Mengenal Al Qur'an

13,482 views
13,195 views

Published on

Slide ini dibuat dalam rangka memenuhi tugas matakuliah Pendidikan Agama Islam II di Universitas Islam "45" Bekasi.

Boleh dicopy-paste dan disebarluaskan. ^^



Published in: Education
6 Comments
7 Likes
Statistics
Notes
No Downloads
Views
Total views
13,482
On SlideShare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0
Actions
Shares
0
Downloads
294
Comments
6
Likes
7
Embeds 0
No embeds

No notes for slide

Mengenal Al Qur'an

  1. 1. Mata Kuliah : Pend. Agama Islam
  2. 2. Mengenal AL-QUR’AN
  3. 3. Pendahuluan Al-Qur‟an itu merupakan kitab Allah Subhanahu Wa Ta‟ala yang terakhir yang diturunkan kepada nabi terakhir, Nabi Muhammad Shalallahu „Alaihi Wasallam dan merupakan penyempurnaan serta pelengkap kitab-kitab yang telah diturunkan sebelumnya, seperti kitab Zabur, Taurat, dan Injil. Al-Qur‟an juga sebagai petunjuk dan penjelas serta pembeda antara yang hak dan yang batil. Al-Qur‟an bersifat universal. Universal dalam arti cakupan sasarannya seluruh umat manusia tanpa dibatasi ras (suku/bangsa) dan wilayah (daerah/negara), serta golongan atau strata sosial tertentu. Universal dalam arti masa berlakunya sepanjang masa dan zaman tanpa dibatasi waktu sejak Nabi Muhammad sampai akhir zaman. Keluasan dan kelengkapan ajarannya, menjadikan Al-Qur‟an sebagai satu-satunya pedoman kehidupan yang dapat membawa manusia pada keselamatan dan kebahagiaan lahir-batin, dunia- akhirat. Dalam Al-Qur‟an petunjuk yang jelas dan nyata, bagaimana manusia harus hidup dan menghadapi berbagai masalah kehidupan ini tanpa mengorbankan nilai-nilai kemanusiaannya yang telah dianugerahkan Allah kepadanya. Hal ini sesuai dengan firman Allah: “Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus dan memberi kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan amal shaleh bahwa bagi mereka adalah pahala yang besar” (QS. Al-Israa‟ : 9) Oleh karena itu, sebagai makhluk yang dikaruniai akal, hendaknya manusia itu senantiasa berpegang teguh kepada aturan Allah dan berpedoman kepada Al-Qur‟an.
  4. 4. AL-QUR‟AN adalah kitab suci agama Islam. Umat Islam mempercayai bahwa Al-quran merupakan puncak dan penutup Wahyu Allah yang diperuntukkan bagi manusia, yang disampaikan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantaraan Malaikat Jibril.Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur‟an Surat An-Najm (53) ayat: 4“Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” Ditinjau dari segi kebahasaan, Al-Qur’an berasal dari bahasa Arab yang berarti "bacaan" atau "sesuatu yang dibaca berulang- ulang". Kata Al-Qur’an adalah bentuk kata benda dari kata kerja qaraa yang artinya membaca. Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah, dan akan mendapat pahala. Dalam sebuah Hadits Rasulullah bersabda, yang artinya: “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an dia bersama malaikat yang mulya lagi baik. Orang yang membaca Al-Qur’an dan dia terbata-bata didalamnya serta dia mengalami kesulitan, dia itu mendapat dua pahala.” (HR. Muslim).
  5. 5. Kemurnian Kitab Al-Quran ini dijamin langsung oleh Allah, yaitu Dzat yang menciptakan dan menurunkan Al-Quran itu sendiri. Dan pada kenyataannya kita bisa melihat, satu-satu kitab yang mudah dipelajari bahkan sampai dihafal oleh beribu-ribu umat Islam. Firman Allah dalam Surat Al-Baqarah (2) ayat 23: “Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Al-Quran yang Kamiwahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Al-Quran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.” Maksud Ayat ini merupakan tantangan bagi mereka (orang-orangmusyrik) yang meragukan tentang kebenaran Al-Quran. Al-Qur‟an itu tidakdapat ditiru walaupun dengan mengerahkan semua ahli sastra dan bahasakarena ia merupakan Firman Allah Ta‟ala yang tidak ada tandingannya.
  6. 6. Surat Huud (11) ayat : 14 “Jika mereka yang kamu seru itu tidak menerima seruanmu (ajakanmu) itu maka ketahuilah, sesungguhnya Al-Quran itu diturunkan dengan ilmu Allah, dan bahwasanya tidak ada Tuhan selain Dia, maka maukah kamu berserah diri (kepada Allah)?”Kemudian dalam Surat Al-israa (17) ayat : 18, Allah berfirman: “Barangsiapa menghendaki kehidupan sekarang (duniawi), maka Kami segerakan baginya di dunia itu apa yang kami kehendaki bagi orang yang kami kehendaki dan Kami tentukan baginya neraka jahannam; ia akan memasukinya dalam keadaan tercela dan terusi.”
  7. 7. Nama-Nama AL-QUR‟ANSurat Al-Baqarah (2) ayat 2: “ Kitab (Al-Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.” Jadi Allah menamakan Al-Quran dengan Al Kitab yang di sini berarti "yang ditulis", sebagai isyarat bahwa Al-Quran diperintahkan untuk ditulis atau tulisan.
  8. 8.  Al-Hudaa Al-Huda artinya penjelasan, petunjuk. petunjuk dari kesesatan dan kebutaan. Ia adalah petunjuk secara hakikat dan makna, ia adalah petunjuk dari kekufuran dan kemunafikan, dari kezhaliman dan tindakan-melampaui batas, dari kebingungan dan ketakutan serta petunjuk dari segala hal yang menyimpang dan dapat menjerumuskan.Allah berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 185
  9. 9. “(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang didalamnya diturunkan (permulaan) Al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia danpenjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yangbathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) dibulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalamperjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yangditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahanbagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkanbilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yangdiberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.”
  10. 10. Al-Furqan Al Qur’an disebut juga Al Furqaan karena memiliki fungsi sebagai pembeda antara yang haq dan yang batil.QS. Al-Furqaan (25) ayat : 1“Maha suci Allah yang telah menurunkan Al Furqaan (Al-Quran)kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatankepada seluruh alam .”Yang dimaksud dengan Al-Furqan dalam ayat ini ialah Al-Quran.Al-Quran dinamakan Al-Furqan karena dia membedakan antarayang haq dengan yang batil, diantarnya membedakan antarakebenaran ke-esaan Allah Ta’ala dengan kebatilan kepercayaansyirik
  11. 11. Al-Bayaan dinamakan Al Bayaan karena ia berfungsi sebagai penjelas dan penerangan kebenaran dari Tuhan.“(Al-Quran) ini adalah penerangan bagi seluruh manusia, dan petunjuk serta pelajaran bagi orang- orang yang bertakwa.” (QS. Ali-Imran (3) : 138)
  12. 12. TUNTUTAN IMAN KEPADA AL-QUR’ANDalam Surat Al-Ahzab (33) ayat : 36 Allah Ta’ala berfirman:“Dan tidaklah patut bagi laki-laki yang mumin dan tidak (pula)bagi perempuan yang mumin, apabila Allah dan Rasul-Nya telahmenetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan(yang lain) tentang urusan mereka. Dan barangsiapa mendurhakaiAllah dan Rasul-Nya maka sungguhlah dia telah sesat, sesat yangnyata.” Sesuai firman Allah di atas, setiap umat Islam baiklaki-laki maupun perempuan, di tuntut untuk mengimanisuatu ketetapan yang telah ditentukan oleh Allah, yaitudiantaranya Al-Qur’an, sehingga apabila merekamengingkari akan adanya Al-Qur’an sesungguhnya merekatermasuk ke dalam golongan orang-orang yang sesat
  13. 13. Selain itu, sebagai orang yang telah menyatakan beriman kepada Al- Quran dan meyakini kebenarannya, tentunya tidak cukup hanya beriman dan yakin akan kebenarannya saja, melainkan kita dituntut untuk mewujudkannya dalam bentuk amal nyata. Diantaranya: Mempelajari dan mengajarkan serta membacanya Firman Allah dalam Surat Al-Baqarah ayat 121: Artinya: Orang-orang yang Telah kami berikan Al Kitab kepadanya, mereka membacanya dengan bacaan yang sebenarnya, mereka itu beriman kepadanya. dan barangsiapa yang ingkar kepadanya, Maka mereka Itulah orang-orang yang rugi. Memahami dan mentadaburinya Melaksanakan (mengamalkan)nya Menghafal dan memeliharanya, Rasulullah bersabda, yang artinya: “Sesungguhnya Al-Qur‟an Al-Karim ini membutuhkan penjagaan () muraja‟ah dan banyak membaca, karena Al-Qur‟an itu lebih cepat terlepas melebihi unta dari ikatannya. [HR. Al-Bukhari). Menda‟wahkannya1. Menerima dan tunduk dengan hukum-hukumnya
  14. 14. BAHAYA MELUPAKAN AL-QURANJika seseorang tidak pernah membaca Al-Qur’an maka dia telah lalai dari mengingat Allah. “Dan bersabarlah kamu bersama-sama dengan orang-orang yang menyeru Tuhannya di pagi dan senja hari dengan mengharap keridhaan-Nya; dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka (karena) mengharapkan perhiasan dunia ini; dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingati Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas.” (Surat Al-Kahfi (18) ayat: 28)
  15. 15. Diantara bahaya melupakan Al-Quran adalah akan beradadalam kegelapan dan kesesatan, sehingga mengakibatkanseseorang menjadi sesat jalan hidupnya. Ia juga akandibutakan hatinya, lupa terhadap identitas hakiki sebagaimakhluk Allah, dan juga digolongkan termasuk orangmunafik dan fasiq. Orang yang melalaikan Al-Qur’an akanmendapat kesulitan dalam kehidupannya. SebagaimanafirmanNya, “Dan barangsiapa berpaling dariperingatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupanyang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada harikiamat dalam keadaan buta.” (Thaha [20] : 124).
  16. 16. KESIMPULANAl-Qur’an itu merupakan satu-satunya kitab suci yang diwahyukanAllah kepada manusia, sebagai pedoman hidup, karena Al-Qur’anadalah sumber dari segala ilmu, sebagai petunjuk bagi manusia antarayang haq dan batil, yang berpegang teguh kepada Al-Qur’an makahidupnya tidak akan tersesat.Dari makna Al-Quran dapat disimpulkan bahwa :Al-Quran merupakan Kitab yang selalu dibaca umat muslim di selurhduniaAl-Quran artinya kitab yang paling sempurnadibandingkan Kitab suciyang lain Al-Quran artinya kitab yang mengumandangkan firmanIllahi kepada seluruh manusiaKita dituntut untuk beriman kepada Al-Qur’an, siapa yang melupakannya berarti dia telah melalaikan perintah Allah.
  17. 17. SELESAI

×