DATABASE     TERDISTRIBUSI(DISTRIBUTED DATABASE= DDB)
Latar BelakangFiel Processing / pemrosesan berkas menggunakan prinsipsetiap aplikasi memiliki data tersendiri. Hal ini mem...
DATABASE TERDISTRIBUSIDalam sebuah database terdistribusi, database disimpan padabeberapa komputer. Komputer-komputer dala...
Pemrosesan Data Terdistribusi  Pemrosesan terdistribusi/Distributed Processing atau Distributed  Computing System adalah s...
Pemrosesan terdistribusi     dapat   dikelompokkan     berdasarkan  beberapa kriteriaa. Degree of Computing / tingkat hubu...
Distributed Database SystemDistributed Database (DDB) / basis data terdistribusi (BDT) adalahsekumpulan database yang sali...
Ciri yang mendasari SBDT :• Data disimpan pada sejumlah tempat. Setiap tempat  secara logik terdiri dari processor tunggal...
Ada 2 aspek penting dari DDB :1. Distribusi : data tidak disimpan pada tempat (prosesor)   yang sama, sehingga DDB dapat d...
Database terdistribusi secara geografis  Site-site dalam database terdistribusi dihubungkan secara fisik denganberbagai ca...
Fully Connected network :Keuntungan :kalau salah satu node rusak, yang lainnya masih dapat berjalan (tetapi biaya mahal).K...
Partially connected network :Keuntungan : reliability rendah, biaya dapat ditekanKerugian : control management tidak terja...
Tree structure network :Keuntungan : bersifat sentral, control management lebih terjaminKerugian : kalau node pusat (A) ru...
Ring Network (LAN) :Keuntungan : rusak satu, yang lain masih berjalanKerugian : Control management kurang terjamin karena ...
Star Network (LAN) :Keuntungan : - control management lebih terjamin, karena bersifat sentral              - reliability r...
SistemManajemen      Database     Terdistribusi(Distributed DBMS) merupakan sistem softwareyang dapat memelihara DDBS dan ...
Keuntungan dari DDBS•   Otonomi local : karena data didistribusikan, user dapat mengakses dan bekerja dengan data    terse...
Kerugian dari DDBS•   Kurangnya pengalaman : sistem DB terdistribusi bertujuan umum (general-    purpose) tidak sering dig...
Upcoming SlideShare
Loading in...5
×

Bab 2

388
-1

Published on

0 Comments
0 Likes
Statistics
Notes
  • Be the first to comment

  • Be the first to like this

No Downloads
Views
Total Views
388
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
19
Comments
0
Likes
0
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Bab 2

  1. 1. DATABASE TERDISTRIBUSI(DISTRIBUTED DATABASE= DDB)
  2. 2. Latar BelakangFiel Processing / pemrosesan berkas menggunakan prinsipsetiap aplikasi memiliki data tersendiri. Hal ini mempengaruhiefisiensi dan efektivitas sehingga muncul konsep databasesystem.Konsep ini mendasarkan pada prinsip bahwa data dibuat,disediakan dan dikelola secara terpusat. Konsep baru inimengakibatkan program apliaksi tidak lagi tergantung padaperubahan data baik secara logika maupun fisik dan jugasebaliknya, hal ini disebut data independence.Pada perkembangan sistem database, data yang disimpansemakin besar, pemrosesan semakin kompleks, data dapatdiakses dengan menggunakan teknologi sehingga munculsistem database terdistribusi.
  3. 3. DATABASE TERDISTRIBUSIDalam sebuah database terdistribusi, database disimpan padabeberapa komputer. Komputer-komputer dalam sebuah sistemterdistribusi berhubungan satu sama lain melalui bermacam-macammedia komunikasi seperti high-speed buses atau telephone line.Sebuah sistem database terdistribusi berisikan sekumpulan site, dimana tiap-tiap site dapat berpartisipasi dalam pengeksekusiantransaksi-transaksi yang mengakses data pada satu site ataubeberapa site. Tiap-tiap site dapatmemproses transaksi lokal yaitu sebuah transaksi yang mengaksesdata pada satu site di mana transaksi telah ditentukan.Sebuah site juga dapat mengambil bagian dalam mengeksekusitransaksi global yaitu transaksi yang mengakses data pada site yangberbeda di mana transaksi telah ditentukan, atau transaksi yangmengakses data pada beberapa site yang berbeda.
  4. 4. Pemrosesan Data Terdistribusi Pemrosesan terdistribusi/Distributed Processing atau Distributed Computing System adalah sekumpulan peralatan pemrosesan yang saling terhubung melalui jaringan komputer dan saling bekerjasama untuk mengerjakan tugas-tuags tertentu. Yang dimaksud dengan peralatan pemrosesan data adalah peralatan komputasi yang dapat mengeksekusi sendiri sebuah program. Sekumpulan peralatan yang saling terhubung akan mendistribusikan berbagai macam hal, dianataranya adalah:• Processing Logic / Pemrosesan secara logis• Fungsi. Beberapa fungsi sistem komputer dapat didelegasikan ke beberapa hardware atau software• Data• Kontrol
  5. 5. Pemrosesan terdistribusi dapat dikelompokkan berdasarkan beberapa kriteriaa. Degree of Computing / tingkat hubungan : tinggi atau rendah ? Jumlah data yang saling digunakan dibandingkan dengan jumlah pemrosesan lokalb. Struktur antar hubungan : kuat atau lemh ? Jika komponen di Share dikatakan kuat ?c. Kesalingtergantungan komponen-komponen. Kuat atau lemah dalam mengekseskusi proses.d. Keselarasan antar komponen : selaras atau tidak selaras ? Pemrosesan terdistribusi berkembang karena kebutuhan untuk dapat memecahkan masalah yang besar, kompleks dengan menggunakan berbagai macam aturan divide and conquer. Alasan lain yang mendasar adalah struktur organisasi yang berubah menjadi terdistribusi. Karena perkembangan pemrosesan terdistribusi inilah maka kemudian berkembang Distributed Database System yang diharapkan akan dapat mendukung pemrosesan terdistribusi.
  6. 6. Distributed Database SystemDistributed Database (DDB) / basis data terdistribusi (BDT) adalahsekumpulan database yang saling terhubung secara logikal dansecara fisik terdistribusi pada berbagai tempat melalui jaringankomputer.Distributed Database Management System (DDBMS) / SystemManajemen Basis Data Terdistribusi (SMBDT) adalah softwareyang mengelola BDT dan menyediakan mekanisme agar distribusitersebut transparent di hadapan user.Distributed Database System (DDBS)/Sistem Basis DataTerdistribusi (SBDT) adalah DDB yang menggunakan DDBMS.
  7. 7. Ciri yang mendasari SBDT :• Data disimpan pada sejumlah tempat. Setiap tempat secara logik terdiri dari processor tunggal• Processor pada tempat yang ebrbeda tersebut dihubungkan dengan jaringan komputer• SBDT bukan sekumpulan file yang berada pada berbagai tempat tetapi sebuah database pada berbagai tempat.• Setiap tempat mempunyai kemampuan untuk secara mandiri memproses perintah user yang membutuhkan akses ke data di tempat tersebut, dan juga mampu untuk memproses data yang tersimpan di tempat lain.
  8. 8. Ada 2 aspek penting dari DDB :1. Distribusi : data tidak disimpan pada tempat (prosesor) yang sama, sehingga DDB dapat dibedakan dari database tunggal, sentralisasi2. Korelasi logika : data memiliki property yang berhubungan sehingga DDB dapat dibedakan dari sekumpulan database local atau file yang disimpan pada tempat yang berbeda pada jaringan komputer.
  9. 9. Database terdistribusi secara geografis Site-site dalam database terdistribusi dihubungkan secara fisik denganberbagai cara. Beberapa topologi digambarkan sebagai sebuah graph yangsimpul-simpulnya bersesuaian dengan site. Sebuah edge dari simpul A kesimpul B bersesuaian dengan sebuah hubungan langsung antara dua site.
  10. 10. Fully Connected network :Keuntungan :kalau salah satu node rusak, yang lainnya masih dapat berjalan (tetapi biaya mahal).Kerugian :control management tidak terjamin
  11. 11. Partially connected network :Keuntungan : reliability rendah, biaya dapat ditekanKerugian : control management tidak terjamin
  12. 12. Tree structure network :Keuntungan : bersifat sentral, control management lebih terjaminKerugian : kalau node pusat (A) rusak, semua akan rusak.Cat : setiap proses dimulai dari bawah.
  13. 13. Ring Network (LAN) :Keuntungan : rusak satu, yang lain masih berjalanKerugian : Control management kurang terjamin karena bersifatdesentralisasi
  14. 14. Star Network (LAN) :Keuntungan : - control management lebih terjamin, karena bersifat sentral - reliability rendahKerugian : kalau pusat rusak, yang lainnya rusak
  15. 15. SistemManajemen Database Terdistribusi(Distributed DBMS) merupakan sistem softwareyang dapat memelihara DDBS dan transparan keuser.DDBS bukan merupakan kumpulan dari file yangdapat disimpan tersendiri di setiap node darijaringan komputer. Untuk membentuk DDBS, filetidak seharusnya berelasi secara logika saja, tetapiperlu ada struktur di antara file dan akses databukan merupakan hal yang khusus.
  16. 16. Keuntungan dari DDBS• Otonomi local : karena data didistribusikan, user dapat mengakses dan bekerja dengan data tersebut sehingga memiliki kontrol local.• Meningkatkan kinerja : karena setiap site menangani hanya bagian dari DB, CPU dan I/ O tidak seberat seperti DB pusat. Data yang dipakai untuk transaksi disimpan dalam beberapa site, sehingga eksekusi transaksi dapat secara parallel.• Meningkatkan reliability/ availability : jika satu site mengalami crash, dapat membuat beberapa site tidak dapat diakses. Jika data direplikasi ke banyak site, kerusakan hubungan komunikasi tidak menjadikan sistem total tidak dapat dioperasikan.• Ekonomis : dari biaya komunikasi, baik membagi aplikasi dan memproses secara local di setiap site. Dari biaya komunikasi data, akan lebih murah untuk memelihara sistem komputer dalam satu site dan menyimpan data secara local.• Expandibility : akan lebih mudah mengakomodasikan ukuran DB yang semakin besar. Ekspansi dapat dilakukan dengan menambah proses dan kekuatan penyimpanan ke jaringan.• Shareability : jika sistem informasi tidak terdistribusi, akan sulit untuk berbagi data dan sumber daya. Sistem DB terdistribusi memungkinkan hal ini.
  17. 17. Kerugian dari DDBS• Kurangnya pengalaman : sistem DB terdistribusi bertujuan umum (general- purpose) tidak sering digunakan. Yang digunakan adalah sistem prototype yang dibuat untuk satu aplikasi (misal : reservasi pesawat)• Kompleksitas : masalah DDBS lebih kompleks dibandingkan dengan manajemen database terpusat• Biaya : sistem terdistribusi membutuhkan tambahan hardware (untuk mekanisme komunikasi) sehingga biaya hardware meningkat. Yang terpenting pada biaya ini adalah replikasi. Jika fasilitas komputer dibuat di banyak site, akan memerlukan orang2 yang memelihara fasilitas tersebut• Kontrol distribusi : sebelumnya menjadi keuntungan. Tetapi karena distribusi menyebabkan masalah sinkronisasi dan koordinasi, kontrol terdistribusi menjadi kerugian atau kekurangan di masalaha ini.• Keamanan : akan mudah mengontrol database yang terpusat. Dalam sistem database terdistribusi, jaringan membutuhkan keamanan tersendiri.• Perubahan yang sulit : tidak ada tool atau metodologi untuk membantu user mengubah database terpusat ke database terdistribusi.
  1. A particular slide catching your eye?

    Clipping is a handy way to collect important slides you want to go back to later.

×