Modul k3 lh

3,405 views
3,239 views

Published on

Published in: Education

Modul k3 lh

  1. 1. I. Pengertian Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan Kerja 1. Keamanan Kerja Keamanan kerja adalah unsur-unsur penunjang yang mendukung terciptanya suasana kerja yang aman, baik berupa materil maupun nonmateril. a. Unsur-unsur penunjang keamanan yang bersifat material diantaranya sebagai berikut. 1) Baju kerja 2) Helm 3) Kaca mata 4) Sarung tangan 5) Sepatu b. Unsur-unsur penunjang keamanan yang bersifat nonmaterial adalah sebagai berikut. 1) Buku petunjuk penggunaan alat 2) Rambu-rambu dan isyarat bahaya. 3) Himbauan-himbauan 4) Petugas keamanan 2. Kesehatan Kerja Kesehatan kerja adalah suatu kondisi kesehatan yang bertujuan agar masyarakat pekerja memperoleh derajat kesehatan setinggi-tingginya, baik jasmani, rohani, maupun sosial, dengan usaha pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit atau gangguan kesehatan yang disebabkan oleh pekerjaan dan lingkungan kerja maupun penyakit umum.Kesehatan dalam ruang lingkup kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja tidak hanya diartikan sebagai suatu keadaan bebas dari penyakit. Menurut Undang-Undang Pokok Kesehatan RI No. 9 Tahun 1960, BAB I pasal 2, keadaan sehat diartikan sebagai kesempurnaan keadaan jasmani, rohani, dan kemasyarakatan. 3. Keselamatan Kerja Keselamatan kerja dapat diartikan sebagai keadaan terhindar dari bahaya selama melakukan pekerjaan. Dengan kata lain keselamatan kerja merupakan salah sau faktor yang harus dilakukan selama bekerja. Tidak ada seorang pun didunia ini yang menginginkan terjadinya kecelakaan. Keselamatan kerja sangat bergantung .pada jenis, bentuk, dan lingkungan dimana pekerjaan itu dilaksanakan. Unsur-unsur penunjang keselamatan kerja adalah sebagai berikut: a) Adanya unsur-unsur keamanan dan kesehatan kerja yang telah dijelaskan diatas. b) Adanya kesadaran dalam menjaga keamanan dan kesehatan kerja. c) Teliti dalam bekerja d) Melaksanakan Prosedur kerja dengan memperhatikan keamanan dan kesehatan kerja. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja adalah upaya perlindungan bagi tenaga kerja agar selalu dalam keadaan sehat dan selamat selama bekerja di tempat kerja. Tempat kerja adalah ruang tertutup atau terbuka,
  2. 2. bergerak atau tetap, atau sering dimasuki tenaga kerja untuk keperluan usaha dan tempat terdapatnya sumber-sumber bahaya. Kecelakaan kerja dapat dibedakan menjadi kecelakaan yang disebabkan oleh : 1. Mesin 2. Alat angkutan 3. Peralatan kerja yang lain 4. Bahan kimia 5. Lingkungan kerja 6. Penyebab yang lainA. Tujuan Kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja. Kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja bertujuan untuk menjamin kesempurnaanatau kesehatan jasmani dan rohani tenaga kerja serta hasil karya dan budayanya. Secara singkat, ruang lingkup kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja adalah sebagaiberikut : a. Memelihara lingkungan kerja yang sehat. b. Mencegah, dan mengobati kecelakaan yang disebabkan akibat pekerjaan sewaktu bekerja. c. Mencegah dan mengobati keracunan yang ditimbulkan dari kerja d. Memelihara moral, mencegah, dan mengobati keracunan yang timbul dari kerja. e. Menyesuaikan kemampuan dengan pekerjaan, dan f. Merehabilitasi pekerja yang cedera atau sakit akibat pekerjaan. Keselamatan kerja mencakup pencegahan kecelakaan kerja dan perlindungan terhadapterhadap tenaga kerja dari kemungkinan terjadinya kecelakaan sebagai akibat dari kondisi kerjayang tidak aman dan atau tidak sehat. Syarat-syarat kesehatan, keselamatan, dan keamanan kerja ditetapkan sejak tahapperencanaan, pembuatan, pengangkutan, peredaran, perdagangan, pemasangan, pemakaian,penggunaan, pemeliharaan, dan penyimpanan bahan, barang, produk teknis, dan aparat produksiyang mengandung dan dapat menimbulkan bahaya kecelakaan.B. Undang-undang Keselamatan Kerja UU Keselamatan Kerja yang digunakan untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja,menjamin suatu proses produksi berjalan teratur dan sesuai rencana, dan mengatur agar prosesproduksi berjalan teratur dan sesuai rencana, dan mengatur agar proses produksi tidakmerugikan semua pihak. Setiap tenaga kerja berhak mendapatkan perlindungan keselamatandalam melakukan pekerjaannya untuk kesejahteraan dan meningkatkan produksi sertaproduktivitas nasional. UU Keselamatan Kerja yang berlaku di Indonesia sekarang adalah UU KeselamatanKerja (UUKK) No. 1 tahun 1970. Undang-undang ini merupakan undang-undang pokok yangmemuat aturan-aturan dasar atau ketentuan-ketentuan umum tentang keselamatan kerja di segalamacam tempat kerja yang berada di wilayah kekuasaan hukum NKRI.
  3. 3. Dasar hukum UU No. 1 tahun 1970 adalah UUD 1945 pasal 27 (2) dan UU No. 14 tahun1969. Pasal 27 (2) menyatakan bahwa: “Tiap-tiap warganegara berhak atas pekerjaan danpenghidupan yang layak bagi kemanusiaan”. Ini berarti setiap warga negara berhak hidup layakdengan pekerjaan yang upahnya cukup dan tidak menimbulkan kecelakaan/ penyakit. UU No.14 tahun 1969 menyebutkan bahwa tenaga kerja merupakan modal utama serta pelaksana daripembangunan. Ruang lingkup pemberlakuan UUKK dibatasi oleh adanya 3 unsur yang harus dipenuhisecara kumulatif terhadap tempat kerja. Tiga unsur yang harus dipenuhi adalah: a. Tempat kerja di mana dilakukan pekerjaan bagi suatu usaha. b. Adanya tenaga kerja, dan c. Ada bahaya di tempat kerja. UUKK bersifat preventif, artinya dengan berlakunya undang-undang ini, diharapkankecelakaan kerja dapat dicegah. Inilah perbedaan prinsipil yang membedakan dengan undang-undang yang berlaku sebelumnya. UUKK bertujuan untuk mencegah, mengurangi danmenjamin tenaga kerja dan orang lain ditempat kerja untuk mendapatkan perlindungan, sumberproduksi dapat dipakai dan digunakan secara aefisien, dan proses produksi berjalan lancar.C. Memahami Prosedur yang Berkaitan dengan Keamanan Prosedur yang berkaitan dengan keamanan (SOP, Standards Operation Procedure) wajibdilakukan. Prosedur itu antara lain adalah penggunaan peralatan kesalamatan kerja. Fungsiutama dari peralatan keselamatan kerja adalah melindungi dari bahaya kecelakaan kerja danmencegah akibat lebih lanjut dari kecelakaan kerja. Pedoman dari ILO (International LabourOrganization) menerangkan bahawa kesehatan kerja sangat penting untuk mencegah terjadinyakecelakaan kerja. Pedoman itu antara lain: a. Melindungi pekerja dari setiap kecelakaan kerja yang mungkin timbul dari pekerjaan dan lingkungan kerja. b. Membantu pekerja menyesuaikan diri dengan pekerjaannya c. Memelihara atau memperbaiki keadaan fisik, mental, maupun sosial para pekerja. Alat keselamatan kerja yang biasanya dipakai oleh tenaga kerja adalah helm, masker, kacamata, atau alat perlindungan telinga tergantung pada profesinya.D. TINDAK LANJUT PENANGANAN KECELAKAAN Pimpinan menetapkan kebijakan lebih lanjut dalam kaitan kasus-kasus kecelakaan yang terjadi Jaminan santunan dan rehabilitasi kecelakaan kerja. Penyidikan terhadap penanggung jawab terjadinya kecelakaan. Pembinaan yang perlu segera dilakukan bersangkutan. Dan sebagainya.
  4. 4. E. SASARAN1. Mencegah terjadinya kecelakaan2. Mencegah timbulnya penyakit akibat/pekerjaan3. Mencegah/mengurangi kematian4. Mencegah/mengurangi cacad tetap5. Mengamankan material, konstruksi, pemakaian, pemeliharaan bangunan-bangunan, alat- alat kerja, mesin-mesin, pesawat-pesawat, instalasi dsb6. Meningkatkan produktifitas kerja tanpa memeras tenaga kerja dan menjamin kehidupan produktifnya7. Mencegah pemborosan tenaga kerja, modal, alat dan sumber produktif lainnya sewaktu kerja dsb8. Menjamin tempat kerja yang sehat, bersih, nyaman dan aman sehingga dapat menimbulkan kegembiraan semangat kerja9. Memperlancar, meningkatkan dan mengamankan produksi, industri serta pembangunanF. JENIS KESELAMATAN KERJA1. Keselamatan kerja dalam industri (Industrial safety)2. Keselamatan kerja di pertambangan (Mining Safety)3. Keselamatan kerja dalam bangunan (Building & construction Safety)4. Keselamatan kerja lalu lintas (Traffic Safety)5. Keselamatan kerja penerbangan (Flight Safety)6. Keselamatan kerja kereta api (Railway Safety)7. Keselamatan kerja di rumah (Home Safety)8. Keselamatan kerja di kantor (Office Safety)2. PROSEDUR K3 DILINGKUNGAN PEKERJAAN Karakteristik industri elektronik adalah mengoperasikan mesin atau peralatan dengantenaga listrik yang besar. Mesin atau peralatan tersebut dapat beroperasi secara otomatis atausetengah otomatis, atau beroperasi dengan menggunakan bahan kimia yang korosif. Kecelekaankerja yang terjadi dapat diklasifikasikan menjadi 3 aspek, yaitu: kimia, fisik, dan ergonomics.1. Kimia: terhirup atau kontak kulit dengan debu, uap kimia, asap, dan cairan logam, non logam, hidrokarbon, dan gas beracun2. Fisik: suhu lingkungan yang ekstrim panas dan dingin, radiasi non pengion dan pengion, bising, vibrasi/ getaran, dan tekanan udara yang tidak normal.3. Bahaya ergonomics: pencahayaan yang kurang, pekerjaan angkat angkut secara manual, dan peralatan yang tidak sesuai. Tabel1-1 Hubungan antara jenis kecelakaan dan media penyebabnya Jenis Kecelakaan Peralatan Luka atau meninggal di semua jenis industri Jumlah Persentase (%) Tergencet, tertekan Mesin pusat tenaga (seperti 407 58,99 karena benda yang generator set), alat penghantar berputar listrik, mesin yang menggunakan
  5. 5. tenaga listrik Terpotong Mesin pusat tenaga (seperti 263 60,74 generator set), bahan, mesin dan peralatan yang menggunakan tenaga listrik dan dioperasikan oleh pekerja Tertabrak Alat untuk pengangkatan yang 236 69,62 bergerak, mesin bermotor, bahan, alat penghantar listrik, mesin pusat tenaga, mesin untuk pengangkutan Kebocoran gas, Terhirup bahan kimia, kontak 104 86,67 kontak dengan langsung dengna kulit bahan kimia Jatuh karena Peralatan gedung dan konstruksi, 230 47,13 ketidakseimbangan alat untuk pengangkatan yang bergerak, lingkungan, mesin bermotor2-1 Analisa kasus Peralatan dengan listrik tegangan tinggi banyak digunakan di industri elektronik danmenyebabkan kecelakaan dengan tingkatan yang berbeda. Dalam kasus dibawah ini, kecelakaanyang banyak mengakibatkan kematian adalah terpotong dan tergencet atau tertekan karenabenda yang berputar. Tetapi ada juga kecelakaan yang serius yang lainnya. Diharapkan dengandiberikannya kasus dibawah ini dapat meyakinkan pihak manajemen dan pekerja akanpentingnya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Tiga tahapan penyebab kecelakaan yang akan dianalisa:1. Penyebab langsung: penyebab utama yang mengakibatkan terjadinya kecelakaan K32. Penyebab tidak langsung: penyebab yang mengakibatkan terjadinya penyebab utama3. Penyebab dasar (akar penyebab): penyebab paling dasar yang mengakibatkan kecelakaan Setelah setiap tahapan penyebab dijelaskan, diberikan penjelasan tambahan mengenaikondisi lingkungan yang tidak aman dan perilaku yang tidak aman. i. Lingkungan yang tidak aman: manajemen yag tidak menyediakan peralatan dan prosedur yang aman bagi lingkungan kerja, jadwal kerja yang tidak baik, dan pelatihan K3 yang tidak efisien, dan lain sebagainya . ii. Perilaku kerja yang tidak aman: konsekuensi dari tidak adanya budaya K3, pekerja yang tidak mematuhi peraturan prosedur kerja, dan bekerja dengan tidak hati – hati. Klasifikasi diatas tidak terjadi secara terpisah, dalam beberapa kecelakaan dapat terjadisecara bersamaan. Sehingga, diperlukan beberapa strategi untuk meningkatkan situasi dan lingkungan kerjayang ada sekarang untuk meningkatkan efisiensi dan produktifitas.Kasus 1 : Tergencet atau tertekan karena benda yang berputarJudul kasus : Kematian dikarenakan tergencet barang bawaan pada pekerja pengangkut bahan material di area penampungan limbah oksidasi.
  6. 6. Operator/Pekerja Wanita, 25 tahun, telah bekerja di perusahaan tersebut selama 1,5 tahun Tanggung jawab Menambahkan cairan obat ke penampungan limbah oksidasi pekerjaannya Waktu Jam 5 sore, di Bulan Mei Tempat kerja Bagian produksiPeralatan atau media yang Pekerja pengangkut yang membawa bahan material dan tiang menyebabkan terjadinya kecelakaanProsedur/ urutan kejadian Suatu hari, sekitar jam 4 – 5 sore, di perusahaan elektronik, ketika seorang manajer produksi berkeliling untuk inspeksi, dan semuanya diketahui berjalan dengan normal. Ketika dia kembali lagi jam 9:20 malam, dia melihat seorang pekerja wanita telah tergencet diantara lantai dasar area berjalan dan tiang. Pekerja tersebut terkena cairan obat yang dibawanya. Kemudian korban dibawa ke rumah sakit, setelah mendapatkan selama 1 jam, korban meninggal. Di bagian produksi memiliki panjang 11 meter dan lebar 2,1 meter. Peralatan yang ada adalah peralatan yang otomatis. Terdapat 3 penampungan, yaitu penampungan air untuk mencuci, penampungan asam untuk mencuci, dan penampungan limbah oksidasi. Sepanjang sisi kanan dan kiri di bagian produksi terdapat tiang 10 x 10 cm setiap jarak 2 meter. Area/ jalur berjalan dibuat menempel pada tiang dengan jarak 1,8 meter dari lantai dan pekerja bekerja pada area berjalan tersebut (gambar 2.1).Analisa Tahapan penyebab Keterangan Penyebab langsung 1. Tidak ada alat pengaman dan isolasi (gambar 2.2). (lingkungan yang tidak aman) 2. Operator bekerja sendiri tanpa ada asisten ataupun pengawas 3. Tidak ada pengawas K3 yang melakukan inspeksi (lingkungan yang tidak aman) 4. Pekerja tidak mendapatkan pelatihan K3 sedangkan pengetahuannya akan K3 masih kurang (perilau yang tidak aman) 5. Tidak ada peraturan K3 sehingga tidak ada panduan K3 untuk pekerja (perilau yang tidak aman) Penyebab tidak 1. Manajemen tidak menyediakan peralatan K3 yang langsung memadai (lingkungan yang tidak aman) 2. Tenaga kerja yang kurang sehingga tidak memungkinkan 2 orang pekerja bekerja secara bersamaan (lingkungan yang tidak aman) 3. Jumlah tenaga kerja yang sedikit untuk memenuhi peraturan dibentuknya bagian K3 sehingga tidak adanya bagian K3. Terlebih lagi, tidak adanya pengawas di tempat kerja. (lingkungan yang tidak aman) 4. Perusahaan mengindahkan/ tidak perhatian akan pentingnya pelatihan K3 dan tidak menyediakan informasi yang relevan dan terkait dengan K3 (lingkungan yang tidak aman) Penyebab dasar/ Perusahaan tidak mempunyai rencana tenaga kerja yang 1. akar penyebab baik (lingkungan yang tidak aman) 2. Dalam konvensi perusahaan, K3 di industri tidak penting dan pelatihan K3 juga tidak mencukupi (lingkungan dan perilaku yang tidak aman)
  7. 7. Strategi pengendalian 1. Pengecekan peralatan dan pengoperasiannya secara rutin oleh bagian K3 2. Pekerja diharuskan mengikuti pelatihan K3 dan belajar bagaiamana mencegah kecelakaan 3. Dibentuknya peraturan K3 dan diinvestigasi oleh institusi terkait, kemudian disosialisasikan dan bersifat mandatori/ wajib. 4. Bagian K3 melakukan pelatihan dan inspeksi prosedur operasi/ kerja 5. Merencanakan ulang mengenai ketenagakerjaan 6. Membuat alat pengaman (lisolasi) dan alat otomastis untuk berhenti jika mesin dalam keadaan darurat 7. Menyediakan alat pelindung diri untuk pekerja Gambar 2.1 Korban yang terjepit diantara dasar dan jalur penumpuPeralatan pengaman dan isolasi Gambar 2.2 Memasang peralatan pengaman dan isolasiKasus 2 : Tergencet atau tertekan karena benda yang berputarJudul kasus : Kematian dikarenakan tertekan bagian bawah penghisap mesin produksiketika mengoperasikannya Operator/Pekerja Seorang wakil pengawas dan seorang teknisi Tanggung jawab 2 orang mengoperasikan mesin produksi bersama dan pekerjaannya menggunting alumunium foil dengan pisau Waktu Sekitar jam 6:40 sore Tempat kerja Bagian produksi Peralatan atau media yang Pisau yang menempel dan alat penghisap pada mesin menyebabkan terjadinya produksi kecelakaan Prosedur/ urutan kejadian Di perusahaan IT (informasi dan teknologi), pada awalnya seorang teknisi bekerja di departemen pelapisan lem. Tetapi, kemudian dia dipindahkan. Suatu hari, dia mengoperasikan mesin pengangkut papan dengan seorang asisten insinyur. Sekitar jam 06:40, oleh wakil pengawas insinyur tersebut dipindahkan ke area pengecekan papan. Kemudian wakil pengawaslah yang megoperasikan mesin dengan teknisi tadi. Mereka memotong lebih dari 20 papan alumunium, kedua pisau yang mereka gunakan menempel/ tidak dapat
  8. 8. digerakkan pada papan alumunium foil dikarenakan sudut pemotongan yang salah atau karena pisau tersebut telah tumpul. Setelah dipakai untuk memotong lebih dari 17 papan, mata pisau harus diganti, karena mata pisau akan menjadi tumpul dan tidak dapat bergerak. Teknisi yang pertama kali melepaskan pisaunya dari papan. Wakil pengawas terlambat mengambilnya dan dia memasukkan kabel nilon ke lubang di tombol aktivasi sehingga mesin dapat beroperasi secara otomatis. Karena dia ingin hemat waktu, dia memasukkan kepalanya dibawah alat penghisap untuk memasang pisaunya. Ternyata kepalanya tergencet alat penghisap dan dasar dari mesin ( gambar 2.3). Dan teknisi tidak tahu dengan baik cara kerja mesin tersebut, dia baru bekerja selama 3 hari di departemen itu. Kemudian dia memanggil pekerja lainnya untuk memindahkan wakil pengawas tetapi wakil pengawas tersebut telah meniggal dengan patahnya daerah trakea dan tidak ada lagi denyut jantung. Analisa Tahapan penyebab Keterangan Penyebab langsung 1. Tidak ada alat isolasi untuk menjaga pekerja jauh dari mesin produksi (lingkungan yang tidak aman) 2. Pisau yang tidak dapat digerakkan oleh mesin dan tidak dapat diambil langsung (dengan satu kali pencabutan) (lingkungan yang tidak aman) 3. Tombol darurat tidak kelihatan. Teknisi tidak dapat menekan tombol tersebut untuk menghentikan mesin. (lingkungan yang tidak aman) 4. Wakil pengawas memiliki pandangan yang salah tentang K3. Dia membuat keputusan yang salah, yang bukan merupakan kewenangannya, dan membuat mesin menjadi setengah otomatis. (perilaku yang tidak aman) Penyebab tidak 1. Manajemen tidak menyediakan peralatan K3 yang langsung memadai (lingkungan yang tidak aman) 2. Pisau yang mudah tumpul dan mudah menempel/ tidak bergerak. Pihak perusahaan harus menanyakan hal tersebut ke perusahaan penyedia peralatan untuk mendisain ulang model dari mesin. (lingkungan yang tidak aman) 3. Manajer di bagian otomatis produksi tidak menghentikan perilaku yang tidak aman dari wakil pengawas. (lingkungan yang tidak aman) Penyebab dasar/ 1. Tidak ada alat isolasi pengaman di daerah yang akar penyebab berbahaya. (lingkungan yang tidak aman) 2. Perusahaan tidak mempunyai kebijakan agar pekerja bekerja sesuai dengan standar proses atau standar perbaikan peralatan. (perilaku yang tidak aman) 3. Dalam budaya perusahaan, K3 di industri tidak penting dan pelatihan K3 juga tidak mencukupi (lingkungan dan perilaku yang tidak aman)Strategi pengendalian 1. Pengecekan peralatan harus dilakukan secara rutin dan hilangkan kondisi lingkungan dan perilaku yang tidak aman. 2. Pekerja harus dilatih materi K3. Kasus yang ada harus dimasukkan dalam materi pelatihan untuk mencegah kecelakaan yang sama terjadi lagi. 3. Dibentuknya peraturan K3 dan diinvestigasi oleh institusi
  9. 9. terkait, kemudian disosialisasikan dan bersifat mandatori/ wajib. 4. Bagian K3 melakukan pelatihan dan inspeksi prosedur operasi/ kerja 5. Membuat alat pengaman isolasi dan tombol berhenti untuk keadaan darurat pada mesin. Pekerja diberikan alat pelindung diri. 6. Membuat sistem penghargaan atau hukuman/ penalti untuk memaksa pekerja agar bekerja sesuai dengan standar operasi prosedur. 7. Mengembangkan prosedur pengoperasian alat dan hindari pisau yang menempel/ tidak dapat bergerak.Alas dasar untuk pengangkatan papanAlat Penghisap Gambar 2.3 Korban tertekan diantara alat penghisap dan alas dasarKasus 3 : TertabrakJudul kasus : Kematian dikarenakan tertabrak alat penggantung otomatis ketika melapisi PCB dengan nikel Operator/Pekerja Laki – laki, 25 tahun Tanggung jawab Berkeliling dan melakukan inspeksi di bagian produksi pekerjaannya BGA PCB Waktu Jam 8 pagi di Bulan April Tempat kerja Bagian produksi pada area otomatis Peralatan atau media yang Sebuah alat penggantung otomatis (gambar 2.4) menyebabkan terjadinya kecelakaan Prosedur/ urutan kejadian Sekitar jam 8 pagi, pengawas dan pekerja bersama – sama berkeliling dan melakukan inspeksi di bagian produksi pelapisan BGA PCB dengan nikel. Pekerja mendapatkan panggilan telepon dan pergi ke kantor didepan area bahan material. Sekitar 2 menit, dia kembali ke area untuk pejalan kaki di bagian produksi. Tetapi dia melihat pengawas terbaring di lantai dekat dengan area penampungan air untuk pencucian, kepalanya dilantai mengalami perdarahan dan kakinya berada di area untuk pejalan kaki, dan jaring pengaman menutupi punggungnya. Dia sempat dikirim ke rumah sakit tetapi akhirnya meninggal dunia. Analisa Tahapan penyebab Keterangan Penyebab langsung 1. Pengawas memasuki area operasi otomatis tanpa mematikan mesin terlebih dahulu. Hal ini dikarenakan, konsep K3 dari pengawas yang tidak cukup memadai. (perilaku yang tidak aman) 2. Tidak ada peraturan atau pengawasan dimana seseorang dapat memperingatkan situasi pada saat itu. (lingkungan yang tidak aman) Penyebab tidak Pekerja tidak memiliki konsep K3 yang cukup 1. langsung sehingga membawa dirinya sendiri dalam bahaya (gambar 2.5). (perilaku yang tidak aman) 2. Prusahaan tidak membuat tanda/ alarm peringatan
  10. 10. untuk menjaga orang yang tidak relevan jauh dari area operasi. (lingkungan yang tidak aman) Penyebab dasar/ Perusahaan tidak menekan atau memaksa pekerja 1. akar penyebab untuk bekerja sesuai dengan standar. (perilaku yang tidak aman) 2. Dalam budaya perusahaan, K3 di industri tidak penting dan pelatihan K3 juga tidak mencukupi (lingkungan dan perilaku yang tidak aman)Strategi pengendalian 1. Pekerja harus dilatih K3 dan mengambil kasus yang ada untuk dimasukkan dalam materi pelatihan untuk mencegah kecelakaan yang sama terjadi lagi. 2. Dibentuknya peraturan K3 dan diinvestigasi oleh institusi terkait, kemudian disosialisasikan dan bersifat mandatori/ wajib. 3. Bagian K3 melakukan pelatihan dan inspeksi prosedur operasi/ kerja.Alat penggantungotomatisTidak ada peralatan pengaman dna isolasi Gambar 2.4 Proses otomatis tanpa peralatan pengaman dan isolasiPeralatan pengaman dan isolasi Gambar 2.5 Memasang peralatan pengaman dan isolasi untuk mengisolasi pekerja1. ALAT-ALAT KESELAMATAN KERJAA. Alat-alat pelindung Anggota badanB. Alat untuk bahaya kebakaranC. Alat tanda bahayaA. ALAT-ALAT PELINDUNG ANGGOTA BADAN 1. Pakaian Kerja 2. Pelindung tangan 3. Pelindung kaki 4. Pelindung kepala 5. Pelindung mata 6. Pelindung wajah 7. Pelindung bahaya jatuh1. PELINDUNG TANGAN Pelindung tangan berupa sarung tangan dengan jenis-jenisnyaseperti terlihat pada gambar antara lain:a) Metal mesh, sarung tangan yang tahan terhadap ujung benda yang tajam dan melindungi tangan dari terpotongb) Leather gloves, melindungi tangan dari permukaan yang kasar.
  11. 11. c) Vinyl dan neoprene gloves, melindungi tangan dari bahan kimia beracund) Rubber gloves, melindungi tangan saat bekerja dengan listrike) Padded cloth gloves, melindungi tangan dari sisi yang tajam,bergelombang dan kotor.f) Heat resistant gloves, melindungi tangan dari panas dan apig) Latex disposable gloves, melindungi tangan dari bakteri dan kuman2. PELINDUNG KEPALA1. Kelas G untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh; dan melindungi dari sengatan listrik sampai 2.200 volts.2. Kelas E untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh, dan dapat melindungi dari sengatan listrik sampai 20.000 volts.3. Kelas F untuk melindungi kepala dari benda yang jatuh, TIDAK melindungi dari sengatan listrik, dan TIDAK melindungi dari bahan-bahan yang merusak (korosif)3. PELINDUNG MATAa. Kaca mata safety merupakan peralatan yang paling banyak digunakan sebagai pelindung mata. Meskipun kelihatannya sama dengan kacamata biasa, namun kaca mata safety lebih kuat dan tahan benturan serta tahan panas dari pada kaca mata biasa.b. Goggle memberikan perlindungan yang lebih baik dibandingkan safety glass sebab lebih menempel pada wajah4. PELINDUNG WAJAHa) Pelindung wajah memberikan perlindungan menyeluruh pada wajah dari bahaya percikan bahan kimia, obyek yang beterbangan atau cairan besi. Banyak dari pelindung wajah ini dapat digunakan bersamaan dengan penggunaan helm.b) Helm pengelas memberikan perlindungan baik pada wajah dan juga mata. Helm ini menggunakan lensa penahan khusus yang menyaring intesnsitas cahaya serta energi panas yang dihasilkan dari kegiatan pengelasan5. PELINDUNG BAHAYA JATUH a. Full Body Hardness (Pakaian penahan Bahaya Jatuh), sistim yang dirancang untuk menyebarkan tenaga benturan atau goncangan pada saat jatuhmelalui pundak, paha dan pantat. Pakaian penahan bahaya jatuh ini dirancang dengan desainyang nyaman bagi si pemakai dimana pengikat pundak, dada, dan tali paha dapat disesuaikanmenurut pemakainya. Pakaian penahan bahaya jatuh ini dilengkapi dengan cincin “D” (high) yang terletak dibelakang dandi depan dimana tersambung tali pengikat, tali pengaman atau alatpenolonglain yang dapat dipasangkan.
  12. 12. Life Line (tali kaitan), tali kaitan lentur dengan kekuatan tarik minimum 500 kg yangsalah satu ujungnya diikatkan ketempat kaitan dan menggantung secara vertikal, atau diikatkanpada tempat kaitan yang lain untuk digunakan secara horisontal2. Manajemen Keselamatan Kerja Dalam Upaya Untuk Meningkatan Kerja Secara Optimal. Manajemen Keselamatan Kerja Dalam Upaya Untuk Meningkatan Kerja SecaraOptimal. Proses produksi dengan mengoperasikan berbagai peralatan pada umumnyatidak sama sekali terbebas dari resiko bahaya. Hal ini harus mejadikan perhatian dari pihakmanajemen dan unit-unit teknis dan secara khusus bertanggungjawab terhadapkeselamatan kerja. Dengan demikian keselamatan kerja akan merupakan bagian yangselalu dipertimbangkan dalam pengambilan keputusan dan penetapan kebijakan sehinggaupaya pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja telah dimulai sejak perencanaan.Pada setiap perusahaan diharuskan berdiri Panitia Pembinaan Keselamatandan Kesehatan Kerja (P2K3), berdasarkan pada undang-undang nomor 1 tahun 1970. Dengan pendekatan demikian, maka diharapkan manajemen perusahaan mengambilsikap nyata yang mencakup:1. mengidentifikasi setiap proses dan peralatan pengendalian kerugian sebagai sumber resiko bahaya,2. mengestimasi rencana program pengendalian kecelakaan dan penyakit akibat kerja,3. menyusun rencana program pengendalian kecelakaan dan penyakit akibat kerja,4. menyusun sistem komunikasi yang diperlukan, dan5. menyiapkan sarana dan peralatan beserta personil yang terlaith dan profesional. Manajemen keselamatan kerja harus mampu mencari dan mengungkapkankelemahan operasional yang memungkinkan terjadinya penyakit akibat kerja dankecelakaan. Kebijaksanaan manajerial yang dijabarkan dalam pelaksanaan operasionaldengan tingkat segi manajemen yang sangat esensial bagi kelangsungan proses produksidan keselamatan kerja yang mengarahkan pada partisipasi semua pihak dalam sistemmanajemen dan organisasi, akan dapat menciptakan suasana kerja yang nyaman sebagailandasa kuat untuk kontinuitas usaha dan pengaman investasi dalam pembangunan. Hiperkes dan keselamatan kerja haruslah dipandang sebagai upaya teknis manajerialyang sangat besar fungsi dan peranannya dalam:1. Mengamankan investasi.2. Memelihara kelestarian dan kontinuitas usaha.3. Mengembangkan potensi ekonomi.4. Meningkatkan manfaat perangkat produksi.5. Memelihara dan meningkatkan daya produktivitas kerja dari tenaga kerja. Mutu sumberdaya manusia ditingkatkan melaui tiga jalur dalam peningkatan mutupengetahuan dan ketrampilan, yaitu:1. jalur pendidikan formal,2. jalur latihan kerja, dan
  13. 13. 3. jalur pengalaman kerja. Peningkatan kualitas sumber daya manusia tersebut sangat penting bukan sajauntuk meningkatkan kemampuan kerja secara teknis operasional, akan tetapi jugakemampuan kerja secara aman serta kemampuan menciptakan kondisi dan lingkungankerja yang aman dan sehat.PERATURAN K3 DI LINGKUNGAN KERJA1. STANDAR OPERASIONAL (SOP)A. Pengertian SOP1. Suatu standar/pedoman tertulis yang dipergunakan untuk mendorong dan menggerakkan suatu kelompok untuk mencapai tujuan organisasi.2. SOP merupakan tatacara atau tahapan yang dibakukan dan yang harus dilalui untuk menyelesaikan suatu proses kerja tertentu.B. Tujuan SOP1. Agar petugas/pegawai menjaga konsistensi dan tingkat kinerja petugas/pegawai atau tim dalam organisasi atau unit kerja.2. Agar mengetahui dengan jelas peran dan fungsi tiap-tiap posisi dalam organisasi3. Memperjelas alur tugas, wewenang dan tanggung jawab dari petugas/pegawai terkait.4. Melindungi organisasi/unit kerja dan petugas/pegawai dari malpraktek atau kesalahan administrasi lainnya.5. Untuk menghindari kegagalan/kesalahan, keraguan, duplikasi dan inefisiensiC. Fungsi :1. Memperlancar tugas petugas/pegawai atau tim/unit kerja.2. Sebagai dasar hukum bila terjadi penyimpangan.3. Mengetahui dengan jelas hambatan-hambatannya dan mudah dilacak.4. Mengarahkan petugas/pegawai untuk sama-sama disiplin dalam bekerja.5. Sebagai pedoman dalam melaksanakan pekerjaan rutin.D. Kapan SOP diperlukan1. SOP harus sudah ada sebelum suatu pekerjaan dilakukan2. SOP digunakan untuk menilai apakah pekerjaan tersebut sudah dilakukan dengan baik atau tidak3. Uji SOP sebelum dijalankan, lakukan revisi jika ada perubahan langkah kerja yang dapat mempengaruhi lingkungan kerja.E. Keuntungan Adanya SOP1. SOP yang baik akan menjadi pedoman bagi pelaksana, menjadi alat komunikasi dan pengawasan dan menjadikan pekerjaan diselesaikan secara konsisten2. Para pegawai akan lebih memiliki percaya diri dalam bekerja dan tahu apa yang harus dicapai dalam setiap pekerjaan
  14. 14. 3. SOP juga bisa dipergunakan sebagai salah satu alat trainning dan bisa digunakan untuk mengukur kinerja pegawai. Dalam menjalankan operasional perusahaan , peran pegawai memiliki kedudukandan fungsi yang sangat signifikan. Oleh karena itu diperlukan standar-standar operasiprosedur sebagai acuan kerja secara sungguh-sungguh untuk menjadi sumber dayamanusia yang profesional, handal sehingga dapat mewujudkan visi dan misi perusahaan.OSHAA. PENGETAHUAN OSHA The United States Occupational Safety and Health Administration (OSHA) adalahbagian dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Serikat yang dibentuk di bawah Undang-UndangKeselamatan dan Kesehatan, yang ditandatangani oleh Presiden Richard M. Nixon, pada 29Desember 1970. Misinya adalah untuk mencegah cedera yang berhubungan dengan pekerjaan,penyakit, dan kematian dengan menerbitkan dan menegakkan peraturan (standar) untuk kesehatandan keselamatan kerja. Fungsi OSHA OSHA (Occupational Safety and Health Administration) adalah lembaga federal AmerikaSerikat di Departemen Tenaga Kerja. OSHA bertujuan untuk keselamatan dan kondisi kerja yangsehat bagi karyawan untuk mengurangi kematian dan kecelakaan yang terjadi di tempat kerja. Duafungsi utama yang diberikan oleh OSHA. Fungsi utama dari OSHA adalah untuk menetapkan standar dan melakukan inspeksi tempatkerja untuk memastikan apakah majikan dengan standar dan menyediakan tempat kerja yang amandan sehat. Standar OSHA memerlukan praktik akal dan protektif, metode, dan proses kerja bagikesejahteraan karyawan. OSHA memastikan jika persyaratan bagi karyawan disediakan olehpengusaha atau tidak Menurut OSHA, pengusaha harus menjadi akrab dengan yang berlaku standaruntuk pendirian mereka. Jika tempat kerja tidak higienis dan berbahaya bagi karyawan untukbekerja, maka mereka harus menghilangkan kondisi berbahaya tersebut. Fungsi Kedua, OSHA tidak pemeriksaan apakah peralatan yang digunakan oleh pengusahapelindung atau tidak. Karyawan bertanggung jawab untuk mengetahui semua aturan dan peraturanyang berlaku untuk tindakan mereka sendiri dan perilaku. Untuk semua tindakan ini, OSHA telah memberikan pelatihan baik bagi majikan dankaryawan sehingga lingkungan kerja yang baik dapat diciptakan. OSHA telah menyediakan duajenis program:• OSHA Konstruksi dan Kursus• OSHA Industri Kursus Umum OSHA Konstruksi Course adalah pelatihan keselamatan bagi pekerja konstruksi Industri.Tujuan dari program ini adalah untuk menginformasikan pegawai mengenai orientasi keselamatandan kesehatan yang dibutuhkan oleh OSHA. OSHA Jenderal Industri Course adalah programkeamanan komprehensif yang membantu para pekerja di industri umum. Kedua program mencakup
  15. 15. semua persyaratan OSHA. OSHA kursus ini tersedia baik di kelas dan juga online. Kursus dilakukandalam bahasa Inggris dan juga dalam bahasa Spanyol. OSHA telah melakukan suatu bantuan besarbagi pengusaha dan karyawan dengan membuat mereka waspada dan bertanggung jawab ataslingkungannya. Beberapa "standar." Dari OSHA 1. Hak Karyawan Karyawan di tempat kerja memiliki beberapa hak yang sangat penting dalam OSHA. Beberapa hak-hak ini mencakup kemampuan untuk mengeluh kepada OSHA mengenai kesehatan dan standar keselamatan di tempat kerja mereka (namun tetap anonim dan rahasia). Semua karyawan di Amerika Serikat tertutup kecuali untuk individu yang bekerja sendiri atau bekerja sebagai karyawan publik di pemerintah daerah dan negara (bar Amerika Serikat Postal Service karyawan). 2. Majikan Tanggung Jawab Majikan harus menyediakan karyawan yang bekerja di bawah mereka dengan lokasi, aman bekerja bahaya-bebas. Mereka seharusnya untuk memastikan bahwa karyawan tidak bekerja di lingkungan yang dapat mengakibatkan gangguan fisik serius atau bahkan kematian. Beberapa dari tanggung jawab mereka meliputi pemberian ujian medis, pelaporan ke OSHA dalam waktu delapan jam of-the-korban pekerjaan di, tidak diskriminasi terhadap karyawan yang melaksanakan hak-hak mereka OSHA, jelas menampilkan mereka poster OSHA menginformasikan karyawan hak-hak mereka, dan banyak lagi. 3. Karyawan Tanggung Jawab Karyawan juga memiliki beberapa tanggung jawab sesuai dengan peraturan OSHA. Tanggung jawab termasuk membantu untuk mencegah pajanan terhadap keselamatan kerja dan bahaya kesehatan dengan mematuhi tegas dengan semua persyaratan OSHA dan peraturan tentang tindakan individu dan perilaku. 4. Hak Majikan Majikan juga memiliki hak di bawah peraturan OSHA. Beberapa hak-hak ini termasuk waran inspeksi meminta, meminta identifikasi dari petugas kepatuhan OSHA, diberitahukan tentang apa alasan untuk pemeriksaan OSHA adalah, meminta sebuah konferensi pasca inspeksi informal-dan banyak lagi.
  16. 16. 5. Education Pendidikan Sebagai seorang karyawan atau majikan, mudah untuk mempelajari semua tentang peraturan dan persyaratan OSHA. Anda dapat memeriksa Federal Register yang memiliki semua OSHA saat ini dan sampai dengan standar tanggal diterbitkan. Semua perubahan OSHA, koreksi, penghapusan dan sisipan juga tersedia juga.CIRCUIT BREAKER DAN PANEL SWITCHA. IDENTIFIKASI CIRCUIT BREAKER DAN PANEL SWICTCH1. CIRCUIT BREAKER Circuit breaker digunakan sebagai pengganti sekring untuk melindungi dari kesulitanpengiriman tenaga dalam sirkuit, seperti power windows dan sirkuit pemanas (heater).a. Tipe Circuit Breaker Circuit breaker menurut tipenya dapat digolongkan dalam 3 (tiga) tipe, yaitu: Manual reset typeMechanical, Automatic resetting type Mechanical dan Automatically reset solid state type.b. Konstruksi Prinsip dasar dari circuit breaker tipe Manual reset type Mechanical dan Automatic resettingtype Mechanical terdiri dari sebuah lempengan bimetal yang dihubungkan pada kedua terminal dansatu diantaranya bersentuhan. c. Cara kerja Bila sejumlah arus yang berlebihan mengalir melalui circuit breaker, maka bimetal menjadipanas. Dan ini menyebabkan lempengan membengkok, circuit breaker hubungannya terbuka danmemutuskan aliran arus. d. Tipe penyetelan Circuit breaker dapat disetel. Penyetelannya ada tipe otomatis dan tipe biasa. Tipe penyetelan otomatis Circuit yang menyetel secara otomatis (rating 7,5 A) digunakan khusus untuk melindungi sirkuit dari selenoid door lock (sistem 12V) yang membuka karena arus yang berlebihan tetapi akan menyetel secara otomatis ketika temperatur dari lempengan bimetal turun. Tipe penyetelan biasa Circuit breaker penyetelan biasa (manually-reset type mechanical) dilengkapi untuk system 12 V dan 24 V. Ukuran arusnya adalah 10A, 14A, 20A dan 30A. Circuit breaker ada didalam junction block atau kotak sekring. Saat circuit breaker terbukadisebabkan adanya arus yang berlebihan, circuit breaker disetel kembali.2. Circuit Breaker tipe Automatic Resetting Solid State Type PTC Polimer PTC (Positive Temperature Coefficient) merupakan Circuit breaker yang juga seringdisebut thermistor atau thermal resistor. PTC terbuat dari bahan polimer konduksi yang akanberubah menjadi tahanan ketika temperaturnya menjadi naik. Circuit breaker tipe ini sering dipakaiuntuk melindungi sistem power windows dan sirkuit power door lock.
  17. 17. Ketika temperatur normal, karbon akan berfungsi sebagai konduktor yang akanmengalirkan arus listrik. Pada saat ini nilai tahanan sangat rendah. Jika materi PTC temperaturnyanaik yang sering disebabkan oleh arus yang berlebihan, maka atom karbon akan merenggangsehingga nilai tahanan menjadi naik hingga pada saat tertentu PTC akan memutuskan sistem sirkuit.Circuit breaker tipe Automatic Resettting Solid State type PTC akan berfungsi sebagai konduktorlagi apabila temperatur menjadi dingin kembali.B. Panel Switch1. Electrical Switcboard (Panel Listrik) Electrical switch board atau dinamakan panel listrik adalah suatu susunan peralatan listrik /komponen listrik yang dirangkai atau disusun sedemikian rupa didalam suatu papan control(board)sehingga saling berkaitan dan membentuk fungsi sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan. Berikut ini contoh contoh nama panel beserta fungsi dan kegunaan:a. MOTOR STARTER PANEL : adalah panel listrik yang fungsi utamanya mengoperasikan motor motor listrik yang meliputi pengasutan awal (starting),runningdan stoping dan dilengkapi dengan proteksi sesuai kebutuhan antara lain Circuit breaker, overload relay, phase failure relay dan lain lain . Disebagian panel dilengkapi dengan metering sebagai fungsi monitoring baik yang berbentuk analog (jarum, lampu pilot,lidah getar) maupun yang berupa moduldigital. Yang termasuk motor starter panel antara lain : Star Delta Starter Direct On Line starter Double speed starter Slip ring motor starter Impedansi motor starter Resistor motor Starter Ototransformer starter Soft starter motor Variable speed motor starter Edy current motor starterb. GENERATOR CONTROL PANEL : Adalah panel listrik yang fungsi utamanya untuk mengoperasikan generator yang meliputi starting , running, stoping, emergency stop dan dilengkapi dengan proteksi dan monitoring baik proteksi dan monitoring terhadap diesel engine maupun terhadap alternator (generator) Proteksi terhadap engine antara lain meliputi : Low oil pressure High water temperature High Oil Temperature Over / Under speed Low voltage battery
  18. 18. Proteksi terhadap alternator antara lain meliputi : Over/under voltage Over/under Frekuensi Over current Overload Over temperature Reverse Power Unbalancing Voltage Unbalancing current Earth Fault c. AMF & ATS PANEL (Automatic Mains Failure & Automatic Transfer Switch ) Adalah Panel yang secara system mempunyai fungsi control otomatic terhadap generatordan mains power dimana parameter listrik,control dan proteksi terhadap kedua sumber dapat terbacadan terkontrol secara sistimatis .Komponen utama panel ini adalah modul control yang didalamnyaberisi program program untuk menjalankan dan mengoperasikan system secara menyeluruh. Panelini banyak digunakan diindustri ,perkantoran ,supermarket, rumah sakit dll d. SYNCHRONIZING PANEL Adalah panel yang berfungsi untuk mengoperasikan dua buah genset atau lebih yangbekerja secara parallel (bersamaan) agar didapat catu daya sumber yang dapat diatur sesuai dengankebutuhan beban listrik disamping juga untuk efisiensi jika beban listrik dalam level rendah /ringan.Dengan adanya teknologi yang semakin pesat maka pengoperasian panel synchrone sudahsedemikian mudah karena dilengkapi dengan modul modul elektronik berteknologi tinggi yangsecara keseluruhan sudah diatur secara otomatis. e. MAINS DISTRIBUTION PANEL Adalah panel yang berfungsi mendistribusikan sumber daya ke sub sub panel distribusi.Didalamnya terdapat Mains Breaker dan breaker breaker beban yang tersambung dengan panel Subdistribusi f. KAPASITOR PANEL Adalah Panel Yang berfungsi mengoptimalkan catu daya yang tersedia disamping ituberfungsi untuk : Mengurangi denda daya dari PLN jika power factor kurang dari 0,85 Mengurangi disipasi panas pada kabel power Menaikkan tegangan jatuh pada rangkaian cabang akhir
  19. 19. KEJUTAN LISTRIKA. PENGETAHUAN PENGARUH SYSTEM SARAF TERHADAP KEJUTAN LISTRIK Bagi yang tidak mengerti baik yang mengerti paling tidak sudah pernah tahu bahwalistrik itu bisa mengakibatkan kematian. Kesetrum dalam bahasa Indonesianya adalah istilah yangsering digunakan. Kaget, shock, sesak nafas, terengah-engah, tekanan darah turun, pusing, mual,muntah, terbakar, hingga nyawa lenyap adalah efek dari kesetrum. Kenapa listrik bisa sejahat itu? Listrik itu pada dasarnya adalah baik jika kita mengerti akan sifatnya. Ibaratkanlistrik itu sebagai pedang bermata dua. Bisa digunakan untuk menusuk lawan jika kita tahu caramenggunakannya. Ia juga bisa melukai diri sendiri jika tidak hati-hati dalam mengayunkannya. Jikakita kutip dari wikipedia, kejutan listrik itu dapat didefinisikan sebagai berikut Kejutan listrik dapat terjadi saat kontak antara badan manusia dengan sumbertegangan yang cukup tinggi untuk mengakibatkan aliran arus melalui otot atau rambut. Arusminimal yang bisa dirasakan oleh manusia adalah sekitar 1 miliamper. Arus ini bisa menimbulkanluka pada jaringan atau fibrilasi jika cukup tinggi. Kematian yang disebabkan oleh kejutan listrikdapat disebut dengan elektrokusi. Umumnya, arus yang mencapai 100mA adalah fatal jika melewatibagian sensitif dari badan. Bahasa gampangnya, siapapun itu orangnya bakal kesetrum jika kita menciptakanjalur transfer dari arus listrik. Makanya orang yang tahu bahaya ini jika ingin mengerjakan sesuatuyang berhubungan dengan listrik tapi tidak bisa dalam kondisi mati power akan memutus semuakemungkinan yang bisa mengakibatkan transaksi arus. Bisa dengan menggunakan sepatu safety yangmemiliki ketahanan isolasi sesuai tegangan yang dikerjakan atau dengan mempelajari jurusmelayang tanpa menyentuh tanah dari mas david copperfield. Intinya, jangan sempat kita adahubungan ke benda-benda yang menghantar seperti tanah, besi, air, dan keturunan penghantar baiklainnya. Tanah perlu dihindadri karena tanah biasanya lembab atau biasanya juga ada hubungandengan netral untuk beberapa instalasi atau karena instalasinya jelek. Jantung sebagai organ tubuh yang paling rentan terhadap pengaruh aliran arus listrikdan ada empat batasan jika kita tersengat aliran listrik Daerah 1 (0,1 sd 0,5mA) jantung tidak terpengaruh sama sekali bahkan dalam jangka waktu lama. Daerah 2 (0,5 sd 10 mA) jantung bereaksi dan rasa kesemutan muncul dipermukaan kulit. Diatas 10mA sampai 200mA jantung tahan sampai jangka waktu maksimal 2 detik saja. Daerah 3 (200 sd 500mA) Jantung merasakan sengatan kuat dan terasa sakit, jika melewati 0,5 detik masuk daerah bahaya. Daerah 4 (diatas 500mA) jantung akan rusak dan secara permanen dapat merusak sistem peredaran darah bahkan berakibat kematian. Sumber listrik AC mengalirkan arus ke tubuh manusia sebesar Ik, melewati tahanan sentuh tangan Rut, tubuh manusia Rki dan tahanan pijakan kaki Ru2. Tahanan tubuh manusia rata-
  20. 20. rata 1000 Ώ, arus yang aman tubuh manusia maksimum 50mA, maka besarnya tegangan sentuh adalah sebesar : UB = Rk. Ik = 1000 Ώ x 50 mA = 50 V Nah...!!! terjawablah mengapa tegangan Akumulator 12V tidak menyengat saatdipegang terminal positip dan terminal negatifnya, karena tubuh manusia baru merasakanpengaruh tegangan listrik diatas 50V. Faktor yang berpengaruh ada dua, yaitu besarnya arus mengalir ketubuh dan lamawaktunya menyentuh. Tubuh manusia rata-rata memiliki tahanan Rk sebesar 1000 Ώ = 1k Ώ, danpada saat tangan menyentuh tegangan PLN 220V (gambar 3), arus yang mengalir ketubuh besarnya. Ik = U/Rk =220V/1000 Ώ = 220Ma Arus Ik sebesar 200mA dalam hitungan milidetik tidak membahayakan jantung, tetapidiatas 0,2 detik sudah berakibat fatal bisa melukai bahkan bisa mematikan seperti yang telahditerangkan di atas, bahaya kesetrum lainnya adalah:a. Psychological Shock (Kejutan Listrik)Orang yang kesetrum umumnya mengalami shock, kaget, atau terkejut seketika. Besarnya Shockyang dirasakan sangat bergantung kepada besarnya tegangan, durasi, arus, jalur aliran, frekuensi, dll.Kaget atau kejutan listrik sudah mulai dapat dirasakan untuk DC 5-10 mA dan untuk AC 1-10 mApada frekuensi 60 Hzb. Ventricular Fibrillation (Fibrilasi Otot Jantung)Fibrillation adalah kontraksi serat otot jantung yang cepat, tidak beraturan, tidak sinkron jika terkenaarus yang cukup besar (frekuensi 50-60 Hz untuk AC dengan arus 60 mA dan 300-500mA untukDC, tetapi bila aliran listrik langsung berada di jalur menuju jantung, arus lebih kecil dari 1 mAsudah dapat menyebabkan fibrillation). Hal ini dapat berbahaya karena sel-sel otot bergerak tidakberaturan sehingga jantung mengalami gangguan saat menjalankan funsinya sebagai alat pemompadarah. Bila besar arus yang masuk mengacaukan jantung melebihi 200 mA maka otot jantung sudahtidak dapat digerakkan lagi dan menyebabkan kematian pada manusia.c. Burns (Luka Bakar)Luka bakar diakibatkan pemanasan jaringan akibat menerima tegangan tinggi 500-1000 volts.Bahkan pada tegangan 16 volts bias berakibat fatal pada manusia jika terkena organ penting sepertijantung.d. Neurological EffectKestrum juga dapat menyebabkan gangguan pada system Saraf kita terutama jantung dan paru-paru.Kesetrum yang tidak mematikan bisa menyebabkan neuropathy (gangguan, kerusakan,ketidakseimbangan dalam Sistem Saraf Periperal). Gejala penderita neuropathy adalah otot bekerjalemah, tegang,dan kejang. Kehilangan keseimbangan dan koordinasi juga munculB. ALAT PENGAMAN KEJUTAN LISTRIK Circuit Breaker itu kan Sekring. Pada intinya dia memutuskan rangkaian jika terjadiarus yang berlebih (sekring biasa) atau memutus rangkaian jika ada kesalahan grounding (GFCI).
  21. 21. Cara kerja sekring biasa, sekring yang terdapat pada instalasi rumah tangga dengan VArendah, adalah memutus rangkaian jika terjadi Arus berlebih/hubungan arus pendek/korsleting. Halini terjadi jika saluran Fasa terhubung langsung dengan Netral tanpa melalui sebuah rangkaian, yangmengakibatkan arus begitu besar dan menghasilkan panas tinggi yang berpotensi terjadi kebakaran. Sekring model lama terbuat dari dua buah pelat besi/tembaga yang terpisah beberapacm dan terhubung dengan sebuah serat tembaga tipis. Serat tembaga tersebut memiliki daya hantararus terbatas. Sehingga jika arus yang mengalir besar, maka tembaga tersebut akan terbakar danterputus. Sekring model baru terbuat dari beberapa kumparan dan medan magnet. Karena arusmemiliki gaya magnet, maka hal itu dimanfaatkan untuk memutus rangkaian jika terjadi arusberlebih(medan magnet juga berlebih). GFCI adalah Ground Fault Circuit Interrupter, yang berfungsi memutus rangkaian jikaterjadi kesalahan dalam grounding. Jika ada seseorang yang terkena sengatan listrik, secara otomatisdia akan meng-grounding-kan rangkaian. Sedangkan GFCI sendiri memiliki ground referensi.Ketika ground dari manusia dibandingkan dengan ground referensi, maka ground dari manusiadianggap suatu kesalahan. Maka GFCI akan memutus rangkaian dalam waktu kurang dariseperempat detik. Bagian dalam dari GFCI menyerupai Sekring model baru. Di bawah ini terdapat macam-macam GFCI (Ground Fault Circuit Interrupter) adalah : 1. ELCB (EARTH LEAKAGE CIRCUIT BREAKER) Rangkaian ELCB terdiri dari kumparan magnet dan sakelar. Sakelar ini dapat dikendalikan secara manual dan magnet listrikTOMBOL - TOMBOLA. PENGENALAN PERALATAN TOMBOL – TOMBOL EMERGENSI1. Emergency Push Button adalah alat yang dapat digunakan sebagai tombol untuk membuka Access Control system. Button ini terutama digunakan sebagai trigger untuk membuka pintu yang terkontrol secara elektronik.2. Stainless Push Button adalah alat yang dapat digunakan sebagai tombol untuk membuka Access Control system. Button ini terutama digunakan sebagai trigger untuk membuka pintu yang terkontrol secara elektronik3. Touchless Exit Button adalah sensor yang dapat digunakan sebagai pengganti tombol untuk membuka pintu yang diintegrasikan dengan akses kontrol sistem. Dengan menggunakan sensor ini, user dapat membuka Electric Lock tanpa menyentuh / menekan tombol. Alat ini dapat mendeteksi dengan menangkap pergerakan di depan LED, dengan jarak sensitivitas 0-2 cm.4. Wide Plastic Exit Button adalah alat yang dapat digunakan sebagai tombol untuk membuka Access Control system. Exit button ini adalah inbow exit button yang berarti exit button harus ditanam ke dalam tembok, hal ini membuat Exit Button ini akan terlihat terintegrasi dengan interior ruangan.5. Stainless Steel Exit Button adalah alat yang dapat digunakan sebagai tombol untuk membuka Access Control system. Button ini terutama digunakan sebagai trigger untuk membuka pintu yang terkontrol secara elektronik.B. PRINSIP KERJA DETEKTOR PRINSIP KERJA DETEKTOR ASAP Deteksi Asap Sebuah detektor asap akan mendeteksi paling kebakaran jauh lebih cepat dari detektorpanas. Bagian ini akan menjelaskan berbagai prinsip-prinsip operasi detektor asap dan aplikasimereka.
  22. 22. Detektor Asap diidentifikasi oleh prinsip operasi mereka. Dua dari prinsip-prinsip usahaadalah: 1) ionisasi 2) photoelectri Sebagai kelas, detektor asap menggunakan prinsip ionisasi memberikan respon agak lebihcepat energi tinggi (open-nyala) api, karena kebakaran ini menghasilkan sejumlah besar partikel asapyang lebih kecil. Sebagai kelas, detektor asap yang beroperasi pada prinsip fotolistrik meresponlebih cepat untuk asap yang dihasilkan oleh rendah energi (membara) kebakaran, karena kebakaranini umumnya menghasilkan lebih dari partikel asap yang lebih besar. Namun, setiap jenis detektorasap tunduk pada, dan harus lulus, api pengujian yang sama di laboratorium pengujian untukdicantumkan. Detektor asap konvensional memberikan pergi, tak ada jalan keluar bentuk deteksi. Ini berartibahwa selain tidak ada alarm atau alarm-, tidak ada informasi lainnya dikirim ke unit kontrol alarmkebakaran. Dalam rangka memberikan detektor asap yang stabil, perancang sistem harusmemastikan bahwa tingkat sensitivitas detektor sesuai dengan lingkungan terburuk dalam fasilitasyang akan dilindungi. Beberapa yurisdiksi mengharuskan tingkat sensitivitas minimum digunakanuntuk membantu mengendalikan masalah alarm palsu atau gangguan. Perbaikan teknologi yang digunakan mikroprosesor dalam sistem alarm kebakaran telahmenyebabkan pada pengembangan konsep detektor asap baru. Sensor baru ini menggunakan teknologi analog untuk mengukur kondisi di daerah atau ruanglindung dan mengirimkan informasi itu ke unit alarm kontrol berbasis komputer api. Sensor ini barudapat laporan bila terlalu kotor untuk berfungsi dengan baik atau semakin terlalu sensitif karenasejumlah kondisi dalam ruang yang dilindungi.Sensor Analog menyediakan sistem alarm palsudasarnya bebas dari kondisi yang biasanya ditemukan di bangunan. Teknologi sensor ini jugamemungkinkan para perancang sistem untuk menyesuaikan sensitivitas sensor untukmengakomodasi lingkungan sekitar atau menggunakan pengaturan ekstra-sensitif untuk melindunginilai-tinggi atau daerah misi-sensitif. Sensor ini tersedia sebagai fotolistrik, dan ionisasi, ataukombinasi termal, fotolistrik, dan ionisasi unit. Seiring kemajuan teknologi sistem alarm kebakaran,sensor analog akan menjadi sensor pilihan untuk setiap aplikasi sistem, tanpa memandang ukuransistem. DETEKTOR IONISASI ASAP Detektor asap menggunakan prinsip ionisasi biasanya dari jenis spot. Sebuah detektorasap ionisasi mempunyai sejumlah kecil bahan radioaktif yang mengionisasi udara di ruang sensing,rendering udara konduktif dan memungkinkan adanya arus melalui udara antara elektrodadibebankan. Hal ini memberikan ruang merasakan suatu konduktansi Baja efektif,. Ketika partikelasap memasuki area ionisasi, mereka menurunkan konduktansi dari udara dengan melampirkan kepartikel udara. Hal ini dapat dibandingkan dengan konduktansi referensi dan oleh ketidaksepakatanalarm diaktifkan. Detektor ionisasi beroperasi dengan ionisasi molekul udara (dan biru bidang pink)dengan partikel alpha dari bahan radioaktif, amerisium 241 (garis merah). Ion-ion kemudianmembawa arus yang kecil antara dua elektroda (di atas). partikel Asap (bola coklat) melampirkanion (di bawah), sehingga mengurangi arus dan memulai alarm. AIR SAMPLING DETEKTOR ASAP Awan ruang asap prinsip deteksi: Suatu detektor asap menggunakan prinsipkamar awan biasanya dari jenis Sebuah pompa udara menarik sampel udara kawasan lindungmenjadi ruang kelembaban tinggi dengan detektor. Setelah sampel udara telah diangkat kekelembaban tinggi, tekanan diturunkan sedikit. Jika partikel asap yang hadir, kelembaban di udaramengembun pada mereka, membentuk awan di ruangan. Kepadatan awan ini kemudian diukurdengan prinsip fotolistrik. Detektor merespon ketika kerapatan lebih besar dari tingkat yang telahditetapkan. Continuous asap deteksi udara-sampling: Selain perangkat awan deteksi ruangasap, ada alat deteksi lain asap yang sampel secara aktif dan berkesinambungan froma dilindungiudara ruang. Sistem udara-sampling terdiri dari pipa sampling spasi seragam di atas langit-langit,bersama dengan dua pipa tambahan diatur untuk keluar kembali sampel udara dari ruang dipantau.Setiap salah satu pipa tetes langit-langit tertutup dan memiliki lubang sampling udara kecil dibor ditutup untuk menarik sampel udara dari lokasi itu. Ada juga sampling dibor lubang di bagian pipatambahan yang membentang di seluruh kisi-kisi kembali-udara. Ini jaringan pipa terhubung ke unit /detektor kontrol di mana ada kipas angin, atau aspirator, yang menciptakan aliran udara di jaringanpipa, dan aliran ini menyebabkan tekanan di dalam pipa kurang dari tekanan atmosfer setempat.
  23. 23. Aliran menciptakan vakum sedikit, karena itu, jaringan pipa terus menarik di udara. Udara sampeldiambil melalui filter untuk detektor assemply. Di dalam detektor adalah sumber cahaya yang sangatintens yang irradiates sampel udara. Jika ada asap partikel di udara sampel, perangkat, yang bisamerasakan asap partikel pada konsentrasi yang sangat rendah, akan mengaktifkan pertama dari tigatingkat kondisi alarm. Sistem ini biasanya digunakan dalam aplikasi dimana kepadatan dolar sangattinggi, seperti di daerah pemrosesan data elektronik dan museum, atau di mana kelangsungan hidupperalatan sangat penting untuk kelangsungan operatins, seperti dalam industri komunikasi. GAS-SENSING FIRE DETECTORS Banyak perubahan terjadi dalam kandungan gas dari lingkungan hidup selama api.Dalam uji api besar-besaran, telah diamati bahwa tingkat terdeteksi gas reacched setelah tingkat asapdectetable dan sebelum tingkat panas terdeteksi. Salah satu dari dua prinsip operasi, yaitu, prinsipsemikonduktor dan katalitik, dapat digunakan dalam detektor api gas-sensing. SEMIKONDUKTOR PRINSIP Api-gas detektor dari jenis semikonduktor merespon baik oksidasi ataumengurangi gas dengan membuat perubahan listrik dalam semikonduktor. Perubahan berikutnyakonduktivitas semikonduktor penyebab aktuasi dari detektor. CATALYTIC ELEMEN PRINSIP Api-gas detektor dari jenis katalitik mengandung bahan yang, dalam dirinyasendiri, tetap tidak berubah, tetapi mempercepat oksidasi dari gas yang mudah terbakar. Kenaikansuhu yang dihasilkan dalam elemen penyebab aktuasi detektor. SMOKE DETECTORS Jenis alarm ini lebih tahan lama dibanding alat lain. Kekuatan suara hingga 85db,mampu bertahan hingga 2 tahun, dengan supply baterei sekitar 9 volt. Detektor asap memiliki duasensor yang berbeda. Pertama yang berhubungan dengan mata detektor, dan yang kedua melaluiionisasi. Adanya asap akan dideteksi melalui mata detektor menggunakan inframerah untukmendeteksi partikel unsur/butir di dalam atmospir, sedangkan ionisasi detektor menggunakankomponen elektrik untuk menentukan kehadiran asap. Penggunaan alarm kebakaran biasanya disesuaikan dengan jenis ruangan danfungsi ruangan yang akan diamankan dari bahaya kebakaran. Pada tabel 5 ditentukan jenis detektoryang sesuaikan dengan fungsi ruangan. Tabel . Jenis Detektor Sesuai dengan Fungsi Ruangan Cara kerja smoke detector : Saat terjadi kebakaran asap akan dideteksi melalui mata detector menggunakaninframerah untuk mendeteksi partikel unsur/butir di dalam atmospir, sedangkan ionisasi detektormenggunakan komponen elektrik untuk menentukan kehadiran asap. Jika bagian detector tersebutterkena asap dengan batas tertentu maka smoke detector akan membunyikan sirine tanda bahayakebakaran. Biasanya smoke detector dipasang bersama dengan penyiram air otomatis.PEMADAM KEBAKARANA. Pengetahuan Halon Pemadam Kebakaran Sejarah Singkat Sistem Supresi Halon Fire Wayam halon 1301 datang di pasar pada 1960-an itu benar dianggap sebagai api gas yangpaling efektif memerangi agen yang pernah dikembangkan. Itu ditemukan aplikasi luas dalamperlindungan pengolahan data kamar, switch telekomunikasi, seni dan koleksi sejarah, kontrol kamarproses, dan banyak lainnya. Namun, pada akhir 1980-an banyak bukti ilmiah menunjukkan bahwaagen adalah ozon depleting kimia dan Protokol Montreal tahun 1987 diperlukan penghapusanproduksi baru. Industri proteksi kebakaran mulai mencari alternatif halon . peraturan saat ini padadapat dipantau di website HARC : http://www.harc.org/, atau pada situs web EPA: alat pemadam kebakaran Halon digunakan secara luas untuk kebakaran pada komputerdan peralatan elektronik. Alat pemadam portabel berisi Halon 1211 dan sistem tetap yangdigunakan Halon 1301 . Ketika disadari bahwa gas yang digunakan adalah yang paling merusaklingkungan dalam hal penipisan lapisan ozon, penggunaan sebagian besar dilarang.
  24. 24. Pelarangan dari Halon Pada tahun 1993 150 negara menandatangani Protokol Montreal, yang dimaksudkan untukmembatasi penggunaan bahan kimia ozon depleting. Hal ini menyebabkan pelarangan Halonproduksi di semua negara berkembang dari akhir tahun 1993. Di Inggris itu menjadi ilegal untuk menjual atau menggunakan pemadam kebakaranhalon pada bulan Desember 2002, dan pemadam halon semua dan sistem harus benar-benardidekomisioning pada akhir Desember 2003. Setiap alat pemadam tersebut harus dihentikan dan gashalon pulih. Dampak pemanasan global yang serius halon berarti bahwa sangat penting untukmenghapuskan segala pemadam halon dengan benar untuk memastikan gas tidak dilepaskan keatmosfer. Apakah Anda Masih Menggunakannya? Jika Anda masih memiliki alat pemadam halon itu harus dibuang segera di situs kemudahanotoritas lokal, atau melalui sebuah perusahaan pembuangan sampah komersial. alat pemadamkebakaran Halon biasanya hijau dalam warna meskipun beberapa untuk daerah spesialis dibuatdalam warna hijau gelap, emas atau kuning, jadi cek label dengan hati-hati jika ragu-ragu. Labelharus mengatakan baik halon atau BCF di atasnya. Penggunaan alat pemadam halon masih diizinkan di bawah undang-undang di beberapapengecualian untuk peralatan kritis. Beberapa daerah di mana pemadam kebakaran halon atauinstalasi mungkin masih digunakan pada pesawat, kendaraan militer tertentu dan situs, kapalangkatan laut dan beberapa kapal kargo, area lain dari polisi, angkatan bersenjata dan pemadamkebakaran dan di Terowongan Channel. Beberapa alasan untuk masih menggunakan pemadamkebakaran halon pada pesawat adalah bahwa alternatif yang lebih berat, dan kurang efektif dalammengatasi kebakaran dalam lingkungan di mana keselamatan adalah mutlak penting. Alternatif Untuk Halon Fire Extinguishers Jika Anda menemukan alat pemadam halon, ingat bahwa ketika Anda membuangnya Andaharus menggantinya dengan hingga setara date Sebuah Karbon Dioksida pemadam kebakaranmungkin akan menjadi pengganti yang paling cocok, meskipun ada beberapa bersih alternatif halonyang tersedia. Salah satu alasan halon digunakan adalah bahwa hal itu elektrik non-konduktif danmeninggalkan residu tidak. Ini adalah kualitas yang membuat alat pemadam kebakaran halonsehingga cocok untuk peralatan elektronik. Beberapa alternatif modern yang memiliki sifat miripdengan halon adalah Gas Halocarbon (hidrofluorokarbon dan perfluorokarbon), Gas Inert (berbagaikombinasi nitrogen, argon, dan karbon dioksida) dan Gas Inert Generator (materi padat yang cepatmengoksidasi untuk menghasilkan banyak karbon dioksida dan / atau nitrogen).C. Pengetahuan Water Springkler Pemadam Kebakaran Apakah sistem sprinkler kebakaran? Sebuah sistem springkler api adalah jaringan pipa tersembunyi memasok air untuksprinkler kepala terletak pada posisi strategis dalam properti, dan sistem alarm yang terkait.Rancangan penyiram kebakaran memungkinkan sistem untuk merespon secara otomatis ke apitumbuh dan mengendalikannya. kepala sprinkler perumahan modern dirancang untuk berbaurdengan hiasan perumahan dan datang dalam berbagai, selesai desain dan warna. Ada jugatersembunyi jenis yang tersedia, yang hampir tidak terlalu mencolok dan membantu mengurangivandalisme. Bagaimana cara kerja sistem? Penyiraman kepala mengandung mekanisme yang sensitif terhadap panas dan yang,pada suhu yang telah ditentukan (biasanya 68 derajat C), melepaskan plug memungkinkan air untukmelarikan diri. Aliran air dalam sistem memicu alarm audio / visual, yang dapat didengar baik didalam dan luar. Air diarahkan ke sebuah diffuser yang dirancang untuk memecah air menjadi tetesanukuran tertentu, dan mengarahkan semprot untuk menutupi lantai yang spesifik dan area dinding.Panas dari api secara individu dan langsung mengaktifkan setiap kepala sprinkler. Pada sebagianbesar kebakaran hanya satu kepala sprinkler cukup untuk menangani api. kepala sprinkler Hunian api dinilai respon cepat sebagai, sistem ini memberikankemampuan untuk berurusan dengan kebakaran ketika mereka kecil dan lebih mudah dikontrol.Keuntungan ini memberikan kecepatan reaksi dikalikan dengan fakta bahwa sistem springkler mulaiuntuk mengendalikan api di sekitar titik yang sama pada waktu sebagai panggilan biasanya akandibuat untuk pemadam kebakaran, jika tidak sebelumnya.
  25. 25. Waktu adalah faktor penting ketika berhadapan dengan kebakaran. Dengan api yangtidak terkendali tidak mungkin bahwa bahkan setelah 10 menit siapa pun di rumah akan tetap hidup.penyiram api Hunian biasanya memberikan galon air 10-15 menit. Bandingkan bahwa untuk selangpemadam kebakaran itu ke atas dari 500 galon per menit dan Anda akan melihat bahwa sistemsprinkler (yang biasanya hanya memerlukan satu sprinkler untuk mengendalikan api) menggunakanberkali-kali air lebih sedikit dibandingkan layanan api. Dalam penyiram umum mengurangi kerusakan properti oleh sedikitnya 80%. Hal iniuntuk alasan-alasan yang penyiram api harus dipertimbangkan peralatan keselamatan yang palingefektif dan dapat diandalkan belum diciptakan. Penyiram adalah nilai dalam sifat multi-lantai, di mana jalan keluar mungkinmelibatkan banyak penerbangan tangga. Karena api perjalanan ke atas, orang mungkin akan dibunuholeh asap dan asap banyak lantai di atas api itu sendiri, atau mungkin menjadi terjebak dan tidakdapat melarikan diri api masa lalu. Penyiram secara dramatis akan membatasi produksi panas, asapdan asap, memberi orang lebih banyak waktu untuk melarikan diri atau diselamatkan. Secara umumsistem sprinkler harus dirancang untuk melindungi semua ruang huni dalam gedung dan setidaknyasatu rute melarikan diri.D. Pengetahuan Fire Damper Fire Damper Dan asap damper dalam proyek percontohan, termasuk lima: suhusensor gerakan Test; uji reliabilitas dekat; uji salt spray; udara uji kebocoran, uji resistensi..Penelitian ini terutama untuk dua tes terakhir.a. damper, asap api peredam peredam konsep diinstal dalam Ventilasi, sistem pengkondisian udarauntuk mengirim kembali ke selang Udara Di jalan, biasanya dinyalakan api pipa gas saat suhumencapai 70oC tertutup secara otomatis dalam jangka waktu tertentu waktu untuk memenuhistabilitas tahan api dan api persyaratan integritas, peran yang dimainkan Api Asap Asap damperdipasang pada sistem pipa knalpot, biasanya dinyalakan api pipa gas saat suhu mencapai 280oCtertutup secara otomatis dalam jangka waktu tertentu untuk memenuhi stabilitas tahan api danpersyaratan api integritas. Apa peran asap dari katup.b. peran peredam sistem pembuangan udara dari pipa, kompleks rumit. Dalam sistem suplai udara,untuk mengirim Fans Angin harus dikirim oleh Jalan kompeten, ditugaskan ke cabang dan pergi, didalam gas atau asap sistem ekstraksi, udara atau asap bersama oleh cabang ke saluran utama danmemasuki exhaust fan debit. Jadi, apakah suplai udara sistem atau sistem pembuangan, jika tidakada penghalang, maka jumlah aliran udara dan asap tidak bisa mengendalikan, udara tidak ada ataubagian sistem pembuangan sejumlah besar pasokan udara, knalpot situasi dan kebutuhan situs itutidak udara atau pembuangan udara, gas buang atau hanya sejumlah kecil dari udara, gas buang.Dalam rangka untuk tidak perlu udara, knalpot bagian pipa memotong, dan hal ini membutuhkanperangkat katup. Selain itu, sistem pembuangan udara, meskipun berbagai bagian aliran udara melaluiperhitungan pipa, dan desain pipa yang sesuai. Namun, perhitungan teoritis dan situasi aktual di satusisi ada bias tertentu, di sisi lain kondisi operasi sistem selalu berubah, sehingga harus menjadibagian dari penyesuaian aliran udara sistem yang sesuai, yang pada gilirannya memerlukanperangkat katup. Juga, beberapa peralatan ventilasi, seperti kipas sentrifugal sehingga yang terbaikuntuk me-load saat start startup, karena motor ini mulai minimum, manfaat keselamatan. Hal inimemerlukan sistem sebelum Anda mulai memotong pipa. Ketika saklar kipas dengan impor dan ekspor, impor atau ekspor umum adalah untukmenutup bisa, seperti impor dan ekspor tanpa switch, harus melalui perangkat katup untukmengontrol.c. damper, pengaturan damper asap di ventilasi dan pipa sistem pengkondisian udara ditetapkandamper kebakaran, asap knalpot sistem di damper asap yang dirancang untuk mencegah api, gasberacun perpindahan panas, api memperluas dan meningkatkan penyebaran toksisitas.1. Dalam salah satu ventilasi berikut, AC sistem peredam saluran harus ditetapkan: i. pipa melalui api dinding partisi Kantor; ii. pipa melalui ventilasi, penyejuk udara dan ruang mesin besar atau resiko kebakaran dinding ruangan besar dan kantor lantai;iii. angin vertikal dan persimpangan pipa saluran pada setiap tingkat bagian pipa horizontaliv. di kedua sisi pipa melalui deformasi bersama. Bagian dari peredam, pipa gas ketika api mencapai suhu 70oC, kemudian secaraotomatis shut down.
  26. 26. 2. Sistem pembuangan pemisahan:i. di pintu masuk ruang asap, mengatur kapan suhu gas buang melebihi 280oC dapat secara otomatis ditutup ketika damper asap. Asap mesin harus memastikan bahwa mereka dapat terus bekerja ketika 30menit 280oC;ii. di manifold knalpot di set ketika suhu gas buang melebihi asap 280C ketika damper ditutup pada mereka sendiri.d. pentingnya studi yang dilakukan peredam, peredam asap sebagai kebakaran pada bangunan gedung, Asap Control Suatu bagian penting dari kualitas memiliki pengaruh langsung terhadap keberhasilan pengaturan sistem, berkaitan dengan keamanan gedung dan keselamatan evakuasi kebakaran.KEBAKARANA. DEFINISI KEBAKARAN Definisi umumnya adalah suatu peristiwa terjadinya nyala api yang tidak dikehendaki, sedangkandefenisi khususnya adalah suatu peristiwa oksidasi antara tiga unsur penyebab kebakaran.B. UNSUR PENYEBAB KEBAKARAN1. BAHAN PADAT, kayu, Kain, kertas, Plastik dan lain sebagainya dan jika terbakar umumnya akan meninggalkan abu / bara.2. BAHAN CAIR, Cat, Alkohol dan berbagai jenis minyak.POLYCHLORINATED BIPHENYLSA. PENGELOLAAN POLYCHLORINATED BIPHENYLSI. PENGENALAN Polychlorinated biphenyls (PCBs) adalah suatu substansi kimia organik sintetis yang dikenalsebagai hydrocarbon chlorinated. PCBs bersifat persisten jika dilepaskan ke lingkungan karenaketahanannya terhadap proses metabolisme yang dapat memecahkan mereka ke bentuk komposisikimia yang lebih sederhana. Solubilitasnya yang rendah di air menyebabkan PCBs terkamulasidalam jaringan lemak manusia dan hewan. PCBs dikenal menyebabkan efek kronik pada organreproduksi, kekacauan pencernaan, dan luka pada hewan laboratorium/percobaan. Sebagai tambahanEPA mencurigai PCBs sebagai karsinogen pada manusia. Untuk mengurangi petonsi efek balik terhadap kesehatan manusia, Kogres memberikanTSCA (Toxic Substance Control Act) yang secara ketat mengatur penggunaan dalam semua aspekPCBs dan substansi lainnya. TSCA juga mengurangi produksi PCBs sebagai suatu produk yangtidak murni. Dalam dokumen ini diberikan cara pengaturan untuk Lawrwnce Livermore NationalLaboratory (LLNL) sendiri pada : Identifikasi, pemberian label, dan manajemen PCBs dan material yang terkontaminasi PCBs Respon terhadap tumpahnya PCBs Penggunaan PCBs dalam program penelitian Pemeliharaan penyimpanan PCBs dan material yang terkontaminasi PCBs Oleh hukum, generator bahan buangan diperlukan untuk memastikan label yang tepatdiletakkan pada barang PCBs, termasuk peralatan yang terdiri atas PCB yang akan tersebar sebagaibahan buangan. Pemilik barang-barang dan peralatan PCBs sangat bertanggungjawab dalam
  27. 27. memastikan identifikasi terhadap PCbs, umumnya melalui analisis laboratorium jika sebelumnyatidak diberi label oleh pembuatnya..II. Dimana PCBs Ditemukan Sebelum peraturan federal mengurangi produksi dan penggunaan PCB, PCBs umumnyabanyak digunakan dalam beberapa produk komersial, termasuk :· Adhesives· Transformers· Large, high- and low-voltage capacitors· Liquid-cooled electric motors· Hydraulic systems· Heat-transfer systems· Fluorescent light ballasts· Electromagnets· Liquid-filled cable· Gasketing and dampening felt· Microscopy mounting media and immersion oil· Switches· Voltage regulators· Vacuum pumps· Microwave ovens· Electronic equipment Banyak dari barang atau peralatan ini yang dulunya digunakan sekarang dibawah otoritasperaturan federal dan negara. Penggunaan PCB hanya dibolehkan dibawah kondisi tertentu dalamskenario yang terbatas. Karena PCBs digunakan secara meluas dalam peralatan yang sampaisekarang masih tersedia, buangan minyak dari peralatan semacam ini mengandung konsentrasi PCByang dapat dideteksi.III. LABELLING DAN MANAJEMEN PCBsIII.1 Pemberian Label Jika barang-barang yang mengandung PCBs tidak diberi label oleh pembuatnya, pemilik daribarang-barang seperti itu membutuhkan kepastian bahwa barang-barang tersebut seharusnya diberilabel. Pemiliknya membutuhkan label untuk barang-barang yang mengandung PCB berikut,berdasarkan klasifikasinya : Kontainer PCB Transformer PCB Kapasitor PCB voltase besar, tinggi dan rendah ketika dipindahkan dari service (peralatannya) Motor listrik yang menggunakan PCB sebagai pendingin Sistem hidrolik PCB Sistem transfer panas PCB
  28. 28. Kontainer barang PCB Area penyimpanan PCB Kendaraan transport PCB II. BAHAN BERBAHAYA II.1 Latar Belakang Antara tahun 1926 dan 1977, PCBs mengandung produk-produk yang diproduksi untuk penggunaan yang stabil, tahan terhadap api, dan digunakan dalam transfer panas. Pengunaan yang terbesar dari PCBs adalah dari fluida dielektrik. Seperti fluida yang mempunyai karakter khusus yaitu : nampak mengandung banyak minyak, titik didih tinggi, stabilitas kimia tinggi, titik cahaya, konduktivitas elektrik rendah, dan solubilitas dalam air rendah. PCBs juga digunakan bahan plastik dan aditif dalam minyak pelumas dan cairan pemotong. II.2 Klasifikasi PCBs PCBs terdiri atas material-material yang diklasifikasikan menurut konsentrasi PCBs yang ada. Ada tiga klasifikasi dari material-material yang mengandung PCBs : PCB ≥ 500 ppm Kontaminasi – PCB ≥ 5 sampai <>· Regulasi federal - TSCA ≥ 50 ppm· Regulasi – State California ≥ 5 sampai 49 ppm Non PCB <> Pencampuran antara material-material yang mengandung PCBs sangat dibutuhkan untuk klasifikasi pada konsentrasi tinggi yang telah tercampur. Sifat mudah mencair dari PCBs dalam hasil percampuran dicegah oleh ketentuan anti-pencairan TCSA. Bagaimanpun pencairan yang tidak disengaja dibolehkan dalam konsisi tertentu. Tolong perhatikan Tim Analis Lingkungan ES dan H untuk petunjuk tambahan. Peraturan Federal dan California (CA) berbeda pada klasifikasi untuk buangan PCB. Dibawah peraturan federal, bahan buangan PCBs dengan konsentrasi kurang dari 50 ppm mungkin ditetapkan sebagai buangan non PCBs, sedangkan dibawah peraturan Negara Bagian California, buangan PCBs membutuhkan konsentrasi kurang dari 5 ppm untuk ditetapkan sebagai buangan non PCBs. II.3 Identifikasi Material PCB Ada lebih dari 200 isomer PCB dan senyawa-senyawanya yang beraneka ragam dari yang bergerak, cairan berminyak ke putih, padatan kristalin dan resin keras. PCBs akan sulit untuk dibedakan tanpa menggunakan metode analitik. Teknik screening dapat dipakai untuk menguji kehadiran klorin, tapi analisis laboratorium diperlukan untuk mengidentifikasi PCBs dan konsentrasi PCB. Kesulitan dalam identifikasi PCBs ditekankan pada pentingnya labeling alat dan material- material yang terkontaminasi olehnya dari awal. Material PCB dibagi kedalam dua kelompok
  29. 29. dengan peraturan : PCBs dan barang-barang PCB. Barang-barang PCB selanjutnya dibagi lagi kedalam empat kelompok, yaitu :1. Barang PCB2. Kontainer PCB3. Barang-kontainer PCB4. Peralatan PCB Ketika hasil analitik mengidentifikasi barang-barang yang mengandung konsentrasi PCB,pemiliknya harus menulis konsentrasi tersebut dengan tinta yang permanen pada label. Jika peralatanditentukan memiliki konsentrasi PCBs kurang dari 5 ppm, label “Non PCB” seharusnyaditambahkan ke peralatan tersebut. Pemberian label juga dibutuhkan oleh barang-barang diatas yangtidak mengandung PCBs. Kapasitor voltase besar, tinggi dan rendah; kapasitor rendah yang biasanyadigunakan dalam sirkuit arus bolak-balik, Fluorescent light ballasts dan semua yang tidakmengandung konsentrasi PCBs harus diberi label “No PCBs” oleh pembuatnya jika dibuatnyasetelah 1 Juli 1978. Jika PCB yang dipindahkan dari peralatannya (service), pemilik barang atau container PCBsebaiknya memberi label dengan menyertakan tanggal ketika dipindahkan dari peralatannya. Sebagaitambahan, pemberian label untuk regulator (alat pengatur) yang lain, penggunaannya tergantungpada isi dari container. Pemilik barang-barang PCB dapat memperoleh standar PCB, kontaminasi PCB, dan labelNon PCB melalui LLNL Material Distribution Department (Stores). III.2 Mengelola Peralatan Yang Tidak Teridentifikasi Status untuk setiap peralatan tanpa label yang diduga mengadung PCB seharusnyadideterminasi melalui analisa laboratorium, dari pelat nama peralatan, atau dengan mendapatkannyadari Lembaran Data Keamanan Material . Pengangkut dengan pelat nama terutama 1978 didugauntuk PCB. Setelah mendeterminasi konsentrasi PCB, pemilik harus membubuhkan label yang tepat( PCB, Terkontaminasi PCB, atau Non PCB) pada peralatan itu. Beberapa diantaranya seperticapacitor, elektomagnet, saklar, pengatur voltase,circuit breakers, dan Peralatan listrikterkontaminasi PCB, tidak diperlukan identifikasi dan pelabelan seperti untuk penggunaan terusmenerus. Konsentrasi PCB dalam peralatan listrik yang berisi minyak ( misalnya transformer, dankapasitor) mungkin dideterminasi dengan tanggal pembuatan, tipe cairan dieletrik, dan volumecairan yang terkandung dalam peralatan tersebut. Konsentrasi semua limbah PCB diharuskan untukdiketahui secara analitis atau metoda lain untuk pembuangannya. III.3 Mengelola Peralatan PCB Peraturan mengharuskan pengelolaan PCB secara berbeda tergantung alatan. Peraturanmembagi peralatan PCB dalam berbagai tipe : Transformer Kapasitor Ballast Lampu Listrik Electromagnet,saklar, dan pengatur voltase
  30. 30. Lain-lain Untuk mentaati hukum Federal, LLNL disarankan untuk memelihara dan pembaruan tahunaninventory semua PCB untuk jenis on-site. Divisi teknik pabrik untuk pemeliharaan dan operasibertanggung jawab untuk memelihara inventory tahunan. Beritahukan Tim ES&H analisLingkungan anda tentang setiap peralatan PCB penemuan baru dan tanpa label untuk dimasukkandalam daftar inventoris. III.4 Menghindari Kontaminasi Radioaktif Pada Peralatan PCB Pemakai peralatan PCB disarankan untuk melaksanakan semua pencegahan yang perlu untukmencegah kontaminasi radioaktif dari PCB. Ada beberapa pilihan cara pembuangan termasuk untukPCB radioaktif.IV. PEMERIKSAAN PERALATAN PCB Pemilik perlatan PCB spesifik pada LLNL bertanggungjawab untuk mengarahkanpemeriksaan peralatan beradarkan peraturan dan untuk memelihara daftar pemeriksaan peralatan.Tabel 1 memperlihatkan bahwa frekuensi pemeriksan yang diminta dan direkomendasikan untukperalatan PCB dan terkontaminasi PCB. Pemeriksaan kuartal yang disarankan mungkin diarahkanpada waktu setiap periode tida bulanan ( Januari-Maret, April-Juni,Juli-September,Oktober-Desember), dengan menyediakan minimum 30 hari diantara pemeriksaan pertama dan selanjutnya.Table 1 Frekuensi PemeriksaanUraian Peralatan Frekuensi PemeriksaanTrafo PCB Disarankan kuartalTrafo terkontaminasi PCB Diperbolehkan kuartalKapasitor PCB Diperbolehkan tahunanElectomagnet,saklar,dan regulator voltase Disarankan mingguan bila dekat makananPCB atau …., selain itu diperbolehkan kuartalElectomagnet,saklar,dan regulator voltase Diperbolehkan kuartalterkontaminasi PCBKapasitor PCb dalam jumlah banyak disimpan Disarankan mingguanuntuk pembuanganKontainer PCB dan barang yang disimpan Disarankan bulananuntuk dibuang Bila peralatan PCB dan terkontaminasi PCB diperiksa, pemilik harus cek pelabelan yangbenar seperti yang disarankan. Cari indikasi yang menunjukkan adanya kebocoran, seperti:
  31. 31. · Noda karat minyak pada peralatan· Bekas pengelapan pada peralatan· Kerusakan fisik secara keseluruhan Pemeriksaan visual tidak disarankan setiap saat atau kegiatan, tapi pemeriksaan buku harustetap dilakukan oleh pemiliki Peralatan untuk didokumentasikan pada pemeriksa. Pada minimum,buku pemeriksaan mencantumkan tnggal dan waktu pemeriksaan, nama pemeriksa, dan temuan.Temuan harus diikuti dengan tidnakan perbaikan yang diambil dan tanggal perbaikan dilengakpi.Pemeriksa harus menandatangani semua bagian buku. Catatan pada pemeriksa akan dihilangkansetidaknya 3 tahun setelah pembuangan peralatan PCB. V. CARA TANGGAP TERHADAP TUMPAHAN Bila terjadi tumpahan material PCB, pelarut yang ditentukan dipakai untuk dekontaminasi,dan standar spesifik dekontaminasi disarankan untuk dilakukan dan didokumentasikan dengananalisis. Tumpahan kecil material PCB harus diremediasi hanya oleh teknisi HWM ( HazardousWaste Managements) pada EPD dengan panduan dari Tim ES&H. Teknisi HWM dilatih untukmenangani limbah PCB dan mentaati TSCA saran pembersihan. Pembersihan sisa PCB harusdilakukan sesegera mungkin , tapi tidak kurang dari 24 jam setelah penemuan tumpahan. Bila tumpahan PCB besar, atau ada pekerja yang cedera atau terkontaminasi, segera hubunginomor emergensi laboratorium 911 atau ext 2-7333 pada Livermore atau 911 ext 3-5333 pada Situs300. Dinas Pemadam Kebakaran LLNL mengoperasikan truk Haz Mat untuk menanggapi tumpahanmayor. Akses kepada daerah tumpahan harus diawasi untuk mencegah paparan tak terduga terhadappelintas.VI. PEMBUANGAN MATERIAL PCB Pembuangan PCb dan terkontaminasi PCB harus dikoordinasikan melalui HWM. PCB danterkontaminasi PCB disarankan dibuang dalam 1 tahun dari tanggal barang itu dinyatakan sebagailimbah atau tidak lagi digunakan. PCB dan terkontaminasi PCB yang disimpan untuk dibuang, harusdisimpan pada fasilitas HWM dan harus dikapalkan ke fasilitas pembuangan yang disetujui dalam 9bulan pemindahan. Penyimpanan sementara dari PCb dan terkontaminasi PCb umumnya dapatdilakukan di WAA untuk 30 hari. Peraturan baru TSCA membolehkan 30 hari penyimpanan untuksetiap limbah PCB, pada konsentrasi berapapun. Perhatikan bahwa ini adalah waktu tersingkatdaripada limbah berbahaya lain yang dapat disimpan di WAA. Beritahukan teknisi HWM anda dantim ES&H, bila PCB yang terkontaminasi PCB harus dibuang.VII. Penelitian dan Pengembangan PCB Penelitian dan Pengembangan produk PCB diperlambat, walaupun eksperimen ilmupengetahuan dan analisis yang menggunakan PCB diijinkan. PCB mungkin dibeli dengan tutup yangrapat dalam wadah ukuran kurang dari 5 mL. Pembuatan, proses, dan distribusi PCB untuk riset danpengembangan diperbolehkan dengan pengecualian khusus yang diberkan oleh EPA. Penggunaan PCB di Laboratorium untuk riset dan pengembangan diperbolehkan untukmelayani kandungan tumpahan dan label yang sesuai untuk semua material PCB. Limbah PCBtimbul timbul selama kegiatan riset harus disimpan kemudian dibuang secara baik. Beritahu teknisiHWM dan Tim ES&H bila limbah PCB akan dibuang. Pembukuan laporan yang spesifik dan
  32. 32. dokumentasi harus dilakukan. Pembuangan limbah PCB dan terkontaminasi PCB harusdikoordinasikan melalui HWM. Jika anda mau membeli atau membaung material PCB, anda harusmelaporkan pada ES&H. VII.2 Timbulan PCB Yang Tidak Hati-hati Penimbulan PCB yang tidak diumumkan dalam konsentrasi lebih dari 2 ppm dilaporkan olehLLNL kepada EPA dalam 90 hari. PCB dapat diproduksi chlorine dan hidrokarbon, dan temperatureyang diitngkatkan ( katalis) hadir bersamaan. Hubungi ES&H dalam kejadian penimbulan PCB yangtidak diumumkan.VIII. PENYIMPANAN LAPORAN YANG DISARANKAN Peraturan PCB meminta pemisahan 7 jenis laporan dan catatan yang berbeda dan dilakukanterhadap PCB dan material terkontaminasi PCB. HWM dan PRAG of EPD bertanggungjawabterhadap pembuatan laporan yang diminta, dengan pengecualian pada buku log pemeriksaan. PRAGbertanggungjawab untuk melaksanakan laporan. Pemilik Peralatan PCB bertanggungjawab untukmenunjukkan pemeriksaan Peralatan dan memelihara buku log pemeriksaan peralatan. Appendix B :memberikan informasi lebih jauh mengacu pada laporan yang diminta dilaksanakan oleh EPD. Bahaya PCB PCB ialah kimia organik buatan manusia yang mengandung klorin berukuran sangat kecildan menjadi bagian dari senyawa yang disebut chlorinated hydrocarbons. Sebelum terlarang diAmerika Serikat pada 1979-selanjutnya di seluruh dunia pada 2001-ahan-bahan kimia tersebutditemukan juga dalam berbagai produk seperti perangkat elektrik, cat, plastik, dan mesin fotokopi. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) telah melakukan uji coba kehewan. Rupanya, rubuh hewan yang terekspos PCB semakin berisiko mengalami masalah kesehatan.Mulai kanker, menurunnya respons kekebalan tubuh, masalah saraf, hingga kelahiran prematur. Padamanusia, efek bahaya itu bisa berlipat. Itu sebabnya PCB ditetapkan sebagai bahan berbahaya yangbisa menyebabkan segudang problem kesehatan. Ilmuwan juga menyatakan PCB termasuk kontaminan yang sanggup bertahan dalam waktulama di lingkungan dan luruh perlahan dari atmosfer.Berpindah tempat lewat udara dan bisaberkelana sampai ke area terpencil seperti puncak-puncak gunung yang tinggi. Ilmuwan jugamenduga, perubahan iklim menyebabkan penyebaran polutan sejenis ikut terdongkrak. Meracuni air "Penyusutan gletser dapat menyebabkan polutan yang tersimpan dalam salju gletsermenyebar bersama dengan air saat mencair," kata Roberto Quiroz, sekarang di ELLA ChileEnvironmental Sciences Center.Peneliti yang merampungkan risetnya saat berada di IIQAB, institutpenelitian bagi kimia lingkungan di Barcelona, Spanyol, tersebut menekankan juga bahwa air darisalju yang mencair selama ini digunakan untuk sektor pertanian dan air minum. Itu sebabnyakontaminan dalam air tersebut dapat menciptakan risiko kesehatan. Ilmuwan mengakui hasil kerja mereka belum memberi gambaran yang cukup mengenaicemaran PCB dan mereka perlu lebih banyak sampel dari berbagai lokasi untuk memahamipergerakan dan pola penumpukan PCB di wilayah pegunungan. Walau demikian, dunia dimintamewaspadai ancamannya. (M-8)

×