dibangun di atas COM dan DCOM. Batasan antar berbagai teknologi Microsoft kadang-kadang kurang jelas. Orang seringkali menggunakan terminologi “OLE technologies” yang mencakup COM, atau “Active Platform” sebagai web solution yang lengkap.
  • Layanan Terdistribusi• Dalam perkembangannya, objek terdistribusi masih dirasa kurang.• Untuk itu dikembangkan layanan terdistribusi dimana bukan lagi objek yang didistribusikan, tetapi sudah berupa sebuah layanan.• Teknologi yang menggunakan konsep ini adalah web service yang menggunakan protocol standard an terbuka sehingga mudah untuk diadaptasi oleh berbagai pihak dan dapat beroprasi pada berbagai aplikasi dan platform.
  • Web Service (WS)• WS, akronin dari Web Service, adalah system software yang didesain untuk mendukung interaksi antar computer dalam jaringan.• WS memiliki antar muka dalam format yang dapat dibaca oleh computer seperti WSDL (Web Service Description Language).• System lain berinteraksi dengan Web Service melalui massage yang dikirim dengan protocol HTTP.
  • Keuntungan Web Servicea. Web Service memungkinkan aplikasi yang berjalan dalam berbagai platform untuk dapat saling berintraksi.b. Web Service menggunakan standard an protocol yang terbuka.c. Dengan menggunakan protocol HTTP, Web Service dapat melalui berbagai macam firewall tampa harus banyak mengubah konfigurasi firewall tersebut.d. Web service memungkinkan penggabungan aplikasi dan layanan dari berbagai perusahaan untuk menyediakan layanan yang terintegrasi bagi pengguna.e. Web service memungkinkan penggunaan kembali layanan dan komponen yang ada dalam infastrukturnya.
  • Kelemahan dari Web Servicea. Karena relatife baru, fasilitas standar yang dimiliki oleh Web Service masih ternatas bila dibandingkan dengan teknologi yang lebih matang CORBA.b. Kinerja Web Service masih kalah dibandingkan dengan teknologi terdistribusi lainnya karena menggunakan format teks dalam melakukan pertukaran data.
  • END,,,,,,, TERIMA KASIH