Uploaded on

 

More in: Education
  • Full Name Full Name Comment goes here.
    Are you sure you want to
    Your message goes here
    Be the first to comment
    Be the first to like this
No Downloads

Views

Total Views
3,338
On Slideshare
0
From Embeds
0
Number of Embeds
0

Actions

Shares
Downloads
220
Comments
0
Likes
0

Embeds 0

No embeds

Report content

Flagged as inappropriate Flag as inappropriate
Flag as inappropriate

Select your reason for flagging this presentation as inappropriate.

Cancel
    No notes for slide

Transcript

  • 1. “Wilayah sebagai Ruang hidup Bangsa Indonesia”
  • 2. Presented by : ADINDA WAYAHYANTI DEBBY NOVITASARI FATIMAH NURUL INDAH FEBRIANTI LELY NUR MAHFUZAH RIMA AMALIA HABIBA ULAN MARDANI Jurusan D-III Keperawatan Reguler Poltekkes Kemenkes Surakarta 2012-2013
  • 3. A. Konsep Geopolitik Konsep geopolitik timbul dan tumbuh karena kesadaran akan kebutuhan ruang hidup dari manusia, masyarakat dan bangsa. Setelah bangsa bernegara, kesadaran ruang menjadi kesadaran akan kedaulatan, sehingga membuat batas- batas Negara, dengan melalui seperangkat hokum dan aparat penjamin tegaknya tertib hukum dan kedaulatan. Tujuan penentuan garis batas selain untuk integrasi bangsa juga untuk memperjelas batas pembinaan sumber daya alam untuk keamanan maupun kesejahteraan.
  • 4. B. Teori Geopolitik Geopolitik berasal dari kata Geo atau bumi dan politik. Geo politik berarti kekuatan yang didasarkan pada pertimbangan dasar atau geografi dalam menentukan alternative kebijaksanaan nasional untuk mewujudkan tujuan nasional.
  • 5. Wawasan nasional Indonesia dikembangkan dariteori wawasan nasional secara universal, yang dijiwaidan dibentuk oleh faham kekuasaan bangsa Indonesiadan geopolitik Indonesia. Pada hakekatnya geopolitikmengajarkan Bangsa Indonesia dapat selalumenciptakan persatuan bangsa dan keutuhan wilayahNKRI berdasarkan semangat Bhineka Tunggal Ika, yaituuntuk kesetaraan, keadilan, kebersamaan, dankepentingan nasional.
  • 6. Otonomi daerah dapat diartikan pelimpahankewenangan dan tanggung jawab dari pemerintahpusat kepada pemerintah daerah. Dalam pola pikirdemikian, otonomi daerah adalah suatu instrumenpolitik dan instrumen administrasi/manajemen yangdigunakan utnuk mengoptimalkan sumber daya lokal,sehingga dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untukkemajuan masyarakat di daerah, terutama menghadapitantangan global, mendorong pemberdayaanmasyarakat, menumbuhkan kreativitas, meningkatkanperan serta masyarakat, dan mengembangkandemokrasi.
  • 7. Otonomi daerah memberikan keleluasaan padadaerah untuk mengelola dan mendapatkan potensi sumber-sumber daya alamnya sesuai dengan proporsi daya dukungyang dimiliki oleh daerahnya. Dengan demikian, tidak adakecemburuan dan ketidakadilan yang terjadi antarapemerintah pusat dengan daerah. Sedangkan WawasanNusantara menghendaki adanya persatuan bangsa dankeutuhan wilayah nasional. Pandangan untuk tetapperlunya persatuan bangsa dan keutuhan wilayah inimerupakan modal berharga dalam melaksanakanpembangunan.
  • 8.  Wilayah sebagai ruang yang merupakan kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya, yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan pada aspek administratif dan atau aspek fungsional (Peraturan Pemerintah No. 10 tahun 2000 tentang Tingkat Ketelitian Peta untuk Penataan Ruang Wilayah Presiden Republik Indonesia). Ruang merupakan sumber daya alam yang harus dikelola bagi sebesar-besar kemakmuran rakyat sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945 yang menegaskan bahwa “bumi dan air serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan sebesar-besarnya kemakmuran rakyat“. Dalam konteks ini ruang harus dilindungi dan dikelola secara terkoordinasi, terpadu, dan berkelanjutan.
  • 9. Berdasarkan UU No. 6 Tahun 1996 tentangPerairan Indonesia, Negara Indonesia merupakannegara kepulauan. Dalam negara kepulauan diterimaasas bahwa segala perairan di sekitar, di antara, danyang menghubungkan pulau-pulau atau bagian pulau-pulau yang termasuk daratan Negara RI, dengan tidakmemperhitungkan luas atau lebarnya merupakanbagian integral dari wilayah daratan Negara RI sehinggamerupakan bagian dari perairan Indonesia yang beradadi bawah kedaulatan Negara RI.
  • 10. Berdasarkan hak ini, maka wilayah negara Kesatuan Republik Indonesiameliputi tanah (daratan) dan air (lautan) serta udara di atasnya.a. Wilayah Daratan Wilayah daratan adalah daerah di permukaan bumi dalambatas-batas tertentu dan di dalam tanah permukaan bumi. Indonesiamemiliki wilayah daratan yang berbatasan dengan Malaysia (Serawakdan Sabah), Papua Nugini, dan Timor Leste.b. Wilayah Perairan Wilayah Perairan Indonesia meliputi laut teritorial Indonesia,perairan kepulauan, dan perairan pedalaman. Laut Teritorial Indonesiaadalah jalur laut selebar 12 (dua belas) mil laut yang diukur dari garispangkal kepulauan Indonesiac. Wilayah Udara Wilayah udara adalah wilayah yang berada di atas wilayahdaratan dan lautan (perairan) negara itu. Dalam menentukan seberapajauh kedaulatan negara terhadap wilayah udara di atasnya, terdapatbanyak aliran atau teori. Batas udara wilayah Indonesia ditentukan olehgaris tegak lurus 90o yang ditarik dari batas wilayah daratan danperairan.
  • 11. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memliki spesifikasi:o Pancasila sebagai falsafah, ideologi bangsa, dan dasar negara berkedudukan sebagai landasan idiil.o Undang - Undang Dasar 1945 sebagai landasan konstitusi negara, berkedudukan sebagai landasan idiil.o Wawasan nasional sebagai visi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional.o Ketahanan nasional sebagai konsepsi nasional, berkedudukan sebagai landasan konsepsional.o GBHN sebagai politik dan strategi nasional, berkedudukan sebagai landasan operasional.
  • 12. Wawasan Nusantara, sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadapdirinya mengandung tiga unsur dasar, yaitu wadah (contour), isi(content), dan tata laku (conduct). Ketiga unsur dasar tersebut dapatdijelaskan di bawah ini:1. Wadah (contour) Wadah sebagai ruang kehidupan masyarakat, berbangsa danbernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serbanusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragambudaya.2. Isi (content) “Isi” adalah keinginan bersama yang berkembang di masyarakatsebagai bentuk aspirasi bangsa dan cita-cita serta tujuan nasional yangterdapat dalam Pembukaan UUD 1945. “Isi” menyangkut dua hal yang esensial, yaitu: a. Realisasi aspirasi bangsa sebagai kesepakatan bersamadan perwujudannya, pencapaian cita-cita dan tujuan nasional; b. Persatuan dan kesatuan dalam kebhinnekaan yang meliputisemua aspek kehidupan nasional.
  • 13. 3. Tata Laku (conduct) Tata laku merupakan hasil interaksi antara “wadah” dan “isi” yang terdiri dari tata laku batiniah dan lahiriah. Tata laku batiniah mencerminkan jiwa, semangat, dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia. Adapun tata laku lahiriah tercermin dalam tindakan, perbuatan, dan perilaku dari bangsa Indonesia, yang keduanya akan mencerminkan identitas jati diri atau kepribadian bangsa Indonesia
  • 14.  Terbentuknya konsep Wawasan Nusantara tentunya memiliki tujuan dan manfaat. Hal ini akan menjadi motivator serta koridor keberlanjutan perkembangan wujud Wawasan Nusantara ke arah yang dicita-citakan. Tujuan Wawasan Nusantara adalah sebagai berikut:1. Tujuan ke dalam, yaitu menjamin perwujudan persatuan dan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional, yaitu politik, sosial budaya, dan pertahanan keamanan.2. Tujuan ke luar, yaitu terjaminnya kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah, dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial serta mengembangkan suatu kerjasama dan saling menghormati.
  • 15.  Adapun manfaat yang kita dapatkan dari konsepsi Wawasan Nusantara adalah sebagai berikut:1. Diterima dan diakuinya konsepsi Nusantara di forum internasional.2. Pertambahan luas wilayah teritorial Indonesia.3. Pertambahan luas wilayah sebagai ruang hidup memberikan potensi sumber daya yang besar bagi peningkatan kesejahteraan.4. Penerapan Wawasan Nusantara menghasilkan cara pandang tentang keutuhan wilayah nusantara yang perlu dipertahankan oleh bangsa Indonesia.5. Wawasan Nusantara menjadi salah satu sarana integrasi nasional. Misalnya tercermin dalam semboyan “Bhinneka Tunggal Ika”.
  • 16.  Implementasi dalam Kehidupan Politik1. Pelaksanaan kehidupan politik yang diatur dalam undang - undang, seperti UU Partai Politik, UU Pemilu, dan UU Pemilihan Presiden.2. Pelaksanaan kehidupan bermasyarakat dan bernegara di Indonesia harus sesuai denga hukum yang berlaku.3. Mengembagkan sikap hak asasi manusia dan sikap pluralisme untuk mempersatukan berbagai suku, agama, dan bahasa yang berbeda, sehingga menumbuhkan sikap toleransi.4. Memperkuat komitmen politik terhadap partai politik dan lembaga pemerintahan untuk menigkatkan semangat kebangsaan dan kesatuan.5. Meningkatkan peran Indonesia dalam kancah internasional dan memperkuat korps diplomatik ebagai upaya penjagaan wilayah Indonesia terutama pulau-pulau terluar dan pulau kosong.
  • 17.  Implementasi dalam Kehidupan Ekonomi 1. Wilayah nusantara mempunyai potensi ekonomi yang tinggi, seperti posisi khatulistiwa, wilayah laut yang luas, hutan tropis yang besar, hasil tambang dan minyak yang besar, serta memeliki penduduk dalam jumlah cukup besar. 2. Pembangunan ekonomi harus memperhatikan keadilan dan keseimbangan antardaerah. 3. Pembangunan ekonomi harus melibatkan partisipasi rakyat, seperti dengan memberikan fasilitas kredit mikro dalam pengembangan usaha kecil. Implementasi dalam Kehidupan Sosial1. Tari pendet dari Bali merupakan budaya Indonesia yang harus dilestarikan sebagai implementasi dalam kehidupan sosial. Implementasi dalam Kehidupan Pertahanan dan Keamanan1. Membagun TNI Profesional merupakan implementasi dalam kehidupan pertahanan keamanan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam kehidupan
  • 18. 1. Wilayah didefinisikan sebagai ruang kesatuan geografis beserta segenap unsur terkait padanya, yang batas dan sistemnya ditentukan berdasarkan pada aspek administratif dan atau aspek fungsional.2. Berdasarkan Undang-Undang No. 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia, negara Indonesia merupakan negara kepulauan yang merupakan bagian integral dari wilayah daratan Negara Republik Indonesia sehingga termasuk bagian dari perairan Indonesia yang berada di bawah kedaulatan Negara Republik Indonesia.3. Wawasan nusantara dalam paradigma nasional memliki beberapa spesifikasi.4. Wawasan Nusantara, sebagai cara pandang bangsa Indonesia terhadap dirinya mengandung tiga unsur dasar, yaitu wadah (contour), isi (content), dan tata laku (conduct).5. Tujuan Wawasan Nusantara dapat dijelaskan melalui tujuan ke dalam dan ke luar. Sementara manfaatnya adalah diterima dan diakuinya konsepsi Nusantara di forum internasional, pertambahan luas wilayah teritorial Indonesia, memberikan potensi sumber daya yang besar bagi peningkatan kesejahteraan, menghasilkan cara pandang tentang keutuhan wilayah nusantara yang perlu dipertahankan oleh bangsa Indonesia, dan menjadi salah satu sarana integrasi nasional.6. Implementasi Wawasan Nusantar dapat dilakukan di bidang politik, ekonomi, sosial, maupun keamanan.
  • 19. 1. Hendaknya rakyat Indonesia mau dan mampu memahami Geopolitik Indonesia khususnya wilayah yang merupakan ruang hidup Indonesia.2. Hendaknya pemimpin lebih memperhatikan wilayah Indonesia agar tidak ada kesenjangan wilayah di Indonesia.3. Hendaknya peraturan UU dan peraturan yang berlaku di Indonesia mengenai wilayah Indonesia dapat dipertanggung jawabkan.4. Hendaknya rakyat Indonesia ikut berpartisipasi menjaga dan mempertahankan wilayah Indonesia.5. Hendaknya rakyat Indonesia selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga wilayah Indonesia.